1

BAB I
PENDAHULUAN



A. Latar Belakang Masalah
Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi telah membawa perubahan
pada kehidupan manusia. Sejalan dengan perubahan itu untuk menghindari
dari ketertinggalan dari bangsa lain, maka upaya tepat yang harus dilakukan
oleh bangsa Indonesia adalah melalui pembangunan sektor fisik dan mental.
Bangsa Indonesia akan besar dan kuat apabila manusianya memiliki
ilmu pengetahuan dan teknologi, hal ini harus dilakukan sedini mungkin dan
berlangsung secara terus menerus.
Sebagai makhluk yang memiliki potensi untuk tumbuh dan
berkembang disinilah salah satu keistimewaan kita sehingga dengan akal
tersebut kita dituntut untuk berpikir dan berbuat dengan menggunakan akal.
Untuk mengembangkan akal, maka pendidikan merupakan cara yang
paling tepat untuk guna mencapai keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan
akhlak.
Akhlak merupakan pondasi yang utama dalam pembentukan pribadi
manusia yang seutuhnya. Pendidikan yang mengarah pada terbentuknya
pribadi yang berakhlak, merupakan hal pertama yang harus dilakukan.


2
Begitu pentingnya akhlak, Allah SWT berfirman dalam surah Luqman
ayat 18:
ºº4Ò ¯OR)¬=¬> ¬CO³··
+EELUR¯ ºº4Ò +^☺·> OT×
^·¯O·- O4O4` W
E¹T³ -.- ºº OUR47© E7
±·4^C¬` ¯OQNC·· ^¯l÷
. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu
berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang
sombong lagi membanggakan diri. (QS.Luqman,31:18).
Pembinaan akhlak di sekolah harus dilakukan secara teratur dan
terarah agar siswa dapat mengembangkan dan mempraktekannya dalam
kehidupan sehari-hari.
Untuk mencapai tujuan itu tentu tidak terlepas dari beberapa faktor
penunjang yang tersedia dan terlaksana dengan baik, seperti tenaga pengajar
yang baik serta faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap proses dari
pembinaan akhlak secara keseluruhan.
Hal ini sesuai dengan fungsi dan tujuan pendidikan dalam undang-
undang RI No.20 tahun 2003, dinyatakan fungsi dan tujuan pendidikan
nasional adalah:
“Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat
dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk
mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia
yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa
berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan
menjadi warga negara yang demografis serta
bertanggungjawab”.

3
Jadi tujuan pendidikan adalah mengembangkan kemampuan
membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka
mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk mengembangkan potensi
peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan
Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan
menjadi warga negara yang demografis serta bertanggungjawab.
Untuk lebih memperdalam dan memperluas wawasan dan cakrawala,
tentu diperlukan pemahaman ajaran agama yang konkrit terhadap sumber
agama tersebut. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan kegiatan positif
seperti kegiatan keagamaan tambahan selain pelajaran agama yang diajarkan
di sekolah. Karena dengan kegiatan positif yang dilakukan oleh siswa dapat
mengalihkan perhatian siswa dari pengaruh kegiatan yang melanggar norma.
Berdasarkan hasil observasi sementara, penulis ketahui bahwa peranan
guru umum dalam pembinaan akhlak siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2
Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah masih belum optimal. Hal ini
membuat penulis tertarik untuk mengetahui secara mendalam bagaimana
usaha guru selama ini dalam pembinaan akhlak siswa di Madrasah
Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Kecamatan Limpasu dan
mengangkatnya kedalam bentuk skripsi yang berjudul: “PERANAN GURU
UMUM DALAM PEMBINAAN AKHLAK PADA MADRASAH
TSANAWIYAH NEGERI 2 BATANG ALAI UTARA HULU SUNGAI
TENGAH”.

4
B. Penegasan Judul
Untuk menghindari kesalahan pahaman pada judul tersebut di atas,
maka penulis akan menjalankan beberapa istilah judul tersebut di atas:
1. Peranan
Peranan yang dimaksud dalam judul tersebut di atas, adalah bagian tugas
utama guru pelajaran umum dalam hal pemberian motivasi dan kebiasaan.
2. Guru Umum
Guru Umum adalah guru yang mengajarkan mata pelajaran umum di
Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tegah.
3. Pembinaan
Yang penulis maksud dengan pembinaan yaitu usaha-usaha yang
dilakukan guru umum dalam membina akhlak siswa di Madrasah
Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah.
4. Akhlak
Yang penulis maksud dengan akhlak dalam penelitian ini yaitu budi
pekerti siswa yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan
sekolah.
Jadi yang penulis maksudkan dengan judul secara keseluruhan adalah
tentang peranan guru yang mengajar mata pelajaran umum dalam pembinaan
akhlak yaitu meliputi tentang pemberian motivasi dan membiasakan siswa
mengucapkan salam, berdo’a sebelum dan sesudah belajar, disiplin dan
mentaati peraturan sekolah pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai
Utara Hulu Sungai Tengah.
5
C. Perumusan Masalah
Adapun yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini
adalah:
1. Bagaimana peranan guru umum dalam pembinaan akhlak siswa pada
Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah?
2. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pembinaan akhlak siswa pada
Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah?

D. Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang di atas yang menjadi tujuan dalam
penelitian ini adalah:
a. Untuk mengetahui peranan guru umum dalam pembinaan akhlak siswa
pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai
Tengah.
b. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dalam usaha pembinaan akhlak
siswa pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu
Sungai Tengah.

E. Signifikasi Penelitian
Adapun yang menjadi signifikasi penelitian ini adalah:
a. Sebagai bahan informasi dan sumbangan pemikiran bagi pihak sekolah
untuk mengambil kebijakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang
Alai Utara Hulu Sungai Tengah.
6
b. Untuk memperkaya pengetahuan penulis khususnya pada bidang
pembinaan akhlak.
c. Sebagai bahan perbandingan bagi peneliti lain yang ingin mengadakan
penelitian yang lebih mendalam.
d. Sebagai bahan bacaan dan memperkaya perbendaharaan perpustakaan
IAIN Antasari Banjarmasin.

F. Anggapan Dasar dan Hipotesis
1. Anggapan Dasar
Seperti yang penulis utarakan dalam latar belakang masalah bahwa
akhlak merupakan pondasi yang utama dalam pembentukan pribadi
manusia yang seutuhnya karena pendidikan akhlak harus ditanamkan
sedini mungkin dan dilakukan secara terus menerus secara seimbang.
Untuk membangun pribadi dengan akhlak yang baik sangat berat,
karena akan berhadapan dengan berbagai macam kendala serta
pengorbanan baik dari luar maupun dari dalam diri sendiri merupakan
pekerjaan yang tidak ringan.
Disamping memberikan pelajaran agar siswa mencapai tujuan
pendidikan yang dirumuskan peranan guru dalam pembinaan akhlak siswa
juga sangat besar oleh sebab itu seorang pendidikan harus memiliki
kemampuan dan pengalaman tentang pendidikan dan pembinaan akhlak
siswa.
Pembinaan akhlak akan dapat terlaksana dengan baik apabila
semua unsur berjalan secara seimbang dan saling menunjang satu sama
7
lain, berhasil tidaknya pembinaan sangat ditentukan oleh pendidik selain
faktor siswa seperti kemauan untuk belajar sedangkan lingkungan yaitu
suasana yang tenang, aman dan sangat mendukung dalam proses
pembinaan akhlak di sekolah.
2. Hipotesis
Berdasarkan anggapan dasar di atas maka penulis dapat menarik
hipotesis sebagai berikut:
a. Peranan guru umum dalam pembinaan akhlak siswa di Madrasah
Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah masih
kurang.
b. Masih kurangnya peranan umum dalam pembinaan akhlak siswa di
Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai
Tengah dipengaruhi oleh beberapa faktor:

1. Faktor Guru
a) Kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas, mendidik dan
mengajar siswa untuk menjadi warga negara yang baik,dan
bermoral. Di antaranya adalah pembiasaan pengucapan salam
dan berdo’a di awal dan di akhir pembelajaran.
b) Kepribadian guru senantiasa menjadi teladan yang baik untuk
siswa, yaitu tata cara yang baik tentang pengucapan salam dan
berdo’a di awal dan di akhir pembelajaran.
8
c) Kewibawaan guru yaitu yang mempunyai pengaruh dalam
menimbulkan pembaharuan sebagai usaha pembinaan akhlak.

2. Faktor Siswa
a) Minat siswa
Siswa selalu mempunyai minat untuk mengucapkan salam dan
berdo’a di awal dan di akhir pembelajaran.
b) Minat untuk berbuat baik
Siswa selalu berminat untuk selalu memperhatikan salam, baik
di dalam maupun di luar lingkungan sekolah.
3.Faktor Sarana dan Prasarana
Sarana dan prasarana masih kurang seperti mushalla, ruang belajar,
perpustakaan, laboraturium, dan ruang UKS.
4.Faktor Lingkungan
Kurangnya perhatian dari orang tua membuat siswa menerima apa
saja yang mereka dapat di masyarakat tersebut.

G. Sistematika Penulisan Data
Skripsi ini terdiri dari lima bab dengan sistematika penulisan sebagai
berikut:
Bab I : Pendahuluan, mengemukakan latar belakang masalah ,
penegasan judul, perumusan masalah, tujuan penelitian,
signifikasi penelitian, anggapan dasar dan hipotesis serta
sistematika penelitian.
9
Bab II : Menguraikan tentang teori-teori yang melandasi penulisan
skripsi Pengertian peranan , Pengertian guru, Peranan Guru
secara umum, Pengertian pembinaan, Pengertian akhlaq,
Rukun Islam dalam pembinaan akhlaq, Kedudukan akhlaq
dalam Agama Islam, Pengaruh-pengaruh dalam pembinaan
akhlaq.
Bab III : Metodologi Penelitian yang membahas tentang subjek dan
objek penelitian, Data dan sumber data, teknik pengumpulan
data, teknik pengolahan dan analisa data, dan prosedur
penelitian.
Bab IV : Berisi tentang hasil penelitian yaitu tentang Gambaran Umum
lokasi penelitian, Penyajian Data tentang Peranan Guru Umum
dalam pembinaan Akhlaq, Analisis data.
Bab V : Berisikan kesimpulan dan saran-saran.

cakap. Allah SWT berfirman dalam surah Luqman ayat 18: ☺ . seperti tenaga pengajar yang baik serta faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap proses dari pembinaan akhlak secara keseluruhan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri. .2 Begitu pentingnya akhlak. mandiri dan menjadi warga negara yang demografis serta bertanggungjawab”.31:18). sehat. berilmu. Hal ini sesuai dengan fungsi dan tujuan pendidikan dalam undangundang RI No. (QS. dinyatakan fungsi dan tujuan pendidikan nasional adalah: “Pendidikan Nasional berfungsi mengembangkan kemampuan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermatabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa berakhlak mulia. Pembinaan akhlak di sekolah harus dilakukan secara teratur dan terarah agar siswa dapat mengembangkan dan mempraktekannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mencapai tujuan itu tentu tidak terlepas dari beberapa faktor penunjang yang tersedia dan terlaksana dengan baik.20 tahun 2003. kreatif. Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh.Luqman.

cakap.3 Jadi tujuan pendidikan adalah mengembangkan kemampuan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini membuat penulis tertarik untuk mengetahui secara mendalam bagaimana usaha guru selama ini dalam pembinaan akhlak siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Kecamatan Limpasu dan mengangkatnya kedalam bentuk skripsi yang berjudul: “PERANAN GURU UMUM DALAM PEMBINAAN AKHLAK PADA MADRASAH TSANAWIYAH NEGERI 2 BATANG ALAI UTARA TENGAH”. Untuk lebih memperdalam dan memperluas wawasan dan cakrawala. berakhlak mulia. Hal ini dapat dilakukan dengan memberikan kegiatan positif seperti kegiatan keagamaan tambahan selain pelajaran agama yang diajarkan di sekolah. kreatif. tentu diperlukan pemahaman ajaran agama yang konkrit terhadap sumber agama tersebut. Karena dengan kegiatan positif yang dilakukan oleh siswa dapat mengalihkan perhatian siswa dari pengaruh kegiatan yang melanggar norma. mandiri dan menjadi warga negara yang demografis serta bertanggungjawab. berilmu. HULU SUNGAI . penulis ketahui bahwa peranan guru umum dalam pembinaan akhlak siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah masih belum optimal. Berdasarkan hasil observasi sementara. sehat.

2. Penegasan Judul Untuk menghindari kesalahan pahaman pada judul tersebut di atas. disiplin dan mentaati peraturan sekolah pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah. adalah bagian tugas utama guru pelajaran umum dalam hal pemberian motivasi dan kebiasaan. . 3. Peranan Peranan yang dimaksud dalam judul tersebut di atas. Guru Umum Guru Umum adalah guru yang mengajarkan mata pelajaran umum di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tegah. berdo’a sebelum dan sesudah belajar. Pembinaan Yang penulis maksud dengan pembinaan yaitu usaha-usaha yang dilakukan guru umum dalam membina akhlak siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah. 4. maka penulis akan menjalankan beberapa istilah judul tersebut di atas: 1. Jadi yang penulis maksudkan dengan judul secara keseluruhan adalah tentang peranan guru yang mengajar mata pelajaran umum dalam pembinaan akhlak yaitu meliputi tentang pemberian motivasi dan membiasakan siswa mengucapkan salam. Akhlak Yang penulis maksud dengan akhlak dalam penelitian ini yaitu budi pekerti siswa yang tercermin dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan sekolah.4 B.

E. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pembinaan akhlak siswa pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah? D. Untuk mengetahui peranan guru umum dalam pembinaan akhlak siswa pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah. b. Sebagai bahan informasi dan sumbangan pemikiran bagi pihak sekolah untuk mengambil kebijakan di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah. Faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi dalam usaha pembinaan akhlak siswa pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah.5 C. Tujuan Penelitian Berdasarkan latar belakang di atas yang menjadi tujuan dalam penelitian ini adalah: a. . Perumusan Masalah Adapun yang menjadi pokok permasalahan dalam penelitian ini adalah: 1. Signifikasi Penelitian Adapun yang menjadi signifikasi penelitian ini adalah: a. Bagaimana peranan guru umum dalam pembinaan akhlak siswa pada Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah? 2.

Sebagai bahan bacaan dan memperkaya perbendaharaan perpustakaan IAIN Antasari Banjarmasin. Untuk memperkaya pengetahuan penulis khususnya pada bidang pembinaan akhlak. karena akan berhadapan dengan berbagai macam kendala serta pengorbanan baik dari luar maupun dari dalam diri sendiri merupakan pekerjaan yang tidak ringan. Untuk membangun pribadi dengan akhlak yang baik sangat berat.6 b. Anggapan Dasar Seperti yang penulis utarakan dalam latar belakang masalah bahwa akhlak merupakan pondasi yang utama dalam pembentukan pribadi manusia yang seutuhnya karena pendidikan akhlak harus ditanamkan sedini mungkin dan dilakukan secara terus menerus secara seimbang. Anggapan Dasar dan Hipotesis 1. c. Sebagai bahan perbandingan bagi peneliti lain yang ingin mengadakan penelitian yang lebih mendalam. d. Disamping memberikan pelajaran agar siswa mencapai tujuan pendidikan yang dirumuskan peranan guru dalam pembinaan akhlak siswa juga sangat besar oleh sebab itu seorang pendidikan harus memiliki kemampuan dan pengalaman tentang pendidikan dan pembinaan akhlak siswa. Pembinaan akhlak akan dapat terlaksana dengan baik apabila semua unsur berjalan secara seimbang dan saling menunjang satu sama . F.

Faktor Guru a) Kedisiplinan guru dalam menjalankan tugas. Masih kurangnya peranan umum dalam pembinaan akhlak siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah dipengaruhi oleh beberapa faktor: 1. berhasil tidaknya pembinaan sangat ditentukan oleh pendidik selain faktor siswa seperti kemauan untuk belajar sedangkan lingkungan yaitu suasana yang tenang. mendidik dan mengajar siswa untuk menjadi warga negara yang baik. yaitu tata cara yang baik tentang pengucapan salam dan berdo’a di awal dan di akhir pembelajaran. b. 2. Hipotesis Berdasarkan anggapan dasar di atas maka penulis dapat menarik hipotesis sebagai berikut: a. Peranan guru umum dalam pembinaan akhlak siswa di Madrasah Tsanawiyah Negeri 2 Batang Alai Utara Hulu Sungai Tengah masih kurang. . Di antaranya adalah pembiasaan pengucapan salam dan berdo’a di awal dan di akhir pembelajaran. aman dan sangat mendukung dalam proses pembinaan akhlak di sekolah.7 lain.dan bermoral. b) Kepribadian guru senantiasa menjadi teladan yang baik untuk siswa.

.Faktor Lingkungan Kurangnya perhatian dari orang tua membuat siswa menerima apa saja yang mereka dapat di masyarakat tersebut. G. 2. penegasan judul. perpustakaan. tujuan penelitian. Sistematika Penulisan Data Skripsi ini terdiri dari lima bab dengan sistematika penulisan sebagai berikut: Bab I : Pendahuluan.Faktor Sarana dan Prasarana Sarana dan prasarana masih kurang seperti mushalla. anggapan dasar dan hipotesis serta sistematika penelitian. signifikasi penelitian. ruang belajar.8 c) Kewibawaan guru yaitu yang mempunyai pengaruh dalam menimbulkan pembaharuan sebagai usaha pembinaan akhlak. 3. perumusan masalah. baik di dalam maupun di luar lingkungan sekolah. mengemukakan latar belakang masalah . laboraturium. b) Minat untuk berbuat baik Siswa selalu berminat untuk selalu memperhatikan salam. 4. Faktor Siswa a) Minat siswa Siswa selalu mempunyai minat untuk mengucapkan salam dan berdo’a di awal dan di akhir pembelajaran. dan ruang UKS.

Pengaruh-pengaruh dalam pembinaan akhlaq. Pengertian pembinaan. . Bab IV : Berisi tentang hasil penelitian yaitu tentang Gambaran Umum lokasi penelitian. Penyajian Data tentang Peranan Guru Umum dalam pembinaan Akhlaq. Kedudukan akhlaq dalam Agama Islam. teknik pengumpulan data. Rukun Islam dalam pembinaan akhlaq. teknik pengolahan dan analisa data. dan prosedur penelitian. Bab III : Metodologi Penelitian yang membahas tentang subjek dan objek penelitian. Pengertian akhlaq. Data dan sumber data.9 Bab II : Menguraikan tentang teori-teori yang melandasi penulisan skripsi Pengertian peranan . Pengertian guru. Analisis data. Peranan Guru secara umum. Bab V : Berisikan kesimpulan dan saran-saran.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful