MATEMATIKA

MODUL 1

SUKU BANYAK
KELAS : XI IPA SEMESTER : 2 (DUA)

Muhammad Zainal Abidin Personal Blog SMAN 1 Bone-Bone | Luwu Utara | Sulsel http://meetabied.wordpress.com

SUKU BANYAK

Uraian materi dan contoh SUKU BANYAK Suku banyak (polinomial) adalah sebuah ungkapan aljabar yang variabel (peubahnya) berpangkat Bilangan bulat non negative. Menggunakan aturan sukubanyak dalam penyelesaian masalah : 4. 2. 4. Kami menyajikan materi dalam modul ini berusaha mengacu pada pendekatan kontekstual dengan diharapkan matematika akan makin terasa kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari. 2. Bentuk umum : y = F(x) = a0xn + a1xn-1 + a2xn-2 + … + an-1x + an Dengan n Є bilangan bulat an ≠ 0 Pengertian-pengertian: a0. 1. Menyelesaikan persamaan suku-banyak dengan menggunakan teorema faktor KEGIATAN BELAJAR I. a2 . STANDAR KOMPETENSI KOMPETENSI DASAR : 4.PENGANTAR : Modul ini kami susun sebagai salah satu sumber belajar untuk siswa agar dapat dipelajari dengan lebih mudah. an-1 . 5.1 Menggunakan algoritma pembagian sukubanyak untuk menentukan hasil bagi dan sisa pembagian. 3. a1. 3. an Disebut koefisien masing-masing bilangan real (walaupun boleh juga bilangan kompleks) . 5.2 Menggunakan teorema sisa dan teorema faktor dalam pemecahan masalah 1. Menjelaskan algoritma pembagian sukubanyak. 4. : TUJUAN PEMBELAJARAN : Judul sub kegiatan belajar : Pengertian Suku Banyak Nilai Suku Banyak Operasi pada Suku Banyak Pembagian Pada Suku Banyak Teorema Sisa Teorema Faktor II. Menentukan faktor linear dari suku-banyak dengan teorema faktor. Menentukan derajat sukubanyak hasil bagi dan sisa pembagian dalam algoritma pembagian. 6. 4. Menentukan sisa pembagian suku-banyak oleh bentuk linear dan kuadrat dengan teorema sisa.….

0 Pembahasan f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Cara 1 (subtitusi): x = -2 f(-2)= 2(-2)5+3(-2)4+5(-2)2+(-2)-7 f(-2)= -45 Cara 2 (skematik) f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7.5 2 4 =2 +3 -5 . Diketahui fungsi kuadrat : f (x) = 1 x2 + 3 x . Sedangkan anxn adalah suku berderajat tinggi. Soal 1. Diketahui suku banyak: f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Tentukan suku tetapnya. suku tetapnya adalah -7 2. 45 b. a2xn-2 . … . Jawab : Suku tetap adalah konstanta. disebut n. a1xn-1 . tidak mengandung variabel/peubah. Jadi f(x) berderajat 5 NILAI SUKU BANYAK Jika f(x) = axn + bxn-1+CXN-2+…+f maka nilai suku banyak dapat dicari dengan cara subtitusi dan skematik. Soal 1. x=-2 Ambil koefisiennya: -2 2 3 0 -5 1 -4 2 -4 18 2 -1 2 -9 19 Jadi nilai suku banyaknya -45 -7 -38 + -45 2.5 2 4 untuk x=2 maka nilai suku banyak tersebut adalah: Pembahasan: Cara Substitusi: f(2) = 1 (2)2 + 3 (2) . Suku : a0xn . Diketehui suku banyak: f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 tentukan derajat suku banyaknya Jawab: Derajat suku banyak adalah pangkat tertinggi dari suku-suku yang ada. 90 c.Derajat Suku Banyak adalah pangkat tertinggi dari pangkat-pangkat pada tiap-tiap suku.Untuk suku banyak nol dikatakan tidak memiliki derajat. -90 d. Maka. an Masing-masing merupakan suku dari suku banyak Suku Tetap (konstanta) A0 adalah suku tetap atau konstanta. an-1x . -45 e. x5 adalah pangkat tertinggi. Diketahui fungsi polinom f(x) = 2x5+3x4-5x2+x-7 Maka nilai fungsi tersebut untuk x=-2 adalah a.

2 =-3 2 Cara skematik: 2 1 2 3 4 1 7 4 -5 7 2 -3 2 1 2 Jadi nilai suku banyaknya -3/2 OPERASI PADA SUKU BANYAK Penjumlahan. Penjumlahan contohnya: f (x) = 3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3 . dan S adalah sisa pembagian TOREMA SISA Jika sukubanyak P(x) dibagi (x – a). Perkalian Contohnya: f (x) = 2x3 + 5x2 – 4x + 3 .11x + 4 3. sisanya P(a) dibagi (x + a) sisanya P(-a) dibagi (ax – b) sisanya P(b/a) .g(x) = (3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3) . Pengurangan contoh: : f (x) = 3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3 . g(x) = 4x3 – 6x2 + 7x . (x – a) adalah pembagi. g(x) = 4x3 – 6x2 + 7x . H(x) adalah hasil pembagian.(4x3 – 6x2 + 7x – 1) = 3x4 + (-2 -4)x3 + (5+6)x2 + (-4-7)x + (3+1) = 3x4 .1 Tentukan : f (x) + g(x) Jawab : f (x) + g(x) = (3x4 – 2x3 + 5x2 – 4x + 3) + (4x3 – 6x2 + 7x – 1) = 3x4 + (-2 +4)x3 + (5-6)x2 + (-4+7)x + (3-1) = 3x4 + 2 x3 – 1x2 + 3x + 2 2. g(x) = 6x2 + 7x .24x3 – 28x2 + 4x + 18x2 +21x .1 Tentukan : f (x) . pengurangn dan perkalian Suku Banyak 1.1 Tentukan : f (x) x g(x) Jawab : f (x) x g(x) = (2x3 + 5x2 – 4x + 3) x (6x2 + 7x – 1) = 2x3 (6x2 + 7x – 1) + 5x2 (6x2 + 7x – 1) – 4x (6x2 + 7x – 1) + 3 (6x2 + 7x – 1) = 12x5 + 14x4 – 2x3 + 30x4 + 35x3 – 5x2 .6x3 +11x2 .g(x) Jawab : f (x) .3 = 12x5 + 34x4 – 26x3 – 15x2 + 25x – 3 PEMBAGIAN PADA SUKU BANYAK Pembagian sukubanyak P(x) oleh (x – a) dapat ditulis dengan P(x) = (x – a)H(x) + S Keterangan: P(x) sukubanyak yang dibagi.

7x2 + 11x + 5 dibagi 2x .7x2 + 11x + 5) : (2x – 1) Sisa: P(½) = 2(½)3 – 7(½)2 + 11.⅛ . dengan mudah kita dapatkan sisanya.1¾ + 5½ + 5 =9 2x3 .2 2 1 1 Koefisien hasil bagi Jadi hasil baginya: 4 2 6 -5 -8 koefisien 12 14 Polinum 7 6 1 6 7 x2 + 6x + 7 Contoh 3: Tentukan sisa dan hasil baginya jika 2x3 .1 Hasil bagi : x2 – 3x + 4 Sisa :9 .1 Jawab: (2x3 .7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 Dapat ditulis: 2x3 – 7x2 + 11x + 5 = (x .Contoh 1: Tentukan sisanya jika 2x3 – x2 + 7x + 6 dibagi x + 1 atau dibagi x – (-1) Jawab: sisanya adalah P(-1) = 2.10 .½ + 5 = 2.7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 →x = 1 2 2 -7 11 5 1 2 1 -3 4 2 -6 8 9 2 -6 8 9 Koefisien hasil bagi Sehingga 2x3 .2 Jawab: Dengan teorema sisa.½)(2x2 – 6x + 8) + 9 = (2x – 1)(x2 – 3x + 4) + 9 Pembagi : 2x . yaitu P(2) = 8 + 16 .8 =6 tapi untuk menentukan hasil baginya kita gunakan: Pembagian Horner: dengan menggunakan bagan seperti berikut: x3 + 4x2 .5x – 8 dibagi x .(-1)3 – (-1)2 + 7(-1) + 6 =-2–1–7 +6 = -4 Contoh 2: Tentukan sisa dan hasil baginya jika x3 + 4x2 .¼ + 5½ + 5 = ¼ .7x2 + 11x + 5 dibagi 2x – 1 Kita gunakan pembagian horner 2x3 .7.5x – 8 dibagi x .

1½ + ¼m + 2 = 0 ¼m = -¼ + 1½ .22 + 2 – 6 = 16 – 24 – 20 + 2 – 6 = -32 P(x) = px + q P(-1) = -p + q = -8 P(2) = 2p + q = -32 _ -3p = 24 → p = -8 p = -8 disubstitusi ke –p + q = -8 8 + q = -8 → q = -16 Sisa: px + q = -8x + (-16) Jadi sisa pembagiannya: -8x -16 Contoh 6: Suatu suku banyak bila dibagi oleh x + 2 bersisa -13. misal px + q Contoh5: Suku banyak (x4 – 3x3 – 5x2 + x – 6) dibagi (x2 – x – 2).6 bersisa….P(b) = S(b) Catatan: S(x) berderajat 1. P(x): (x + 2) ⇒ S(-2) = -13 → -2a + b = -13 P(x): (x – 3) ⇒ S(3) = 7 → 3a + b = 7 _ -5a = -20→ a = 4 a = 4 disubstitusi ke -2a + b = -13 → -8 + b = -13 → b = -5 . sisanya sama dengan…. Jawab: Misal sisanya: S(x) = ax + b. Jawab: habis dibagi → S = 0 P(½) = 0 4(½)4 – 12(½)3 + m(½)2 + 2 = 0 ¼ .23 – 5. Suku banyak tersebut bila dibagi oleh x2 – x . Jawab: Bentuk pembagian ditulis: P(x) = (x2 – x – 2)H(x) + S(x) Karena pembagi berderajat 2 maka sisa = S(x) berderajat 1 misal: sisanya px + q sehingga bentuk pembagian ditulis: Fx4 – 3x3 – 5x2 + x – 6 = (x2 – x – 2)H(x) + px + q Fx4 – 3x3 – 5x2 + x – 6 = (x + 1)(x – 2)H(x) + px + q P(x) dibagi (x + 1) bersisa P(-1) P(x) dibagi (x – 2) bersisa P(2) P(-1) = (-1)4 – 3(-1)3 – 5(-1)2 + (-1) – 6 = 1 + 3 – 5 – 1 – 6 = -8 P(2) = 24 – 3.Contoh 4: Nilai m supaya 4x4 – 12x3 + mx2 + 2 habis dibagi 2x – 1 adalah….2 (dikali 4) m = -1 + 6 – 8 m = -3 Jadi nilai m = -3 Pembagian Dengan (x –a)(x – b) Bentuk pembagiannya dapat ditulis sebagai P(x) = (x – a)(x – b)H(x) + S(x) berarti: untuk x = a . P(a) = S(a) dan untuk x = b. dibagi oleh x – 3 sisanya 7.

6 = 6 Contoh 8 Jika suku banyak x3 – x2 + px + 7 dan sukubanyak 2x3 + 3x2 .3x2 + 5x + b P(x) : (x2 – 1) ⇒ sisa = 6x + 5 Pembagi : (x2 -1) = (x + 1)(x – 1) Maka: P(x):(x + 1) ⇒ sisa =P(-1) P(-1) = 2(-1)4 + a(-1)3 – 3(-1)2 + 5(-1) + b = 6(-1) + 5 2 -a -3 –5 +b=–6+5 -a + b ..6 = -1 -a + b = 5…………….4x – 1 dibagi (x + 1) akan diperoleh sisa yang sama.Jadi sisanya adalah: ax + b = 4x .. Jawab: x3 – x2 + px + 7 dibagi (x + 1) Sisanya P(-1) = -1 -1 – p + 7 =5-p 3 2 2x + 3x .…(1) a + b = 7….(2) -a + b = 5. maka nilai a sama dengan…. Jawab: x3 – 7x + 6 dibagi (x + a) Sisanya P(-a) = a3 – 7a + 6 x3 – x2 – 4x + 24 dibagi (x + a) Sisanya P(-a) = a3 – a2 – 4a + 24 Sisanya sama berarti: a3 – 7a + 6 = a3 – a2 – 4a + 24 . maka a. Berarti 5 – p = 4 -p=4–5 Jadi p = 1 Contoh 9 Jika suku banyak x3 – 7x + 6 dan sukubanyak x3 – x2 – 4x + 24 dibagi (x + a) akan diperoleh sisa yang sama. maka nilai p sama dengan….b = 1.b=….5 Contoh 7: Jika suku banyak P(x) = 2x4 + ax3 .(1) P(x):(x – 1) ⇒ sisa =P(1) P(1) = 2 (1)4 + a(1)3 – 3(1)2 + 5(1) + b = 6(1) + 5 2 + a .(2) + 2b = 12 →b = 6 b = 6 disubstitusi ke a + b = 7 a+6=7 a=1 Jadi a. Jawab : P(x) = 2x4 + ax3 .3 + 5 +b= 6+5 a + b + 4 = 11 a + b = 7………………….4x – 1 dibagi (x + 1) Sisanya P(-1) = -2 + 3 + 4 – 1 =4 Karena sisanya sama.3x2 + 5x + b dibagi oleh (x2 – 1) memberi sisa 6x + 5.

bx + 3 P(x) : (x2 – 4) ⇒ sisa = x + 23 Pembagi : (x2 – 4) = (x + 2)(x – 2) Maka: P(x):(x + 2) ⇒ sisa = P(-2) -16 + 4a + 2b + 3 = (-2) + 23 4a + 2b = 21 + 13 4a + 2b = 34…. maka nilai f(k) = 0 sebaliknya. maka a + b=….a2 – 7a + 4a + 6 – 24 = 0 a2 – 3a – 18 = 0 (a + 3)(a – 6) = 0 a = -3 atau a = 6 Jadi nilai a = . Jawab : P(x) = 2x3 + ax2 .(1 P(x) = 2x3 + ax2 . Cara lain untuk menunjukan (x + 1) adalah faktor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 adalah dengan pembagian horner: .bx + 3 P(x) : x2 .2b = -14 → b = 7 Jadi a + b = 5 + 7 = 12 TEOREMA FAKTOR Jika f(x) adalah sukubanyak. (x + 1) adalah faktornya.4 ⇒ sisa = x + 23 Pembagi : x2 -1 = (x + 2)(x – 2) Maka: P(x):(x – 2) ⇒ sisa =P(2) 16 + 4a – 2b + 3 = 2 + 23 4a – 2b + 19 = 25 4a – 2b = 25 – 19 4a – 2b = 6….…(1) 4a – 2b = 6….3 atau a = 6 Contoh 10: Jika suku banyak P(x) = 2x3 + ax2 .(2) + 8a = 40 →a = 5 a = 5 disubstitusi ke 4a – 2b = 6 20 – 2b = 6 .(2) 4a + 2b = 34.bx + 3 dibagi oleh (x2 – 4) memberi sisa x + 23. jika f(k) = 0 maka (x – k) merupakan faktor Contoh 1: Tunjukan (x + 1) faktor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 Jawab: (x + 1) faktornya. (x – k) merupakan faktor dari f(x) jika dan hanya jika f(k) = 0 Artinya: Jika (x – k) merupakan faktor. berarti P(-1) = 0 P(-1) = (-1)3 + 4(-1)2 + 2(-1) – 1 = -1 + 4 – 2 – 1 = 0 Jadi.

maka (x – 1) adalah salah satu factor dari P(x) = 2x3 – x2 -7x + 6 Untuk mencari faktor yang lain. x – 1 d.7x – 6 berarti koefisien P(x) adalah 2 1 -7 -6 k = 2 2 2 2 1 4 5 -7 10 3 -6 6 0 + Hasil baginya: H(x) = 2x2 + 5x + 3 = (2x + 3)(x + 1) Jadi faktor yang lain adalah 2x + 3 Contoh 4: Sukubanyak f(x) = x3 .9 . a. kita tentukan hasil bagi P(x) oleh (x – 1) dengan pembagian horner: Koefisien sukubanyak P(x) = 2x3 – x2 – 7x + 6 adalah 2 -1 -7 6 2 1 2 -1 2 1 -7 1 -6 6 -6 + 0 Hasil baginya: H(x) = 2x2 + x .8 e. maka nilai k yang mungkin adalah pembagi bulat dari 6. ±3. x – 3 c. a. misalnya k = 1 diperoleh: P(1) = 2. yaitu pembagi bulat dari 6 ada 8 yaitu: ±1.6. ±2.6 Karena hasil baginya adalah H(x) = 2x2 + x – 6 = (2x – 3)(x + 2) dengan demikian 2x3 – x – 7x + 6 = (x – 1)(2x2 + x – 6) 2x3 – x – 7x + 6 = (x – 1)(2x – 3)(x + 2) Jadi faktor-faktornya adalah (x – 1). 7 d.12 – 7. dan ±6.1 + 6 =2–1–7+6 =0 Oleh karena P(1) = 0. 5 b. maka nilai a + b adalah…. 6 c.ax2 + bx – 2 mempunyai faktor (x – 1).13 – 1. Salah satu faktor yang lainnya adalah…. x + 3 b.1 -1 1 4 -1 3 2 -3 -1 -1 1 0 + Karena sisa pembagiannya 0 maka (x + 1) meripakan factor dari x3 + 4x2 + 2x – 1 Contoh 2: Tentukan faktor-faktor dari P(x) = 2x3 – x2 – 7x + 6 Jawab: Misalkan faktornya (x – k). 2x – 3 e. Nilai-nilai k itu kita substitusikan ke P(x).7x . 2x + 3 3 P(x) = 2x + x2 . Jika dibagi oleh (x + 2) bersisa -36. (2x – 3 ) dan (x + 2) Contoh 3: Diketahui (x – 2) adalah factor P(x) = 2x3 + x2 .

Jadi akar-akar yang lain adalah x = 1 dan x = 2 .4a – 2b = -36 + 10 -4a – 2b = -26 2a + b = 13…. cukup kita tunjukan bahwa P(-3) = 0 P(x) = x3 – 7x + 6. kita tentukan terlebih dahulu hasil bagi P(x) = x3 – 7x + 6 dengan x + 3 dengan pembagian Horner sebagai berikut P(x) = x3 – 7x + 6 berarti koefisien P(x) adalah 1 0 -7 6 dengan k = -3 1 -3 1 0 -3 -3 -7 9 2 6 -6 + 0 Hasil baginya: H(x) = x2 – 3x + 2 = (x – 1)(x – 2) sehingga persamaan sukubanyak tsb dapat ditulis menjadi (x + 3)(x – 1)(x – 2) = 0.ax2 + bx – 2 (x – 1) faktor f(x) → f(1) = 0 1–a +b–2=0 -a + b = 1…. Contoh 1: Tunjukan -3 adalah salah satu akar dari x3 – 7x + 6.Jawab: Sukubanyak f(x) = x3 . karena ada hubungan antara faktor dengan akar-akar persamaan sukubanyak Jika P(x) adalah sukubanyak. Jawab: Untuk menunjukan -3 akar dari P(x). Kemudian tentukan akar-akar yang lain.(2) Persamaan (1): -a + b = 1 Persamaan (2): 2a + b = 13 -3a = -12 a =4 b=1+4=5 Jadi nilai a + b = 4 + 5 = 9 Akar-akar Rasional Persamaan Sukubanyak Salah satu penggunaan teorema faktor adalah mencari akar-akar sebuah persamaan sukubanyak. f(-2) = -36 (-2)3 – a(-2)2 + b(-2) – 2 = -36 .(1) dibagi (x + 2) bersisa -36. maka -3 adalah akar dari Persamaan P(x) = x3 – 7x + 6 = 0 Untuk menentukan akar-akar yang lain.8 – 4a – 2b – 2 = -36 . (x – k) merupakan faktor dari P(x) jika dan hanya jika k akar dari persamaan P(k) = 0 k disebut akar atau nilai nol dari persamaan sukubanyak: P(x) = 0 Teorema Akar-akar Rasional Jika P(x) = anxn + an-1xn-1 + …+ a1x + ao dan (x – k) merupakan faktor dari P(x) maka K merupakan akar dari P(x). P(-3) = (-3)3 – 7(-3) + 6 = -27 + 21 + 6 =0 Oleh karena P(-3) = 0.

c = 5. Jawab: a = 1. d = 2 x1 + x2 + x3 = -b/a = -3/1 = 3 Contoh 2: Hasilkali akar-akar persamaan 2x3 – x2 + 5x – 8 = 0 adalah…. 0. Selanjutnya kita coba -1. d = -8 x1. dan x3 maka x1 + x2 + x3 = -b a x1. Faktor-faktor bulat dari 2 adalah 1.x3 + x2. berarti 1 adalah akar rasionalnya. x2. maka akar-akar rasionalnya paling banyak ada 4 yaitu faktor-faktor bulat dari 2. -3. dan -2 1 -1 1 1 -1 0 -2 0 -2 -2 2 + 0 Ternyata P(-1) = 0.Contoh 2: Banyaknya akar-akar rasional dari persamaan x4 – 3x2 + 2 = 0 adalah…. 3 c. a. 4 b.o Jawab: Karena persamaan sukubanyak berderajat 4.x3 = -d a Contoh 1: Jumlah akar-akar persamaan x3 – 3x2 + 2 = 0 adalah….-2. Jawab: a = 2.1 e. Jadi akar-akar rasionalnya hanya ada 2 yaitu 1 dan -1.x2 + x1.√2)(x + √2) = 0 Berarti akar yang lain: √2 dan -√2. kita coba nilai 1 Koefisien x4 – 3x2 + 2 = 0 adalah 1. 2 d.1. b = -3.x3 = c/a = 5/2 Contoh 3: Salah satu akar persamaan x3 + px2 – 3x – 10 = 0 adalah -2 Jumlah akar-akar persamaan tersebut adalah…. 2 dan -2 Dari 4 kemungkinan yang akan menjadi akar-akar rasional persamaan sukubanyak tsb.x3 = c a x1. dan 2 1 1 1 0 1 1 -3 1 2 0 -2 -2 2 -2 + 0 Ternyata P(1) = 0. berarti -1 adalah akar rasionalnya. c = 0. Jumlah dan Hasil Kali Akar-akar Persamaan Sukubanyak Jika akar-akar Persamaan Sukubanyak: ax3 + bx2 + cx + d = 0 adalah x1.x2.x2. 0. Sehingga: (x – 1)(x + 1)(x2 – 2) = 0 (x2 – 2) difaktorkan lagi menjadi (x . -1. tapi bukan bilangan rasional. b = -1. . Koefisien hasil bagi: 1.

Jawab: -2 adalah akar persamaan x3 + px2 – 3x . sehingga: (-2)3 + p(-2)2 – 3(-2) .10 = 0 -8 + 4p + 6 – 10 = 0 -8 + 4p + 6 – 10 = 0 4p – 12 = 0 → 4p = 12→ p = 3 Persamaan tersebut: x3 + 3x2 – 3x – 10 = 0 Jumlah akar-akarnya: x1 + x2 + x3 = -b/a = -3 Contoh 4: Akar-akar persamaan x3 – 4x2 + x – 4 = 0 adalah x1. 2007) Simangunsong Wilson.Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. Daftar pustaka Tim penulis MGMP Matematika SMA kota Semarang. Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7.10 = 0 → -2 memenuhi persamaan tsb. Matematika dasar. Tes Formatif ( Terlampir) V. IV. Hasil bagi dan sisa dari 2x2-5x2+2x-4 dibagi x+2 adalah…. 6. ( Jakarta: Erlangga. sisanya adalah…. dan x3. Hasil bagi dari x5 . maka nilai a adalah…. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1). x1 + x2 + x3 = 4 x1x2 + x1x3 + x2x3 = 1 Jadi: x12 + x22 + x32 = (x1 + x2 + x3)2 . 7. 2008) Tim penyusun KREATIF Matematika.32 adalah…. Jabbaar Setia.2(x1x2 + x1x3 + x2x3) = 42 – 2. 2005) . Matematika SMA/MA kelas XI IPA semester gasal. Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. Latihan Jawablah pertanyaan di bawah dengan benar 1. 3.1 = 16 – 2 = 14 III. x2. Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama. ( Klaten. Nilai x12 + x22 + x32 =…. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… 4. Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… 2. ( Semarang : CV. nilai p adalah… 8. Viva Pakarindo. Matematika SMA / MA XI A IPA. x-2 5.

-4 c. 2x2-9x+20 sisa -24 c. 0 e. -4 c. -6 b. Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… a.Jawablah pertanyaan di bawah dengan benar 1. 2x2-9x+20 sisa -14 e. 2 -4 -40 + -44 1 -2 -2 2 1 -1 0 3 2 Jadi hasil baginya x . -2 Pembahasan: Ambil koefisiennya Maka: -2 1 d. 0 e. 2x2-9x+20 sisa -14 d.x + 1 Sisa “0” Kunci d 6. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… a. -1 b. Nilai sisa dari f(x)=x4+x3-2x2+x+2 jika dibagi x+2 adalah… a. 3 e. a. 2x2-9x+20 sisa -44 b. 2x2-9x+20 sisa -14 Pembahasan: Maka: -2 2 -5 2 -4 18 2 -9 20 Jadi hasil baginya 2x2-9x+20 Sisa -44 Kunci a 2. -2 7. Hasil bagi dan sisa dari 2x2-5x2+2x-4 dibagi x+2 Adalah…. -6 b. 4 d. 2 Pembahasan: f(x)=3x3+x2+x+2 d. 1 c. 2 1 0 1 2 -2 + 0 .

902 c. untuk x=4 f(4) maka: 4 5 -4 3 -2 20 5 16 Jadi f(4) = 226 Untuk x=3 f(3) 3 5 -4 15 5 11 Jadi f(3) = 106 64 67 3 33 36 268 + 266 -2 108 + 106 . Hasil bagi dari 0 2 2 0 4 4 0 8 8 0 16 16 -32 32 + 0 adalah…. d. Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. 9. 904 d. 906 e. a. 900 b. 908 Pembahasan: f(x)=5x3-4x2+3x-2.Maka: 3 3 Sisa 4 Kunci e 7. 1 c. 4 1 2 3 1 2 3 2 2+ 4 adalah…. 2 8. 3 e. Hasil bagi dari Pembahasan: Maka: 2 1 1 Jadi hasil baginya x4+2x3+4x2+8x+16 Kunci e 8. -1 b. Nilai sisa dari f(x)=3x3+x2+x+2 jika dibagi 3x-2 adalah… a.

-3 e. 908 10. 8 c. maka nilai a adalah…. 2 11. -5 d. a. 906 e. 3 b. 6 d. Diketahui suku banyak f(x)=5x3-4x2+3x-2 Nilai dari 5f(4)-4f(3) adalah…. 900 b. Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama. 902 c. nilai p adalah… a. 10 b. 904 d. 4 e. 2 Pembahasan: f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a f(x) habis dibagi (2x-1) untuk x = 4 4 f( ) = a-2 = 0 a=2 Kunci e 10. 5 c. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1).Maka nilai 5f(4) – 4f(3) adalah… = 5(266) – 4(106) = 1330 – 424 = 906 Kunci d 9. 10 b. 8 c. Jika f(x) = 4x2-12x3+13x2-8x+a habis dibagi (2x-1). 6 d. a. a. 4 e. maka nilai a adalah…. 1 -12 2 -10 13 -5 8 -8 4 -4 a -2 + a-2 .

Jika x3-4x2+px+6 dan x2+3x-2 dibagi (x+1) memberikan sisa yang sama. x-3 d. 1-3x Pembahasan: F(x) = (x2-x-6)H(x)+3 F(x) = (x-3)(x+2)H(x)ax+b F(3) = 0.H(x)+(-2a)+b=-7 Jadi 3a+b=8 -2a+b=-7 5a = 15 a =3 3a +b=8 . 1 12. Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. a. 5 c. nilai p adalah… a. 3x+1 b. Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7. 3x-1 c. x+3 e. -5 d.Pembahasan: x3-4x2+px+6 dibagi (x+1) Maka f(-1)=(-1)3-4(-1)2+p(-1)+6 f(-1)=-1-4-p+6 f(-1)=1-p G(x)=x2+3x-2 dibagi (x+1) Maka G(-1)=(-1)2+3(-1)-2 G(-1)=1-3-2 G(-1)=-4 F(-1)=G(-1) 1-p = -4-1 -p = -5 p = 5 Kunci e 11. sisanya adalah…. -3 e. 3 b.H(x)+3a+b=8 F(-2) = 0.

Suku banyak F(X) jika dibagi oleh (x-3) sisanya 8 dan jika dibagi oleh (x-2) sisanya -7. x-3 d. 3x-1 c.3(3)+b=8 b=8-9 b=-1 Jadi f(x) dibagi x2-x-6 tersisa…. 3x+1 b. 1-3x . a. ax+b = 3x-1 Kunci b 12. Maka jika suku banyak itu dibagi oleh x2-x-6. sisanya adalah…. x+3 e.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful