BURUNG MURAI BATU (WHITE-RUMPED SHAMA

)

TIPS PANDUAN BURUNG MURAI BATU (WHITE-RUMPEED SHAMA)
Pemilihan Bakalan (Bahan), Perawatan Harian, Perawatan Pra Lomba, Perawatan Pasca Lomba dan Perawatan Mabung untuk Burung Murai Batu (White-Rumped Shama) Berdasarkan Riset SMART MASTERING - WWW.SMARTMASTERING.COM Burung Murai Batu merupakan salah satu burung berkicau cerdas terbaik (dari keluarga Turdidae) yang sangat banyak penggemarnya. Merawat burung Murai Batu sangat mudah dan menyenangkan. Jenis-jenis burung Murai Batu dan asal burung Murai batu yang banyak dikenal di Indonesia adalah Burung Murai Batu Medan, Burung Murai Batu Aceh, Burung Murai Batu Lampung, Burung Murai Batu Lahat, Burung Murai Batu Jambi dan Burung Murai Batu Kalimantan (Borneo). Suara burung Murai Batu sangat merdu dan bervariasi. Burung Murai Batu adalah salah satu burung penyanyi terbaik di dunia.

KARAKTER DASAR BURUNG MURAI BATU

1. 2. 3.

Mudah beradaptasi, burung ini sangat mudah menyesuaikan diri terhadap perubahan lingkungan. Petarung yang gampang naik darah. Apabila mendengar suara burung Murai Batu lain atau melihat burung sejenis, maka semangat tempurnya langsung berkobar. Birahi yang cenderung mudah naik. Burung ini sangat mudah naik birahinya, banyak penyebab yang dapat membuat naiknya birahi pada burung jenis ini. Stelan EF (Extra Fooding) yang over, penjemuran yang berlebih atau melihat burung Murai batu betina, dapat dengan cepat menaikkan tingkat birahinya. Mudah jinak. Karena kemampuan beradaptasinya yang tinggi, maka burung ini mudah jinak kepada manusia.

4.

PEMILIHAN BAHAN BURUNG MURAI BATU YANG BAIK (CIRI-CIRI BURUNG MURAI BATU YANG BAIK DARI KATURANGGAN)
Ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan dalam pemilihan bahan atau bakalan pada burung Murai Batu • Berkelamin jantan, ciri-ciri burung Murai Batu jantan dapat dilihat warna bulu hitam yang tegas mengkilap dan kontras serta memiliki ekor yang lebih panjang daripada burung Murai batu betina. • Bentuk paruh, sebaiknya pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus. Jangan memilih bahan yang memiliki paruh bengkok. Posisi lubang hidung pilih sedekat mungkin dengan posisi mata. • Kepala berbentuk kotak, mata bulat besar dan melotot. Ini menandakan burung ini mempunyai mental tempur yang baik. • Postur badan, pilihlah bahan yang berpostur sedang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi. Jangan memilih bahan yang berleher dan berbadan pendek. • Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut sehat. Warna kaki tidak berpengaruh terhadap mental burung. • Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik. • Panjang ekor yang serasi dengan postur badan. Pilihlah bentuk ekor yang sedikit lentur. • Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.

MAKANAN YANG SESUAI UNTUK BURUNG MURAI BATU • Voer (sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, belum tentu Voer yang

berharga mahal akan cocok dengan sistem metabolisme setiap burung Murai Batu. Voer harus

EF (Extra Fooding). 8. PENANGANAN APABILA BURUNG MURAI BATU OVER BIRAHI • Salah satu ciri-ciri burung Murai Batu yang terlalu birahi (over birahi) antara lain: agresif. 3. Berikan Jangkrik 4 ekor pada cepuk EF. berikan Jangkrik 2 ekor lagi. 3. mulai H-6 burung diisolasi. 4.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master. Kelabang. penjemuran maksimal 30 menit saja. angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit. Jam 18. 1 Jam sebelum di gantang lomba. Tujuan perawatan pada tahap ini yaitu mempersiapkan burung agar mempunyai tingkat birahi yang diinginkan dan memiliki stamina yang stabil. . Pemberian Cacing diberikan 1 ekor 1x seminggu. Ulat Hongkong. 4. nglowo (sayap turun) dan mematuk ornamen sangkar. Jam 15.00 burung diangin-anginkan di teras. Jangan sampai melihat dan mendengar suara burung Murai • Batu lain. Sampai H+3 setelah Lomba. Kunci keberhasilan perawatan lomba yaitu mengenal baik karakter dasar masing-masing burung. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.00-11. bulu • • • • • • mengkorok. 9.30 burung diangin-anginkan kembali diteras. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung. 5.00-20. Kroto. 2. PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU PASCA LOMBA Perawatan pasca lomba sebenarnya berfungsi memulihkan stamina dan mengembalikan kondisi fisik burung. Pangkas porsi Jangkrik menjadi 3 pagi dan 2 sore Lakukan pengembunan (jam 05.00) pada H-1. Cacing.30-06.00-15. misalnya pagi-siang dan sore Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja Waktu pengumbaran dibuat lebih sering dan lebih lama PENANGANAN APABILA BURUNG MURAI BATU KONDISINYA DROP • Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 5 pagi dan 5 sore • Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu • Berikan Kelabang 2 ekor seminggu sekali • Mandi dibuat 2 hari sekali saja • Burung segera diisolasi. Selama penjemuran. Berikan Jangkrik 2 ekor pada cepuk EF.00) Berikan Cacing 2 ekor 2x seminggu Frekuensi mandi dibuat lebih sering. Setelah dijemur. Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberiannya EF tersebut. 7. Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari mulai pukul 08. contoh setiap hari Selasa pagi. Porsi EF dikembalikan ke Stelan Harian. jangan melihat dan mendengar burung Murai Batu lain dahulu • Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU UNTUK LOMBA Perawatan lomba sebenarnya tidak jauh berbeda dengan perawatan harian. lalu sangkar dikerodong. Jangkrik bisa dinaikkan menjadi 5 ekor pagi dan 4 ekor sore. PENTING • Kroto segar diberikan 1 sendok makan maksimal 2x seminggu.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya. H-3 sebelum lomba.00.30 burung dimandikan (karamba mandi atau semprot. Jam 07. PERAWATAN DAN STELAN HARIAN BURUNG MURAI BATU Perawatan harian untuk burung Murai Batu relatif sama dengan burung berkicau jenis lainnya. kunci keberhasilan perawatan harian yaitu rutin dan konsisten. burung sebaiknya dijemur maksimal 30 menit saja. Lakukan mandi malam (jam 19. Belalang dan lainnya. Siang hari sampai sore (jam 10. Ganti atau tambahkan Voer dan Air Minum. Jam 07. pakan tambahan yang sangat baik buat burung Murai Batu yaitu: Jangkrik. tergantung pada kebiasaan masing-masing burung). Bersihkan kandang harian. sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis. 2. H-2 sebelum lomba. Berikut ini Pola Perawatan Harian dan Stelan Harian untuk burung Murai Batu: 1. Berikan Multivitamin pada air minum pada H+1 setelah Lomba. 6. PENTING • Sebaiknya. boleh dimandikan bila perlu. Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja. Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan Lomba untuk burung Murai Batu: 1. Orong-orong. Contoh setiap hari Senin pagi dan • • • hari Kamis pagi. Ulat Bambu. Berikut ini Pola Perawatan dan Stelan pasca Lomba untuk burung Murai Batu: 1. Apabila burung akan turun lomba kembali. burung di mandikan dan berikan Jangkrik 3-5 ekor dan Ulat Hongkong 6-15 ekor. 2. 3.• selalu tersedia didalam cepuknya.

Burung yang banyak diam pada masa mabung tersebut. Sangat banyak metode dan cara-cara yang dapat dilakukan di dalam prosespemasteran burung berkicau. yaitu burung yang akan di master harus melihat burung masternya. Burung berkicau dalam keadaan normal. Karena kembali kepada filosofi burung berkicau. burung butuh asupan nutrisi yang berkualitas baik dengan porsi lebih besar dari kondisi normal. Salah satu mitos aneh yang berkembang. Mitos lainnya yaitu proses pemasteran burung berkicau harus menunggu burung dalam keadaan ganti bulu atau mabung. . Pada saat mabung. cenderung untuk lebih banyak menggunakan waktunya untuk menyimak dan mengolah suara-suara yang ada disekelilingnya. 3. Dampak dari ini adalah ketidak seimbangan hormon pada tubuh burung. Sebenarnya. Lakukan pemasteran. Lakukan pemasteran dengan tepat. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. SUARA MASTER YANG BAIK UNTUK BURUNG MURAI BATU Irama lagu yang dimiliki burung memegang peranan yang sangat penting di dalampenilaian lomba burung berkicau. Berikut ini Pola Perawatan masa mabung 1. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Ada Mitos yang mengatakan pemasteran burung harus menunggu masa burung mabung. 2. Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Dan juga banyak sekali berkembang mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan. 5. bahkan dalam keadaan top form pun juga dapat dilakukan pemasteran. Apabila suara yang didengarnya sesuai dengan tipikal karakter suaranya. Proses mabung juga berhubungan dengan hormon reproduksi. sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master. maka akan direkam dan ditirukan. Misalnya: Stelan Jangkrik dibuat 5 ekor pagi dan 5 ekor sore. Pada masa mabung ini.PERAWATAN DAN STELAN BURUNG MURAI BATU MABUNG Mabung (Moulting) atau rontok bulu merupakan siklus alamiah pada keluarga burung. Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari. Pemasteran dapat kita lakukan tidak harus menunggu burung berkicau dalam keadaan mabung atau berganti bulu. Tempatkan burung di tempat yang sepi. Hindari mempertemukan burung dengan burung sejenis. Perawatan burung pada masa mabung adalah menjadi hal yang sangat penting. Kunci keberhasilan dalam memaster burung (pemasteran burung berkicau) adalahmemaster burung dengan suara-suara master (burung master) yang cocok dan sesuai dengan karakter dasar lagu burung yang akan di master (burung maskot). agar burung yang di master dapat menirukan gaya bunyi dan cara membuka mulut burung master tersebut. Kroto 1 sendok makan setiap pagi. 4. karena akan membuat proses mabung menjadi terganggu. Memilih suara-suara master untuk burung andalan kita janganlah terfokus hanya memilih suara-suara master yang kedengarannya unik dan bagus. Oleh karena itu. burung berkicau cenderung untuk banyak diam dan sangat jarang sekali berkicau. Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu. Cacing 2 ekor 3x seminggu dan Ulat Hongkong 3 ekor setiap pagi. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong. daya tarik utama dari burung berkicau adalah kemampuan berkicaunya (irama lagu). jauh dari lalu lintas manusia. metabolisme tubuh burung meningkat hampir 40% dari kondisi normal. karena apabila perawatan yang salah pada masa ini akan membuat burung menjadi rusak. Alasannya karena.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful