SILABUS DAN SATUAN ACARA PERKULIAHAN Nama mata kuliah : Alat-Alat Ukur Kopel SKS/Status Dosen

Asisten : KMF 207 : 3(2-1)/Wajib : Dr. Agus Suyatna, M.Si. : Wayan Suane, S.Pd

Asisten Praktikum : Fitria Deskripsi mata kuliah: Mata kuliah ini dimaksudkan agar mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan prinsip kerja berbagai alat ukur besaran dasar dan besaran turunan fisika, memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur. Mata kuliah ini membahas alat-alat ukur yang mencakup: (1) Teori ketidak pastian, (2) alat ukur panjang seperti: meteran, jangka sorong, mikrometer skrup, spherometer, altimeter; (3) alat ukur masa dan berat seperti: berbagai neraca, dinamometer, hidrometer; (4) alat ukur waktu seperti: stop watch, ticker timer, scaler counter, (5) alat ukur cahaya seperti: lux meter, spektrometer; (6) alat ukur panas seperti: termometer, termocouple, termostat, kalorimeter; (7) alat ukur listrik seperti: voltmeter, amperemeter, multitester, osiloskop; (8) alat ukur bunyi seperti: soundmeter/dB meter, alat resonansi, sonometer; dan alat ukur besaran turunan fisika lainnya seperti higrometer dll. Standar Kompetensi: Mahasiswa dapat menjelaskan fungsi dan prinsip kerja berbagai alat ukur besaran dasar dan besaran turunan fisika, serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur. Kompetensi dasar: 1. Memahami dan dapat menggunakan teori ketidak pastian dalam pengukuran

1

2. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja alat ukur panjang seperti: meteran, jangka sorong, mikrometer skrup, spherometer, altimeter , serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur. 3. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja alat ukur masa dan berat seperti: berbagai neraca, dinamometer, hidrometer, serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur. 4. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja alat ukur waktu seperti: stop watch, ticker timer, scaler counter, serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur. 5. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja alat ukur cahaya seperti: lux meter, spektrometer, serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur 6. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja alat ukur panas seperti: termometer, termocouple, termostat, kalorimeter, serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur 7. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja alat ukur listrik seperti: voltmeter, amperemeter, multitester, osiloskop, serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur 8. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja alat ukur bunyi seperti: soundmeter/dB meter, alat resonansi, sonometer; dan alat ukur besaran turunan fisika lainnya seperti higrometer, serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur, membaca hasil ukur, menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku, dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur

2

3

Silabus mata kuliah Alat-alat ukur 4 .Tabel 1.

Mengkaji teori ketidak pastian dalam pengukuran 2. menuliskan hasil pengukuran sesuai aturan yang berlaku. jangka sorong. Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja: prinsip kerja alat ukur waktu 12. 7. 4. altimeter 6. dan berat seperti: berbagai neraca. alat ukur: meteran. pengukuran. Mengkaji fungsi dan prinsip kerja: stop watch. mikrometer skrup. pembacaan. spherometer. hidrometer 5 7. spherometer. 3. pem9. hidrometer hidrometer. spherometer. 6. altimeter 100 3 Menjelaskan fungsi dan 8. jangka sorong. mikroometer. dinamometer. 1 Kompetensi Dasar Memahami dan dapat menggunakan teori ketidak pastian dalam pengukuran Indikator 1. Menjelaskan fungsi dan 10. Terampil melakukan keterampilan melakukan bacaan. Fungsi dan prinsip kerja: 5. Menjelaskan fungsi dan 3. membaca pengukuran sesuai prosedur. Fungsi dan prinsip kerja: berbagai neraca. altimeter meter skrup. pem7. Mengkaji fungsi dan prinsip kerja: meteran. serta melakukan kalibrasi menuliskan hasil alat ukur: berbagai hidrometer pengukuran sesuai aturan neraca. dan kalibrasi: meteran. dan kalibrasi: berbagai dan menuliskan hasil. dan kalibrasi: Tes tertulis Presentasi Unjuk kerja Hasil kerja 100 100 berbagai neraca. Berlatih menghitung kesalahan pengukuran Assesmen Tes tertulis Waktu TM P 100 2 Menjelaskan fungsi dan prinsip kerja alat ukur panjang seperti: meteran. spherometer. Membedakan ketelitian dan ketepatan 2. membaca hasil ukur. dinamometer. Cara pengukuran. dinamometer. spherjangka sorong. mikrometer skrup. membaca hasil ukur. Menuliskan enam sumber kesalahan yang umum 3. Menentukan angkaangka yang berarti dari suatu pengukuran 4. neraca. mikrometer skrup. Menghitung kesalahan/ penyimpangan 1. 2. dinamometer. Menetukan sumber kesalahan pengukuran 5. Fungsi dan prinsip kerja: meteran. pengukuran. 5. jangka sorong. altimeter. spherometer. Mengkaji fungsi dan prinsip kerja: berbagai neraca. mikrometer skrup. serta memiliki keterampilan melakukan pengukuran sesuai prosedur. Materi dan Rincian Definisi pengukuran Ketelitian dan ketepatan Angka-angka yang berarti Jenis-jenis kesalahan Analisis statistik Kemungkinan kesalahan Kesalahan batas Kegiatan Pembelajaran 1. penulisan hasil. altimeter 9. penulisan hasil. prinsip kerja alat ukur masa prinsip kerja: berbagai dinamometer. altimeter Tes tertulis Presentasi Unjuk kerja Hasil kerja 100 4. serta memiliki 11. hidrometer neraca. dan dapat melakukan kalibrasi alat ukur. dan dapat hidrometer melakukan kalibrasi alat ukur. mikroserta melakukan kalibrasi meter skrup. Berlatih melakukan pengukuran. pembacaan. penulisan hasil. dan menuliskan hasil. mikrometer skrup. yang berlaku. jangaltimeter ka sorong. penulisan hasil. jangka sorong. prinsip kerja: meteran. Tes tertulis 100 4 stop watch. ticker . dinamometer. Menjelaskan fungsi dan 10. 8. spherometer. Cara pengukuran. Berlatih melakukan pengukuran.No. dinamometer. hidrometer 6. Terampil melakukan bacaan. jangka sorong. membaca dan kalibrasi: meteran.

Pradnya Paramitha. 6. Meter standar b. Sumber lain dari internet Penilaian dan bobot 1. William. Prentice-Hall. Washington. 4. Cooper. 2.C.Rujukan: 1. Makalah (15%) Presentasi (15%) Quis (20%) UTS (20%) Praktikum (10%) Ujian (unjuk kerja) (20%) 1. Jangka Sorong 6 . 2. Jakarta (terjemahan Sudjana Safi’ie). Pengukuran dan Alat-alat ukur listrik. 3. ALAT UKUR BESARAN PANJANG a. D. D. Mistar/meteran c. Instrumentasi Elektronika dan Teknik Pengukuran (terjemahan Sahat Pakpahan). 5. Nishino. 3.

Ticker timer d. TEKANAN a. ALAT UKUR WAKTU a. Hidrometer f. Spherometer f. Mikrometer Skrup e. Scaler Counter 4. Altimeter 2. Neraca pegas e. Standar kuat cahaya (lilin/kandela) 7 . Neraca Ohaus c. BERAT. Neraca sama lengan d. Waktu Standar b. Barometer 3.d. Stop watch c. ALAT UKUR CAHAYA a. Massa standar b. ALAT UKUR MASSA.

Alat ukur resonansi b. ALAT UKUR PANAS a. Voltmeter analog b. Ohm meter analog d. Kalorimeter 6. Amperemeter analog c. Luxmeter/fluxmeter c. ALAT UKUR LISTRIK a. Sonometer 7. Thermocouple c. Spektrometer 5. ALAT UKUR BUNYI a. Sound meter/dB meter c. Multimeter analog e.b. Termometer air raksa/alkohol b. Higrometer d. Multimeter digital 8 .

keuntungan penggunaan jangka sorong adalah dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng. Ketelitian dari jangka sorong adalah setengah dari skala terkecil.09 cm.1 mm.f.9 cm.1 mm. (sorot masing-masing bagian dari jangka sorong tersebut untuk mengetahui nama setiap bagian). Sedangkan sepuluh skala nonius memiliki panjang 0. dengan kata lain jarak 2 skala nonius yang saling berdekatan adalah 0. dengan kata lain jarak 2 skala utama yang saling berdekatan adalah 0. Pada gambar disamping ditunjukkan bagian-bagian dari jangka sorong.005 cm 9 . Secara umum.09 cm = 0.1 mm atau 0.01 cm. diameter dalam sebuah tabung atau cincin. Jadi ketelitian jangka sorong adalah : ∆ x = ½ x 0. Jadi beda satu skala utama dengan satu skala nonius adalah 0. Jangka sorong juga terdiri atas 2 bagian yaitu skala utama yang terdapat pada rahang tetap dan skala nonius (vernier) yang terdapat pada rahang geser.1 cm. Clamp Osiloskop JANGKA SORONG JANGKA SORONG Jangka sorong adalah suatu alat ukur panjang yang dapat dipergunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0.01 cm = 0. jangka sorong terdiri atas 2 bagian yaitu rahang tetap dan rahang geser. maupun kedalam sebuah tabung. Sepuluh skala utama memiliki panjang 1 cm.1 cm – 0. Sehingga skala terkecil dari jangka sorong adalah 0.01 cm atau 0.

Dengan ketelitian 0. Berikut akan dijelaskan langkah-langkah menggunakan jangka sorong untuk keperluan tersebut 1. Mengukur diameter luar Untuk mengukur diameter luar sebuah benda (misalnya kelereng) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut • • • • Geserlah rahang geser jangka sorong kekanan sehingga benda yang diukur dapat masuk diantara kedua rahang (antara rahang geser dan rahang tetap) Letakkan benda yang akan diukur diantara kedua rahang. diameter dalam sebuah tabung atau cincin maupun untuk mengukur kedalaman sebuah tabung. Letakkan benda/cincin yang akan diukur sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong masuk ke dalam benda/cincin tersebut Geserlah rahang geser kekanan sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong menyentuh kedua dinding dalam benda/cincin yang diukur Catatlah hasil pengukuran anda 10 . Mengukur diameter dalam Untuk mengukur diameter dalam sebuah benda (misalnya diameter dalam sebuah cincin) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : • • • • Geserlah rahang geser jangka sorong sedikit kekanan. maka jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng atau cincin dengan lebih teliti (akurat). Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter luar sebuah kelereng.005 cm. Geserlah rahang geser kekiri sedemikian sehingga benda yang diukur terjepit oleh kedua rahang Catatlah hasil pengukuran anda 2.

3. Anda tidak pernah menaksir angka terakhir (desimal ke-3) sehingga anda cukup berikan nilai 0 untuk desimal ke-3. Untuk membaca hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : 1. pada jangka sorong yang memiliki skala nonius. Tidak seperti mistar. Bacalah skala utama yang berimpit atau skala terdekat tepat didepan titik nol skala nonis. Mengukur kedalaman Untuk mengukur kedalaman sebuah benda/tabung dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : • • • • Letakkan tabung yang akan diukur dalam posisi berdiri tegak. 3.005 cm (tiga desimal).005) cm 11 . sehingga hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat anda laporkan sebagai : Panjang L = xo + ∆ x Misalnya L = (4. Hasil pengukuran dinyatakan dengan persamaan : Hasil = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x skala terkecil jangka sorong) = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x 0. Bacalah skala nonius yang tepat berimpit dengan skala utama. maka hasil pembacaan pengukuran (xo) harus juga dinyatakan dalam 3 desimal. Geserlah rahang geser kebawah sehingga ujung batang pada jangka sorong menyentuh dasar tabung. Putar jangka (posisi tegak) kemudian letakkan ujung jangka sorong ke permukaan tabung yang akan diukur dalamnya. Catatlah hasil pengukuran anda.01 cm) Karena ∆ x = 0. 2.990 + 0.

2. Di situ menunjukkan angka 4. Berarti hasil pengukurannya adalah 4. hanya saja harus pintar menggunakan skala yang berbeda 12 . 4.04 mm.7 cm + 0. Mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa.Jangka sorong biasanya digunakan untuk: 1.04 cm = 4. Lihat contoh cara mengukur di bawah. Itu berarti 0. Untuk pembacaan ke inch prinsipnya sama. Sekarang lihatlah ke skala utama di sebelah kiri angka nonius 0. Jangka sorong memiliki dua macam skala: skala utama dan nonius. Ingat lagi kan pelajaran SMA? Hehe. Di contoh.74 cm. mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit. Lihatlah skala nonius yang berhimpit dengan skala utama. maupun lainnya) dengan cara diulur. 3. Mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara “menancapkan/menusukkan” bagian pengukur. yang berhimpit adalah angka 4 (diberi tanda merah).7 cm.

Berapakah harga X emnurut hasil pembacaan ini ? Cobalah anda perhatikan Gambar 2 lebih teliti lagi. karena jarak antara dua garis skala bertetangga seolah-olah menjadi lebih kecil. D. Skala 0 pada nonius tidak berimpit dengan salah satu angka pada skala alat ukur.5. Landasan Teori Nonius Banyak alat ukur dilengkapi dengan nonius. Biasanya pembagiuan skala utama dan nonius adalah 9 . melainkan terletak antara kedudukan 8.4 dan 8. dan satuan) C. Kompetensi Dasar : Mengukur besaran – besaran fisika dengan alat yang sesuai dan mengolah data hasil dengan menggunakan aturan angka penting. Ternyata salah satu garis skala nonius yang berimpit dengan skala alat ukur yaitu skala ke-6 dari skala nonius. Tujuan Percobaan : Mempelajari cara menggunakan jangka sorong E. Alat bantu ini membuat alat ukur berkemampuan lebih besar. i. h. Dalam pengukuran ini kita yakin bahwa harga X yang diukur adalah lebih besar dari 8. Topik Percobaan : Jangka Sorong B.Sumber : wahyu reza g. 13 . Standar Kompetensi : Menerapkan konsep besaran fisika menuliskan dan menyatakannya dalam system SI dengan besar (meliputi. Dalam keadaan pengukuran semacam ini menunjukkan bahwa harga X yang diukur adalah 8.46. nilai .10 bagian skala nonius Selanjutnya marilah kita lihat hasil pengukuran lain dengan alat bantu nonius tersebut seperti yang ditunjukkan pad gambar. A.5.4 tetapi lebih kecil dari 8.

luar dan dalam suatu tabung.untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara "menancapkan/menusukkan" bagian pengukur.05mm untuk jangka sorang dibawah 30cm dan 0. Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan bacaan digital. k. Pembacaan hasil pengukuran sangat bergantung pada keahlian dan ketelitian pengguna maupun alat.Jangka sorong adalah alat ukur yang ketelitiannya dapat mencapai seperseratus milimeter.untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa. umumnya tingkat ketelitian adalah 0. Pada versi analog. . Dan jangka sorong merupakan suatu alat pengukuran yang cepat dan relatif teliti untuk mengukur diameter dalam. maupun lainnya) dengan cara diulur. . adalah sebagai berikut : 14 . Terdiri dari dua bagian. Adapun penggunaan jangka sorong tersebut. j.01 untuk yang diatas 30cm. yang memiliki bentuk seperti gambar 1 di bawah ini. Bagian pengukur tidak terlihat pada gambar karena berada di sisi pemegang.untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit. Kegunaan jangka sorong adalah: . bagian diam dan bagian bergerak.

74 cm. geser rahang agar rahang tepat pada benda. buka rahang. lebar atau ketebalan benda:Putarlah pengunci ke kiri. putar pengunci ke kanan. skala nonius yang berimpit dengan skala utama adalah 4 skala. masukkan benda ke rahang bawah jangka sorong. Sehingga diameter yang diukur sama dengan 4.~ Mengukur Diameter Luar Benda Cara mengukur diameter. ~ Mengukur Kedalaman Benda Cara mengukur kedalaman benda : Putarlah pengunci ke kiri. setelah angka nol mundur ke belakang menunjukkan angka 4. Cara pembacaan skala jangka sorong yaitu : l.7 cm.7 cm + 0. Mula-mula perhatikan skala nonius yang berimpit dengan salah satu skala utama. geser agar rahang tepat pada benda. putar pengunci ke kanan. masukkan rahang atas ke dalam benda .4 mm. Selanjutnya perhatikan skala utama. Hitunglah berapa skala hingga ke angka nol. Pada skala utama. buka rahang sorong hingga ujung lancip menyentuh dasar tabung. 15 .4 mm = 4. Artinya angka tersebut 0. ~ Mengukur Diameter Dalam Benda Cara mengukur diameter bagian dalam sebuah pipa atau tabung : Putarlah pengunci ke kiri. m. putar pengunci ke kanan. Pada gambar.

Alat dan Bahan : Jangka Sorong 1 buah Spidol 1 buah B. Langkah kerja : 1. 5. Lalu. Ukurlah panjang spidol dengan mengunakan jangka sorong. 3. Lihatlah posisi angka nol pada skala nonius terhadap skala utama. Ulangi percobaan tersebut sebanyak 5 kali untuk memperoleh ketelitian C. hitung pula diameter batang. 7. ukur juga diameter lubang spidol. Carilah garis skala nonius yang berimpit dengan skala utama. 2. 4. kedalam lubang spidol. Dan. Kemudian. 6. Hasil Pengamatan : 16 .

tidak 17 .25 Kedalaman Lubang = 1.Kemudian lakukan perhitungan kesalahan dengan rumus :Lebar rata-rata .Lebar Dasar Maka hasil pengukuran adalah : Lebar dasar = 14. untuk memperkirakan suatu nilak eksak dalam pengukuran.525 Diameter Batang = 1.5797 Kesimpulan Hasil pengukuran tidak secara langsung menampilkan angka ketidakpastiannua . kesalahan/ketidakpastian hanya berkenaan dengan pengukuran yaitu. ketika didefinisikan dengan benar.875 Diameter lubang = 1.

Redaktur Achmad Zulfikar Sunday. pengukuran dapat mendekati nilai. Terima kasih . Kotak komentar tersedia . Sesuai dengan visi dan misi dari jurusan Teknik Mesin.!! n.05 mm. 2009 o. DISKRIPSI ALAT mistar ingsut mikrometer gauge block kaliber induk tinggi 18 .mungkin pasti. seperti jangka sorong yang dipergunakan adalah 0.. Akan tetapi. dan lain sebagainya. Ada baiknya mencantumkan nama blog saya ini sebagai sumber referensi. karena akan adanya penyimpangan. Category: Fisika LABORATORIUM METROLOGI INDUSTRI JURUSAN MESIN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG Metrologi adalah ilmu pengetahuan ukur mengukur secara luas. Di sini dapat dilakukan berbagai pengukuran yang berhubungan dengan ilmu engineering.. klik ini Materi Jangka Sorong Anda punya cara lain . telah membaca laporan saya ini. seperti penaksiran profil aktual permukaan dari suatu material. March 29. Untuk download materi ini. laboratorium metrologi industri jurusan Teknik Mesin Universitas Brawijaya lebih memfokuskan kepada pengembangan ilmu pengetahuan dan pemanfaatan Laboratorium sebagai penunjang kegiatan perkuliahan. kalibrasi alat ukur yang memenuhi standar. dan hasil tersebut dapat diperoleh dari tingkat ketepatan suatu alat.

Mistar Ingsut. untuk pembacaan skala linier .002 mm.Mikrometer Bangku (Bench Micrometer). Triobor).Mikrometer Dalam Jenis Rahang (Inside Micrometer Caliper). untuk mengukur diameter dalam . untuk mengukur diameter mayor ulir .untuk mengukur dimensi luar . untuk mengukur dimensi luar dengan kecermatan 0. untuk mengukur diameter dalam dengan cermat . untuk mengukur dimensi luar.Mikrometer Piringan (Disc Micrometer).dial indicator profile projector sound level meter dudukan komparator Mistar Ingsut .Mistar Ingsut Penggores. untuk mengukur diameter dalam yang posisinya sulit .Mikrometer Dalam Silinder (Tubular Inside Micrometer). untuk mengukur jarak antara beberapa gigi. untuk mengukur kedalaman .Mistar Ingsut Jam (Dial Caliper). dimensi dalam dan untuk mengukur kedalaman dimana besarnya ukuran ditunjukkan dengan skala nonius .Mistar Ingsut Ketinggian (Kaliber Tinggi/Height Gauge).Mikrometer Dalam Tiga Kaki (Holtest. dimensi dalam dan untuk mengukur kedalaman dimana besarnya ukuran ditunjukkan dengan jam ukur.Mistar Ingsut Nonius (Vernier Caliper). . untuk mengukur ketinggian .Mistar Ingsut Kedalaman. untuk pembuatan gambar-gambar proses Mikrometer Adalah alat ukur linier yang mempunyai kecermatan lebih baik dari pada mistar ingsut .Mikrometer Luar dengan Landasan tetap yang dapat diganti . 19 .Mikrometer Dalam (Inside Micrometer). untuk mengukur diameter dalam dengan kedua ujung berfungsi sebagai sensor . untuk mengukur dimensi luar.Mikrometer Luar (Outside Micrometer).

Alat Ukur Linier Tak Langsung Kegunaan. untuk mengukur dimensi pada benda yang tidak dapat diukur dengan alat ukur linier langsung karena beberapa sebab. Jenis : Kaliber Induk Tinggi (Height Master).2. merupakan alat ukur perbandingan Dial indicator Prinsip kerjanya adalah mendikan gerakan putaran jarum jam penunjuk pada piringan berskala Profile Proyektor untuk mengukur sudut antara dua permukaan melalui bayangan yang terbentuk pada kaca buram 20 . antara lain : karena diperlukan kecermatan yang lebih tinggi atau karena kondisi obyek ukur tidak memungkinkan penggunaan alat ukur langsung.

Non-fiction Health & Medicine Brochures/Catalogs Government Docs 21 .. Presentations. Business. batang fleksibel dan dudukan pemindahan (transfer stand) untuk kelengkapan penggunaan jam ukur Komparator (Pembanding) untuk pengukuran yang cermat.Fiction Books .Sound Level Meter adalah alat yang digunakan untuk mengukur frekwensi suara Blok Ukur Merupakan alat ukur setandart Dudukan. Academics. dudukan bermagnit. Scribd Upload a Document þÿ Search Books.. Explore Documents • • • • • Books . blok V.

• • • • • • • • How-To Guides/Manuals Magazines/Newspapers Recipes/Menus School Work + all categories Featured Recent People • • • • • • • • • • • • • • • • Authors Students Researchers Publishers Government & Nonprofits Businesses Musicians Artists & Designers Teachers + all categories Most Followed Popular Sign Up | Log In 22 .

25 inci.05 milimeter (Gambar. Mistar ingsut dengan skala nonius a.pada salah satu ujungnya terdapat dua rahang ukur yakni rahang ukur yang tetap dan rahang ukur yang bergerak. yang dalam praktek sehari-hari mempunyai banyak sebutan misalnya jangka sorong.1 incimasing-masing bagian dibagi kedalam 4 bagian penting berarti menjadi 0. Selain ada sekala utama juga terdapat sekala tambahan yang sering disebut sebagai sekala nonius. Pada batang ukurnya terdapat skala ukur yang mana cara bacanya sama dengan mistar ukur.tingkat ketelitian mistar ini bisa mencapai 0. dimensi dalam. schuitmaat atau vernier. Dan jarum ukur tersebut merupakan angka tambah dari angka utama. selain mistar dengan sekala nonius adapula yang diganti langsung dengan jarum pengukur. Cara membaca dalam metrik 23 . Cara membaca dalam Inci Pada perhitungan jenis ini pada skala noniusnya biasanya dibagi menjadi 25 bagian atau ada juga yang dibagi hingga mencapai 50 bagian Disini kita akan membahas yang angka noniusnya dibagi menjadi 25 bagian. b. kedalaman dan ketinggian dari benda ukur. Dan sekarangpun sudah berkembang dengan jenis digital. Jenis-jenis mistar ingsut 1.1). mistar geser.001inci atau 0. karena adanya dua rahang tersebut maka mistar ini dapat digunakan untuk mengukur dimensi luar. skala utamanya 1 inci yang mana dibagi dalam 10 bagian utama yang diberi no 1 sampai dengan 9 berarti satu bagian skala utama mempunyai jarak 0.þÿ þÿ / 7 Download this Document for Free Mistar Ingsut (jangka sorong) Alat ukur ini banyak terdapat di bengkel-bengkel kerja.

02 dan ada juga yang mencapai 0.05 milimeter 2. Mistar ingsut dengan menggunakan jarum jam 24 .Sebetulnya cara pengukurannya sama saja dengan yang menggunakan inci namun disini bedanya pada tingkat ketelitiannya bisa mencapai 0.

25 .

Cara Menggunakan Mistar 26 .

6. Harus dipastikan bahwa pada posisin o l dari skala ukur dan kesejajaran muka rahang ukur betul-betul tepat. Gerakkan rahang ukur gerak (rahang geser) 2.01 mm 27 . Sebaiknya jangan membaca sekala ukur pada waktu mistar ingsut masih berada pada benda ukur. setelah selesai jangan lupa mistar tersebut dibersihkan Cara membaca Skala pada jangka sorong Pengukuran jangka sorong imperial dengan tingkat ketelitian skala utama 1/16" \ Mikrometer adalah alat ukur yang dapat melihat dan mengukur benda dengan satuan ukur yang memiliki ketelitian 0. 4.ingsut Gambar 1. Jangka sorong dan bagian-bagiannya 1. Waktu melakukan penekanan kedua rahang ukur pada benda ukur harus diperhatikan gaya penekanannya 5. sebaiknya jangan mengukur benda ukur dengan hanya bagian ujung dari kedua rahang ukur tetapi sedapat mungkin harus masuk agak kedalam 3.

blok-blok dan batang-batang.Satu mikrometer adalah secara luas digunakan alat di dalam teknik mesin electro untuk mengukur ketebalan secara tepat dari blok-blok. Acuan Mikrometer memiliki 3 jenis umum pengelompokan yang didasarkan pada aplikasi berikut : Mikrometer Luar Mikrometer luar digunakan untuk ukuran memasang kawat. Pada bab ini akan membahas tentang : 1 Jenis 2 Membaca satu mikrometer sistem inci 3 Membaca satu mikrometer metrik 4 Membaca satu mikrometer vernier 5. luar dan garis tengah dari kerendahan dan batang-batang slot. studi dari pengukuran. Mikrometer dalam Mikrometer dalam digunakan untuk menguukur garis tengah dari lubang suatu benda 28 . lapisan-lapisan. Mikrometer ini banyak dipakai dalam metrology.

Satu mikrometer ditetapkan dengan menggunakan satu mekanisme sekrup titik nada.Mikrometer kedalaman Mikrometer kedalaman digunakan untuk mengukur kerendahan dari langkah-langkah dan slot-slot. Sedangkan sepuluh skala nonius memiliki panjang 0. Secara umum. Sehingga skala terkecil dari jangka sorong adalah 0.org/wiki/Mikrometer" Kategori: Alat pengukur ANGKA SORONG Jangka sorong adalah suatu alat ukur panjang yang dapat dipergunakan untuk mengukur panjang suatu benda dengan ketelitian hingga 0.1 cm. Diperoleh dari "http://id.1 mm atau 0. Pada gambar disamping ditunjukkan bagian-bagian dari jangka sorong. dengan kata lain jarak 2 skala utama yang saling berdekatan adalah 0.9 cm. diameter dalam sebuah tabung atau cincin. orang bisa menggunakan keuntungan mekanis sekrup untuk menekan material. (sorot masing-masing bagian dari jangka sorong tersebut untuk mengetahui nama setiap bagian).1 mm.01 cm. dengan kata lain jarak 2 skala nonius yang saling berdekatan adalah 0. memberi satu pengukuran yang tidak akurat.1 cm – 0.1 mm. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.wikipedia. jangka sorong terdiri atas 2 bagian yaitu rahang tetap dan rahang geser. Dengan cara memasang satu tangkai yang roda bergigi searah keinginan pada satu tenaga putaran tertentu. Jangka sorong juga terdiri atas 2 bagian yaitu skala utama yang terdapat pada rahang tetap dan skala nonius (vernier) yang terdapat pada rahang geser.01 cm atau 0.09 cm = 0. Artikel bertopik teknologi ini adalah sebuah rintisan. Satu fitur yang menarik tambahan dari mikrometer-mikrometer adalah pemasukan satu tangkai menjadi bengkok yang terisi.09 cm. keuntungan penggunaan jangka sorong adalah dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng. Secara normal. maupun kedalam sebuah tabung. Sepuluh skala utama memiliki panjang 1 cm. Jadi beda satu skala utama dengan satu skala nonius adalah 0. 29 .

01 cm = 0. Mengukur diameter dalam Untuk mengukur diameter dalam sebuah benda (misalnya diameter dalam sebuah cincin) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : * Geserlah rahang geser jangka sorong sedikit kekanan. Mengukur kedalaman 30 . diameter dalam sebuah tabung atau cincin maupun untuk mengukur kedalaman sebuah tabung. * Geserlah rahang geser kekiri sedemikian sehingga benda yang diukur terjepit oleh kedua rahang * Catatlah hasil pengukuran anda 2. maka jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter sebuah kelereng atau cincin dengan lebih teliti (akurat).Ketelitian dari jangka sorong adalah setengah dari skala terkecil. Berikut akan dijelaskan langkah-langkah menggunakan jangka sorong untuk keperluan tersebut 1. Mengukur diameter luar Untuk mengukur diameter luar sebuah benda (misalnya kelereng) dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut * Geserlah rahang geser jangka sorong kekanan sehingga benda yang diukur dapat masuk diantara kedua rahang (antara rahang geser dan rahang tetap) * Letakkan benda yang akan diukur diantara kedua rahang. Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya bahwa jangka sorong dapat dipergunakan untuk mengukur diameter luar sebuah kelereng.005 cm. Jadi ketelitian jangka sorong adalah : Dx = ½ x 0.005 cm Dengan ketelitian 0. * Letakkan benda/cincin yang akan diukur sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong masuk ke dalam benda/cincin tersebut * Geserlah rahang geser kekanan sedemikian sehingga kedua rahang jangka sorong menyentuh kedua dinding dalam benda/cincin yang diukur * Catatlah hasil pengukuran anda 3.

2. * Putar jangka (posisi tegak) kemudian letakkan ujung jangka sorong ke permukaan tabung yang akan diukur dalamnya. mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit. maka hasil pembacaan pengukuran (xo) harus juga dinyatakan dalam 3 desimal. Hasil pengukuran dinyatakan dengan persamaan : Hasil = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x skala terkecil jangka sorong) = Skala Utama + (skala nonius yang berimpit x 0.990 + 0.005) cm Jangka sorong biasanya digunakan untuk: 1. Bacalah skala nonius yang tepat berimpit dengan skala utama. 3. Bacalah skala utama yang berimpit atau skala terdekat tepat didepan titik nol skala nonis. Anda tidak pernah menaksir angka terakhir (desimal ke-3) sehingga anda cukup berikan nilai 0 untuk desimal ke-3. maupun lainnya) dengan cara diulur. * Geserlah rahang geser kebawah sehingga ujung batang pada jangka sorong menyentuh dasar tabung.01 cm) Karena Dx = 0.005 cm (tiga desimal). 31 . * Catatlah hasil pengukuran anda. Tidak seperti mistar. sehingga hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat anda laporkan sebagai : Panjang L = xo + Dx Misalnya L = (4. pada jangka sorong yang memiliki skala nonius. 2. 3. Mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa. Mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara “menancapkan/menusukkan” bagian pengukur. Untuk membaca hasil pengukuran menggunakan jangka sorong dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : 1.Untuk mengukur kedalaman sebuah benda/tabung dapat dilakukan dengan langkah sebagai berikut : * Letakkan tabung yang akan diukur dalam posisi berdiri tegak.

7 cm. hanya saja harus pintar menggunakan skala yang berbeda 5 comments: romadhon ashari mengatakan.7 cm + 0.74 cm. thank for your sainn 32 . Itu berarti 0.04 cm = 4. Lihatlah skala nonius yang berhimpit dengan skala utama. yang berhimpit adalah angka 4 (diberi tanda merah).. Berarti hasil pengukurannya adalah 4. Sekarang lihatlah ke skala utama di sebelah kiri angka nonius 0.04 mm. Jangka sorong memiliki dua macam skala: skala utama dan nonius.4. Ingat lagi kan pelajaran SMA? Hehe.. Lihat contoh cara mengukur di bawah. Di contoh. Untuk pembacaan ke inch prinsipnya sama. Di situ menunjukkan angka 4.

33 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful