P. 1
Alat Pengukur Fisika ROMI

Alat Pengukur Fisika ROMI

|Views: 325|Likes:
Published by D'bholez D'romrom

More info:

Published by: D'bholez D'romrom on Dec 27, 2010
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2014

pdf

text

original

Alat pengukur

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Dalam fisika dan teknik, pengukuran merupakan aktivitas yang membandingkan kuantitas fisik dari objek dan kejadian dunia-nyata. Alat pengukur adalah alat yang digunakan untuk mengukur benda atau kejadian tersebut. Seluruh alat pengukur terkena error peralatan yang bervariasi. Bidang ilmu yang mempelajari cara-cara pengukuran dinamakan metrologi. Fisikawan menggunakan banyak alat untuk melakukan pengukuran mereka. Ini dimulai dari alat yang sederhana seperti penggaris dan stopwatch sampai ke mikroskop elektron dan pemercepat partikel. Instrumen virtual digunakan luas dalam pengembangan alat pengukur modern. http://id.wikipedia.org/wiki/Alat_pengukur (27-09-10) http://zaidan.blog.unair.ac.id/files/2009/09/alat-ukur.pdf ALAT UKUR BESARAN Alat Ukur Besaran Pokok Besaran Pokok Panjang Massa Waktu Suhu Kuat Arus Jumlah molekul Intensitas Cahaya Alat Ukur Mistar, Jangka sorong, mikrometer sekrup Neraca (timbangan) Stop Watch Termometer Amperemete Tidak diukur secara langsung * Light meter

* Jumlah zat tidak diukur secara langsung seperti anda mengukur panjang dengan mistar. Untuk mengetahui jumlah zat, terlebih dahulu diukur massa zat tersebut. selengkapnya dapat anda pelajari pada bidang studi Kimia. Mistar : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,5 mm. Jangka sorong : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,1 mm. Mikrometer : untuk mengukur suatu panjang benda mempunyai batas ketelitian 0,01 mm. Neraca : untuk mengukur massa suatu benda. Stop Watch : untuk mengukur waktu mempunyai batas ketelitian 0,01 detik. Termometer : untuk mengukur suhu.

Istilah dalam Pengukuran Ketelitian adalah suatu ukuran yang menyatakan tingkat pendekatan dari nilai yang diukur terhadap nilai benar x0. Ohm meter dan voltmeter dan amperemeter biasa menggunakan multimeter. Akurasi alias Ketelitian Pengukuran Pengukuran yang akurat merupakan bagian penting dari fisika. Ketidakpastian muncul dari sumber yang berbeda. Misalnya anda memakai sebuah penggaris centimeter untuk mengukur lebar sebuah papan. Kepekaan adalah ukuran minimal yang masih dapat dikenal oleh instrumen/alat ukur Ketepatan (akurasi) adalah suatu ukuran kemampuan untuk mendapatkan hasil pengukuran yang sama. Barometer : untuk mengukur tekanan udara luar. . selain kesalahan. adalah keterbatasan ketepatan setiap alat pengukur dan ketidakmampuan membaca sebuah alat ukur di luar batas bagian terkecil yang ditunjukkan. yaitu bagian terkecil pada penggaris tersebut. adalah sulit untuk memastikan suatu nilai di antara garis pembagi terkecil tersebut. Hidrometer : untuk mengukur berat jenis larutan. Dengan memberikan suatu nilai tertentu pada besaran fisis.1 cm. ketepatan merupakan suatu ukuran yang menunjukkan perbedaan hasil-hasil pengukuran pada pengukuran berulang. Alasannya. hasilnya dapat dipastikan akurat sampai 0. Ada ketidakpastian yang berhubungan dengan setiap pengukuran.Amperemeter : untuk mengukur kuat arus listrik (multimeter) Alat Ukur Besaran Turunan Speedometer : untuk mengukur kelajuan Dinamometer : untuk mengukur besarnya gaya. walaupun demikian tidak ada pengukuran yang benar-benar tepat. Kalorimeter : untuk mengukur besarnya kalor jenis zat. Higrometer : untuk mengukur kelembaban udara. dan penggaris itu sendiri mungkin tidak dibuat atau dikalibrasi sampai ketepatan yang lebih baik dari ini. Di antara yang paling penting. Manometer : untuk mengukur tekanan udara tertutup. Ohm meter : untuk mengukur tahanan ( hambatan ) listrik Volt meter : untuk mengukur tegangan listrik.

Misalnya jika hasil pengukuran adalah 5.1 cm (kurang lebih 0.2 plus minus 0.005 cm merupakan ketidakpastian mutlak yang diperoleh dari setengah skala terkecil mikrometer dan 4.1 / 5. ketidakpastian pada suatu nilai terukur tidak dinyatakan secara eksplisit.2 cm). ketidakpastian biasanya dianggap sebesar satu atau dua satuan (atau bahkan tiga) dari angka terakhir yang diberikan. L = (4. http://www. Persentase ketidakpastian merupakan perbandingan antara ketidakpastia dan nilai yang diukur.21 cm. Delta x dinamakan ketidakpastian mutlak. ketidakpastian dianggap sebesar 0.com/pengukuran (27-09-10) . di mana semakin kecil ketidakpastian mutlak yang dicapai.2 cm. penting untuk tidak menulis 5.1 cm maka persentase ketidakpastiannya adalah : (0. Sebagai contoh. Pada kasus seperti ini.3 cm. Hasil Plus minus 0.Ketika menyatakan hasil pengukuran.2 cm dan ketidakpastiannya 0. Seringkali.19 dan 5. Sebagai contoh.1 cm.1 cm) menyatakan perkiraan ketidakpastian pada pengukuran tersebut sehingga lebar sebenarnya paling mungkin berada di antara 5. jika panjang sebuah benda dinyatakan sebagai 5. hasil pengukuran lebar papan tulis : 5.01 cm.9 merupakan angka pasti.1 cm (atau mungkin 0. Misalnya pengukuran panjang dengan mikrometer skrup.1 dan 5. Nilai 0.900 0. penting juga untuk menyatakan ketepatan atau perkiraan ketidakpastian pada pengukuran tersebut. karena hal itu menyatakan ketidakpastian sebesar 0.20 cm. dianggap bahwa panjang benda tersebut mungkin antara 5. semakin tepat pengukuran tersebut. Ketidakpastian Mutlak dan Relatif Hasil pengukuan selalu dilaporkan sebagai x = x plus minus delta x di mana delta x merupakan setengah skala terkecil istrumen (pengukuran tunggal) atau berupa simpangan baku nilai rata-rata sampel (pengukuran berulang).1 dan 5. dikalikan dengan 100 %.005 ) cm.2) x 100 % = 2 %.3. Ketidakpastian mutlak berhubungan dengan ketepatan pengukuran. sementara sebenarnya anda menyangka nilainya antara 5.gurumuda. Dalam hal ini.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->