P. 1
Analisis SWOT

Analisis SWOT

|Views: 331|Likes:
Published by adam_kriszal

More info:

Published by: adam_kriszal on Jan 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/18/2014

pdf

text

original

Analisis SWOT

Analisis SWOT merupakan salah satu metode untuk menggambarkan kondisi dan mengevaluasi suatu masalah, proyek atau konsep bisnis yang berdasarkan faktor internal (dalam) dan faktor eksternal (luar) yaitu Strengths, Weakness, Opportunities dan Threats. Metode ini paling sering digunakan dalam metode evaluasi bisnis untuk mencari strategi yang akan dilakukan. Analisis SWOT hanya menggambarkan situasi yang terjadi bukan sebagai pemecah masalah. Analisis SWOT terdiri dari empat faktor, yaitu:
y

Strengths (kekuatan) merupakan kondisi kekuatan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada. Kekuatan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

y

Weakness (kelemahan) merupakan kondisi kelemahan yang terdapat dalam organisasi, proyek atau konsep bisnis yang ada.Kelemahan yang dianalisis merupakan faktor yang terdapat dalam tubuh organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

y

Opportunities (peluang) merupakan kondisi peluang berkembang di masa datang yang terjadi. Kondisi yang terjadi merupakan peluang dari luar organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri. misalnya kompetitor, kebijakan pemerintah, kondisi lingkungan sekitar.

y

Threats (ancaman) merupakan kondisi yang mengancam dari luar. Ancaman ini dapat mengganggu organisasi, proyek atau konsep bisnis itu sendiri.

setelah itu dibuat pemetaan analisis SWOT maka dibuatlah tabel matriks dan ditentukan sebagai tabel informasi SWOT. Kemudian dilakukan pembandingan antara faktor internal yang meliputi Strength dan Weakness dengan faktor luar Opportunity dan threat. Setelah itu kita bisa melakukan strategi alternatif untuk dilaksanakan. Strategi yang dipilih merupakan strategi yang paling menguntungkan dengan resiko dan ancaman yang paling kecil. Selain pemilihan alternatif analisis Swot juga bisa digunakan untuk melakukan perbaikan dan improvisasi. dengan mengetahui kelebihan (Strength dan opportunity) dan kelemahan kita (weakness dan threat), maka kita melakukan strategi untuk melakukan perbaikan diri. Mungkin salah satu strateginya dengan meningkatkan Strength dan opportunity atau melakukan strategi yang lain yaitu mengurangi weakness dan threat.

saya menggunakan blog dengan menggunakan cms wordpress sehingga optimasi dan fiturnya begitu mudah. setelah dibuat matriknya dan mengetahui kekuatan dan kelemahan kita maka saya melakukan strategi untuk meningkatkan kemampuan saya dalam ngeblog. maka analisis SWOT-nya: y Strength . down.blog saya terintegrasi dengan jejaring sosial. web. . .bergabung dengan komunitas blog seperti Bengawan. Sumber : http://aguswibisono. Kelemahan tidak memiliki kemampuan lemah dalam . y Opportunities .com/2010/analisis-swot-strength-weakness-opportunity-threat/ .tidak memiliki pengalaman dalam blogging. . blogger teknik industri. y menulis programming jurnalistik.saya menggunakan domain dot com sehingga mempunyai nilai lebih dalam pengaturan. Strategi yang yang memungkinkan yaitu dengan mengurangi faktor weakness dan meningkatkan strength saya dalam blogging. y hilang.tulisan yang saya lakukan merupakan tulisan yang saya peroleh dari pengalaman di bangku kuliah.Sebagai contoh misalnya Analisis SWOT yang saya lakukan untuk mengetahui peta kekuatan dalam blogging. threats -data blog yang -server -keterbatasan waktu dalam blog dikarenakan kesibukan di dunia nyata.

kelemahan. Analisis SWOT (singkatan bahasa Inggris dari "kekuatan"/strengths.Analisis SWOT Diagram ilustrasi analisis SWOT. Proses ini melibatkan penentuan tujuan yang spesifik dari spekulasi bisnis atau proyek dan mengidentifikasi faktor internal dan eksternal yang mendukung dan yang tidak dalam mencapai tujuan tersebut. yang memimpin proyek riset pada Universitas Stanford pada dasawarsa 1960-an dan 1970-an dengan menggunakan data dari perusahaan-perusahaan Fortune 500. dan "ancaman"/threats) adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan.org/wiki/Analisis_SWOT .wikipedia. dan ancaman dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis. peluang. Teknik ini dibuat oleh Albert Humphrey. "kelemahan"/weaknesses. "kesempatan"/opportunities. Sumber : http://id.

Standar Isi Kekuatan: y Adanya komitmen MAN 3 Malang untuk melaksanakan kurikulum berdasarkan standar BSNP Beban belajar siswa sudah sesuai dengan standar BSNP. Untuk mencapai kinerja seperti ini banyak faktor yang berpengaruh yang perlu diperhatikan. termasuk tuntutan pemangku kepentingan (stackholder) yang terkait dengan pendidikan dasar dan menengah. Dengan menganalisis dan mengevaluasi berbagai faktor internal dan faktor eksternal yang dapat mempengaruhi kinerja suatu madrasah. acuan untuk melihat hal-hal yang menjadi kondisi internal didasarkan pada delapan (8) standar nasional pendidikan yang sekaligus merupakan acuan dalam melakukan evaluasi diri. Untuk meningkatkan mutu lulusan yang didasarkan atas UN.Evaluasi Diri dan Analisa SWOT MAN 3 Malang Suatu lembaga dinilai mempunyai kinerja yang baik jika lembaga tersebut menghasilkan keluaran yang ditargetkan berupa barang atau jasa yang bermutu secara efektif. siswa diberi tambahan pengayaan belajar mulai dari kelas X sampai kelas XII. Sedangkan kondisi eksternal didasarkan pada kondisi yang ada diluar lembaga yang berupa peluang dan tantangan. efisien. Sedangkan. serta peluang (opportunities) dan ancaman (threats) yang harus di hadapi. dan berkelanjutan. Pada prinsipnya hal-hal yang termaksud ke dalam faktor internal yang mempengaruhi kinerja madrasah adalah hal-hal yang berkaitan dengan kekuatan (strength) dan kelemahan (weaknesses). Faktor-faktor tersebut pada prinsipnya dapat dibagi ke dalam dua kelompok. dan menentukan strategi untuk meningkatkan kinerjanya di masa yang akan datang. Dalam sistem pendidikan dasar dan menengah. Dengan menganalisis kekuatan (strength) dan kelemahan (weaknesses) yang di ada. Adanya muatan lokal yang berupa pengembangan Information and Communication Technology (ICT) y y y . dan faktor eksternal yang berasal dari luar madrasah. diharapkan madrasah dapat mengetahui kapasitas kemampuannya saat ini. maka Madrasah Aliyah Negeri 3 Malang menentukan strategi agar dapat mampu mengembangkan dan meningkatkan kualitasnya secara optimal. Kondisi Internal (Kekuatan dan Kelemahan) 1. hal-hal yang termasuk dalam faktor eksternal adalah yang berkaitan dengan peluang (opportunities) dan ancaman (threats) yang dapat mempengaruhi kinerja madrasah tersebut. yaitu faktor internal yang berasal dari dalam madrasah itu sendiri.

perpustakaan. Pengembangan muatan local (ICT) sudah berjalan dengan baik Pemanfaatan ICT dalam melaporkan hasil belajar siswa Laporan hasil belajar siswa sudah bisa diakses lewat internet Aturan pengawasan KBM sudah ada KBM sudah relative menyenangkan y y y y y y y y y . RPP. BDI. KIR.00) Dalam penyusunan jadwal pelajaran masih belum mengikut sertakan rumpun bidang studi Jadwal pelajaran masih sering dilakukan perubahan ketika proses pembelajaran sudah berjalan y y y y y y y 2. dan Sistem Penilaian). broadcasting. nasyid dll) Kalender pendidikan di MAN 3 Malang mengacu kepada kalender Pendidikan Nasional y Kelemahan: y Kerangka dasar kurikulum masih menggunakan standar minimal dari BSNP (belum ada peningkatan/pengembangan) KKM (Kriteria Ketuntasan Minimal) masing-masing bidang studi belum semuanya sesuai dengan standart BSNP (beberapa masih di bawah nilai 70) Untuk program akselerasi belum mempunyai kurikulum yang baku Beban mengajar guru belum semuanya sesuai dengan BSNP (24 jam) Program responsi untuk materi agama dan jurusan. jurnalistik. dakwah. klub pengembangan keterampilan (teater. ruang kelas. English Conversation Club.y Pengembangan diri diberikan dalam bentuk Bimbingan Konseling. PMR. multimedia. Fasilitas pembelajaran sudah cukup memadai (buku. pramuka. club olimpiade. Standar Proses Kekuatan: y y Perangkat Pembelajaran masing-masing bidang studi sudah lengkap Mengadakan workshop setiap awal tahun ajaran untuk pengembangan perangkat pembelajaran (silabus. musik. dll) Pemanfaatan sumber belajar bervariasi dan meningkat Guru telah mengalokasikan waktu sesuai dengan prosem Program remidi dan pengayaan sudah terlaksana pada semua bidang studi. belum mempunyai panduan Belum ditemukan sistem (model) pembelajaran yang cocok untuk sistem fullday school (> jam 14. paduan suara. klub bidang studi.

Standar Kompetensi Lulusan Kekuatan: y SKL materi Ujian Madrasah (UM) di buat bersama-sama team guru bidang studi se Jawa Timur yang dikoordinir Mapenda Kanwil Jatim y Soal UM dibuat oleh team guru bidang studi bersama dengan KKM. .Pelaksanaan KBM pada hampir semua mata pelajaran UN sudah dilaksanakan secara team teaching Kelemahan: y y y y y Instrumen Penilaian masih belum lengkap Media pembelajaran masih belum lengkap Belum semua siswa dapat mengembangkan diri sesuai dengan bakat dan minatnya Dimungkinkan masih ada guru yang belum menggunakan strategi pembelajaran yang bervariasi. Masih ada guru yang belum memiliki kompetensi dibidang ICT Masih ada guru yang belum menginternalisasikan life skill secara universal dalam KBM Kurang optimalnya penggunaan media pembelajaran yang tersedia oleh guru Belum ada program akselerasi bidang studi Belum optimalnya pelaksanaan program pengembangan diri (termasuk perekrutan Pembina) Madrasah belum mempunyai standar proses belajar mengajar Belum optimalnya peran komite dalam pengembangan standar proses pembelajaran Dimungkinkan pelaksanaan penilaian berbasis kelas belum optimal Pelaksanaan laporan hasil belajar siswa setiap dua bulan sekali belum terlaksana secara optimal (belum tepat waktu) Pengelolaan laporan hasil belajar siswa belum optimal Pelaksanaan aturan pengawasan KBM belum optimal Sosialisasi tentang aturan pengawasan KBM kepada siswa kurang optimal Pengisian jurnal KBM di kelas belum optimal y y y y y y y y y y y y y 3.

kota. adat. metode. Standar Pendidikan dan Tenaga Kependidikan y y y Kekuatan: Rasio jumlah guru dan bidang studi sudah sesuai (sebanding) Kualifikasi tenaga pendidik sudah sesuai dengan tuntutan BSNP (minimal S1) Semua guru telah menentukan tujuan pembelajaran yang dibimbing Semua guru telah menghargai peserta didik tanpa membedakan suku. dan siswa y Beberapa guru sudah menyelesaikan pendidikan tingkat master (S2) baik di dalam maupun di luar negeri y Beberapa guru sudah mengisi pelatihan di tingkat sekolah. dan teknik pembelajaran yang mendidik secara kreatif dalam matapelajaran yang dibimbing Belum semua guru mampu memilih materi pembelajaran sesuai dengan pendekatan yang dipilih dan karakteristik peserta didik Belum semua guru mampu menyusun rancangan pembelajaran yang lengkap. dan gender y Guru dapat berkomunikasi secara santun dengan teman sejawat. Kelemahan: y y y y y y y y y y y y y y y Jumlah guru GTT masih cukup banyak Masih sedikit guru yang memiliki karya pengembangan profesi. baik untuk kegiatan di kelas. Australia. evaluasi proses dan hasil belajar Belum semua guru mampu melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan . propinsi. dll y Adanya organisasi ikatan alumni Kelemahan: y y Belum memiliki standar mutu lulusan yang kompetitif di tingkat Asia Belum mempunyai standar mutu lulusan yang berstandar internasional Belum mempunyai program untuk mencetak lulusan yang ahli dibidangnya dan mampu bersaing di era global y Kompetensi lulusan yang siap melanjutkan ke luar negeri masih rendah y Ada indikasi life skill siswa masih rendah y Belum semua lulusan memiliki akhlak mulia sesuai ajaran Islam y Indentifikasi profil alumni masih belum optimal y Daya saing lulusan MAN 3 Malang masih kurang 4. Sudan. Masih sedikit guru yang berprestasi dibidang akademik maupun non akademik Belum ada program beasiswa guru yang melanjutkan jenjang S-2 dari lembaga Ada indikasi bahwa belum semua tenaga pendidik melakukan identifikasi potensi peserta didik (kemampuan dan kesulitan dalam mata pelajaran yang dibimbing) Belum semua guru memahami teori belajar dan prinsip-prinsip pembelajaran yang terkait dengan mata pelajaran yang dibimbing Belum semua guru menerapkan berbagai pendekatan. Saudi Arabia. maupun di luar kelas Belum semua guru mampu mengembangkan instrumen penilaian. Jepang. dan nasional. di laboratorium. daerah asal. orang tua. strategi.y Upaya meningkatkan kualitas lulusan di setiap tahun Upaya mewujudkan lulusan yang kompetitif di tingkat nasional Lulusan MAN 3 Malang sudah banyak diterima di PTN/PTS terkemuka di Indonesia dan di beberapa perguruan tinggi di luar negeri seperti Mesir. Malaysia.

y Belum adanya panduan program pada masing-masing rumpun bidang studi. karyawan dan siswa masih belum optimal. guru. y Kurangnya komitmen kepala madrasah dan guru dalam mengaplikasikan hasil pelatihan atau work shop. y Ada indikasi bahwa kepala madrasah. dan karyawan belum dapat melakukan refleksi terhadap kinerja diri secara jujur dan berkesinambungan y Belum semua tenaga pendidik dapat melakukan penelitian tindakan kelas untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dalam mata pelajaran yang dibimbing y Belum adanya uji kompetensi guru. dan ICT sudah cukup memadai. perpustakaan. y Belum semua tenaga pendidik mengikutkan orang tua peserta didik dan masyarakat dalam program pembelajaran dan dalam mengatasi kesulitan belajar peserta didik y Belum semua guru menguasai standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran yang dibimbing y Belum semua tenaga pendidik mampu mengembangkan materi pembelajaran yang dibimbing secara kreatif y Ada indikasi bahwa kepala madrasah. y Ada indikasi bahwa kepekaan kepala madrasah terhadap aspirasi guru.Ada indikasi bahwa perilaku kepala madrasah. y Rasa kekeluargaan di lingkungan civitas akademika masih kurang kompak. guru. guru. guru. guru dan karyawan dalam melaksanakan tugas masih belum optimal. dan karyawan belum menunjukkan etos kerja dan tanggung jawab yang baik. y Ada indikasi belum adanya perencanaan yang matang terhadap pengadaan sarana dan prasarana madrasah y Belum tertibnya administrasi fasilitas yang dimiliki madrasah y Belum tertibnya penempatan barang-barang inventaris madrasah y Belum optimalnya fungsi komite dalam pengadaan dan pengembangan sarana madrasah. dan karyawan belum dapat dapat diteladani secara menyeluruh oleh pesereta didik dan anggota masyarakat di sekitarnya y Ada indikasi bahwa kepala madrasah. laboratorium. sanitasi. y Rekruitmen guru dan pegawai yang masih belum melalui prosedur profesionalisme kelembagaan. y Ada indikasi bahwa dedikasi kepala madrasah. y Penyusunan dan supervisi program madrasah belum optimal 5. y Pemeliharaan fasilitas bangunan secara rutin Kelemahan: y Belum optimalnya perawatan dan pengamanan terhadap fasilitas madrasah terutama alat-alat elektronik pembelajaran. y Belum adanya indikator yang jelas untuk mengukur tingkat keberhasilan guru . Standar Sarana dan Prasarana y Kekuatan: Madrasah memberikan fasilitas yang bagus terhadap pengembagan pengetahuan ICT guru melalui Hot Spot Area dan peminjaman tanpa bunga untuk pembelian lap top para guru dan karyawan y Sarana kelas. 6. dan karyawan kurang memiliki rasa empati (kepekaan dan kepedulian) yang mendalam kepada siswa. Standar Pengelolaan y . y Lokasi yang cukup startegis untuk menjadikan sekolah yang unggul dan diminati oleh masyarakat.

Strategi Pembelajaran yang dilakukan guru belum semua mengacu pada pembelajaran PAKEM. Materi program responsi belum tersusun secara bersama oleh masing-masing klub bidang studi. y Adanya dukungan sekolah terhadap acara pelatihan guru. Untuk kepentingan bahan ajar. dan persediaan bahan habis pakai sudah bagus. dan karyawan sudah berjalan dengan baik. y Rapot siswa sudah online dan computerized y Penempatan SDM sudah sesuai dengan kompetensi yang dimiliki. guru. Belum ada aturan yang jelas terhadap penilaian kinerja guru setiap tahun sekali (DP3) oleh kepala madrasah Pengelolaan pada kesiswaan perlu di optimalkan. Penggunaan media pembelajaran (laboratorium. Adanya Team teaching pada bidang studi UN. Kurikulum akselerasi belum tersusun secara pasti. juga banyak guru yang sudah memanfaatkan edukasi-net dari JARDIKNAS ( lewat ICT ). dan PSB sudah memadai. y y y Kalender akademik MAN 3 Malang sudah menunjukkan seluruh aktivitas KBM beserta evaluasinya. dan karyawan y Rapat koordinasi guru. baik yang ada di MAN 3 Malang maupun diluar madrasah Kelemahan: y y y y y y y y y y y y y y Pelaksanaan KTSP masih belum berjalan secara optimal Program responsi untuk materi agama dan bidang studi lain belum mempunyai panduan Belum ditemukan sistem (model) pembelajaran yang cocok untuk sistem fullday school (> jam 14.LCD. y Sudah adanya tata tertib yang baik bagi siswa. BK. y y Penyebaran informasi timbal balik dari dan ke madrasah sudah cukup bagus antara lain lewat situs internet. penggunaan. y Sarana UKS.Kekuatan: y y Sekolah telah memiliki KTSP. sekolah mengadakan penyegaran lewat workshop pengembangan pembelajaran. Belum adanya program pengembangan guru secara berencana dan berkesinambungan . Pembinaan dan pengelolaan asrama belum optimal. dan internet ) dalam PBM Setiap awal tahun ajaran baru. staf. Kedisiplinan input nilai oleh guru masih perlu dioptimalkan Belum adanya sistem penerimaan guru dan karyawan yang baik melalui prosedur profesional kelembagaan. y Pengadaan. disamping menggunakan LKS dan buku paket yang tersedia di perpustakaan.00) Pelaksanaan remidi belum tersusun dengan baik. Pembagian tugas diantara pendidik sebagian besar sudah merata meskipun masih perlu terus ditingkatkan dan dievaluasi.

kesiswaan. y Belum adanya tata tertib pendidik.Belum semua bidang studi mempunyai program MGMP yang melakukan kegiatan secara reguler y Masih kurang tertibnya administrasi kegiatan penunjang profesi pendidik dalam rangka mendukung proses sertifikasi. keagamaan. administrasi. y Program konsultasi madrasah dengan orang tua/wali peserta didik belum terjadwal setiap tahun. sarana dan prasarana. y Pelaksanaan dari keputusan-keputusan rapat yang ada belum berjalan dengan baik. y Sosialisasi KTSP belum optimal. evaluasi dan pelaporan belum optimal.tenaga kependidikan serta penggunaan sarana dan prasarana. y Lembaga Litbang belum terbentuk dan berperan secara optimal y Masih perlunnya sosialisasi dan evaluasi yang optimal dari peraturan akademik yang ada. y Biaya operasional madrasah masih belum tersosialisasi secara baik y Rencana tahunan madrasah belum terkomunikasikan secara transparan kepada guru dan karyawan. y Peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan belum terprogram secara baik. y Belum ada ketua program akselerasi. y Belum ada sistem dan panduan yang jelas pada system penganggaran semua program madrasah y Perlu ada peninjauan ulang pada insentif guru akselerasi dan guru team teaching. y Belum ada buku panduan yang jelas dari masing-masing staf kepala bidang kurikulum. Standar Pembiayaan y Kekuatan: y y Adanya subsidi orang tua/wali siswa baru berupa dana infak Dana kontrak prestasi yang sangat membantu dalam proses pengembangan keterampilan guru .. dan karyawan pada setiap kegiatan lomba atau kejuaraan. y Belum ada program rapat madrasah dengan komite madrasah secara reguler dan terjadwal. dan keuangan. y Gaji guru GTT dan PTT belum memenuhi standar UKM. guru. y Belum ada aturan tentang sertifikat penghargaan bagi siswa. y Istrumen penjamin mutu madrasah belum ada y Sistem pengawasan. y Pemeliharaan fasilitas madrasah masih belum optimal. pemantauan. y Perlunya pengadaan laboratorium matematika dan IPS y Belum meratanya fasilitas yang ada dikelas dan di asrama. y Belum ada tempat penyimpanan dan sistem peminjaman alat-alat inventaris madrasah secara terpusat dan tertib y Belum ada pendataan ulang secara reguler terhadap sarana madrasah (bisa lewat wali kelas atau penanggung jawab ruang ). y Guru dan karyawan belum dilibatkan dalam penyusunan program madrasah. litbang. y Akuntabilitas dan kinerja satuan pendidikan belum teridentifikasi setiap tahun. y Kebijakan yang masih belum mencerminkan bottom-up process (masukan dari bawah) 7. humas. y Belum adanya kode etik hubungan antara sesama warga didalam lingkungan madrasah dan hubungan antara warga madrasah dengan masyarakat. supervisi.

Monitoring dan evaluasi dari kepala dan wakil kepala belum optimal Komite madrasah belum terlibat secara optimal dalam mengontrol pelaksanaan standar penilaian pendidikan. Try-out mata pelajaran UN bersama. bekerjasama dengan Diknas Kota Malang maupun Depag propinsi Jawa Timur Pelaksanaan sistem remidi dan pengayaan oleh masing-masing guru bidang studi y Kelemahan: y Madrasah belum memiliki sistem dan prosedur penilaian baku meliputi tehnik. Standar Penilaian Kekuatan: y y y Pemberlakuan raport berkala setiap 3 bulan. Faktor Eksternal B. jenis dan bentuk penilaian sesuai dengan standar penilaian pendidik. Dukungan Departemen Agama Republik Indonesia baik berupa kebijakan maupun finansial yang semakin baik 3.y Adanya dana dari hasil penyewaan fasilitas madrasah seperti aula dan asrama PSBB Kelemahan: y y y Kondisi biaya investasi belum tersosialisasikan dengan baik Kondisi biaya operasional setiap bulan belum tersosialisasikan dengan baik Dukungan komite madrasah terhadap biaya penyelenggaraan pendidikan di madrasah selama kurun 3 tahun terakhir belum optimal 8. Penanganan dan pembinaan guru dan karyawan yang disinyalir bermasalah belum berjalan dengan baik. Ujian blok bersama setiap 1 semester sekali. KKM masih belum sesuai dengan standar yang ada. Apresiasi masyarakat terhadap madrasah semakin meningkat 4. Terbuka kesempatan lulusan madrasah melanjutkan baik ke perguruan tinggi bergengsi baik di dalam maupun di luar negeri .1 Peluang 1. y y y y B. Adanya ruang gerak yang terbuka bagi lembaga pendidikan untuk mengembangkan diri secara maksimal 2.

Lingkungan di luar sekolah yang kurang edukatif 3.2 Ancaman 1. Bermunculan sekolah unggul sebagai kompetitor 2. MAN 3 Malang belum menjadi pilihan utama bagi sebagian masyarakat 5.B. Inkonsistensi kebijakan pemerintah dalam bidang pendidikan Sumber : http://imamsujarwo.com/?p=67 . Kebijakan publik yang belum menempatkan pendidikan sebagai prioritas dalam pembangunan 4.man3malang.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->