MATEMATIKA

MODUL 1

SUKU BANYAK
KELAS : XI IPA SEMESTER : 2 (DUA)

Muhammad Zainal Abidin Personal Blog SMAN 1 Bone-Bone | Luwu Utara | Sulsel http://meetabied.wordpress.com

SUKU BANYAK

1. a2 . Menentukan sisa pembagian suku-banyak oleh bentuk linear dan kuadrat dengan teorema sisa.2 Menggunakan teorema sisa dan teorema faktor dalam pemecahan masalah 1.1 Menggunakan algoritma pembagian sukubanyak untuk menentukan hasil bagi dan sisa pembagian. an Disebut koefisien masing-masing bilangan real (walaupun boleh juga bilangan kompleks) . 5. an-1 . Uraian materi dan contoh SUKU BANYAK Suku banyak (polinomial) adalah sebuah ungkapan aljabar yang variabel (peubahnya) berpangkat Bilangan bulat non negative. Bentuk umum : y = F(x) = a0xn + a1xn-1 + a2xn-2 + … + an-1x + an Dengan n Є bilangan bulat an ≠ 0 Pengertian-pengertian: a0. 2. Menyelesaikan persamaan suku-banyak dengan menggunakan teorema faktor KEGIATAN BELAJAR I. 3. 4. STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR : 4.PENGANTAR : Modul ini kami susun sebagai salah satu sumber belajar untuk siswa agar dapat dipelajari dengan lebih mudah. Menggunakan aturan sukubanyak dalam penyelesaian masalah : 4. Menentukan faktor linear dari suku-banyak dengan teorema faktor. a1. 2. 5. : TUJUAN PEMBELAJARAN : Judul sub kegiatan belajar : Pengertian Suku Banyak Nilai Suku Banyak Operasi pada Suku Banyak Pembagian Pada Suku Banyak Teorema Sisa Teorema Faktor II. 4. 3. Kami menyajikan materi dalam modul ini berusaha mengacu pada pendekatan kontekstual dengan diharapkan matematika akan makin terasa kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. Menjelaskan algoritma pembagian sukubanyak. 6. 4. Menentukan derajat sukubanyak hasil bagi dan sisa pembagian dalam algoritma pembagian.….

a1xn-1 . x=-2 Ambil koefisiennya: -2 2 3 0 -5 1 -4 2 -4 18 2 -1 2 -9 19 Jadi nilai suku banyaknya -45 -7 -38 + -45 2. an Masing-masing merupakan suku dari suku banyak Suku Tetap (konstanta) A0 adalah suku tetap atau konstanta. Sedangkan anxn adalah suku berderajat tinggi.5 2 4 =2 +3 -5 . Suku : a0xn . Soal 1. disebut n. Diketahui suku banyak: f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Tentukan suku tetapnya. a2xn-2 . Diketehui suku banyak: f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 tentukan derajat suku banyaknya Jawab: Derajat suku banyak adalah pangkat tertinggi dari suku-suku yang ada. Soal 1. Jadi f(x) berderajat 5 NILAI SUKU BANYAK Jika f(x) = axn + bxn-1+CXN-2+…+f maka nilai suku banyak dapat dicari dengan cara subtitusi dan skematik. 0 Pembahasan f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Cara 1 (subtitusi): x = -2 f(-2)= 2(-2)5+3(-2)4+5(-2)2+(-2)-7 f(-2)= -45 Cara 2 (skematik) f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7. Jawab : Suku tetap adalah konstanta. -45 e.Derajat Suku Banyak adalah pangkat tertinggi dari pangkat-pangkat pada tiap-tiap suku. x5 adalah pangkat tertinggi. 90 c. … . an-1x . Diketahui fungsi kuadrat : f (x) = 1 x2 + 3 x . Diketahui fungsi polinom f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Maka nilai fungsi tersebut untuk x=-2 adalah a.5 2 4 untuk x=2 maka nilai suku banyak tersebut adalah: Pembahasan: Cara Substitusi: f(2) = 1 (2)2 + 3 (2) . suku tetapnya adalah -7 2. Maka.Untuk suku banyak nol dikatakan tidak memiliki derajat. tidak mengandung variabel/peubah. -90 d. 45 b.

11x + 4 3. pengurangn dan perkalian Suku Banyak 1. g(x) = 6x2 + 7x .3 = 12x5 + 34x4 – 26x3 – 15x2 + 25x – 3 PEMBAGIAN PADA SUKU BANYAK Pembagian sukubanyak P(x) oleh (x – a) dapat ditulis dengan P(x) = (x – a)H(x) + S Keterangan: P(x) sukubanyak yang dibagi.24x3 – 28x2 + 4x + 18x2 +21x .2 =-3 2 Cara skematik: 2 1 2 3 4 1 7 4 -5 7 2 -3 2 1 2 Jadi nilai suku banyaknya -3/2 OPERASI PADA SUKU BANYAK Penjumlahan.1 Tentukan : f (x) x g(x) Jawab : f (x) x g(x) = (2x3 + 5x2 – 4x + 3) x (6x2 + 7x – 1) = 2x3 (6x2 + 7x – 1) + 5x2 (6x2 + 7x – 1) – 4x (6x2 + 7x – 1) + 3 (6x2 + 7x – 1) = 12x5 + 14x4 – 2x3 + 30x4 + 35x3 – 5x2 .g(x) = (3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3) . sisanya P(a) dibagi (x + a) sisanya P(-a) dibagi (ax – b) sisanya P(b/a) . Perkalian Contohnya: f (x) = 2x3 + 5x2 – 4x + 3 . dan S adalah sisa pembagian TOREMA SISA Jika sukubanyak P(x) dibagi (x – a).g(x) Jawab : f (x) . Penjumlahan contohnya: f (x) = 3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3 .(4x3 – 6x2 + 7x – 1) = 3x4 + (-2 -4)x3 + (5+6)x2 + (-4-7)x + (3+1) = 3x4 . g(x) = 4x3 – 6x2 + 7x . g(x) = 4x3 – 6x2 + 7x . (x – a) adalah pembagi.6x3 +11x2 .1 Tentukan : f (x) .1 Tentukan : f (x) + g(x) Jawab : f (x) + g(x) = (3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3) + (4x3 – 6x2 + 7x – 1) = 3x4 + (-2 +4)x3 + (5-6)x2 + (-4+7)x + (3-1) = 3x4 + 2 x3 – 1x2 + 3x + 2 2. H(x) adalah hasil pembagian. Pengurangan contoh: : f (x) = 3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3 .

8 =6 tapi untuk menentukan hasil baginya kita gunakan: Pembagian Horner: dengan menggunakan bagan seperti berikut: x3 + 4x2 .1 Hasil bagi : x2 – 3x + 4 Sisa :9 . dengan mudah kita dapatkan sisanya.½)(2x2 – 6x + 8) + 9 = (2x – 1)(x2 – 3x + 4) + 9 Pembagi : 2x .5x – 8 dibagi x .1 Jawab: (2x3 .7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 →x = 1 2 2 -7 11 5 1 2 1 -3 4 2 -6 8 9 2 -6 8 9 Koefisien hasil bagi Sehingga 2x3 .7x2 + 11x + 5 dibagi 2x .⅛ .7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 Dapat ditulis: 2x3 – 7x2 + 11x + 5 = (x .7.(-1)3 – (-1)2 + 7(-1) + 6 =-2–1–7 +6 = -4 Contoh 2: Tentukan sisa dan hasil baginya jika x3 + 4x2 .10 .2 2 1 1 Koefisien hasil bagi Jadi hasil baginya: 4 2 6 -5 -8 koefisien 12 14 Polinum 7 6 1 6 7 x2 + 6x + 7 Contoh 3: Tentukan sisa dan hasil baginya jika 2x3 .½ + 5 = 2.5x – 8 dibagi x . yaitu P(2) = 8 + 16 .Contoh 1: Tentukan sisanya jika 2x3 – x2 + 7x + 6 dibagi x + 1 atau dibagi x – (-1) Jawab: sisanya adalah P(-1) = 2.1¾ + 5½ + 5 =9 2x3 .¼ + 5½ + 5 = ¼ .2 Jawab: Dengan teorema sisa.7x2 + 11x + 5) : (2x – 1) Sisa: P(½) = 2(½)3 – 7(½)2 + 11.7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 Kita gunakan pembagian horner 2x3 .

1½ + ¼m + 2 = 0 ¼m = -¼ + 1½ . dibagi oleh x – 3 sisanya 7.Contoh 4: Nilai m supaya 4x4 – 12x3 + mx2 + 2 habis dibagi 2x – 1 adalah…. sisanya sama dengan…. Jawab: habis dibagi → S = 0 P(½) = 0 4(½)4 – 12(½)3 + m(½)2 + 2 = 0 ¼ .P(b) = S(b) Catatan: S(x) berderajat 1.22 + 2 – 6 = 16 – 24 – 20 + 2 – 6 = -32 P(x) = px + q P(-1) = -p + q = -8 P(2) = 2p + q = -32 _ -3p = 24 → p = -8 p = -8 disubstitusi ke –p + q = -8 8 + q = -8 → q = -16 Sisa: px + q = -8x + (-16) Jadi sisa pembagiannya: -8x -16 Contoh 6: Suatu suku banyak bila dibagi oleh x + 2 bersisa -13. P(a) = S(a) dan untuk x = b. Jawab: Bentuk pembagian ditulis: P(x) = (x2 – x – 2)H(x) + S(x) Karena pembagi berderajat 2 maka sisa = S(x) berderajat 1 misal: sisanya px + q sehingga bentuk pembagian ditulis: Fx4 – 3x3 – 5x2 + x – 6 = (x2 – x – 2)H(x) + px + q Fx4 – 3x3 – 5x2 + x – 6 = (x + 1)(x – 2)H(x) + px + q P(x) dibagi (x + 1) bersisa P(-1) P(x) dibagi (x – 2) bersisa P(2) P(-1) = (-1)4 – 3(-1)3 – 5(-1)2 + (-1) – 6 = 1 + 3 – 5 – 1 – 6 = -8 P(2) = 24 – 3.2 (dikali 4) m = -1 + 6 – 8 m = -3 Jadi nilai m = -3 Pembagian Dengan (x –a)(x – b) Bentuk pembagiannya dapat ditulis sebagai P(x) = (x – a)(x – b)H(x) + S(x) berarti: untuk x = a . Suku banyak tersebut bila dibagi oleh x2 – x . misal px + q Contoh5: Suku banyak (x4 – 3x3 – 5x2 + x – 6) dibagi (x2 – x – 2). Jawab: Misal sisanya: S(x) = ax + b.23 – 5.6 bersisa…. P(x): (x + 2) ⇒ S(-2) = -13 → -2a + b = -13 P(x): (x – 3) ⇒ S(3) = 7 → 3a + b = 7 _ -5a = -20→ a = 4 a = 4 disubstitusi ke -2a + b = -13 → -8 + b = -13 → b = -5 .

maka nilai p sama dengan…. Jawab: x3 – 7x + 6 dibagi (x + a) Sisanya P(-a) = a3 – 7a + 6 x3 – x2 – 4x + 24 dibagi (x + a) Sisanya P(-a) = a3 – a2 – 4a + 24 Sisanya sama berarti: a3 – 7a + 6 = a3 – a2 – 4a + 24 .b = 1.Jadi sisanya adalah: ax + b = 4x .4x – 1 dibagi (x + 1) Sisanya P(-1) = -2 + 3 + 4 – 1 =4 Karena sisanya sama.4x – 1 dibagi (x + 1) akan diperoleh sisa yang sama. Jawab : P(x) = 2x4 + ax3 ..(2) + 2b = 12 →b = 6 b = 6 disubstitusi ke a + b = 7 a+6=7 a=1 Jadi a.b=….(2) -a + b = 5. Jawab: x3 – x2 + px + 7 dibagi (x + 1) Sisanya P(-1) = -1 -1 – p + 7 =5-p 3 2 2x + 3x .5 Contoh 7: Jika suku banyak P(x) = 2x4 + ax3 .3x2 + 5x + b P(x) : (x2 – 1) ⇒ sisa = 6x + 5 Pembagi : (x2 -1) = (x + 1)(x – 1) Maka: P(x):(x + 1) ⇒ sisa =P(-1) P(-1) = 2(-1)4 + a(-1)3 – 3(-1)2 + 5(-1) + b = 6(-1) + 5 2 -a -3 –5 +b=–6+5 -a + b .…(1) a + b = 7…. maka a. maka nilai a sama dengan…. Berarti 5 – p = 4 -p=4–5 Jadi p = 1 Contoh 9 Jika suku banyak x3 – 7x + 6 dan sukubanyak x3 – x2 – 4x + 24 dibagi (x + a) akan diperoleh sisa yang sama.6 = -1 -a + b = 5…………….3 + 5 +b= 6+5 a + b + 4 = 11 a + b = 7………………….3x2 + 5x + b dibagi oleh (x2 – 1) memberi sisa 6x + 5..6 = 6 Contoh 8 Jika suku banyak x3 – x2 + px + 7 dan sukubanyak 2x3 + 3x2 .(1) P(x):(x – 1) ⇒ sisa =P(1) P(1) = 2 (1)4 + a(1)3 – 3(1)2 + 5(1) + b = 6(1) + 5 2 + a .

jika f(k) = 0 maka (x – k) merupakan faktor Contoh 1: Tunjukan (x + 1) faktor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 Jawab: (x + 1) faktornya.4 ⇒ sisa = x + 23 Pembagi : x2 -1 = (x + 2)(x – 2) Maka: P(x):(x – 2) ⇒ sisa =P(2) 16 + 4a – 2b + 3 = 2 + 23 4a – 2b + 19 = 25 4a – 2b = 25 – 19 4a – 2b = 6….3 atau a = 6 Contoh 10: Jika suku banyak P(x) = 2x3 + ax2 . Jawab : P(x) = 2x3 + ax2 .(1 P(x) = 2x3 + ax2 . (x – k) merupakan faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(k) = 0 Artinya: Jika (x – k) merupakan faktor.(2) + 8a = 40 →a = 5 a = 5 disubstitusi ke 4a – 2b = 6 20 – 2b = 6 . maka nilai f(k) = 0 sebaliknya.bx + 3 P(x) : (x2 – 4) ⇒ sisa = x + 23 Pembagi : (x2 – 4) = (x + 2)(x – 2) Maka: P(x):(x + 2) ⇒ sisa = P(-2) -16 + 4a + 2b + 3 = (-2) + 23 4a + 2b = 21 + 13 4a + 2b = 34….…(1) 4a – 2b = 6…. (x + 1) adalah faktornya. berarti P(-1) = 0 P(-1) = (-1)3 + 4(-1)2 + 2(-1) – 1 = -1 + 4 – 2 – 1 = 0 Jadi.bx + 3 dibagi oleh (x2 – 4) memberi sisa x + 23.2b = -14 → b = 7 Jadi a + b = 5 + 7 = 12 TEOREMA FAKTOR Jika f(x) adalah sukubanyak. maka a + b=….bx + 3 P(x) : x2 .(2) 4a + 2b = 34. Cara lain untuk menunjukan (x + 1) adalah faktor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 adalah dengan pembagian horner: .a2 – 7a + 4a + 6 – 24 = 0 a2 – 3a – 18 = 0 (a + 3)(a – 6) = 0 a = -3 atau a = 6 Jadi nilai a = .

kita tentukan hasil bagi P(x) oleh (x – 1) dengan pembagian horner: Koefisien sukubanyak P(x) = 2x3 – x2 – 7x + 6 adalah 2 -1 -7 6 2 1 2 -1 2 1 -7 1 -6 6 -6 + 0 Hasil baginya: H(x) = 2x2 + x .7x – 6 berarti koefisien P(x) adalah 2 1 -7 -6 k = 2 2 2 2 1 4 5 -7 10 3 -6 6 0 + Hasil baginya: H(x) = 2x2 + 5x + 3 = (2x + 3)(x + 1) Jadi faktor yang lain adalah 2x + 3 Contoh 4: Sukubanyak f(x) = x3 . 5 b. x + 3 b.1 + 6 =2–1–7+6 =0 Oleh karena P(1) = 0. Jika dibagi oleh (x + 2) bersisa -36.ax2 + bx – 2 mempunyai faktor (x – 1). 2x + 3 3 P(x) = 2x + x2 . maka nilai a + b adalah…. x – 3 c. maka (x – 1) adalah salah satu factor dari P(x) = 2x3 – x2 -7x + 6 Untuk mencari faktor yang lain. ±3. Nilai-nilai k itu kita substitusikan ke P(x). 2x – 3 e. maka nilai k yang mungkin adalah pembagi bulat dari 6.9 . misalnya k = 1 diperoleh: P(1) = 2.12 – 7. (2x – 3 ) dan (x + 2) Contoh 3: Diketahui (x – 2) adalah factor P(x) = 2x3 + x2 . dan ±6.6. 7 d. a. Salah satu faktor yang lainnya adalah…. yaitu pembagi bulat dari 6 ada 8 yaitu: ±1. x – 1 d.6 Karena hasil baginya adalah H(x) = 2x2 + x – 6 = (2x – 3)(x + 2) dengan demikian 2x3 – x – 7x + 6 = (x – 1)(2x2 + x – 6) 2x3 – x – 7x + 6 = (x – 1)(2x – 3)(x + 2) Jadi faktor-faktornya adalah (x – 1). ±2. 6 c.1 -1 1 4 -1 3 2 -3 -1 -1 1 0 + Karena sisa pembagiannya 0 maka (x + 1) meripakan factor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 Contoh 2: Tentukan faktor-faktor dari P(x) = 2x3 – x2 – 7x + 6 Jawab: Misalkan faktornya (x – k).7x .8 e.13 – 1. a.

ax2 + bx – 2 (x – 1) faktor f(x) → f(1) = 0 1–a +b–2=0 -a + b = 1…. f(-2) = -36 (-2)3 – a(-2)2 + b(-2) – 2 = -36 . (x – k) merupakan faktor dari P(x) jika dan hanya jika k akar dari persamaan P(k) = 0 k disebut akar atau nilai nol dari persamaan sukubanyak: P(x) = 0 Teorema Akar-akar Rasional Jika P(x) = anxn + an-1xn-1 + …+ a1x + ao dan (x – k) merupakan faktor dari P(x) maka K merupakan akar dari P(x). Jadi akar-akar yang lain adalah x = 1 dan x = 2 . Kemudian tentukan akar-akar yang lain.4a – 2b = -36 + 10 -4a – 2b = -26 2a + b = 13….8 – 4a – 2b – 2 = -36 . cukup kita tunjukan bahwa P(-3) = 0 P(x) = x3 – 7x + 6. maka -3 adalah akar dari Persamaan P(x) = x3 – 7x + 6 = 0 Untuk menentukan akar-akar yang lain.(1) dibagi (x + 2) bersisa -36.(2) Persamaan (1): -a + b = 1 Persamaan (2): 2a + b = 13 -3a = -12 a =4 b=1+4=5 Jadi nilai a + b = 4 + 5 = 9 Akar-akar Rasional Persamaan Sukubanyak Salah satu penggunaan teorema faktor adalah mencari akar-akar sebuah persamaan sukubanyak.Jawab: Sukubanyak f(x) = x3 . Jawab: Untuk menunjukan -3 akar dari P(x). karena ada hubungan antara faktor dengan akar-akar persamaan sukubanyak Jika P(x) adalah sukubanyak. Contoh 1: Tunjukan -3 adalah salah satu akar dari x3 – 7x + 6. P(-3) = (-3)3 – 7(-3) + 6 = -27 + 21 + 6 =0 Oleh karena P(-3) = 0. kita tentukan terlebih dahulu hasil bagi P(x) = x3 – 7x + 6 dengan x + 3 dengan pembagian Horner sebagai berikut P(x) = x3 – 7x + 6 berarti koefisien P(x) adalah 1 0 -7 6 dengan k = -3 1 -3 1 0 -3 -3 -7 9 2 6 -6 + 0 Hasil baginya: H(x) = x2 – 3x + 2 = (x – 1)(x – 2) sehingga persamaan sukubanyak tsb dapat ditulis menjadi (x + 3)(x – 1)(x – 2) = 0.

kita coba nilai 1 Koefisien x4 – 3x2 + 2 = 0 adalah 1. dan x3 maka x1 + x2 + x3 = -b a x1. 4 b.x3 = -d a Contoh 1: Jumlah akar-akar persamaan x3 – 3x2 + 2 = 0 adalah….x3 = c/a = 5/2 Contoh 3: Salah satu akar persamaan x3 + px2 – 3x – 10 = 0 adalah -2 Jumlah akar-akar persamaan tersebut adalah…. x2. a. c = 0.√2)(x + √2) = 0 Berarti akar yang lain: √2 dan -√2. Koefisien hasil bagi: 1. -3. tapi bukan bilangan rasional.-2. Selanjutnya kita coba -1. Sehingga: (x – 1)(x + 1)(x2 – 2) = 0 (x2 – 2) difaktorkan lagi menjadi (x .1. Jadi akar-akar rasionalnya hanya ada 2 yaitu 1 dan -1. Jawab: a = 2.x2. 0. maka akar-akar rasionalnya paling banyak ada 4 yaitu faktor-faktor bulat dari 2. Faktor-faktor bulat dari 2 adalah 1. berarti -1 adalah akar rasionalnya. b = -3.o Jawab: Karena persamaan sukubanyak berderajat 4. dan 2 1 1 1 0 1 1 -3 1 2 0 -2 -2 2 -2 + 0 Ternyata P(1) = 0.x2 + x1. 2 d. Jawab: a = 1. d = 2 x1 + x2 + x3 = -b/a = -3/1 = 3 Contoh 2: Hasilkali akar-akar persamaan 2x3 – x2 + 5x – 8 = 0 adalah…. 3 c.Contoh 2: Banyaknya akar-akar rasional dari persamaan x4 – 3x2 + 2 = 0 adalah…. dan -2 1 -1 1 1 -1 0 -2 0 -2 -2 2 + 0 Ternyata P(-1) = 0. Jumlah dan Hasil Kali Akar-akar Persamaan Sukubanyak Jika akar-akar Persamaan Sukubanyak: ax3 + bx2 + cx + d = 0 adalah x1. 0. berarti 1 adalah akar rasionalnya. b = -1.x2. d = -8 x1.x3 = c a x1. c = 5.x3 + x2. -1. 2 dan -2 Dari 4 kemungkinan yang akan menjadi akar-akar rasional persamaan sukubanyak tsb. .1 e.

Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7.Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. Hasil bagi dan sisa dari 2x2-5x2+2x-4 dibagi x+2 adalah….2(x1x2 + x1x3 + x2x3) = 42 – 2. Hasil bagi dari x5 . 3. 6. Nilai x12 + x22 + x32 =….10 = 0 → -2 memenuhi persamaan tsb. sisanya adalah…. Jabbaar Setia. Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama. Matematika SMA / MA XI A IPA. dan x3. Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… 2. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1). IV. 2008) Tim penyusun KREATIF Matematika. Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. Latihan Jawablah pertanyaan di bawah dengan benar 1. x1 + x2 + x3 = 4 x1x2 + x1x3 + x2x3 = 1 Jadi: x12 + x22 + x32 = (x1 + x2 + x3)2 . Tes Formatif ( Terlampir) V. sehingga: (-2)3 + p(-2)2 – 3(-2) .1 = 16 – 2 = 14 III. Viva Pakarindo. ( Semarang : CV. 2005) . ( Jakarta: Erlangga. 7. x-2 5. maka nilai a adalah…. ( Klaten. x2. 2007) Simangunsong Wilson. Daftar pustaka Tim penulis MGMP Matematika SMA kota Semarang. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… 4. Matematika SMA/MA kelas XI IPA semester gasal. nilai p adalah… 8.10 = 0 -8 + 4p + 6 – 10 = 0 -8 + 4p + 6 – 10 = 0 4p – 12 = 0 → 4p = 12→ p = 3 Persamaan tersebut: x3 + 3x2 – 3x – 10 = 0 Jumlah akar-akarnya: x1 + x2 + x3 = -b/a = -3 Contoh 4: Akar-akar persamaan x3 – 4x2 + x – 4 = 0 adalah x1.Jawab: -2 adalah akar persamaan x3 + px2 – 3x . Matematika dasar.32 adalah….

-4 c. Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… a.Jawablah pertanyaan di bawah dengan benar 1. 2 -4 -40 + -44 1 -2 -2 2 1 -1 0 3 2 Jadi hasil baginya x . 3 e. 2 Pembahasan: f(x)=3x3+x2+x+2 d. 2x2-9x+20 sisa -44 b. 2x2-9x+20 sisa -14 Pembahasan: Maka: -2 2 -5 2 -4 18 2 -9 20 Jadi hasil baginya 2x2-9x+20 Sisa -44 Kunci a 2.x + 1 Sisa “0” Kunci d 6. a. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… a. 2x2-9x+20 sisa -24 c. 2x2-9x+20 sisa -14 d. -6 b. 4 d. Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… a. -4 c. -6 b. Hasil bagi dan sisa dari 2x2-5x2+2x-4 dibagi x+2 Adalah…. -2 Pembahasan: Ambil koefisiennya Maka: -2 1 d. 0 e. -2 7. -1 b. 2x2-9x+20 sisa -14 e. 2 1 0 1 2 -2 + 0 . 1 c. 0 e.

a. 3 e. 4 1 2 3 1 2 3 2 2+ 4 adalah…. 2 8. Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. untuk x=4 f(4) maka: 4 5 -4 3 -2 20 5 16 Jadi f(4) = 226 Untuk x=3 f(3) 3 5 -4 15 5 11 Jadi f(3) = 106 64 67 3 33 36 268 + 266 -2 108 + 106 . Hasil bagi dari Pembahasan: Maka: 2 1 1 Jadi hasil baginya x4+2x3+4x2+8x+16 Kunci e 8. 1 c. 904 d. Hasil bagi dari 0 2 2 0 4 4 0 8 8 0 16 16 -32 32 + 0 adalah…. 902 c. -1 b. 908 Pembahasan: f(x)=5x3-4x2+3x-2. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… a.Maka: 3 3 Sisa 4 Kunci e 7. 906 e. 9. 900 b. d.

8 c. 3 b. 10 b. 8 c. 4 e. 1 -12 2 -10 13 -5 8 -8 4 -4 a -2 + a-2 . a. 6 d. maka nilai a adalah…. -3 e. -5 d. 900 b. 904 d. Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. 2 Pembahasan: f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a f(x) habis dibagi (2x-1) untuk x = 4 4 f( ) = a-2 = 0 a=2 Kunci e 10.Maka nilai 5f(4) – 4f(3) adalah… = 5(266) – 4(106) = 1330 – 424 = 906 Kunci d 9. nilai p adalah… a. 10 b. maka nilai a adalah…. 5 c. 2 11. a. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1). 4 e. 6 d. Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama. 908 10. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1). 906 e. 902 c. a.

x+3 e. 5 c. a. 3 b. 3x-1 c. 1-3x Pembahasan: F(x) = (x2-x-6)H(x)+3 F(x) = (x-3)(x+2)H(x)ax+b F(3) = 0.Pembahasan: x3-4x2+px+6 dibagi (x+1) Maka f(-1)=(-1)3-4(-1)2+p(-1)+6 f(-1)=-1-4-p+6 f(-1)=1-p G(x)=x2+3x-2 dibagi (x+1) Maka G(-1)=(-1)2+3(-1)-2 G(-1)=1-3-2 G(-1)=-4 F(-1)=G(-1) 1-p = -4-1 -p = -5 p = 5 Kunci e 11.H(x)+(-2a)+b=-7 Jadi 3a+b=8 -2a+b=-7 5a = 15 a =3 3a +b=8 . Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7. Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. 1 12. x-3 d.H(x)+3a+b=8 F(-2) = 0. -5 d. 3x+1 b. -3 e. nilai p adalah… a. Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama. sisanya adalah….

sisanya adalah…. x-3 d. Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7. 1-3x . Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. a. x+3 e. 3x+1 b. 3x-1 c.3(3)+b=8 b=8-9 b=-1 Jadi f(x) dibagi x2-x-6 tersisa…. ax+b = 3x-1 Kunci b 12.