P. 1
MASYARAKAT-MADANI

MASYARAKAT-MADANI

|Views: 1,036|Likes:
Published by 123molymod

More info:

Published by: 123molymod on Jan 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

MASYARAKAT MADANI

Penulis Nama NPM P.S. : Mulia Okta Fahlephi : 0916021083 : Ilmu Pemerintahan

Mata Kuliah : Kewarganegaraan Dosen : Maulana Mukhlis,S.Sos.

Jurusan Ilmu Pemerintahan Fakultas Ilmu Sosial Dan Ilmu Politik Bandar Lampung 20 April 2010
1/3/2011 (MOF)

masyarakat madani adalah suatu satuan yang terdiri dari kelompok-kelompok yang secara mandiri menghimpun dirinya dan gerakan-gerakan dalam msyarakat yang secara relative. Munawir (1997) Istilah madani sebernarnya berasal dari bahasa Arab. Pengertian Masyarakat Madani Masyarakat madani (civil society) dapat diartikan sebagai suatu masyarakat yang beradab dalam membangun. Kemudian berubah istilah menjadi madaniy yang artinya beradab. masyarakat madani merupakan sebuah kerangka hukum yang melindungi dan menjamin hak-hak dasar individu. masyarakat madani merupakan suatu yang berkembang dari sejarah. istilah Madaniy dalam bahasa Arab mempunyai banyak arti. menjalani. dapat disimpulkan bahwa masyarakat madani pada prinsipnya memiliki multimakna. dan mamaknai kehidupannya. yaitu masyarakat yang demokratis. Masyarakat madani merupakan konsep yang berwayuh wajah: memiliki banyak arti atau sering diartikan dengan makna yang beda-beda Menurut para ahli : Zbigniew Rew. yang mengandalkan ruang dimana individu dan perkumpulan tempat mereka bergabung bersaing satu sama lain guna mencapai nilainilai yang mereka yakini. Han-Sung. 1/3/2011 (MOF) . Berdasarkan pendapat di atas. tinggal. masyarakat madani sering digunakan untuk menjelaskan “the sphere of voluntary activity which takes place outside of government and the market. masyarakat madani merupakan kelompok subordinatif dari Negara. orang sipil.1. Blakeley dan Suggate (1997). masyrakat madani adalah ruang dimana warga dapat mengembangkan kepribadian dan memberi peluang bagi pemuasan kepentingannya secara bebas dan tanpa paksaan Hegel. dan yang bersifat sipil atau perdata. Kata madaniy berakar dari kata kerja madana yang berarti mendiami. atau membangun. Kim Sun Hyuk. Thomas Paine. madaniy. orang kota. Dengan demikian.

adanya lembaga-lembaga yang mandiri yang dapat mengeluarkan aspirasi dan kepentingan publik. berpartisipasi. dan konsep Al Madinah al fadhilah (Madinah sebagai Negara Utama) 1/3/2011 (MOF) . sederhana. Untuk yang berjangka pendek . toleransi. baik yang berjangka pendek maupun yang berjangka panjang. dan dapat memimpin (capable). Orang yang pertama kali yang mencetuskan istilah civil society ialah Cicero (106-43 SM). yang memiliki ruang publik dalam mengemukakan pendapat. maka dapat dilihat bahwa dalam masyarakat Yunani kuno masalah ini sudah mengemuka. aspiratif. bermotivasi. Secara global bahwa dapat disimpulkan yang dimaksud dengan masyarakat madani adalah sebuah kelompok atau tatanan masyarakat yang berdiri secara mandiri dihadapan penguasa dan Negara. dan hak asasi. melainkan juga sebagai pusat peradaban dan kebudayaan. transparan. juga berdasarkan pada konsep negara-kota Madinah yang dibangun Nabi Muhammad SAW pada tahun 622M. integral. Sejarah Pemikiran Masyarakat Madani Berbagai upaya dilakukan dalam mewujudkan masyarkat madani. maka kota dipahami bukan hanya sekerdar konsentrasi penduduk.menjunjung tinggi etika dan moralitas. namun yang paling dominan adalah masyarakat yang demokratis. Civil society menurut Cicero ialah suatu komunitas politik yang beradab seperti yang dicontohkan oleh masyakat kota yang memiliki kode hukum sendiri. konsisten memiliki bandingan. Rahardjo (1997) menyatakan bahwa istilah civil society sudah ada sejak zaman sebelum masehi. Dengan konsep civil society (kewargaan) dan urbanity (budaya kota). Istilah masyarakat madani selain mengacu pada konsep civil society. sebagai orator Yunani kuno. mampu berkoordinasi. sinkron. mengakui. berpotensi. dapat diterima (acceptable). emansipasi. dilaksanakn dengan memilih dan menempatkan pemimpin-pemimpin yang dapat dipercaya (credible). Jika dicari akar sejarahnya. Masyarakat madani juga mengacu pada konsep tamadhun (masyarakat yang beradaban) yang diperkenalkan oleh Ibn Khaldun.

atau lebih dikenal dengan hak asasi manusia (HAM). Piagam Madinah adalah dokumen penting yang membuktikan betapa sangat majunya masyarakat yang dibangun kala itu. yakni suatu kelompok atau kesatuan yang ingin mendominasi kelompok lain. Lahore. Menurut Dr. Sebagai sebuah konsep. Al Haramain. jauh sebelum Deklarasi Kemerdekaan Amerika (American Declaration of Independence. muncul pada masa pencerahan (Renaissance) di Eropa melalui pemikiran John Locke (abad ke-18) dan Emmanuel Kant (abad ke-19). Sementara itu konsep masyarakat madani. Konstitusi ini secara mencengangkan telah mengatur apa yang sekarang orang ributkan tentang hak-hak sipil (civil rights). Ahmad Hatta. Piagam Madinah ini adalah konstitusi tertulis pertama dalam sejarah manusia. dan Deklarasi Universal PBB tentang HAM (1948) dikumandangkan. atau dalam khazanah Barat dikenal sebagai civil society (masyarakat sipil). 1958). 1999). Dalam tradisi Eropa abad ke-18. terminologi ini mengalami pergeseran makna. Kant menempatkan masyarakat madani dan negara dalam kedudukan yang berlawanan. Negara dan masyarakat madani kemudian dimengerti sebagai dua buah entitas yang berbeda. menurutnya masyarakat madani merupakan subordinatif dari negara.yang diungkapkan oleh filsuf Al Farabi pada abad pertengahan (Rahardjoseperti yang dikutip Nurhadi. yang kemudian dikembangkan oleh Hegel. peneliti pada Lembaga Pengembangan Pesantren dan Studi Islam. Bahkan. Barulah pada paruh kedua abad ke-18. Revolusi Prancis (1789). Adapun tokoh yang pertama kali menggagas istilah civil society ini adalah Adam Ferguson dalam bukunya ”Sebuah Esai tentang Sejarah Masyarakat Sipil (’An Essay on The History of Civil Society’)” yang terbit tahun 1773 di 1/3/2011 (MOF) . pengertian masyarakat sipil ini dianggap sama dengan negara (the state). Bahkan kemudian. 1997). di samping juga memberikan penegasan mengenai kejelasan hukum dan konstitusi sebuah masyarakat. dengan menyetir pendapat Hamidullah (First Written Constitutions in the World. civil society berasal dari proses sejarah panjang masyarakat Barat yang biasanya dipersandingkan dengan konsepsi tentang state (negara).

serta mempublikasikan informasikan kepada publik. Demokratisasi. yaitu masyarakat memiliki akses penuh terhadap setiap kegiatan publik. 2. ataupun intervensi penguasa/pihak lain. 6. yaitu upaya untuk memberikan jaminan terciptanya keadilan 8. Pemahamannya ini digunakan untuk mengantisipasi perubahan sosial yang diakibatkan oleh revolusi industri. serta mencoloknya perbedaan antara individu. yaitu proses dimana para anggotanya menyadari akan hakhak dan kewajibannya dalam menyuarakan pendapat dan mewujudkan kepentingan-kepentingannya 3. diantaranya: 1/3/2011 (MOF) . yaitu sikap saling menghargai dan menghormati pendapat serta aktivitas yang dilakukan oleh orang/kelompok lain. ada beberapa karakteristik masyarakat madani. dan munculnya kapitalisme. Toleransi. Supremasi hukum. yaitu partisipasi masyarakat yang benar-benar bersih dari rekayasa. Ferguson menekankan masyarakat madani pada visi etis kehidupan bermasyarakat. Keadilan sosial (social justice). Free public sphere (ruang publik yang bebas). 4. Partisipasi sosial. 7. 5. yaitu sikap mengakui dan menerima kenyataan mayarakat yang majemuk disertai dengan sikap tulus. berserikat. intimidasi. Karakteristik Masyarakat Madani 1.Skotlandia. yaitu keseimbangan dan pembagian antara hak dan kewajiban. Sebagai advokasi bagi masyarakt yang teraniaya dan tidak berdaya membela hak-hak dan kepentingan 10. berkumpul. Menjadi kelompok kepentingan atau kelompok penekan Namun merujuk pada pendapat Bahmueller (1997). Pluralisme. serta tanggung jawab individu terhadap lingkungannya. yaitu berhak dalam menyampaikan pendapat. Sebagai pengembangan masyarakat melalui upaya peningkatan pendapatan dan pendidikan 9.

3. 1/3/2011 (MOF) . maka ada beberapa prasyarat yang harus dipenuhi untuk menjadi masyarakat madani.1. Menyebarnya kekuasaan sehingga kepentingan-kepentingan yang mendominasi dalam masyarakat dapat dikurangi oleh kekuatan-kekuatan alternatif. Masyarakat madani adalah onsep yang cair yang dibentuk dari poses sejarah yang panjang dan perjuangan yang terus menerus. 5. Tumbuh kembangnya kreatifitas yang pada mulanya terhambat oleh rejim- rejim totaliter. yang hampa udara. taken for granted. masyarakat di negara-negara maju yang sudah dapat dikatakan sebagai masyarakat madani. Dilengkapinya program-program pembangunan yang didominasi oleh negara dengan program-program pembangunan yang berbasis masyarakat. Bila kita kaji. pemerintahannya memberikan peluang yang seluas-luasnya bagi kreatifitas warga negara untuk mewujudkan program-program pembangunan di wilayahnya. Terjembataninya kepentingan-kepentingan individu dan negara karena keanggotaan organisasi-organisasi volunter mampu memberikan masukanmasukan terhadap keputusan-keputusan pemerintah. Terintegrasinya individu-individu dan kelompok-kelompok ekslusif kedalam masyarakat melalui kontrak sosial dan aliansi sosial. kiranya dapat dikatakan bahwa masyarakat madani adalah sebuah masyarakat demokratis dimana para anggotanya menyadari akan hak-hak dan kewajibannya dalam menyuarakan dimana pendapat dan mewujudkan kepentingan-kepentingannya. Namun demikian. 7. 2. Adanya pembebasan masyarakat melalui kegiatan lembaga-lembaga sosial dengan berbagai ragam perspektif. Dari beberapa ciri tersebut. yakni adanya democratic governance (pemerintahan demokratis yang dipilih dan berkuasa secara demokratis dan democratic civilian (masyarakat sipil yang sanggup menjunjung nilai-nilai civil security. Meluasnya kesetiaan (loyalty) dan kepercayaan (trust) sehingga individu- individu mengakui keterkaitannya dengan orang lain dan tidak mementingkan diri sendiri. masyarakat madani bukanlah masyarakat yang sekali jadi. 6. 4. civil responsibility dan civil resilience).

2. Neoliberalisme Neoliberalisme dikenal juga dengan Thatcherisme (Margaret Thatcher adalah mantan PM Inggris yang sangat setia mengikuti faham neoliberalisme semasa 1/3/2011 (MOF) . Secara ringkas. Kesadaran ekologis yang rendah. Egalitarianisme yang kuat. Demokrasi Sosial Klasik atau Demokrasi Sosial Gaya Lama memandang pasar bebas sebagai sesuatu yang menghasilkan banyak dampak negatif. Intervensi pemerintah dalam perekonomian dan sektor-sektor kemasyarakatan adalah mutlak diperlukan.Paradigma Dan Praktek Masyarakat Madani Di Indonesia Terdapat dua Paradigma besar yang menjadi dasar perdebatan mengenai masyarakat madani. Demokrasi Sosial Klasik. Negara memiliki kewajiban untuk menyediakan segala yang tidak bisa diberikan oleh pasar. Internasionalisme. Termasuk dalam dunia dwikutub (bipolar). Faham ini percaya bahwa semua ini dapat diatasi lewat intervensi negara terhadap pasar. Manajemen permintaan Keynesian dan korporatisme. Negara mendominasi masyarakat madani Kolektivisme. Giddens (2000:8) memberikan ciri-ciri Demokrasi Sosial Klasik: • • • • • • • • • • • • Keterlibatan negara yang cukup luas dalam kehidupan ekonomi dan sosial. 1. 2000: 8-17). Modernisasi linear. Kekuatan publik dalam masyarakat demokratis adalah representasi dari kehendak kolektif. Pemberdayaan sumber daya manusia secara maksimal. Peran pasar yang dibatasi: ekonomi sosial atau campuran. Negara kesejahteraan (welfare state) yang komprehensif: melindungi warga negara “sejak lahir sampai mati”. yaitu Demokrasi Sosial Klasik dan Neoliberalisme (lihat Giddens.

maka ciri utama Neoliberalisme adalah memusuhi pemerintah. Jika perluasan perannya terlalu jauh dapat mematikan kebebasan dan kemandirian. Negara kesejahteraan sebagai jaring pengaman Modernisasi linear. ada enam faktor yang harus diperhatikan. Tumbuhnya intelektualitas dalam rangka membangun manusia yang memiliki komitmen untuk independen. yaitu : Adanya perbaikan sektor di ekonomi. Berkembangnya pluralismedalam kehidupan yang beragam. Adanya keinginan dan ketakwaan kepada Tuhan yang melandasi moral kehidupan. Kemudahan pasar tenaga kerja. dalam rangka peningkatan pendapatan masyarakat. Termasuk dalam dunia dwikutub. pelopor konsevatisme di Inggris.berkuasa). dan dapat mendukung kegiatan pemerintahan. 1/3/2011 (MOF) . Nasionalisme tradisional. Teori realis tentang tatanan internasional. Adanya partisipasi aktif dalam menciptakan tata pamong yang baik. Edmund Burke. Gerakan Sosial Untuk Memperkuat Masyarakat Madani Untuk membangun masyarakat madani. Pemerintahan Reagan dan Thatcher mendasarkan diri pada gagasan ini dan menganut skeptisisme liberal klasik mengenai peran negara. Masyarakat madani yang otonom Fundamentalisme pasar. Terjadinya pergeseran budaya dari masyarakat yang berbudaya paternalistik menjadi budaya yang lebih modern dan lebih independen. Penerimaan ketidaksamaan. Intinya peran negara tidak dibenarkan secara ekonomis dan harus digantikan oleh superior pasar. menyatakan dengan jelas ketidaksukaannya kepada negara. Menuut Giddens (2000:9):Ciri-ciri Neoliberalisme adalah: • • • • • • • • • • • • Pemerintah minimal. Apabila Demokrasi Sosial Klasik cenderung pro pemerintah. Otoritarianisme moral dan individualisme ekonomi yang kuat. Kesadaran ekologis yang rendah.

Meningkatkan mutu pendidikan seperti wajib belajar. dan menciptakan lapangan kerja. 1/3/2011 (MOF) . Mengembangkan usaha dalam bentuk kelompok atau koperasi. di mana guru menjadi fasilitator. jujur dan hemat. atau melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfungsi sebagai inkubator bisnis bagi UKM. maka perlu dilakukan sebagai berikut : Membangun masyarakat ilmiah yang beranggotakan dan bersifat sukarela. dan mengumpulkan potensi modal yang ada di masyarakat. tekun. dan kemudahan akses pembinaan. dan menempatkan siswa dan mahasiswa yang belajar. baik dari PT atau dari pemerintah dapat membentuk lembaga swadaya masyarakat (LSM). mengembangkan potensi pasar. Masyarakat yang mempunyai tingkat teknologi. Mengembangkan sistem pendidikan yang demokratis. dan meningkatkan partisipasi kasar. berkomitmen. Mengembangkan semangat cinta produksi dalam negeri dalam rangka mengembangkan ekonomi kerakyatan Membangun Intelektualitas yang Berkomitmen dan Independen Untuk membangun masyarakat yang intelek. serta berdoa kepada Tuhan setelah berkerja secara maksimal. dalam rangka memenuhi skala usaha yang sehat. yaitu siswa yang meneruska perkuliahan. serta independen.Implementasi keenam faktor tersebut dapat diuraikan sebagai berikut : Perbaikan Kegiatan Perekonomian dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Masyarakat Perbaikan ekonomi dilakukan dengan memberdayakan potensi dan kemauan masyarakat untuk memberi lapangan pekerjaa. Memberikan semangat motivasi untuk berusaha secara ulet. tidak berputus asa. Beberapa program yang dapat dijalankan untuk perbaikan ekonomi yaitu : Mendorong masyarakat membuat kegiatan ekonomi produktif yang berbasis sumber daya lokal.

oleh waktu. dari yang tradisional ke arah pola-pola ekonomis dan politis. Meningkatkan hubungan antarpemeluk agama untuk tidak memaksakan agama dan kepercayaan kepada pemeluk agama lain. Syarat-syarat untuk membangun masyarakat modern adalah : Cara berpikir yang ilmiah yang melembaga dalam sistem pemerintahan dan masyarakat. dapat dikelola (manageable). Sistem administrasi yang baik. baik berupa hak jawab dan penyelesaian masalah berdasarkan hukum. baik menyangkut teknologi dan aspek organisasi. dengan memberikan hak untuk mengemukakan pendapat berupa kritik dan saran. terutama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. serta mengembangkan sikap yang independen. jujur. serta mampu mempertanggungjawabkan. Mengembangkan sikap mental yang bertanggung jawab di masyarakat. yaitu : Meningkatkan rasa hormat-menghormati dan berkerja sama antara pemeluk agama dan kepercayaan. dan tepat waktu. Tingkat organisasi yang tinggi yang dicirikan dengan disiplin. dan kewajiban sebagai manusia. dan menunjukkan adanya tata pamong atau tata kelola (good governance) yang bersifat transparan. hak. akuntable.Mengembangkan organisasi. 1/3/2011 (MOF) . dan dilakukan tanpa mengurangi kemerdekaan orang lain. dan dibatasi. Membangun Masyarakat yang Berbudaya Modern Modernisasi budaya adalah suatu transformasi budaya. yang menjadi ciri masyarakat yang stabil. baik untuk siswa maupun mahasiswa dan masyarakat. sehingga diperoleh data yang akurat. dapat ditukar. Penciptaan iklim yang menyenangkan masyarakat. Sistem pengumpulan data yang baik dan teratur dapat dilakukan dengan membangun sistem informasi. Mengembangkan sikap saling mencintai dan mengakui persamaan derajat. sebagai wadah untuk berinteraksi sosial. Membangun Pluralisme yang Beragam Beberapa hal perlu dilakukan dalam rangka membangun pluralisme.

sehingga terbangun rasa saling mencintai dan memiliki. dan masyarakat tanpa ada instruksi (perintah). antaragama. serta bermoral. Membangun aparatur negara yang profesional dan penuh integritas. kelompok. dan masyarakat tertentu. baik yang bersifat resmi (formal) dari pemerintah (negara) maupun dari individu. kelompok. Membangun keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang melandasi moral kehidupan. Langkah-langkah yang diperlakukan dalam rangka good governance adalah : Penguatan fungsi dan peran lembaga perwakilan rakyat seperti DPR. Mengutamakan musyawarah dalam pengambilan keputusan bersama. salah satunya. Membangun kemandirian lembaga peradilan dari intervensi pemerintah dan pihak lain. adalah kemampuan membatasi kekuasaan negara supaya tidak melakukan intervensi terhadap kehidupan sosial masyarakat. bahwa lembaga ini merupakan manifestasi (perwujudan) dari pemeberdayaan masyarakat yang bertujuaan memberi perlindungan bagi diri. Landasan pembentukan lembaga ini adalah idealisme perubahan ke arah kehidupan yang independen dan mandiri.Mengembangkan pergaulan antarsuku. dan DPD. Organisasi Non Pemerintahan Dan Ranah Masyarakat Madani Institutsi (lembaga) masyarakat madani adalah institusi (lembaga) yang dibentuk atas dasar motivasi dan kesadaran penuh dari diri individu. Artinya. DPRD I. DPRD II. kelompok. dan bangsa yang tidak berdaya dari penguasaan (dominasi) pemerintah atau negara. masyarakat. Membangun peran serta masyarakat yang kuat dan mandiri. antardaerah. 1/3/2011 (MOF) . Membangun Partisipasi Aktif Masyarakat dalam Menciptakan Tata Pamong yang Baik Ciri masyarakat madani.

seperti KNPI. Masyarakat (LSM) dan partai politik. Organisasi kepemudaan. seperti MKGR. untuk melakukan pengelolaan dan pengendalian program-programbagi pengembangan keagamaan. dengan tidak melibatkan pihak lain di luar institusi. Idealis. yaitu bahwa dalam pengelolaan dan pengendalian institusi (lembaga) dilakukan secara terbuka. yaitu : Institusi (lembaga) sosial. KAMMI. Organisasi kemasyarakatan. PMII. seperti LBH. serta pelaksanaan institusi (lembaga) diselenggarakan dengan nilai-nilai yang jujur. yaitu bahwa pengelolaan dan penegendalian institusi (lembaga) dilakukan secara swadaya oleh SDM lembaga. dan untuk masyarakat sendiri. Bentuk institusi (lembaga) masyarakat madani dapat diklasifikasi dalam tiga macam. 1/3/2011 (MOF) . baik lembaga pemerintah maupun nonpemerintah. SOKSI. IAI. Institusi (lembaga) Keagamaan Institusi ini adalah intitusi (lembaga) yang dibentuk dan dikembangkan oleh masyarakat. yaitu bahwa institusi (lembaga) dalam menjalankan tugas dan fungsinya harus taat dan setia terhadap segenap peraturan perundang yang berlaku. dan lain-lain. HTI. Organisasi Kemahasiswaan Organisasi profesi. dan ditunjukan bagi kesejahteraan masyarakat banyak. PWI. yaitu bahwa institusi (lembaga) yang dibentuk. oleh. Disiplin. Transparan. serta dikendalikan dari. Kosgoro. yaitu bahwa lembaga ini memiliki kemampuan dan kekuatan untuk melaksanakan tugas dan fungsi lembaga. ikhlas. Demokratis. HMI. yaitu bahwa pengelolaan dan pengendalian. Swaorganisasi. seperti : Lembaga sosial. dikelola.Sifat atau karakteristik lembaga (institusi) masyarakat madani adalah : Independen adalah bahwa lembaga ini memiliki sifat yang bebas (netral) dari intervensi lembaga lain. Mandiri.

seperti KWI. Sunda. seperti PGI. dan 1/3/2011 (MOF) . serta dituntut komitmen masingmasing warganya untuk mereformasi diri secara total dan selalu konsisten. sebagai salah satu tuntutan reformasi di dalam negeri dan tekanan-tekanan politik. Betawi. antara lain : himpunan paguyuban masyarakat jember. Institusi (lembaga) keagamaan Katholik. menurut Suwardi (1999) melalui masyarakat madani akan mendorong munculnya inovasi-inovasi baru di bidang pendidikan. serta ekonomi dari luar negeri. Institusi (lembaga) Paguyuban Institusi ini adalah institusi (lembaga) yang dibentuk dan dikembangkan oleh masyarakat untuk melakukan pengelolaan dan pengendalian program-program bagi peningkatan kekerabatan/kekeluargaan. seperti NU.Bentuk institusi ini meliputi. Wonogiri. Masyarakat Madani Dan Relevansinya Dengan Penerapan Good Governance Manfaat yang dapat diperoleh dengan terwujudnya masyarakat madani ialah terciptanya masyarakat yang demokratis. Di samping itu. Bima. antara lain: Institusi (lembaga) keagamaan dalam islam. MUI. Puwokerta. seperti Walubi. Institusi (lembaga) keagamaan Budha. yang intinya menyatakan bahwa untuk mewujudkan masyarakat madani diperlukan proses waktu. Guna mewujudkan masyarakat madani. seperti Parisada Hindu Darma. Institusi (lembaga) keagamaan Kristen. Institusi (lembaga) keagamaan Hindu. Batak Karo. Hal ini mendukung pendapat Suryadi (1999). dan lain-lain. dan lainlain. Muhamadiyah. Bentuk institusi ini meliputi. dibutuhkan motivasi yang tinggi dan partisipasi nyata dari individu sebagai anggota masyarakat. yang berdasarkan daerah atau suku bangsa yang sama. Sulawesi.

terlihat bahwa antara masyarakat madani dan demokrasi memiliki kesamaan. Membangun aparatur negara yang profesional dan penuh integritas. Tuntutan terhadap terhadap aspek ini sama pentingnya dengan kebutuhan akan toleransi sebagai nilai instrumen dasar lahirnya sebuah konsensus atau kompromi. Dari uraian yang dikemukakan di atas. DPRD I. DPRD II. Artinya. Membangun peran serta masyarakat yang kuat dan mandiri. bahwa demokrasi akan berjalan baik. serta bermoral. apabila masyarakatnya memiliki sifat dan karakter masyarakat madani. Membangun keimanan dan ketakwaan kepada Tuhan yang melandasi moral kehidupan.penuh kearifan dalam menyikapi konflik yang tak terelakan. dan DPD. Membangun kemandirian lembaga peradilan dari intervensi pemerintah dan pihak lain. Langkah-langkah yang diperlakukan dalam rangka good governance adalah : Penguatan fungsi dan peran lembaga perwakilan rakyat seperti DPR. 1/3/2011 (MOF) .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->