1.

PENDAHULUAN

Setiap manusia memiliki sifat sebagai mahluk individu dan mahluk sosial. Sebagai mahluk sosial manusia harus saling menghargai terhadap hak dan kewajiban. Hak adalah sebuah unsur normatif yang melekat pada diri setiap manusia dan hal tersebut tidak bisa diganggu gugat. Sedangkan hakikat Hak Asasi Manusia sendiri adalah merupakan upaya menjaga keselamatan eksistensi manusia secara utuh melalui aksi keseimbangan antara kepentingan perseo rangan dengan kepentingan umum. Adanya Magna charta pada tahun 1215 dianggap sebagai awal dari tumbuh kembangnya Hak Asasi Manusia. Namun, anggapan tersebut sebenarnya kurang benar, faktanya pada abad ke XVIII perkembangan sejarah perlindungan hak -hak asasi manusia cukup pesat seperti yang dialami oleh bangsa -bangsa Inggris, Perancis dan Amerika Serikat. Perjuangan rakyat di Negara - negara tersebut sangat luar biasa dalam menghadapi kesewenang-wenangan para penguasanya. Pertumbuhan ajaran demokrasi

menjadikan sejarah perlindungan hak asasi manusia memiliki kaitan er at dengan usaha pembentukan tatanan Negara hukum yang demokratis. Pembatasan kekuasaan para penguasa dalam undang-undang termasuk konstitusi, Pemimpin suatu Negara harus melindungi hak yang melekat secara kodrati pada individu yang menjadi rakyatnya.
II. KAJIAN TEORI

Selain gerakan hak asasi, ada beberapa teori dari para ahli yang mendukung perkembangan hak asasi manusia. Teori -teori tersebut adalah sebagai berikut : 1. Teori perjanjian masyarakat (1632 -1704) Teori ini dikemukakan oleh John Locke. Teori ini menyebutkan bahwa ketika manusia berkeinginan membentuk Negara maka semua hak yang ada pada diri manusia harus dijamin dalam undang -undang. (Purwanto, Bambang Tri:2006) 2. Teori trias politika (1688-1765) Teori ini dikemukakan oleh Montesquieu. Teori ini menyatakan bahwa

kekuasaan Negara dipisahkan menjadi tiga, yaitu legislatif, eksekutif, dan yudikatif. Pemisahan ini dilakukan untuk melindungi hak asasi dan kekuasaan Negara. (Mansyur Effendi, 1994). 3. Doktrin Roosevelt (1941)

pemerintah dan setiap orang. pembahasan ini bertujuan untuk memberikan gambaran tentang suatu masyarakat atau kelompok orang tertentu atau gambaran tentang suatu gejala atau hubungan antara dua gejala atau lebih (At herton dan Klemmack: 1982). hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya. Metode deskritif. Roosevelt. sebagaimana ditunjukan oleh namanya. sehingga sifatnya suci. y Freedom from want with economic understanding which will give every nation a healthy peacetime life for its in habitat y Freedom from fear. Metode Pembahasan Dalam hal ini penulis menggunakan: 1. IV. yaitu Penelitian yang dilakukan melalui kepustakaan. Penelitian kepustakaan. Doktrin ini dikenal dengan ³four freedom´ yang terdiri atas : y Freedom of speak and expression every where in the word y Freedom of every person of to worship in own way. hak asasi adalah hak yang bersifat asasi. dijunjung t inggi.Doktrin ini dikemukakan oleh Franklin D.´ Sedangkan menurut Koentjara Poerba Pranoto. mengumpulkan data -data dan keterangan melalui buku buku dan bahan lainnya yang ada hubungannya dengan masalah masalah yang diteliti. demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia. The International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) . (Purwanto. HASIL Dalam pasal 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM disebutkan bahwa ³Hak Asasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakekat dan keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerah-Nya yang wajib dihormati. 2. colling for such a world wide reduction means that no nation will be in a position to commit an act of aggression against any neighbour III. dan dilindungi oleh negara. Bambang Tri:2006)  What are human rights based on 1. Artinya. hukum.

Hak Asasi Pribadi (Personal Rights) Contohnya : hak kemerdekaan memeluk agama. and International Criminal Law: Rome Statute of theInternational Criminal Court .2. (Andenas. Hak Asasi Perlakuan Tata Cara Peradilan dan Perlindungan Hukum (Procedural Rights) Contohnya : hak mendapat perlakuan yang wajar dan adil dalam penggeledahan. d. Hak Asasi Politik (Political Rights) Contohnya : hak mendirikan partai e. Hak Asasi Sosial dan Kebudayaan (Social and cultural rights) Contohnya : hak mendapatkan pendidikan f. Hak Asasi Ekonomi (Properti Rights) Contohnya : hak membeli dan menjual sesuatu. dan tidak . b. membatasi dan atau mencabut HAM seseorang atau kelompok orang yang dijamin oleh Undang -Undang ini. Convention Against Torture an Other Cruel Inhuman or Degrading Treatment or Punishment (CAT) 4. Mads:2008) Macam-macam Hak Asasi Manusia a. menghalangi. Social and Cultural Rights (ICESCR) 3. Pelanggaran HAM dan pengadilan HAM Pelanggaran HAM adalah setiap perbuatan seseorang atau kelom pok orang termasuk aparat negara baik disengaja ataupun tidak disengaja atau kelalaian yang secara hukum mengurangi. International Convention on the Elimination of All Forms of Racial Discrimination (CERD) 5. c. The International Covenant on Economic. Convention on the Rights of the Child (CRC) See also International Humanitarian Law: Geneva and Hague Conventions. International Convention on the Elimination o f All Forms of Discrimination Against Women (CEDAW) 6. Hak Persamaan Hukum (Right of Legal Equal ity) Contohnya : hak mendapatkan pengayoman dan perlakuan yang sama dalam hukum.

Penindakan terhadap pelanggaran HAM mulai dari penyelidikan. kebangsaan. pemusnahan. perbudakan. Sedangkan bentuk pelanggaran HAM ringan selain dari kedua bentuk pelanggaran HAM berat itu. Pelanggaran terhadap HAM dapat dilakukan oleh baik aparatur negara maupun bukan aparatur negara (UU No. Sementara itu kejahatan kemanusiaan adalah salah satu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang meluas atau sistematik yang diketahuinya bahwa serangan tersebut tujukan secara langsung terhadap penduduk sipil berupa pembunuhan. penganiayaan terhadap suatu kelompok tertentu atau perkumpulan yang didasari persam aan paham politik. dan persidangan terhadap pelanggaran yang terjadi harus bersifat non -diskriminatif dan berkeadilan. dan kejahatan apartheid. ras. Pengadilan HAM merupakan pengadilan khusus yan g berada di lingkungan pengadilan umum. tetapi juga pelanggaran yang d ilakukan bukan oleh aparatur negara. etnis. Kejahatan genosida dilakukan dengan cara membunuh anggota kelompok. penuntutan. penyiksaan. jenis kelamin atau alasan lain yang telah diakui secara universal sebagai hal yang dilarang menurut hukum internasional.didapatkan atau d ikhawatirkan tidak akan memperoleh penyelesaian hukum yang berlaku (UU No. 26/2000 tentang pengadilan HAM). budaya. pengusiran atau pemindahan penduduk secara paksa. kelompok etnis dan kelompok agama. pelacuran secara paksa atau bentuk-bentuk kekerasan seksual lain yang setara. 26/2000 tentang pengadilan HAM). menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang akan mengakibatkan kemusnahan secara fisik baik seluruh atau sebagiannya. mengakibatkan penderitaan fisik atau mental yang berat terhadap anggota-anggota kelompok. perbudakan seksual. Kejahatan genosida adalah setiap perbuatan yang dilakuka n dengan maksud untuk menghancurkan atau memusnahkan seluruh atau sebagian kelompok bangsa. . agama. Karena itu penindakan terhadap pelanggaran HAM tidak boleh hanya ditujukan terhadap aparatur negara. dan memindahkan secara paksa anak-anak dari kelompok tertentu ke kelompok lain (UU No. perkosaan. 26/2000 tentang pengadilan HAM). penghilangan orang secara paksa. memaksakan tindakan-tindakan yang bertujuan mencegah kelahiran di dalam kelompok. ras. perampasan kemerdekaan atau perampasan kebebasan fisik lain secara sewenang-wenang yang melanggar (asas-asas) ketentuan pokok hukum internasional.

pdf-searcher.2003.Solo:2006 Andenas.V.com/Enforcing-Human-Rights-inIndonesia:-seen-from abroad. juga terdapat dalam praktik kehidupan umat Islam. dan Masyarakat Madani. Setiap individu mempunyai keinginan agar HAM -nya terpenuhi.2006. VI. HAM setiap individu dibatasi oleh HAM orang lain. DAFTAR PUSTAKA Purwanto.html#: diakses tanggal 1Desember 2010: pukul 0945) Tim ICCE UIN Jakarta. Hak Asasi Manusia. Di samping itu kita juga harus bisa menghormati dan menjaga HAM orang lain jangan sampai kita melakukan pelanggaran HAM. VII.Demokrasi. Kesimpulan HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki oleh manusia sesuai dengan kiprahnya.Enforcing Human Rights in Indonesia: seen from abroad. tapi satu hal yang perlu kita ingat bahwa Jangan pernah melanggar atau menindas HAM orang lain. kelompok atau suatu instansi atau bahkan suatu Negara akan diadili dalam pelaksanaan peradilan HAM. Saran-saran Sebagai makhluk sosial kita harus mampu mempertahankan dan memperjuangkan HAM kita sendiri. dimana setiap bentuk pelanggaran HAM baik yang dilakukan oleh seseorang.Yogyakarta (http://www. Dalam Islam. Membangun Wawasan Kewarganegaraan. Islam sudah lebih dulu memperhatikan HAM. .Mads. Jakarta : The Asia Foundation dan Prenada Media . Ajaran Islam tentang Islam dapat dijumpai dalam sumber utama ajaran Islam itu yaitu Al -Qur¶an dan Hadits yang merupakan sumber ajaran normatif. Jadi dalam menjaga HAM kita harus mampu menyelaraskan dan mengimbangi antara HAM kita dengan HAM orang lain. Bambang Tri dan Sunardi.2008. pengadilan HAM menempuh proses pengadilan melalui hukum acara peradilan HAM sebagaimana terdapat dalam Undang -Undang pengadilan HAM. Dalam kehidupan bernegara HAM diatur dan dilindungi oleh perundang-undangan RI.. Dan Jangan sampai pula HAM kita dilanggar dan dinjak -injak oleh orang lain.

Miftahul Jannah Moh.LAPORAN TUGAS KELOMPOK SUB POKOK BAHASAN : HAK ASASI MANUSIA Oleh: 1. 2. Afifurrahman JURUSAN MANAJEMEN FAKULTAS EKONOMI UNIVERSITAS TRUNOJOYO MADURA 2010 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful