MENGAJAR ALAT MUSIK PIANIKA DI KELAS 1. Mengenal Alat musik Pianika. 2. Penjarian (Fingering) Tangan Kanan Pianika. a.

Ibu jari = 1 b. Jari telunjuk = 2 c. Jari Tengah = 3 d. Jari Manis = 4 e. Jari Kelingking = 5 Idealnya alat musik pianika tidak ditulisi nada-nada atu not, baik not angka maupun not huruf. Hal ini untuk mendidik siswa kita untuk mengenal etika bermusik dan mengenal alat musik pianika apa adanya.Kalupun terpaksa karena kesulitan guru maupun siswa (karena tanpa ditulis not memeng membutuhkan kesabaran guru yang luar biasa) usahakan penulisan not hanya sebagian tuts saja. Contoh: - No C saja - Not C dan G saja - Not C , G, dan C’ saja 3. Mencari nada C Nada C disini yang dimaksud adalah nada pada octave c1 (c kecil satu) bukan nada c pada octave besar. Guru membimbing siswa untuk mencari nada C. Misalnya dengan langkah seperti di bawah ini: - “Tunjukkan pada Pak/Bu Guru 2 tuts hitam di pianikamu!” (anak akan mencari beberapa dua tuts hitam) - “Tunjukkan pada Pak/Bu Guru 3 tuts hitam di pianikamu!” (anak akan mencari tiga tuts hitam) - “Tunjukkan pada Pak/Bu Guru, tuts putih disebelah kiri 2 tuts hitam!” - “Pencet lah 2 tuts hitam dengan jari 2 dan 3!” - “Pencetlah tuts putih disebelah kiri 2 tuts hitam dengan jari 1!” - “Nama nada pada tuts putih disebelah kiri 2 tuts hitam adalah nada C. Selanjutnya guru menjelaskan 4 nada diatas (di pianika sebelah kanan) nada C.” Yaitu nada D, E, F, dan G. Guru menjelaskan penjarian pada kelima nada tersebut dengan jari 1 pada nada C, 2 pada nada D, 3 pada nada E, 4 pada nada F, dan 5 pada nada G. Menulis Lagu - Anak diminta untuk menyalin lagu teknik 1 dari papan tulis ke buku catatan. Menyanyikan Lagu - Anak diminta menyanyikan lagu teknik 1 secara bersama-sama. Memainkan Pianika - Setelah anak mengenal melodi lagu teknik 1, guru membimbing anak untuk memainkannya ke dalam pianika secara bersamaan. Guru hendaknya berkeliling kelas untuk mengamati permainan siswa, terutama

menyangkut penjariannya. Lebih efektif bila guru mengecek per 4 siswa secara bersamasama. Bila ada siswa yang mengalami kesulitan perintahkan kepadanya untuk memainkan lagu teknik 1 sendirian, dengan tetap mendapat bimbingan dari Guru. Lagu teknik 1 1 2 3 4 5 5 5 angka jari l C D E F l G G G . l not huruf 5432111 lGFEDlCCC.l Apersepsi - Dengan bimbingan Guru, secara bersamaan anak-anak menyanyikan melodi dari lagu teknik 1, 2 atau 3 kali ulangan. (agar siswa ingat lagu pada pertemuan yang lalu.) - Dengan bimbingan guru secara bersama-sama siswa memainkan lagu teknik 1 dengan menggunakan alat musik pianika. Menulis Lagu - Guru menuliskan lagu latihan 1 di papan tulis - Anak diminta untuk menyalin lagu latihan 1 dari papan tulis ke buku catatan. Menyanyikan Lagu - Dengan bimbingan guru,secara bersama-sama siswa menyanyikan melodi lagu latihan 1. Memainkan Lagu - Dengan bimbingan guru, siswa secara bersama-sama memainkan lagu latihan 1dengan menggunakan alat musik pianika. Guru hendaknya berkeliling kelas untuk mengamati permainan siswa, terutama menyangkut penjariannya. Lebih efektif bila guru mengecek per 4 siswa secara bersamasama. Bila ada siswa yang mengalami kesulitan perintahkan kepadanya untuk memainkan lagu teknik 1 sendirian, dengan tetap mendapat bimbingan dari Guru. Lagu Latihan 1 3213211122321 EDC.EDC.CCDDEDC. 3213211122321 EDC.EDC.CCDDEDC # Lakukan langkah-langkah seperti pada pertemuan 2 pada setiap tatap muka. # Untuk menghindari kejenuhan siswa dalam bermain alat musik ajaklah mereka untuk menyanyi. Lagu-lagu yang dinyanyikan saya anjurkan adalah lagu anak-anak, lagu wajib, dan lagu daerah baik daerah setempat atau lagu daerah Nusantara. Lagu latihan 2 535343453 lE.G.lE.G.lFEFGlE...l 43421 lE.G.lG.E.lFEFDlC...l 22443452244345 lDDFFlEFG.lDDFFlEFG.l

l A .lGGFFlEED. l F F E E l D D C . l B . l C E G G l C C C . l F . C’ . ..l 234345 lDDDDlDEF. G . l G .l Tags: berita sekolah. . G .. E . . E . . B . F . l E . dan berilmu sebagai bekal hidup nantinya. ll Lagu latihan 4 1445544433221 lCCGGlAAG. Karena melalui pendidikan akan tercipta seorang manusia yang cakap.l 54325432 lGGFFlEED. l D . l F E F D l C . Pentingnya pendidikan bagi pembinaan sumber daya manusia sangat diharapkan oleh setiap orang. l A B C’ A l G .lFDD. Oleh karena itu. Serta mampu hidup mandiri di tengah pesatnya kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sekarang ini. l A B C’ A l G . terampil. .l 5334221355333 lGEE. G . ll Lagu Latihan 3 5334221234555 lGEE. kualitas .. G .lCDEFlGGG. l G .lEEEElEFG.l 53421351 l G E E .l 14544321 l C C G G l A A G ..l 12312234532 l C D E F l G . l 54321321 l C’ . A . l F D D .535343421 l E . . C . ll Lagu Teknik 2 (Tangga Nada C Mayor) 12312345 l C .lCEGGlEEE.lFFEElDDC. l 1231345323432 lFGAFlEFGElDEFElD. ll Lagu Latihan 5 12312234532 l C D E F l G . l 1231345323421 lFGAFlEFGElDEFDlC. Seni Comments are closed.lFDD. D .

kreatif. anggapan terhadap musik. siswa tidak diberi kesempatan untuk mencobakan langsung bagaimana cara memainkan musik ensambel tersebut. Apalagi pada pembelajaran musik ensambel. seperti yang dijelaskan dalam undang-undang No. Oleh karena itu pendidikan seni musik harus diperkenalkan pada anak. demokratis. Selain itu tujuan seni musik adalah memupuk rasa seni pada diri setiap anak melalui perkembangan musik. karena sesuai dengan salah satu fungsi pendidikan. seorang guru yang akan mengajarkan pendidikan musik haruslah bisa merencanakan pembelajaran yang dapat langsung melibatkan anak dengan kegiatan musik yang aktif dan dapat memberikan sentuhan pribadi pada anak baik secara emosi maupun secara fisik. pada kenyataannya di lapangan sewaktu penulis melakukan praktek pengalaman lapangan (PPL) di SD 07 Belakang Tangsi. Bila anak terlibat atau berpartisipasi dalam musik. melatih disiplin. sering kali kita lihat siswa hanya diberikan konsep tentang musik ensambel saja. selain dapat mengembangkan kreativitas mereka. musik juga dapat membantu dalam perkembangan individu anak. Namun. mengembangkan sensitivitas anak. serta bertanggungjawab. kemampuan mengungkapkan dirinya melalui musik yang dapat dijadikan bekal untuk melanjutkan studinya ke pendidikan yang lebih tinggi.20 Tahun 2003 pasal 3 yaitu : Pendidikan nasional berfungsi untuk mengembangkan kemampuan dalam membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan. seperti yang dinyatakan oleh Syahrel (2004:9) “musik ensambel merupakan sebuah . 2003:3). membuat anak dapat mengungkapkan ekspresi. berakhlak mulia. (Depdiknas. cakap. membangun rasa keindahan anak. Maka pembelajaran musik di sekolah harus mengantarkan anak pada pengalaman yang menyenangkan. bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa pada tuhan yang Maha Esa. sehingga anak dapat merasakan bahwa musik itu adalah sumber rasa keindahan. Berdasarkan sifat anak yang cenderung menyenangi kegiatan yang aktif. memberi tantangan. yaitu memperkenalkan anak pada lingkungannya.pendidikan semestinya ditingkatkan agar tujuan pendidikan nasional dapat terwujud. Padahal bila pembelajaran musik ensambel tersebut dilaksanakan dengan mengaktifkan siswa maka siswa akan dihadapkan pada suatu pembelajaran yang bisa melatih keterampilan serta memupuk kekompakan untuk mencapai tujuan bersama. Musik yang berkembang di masyarakat sejak dulunya sudah menjadi bahan perbincangan dalam dunia pendidikan sebagai bagian mata pelajaran seni budaya dan keterampilan (SBK). pembelajaran lebih berpusat pada guru dan siswa sedikit terlibat aktif. masih ditemukan proses pembelajaran seni musik yang hanya terfokus pada penghafalan fakta dan konsep.

Sehubungan dengan hal di atas. B. Tujuan Penulisan Tujuan dari penulisan makalah ini adalah : 1. menurut pendapat penulis dapat disimpulkan bahwa penerapan PAIKEM dalam pembelajaran musik ensambel di sekolah dasar sangat relevan digunakan. karena seperti yang dijelaskan oleh Akhmad (2008:22) “PAIKEM merupakan suatu pembelajaran yang menekankan keaktifan siswa secara optimal. Ini dilakukan agar apa yang diharapkan oleh kurikulum tercapai semaksimal mungkin. Rumusan Masalah Berdasarkan uraian di atas. D. Mendeskripsikan langkah penerapan PAIKEM pada pembelajaran musik ensambel pianika di kelas V sekolah dasar. Agar anak senang belajar (joyful learning) dan anak dapat mempelajari sesuatu kompetensi yang bermakna bagi dirinya saat ini dan perkembangannya di masa yang akan datang. Melihat efektifitas PAIKEM pada pembelajaran musik ensambel pianika di kelas V sekolah dasar. Guru / pengajar . maka yang menjadi rumusan masalah dalam makalah ini adalah Bagaimana Penerapan PAIKEM dalam pembelajaran Musik Ensambel pianika di kelas V Sekolah Dasar? C. baik pada jenjang sekolah dasar. 2. untuk mencapai tujuan pembelajaran dalam suasana yang tidak membosankan siswa”. Dengan demikian kesadaran akan pentingnya pendidikan terutama bagi anak usia sekolah terus ditingkatkan.bentuk permainan musik yang dimainkan secara bersama dengan menggunakan alat yang seragam atau bermacam guna mencapai tujuan bersama” Dalam mengatasi masalah ini pendekatan aktif inovatif kreatif efisien menyenangkan merupakan salah satu solusi terbaik dalam mempresentasikan pembelajaran yang berpusat pada anak (student centered learning). melalui inovasi pembelajaran yang diyakini sesuai dengan karakteristik siswa maupun lingkungan sekolahnya. Manfaat Penulisan Adapun manfaat penulisan makalah ini hendaklah bermanfaat bagi : 1. menengah maupun perguruan tinggi.

2. Penulis − Menambah pengetahuan penulis dalam bidang musik khususnya musik ensambel. − Penulis dapat meningkatkan kemampuannya dalam menyelesaikan suatu masalah yang berkaitan dengan musik ensambel. . KAJIAN TEORI A. − Guru dapat mengajarkan musik di SD dengan pendekatan yang dapat membuat anak senang belajar. Sebelum itu juga telah dinyatakan oleh Dimyati (1994:142) “Pembelajaran adalah proses yang diselenggarakan oleh guru untuk membelajarkan siswa dalam belajar bagai mana memperoleh dan memproses pengetahuan. Pengertian pembelajaran Menurut Oemar (2000:44) “Pembelajaran diartikan sebagai upaya pembimbingan terhadap siswa agar ia secara sadar dan terarah untuk belajar dan memperoleh hasil belajar yang sebaik mungkin sesuai dengan keadaan dan kemampuan siswa yang bersangkutan”.− Sebagai pedoman bagi guru dalam melaksanakan proses pembelajaran musik ensambel pianika di kelas V sekolah dasar − Guru yang baru lulus dari SPG atau yang sudah mengajar akan mengetahui bahwa musik merupakan salah satu alat pendidikan dan pengembangan sikap rohaniah anak didiknya. II. keterampilan dan sikap”.

B. kebutuhan siswa baik untuk masa sekarang maupun di masa yang akan datang. Mereka terlibat langsung. Efektif adalah kesesuaian atau pembelajaran yang tepat sasaran. Dan pembelajaran yang menyenangkan adalah pengkondisian suasana yang menyenangkan utamanya ketika siswa mempelajari pengetahuan di kelas. serta mengolah pengetahuan menjadi pemahaman baru yang nantinya dapat bermakna bagi kehidupan siswa. PAIKEM (Pembelajaran aktif inovatif kreatif efisien menyenangkan) Akhmad (2008:22) menarik kesimpulan sebagai berikut. merancang rencana pembelajaran melaksanakan kegiatan pembelajaran. Kreatif adalah pemberian kesempatan proses berpikir secara optimal. mendalam dan inovatif. dimana materi yang di belajar kan sesuai dengan kemauan. Rencana pembelajaran tersebut dirancang untuk mempermudah pelaksanaan kegiatan belajar mengajar dan dapat meningkatkan hasil belajar. Upaya membimbing siswa agar sadar dan terarah serta berkeinginan untuk belajar dan memperoleh hasil. Untuk itu guru perlu dibekali beberapa kemampuan diantaranya menganalisis kurikulum. pengajar atau guru hendaklah dapat mengelola berbagai kondisi belajar dengan baik. Pembelajaran aktif adalah pembelajaran yang menekankan keaktifan siswa selama proses pembelajaran. . Makin baik perencanaan yang di rancang maka makin mudah dan efektif pula pelaksanaan kegiatan belajar dan mengajarnya.Dari dua pendapat di atas dapat diambil kesimpulan bahwa pembelajaran adalah proses pembimbingan yang diselenggarakan oleh guru agar siswa sadar dan terarah untuk belajar sehingga mereka memperoleh hasil belajar yang memuaskan dan semaksimal mungkin. baik dalam membangun pemahamannya sendiri maupun dalam menemukan konsep atau ilmu yang dibelajarkan oleh guru. sehingga mereka betah dan tidak merasa bosan.

Jadi PAIKEM adalah suatu pembelajaran yang menekankan ke aktifan dan memberi kesempatan berfikir siswa secara optimal. melainkan berbeda satu sama lainnya. artinya pembelajaran lebih memberikan peluang bagi siswa untuk mengkonstruksikan pengetahuan secara mandiri (self directed) dan dimediasi oleh teman sebaya”. Ciri – ciri PAIKEM sebagai berikut: . inovatif. Karena setiap anak dalam setiap kelas tidak melakukan kegiatan yang sama. melalui kreasi pemahaman baru yang muncul dari struktur kognitif baru. kreatif. efisien. dan menyenangkan) perbedaan individu perlu diperhatikan dan harus tercermin dalam kegiatan pembelajaran. Dalam PAIKEM (pembelajaran aktif. untuk mencapai suatu tujuan untuk pembelajaran mengikuti dalam suasana yang tidak membosankan proses pembelajaran. Maka guru harus bisa mengembangkan ruang kelas sebagai lingkungan belajar yang menarik serta memanfaatkannya sebagai sumber belajar.Sedangkan menurut Wayan (2005:5) “Pembelajaran inovatif adalah pembelajaran yang bersifat student centered. Pembelajaran konstruktivistik inovatif yang mendasarkan membantu diri siswa pada pradigma atau siswa membentuk kembali mentranspormasi informasi baru.

termasuk menggunakan lingkungan agar pembelajaran lebih menarik. 5. termasuk pembelajaran yang menggunakan kelompok. menjadi beban dan tidak membuat betah serta tidak menumbuhkan perasaan senang belajar bagi anak didik. Siswa terlibat dalam berbagai kegiatan yang bertujuan mengembangkan keterampilan dan pemahaman dengan penekanan pada belajar dengan melakukan ( Learning by doing ). menyenangkan dan relevan. mengungkapkan pikiran mereka. . 3. 2. menakutkan. Guru. kepala sekolah dan siswa mengatur ruang kelas untuk memajangkan buku–buku bahan ajar dan karya siswa sebagai sumber belajar dan juga membuat sudut atau tempat membaca. 4. Dikarenakan metode ini sepertinya menjadi jawaban bagi suasana kelas yang kaku. Metode belajar aktif atau sekarang sering disebut sebagai metode PAIKEM ( pembelajaran kreatif. aktif dan menyenangkan) Saat ini mulai dirasakan pentingnya di kalangan praktisi pendidik. Bukannya membuat anak mau belajar sepanjang hayat yang terjadi malah kelas dan sekolah menjadi momok yang menakutkan bagi siswa.1. dan mengajak siswa terlibat dalam menciptakan lingkungan sekolah sendiri. Guru dan siswa menerapkan cara pembelajaran yang lebih komperatif dan interaktif. inovatif. membosankan. Guru mendorong siswa menemukan pemecahan sendiri terhadap masalah. Guru menggunakan berbagai stimulan dan alat bantu peraga.

Melakukan macam–macam penilaian misalnya tes tertulis. b. afektif dan skill (biasa disebut psiko motorik). Dalam pembelajaran aktif baik guru dan siswa sama-sama menjadi pengambil peran yang penting. Menggunakan kemampuan bertanya dan berfikir.Cara belajar siswa aktif adalah merupakan tantangan yang selanjutnya bagi para pendidik. Menilai siswa dengan cara transparan dan adil. Guru berperan sebagai : a. Sebab inti sari KTSP (kurikulum tingkat satuan pendidikan) yang diberlakukan sekarang ini adalah pembelajaran aktif. b. Yang merencanakan dan mendesain tahap skenario pembelajaran yang akan dilaksanakan dalam kelas. f. debat dll) dan penugasan. performa (penampilan saat presentasi. c. d. dalam hal ini berusaha mencari sisi cerdas dan modalitas belajar siswa dengan demikian sisi kuat dan sisi lemah siswa menjadi perhatian yang setara dan seimbang. Sedangkan siswa berperan sebagai: a. Mencari keunikan siswa. c. e. Mempelajari ide serta konsep–konsep yang baru dan menantang. Membuat portofolio tugas siswa. Membuat strategi pembelajaran apa yang ingin dipakai (strategi yang umumnya dipakai adalah belajar dengan bekerjasama). Merupakan penilaian kinerja serta proses dalam bentuk kognitif. Melakukan percobaan sendiri. .

Pengertian Musik Ensambel Menurut Syahrel (2004:9) “Musik merupakan salah satu mata pelajaran seni budaya dan keterampilan yang mengarahkan siswa pada tujuan pendidikan seni musik”. dalam memainkan musik ensambel pianika siswa perlu mencobakan langsung bagaimana memainkannya. i. h. siswa belajar menjadi tim Player). memecahkan masalah bahkan untuk mempelajari hal-hal baru yang menantang. Tujuan pendidikan tersebut adalah sebagai berikut: a. Karena dalam pembelajaran PAIKEM sangat dituntut keaktifan dan keratifitas siswa untuk melakukan percobaan sendiri. Misalnya. Dalam pembelajaran musik ensambel.d. Belajar disiplin. Memecahkan masalah (problem solving). C. Melakukan kegiatan pembelajaran secara sendiri atau kelompok (belajar menerima pendapat orang lain. Banyak kegiatan yang dilakukan dengan berkelompok. . g. e. Menjadikan siswa mampu memahami tentang keberadaan musik sebagai bagian dari kehidupan manusia. f. bila PAIKEM digunakan dengan baik maka siswa akan lebih mudah menemukan apa sebetulnya musik ensambel. Mengaplikasikan hasil pembelajaran lewat tindakan atau aksi. Melakukan interaksi dengan teman sebaya.

Selain itu Jamalus dan hamzah (1993:112) juga telah menyimpulkan “pengajaran musik di SD adalah dari pendidikan keseluruhan anak pada tahap pembentukan pribadinya dalam rangka menuju pembentukan manusia Indonesia seutuhnya…” Jamalus (1988:1) Menarik kesimpulan “Musik adalah suatu hasil karya seni bunyi dalam bentuk lagu atau komposisi musik. Menjadikan siswa mampu memahami nilai-nilai positif yang terkandung dalam pembelajaran musik serta menjadikan siswa memiliki sikap dan pola tingkah laku yang terarah. Sehingga membuatnya sadar dengan situasi yang akan terjadi dimasa yang akan datang. e. yaitu irama. Menjadikan siswa mengerti dengan apa sebetulnya makna atau hakekat yang hendak dicapai dalam dunia kesenian. Menjadikan siswa memiliki pandangan yang luas terhadap bidang musik itu sendiri. yang mengungkapkan pikiran dan perasaan penciptanya melalui unsur-unsur musik. Dengan demikian dapat kita tarik kesimpulan bahwa yang namanya musik merupakan sebuah seni pengungkapan pikiran melalui irama dan ekspresi. d. Menjadikan siswa memiliki perasaan halus. g. Sesuai dengan perkembangan yang ada musik itu dapat . bentuk/struktur lagu dan ekspresi sebagai satu kesenian”.b. c. f. Agar siswa mampu menghargai hasil karya seni. Menjadikan siswa mampu mendisiplinkan diri sebelum mendisiplinkan orang lain.

yaitu permainan musik ensambel yang menggunakan satu macam alat musik saja. . yang wujudnya biasa sama maupun berbeda antara yang satu dengan yang lain. yaitu penyatuan dari berbagai unsur. Jika yang ditemui adalah musik dalam bentuk permainan kelompok maka dikenallah dengan musik ensambel. Dalam syahrel (2004:16) “Ensambel menurut Suharto (1981:21) yaitu suatu bentuk permainan musik yang dilakukan secara bersama dengan menggunakan alat musik yang seragam atau beragam”. Ensambel sejenis. Dari beberapa pendapat di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa musik ensambel merupakan suatu bentuk permainan musik secara bersama dengan mempergunakan alat musik yang seragam atau bermacam-macam guna merasakan sebuah permainan secara bersama untuk mencapai tujuan yang sama pula. Berdasarkan jenis alatnya. yaitu : 1.saja berwujud tunggal/kelompok. Syahrel (2004:4) menyimpulkan “Ensambel secara umum berarti sebuah penyatuan. Unsurunsur yang berbeda dan disatukan itu mengandung makna untuk mencapai suatu tujuan atau bentuk yang diinginkan”. Sedangkan dalam Syahrel (2004:16) menurut Latifah (1981:34) “ensambel yaitu sebuah permainan musik secara bersama. merasakannya secara bersama untuk mencapai tujuan bersama pula”. maka musik ensambel tergolong kedalam dua bagian.

Pianika merupakan alat musik bertuts yang dimainkan dengan cara ditiup. 2.Jari jempol menekan nada 1 dan 4 .Jari manis menekan nada 7 . Ensambel campuran. Misalnya. PEMBAHASAN Berdasarkan pada permasalahan sebelumnya maka pada bagian ini akan dijelaskan mengenai “Bagaimana langkah menerapkan PAIKEM dalam pembelajaran musik ensambel pianika di kelas V Sekolah Dasar”.Jari tengah menekan nada 3 dan 6 . Bilahan-bilahan nadanya (tuts) ada yang berwarna putih dan adapula yang berwarna hitam. ensambel musik pianika terdiri dari beberapa buah pianika yang memainkan sebuah komposisi musik secara bersama-sama. yaitu permainan musik ensambel yang menggunakan bermacam-macam alat musik. Bentuklah tangan kanan seperti memegang bola sehingga jari bisa bergerak dengan leluasa. III. Dalam musik ensambel sejenis terdapat satu jenis alat musik dalam jumlah banyak. Mengenalkan pada anak apa itu musik ensambel dan bagaimana memainkannya. Setiap jari memiliki fungsi tersendiri. Misalnya.2. KD (menjelaskan makna ensambel). Misalnya dalam kurikulum 2006 kelas V SD semester 1. yakni: . tangan kiri memegang pianika dan tangan kanan menekan tuts-tuts pianika untuk memainkan melodi lagu sedangkan mulut meniupnya. Dalam memainkan alat musik pianika ini. pianika. Biasanya musik ensambel sejenis langsung disebutkan alat musiknya. Melihat kecendrungan kurikulum tentang pendidikan musik yang ada dan terpakai. Serta mengenalkan contoh alat yang akan digunakan dan bagaimana pula cara memainkannya.Jari telunjuk menekan nada 2 dan 5 . Ada beberapa langkah yang dapat kita tempuh dalam pelaksanaan pembelajaran musik ensambel yaitu : Langkah I 1.

Wilayah nada pianika adalah sebagai berikut. Dalam membagi kelompok. Lalu cobakanlah oleh guru terlebih dahulu bagaimana penjarian dalam pianika dengan menggunakan gambar pianika yang terpajang. Ada yang suka berjalan keluar masuk kelas dan ada juga yang suka berdiam diri di bangkunya. Maka guru bisa menarik perhatian siswa dengan cara menyanyikan notasi angka lagu yang terpajang sambil menunjuk kelompok secara bergantian untuk menekan nada yang di nyanyikan oleh guru. 12 . guru membuat gambar pianika pada sebuah karton kemudian pajangkan di depan kelas. berarti masih ada siswa yang tidak bisa mencobakan langsung bagaimana penjarian dalam pianika. bahkan akan langsung mempraktekkannya sendiri. Misalnya. Di sini guru bisa memancing alternatif dari siswa untuk memecahkan masalah tersebut dengan cara. 2. 4. semua siswa belum memiliki pianika. Bentuklah kelompok belajar siswa. 3.. Pembelajaran yang inovatif adalah pembelajaran yang lebih memberikan peluang bagi siswa untuk belajar mandiri. kemudian masukkanlah siswa tersebut dalam kelompok siswa yang sudah memiliki pianika. Maka tanpa disadari siswa akan tertarik untuk membuat gambar pianika di bukunya masing-masing. Karena setiap siswa akan melakukan hal yang berbeda satu sama lain. maka guru hendaknya memberikan waktu pada siswa untuk mencobakan sendiri bagaimana memainkan musik ensambel pianika dalam kelompok tanpa harus ada komentar terlebih dahulu. Salah satu ciri-ciri PAIKEM adalah untuk membantu siswa mengembangkan kemampuan berpikir kritis dan memecahkan masalah.Jari keligking menekan nada i. karena dalam PAIKEM siswa juga dituntut untuk belajar dalam kelompok dan belajar menerima pendapat orang lain. Langkah II 1. guru harus memperhatikan mana siswa yang tidak memiliki pianika.

melodi dan tempo nada yang dimainkan. Biarkan mereka kembali berlatih musik dalam kelompoknya masing-masing karena dalam PAIKEM siswa akan terlibat dalam berbagai kegiatan baik kegiatan kelompok maupun perorangan. Berikanlah penguatan pada siswa agar mereka lebih termotivasi. 3 4. yaitu apakah ada keseimbangan antara bunyi. 4 Kemudian mintalah setiap kelompok menampilkan kemampuan mereka dalam bermain musik ensambel ke depan kelas. agar permainan ensambel tersebut membentuk kerjasama antar sesama pemain. 6. potongan lagu berikut ini diberi batasan waktu untuk latihannya. b) toleransi antara satu pemain dengan pemain lain. 5. c) harmonisasi. guru cukup mengawasi dan memperhatikan hal-hal sebagai berikut: a) kekompakan. Di potongan lagu berikut ini. mintalah satu-persatu kelompok memainkan musik ensambel tanpa ada bimbingan lagi dari guru. apakah dia memainkan musik menurut keinginannya sendiri atau memainkan musik dengan volume yang sedang agar temannya yang lain tidak terganggu. Agar lebih menantang dan memotivasi kekompakkan siswa dalam kelompok.3. Jika guru menemukan kesalahan pada kelompok dalam latihan maka guru sebaiknya menegur. Setelah itu mintalah satu persatu siswa memainkan potongan lagu di bawah ini ke depan kelas dengan menggunakan pianika. baik dalam irama. melodi. . dan tempo. cukup dengan potongan lagu yang baru saja dilatihkan.

1. Saran Dari pembahasan dan kesimpulan penulis di atas. Serta mendisiplinkan diri siswa. b. 2. agar siswa memiliki perasaan halus dan pandangan luas dalam bidang seni. Simpulan Berdasarkan uraian sebelumnya dapat disimpulkan sebagai berikut: 1. kemudian untuk menciptakan suasana kelas yang lebih menyenangkan adakanlah suatu permainan cabut lot. agar siswa memiliki sikap tanggung jawab dan rasa ketergantungan. IV. Kemudian tampilkan kemampuan setiap kelompok agar mereka lebih bersemangat. PAIKEM merupakan suatu pembelajaran yang menekankan keaktifan siswa dalam memberikan kesempatan berpikir siswa secara optimal untuk mencapai satu tujuan pembelajaran dalam suasana yang tidak membosankan pada siswa 4. Mampu menghargai hasil karya seni. bagi kelompok yang terpanggil nomor urut nya harus menampilkan permainan musik ensambel ke depan kelas. supaya lebih menarik.7. 3. setelah penampilan dari setiap kelompok ajaklah semua siswa bermain musik ensambel secara bersamasama. Tujuan dalam pembelajaran musik ensambel di sekolah dasar adalah: a. Tugaskan setiap kelompok berlatih musik dalam waktu tertentu untuk menyanyikan lagu tersebut sampai selesai. PENUTUP A. Penerapan PAIKEM dalam pembelajaran musik Ensambel banyak manfaatnya baik dari segi mengaktifkan siswa memotivasi serta mampu memancing siswa untuk terampil bertanya B. 2. Musik ensambel adalah suatu bentuk permainan musik secara bersama dengan mempergunakan alat musik yang seragam atau bermacammacam. c. saran yang dapat penulis berikan adalah : . Langkah III. Berikan waktu pada kelompok untuk latihan memainkan semua nada lagu tersebut dalam beberapa menit.

Melalui tanya jawab siswa dapat mengetahui makna ensambel sejenis. . II. VII. disebut Ensambel Sejenis. Standar Kompetensi Mengapresiasikan karya seni musik. Bisa alat musik ritmis maupun melodis. . jika menggunakan satu jenis alat musik. Pola Melodis/lagu Pola ini digunakan untuk permainan dengan alat musik melodis atau bernada. disebut Ensambel gabungan. 2. Indikator . . . RENCANA PEMBELAJARAN Mata Pelajaran : Seni Budaya & Keterampilan Kelas/ Semester :V/I Waktu : 1 x Pertemuan ( 3 x 40 menit) I. Alat musik yang dipakai biasanya bermacam-macam. Calon guru hendaknya lebih banyak menerapkan PAIKEM dalam pembelajaran musik di Sekolah Dasar agar pelajaran tersebut lebih menyenangkan dan bermakna bagi siswa. Cara bermain Ensambel musik harus mengikuti pola-pola tertentu. Seorang guru hendaknya tahu dulu apa itu musik dan bagaimana memainkannya agar saat mengajar nanti kita tidak canggung lagi dalam mengajar.Keaktifan.Keseriusan. Dampak Pengiring .Memperagakan ensambel dalam sebuah lagu.1.Keberanian. V. IV. Kompetensi Dasar Menjelaskan makna ensambel sejenis.Melalui PAIKEM siswa mampu memperagakan ensambel sejenis pada sebuah lagu dengan baik. .Menjelaskan makna ensambel sejenis. Polanya ditulis dengan menggunakan not balok/not angka sehingga disebut pola baku 2. 1. VI. Tujuan pembelajaran . Materi Pokok/ Uraian Materi Ensambel Permainan musik yang dilakukan secara bersama-sama disebut Ensambel musik.Berpikir kritis dan Bertanggung jawab. Misalnya alat musik tiup jika yang dipakai lebih dari satu jenis alat musik. III. 3. Pola ritmis. . Calon guru hendaknya memperhatikan metode yang cocok digunakan dalam pembelajaran musik di sekolah dasar. Hasil Belajar Menjelaskan apa itu ensambel Sejenis. Ada pula pola yang perlu dipelajari.

Appersepsi. . Media . Media. . .Mintalah siswa membuat sebuah pianika dari kertas lengkap dengan nadanya. . Pola ritmis ini bukan pola baku.Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) a.Kemudian guru menyuruh siswa memainkan lagu mengheningkan cipta dengan musik Ensambel di kelompok masing-masing. b.KTSP 2006 . Sumber . setiap kelompok diminta memainkannya di depan kelas.Guru menjelaskan sedikit tentang makna musik Ensambel. .Siswa dipantau terus-menerus oleh guru agar apa yang mereka mainkan serentak dan teratur. kemudian bentuklah kelompok belajar siswa . IV. Kegiatan Akhir . . Penilaian d. Metode .Mengambil absen.Guru mengenalkan pianica pada siswa.Buku paket seni dan budaya V SD.Berdo’a.Agar lebih bersemangat.Pola ini untuk alat musik tidak bernada. . Kegiatan inti . c. bagaimana cara memainkannya dan ensambel apa yang akan dicobakan. . Sumber. . Penilaian Proses. ditulis hanya untuk pengikat saja. dengan pianika kertas.Menyediakan kondisi kelas.Semua siswa disuruh mencobakannya sendiri.Siswa dan guru menyimpulkan pelajaran. No Nama Siswa Sikap siswa dalam Kekompakan dalam memainkan alat bermain musik musik 1 2 3 4 1 2 3 4 .Guru memberi PR sebagai tindak lanjut VII. dan Metode a. .Guru dan siswa tanya jawab tentang musik.Tanya jawab. VIII. dan mencoba cara memainkannya berulang kali.Setelah siswa cukup pasif memainkannya guru memberikan notasi lagu mengheningkan cipta dalam bentuk kertas selembar.Pianica b. .Ceramah. c.Diskusi. . .Siswa mengerjakan soal evaluasi . Contoh penulisan pola ritmis: Simbol pola: I alatnya botol bunyinya ting. Kegiatan Awal .

2 = Baik. DAFTAR RUJUKAN . 3 = Cukup.Kemampuan siswa menghafal not lagu. 4 = KurangPenilaian Hasil .Kemampuan siswa memainkan alat musik .Keterangan : 1 = Baik Sekali.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful