Kewirausahaan dari Perspektif Sosiologi

Seperti yang kita ketahui dalam artikel sebelumnya, peluang kewirausahaan membutuhkan formulasi kerangka baru (Casson, 1982). Dalam artikel ini mari kita mengajukan pertanyaan: kenapa seseorang dan bukan yang lain, dapat mengetahui dan melihat adanya peluang? Rumus yang dapat kita ajukan adalah kepemilikan orang tersebut akan informasi dan belief yang dapat mengantarkan seseorang untuk berikir tentang ide-ide inovatif. Karena belief dan kepemilikan informasi tidak sama antara satu orang dengan yang lain maka tidak setiap orang mampu mengenali setiap peluang kewirausahaan yang tersedia (Shane, 2000). Penelitian telah menjelaskan bahwa karakteristik psikologis dan non psikologis dari seseorang mempengaruhi tendensinya untuk mengihat peluang kewirausahaan. Secara umum, yang menyebabkan seseorang mampu melihat peluang usaha dibandingkan yang tidak adalah pertama mereka memiliki akses yang lebih baik akan informasi tentang keberadaan peluang. Kedua, mereka dapat mengenali peluang lebih baik daripada yang lain, walaupun diberikan sejumlah informasi yang sama tentang hal peluang. Biasanya, hanya orang yang memiliki kemampuan kognitif superior yang memiliki kemampuan tersebut.

Akses informasi Beberapa orang mampu mengenali peluang lebih baik karena mereka memiliki informasi lebih dibandingkan orang lain (Hayek, 1945; Kirzner, 1973). Informasi ini memungkinkan seseorang untuk mengetahui bahwa sebuah peluang adalah sebuah anugerah ketika orang lain mengabaikan situasi tersebut. Informasi pengalaman hidup yang spesifik, seperti pekerjaan atau kehidupan sehari-hari dapat memberikan akses pada informasi dimana orang lain belum te mendapatkannya ntu (Venkataraman, 1997). Pengalaman hidup ini memberikan proses permulaan pada informasi bahwa orang lain telah menggunakan sumberdaya secara tidak lengkap

atau tidak proporsional, seperti perubahan teknologi atau perkembangan peraturan yang baru.

Pengalaman hidup Aktivitas tertentu memberikan referensi pada pengatahuan yang dibutuhkan untuk mengetahui peluang. Dalam faktanya, penelitian sebelumnya telah

menunjukkan kejadian dari dua aspek pengalaman hidup yang meningkatkan probabilitas seseorang untuk mengetahui peluang yaitu pekerjaan dan pengalaman yang berbeda.

Pekerjaan Pekerjaan seseorang dapat mengantarkan seseorang untuk menemukan peluang baru. Sebagai contoh, ahli kimia atau fisika lebih dulu dalam menemukan teknologi dibandingkan ahli sejarah karena penelitian memberikan mereka akses pada informasi tentang peluang dimana orang lain tidak mendapatkannya (Freeman, 1982). Diantara tipe-tipe pekerjaan yang menyediakan akses pada informasi, yang paling signifikan adalah Research and Development (Klepper dan Sleeper, 2001). Karena penelitian dan pengembangan menciptakan sebuah informasi baru yang menyebabkan perubahan teknologi, sehingga menjadi sebuah sumber utama dari peluang (Aldrich, 1999) maka orang yang bekerja dalam bidang penelitian dan pengembangan akan lebih cepat mengetahui tentang adanya peluang dan perkembangan teknologi dibandingkan orang lain. Contoh yang paling dekat dengan kita adalah penemuan VCO oleh dosen MIPA Kimia UGM, Bapak Bambang Prastowo. Beliau adalah seorang peneliti. Beliau menemukan cara untuk mengambil minyak kelapa tanpa ada proses pemanasan. Hasilnya, ternyata minyak tersebut memiliki khasiat yang banyak dan lebih baik. Hasilnya penelitiannya beliau jual dan mendapatkan keuntungan banyak.

Variasi dalam pengalaman hidup Variasi dalam pengalaman hidup menyediakan akses pada informasi yang baru dan dapat membantu seseorang dalam menemukan peluang. Penemuan peluang ini kadang seperti menyusun puzzle, karena sebuah kepingan informasi yang baru kadang memiliki elemen yang hilang dan membutuhkan kecermatan bahwa peluang baru telah hadir. Variasi dalam pengalaman menyebabkan seseorang akan menerima informasi yang baru. Selanjutnya, dari hal tersebut individu dapat menemukan kepingan peluang (Romanelli dan Schoonhoven, 2001) karena individu dengan pengalaman hidup dan pekerjaan yang banyak akan memiliki akses dalam pengalaman yang beranekaragam (Casson, 1995). Delmar dan Davidsson (2000) telah membandingkan sampel secara acak dari 405 orang yang memiliki bisnis dengan sebuah kelompok kontrol yang juga dipilih secara acak dan menemukan bahwa dalam proses memulai sebuah bisnis umumnya mereka adalah orang yang sering berpindah-pindah kerja dibandingkan kelompok kontrol.

Ikatan Sosial Salah satu cara yang penting agar individu bisa mendapatkan akses informasi tentang peluang kewirausahaan adalah melalui interaksi dengan orang lain atau jejaring sosial mereka. Struktur dari jejaring sosial seseorang akan mempengaruhi informasi apa yang mereka terima dan mengkategorikan informasi tersebut. Ikatan yang kuat pada seseorang yang kita percayai sepenuhnya, juga sangat menguntungkan dalam menemukan peluang. Dalam ikatan yang kuat, terdapat kepercayaan sehingga individu dapat mempercayai sepenuhnya keakuratan informasi yang datang dari orang tersebut. Kepercayaan dalam keakuratan informasi merupakan hal yang penting untuk penemuan peluang karena wirausahawan membutuhkan akses informasi, dan selanjutnya mensintesiskannya.

Beberapa penelitian mendukung pendapat ini bahwa

ikatan sosial

meningkatkan kemungkinan seseorang dalam menemukan peluang kewirausahaan. Sebagai contoh, Zimmer dan Aldrich (1987) mempelajari kelompok etnik yang bekerja secara mandiri di tiga kota di Inggris dan menemukan bahwa kebanyakan pemilik usaha mendapatkan informasi tentang peluang kewirausahaan melalui channel mereka.

Sumber : http://avin.filsafat.ugm.ac.id

BELAJAR DARI INDIA DALAM MENGEMBANGKAN KEWIRAUSAHAAN
Oleh I Wayan Dipta

Pendahuluan

Pada tanggal 19 s/d 23 April 2004 saya diberikan kesempatan untuk mewakili Indonesia, cq Kementerian Koperasi dan UKM menghadiri ³Workshop

On Entrepreneurship Development´ di Entrepreneurship Development Institute Of India di Ahmedabad. Enterpreneurship Development Institute (EDI) of India didirikan pada tahun 1983 dan dikelola secara non-profit. Sebanyak 21 orang yang hadir dalam workshop tersebut, yaitu masing-masing 5 orang dari Laos PDR, 4 orang dari Cambodia, 4 orang dari Vietnam, dan 5 orang dari Myanmar, serta masing-masing 1 orang dari Filipina, Singapura dan Indonesia. Tujuan utama dari workshop adalah membangun kesadaran dikalangan ASEAN tentang pentingnya pengembangan kewirausahaan. Disamping belajar dari pengalaman India dalam mengembangkan kewirausahaan, negara ASEAN ± 6, yaitu Laos PDR, Cambodia, Myanmar dan Vietnam diberikan kesempatan untuk menyampaikan rencana pengembangan kewirausahaan di negaranya masing masing. Selain presentasi dan diskusi dalam kelas, peserta workshop juga diberikan kesempatan melakukan field visit ke National Institute of Design (NID), Gujarat Council of Science City, Adalaj Vav, Law Garden, National Bank for Agriculture and Rural Development (NABARD), Grillankar Limited, dan Delta Electrical.

dan (2) tahapan pengembangan kewirausahaan dan keterkaitan intervensi. Dengan demikian. Mutual Credit Guarantee Fund Corporation dan berbagai lembaga pengembangan kewirausahaan seperti EDI serta lembaga pendukung pengembangan industri kecil lainnya. India yang merupakan negara federal dengan 22 negara bagian dan 5 gabungan teritori juga membentuk Kementerian Industri Kecil pada masing-masing negara bagian. maka pengembangan kewirausahaan oleh berbagai lembaga kewirausahaan seperti EDI juga dilakukan dengan pendekatan integratif. Pendekatan sistematik dilakukan melalui sistem kelembagaan mulai dari dibentuknya satu Kementerian Industri Kecil (Ministry for Small Scale Industry). Menyadari akan pentingnya pengembangan kewirausahaan untuk meningkatkan daya saing UKM. dan lingkungan bisnis. Kementerian Industri Kecil di tingkat pusat mengkoordinasikan kebijakan dan program pengembangan usaha kecil dan menengah di India. Secara kelembagaan.Kebijakan Yang Sistematik dan Integratif Secara umum. Tahapan Pengembangan kewirausahaan dan keterkaitan intervensi dapat digambarkan sebagai berikut : . National Bank for Agriculture and Rural Development (NABARD). pengembangan usaha kecil dan menengah dilakukan secara intergratif dan koordinatif. yaitu (1) memperhatikan 3 komponen kunci untuk proses pembangunan perusahaan. Small Industry Development Bank (SIDBI). perusahaan. yakni : pengusaha. Pengembangan kewirausahaan secara integratif dilakukan dengan 2 premis dasar sebagai pertimbangan. Di seluruh India paling sedikit telah tumbuh 13 lembaga yang berkualitas seperti EDI dalam mendukung kebijakan dan program pemerintah untuk pengembangan kewirausahaan. India melakukan pendekatan secara sistematik dan integratif dalam pengembangan kewirausahaan.

memilih dan memberikan dukungan kepada pengusaha- . beberapa komponen yang diperhatikan adalah : (1) Mengidentifikasi.Tingkat Pertumbuhan (Growth Stage) Tingkat Survival (Survival Stage) Tingkat Pemula (Start-Up) Sosialisasi Awal (Early Socialization) Pada masing-masing tingkatan ini. program dan model pengembangan kewirausahaan termasuk model intervensi dirancang sedemikian rupa sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. Dalam pengembangan kewirausahaan.

Pada aspek perizinan. (4) Memfasilitasi terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi UKM pemula dan dalam pertumbuhan. Disamping itu UKM juga mendapat perkecualian dalam bidang perpajakan dan subsidi bunga kredit perbankan yang secara umum lebih rendah 2 % dari tingkat bunga pasar. pemerintah India memberikan perhatian yang cukup besar bagi pertumbuhan usaha mikro. misalnya tidak seketat kepada usaha besar. Gujarat merupakan lembaga kewirausahaan non-profit (nirlaba) yang didirikan pada tahun 1983. Kesempatan diberikan seluas-luasnya kepada setiap orang yang tertarik mengembangkan usaha. Secara umum. (3) Memberikan kontribusi kearah pengembangan budaya wirausaha. Lembaga ini didirikan oleh seorang pengusaha Gujarat yang sangat peduli akan pentingnya penumbuhan jiwa kewirausahaan. Sekilas tentang EDI Entrepreneurship Development Institute (EDI) yang terletak di Ahmedabad. dan berbagai lembaga pendukung pengembangan UKM di . Lingkungan bisnis yang kondusif dengan sosialisasi yang intens untuk mendorong tumbuhnya pengusaha baru telah mendorong semangat dikalangan generasi muda. (2) Memfasilitasi pertumbuhan pengusaha-pengusaha yang ada. Lembaga ini didirikan dengan dukungan pihak pemerintah Gujarat dan lembaga pendukung lainnya seperti Small Industry Development Bank of India. National Bank for Agriculture and Rural Development. khususnya yang baru lulus dari sekolah lanjutan atas dan perguruan tinggi untuk terjun menjadi pengusaha. Sistem perizinan satu atap diberlakukan bagi usaha kecil dan menengah yang bergerak disektor industri yang dipersyaratkan untuk memiliki izin karena berkaitan dengan faktor kesehatan dan lingkungan.pengusaha potensial untuk mengembangkan usaha baru. kecil dan menengah.

World Bank. dan pihak perbankan. tetapi juga di berbagai negara berkembang. Bahrain. EDI yang didukung kurang lebih 27 orang staf pengajar yang profesional menjalin berbagai kerjasama dengan lembaga donor internasional dan nasional seperti ILO. di Mozambique dengan ³Centro de Aconselhamento para Desenvolvimento Industrial´ dan di Jeddah. Kepada 13 lembaga EDI di masing-masing negara bagian India. peranan EDI dalam mengembangkan kewirausahaan untuk menciptakan wirausaha baru telah mendapat pengakuan dari pihak pemerintah. Dalam perjalanannya. dan berbagai inisiasi jangka panjang yang semestinya dilakukan sendiri oleh EDI. dan pada tahun 2004 ini akan membantu Laos PDR.India. dan Myanmar untuk mengembangkan lembaga sejenis EDI di keempat negara anggota ASEAN tersebut. Saudi Arabia. Disamping itu EDI juga ikut membantu dalam pemupukan modal bagi ke ± 13 lembaga di setiap negara bagian tersebut dengan memberikan kesempatan penyelenggaraan program pelatihan. Saudi Arabia dengan ³Entrepreneurship Development Institute ± Middle East (EDI-ME)´. Keberhasilan EDI Ahmedabad dalam mengembangkan kewirausahaan telah mendapat pengakuan bukan saja di dalam negeri India. Uganda. Mozambique. Keberhasilan EDI menumbuhkan wirausaha baru bukanlah diraih tanpa konsep. EDI merasakan pengalaman yang sangat menarik di 3 negara dalam penumbuhan lembaga sejenis EDI. dunia usaha. UNIDO. Bersama UNIDO. EDI telah membantu tumbuhnya lembaga sejenis EDI di 13 negara bagian. EDI ikut memfasilitasi pengembangan lembaga sejenis di banyak negara seperti : Malawi. Ketiga negara tersebut adalah di Bahrain dalam pengembangan ³Arab Regional Centre for Entrepreneurship and Investment Training (ARCEIT)´. EDI mengembangkan . Cambodia. Ghana. berbagai studi. EDI memberikan dukungan melalui Training of Trainers (TOT) dan peningkatan kapasitas masing-masing lembaga tersebut termasuk dukungan tenaga ahli dengan menempatkan satu orang tenaga pengajar sebagai anggota dewan direksi. Di India sendiri. Vietnam. Selama membantu negara berkembang lainnya. Di India sendiri. Nepal. Malaysia. dan ADB. Bhutan.

mengidentifikasi peluang bisnis.kewirausahaan dengan pendekatan yang integratif sejak sebelum pelatihan (pretraining/preparatory phase). EDI terlebih dahulu harus memahami faktor-faktor sosio-kultural. dan memilih pengusahapengusaha potensial. dan berbagai program jangkauan yang lain. fasilitasi pada penilaian/kajian pasar. Pada tahapan kedua (training). Peranan Pusat Desain Tidak kalah pentingnya dengan EDI. Pada tahapan awal (pre-training). pengembangan kompetensi kewirausahaan. India juga sudah lama merintis pengembangan desain. Upaya ini bisa memakan waktu 4 sampai 12 minggu (3 bulan). EDI memberikan perhatian pada masukan informasi. Upaya seperti ini biasanya dilakukan antara 3 sampai 6 minggu. penelitian terapan. masalah managerial. Selanjutnya pada tahapan ketiga (post-training). EDI memang telah menunjukkan kinerjanya untuk membangun dan mengembangkan UKM yang mampu berdaya saing baik di dalam dan luar negeri India. identifikasi peluang bisnis. menjalin hubungn dengan sistem pendukung. Sejak tahun 1961. memasarkan program. NID ini sangat dikenal secara internasional sebagai lembaga multidisiplin dalam bidang pendidikan desain. EDI tetap memberikan bantuan pada pemecahan masalah dan pengumpulan data tentang kinerja pengusaha yang pernah dilatih. Sejak didirikan telah memperoleh berbagai penghargaan bertaraf nasional dan . Tahapan terakhir ini bisa mencapai 6 minggu untuk dukungan yang bersifat terus-menerus setelah pelatihan dan antara 4 sampai 6 bulan dukungan lanjutan. perumusan rancangan bisnis. India telah mengembangkan The National Institute of Design (NID). layanan konsultasi desain. pada saat pelatihan (training/skill development phase) dan setelah pelatihan (post-training/support phase). Menyimak dari apa yang telah dilakukan oleh EDI dapat dikatakan bahwa EDI tidak pernah henti memberikan dukungan kepada pengusaha yang pernah dilatih. pelatihan. implementasi masukan terkait dan masalah-masalah teknis.

Jepang dan negara maju lainnya. Ø Menjadi acuan pengetahuan desain. India. desain dan proses produksi yang berkaitan dengan teknologi modern dan tradisional. industri dan pengembangan sosial dengan mengambil peranan sebagai katalis/penghubung dan melalui kepemimpinan yang tangguh. Ø Memperluas pengembangan desain profesional dan para guru desain. NID juga dikenal sebagai salah satu lembaga perintis pendidikan desain industri setelah ³Bauhaus and Ulm´ di Jerman dan diakui sebagai penghasil rancangan/desain terbaik untuk membuat desain di India tetapi juga digunakan di dunia. Peranan Pusat Desain (NID) ini mampu memberikan warna terhadap berbagai produk dan jasa yang dihasilkan oleh India. . Dalam kaitan dengan pengembangan desain ini. NID juga sangat dikenal sebagai Lembaga Penelitian Industri dan Sains oleh Departemen Sains dan Teknologi. NID memiliki visi dan misi sampai dengan tahun 2020. yaitu mampu bersaing dengan negara-negara maju di dunia seperti Amerika Serikat. Italia. Disamping itu. Inggris. maupun besar. material.internasional. Jerman. dan melatih pelatih desain untuk lembaga desain lainnya. Adapun tanggungjawab yang diemban oleh NID adalah menawarkan pendidikan desain kelas dunia dan menyadarkan akan pentingnya desain dan aplikasinya kearah peningkatan taraf hidup dengan cara dan melalui : Ø Pendidikan kelas dunia untuk membuat desain professional terbaik guna membantu kebutuhan berbagai desain di India. sistem. menengah. pengalaman dan informasi produk. ada banyak lulusan dari NID telah berhasil membuat desain terkenal untuk sektor perdagangan. baik oleh industri kecil. melalui mekanisme kelembagaan yang sudah ada dan baru.

termasuk EDI. Ø Menyediakan input desain dengan memanfaatkan desain sebagai kekuatan integrasi diberbagai bidang seperti sains. Dari India untuk Indonesia . Ø Memanusiakan teknologi dan mengintegrasikan antara fisikal dan virtual dan dunia digital melalui informasi yang lebih baik dan desain interface dan aplikasi lain yang multidimensi dengan menggerakkan kearah pembuatan ³kreasi´. teknologi. Ø Melaksanakan riset dasar dan terapan sejalan dengan pemahaman dan perkembangan pengguna. Dengan kedua motto ini.Ø Mendorong pemanfaatan/penggunaan desain produk dan sistem setiap hari sesuai dengan spirit kebersamaan sebagai solusi desain asli. Ø Menawarkan layanan konsultasi desain terintegrasi diberbagai bidang sebagai penugasan profesional. Disinilah. layanan. proses dan sistem yang baik. sekali lagi koordinasi dan keterkaitan antar lembaga yang membangun sinergi bagi pembangunan masa depan India. NID telah berperan besar dalam menentukan arah desain bagi masa depan produk industri kecil dan menengah India bekerjasama dengan berbagai lembaga terkait. manajemen dan lainnya untuk meningkatkan taraf hidup melalui desain produk. NID tumbuh menjadi pusat desain di India dengan menerapkan motto ³learning by doing´ and ³ learning by knowing´. Ø Membantu para disainer dalam penetapan acuan standar pendidikan desain dan praktek serta mendorong ³berfikir global dan bertindak lokal´ atau ³ thinking global and acting local´. termasuk layanan desain sesuai kebutuhan sektoral.

USAID. Entrepreneurship Development Institute (EDI) di Ahmedabad yang nirlaba dikelola secara professional dan mendapat pengakuan secara nasional dan internasional diantaranya patut untuk ditiru dan diterapkan di Indonesia. Kedua. UNIDO. Bank BNI. tampak kurang berkembang. Bagaimana caranya agar SMEDI ini tampak lebih bergairah dan mendapat kepercayaan pelaku bisnis kecil dan menengah ? Ada 4 solusi yang harus ditempuh untuk memperkuat SMEDI. dan lembaga kewirausahaan terjadi sinergitas yang sangat luar biasa. pengembangan UKM di India tampak lebih sistimatik dan terintegratif. Dewan Pengurus SMEDI mungkin perlu ditambah dari unsur perbankan. SME-Center sebagai sarana business networking yang banyak didukung Bank Rakyat Indonesia dan juga diperkuat hardware dan softwarenya oleh pemerintah Korea melalui KOICA tampak sudah menunjukkan kinerja lebih baik. seperti ADB. penjaminan kredit. ILO. Mulai dari tingkat kementerian sampai dengan lembaga pendukung lainnya seperti bank. CD-SMEs selama ini telah mengembangkan sekitar 18 SME-Center bekerjasama dengan BRI dan SMEDI (Small and Medium Entrepreneurship Development Institute) yang ditujukan kepada pengembangan kewirausahaan. Swisscontact. Bank Ekspor Indonesia. seperti Bank Mandiri. khususnya kewirausahaan. Pekerjaan ini bisa bersumber dari proyek pemerintah dan bantuan lembaga donor. GTZ. World Bank.Sebagai sama-sama negara berkembang. barangkali India ada banyak hal yang dapat ditiru dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah. Perum Sarana Pengembangan Usaha. Secara kelembagaan. Dimana kita bisa tiru dan kembangkan hal yang sama seperti ini ? Indonesia secara kebetulan juga anggota G-15 seperti India. Sedangkan SMEDI yang belum banyak mendapat dukungan. Indonesia juga ditunjuk dalam kerangka G-15 sebagai koordinator untuk pusat pengembangan UKM melalui CD-SMEs (Center For Development of SMEs). . Pertama. dan lembaga pendukung pengembangan UKM lainnya. modal ventura. inkubator. Para Dewan Pengurus ini haruslah memberikan komitmen yang tinggi untuk mengembangkan SMEDI. Permodalan Nasional Madani. Disamping itu. JICA. Direktur SMEDI dan staf pengajarnya hendaknya orang-orang yang professional dibidangnya dan mampu menciptakan pekerjaan yang mendatangkan uang.

dan Collateral) kiranya perlu direlaksasi. Keempat. Bank Indonesia sebagai central Bank perlu mengeluarkan Surat Edaran Gubernur BI untuk melakukan relaksasi perbankan mengenai pe rsyaratan penyaluran kredit. Inilah mestinya dapat dikembangkan SMEDI. Disamping keempat langkah diatas. pemberian pinjaman kredit kepada UKM tidak mesti harus memiliki jaminan asalkan usaha yang dijalankan layak (feasible). .dan lainnya. Persyaratan 5 C (Character. Di EDI-Ahmedabad setiap staf pengajar adalah pencipta uang (create profit). sebagai langkah awal pemerintah dapat mendukung melalui bantuan perkuatan untuk mengembangkan SMEDI sehingga akhirnya mampu menjadi lembaga yang independent. Barangkali upaya ini dapat memperkuat upaya penumbuhan wirausaha baru sebanyak 20 juta orang sampai dengan tahun 2020. Dengan keempat solusi diatas. Di India. pada tataran makro. Capacity. Ketiga. mudah-mudahan CD-SMEs dengan SMEDInya mampu berkiprah lebih baik guna ikut menumbuhkan wirausaha-wirausaha tangguh ke depan. Capability. khususnya menyangkut collateral. barangkali ada baiknya mengadakan lokakarya sehari dengan mengundang stakeholders untuk memberikan apresiasi tentang pentingnya pengembangan kewirausahaan di Indonesia. Capital.

Adapun enam universitas yang masuk worldclass university. pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 37 miliar untuk menjalankan pendidikan kewirausahaan bagi mahasiswa.´ ujanya. sekitar 1.500 dosen dari PTN dan PTS akan menjalani pendidikan kewirausahaan tahun depan. Kompas . pemerintah mengalokasikan dana untuk pendidikan kewirausahaan masing-masing Rp 1 miliar untuk 12 kopertis dan masing-masing Rp 500 juta untuk 26 politeknik negeri. Data dari Badan Pusat Statistik soal jumlah penganggur menurut jenjang pendidikan tinggi selama kurun 2004-2007 menunjukkan. Hendarman. ´Apalagi data pengangguran terdidik di Indonesia menunjukkan. menjelaskan. Direktur Kelembagaan Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta.Kewirausahaan Digalakkan di PTN-PTS Jakarta. pengangguran sarjana mencapai lebih dari 50 persen jika dibandingkan dengan pengangguran lulusan diploma I/II dan akademi/diploma III. Menurut Hendarman. dan hanya sekitar 6 persen yang bekerja sendiri. tidak lagi terfokus menjadi pencari kerja. ´Para dosen ini perlu diperkaya wawasan dan pengalamannya dalam bidang kewirausahaan karena mereka akan menjadi fasilitator mahasiswa dalam menjalankan pendidikan kewirausahaan di kampus. semakin rendah kemandirian dan semangat kewirausahaannya. Senin (10/11). Pada tahun 2009. .Pendidikan kewirausahaan atau entrepreneurship akan semakin digalakkan di perguruan tinggi negeri atau PTN dan perguruan tinggi swasta agar lulusan perguruan tinggi mampu mandiri. Lebih dari 80 persen sarjana memilih bekerja sebagai buruh atau karyawan. pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi ini diharapkan bisa menyiapkan mahasiswa untuk berani mandiri. semakin tinggi pendidikan seseorang. Selain itu.´ kata Hendarman.

Hendri Utama.seperti Universitas Gadjah Mada. mengatakan bahwa pendidikan kewirausahaan yang diikutinya di kampus setahun lalu memicu keberanian untuk memulai usaha. tetapi harus tahu bagaimana cara menjalankan kewirausahaan. Universitas Airlangga.´ kata Antonius. pendidikan kewirausahaan ini perlu didampingi dengan orang-orang yang berpengalaman sebagai wirausaha. mendapat anggaran masing-masing Rp 2 miliar. Universitas Indonesia. dan mengalami sendiri menjadi wirausahawan. dan Universitas Diponegoro. Institut Pertanian Bogor. Presiden Universitas Ciputra Entrepreneurship Center. (ELN) Sumber : http://www. ´Pendidikan kewirausahaan di kampus ini tidak lagi berhenti pada teori-teori. Kini usahanya di bidang sportainment dan makanan berkembang pesat. pendidikan kewirausahaan untuk mahasiswa harus sampai pada tahap mereka mengalami sendiri. Antonius Tanan. alumnus Fakultas Hukum UGM.net . Institut Teknologi Bandung. mengatakan. Oleh karena itu.rumahilmuindonesia.

Dua aspek dari pengalaman hidup yang meningkatkan kemungkinan seseorang menemukan peluang yaitu fungsi kerja dan variasi kerja.Memulai Berwirausaha Avin Fadilla Helmi Pengantar Yang sering dikeluhkan oleh para mahasiswa ketika akan memulai berwirausaha. muncul keraguan µwaduh saingannya banyak¶. a. sering kali mahasiswa bahkan masyarakat umum. Pengalaman hidup. harus memulai dari mana? Selain itu. Hal ini disebabkan faktor informasi yang dimilikinya Informasi memungkinkan seseorang mengetahui bahwa peluang ada sat orang lain tidak menghiraukan situasi tersebut. hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi sebagai peluang ada yang tidak. Langkah-langkah memulai berwirausaha 1. bagaimana mungkin saya dapat memenangkan persaingan? Berikut ini akan disajikan langkah-langkah dalam memulai sebuah usaha berdasarkan kerangka teoritik modul kuliah 3. dijangkiti penyakit µjangan-jangan¶ seperti µjangan-jangan saya rugi¶. Pengalaman hidup memberikan akses yang lebih mengenai informasi dan pengetahun mengenai penemuan peluang. 4. 2003). µjangan-jangan tidak laku¶ ketika akan memulai sebuah usaha. . 7. Selain itu. dan 8. 5. Mengenali peluang usaha Dalam modul kuliah 3 mengenai peluang usaha dinyatakan bahwa peluang sebenarnya ada di sekeliling kita. Akses terhadap informasi dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial (Shane.

Kombinasi antara jaringan yang luas dan kenekaragaman latar belakang akan mempermudah mendapatkan informasi tersebut. Optimalisasi Potensi diri Setelah mengenai peluang usaha maka harus dikombinasikan dengan potensi diri. Beberapa sumber peluang usaha antara lain: a.b. Perubahan teknologi Perubahan kebijakan dan politik Perubahan sosial demografi 2. c. ataukah layanan secara umum baik. potensi pasar. maka mengawali usaha secara kelompok adalah alternative. Hubungan sosial. Keunggulan kompetitif apa yang saya miliki? Yang sering terjadi di masyarakat kita adalah memilih usaha yang sedang trend saat itu. Sebuah langkah penting dimana seseorang mendapatkan informasi dari interaksi dengan orang lain. kualitas dan kuantitas dalam interaksi sosial akan lebih memungkinkan individu akan membuat kelompok dalam berwirausaha. Informasi yang penting ketika akan memulai usaha adalah informasi mengenai lokasi. Jika mereka tidak mempunyai keunggulan kompetitif misalnya layanan purna jual. maka akan sulit bersaing. maka sulit akan berkembang. Counter HP di Yogyakarta merupakan bisnis yang menjamur dalam 3-4 tahun ini. b. sebagian besar karena informasi yang telah didapatkan sebelumnya apakah dari mulut ke mulut ataukah dari koran. sementara layanan atau . Hal ini sangat berbeda dengan ahli terapis untuk anak autis. Oleh karenanya. Hal ini sah -sah saja tetapi ketika dalam proses perkembangan tidak membuat inovasi. Beberapa ahli menyarankan ketika seorang takut berwirausaha secara sendirian. harga yang bersaing. dan cara pengorganisasiannya. Seseorang datang ke sebuah toko untuk membeli HP. sumber modal. Kenyataan menunjukkan penderita autis meningkat di masyarakat. pekerja.

kemudian karena basic knowledge di bidang pengolahan makanan. Selain potensi diri dalam arti pengetahuan yang kita miliki. Vidi catering di Yogyakarta adalah salah satu contoh dimana pendirinya berlatar belakang sarjana teknologi pertanian. Usaha jasa berbasis pengetahuan (knowledge intensive service) merupakan satu alternatif usaha yang memiliki keunggulan kompetitif. jurusan pengolahan makanan. 4. dan sekarang ini gedung pertemuan dan paket pernikahan (event organizer). hotel. Keahlian khusus yang µlangka¶ akan dicari orang tanpa mempertimbangkan aspek lokasi usaha. maka masih perlu mengoptimalkan aspek motivasi dan kepribadian. Dalam modul kuliah 5 kharakteristik kewirausahaan dari perspektif Psikologi maka dapat diperoleh gambaran ada beberapa kaharakteristik yang mendorong kesuksesan usaha dan yang tidak. Oleh karenanya. Fokus dalam bidang usaha Peter Drucker pakar dalam kewirausahaan menyatakan bahwa dalam dalam memulai sebuah usaha atau inovasi dilakukan disarankan untuk terfokus ±dimulai dari yang kecil berdasarkan sumberdaya yang kita miliki. Biasanya mereka mendirikan usaha misalnya konsultan keuangan.terapis autis belum terlalu banyak. kemudian berkembang menjadi catering. Berani memulai. Oleh karenanya. sejauh mana potensi psikologis anda mampu dioptimalkan dalam memulai sebuah usaha? 3. Mahasiswa didorong untuk melakukan riset sesuai dengan bidang ilmunya untuk memiliki pengetahuan baru dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. . konsultan enjinering karena kemampuan pengetahuan yang dimilikinya. Memulai usaha rantangan untuk anak kost karena tinggal di sekitar kampus. model usaha ini yang seharusnya dikembangkan dalam kewiarausahaan di Perguruan Tinggi. konsultan manajemen.

Sumber : Sumber Pustaka Shane. A General Theory of Entrepreneurship. baru dicari jelan keluarnya. Jika ada kesulitan. S.Dunia kewirausahaan adalah dunia ketidakpastian sementara informasi yang dimiliki oleh yang akan memulai usaha sedikit. 2003. Oleh karenanya. Jalan dulu. µsedikit agak gila¶ (overconfidence) dan berani mengambil resiko adalah sangat perlu dilakukan.the Individualopportunity Nexus. Lakukan dulu. USA: Edward Elgar .

Ir. Program ini dimaksudkan untuk menjawab berbagai persoalan relevansi pendidikan tinggi yang terjadi saat ini. dan pihak yang peduli akan urgensi kewirausahaan ini sudah memulai bagaimana menjadikan kewirausahaan sebagai suatu budaya yang menginternal pada setiap perguruan tinggi dan segenap civitas academika. Ciputra. Dalam pertemuan yang dihadiri seluruh eselon II dan III lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi itu. institusi. model pengusaha yang sukses menapaki karirnya dari wirausaha. Melalui University of Ciputra Enterpreneurshp centernya (UCEC) beliau telah mengembangkan berbagai program pendidikan dan pelatihan kewirausahaan. Dirjen Dikti. Orientasi lulusan tidak lagi mencari kerja (job seeker). Kompetensi kewirausahaan ini baginya bukanlah ilmu magic yang tidak bisa dipelajari dan lembaga pendidikan adalah tempat paling efektif untuk melakukan proses pembelajaran kewirausahan. Dr. Fasli Jalal pada Selasa (16/9) mengadakan pertemuan dengan Founder dan Chairman Ciputra. Bapak Ciputra memaparkan secara atraktif segala hal yang terkait dengan kewirausahaan. Beberapa kampus. terutama mahasiswanya.Kewirausahaan Mahasiswa mengubah Sampah Menjadi Emas Salah satu program strategis yang akan dikembangkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mulai tahun 2008 ini adalah program kewirausahaan mahasiswa. Dalam konteks itulah. Dikti juga melihat salah satu problem terberat juga adalah problem ironi pendidikan Indonesia yang menunjukkan bahwa semakin lama seorang anak bersekolah semakin tidak mandiri dia. tapi menciptakan lapangan kerja (job creator). Opsi pengembangan kewirausahaan mahasiswa sebetulnya bukan tanpa preseden. wirausahawan adalah seseorang yang mampu mengubah sampah menjadi emas. Dr. . seperti CROWN dan Trusty Worthy. Baginya sederhana.

dikti. akan dijadikan sebagai pengetahuan amat penting bagi Dikti untuk mengaplikasikan program kewirausahan mahasiswa di perguruan tinggi yang ada di Indonesia. innovator dan calculated risk taker. Semoga lulusan perguruan tinggi kita adalah para inovator yang memiliki orientasi job creator ketimbang job seeker. mampu menciptakan hal-hal atau ide-ide baru yang orisinil (innovator) dan berani mengambil resiko dan mampu menghitungnya (calculated risk taker).id .go. Segala kekayaan pengalaman yang dimiliki bapak Ciputra bagaimana menjadikan mahasiswa seorang yang opportunity creator.Menurut Ciputra ada tiga hal penting yang menjadi ciri pembeda seorang wirausahawan yaitu pertama mampu menciptakan kesempatan (opportunity creator). Sumber : By Irwandi http://www.

Dalam kenyataan terdapat suatu konsensus umum tentang proses kewirausahaan. kewirausahaan meliputi kegiatan secara terarah atau urutan keputusan yang dilakukan oleh orang perorangan atau suatu kelompok individu. meskipun akhirnya ada sedikit formalitas dari kalangan birokrasi dan perbankan terhadap kebanyakan UKM? Secara konseptual. persepsi peluang-peluang baru demi pencapaian laba. imajinasi dan informasi para pengambil prakarsan. mengorganisasi atau meluaskan unit bisnisnya untuk berproduksi. UKM di negeri ini hendaknya oleh bank. Vietnam dan Singapura. dinilai merepotkan dan kalau mau utang tidak bisa membawa dokumen jaminan dan sebagainya". memberdayakan sumber daya bisnis dan penciptaan organisasi yang tepat guna (viable) untuk secara kompeten dan kredibel menggarap peluang peluang itu. dan 3. bagi kewirausahaan terbuka kemungkinan untuk . dan bahkan di negara tetangga dekat layaknya Thailand. Jiwa kewirausahaan itu merupakan suatu aspirasi terhormat (noble aspiration) dan lazimnya dimulai dari tekad. yakni: 1. tanggap terhadap perubahan-perubahan dalam peluang-peluang tersebut. Sebut saja di Jepang. Padahal.Menyadari dan Menghargai Kewirausahaan UKM Oleh Bob Widyahartono MA Jakarta (ANTARA News) . Dalam setiap tahap tersebut. Malaysia.Kini makin perlu pelaku birokrasi Pemerintahan di pusat sampai di daerah mereformasi sikap pandang mengenai Usaha Kecil dan Menengah (UKM). Korea Selatan. 2. terutama di daerah/desa. untuk memprakarsai. atau distribusi barang atau jasa yang dikategorikan ekonomis. Apa tidak ada pendekatan yang berbeda dengan segala formalitas. China. tidak dipandang "sebelah mata. UKM kalau di banyak negara tetangga negeri ini diapresiasi secara wajar.

apa pun motivasinya yang berkesinambungan dengan mengindahkan nilai nilai sosial. Tentunya. Berani berpikir lebih dari yang standar alias "thinking outside the box". Bentuk formal. kondisi lingkungan politis. Dalam motivasi yang dikenal sebagai motivasi berkarya dan berprestasi. Mereka terhitung yang memiliki cita cita atau hasrat mencapai yang lebih bermutu (they aim high and of values). harus senantiasa tanggap atas adanya peluang untuk inisiatif berinovasi. Kehormatan termasuk pengakuan lingkungan yang terhitung "stakeholders" karena kerja keras dan cerdas. keingintahuan (curiosity) dan tanggungjawab sosial (social responsibility). Motivasi berprestasi ini tidaklah merupakan bakat sejak lahir. Kepemilikan tunggal tidak terlalu memperhatikan perlunya manajemen dan keputusan baik prinsipiil termasuk administrasi berada di tangan pemilik. Setiap pelaku UKM walaupun tidak secara eksplisit dinyatakan "apa lagi yang menjadi visi ke masa depan sambil memperbaiki mutu kerja dalam operasi yang ada?" Dalam benak pelaku UKM sebagai wirausahawan masa depan. seperti PT (Perseroan Terbatas). menghasilkan uang atau profit yang beretika. Dalam masyarakat kita. pelaku UKM banyak yang masih milik tunggal (single ownership).inovasi. Bentuk . geografis. infrastruktur. serta ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menghadirkan sejumlah hal baru dilandasi pendidikan formal dan "co-curriculum" yang membuka daya pikir di luar format menghafal dan "multiple choice" (pilihan berganda). Secara lebih spesifik sekalipun tidak secara eksplisit terungkap. keberanian berisiko dengan menginvestasi yang memang ada dalam sifat dan sikap pandang pelaku ekonomi UKM. motivasi berprestasi berarti membangun kepribadian berbisnis dengan tetap mematuhi aturan (rule of law dan bukan law of the ruler) tanpa sejumlah hambatan buatan oknum yang tidak bermoral. Taruhan mereka adalah merugi atau mengkaji ulang peluang baru secara sederhana dalam kondisi perubahan yang tidak menentu. Banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai sosio-kultural. CV (Commanditaire Vennotschap) mereka terapkan sesuai dengan skala operasi dan tumbuhnya bisnis.

keuangan. khususnya yang kecil itu dipersepsikan oleh banyak ekonom kita sebagai "sederhana". Tujuan pisau analisis semacam ini adalah untuk menguraikan dan membuka persepsi/sikap pandang dengan memahami fenomena fenomena yang eksis atau yang akan berkembang. tidak berarti bahwa mereka menolak kemajuan berpikir dan boleh kurang mau maju.formal koperasi sesuai Undang Undang (UU) Koperasi perlu diketahui dan dalam perkembangan operasi unit koperasi dipahami gerak langkahnya demi anggotanya. seperti produksi. Oleh karena itu. mayoritas UKM itu harus diperlakukan secara terhormat sebagai agen pembangunan. fungsi bisnis yang terkait. marketing. administrasi (belum dipakainya sistem akuntansi). Kenyataan bahwa UKM. pemasaran dan proses produksi langsdung di palangan akan memberi visi (insght) karena heteroginitas masyarakat pelaku ekonomi dalam masing-masing lingkungan. fungsi birokrasi pemerintahan setempat yang terjun kelapangan hendaknya tidak mencurigai dan mempersulit dan menghambat dengan segala . Sekalipun demikian. pembelanjaan (financing) dan kepegawaian (belum dipakainya istilah sumber daya manusia). Suatu pemahaman bervariasi dalam pengalaman masa lalu. Artinya. Apa ada yang gagal atau mengecil atau alih usaha? Tentu ada dan serangkaian sebab kegagalan itu bersumber pada kekakuan berpikir dalam arti ketidakterbukaan untuk hal hal baru sementara pesaing melaju dengan menggergoti pangsa pasar (market sgment). sekali pun dengan landasan berbangsa dan bernegara Indonesia. Apa yang dikenal sebagai "owner cum manager" dalam UKM swasta masih eksis dalam masyarakat di negeri ini secara umumnya. Modernisasi operasi yang bukan westernisasi operasi dengan peningkatan mutu pengetahuan dan ketrampilan untuk menggapai peluang baru bukan kemustahilan. kini dan ke masa depan tidak hanya di perkotaan tapi di pedesaan termasuk mutu sumber daya bisnis: manusia.

hendaknya membenahi diri dengan mendidik diri sesuai kebutuhan pelayanan pada masyarakat di lingkungan kerjanya.net. memotivasi untuk berprestasi secara lebih baik dengan tanpa kenal lelah. agar tidak terjebak dalam sikap pandang yang terlalu sempit. *)Bob Widyahartono MA (bobwidya@cbn.macam aturan. Sebelum mencuatkan konsep-konsep baru yang hanya birokrasi setempat memahami seadanya (superficial knowledge and skill). Inilah pemahaman yang perlu kita sadari semuanya. Mutu infrasuktur di lingkungan kerja harus dipelihara secara konsisten sesuai misi pelayanan yang sudah dianggarkan. COPYRIGHT © 2007 . Lektor Kepala Fakultas Ekonomu Universitas Tarumanagara (FE Untar) Jakarta.id) adalah pengamat studi ekonomi/bisnis pembangunan. justru tanpa menghambat. Tapi.

Dr..Sc. Kewirausahaan sosial bahkan tidak akan berhenti meski akhirnya terjadinya industri perikanan.Kewirausahaan Sosial Juga Punya Misi Pecahkan Masalah Sosial 19 Maret 2009 Laporan oleh: Anton Sumantri [Unpad. Dipati Ukur 35 Bandung pada Kamis (19/03). Jl. Kewirausahaan sosial tidak hanya usaha mencari laba semata-mata. ketika memberikan sambutan pada Seminar Internasional Kewirausahaan Sosial yang diselenggarakan Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Unpad di Bale Rumawat Padjadjaran Kampus Unpad.) Demikian dikatakan Pembantu Rektor IV Unpad. Jadi. S. Narasumber meyakinkan pentingnya menumbuhkembangkan wirausaha sosial di Indonesia (Foto: Dadan T. 19/03] Kewirausahaan sosial tidak hanya memberi ikan atau cara memancing ikan. Prof.. .Psi. kewirausahaan sosial perlu dicermati untuk menumbuhkembangkan bangsa ini. M. Tb.id.ac. Zulrizka Iskandar. namun juga mempunyai misi untuk menyelesaikan persoalan sosial.

. M. tegas dalam penegakannya dan berpihak pada rakyat. Budhi Wibhawa. Drs.. perwakilan Warisan Global-Malaysia.. Indonesia merupakan negara yang mempunyai potensi yang luar biasa. Prof. Namun ia menambahkan. Hal itu bisa terlihat dalam beberapa usaha yang dilakukan Unpad. namun membuat lapangan kerja. Keith Davis.Si.S. S. Dhaksina Moorty dan Zulfikar M.. H. Seminar Internasional ini merupakan salah satu dari rangkaian acara Dies FISIP yang ke-50. Unpad kini mendorong mahasiswanya untuk tidak hanya mencari pekerjaan. Tb. perwakilan British Council. Sekda Kota Bandung. Ketua Jurusan Kesejahteraan Sosial. Soni A. Tb. Lukmanulhaqim. ³Unpad mendidik para mahasiswanya khususnya yang sedang dalam tingkat akhir untuk menjadi wirausahawan. niscaya Indonesia akan mengalami tahun-tahun keemasannya. Prof. M. Hal ini tentunya didukung oleh pemerintah sebagai regulator. . Zulrizka Iskandar.Psi. Edi Siswadi.Sc. M. Sementara itu. Dr. semangat membangun jiwa kewirausahaan ini ditanggapi Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad antara lain dengan adanya mata kuliah tentang kewirausahaan dan mendorong mahasiswanya untuk menjadi wirausahawan sosial. Sekretaris Daerah Kota Bandung.. Edi Siswadi mengatakan. Drs. Hal ini dilakukan sebagai upaya menuju Unpad sebagai entrepreneur university. Keith Davis mengatakan. sebenarnya SDM Indonesia jika dikelola dan diarahkan dengan baik maka akan menghasilkan negara yang kuat. Rachman.Acara yang mengambil tema Meningkatkan Semangat Kemandirian Bangsa ini dihadiri oleh Pembantu Rektor Bidang Kerjasama. Bandung diakui dunia sebagai kota kreatif (creative city). John Peppin dan Fajar Anugerah. Lukmanulhaqim menambahkan. Setelah menjalani pendidikan dan pelatihan. Zulrizka mengatakan. mereka akan bisa membuat perencanaan bisnis dan kemudian akan diberi modal secara bergulir sebagai stimulus´. Dengan membuat peraturan yang jelas. Namun kendala utama dalam pengelolaan potensi tersebut ialah sumber daya manusia (SDM).Si. Dr. serta sejumlah undangan dan peserta. Pembantu Dekan III FISIP Unpad. Dr. M. Soni A. Sedangkan Unpad sebagai institusi pendidikan yang memelopori dan memberikan perhatian lebih terhadap kewirausahaan sosial dan kreativitas.

S. teguh pada pendirian. Menurutnya. Rachman dari Warisan Global-Malaysia.id . Seminar tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Dhaksina Moorty dan Zulfikar M. (eh)* Sumber : http://www. berani menerima tantangan dan resiko. orang-orang yang berkecimpung di bidang ini haruslah ulet.Sayangnya penduduk Indonesia tidak mendapatkan hal itu dengan maksimal. kewirausahaan sosial yang berkembang di Inggris memberikan perhatian dan solusi pada permasalahan sosial dan sekaligus laba.000 kewirausahaan sosial yang berkembang di Inggris.unpad. dan Ketua Jurusan Kesejahteraan Sosial.ac. M. sebagai pembicara. Bahkan penduduk Indonesia cenderung konsumtif. Budhi Wibhawa. Indonesia sangat berpotensi terhadap tumbuh kembangnya wirausaha sosial. Sementara itu pembicara dari British Council. Setelah diskusi panel. John Peppin mengatakan.. Hal ini antara lain terlihat dengan penghargaan yang diberikan kepada kota Bandung sebagai kota kreatif oleh British Council. Hingga saat ini terdapat sekitar 55. Drs. Ia menambahkan. peserta kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi dengan pembicara dan praktisi wirausaha sosial.

tantangannya serasa berbeda. dengan atau tanpa memanfaatkan teknologi . Dalam kuliah ini saya tergabung dalam kelompok yang mendapat tugas membangun rencana bisnis dan pemasaran bagi sebuah perusahaan Jepang yang ingin membangun bisnis teknologi membran di Uni Eropa. Kelompok lain mendapat tugas mengenai rencana bisnis di sekitar Wageningen. karena bahkan di Belanda pun bank enggan mengucurkan . Dukungan modal di awal . Hari ini kami mendapat kuliah dari 3 pengusaha sekaligus.Kewirausahaan Bagi Mahasiswa dan Dukungan Universitas Wageningen University and Research Centre (WUR) di Belanda sangat berambisi dalam mengembangkan bisnis di bidang Life Science and Agrotechnology (mikrobiologi.kisah pahit yang mereka alami. Kompleks Food Valley cukup berkembang. industri makanan. Untuk mendukung kuliah dan tugas. kemarin sore kami mendapat kuliah dari seorang broker. proteksi lingkungan dan teknik pertanian). Tugas kelompok ini tugas dunia nyata. Innovation and Strategy adalah kuliah wajib). Sekarang banyak perusahaan terkait bidang ini tumbuh di sekitar WUR.kisah sukses dan kisah .teknologi WUR. pembicara . Mahasiswa di bidang Life Science maupun Agricultural Engineering diarahkan untuk mengambil kuliah .pembicara di dunia usaha diundang untuk sharing pengalaman. Universitas ini mempunyai sejumlah lembaga riset dan juga mempunyai lembaga permodalan (bekerjasama dengan pemerintah Belanda dan pemerintah provinsi Gelderland) untuk membantu industri kecil dan wirausahawan baru yang ingin membangun bisnis baru berbasis Life Science dan Agrotechnology. bukan sekadar simulasi. seperti perusahaan . Seperti dijelaskan dalam postingan sebelumnya. Mereka menceritakan kisah .kuliah bisnis (bahkan untuk Agricultural Engineering kuliah Technology.perusahaan di sekitar Food Valley. minuman.benar nyata.awal memang sangat krusial. Dengan mengerjakan tugas yang benar . dan sampai saat ini boleh dibilang terbilang cukup sukses.

tetapi juga siap kerja atau membuka lapangan kerja.bisnis ini. mengerjakan proyek sesuai target dan tenggat waktu dan mengelola anggaran proyek langsung diasah. Akan tetapi ketiga pengusaha tersebut bilang bahwa kuncinya adalah fokus. Hal ini ditopang dengan internship wajib (24 ECTS atau setara 18 SKS) yang durasinya 4 bulan. WUR juga mempersiapan kuliah simulasi bernilai 12 ECTS (setara 8 SKS di Indonesia) terdiri dari Pelatihan Konsultasi Akademik (Academic Consultancy Training-/ACT 9 ECTS) dan Pengembangan Skill (3 ECTS. Untuk yang belum punya pengalaman kerja. Kemampuan berinteraksi dalam sebuah kelompok yang anggotanya berasal dari berbagai negara. Dengan demikian. mahasiswa diharapkan paling tidak punya konsep bisnis dan rencana bisnis terkait dengan bidangnya. umumnya berupa pengembangan bisnis atau teknologi tertentu. Di sini. yang umumnya wajib bagi sebagian besar program Master di WUR. tetapi juga proyek yang dikerjakan umumnya langsung dicari WUR dari industri. Kita sering mendengar bahwa Universitas . Social skill dikembangkan secara rutin dari awal kuliah sampai tamat. kombinasi ACT dan magang (internship) sangat bermanfaat untuk mengenal dunia kerja. perencanaan proyek dan sebagainya). WUR dan Pemerintah Belanda membangun perusahaan khusus untuk pendanaan bisnis .modul praktis seperti pengembangan karir. Siapa .Universitas terkenal seperti MIT dan Stanford di Amerika hampir semua bergerak kepada pengembangan model ini.dana untuk bisnis . berupa modul . para mahasiswa master bukan hanya bersimulasi menjadi konsultan. keahlian yang diasah dan dipersiapkan untuk mahsiswa bukan hanya untuk siap berkembang (aspek teoretis. Selain itu. yang bisa diganti dengan minor thesis kalau mau. Pemberi proyek turut memberi nilai. Untuk yang sudah punya pengalaman kerja. dan mencurahkan perhatian kita pada bisnis yang kita bangun dan jangan patah semangat kalau banyak hambatan menghadang. Proyek ini disediakan dan dicari oleh WUR. Pelatihan konsultasi Akademik ini adalah berupa pengerjaan proyek dunia nyata oleh mahasiswa.teman anda sekelompok turut memberi nilai kepada anda. begitu juga teman .bisnis baru berbasis inovasi ini. seperti umumnya sarjana). komunikasi interkultural. Selain itu. kemampuan berinteraksi dalam tim yang berasal dari berbagai bangsa diasah. kalau dia ingin bekerja pada orang lain sesudah tamat. sebagian besar mata kuliah mempunyai tugas kelompok. Sebelum tamat.

IPB dan UGM mempersiapkan diri ke arah ini. dari mana bahan untuk simulasi dunia nyata bagi mahasiswa? Selain itu.teman? Sumber: http://muridkehidupan. minimal membantu permodalan alumni yang ingin membangun usaha. yang berbasis ciri khas kampus tersebut (untuk ITB adalah teknologi). Saya berharap universitas dengan tradisi alumni yang kuat di Indonesia seperti ITB. tampil all out dengan mempersiapkan mahasiswanya baik yang ingin kerja untuk orang lain maupun membuka lapangan kerja sendiri. UI.blogdetik. sehingga sebelum tamat sudah punya gambaran.yang tidak pernah dengar Silicon Valley. Khusus ITB. Kombinasi mahasiswa yang lancar otak dengan lancar dana cukup bagus untuk membangun jaringan. bapaknya harus merekrut lulusan ITB juga untuk kerja di perusahaannya. Uang yang diperoleh dari jalur µjalan tol¶ sebagian dipergunakan untuk pengembangan bisnis. Kalau koneksi kurang kuat dengan industri.com . universitas harus menjalin hubungan yang kuat dan erat dengan industri.alumni yang sukses sebagai profesional karir maupun pengusaha direkrut. Membuat cluster khusus seperti Silicon Valley atau Food Valley ini sangat bermanfaat baik bagi industri maupun universitas. Nah. industri berbasis teknologi bisa dikembangkan di Jawa Barat. minimal memberi proyek dunia nyata bagi alumni ITB. untuk mempertahankan kualitas. Alumni . untuk ini. Kalau perlu anak pengusaha yang mau masuk ITB misalnya. Bagaimana menurut teman . yang merupakan salah satu modal utama dalam bisnis. dan all out dalam mempersiapkan mahasiswanya. Mahasiswa yang berasal dari jalur umum (bukan jalan tol) harus banyak kuantitasnya. Kawasan industri tentu dikembangkan di sekitar kampus.

dan tiga. Selain itu. dapat mengendalikan emosi. mampu membawa diri di berbagai lingkungan. mampu mengatasi stres. dan mampu membuat keputusan. mampu memecahkan permasalahan (problem solving).Kewirausahaan Sejak Dini Kajian menarik tentang kewirausahaan disampaikan tiga orang yang berkompeten. Noke Kiroyan. pakar kepribadian sekaligus Presiden Direktur Lembaga Pendidikan Duta Bangsa Mien Rachman Uno. Karakter-karakter tersebut dapat dibentuk melalui pendidikan sejak dini. mampu berpikir kritis. mau berbagi dengan orang lain. ´Untuk mendidik anak menjadi seorang wirausahawan tidak dalam hitungan satu. Kewirausahaan Dibina sejak Dini Dibutuhkan Perubahan Mental Jakarta. dan Presiden Direktur Kiroyan Kuhon Partners/PT Komunikasi Kinerja. untuk menjadi wirausahawan andal.Jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship dapat dibina atau ditanamkan sejak kecil. dibutuhkan karakter seperti pengenalan terhadap diri sendiri (self awareness). yaitu CEO PT Graha Layar Prima (pendiri Blitzmegaplex) Ananda Siregar. CEO PT Graha Layar Prima (pendiri Blitzmegaplex) Ananda Siregar. melainkan . menghargai waktu (time orientation). Mien Uno mengatakan. pakar kepribadian sekaligus Presiden Direktur Lembaga Pendidikan Duta Bangsa Mien Rachman Uno. tanpa mempertentangkan apakah kemampuan berwirausaha itu berkat bakat (terlahir) atau hasil pendidikan (terdidik). Gambaran singkatnya. Sabtu (1/3). empati. menanamkan jiwa kewirausahaan adalah dengan melakukan perubahan mental dan sikap yang dapat dilakukan sejak dini. Hadir sebagai pembicara. dua. kreatif. Tidak perlu dipertentangkan apakah kemampuan wirausaha itu berkat bakat (terlahir) atau hasil pendidikan (terdidik). Demikian antara lain terungkap dalam Parenting Seminar yang diselenggarakan Universitas Paramadina. Kewirausahaan lebih kepada menggerakkan perubahan mental. pendidikan dapat menjadi faktor pendorong kesuksesan berwirausaha atau sebaliknya. Kompas . Noke Kiroyan. dan Presiden Direktur Kiroyan Kuhon Partners/PT Komunikasi Kinerja. dapat berkomunikasi.

baik berupa produk.´ ujarnya. kewirausahaan lebih soal menggerakkan perubahan mental. Kewirausahaan tidak sekadar keterampilan teknis. baik alam. Negara berkembang justru potensial sebagai tempat mengembangkan kreativitas dan usahausaha baru. Pendidikan. Selama proses tersebut. dengan pendidikan tinggi. Selain itu. Bagi Noke. bagi sebagian orang. Semasa Ananda kecil. bisa menjadi faktor pendorong kesuksesan berwirausaha atau sebaliknya. Individu harus memiliki keyakinan bahwa tak ada yang mustahil. Orangtua perlu menyupervisi anak dengan memberikan contoh yang baik dan menjaga agar ucapan sama dengan tindakan. pikir. kata Noke. atau cara pandang baru. Perubahan mentalHal senada diungkapkan Noke Kiroyan. budaya. kewirausahaan diawali dengan sikap (attitude). Pengusaha muda Ananda Siregar meyakini.´ ujarnya.sebuah proses panjang. serta melihat peluang yang belum dilihat orang lain. dan memberikan apresiasi atas kerja keras anak. ´Yang dibutuhkan ialah sikap can do. Terlebih lagi. menciptakan hal-hal baru. orangtua perlu mengambil peranan. maupun manusia. saya menduga banyak peluang akan terbuka karena lebih luas wawasannya dalam melihat peluang. misalnya. Padahal.´ ujarnya. individu justru belajar menghindari risiko. Dia sendiri berpendapat tidak perlu dipertentangkan kewirausahaan itu sesuatu yang dapat dipelajari atau didapatkan sebagai bakat secara genetis. Indonesia sangat kaya akan potensi sumber daya. seseorang dapat saja malah enggan mengambil risiko. orangtua ikut memotivasi anak. orangtua dapat mengamati kecenderungan sang anak. Menjadi wirausahawan lebih merupakan cara pandang. dan sikap bahwa semua hal dapat dipelajari. proses. apa yang disebut ´bakat´ sebetulnya dapat saja merupakan pengaruh lingkungan dan hasil pendidikan. sang ayah suka bercerita tentang kesuksesan dan keberanian para pengusaha membangun bisnisnya(INE) Sumber: Kompas . Sebaliknya. kewirausahaan itu sangat identik dengan mengambil risiko. Dalam pendidikan bisnis. mengevaluasi mereka. Pada dasarnya. ´Seseorang tidak perlu predikat sarjana untuk menjadi pengusaha. Dalam proses tersebut. tetapi dengan latar belakang pendidikan akademik.

berkembangnya wirasusaha muda di berbagai sektor mempunyai nilai tambah yang mampu meringankan beban pemerintah mengatasi pengangguran. Namun sayangnya. upaya mengatasi masalah ketenagakerjaan. para pengusaha saat ini dituntut kreatif dan memanfaatkan peluang yang ada. tidak ada cara . di setiap kesulitan dan rintangan disitu ada peluang emas. "Seiring persaingan dan rintangan kedepan. negara ini butuh para entrepreneurship yang sejati untuk membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat dan tidak hanya menjadi bangsa pekerja. Kata Ciputra. Tak ayal. para pengusaha Indonesia bisa jeli memanfaatkan kondisi yang ada kecil jumlahnya . bagi mereka yang jeli dan tidak berserah diri. jiwa entrepreneurship di kalangan anak muda dinilai menjadi jalan keluar untuk membuka lebih besar lapangan kerja. Dia kembali menegaskan. Pasalnya. Karena saat ini lapangan kerja yang ada tidak lagi mampu menampung lulusan perguruan tinggi yang jumlahnya jutaan setiap tahun. pengusaha yang sejati dituntut untuk lebih kreatif." katanya dalam sebuah talkshow di Jakarta pada akhir pekan lalu.Ciputra: Wirausaha Dituntut Kreatif Hadapi Ekonomi Sulit Di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi yang berjalan lambat akibat krisis ekonomi global dan menimbulkan efek negatif. Di sisi lain. bilamana ingin bertahan atau survive. Presiden Komisaris PT Ciputra Tbk (CTRA) Ciputra mengatakan. para pengusaha dituntut menjadi lebih kreatif untuk memanfaatkan peluang yang ada.

Alumnus Institut Teknlogi Bandung (ITB) jurusan arsitektur pada tahun 1960 ini sudah merintis karirnya sejak duduk di tingkat IV semasa kuliah. selalu menganjurkan pentingnya menumbuhkan semangat wirausaha muda sejak dini dan perlunya dorongan pemerintah untuk memfasilitasi mereka. tetapi juga dapat melahirkan wirausaha sukses lainnya. Ciputra yang biasa disapa Pak Cik ini mengawali karirnya sebagai konsultan arsitektur bangunan yang hanya bermodalkan garasi sebagai kantor utamanya. seorang wirausaha atau entrepreneur adalah orang yang dapat mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas. dinilainya tidak pernah ada ruginya dan selalu membawa manfaat bagi orang lain. Seakan tidak bosan. lelaki yang di juluki bapak real estate Indonesia ini. Setidaknya dibutuhkan 4. "Di Eropa. Dia pun menceritakan pendek pengalamannya menjadi wirausaha. dia mampu pertama kalinya keluar negeri hingga memiliki asset tanah seluas 400 hektar di Vietnam." ungkapnya. namun pencipta pekerja.4 juta wirausaha sejati untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut. . Pemerintah di negara-negara Eropa aktif membantu dan menjadikan entrepreneur sebagai gerakan nasional. Menjadi seorang wirausaha muda yang sejati. Penyerapan tenaga kerja. sementara di Amerika 30 tahun lalu. Pasalnya bangsa yang maju bukanlah dicetak dari bangsa pekerja. Wirausaha sejati tidak hanya mampu mengubah rongsokan jadi emas." paparnya.lain kecuali melahirkan wirausaha-wirausaha. Menurut Ciputra. Sebagai gambaran. di mana berkat semangat entrepreneurship yang dimilikinya. Ini menjadi tantangan berat buat Indonesia. kewirausahaan sudah populer 6-7 tahun lalu. kata Ciputra tidak bisa hanya bergantung pada perusahaan yang ada dan terlebih ditengah kondisi perekonomian yang memburuk serta banyaknya perusahaan yang merumahkan karyawan dan potensi gulung tikar. "Dan pengusaha yang ada jangan melakukan pemutusan hubungan kerja.

id . Ciputra juga merambah properti luar negeri. Berhasil menjalankan proyek tidak membuat dirinya puas begitu saja. Grup Bumi Serpong Damai dan terakhir Grup Ciputra.Karirnya mulai melejit ketika hijrah ke Jakarta bersama teman-temannya dengan menggarap proyek bergengsi untuk pembagunan pusat perbelanjaan di kawasan Senen. Kesabaran dan keseriusannya menjadi enterpreneur. Grup Pondok Indah. Ciputra secara bertahap juga mengembangkan jaringan perusahaan di luar jawa. Di mana saat ini Grup Ciputra sedang mengembangkan Citra Westlake City seluas 400 hektar di Ho Chi Minh City Vietnam.pojokberita. membuat nilai asetnya terus beranak pinak dan hingga kini tercatat sekira Rp 5 triliun.web. Dia kemudian mendirikan Grup Jaya di tahun 1961 dengan modal Rp 10 juta. Sumber : http://www. yakni Grup Metropolitan. Dengan dukungan kemampuan lobinya. Selain merambah properti dalam negeri.

5 persen wirausahawan. suatu negara dapat dikatakan makmur. Karena itu. pola pikir bahwa wirausaha adalah nilai yang harus dimiliki oleh setiap bangsa yang modern dan maju. Dia menyebutkan.Kewirausahaan dan Daya Saing Bangsa Dunia saat ini tengah berada dalam era globalisasi yang membawa setiap negara di dalamnya masuk ke dalam persaingan ketat dan intensif. AS pada tahun 2007 memiliki 11. Dalam kuliah umum yang diselenggarakan khusus untuk menyambut mahasiswa baru tahun ajaran 2008/2009 tersebut. minimal harus memiliki jumlah entrepreneur atau wirausahawan sebanyak dua persen dari jumlah populasi penduduknya. universitas yang didirikannya 20 tahun lalu tersebut. David McClelland. Menurut mantan pegawai Kementerian Dalam Negeri yang telah sukses membangun Sahid Group itu. menanamkan semangat kewirausahaan kepada mahasiswanya sebagai dasar pondasi dan jati diri. baik sisi kualitas maupun kuantitasnya." kata Sukamdani yang 14 Maret lalu genap berusia 80 tahun. Sukamdani menekankan bahwa kewirausahaan memegang peranan yang sangat kuat dalam meningkatkan daya saing bangsa. Hasil pemantauan menunjukkan. salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing adalah dengan meningkatkan kewirausahaan. berdasarkan hasil penelitian seorang ilmuwan Amerika Serikat (AS). kemudian Singapura 7. "Setiap individu dalam bangsa ini harus memiliki pemikiran yang jauh ke depan.2 persen. Pengusaha nasional dan pendiri Universitas Sahid (Usahid). Sementara Indonesia pada tahun 2007 . setiap negara termasuk Indonesia dituntut untuk membangun daya saing yang kuat agar tetap bertahan. Prof Sukamdani Sahid Gitosardjono dalam kuliah umum di universitas swasta itu belum lama ini mengatakan.

sebagai komoditas yang berharga untuk pasar global. bukan sebagai pedagang. masih berada dalam struktur dan alam pikiran agraris.18 persen dari yang seharusnya 4.4 juta wirausahawan. harus dimiliki oleh rakyat Indonesia dan tertanam dalam jiwa dan watak mereka. kemudian memiliki sejumlah wirausahawan yang memiliki dedikasi atau pengabdian tinggi terhadap bangsa dan negara." tuturnya. yaitu terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa.usahawan di Indonesia masih dianggap sebagai profesi yang kurang terhormat. imbuh Sukamdani. rasa bangga akan dimiliki oleh segenap bangsa Indonesia. profesi wira. Selain itu. Alasan mengapa jumlah wirausahawan menjadi sangat penting untuk sebuah bangsa. "Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah negara untuk menjadi sejahtera dan kuat. Mayoritas masyarakat Indonesia. .usahawan unggul dalam kualitas. Beberapa alasan yang diindikasikan oleh Sukamdani tentang kewirausahaan yang belum berkembang di Indonesia adalah. Tiga komponen tersebut. karena budaya wirausahawan yang juga belum mengakar dalam setiap masyarakat Indonesia terutama para kaum muda." ujarnya. Selain itu. "Nilai agraris pada umumnya masih didominasi oleh nilai-nilai yang lebih bergantung pada alam daripada bertumpu pada kemampuan sendiri seperti kemampuan inovasi dan kepandaian mengadopsi. suatu negara yang kuat juga harus memiliki ilmuwan-ilmuwan yang siap menyumbangkan atau mempersembahkan hasil penelitiannya.diperkirakan hanya mencapai 400. Dengan demikian. seperti dituturkan Sukamdani adalah karena wira. Budaya atau pemikiran masyarakat pada kenyataannya lebih memandang profesi sebagai pegawai pemerintahan atau pegawai swasta sebagai profesi yang lebih pantas dan terhormat.000 orang atau hanya 0. Kehadiran mereka membuat perekonomian negara akan semakin sejahtera dan kuat.

Masih banyak yang harus ditingkatkan." kata Sukamdani.usahawan sukses untuk mengajar. dan inovatif. Menjadi karyawan adalah alasan utama mengapa seseorang melanjutkan kuliah. sementara budaya itu sangat bertolak belakang dengan budaya seorang wirausahawan yang menuntut semangat yang pantang menyerah. Di samping itu. mental pengajar yang formal dan sekadar menyelesaikan sejumlah minggu pertemuan. berani mengambil risiko. Masih banyak pula yang harus dikembangkan dan dibenahi dalam menciptakan swadaya pembangunan kewirausahaan. berdasarkan penelitian dari Entrepreneurship Working Group Asia Paci. misalnya kurangnya minat para wira. dalam sistem pendidikan kewirausahaan. Gejala inilah yang juga terjadi di Indonesia. seperti kenyataan bahwa mayoritas wirausahawan yang sukses di Indonesia berasal dari keturunan atau etnis Tionghoa.fic Economic Cooperation (APEC) pada tahun 2004. . lalu kurikulum kewirausahaan yang dianggap kurang menarik dan lebih indoktrinatif. terlihat bahwa hanya sedikit wirausahawan yang berhasil menjadi pengusaha menengah dan besar dalam siklus pola kewirausahaan. "Masyarakat Indonesia masih cenderung mencari gaya bekerja dengan zona nyaman. Misalnya. kreatif.Pencipta Lapangan Kerja Sementara alasan yang kedua adalah konsep pendidikan yang menghasilkan pekerja dan bukan pencipta lapangan kerja masih merupakan arus utama dalam pendidikan nasional Indonesia. Peran serta masyarakat ternyata menjadi kunci penting dalam membangun kewirausahaan yang berdaya saing global. Pembangunan kewirausahaan di Indonesia tidaklah mudah. pembangunan kewirausahaan juga tidak lepas dari peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang pada tahun 2005 yang mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan kewirausahaan ternyata tidak lepas dari peran serta swadaya masyarakat. dan kurang terciptanya pusat pusat pelatihan kewirausahaan.

Dalam bukunya yang berjudul Wirausaha Mengabdi Pembangunan pada tahun 2001. dibangun bukan dengan kebetulan atau tanpa proses sejarah. Alasan yang kedua adalah karena kewirausahaan merupakan identitas masyarakat modern." ujar mantan ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini. pertama adalah karena Sukamdani yang juga sebagai pendiri Usahid adalah seorang wirausahawan. ada dua pertimbangan mengapa kewirausahaan harus menjadi norma dan identitas Usahid. nilai dan semangat yang dimiliki oleh masyarakat etnis Tionghoa dalam berwirausaha ini dapat ditularkan dan dicontoh oleh masyarakat Indonesia. mulai dari seorang pegawai pemerintahan pada tahun 1952 hingga menjadi pencipta peluang kerja dengan mendirikan perusahaan percetakan dari seorang pejuang nasional menjadi seorang wirausahawan nasional. Identitas Usahid sebagai universitas berbasiskan kewirausahaan pun. Misalnya."Seharusnya. Suara Pembaruan Daily Sumber :http://alumnifatek. jelas tergambar bagaimana Sukamdani membuat sejarah. Sukamdani menguraikan. dengan belajar dari pengalaman negara yang telah sukses dengan kewirausahaannya.com .forumotion.

Namun. kita harus malu terhadap arwah dr. Kemandirian²di era kapitalisme saat ini²sangat erat dengan kepemilikan kapital yang cukup untuk bisa . Inilah saatnya kepada kita untuk melecut kemandirian! Memandirikan bangsa ini tidak lain tidak bukan dengan memanfaatkan sebaik mungkin potensi ekonomi yang ada di sekeliling kita. Bila kita saat ini tergantung pada pasokan produk BBM dari luar. dan banyak tokoh lainnya yang mewarnai pergerakan pada dekade awal abad 20 tersebut. Seabad Kebangkitan Nasional tampaknya tidak akan berarti apa-apa ketika kita harus dihadapkan pada realitas sosial jika Indonesia tengah mengalami perlambatan pertumbuhan (bila tak ingin disebut sebagai dekadensi) hingga ketergantungan bangsa Indonesia terhadap kekuatan asing. Momentum ini menjadikan kita perlu memahami jika pergerakan modern perjuangan bangsa ini yang dimotori oleh kaum berpendidikan telah memasuki usia satu abad. Danudirdja Setiabudi. maka sekaranglah saatnya kita merintis jalan untuk memiliki produk-produk BBM yang sepenuhnya bergantung pada potensi lokal. karena inilah skenario global yang anehnya justru diamini oleh elite bangsa ini yang menyeret kita semua ke persoalan multidimensi. Tjipto Mangunkusumo. rasa malu tak akan bermanfaat apa-apa bagi kehidupan kita sekarang bila tidak dibarengi upaya nyata untuk membalikkan keadaan kita sekarang. Wahidin Soedirohusodo. Sebagai bangsa yang mengaku menghargai jasa para pahlawannya.100 Tahun Kebangkitan Nasional dengan Kewirausahaan Oleh senity Tahun ini kita memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional. Semuanya tidak ada yang perlu disalahkan. Bila kita saat ini sangat tergantung pada impor bahan pangan. dr. sudah saatnya kita menjadi eksportir bahan pangan seperti era swasembada dulu.

kenyataannya. . Mukesh Ambani. Mengapa? Hanya kewirausahaan yang mampu menciptakan masyarakat-masyarakat kaya sekaligus mendistribusikan pendapatan lebih besar dan lebih banyak. fasilitas yang serba dicukupi. sejalan dengan perkembangan tingkat pendidikan kita. kita tinggal melakukan copy-paste pola sukses mereka dengan mengamplifikasi dan melipatgandakan jumlah orang-orang dengan mental dan sikap seperti mereka. Berbicara tentang masyarakat kaya. Jadi.berbuat lebih dan lebih memberdayakan. Ketiganya menduduki peringkat tersebut karena memiliki kekayaan yang didapat dari sektor usaha. Membangkitkan kewirausahaan di bangsa Indonesia memang bukan pekerjaan mudah. Untuk mengantisipasi hal itu semua maka kita harus memaknai 100 tahun Kebangkitan Nasional kali ini dengan sebuah gerakan moral untuk membangkitkan kewirausahaan. Akibatnya. tetapi merata dari semua lini. Kewirausahaan terbukti telah mampu mengantarkan pribadi-pribadi menduduki ranking-ranking teratas dalam peringkat orang terkaya. Ketiganya adalah wirausaha di ranahnya masing -masing. karena kekayaan mereka bersumber dari bisnis keluarga maka kekayaan tersebut hanya terdistribusi di kalangan tertentu saja. Tampaknya. Gaji menarik. keinginan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan besar akan lebih menggiurkan ketimbang memilih menjadi wirausaha. Mental dan sikap seorang entrepreneur. distribusi pendapatan berlangsung tersendat dan dampaknya kesenjangan sosial semakin terbuka lebar. Namun. Lihat saja 3 besar peringkat orang terkaya dunia. Bill Gates. memiliki kapital besar dan relatif terdistribusi dengan baik di seluruh lapisan masyarakat. Masyarakat yang kaya tersebut bukan hanya terkonsentrasi di satu lini sosial saja. Jadi. Ada stigma sosial yang kurang begitu mendukung keberadaan ´profesi´ wirausaha di masyarakat. kita memang memiliki selapisan kecil masyarakat kaya²bahkan sangat kaya²yang sudah jamak menduduki peringkatperingkat orang terkaya di Asia bahkan dunia. singkatnya kita harus mewujudkan sebuah masyarakat yang kaya. hingga tunjangan pensiun di hari tua telah menjadi alasan sebagian besar kelas terpelajar kita. dan Carlos Slim Helu.

frekuensi tersebut akan menciptakan ceruk pasar yang lebih besar. ada baiknya berbagai komunitas kewirausahaan yang saat ini mulai tumbuh berjamuran mengambil peranan tersebut. Membangkitkan kewirausahaan di Indonesia membutuhkan sebuah momentum revolusioner. Di satu sisi. Sinergi antara kantong komunitas kewirausahaan dengan media bisa menumbuhkan sebuah simbiosis mutualisme. Frekuensi penerbitan buku kewirausahaan saat ini memang cukup baik. komunitas kewirausahaan secara langsung maupun tidak langsung akan mendapatkan efek promosi dan di sisi yang lain media mendapatkan materi untuk mengisi ruang publik mereka. Upaya sosialisasi melalui media yang saat ini sudah terbentuk melalui ekspos pemberitaan hingga jam khusus yang disediakan di media televisi perlu didukung oleh kesigapan kantong-kantong komunitas untuk menyiapkan materinya. tetapi bila momentum revolusioner ini tercipta. Frekuensi dan kualitas sosialisasi tersebut mungkin dapat ditingkatkan agar kewirausahaan terus menjadi gaung yang semakin menggema. maka paradigma masyarakat mengenai kewirausahaan kemungkinan besar akan perlahan berubah. dari 10 orang yang Anda tanya mungkin hanya 2-3 orang saja yang berani secara terbuka mengatakan akan menjadi wirausaha sebagai pilihan masa depan mereka. Keberadaan momentum revolusioner ini setidaknya juga akan menstimulasi penerbit-penerbit buku untuk lebih banyak lagi menerbitkan buku-buku yang bernuansa kewirausahaan. Inilah yang menjadi modal positif dan kuat untuk menciptakan sebuah komunitas berbasis kewirausahaan. Bila komunitas kita sudah sudah entrepreneur minded.Tak percaya? Coba Anda tanyakan kepada kelas mahasiswa yang sekarang tengah giatnya berkuliah. Rantai pengetahuan ini akan terjadi setidaknya d lapisan i masyarakat urban yang sudah semakin melek terhadap budaya literasi. maka secara . Jika momentum ini tidak diambil oleh pemerintah sebagai leading sector. Rantai pengetahuan akan terjadi ketika referensi semakin banyak maka minat orang untuk membaca juga semakin banyak. Bila sosialisasi terus-menerus ini berlangsung. Secara konkret. momentum revolusioner tersebut bisa dilakukan dengan kegiatan sosialisasi kewirausahaan yang akhir-akhir ini telah sering dilakukan di berbagai kampus-kampus.

Semoga! .perlahan ataupun cepat pemerintahan akan mulai melirik dengan sungguh-sungguh kewirausahaan sebagai sebuah solusi masalah bangsa.

dan pengrajin perhiasan tradisional di Sulawesi Selatan. Polandia. Thailand. Bali." katanya. ternyata yang dilakukannya lebih dari . Saudi Arabia. "Semula apa yang saya lakukan hanyalah tuntutan untuk memenuhi misi dan cita-cita pribadi saya." kata Team Leader Learning and Creativity British Council. memfasilitasi. Berkat dia. Yudhi Soerjoatmodjo. Ia meraih penghargaan IYCE Fashion Award 2009 di London. Oscar mempekerjakan 20 orang dan memiliki omzet Rp100 juta per bulan. Srilanka. India. Oscar Lawalata (32). di Jakarta. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memenangkan penghargaan tersebut sebanyak empat kali sejak 2005. Inggris. Namun. dan Jawa sejak 10 tahun terakhir. Tunisia. penenun. dan membangun jaringan bagi para wirausahawan.Pihaknya menyelenggarakan IYCE untuk menjaring entrepreneur muda berbakat di bidang sosial. dan industri kreatif tingkat dunia. Rabu. NTT. Oscar Lawalata (32) "Dua pemuda Indonesia yaitu Oscar dan Mahrizal berhasil memenangkan IYCE Award 2009 yang diselenggarakan oleh British Council. dan Vietnam. Pria kelahiran Riau itu mengalahkan saingannya dari Brazil.Dua Pemuda Indonesia Raih Penghargaan Wirausahawan di Inggris Dua pemuda Indonesia yaitu Oscar Lawalata (32) dan Mahrizal Paru (34) mendapat penghargaandan memenangkan International Young Creative Entrepreneur Award (IYCE) 2009 di Inggris. Sejak 2006. British Council telah mengidentifikasi. Ia memukau juri di Inggris berkat kerjasamanya dengan sekitar 100 orang pembatik. lingkungan hidup. salah satu contohnya.

Aceh. Tetapi saya ingin melihat generasi yang lebih muda bisa mendapatkan hasil yang sama dari kakao dan sama beruntungnya dengan saya.id .pojokberita. Sementara itu. Mahrizal Paru sukses memenangkan Champion Asian Young Leaders Climate Forum. -ant Sumber : http://www.sekadar mewujudkan impian karena terbukti mampu mengangkat kain tradisional ke tingkat internasional dengan melibatnya banyak orang dalam prosesnya. "Keluarga saya bisa membiayai pendidikan saya.web. Usaha itu menghasilkan 700 ribu dolar AS per tahun bagi 182 anggota desa yang kesulitan mencari kerja selama konflik. Upayanya sekaligus melindungi 280 ha hutan hujan yang sebelumnya menjadi sasaran para penjarah." katanya. Pria kelahiran Aceh itu membangun komunitas perkebunan cokelat di Pidi.

dan dibuat oelh sekelompok wirausaha wan dari Tangerang.Kewirausahaan dan Strategi Bisnis : Arti penting sebuah logo merek usaha Sejauh mana korelasi strategi bisnis. PErtanyaannya. saat kemana-mana dengan merek itu. Maklum seumuran itu. . walaupun dibuat bukan dari pabrikan namun dari wirausaha wan kecil. apakah celana jin langsung saya buang?? Tidak saya tetap memakainya dengan bangga. sehingga terjadi koneksi antara visualisasi/penglihatan pelanggan dengan benak pelanggan. Bangga bukan karena warna dan style yang menawan. namun merek yang melekat dibelakang masih tetap melekat. Di tahun 80-an saya begitu bangga dengan Celana Jin saya yang warna biru. namun karena celana jin saya dibelakangnya ada tempelan logo merek ³TIRA´. juga representasi dari strategi bisnis yang mempunyai kaitan dengan bagaimana dapat menimbulkan ciri dan persepsi kepada masyarakat dalam sebuah simbol yang komunikatif. Setelah 2 tahun saya baru tahu ternyata celana merek TIRA yang saya pakai adalah tiruan yang 99% benar-benar mirip. seberapa hebat sebuah logo? Logo perusahaan atau produk merupakan salah satu kebijakan manajemen. karena orangtua saya pernah bilang Logo itu senilai 1 milyar di tahun 80-90-an.Dalam hati saya. Strategi bisnis dan strategi marketing yang dibangun dengan pencitraan logo yang begitu besar di setiap produk celananya cukup membuat saya percaya diri. strategi marketing dengan ekuitas merek yang dibangun dari ciri sebuah logo? Betapa hebatnya strategi bisnis Garuda Airways dimata saya sewaktu saya masih SMP. dan 99% mirip. Logo mampu menciptakan daya komunikasi walau hanya berukuran beberapa sentimeter saja.

walau jangka panjang mungkin akan berubah. Dos tetap yang ayam goreng mahal. yang penting logo yang melekat itu mampu mencitrakan nilai-nilai tertentu. enaknya sama kok sambil tidak percaya. karena ayam goreng itu berlogo tertentu. . mungin hanya mempunyai pengalaman wirausaha yang terbatas. celana jin saya yang palsupun tidak mempengaruhi. Jawabnya iya. Namun yang kita beli adalah logo yang telah mampu masuk ke benak pelanggan secara luas. bahwa dengan waralaba maka kita sebenernya beli Logo. Bahkan mungkin strategi bisnisnya pun tidak terencana. tepung dan timing menggoreng yang berbeda. Setidaknya kita tahu kalau bicara soal Kartu Perdana XL maka yang terbayang adalah huruf XL warna Hijau Putih background biru seperti dalam banyak iklan2 di TV dan Baleho. baru esok paginya keluarga saya kasih info bahwa ayam itu ditukar. Apakah ada garansi jika beli ayam goreng dari merek pewaralaba nasional yang berada di Jakarta dengan di Yogya bisa sama 100%??? Tidak. saya coba tanya apakah enak?. sehingga seirama antara membangun kerajaan bisnis atau wirausaha anda dengan membangun persepsi pelanggan terhadap merek. karena kondisi air. Secara umum tidak semua pe waralaba itu mempunyai pengalaman bisnis dan marketing yang bagus. Namun masyarakat begitu mengidamkan bisnis berbasis waralaba. Setelah makan. Namun apakah perbedaan dipermasalahkan secara hebat oleh pembeli?? Jawabnya tidak. Soal rasa mungkin nomor 2. Keluarga pernah saya tes dengan menukar isi sebuah produk ayam goreng produk waralaba internasional seharga 21ribu dengan yang seharga 8 ribu dari wirausaha wan biasa. Saya hanya terdiam. dan sudah berkesan. Apa jawab keluarga?? Ah masak. namun isi sya ganti denga ayam yang 8 ribu milik wirausaha wan yg tetangga saya. minyak goreng. apalagi ayam goreng pinggir jalan pun tidak masalah.Bisnis di era sekarang berkembang dengan banyaknya waralaba. lalu apa sebenernnya yang dicari???? Salahsatu jawabnya adalah. Logo atau merek sudah saatnya menjadi bagian dari strategi bisnis dan unsurunsur wirausaha anda. Kemudian.

idpage2 .Sumber : http://ipan.web.

Semua ini berkaitan dengan pemahaman. prediksi dan teknologi.Kewirausahaan dan Strategi Bisnis : 7 Penyebab Kegagalan Usaha/Bisnis Secara Rata-Rata Kewirausahaan saat ini menjadi aspek pendukung reformasi bisnis lokal dan nasional yang skala pertumbuhannya mudah meningkat dan mudah menurun. seiring perubahan ekonomi. Sehingga pengusaha mikro Cetak Foto kilat dengan lampu petromax bangkrut karena masyarakat lebih memilih penggunaan cetak digital baik dari kamera digital yang praktis kemudian make over foto dengan komputer kemudian cetak dan print pun bisa secara mandiri dan cepat. ditinggal mandipun cetak foto 50 buah bisa selesai. Berikut ada 7 hal yang penyebab kegagalan usaha/bisnis secara umum. Strategi bisnis dalam menunjang kewirausahaan sangatlah penting mengingat tidak semua wirausaha bisa dijalankan dengan konsep tradisiononal dan natural. kondisi negara dan teknologi. Terutama ketika musim pendaftaran ajaran baru. semua berbasis digital. hampir di setiap lokasi baik kantor dan lembaga pendidikan ada.Kurangnya Pemahaman Usaha dan tempat usaha Memahami secara kontekstual dan strategi bukan saja bagaimana produk itu mempunyai nilai tambah dan dibuat. dahulu banyak usaha mikro di bidang cetak foto kilat 10 menit jadi. Namun apa yang terjadi dalam 2 tahun ini ketika Negara menurunkan pajak-pajak impor untuk yang sebelumnya berstatus pajak barang mewah menjadi barang konsumsi umum (Dari PPnBM mennjadi PPN. Namun perlunya pemahaman akan kebutuhan . Contoh perubahan itu. bahkan secara praktikal boleh dikatakan bisa cepat untung dan cepat rugi. maka biaya impor barangbarang cetak mencetak untuk foto semakin murah dan berdampak menjamurnya kepemilikannya. 1. kuangan.

Pengalaman berhubungan dengan bagaimana menjual. bentuk/jenis dan kualitasnya. kepada siapa menjual. tempat usaha yang disewa ratusan juta belum tentu akan membawa keberhasilan usaha. Kurangnya pengalaman dan strategi pemasaran Kewirausahaan dalam kontek usaha masyarakat. 2. Saya coba pernah terlibat dalam penjauan beberapa UKM. info usaha. baik secara aktif maupun konsultan. Tidak ada usaha untuk membangun loyalitas dan fanatisme. jika tidak mempunyai kedekatan pasar dan kemudahan akse (akses berbasis s jangkauan fisik dan teknologi). layanan jasa dan lain-lain namun tidak mempunyai kekuatan dan metode dan konsep pemasaran yang sistematis.masyarakat akan produk tersebut. Kedekatan lokasi dengan sumber bahan baku/sumber produksi juga menjadi bagian penting karena dapat mengefisiensikan biaya transportasi dan produksi. kondisi kelengkapan usaha. seorang ibu yang pandai sekali memasak belum tentu berhasil dalam usaha rumah makan karena bisnis tidak saja tentang pemahaman proses produksi saja. sehingga rencana peningkatan usaha juga tidak bisa dijadwalkan dan dipacu untuk dicapai. baik secara frekuensi. ketika saya menambal ban kendaraan yang bocor saya memilih satu tukang tambal ban dari 3 yang ada di sekitar saya. BIsakah usaha mikro membangun fanatisme? Sangat bisa. mengikat pelanggan. karena memang kualitas alat pembakar yang menghasilan tambalan . ketika hari ini cukup laku maka tidak memperhitungkan kemungkinan bulan yang akan datang bahkan tahun-tahun mendatang. Misal lagi. bahkan rencana usaha atau bisnis plan tidak punya. makanan. kuantitas. Misal saya ambil contoh. Kalo sekiranya pemodal dan pemilik belum pengalaman maka belilah orang untuk dijadikan staf atau patner usaha. Pemahaman usaha juga berkaitan terhadap sarana dan prasarana misal lokasi usaha. Pemasaran yang diterapkan masih tradisional dan rentan terhadap perebutan pelanggan oleh pesaing. Secara umum masyarakat perilaku kewirausahaan. menangkap reaksi pelanggan dll. mampu dan giat dalam produksi. tetap perlu ada pengalaman usaha. baik dalam usaha kerajinan. rata-rata tidak mempunyai rencana pemasaran.

Begitu juga dalam hal keuangan. Padahal ada beberapa penyedia sarana digital printing yang memberikan layanan garansi secara pasti sampai ke mendatangkan teknisinya dari China sana. pelanggan pun lari. sehingga keseringan rusak menimbulkan ketergantungan teknisi dari luar kota dan luar negeri.Contoh lain lagi. Kebijakan/Keputusan berbasisis data. namun tidak paham bagaimana memelihara dan antisipasi hariannya secara rutin dan strategis. pemahaman sarana. penjualan dan penggunaan bahan baku. mingguan dan permintaan masyarakat . sehingga pemilik tidak paham akan pendapatan rutin bulanan. walau harga lebih mahal. tetapi lebih kepada bagaimana bahan baku diperlakukan. besi dalam usaha bangunan. 4. 5. Kurangnya pemahaman dalam pengadaan dan pemeliharaan bahan baku dan sarana. banyak kasus usaha yang dirintis tidak mempunyai kekuatan data keuangan yang baik. ini semua hasil studi kasus di pebisnis digital printing di Yogya. Banyak pebisnis yang baru membuka usaha membeli bahan baku sebanyak mungkin namun tidak dengan pemahaman bagaimana bahan baku dipelihara. Namun histori dalam catatan administrasi perlu di jadikan modal dalam menentukan keputusan. Pengadaaan bahan baku tidak serta merta sepreti logika membeli bahan baku cabe. menghargai dan rela mengulang dan dikritik bila kurang sempurna hasilnya.yang bagus dan sosoknya pun yang komunikatif. serta pemahaman frekuensi penggunaan bahan baku harian. Kurangnya kehandalan pengelolaan modal dan kendali kredit . daging dalam rumaha makan atau logika semen. banyak pengusaha dalam bidang digital printing membeli alat jutaan bahkan ratusan juga impor. membuat usaha macet ketika alat rusak. Sehingga kemungkinan penyalahgunaan di tingkat bawah bisa dijalankan tanpa diketahui. tidak bisa mengkorelasi antara pendapatan. Sehingga banyak order yang di batalkan. Kurang nya kehandalan pengelolaan administrasi dan keuangan Kebijakan dalam menentukan keputusan strategi ber wirausaha hendaknya tidak mengandalkan dari insting dan naluri saja. 3.

tentu andapun juga harus hati-hati dalam memberikan kredit atau pending payment kepada pelanggan anda. dan beranggapan bahwa nanti tentu akan berubah. Dengan kata lain. jangan jadikan staf anda seorang robot yang harus turut pada perintah namun juga diberikan tantangan untuk analisa perbaikan. Pengusaha mikro banyak menjadi kan kredit sebagai expansi produksi dan pra investasi. namun karena staf yang bertanggungjawab adalah adik ipar. Pemodalan yang semu dan tidak terpisah dengan kepentingan/kebutuhan pribadi juga menjadi awal kegagalan usaha. penarikan dana dari perusahaan/toko terlalu sering dan cepat namun tidak memperhitungkan dengan arus pembayaran dan pendapatan perusahaan/toko/usaha. Tidak akurasi dalam memperhitungkan kebutuhan suntikan modal dengan kemampuan bayar bulanan dan skala likuditas nya. karena beranggapan bahwa selain dia staf namun juga sosok yang yakin bahwa dengan sukses di bidangnya maka dia terlah berhasil sebagai wirausaha wan layaknya pemilik usaha. pilah-pilah mana yang tertib dan tidak. ketika anda memgajukan kredit ke bank. dan ada reward periodik.Wirausaha-wan yang baik memahami modal tidak saja uang. walau hanya dalam area kerjanya. karena beranggapan bahwa masalah adalah bagian dari proses berwirausaha.lali tentukan sikap skala prioritasnya. seakan-akan bekerja sukses juga kepuasan pribadi dan teamwork. Kurangnya kehandalan SDM yang berwawasan wirausaha Wirausahawan yang sejati tidak serta merta menjadikan seluruh keluarganya adalan staf dari perusahaan/toko/usahanya. 6. Kenapa? Karena hubungan yang terlalu cair dalam keluarga dapat menghilangkan kinerja fungsi stuktural yang seharusnya. maka segan untuk menegur. SDM yang berwawasan wirausaha maka akan membentuk jiwa yang kokoh. apalagi mengambil kredit maksimal dari plafon jaminannya. Sehingga staf mempunyai daya tahan terhadap masalah yang timbul. yang tidak diperhitungkan dari kebutuhan operasional. inilah hal yang tidak dilakukan penguasana secara umum. dan salah satu . Misal harusnya pimpinan berhak menegur proses pengelolaan pengadaaan barang yang sesuai standar. Caranya. Sehingga kredit yang membabi buta ke bank-bank bukan salah satu solusi tunggal. Likuiditasnya misal apakah pelanggan anda selalu cash membayar atau menunda nunda pembayaran.

data nasabah yang hilang karena virus. Kekurangan pemahaman perubahan teknologi Dalam awal tulisan ini disinggung masalah seorang pengusaha individu bidang Cetak Foto Kilat. misal mengulek sambel dari cobek beralih dengan blender. misal banyak data keuangan. Kegagalan usaha pemahaman teknologi ini tidak semata karena pemahaman pembelian namun juga pemeliharaan. yang dahulunya dengan mesin cetak warna yang mahal sekarang cukup dengan yang portable dan print namun tetap dengan kualitas handal. maka itu salah satu bentuk pendidikannya. Sekarang kalo dalam bidang cetak mencetak. tetapi jika anda memberikan tantangan dan standar pencapaian per unit. . serta hendaknya SDM harus mau belajar setiap saat untuk mengikuti perkembangan teknologi. dari penghangat nasi dengan kompor beralih ke magic jar.d 15 tahun mendatang. 7. Teknologi juga berkaitan dengan prediksi kehandalan perangkat yang digunakan saat ini agar tetap survive dalam 5 s. atau ketidakmampuan staf dalam melindungi data file konsumen sehingga ada pesaing yang bisa mengambil melalui salah satu stafnya yang hendak kena PHK atau pindah. KEkurangan dalam menentukan kualifikasi staf dalam rekrutmen merupakan sebagian penyebab kegagalan dalam usaha peningkatan keberlangsungan usaha. Jangan terbalik.kegagalan dalam skop SDM. tinggal metode harmonisasiny antara divisi. PEmahaman teknolgi bagi SDM tidak serta merta harus berkaitan dengan computer dan internet. Memasukkan nilai kewirausahaan menyatu dalam motivasi kerja bawahan bukan hal yang mudah. namun juga berdasar kemudahan dari dampak teknologi yang ada. Sehingga perencaaan usaha yang baik selalu menyiapkan kriteria SDM masingmasing divisi baru melakukan rekrutmen. namun karena justru banyak keterbatasan pemahaman teknologi maka pelarian usaha justru keluar dari bisang usaha sebelumnya. sehingga data-data dengan mudah digunakan oleh pesaing. secara logika pengusaha Cetak Kilat 10 menit tad harusnya i langsung bermigrasi ke bisnis cetak berbasis digital ketika ada perubahan teknologi cetak foto.

Sukses selalu Ipan Pranashakti KIP Sumber : http://ipan. pubklikasi profil dalam cd. Jangan berpikir bahwa usaha kecil pun tidak perlu website. saat ini order dari beberapa kota hasil promosi di website sudah mulai berdatangan. hasil. Yang penting unik. entah harga. pengguna dan nuansa. membuat website atau blog gratis. karena beberapa waktu lalu saya mendesain sistem sebuah web untuk promosi kecil usaha jahit baju.idpage2 .web.Teknologi juga berakitan dengan keberhasilan pemasaran baik dalam mendesain grafis.

Sebagai akhir kata penyusun menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu didala m penyelesaian tugas ini. Semoga kliping ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang kewirausahaan bagi pembacanya. Juli 2009 Penyusun . karena berkat RahmatNyalah penyusun dapat menyelesaikan tugas kliping kewirausahaan ini tepat pada waktunya. Denpasar . Dimana materi dari kliping ini diambil dari berbagai sumber baik dari media cetak mapun internet yang berkaitan dengan kewirausahaan. Kliping tentang kewirausahaan ini dibuat untuk melengkapi tugas dari mata kuliah Kewirausahaan.KATA PENGANTAR Pertama penyusun panjatkan puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful