LAMPIRAN PERATURAN MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL NOMOR 20 TAHUN 2007 TANGGAL 11 JUNI 2007 STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN A.

Pengertian 1. Standar penilaian pendidikan adalah standar nasional pendidikan yang berkaitan dengan mekanisme, prosedur, dan instrumen penilaian hasil belajar peserta didik. 2. Ulangan adalah proses yang dilakukan untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik secara berkelanjutan dalam proses pembelajaran, untuk memantau kemajuan, melakukan perbaikan pembelajaran, dan menentukan keberhasilan belajar peserta didik. 3. Ulangan harian adalah kegiatan yang dilakukan secara periodik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah menyelesaikan satu Kompetensi Dasar (KD) atau lebih. 4. Ulangan tengah semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik setelah melaksanakan 8 ± 9 minggu kegiatan pembelajaran. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan seluruh KD pada periode tersebut. 5. Ulangan akhir semester adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut. 6. Ulangan kenaikan kelas adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik di akhir semester genap untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester genap pada satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan KD pada semester tersebut. 7. Ujian sekolah/madrasah adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik yang dilakukan oleh satuan pendidikan untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan. Mata pelajaran yang diujikan adalah mata pelajaran kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan dalam ujian nasional dan aspek kognitif dan/atau psikomotorik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia serta kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian yang akan diatur dalam POS Ujian Sekolah/Madrasah. 8. Ujian Nasional yang selanjutnya disebut UN adalah kegiatan pengukuran pencapaian kompetensi peserta didik pada beberapa mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi dalam rangka menilai pencapaian Standar Nasional Pendidikan. 1. Penilaian pendidikan adalah proses pengumpulan dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian hasil belajar peserta didik. 1. Kriteria ketuntasan minimal (KKM) adalah kriteria ketuntasan belajar (KKB) yang ditentukan oleh satuan pendidikan. KKM pada akhir jenjang satuan pendidikan untuk kelompok mata pelajaran selain ilmu pengetahuan dan teknologi merupakan nilai batas ambang kompetensi.

prosedur. 3. Prinsip Penilaian Penilaian hasil belajar peserta didik pada jenjang pendidikan dasar dan menengah didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut: 1. terpadu. 5. berarti prosedur penilaian. 7. penugasan perseorangan atau kelompok. baik dari segi teknik. dan bahasa. menyeluruh dan berkesinambungan. kriteria penilaian. Teknik dan Instrumen Penilaian 1. sistematis. tes lisan. adil. beracuan kriteria.B. objektif. . dan (c) bahasa. berarti penilaian oleh pendidik mencakup semua aspek kompetensi dengan menggunakan berbagai teknik penilaian yang sesuai. Instrumen penilaian hasil belajar yang digunakan pendidik memenuhi persyaratan (a) substansi. 8. adalah merepresentasikan kompetensi yang dinilai. C. tidak dipengaruhi subjektivitas penilai. berarti penilaian dilakukan secara berencana dan bertahap dengan mengikuti langkah-langkah baku. untuk memantau perkembangan kemampuan peserta didik. 4. Penilaian hasil belajar oleh pendidik menggunakan berbagai teknik penilaian berupa tes. berarti penilaian didasarkan pada data yang mencerminkan kemampuan yang diukur. berarti penilaian didasarkan pada prosedur dan kriteria yang jelas. Teknik tes berupa tes tertulis. observasi. adat istiadat. 4. Teknik observasi atau pengamatan dilakukan selama pembelajaran berlangsung dan/atau di luar kegiatan pembelajaran. 9. 2. dan tes praktik atau tes kinerja. adalah memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan bentuk instrumen yang digunakan. dan bentuk lain yang sesuai dengan karakteristik kompetensi dan tingkat perkembangan peserta didik. 5. berarti penilaian didasarkan pada ukuran pencapaian kompetensi yang ditetapkan. 3. (b) konstruksi. konstruksi. maupun hasilnya. suku. berarti penilaian dapat dipertanggungjawabkan. budaya. status sosial ekonomi. Instrumen penilaian yang digunakan oleh satuan pendidikan dalam bentuk ujian sekolah/madrasah memenuhi persyaratan substansi. berarti penilaian tidak menguntungkan atau merugikan peserta didik karena berkebutuhan khusus serta perbedaan latar belakang agama. dan gender. 6. terbuka. serta memiliki bukti validitas empirik. akuntabel. Teknik penugasan baik perseorangan maupun kelompok dapat berbentuk tugas rumah dan/atau proyek. 2. adalah menggunakan bahasa yang baik dan benar serta komunikatif sesuai dengan taraf perkembangan peserta didik. berarti penilaian oleh pendidik merupakan salah satu komponen yang tak terpisahkan dari kegiatan pembelajaran. 6. dan dasar pengambilan keputusan dapat diketahui oleh pihak yang berkepentingan. sahih.

3. ulangan akhir semester. 10. Perancangan strategi penilaian oleh pendidik dilakukan pada saat penyusunan silabus yang penjabarannya merupakan bagian dari rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). dan ulangan kenaikan kelas dilakukan oleh pendidik di bawah koordinasi satuan pendidikan. 5. Ulangan tengah semester. adalah bagian dari penilaian kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian oleh guru pendidikan kewarganegaraan dengan memanfaatkan informasi dari pendidik mata pelajaran lain dan sumber lain yang relevan. Penilaian kepribadian. Penilaian akhir hasil belajar oleh satuan pendidikan untuk mata pelajaran kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. 2. D. dilakukan oleh guru agama dengan memanfaatkan informasi dari pendidik mata pelajaran lain dan sumber lain yang relevan. dan antartahun. Penilaian akhlak mulia yang merupakan aspek afektif dari kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Penilaian hasil belajar peserta didik pada mata pelajaran dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi yang tidak diujikan pada UN dan aspek kognitif dan/atau aspek psikomotorik untuk kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan oleh satuan pendidikan melalui ujian sekolah/madrasah untuk memperoleh pengakuan atas prestasi belajar dan merupakan salah satu persyaratan kelulusan dari satuan pendidikan. Instrumen penilaian yang digunakan oleh pemerintah dalam bentuk UN memenuhi persyaratan substansi. bahasa. 7. . (c) melaksanakan ujian. Penilaian akhir hasil belajar peserta didik kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan oleh satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik berdasarkan hasil penilaian oleh pendidik dengan mempertimbangkan hasil ujian sekolah/madrasah. 6.Penilaian mata pelajaran muatan lokal mengikuti penilaian kelompok mata pelajaran yang relevan. 9. (d) mengolah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian sekolah/madrasah. konstruksi. dan pemerintah. 8. dan memiliki bukti validitas empirik serta menghasilkan skor yang dapat diperbandingkan antarsekolah. antardaerah. Mekanisme dan Prosedur Penilaian 1. satuan pendidikan. Penilaian hasil belajar pada jenjang pendidikan dasar dan menengah dilaksanakan oleh pendidik. 4. olahraga dan kesehatan ditentukan melalui rapat dewan pendidik berdasarkan hasil penilaian oleh pendidik. dan (e) melaporkan dan memanfaatkan hasil penilaian. yang merupakan perwujudan kesadaran dan tanggung jawab sebagai warga masyarakat dan warganegara yang baik sesuai dengan norma dan nilai nilai luhur yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa.7. Kegiatan ujian sekolah/madrasah dilakukan dengan langkah-langkah: (a) menyusun kisikisi ujian. (b) mengembangkan instrumen. sebagai perwujudan sikap dan perilaku beriman dan bertakwa kepada Tuhan YME.

pengamatan. 7. 14. Peserta didik yang belum mencapai KKM harus mengikuti pembelajaran remedi.Kegiatan penilaian oleh pemerintah dilakukan melalui UN dengan langkah-langkah yang diatur dalam Prosedur Operasi Standar (POS) UN. Keikutsertaan dalam kegiatan pengembangan diri dibuktikan dengan surat keterangan yang ditandatangani oleh pembina kegiatan dan kepala sekolah/madrasah. Hasil analisis data UN disampaikan kepada pihak-pihak yang berkepentingan untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan serta pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. dan/atau bentuk lain yang diperlukan. melaksanakan tes. bertujuan untuk memantau proses dan kemajuan belajar peserta didik serta untuk meningkatkan efektivitas kegiatan pembelajaran. 2. 17. . Penilaian tersebut meliputi kegiatan sebagai berikut: 1. Hasil ulangan harian diinformasikan kepada peserta didik sebelum diadakan ulangan harian berikutnya. penugasan. E. 5.11. Hasil penilaian oleh pendidik dan satuan pendidikan disampaikan dalam bentuk satu nilai pencapaian kompetensi mata pelajaran. mengembalikan hasil pemeriksaan pekerjaan peserta didik disertai balikan/komentar yang mendidik. 13. 3. Hasil UN disampaikan kepada satuan pendidikan untuk dijadikan salah satu syarat kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan dan salah satu pertimbangan dalam seleksi masuk ke jenjang pendidikan berikutnya. Penilaian oleh Pendidik Penilaian hasil belajar oleh pendidik dilakukan secara berkesinambungan. 16. UN diselenggarakan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) bekerjasama dengan instansi terkait. menginformasikan silabus mata pelajaran yang di dalamnya memuat rancangan dan kriteria penilaian pada awal semester. disertai dengan deskripsi kemajuan belajar. mengembangkan indikator pencapaian KD dan memilih teknik penilaian yang sesuai pada saat menyusun silabus mata pelajaran. 4. memanfaatkan hasil penilaian untuk perbaikan pembelajaran. 12. 6. 15. mengembangkan instrumen dan pedoman penilaian sesuai dengan bentuk dan teknik penilaian yang dipilih. mengolah hasil penilaian untuk mengetahui kemajuan hasil belajar dan kesulitan belajar peserta didik.

menyelenggarakan ujian sekolah/madrasah dan menentukan kelulusan peserta didik dari ujian sekolah/madrasah sesuai dengan POS Ujian Sekolah/Madrasah bagi satuan pendidikan penyelenggara UN. atau kurang baik. menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia dan kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian dilakukan melalui rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh pendidik dan nilai hasil ujian sekolah/madrasah. melaporkan hasil penilaian mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada pimpinan satuan pendidikan dalam bentuk satu nilai prestasi belajar peserta didik disertai deskripsi singkat sebagai cerminan kompetensi utuh. 3.8. karakteristik mata pelajaran. mengkoordinasikan ulangan tengah semester. 7. menentukan nilai akhir kelompok mata pelajaran estetika dan kelompok mata pelajaran pendidikan jasmani. melaporkan pencapaian hasil belajar tingkat satuan pendidikan kepada dinas pendidikan kabupaten/kota. 10. 5. 2. 9. menentukan kriteria program pembelajaran bagi satuan pendidikan yang menggunakan sistem kredit semester melalui rapat dewan pendidik. dan ulangan kenaikan kelas. 8. Penilaian oleh Satuan Pendidikan Penilaian hasil belajar oleh satuan pendidikan dilakukan untuk menilai pencapaian kompetensi peserta didik pada semua mata pelajaran. menentukan kriteria kenaikan kelas bagi satuan pendidikan yang menggunakan sistem paket melalui rapat dewan pendidik. F. melaporkan hasil penilaian akhlak kepada guru Pendidikan Agama dan hasil penilaian kepribadian kepada guru Pendidikan Kewarganegaraan sebagai informasi untuk menentukan nilai akhir semester akhlak dan kepribadian peserta didik dengan kategori sangat baik. olah raga dan kesehatan melalui rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan hasil penilaian oleh pendidik. menentukan kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik sesuai dengan kriteria: . 9. menentukan KKM setiap mata pelajaran dengan memperhatikan karakteristik peserta didik. melaporkan hasil penilaian mata pelajaran untuk semua kelompok mata pelajaran pada setiap akhir semester kepada orang tua/wali peserta didik dalam bentuk buku laporan pendidikan. 6. ulangan akhir semester. baik. Penilaian tersebut meliputi kegiatan sebagai berikut: 1. 4. dan kondisi satuan pendidikan melalui rapat dewan pendidik.

dan kelompok mata pelajaran jasmani. kelompok mata pelajaran estetika. jujur. b. lulus ujian sekolah/madrasah. TTD. 3. kelompok mata pelajaran kewarganegaraan dan kepribadian. 4. Penilaian oleh Pemerintah 1. menerbitkan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) setiap peserta didik yang mengikuti Ujian Nasional bagi satuan pendidikan penyelenggara UN.a. c. menerbitkan ijazah setiap peserta didik yang lulus dari satuan pendidikan bagi satuan pendidikan penyelenggara UN. d. 6. Hasil UN digunakan sebagai salah satu penentu kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan yang kriteria kelulusannya ditetapkan setiap tahun oleh Menteri berdasarkan rekomendasi BSNP. lulus UN. 5. 11. Dalam rangka penggunaan hasil UN untuk pemetaan mutu program dan/atau satuan pendidikan. Hasil UN digunakan sebagai salah satu pertimbangan dalam menentukan kelulusan peserta didik pada seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya. menyelesaikan seluruh program pembelajaran. UN didukung oleh suatu sistem yang menjamin mutu dan kerahasiaan soal serta pelaksanaan yang aman. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. MENTERI PENDIDIKAN NASIONAL. Pemerintah menganalisis dan membuat peta daya serap berdasarkan hasil UN dan menyampaikan ke pihak yang berkepentingan. Penilaian hasil belajar oleh pemerintah dilakukan dalam bentuk UN yang bertujuan untuk menilai pencapaian kompetensi lulusan secara nasional pada mata pelajaran tertentu dalam kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. 2. Hasil UN menjadi salah satu pertimbangan dalam pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan. dan adil. BAMBANG SUDIBYO . 12. olahraga. dan kesehatan. G.

Harga diri sebagai warga masyarakat. Hakikat negara kesatuan Republik Indonesia adalah negara kebangsaan modern. ras. Konstitusi Negara meliputi: Proklamasi kemerdekaan dan konstitusi yang pertama. Peraturan-peraturan daerah. dan bernegara. meliputi: Pemerintahan desa dan kecamatan. Pemerintah pusat. rasional. dan kreatif dalam menanggapi isu kewarganegaraan 2. meliputi: Hidup rukun dalam perbedaan. atau golongannya. Berpikir secara kritis. Persamaan kedudukan warga negara 5. Hak dan kewajiban anggota masyarakat. meliputi: Tertib dalam kehidupan keluarga. Negara kebangsaan modern adalah negara yang pembentukannya didasarkan pada semangat kebangsaan --atau nasionalisme-. Pemerintahan daerah dan otonomi. penghormatan dan perlindungan HAM 4. Kebutuhan warga negara meliputi: Hidup gotong royong.STANDAR ISI PENDIDIKAN KEWARGANEGARAAN A. Kebanggaan sebagai bangsa Indonesia. Konstitusi-konstitusi yang pernah digunakan di Indonesia. Ruang Lingkup Ruang lingkup mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan meliputi aspek-aspek sebagai berikut. [Risalah Sidang Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) dan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). Prestasi diri. dan bertindak secara cerdas dalam kegiatan bermasyarakat. Pers dalam masyarakat demokrasi 7. Tata tertib di sekolah. Kemerdekaan mengeluarkan pendapat. C.yaitu pada tekad suatu masyarakat untuk membangun masa depan bersama di bawah satu negara yang sama walaupun warga masyarakat tersebut berbeda-beda agama. Berkembang secara positif dan demokratis untuk membentuk diri berdasarkan karakterkarakter masyarakat Indonesia agar dapat hidup bersama dengan bangsa-bangsa lainnya 4. Hak asasi manusia meliputi: Hak dan kewajiban anak. Tujuan Mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan bertujuan agar peserta didik memiliki kemampuan sebagai berikut. Instrumen nasional dan internasional HAM. Keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sistem pemerintahan. Menghargai keputusan bersama. Sikap positif terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia. Norma. Partisipasi dalam pembelaan negara. Berpartisipasi secara aktif dan bertanggung jawab. Pancasila meliputi: kedudukan Pancasila sebagai dasar negara dan ideologi negara. Hukum dan peradilan internasional 3. 1. Norma yang berlaku di masyarakat. hukum dan peraturan. Kekuasan dan Politik. Sumpah Pemuda. 1998]. Latar Belakang Pendidikan di Indonesia diharapkan dapat mempersiapkan peserta didik menjadi warga negara yang memiliki komitmen kuat dan konsisten untuk mempertahankan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 1. Pemajuan. B. berbangsa. Sistim hukum dan peradilan nasional. Cinta lingkungan. Jakarta: Sekretariat Negara Republik Indonesia. etnik. Proses . serta anti-korupsi 3. Budaya politik. Berinteraksi dengan bangsa-bangsa lain dalam percaturan dunia secara langsung atau tidak langsung dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Budaya demokrasi menuju masyarakat madani. Persatuan dan Kesatuan bangsa. Keterbukaan dan jaminan keadilan 2. Norma-norma dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Kebebasan berorganisasi. Demokrasi dan sistem politik. Hubungan dasar negara dengan konstitusi 6.

satu bangsa dan satu bahasa 1. dan Mengevaluasi globalisasi Standar kompetensi dan kompetensi dasar pkn sd Kelas I Semester 1 : 1.perumusan Pancasila sebagai dasar negara. Mengikuti tata tertib di rumah dan di sekolah 4. Melaksanakan hak anak di rumah dan di sekolah 4. Mengamalkan makna Sumpah Pemuda 1. Politik luar negeri Indonesia di era globalisasi.1. Membiasakan hidup bergotong royong 1.2 Melaksanakan perilaku jujur. Hubungan internasional dan organisasi internasional. Melaksanakan norma yang berlaku di masyarakat 2.2. Mengamalkan nilai-nilai Sumpah Pemuda dalam kehidupan sehari-hari 2. agama.2 Menghargai suara terbanyak (mayoritas) 3. disiplin. Melaksanakan pemeliharaan lingkungan alam Latihan Soal Semester 1 Kelas II Semester 2 3.1. Menampilkan sikap demokratis 3. Pengamalan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.1. saling berbagi dan tolong menolong di rumah dan di sekolah 2 Menampilkan sikap cinta lingkungan 2. belajar dengan gembira dan didengar pendapatnya 3. Memberikan contoh hidup rukun melalui kegiatan di rumah dan di sekolah 1. Menjelaskan hak anak untuk bermain. Membiasakan tertib di rumah dan di sekolah 2. Menjelaskan pentingnya tata tertib di rumah dan di sekolah 2. Menerapkan kewajiban anak di rumah dan di sek olah 4. Melaksanakan aturan yang berlaku di masyarakat Latihan Soal Semester 2 Kelas II Semester 1 1. Melaksanakan hidup rukun.1. Menerapkan hidup rukun dalam perbedaan 1.1.2. Dampak globalisasi.1. Mengenal pentingnya lingkungan alam seperti dunia tumbuhan dan dunia hewan 2. Melaksanakan tata tertib di rumah dan di sekolah Latihan Soal Semester 1 3.3 Melaksanakan aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar Latihan Soal Semester 1 . Menerapkan hidup rukun di rumah dan di sekolah 2. saling berbagi dan tolong menolong 1.2.2.2.2.1 Mengenal aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar 2. Globalisasi meliputi: Globalisasi di lingkungannya.2 Menyebutkan contoh aturan-aturan yang berlaku di lingkungan masyarakat sekitar 2.3 Menampilkan sikap mau menerima kekalahan 4. kedisiplinan.1. Menampilkan nilai -nilai Pancasila 4. Menjelaskan perbedaan jenis kelamin.1 Mengenal kegiatan bermusyawarah 3.3. dan senang bekerja dalam kegiatan sehari-hari Latihan Soal Semester 2 Kelas III Semester 1 1. dan suku bangsa 1. Mengenal makna satu nusa. dan senang bekerja dalam kehidupan sehari-hari 4.1 Mengenal nilai kejujuran. Pancasila sebagai ideologi terbuka 8. Mengenal pentingnya hidup rukun.2.

2 Mengidentifikasi jenis budaya Indonesia yang pernah ditampilkan dalam misi kebudayaan internasional 4.2 Menjelaskan pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia 1.1 Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan kabupaten. kota. dan provinsi 2. seperti pajak. Memahami pentingnya keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) 1. seperti kebhinekaan. Mengenal sistem pemerintahan tingkat pusat 3.1 Mengenal kekhasan bangsa Indonesia.Presiden.2 Menampilkan rasa bangga sebagai anak Indonesia Latihan Soal Semester 2 Kelas IV Semester 1 1. seperti Presiden. Memahami sistem pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan 1. Memiliki kebanggaan sebagai bangsa Indonesia 4.3 Menentukan sikap terhadap pengaruh globalisasi yang terjadi di lingkungannya Latihan Soal Semester 2 Kelas V Semester 1 1.1 Mengenal pentingnya memiliki harga diri 3. Memahami peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah 2.2 Menyebutkan organisasi pemerintahan tingkat pusat.Kelas III Semester 2 3. Menunjukkan sikap terhadap globalisasi di lingkungannya 4. larangan merokok Latihan Soal Semester 1 Kelas V Semester 2 3.3 Menampilkan perilaku yang mencerminkan harga diri 4.2 Menyebutkan contoh organisasi di lingkungan sekolah dan masyarakat 3. Memiliki harga diri sebagai individu 3.3 Menunjukkan contoh-contoh perilaku dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia 2. Wakil Presiden dan para Menteri 4. seperti menghargai diri sendiri. kota. kota. Memahami kebebasan berorganisasi 3. dan provinsi Latihan Soal Semester 1 Kelas IV Semester 2 3.MA.1 Mendeskripsikan Negara Kesatuan Republik Indonesia 1. kekayaan alam.1 Memberikan contoh sederhana pengaruh globalisasi di lingkungannya 4.3 Menampilkan peran serta dalam memilih organisasi di sekolah 4.2 Menggambarkan struktur organisasi desa dan pemerintah kecamatan 2.MK danBPK 3. Memahami sistem pemerintahan kabupaten. keramahtamahan 4.2 Memberikan contoh peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah.2 Memberi contoh bentuk harga diri. Menghargai keputusan bersama .1 Menjelaskan pengertian dan pentingnya peraturan perundang-undangan tingkat pusat dan daerah 2. seperti MPR. anti korupsi.1 Mendeskripsikan pengertian organisasi 3.1 Mengenal lembaga-lembaga dalam susunan pemerintahan desa dan pemerintah kecamatan 1.2 Menggambarkan struktur organisasi kabupaten.1 Mengenal lembaga-lembaga negara dalam susunan pemerintahan tingkat pusat. DPR. lalu lintas. dan provinsi 2. mengakui kelebihan dan kekurangan diri sendiri dan lain-lain 3.

2 Menceritakan secara singkat nilai kebersamaan dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara 1.1 Mendeskripsikan nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara 1.2 Mematuhi keputusan bersama Latihan Soal Semester 2 Kelas VI Semester 1 1. Memahami peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara 3.2 Memberikan contoh peran Indonesia dalam lingkungan negara-negara di Asia Tenggara 4.3 Meneladani nilai-nilai juang para tokoh yang berperan dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara dalam kehidupan sehari-hari 2. Memahami peranan politik luar negeri Indonesia dalam era globalisasi 4.2 Mendeskripsikan lembaga-lembaga negara sesuai UUD 1945 hasil amandemen 2.1 Menjelaskan politik luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif 4.1 Menjelaskan pengertian kerjasama negara-negara Asia Tenggara 3.4.1 Menjelaskan proses Pemilu dan Pilkada 2.1 Mengenal bentuk-bentuk keputusan bersama 4. Memahami sistem pemerintahan Republik Indonesia 2.3 Mendeskripsikan tugas dan fungsi pemerintahan pusat dan daerah Latihan Soal Semester 1 Kelas VI Semester 2 3. Menghargai nilai-nilai juang dalam proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara 1.2 Memberikan contoh peranan politik luar negeri Indonesia dalam percaturan internasional Latihan Soal Semester 2 Latihan UASBN .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful