P. 1
Makalah Fisika Tentang Optik

Makalah Fisika Tentang Optik

|Views: 2,037|Likes:
Published by CempakaRizki

More info:

Published by: CempakaRizki on Jan 04, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

ALAT-ALAT OPTIK

Cermin dan lensa serta prinsip kerianya memberikan sarana
pemahaman bagi pemanIaatannya untuk mempermudah dan membantu kehidupan
manusia. Alat-alat yang bekeria berdasarkan prinsip optik (cermin dan lensa)
digolongkan sebagai alat optik.

Mata
Salah satu alat
optik alamiah yang
merupakan salah satu
anugerah dari Sang
Pencipta adalah mata.
Mata manusia sebagai
alat indra penglihatan
dapat dipandang sebagai
alat optik yang sangat
penting bagi manusia.
Di dalam mata
terdapat lensa kristalin yang terbuat dari bahan bening, berserat, dan kenyal.
Lensa kristalin atau lensa mata berIungsi mengatur pembiasan yang disebabkan
oleh cairan di depan lensa. Cairan ini dinamakan aqueous humor. Intensitas
cahaya yang masuk ke mata diatur oleh pupil.
Bagian-bagian mata menurut kegunaan Iisis sebagai alat optik :
Kornea merupakan lapisan terluar yang keras untuk melindungi bagian-bagian
lain dalam mata yang halus dan lunak. Aqueous humor (cairan) yang terdapat di
belakang kornea Iungsi untuk membiaskan cahaya yang masuk ke dalam mata.
Lensa terbuat dari bahan bening (optis) yang elastik, merupakan
lensa cembung berIungsi membentuk bayangan.Iris (otot berwarna) membentuk
celah lingkaran yang disebut pupil. Pupil berIungsi mengatur banyak cahaya yang
masuk ke dalam mata. Lebar pupil diatur oleh iris, di tempat gelap pupil membuka
lebar agar lebih banyak cahaya yang masuk ke dalam mata.
Retina (selaput iala) terdapat di permukaan belakang mata yang
berIungi sebagai layar tempat terbentuknya bayangan benda yang dilihat.
Bayangan yang iatuh pada retina bersiIat : nyata, diperkecil dan terbalik. Bintik
buta merupakan bagian pada retina yang tidak peka terhadap cahaya, sehingga
bayangan iika iatuh di bagian ini tidak ielas/kelihatan, sebaliknya pada retina
terdapat bintik kuning.
Permukaan retina terdiri dari beriuta-iuta sel sensitiI, ada yang berbentuk sel
batang berIungsi membedakan kesan hitam/putih dan yang berbentuk sel kerucut
berIungsi membedakan kesan berwarna.Otot siliar (otot lensa mata) berIungsi
mengatur daya akomodasi mata.
Cahaya yang masuk ke mata diIokuskan oleh lensa mata ke
permukaan retina. Oleh sel-sel yang ada di dalam retina, rangsangan cahaya ini
dikirimkan ke otak. Oleh otak diteriemahkan sehingga meniadi kesan melihat.
ava Akomodasi Mata.
Perlu diketahui bahwa iarak antara lensa
mata dan retina selalu tetap. Sehingga dalam melihat
benda-benda pada iarak tertentu perlu mengubah
kelengkungan lensa mata. Untuk mengubah
kelengkungan lensa mata, yang berarti mengubah iarak
titik Iokus lensa merupakan tugas otot siliar. Hal ini
dimaksudkan agar bayangan yang dibentuk oleh lensa
mata selalu iatuh di retina. Pada saat mata melihat dekat
lensa mata harus lebih cembung (otot-otot siliar
menegang) dan pada saat melihat iauh lensa harus lebih
pipih (otot-otot siliar mengendor). Peristiwa
perubahan-perubahan ini disebut dava akomodasi.
Daya akomodasi (daya suai) adalah kemampuan otot siliar untuk
menebalkan atau memipihkan kecembungan lensa mata yang disesuaikan dengan
dekat atau iauhnya iarak benda yang dilihat.
Manusia memiliki dua batas daya akomodasi (iangkauan penglihatan) yaitu :
. 1itik dekat mata (punctum proximum)
adalah iarak benda terdekat di depan mata yang masih dapat dilihat
dengan ielas. Untuk mata normal (emetropi) titik dekatnya beriarak 10cm s/d
20cm (untuk anak-anak) dan beriarak 20cm s/d 30cm (untuk dewasa). Titik dekat
disebut iuga iarak baca normal.
2. 1itik jauh mata (punctum remotum)
adalah iarak benda teriauh di depan mata yang masih dapat dilihat
dengan ielas. Untuk mata normal titik iauhnya adalah 'tak terhingga¨.
acat Mata
Berkurangnya daya akomodasi mata seseorang dapat menyebabkan
berkurangnya kemampuan mata untuk melihat benda pada iarak tertentu dengan
ielas. Cacat mata yang disebabkan berkurangnya daya akomodasi, antara lain
rabun iauh, rabun dekat dan rabun dekat dan iauh. Selain tiga ienis itu, masih ada
ienis cacat mata lain yang disebut astigmatisma.
Cacat mata dapat dibantu dengan kacamata. Kacamata hanya
berIungsi membantu penderita cacat mata agar bayangan benda yang diamati tepat
pada retina. Kacamata tidak dapat menyembuhkan cacat mata. Ukuran yang
diberikan pada kacamata adalah kekuatan lensa yang digunakan. Kacamata
berukuran -1,5, artinya kacamata itu berlensa negatiI dengan kuat lensa -1,5
dioptri.Berkurangnya daya akomodasi mata dapat menyebabkan cacat mata
sebagai berikut :


#abun jauh (miopi)
Rabun iauh yaitu mata tidak dapat
melihat benda-benda iauh dengan ielas,
disebut iuga mata perpenglihatan dekat
(terang dekat/mata dekat).


Penyebab terbiasa melihat
sangat dekat sehingga lensa mata terbiasa
tebal. Miopi sering dialami oleh tukang
arloii, peniahit, orang yang suka baca buku
(kutu buku) dan lain-lain.


Untuk mata normal (emetropi) melihat benda iauh dengan
akomodasi yang sesuai, sehingga bayangan iatuh tepat pada retina.Mata miopi
melihat benda iauh bayangan iatuh di depan retina, karena lensa mata terbiasa
tebal.
Mata miopi ditolong dengan kacamata berlensa cekung (negatiI).

Jarak Iokus lensa dan kuat lensa yang
digunakan untuk memperbaiki mata yang
mengalami rabun iauh dapat ditentukan berdasarkan
persamaan lensa tipis dan rumus kuat lensa.

Di sini iarak s adalah iarak tak hingga (titik iauh mata normal), dan
s` adalah titik iauh mata (PR). Prinsip dasarnya adalah lensa negatiI digunakan
untuk memindahkan (memaiukan) obiek pada iarak tak hingga agar meniadi
bayangan di titik iauh mata tersebut sehingga mata dapat melihat obiek dengan
ielas.
Tugas dari lensa cekung adalah membentuk bayangan benda di
depan mata pada iarak titik iauh orang yang mempunyai cacat mata miopi. Karena
bayangan iatuh di depan lensa cekung, maka harga si adalah negatiI. Dari
persamaan lensa tipis, 1/I÷1/So¹1/Si si adalah iarak titik iauh mata miopi. so
adalah iarak benda ke mataI adalah Iokus lensa kaca mata.
#abun dekat (hipermetropi)

Orang yang menderita rabun dekat atau
hipermetropi tidak mampu melihat
dengan ielas obiek yang terletak di titik
dekatnya tapi tetap mampu melihat
dengan ielas obiek yang iauh (tak hingga). Titik dekat mata orang yang menderita
rabun dekat lebih iauh dari iarak baca normal (PP ~ 25 cm).
Rabun dekat tidak dapat melihat ielas benda dekat, disebut iuga
mata perpenglihatan iauh (terang iauh/mata iauh). Rabun dekat mempunyai titik
dekat yang lebih iauh daripada iarak baca normal. Penyebab terbiasa melihat
sangat iauh sehingga lensa mata terbiasa pipih. Rabun dekat sering dialami oleh
penerbang (pilot), pelaut, sopir dan lain-lain. Rabun iauh ditolong dengan
kacamata berlensa cembung (positiI).






Cacat mata hipermetropi
dapat diperbaiki dengan menggunakan
lensa konvergen yang bersiIat
mengumpulkan sinar. Lensa konvergen
atau lensa cembung atau lensa positiI
dapat membantu lensa mata agar dapat
memIokuskan bayangan tepat di retina.

Bayangan yang dibentuk lensa cembung harus berada pada titik
dekat mata penderita rabun dekat. Karena bayangan yang dihasilkan lensa
cembung berada di depan lensa maka harga si adalah negatiI. Dari persamaan
lensa tipis, 1/I÷1/So¹1/Sisi adalah iarak titik iauh mata hipermetropi. so adalah
iarak benda ke mataI adalah Iokus lensa kaca mata.

Jarak Iokus lensa dan kuat lensa yang
digunakan untuk memperbaiki mata yang mengalami
hipermetropi dapat ditentukan berdasarkan persamaan
lensa tipis dan rumus kuat lensa.

Di sini iarak s adalah iarak titik dekat mata normal (25 cm), dan s`
adalah titik dekat mata (PP). Prinsip dasarnya adalah lensa positiI digunakan
untuk memindahkan (memundurkan) obiek pada iarak baca normal meniadi
bayangan di titik dekat mata tersebut sehingga mata dapat melihat obiek dengan
ielas.



Mata tua (presbiopi)
Mata tua tidak dapat melihat dengan ielas benda-benda yang sangat
iauh dan benda-benda pada iarak baca normal, disebabkan daya akomodasi telah
berkurang akibat laniut usia (tua). Pada mata tua titik dekat dan titik iauh
keduanya telah bergeser. Mata tua diatasi atau ditolong dengan menggunakan
kacamata berlensa rangkap (cembung dan cekung). Pada kacamata dengan lensa
rangkap, lensa negatiI bekeria seperti lensa pada kaca mata miopi, sedangkan
lensa positiI bekeria seperti halnya pada kacamata hipermetropi.

Astigmatisma (mata silindris)

Astigmatisma disebabkan karena
kornea mata tidak berbentuk sIerik (irisan
bola), melainkan lebih melengkung pada
satu bidang dari pada bidang lainnya.
Akibatnya benda yang berupa titik
diIokuskan sebagai garis. Mata
astigmatisma iuga memIokuskan sinar-sinar pada bidang vertikal lebih pendek
dari sinar-sinar pada bidang horisontal.Astigmatisma ditolong/dibantu dengan
kacamata silindris.

Kamera
Kamera digunakan manusia untuk
merekam keiadian penting atau keiadian yang menarik.
Banyak ienis dan model kamera dapat kita iumpai dalam
kehidupan sehari-hari. Kamera yang dipakai wartawan
berbeda dengan yang dipakai IotograIer. Kamera video dipakai dalam
pengambilan gambar untuk siaran televisi atau pembuatan Iilm. Kamera
elektronik (autoIokus) lebih mudah dipakai karena tanpa pengaturan lensa.
Dewasa ini sudah ada kamera digital yang data gambarnya tidak perlu melalui
proses pencetakan melainkan dapat dilihat atau diolah melalui komputer.
Bagian-bagian kamera mekanik (bukan otomatis) menurut kegunaan Iisis :
O lensa cembung berIungsi untuk membentuk bayangan dari benda yang
diIoto
O diaIragma berIungsi untuk membuat sebuah celah/lubang yang dapat
diatur luasnya
O aperture yaitu lubang yang dibentuk diaIragma untuk mengatur banyak
cahaya
O shutter pembuka/penutup 'dengan cepat¨ ialan cahaya yang menuiu ke
pelat Iilm
O pelat Iilm berIungsi sebagai layar penangkap/perekam bayangan.Setiap
benda yang di Ioto, terletak pada iarak yang lebih besar dari dua kali iarak
Iokus di depan lensa kamera, sehingga bayangan yang iatuh pada pelat
Iilm memiliki siIat nyata, terbalik dan diperkecil. Untuk memperoleh
bayangan yang taiam dari benda-benda pada iarak yang berbeda-beda,
lensa cembung kamera dapat digeser ke depan atau ke belakang.

up (kaca pembesar)

Lup (kaca pembesar) dipakai untuk
melihat benda-benda kecil agar tampak lebih besar dan
ielas. Oleh tukang arloii, lup dipakai agar bagian iam
yang diperbaikinya kelihatan lebih besar dan ielas.
Oleh siswa saat praktikum biologi, lup dipakai untuk
mengamati bagian hewan atau tumbuhan agar kelihatan besar dan ielas.
Sebagai alat optik, lup berupa lensa cembung tebal (berIokus
pendek). SiIat bayangan yang diharapkan dari benda kecil yang dilihat dengan lup
adalah tegak dan diperbesar. Orang yang melihat benda dengan menggunakan lup
akan mempunyai sudut penglihatan (sudut anguler) yang lebih besar daripada
orang yang melihat dengan mata biasa. Ada dua cara memakai lup, yaitu dengan
mata tak berakomodasi dan mata berakomodasi.

Melihat dengan mata tak berakomodasi
Untuk melihat tanpa berakomodasi maka lup harus membentuk
bayangan di iauh tak berhingga. Keuntunganya adalah untuk pengamatan lama
mata tidak cepat lelah, sedangkan kelemahannya dari segi perbesaran berkurang.
$ifat bavangan vang dihasilkan mava, tegak dan diperbesar.
Perbesaran anguler yang didapatkan adalah :
M ÷
PP
/
f

Keterangan :
M ÷ perbesaran lup
PP ÷ titik dekat mata
I ÷ iarak titik Iokus lensa
Melihat dengan mata berakomodasi
Agar mata dapat melihat dengan berakomodasi maksimum, maka
bayangan yang dibentuk oleh lensa harus berada di titik dekat mata (PP). Benda
yang dilihat harus terletak antara titik Iokus dan titik pusat sumbu lensa.
Kelemahannya untuk pengamatan lama mata cepat lelah, sedangkan
keuntungannya dari segi perbesaran bertambah.$ifat bavangan vang dihasilkan
mava, tegak dan diperbesar.
Perbesaran anguler yang didapatkan adalah :
M ÷
PP
/
f
+

Keterangan :
M ÷ perbesaran lup
PP ÷ titik dekat mata
I ÷ iarak titik Iokus lensa

Mikroskop


Penggunaan lup untuk
mengamati benda-benda kecil ada
batasnya. Jika kita menggunakan lup
yang beriarak Iokus kecil untuk
mendapatkan perbesaran yang lebih
besar, bayangan yang diperoleh tidak
sempurna. Untuk itu, diperlukan
mikroskop. Dengan memakai
mikroskop kita dapat mengamati
benda atau hewan renik, seperti bakteri dan virus yang tidak dapat dilihat mata
secara langsung ataupun dengan memakai lup. Jenis mikroskop mutakhir yang
sudah dibuat manusia adalah mikroskup elektron. Dalam subbab ini akan
dipelaiari mikroskop cahaya yang proses kerianya memanIaatkan lensa cembung
dengan menerapkan pembiasan cahaya.
Mikroskop cahaya mempunyai bagian utama berupa dua lensa
cembung. Lensa yang menghadap benda disebut lensa obiektiI dan yang dekat ke
mata disebut lensa okuler. Jarak Iokus lensa obiektiI lebih kecil dari iarak Iokus
lensa okuler. Selain itu, mikroskop dilengkapi dengan cermin cekung yang
berIungsi untuk mengumpulkan cahaya pada obiek preparat yang akan diamati.
Untuk mengatur paniang mikroskop agar diperoleh bayangan dengan ielas
digunakan makrometer dan mikrometer.

asar kerja mikroskop
Obyek atau benda yang diamati harus diletakkan di antara Fob dan
2Fob, sehingga lensa obyektiI membentuk bayangan nyata, terbalik dan
diperbesar. Bayangan yang dibentuk lensa obyektiI merupakan benda bagi lensa
okuler. Lensa okuler berperan seperti lup yang dapat diatur/digeser-geser sehingga
mata dapat mengamati dengan cara berakomodasi atau tidak berakomodasi.
Pengamatan dengan akomodasi maksimum
Untuk pengamatan dengan akomodasi maksimum, maka bayangan
yang dibentuk oleh lensa okuler harus iatuh pada titik dekat mata (PP).Perbesaran
yang diperoleh adalah merupakan perbesaran oleh lensa obyektiI dan lensa okuler
yaitu:
M ÷ M
obv
x M
ok

M ÷ ($
i
/$
o
) x (
PP
/f
okuler
+ )
Pengamatan dengan mata tidak berakomodasi
Untuk pengamatan dengan mata tidak berakomodasi, maka bayangan yang
dibentuk oleh lensa okuler harus berada pada titik iauh mata. Perbesaran yang
diperoleh adalah merupakan perbesaran oleh lensa obyektiI dan lensa okuler
yaitu:
M ÷ M
obv
x M
ok

M ÷ ($
i
/$
o
) x (
PP
/f
okuler
)
Panjang Mikroskop
Paniang mikroskop adalah iarak lensa obyektiI terhadap lensa
okuler dirumuskan :
Untuk mata berakomodasi
d ÷ $i
(ob)
+ $o
(ok)

Keterangan :

d ÷ paniang mikroskop
Si
(ob)
÷ iarak bayangan lensa obyektiI
So
(ok)
÷ iarak benda lensa okuler
Untuk mata tidak berakomodasi
d ÷ $i
(ob)
+ f
(ok)

Keterangan :
d ÷ paniang mikroskop
Si
(ob)
÷ iarak bayangan lensa obyektiI
I
(ok)
÷ iarak Iokus lensa okuler
1eropong (1eleskop)
A. 1eropong bintang

Teropong bintang disebut iuga teropong astronomi.
- terdiri dari 2 buah lensa cembung.
- iarak Iokus lensa obyektiI lebih besar dari iarak Iokus
lensa okuler.
asar Kerja Teropong
Obyek benda yang diamati berada di tempat yang iauh tak
terhingga, berkas cahaya datang berupa sinar-sinar yang seiaiar. Lensa obyektiI
berupa lensa cembung membentuk bayangan yang bersiIat nyata, diperkecil dan
terbalik berada pada titik Iokus.
Bayangan yang dibentuk lensa obyektiI meniadi benda bagi lensa
okuler yang iatuh tepat pada titik Iokus lensa okuler.
Penggunaan dengan mata tidak berkomodasi
Untuk penggunaan dengan mata tidak berkomodasi, bayangan
yang dihasilkan oleh lensa obyektiI iatuh di titik Iokus lensa okuler.
Perbesaran anguler yang diperoleh adalah :
M ÷ f
(ob)
/ f
(ok)

Paniang teropong adalah :
M ÷ f
(ob)
+ f
(ok)

Penggunaan dengan mata berkomodasi maksimal
Untuk penggunaan dengan mata berkomodasi maksimal bayangan
yang dihasilkan oleh lensa obyektiI iatuh diantara titik pusat bidang lensa dan titik
Iokus lensa okuler. Perbesaran anguler dapat diturunkan sama dengan penalaran
pada pengamatan tanpa berakomodasi dan didapatkan :
M ÷ f
(ob)
/ $o
(ok)

Paniang teropong adalah :
M ÷ f
(ob)
+ $o
(ok)

B. 1eropong Bumi

Teropong bumi disebut iuga teropong medan.
Terdiri dari 3 buah lensa cembung yaitu lensa obyektiI, lensa
okuler dan lensa pembalik.
Dasar Keria Teropong Bumi :
Lensa obyektiI membentuk bayangan bersiIat nyata, terbalik dan
diperkecil yang iatuh pada Iob. Bayangan dibentuk oleh lensa obyektiI meniadi
benda bagi lensa pembalik iatuh pada iarak 2I pembalik sehingga terbentuk
bayangan pada iarak 2I pembalik iuga yang bersiIat nyata, terbalik, dan sama
besar .Dengan adanya lensa pembalik paniang teropong dirumuskan meniadi :
d ÷ f
(ob)
+ 4f
(pembalik)
+ f
(ok)

Lensa pembalik berIungsi untuk membalikkan arah cahaya
sebelum melewati lensa okuler, lensa okuler berIungsi seperti lup membentuk
bayangan bersiIat maya, tegak, dan diperbesar.Adanya lensa pembalik tidak
mempengaruhi perbesaran akhir, bayangan akhir bersiIat maya, tegak dan
diperbesar dengan perbesaran :
M ÷ d ÷ f
(ob)
/ f
(ok)

. 1eropong prisma (binokuler)
Teropong prisma terdiri atas dua pasang
lensa cembung (sebagai lensa obiektiI dan lensa
okuler) dan dua pasang prisma kaca siku-siku
samakaki. Sepasang prisma yang diletakkan
berhadapan, berIungsi untuk membelokkan arah
cahaya dan membalikkan bayangan.
Bayangan yang dibentuk lensa obiektiI bersiIat nyata, diperkecil,
dan terbalik. Bayangan nyata dari lensa obiektiI meniadi benda bagi lensa okuler.
Sebelum dilihat dengan lensa okuler, bayangan ini dibalikkan oleh sepasang
prisma siku-siku sehingga bayangan akhir dilihat maya, tegak, dan diperbesar.
Perbesaran bayangan yang diperoleh dengan memakai teropong
prisma sama dengan teropong bumi.Beberapa keuntungan praktis dari teropong
prisma dibandingkan teropong yang lain :
1. Menghasilkan bayangan yang terang, karena berkas cahaya dipantulkan
sempurna oleh bidang-bidang prisma.
2. Dapat dibuat pendek sekali, karena sinarnya bolak-balik 3 kali melalui iarak
yang sama (dipantulkan 4 kali oleh dua prisma).
3. Daya stereoskopis diperbesar, dua mata melihat secara bersamaan
4. Dengan adanya prisma arah cahaya telah dibalikkan sehingg terlihat bayangan
akhir bersiIat maya, diperbesar dan tegak.
. 1eropong pantul astronomi .
Teropong pantul terdiri dari sebuah cermin cekung beriarak Iokus
besar sebagai cermin obiektiI, sebuah lensa cembung sebgai lensa okuler dan
sebuah cermin datar sebagai pembelok arah cahaya dari cermin obiektiI ke lensa
okuler.
E. 1eropong panggung
Teropong panggung terdiri dari dua lensa, yaitu :
- lensa obyektiI berup lensa cembung
- lensa okuler berupa lensa cekung
asar kerja dari teropong panggung
Sinar-sinar seiaiar yang masuk ke lensa obyektiI membentuk
bayangan tepat di titik Iokus lensa obyektiI. Bayangan ini akan berIungsi sebagai
benda maya bagi lensa okuler. Oleh lensa okuler dibentuk bayangan yang dapat
dilihat oleh mata. Perlu diketahui bahwa bayangan yang dibentuk lensa okuler
adalah tegak.
Paniang teropong adalah :
d ÷ f
(ob)
- f
(ok)

Perbesaran anguler yang didapatkan adalah sama dengan perbesaran pada
teropong bintang ataupun iuga teropong bumi.
M ÷ f
(ob)
/ f
(ok)


$oal atihan
1. Sebuah lup memiliki Iokus 2,5 cm. Berapakah perbesaran sudut lup untuk mata
tak berakomodasi?
2. Seseorang yang memakai kacamata - 0,25 dioptri dapat melihat benda yang
sangat iauh dengan ielas. Jika orang tersebut melepas kacamatanya, berapakah
iarak paling iauh yang masih dapat dilihatnya ?
3. Seseorang yang titik dekatnya 50 cm hendak membaca buku yang diletakkan
pada iarak 25 cm. Hitung kekuatan kaca mata yang dipakai.
4. Seorang rabun dekat dapat melihat benda dengan ielas pada iarak kurang dari
75 cm. Jika ia menggunakan kacamata yang mempunyai kuat lensa 2,5 dioptri,
berapa titik dekatnya setelah ia memakai kacamata ?
5. Sebuah mikroskop mempunyai iarak Iokus lensa obyektiI 2 cm dan iarak Iokus
lensa okuler 5 cm. Paniang mikroskop 25 cm. Jika mata normal melihat benda
renik tanpa berakomodasi, hitung perbesaran total mikroskop.
6. Sebuah teropong bumi memiliki lensa obyektiI berIokus 16 cm dan lensa
okuler berIokus 10 cm dan lensa pembalik berIokus 2 cm. Jitung berapa paniang
teropong.
7. Sebuah teropong bintang mempunyai daya perbesaran 20 X dan memberikan
bayangan di tempat yang iauhnya tak terhingga. Jarak Iokus lensa obyektiI 100
cm. Hitung paniang teropong.
$&MBE# A#1IKE http.//www.soal.vavenu.info

3. 207:5.32.55:5202-:.3 5.22..././. ..22.3 .8:0/. 7093...70--.3 -071:3 80-..3 9/. /. 0.7 9025.3 907-.3.. 80.75:5/.5 .9.5:9 ..9 907-039:3..90... . .3 /..9: / -.9  3.9:7-..9:74078 /9025.7.... 907. 0-.9.3 -03/..3 .  39 -:9.3 -.9. 50.9 / 5072:.3.. .9: 5.  /5070.3/80-:95:5 !:5-071:38203. 7093.8....0.  803.3.3.3 -0. -. -.3 3 9/. 0-.3 2..9.7.8:0/..3.3.5.   #093. .../..3 2.  907/. -0781..9  .3 ..

 907/7 /. 7093.9.308./.3-071:38 202-0/.5.3 -07-039: 80 -.. ./.39.0.. 80 803891  . 5. 907/.9 -39 :33  !072:.3 7093.3  80-. :9.2.9.3.7 -07:9.

 2.  049...9..9. /.3 2.80.9./.8.320.  0 80 80 .8.9  .203./.3.9 -03/...:038.92. 003:3.:. 949 8.3803. .038.. 0 5072:.7 -.3 .9:7/......7.7.. 003:3.9. 5. !. 2. -03/. 507:-..:-.9..:9 -071:38 202-0/.73.3038./.3 40 038.9. 2..   . /.  -071:38 203./. 2.7:8 0- .3 -07.79 203:-. 2.9:/7093.8  ..7.3049./08..7 20303/47  !0789. 80. .424/.7:80- 55 4949 4949 8. 207:5.3 7093.9.8 4949 8.  &39: 203:-.3-07..8.7 2030..3 507:-.9.3-07-039:8007:.9.3 08..3 038.5  $03. 2... . .5:9/.7.7 4949 038.: 909.82.3.3.9.20.3 7093.35.7  . 99 14:8 038.. /14:8.424/.. 3 /72.39.38.9 038.9.2 20.3 ..424/./90702..02-:3 4949 4949 8.3 .3 9:. 9079039: 507: 203:-..2 7093.8:/. / /.3 /-039: 40 038.33/80-:9/.9/0. 3 /2.   !07:/09. 2.3 .8: 0 2.920.3 /.  7.9.

30.3 /0.  .3/03.7 :39: 2030-.3.9. 3472..9 /03.9.3/808:.907/0. -07. 8:.32. -.3 503..-03/.9.8 ..8 /.:.9:25742:2   .2. .7.9//05.3038. 202 /:..3  .424/.92.:..8 /.3 4949 8.9..02-:3.9/.5..25:.. 5:3..9.9.9.3/.93. 02.-03/.8  &39: 2.3:8./.32.3 0.9  .424/. 0209745  99 /0.9..8/./.3.7.2 8.7.. .9:   %9/0.9..  .:3.:2025. .

/  . . .3. /.3-07.2 :39:.3.7.28.

30..2 :39:/0...424/. 9.33.: $0.8.9. .3 7.3 2.9..-.8  .39. 80-.9.. /.3-03/..7.... %9/0.3    .9 2. .9/.. -07::7..9905.  ..9../. -071:38202-.3.9.-..3472.3 -07:7.9 /80-:9:.9 2. 038.33.9/. /./.982...:3.3 038..9 5..-.9:270249:2   .  . 02.3.9...892. . 5:3.9.9.8 &39:2.://05. .  &:7.37. /...3 5.808047.3 ..-07:9   .3 :.32.. .39:503/079.9.3 /-07.9.92.9073...9 2.7.2. 5.9 2.3 ...9.9.9.39: /03..5.424/.3/80-:9.92. :39: 20.33.-:3/0..793./.2.5./.9.9/.-03/.5.2...9 038.5.8  ..   /4597 07:7.3/. 7093.907.8.9.3 .   %9..3472.99.3 /:3.3.3 2..3  .2. . /..  . 0:.2.2./.91 /03.. .9.9.-:3/0. ..-.7...7../.   . 9/.: 7. 9: -07038..9.9 2030-.424/.:2.3./..3 -07:7.7-.9 20302-:.2. 9079039: /03.82.3/..-:3. .0389: 2.33.5.. /..  07:7.9 -03/.9 /03./ .9...8/.8 2./.3 0.3 /80-.39. .. 30.9.9.92030-.9 /-.25:.3 ...

9 -03/.: /03.: 245  #.-:3 .#.9: 2.9. -03/.9.: . /.9. 507503.8  /80-:9 :.5. . 2.3 /0.9.3 0.3/0.9 20.-:3. 9/.9 907.

9.2 40 9:.9.3 . .3     &39: 2.9 -03/.3 5078..2.8.37:2:8:.9038. 90-.9/9039:.: -..5.  .. 907-. 90-..9. 038. 3472.2.9 5. 20.7.: /03. 2.3 203.9.245/9443/03. 907-.  .8.3 .8.3:.. -.3...3 .3 8:. 2.9038.424/./.3.   .9 /0. .-07038.3 :39: 202507-..  45 8073 /.91    /:3.9  8. . 0209745  20.2. 038.958/. -.74  503.  803.3038.3.9  47.3.703..0:3 30. 245 20./0. 7093.9.3 808:.-:3. 2.:/.9..9: / /05.9.3  .- 907-. .9.14:8038. -:: :9:-:: /.9     !030-.8 .9 803.8.27..3-07/.3 .9 -03/.3 ./.3 7093.3.3 ..7.9: 905.

.: 2.: 2.7..9 20..:2.0:3  2.3472.0:3 .3.7.3 :39: 2023/. !#  !7385 /. .7..5. 90780-:9 803..32.32025:3.8.9.9..8   %:.7.7 038.7 203.. 958  .:.99.703.8 /. . 30.. 30. 202-039: -. 83.9.245 .3 0.73./. 038. /.9 4-0 /03. -.8./.. . 8 .3 038.9./. .9.91  . 9.92. 99.3. 2.3 8  .9..7 5078.2.3 / 99 .:47./ -.7.3 202.9.3  4-0 5. 99 . 3...3 .. / /05./.3.3 -03/./... /./.. .9: / /05.5.91 /:3./..3. .3...3 038.

1.

$4 .

5 909.$ 8 .3 .9..9./..9 /03.47.. .30.:/.25: 20.2   #. %9/0.: 2.: 507209745 9/.9  /80-:9 :.:...3472.5 2.7.9 0. 99 . /. 507503.9.9 /03.5.84-0. !!. 9./.9.7./99 /0.9 9/.1.3.: 9..7.9.3 .30.7.-:3/0.3 .9 507209745   7. 2.14:8038. /0. 7..9 20.-.02./.390709. 2.90-. 245  84 .-:3 /0.-:3 /0.: 907.-03/.  #.25: 20.3..3.2.3203/079.9.92.9.3 203/079..7.8 -03/.9.93.-:3/0.84-0.

.3 .:  #.7.-:3 /0.9 2025:3.75..3 .9 .3  #.- 907-...8.-:3 .  !030-.9.9.3 549  50. 907-. .9 8.2.:9  8457 /. -. 55  #.-07038.: /. 038..02-:3 54891      ./.: 803.9 8073 /.8.3. 99 /0..2.-:3 /0. 20.3 . 2.3 0- .9 .2 40 50307-.9. 3472.: /9443 /03. .

2... 2.7 5078.9.3 83..3 -0781.0703 .3-.5.7. 507209745 /.02-:3 -07.-:3 /0. 2..02-:3 . 99 /0.9 203:25:.3.. 958  .9  .3 038.3 /.9.3 . .3. -.9. 43.5.7  038..91  .7:8 -07.39: 038. 43..9.3 203:3.9 2. .3 038.8.3 . / /05.     .: 038.3 /-039: 038./. .0703 . /03./.9 2.02-:3 . .. 503/079. . 30.703.3 038.3 038.7 /.   . 5.3./.5.9 202-.3905.9 20214:8.9./.9/7093.: 038.. 7.. 54891 /. 8 .9 /507-.

1.

$4 .

/. !!  !7385 /.9. . 203.7. 54891 /:3.    .3  4-0 5..5.3 /:3.90780-:9803.3 /99 /0.02..: 2.3 :.3 202:3/:7.9038./.99/0.3 :39: 202507-.2.8.. -. 99 .3 :39: 2023/.7. 507209745  84 .9..9./. ../...9 2.. 99 /0.9 20.3 203.$8 .9.8.37:2:8:.9./.3 038...3 5078..14:8038. . /. .92.9 /9039:.2 507209745 /.7. 14:8 038..1.3. 3472.9 4-0 /03. 038.3472./.73..2.2 /.7.9.3 -07/.9.9 2. .9 038.7.38  .958/.-03/.7..9. ./.5.3 0..8.    83. 2../ -. 2.. /. ..7.8     .

9.: 0/:./.8 . 7. 9:.9:. 5.982.2.3 203:3.9.  20. .982.9.30. -03/. 0- 503/0 /. 7.7 83.8-03/.3-03/. 20214:8..3 478439.3 038.33..3 .507209745   892. ..7..7 83.3. -07-039: 8107 78..9 /.3.892.9.9. .9.9 .3 038.9. :. 2. . 2.93.9./.9 .2. 2..920. . 805079 038.9..3 -07:5./.3 99 . 8.3. 9:. 892.3 /.83/78   892.7 83.5 .0:3  !.5  038./.. 30..3 .  !.982. -03/..3 -4.3.3 80-. 99 /0. 9:./. -03/.5. -/.982.3 83. -/.. -/.703./.2./.9.91 -007.9/03.38. /80-.9/.7 5. 4730.7 5.3 ..9.424/../. 5.-. -. -07038..  /80-.3:9 :8.9:.7 5.9. 90. 2.9: -/.8 90. /9443.: /9443 /03. /03. 9/. 3472.-.3 0- 2003:3 5. -07:7..78  .079.9.3. /.3 .  -./.3 /.-. 245  80/.5.02-:3 /. -070807  ..3.805079. 99 /14:8. .3.3 .: /../.54891-007. 5708-45   .3 .

..3 12  .9.2-. /.207. /:3.3 900.3:8.39: /03.  .79. /.3 -07-0/.207.207..83/78   .3 . 14947.9..2-. :39: 2070.7 :39: 8.3 /5.9..3 .. .3 /5.3. .7 . :25. . 038 /.3 50393 .3 203.3 .3 80.7  ..2 0/:5.7. /03.3 24/0 .8 .2 0..207..9 9. /././04 /5.207./-.2 503.5.: 0.9.7  .: 502-:.3 .3 2.207.2./.107  . .

9./.3.3 038. 507: 20.320.207. .02-:3 -071:38 :39: 202-039: -. 503..73.8..3..35. 9/.  0.7 -03/...009743 .09.3.17.3 /1494 O /.34942.3/.:/4.5..2-.: 574808503. 9. .207. /5.2.20.703. 3 8:/.3 -.9/.:9414:8  0- 2:/. -071:38 :39: 202-:. . .3188 O 038. . /9. .:425:907  .3 /. .98 203:7:90:3.9.9 80-:.0.3 /.3 -:.9:7. .9.20..

9 /..9: :-.:-..3 ..9:7 -. O 8:9907 502-:.5.3 /.5079:70 .9:7:. :39: 203. O .83.2.3.3 /-039: /. .17.3 .

 ..503:9:5 /03...912 O 50.7 503.3.3 ..9 12 -071:38 80-.5.3 203:: 0 50. ...05.3 .9  .

.7/:.25. 0..3 0. 8.5 -03/.7.3 9. -./.30.3 .  038...9.30..3 $09.3.2 /.9-./..3   :5 .3 /507-.5.79.3/1494 90709.3.02-:3. :39: 203. -03/..9 3.:0-0.3 -07-0/.7 -03/.3 0- -08...74  :5 /5..9-03/.9 12 202 81.0--08. . .3...3 .8  0 9:..5. 5..8  0 88.9.207..5070.3./..9.2.9.7    :5 .. /. :39: 20.7/.8  .502-08.3.7 -.7  /5.7.:9:2-:.9: 5.3.9 57..9:2 -44  :5 /5.9.3-08.3.7/. -0/.9/08070/05.2 -.207. 502-08.3 .3 0...2 ..  907-...70.0.3 .30--08./.7.7/.3 038.7 /.  803. ..3 /5070. -03/.  &39: 20250740 -. . 14:8 / /05. 50.3 ..

/....3/. .3/507-08.3 002..75..8 2. 47..35.424/. :39: 503.9-.7-03/. .7.8/./03.7.3.7.3 0- -08.3/. $0-.3.9.7:8 202-039: -. -0714:8 503/0 $1.3 2.424/..9.9./.3203:3.33.7 /.8   0.: 9.3/.8.3:5 .3.3..9.9 9.9..-07.3 20./. .424/. 8:/:9 503.3 2.3  $1.3.9/03.05.3/507-08.2.780 507-08.32.. 90. /.320.  0:39:3.3:07. -07.9/03.3.9 459  :5 -07:5.8./. :5 .3.9./.9.3 8:/:9 .7  !07-08./.9/03. -073.5. . 80/.32. 038...3.0.3.32..9-03/.3:5 .3../:.424/.9. /..9 0.9:/03..5.7.3.3 -07:7. 202.9.8  &39: 20.02-:3 90-.3/.3 / .-07.2.-07.3:07  .3 .7  7.3//.:5 . 2.9/. !!..9.90.3 2025:3.9-.-.

05. .9.7:8 -07.2.9.7.3 2.7./. 99 14:8 /.82:2  2.3.3 -079./. -. .  80/.424/.3.2.9 . . /99 /0.3 0:39:3. 2.. .5.9/03..2-.32.3.33. 1.3 /.9 20.9.39./.9.7.-07.7  !07-08.424/.9 -.9914:8038.7 80 507-08.3:07.3//.3.92.3..3:5 !!99/0.1 0907. 90.33.7 2.3 -07.8 2.5.3/507-08.8  .7.9..3..7:8 90709.9 /03.3 /. !! 03/. :39: 503. 0.9.3 507-08.3.3 /-039: 40 038.3 .9.9 8:2-: 038.. /.9 2.  002.3 99 5:8.7. /. !!.3 .9 0.8. $1.

1  .

 :39: 203/. ./80-:9038.3.3/0..7.7.9..: 0.7 274845 . :5  038 274845 2:9.3:5 !!99/0...3 507-08. /.  74845    !03:3..3 .3 274845 ..5. 0..92.   74845 . .38:3 .9 2..3 703  805079 -.32. 038..3/507409/.3 9/.320307.9 /.3.9:7 5.9 -03/.3:8. -.3203../. -07:5.  &39: 9:  /507:. 4-0 5705.2. .4-091 0- 0.3 .3 /.3 202. 8025:73.2./.3 -071:38 :39: 203:25:.:5:3 /03.9 ..3 507-08.3.9..3 /50..7.3.5-03/.9 -03/. /-:.907 /.3 0- -08.14:8 038.7.7.. 0907.3.7 .5.5 /03..9.9  &39: 203..2 8:--.4-091/.3 ..90 2..9914:8038. 4:07  $0.31.9.9. . 203:3.3502-.02-:3 038.3 -07.3.. /. /.5..9.. .2. 9..3 9:  274845 /03. 4:07 .2. 5.02-:3 /03./.. 14:8 0. 274845 9..8./. -03/. 2025:3.7.3 0. 1..7.3 574808 07.- 3 .3 8:/.3 .  .7 -.9.8 /:3.3 :5 .0723 ..3 :5 :39: 203. -. . 202.3 :9.7420907/.9.0:3 .5.3 274845  03.3 038...327420907   .9 203.3 202. 80. /:...3 .7 /50740 -.7:8 .3. /80-:9038.83. 2748:5 009743  .3.7.3 /03.14:8 038.9 2.7.

9.3 .3/.707.7..3/..4:07-07507.2. 4-091 207:5.4-/.9:7.9/..3 4. /.7  .3805079:5.9... 803. 4-091 202-039: -.3 -03/.8..3 3.7:8/09.3/. 4:07 038.3 /-039: 038.3. 038. -.3 /507-08.39.274845  -0.:-03/.3.9. 038.5.  907-.

99/0.424/.2.340038.9.3.-07.424/.9.82.3..7:8.7./.3.2.9203.82.7../.7.-. !! !07-08.3507-08.3038.2./0807 0807803.9.3/03.9.82:2 2. 2.-07./.9:5.5.3 .4:07.:9/.3.9.3 .3/-039:40038..4-091/..3/03.3/50740.4:07 .207:5..92.424/.9: 4-4  $.8  !03.9/03.8.82:2  &39:503.424/.

$4  !! .

2../.3.9.8 2.99.9: 4-4  $.424/.3.9.:2.9/.207:5.2. !07-08.14:07   !03.3/03..-07.-07.3507-08.3/03.7..9.3 /50740.7:8-07.4:07.5./.3.9.3038.32.9./.-.8  &39:503.32.3 /-039:40038..424/.9/.340038.7.4-091/.4:07 .

 4-091 907. . 038..374845  !.3.7./.3.5 038.$4  !./.3 274845 . !! .

14:07  4:07/7:2:8.9. $4 4  .8 /$ 4.424/.-07.3 &39:2.

3.02-:3 202-039: -.9 .. 4-091 0- -08.3/80-:9:.3  /5.9914:8   . / 9025. 4:07.-. 4-091 -07:5.038.9 3. .3274845 $ 4.3.8 .3.. 83.7-:.8.95.9.%074543  -0 -03/.7..  -07..7 83.9:905.3 -07:5.3 ..0907.3 .7  038. 038./ -03/.707.5.3  %074543-39.8974342  907/7/.3 907-.3274845 $ 4.3038.9. -.4:07 %074543 %00845   %074543-39.3 /5. /.3.3. 9073..9914:8038. 4-091 203.3...7 /..2.3038././.-03/.7.02-:3   .7.-07.4-091 1 4 .9 -07.9.424/.8 /$ 4.3.3 .7 .  /5070.9074543. 1 4  0907..-./.4:07  .038.4:07  .3.7. 038.4:07 &39:2.3 /.-07.3 /-039: 038.3 80..3. /.14:8038.3 -0781.7.7 ./.9/.: 9. . 14:8 038. 14:8 038.7.4-091 $4 4 .

4:07  !07-08....9:/9914:8038. 1 4.8.3 2.3.9/.9.3/50740. 9/.7.8  -.3 /03.8  &39: 503:3.3 .340038../.3/.4-091. -07424/.3:07.9.3.32.-07424/.!03:3..3/03.

. 4:07  !07-08./.3//.9 /9:7:3.82. /03.82.3/03..  &39:503:3.1 4  !.5.9..3 5.39.9:/.7.9-/.39.503.2.2.8 2. 1 4  !03:3.3038.3 8.3 .9..340038. -./.82.5.-07424/.3 .995:8.3 2.-07424/.399 14:8 038.3/.3:07 /.-07.424/.4-091./.8/.3 /03.32.3.9.3 1 4.9. 1 4.3 503..39074543.7.8.3..7.35.

3 .4-091 038. /..%074543:2  038.038.39074543.8.9:038. $4 4   %074543:2  %074543 -:2 /80-:9 :.3. 1 4.3 -0781. 4:07/.3  %07/7/./.3 /5070../ .502-. 4-091 203.3038. 4-091 202-039: -. 9074543 20/./.3.3.  ..3 /-039: 40 038.. .9 3.02-:3.  907-.9: 5.9.707.7-:.$4 4  !. 14-  .

. -.  1 4   038.9 3.9 2.7 /..  /.. .7  -.5.-03/..3 /1 4. -071:38 :39: 202-.7/03. 1 502-.038.3.9 2.3 /507-08. . .3 . . :.  907-. 202503. 1 502-.7.. 038.3.. 502-./. 80-0:2 200.7 03. 803. . 907-039: -.3 -0781.3507-08./. /.9.9 038.  90.502-. 502-. -08./ /1 4.7..3203.  /.3. 038./.7.3.3. 9/. 4:07 -071:38 805079 :5 202-039: -.3.7: 507-08.3.  90.39074543/7:2:8... 4:07  038.3 /507-08.2.7. 502-.9: 5..7.3 -0781.3 5.3 8.7 -0781.3 .3 . 1 502-.

703.8: 8:803.3. 8.  /..3 /:.3 /-039: 038. -34:07  %074543 5782.3.5.  $05.3/3. 4-091 /..3 -.3/507-08.3 038. /5.8 .3  -071:38 :39: 202-04.3   .3.2.3.3..3 038.3202-..3 9074543 -:2 0-07.7.9.7038.02-:3 80-.. /03. .3   03.3 /09../. /.8. 4:07  /. ..98 /../-.3 8025:73. 5.4-091203...3 -/.3 .3 /50740 /03. 90.3 5782.8./. -07.. 0:39:3.3 -07..3  .40-/.4:07  $0-0:2 /.8./.3. 5.9.2.9.-. .3 3 /-.35782.3.3..7.  /5070. 038.7 9074543 5782.3.3907-..3 202.7   !07-08.3 -.39074543.92.3 .3 .. 4-091 -0781.8. 8: 8: 8. 907/7 .-.038.3 .. 9074543 5782...33.. .8..  .3 5782.5.3 5782.39:. .9 3.3-.3 038.3 40 805.1 4   %0745435782../-03/..3 57.9 /03.8 /:.7/.3 907. 4:07  -.

. 2.92.4-091-07:5038.038....5.7  /:..0723 4-091  80-:.2./.0723 4-091 0 038.7. -.39:907/7 /.038.9. 1 4  !07-08.38.33.9/9914:8038. -078. .7.3 2.  .3 .8: 0 038..9.../.3.90.9 40 2. 20.3 .5782...3  03..39074543.3 .3.780-:. 8..   %0745435. .3:3907/7/. 4:07 /-039: -. -03/. 038..7.  !07: /09.8.02-:3 80-.: -.3.5./.9. 4:07 .9.0:3 ..780-. . -.7..707.    ..7 ..40/:. 502-04 .9-.14:8 -08.2.8974342   %074543 5.  .703.  !. 4:07   %0745435.: .5.9 /-:.3 /-039: 038.7/.3:3  $3.7.7.9 /..3:07 .3905. 4:07 /..3:3 %0745435.9 80..3 80-:.39:.3 //.. 20./.3 .7 80.90... /...3 /. 9074543-39.9: 038. /03.3.0723 /.3 .  . 2. ./-.9074543-:2  1 4. .9. 4-091 202-039: -.7/:.7.3.39:.4-091 ..9 503/0 80.3 507-08.4:07-07:5.3./.7 80-. 4:07  0 038.790745435.3.02-:3 038. /1 4.5782.73.7 .0:3 -07.3..390.3.3803907. 83. ..2..3 5.7-0781.7 83.0723 ... 038. /507-08.3. . 038.3-071:3880-. -4./.:5:3:. 8907048458 /507-08. -. /5.

1 4  .

3 99 /0.14:8 038.2/..3 /09. 202-. :7.8 .9 .3 274845  . /.  -07.5.8 5.. . 8090. 20. 99 /0.. 9074543 -39. 203:3.. . 47. .2.  .3 .2  !..2 07. 2. -07..3038.7.2. 3472. $4.:3..9 -03/.9.38:/:9:5:39:2.:520214:8 .. /03.3 2. .9 /.7.3 0...7. .9 /.3 202.2748452025:3..3.2 03/.8   $08047..9.93.3..9.3    /. 4-091   .9 038.9 . 9.3.4-091.2 /.3  $0-:.3 . . . 4:07-0714:8 . 5. -:: .7.5.424/.5.3 90780-:9 2005.3 9074543    $0-:.. 202.7.-0714:8.3 . 4-091 -0714:8  .7..39074543  $&##%995. .3.-:3 /0.502-.   /4597  -07.3.7. 14:8 038.3 8.3 / 9025.5.9.9 -03/.3 .3 .3 /..   $0-:.2 9:3-07. 703 9.5.   $047.2  .5.5.    $08047.3 /5. -07..  . .3.2  .   /4597 /.2/.7.9 20.: . 9.9. :.14:8038.: /03.3 -.424/. 2..9. 9074543 -:2 202 038..9 -03/.3.3 2025:3.3 . 274845    $0-:.93.8  ./. 507-08.37.9. 9073.3 0.35.9.3 2025:3..2.93.7  .3 202-07.3 038.2  9:3 0:.   .8 /.3 5..8  9:3 507-08.3 949.../.9..7.507-08.9 20. 4:07  .5.2 9:35.2.

.

 84.03: 314   . ..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->