MATEMATIKA

MODUL 1

SUKU BANYAK
KELAS : XI IPA SEMESTER : 2 (DUA)

Muhammad Zainal Abidin Personal Blog SMAN 1 Bone-Bone | Luwu Utara | Sulsel http://meetabied.wordpress.com

SUKU BANYAK

2. 3. 5. an-1 . Menjelaskan algoritma pembagian sukubanyak. Menggunakan aturan sukubanyak dalam penyelesaian masalah : 4. an Disebut koefisien masing-masing bilangan real (walaupun boleh juga bilangan kompleks) . Menentukan derajat sukubanyak hasil bagi dan sisa pembagian dalam algoritma pembagian. a1. Uraian materi dan contoh SUKU BANYAK Suku banyak (polinomial) adalah sebuah ungkapan aljabar yang variabel (peubahnya) berpangkat Bilangan bulat non negative. 4.1 Menggunakan algoritma pembagian sukubanyak untuk menentukan hasil bagi dan sisa pembagian. Bentuk umum : y = F(x) = a0xn + a1xn-1 + a2xn-2 + … + an-1x + an Dengan n Є bilangan bulat an ≠ 0 Pengertian-pengertian: a0. 4. Kami menyajikan materi dalam modul ini berusaha mengacu pada pendekatan kontekstual dengan diharapkan matematika akan makin terasa kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari.2 Menggunakan teorema sisa dan teorema faktor dalam pemecahan masalah 1. Menyelesaikan persamaan suku-banyak dengan menggunakan teorema faktor KEGIATAN BELAJAR I. a2 . : TUJUAN PEMBELAJARAN : Judul sub kegiatan belajar : Pengertian Suku Banyak Nilai Suku Banyak Operasi pada Suku Banyak Pembagian Pada Suku Banyak Teorema Sisa Teorema Faktor II. 5. 3.PENGANTAR : Modul ini kami susun sebagai salah satu sumber belajar untuk siswa agar dapat dipelajari dengan lebih mudah. Menentukan sisa pembagian suku-banyak oleh bentuk linear dan kuadrat dengan teorema sisa. 4. Menentukan faktor linear dari suku-banyak dengan teorema faktor. 1. STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR : 4.…. 6. 2.

Diketehui suku banyak: f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 tentukan derajat suku banyaknya Jawab: Derajat suku banyak adalah pangkat tertinggi dari suku-suku yang ada. 0 Pembahasan f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Cara 1 (subtitusi): x = -2 f(-2)= 2(-2)5+3(-2)4+5(-2)2+(-2)-7 f(-2)= -45 Cara 2 (skematik) f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7. Jadi f(x) berderajat 5 NILAI SUKU BANYAK Jika f(x) = axn + bxn-1+CXN-2+…+f maka nilai suku banyak dapat dicari dengan cara subtitusi dan skematik.5 2 4 =2 +3 -5 . Suku : a0xn . suku tetapnya adalah -7 2. an Masing-masing merupakan suku dari suku banyak Suku Tetap (konstanta) A0 adalah suku tetap atau konstanta. Jawab : Suku tetap adalah konstanta. x5 adalah pangkat tertinggi. Diketahui suku banyak: f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Tentukan suku tetapnya. -45 e. Soal 1. -90 d. Soal 1. Sedangkan anxn adalah suku berderajat tinggi. 90 c. an-1x . … .5 2 4 untuk x=2 maka nilai suku banyak tersebut adalah: Pembahasan: Cara Substitusi: f(2) = 1 (2)2 + 3 (2) .Derajat Suku Banyak adalah pangkat tertinggi dari pangkat-pangkat pada tiap-tiap suku. disebut n. Maka. Diketahui fungsi kuadrat : f (x) = 1 x2 + 3 x . 45 b.Untuk suku banyak nol dikatakan tidak memiliki derajat. tidak mengandung variabel/peubah. a2xn-2 . x=-2 Ambil koefisiennya: -2 2 3 0 -5 1 -4 2 -4 18 2 -1 2 -9 19 Jadi nilai suku banyaknya -45 -7 -38 + -45 2. a1xn-1 . Diketahui fungsi polinom f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Maka nilai fungsi tersebut untuk x=-2 adalah a.

24x3 – 28x2 + 4x + 18x2 +21x .2 =-3 2 Cara skematik: 2 1 2 3 4 1 7 4 -5 7 2 -3 2 1 2 Jadi nilai suku banyaknya -3/2 OPERASI PADA SUKU BANYAK Penjumlahan. Penjumlahan contohnya: f (x) = 3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3 . Perkalian Contohnya: f (x) = 2x3 + 5x2 – 4x + 3 .11x + 4 3. g(x) = 4x3 – 6x2 + 7x . Pengurangan contoh: : f (x) = 3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3 . dan S adalah sisa pembagian TOREMA SISA Jika sukubanyak P(x) dibagi (x – a).1 Tentukan : f (x) x g(x) Jawab : f (x) x g(x) = (2x3 + 5x2 – 4x + 3) x (6x2 + 7x – 1) = 2x3 (6x2 + 7x – 1) + 5x2 (6x2 + 7x – 1) – 4x (6x2 + 7x – 1) + 3 (6x2 + 7x – 1) = 12x5 + 14x4 – 2x3 + 30x4 + 35x3 – 5x2 .(4x3 – 6x2 + 7x – 1) = 3x4 + (-2 -4)x3 + (5+6)x2 + (-4-7)x + (3+1) = 3x4 .1 Tentukan : f (x) + g(x) Jawab : f (x) + g(x) = (3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3) + (4x3 – 6x2 + 7x – 1) = 3x4 + (-2 +4)x3 + (5-6)x2 + (-4+7)x + (3-1) = 3x4 + 2 x3 – 1x2 + 3x + 2 2. pengurangn dan perkalian Suku Banyak 1. g(x) = 6x2 + 7x . g(x) = 4x3 – 6x2 + 7x .1 Tentukan : f (x) .6x3 +11x2 . sisanya P(a) dibagi (x + a) sisanya P(-a) dibagi (ax – b) sisanya P(b/a) .g(x) Jawab : f (x) . H(x) adalah hasil pembagian. (x – a) adalah pembagi.g(x) = (3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3) .3 = 12x5 + 34x4 – 26x3 – 15x2 + 25x – 3 PEMBAGIAN PADA SUKU BANYAK Pembagian sukubanyak P(x) oleh (x – a) dapat ditulis dengan P(x) = (x – a)H(x) + S Keterangan: P(x) sukubanyak yang dibagi.

10 .7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 →x = 1 2 2 -7 11 5 1 2 1 -3 4 2 -6 8 9 2 -6 8 9 Koefisien hasil bagi Sehingga 2x3 .2 2 1 1 Koefisien hasil bagi Jadi hasil baginya: 4 2 6 -5 -8 koefisien 12 14 Polinum 7 6 1 6 7 x2 + 6x + 7 Contoh 3: Tentukan sisa dan hasil baginya jika 2x3 . yaitu P(2) = 8 + 16 .Contoh 1: Tentukan sisanya jika 2x3 – x2 + 7x + 6 dibagi x + 1 atau dibagi x – (-1) Jawab: sisanya adalah P(-1) = 2.¼ + 5½ + 5 = ¼ .⅛ .1¾ + 5½ + 5 =9 2x3 .7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 Kita gunakan pembagian horner 2x3 .7.1 Hasil bagi : x2 – 3x + 4 Sisa :9 .5x – 8 dibagi x . dengan mudah kita dapatkan sisanya.7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 Dapat ditulis: 2x3 – 7x2 + 11x + 5 = (x .7x2 + 11x + 5) : (2x – 1) Sisa: P(½) = 2(½)3 – 7(½)2 + 11.7x2 + 11x + 5 dibagi 2x .2 Jawab: Dengan teorema sisa.½)(2x2 – 6x + 8) + 9 = (2x – 1)(x2 – 3x + 4) + 9 Pembagi : 2x .1 Jawab: (2x3 .½ + 5 = 2.(-1)3 – (-1)2 + 7(-1) + 6 =-2–1–7 +6 = -4 Contoh 2: Tentukan sisa dan hasil baginya jika x3 + 4x2 .5x – 8 dibagi x .8 =6 tapi untuk menentukan hasil baginya kita gunakan: Pembagian Horner: dengan menggunakan bagan seperti berikut: x3 + 4x2 .

22 + 2 – 6 = 16 – 24 – 20 + 2 – 6 = -32 P(x) = px + q P(-1) = -p + q = -8 P(2) = 2p + q = -32 _ -3p = 24 → p = -8 p = -8 disubstitusi ke –p + q = -8 8 + q = -8 → q = -16 Sisa: px + q = -8x + (-16) Jadi sisa pembagiannya: -8x -16 Contoh 6: Suatu suku banyak bila dibagi oleh x + 2 bersisa -13. Suku banyak tersebut bila dibagi oleh x2 – x . Jawab: habis dibagi → S = 0 P(½) = 0 4(½)4 – 12(½)3 + m(½)2 + 2 = 0 ¼ . sisanya sama dengan…. dibagi oleh x – 3 sisanya 7.6 bersisa…. P(x): (x + 2) ⇒ S(-2) = -13 → -2a + b = -13 P(x): (x – 3) ⇒ S(3) = 7 → 3a + b = 7 _ -5a = -20→ a = 4 a = 4 disubstitusi ke -2a + b = -13 → -8 + b = -13 → b = -5 .2 (dikali 4) m = -1 + 6 – 8 m = -3 Jadi nilai m = -3 Pembagian Dengan (x –a)(x – b) Bentuk pembagiannya dapat ditulis sebagai P(x) = (x – a)(x – b)H(x) + S(x) berarti: untuk x = a .23 – 5.1½ + ¼m + 2 = 0 ¼m = -¼ + 1½ . Jawab: Bentuk pembagian ditulis: P(x) = (x2 – x – 2)H(x) + S(x) Karena pembagi berderajat 2 maka sisa = S(x) berderajat 1 misal: sisanya px + q sehingga bentuk pembagian ditulis: Fx4 – 3x3 – 5x2 + x – 6 = (x2 – x – 2)H(x) + px + q Fx4 – 3x3 – 5x2 + x – 6 = (x + 1)(x – 2)H(x) + px + q P(x) dibagi (x + 1) bersisa P(-1) P(x) dibagi (x – 2) bersisa P(2) P(-1) = (-1)4 – 3(-1)3 – 5(-1)2 + (-1) – 6 = 1 + 3 – 5 – 1 – 6 = -8 P(2) = 24 – 3. P(a) = S(a) dan untuk x = b.P(b) = S(b) Catatan: S(x) berderajat 1.Contoh 4: Nilai m supaya 4x4 – 12x3 + mx2 + 2 habis dibagi 2x – 1 adalah…. misal px + q Contoh5: Suku banyak (x4 – 3x3 – 5x2 + x – 6) dibagi (x2 – x – 2). Jawab: Misal sisanya: S(x) = ax + b.

maka nilai p sama dengan….4x – 1 dibagi (x + 1) akan diperoleh sisa yang sama.4x – 1 dibagi (x + 1) Sisanya P(-1) = -2 + 3 + 4 – 1 =4 Karena sisanya sama.6 = -1 -a + b = 5……………. Jawab : P(x) = 2x4 + ax3 . maka a.…(1) a + b = 7….3x2 + 5x + b P(x) : (x2 – 1) ⇒ sisa = 6x + 5 Pembagi : (x2 -1) = (x + 1)(x – 1) Maka: P(x):(x + 1) ⇒ sisa =P(-1) P(-1) = 2(-1)4 + a(-1)3 – 3(-1)2 + 5(-1) + b = 6(-1) + 5 2 -a -3 –5 +b=–6+5 -a + b .Jadi sisanya adalah: ax + b = 4x .b = 1.5 Contoh 7: Jika suku banyak P(x) = 2x4 + ax3 .(1) P(x):(x – 1) ⇒ sisa =P(1) P(1) = 2 (1)4 + a(1)3 – 3(1)2 + 5(1) + b = 6(1) + 5 2 + a .3 + 5 +b= 6+5 a + b + 4 = 11 a + b = 7…………………. Jawab: x3 – x2 + px + 7 dibagi (x + 1) Sisanya P(-1) = -1 -1 – p + 7 =5-p 3 2 2x + 3x .. Berarti 5 – p = 4 -p=4–5 Jadi p = 1 Contoh 9 Jika suku banyak x3 – 7x + 6 dan sukubanyak x3 – x2 – 4x + 24 dibagi (x + a) akan diperoleh sisa yang sama.(2) -a + b = 5.6 = 6 Contoh 8 Jika suku banyak x3 – x2 + px + 7 dan sukubanyak 2x3 + 3x2 .3x2 + 5x + b dibagi oleh (x2 – 1) memberi sisa 6x + 5..b=…. Jawab: x3 – 7x + 6 dibagi (x + a) Sisanya P(-a) = a3 – 7a + 6 x3 – x2 – 4x + 24 dibagi (x + a) Sisanya P(-a) = a3 – a2 – 4a + 24 Sisanya sama berarti: a3 – 7a + 6 = a3 – a2 – 4a + 24 . maka nilai a sama dengan….(2) + 2b = 12 →b = 6 b = 6 disubstitusi ke a + b = 7 a+6=7 a=1 Jadi a.

maka a + b=…. maka nilai f(k) = 0 sebaliknya.3 atau a = 6 Contoh 10: Jika suku banyak P(x) = 2x3 + ax2 . (x – k) merupakan faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(k) = 0 Artinya: Jika (x – k) merupakan faktor.bx + 3 P(x) : x2 . Jawab : P(x) = 2x3 + ax2 . jika f(k) = 0 maka (x – k) merupakan faktor Contoh 1: Tunjukan (x + 1) faktor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 Jawab: (x + 1) faktornya.4 ⇒ sisa = x + 23 Pembagi : x2 -1 = (x + 2)(x – 2) Maka: P(x):(x – 2) ⇒ sisa =P(2) 16 + 4a – 2b + 3 = 2 + 23 4a – 2b + 19 = 25 4a – 2b = 25 – 19 4a – 2b = 6….bx + 3 dibagi oleh (x2 – 4) memberi sisa x + 23.(2) + 8a = 40 →a = 5 a = 5 disubstitusi ke 4a – 2b = 6 20 – 2b = 6 .(2) 4a + 2b = 34. Cara lain untuk menunjukan (x + 1) adalah faktor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 adalah dengan pembagian horner: .(1 P(x) = 2x3 + ax2 .…(1) 4a – 2b = 6….2b = -14 → b = 7 Jadi a + b = 5 + 7 = 12 TEOREMA FAKTOR Jika f(x) adalah sukubanyak. (x + 1) adalah faktornya.bx + 3 P(x) : (x2 – 4) ⇒ sisa = x + 23 Pembagi : (x2 – 4) = (x + 2)(x – 2) Maka: P(x):(x + 2) ⇒ sisa = P(-2) -16 + 4a + 2b + 3 = (-2) + 23 4a + 2b = 21 + 13 4a + 2b = 34….a2 – 7a + 4a + 6 – 24 = 0 a2 – 3a – 18 = 0 (a + 3)(a – 6) = 0 a = -3 atau a = 6 Jadi nilai a = . berarti P(-1) = 0 P(-1) = (-1)3 + 4(-1)2 + 2(-1) – 1 = -1 + 4 – 2 – 1 = 0 Jadi.

Nilai-nilai k itu kita substitusikan ke P(x). maka nilai k yang mungkin adalah pembagi bulat dari 6. ±2. 5 b. 2x + 3 3 P(x) = 2x + x2 .1 -1 1 4 -1 3 2 -3 -1 -1 1 0 + Karena sisa pembagiannya 0 maka (x + 1) meripakan factor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 Contoh 2: Tentukan faktor-faktor dari P(x) = 2x3 – x2 – 7x + 6 Jawab: Misalkan faktornya (x – k). a.13 – 1. dan ±6. x – 3 c. misalnya k = 1 diperoleh: P(1) = 2.6. ±3.9 . x + 3 b. Jika dibagi oleh (x + 2) bersisa -36. x – 1 d. 7 d.6 Karena hasil baginya adalah H(x) = 2x2 + x – 6 = (2x – 3)(x + 2) dengan demikian 2x3 – x – 7x + 6 = (x – 1)(2x2 + x – 6) 2x3 – x – 7x + 6 = (x – 1)(2x – 3)(x + 2) Jadi faktor-faktornya adalah (x – 1).7x – 6 berarti koefisien P(x) adalah 2 1 -7 -6 k = 2 2 2 2 1 4 5 -7 10 3 -6 6 0 + Hasil baginya: H(x) = 2x2 + 5x + 3 = (2x + 3)(x + 1) Jadi faktor yang lain adalah 2x + 3 Contoh 4: Sukubanyak f(x) = x3 . maka nilai a + b adalah…. a.8 e. yaitu pembagi bulat dari 6 ada 8 yaitu: ±1. maka (x – 1) adalah salah satu factor dari P(x) = 2x3 – x2 -7x + 6 Untuk mencari faktor yang lain. 2x – 3 e.1 + 6 =2–1–7+6 =0 Oleh karena P(1) = 0. 6 c. Salah satu faktor yang lainnya adalah….12 – 7.7x .ax2 + bx – 2 mempunyai faktor (x – 1). kita tentukan hasil bagi P(x) oleh (x – 1) dengan pembagian horner: Koefisien sukubanyak P(x) = 2x3 – x2 – 7x + 6 adalah 2 -1 -7 6 2 1 2 -1 2 1 -7 1 -6 6 -6 + 0 Hasil baginya: H(x) = 2x2 + x . (2x – 3 ) dan (x + 2) Contoh 3: Diketahui (x – 2) adalah factor P(x) = 2x3 + x2 .

f(-2) = -36 (-2)3 – a(-2)2 + b(-2) – 2 = -36 . (x – k) merupakan faktor dari P(x) jika dan hanya jika k akar dari persamaan P(k) = 0 k disebut akar atau nilai nol dari persamaan sukubanyak: P(x) = 0 Teorema Akar-akar Rasional Jika P(x) = anxn + an-1xn-1 + …+ a1x + ao dan (x – k) merupakan faktor dari P(x) maka K merupakan akar dari P(x). karena ada hubungan antara faktor dengan akar-akar persamaan sukubanyak Jika P(x) adalah sukubanyak. cukup kita tunjukan bahwa P(-3) = 0 P(x) = x3 – 7x + 6.4a – 2b = -36 + 10 -4a – 2b = -26 2a + b = 13….8 – 4a – 2b – 2 = -36 .ax2 + bx – 2 (x – 1) faktor f(x) → f(1) = 0 1–a +b–2=0 -a + b = 1…. Kemudian tentukan akar-akar yang lain. maka -3 adalah akar dari Persamaan P(x) = x3 – 7x + 6 = 0 Untuk menentukan akar-akar yang lain.(1) dibagi (x + 2) bersisa -36. Jadi akar-akar yang lain adalah x = 1 dan x = 2 . Contoh 1: Tunjukan -3 adalah salah satu akar dari x3 – 7x + 6. P(-3) = (-3)3 – 7(-3) + 6 = -27 + 21 + 6 =0 Oleh karena P(-3) = 0.(2) Persamaan (1): -a + b = 1 Persamaan (2): 2a + b = 13 -3a = -12 a =4 b=1+4=5 Jadi nilai a + b = 4 + 5 = 9 Akar-akar Rasional Persamaan Sukubanyak Salah satu penggunaan teorema faktor adalah mencari akar-akar sebuah persamaan sukubanyak.Jawab: Sukubanyak f(x) = x3 . Jawab: Untuk menunjukan -3 akar dari P(x). kita tentukan terlebih dahulu hasil bagi P(x) = x3 – 7x + 6 dengan x + 3 dengan pembagian Horner sebagai berikut P(x) = x3 – 7x + 6 berarti koefisien P(x) adalah 1 0 -7 6 dengan k = -3 1 -3 1 0 -3 -3 -7 9 2 6 -6 + 0 Hasil baginya: H(x) = x2 – 3x + 2 = (x – 1)(x – 2) sehingga persamaan sukubanyak tsb dapat ditulis menjadi (x + 3)(x – 1)(x – 2) = 0.

Jumlah dan Hasil Kali Akar-akar Persamaan Sukubanyak Jika akar-akar Persamaan Sukubanyak: ax3 + bx2 + cx + d = 0 adalah x1. Sehingga: (x – 1)(x + 1)(x2 – 2) = 0 (x2 – 2) difaktorkan lagi menjadi (x .x3 = c/a = 5/2 Contoh 3: Salah satu akar persamaan x3 + px2 – 3x – 10 = 0 adalah -2 Jumlah akar-akar persamaan tersebut adalah….-2. dan 2 1 1 1 0 1 1 -3 1 2 0 -2 -2 2 -2 + 0 Ternyata P(1) = 0.x2.1 e.x2. Jawab: a = 1. c = 5. berarti -1 adalah akar rasionalnya. d = 2 x1 + x2 + x3 = -b/a = -3/1 = 3 Contoh 2: Hasilkali akar-akar persamaan 2x3 – x2 + 5x – 8 = 0 adalah…. Jadi akar-akar rasionalnya hanya ada 2 yaitu 1 dan -1. d = -8 x1. Koefisien hasil bagi: 1. b = -3.x3 = -d a Contoh 1: Jumlah akar-akar persamaan x3 – 3x2 + 2 = 0 adalah….x2 + x1. 4 b.1. dan -2 1 -1 1 1 -1 0 -2 0 -2 -2 2 + 0 Ternyata P(-1) = 0. 2 d. 0.o Jawab: Karena persamaan sukubanyak berderajat 4.√2)(x + √2) = 0 Berarti akar yang lain: √2 dan -√2. -1. Selanjutnya kita coba -1. -3.x3 = c a x1. . Faktor-faktor bulat dari 2 adalah 1. Jawab: a = 2. a.x3 + x2. 2 dan -2 Dari 4 kemungkinan yang akan menjadi akar-akar rasional persamaan sukubanyak tsb. tapi bukan bilangan rasional. kita coba nilai 1 Koefisien x4 – 3x2 + 2 = 0 adalah 1. dan x3 maka x1 + x2 + x3 = -b a x1. 0. berarti 1 adalah akar rasionalnya. c = 0. b = -1. maka akar-akar rasionalnya paling banyak ada 4 yaitu faktor-faktor bulat dari 2. x2.Contoh 2: Banyaknya akar-akar rasional dari persamaan x4 – 3x2 + 2 = 0 adalah…. 3 c.

Tes Formatif ( Terlampir) V. dan x3. Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… 4. Hasil bagi dari x5 . maka nilai a adalah…. ( Semarang : CV. ( Klaten. x-2 5.32 adalah…. sehingga: (-2)3 + p(-2)2 – 3(-2) .Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. Daftar pustaka Tim penulis MGMP Matematika SMA kota Semarang. Latihan Jawablah pertanyaan di bawah dengan benar 1. Hasil bagi dan sisa dari 2x2-5x2+2x-4 dibagi x+2 adalah…. 2007) Simangunsong Wilson. Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. Nilai x12 + x22 + x32 =…. Jabbaar Setia.2(x1x2 + x1x3 + x2x3) = 42 – 2. Matematika SMA/MA kelas XI IPA semester gasal. 7. Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… 2. Matematika SMA / MA XI A IPA. Matematika dasar. 6. 2005) . x2.10 = 0 → -2 memenuhi persamaan tsb.1 = 16 – 2 = 14 III. ( Jakarta: Erlangga. x1 + x2 + x3 = 4 x1x2 + x1x3 + x2x3 = 1 Jadi: x12 + x22 + x32 = (x1 + x2 + x3)2 . 2008) Tim penyusun KREATIF Matematika. 3. IV. Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama. Viva Pakarindo. nilai p adalah… 8.10 = 0 -8 + 4p + 6 – 10 = 0 -8 + 4p + 6 – 10 = 0 4p – 12 = 0 → 4p = 12→ p = 3 Persamaan tersebut: x3 + 3x2 – 3x – 10 = 0 Jumlah akar-akarnya: x1 + x2 + x3 = -b/a = -3 Contoh 4: Akar-akar persamaan x3 – 4x2 + x – 4 = 0 adalah x1. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1).Jawab: -2 adalah akar persamaan x3 + px2 – 3x . sisanya adalah….

Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… a. 1 c. Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… a. -2 7. 2x2-9x+20 sisa -14 d. 2x2-9x+20 sisa -14 Pembahasan: Maka: -2 2 -5 2 -4 18 2 -9 20 Jadi hasil baginya 2x2-9x+20 Sisa -44 Kunci a 2. Hasil bagi dan sisa dari 2x2-5x2+2x-4 dibagi x+2 Adalah…. 2 Pembahasan: f(x)=3x3+x2+x+2 d. -4 c. -1 b.x + 1 Sisa “0” Kunci d 6.Jawablah pertanyaan di bawah dengan benar 1. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… a. -6 b. 3 e. 2x2-9x+20 sisa -24 c. a. -6 b. -4 c. 2 1 0 1 2 -2 + 0 . 2x2-9x+20 sisa -44 b. -2 Pembahasan: Ambil koefisiennya Maka: -2 1 d. 0 e. 2x2-9x+20 sisa -14 e. 0 e. 2 -4 -40 + -44 1 -2 -2 2 1 -1 0 3 2 Jadi hasil baginya x . 4 d.

-1 b. 908 Pembahasan: f(x)=5x3-4x2+3x-2. Hasil bagi dari 0 2 2 0 4 4 0 8 8 0 16 16 -32 32 + 0 adalah…. 2 8. 1 c. 900 b. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… a. a. untuk x=4 f(4) maka: 4 5 -4 3 -2 20 5 16 Jadi f(4) = 226 Untuk x=3 f(3) 3 5 -4 15 5 11 Jadi f(3) = 106 64 67 3 33 36 268 + 266 -2 108 + 106 .Maka: 3 3 Sisa 4 Kunci e 7. 904 d. 9. Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. 3 e. Hasil bagi dari Pembahasan: Maka: 2 1 1 Jadi hasil baginya x4+2x3+4x2+8x+16 Kunci e 8. d. 4 1 2 3 1 2 3 2 2+ 4 adalah…. 906 e. 902 c.

Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. 6 d. a. 3 b. a. 1 -12 2 -10 13 -5 8 -8 4 -4 a -2 + a-2 . a. 10 b. 5 c. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1). 2 11. 904 d. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1). Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama. 10 b. 4 e. 4 e. 6 d. -3 e. maka nilai a adalah…. -5 d. 902 c. 908 10. 8 c. maka nilai a adalah…. 8 c. 900 b. 906 e. 2 Pembahasan: f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a f(x) habis dibagi (2x-1) untuk x = 4 4 f( ) = a-2 = 0 a=2 Kunci e 10.Maka nilai 5f(4) – 4f(3) adalah… = 5(266) – 4(106) = 1330 – 424 = 906 Kunci d 9. nilai p adalah… a.

x-3 d. x+3 e. 1-3x Pembahasan: F(x) = (x2-x-6)H(x)+3 F(x) = (x-3)(x+2)H(x)ax+b F(3) = 0. Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. 5 c.Pembahasan: x3-4x2+px+6 dibagi (x+1) Maka f(-1)=(-1)3-4(-1)2+p(-1)+6 f(-1)=-1-4-p+6 f(-1)=1-p G(x)=x2+3x-2 dibagi (x+1) Maka G(-1)=(-1)2+3(-1)-2 G(-1)=1-3-2 G(-1)=-4 F(-1)=G(-1) 1-p = -4-1 -p = -5 p = 5 Kunci e 11. sisanya adalah…. -3 e. 3x+1 b. Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama.H(x)+3a+b=8 F(-2) = 0.H(x)+(-2a)+b=-7 Jadi 3a+b=8 -2a+b=-7 5a = 15 a =3 3a +b=8 . Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7. -5 d. 3x-1 c. a. 3 b. 1 12. nilai p adalah… a.

1-3x . x+3 e. Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. 3x-1 c. ax+b = 3x-1 Kunci b 12. sisanya adalah…. 3x+1 b. Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7.3(3)+b=8 b=8-9 b=-1 Jadi f(x) dibagi x2-x-6 tersisa…. x-3 d. a.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful