P. 1
Anatomi fisiologi

Anatomi fisiologi

|Views: 81|Likes:
Published by ZULMASRI

More info:

Published by: ZULMASRI on Jan 03, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2011

pdf

text

original

NAMA : ISMIANA NPM : 1007010030 Unit : I / A

1. Gambar letak alveoli

ALVEOLI

2. Proses pertukaran gas di alveoli Oksigen yang diperlukan untuk oksidasi diambil dari udara yang kita hirup pada waktu kita bernapas. Pada waktu bernapas udara masuk melalu saluran pernapasan dan akhirnyan masuk ke dalam alveolus. Oksigen yang terdapat dalam alveolus berdifusi menembus dinding sel alveolus. Akhirnya masuk ke dalam pembuluh darah dan diikat oleh hemoglobin yang terdapat dalam darah menjadi

oksihemoglobin. Selanjutnya diedarkan oleh darah ke seluruh tubuh.

Gambar letak ureter 4.Oksigennya dilepaskan ke dalam sel-sel tubuh sehingga oksihemoglobin kembali menjadi hemoglobin. Karbondioksida yang dihasilkan dari pernapasan diangkut oleh darah melalui pembuluh darah yang akhirnya sampai pada alveolus Dari alveolus karbon dioksida dikeluarkan melalui saluran pernapasan pada waktu kita mengeluarkannapas. 3. Proses terbentuknya urine . Dengan demikian dalam alveolus terjadi pertukaran gas yaitu oksigen masuk dan karnbondioksida keluar.

it .P l i i . B i i j i i l il l (t l i filt ) i i . S l i l i . t l i . ti i .i i i .S l i . it . i l i i i ii ( filtrate glomerulus) t i . li P j l i i i i i l. i l i .t t t it l i li) i t j i i l ) l i i l l i l t j i i i l li l t t c l l t . i l i i j t l i . i( i t: t i i l i j l l l i ti t i t j i ) i l i j t j t i i l i . H il l t . li . K i tif. i (t t l ii i . i l. i i ti i . l .P i ) Filt Filt l l l i i( i l t li l i i filt i i l li 2) R P P l l t l i l i i t j l . t i t l. i t ti l l i t i . l i l lB l . il t it .

Proses reabsorpsi ini juga terjadi di l engkung Henle. mengandun g zat zat yang pembongkaran berlebihan dalam darah. dan sisasisa protein. alam urine sekunder tidak ditemukan zat zat yang masih dibutuhkan tubuh dan kadar urine meningkat dibandingkan di dalam urine primer. asam urine. obat obatan. m l hi fi i . urine tersebut akan dikeluarkan dari tubuh melalui uretra. amonia. Selanjutnya. 5. urine yang sesungguhnya masuk ke kandung kemih ( esika urinaria) melalui ureter. i dalam saluran ini terjadi proses penambahan zat zat sisa yang tidak bermanfaat bagi tubuh. seperti itamin C. dan hormon serta garam-garam. Hasil proses reabsorpsi adalah urine sekunder yang memiliki komposisi zat zat penyusun yang sangat berbeda dengan urine primer.ke l el l i embuluh kapiler ang ada di ekeliling tubulus. khususnya ion natrium. Kemudian. ) Augmentasi (Penambahan) rine sekunder selanjutnya masuk ke tubulus kontortus distal dan saluran pengumpul. Selain itu. rine mengandung urea.

membentuk 2 badan polar. Saat bayi dilahirkan oosit primer dalam fase profase pada pembelahan meiosis. Pada masa pubertas terjadilah oogenesis. Kelenjar hipofisis vum berukuran lebih besar dari menghasilkan hormon FSH yang merangsang pertumbuhan sel -sel folikel di sekeliling ovum. osit primer kemudian mengalami masa istirahat hingga masa pubertas. P i mm h il h m i dalam ovarium janin sudah terkandung sel pemula atau oogonium. Folikel Graaf menghasilkan hormon estrogen. Sel yang lebih kecil. Pengaruh Hormon dalam ogenesis.6. osit primer membelah secara meiosis. yaitu badan polar pertama membelah lebih lambat. Sel yang lebih besar yaitu oosit sekunder. Hormon estrogen merangsang kelenjar hipofisis untuk . menghasilkan 2 sel yang berbeda ukurannya. vum yang matang diselubungi oleh sel-sel folikel yang disebut Folikel Graaf. melakukan pembelahan meiosis kedua yang menghasilkan ovum tunggal dan badan polar kedua. badan polar kedua. ogonium akan berkembang menjadi oosit primer.

asa ini disebut . satu bulan sekali. enstruasi anita melepaskan satu sel telur dari salah satu Setiap bulan ovariumnya. hormon LH merangsang terjadinya ovulasi. menopause. Bedanya. Pada anita. dan pelepasan spermatozoa dapat terjadi setiap saat. Korpus luteum kemudian menghasilkan hormon progresteron yang berfungsi menghambat sekresi SH dan LH. Sedang pada mamalia lain terjadi siklus estrus. Kemudian korpus luteum mengecil dan hilang. proses oogenesis mulai kembali. ovulasi hanya berlangsung sampai umur sekita r 45 ± 5 anita hanya mampu menghasilkan paling banyak 4 tahun. Bila sel telur ini tidak mengalami pembuahan maka akan terjadi perdarahan (menstraasi). Catatan : Pada laki-laki spermatogenesis terjadi seumur hidup. mens truasi pun menjadi tidak teratur lagi. Seorang ovum selama hidupnya. akibatnya FSH mulai terbentuk kembali. sampai kemudian terhenti sama sekali.mensekresikan hormon LH. sehingga aklurnya tidak membentuk progesteron lagi. Saat enstruasi terjadi secara perfodik anita tidak mampu lagi melepaskan ovum karena sudah habis tereduksi. Selanjutnya folikel yang sudah kosong dirangsang oleh LH untuk menjadi badan kuning atau korpus luteum. pada siklus menstruasi. meskipun ovarium seorang bayi perempuan sejak lahir sudah berisi 5 Siklus ribu sampai juta oosit primer. Siklus menstruasi terjadi pada manusia dan primata.

mumnya siklus menstruasi terjadi secara periodik setiap 28 hari (ada pula setiap 2 hari dan hari) yaitu sebagai berikut : Pada hari sampai hari ke-14 terjadi pertumbuhan dan perkembangan folikel primer yang dirangsang oleh hormon FSH. Periode ini disebut fase luteal. Saat folikel berkembang menjadi folikel Graaf yang masak.jika tidak terjadi pembuahan maka lapisan endometrium pada uterus akan luruh keluar tubuh. folikel ini juga menghasilkan hormon estrogen yang merangsang keluarnya LH dari hipofisis. selain itu progesteron juga berfungsi menghambat pembentukan FSH dan LH. pembentukan progesteron berhenti . Badan kuning menghasilkan hormon progesteron yang berfungsi mempertebal lapisan endometrium yang kaya dengan pembuluh darah untuk mempersiapkan datangnya embrio. jika tidak terjadi pembuahan. Selain itu. akibatnya korpus luteum mengecil dan menghilang. aktu di sekitar terjadinya ovulasi disebut fase estrus. endomentrium akan direabsorbsi oleh tubuh. selain itu estrogen menghambat pembentukan FSH dan memerintahkan hipofisis menghasilkan LH yang berfungsi merangsang folikel Graaf yang masak untuk mengadakan ovulasi yang terjadi pada hari ke-14. LH merangsang folikel yang telah kosong untuk berubah menjadi badan kuning (Corpus Luteum). sedangkan pada siklus estrus. Pada seat tersebut sel oosit primer akan membelah dan menghasilkan ovum yang haploid. Estrogen yang keluar berfungsi merangsang perbaikan dinding uterus yaitu endometrium yang habis terkelupas aktu menstruasi.

Fase ini disebut fase perdarahan atau fase menstruasi. endometrium menjadi mengering dan selanjutnya akan terkelupas dan terjadilah perdarahan (menstruasi) pada hari ke -28.sehingga pemberian nutrisi kepada endometriam terh enti. . maka FSH mulai terbentuk lagi dan terjadil an proses oogenesis kembali. leh karena tidak ada progesteron.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->