Kewirausahaan dari Perspektif Sosiologi

Seperti yang kita ketahui dalam artikel sebelumnya, peluang kewirausahaan membutuhkan formulasi kerangka baru (Casson, 1982). Dalam artikel ini mari kita mengajukan pertanyaan: kenapa seseorang dan bukan yang lain, dapat mengetahui dan melihat adanya peluang? Rumus yang dapat kita ajukan adalah kepemilikan orang tersebut akan informasi dan belief yang dapat mengantarkan seseorang untuk berikir tentang ide-ide inovatif. Karena belief dan kepemilikan informasi tidak sama antara satu orang dengan yang lain maka tidak setiap orang mampu mengenali setiap peluang kewirausahaan yang tersedia (Shane, 2000). Penelitian telah menjelaskan bahwa karakteristik psikologis dan non psikologis dari seseorang mempengaruhi tendensinya untuk mengihat peluang kewirausahaan. Secara umum, yang menyebabkan seseorang mampu melihat peluang usaha dibandingkan yang tidak adalah pertama mereka memiliki akses yang lebih baik akan informasi tentang keberadaan peluang. Kedua, mereka dapat mengenali peluang lebih baik daripada yang lain, walaupun diberikan sejumlah informasi yang sama tentang hal peluang. Biasanya, hanya orang yang memiliki kemampuan kognitif superior yang memiliki kemampuan tersebut.

Akses informasi Beberapa orang mampu mengenali peluang lebih baik karena mereka memiliki informasi lebih dibandingkan orang lain (Hayek, 1945; Kirzner, 1973). Informasi ini memungkinkan seseorang untuk mengetahui bahwa sebuah peluang adalah sebuah anugerah ketika orang lain mengabaikan situasi tersebut. Informasi pengalaman hidup yang spesifik, seperti pekerjaan atau kehidupan sehari-hari dapat memberikan akses pada informasi dimana orang lain belum te mendapatkannya ntu (Venkataraman, 1997). Pengalaman hidup ini memberikan proses permulaan pada informasi bahwa orang lain telah menggunakan sumberdaya secara tidak lengkap

atau tidak proporsional, seperti perubahan teknologi atau perkembangan peraturan yang baru.

Pengalaman hidup Aktivitas tertentu memberikan referensi pada pengatahuan yang dibutuhkan untuk mengetahui peluang. Dalam faktanya, penelitian sebelumnya telah

menunjukkan kejadian dari dua aspek pengalaman hidup yang meningkatkan probabilitas seseorang untuk mengetahui peluang yaitu pekerjaan dan pengalaman yang berbeda.

Pekerjaan Pekerjaan seseorang dapat mengantarkan seseorang untuk menemukan peluang baru. Sebagai contoh, ahli kimia atau fisika lebih dulu dalam menemukan teknologi dibandingkan ahli sejarah karena penelitian memberikan mereka akses pada informasi tentang peluang dimana orang lain tidak mendapatkannya (Freeman, 1982). Diantara tipe-tipe pekerjaan yang menyediakan akses pada informasi, yang paling signifikan adalah Research and Development (Klepper dan Sleeper, 2001). Karena penelitian dan pengembangan menciptakan sebuah informasi baru yang menyebabkan perubahan teknologi, sehingga menjadi sebuah sumber utama dari peluang (Aldrich, 1999) maka orang yang bekerja dalam bidang penelitian dan pengembangan akan lebih cepat mengetahui tentang adanya peluang dan perkembangan teknologi dibandingkan orang lain. Contoh yang paling dekat dengan kita adalah penemuan VCO oleh dosen MIPA Kimia UGM, Bapak Bambang Prastowo. Beliau adalah seorang peneliti. Beliau menemukan cara untuk mengambil minyak kelapa tanpa ada proses pemanasan. Hasilnya, ternyata minyak tersebut memiliki khasiat yang banyak dan lebih baik. Hasilnya penelitiannya beliau jual dan mendapatkan keuntungan banyak.

Variasi dalam pengalaman hidup Variasi dalam pengalaman hidup menyediakan akses pada informasi yang baru dan dapat membantu seseorang dalam menemukan peluang. Penemuan peluang ini kadang seperti menyusun puzzle, karena sebuah kepingan informasi yang baru kadang memiliki elemen yang hilang dan membutuhkan kecermatan bahwa peluang baru telah hadir. Variasi dalam pengalaman menyebabkan seseorang akan menerima informasi yang baru. Selanjutnya, dari hal tersebut individu dapat menemukan kepingan peluang (Romanelli dan Schoonhoven, 2001) karena individu dengan pengalaman hidup dan pekerjaan yang banyak akan memiliki akses dalam pengalaman yang beranekaragam (Casson, 1995). Delmar dan Davidsson (2000) telah membandingkan sampel secara acak dari 405 orang yang memiliki bisnis dengan sebuah kelompok kontrol yang juga dipilih secara acak dan menemukan bahwa dalam proses memulai sebuah bisnis umumnya mereka adalah orang yang sering berpindah-pindah kerja dibandingkan kelompok kontrol.

Ikatan Sosial Salah satu cara yang penting agar individu bisa mendapatkan akses informasi tentang peluang kewirausahaan adalah melalui interaksi dengan orang lain atau jejaring sosial mereka. Struktur dari jejaring sosial seseorang akan mempengaruhi informasi apa yang mereka terima dan mengkategorikan informasi tersebut. Ikatan yang kuat pada seseorang yang kita percayai sepenuhnya, juga sangat menguntungkan dalam menemukan peluang. Dalam ikatan yang kuat, terdapat kepercayaan sehingga individu dapat mempercayai sepenuhnya keakuratan informasi yang datang dari orang tersebut. Kepercayaan dalam keakuratan informasi merupakan hal yang penting untuk penemuan peluang karena wirausahawan membutuhkan akses informasi, dan selanjutnya mensintesiskannya.

Beberapa penelitian mendukung pendapat ini bahwa

ikatan sosial

meningkatkan kemungkinan seseorang dalam menemukan peluang kewirausahaan. Sebagai contoh, Zimmer dan Aldrich (1987) mempelajari kelompok etnik yang bekerja secara mandiri di tiga kota di Inggris dan menemukan bahwa kebanyakan pemilik usaha mendapatkan informasi tentang peluang kewirausahaan melalui channel mereka.

Sumber : http://avin.filsafat.ugm.ac.id

BELAJAR DARI INDIA DALAM MENGEMBANGKAN KEWIRAUSAHAAN
Oleh I Wayan Dipta

Pendahuluan

Pada tanggal 19 s/d 23 April 2004 saya diberikan kesempatan untuk mewakili Indonesia, cq Kementerian Koperasi dan UKM menghadiri ³Workshop

On Entrepreneurship Development´ di Entrepreneurship Development Institute Of India di Ahmedabad. Enterpreneurship Development Institute (EDI) of India didirikan pada tahun 1983 dan dikelola secara non-profit. Sebanyak 21 orang yang hadir dalam workshop tersebut, yaitu masing-masing 5 orang dari Laos PDR, 4 orang dari Cambodia, 4 orang dari Vietnam, dan 5 orang dari Myanmar, serta masing-masing 1 orang dari Filipina, Singapura dan Indonesia. Tujuan utama dari workshop adalah membangun kesadaran dikalangan ASEAN tentang pentingnya pengembangan kewirausahaan. Disamping belajar dari pengalaman India dalam mengembangkan kewirausahaan, negara ASEAN ± 6, yaitu Laos PDR, Cambodia, Myanmar dan Vietnam diberikan kesempatan untuk menyampaikan rencana pengembangan kewirausahaan di negaranya masing masing. Selain presentasi dan diskusi dalam kelas, peserta workshop juga diberikan kesempatan melakukan field visit ke National Institute of Design (NID), Gujarat Council of Science City, Adalaj Vav, Law Garden, National Bank for Agriculture and Rural Development (NABARD), Grillankar Limited, dan Delta Electrical.

Di seluruh India paling sedikit telah tumbuh 13 lembaga yang berkualitas seperti EDI dalam mendukung kebijakan dan program pemerintah untuk pengembangan kewirausahaan. India melakukan pendekatan secara sistematik dan integratif dalam pengembangan kewirausahaan. India yang merupakan negara federal dengan 22 negara bagian dan 5 gabungan teritori juga membentuk Kementerian Industri Kecil pada masing-masing negara bagian.Kebijakan Yang Sistematik dan Integratif Secara umum. Secara kelembagaan. pengembangan usaha kecil dan menengah dilakukan secara intergratif dan koordinatif. Mutual Credit Guarantee Fund Corporation dan berbagai lembaga pengembangan kewirausahaan seperti EDI serta lembaga pendukung pengembangan industri kecil lainnya. Dengan demikian. yaitu (1) memperhatikan 3 komponen kunci untuk proses pembangunan perusahaan. Pengembangan kewirausahaan secara integratif dilakukan dengan 2 premis dasar sebagai pertimbangan. National Bank for Agriculture and Rural Development (NABARD). Tahapan Pengembangan kewirausahaan dan keterkaitan intervensi dapat digambarkan sebagai berikut : . Small Industry Development Bank (SIDBI). perusahaan. dan (2) tahapan pengembangan kewirausahaan dan keterkaitan intervensi. maka pengembangan kewirausahaan oleh berbagai lembaga kewirausahaan seperti EDI juga dilakukan dengan pendekatan integratif. yakni : pengusaha. Menyadari akan pentingnya pengembangan kewirausahaan untuk meningkatkan daya saing UKM. dan lingkungan bisnis. Pendekatan sistematik dilakukan melalui sistem kelembagaan mulai dari dibentuknya satu Kementerian Industri Kecil (Ministry for Small Scale Industry). Kementerian Industri Kecil di tingkat pusat mengkoordinasikan kebijakan dan program pengembangan usaha kecil dan menengah di India.

program dan model pengembangan kewirausahaan termasuk model intervensi dirancang sedemikian rupa sesuai dengan kondisi dan kebutuhannya. memilih dan memberikan dukungan kepada pengusaha- .Tingkat Pertumbuhan (Growth Stage) Tingkat Survival (Survival Stage) Tingkat Pemula (Start-Up) Sosialisasi Awal (Early Socialization) Pada masing-masing tingkatan ini. Dalam pengembangan kewirausahaan. beberapa komponen yang diperhatikan adalah : (1) Mengidentifikasi.

Lingkungan bisnis yang kondusif dengan sosialisasi yang intens untuk mendorong tumbuhnya pengusaha baru telah mendorong semangat dikalangan generasi muda. Sekilas tentang EDI Entrepreneurship Development Institute (EDI) yang terletak di Ahmedabad. kecil dan menengah. pemerintah India memberikan perhatian yang cukup besar bagi pertumbuhan usaha mikro. National Bank for Agriculture and Rural Development. Lembaga ini didirikan oleh seorang pengusaha Gujarat yang sangat peduli akan pentingnya penumbuhan jiwa kewirausahaan. Gujarat merupakan lembaga kewirausahaan non-profit (nirlaba) yang didirikan pada tahun 1983. Disamping itu UKM juga mendapat perkecualian dalam bidang perpajakan dan subsidi bunga kredit perbankan yang secara umum lebih rendah 2 % dari tingkat bunga pasar. Sistem perizinan satu atap diberlakukan bagi usaha kecil dan menengah yang bergerak disektor industri yang dipersyaratkan untuk memiliki izin karena berkaitan dengan faktor kesehatan dan lingkungan. (2) Memfasilitasi pertumbuhan pengusaha-pengusaha yang ada. (3) Memberikan kontribusi kearah pengembangan budaya wirausaha. (4) Memfasilitasi terciptanya iklim usaha yang kondusif bagi UKM pemula dan dalam pertumbuhan. Kesempatan diberikan seluas-luasnya kepada setiap orang yang tertarik mengembangkan usaha. Pada aspek perizinan. Secara umum. khususnya yang baru lulus dari sekolah lanjutan atas dan perguruan tinggi untuk terjun menjadi pengusaha. misalnya tidak seketat kepada usaha besar. dan berbagai lembaga pendukung pengembangan UKM di . Lembaga ini didirikan dengan dukungan pihak pemerintah Gujarat dan lembaga pendukung lainnya seperti Small Industry Development Bank of India.pengusaha potensial untuk mengembangkan usaha baru.

Saudi Arabia dengan ³Entrepreneurship Development Institute ± Middle East (EDI-ME)´. peranan EDI dalam mengembangkan kewirausahaan untuk menciptakan wirausaha baru telah mendapat pengakuan dari pihak pemerintah. dan ADB. berbagai studi. Disamping itu EDI juga ikut membantu dalam pemupukan modal bagi ke ± 13 lembaga di setiap negara bagian tersebut dengan memberikan kesempatan penyelenggaraan program pelatihan. Keberhasilan EDI Ahmedabad dalam mengembangkan kewirausahaan telah mendapat pengakuan bukan saja di dalam negeri India. EDI merasakan pengalaman yang sangat menarik di 3 negara dalam penumbuhan lembaga sejenis EDI. EDI telah membantu tumbuhnya lembaga sejenis EDI di 13 negara bagian. Bhutan. EDI yang didukung kurang lebih 27 orang staf pengajar yang profesional menjalin berbagai kerjasama dengan lembaga donor internasional dan nasional seperti ILO. World Bank. Vietnam. dan pada tahun 2004 ini akan membantu Laos PDR. Ghana. Keberhasilan EDI menumbuhkan wirausaha baru bukanlah diraih tanpa konsep. dan pihak perbankan. di Mozambique dengan ³Centro de Aconselhamento para Desenvolvimento Industrial´ dan di Jeddah.India. Selama membantu negara berkembang lainnya. Bersama UNIDO. EDI ikut memfasilitasi pengembangan lembaga sejenis di banyak negara seperti : Malawi. Di India sendiri. EDI memberikan dukungan melalui Training of Trainers (TOT) dan peningkatan kapasitas masing-masing lembaga tersebut termasuk dukungan tenaga ahli dengan menempatkan satu orang tenaga pengajar sebagai anggota dewan direksi. Kepada 13 lembaga EDI di masing-masing negara bagian India. UNIDO. dunia usaha. Saudi Arabia. Nepal. Di India sendiri. dan Myanmar untuk mengembangkan lembaga sejenis EDI di keempat negara anggota ASEAN tersebut. Mozambique. tetapi juga di berbagai negara berkembang. dan berbagai inisiasi jangka panjang yang semestinya dilakukan sendiri oleh EDI. Cambodia. Uganda. Malaysia. EDI mengembangkan . Ketiga negara tersebut adalah di Bahrain dalam pengembangan ³Arab Regional Centre for Entrepreneurship and Investment Training (ARCEIT)´. Dalam perjalanannya. Bahrain.

mengidentifikasi peluang bisnis. menjalin hubungn dengan sistem pendukung. India telah mengembangkan The National Institute of Design (NID). dan berbagai program jangkauan yang lain. identifikasi peluang bisnis. pelatihan. dan memilih pengusahapengusaha potensial. EDI memang telah menunjukkan kinerjanya untuk membangun dan mengembangkan UKM yang mampu berdaya saing baik di dalam dan luar negeri India. Pada tahapan awal (pre-training). India juga sudah lama merintis pengembangan desain. Sejak tahun 1961. NID ini sangat dikenal secara internasional sebagai lembaga multidisiplin dalam bidang pendidikan desain.kewirausahaan dengan pendekatan yang integratif sejak sebelum pelatihan (pretraining/preparatory phase). perumusan rancangan bisnis. layanan konsultasi desain. EDI terlebih dahulu harus memahami faktor-faktor sosio-kultural. EDI tetap memberikan bantuan pada pemecahan masalah dan pengumpulan data tentang kinerja pengusaha yang pernah dilatih. fasilitasi pada penilaian/kajian pasar. pengembangan kompetensi kewirausahaan. Upaya ini bisa memakan waktu 4 sampai 12 minggu (3 bulan). pada saat pelatihan (training/skill development phase) dan setelah pelatihan (post-training/support phase). Tahapan terakhir ini bisa mencapai 6 minggu untuk dukungan yang bersifat terus-menerus setelah pelatihan dan antara 4 sampai 6 bulan dukungan lanjutan. Upaya seperti ini biasanya dilakukan antara 3 sampai 6 minggu. memasarkan program. Peranan Pusat Desain Tidak kalah pentingnya dengan EDI. masalah managerial. EDI memberikan perhatian pada masukan informasi. Menyimak dari apa yang telah dilakukan oleh EDI dapat dikatakan bahwa EDI tidak pernah henti memberikan dukungan kepada pengusaha yang pernah dilatih. Sejak didirikan telah memperoleh berbagai penghargaan bertaraf nasional dan . penelitian terapan. Pada tahapan kedua (training). implementasi masukan terkait dan masalah-masalah teknis. Selanjutnya pada tahapan ketiga (post-training).

. industri dan pengembangan sosial dengan mengambil peranan sebagai katalis/penghubung dan melalui kepemimpinan yang tangguh. ada banyak lulusan dari NID telah berhasil membuat desain terkenal untuk sektor perdagangan.internasional. yaitu mampu bersaing dengan negara-negara maju di dunia seperti Amerika Serikat. NID memiliki visi dan misi sampai dengan tahun 2020. Jepang dan negara maju lainnya. Peranan Pusat Desain (NID) ini mampu memberikan warna terhadap berbagai produk dan jasa yang dihasilkan oleh India. Dalam kaitan dengan pengembangan desain ini. Jerman. Ø Menjadi acuan pengetahuan desain. baik oleh industri kecil. Italia. dan melatih pelatih desain untuk lembaga desain lainnya. menengah. NID juga dikenal sebagai salah satu lembaga perintis pendidikan desain industri setelah ³Bauhaus and Ulm´ di Jerman dan diakui sebagai penghasil rancangan/desain terbaik untuk membuat desain di India tetapi juga digunakan di dunia. Inggris. Disamping itu. sistem. desain dan proses produksi yang berkaitan dengan teknologi modern dan tradisional. Adapun tanggungjawab yang diemban oleh NID adalah menawarkan pendidikan desain kelas dunia dan menyadarkan akan pentingnya desain dan aplikasinya kearah peningkatan taraf hidup dengan cara dan melalui : Ø Pendidikan kelas dunia untuk membuat desain professional terbaik guna membantu kebutuhan berbagai desain di India. pengalaman dan informasi produk. Ø Memperluas pengembangan desain profesional dan para guru desain. melalui mekanisme kelembagaan yang sudah ada dan baru. NID juga sangat dikenal sebagai Lembaga Penelitian Industri dan Sains oleh Departemen Sains dan Teknologi. maupun besar. material. India.

Ø Mendorong pemanfaatan/penggunaan desain produk dan sistem setiap hari sesuai dengan spirit kebersamaan sebagai solusi desain asli. sekali lagi koordinasi dan keterkaitan antar lembaga yang membangun sinergi bagi pembangunan masa depan India. Ø Membantu para disainer dalam penetapan acuan standar pendidikan desain dan praktek serta mendorong ³berfikir global dan bertindak lokal´ atau ³ thinking global and acting local´. termasuk EDI. Disinilah. manajemen dan lainnya untuk meningkatkan taraf hidup melalui desain produk. Ø Menawarkan layanan konsultasi desain terintegrasi diberbagai bidang sebagai penugasan profesional. proses dan sistem yang baik. layanan. teknologi. termasuk layanan desain sesuai kebutuhan sektoral. NID tumbuh menjadi pusat desain di India dengan menerapkan motto ³learning by doing´ and ³ learning by knowing´. Dari India untuk Indonesia . NID telah berperan besar dalam menentukan arah desain bagi masa depan produk industri kecil dan menengah India bekerjasama dengan berbagai lembaga terkait. Ø Menyediakan input desain dengan memanfaatkan desain sebagai kekuatan integrasi diberbagai bidang seperti sains. Ø Memanusiakan teknologi dan mengintegrasikan antara fisikal dan virtual dan dunia digital melalui informasi yang lebih baik dan desain interface dan aplikasi lain yang multidimensi dengan menggerakkan kearah pembuatan ³kreasi´. Ø Melaksanakan riset dasar dan terapan sejalan dengan pemahaman dan perkembangan pengguna. Dengan kedua motto ini.

Permodalan Nasional Madani. ILO. Swisscontact. dan lembaga pendukung pengembangan UKM lainnya. Direktur SMEDI dan staf pengajarnya hendaknya orang-orang yang professional dibidangnya dan mampu menciptakan pekerjaan yang mendatangkan uang. penjaminan kredit. seperti Bank Mandiri. Dimana kita bisa tiru dan kembangkan hal yang sama seperti ini ? Indonesia secara kebetulan juga anggota G-15 seperti India. SME-Center sebagai sarana business networking yang banyak didukung Bank Rakyat Indonesia dan juga diperkuat hardware dan softwarenya oleh pemerintah Korea melalui KOICA tampak sudah menunjukkan kinerja lebih baik. Sedangkan SMEDI yang belum banyak mendapat dukungan. Perum Sarana Pengembangan Usaha. CD-SMEs selama ini telah mengembangkan sekitar 18 SME-Center bekerjasama dengan BRI dan SMEDI (Small and Medium Entrepreneurship Development Institute) yang ditujukan kepada pengembangan kewirausahaan. . Entrepreneurship Development Institute (EDI) di Ahmedabad yang nirlaba dikelola secara professional dan mendapat pengakuan secara nasional dan internasional diantaranya patut untuk ditiru dan diterapkan di Indonesia. Bank Ekspor Indonesia. JICA. seperti ADB. Para Dewan Pengurus ini haruslah memberikan komitmen yang tinggi untuk mengembangkan SMEDI. UNIDO. Indonesia juga ditunjuk dalam kerangka G-15 sebagai koordinator untuk pusat pengembangan UKM melalui CD-SMEs (Center For Development of SMEs). inkubator. pengembangan UKM di India tampak lebih sistimatik dan terintegratif. Dewan Pengurus SMEDI mungkin perlu ditambah dari unsur perbankan. dan lembaga kewirausahaan terjadi sinergitas yang sangat luar biasa. Mulai dari tingkat kementerian sampai dengan lembaga pendukung lainnya seperti bank. Kedua. Pekerjaan ini bisa bersumber dari proyek pemerintah dan bantuan lembaga donor. Disamping itu.Sebagai sama-sama negara berkembang. World Bank. USAID. barangkali India ada banyak hal yang dapat ditiru dalam mengembangkan usaha kecil dan menengah. khususnya kewirausahaan. Bank BNI. Bagaimana caranya agar SMEDI ini tampak lebih bergairah dan mendapat kepercayaan pelaku bisnis kecil dan menengah ? Ada 4 solusi yang harus ditempuh untuk memperkuat SMEDI. GTZ. Secara kelembagaan. modal ventura. tampak kurang berkembang. Pertama.

Disamping keempat langkah diatas. khususnya menyangkut collateral. Di EDI-Ahmedabad setiap staf pengajar adalah pencipta uang (create profit).dan lainnya. Inilah mestinya dapat dikembangkan SMEDI. . Bank Indonesia sebagai central Bank perlu mengeluarkan Surat Edaran Gubernur BI untuk melakukan relaksasi perbankan mengenai pe rsyaratan penyaluran kredit. Capability. Dengan keempat solusi diatas. Keempat. Di India. dan Collateral) kiranya perlu direlaksasi. Capital. Barangkali upaya ini dapat memperkuat upaya penumbuhan wirausaha baru sebanyak 20 juta orang sampai dengan tahun 2020. pemberian pinjaman kredit kepada UKM tidak mesti harus memiliki jaminan asalkan usaha yang dijalankan layak (feasible). barangkali ada baiknya mengadakan lokakarya sehari dengan mengundang stakeholders untuk memberikan apresiasi tentang pentingnya pengembangan kewirausahaan di Indonesia. mudah-mudahan CD-SMEs dengan SMEDInya mampu berkiprah lebih baik guna ikut menumbuhkan wirausaha-wirausaha tangguh ke depan. sebagai langkah awal pemerintah dapat mendukung melalui bantuan perkuatan untuk mengembangkan SMEDI sehingga akhirnya mampu menjadi lembaga yang independent. Capacity. pada tataran makro. Persyaratan 5 C (Character. Ketiga.

sekitar 1. ´Apalagi data pengangguran terdidik di Indonesia menunjukkan. . Adapun enam universitas yang masuk worldclass university. menjelaskan.´ kata Hendarman. Menurut Hendarman.Kewirausahaan Digalakkan di PTN-PTS Jakarta. Selain itu. tidak lagi terfokus menjadi pencari kerja. Senin (10/11). Hendarman. semakin rendah kemandirian dan semangat kewirausahaannya. dan hanya sekitar 6 persen yang bekerja sendiri.500 dosen dari PTN dan PTS akan menjalani pendidikan kewirausahaan tahun depan. ´Para dosen ini perlu diperkaya wawasan dan pengalamannya dalam bidang kewirausahaan karena mereka akan menjadi fasilitator mahasiswa dalam menjalankan pendidikan kewirausahaan di kampus. pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 37 miliar untuk menjalankan pendidikan kewirausahaan bagi mahasiswa.Pendidikan kewirausahaan atau entrepreneurship akan semakin digalakkan di perguruan tinggi negeri atau PTN dan perguruan tinggi swasta agar lulusan perguruan tinggi mampu mandiri. Data dari Badan Pusat Statistik soal jumlah penganggur menurut jenjang pendidikan tinggi selama kurun 2004-2007 menunjukkan. pengangguran sarjana mencapai lebih dari 50 persen jika dibandingkan dengan pengangguran lulusan diploma I/II dan akademi/diploma III. Lebih dari 80 persen sarjana memilih bekerja sebagai buruh atau karyawan. pemerintah mengalokasikan dana untuk pendidikan kewirausahaan masing-masing Rp 1 miliar untuk 12 kopertis dan masing-masing Rp 500 juta untuk 26 politeknik negeri. pendidikan kewirausahaan di perguruan tinggi ini diharapkan bisa menyiapkan mahasiswa untuk berani mandiri. Direktur Kelembagaan Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta. semakin tinggi pendidikan seseorang.´ ujanya. Pada tahun 2009. Kompas .

mendapat anggaran masing-masing Rp 2 miliar. Universitas Airlangga. Antonius Tanan.rumahilmuindonesia. (ELN) Sumber : http://www.seperti Universitas Gadjah Mada. ´Pendidikan kewirausahaan di kampus ini tidak lagi berhenti pada teori-teori. pendidikan kewirausahaan untuk mahasiswa harus sampai pada tahap mereka mengalami sendiri. Hendri Utama. Presiden Universitas Ciputra Entrepreneurship Center. tetapi harus tahu bagaimana cara menjalankan kewirausahaan. Universitas Indonesia. Institut Teknologi Bandung. dan mengalami sendiri menjadi wirausahawan. Kini usahanya di bidang sportainment dan makanan berkembang pesat. dan Universitas Diponegoro. Oleh karena itu.net . mengatakan. mengatakan bahwa pendidikan kewirausahaan yang diikutinya di kampus setahun lalu memicu keberanian untuk memulai usaha. Institut Pertanian Bogor.´ kata Antonius. alumnus Fakultas Hukum UGM. pendidikan kewirausahaan ini perlu didampingi dengan orang-orang yang berpengalaman sebagai wirausaha.

a. Dua aspek dari pengalaman hidup yang meningkatkan kemungkinan seseorang menemukan peluang yaitu fungsi kerja dan variasi kerja. Hal ini disebabkan faktor informasi yang dimilikinya Informasi memungkinkan seseorang mengetahui bahwa peluang ada sat orang lain tidak menghiraukan situasi tersebut. 5. bagaimana mungkin saya dapat memenangkan persaingan? Berikut ini akan disajikan langkah-langkah dalam memulai sebuah usaha berdasarkan kerangka teoritik modul kuliah 3.Memulai Berwirausaha Avin Fadilla Helmi Pengantar Yang sering dikeluhkan oleh para mahasiswa ketika akan memulai berwirausaha. sering kali mahasiswa bahkan masyarakat umum. 4. . 2003). µjangan-jangan tidak laku¶ ketika akan memulai sebuah usaha. muncul keraguan µwaduh saingannya banyak¶. hanya saja ada beberapa individu yang mampu melihat situasi sebagai peluang ada yang tidak. Akses terhadap informasi dipengaruhi oleh pengalaman hidup dan hubungan sosial (Shane. dan 8. Pengalaman hidup. Selain itu. Langkah-langkah memulai berwirausaha 1. harus memulai dari mana? Selain itu. 7. dijangkiti penyakit µjangan-jangan¶ seperti µjangan-jangan saya rugi¶. Mengenali peluang usaha Dalam modul kuliah 3 mengenai peluang usaha dinyatakan bahwa peluang sebenarnya ada di sekeliling kita. Pengalaman hidup memberikan akses yang lebih mengenai informasi dan pengetahun mengenai penemuan peluang.

Keunggulan kompetitif apa yang saya miliki? Yang sering terjadi di masyarakat kita adalah memilih usaha yang sedang trend saat itu. sebagian besar karena informasi yang telah didapatkan sebelumnya apakah dari mulut ke mulut ataukah dari koran. c. Perubahan teknologi Perubahan kebijakan dan politik Perubahan sosial demografi 2. Hal ini sah -sah saja tetapi ketika dalam proses perkembangan tidak membuat inovasi. ataukah layanan secara umum baik. Hubungan sosial. Oleh karenanya.b. kualitas dan kuantitas dalam interaksi sosial akan lebih memungkinkan individu akan membuat kelompok dalam berwirausaha. Optimalisasi Potensi diri Setelah mengenai peluang usaha maka harus dikombinasikan dengan potensi diri. Sebuah langkah penting dimana seseorang mendapatkan informasi dari interaksi dengan orang lain. maka sulit akan berkembang. pekerja. Counter HP di Yogyakarta merupakan bisnis yang menjamur dalam 3-4 tahun ini. harga yang bersaing. Beberapa sumber peluang usaha antara lain: a. Kenyataan menunjukkan penderita autis meningkat di masyarakat. dan cara pengorganisasiannya. maka akan sulit bersaing. Seseorang datang ke sebuah toko untuk membeli HP. Hal ini sangat berbeda dengan ahli terapis untuk anak autis. sumber modal. potensi pasar. Informasi yang penting ketika akan memulai usaha adalah informasi mengenai lokasi. maka mengawali usaha secara kelompok adalah alternative. Beberapa ahli menyarankan ketika seorang takut berwirausaha secara sendirian. Jika mereka tidak mempunyai keunggulan kompetitif misalnya layanan purna jual. sementara layanan atau . b. Kombinasi antara jaringan yang luas dan kenekaragaman latar belakang akan mempermudah mendapatkan informasi tersebut.

kemudian berkembang menjadi catering. sejauh mana potensi psikologis anda mampu dioptimalkan dalam memulai sebuah usaha? 3. Keahlian khusus yang µlangka¶ akan dicari orang tanpa mempertimbangkan aspek lokasi usaha. Usaha jasa berbasis pengetahuan (knowledge intensive service) merupakan satu alternatif usaha yang memiliki keunggulan kompetitif. Fokus dalam bidang usaha Peter Drucker pakar dalam kewirausahaan menyatakan bahwa dalam dalam memulai sebuah usaha atau inovasi dilakukan disarankan untuk terfokus ±dimulai dari yang kecil berdasarkan sumberdaya yang kita miliki. dan sekarang ini gedung pertemuan dan paket pernikahan (event organizer). konsultan manajemen. hotel. Selain potensi diri dalam arti pengetahuan yang kita miliki. Oleh karenanya. maka masih perlu mengoptimalkan aspek motivasi dan kepribadian.terapis autis belum terlalu banyak. jurusan pengolahan makanan. 4. Memulai usaha rantangan untuk anak kost karena tinggal di sekitar kampus. Biasanya mereka mendirikan usaha misalnya konsultan keuangan. Dalam modul kuliah 5 kharakteristik kewirausahaan dari perspektif Psikologi maka dapat diperoleh gambaran ada beberapa kaharakteristik yang mendorong kesuksesan usaha dan yang tidak. . Mahasiswa didorong untuk melakukan riset sesuai dengan bidang ilmunya untuk memiliki pengetahuan baru dan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Vidi catering di Yogyakarta adalah salah satu contoh dimana pendirinya berlatar belakang sarjana teknologi pertanian. model usaha ini yang seharusnya dikembangkan dalam kewiarausahaan di Perguruan Tinggi. Oleh karenanya. kemudian karena basic knowledge di bidang pengolahan makanan. Berani memulai. konsultan enjinering karena kemampuan pengetahuan yang dimilikinya.

Jika ada kesulitan. Jalan dulu. USA: Edward Elgar . S. Oleh karenanya. µsedikit agak gila¶ (overconfidence) dan berani mengambil resiko adalah sangat perlu dilakukan. baru dicari jelan keluarnya.Dunia kewirausahaan adalah dunia ketidakpastian sementara informasi yang dimiliki oleh yang akan memulai usaha sedikit. Lakukan dulu. Sumber : Sumber Pustaka Shane.the Individualopportunity Nexus. 2003. A General Theory of Entrepreneurship.

Dalam pertemuan yang dihadiri seluruh eselon II dan III lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi itu. Beberapa kampus. . Ciputra. Dr. wirausahawan adalah seseorang yang mampu mengubah sampah menjadi emas. Dalam konteks itulah. Dikti juga melihat salah satu problem terberat juga adalah problem ironi pendidikan Indonesia yang menunjukkan bahwa semakin lama seorang anak bersekolah semakin tidak mandiri dia. Melalui University of Ciputra Enterpreneurshp centernya (UCEC) beliau telah mengembangkan berbagai program pendidikan dan pelatihan kewirausahaan. model pengusaha yang sukses menapaki karirnya dari wirausaha. Bapak Ciputra memaparkan secara atraktif segala hal yang terkait dengan kewirausahaan. terutama mahasiswanya. Dirjen Dikti. Fasli Jalal pada Selasa (16/9) mengadakan pertemuan dengan Founder dan Chairman Ciputra. Ir.Kewirausahaan Mahasiswa mengubah Sampah Menjadi Emas Salah satu program strategis yang akan dikembangkan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi mulai tahun 2008 ini adalah program kewirausahaan mahasiswa. seperti CROWN dan Trusty Worthy. institusi. Kompetensi kewirausahaan ini baginya bukanlah ilmu magic yang tidak bisa dipelajari dan lembaga pendidikan adalah tempat paling efektif untuk melakukan proses pembelajaran kewirausahan. Program ini dimaksudkan untuk menjawab berbagai persoalan relevansi pendidikan tinggi yang terjadi saat ini. tapi menciptakan lapangan kerja (job creator). dan pihak yang peduli akan urgensi kewirausahaan ini sudah memulai bagaimana menjadikan kewirausahaan sebagai suatu budaya yang menginternal pada setiap perguruan tinggi dan segenap civitas academika. Opsi pengembangan kewirausahaan mahasiswa sebetulnya bukan tanpa preseden. Baginya sederhana. Orientasi lulusan tidak lagi mencari kerja (job seeker). Dr.

Semoga lulusan perguruan tinggi kita adalah para inovator yang memiliki orientasi job creator ketimbang job seeker. mampu menciptakan hal-hal atau ide-ide baru yang orisinil (innovator) dan berani mengambil resiko dan mampu menghitungnya (calculated risk taker). Sumber : By Irwandi http://www. akan dijadikan sebagai pengetahuan amat penting bagi Dikti untuk mengaplikasikan program kewirausahan mahasiswa di perguruan tinggi yang ada di Indonesia.go. Segala kekayaan pengalaman yang dimiliki bapak Ciputra bagaimana menjadikan mahasiswa seorang yang opportunity creator. innovator dan calculated risk taker.id .dikti.Menurut Ciputra ada tiga hal penting yang menjadi ciri pembeda seorang wirausahawan yaitu pertama mampu menciptakan kesempatan (opportunity creator).

Padahal.Menyadari dan Menghargai Kewirausahaan UKM Oleh Bob Widyahartono MA Jakarta (ANTARA News) . Dalam kenyataan terdapat suatu konsensus umum tentang proses kewirausahaan. Jiwa kewirausahaan itu merupakan suatu aspirasi terhormat (noble aspiration) dan lazimnya dimulai dari tekad. UKM di negeri ini hendaknya oleh bank. tanggap terhadap perubahan-perubahan dalam peluang-peluang tersebut. kewirausahaan meliputi kegiatan secara terarah atau urutan keputusan yang dilakukan oleh orang perorangan atau suatu kelompok individu. Sebut saja di Jepang. memberdayakan sumber daya bisnis dan penciptaan organisasi yang tepat guna (viable) untuk secara kompeten dan kredibel menggarap peluang peluang itu. Dalam setiap tahap tersebut. China. dan bahkan di negara tetangga dekat layaknya Thailand. Vietnam dan Singapura. dan 3. terutama di daerah/desa. Korea Selatan. atau distribusi barang atau jasa yang dikategorikan ekonomis. tidak dipandang "sebelah mata. Malaysia. Apa tidak ada pendekatan yang berbeda dengan segala formalitas. untuk memprakarsai. UKM kalau di banyak negara tetangga negeri ini diapresiasi secara wajar. imajinasi dan informasi para pengambil prakarsan. persepsi peluang-peluang baru demi pencapaian laba. mengorganisasi atau meluaskan unit bisnisnya untuk berproduksi.Kini makin perlu pelaku birokrasi Pemerintahan di pusat sampai di daerah mereformasi sikap pandang mengenai Usaha Kecil dan Menengah (UKM). bagi kewirausahaan terbuka kemungkinan untuk . meskipun akhirnya ada sedikit formalitas dari kalangan birokrasi dan perbankan terhadap kebanyakan UKM? Secara konseptual. dinilai merepotkan dan kalau mau utang tidak bisa membawa dokumen jaminan dan sebagainya". 2. yakni: 1.

infrastruktur. menghasilkan uang atau profit yang beretika. geografis. Mereka terhitung yang memiliki cita cita atau hasrat mencapai yang lebih bermutu (they aim high and of values). Motivasi berprestasi ini tidaklah merupakan bakat sejak lahir. Dalam masyarakat kita. Tentunya. serta ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang mampu menghadirkan sejumlah hal baru dilandasi pendidikan formal dan "co-curriculum" yang membuka daya pikir di luar format menghafal dan "multiple choice" (pilihan berganda). pelaku UKM banyak yang masih milik tunggal (single ownership). motivasi berprestasi berarti membangun kepribadian berbisnis dengan tetap mematuhi aturan (rule of law dan bukan law of the ruler) tanpa sejumlah hambatan buatan oknum yang tidak bermoral. Banyak dipengaruhi oleh nilai-nilai sosio-kultural. seperti PT (Perseroan Terbatas). Bentuk formal. Setiap pelaku UKM walaupun tidak secara eksplisit dinyatakan "apa lagi yang menjadi visi ke masa depan sambil memperbaiki mutu kerja dalam operasi yang ada?" Dalam benak pelaku UKM sebagai wirausahawan masa depan. apa pun motivasinya yang berkesinambungan dengan mengindahkan nilai nilai sosial. keberanian berisiko dengan menginvestasi yang memang ada dalam sifat dan sikap pandang pelaku ekonomi UKM.inovasi. CV (Commanditaire Vennotschap) mereka terapkan sesuai dengan skala operasi dan tumbuhnya bisnis. Taruhan mereka adalah merugi atau mengkaji ulang peluang baru secara sederhana dalam kondisi perubahan yang tidak menentu. Berani berpikir lebih dari yang standar alias "thinking outside the box". Kehormatan termasuk pengakuan lingkungan yang terhitung "stakeholders" karena kerja keras dan cerdas. Dalam motivasi yang dikenal sebagai motivasi berkarya dan berprestasi. Kepemilikan tunggal tidak terlalu memperhatikan perlunya manajemen dan keputusan baik prinsipiil termasuk administrasi berada di tangan pemilik. keingintahuan (curiosity) dan tanggungjawab sosial (social responsibility). Secara lebih spesifik sekalipun tidak secara eksplisit terungkap. Bentuk . kondisi lingkungan politis. harus senantiasa tanggap atas adanya peluang untuk inisiatif berinovasi.

sekali pun dengan landasan berbangsa dan bernegara Indonesia. Artinya. Oleh karena itu. Suatu pemahaman bervariasi dalam pengalaman masa lalu. Apa yang dikenal sebagai "owner cum manager" dalam UKM swasta masih eksis dalam masyarakat di negeri ini secara umumnya. Sekalipun demikian. kini dan ke masa depan tidak hanya di perkotaan tapi di pedesaan termasuk mutu sumber daya bisnis: manusia. Tujuan pisau analisis semacam ini adalah untuk menguraikan dan membuka persepsi/sikap pandang dengan memahami fenomena fenomena yang eksis atau yang akan berkembang. Kenyataan bahwa UKM. seperti produksi.formal koperasi sesuai Undang Undang (UU) Koperasi perlu diketahui dan dalam perkembangan operasi unit koperasi dipahami gerak langkahnya demi anggotanya. khususnya yang kecil itu dipersepsikan oleh banyak ekonom kita sebagai "sederhana". Modernisasi operasi yang bukan westernisasi operasi dengan peningkatan mutu pengetahuan dan ketrampilan untuk menggapai peluang baru bukan kemustahilan. tidak berarti bahwa mereka menolak kemajuan berpikir dan boleh kurang mau maju. administrasi (belum dipakainya sistem akuntansi). fungsi bisnis yang terkait. pembelanjaan (financing) dan kepegawaian (belum dipakainya istilah sumber daya manusia). marketing. mayoritas UKM itu harus diperlakukan secara terhormat sebagai agen pembangunan. keuangan. pemasaran dan proses produksi langsdung di palangan akan memberi visi (insght) karena heteroginitas masyarakat pelaku ekonomi dalam masing-masing lingkungan. Apa ada yang gagal atau mengecil atau alih usaha? Tentu ada dan serangkaian sebab kegagalan itu bersumber pada kekakuan berpikir dalam arti ketidakterbukaan untuk hal hal baru sementara pesaing melaju dengan menggergoti pangsa pasar (market sgment). fungsi birokrasi pemerintahan setempat yang terjun kelapangan hendaknya tidak mencurigai dan mempersulit dan menghambat dengan segala .

agar tidak terjebak dalam sikap pandang yang terlalu sempit. justru tanpa menghambat. Lektor Kepala Fakultas Ekonomu Universitas Tarumanagara (FE Untar) Jakarta. Tapi.macam aturan. Sebelum mencuatkan konsep-konsep baru yang hanya birokrasi setempat memahami seadanya (superficial knowledge and skill). Mutu infrasuktur di lingkungan kerja harus dipelihara secara konsisten sesuai misi pelayanan yang sudah dianggarkan. hendaknya membenahi diri dengan mendidik diri sesuai kebutuhan pelayanan pada masyarakat di lingkungan kerjanya.id) adalah pengamat studi ekonomi/bisnis pembangunan. memotivasi untuk berprestasi secara lebih baik dengan tanpa kenal lelah. COPYRIGHT © 2007 . *)Bob Widyahartono MA (bobwidya@cbn. Inilah pemahaman yang perlu kita sadari semuanya.net.

Kewirausahaan Sosial Juga Punya Misi Pecahkan Masalah Sosial 19 Maret 2009 Laporan oleh: Anton Sumantri [Unpad. namun juga mempunyai misi untuk menyelesaikan persoalan sosial.Sc. kewirausahaan sosial perlu dicermati untuk menumbuhkembangkan bangsa ini.ac. Prof. M.Psi. Kewirausahaan sosial bahkan tidak akan berhenti meski akhirnya terjadinya industri perikanan. Narasumber meyakinkan pentingnya menumbuhkembangkan wirausaha sosial di Indonesia (Foto: Dadan T. Tb. Jadi. Dipati Ukur 35 Bandung pada Kamis (19/03).id..) Demikian dikatakan Pembantu Rektor IV Unpad. S. Jl. ketika memberikan sambutan pada Seminar Internasional Kewirausahaan Sosial yang diselenggarakan Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik (FISIP) Unpad di Bale Rumawat Padjadjaran Kampus Unpad. Kewirausahaan sosial tidak hanya usaha mencari laba semata-mata. Dr. 19/03] Kewirausahaan sosial tidak hanya memberi ikan atau cara memancing ikan. . Zulrizka Iskandar..

Acara yang mengambil tema Meningkatkan Semangat Kemandirian Bangsa ini dihadiri oleh Pembantu Rektor Bidang Kerjasama. Edi Siswadi. Dr. Dr. Hal itu bisa terlihat dalam beberapa usaha yang dilakukan Unpad.Si.. Hal ini dilakukan sebagai upaya menuju Unpad sebagai entrepreneur university. Prof. tegas dalam penegakannya dan berpihak pada rakyat. Sedangkan Unpad sebagai institusi pendidikan yang memelopori dan memberikan perhatian lebih terhadap kewirausahaan sosial dan kreativitas. ³Unpad mendidik para mahasiswanya khususnya yang sedang dalam tingkat akhir untuk menjadi wirausahawan. Setelah menjalani pendidikan dan pelatihan. Budhi Wibhawa. Soni A.. Unpad kini mendorong mahasiswanya untuk tidak hanya mencari pekerjaan. Drs... Tb. perwakilan Warisan Global-Malaysia. M. Keith Davis. Soni A. Seminar Internasional ini merupakan salah satu dari rangkaian acara Dies FISIP yang ke-50. mereka akan bisa membuat perencanaan bisnis dan kemudian akan diberi modal secara bergulir sebagai stimulus´. Sementara itu. sebenarnya SDM Indonesia jika dikelola dan diarahkan dengan baik maka akan menghasilkan negara yang kuat. M. Tb. Sekda Kota Bandung. Sekretaris Daerah Kota Bandung. Zulrizka mengatakan. perwakilan British Council. S. serta sejumlah undangan dan peserta. Prof. Dengan membuat peraturan yang jelas. Dr. Keith Davis mengatakan. Dhaksina Moorty dan Zulfikar M. . John Peppin dan Fajar Anugerah. H.Psi..Si. Rachman. Namun ia menambahkan. niscaya Indonesia akan mengalami tahun-tahun keemasannya. Lukmanulhaqim menambahkan. M. namun membuat lapangan kerja. Lukmanulhaqim.Sc. semangat membangun jiwa kewirausahaan ini ditanggapi Jurusan Kesejahteraan Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unpad antara lain dengan adanya mata kuliah tentang kewirausahaan dan mendorong mahasiswanya untuk menjadi wirausahawan sosial. Indonesia merupakan negara yang mempunyai potensi yang luar biasa. Namun kendala utama dalam pengelolaan potensi tersebut ialah sumber daya manusia (SDM). Edi Siswadi mengatakan. Drs. Ketua Jurusan Kesejahteraan Sosial. Hal ini tentunya didukung oleh pemerintah sebagai regulator. Pembantu Dekan III FISIP Unpad. Zulrizka Iskandar. M. Bandung diakui dunia sebagai kota kreatif (creative city).S.

Bahkan penduduk Indonesia cenderung konsumtif. Drs. Ia menambahkan. Menurutnya. peserta kemudian dibagi menjadi beberapa kelompok untuk berdiskusi dengan pembicara dan praktisi wirausaha sosial. (eh)* Sumber : http://www. kewirausahaan sosial yang berkembang di Inggris memberikan perhatian dan solusi pada permasalahan sosial dan sekaligus laba. Budhi Wibhawa. Hingga saat ini terdapat sekitar 55.S. orang-orang yang berkecimpung di bidang ini haruslah ulet. Hal ini antara lain terlihat dengan penghargaan yang diberikan kepada kota Bandung sebagai kota kreatif oleh British Council.unpad.id . Rachman dari Warisan Global-Malaysia. berani menerima tantangan dan resiko. dan Ketua Jurusan Kesejahteraan Sosial.. Sementara itu pembicara dari British Council.ac. sebagai pembicara. M. Seminar tersebut kemudian dilanjutkan dengan diskusi panel yang menghadirkan Dhaksina Moorty dan Zulfikar M. Setelah diskusi panel. John Peppin mengatakan.000 kewirausahaan sosial yang berkembang di Inggris. teguh pada pendirian. Indonesia sangat berpotensi terhadap tumbuh kembangnya wirausaha sosial.Sayangnya penduduk Indonesia tidak mendapatkan hal itu dengan maksimal.

Universitas ini mempunyai sejumlah lembaga riset dan juga mempunyai lembaga permodalan (bekerjasama dengan pemerintah Belanda dan pemerintah provinsi Gelderland) untuk membantu industri kecil dan wirausahawan baru yang ingin membangun bisnis baru berbasis Life Science dan Agrotechnology.kisah pahit yang mereka alami. seperti perusahaan . Dalam kuliah ini saya tergabung dalam kelompok yang mendapat tugas membangun rencana bisnis dan pemasaran bagi sebuah perusahaan Jepang yang ingin membangun bisnis teknologi membran di Uni Eropa. Kelompok lain mendapat tugas mengenai rencana bisnis di sekitar Wageningen.Kewirausahaan Bagi Mahasiswa dan Dukungan Universitas Wageningen University and Research Centre (WUR) di Belanda sangat berambisi dalam mengembangkan bisnis di bidang Life Science and Agrotechnology (mikrobiologi.kuliah bisnis (bahkan untuk Agricultural Engineering kuliah Technology. dengan atau tanpa memanfaatkan teknologi . kemarin sore kami mendapat kuliah dari seorang broker.benar nyata. dan sampai saat ini boleh dibilang terbilang cukup sukses. karena bahkan di Belanda pun bank enggan mengucurkan .pembicara di dunia usaha diundang untuk sharing pengalaman.awal memang sangat krusial. proteksi lingkungan dan teknik pertanian). Dukungan modal di awal .perusahaan di sekitar Food Valley. minuman. Hari ini kami mendapat kuliah dari 3 pengusaha sekaligus.teknologi WUR. Innovation and Strategy adalah kuliah wajib). Mahasiswa di bidang Life Science maupun Agricultural Engineering diarahkan untuk mengambil kuliah .kisah sukses dan kisah . Untuk mendukung kuliah dan tugas. Kompleks Food Valley cukup berkembang. industri makanan. tantangannya serasa berbeda. Mereka menceritakan kisah . Sekarang banyak perusahaan terkait bidang ini tumbuh di sekitar WUR. pembicara . Dengan mengerjakan tugas yang benar . Tugas kelompok ini tugas dunia nyata. bukan sekadar simulasi. Seperti dijelaskan dalam postingan sebelumnya.

Selain itu. Pemberi proyek turut memberi nilai. Di sini.teman anda sekelompok turut memberi nilai kepada anda. yang bisa diganti dengan minor thesis kalau mau. Social skill dikembangkan secara rutin dari awal kuliah sampai tamat. sebagian besar mata kuliah mempunyai tugas kelompok. tetapi juga proyek yang dikerjakan umumnya langsung dicari WUR dari industri. mengerjakan proyek sesuai target dan tenggat waktu dan mengelola anggaran proyek langsung diasah. Pelatihan konsultasi Akademik ini adalah berupa pengerjaan proyek dunia nyata oleh mahasiswa. tetapi juga siap kerja atau membuka lapangan kerja.bisnis baru berbasis inovasi ini. berupa modul . Selain itu. umumnya berupa pengembangan bisnis atau teknologi tertentu. perencanaan proyek dan sebagainya). kemampuan berinteraksi dalam tim yang berasal dari berbagai bangsa diasah. Dengan demikian. seperti umumnya sarjana). Kemampuan berinteraksi dalam sebuah kelompok yang anggotanya berasal dari berbagai negara. Akan tetapi ketiga pengusaha tersebut bilang bahwa kuncinya adalah fokus. Kita sering mendengar bahwa Universitas . Untuk yang belum punya pengalaman kerja. kalau dia ingin bekerja pada orang lain sesudah tamat. Proyek ini disediakan dan dicari oleh WUR. yang umumnya wajib bagi sebagian besar program Master di WUR. mahasiswa diharapkan paling tidak punya konsep bisnis dan rencana bisnis terkait dengan bidangnya.dana untuk bisnis .bisnis ini. Sebelum tamat. komunikasi interkultural. para mahasiswa master bukan hanya bersimulasi menjadi konsultan. begitu juga teman . WUR juga mempersiapan kuliah simulasi bernilai 12 ECTS (setara 8 SKS di Indonesia) terdiri dari Pelatihan Konsultasi Akademik (Academic Consultancy Training-/ACT 9 ECTS) dan Pengembangan Skill (3 ECTS. keahlian yang diasah dan dipersiapkan untuk mahsiswa bukan hanya untuk siap berkembang (aspek teoretis. WUR dan Pemerintah Belanda membangun perusahaan khusus untuk pendanaan bisnis . dan mencurahkan perhatian kita pada bisnis yang kita bangun dan jangan patah semangat kalau banyak hambatan menghadang. kombinasi ACT dan magang (internship) sangat bermanfaat untuk mengenal dunia kerja. Hal ini ditopang dengan internship wajib (24 ECTS atau setara 18 SKS) yang durasinya 4 bulan.modul praktis seperti pengembangan karir. Siapa .Universitas terkenal seperti MIT dan Stanford di Amerika hampir semua bergerak kepada pengembangan model ini. Untuk yang sudah punya pengalaman kerja.

universitas harus menjalin hubungan yang kuat dan erat dengan industri. bapaknya harus merekrut lulusan ITB juga untuk kerja di perusahaannya. minimal membantu permodalan alumni yang ingin membangun usaha. dan all out dalam mempersiapkan mahasiswanya. Nah. Mahasiswa yang berasal dari jalur umum (bukan jalan tol) harus banyak kuantitasnya. Bagaimana menurut teman . Kombinasi mahasiswa yang lancar otak dengan lancar dana cukup bagus untuk membangun jaringan.blogdetik. IPB dan UGM mempersiapkan diri ke arah ini. yang merupakan salah satu modal utama dalam bisnis. Alumni . Saya berharap universitas dengan tradisi alumni yang kuat di Indonesia seperti ITB. Kawasan industri tentu dikembangkan di sekitar kampus. Khusus ITB.yang tidak pernah dengar Silicon Valley. Kalau perlu anak pengusaha yang mau masuk ITB misalnya. tampil all out dengan mempersiapkan mahasiswanya baik yang ingin kerja untuk orang lain maupun membuka lapangan kerja sendiri.teman? Sumber: http://muridkehidupan. sehingga sebelum tamat sudah punya gambaran. industri berbasis teknologi bisa dikembangkan di Jawa Barat.com . dari mana bahan untuk simulasi dunia nyata bagi mahasiswa? Selain itu. untuk mempertahankan kualitas. Uang yang diperoleh dari jalur µjalan tol¶ sebagian dipergunakan untuk pengembangan bisnis. Membuat cluster khusus seperti Silicon Valley atau Food Valley ini sangat bermanfaat baik bagi industri maupun universitas. UI. yang berbasis ciri khas kampus tersebut (untuk ITB adalah teknologi). untuk ini. minimal memberi proyek dunia nyata bagi alumni ITB. Kalau koneksi kurang kuat dengan industri.alumni yang sukses sebagai profesional karir maupun pengusaha direkrut.

empati. dapat berkomunikasi. Hadir sebagai pembicara. Demikian antara lain terungkap dalam Parenting Seminar yang diselenggarakan Universitas Paramadina. Noke Kiroyan. kreatif. Kewirausahaan lebih kepada menggerakkan perubahan mental. melainkan . dua. pendidikan dapat menjadi faktor pendorong kesuksesan berwirausaha atau sebaliknya. Mien Uno mengatakan. dibutuhkan karakter seperti pengenalan terhadap diri sendiri (self awareness). Selain itu. Kompas . dan Presiden Direktur Kiroyan Kuhon Partners/PT Komunikasi Kinerja. tanpa mempertentangkan apakah kemampuan berwirausaha itu berkat bakat (terlahir) atau hasil pendidikan (terdidik). CEO PT Graha Layar Prima (pendiri Blitzmegaplex) Ananda Siregar. Tidak perlu dipertentangkan apakah kemampuan wirausaha itu berkat bakat (terlahir) atau hasil pendidikan (terdidik).Kewirausahaan Sejak Dini Kajian menarik tentang kewirausahaan disampaikan tiga orang yang berkompeten. pakar kepribadian sekaligus Presiden Direktur Lembaga Pendidikan Duta Bangsa Mien Rachman Uno. yaitu CEO PT Graha Layar Prima (pendiri Blitzmegaplex) Ananda Siregar.Jiwa kewirausahaan atau entrepreneurship dapat dibina atau ditanamkan sejak kecil. pakar kepribadian sekaligus Presiden Direktur Lembaga Pendidikan Duta Bangsa Mien Rachman Uno. dapat mengendalikan emosi. mampu memecahkan permasalahan (problem solving). mampu mengatasi stres. mampu membawa diri di berbagai lingkungan. mampu berpikir kritis. Sabtu (1/3). untuk menjadi wirausahawan andal. Gambaran singkatnya. menanamkan jiwa kewirausahaan adalah dengan melakukan perubahan mental dan sikap yang dapat dilakukan sejak dini. Karakter-karakter tersebut dapat dibentuk melalui pendidikan sejak dini. menghargai waktu (time orientation). Kewirausahaan Dibina sejak Dini Dibutuhkan Perubahan Mental Jakarta. dan Presiden Direktur Kiroyan Kuhon Partners/PT Komunikasi Kinerja. dan tiga. dan mampu membuat keputusan. mau berbagi dengan orang lain. ´Untuk mendidik anak menjadi seorang wirausahawan tidak dalam hitungan satu. Noke Kiroyan.

Semasa Ananda kecil. individu justru belajar menghindari risiko. kata Noke. dan sikap bahwa semua hal dapat dipelajari. orangtua ikut memotivasi anak. maupun manusia. Individu harus memiliki keyakinan bahwa tak ada yang mustahil. Sebaliknya. kewirausahaan diawali dengan sikap (attitude). Bagi Noke. Menjadi wirausahawan lebih merupakan cara pandang. baik alam. Padahal. saya menduga banyak peluang akan terbuka karena lebih luas wawasannya dalam melihat peluang. seseorang dapat saja malah enggan mengambil risiko. Indonesia sangat kaya akan potensi sumber daya. Terlebih lagi. menciptakan hal-hal baru. Dalam proses tersebut. Selain itu. Kewirausahaan tidak sekadar keterampilan teknis. orangtua perlu mengambil peranan. orangtua dapat mengamati kecenderungan sang anak. bagi sebagian orang. Pada dasarnya. kewirausahaan itu sangat identik dengan mengambil risiko. proses. Dia sendiri berpendapat tidak perlu dipertentangkan kewirausahaan itu sesuatu yang dapat dipelajari atau didapatkan sebagai bakat secara genetis. dan memberikan apresiasi atas kerja keras anak.´ ujarnya.´ ujarnya. misalnya. serta melihat peluang yang belum dilihat orang lain. mengevaluasi mereka. apa yang disebut ´bakat´ sebetulnya dapat saja merupakan pengaruh lingkungan dan hasil pendidikan. Negara berkembang justru potensial sebagai tempat mengembangkan kreativitas dan usahausaha baru. bisa menjadi faktor pendorong kesuksesan berwirausaha atau sebaliknya. Orangtua perlu menyupervisi anak dengan memberikan contoh yang baik dan menjaga agar ucapan sama dengan tindakan. baik berupa produk. ´Seseorang tidak perlu predikat sarjana untuk menjadi pengusaha. Perubahan mentalHal senada diungkapkan Noke Kiroyan. Pendidikan. sang ayah suka bercerita tentang kesuksesan dan keberanian para pengusaha membangun bisnisnya(INE) Sumber: Kompas . Dalam pendidikan bisnis.´ ujarnya. budaya. Selama proses tersebut. atau cara pandang baru. kewirausahaan lebih soal menggerakkan perubahan mental. Pengusaha muda Ananda Siregar meyakini. ´Yang dibutuhkan ialah sikap can do. pikir. dengan pendidikan tinggi.sebuah proses panjang. tetapi dengan latar belakang pendidikan akademik.

jiwa entrepreneurship di kalangan anak muda dinilai menjadi jalan keluar untuk membuka lebih besar lapangan kerja. Kata Ciputra. tidak ada cara . negara ini butuh para entrepreneurship yang sejati untuk membantu pertumbuhan ekonomi yang lebih pesat dan tidak hanya menjadi bangsa pekerja. di setiap kesulitan dan rintangan disitu ada peluang emas. "Seiring persaingan dan rintangan kedepan. para pengusaha dituntut menjadi lebih kreatif untuk memanfaatkan peluang yang ada. Dia kembali menegaskan. Karena saat ini lapangan kerja yang ada tidak lagi mampu menampung lulusan perguruan tinggi yang jumlahnya jutaan setiap tahun. upaya mengatasi masalah ketenagakerjaan. berkembangnya wirasusaha muda di berbagai sektor mempunyai nilai tambah yang mampu meringankan beban pemerintah mengatasi pengangguran. pengusaha yang sejati dituntut untuk lebih kreatif. Pasalnya. bilamana ingin bertahan atau survive. Presiden Komisaris PT Ciputra Tbk (CTRA) Ciputra mengatakan." katanya dalam sebuah talkshow di Jakarta pada akhir pekan lalu. bagi mereka yang jeli dan tidak berserah diri. Namun sayangnya. Di sisi lain.Ciputra: Wirausaha Dituntut Kreatif Hadapi Ekonomi Sulit Di tengah kondisi pertumbuhan ekonomi yang berjalan lambat akibat krisis ekonomi global dan menimbulkan efek negatif. para pengusaha saat ini dituntut kreatif dan memanfaatkan peluang yang ada. para pengusaha Indonesia bisa jeli memanfaatkan kondisi yang ada kecil jumlahnya . Tak ayal.

kata Ciputra tidak bisa hanya bergantung pada perusahaan yang ada dan terlebih ditengah kondisi perekonomian yang memburuk serta banyaknya perusahaan yang merumahkan karyawan dan potensi gulung tikar. lelaki yang di juluki bapak real estate Indonesia ini. Wirausaha sejati tidak hanya mampu mengubah rongsokan jadi emas. Dia pun menceritakan pendek pengalamannya menjadi wirausaha. kewirausahaan sudah populer 6-7 tahun lalu. Menjadi seorang wirausaha muda yang sejati. Penyerapan tenaga kerja. Pemerintah di negara-negara Eropa aktif membantu dan menjadikan entrepreneur sebagai gerakan nasional." paparnya." ungkapnya. .4 juta wirausaha sejati untuk membantu menyelesaikan masalah tersebut.lain kecuali melahirkan wirausaha-wirausaha. Seakan tidak bosan. namun pencipta pekerja. Ciputra yang biasa disapa Pak Cik ini mengawali karirnya sebagai konsultan arsitektur bangunan yang hanya bermodalkan garasi sebagai kantor utamanya. Sebagai gambaran. selalu menganjurkan pentingnya menumbuhkan semangat wirausaha muda sejak dini dan perlunya dorongan pemerintah untuk memfasilitasi mereka. sementara di Amerika 30 tahun lalu. tetapi juga dapat melahirkan wirausaha sukses lainnya. "Dan pengusaha yang ada jangan melakukan pemutusan hubungan kerja. di mana berkat semangat entrepreneurship yang dimilikinya. seorang wirausaha atau entrepreneur adalah orang yang dapat mengubah kotoran dan rongsokan menjadi emas. Pasalnya bangsa yang maju bukanlah dicetak dari bangsa pekerja. "Di Eropa. dia mampu pertama kalinya keluar negeri hingga memiliki asset tanah seluas 400 hektar di Vietnam. Menurut Ciputra. dinilainya tidak pernah ada ruginya dan selalu membawa manfaat bagi orang lain. Setidaknya dibutuhkan 4. Ini menjadi tantangan berat buat Indonesia. Alumnus Institut Teknlogi Bandung (ITB) jurusan arsitektur pada tahun 1960 ini sudah merintis karirnya sejak duduk di tingkat IV semasa kuliah.

Sumber : http://www.Karirnya mulai melejit ketika hijrah ke Jakarta bersama teman-temannya dengan menggarap proyek bergengsi untuk pembagunan pusat perbelanjaan di kawasan Senen. Grup Pondok Indah. Dia kemudian mendirikan Grup Jaya di tahun 1961 dengan modal Rp 10 juta.id . Berhasil menjalankan proyek tidak membuat dirinya puas begitu saja. Ciputra juga merambah properti luar negeri. Ciputra secara bertahap juga mengembangkan jaringan perusahaan di luar jawa. yakni Grup Metropolitan. Selain merambah properti dalam negeri.pojokberita. Dengan dukungan kemampuan lobinya.web. Di mana saat ini Grup Ciputra sedang mengembangkan Citra Westlake City seluas 400 hektar di Ho Chi Minh City Vietnam. Grup Bumi Serpong Damai dan terakhir Grup Ciputra. Kesabaran dan keseriusannya menjadi enterpreneur. membuat nilai asetnya terus beranak pinak dan hingga kini tercatat sekira Rp 5 triliun.

menanamkan semangat kewirausahaan kepada mahasiswanya sebagai dasar pondasi dan jati diri. Prof Sukamdani Sahid Gitosardjono dalam kuliah umum di universitas swasta itu belum lama ini mengatakan." kata Sukamdani yang 14 Maret lalu genap berusia 80 tahun. Pengusaha nasional dan pendiri Universitas Sahid (Usahid). baik sisi kualitas maupun kuantitasnya. kemudian Singapura 7. David McClelland.5 persen wirausahawan. Menurut mantan pegawai Kementerian Dalam Negeri yang telah sukses membangun Sahid Group itu. suatu negara dapat dikatakan makmur. setiap negara termasuk Indonesia dituntut untuk membangun daya saing yang kuat agar tetap bertahan. Dia menyebutkan. salah satu kunci untuk meningkatkan daya saing adalah dengan meningkatkan kewirausahaan. berdasarkan hasil penelitian seorang ilmuwan Amerika Serikat (AS). Karena itu. Sementara Indonesia pada tahun 2007 . Dalam kuliah umum yang diselenggarakan khusus untuk menyambut mahasiswa baru tahun ajaran 2008/2009 tersebut.Kewirausahaan dan Daya Saing Bangsa Dunia saat ini tengah berada dalam era globalisasi yang membawa setiap negara di dalamnya masuk ke dalam persaingan ketat dan intensif. pola pikir bahwa wirausaha adalah nilai yang harus dimiliki oleh setiap bangsa yang modern dan maju.2 persen. Hasil pemantauan menunjukkan. Sukamdani menekankan bahwa kewirausahaan memegang peranan yang sangat kuat dalam meningkatkan daya saing bangsa. universitas yang didirikannya 20 tahun lalu tersebut. "Setiap individu dalam bangsa ini harus memiliki pemikiran yang jauh ke depan. minimal harus memiliki jumlah entrepreneur atau wirausahawan sebanyak dua persen dari jumlah populasi penduduknya. AS pada tahun 2007 memiliki 11.

harus dimiliki oleh rakyat Indonesia dan tertanam dalam jiwa dan watak mereka. Beberapa alasan yang diindikasikan oleh Sukamdani tentang kewirausahaan yang belum berkembang di Indonesia adalah.usahawan unggul dalam kualitas. bukan sebagai pedagang. imbuh Sukamdani.usahawan di Indonesia masih dianggap sebagai profesi yang kurang terhormat. Selain itu. profesi wira. Selain itu. "Nilai agraris pada umumnya masih didominasi oleh nilai-nilai yang lebih bergantung pada alam daripada bertumpu pada kemampuan sendiri seperti kemampuan inovasi dan kepandaian mengadopsi. masih berada dalam struktur dan alam pikiran agraris.18 persen dari yang seharusnya 4. "Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh sebuah negara untuk menjadi sejahtera dan kuat." tuturnya. suatu negara yang kuat juga harus memiliki ilmuwan-ilmuwan yang siap menyumbangkan atau mempersembahkan hasil penelitiannya.diperkirakan hanya mencapai 400. karena budaya wirausahawan yang juga belum mengakar dalam setiap masyarakat Indonesia terutama para kaum muda. Mayoritas masyarakat Indonesia. sebagai komoditas yang berharga untuk pasar global. Dengan demikian. . Alasan mengapa jumlah wirausahawan menjadi sangat penting untuk sebuah bangsa. kemudian memiliki sejumlah wirausahawan yang memiliki dedikasi atau pengabdian tinggi terhadap bangsa dan negara.000 orang atau hanya 0. Kehadiran mereka membuat perekonomian negara akan semakin sejahtera dan kuat. rasa bangga akan dimiliki oleh segenap bangsa Indonesia. seperti dituturkan Sukamdani adalah karena wira.4 juta wirausahawan. yaitu terciptanya pemerintahan yang bersih dan berwibawa. Tiga komponen tersebut." ujarnya. Budaya atau pemikiran masyarakat pada kenyataannya lebih memandang profesi sebagai pegawai pemerintahan atau pegawai swasta sebagai profesi yang lebih pantas dan terhormat.

Di samping itu.usahawan sukses untuk mengajar. dan inovatif." kata Sukamdani. dalam sistem pendidikan kewirausahaan. Menjadi karyawan adalah alasan utama mengapa seseorang melanjutkan kuliah. "Masyarakat Indonesia masih cenderung mencari gaya bekerja dengan zona nyaman. Masih banyak pula yang harus dikembangkan dan dibenahi dalam menciptakan swadaya pembangunan kewirausahaan. Gejala inilah yang juga terjadi di Indonesia. lalu kurikulum kewirausahaan yang dianggap kurang menarik dan lebih indoktrinatif. pembangunan kewirausahaan juga tidak lepas dari peran Kamar Dagang dan Industri (Kadin) yang pada tahun 2005 yang mengungkapkan bahwa keberhasilan pembangunan kewirausahaan ternyata tidak lepas dari peran serta swadaya masyarakat. seperti kenyataan bahwa mayoritas wirausahawan yang sukses di Indonesia berasal dari keturunan atau etnis Tionghoa. Misalnya. . Peran serta masyarakat ternyata menjadi kunci penting dalam membangun kewirausahaan yang berdaya saing global.Pencipta Lapangan Kerja Sementara alasan yang kedua adalah konsep pendidikan yang menghasilkan pekerja dan bukan pencipta lapangan kerja masih merupakan arus utama dalam pendidikan nasional Indonesia. dan kurang terciptanya pusat pusat pelatihan kewirausahaan. sementara budaya itu sangat bertolak belakang dengan budaya seorang wirausahawan yang menuntut semangat yang pantang menyerah. misalnya kurangnya minat para wira. terlihat bahwa hanya sedikit wirausahawan yang berhasil menjadi pengusaha menengah dan besar dalam siklus pola kewirausahaan.fic Economic Cooperation (APEC) pada tahun 2004. berdasarkan penelitian dari Entrepreneurship Working Group Asia Paci. Pembangunan kewirausahaan di Indonesia tidaklah mudah. Masih banyak yang harus ditingkatkan. berani mengambil risiko. kreatif. mental pengajar yang formal dan sekadar menyelesaikan sejumlah minggu pertemuan.

mulai dari seorang pegawai pemerintahan pada tahun 1952 hingga menjadi pencipta peluang kerja dengan mendirikan perusahaan percetakan dari seorang pejuang nasional menjadi seorang wirausahawan nasional. Misalnya."Seharusnya.forumotion. Suara Pembaruan Daily Sumber :http://alumnifatek. Sukamdani menguraikan. dengan belajar dari pengalaman negara yang telah sukses dengan kewirausahaannya. ada dua pertimbangan mengapa kewirausahaan harus menjadi norma dan identitas Usahid. pertama adalah karena Sukamdani yang juga sebagai pendiri Usahid adalah seorang wirausahawan. Alasan yang kedua adalah karena kewirausahaan merupakan identitas masyarakat modern. jelas tergambar bagaimana Sukamdani membuat sejarah. Dalam bukunya yang berjudul Wirausaha Mengabdi Pembangunan pada tahun 2001. Identitas Usahid sebagai universitas berbasiskan kewirausahaan pun.com . dibangun bukan dengan kebetulan atau tanpa proses sejarah." ujar mantan ketua umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia ini. nilai dan semangat yang dimiliki oleh masyarakat etnis Tionghoa dalam berwirausaha ini dapat ditularkan dan dicontoh oleh masyarakat Indonesia.

dan banyak tokoh lainnya yang mewarnai pergerakan pada dekade awal abad 20 tersebut. Momentum ini menjadikan kita perlu memahami jika pergerakan modern perjuangan bangsa ini yang dimotori oleh kaum berpendidikan telah memasuki usia satu abad. Tjipto Mangunkusumo. Inilah saatnya kepada kita untuk melecut kemandirian! Memandirikan bangsa ini tidak lain tidak bukan dengan memanfaatkan sebaik mungkin potensi ekonomi yang ada di sekeliling kita. karena inilah skenario global yang anehnya justru diamini oleh elite bangsa ini yang menyeret kita semua ke persoalan multidimensi. Wahidin Soedirohusodo. Seabad Kebangkitan Nasional tampaknya tidak akan berarti apa-apa ketika kita harus dihadapkan pada realitas sosial jika Indonesia tengah mengalami perlambatan pertumbuhan (bila tak ingin disebut sebagai dekadensi) hingga ketergantungan bangsa Indonesia terhadap kekuatan asing. Semuanya tidak ada yang perlu disalahkan. Bila kita saat ini tergantung pada pasokan produk BBM dari luar. rasa malu tak akan bermanfaat apa-apa bagi kehidupan kita sekarang bila tidak dibarengi upaya nyata untuk membalikkan keadaan kita sekarang. dr. Danudirdja Setiabudi. Kemandirian²di era kapitalisme saat ini²sangat erat dengan kepemilikan kapital yang cukup untuk bisa . Bila kita saat ini sangat tergantung pada impor bahan pangan. Namun. kita harus malu terhadap arwah dr. Sebagai bangsa yang mengaku menghargai jasa para pahlawannya.100 Tahun Kebangkitan Nasional dengan Kewirausahaan Oleh senity Tahun ini kita memperingati 100 tahun Kebangkitan Nasional. sudah saatnya kita menjadi eksportir bahan pangan seperti era swasembada dulu. maka sekaranglah saatnya kita merintis jalan untuk memiliki produk-produk BBM yang sepenuhnya bergantung pada potensi lokal.

dan Carlos Slim Helu. karena kekayaan mereka bersumber dari bisnis keluarga maka kekayaan tersebut hanya terdistribusi di kalangan tertentu saja. Jadi. kita memang memiliki selapisan kecil masyarakat kaya²bahkan sangat kaya²yang sudah jamak menduduki peringkatperingkat orang terkaya di Asia bahkan dunia. Masyarakat yang kaya tersebut bukan hanya terkonsentrasi di satu lini sosial saja. Lihat saja 3 besar peringkat orang terkaya dunia. Ketiganya adalah wirausaha di ranahnya masing -masing. Jadi. distribusi pendapatan berlangsung tersendat dan dampaknya kesenjangan sosial semakin terbuka lebar. Mental dan sikap seorang entrepreneur. Tampaknya.berbuat lebih dan lebih memberdayakan. Bill Gates. tetapi merata dari semua lini. Ada stigma sosial yang kurang begitu mendukung keberadaan ´profesi´ wirausaha di masyarakat. Akibatnya. Mengapa? Hanya kewirausahaan yang mampu menciptakan masyarakat-masyarakat kaya sekaligus mendistribusikan pendapatan lebih besar dan lebih banyak. kenyataannya. hingga tunjangan pensiun di hari tua telah menjadi alasan sebagian besar kelas terpelajar kita. fasilitas yang serba dicukupi. Membangkitkan kewirausahaan di bangsa Indonesia memang bukan pekerjaan mudah. Kewirausahaan terbukti telah mampu mengantarkan pribadi-pribadi menduduki ranking-ranking teratas dalam peringkat orang terkaya. Gaji menarik. Namun. sejalan dengan perkembangan tingkat pendidikan kita. singkatnya kita harus mewujudkan sebuah masyarakat yang kaya. Ketiganya menduduki peringkat tersebut karena memiliki kekayaan yang didapat dari sektor usaha. kita tinggal melakukan copy-paste pola sukses mereka dengan mengamplifikasi dan melipatgandakan jumlah orang-orang dengan mental dan sikap seperti mereka. Berbicara tentang masyarakat kaya. Untuk mengantisipasi hal itu semua maka kita harus memaknai 100 tahun Kebangkitan Nasional kali ini dengan sebuah gerakan moral untuk membangkitkan kewirausahaan. memiliki kapital besar dan relatif terdistribusi dengan baik di seluruh lapisan masyarakat. keinginan untuk bekerja di perusahaan-perusahaan besar akan lebih menggiurkan ketimbang memilih menjadi wirausaha. . Mukesh Ambani.

Di satu sisi. maka paradigma masyarakat mengenai kewirausahaan kemungkinan besar akan perlahan berubah. Bila sosialisasi terus-menerus ini berlangsung. Bila komunitas kita sudah sudah entrepreneur minded. dari 10 orang yang Anda tanya mungkin hanya 2-3 orang saja yang berani secara terbuka mengatakan akan menjadi wirausaha sebagai pilihan masa depan mereka. Keberadaan momentum revolusioner ini setidaknya juga akan menstimulasi penerbit-penerbit buku untuk lebih banyak lagi menerbitkan buku-buku yang bernuansa kewirausahaan. maka secara . Secara konkret.Tak percaya? Coba Anda tanyakan kepada kelas mahasiswa yang sekarang tengah giatnya berkuliah. Rantai pengetahuan ini akan terjadi setidaknya d lapisan i masyarakat urban yang sudah semakin melek terhadap budaya literasi. Jika momentum ini tidak diambil oleh pemerintah sebagai leading sector. momentum revolusioner tersebut bisa dilakukan dengan kegiatan sosialisasi kewirausahaan yang akhir-akhir ini telah sering dilakukan di berbagai kampus-kampus. Membangkitkan kewirausahaan di Indonesia membutuhkan sebuah momentum revolusioner. Frekuensi dan kualitas sosialisasi tersebut mungkin dapat ditingkatkan agar kewirausahaan terus menjadi gaung yang semakin menggema. Inilah yang menjadi modal positif dan kuat untuk menciptakan sebuah komunitas berbasis kewirausahaan. Frekuensi penerbitan buku kewirausahaan saat ini memang cukup baik. komunitas kewirausahaan secara langsung maupun tidak langsung akan mendapatkan efek promosi dan di sisi yang lain media mendapatkan materi untuk mengisi ruang publik mereka. Upaya sosialisasi melalui media yang saat ini sudah terbentuk melalui ekspos pemberitaan hingga jam khusus yang disediakan di media televisi perlu didukung oleh kesigapan kantong-kantong komunitas untuk menyiapkan materinya. frekuensi tersebut akan menciptakan ceruk pasar yang lebih besar. ada baiknya berbagai komunitas kewirausahaan yang saat ini mulai tumbuh berjamuran mengambil peranan tersebut. Sinergi antara kantong komunitas kewirausahaan dengan media bisa menumbuhkan sebuah simbiosis mutualisme. Rantai pengetahuan akan terjadi ketika referensi semakin banyak maka minat orang untuk membaca juga semakin banyak. tetapi bila momentum revolusioner ini tercipta.

Semoga! .perlahan ataupun cepat pemerintahan akan mulai melirik dengan sungguh-sungguh kewirausahaan sebagai sebuah solusi masalah bangsa.

Sejak 2006. India. dan pengrajin perhiasan tradisional di Sulawesi Selatan. di Jakarta. ternyata yang dilakukannya lebih dari . Polandia." katanya. Yudhi Soerjoatmodjo. Thailand. Inggris. lingkungan hidup. memfasilitasi. Oscar mempekerjakan 20 orang dan memiliki omzet Rp100 juta per bulan." kata Team Leader Learning and Creativity British Council. dan membangun jaringan bagi para wirausahawan. British Council telah mengidentifikasi. Indonesia menjadi satu-satunya negara yang memenangkan penghargaan tersebut sebanyak empat kali sejak 2005. dan industri kreatif tingkat dunia. Pria kelahiran Riau itu mengalahkan saingannya dari Brazil. Oscar Lawalata (32) "Dua pemuda Indonesia yaitu Oscar dan Mahrizal berhasil memenangkan IYCE Award 2009 yang diselenggarakan oleh British Council. penenun. "Semula apa yang saya lakukan hanyalah tuntutan untuk memenuhi misi dan cita-cita pribadi saya. Tunisia. Oscar Lawalata (32).Dua Pemuda Indonesia Raih Penghargaan Wirausahawan di Inggris Dua pemuda Indonesia yaitu Oscar Lawalata (32) dan Mahrizal Paru (34) mendapat penghargaandan memenangkan International Young Creative Entrepreneur Award (IYCE) 2009 di Inggris. Ia memukau juri di Inggris berkat kerjasamanya dengan sekitar 100 orang pembatik. Saudi Arabia. Ia meraih penghargaan IYCE Fashion Award 2009 di London. dan Jawa sejak 10 tahun terakhir. Bali. NTT. Namun. Berkat dia. salah satu contohnya. Srilanka. Rabu.Pihaknya menyelenggarakan IYCE untuk menjaring entrepreneur muda berbakat di bidang sosial. dan Vietnam.

Usaha itu menghasilkan 700 ribu dolar AS per tahun bagi 182 anggota desa yang kesulitan mencari kerja selama konflik.sekadar mewujudkan impian karena terbukti mampu mengangkat kain tradisional ke tingkat internasional dengan melibatnya banyak orang dalam prosesnya. "Keluarga saya bisa membiayai pendidikan saya." katanya. Mahrizal Paru sukses memenangkan Champion Asian Young Leaders Climate Forum. Upayanya sekaligus melindungi 280 ha hutan hujan yang sebelumnya menjadi sasaran para penjarah.id . -ant Sumber : http://www.web. Tetapi saya ingin melihat generasi yang lebih muda bisa mendapatkan hasil yang sama dari kakao dan sama beruntungnya dengan saya.pojokberita. Sementara itu. Aceh. Pria kelahiran Aceh itu membangun komunitas perkebunan cokelat di Pidi.

PErtanyaannya.Dalam hati saya. saat kemana-mana dengan merek itu.Kewirausahaan dan Strategi Bisnis : Arti penting sebuah logo merek usaha Sejauh mana korelasi strategi bisnis. apakah celana jin langsung saya buang?? Tidak saya tetap memakainya dengan bangga. namun merek yang melekat dibelakang masih tetap melekat. Bangga bukan karena warna dan style yang menawan. dan 99% mirip. Di tahun 80-an saya begitu bangga dengan Celana Jin saya yang warna biru. Logo mampu menciptakan daya komunikasi walau hanya berukuran beberapa sentimeter saja. Strategi bisnis dan strategi marketing yang dibangun dengan pencitraan logo yang begitu besar di setiap produk celananya cukup membuat saya percaya diri. walaupun dibuat bukan dari pabrikan namun dari wirausaha wan kecil. Setelah 2 tahun saya baru tahu ternyata celana merek TIRA yang saya pakai adalah tiruan yang 99% benar-benar mirip. juga representasi dari strategi bisnis yang mempunyai kaitan dengan bagaimana dapat menimbulkan ciri dan persepsi kepada masyarakat dalam sebuah simbol yang komunikatif. . karena orangtua saya pernah bilang Logo itu senilai 1 milyar di tahun 80-90-an. dan dibuat oelh sekelompok wirausaha wan dari Tangerang. Maklum seumuran itu. strategi marketing dengan ekuitas merek yang dibangun dari ciri sebuah logo? Betapa hebatnya strategi bisnis Garuda Airways dimata saya sewaktu saya masih SMP. namun karena celana jin saya dibelakangnya ada tempelan logo merek ³TIRA´. seberapa hebat sebuah logo? Logo perusahaan atau produk merupakan salah satu kebijakan manajemen. sehingga terjadi koneksi antara visualisasi/penglihatan pelanggan dengan benak pelanggan.

Dos tetap yang ayam goreng mahal. baru esok paginya keluarga saya kasih info bahwa ayam itu ditukar. lalu apa sebenernnya yang dicari???? Salahsatu jawabnya adalah. Secara umum tidak semua pe waralaba itu mempunyai pengalaman bisnis dan marketing yang bagus. karena ayam goreng itu berlogo tertentu. karena kondisi air. enaknya sama kok sambil tidak percaya. mungin hanya mempunyai pengalaman wirausaha yang terbatas. Kemudian. Jawabnya iya. . saya coba tanya apakah enak?.Bisnis di era sekarang berkembang dengan banyaknya waralaba. Bahkan mungkin strategi bisnisnya pun tidak terencana. Apa jawab keluarga?? Ah masak. celana jin saya yang palsupun tidak mempengaruhi. bahwa dengan waralaba maka kita sebenernya beli Logo. dan sudah berkesan. Namun apakah perbedaan dipermasalahkan secara hebat oleh pembeli?? Jawabnya tidak. Keluarga pernah saya tes dengan menukar isi sebuah produk ayam goreng produk waralaba internasional seharga 21ribu dengan yang seharga 8 ribu dari wirausaha wan biasa. Logo atau merek sudah saatnya menjadi bagian dari strategi bisnis dan unsurunsur wirausaha anda. yang penting logo yang melekat itu mampu mencitrakan nilai-nilai tertentu. Setidaknya kita tahu kalau bicara soal Kartu Perdana XL maka yang terbayang adalah huruf XL warna Hijau Putih background biru seperti dalam banyak iklan2 di TV dan Baleho. Soal rasa mungkin nomor 2. Saya hanya terdiam. tepung dan timing menggoreng yang berbeda. Namun masyarakat begitu mengidamkan bisnis berbasis waralaba. sehingga seirama antara membangun kerajaan bisnis atau wirausaha anda dengan membangun persepsi pelanggan terhadap merek. Apakah ada garansi jika beli ayam goreng dari merek pewaralaba nasional yang berada di Jakarta dengan di Yogya bisa sama 100%??? Tidak. minyak goreng. apalagi ayam goreng pinggir jalan pun tidak masalah. namun isi sya ganti denga ayam yang 8 ribu milik wirausaha wan yg tetangga saya. walau jangka panjang mungkin akan berubah. Setelah makan. Namun yang kita beli adalah logo yang telah mampu masuk ke benak pelanggan secara luas.

idpage2 .Sumber : http://ipan.web.

Terutama ketika musim pendaftaran ajaran baru.Kewirausahaan dan Strategi Bisnis : 7 Penyebab Kegagalan Usaha/Bisnis Secara Rata-Rata Kewirausahaan saat ini menjadi aspek pendukung reformasi bisnis lokal dan nasional yang skala pertumbuhannya mudah meningkat dan mudah menurun. semua berbasis digital. Contoh perubahan itu.Kurangnya Pemahaman Usaha dan tempat usaha Memahami secara kontekstual dan strategi bukan saja bagaimana produk itu mempunyai nilai tambah dan dibuat. seiring perubahan ekonomi. Sehingga pengusaha mikro Cetak Foto kilat dengan lampu petromax bangkrut karena masyarakat lebih memilih penggunaan cetak digital baik dari kamera digital yang praktis kemudian make over foto dengan komputer kemudian cetak dan print pun bisa secara mandiri dan cepat. hampir di setiap lokasi baik kantor dan lembaga pendidikan ada. bahkan secara praktikal boleh dikatakan bisa cepat untung dan cepat rugi. Berikut ada 7 hal yang penyebab kegagalan usaha/bisnis secara umum. Namun apa yang terjadi dalam 2 tahun ini ketika Negara menurunkan pajak-pajak impor untuk yang sebelumnya berstatus pajak barang mewah menjadi barang konsumsi umum (Dari PPnBM mennjadi PPN. maka biaya impor barangbarang cetak mencetak untuk foto semakin murah dan berdampak menjamurnya kepemilikannya. Namun perlunya pemahaman akan kebutuhan . kuangan. 1. kondisi negara dan teknologi. prediksi dan teknologi. Semua ini berkaitan dengan pemahaman. ditinggal mandipun cetak foto 50 buah bisa selesai. Strategi bisnis dalam menunjang kewirausahaan sangatlah penting mengingat tidak semua wirausaha bisa dijalankan dengan konsep tradisiononal dan natural. dahulu banyak usaha mikro di bidang cetak foto kilat 10 menit jadi.

mengikat pelanggan. info usaha. baik secara aktif maupun konsultan. karena memang kualitas alat pembakar yang menghasilan tambalan . layanan jasa dan lain-lain namun tidak mempunyai kekuatan dan metode dan konsep pemasaran yang sistematis. bentuk/jenis dan kualitasnya. menangkap reaksi pelanggan dll. kepada siapa menjual. Kedekatan lokasi dengan sumber bahan baku/sumber produksi juga menjadi bagian penting karena dapat mengefisiensikan biaya transportasi dan produksi. makanan. Tidak ada usaha untuk membangun loyalitas dan fanatisme. Pemasaran yang diterapkan masih tradisional dan rentan terhadap perebutan pelanggan oleh pesaing. Secara umum masyarakat perilaku kewirausahaan. Pengalaman berhubungan dengan bagaimana menjual. ketika saya menambal ban kendaraan yang bocor saya memilih satu tukang tambal ban dari 3 yang ada di sekitar saya. ketika hari ini cukup laku maka tidak memperhitungkan kemungkinan bulan yang akan datang bahkan tahun-tahun mendatang. Kalo sekiranya pemodal dan pemilik belum pengalaman maka belilah orang untuk dijadikan staf atau patner usaha. kondisi kelengkapan usaha. rata-rata tidak mempunyai rencana pemasaran. baik secara frekuensi. sehingga rencana peningkatan usaha juga tidak bisa dijadwalkan dan dipacu untuk dicapai. mampu dan giat dalam produksi. Misal saya ambil contoh. tetap perlu ada pengalaman usaha. tempat usaha yang disewa ratusan juta belum tentu akan membawa keberhasilan usaha. Kurangnya pengalaman dan strategi pemasaran Kewirausahaan dalam kontek usaha masyarakat. BIsakah usaha mikro membangun fanatisme? Sangat bisa. 2. seorang ibu yang pandai sekali memasak belum tentu berhasil dalam usaha rumah makan karena bisnis tidak saja tentang pemahaman proses produksi saja. Saya coba pernah terlibat dalam penjauan beberapa UKM. Misal lagi.masyarakat akan produk tersebut. bahkan rencana usaha atau bisnis plan tidak punya. kuantitas. Pemahaman usaha juga berkaitan terhadap sarana dan prasarana misal lokasi usaha. jika tidak mempunyai kedekatan pasar dan kemudahan akse (akses berbasis s jangkauan fisik dan teknologi). baik dalam usaha kerajinan.

mingguan dan permintaan masyarakat . 3. Namun histori dalam catatan administrasi perlu di jadikan modal dalam menentukan keputusan. Kurangnya kehandalan pengelolaan modal dan kendali kredit .yang bagus dan sosoknya pun yang komunikatif. 4. 5. Banyak pebisnis yang baru membuka usaha membeli bahan baku sebanyak mungkin namun tidak dengan pemahaman bagaimana bahan baku dipelihara. Sehingga kemungkinan penyalahgunaan di tingkat bawah bisa dijalankan tanpa diketahui. daging dalam rumaha makan atau logika semen. namun tidak paham bagaimana memelihara dan antisipasi hariannya secara rutin dan strategis. Begitu juga dalam hal keuangan. besi dalam usaha bangunan. membuat usaha macet ketika alat rusak. banyak kasus usaha yang dirintis tidak mempunyai kekuatan data keuangan yang baik. pelanggan pun lari. Kurang nya kehandalan pengelolaan administrasi dan keuangan Kebijakan dalam menentukan keputusan strategi ber wirausaha hendaknya tidak mengandalkan dari insting dan naluri saja.Contoh lain lagi. Kurangnya pemahaman dalam pengadaan dan pemeliharaan bahan baku dan sarana. serta pemahaman frekuensi penggunaan bahan baku harian. ini semua hasil studi kasus di pebisnis digital printing di Yogya. penjualan dan penggunaan bahan baku. tetapi lebih kepada bagaimana bahan baku diperlakukan. sehingga pemilik tidak paham akan pendapatan rutin bulanan. pemahaman sarana. Padahal ada beberapa penyedia sarana digital printing yang memberikan layanan garansi secara pasti sampai ke mendatangkan teknisinya dari China sana. Sehingga banyak order yang di batalkan. menghargai dan rela mengulang dan dikritik bila kurang sempurna hasilnya. tidak bisa mengkorelasi antara pendapatan. Kebijakan/Keputusan berbasisis data. banyak pengusaha dalam bidang digital printing membeli alat jutaan bahkan ratusan juga impor. sehingga keseringan rusak menimbulkan ketergantungan teknisi dari luar kota dan luar negeri. walau harga lebih mahal. Pengadaaan bahan baku tidak serta merta sepreti logika membeli bahan baku cabe.

maka segan untuk menegur. jangan jadikan staf anda seorang robot yang harus turut pada perintah namun juga diberikan tantangan untuk analisa perbaikan. SDM yang berwawasan wirausaha maka akan membentuk jiwa yang kokoh. Misal harusnya pimpinan berhak menegur proses pengelolaan pengadaaan barang yang sesuai standar. tentu andapun juga harus hati-hati dalam memberikan kredit atau pending payment kepada pelanggan anda. Pemodalan yang semu dan tidak terpisah dengan kepentingan/kebutuhan pribadi juga menjadi awal kegagalan usaha. karena beranggapan bahwa masalah adalah bagian dari proses berwirausaha. apalagi mengambil kredit maksimal dari plafon jaminannya. Sehingga kredit yang membabi buta ke bank-bank bukan salah satu solusi tunggal. Kenapa? Karena hubungan yang terlalu cair dalam keluarga dapat menghilangkan kinerja fungsi stuktural yang seharusnya. pilah-pilah mana yang tertib dan tidak. 6. inilah hal yang tidak dilakukan penguasana secara umum. Dengan kata lain. penarikan dana dari perusahaan/toko terlalu sering dan cepat namun tidak memperhitungkan dengan arus pembayaran dan pendapatan perusahaan/toko/usaha. walau hanya dalam area kerjanya. Likuiditasnya misal apakah pelanggan anda selalu cash membayar atau menunda nunda pembayaran. namun karena staf yang bertanggungjawab adalah adik ipar.Wirausaha-wan yang baik memahami modal tidak saja uang. yang tidak diperhitungkan dari kebutuhan operasional. dan ada reward periodik. dan salah satu . Caranya. Sehingga staf mempunyai daya tahan terhadap masalah yang timbul. Pengusaha mikro banyak menjadi kan kredit sebagai expansi produksi dan pra investasi. ketika anda memgajukan kredit ke bank. dan beranggapan bahwa nanti tentu akan berubah. seakan-akan bekerja sukses juga kepuasan pribadi dan teamwork.lali tentukan sikap skala prioritasnya. Tidak akurasi dalam memperhitungkan kebutuhan suntikan modal dengan kemampuan bayar bulanan dan skala likuditas nya. Kurangnya kehandalan SDM yang berwawasan wirausaha Wirausahawan yang sejati tidak serta merta menjadikan seluruh keluarganya adalan staf dari perusahaan/toko/usahanya. karena beranggapan bahwa selain dia staf namun juga sosok yang yakin bahwa dengan sukses di bidangnya maka dia terlah berhasil sebagai wirausaha wan layaknya pemilik usaha.

yang dahulunya dengan mesin cetak warna yang mahal sekarang cukup dengan yang portable dan print namun tetap dengan kualitas handal.d 15 tahun mendatang. maka itu salah satu bentuk pendidikannya. . atau ketidakmampuan staf dalam melindungi data file konsumen sehingga ada pesaing yang bisa mengambil melalui salah satu stafnya yang hendak kena PHK atau pindah. PEmahaman teknolgi bagi SDM tidak serta merta harus berkaitan dengan computer dan internet. data nasabah yang hilang karena virus. serta hendaknya SDM harus mau belajar setiap saat untuk mengikuti perkembangan teknologi. Kekurangan pemahaman perubahan teknologi Dalam awal tulisan ini disinggung masalah seorang pengusaha individu bidang Cetak Foto Kilat. Sekarang kalo dalam bidang cetak mencetak. sehingga data-data dengan mudah digunakan oleh pesaing. Kegagalan usaha pemahaman teknologi ini tidak semata karena pemahaman pembelian namun juga pemeliharaan. misal banyak data keuangan. Sehingga perencaaan usaha yang baik selalu menyiapkan kriteria SDM masingmasing divisi baru melakukan rekrutmen. Memasukkan nilai kewirausahaan menyatu dalam motivasi kerja bawahan bukan hal yang mudah. Jangan terbalik.kegagalan dalam skop SDM. tinggal metode harmonisasiny antara divisi. dari penghangat nasi dengan kompor beralih ke magic jar. tetapi jika anda memberikan tantangan dan standar pencapaian per unit. namun karena justru banyak keterbatasan pemahaman teknologi maka pelarian usaha justru keluar dari bisang usaha sebelumnya. secara logika pengusaha Cetak Kilat 10 menit tad harusnya i langsung bermigrasi ke bisnis cetak berbasis digital ketika ada perubahan teknologi cetak foto. misal mengulek sambel dari cobek beralih dengan blender. namun juga berdasar kemudahan dari dampak teknologi yang ada. 7. Teknologi juga berkaitan dengan prediksi kehandalan perangkat yang digunakan saat ini agar tetap survive dalam 5 s. KEkurangan dalam menentukan kualifikasi staf dalam rekrutmen merupakan sebagian penyebab kegagalan dalam usaha peningkatan keberlangsungan usaha.

Teknologi juga berakitan dengan keberhasilan pemasaran baik dalam mendesain grafis.idpage2 . saat ini order dari beberapa kota hasil promosi di website sudah mulai berdatangan.web. Jangan berpikir bahwa usaha kecil pun tidak perlu website. pubklikasi profil dalam cd. pengguna dan nuansa. karena beberapa waktu lalu saya mendesain sistem sebuah web untuk promosi kecil usaha jahit baju. Yang penting unik. hasil. entah harga. Sukses selalu Ipan Pranashakti KIP Sumber : http://ipan. membuat website atau blog gratis.

Sebagai akhir kata penyusun menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu didala m penyelesaian tugas ini.KATA PENGANTAR Pertama penyusun panjatkan puji syukur kehadapan Tuhan Yang Maha Esa. karena berkat RahmatNyalah penyusun dapat menyelesaikan tugas kliping kewirausahaan ini tepat pada waktunya. Semoga kliping ini dapat menambah pengetahuan dan wawasan tentang kewirausahaan bagi pembacanya. Denpasar . Juli 2009 Penyusun . Dimana materi dari kliping ini diambil dari berbagai sumber baik dari media cetak mapun internet yang berkaitan dengan kewirausahaan. Kliping tentang kewirausahaan ini dibuat untuk melengkapi tugas dari mata kuliah Kewirausahaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful