Nama Kelas No

: ach.maulana A. : X-3 : 29

EKSPEDISI MANUSIA KE LUAR ANGKASA
Sumber: http://sumedangonline.com/2010/08/4022/perjalanan-ke-luar-angkasa.html

Dubai, 15 August 2010, Salam Sono ti Urang Wado, Ir.H.Surahman,M.Tech,M.Eng Al Qur’an yang diturunkan kepada Nabi Muhammad (shalallohu a’laihi wasalam), sekitar 15 abad yang lalu sampai dengan saat ini masih terjaga keutuhannya, sehingga dengan demikian hal ini adalah merupakan salah satu mukzijat terbesar yang diberikan Alloh (subhanahu wa’taalla) kepada Nabi Muhammad – yang tidak bisa membaca dan menulis. Keajaiban Al Qur’an tidak hanya itu, namun kebenaran isi dari ayat-ayat di dalamnya terbukti secara ilmiah / science diakui oleh semua orang, namun ada yang mengimaninya dan ada juga yang tidak. Sesuai dengan Rukun Iman, seorang Muslim belum dikatakan beriman bila tidak mengimani atau mempercayai kebenaran Al Qur’an. Namun sejauh mana tingkat keimanan tersebut tentunya tergantung kepada tingkat keilmuan seseorang serta hidayah yang diberikan oleh Alloh swt. Adapun tingkat keimanan dari seorang Muslim yang paling tinggi adalah golongan dari “ullul albab” yaitu golongan-golongan dari mereka yang selalu merenungkan bagaimana Alloh menciptakan bumi dan langit dengan segala isinya, sehingga dengan itu keimanannya semakin bertambah dan semakin yakin akan Kebesaran dan Kekuasaan Alloh – Tuhan Pencipta seru sekalian alam. Untuk itu, marilah di bulan suci Ramadhan (1431-H) ini kita mengukur diri dan mengimani sejauh mana keimanan kita terhadap Al Qur’an tersebut, tidak hanya “katanya” atau “cenah“, namun melaikan benar-benar menyakini dengan membuktikan kebenaran dari ayat-ayat dalam Al Qur’an tersebut. Sehingga dengan demikian akan timbul suatu keyakinan akan kebenaran dari ayat-ayat tersebut. Sekarang marilah kita ambil salah satu ayat dalam Al Quran yang mengatakan tentang keadaan Luar Angkasa, diantaranya di dalam QS Ar Rahman : 33 ٍ َ ُ ِ ّ ِ َ ُ ُ َ َۚ ُ ُ َ ِ ‫ي ٰـم ۡعشر ٱ ۡلجن وٱ ۡلإنس إن ٱ ۡستط ۡعت ۡم أن تنفذوا م ۡن أ ۡقطار ٱلسم ٰـوٲت وٱ ۡلأ ۡرض فٱنفذو ‌ْۚا ل تنفذون إل بس ۡلط ٰـن‬ َ َ ِ َ َّ ِ َ َ ِ ْ ُُ َ َ ُ َ َ ِِِ ِ َ ِّ ََ َ َ “Hai jama’ah jin dan manusia, jika kamu sanggup menembus [melintasi] penjuru langit dan bumi, maka lintasilah, kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan” (33) Bila kita artikan dari ayat tersebut di atas, Alloh memberikan suatu ‘tantangan’ kepada para Jin dan Manusia untuk menembus [melintasi] penjuru langit dan bumi (Luar Angkasa), namun tidak akan dapat menembusnya melainkan harus dengan kekuatan yang besar ! Nah.., sekarang sejauh mana upaya manusia dapat menembus luar angkasa tersebut seperti yang di-firmankan dalam Al Qur’an itu ? Apakah benar harus dengan kekuatan (power) yang besar ? Kebenaran dari ayat Al Qur’an tersebut baru dapat dibuktikan pada abad ke 20, atau sekitar 15 abad setelah Al Qur’an diturunkan, yaitu salah satunya dengan telah berhasilnya manusia

dengan menggunakan suatu Rocket – Apollo 11. Neil Amstrong dan Michael Collins. Berat 3. 16 July 1969 dari Florida – US dengan 3 astronauts yaitu: Neil Alden Armstrong. Rocket tersebut memiliki 3 ruas tingkatan (stages) dengan daya dorong untuk masing sbb: .youtube. APOLLO 11 Adalah sebuah pesawat luar angkasa yang telah berhasil membawa manusia ke Bulan.com/watch?v=0dgFDqXDVps&feature=related Rocket yang membawa astronaut’s dalam missi Apollo 11 itu diberinama “Saturn V” yang diluncurkan pada tanggal 16 July 1969. Bagaimana upaya ketiga astronauts tersebut bisa sampai ke Bulan (moon). memiliki ukuran (dimensi) sbb: Tinggi 110.menginjakan kakinya pertama kali di Bulan..6 m. Michael Collins.000 kg. telah berhasil menginjakan kakinya di permukaan Bulan selama 21 jam 31 menit dan telah berhasil kembali ke Bumi dengan membawa batuan (rock) dari Bulan seberat 21.000 kg. berikut ini gambaran tentang besarnya tenaga / power yang harus disiapkan. Rocket tsb. Diameter 10. dan apa saja upaya mereka untuk bisa sampai menembus luar angkasa sampai akhirnya bisa mendarat di Bulan. yang merupakan suatu ambisi keberhasilan Amerika Serikat yang waktu itu sedang terjadi perang dingin dengan Uni Soviet.? Untuk dapat menjelaskan dan meyakinkan terhadap isi ayat Al Qur’an (QS Ar Rahman:33) itu. dan Edwin Eugene “Buzz” Aldrin.039. dengan menggunakan bahan bakar Hydrogen Cair (LH2) atau Oxygen Cair (LOX). diantaranya sbb: Video – Rocket Apollo 11: http://www. Pada tanggal 20 July 1969. pada tanggal 20 July 1969.com/watch?v=CxgBhvmCuJ4 http://www. dan kapasitas angkut s/d permukaan bulan adalah sebesar 45. Rocket itu diluncurkan pada tgl.1 m.55 kg. dengan mendarat di Lautan Pasific pada tanggal 24 July 1969.000 kg.youtube. memiliki kapasitas Angkut (Payload) s/d Orbit Bumi (ketinggian 2000 km dari permukaan bumi) adalah sebesar 119. Jr.

000 N) Specific impulse 421 sec (4130 N-s/kg) Burn time 360 seconds Fuel LH2/LOX Third Stage – S-IVB Engines 1 Rocketdyne J-2 Thrust 225.623 km = 385. berarti kebenaran dalam QS-Ar Rahman : 33 adalah benar adanya “kamu tidak dapat menembusnya melainkan dengan kekuatan” atau power yang begitu besar. Foto:Google First Stage – S-IC Engines 5 Rocketdyne F-1 Thrust 7. jaraknya bervariasi karena lintasan Bulan mengelilingi Bumi adalah berupa ellips.Ilustrasi.000 pounds-force (1.648.633 km Untuk supaya bisa sampai ke Bulan.000 N) Specific impulse 421 sec (4130 N-s/kg) Burn time 165 + 335 seconds (2 burns) Fuel LH2/LOX Bila dilihat begitu besarnya kapasitas rocket tersebut.020.000.000 pounds-force (4. rocket yang diluncurkan dari Bumi harus berupaya melawan gaya graviatasi bumi dan lintasannya harus “berlawanan” dengan arah perputaran . Bagaimana hal itu terjadi secara “sunatullah” atau ilmu pengetahuan alam (science) ? Secara garis besar dapat dijelaskan abb: Jarak dari Bumi ke Bulan bila ditarik tegak lurus.000 N) Specific impulse 263 sec (2580 N-s/kg) Burn time 150 seconds Fuel RP-1/LOX Second Stage – S-II Engines 5 Rocketdyne J-2 Thrust 1. Jarak terdekat Jarak terjauh = 221.857 miles = 356.000 pounds-force (34.000.463 miles = 238.400.

supaya semakin lama semakin mendekat. sehingga nantinya akan terpental semakin lama semakin jauh meninggalkan permukaan bumi (menggunakan rocket pendorong stage 1 + stage 2). Setelah menginjakan kakinya di Bulan selama 21 jam 31 menit.com Untuk dapat mendarat ke Bulan. Selanjutnya Neil Alden Armstrong dan Michael Collins bergabung kembali ke dalam rocket tersebut. Untuk pendaratan ke Bulan dari dalam rocket tersebut dikeluarkan pesawat untuk pendaratan yang diberinama Lunar Module (LM). yang turun ke permukaan bulan dengan menggunakan pesawat LM tersebut adalah Neil Alden Armstrong dan Michael Collins. tidak seperti dari Bumi ke Bulan.bumi. karena di Bulan gaya gravitasinya kecil atau tidak sebesar di Bumi. . sehingga rocket pendorongnya cukup hanya menggunakan Stage 3. Neil Alden Armstrong dan Michael Collins dengan menggunakan Lunar Module tersebut naik kembali dari permukaan bulan sampai dengan ketinggian rocket yang dikendalikan oleh Edwin Eugene “Buzz” Aldrin. sementara Edwin Eugene “Buzz” Aldrin. Foto:Google Dari ketiga astronauts tersebut. Ilustrasi. Ilustrasi. selain itu karena masih adanya pengaruh gaya tarik Bumi maka dengan mudahnya rocket tersebut meninggalkan Bulan keluar dari orbitnya. Google. sementara Lunar Module-nya ditinggalkan dan jatuh kembali ke permukaan Bulan setelah bahan bakarnya habis. rocket tersebut harus mengikuti arah perputaran Bulan. Perjalanan dari Bulan (moon) menuju ke Bumi (earth). Setelah rocket tersebut keluar dari “Orbit Bumi” (LEO: Low Earth Orbit). Jr. Jr masih berada di dalam rocket tersebut untuk mengendalikannya sambil mengitari Bulan. maka gaya gravitasinya akan semakin berkurang.

PERHITUNGAN Nah. Hal ini disebabkan rocket tersebut tidak bisa menempuh perjalan secara tegaklurus karena pengaruh gaya tarik bumi.000 km/jam.000 miles (966. Sehingga dengan demikian rocket tersebut dapat meninggalkan Orbit Bumi dan akhirnya akan terlepas dari gaya gravitasi bumi (g = 0 m/dt²).Dengan didorong oleh rocket tersebut selanjutnya para astronauts tersebut memasuki kembali kedalam orbit Bumi searah dengan perputaran bumi dan karena pengaruh gaya gravitasi bumi semakin lama akan semakin mendekati ke permukaan Bumi. dengan kecepatan 28. sedangkan jarak tempuh / jelajah rocket Apollo-11 sampai ke Bulan adalah sekitar 600. maka rocket pendorong itu dilepaskan dari kabin astronauts dan dijatuh ke laut.. akan tetapi harus dapat sampai meyakini dengan akal dan logika. sehingga perjalanannya harus berlawanan dengan arah perputaran bumi.175 km/jam (17.. seperti yang disebutkan dalam QS Ar Rahman : 33 itu ? Untuk mengimani akan besarnya Kagungan Alloh. dan team penyelamat dari US NAVY bersama President America (Richard Nixon) sudah siap-siap menyambutnya dan meberikan ucapan selamat. Jarak dari Bumi ke Bulan bila ditarik tegak lurus (yang terjauh) adalah sekitar 385. rocket tersebut harus dilengkapi dengan “translunar injection” (TLI). Selanjutnya setelah masuk ke dalam orbit bumi. tidak cukup hanya mendengar dan melihat saja.184 km). KAJIAN ILMIAH Bagaiman perhitungannya untuk dapat menembus [melintasi] penjuru langit dan bumi. sehingga dengan keyakinan tersebut akan menjadikan semakin bertambahnya nilai keimanan itu.062 km/jam sampai dengan 39. Kecepatan rocket tersebut supaya bisa menempuh Orbit Bumi (sekitar 2000 km di atas permukaan bumi) adalah 28. sekarang bagaiman menafsirkan QS Ar Rahman : 33 tersebut secara ilmiah (science) ? Bila “mufasirin” nya adalah seorang “scientist”.100 miles). Cara menafsirkan ayat tersebut adalah suatu analog: “bagaimana agar suatu benda bila dilempar ke atas tidak jatuh kembali ke permukaan bumi” Hal ini bisa dibuktikan dengan menggunakan perhitungan mekanika dasar (fisika) sbb: .000 km/jam. Adapun para astronauts tersebut dengan menggunakan Apollo Command Module selanjutnya memasuki ke dalam atmosphere bumi dan mendarat di laut dengan menggunakan Perasut di Lautan Pasifik (dekat ke California) Command Module tersebut pada saat mendarat di laut sudah dilengkapi dengan pelampung di sekelilingnya. Sedangkan supaya bisa meninggalkan Orbit Bumi (sekitar 6000 km di atas permukaan bumi).500 mph) dan kemudian tingkatkan menjadi 35.000 km (239. maka tentunya akan dapat menerjemahkan arti yang sesungguhnya sesuai dengan kajian ilmiah.

kini Umat Islam masih disibukan dengan hal-hal yang sifatnya ‘Khilafiyah” sehingga semakin lama ilmu pengetahuan Umat Islam itu akan semakin kerdir jadinya. ternyata kecepatan rocket itu sama dengan kecepatan (awal) yg harus dipersyaratkan sesuai dengan QS Ar Rahman : 33. tentulah itu lebih baik bagi mereka. kenapa Al Qur’an tidak dijadikan sebagai sumber dari segala sumber keilmuan…? Masih kan akan mencari nikmat selain yang telah diperintahkan dalam Al Qur’an…? ِ َ ّ َ ُ َ ُ َّ ِ َ َ ّ َِ َ ‫فبأى ءا ٓلء ربكما تكذبان‬ “Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan”? Memang sangat disayangkan sekali bila Umat Islam sebagai memilik sumber keilmuan tersebut masih tidak mau belajar dan mempelajari Al Qur’an…! Sementara orang di luar sana 40 tahun yang lalu sudah bisa ke Bulan. sehingga umat Islam nantinya dapat menjadi umat yang terbaik dari semua umat manusia. dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik”. Dengan demikian berarti Rocket Apollo-11 itu benar dan terbukti bisa sampai ke Luar Angkasa. .. (seperti yang disebutkan dalam QS Ar Rahman : 33) Bila sekarang sudah bisa menyaksikan dan membuktikan kebenaran Al Qur’an seperti tersebut di atas.060 Km/jam Dari perhitungan tersebut di atas. dapat menggugah semua umat Islam.awal) itu adalah : 10. dan beriman kepada Allah.. dan mencegah dari yang mungkar. Sekiranya Ahli Kitab beriman.? Untuk itu….maka. seperti yang difirmankan dalam QS Ali Imran : 110 ‫خ ۡير أمة أ ۡخرج ۡت للناس ت ۡأمرون بٱ ۡلم ۡعروف وت ۡنه ۡون عن ٱ ۡلمن َڪر وت ۡؤمنون بٱ ّۚ ول ۡو ءامن أ ۡهل ٱلۚۡڪت ٰـب لكان خ ۡي ۬را له ‌ۚم‬ ُّ ً َ َ ََ ِ َ ِ ُ َ َ َ َ ََ ‫ِ َ ُ ِ ُ َ ِ ِل‬ ۗ‌ ُ ِ َ َ َ ََ ِ ُ َ ِ َ ُ ُ َ ِ ّ ِ َ ِ ُ ٍُّ َ َ ۡ‫م ۡنهم ٱ ۡلم ۡؤمنون وأڪ‬ ١١٠) ‫ُ ِ ُ َ ََ ثرهم ٱ ۡلف ٰـسقون‬ َ ُِ َ ُ ُ ُ َ ُُ ّ “Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia. apakah kita masih belum percaya akan kebenaran Al Qur’an ? atau masih mempercayai “kitab suci” lainnya…? Adakah kitab suci selain Al Qur’an yang dapat dikaji secara ilmiah kebenarannya.85 km/dt atau 39. (110) Maha Benar Alloh dengan Segala Firman-Nya. menyuruh kepada yang ma’ruf. untuk BANGKIT dan BELAJAR. Vo (kec. di antara mereka ada yang beriman.! Betapa tidak…! kini yang timbul di masyarakat kita adalah munculnya berbagai macam aliran yang saling meng-claim dirinya yang paling benar dan menganggap orang lain yang tidak sesuai dengan alirannya “tidak sah” atau “bid’ah”…! Semoga dengan kajian sederhana tersebut di atas.850 m/dt atau 10.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful