BUDAYA DEMOKRASI BAB I Pendahuluan

Latar Belakang
Pada masa sekarang ini, banyak negara mulai menerapakan budaya demokrasi di kehidupan bernegara Negara tersebut. Dan dalam penerapannya budaya demokrasi berkembang menjadi sistem demokrasi. Sistem demokrasi banyak diterapkan di berbagai Negara karena negara-negara tersebut ingin mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. Dengan adanya pelaksanaan sistem ini berarti penyelenggaraan pemerintahan disesuaikan dengan kehendak rakyat. Dan rakyat diperbolehkan untuk ikut terlibat dalam proses penyelenggaraan pemerintahaan. Keterlibatan rakyat bisa direalisasikan dengan cara aktif terjun ke dunia politik, orgnisasi masyarakat, mengikuti pemilu, menyampaikan pendapat maupun kritik yang bersifat membangun. Dengan kata lain, dalam sistem demokarasi rakyatlah yang berkuasa dan menentukan tujuan negara. Dari wacana tersebut memunculkan beberapa pertanyaan yang telah saya golongkan kedalam rumusan masalah. Dan menjawab pertanyaan tersebut adalah tujuan dari laporan ini.

kesetaraan. kebebasan. 2. Kata budaya berasal dari bahasa Sanskerta. berkumpul. a. yakni Budaya dan Demokrasi. yaitu demos yang artinya rakyat dan kratos atau cratein yang artinya pemerintahan. serta mempublikasikan informasikan kepada publik. 3. memiliki ruang publik (public sphere) dalam mengemukakan pendapat. Karakteristik masyarakat madani adalah sebagai berikut : 1. dan memiliki lembaga-lembaga yang mandiri yang dapat menyalurkan aspirasi dan kepentingan publik. 2. secara bahasa demokrasi adalah keadaan negara di mana kedaulatan atau kekuasaan tertingginya berada di tangan rakyat. budaya demokrasi adalah hasil dari suatu proses dimana setiap manusia memiliki pemikiran dan kemampuan melakukan tindakan politik yang didasarkan pada penghargaan terhadap persamaan hak.BAB II Isi 2. Dengan demikian. Free public sphere (ruang publik yang bebas). Rumusan Masalah Apakah peranan budaya demokrasi dalam mewujudkan masyarakat madani ? Mengapa pemilu menjadi sarana pelaksanaan budaya demokrasi ? Apa hambatan/tantangan suatu negara dalam pelaksanaan demokrasi ? Pembahasan Peranan Budaya Demokrasi dalam Mewujudkan Masyarakat Madani Sebelum mengetahui apa peranan budaya demokrasi dalam mewujudkan masyarakat madani. Jadi.1 1. mereka berhak melakukan kegiatan secara merdeka dalam menyampaikan pendapat. Dalam perkembangannya istilah civil society dipahami sebagai organisasi-organisasi masyarakat yang terutama bercirikan kesukarelaan dan kemandirian yang tinggi berhadapan dengan negara serta keterikatan dengan nilai-nilai atau norma hukum yang dipatuhi masyarakat. 2. Atau dengan kata lain masyarakat madani adalah sebuah kelompok atau tatanan masyarakat yang berdiri secara mandiri di hadapan penguasa dan negara. Sedangkan kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani. yaitu budi (akal) dan daya (kemampuan) yang berarti kemampuan akal manusia. yaitu proses untuk menerapkan prinsip-prinsip demokrasi sehingga muwujudkan masyarakat yang demokratis. b. dan kemandirian serta kemampuan untuk berperilaku demokratis kepada orang lain dan menerima perlakuan demokratis dari orang . berserikat. keteraturan bersama dan keragaman. yaitu masyarakat memiliki akses penuh terhadap setiap kegiatan publik. Pengertian Masyarakat Madani Istilah masyarakat madani dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah civil society pertama kali dikemukan oleh Cicero dalam filsafat politiknya dengan istilah societies civilis yang identik dengan negara. Untuk menumbuhkan demokratisasi dibutuhkan kesiapan anggota masyarakat berupa kesadaran pribadi. Terlebih dahulu harus diketahui apa itu budaya demokrasi dan masyarakat madani beserta hubungan antara keduanya. Pengertian Budaya Demokrasi Kata budaya demokrasi berasal dari 2 kata.2 1. Demokratisasi.

kelompok penekan (pressure group). pendidikan dan informasi. kelompok kepentingan (interest group). artinya setiap anggota mempunyai harga diri yang tinggi. Kemandirian tinggi terhadap negara. intimidasi. 3. Demokratisasi dapat terwujud melalui penegakkan pilar-pilar demokrasi yang meliputi : (1) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) (2) Pers yang bebas (3) Supremasi hukum (4) Perguruan Tinggi (5) Partai politik Toleransi. artinya masyarakat madani tidak tergantung pada perintah orang lain termasuk negara.3. Supremasi hukum. pembangunan atau organisasi kemasyarakatan lainnya. yaitu sikap mengakui dan menerima kenyataan mayarakat yang majemuk disertai dengan sikap tulus. kemandirian yang kuat tanpa menggantungkan pada negara. Keswasembadaan. Pluralisme. Di indonesia sendiri masyarakat madani sudah ada. bahwa kemajemukan sebagai nilai positif dan merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. keagamaan. 5. 3. yaitu kesediaan individu untuk menerima pandangan-pandangan politik dan sikap sosial yang berbeda dalam masyarakat. Ada toleransi yang tinggi. lain. sikap saling menghargai dan menghormati pendapat serta aktivitas yang dilakukan oleh orang/kelompok lain. Partisipasi sosial. serta tanggung jawab individu terhadap lingkungannya. 6. Substansi civil society mencangkup lembaga-lembaga atau kelompokkelompok yang sangat luas baik formal maupun non formal yang meliputi bidang ekonomi. Kesukarelaan. namun mempunyai komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita bersama. atau lembaga atau organisasi lain. ataupun intervensi penguasa/pihak lain. Kenyataan adanya keragaman budaya Indonesia yang merupakan dasar pengembangan identitas bangsa Indonesia dan kebudayaan nasional. yaitu partisipasi masyarakat yang benar-benar bersih dari rekayasa. 4. . 2. ciri khas masyarakat madani Indonesia adalah sebagai berikut : 1. Keterkaitan pada nilai-nilai hukum. 4. Keadilan sosial (social justice). 7. yaitu keseimbangan dan pembagian yang proporsiaonal antara hak dan kewajiban. Menurut Hikam ada empat ciri utama masyarakat madani. Adanya kepastian hukum. Keadilan harus diposisikan secara netral. 4. Pentingnya saling pengertian di antara sesama anggota masyarakat. artinya terkait pada nilai-nilai hukum yang disepakati bersama. artinya setiap orang memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang sama tanpa kecuali. 2. sehingga masyarakat memiliki kedewasaan dan kemandirian berpolitik yang bertanggungjawab. yaitu sebagai berikut : 1. yaitu upaya untuk memberikan jaminan terciptanya keadilan. kebudayaan. artinya tidak ada paksaan.

Prinsip negara hukum (rule of law) d. Nurcholish Madjid memberikan penjelasan mengenai keterkaitan antara masyarakat madani dengan demokratisasi. masyarakat madani merupakan tempat tumbuhnya demokrasi. Demokrasi dapat dianggap sebagai hasil dinamika masyarakat yang menghendaki adanya partisipasi. Pemilu merupakan simbol bagi pelaksanaan demokrasi. Penyelesaian permasalahan secara damai atau secara kompromi r. Pemilu yang demokratis g. Peradilan yang bebas dan tidak memihak m.c. Menurutnya. Tantangan tersebut. Masyarakat madani merupakan elemen yang signifikan dalam membangun demokrasi. bagaikan dua sisi mata uang. Hubungan antara Masyarakat Madani dengan Budaya Demokrasi Hubungan antara masyarakat madani dengan demokrasi (demokratisasi) menurut M. Pengkuan terhadap hak-hak minoritas k. Konstitusi/Undang-Undang/Undang-Undang Dasar yang demokratis t. Pers yang bebas j. Mekanisme politik yang berubah antara kehidupan politik masyarakat dan kehidupan politik pemerintah o. Pemerintah dengan diskusi f. Persetujuan (konsensus) Untuk mewujudkan suatu budaya demokrasi yang baik. yaitu : . Sistem dwipartai/multipartai h. Kebijakan negara dibuat oleh badan perwakilan politik tanpa adanya paksaan dari badan lain p. Dengan demikian peranan budaya demokrasi dalam mewujudkan masyarakat madani adalah dengan adanya budaya demokrasi dalam suatu negara berarti dalam negara tersebut setidaknya sudah ada penerapan beberapa prinsip demokrasi karena masyarakat madani akan terwujud apabila suatu masyarakat telah menerapkan prinsipprinsip demokrasi dengan baik. Hanya dalam masyarakat madani yang kuatlah demokrasi dapat ditegakkan dengan baik dan hanya dalam suasana demokratislah masyarakat madani dapat berkembang secara wajar. a. Masyarakat madani mensyaratkan adanya civic engagement yaitu keterlibatan warga negara dalam asosiasi-asosiasi sosial. Prinsip mayoritas e. Adapun prinsip-prinsip demokrasi adalah sebagai berikut. Keduanya bersifat koeksistensi atau saling mendukung. Manajemen terbuka i. Jaminan akan hak-hak asasi manusia l. Pembagian kekuasaan b. percaya. Dawam Rahadjo. Jaminan terhadap kebebasan indovidu dalam batas-batas tertentu s. Masyarakat madani dan demokrasi menurut Ernest Gellner merupakan dua kata kunci yang tidak dapat dipisahkan. Penempatan pejabat-pejabat dalam pemerintahan dengan merit system bukan spoil system q. Pengwasan terhadap administrasi negara n. Civic engagement ini memungkinkan tumbuhnya sikap terbuka. dan toleran antara satu dengan lainnya. Pemerintahan konstitusional c. Salah satu syarat penting bagi demokrasi adalah terciptanya partisipasi masyarakat dalam proses-proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh negara atau pemerintahan. suatu negara harus mengatasi berbagai tantangan.

dan yang kalah tidak mampu menghormati yang menang. Bukan tidak mungkin orang akan mengalami disinsentif mewujudkan kemampuannya (merit) ketika yang dihargai dalam suatu kelompok adalah faktor-faktor non-meritokratis. ini masalah yang akan mengerdilkan meritokrasi dan kompetisi. bukan semata-semata pada orang. Kedua kategori status tersebut akan terus hadir dalam masyarakat.” Ascribed status adalah status sosial yang melekat pada seseorang karena kelahiran atau afiliasi keturunan. Tidak perlu diingkari adanya kelompok yang meraup keuntungan dari situasi paternalistik di dalam suatu kelompok atau organisasi. Siapa saja bisa jadi gubernur Jakarta. Faktor-faktor di atas menciptakan sistem dan budaya meritokrasi yang lemah. Dalam pemikiran kalah-menang dan “winner takes all” yang hitam putih seperti itu. Pada saat yang sama. Figur yang kuat harus secara sadar dilembagakan menjadi kekuatan sistem. Sebaliknya. Disamping itu. Masalah yang berkaitan dengan lemahnya meritokrasi. akan mengubur semangat berprestasi. Patronase merupakan bom waktu karena kepentingan dan kelangsungan hidup orang banyak ditumpukan semata kepada figur yang kuat. Politik uang merusak budaya demokrasi dan menggerus kultur organisasi. e. 2. yang menang tidak bisa atau tidak mau menerima yang kalah. Yang menjadi tantangan bagi budaya demokrasi adalah ketika ascribed status menjadi lebih penting dan determinan dibanding achieved status dalam masalah-masalah yang membutuhkan akuntabilitas. c. Yang dirugikan dari situasi ini adalah hilangnya potensi sinergi dari dua pihak yang tentu memiliki kemampuan dan sumber daya yang patut diperhitungkan. politik uang akan menjerumuskan ke dalam pragmatisme negatif dalam bentuknya yang paling telanjang. achieved status adalah posisi sosial yang diperoleh melalui usaha dan kemampuan seseorang (merit). Politik uang. Dua di antaranya adalah“ascribed status” dan “achieved status. Bahkan. atau identitas kelompok kepentingan yang begitu kuat. dan bukan tidak mungkin orang dari Papua akan menjadi presiden Indonesia. ke depan sudah tidak perlu lagi ada prasangka primordialitas dalam pengelolaan kehidupan politik. Lagi-lagi. Politik uang sebagai tantangan utama dalam membangun budaya demokrasi. namun kecenderungan untuk mengaktualkan identitas dan kepentingan entitas yang lebih kecil atas ongkos identitas dan kepentingan bangsa. d.a. Adanya semangat sub-nasionalisme yang begitu kuat. Pemilu Sebagai Sarana Pelaksanaan Budaya Demokrasi Pemilu menjadi sarana pelaksanaan budaya demokrasi karena pemilu (pemilihan umum) termasuk dalam prinsip-prinsip demokrasi secara universal dimana pemilu disini harus dilaksanakan secara demokratis. pemilu juga sebagai wujud adanya kedaulatan rakyat dan dengan demikian berarti ada pengkuan . Status ini tidak dapat dipilih atau diraih oleh seseorang namun “terberi” oleh keadaan. fanatisme beragama. Tantangan terhadap budaya demokrasi yang tidak kalah pentingnya adalah adanya kecenderungan “zero sum game” di dalam persaingan politik. Sejalan dengan perlunya membangun sistem dan meritokrasi. figur yang besar dan kuat mesti didorong untuk membangun sistem yang mapan. b. yang menihilkan meritokrasi. dinamai “subnasionalisme” karena masalahnya bukan semata semangat kedaerahan sempit. seperti uang dan ascribed status. Dalam sosiologi dikenal berbagai jenis status yang menentukan posisi seseorang dalam suatu bagunan struktur dan interaksi sosial. Masyarakat perlu diajak dan dididik untuk percaya pada sistem dan cita-cita.

Cara pengisian lembaga permusyawaratan/perwakilan yang sesuai dengan asas demokrasi Pancasila ialah melalui pemilu 2. Secara umum tujuan pemilihan umum adalah : 1. Karena rakyat tidak mungkin memerintah secara langsung. Adapun dasar pemilihan umum adalah : 1. damai. pemilihan umum adalah pelaksanaan demokrasi pancasila secara konkret 2. Pemilu hanya dapat . Menjamin kesinambungan pembangunan nasional Pemilu mempunyai 3 fungsi utama. pemilu merupakan pelaksanaan hak politik warga negara berdasarkan asas luber dan jurdil Pada pemerintahan yang demokratis. dapat disimpulkan bahwa makna pemilihan umum dikaitkan dengan prinsip-prinsip demokrasi adalah : 1. rahasia. dan tertib. dan adil sesuai dengan Pasal 22 E Ayat 1 UUD 1945. yaitu : 1. pemilu adalah pelaksanaan kedaulatann rakyat 6. Melaksanakan kedaulatan rakyat 2. Pemilu diselenggarakan untuk mewujudkan gagasan kedaulatan rakyat atau sistem pemerintahan demokrasi. pemilu merupakan suatu sarana untuk memilih wakil-wakil rakyat di lembaga permusyawaratan/perwakilan yang harus membawa suara hati nurani rakyat 3. Berdasarkan hal tersebut. 5. umum. Pemilu merupakan sarana yang bersifat demokrasi untuk membentuk sistem kekuasaan negara yang berkedaulatan rakyat 3. Melaksanakan pergantian personel pemerintahan secara aman. pemilu sebagai sarana pendidikan politik rakyat Tidak semua penyelenggaraan pemilu dapat mewujudkan fungsi-fungsi pokok tersebut sehingga layak disebut pemilu demokratis.terhadap HAM. 4. tetapi harus menjamin suksesnya perjuangan reformasi dan suksesnya pembangunan nasional serta tetap lestarinya Pancasila dan UUD 1945 5. pemilihan umum merupakan pesta demokrasi. Kekuasaan negara yang lahir dengan pemilu adalah kekuasaan yang lahir menurut kehendak rakyat dan dipergunakan sesuai dengan keinginan rakyat dan oleh rakyat menurut sistem perwakilan Dalam pelaksanaannya pemilu harus dilaksanakan secara langsung. pemilu adalah salah satu aktivitas melakukan pemilihan anggota badan perwakilan rakyat oleh seluruh rakyat pada waktu dan cara-cara tertentu. Pemilu sebagai saran pertanggungjawaban pejabat publik 3. Budaya demokrasi pada dasarnya diterapkan dan dikembangkan untuk mewujudkan sutau negara yang demokratis. pemilihan umum merupakan suatu sarana yang penggunaanya tidak boleh mengakibatkan rusaknya sendi-sendi demokratis. Pemilihan umum merupakan sarana politik untuk mewujudkan kehendak rakyat dalam hal memilih wakil-wakil mereka di lembaga legislatif serta memilih pemegang kekuasaan eksekutif baik itu presiden/wakil presiden maupun kepala daerah. bebas. maka diperlukan cara untuk memilih wakil yang akan mewakili rakyat dalam memerintah suatu negara selama jangka waktu tertentu. serta bagi yang sudah memenuhi syarat 4. Untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif serta memilih Presiden dan wakil Presiden. Sebagai perwujudan hak asas politik rakyat 3. jujur. Pemilu sebagai sarana memilih pejabat publik (pembentukan pemerintahan) 2. Dan salah satu ciri negara demokratis adalah terselenggaranya kegiatan pemilihan umum yang bebas.

Kesetaraan bobot suara 3. a. Kebebasan nominasi 5. Pemilihan Umum Ketiga dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 1977 yang diikuti oleh dua Parpol dan satu Golkar. 5. Ini telah terjadi penyempurnaan pemilu. Menurut Austin Ranney. 6.disebut pemilu demokratis apabila memenuhi karakteristik tertentu. Penyelenggaraan secara periodik Berikut ini pelaksanaan pemilu di Indonesia berdasarkan urutan waktu : 1. Pada pemilu ini telah terpilih jumlah anggota DPR sebanyak 500 orang dan jumlah anggota MPR sebanyak 700 orang dengan rincian DPR dipilih 462 orang. Pemilihan Umum Ketujuh dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 1997. Kebebasan dalam memberikan suara 7. peserta pemilu masih dua parpol (PPP dan PDI) serta satu Golongan Karya. Unsur ABRI 75 orang b. 4. dan utusan golongan 65 orang. 3. Golkar. Peserta pemilu adalah PPP. Pemilihan Umum Kedelapan (Era Reformasi) dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 1999 yang diikuti sebanyak 48 partai politik. Pemilihan Umum Keenam dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 1992. DPRD Kabupaten/Kota serta memilih presiden dan wakil presiden. Imbangan susunan : anggota MPR 251 orang utusan golongan 100 orang Jumlah 1. 3.000 orang 8. Pemilihan Umum Keempat dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 1982. DPRD Provinsi. Partai yang berhaluan material-spriritual fusi menjadi PDI (Partai Demokrasi Indonesia) c. 9. yakni : 1. DPD. ada 8 kriteria pokok bagi pemilu demokratis. Pemilihan Umum Pertama dilaksanakan tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota parlemen (DPR). Pemilihan Umum Kedua dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 1971 yang diikuti sebanyak 10 partai politik. Demokrasi Hambatan/Tantangan Suatu Negara dalam Pelaksanaan . Dan partai yang bukan keduanya menjadi Golkar (Golongan Karya). Pemilihan Umum Kesembilan dilaksanakan tanggal 5 April 2004 yang diikuti 24 partai politik. a. Utusan Daerah 149 orang c. DPR unsur TNI/Polri 38 orang. 2.000 orang dengan rincian sebagai berikut. Pemilihan Umum Kelima dilaksanakan pada tanggal 23 April 1987. Jumlah anggota DPR 500 orang dan anggota MPR 1. tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Dewan Konstituante. Diikuti 28 partai politik. Kejujuran dalam penghitunga suara 8. dan PDI. yakni pemilu dilaksanakan untuk memilih anggota DPR. Partai yang berhaluan spiritual material fusi menjadi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) b. Hak pilih umum 2. Hal ini dikarenakan terjadi fusi parpol dari 10 parpol peserta pemilu 1971 disederhanakan menjadi 3 dengan ketentuan sebagai berikut. Tersedianya pilihan yang signifikan 4. utusan daerah 135 orang. Persamaan hak kampanye 6. 7.

Permusyawaratan adalah tata cara khas kepribadian Indonesia dalam merumuskan dan memutuskan sesuatu hal berdasarkan kehendak rakyat sehingga mencapai mufakat. Hikmah kebijaksanaan adalah penggunaan akal pikiran atau rasio yang sehat dengan selalu mempertimbangkan persatuan dan kesatuan bangsa. Makin banyak orang Indonesia mengalami pendidikan formal. Namun dalam semua perbedaan yang ditimbulkan oleh perbedaan budaya tetap inti demokrasi selalu ada. Sebaliknya. Faktor kultural. Ini dipakai alasan oleh orang Indonesia yang tidak setuju dengan perkembangan demokrasi di Indonesia. yaitu kalau ada pandangan atau interpretasi ajaran agama yang membuat orang menyingkirkan keperluan demokrasi. hal mana dapat dipahami. Hambatan itu disebabkan oleh banyak hal. Orang sadar akan keadilan. Kuatnya feodalisme di masa lalu membuat orang enggan untuk mengeluarkan pendapat atau pikiran yang mungkin berbeda. Demokrasi di Jepang tidak sepenuhnya sama dengan yang ada di Amerika Serikat karena budaya Jepang dan Amerika berbeda. Pada hakikatnya demokrasi adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Sekarang Indonesia sudah lebih dari 50 tahun merdeka dan mempunyai Dasar Negara yang menetapkan adanya demokrasi di Indonesia. tetapi memanfaatkan demokrasi untuk memperoleh posisi yang kuat dan pada saat berkuasa justru . Banyak orang Indonesia menghendaki demokrasi sejak ada pergerakan kebangsaan pada permulaan Abad ke 20. apalagi bertentangan. 4. Hal ini mempersulit timbulnya sifat untuk menghargai perbedaan dan pendapat orang lain. Kurangnya pendidikan umum yang cukup bermutu yang dapat menimbulkan pandangan yang lebih luas tentang kehidupan serta kesadaran tentang disiplin. 5. Jangankan antara budaya Timur dan Barat seperti itu. Memang kemudian demokrasi tidak akan presis sama di lingkungan budaya yang berbeda. Faktor tersebut antara lain : 1. Pengaruh dari sisa-sisa feodalisme. orang mengabaikan pendapat dan pikiran orang lain yang berada dalam posisi yang dinilai lebih rendah dari posisinya sendiri.. terutama dari kelompok lain. Sebab utama terletak pada manusia Indonesia yang sifatnya dipengaruhi oleh berbagai faktor. Sebab kalau ada demokrasi penjajah harus memberikan banyak kebebasan kepada rakyat Indonesia. 2. Karena pandangan kurang luas maka orang cenderung untuk memperhatikan dirinya dan kepentingannya sendiri dan kelompoknya. tetapi dalam kenyataan demokrasi masih terus belum lancar pertumbuhannya. Bahwa budaya berpengaruh terhadap pelaksanaan demokrasi adalah benar. Kerakyatan adalah kekuasaan tertinggi yang berada di tangan rakyat. tetapi lebih diorientasikan kepada dirinya dan kelompoknya dan kurang kepada kepentingan umum. demokrasi di Perancis dan Inggeris saja berbeda padahal sama–sama bangsa Barat. Ada orang berpendapat bahwa masyarakat Barat yang melahirkan demokrasi mempunyai budaya yang berbeda dari budaya Indonesia. Akan tetapi meskipun demikian tumbuhnya demokrasi di Indonesia terus mengalami hambatan yang tidak sedikit. dengan pikiran orang yang dianggap lebih tinggi kedudukannya. Akan tetapi dalam setiap budaya dapat dikembangkan demokrasi. Lemahnya disiplin menyebabkan hukum kurang berjalan dalam masyarakat. 3. makin bertambah jumlah orang itu. Dalam zaman penjajahan hambatan itu datang dari pihak penjajah. Akan tetapi setelah menjadi bangsa merdeka pun hambatan itu tidak berkurang. yaitu bahwa yang berdaulat di negara itu adalah rakyat. Faktor agama. Di samping itu ada pula pihak-pihak yang sebenarnya tidak menghendaki demokrasi .Setiap negara pasti ingin menerapkan demokrasi di negaranya.

2. Menciptakan perangkat hukum yang memadai dan berkeadilan sosial. Masih rendahnya tingkat kesukarelaan dan keswasembadaan pada setiap warga negara. 7. Meningkatkan kesadaran hukum melalui berbagai media sosialisasi politik. Menanamkan sikap positif pada proses demokratisasi di Indonesia pada setiap warga negara. 6. Masih kurangnya perangkat hukum. upaya tersebut dapat berupa : 1. Disamping hambatan dalam melaksanakan demokrasi. Masih rendahnya sumber daya manusia bila dibandingkan dengan negara lain. Mengembangkan media komunikasi politik di berbagai lingkungan kerja. Pendidikan juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi rakyat. Untuk itu diperlukan suatu upaya untuk mengatasi hal tersebut. Dalam situasi begini perbaikan dalam kehidupan demokrasi sangat tergantung dari perubahan sikap kepemimpinan nasional. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan. sehingga kondisi obyektif dalam masyarakat dapat menjadi landasan perbaikan demokrasi. Kita berkepentingan adanya kepemimpinan nasional yang mampu menjalankan manajemen nasional yang baik. 3. Akan tetapi melihat kondisi pemerintahan sekarang sukar diharapkan pendidikan umum mengalami perbaikan dalam waktu dekat. 5. 3. Kunci utama untuk mengurangi hambatan bagi demokrasi adalah perbaikan pendidikan umum dalam kuantitas maupun kualitasnya. Dengan begitu hukum dapat berjalan dan Indonesia menjadi negara hukum. hambatan tersebut yakni : 1. 4. Kurangnya kesadaran pada hukum yang berlaku. Belum tertanamnya jiwa kemandirian bangsa Indonesia 2. bangsa Indonesia juga memiliki hambatan dalam mewujudkan masyarakat madani walaupun di Indonesia sudah ada masyarakat madani. 4. Orang akan mampu menghargai kebebasan berpendapat bagi semua pihak serta menyadari pluralitas sebagai kenyataan dalam kehidupan bangsa dan umat manusia. 5. Dengan pendidikan yang baik diharapkan manusia Indonesia berpandangan luas dan menyadari pentingnya disiplin. Meningkatkan jiwa kemandirian melalui kegiatan perekonomian dengan adanya bapak angkat perusahaan. Dengan begitu rakyat akan lebih percaya diri dan feodalisme makin dapat dihilangkan. .menyingkirkan demokrasi. Itu telah dilakukan Hitler di Jerman dan di masa lalu merupakan taktik kaum komunis di Indonesia.

Dan sudah menjadi kewajibannya untuk mematuhi perintah dan larangan agama yang dianutnya. dan adil sesuai dengan Pasal 22 E Ayat 1 UUD 1945. Yang kedua adalah lemahnya disiplin dalam masyarakat dan penyelenggara demokrasi. Di beberapa negara di dunia tidak jarang masyarakat yang sangat kental dengan pengaruh agama yang dianutnya. Budaya demokrasi pada dasarnya diterapkan dan dikembangkan untuk mewujudkan sutau negara yang demokratis. Yang walaupun terlihat sepele namun sangat mempengaruhi pelaksanaan demokrasi. termasuk dalam prinsipprinsip demokrasi secara universal dimana pemilu disini harus dilaksanakan secara demokratis. Berikutnya adalah masih adanya pengaruh feodalisme. Hal tersebut terjadi karena budaya demokrasi yang diterapkan di suatu negara akan mewujudkan prinsip-prinsip demokrasi di negara tersebut. Dalam mengembangkan dan menerapkan/melaksanakan demokrasi bukan tidak mungkin menemui suatu hambatan/tantangan. interpretasi agama akan membuat orang secara tidak langsung menyingkirkan keperluan demokrasi . bebas. Keempat adalah faktor kultural. maupun pengetahuan politik khususnya demokrasi yang minim. umum. jujur. Dan salah satu ciri negara demokratis adalah terselenggaranya kegiatan pemilihan umum yang bebas. Begitupun sebaliknya budaya demokrasi dapat terwujud dengan baik dengan adanya masyarakat madani. Wujud terjadinya faktor kultural adalah masyarakat enggan untuk menyerap budaya luar (asing) dalam hal ini demokrasi. Walaupun demikian. Pemilu menjadi sarana pelaksanaan budaya demokrasi. demokrasi masih dapat dikembangkan meski wujudnya berbeda.BAB III Penutup Kesimpulan Budaya demokrasi memiliki peranan yang besar dalam mewujudkan masyarakat madani. Hambatan yang paling umum terjadi adalah minimnya pengetahuan rakyat tentang demokrasi. Berarti dengan adanya penerapan prinsip-prinsip demokrasi secara tidak langsung akan terbentuk masyarakat madani. Dalam pelaksanaannya pemilu harus dilaksanakan secara langsung. rahasia. Dengan demikian. Faktor kultural dapat terjadi jika suatu negara memegang teguh ideologi atau budayanya. khususnya bagi negara yang pernah terjajah dan negara yang mengalami masa lalu yang suram. Terakhir faktor agama.