BUDAYA DEMOKRASI BAB I Pendahuluan

Latar Belakang
Pada masa sekarang ini, banyak negara mulai menerapakan budaya demokrasi di kehidupan bernegara Negara tersebut. Dan dalam penerapannya budaya demokrasi berkembang menjadi sistem demokrasi. Sistem demokrasi banyak diterapkan di berbagai Negara karena negara-negara tersebut ingin mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyatnya. Dengan adanya pelaksanaan sistem ini berarti penyelenggaraan pemerintahan disesuaikan dengan kehendak rakyat. Dan rakyat diperbolehkan untuk ikut terlibat dalam proses penyelenggaraan pemerintahaan. Keterlibatan rakyat bisa direalisasikan dengan cara aktif terjun ke dunia politik, orgnisasi masyarakat, mengikuti pemilu, menyampaikan pendapat maupun kritik yang bersifat membangun. Dengan kata lain, dalam sistem demokarasi rakyatlah yang berkuasa dan menentukan tujuan negara. Dari wacana tersebut memunculkan beberapa pertanyaan yang telah saya golongkan kedalam rumusan masalah. Dan menjawab pertanyaan tersebut adalah tujuan dari laporan ini.

keteraturan bersama dan keragaman. Atau dengan kata lain masyarakat madani adalah sebuah kelompok atau tatanan masyarakat yang berdiri secara mandiri di hadapan penguasa dan negara. 3. dan kemandirian serta kemampuan untuk berperilaku demokratis kepada orang lain dan menerima perlakuan demokratis dari orang . Sedangkan kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani.1 1. budaya demokrasi adalah hasil dari suatu proses dimana setiap manusia memiliki pemikiran dan kemampuan melakukan tindakan politik yang didasarkan pada penghargaan terhadap persamaan hak. 2. yaitu budi (akal) dan daya (kemampuan) yang berarti kemampuan akal manusia. berserikat. Terlebih dahulu harus diketahui apa itu budaya demokrasi dan masyarakat madani beserta hubungan antara keduanya. yakni Budaya dan Demokrasi. b. Dengan demikian. kesetaraan. Kata budaya berasal dari bahasa Sanskerta. Dalam perkembangannya istilah civil society dipahami sebagai organisasi-organisasi masyarakat yang terutama bercirikan kesukarelaan dan kemandirian yang tinggi berhadapan dengan negara serta keterikatan dengan nilai-nilai atau norma hukum yang dipatuhi masyarakat. secara bahasa demokrasi adalah keadaan negara di mana kedaulatan atau kekuasaan tertingginya berada di tangan rakyat. dan memiliki lembaga-lembaga yang mandiri yang dapat menyalurkan aspirasi dan kepentingan publik. Demokratisasi. Pengertian Masyarakat Madani Istilah masyarakat madani dalam bahasa Inggris dikenal dengan istilah civil society pertama kali dikemukan oleh Cicero dalam filsafat politiknya dengan istilah societies civilis yang identik dengan negara. serta mempublikasikan informasikan kepada publik. kebebasan. memiliki ruang publik (public sphere) dalam mengemukakan pendapat. Pengertian Budaya Demokrasi Kata budaya demokrasi berasal dari 2 kata. Karakteristik masyarakat madani adalah sebagai berikut : 1.2 1. Rumusan Masalah Apakah peranan budaya demokrasi dalam mewujudkan masyarakat madani ? Mengapa pemilu menjadi sarana pelaksanaan budaya demokrasi ? Apa hambatan/tantangan suatu negara dalam pelaksanaan demokrasi ? Pembahasan Peranan Budaya Demokrasi dalam Mewujudkan Masyarakat Madani Sebelum mengetahui apa peranan budaya demokrasi dalam mewujudkan masyarakat madani. a. 2. Jadi.BAB II Isi 2. Untuk menumbuhkan demokratisasi dibutuhkan kesiapan anggota masyarakat berupa kesadaran pribadi. yaitu proses untuk menerapkan prinsip-prinsip demokrasi sehingga muwujudkan masyarakat yang demokratis. Free public sphere (ruang publik yang bebas). yaitu demos yang artinya rakyat dan kratos atau cratein yang artinya pemerintahan. berkumpul. yaitu masyarakat memiliki akses penuh terhadap setiap kegiatan publik. 2. mereka berhak melakukan kegiatan secara merdeka dalam menyampaikan pendapat.

Ada toleransi yang tinggi.3. Keadilan sosial (social justice). Partisipasi sosial. artinya terkait pada nilai-nilai hukum yang disepakati bersama. Kesukarelaan. 3. Pluralisme. yaitu partisipasi masyarakat yang benar-benar bersih dari rekayasa. artinya setiap anggota mempunyai harga diri yang tinggi. 4. kemandirian yang kuat tanpa menggantungkan pada negara. intimidasi. 4. Adanya kepastian hukum. Keadilan harus diposisikan secara netral. atau lembaga atau organisasi lain. 3. yaitu upaya untuk memberikan jaminan terciptanya keadilan. 4. 2. keagamaan. Menurut Hikam ada empat ciri utama masyarakat madani. sehingga masyarakat memiliki kedewasaan dan kemandirian berpolitik yang bertanggungjawab. artinya tidak ada paksaan. yaitu keseimbangan dan pembagian yang proporsiaonal antara hak dan kewajiban. yaitu sikap mengakui dan menerima kenyataan mayarakat yang majemuk disertai dengan sikap tulus. kebudayaan. serta tanggung jawab individu terhadap lingkungannya. ataupun intervensi penguasa/pihak lain. kelompok kepentingan (interest group). Demokratisasi dapat terwujud melalui penegakkan pilar-pilar demokrasi yang meliputi : (1) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) (2) Pers yang bebas (3) Supremasi hukum (4) Perguruan Tinggi (5) Partai politik Toleransi. . Supremasi hukum. artinya masyarakat madani tidak tergantung pada perintah orang lain termasuk negara. Pentingnya saling pengertian di antara sesama anggota masyarakat. ciri khas masyarakat madani Indonesia adalah sebagai berikut : 1. 2. Kemandirian tinggi terhadap negara. Substansi civil society mencangkup lembaga-lembaga atau kelompokkelompok yang sangat luas baik formal maupun non formal yang meliputi bidang ekonomi. 5. namun mempunyai komitmen bersama untuk mewujudkan cita-cita bersama. Keterkaitan pada nilai-nilai hukum. Di indonesia sendiri masyarakat madani sudah ada. pendidikan dan informasi. yaitu sebagai berikut : 1. Kenyataan adanya keragaman budaya Indonesia yang merupakan dasar pengembangan identitas bangsa Indonesia dan kebudayaan nasional. 6. sikap saling menghargai dan menghormati pendapat serta aktivitas yang dilakukan oleh orang/kelompok lain. bahwa kemajemukan sebagai nilai positif dan merupakan rahmat dari Tuhan Yang Maha Kuasa. Keswasembadaan. kelompok penekan (pressure group). artinya setiap orang memiliki kedudukan dan perlakuan hukum yang sama tanpa kecuali. pembangunan atau organisasi kemasyarakatan lainnya. lain. yaitu kesediaan individu untuk menerima pandangan-pandangan politik dan sikap sosial yang berbeda dalam masyarakat. 7.

Jaminan terhadap kebebasan indovidu dalam batas-batas tertentu s. Penyelesaian permasalahan secara damai atau secara kompromi r. Nurcholish Madjid memberikan penjelasan mengenai keterkaitan antara masyarakat madani dengan demokratisasi. Kebijakan negara dibuat oleh badan perwakilan politik tanpa adanya paksaan dari badan lain p. Pengwasan terhadap administrasi negara n. suatu negara harus mengatasi berbagai tantangan. Dawam Rahadjo. yaitu : .c. Jaminan akan hak-hak asasi manusia l. Peradilan yang bebas dan tidak memihak m. Dengan demikian peranan budaya demokrasi dalam mewujudkan masyarakat madani adalah dengan adanya budaya demokrasi dalam suatu negara berarti dalam negara tersebut setidaknya sudah ada penerapan beberapa prinsip demokrasi karena masyarakat madani akan terwujud apabila suatu masyarakat telah menerapkan prinsipprinsip demokrasi dengan baik. bagaikan dua sisi mata uang. Persetujuan (konsensus) Untuk mewujudkan suatu budaya demokrasi yang baik. Pemilu yang demokratis g. Adapun prinsip-prinsip demokrasi adalah sebagai berikut. Masyarakat madani dan demokrasi menurut Ernest Gellner merupakan dua kata kunci yang tidak dapat dipisahkan. Salah satu syarat penting bagi demokrasi adalah terciptanya partisipasi masyarakat dalam proses-proses pengambilan keputusan yang dilakukan oleh negara atau pemerintahan. a. percaya. Masyarakat madani merupakan elemen yang signifikan dalam membangun demokrasi. Prinsip negara hukum (rule of law) d. Penempatan pejabat-pejabat dalam pemerintahan dengan merit system bukan spoil system q. Tantangan tersebut. dan toleran antara satu dengan lainnya. Pemilu merupakan simbol bagi pelaksanaan demokrasi. Civic engagement ini memungkinkan tumbuhnya sikap terbuka. Pers yang bebas j. Hanya dalam masyarakat madani yang kuatlah demokrasi dapat ditegakkan dengan baik dan hanya dalam suasana demokratislah masyarakat madani dapat berkembang secara wajar. Pembagian kekuasaan b. Pemerintahan konstitusional c. Sistem dwipartai/multipartai h. Menurutnya. Prinsip mayoritas e. Mekanisme politik yang berubah antara kehidupan politik masyarakat dan kehidupan politik pemerintah o. Demokrasi dapat dianggap sebagai hasil dinamika masyarakat yang menghendaki adanya partisipasi. Pemerintah dengan diskusi f. Konstitusi/Undang-Undang/Undang-Undang Dasar yang demokratis t. masyarakat madani merupakan tempat tumbuhnya demokrasi. Pengkuan terhadap hak-hak minoritas k. Hubungan antara Masyarakat Madani dengan Budaya Demokrasi Hubungan antara masyarakat madani dengan demokrasi (demokratisasi) menurut M. Manajemen terbuka i. Keduanya bersifat koeksistensi atau saling mendukung. Masyarakat madani mensyaratkan adanya civic engagement yaitu keterlibatan warga negara dalam asosiasi-asosiasi sosial.

seperti uang dan ascribed status. atau identitas kelompok kepentingan yang begitu kuat. Pada saat yang sama.” Ascribed status adalah status sosial yang melekat pada seseorang karena kelahiran atau afiliasi keturunan. Dalam pemikiran kalah-menang dan “winner takes all” yang hitam putih seperti itu. Politik uang. ke depan sudah tidak perlu lagi ada prasangka primordialitas dalam pengelolaan kehidupan politik. namun kecenderungan untuk mengaktualkan identitas dan kepentingan entitas yang lebih kecil atas ongkos identitas dan kepentingan bangsa. Yang menjadi tantangan bagi budaya demokrasi adalah ketika ascribed status menjadi lebih penting dan determinan dibanding achieved status dalam masalah-masalah yang membutuhkan akuntabilitas. Kedua kategori status tersebut akan terus hadir dalam masyarakat. pemilu juga sebagai wujud adanya kedaulatan rakyat dan dengan demikian berarti ada pengkuan . Patronase merupakan bom waktu karena kepentingan dan kelangsungan hidup orang banyak ditumpukan semata kepada figur yang kuat. Figur yang kuat harus secara sadar dilembagakan menjadi kekuatan sistem. politik uang akan menjerumuskan ke dalam pragmatisme negatif dalam bentuknya yang paling telanjang. Yang dirugikan dari situasi ini adalah hilangnya potensi sinergi dari dua pihak yang tentu memiliki kemampuan dan sumber daya yang patut diperhitungkan. yang menang tidak bisa atau tidak mau menerima yang kalah. bukan semata-semata pada orang. Status ini tidak dapat dipilih atau diraih oleh seseorang namun “terberi” oleh keadaan. dinamai “subnasionalisme” karena masalahnya bukan semata semangat kedaerahan sempit. Disamping itu. ini masalah yang akan mengerdilkan meritokrasi dan kompetisi. Tantangan terhadap budaya demokrasi yang tidak kalah pentingnya adalah adanya kecenderungan “zero sum game” di dalam persaingan politik. Sejalan dengan perlunya membangun sistem dan meritokrasi. Bahkan. Masalah yang berkaitan dengan lemahnya meritokrasi. Siapa saja bisa jadi gubernur Jakarta. dan bukan tidak mungkin orang dari Papua akan menjadi presiden Indonesia. fanatisme beragama. e. achieved status adalah posisi sosial yang diperoleh melalui usaha dan kemampuan seseorang (merit). Politik uang merusak budaya demokrasi dan menggerus kultur organisasi. Adanya semangat sub-nasionalisme yang begitu kuat.a. figur yang besar dan kuat mesti didorong untuk membangun sistem yang mapan. Sebaliknya. dan yang kalah tidak mampu menghormati yang menang. Tidak perlu diingkari adanya kelompok yang meraup keuntungan dari situasi paternalistik di dalam suatu kelompok atau organisasi. Lagi-lagi. Masyarakat perlu diajak dan dididik untuk percaya pada sistem dan cita-cita. d. akan mengubur semangat berprestasi. Dua di antaranya adalah“ascribed status” dan “achieved status. yang menihilkan meritokrasi. Pemilu Sebagai Sarana Pelaksanaan Budaya Demokrasi Pemilu menjadi sarana pelaksanaan budaya demokrasi karena pemilu (pemilihan umum) termasuk dalam prinsip-prinsip demokrasi secara universal dimana pemilu disini harus dilaksanakan secara demokratis. Faktor-faktor di atas menciptakan sistem dan budaya meritokrasi yang lemah. Dalam sosiologi dikenal berbagai jenis status yang menentukan posisi seseorang dalam suatu bagunan struktur dan interaksi sosial. Politik uang sebagai tantangan utama dalam membangun budaya demokrasi. 2. Bukan tidak mungkin orang akan mengalami disinsentif mewujudkan kemampuannya (merit) ketika yang dihargai dalam suatu kelompok adalah faktor-faktor non-meritokratis. c. b.

Pemilu sebagai saran pertanggungjawaban pejabat publik 3. pemilu adalah pelaksanaan kedaulatann rakyat 6. 4. Secara umum tujuan pemilihan umum adalah : 1. Budaya demokrasi pada dasarnya diterapkan dan dikembangkan untuk mewujudkan sutau negara yang demokratis. Menjamin kesinambungan pembangunan nasional Pemilu mempunyai 3 fungsi utama. Melaksanakan kedaulatan rakyat 2. pemilu merupakan pelaksanaan hak politik warga negara berdasarkan asas luber dan jurdil Pada pemerintahan yang demokratis. Sebagai perwujudan hak asas politik rakyat 3. tetapi harus menjamin suksesnya perjuangan reformasi dan suksesnya pembangunan nasional serta tetap lestarinya Pancasila dan UUD 1945 5. Pemilu hanya dapat . yaitu : 1. Adapun dasar pemilihan umum adalah : 1. pemilihan umum adalah pelaksanaan demokrasi pancasila secara konkret 2. damai. Karena rakyat tidak mungkin memerintah secara langsung. Pemilu sebagai sarana memilih pejabat publik (pembentukan pemerintahan) 2. Untuk memilih wakil-wakil rakyat yang duduk di lembaga legislatif serta memilih Presiden dan wakil Presiden. dan adil sesuai dengan Pasal 22 E Ayat 1 UUD 1945. rahasia. maka diperlukan cara untuk memilih wakil yang akan mewakili rakyat dalam memerintah suatu negara selama jangka waktu tertentu. Pemilu diselenggarakan untuk mewujudkan gagasan kedaulatan rakyat atau sistem pemerintahan demokrasi. serta bagi yang sudah memenuhi syarat 4. 5. Berdasarkan hal tersebut.terhadap HAM. pemilu adalah salah satu aktivitas melakukan pemilihan anggota badan perwakilan rakyat oleh seluruh rakyat pada waktu dan cara-cara tertentu. Melaksanakan pergantian personel pemerintahan secara aman. pemilihan umum merupakan pesta demokrasi. pemilihan umum merupakan suatu sarana yang penggunaanya tidak boleh mengakibatkan rusaknya sendi-sendi demokratis. Cara pengisian lembaga permusyawaratan/perwakilan yang sesuai dengan asas demokrasi Pancasila ialah melalui pemilu 2. pemilu sebagai sarana pendidikan politik rakyat Tidak semua penyelenggaraan pemilu dapat mewujudkan fungsi-fungsi pokok tersebut sehingga layak disebut pemilu demokratis. Pemilu merupakan sarana yang bersifat demokrasi untuk membentuk sistem kekuasaan negara yang berkedaulatan rakyat 3. dapat disimpulkan bahwa makna pemilihan umum dikaitkan dengan prinsip-prinsip demokrasi adalah : 1. dan tertib. Dan salah satu ciri negara demokratis adalah terselenggaranya kegiatan pemilihan umum yang bebas. jujur. umum. pemilu merupakan suatu sarana untuk memilih wakil-wakil rakyat di lembaga permusyawaratan/perwakilan yang harus membawa suara hati nurani rakyat 3. Kekuasaan negara yang lahir dengan pemilu adalah kekuasaan yang lahir menurut kehendak rakyat dan dipergunakan sesuai dengan keinginan rakyat dan oleh rakyat menurut sistem perwakilan Dalam pelaksanaannya pemilu harus dilaksanakan secara langsung. Pemilihan umum merupakan sarana politik untuk mewujudkan kehendak rakyat dalam hal memilih wakil-wakil mereka di lembaga legislatif serta memilih pemegang kekuasaan eksekutif baik itu presiden/wakil presiden maupun kepala daerah. bebas.

DPRD Provinsi. 4. 3. ada 8 kriteria pokok bagi pemilu demokratis. 9. dan utusan golongan 65 orang. Penyelenggaraan secara periodik Berikut ini pelaksanaan pemilu di Indonesia berdasarkan urutan waktu : 1. Kebebasan nominasi 5. Hak pilih umum 2. 5. Utusan Daerah 149 orang c. DPRD Kabupaten/Kota serta memilih presiden dan wakil presiden. Pemilihan Umum Kelima dilaksanakan pada tanggal 23 April 1987. a. a. Menurut Austin Ranney. Persamaan hak kampanye 6. Diikuti 28 partai politik. 2. Tersedianya pilihan yang signifikan 4. DPR unsur TNI/Polri 38 orang. Partai yang berhaluan material-spriritual fusi menjadi PDI (Partai Demokrasi Indonesia) c. Ini telah terjadi penyempurnaan pemilu.disebut pemilu demokratis apabila memenuhi karakteristik tertentu. Pemilihan Umum Kedua dilaksanakan pada tanggal 3 Juli 1971 yang diikuti sebanyak 10 partai politik. utusan daerah 135 orang. Demokrasi Hambatan/Tantangan Suatu Negara dalam Pelaksanaan . 7. Pemilihan Umum Kesembilan dilaksanakan tanggal 5 April 2004 yang diikuti 24 partai politik. tanggal 15 Desember 1955 untuk memilih anggota Dewan Konstituante. Dan partai yang bukan keduanya menjadi Golkar (Golongan Karya). Partai yang berhaluan spiritual material fusi menjadi PPP (Partai Persatuan Pembangunan) b. yakni pemilu dilaksanakan untuk memilih anggota DPR. Jumlah anggota DPR 500 orang dan anggota MPR 1. DPD. peserta pemilu masih dua parpol (PPP dan PDI) serta satu Golongan Karya. Pada pemilu ini telah terpilih jumlah anggota DPR sebanyak 500 orang dan jumlah anggota MPR sebanyak 700 orang dengan rincian DPR dipilih 462 orang. Pemilihan Umum Pertama dilaksanakan tanggal 29 September 1955 untuk memilih anggota parlemen (DPR). Golkar. Unsur ABRI 75 orang b. 6. 3.000 orang 8. Pemilihan Umum Kedelapan (Era Reformasi) dilaksanakan pada tanggal 7 Juni 1999 yang diikuti sebanyak 48 partai politik. Pemilihan Umum Ketujuh dilaksanakan pada tanggal 29 Mei 1997. Imbangan susunan : anggota MPR 251 orang utusan golongan 100 orang Jumlah 1. Peserta pemilu adalah PPP. Hal ini dikarenakan terjadi fusi parpol dari 10 parpol peserta pemilu 1971 disederhanakan menjadi 3 dengan ketentuan sebagai berikut. Kebebasan dalam memberikan suara 7. Kesetaraan bobot suara 3. Pemilihan Umum Ketiga dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 1977 yang diikuti oleh dua Parpol dan satu Golkar. Pemilihan Umum Keempat dilaksanakan pada tanggal 2 Mei 1982. dan PDI. Pemilihan Umum Keenam dilaksanakan pada tanggal 6 Juni 1992. Kejujuran dalam penghitunga suara 8. yakni : 1.000 orang dengan rincian sebagai berikut.

Di samping itu ada pula pihak-pihak yang sebenarnya tidak menghendaki demokrasi . Sekarang Indonesia sudah lebih dari 50 tahun merdeka dan mempunyai Dasar Negara yang menetapkan adanya demokrasi di Indonesia. tetapi memanfaatkan demokrasi untuk memperoleh posisi yang kuat dan pada saat berkuasa justru . dengan pikiran orang yang dianggap lebih tinggi kedudukannya. Hikmah kebijaksanaan adalah penggunaan akal pikiran atau rasio yang sehat dengan selalu mempertimbangkan persatuan dan kesatuan bangsa. Karena pandangan kurang luas maka orang cenderung untuk memperhatikan dirinya dan kepentingannya sendiri dan kelompoknya. Pengaruh dari sisa-sisa feodalisme. Sebaliknya. terutama dari kelompok lain. demokrasi di Perancis dan Inggeris saja berbeda padahal sama–sama bangsa Barat. 2. Demokrasi di Jepang tidak sepenuhnya sama dengan yang ada di Amerika Serikat karena budaya Jepang dan Amerika berbeda. Banyak orang Indonesia menghendaki demokrasi sejak ada pergerakan kebangsaan pada permulaan Abad ke 20. Orang sadar akan keadilan. Faktor kultural. hal mana dapat dipahami. Makin banyak orang Indonesia mengalami pendidikan formal. tetapi lebih diorientasikan kepada dirinya dan kelompoknya dan kurang kepada kepentingan umum. Lemahnya disiplin menyebabkan hukum kurang berjalan dalam masyarakat.Setiap negara pasti ingin menerapkan demokrasi di negaranya. Akan tetapi dalam setiap budaya dapat dikembangkan demokrasi.. yaitu kalau ada pandangan atau interpretasi ajaran agama yang membuat orang menyingkirkan keperluan demokrasi. Bahwa budaya berpengaruh terhadap pelaksanaan demokrasi adalah benar. Kurangnya pendidikan umum yang cukup bermutu yang dapat menimbulkan pandangan yang lebih luas tentang kehidupan serta kesadaran tentang disiplin. Sebab utama terletak pada manusia Indonesia yang sifatnya dipengaruhi oleh berbagai faktor. yaitu bahwa yang berdaulat di negara itu adalah rakyat. Ada orang berpendapat bahwa masyarakat Barat yang melahirkan demokrasi mempunyai budaya yang berbeda dari budaya Indonesia. tetapi dalam kenyataan demokrasi masih terus belum lancar pertumbuhannya. orang mengabaikan pendapat dan pikiran orang lain yang berada dalam posisi yang dinilai lebih rendah dari posisinya sendiri. Permusyawaratan adalah tata cara khas kepribadian Indonesia dalam merumuskan dan memutuskan sesuatu hal berdasarkan kehendak rakyat sehingga mencapai mufakat. makin bertambah jumlah orang itu. Akan tetapi setelah menjadi bangsa merdeka pun hambatan itu tidak berkurang. Akan tetapi meskipun demikian tumbuhnya demokrasi di Indonesia terus mengalami hambatan yang tidak sedikit. apalagi bertentangan. Jangankan antara budaya Timur dan Barat seperti itu. Namun dalam semua perbedaan yang ditimbulkan oleh perbedaan budaya tetap inti demokrasi selalu ada. Sebab kalau ada demokrasi penjajah harus memberikan banyak kebebasan kepada rakyat Indonesia. 3. Faktor tersebut antara lain : 1. Memang kemudian demokrasi tidak akan presis sama di lingkungan budaya yang berbeda. 5. Kuatnya feodalisme di masa lalu membuat orang enggan untuk mengeluarkan pendapat atau pikiran yang mungkin berbeda. Kerakyatan adalah kekuasaan tertinggi yang berada di tangan rakyat. Pada hakikatnya demokrasi adalah kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. Ini dipakai alasan oleh orang Indonesia yang tidak setuju dengan perkembangan demokrasi di Indonesia. Hal ini mempersulit timbulnya sifat untuk menghargai perbedaan dan pendapat orang lain. Faktor agama. Dalam zaman penjajahan hambatan itu datang dari pihak penjajah. Hambatan itu disebabkan oleh banyak hal. 4.

Mengembangkan media komunikasi politik di berbagai lingkungan kerja. Kita berkepentingan adanya kepemimpinan nasional yang mampu menjalankan manajemen nasional yang baik. Orang akan mampu menghargai kebebasan berpendapat bagi semua pihak serta menyadari pluralitas sebagai kenyataan dalam kehidupan bangsa dan umat manusia. Belum tertanamnya jiwa kemandirian bangsa Indonesia 2. 5. 4. 3. bangsa Indonesia juga memiliki hambatan dalam mewujudkan masyarakat madani walaupun di Indonesia sudah ada masyarakat madani. Kurangnya kesadaran pada hukum yang berlaku. Masih kurangnya perangkat hukum. . 5. Dalam situasi begini perbaikan dalam kehidupan demokrasi sangat tergantung dari perubahan sikap kepemimpinan nasional. Kunci utama untuk mengurangi hambatan bagi demokrasi adalah perbaikan pendidikan umum dalam kuantitas maupun kualitasnya. 6. Masih rendahnya sumber daya manusia bila dibandingkan dengan negara lain. Dengan begitu rakyat akan lebih percaya diri dan feodalisme makin dapat dihilangkan. 2. Menanamkan sikap positif pada proses demokratisasi di Indonesia pada setiap warga negara. sehingga kondisi obyektif dalam masyarakat dapat menjadi landasan perbaikan demokrasi. Masih rendahnya tingkat kesukarelaan dan keswasembadaan pada setiap warga negara. 3. Itu telah dilakukan Hitler di Jerman dan di masa lalu merupakan taktik kaum komunis di Indonesia.menyingkirkan demokrasi. Untuk itu diperlukan suatu upaya untuk mengatasi hal tersebut. 7. Disamping hambatan dalam melaksanakan demokrasi. Menciptakan perangkat hukum yang memadai dan berkeadilan sosial. upaya tersebut dapat berupa : 1. Pendidikan juga diharapkan dapat meningkatkan ekonomi rakyat. 4. hambatan tersebut yakni : 1. Meningkatkan jiwa kemandirian melalui kegiatan perekonomian dengan adanya bapak angkat perusahaan. Dengan pendidikan yang baik diharapkan manusia Indonesia berpandangan luas dan menyadari pentingnya disiplin. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui berbagai kegiatan. Dengan begitu hukum dapat berjalan dan Indonesia menjadi negara hukum. Akan tetapi melihat kondisi pemerintahan sekarang sukar diharapkan pendidikan umum mengalami perbaikan dalam waktu dekat. Meningkatkan peran serta masyarakat dalam proses pengambilan kebijakan. Meningkatkan kesadaran hukum melalui berbagai media sosialisasi politik.

Budaya demokrasi pada dasarnya diterapkan dan dikembangkan untuk mewujudkan sutau negara yang demokratis. Dalam pelaksanaannya pemilu harus dilaksanakan secara langsung. Dan sudah menjadi kewajibannya untuk mematuhi perintah dan larangan agama yang dianutnya. interpretasi agama akan membuat orang secara tidak langsung menyingkirkan keperluan demokrasi . khususnya bagi negara yang pernah terjajah dan negara yang mengalami masa lalu yang suram. Pemilu menjadi sarana pelaksanaan budaya demokrasi. Berarti dengan adanya penerapan prinsip-prinsip demokrasi secara tidak langsung akan terbentuk masyarakat madani. jujur. Hal tersebut terjadi karena budaya demokrasi yang diterapkan di suatu negara akan mewujudkan prinsip-prinsip demokrasi di negara tersebut. Di beberapa negara di dunia tidak jarang masyarakat yang sangat kental dengan pengaruh agama yang dianutnya. rahasia. Dan salah satu ciri negara demokratis adalah terselenggaranya kegiatan pemilihan umum yang bebas. termasuk dalam prinsipprinsip demokrasi secara universal dimana pemilu disini harus dilaksanakan secara demokratis. Yang kedua adalah lemahnya disiplin dalam masyarakat dan penyelenggara demokrasi. umum. Dengan demikian. demokrasi masih dapat dikembangkan meski wujudnya berbeda. Terakhir faktor agama. Hambatan yang paling umum terjadi adalah minimnya pengetahuan rakyat tentang demokrasi. bebas. Begitupun sebaliknya budaya demokrasi dapat terwujud dengan baik dengan adanya masyarakat madani. Dalam mengembangkan dan menerapkan/melaksanakan demokrasi bukan tidak mungkin menemui suatu hambatan/tantangan.BAB III Penutup Kesimpulan Budaya demokrasi memiliki peranan yang besar dalam mewujudkan masyarakat madani. maupun pengetahuan politik khususnya demokrasi yang minim. Berikutnya adalah masih adanya pengaruh feodalisme. Yang walaupun terlihat sepele namun sangat mempengaruhi pelaksanaan demokrasi. Wujud terjadinya faktor kultural adalah masyarakat enggan untuk menyerap budaya luar (asing) dalam hal ini demokrasi. Faktor kultural dapat terjadi jika suatu negara memegang teguh ideologi atau budayanya. Keempat adalah faktor kultural. dan adil sesuai dengan Pasal 22 E Ayat 1 UUD 1945. Walaupun demikian.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful