I.

ANALISIS DATA

NO 1.

DATA SUBJEKTIF Tidak teridentifikasi

DATA OBJEKTIF y Sebagian besar rumah memiliki ventilasi yang kurang dari 10% y Sebagian besar warganya juga mempunyai kebiasaan merokok y Sebagian besar rumah di Desa Jatisari memanfaatkan pekarangannya untuk memelihara ayam, bebek,sapi, kambing,kelinci, dll (75%) y Rumah yang pencahayaannya remangremang (70%) y Rumah yang tidak mempunyai jendela (30%)

MASALAH KESEHATAN Resiko timbulnya penyakit : ISPA, diare, thypoid dan lain-lain sehubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan dan perilaku hidup sehat.

2.

y

y

y

Hampir seluruh keluarga yang ada di Desa Tidak teridentifikasi jatisari mengetahui mengenai gizi seimbang. Sebagian besar keluarga yang ada di desa Jatisari mempunyai perilaku makan sayur dan buah setiap hari. Hampir seluruh keluarga yang ada di D jatisari mempunyai frekuensi makan 3x.

Potensi masyarakat Desa Jatisari dalam meningkatkan kualitas kesehatan berhubungan dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap gizi seimbang.

II. Potensi masyarakat Desa Jatisari dalam meningkatkan kualitas kesehatan berhubungan dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap gizi seimbang. diare. PENAPISAN MASALAH Sesuai dengan peran perawat komunitas KRITERIA PENAPISAN Sesuai Minat Kemungdengan makinan program syara. 5 5 5 5 4 4 5 4 4 4 4 4 53 5 2 2 4 5 3 5 4 4 3 4 5 46 . thypoid dan lain-lain sehubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan dan perilaku hidup sehat.untuk pemerinkat diatasi tah Sumber daya peralaan DIAGNOSA KEPERAWATA KOMUNITAS Jumlah yang beresiko Besar nya resiko Kemungkinan untuk PENKES Sumber daya tempat Sumber daya waktu Sumber daya dana S D M Tota l skor Resiko timbulnya penyakit : ISPA.

00 Balai Desa y y Sumber Daya Tenaga kesehatan misalnya dokter dan perawat. Rumah yang tidak mempunyai jendela (30%). dll. Sebagian besar rumah di Desa Jatisari memanfaatkan pekarangannya untuk memelihara ayam. y Hampir seluruh keluarga yang ada di Desa jatisari mempunyai frekuensi makan 3x.kelinci. IV. diare. Strategi y Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) y Kerjasama dengan pokjakes lingkungan.III. Resiko timbulnya penyakit : ISPA.sapi. diare. 2. Dana dari masyarakat . diare. thypoid dan lain-lain sehubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam Tujuan Tupan : tidak terjadi penyakit ISPA. thypoid dan lainlain. Diagnosa Keperawatan Resiko timbulnya penyakit : ISPA. Potensi masyarakat Desa Jatisari dalam meningkatkan kualitas kesehatan berhubungan dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap gizi seimbang ditandai dengan : y Hampir seluruh keluarga yang ada di Desa jatisari mengetahui mengenai gizi seimbang. Rumah yang pencahayaannya remang-remang (70%). Rencana Kegiatan Penyuluhan tentang bahaya merokok Penanggung Jawab Bapak Indra Sudrajat (RW 03) Waktu/ tempat Sabtu. PRIORITAS MASALAH 1. y Sebagian besar keluarga yang ada di desa Jatisari mempunyai perilaku makan sayur dan buah setiap hari . kambing. 30 Oktober 2010 Pukul 15. bebek. thypoid dan lain-lain sehubungan dengan kurangnya pengetahuan masyarakat dalam memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan ditandai dengan : y y y y Sebagian besar rumah memiliki ventilasi yang kurang dari 10%. PERENCANAAN KEPERAWATAN KOMUNITAS No 1. (75%).

bebek. Penyuluhan tentang rumah sehat dan lingkungan sehat Bapak Sutisna (RW 01) Minggu. Dana dari masyarakat .memelihara lingkungan yang memenuhi syarat kesehatan dan ketidakmauan masyarakat dalam mengubah PHBS ditandai dengan : y Sebagian besar rumah memiliki ventilasi yang kurang dari 10% y Sebagian besar warganya juga mempunyai kebiasaan merokok y Sebagian besar rumah di Desa Jatisari memanfaatkan pekarangannya untuk memelihara ayam. sapi.00 Balai Desa y y Tenaga kesehatan misalnya dokter dan perawat. dll (75%) y Rumah yang pencahayaannya remang-remang (70%) y Rumah yang tidak mempunyai jendela (30%) Tupen : meningkatnya pengetahuan dan kemauan masyarakat tentang pemeliharaan lingkungan yang sehat dan PHBS. kelinci. kambing. 31 Oktober 2010 Pukul 15.

y y Tupen : Mempertahankan kemampuan masyarakat dalam Hampir seluruh pengelolaan gizi keluarga yang ada seimbang. dan perawat. dokter. dan perawat. di Desa jatisari mengetahui mengenai gizi seimbang. Potensi masyarakat Desa Jatisari dalam meningkatkan kualitas kesehatan berhubungan dengan tingginya kesadaran masyarakat terhadap gizi seimbang ditandai dengan : y Tupan : Meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat Desa Jatisari. Dana dari masyarakat Tenaga kesehatan misalnya ahli gizi. Ibu Nisa Rukmini (RW 08) Minggu. Ibu Siti Rokayah (RW 04) Sabtu. 6 November 2010 Pukul 15. dokter.00 Balai Desa y Tenaga kesehatan misalnya ahli gizi. y Komunikasi Informasi dan Edukasi (KIE) y Kerjasama dengan yankes dan kader kesehatan setempat. Hampir seluruh keluarga yang ada di Desa jatisari mempunyai frekuensi makan 3x.00 Balai Desa y y Memberikan reinforcement kepada warga atas keberhasilan yang selama ini sudah tercapai. . 7 November 2010 Pukul 15.2. Sebagian besar keluarga yang ada di desa Jatisari mempunyai perilaku makan sayur dan buah setiap hari. Penyuluhan tentang makanan sehat dan gizi seimbang.

Menjelaskan tentang rumah sehat dan dampaknya mengenai rumah yang tidak sesuai dengan kriteria rumah sehat. 1. Menjelaskan tentang bahaya merokok. 70% warga mengerti tentang rumah sehat Kriteria Hasil 1. Warga membenahi rumah dan membersihkan rumah sesuai dengan penyuluhan. mengurangi konsumsi rokok.Rencana Kegiatan Penyuluhan tentang bahaya merokok 1. 70% warga mengerti dan pokjakes lingkungan memiliki kemauan untuk tentang bahaya merokok. Warga mampu menyebutkan dan menjelaskan kembali tentang materi penyuluhan. Peserta penyuluhan antusias mengikuti penyuluhan ditandai dengan banyak warga yang bertanya (10 pertanyaan) 3. Berkoordinasi dengan pokjakes lingkungan tentang rumah sehat 3. 2. dan perwakilannya. Hampir seluruh warga menghadiri penyuluhan 2. Berikan reinforcement kepada masyarakat yang dapat menjelaskan kembali mengenai bahaya merokok. 4. 70% peserta antusias mengikuti penyuluhan 3. 70% peserta antusias mengikuti merokok. Penyuluhan dihadiri oleh sekitar 60% KK atau perwakilannya 2. 4. Penyuluhan dihadiri oleh bahan penyuluhan : sekitar 60% KK atau flipchart. Berkoordinasi dengan 3. Peserta penyuluhan antusias mengikuti penyuluhan ditandai dengan banyak warga yang bertanya (10 pertanyaan). Menyiapkan alat dan bahan penyuluhan : flipchart. poster. dampak merokok terutama bagi keluarga dan orang-orang terdekat. Penyuluhan tentang rumah sehat dan lingkungan sehat 1. penyuluhan. 1. Implementasi Indikator Menyiapkan alat dan 1. 3. Hampir seluruh warga menghadiri penyuluhan. . 3. poster. dan leaflet mengenai rumah sehat 2. Warga mengurangi jumlah rokok yang biasa dikonsumsinya setiap hari. 2. Warga mampu menyebutkan dan menjelaskan kembali tentang materi penyuluhan 4. leaflet mengenai bahaya 2.

1. bahan penyuluhan : flipchart. dan jarak ideal antara kandang dengan rumah tempat tinggal.4. 2. Menyiapkan alat dan sehat dan gizi seimbang. Menjelaskan tentang cara pemeliharaan kebersihan kandang ternak. Bekerja sama dengan yankes dan kader kesehatan setempat tentang makanan sehat dan gizi seimbang. mampu. mau mengolah sampah sesuai dengan yang diajarkan. Berikan reinforcement kepada masyarakat yang dapat menjelaskan kembali mengenai kriteria rumah sehat dan lingkungan sehat. dan leaflet mengenai makanan sehat dan gizi seimbang. Warga mengetahui. Penyuluhan tentang makanan 1. Menjelaskan tentang pengertian dan contoh makanan sehat dan gizi seimbang. Penyuluhan dihadiri oleh sekitar 50% KK atau perwakilannya 2. 3. 5. poster. . alat-alat perlindungan diri yang digunakan. Menjelaskan dampak yang terjadi akibat mengonsumsi makanan yang tidak sehat dan 1. Warga mengerti tentang makanan sehat dan gizi seimbang. Warga mampu membedakan sampah organic dan anorgani 2. 4. peserta antusias mengikuti penyuluhan 3.

Warga mampu menyebutkan dan menjelaskan kembali tentang materi penyuluhan 3. 4. 3. Warga mampu menyebutkan dan menjelaskan kembali tentang materi penyuluhan 6. 70% warga mengerti tentang menggunakan tanaman obat dan khasiatnya 4. Berikan reinforcement mengenai keberhasilan dalam mengonsumsi makanan sehat dan pemenuhan gizi seimbang.5. tidak memenuhi angka kecukupan gizi. Warga bersedia untuk menanam tanaman obat dan memanfaatkannya. Peserta penyuluhan antusias mengikuti penyuluhan ditandai dengan banyak warga yang bertanya (10 pertanyaan) 2. 2. Penyuluhan dihadiri oleh sekitar 60% KK atau perwakilannya 5. Peserta penyuluhan antusias mengikuti penyuluhan ditandai dengan banyak warga yang bertanya (10 pertanyaan) 5. Peserta antusias mengikuti penyuluhan 6. Memberikan motivasi kepada masyarakat untuk tetap mempertahankan perilaku mengonsumsi makanan sehat dan 1. Berikan reinforcement mengenai keberhasilan dalam mengonsumsi makanan sehat dan pemenuhan gizi seimbang. Berikan reinforcement kepada masyarakat yang dapat menjelaskan kembali mengenai makanan sehat dan gizi seimbang. 1. Memberikan reinforcement kepada warga atas keberhasilan yang selama ini sudah tercapai. Memberikan motivasi kepada masyarakat untuk tetap mempertahankan perilaku mengonsumsi makanan sehat dan pemenuhan gizi seimbang. Penyuluhan dihadiri oleh sekitar 60% KK atau perwakilannya 2. 70% warga mengerti tentang menggunakan tanaman obat dan khasiatnya 1. 4. Warga bersedia untuk . Peserta antusias mengikuti penyuluhan 3.

.pemenuhan gizi seimbang menanam tanaman obat dan memanfaatkannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful