TUGAS EKONOMI

Permintaan dan Penawaran
Nama 1. 2. 3. 4. Kelompok: Muhamad Ariefur R. Bima Nisrina Majid Audita Dewi Larasati Yanuar Alfa T.S

antara penjual dan pembeli akan melakukan tawar-menawar untuk mencapai kesepakatan harga. Harga yang telah disepakati oleh kedua belah pihak disebut harga pasar. maka terjadilah kegiatan jual beli. penjual menginginkan harga tinggi. Pada harga tersebut jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta yaitu sebesar 350 kg. Dengan demikian harga pasar disebut juga harga keseimbangan (ekuilibrium). Tabel 17. Pembeli selalu menginginkan harga yang murah. Pada harga tersebut jumlah barang yang ditawarkan sama dengan jumlah barang yang diminta. Agar kalian lebih jelas memahami harga keseimbangan perhatikan grafik di bawah ini. agar dengan uang yang dimilikinya dapat memperoleh barang yang banyak. Permintaan selalu berhubungan dengan pembeli. Permintaan dan penawaran akan berada dalam keseimbangan pada harga pasar jika jumlah yang diminta sama dengan jumlah yang ditawarkan. Untuk lebih jelasnya perhatikan Tabel 17. sedangkan penawaran berhubungan dengan penjual. 2.1. Sebaliknya. harga keseimbangan terjadi pada harga Rp5. Perbedaan itulah yang dapat menimbulkan tawar-menawar harga.8 Daftar Permintaan dan Penawaran Jeruk Pada tabel di atas. Terbentuknya Harga Pasar Faktor terpenting dalam pembentukan harga adalah kekuatan permintaan dan penawaran.00.250.8 mengenai daftar permintaan dan penawaran buah jeruk. Pada saat terjadi kegiatan jual beli di pasar. Jumlah jeruk 350 kg disebut jumlah keseimbangan. Pengertian Harga Pasar Kalian telah mempelajari mengenai permintaan dan penawaran. Apabila antara penjual dan pembeli berinteraksi. dengan harapan ia dapat memperoleh keuntungan yang banyak. .

000. jumlah jeruk yang ingin dibeli sebanyak 500 kg. Adanya kesepakatan harga ketika jumlah barang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan. 1. di mana pada harga Rp5.00. Apabila pada tingkat harga Rp6. apa yang akan terjadi? Tentunya penjual akan terjadi kelebihan penawaran (surplus) sebanyak 300 kg jeruk (500 kg – 200 kg).00.00 dan Rp5. penjual akan mengalami kelebihan jumlah jeruk yang dijual.500. Permintaan Bertambah Penawaran Tetap Harga keseimbangan di pasar akan mengalami perubahan karena adanya faktor-faktor yang memengaruhi permintaan. Berbeda halnya pada saat tingkat harga Rp4. Antara penjual dan pembeli terjadi tawar-menawar. titik keseimbangan pasar terjadi pada titik E (ekuilibrium). sedangkan jumlah jeruk 350 kg disebut sebagai jumlah keseimbangan. Apabila di pasar jumlah permintaan lebih banyak dari pada jumlah penawaran maka akan terjadi kelebihan permintaan atau disebut juga shortage. Dengan demikian permintaan sebanyak 300 kg jeruk tidak bisa terpenuhi oleh penjual. b. . sedangkan pembeli hanya membutuhkan jeruk sebanyak 200 kg. Harga sebesar Rp5. namun penjual hanya menjual jeruknya sebanyak 200 kg.750.250.250.00 disebut harga keseimbangan. Berdasarkan uraian di atas dapat disimpulkan bahwa proses terbentuknya harga pasar jika terdapat hal-hal berikut ini. Pada keadaan ini. Begitu juga pada tingkat harga Rp5. ceteris paribus tidak berlaku. jumlah barangbarang yang diminta sama dengan jumlah barang yang ditawarkan yaitu sebesar 350 kg.Pada kurva di atas.500.00 penjual menawarkan jeruknya sebanyak 500 kg. a.00.

2. maka ada kecenderungan harga akan naik. Misalnya pada harga Rp.00. Pergeseran titik keseimbangan yang disebabkan bertambahnya jumlah permintaan. Jika penawaran tidak berubah.20. Sebaliknya pergeseran kurva penawaran ke kiri berarti terjadi penurunan permintaan.00 jumlah permintaan 30 unit. maka akan mengakibatkan kenaikan harga dan kenaikan jumlah barang yang terjual/terbeli. maka harga akan naik menjadi Rp.30. Jika jumlah permintaan bertambah sedangkan jumlah penawaran tetap. sehingga harga barang akan mengalami penurunan. Pengeseran kurva permintaan ke kanan berarti adanya kenaikan jumlah barang yang diminta. Dari penjelasan di atas dapat digambarkan dalam kurva 1. Perhatikan di grafik: E akan berubah menjadi E1.Perubahan kurva permintaan tersebut dapat diuraikan sebagai berikut. Permintaan dan Penawaran Berkurang Permintaan dan penawaran menurun mengakibatkan harga dan kuantitas ekuilibrium turun . Jika jumlah permintaan meningkat 40 unit.

3. Atau dapat dikatakan apabila permintaan dan penawaran bertambah maka harga barang yang diperjualbelikan bertambah juga tetapi jika penawaran dan permintaan mengalami kenaikan yang sama maka tidak akan mempengaruhi harga dan jika penawaran melebihi pertambahan permintaan maka akan menybabkan harga turun 4. Penawaran Berkurang dan Permintaan Bertambah . Permintaan dan Penawaran Bertambah Permintaan dan penawaran bertambah mengakibatkan harga dan kuantitas ekuilibrium naik.

Misalnya harga Rp. 5. harga naik dan barang yang diperjualbelikan berkurang.00 jumlah permintaan 45 unit. maka harga akan turun.00. Apabila jumlah permintaan turun menjadi 30 unit.15.Jika penawaran berkurang maka kurva penawaran akan bergeser ke kiri. Serta jika permintaan bertambah akan mengakibatkan harga naik dan barang bertambah sehingga keseimbangan pasar berubah. . maka harga akan turun menjadi Rp.25. Permin taan Berkurang Penawaran tetap Jika jumlah permintan berkurang sedangkan jumlah penawaran tetap.

25. maka harga akan naik menjadi Rp.6. Misalnya pada harga Rp. sedangkan jumlah permintaan tetap.35. .40.00. Jika jumlah penawaran berkurang menjadi 35 unit. 7. Misalnya pada harga Rp. maka harga akan turun menjadi Rp. maka harga akan naik.00 jumlah penawaran 45 unit.00. Penawaran Bertambah Permintaan Tetap Jika jumlah penawaran bertambah sedangkan jumlah permintaan tetap.30. Jika jumlah penawaran bertambah menjadi 50 unit.00 jumlah penawaran 40 unit. maka harga akan turun. Penawaran Berkurang Permintaan Tetap Jika jumlah penawaran berkurang.