P. 1
Petunjuk Penyusunan Rencana Strategis

Petunjuk Penyusunan Rencana Strategis

|Views: 918|Likes:
Published by muhammad fiqri

More info:

Published by: muhammad fiqri on Jan 05, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

Petunjuk Pengembangan Rencana Strategis ICZM

CMRPM Team Leader

24/10/03

1

Gambar 1. Revisi Hirarki Rencana-Rencana ICZM

Atlas

1

Bappeda Propinsi

Rencana Strategis

2

Bappeda Propinsi & Kabupaten

Rencana Zonasi Rencana Pengelolaan

3

Propinsi 1:250 K Kabupaten 1:50 K

4

Bappeda Kabupaten

Rencana Aksi

5

Bappeda Kabupaten

Rencana Pembangunan Zona

6

Dinas Kabupaten

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

2

HUBUNGAN ANTAR RENCANA ICZM

ISU & ARAH PEMBANGUNAN

RENCANA PENGELOLAAN

ORGANISASI SDM & ADMINISTRASI

RENCANA STRATEGIS

RENCANA AKSI

TINDAKAN

RENCANA TAHUNAN DAERAH

SESUAIAN & POTENSI SDA

RENCANA ZONASI

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

3

Tujuan dari Rencana Strategis
Menentukan arah kebijakan antar-sektor melalui penciptaan tujuan yang luas, sasaran dan strategi – sosial, ekonomi, lingkungan, kelembagaan; hukum; Mengidentifikasi target dan indikator kinerja yang sesuai dengan efektifitas pengawasan rencana tingkat-tinggi (high-level plan).

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

4

Ikhtisar Presentasi
I.

II. III.

Langkah-langkah dalam Proses Penyusunan Rencana Strategis Outline Peninjauan Sektor-Sektor Outline Rencana Strategis

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

5

BAGIAN I.

Langkah-Langkah dalam Proses Penyusunan Rencana Strategis

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

6

I.
1. 2. 3. 4. 5.

Langkah-langkah dalam Proses Rencana Strategis

Pembuatan struktur perencanaan. Sosialisasi proses perencanaan partisipatif. Penyusunan dan analisis data & informasi sektor. Penilaian internal peninjauan sektor. Identifikasi permasalahan-permasalahan utama dan konflik. 6. Persiapan Draft Renstra. 7. Peninjauan Internal Draft Renstra. 8. Konsultasi Stakeholder (Open House). 9. Finalisasi dan konfirmasi Renstra. 10. Penyebaran dan sosialisasi Renstra.
24/10/03 Pengembangan Rencana Strategis 7

Langkah Proses Penyusunan Renstra

1. Pembuatan Struktur Perencanaan
Mengidentifikasi Steering Committee (SC)

–mengikutsertakan Kepala atau Wakil Kepala Bappeda, Kepala Dinas terkait, anggota terkemuka DPRD (Chairmen Komite DPRD terkait), kepala agensi penelitian, dan pengambil-keputusan lainnya untuk perencanaan dan alokasi sumberdaya agensi.

Mengidentifikasi Gugus Tugas (GT)

– representatif staf senior dari agensi terkait untuk mengawasi persiapan dokumen perencanaan. Diketuai oleh Pimpro MCRMP atau Kepala Bidang Fisik, Bappeda.

Mengidentifikasi Kelompok Penasihat Publik
(KPP) – representatif komunitas lokal (mewakili masyarakat)
seperti pemimpin LSM terkait, usaha swasta atau Kamar Dagang, pemimpin agama, media pemberitaan, dan orang-orang berpengaruh lainnya.
24/10/03 Pengembangan Rencana Strategis 8

Langkah Proses Penyusunan Renstra

Organisasi Gugus Tugas
Gugus Tugas: adalah kelompok “ad hoc” yang diciptakan oleh Steering Committee untuk menyiapkan Renstra. Steering Committee: dapat menugaskan beberapa anggota Kelompok Penasihat Publik (KPP) untuk Gugus Tugas. Manager Gugus Tugas: menyiapkan program kerja yang mendetil, dana, dan Keranca Acuan untuk Gugus Tugas. Disetujui oleh Steering Committee. Kelompok Tugas: diciptakan untuk pelaksanaan tugas tertentu dalam program kerja Gugus Tugas; dan terdiri dari staf sektor agensi dan/atau fakultas universitas.
9

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

Langkah Proses Penyusunan Renstra

2. Sosialisasi Proses Perencanaan Partisipatif
Untuk Gugus Tugas dan Kelompok Penasihat Publik: Deskripsi proses perencanaan dan pendekatan Renstra yang akan dilakukan sebagai berikut – contoh: memahami, partisipatif, inklusif, perencanaan dari bawah. Definisi dari cakupan dan visi perencanaan. Pelatihan ICZM untuk tim perencanaan. Peninjauan Keanggotaan: untuk memastikan semua sektor penting dan kepentingan yang ada telah terwakilkan.

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

10

Langkah Proses Penyusunan Renstra

3. Analisis Data & Informasi
Persiapan Peninjauan Sektor Tujuan: klarifikasi permasalahan & potensi
sumberdaya alam, dan mengidentifikasi kepentingan & sasaran agensi sektor untuk wilayah pesisir.

Metode:
• • • •

analisa sumberdaya, ekonomis dan informasi pemakai; menjelaskan undang/peraturan sektor; kewenang agensi, sasaran, program, kelompok & lokasi yg dituju; mengidentifikasi potensi dan permasalahan pengembangan; dan termasuk (sketsa) peta kegiatan & minat sumberdaya.

Hasil: draft makalah kebijakan/peninjauan sektor untuk
pembuatan draft Rencana Strategis.
24/10/03 Pengembangan Rencana Strategis 11

Langkah Proses Penyusunan Renstra

4. Penilaian Internal Peninjauan Sektor
Tujuan: memastikan ada standar yang seragam untuk kualitas dokumen persiapan peninjauan sektor. Metode: peninjauan pandangan mengenai kelengkapan dan akurasi data/informasi sumberdaya, kewenang agensi, undang/ peraturan sektor, nilai sosioekonomi dan kegiatan program. Hasil: dokumen peninjauan sektor diselesaikan untuk mencapai standar kualitas yang tinggi.
24/10/03 Pengembangan Rencana Strategis 12

Langkah Proses Penyusunan Renstra

5. Identifikasi permasalahan dan konflik utama pengembangan
Tujuan: mengidentifikasi gap dan overlap dalam kepentingan dan rencana agensi/sektor untuk wilayah pesisir dan tipe sumberdaya tertentu. Metode: memandingkan kewenang agensi, rencana dan program dengan kebutuhan dan potensi pengembangan utama setiap hamparan pesisir. Hasil: daftar konflik dan permasalahan untuk pemecahan dalam Rencana Strategis.

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

13

Langkah Proses Penyusunan Renstra

6. Persiapan Draft Renstra
Tujuan: memformulasikan tujuan, sasaran dan strategi penyelesaian permasalahan dan konflik utama terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi. Metode: memfasilitasi suatu rangkaian diskusi sub-komite/kelompok tugas dan mengumpulkan hasilnya. Hasil: dokumen draft Rencana Strategis yang sesuai untuk ditinjau oleh Steering Committee dan Kelompok Penasihat Publik (sebagai wakil masyarakat).

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

14

Langkah Proses Penyusunan Renstra

7. Peninjauan Internal Draft Renstra
Tujuan: test penerimaan tujuan, sasaran dan strategi yang ditawarkan untuk mengkoordinasikan pengembangan dan menyelesaian permasalahan antar-sektor. Metode: presentasi lisan oleh Gugus Tugas untuk Steering Committee dan Kelompok Penasihat Publik; dan peninjauan pandangan pakar/ahli secara tertulis. Hasil: dokumen Rencana Strategis yang telah direvisi dan dapat diterima oleh KPP dan lembaga pemerintah yang terkait.
24/10/03 Pengembangan Rencana Strategis 15

Langkah Proses Penyusunan Renstra

8. Konsultasi Stakeholder
Tujuan: mendapat umpan balik dari orang individu dan kelompok berkepentingan mengenai isi Renstra. Metode:
• • • •

menaruh salinan Renstra di lokasi yang ditunjuk untuk akses publik; mengumumkan lokasi, tanggal dan waktu Open House Publik; membuat presentasi lisan Renstra dengan mengadakan sesi tanya jawab; menjelaskan alamat yang bisa dihubungi dan periode penyerahan komentar tertulis.

Hasil:
• •

Suatu dokumen yang tersusun atas seluruh komentar stakeholder, dan respon dari tim perencanaan. Suatu dokumen Rencana Strategis yang telah selesai dan dapat diterima oleh stakeholder.
Pengembangan Rencana Strategis 16

24/10/03

Langkah Proses Penyusunan Renstra

9. Finalisasi dan Konfirmasi Rencana Strategis
Tujuan: memperoleh persetujuan tertulis (SK) dari of
Eksekutif Senior (Bupati/Gubernur) untuk mengadopsi Rencana Strategis sebagai rencana tingkat-tinggi.

Metode:

presentasi lisan untuk dokumen yang dikeluarkan oleh Steering Committee bagi Eksekutif Senior; rekomendasi tertulis untuk persetujuan dari Kepala Bappeda bagi Eksekutif Senior.

Hasil: Rencana Strategis secara formal diadoptasi
sebagai kebijakan resmi pemerintah.
24/10/03 Pengembangan Rencana Strategis 17

Langkah Proses Penyusunan Renstra

10. Penyebaran dan Sosialisasi Rencana Strategis
Tujuan: memastikan bahwa isi Rencana Strategis
dimengerti dan diterapkan oleh lembaga pemerintah.

Metode:
• • •

distribusi dokumen yang diterbitkan kepada seluruh lembaga pemerintah; presentasi lisan dan diskusi Renstra untuk manager sektor; contact person, alamat dan nomor telepon untuk pertanyaan.

Hasil: sasaran dan strategi Renstra diterapkan dalam
pengambilan keputusan managemen pesisir.
24/10/03 Pengembangan Rencana Strategis 18

BAGIAN II.

Outline untuk Peninjauan Sektor

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

19

Peninjauan Sektor-Sektor

II. Outline Peninjauan Sektor
1. Konteks Sektor / Latar Belakang Umum 2. Sumberdaya Sektor
• • • • •

Tipe dan Kualitas Sumberdaya Alam Sejarah Eksploitasi (e.g. lokasi, produk, kuantitas, pasar, nilai) Produksi Saat Ini & Kapabilitas Produksi Potensi Pengembangan (e.g. lokasi, produk, kuantitas, pasar) Karakteristik sosio-ekonomi pemakai

3. Pertimbangan Ekonomis Pengembangan
Distribusi Produk dan Persediaan Domestik • Pemasaran dan Konsumsi Domestik • Produk dan Pasar Ekspor

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

20

Peninjauan Sektor-Sektor

II. Outline Peninjauan Sektor
4. Lembaga dan Jasa
Undang/Peraturan/Kebijakan Sektor Agensi / Departemen
• • • • • •

Tanggung jawab, kewenangan dan managemen Organisasi, staf dan fasilitas Program dan strategi pengembangan sektor Sumberdaya keuangan Jasa penyuluhan dan pelatihan Penelitian dan pengembangan yang diterapkan

Institusi Lain dengan Fungsi Terkait (universitas, penelitian)

5. Jasa Investasi dan Kredit 6. Prospek Pengembangan, Resiko dan Halangan (SWOT) 7. Permasalahan-permasalahan dan Rekomendasi

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

21

BAGIAN III.

Outline untuk Rencana Strategis

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

22

III. Outline Rencana Strategis
Latar Belakang dan Tujuan, Cakupan Geografis, Proses Perencanaan, Partisipasi, Kaitan dengan rencana-rencana lain, ISI RENCANA SUBSTANTIF Pelaksanaan dan pengawasan rencana, Amandemen dan peninjauan rencana, Contact person dan alamat untuk pertanyaan, dan Referensi Daftar Pustaka.

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

23

Outline Rencana Strategis

ISI RENCANA SUBSTANTIF
1. Penjelasan Umum tentang Wilayah 2. Profil Sosio-ekonomi Wilayah 3. Pola Pemakaian Spasial Lahan 4. Sumberdaya, Potensi dan Nilainya 5. Permasalahan Perencanaan Pembangunan 6. Tujuan-tujuan 7. Sasaran-sasaran 8. Strategi-strategi 9. Indikator-indikator Kinerja 10. Target Kinerja

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

24

Outline Rencana Strategis

Isi Rencana Substantif

1. Penjelasan Umum tentang Wilayah
Ikhtisar Sumberdaya Alam
• • • • • • •

ekoregion utama (cth: daerah pertanian, bakau, terumbu karang) air tawar (cth: sungai, danau) mineral dan energi hutan dan spesies tanaman yang dominan margasatwa dominan (cth: burung, mamalia, reptil, dll) biota laut dan air tawar yang dominan spesies yang terancam dan langka

Tinjauan sumberdaya aquakultur dan pertanian Tinjauan sumberdaya rekreasi, turisme & budaya Resiko biologis dan fisik

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

25

Outline Rencana Strategis

Isi Rencana Substantif

2. Profil Sosioekonomis Wilayah
populasi (cth: distribusi, struktur umur, tingkat pertumbuhan) karakteristik sosial (cth: tingkat pendidikan, pekerjaan, pendapatan) struktur ekonomis sesuai sektor (cth: kehutanan, penambangan, perikanan, agrikultur, jasa turis, jasa angkutan, perdagangan) tren sosioekonomis yang telah diantisipasi

3. Pola Pemakaian Spasial Lahan
wilayah yang dilindungi (termasuk pemakaian tanpa persetujuan dalam wilayah tersebut) wilayah konservasi (cth: rekreasi, lingkungan sensitif) wilayah pemakaian khusus (cth: militer, dermaga, industri/komersil) wilayah pemakaian intensif (cth: tanaman perkebunan, sawah beririgasi) wilayah pengelolaan umum (cth: perikanan, pertanian/ perladangan) wilayah pemukiman

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

26

Outline Rencana Strategis

Isi Rencana Substantif

4. Sumberdaya, Potensi dan Nilai
cth nilai/guna: PerikananTangkap Aquakultur/Pertanian Kehutanan Pengumpulan/cari hasil alam Pertambangan Minyak/Mineral Navigasi/Pengapalan Pengembangan pelabuhan Pengolaan limbah/sampah Rekreasi & Pariwisata Pendidikan & Penelitian Energi & Industri Pemukiman Penduduk

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

27

Outline Rencana Strategis

Isi Rencana Substantif

5. Permasalahan-permasalahan Perencanaan Pengembangan
Kategori:

Lingkungan Sosial Ekonomis Kelembagaan Hukum

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

28

Outline Rencana Strategis

Isi Rencana Substantif

6. Tujuan
menjelaskan keadaan dimasa depan yang diharapkan. umumnya untuk menciptakan sasaran yang luas, kondisi sosial ideal, atau keuntungan yang ingin dicapai. secara normal tidak kuantitatif. tidak ada batas waktu tertentu pencapaian. secara normal diterapkan untuk keseluruhan wilayah perencanaan.

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

29

Outline Rencana Strategis

Isi Rencana Substantif

7. Sasaran
memberikan outline hasil akhir untuk pencapaian tujuan yang lebih luas. menjelaskan kondisi dimasa depan yang diharapkan untuk suatu sumberdaya atau pengunaan sumberdaya. dapat diukur. waktunya jelas. dapat diterapkan pada seluruh wilayah perencanaan atau pada bagian tertentu saja.

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

30

Outline Rencana Strategis

Isi Rencana Substantif

8. Strategi
menjelaskan bagaimana cara mencapai sasaran. berkaitan dengan kegiatan dan bagaimana pelaksanaannya. terkadang disebut sebagai kebijakan atau petunjuk pelaksanaan. dapat diterapkan pada keseluruhan wilayah perencanaan, untuk suatu tipe mintakat, atau untuk hamparan tertentu. terkadang disebut sebagai kondisi yang akan diterapkan untuk kegiatan pemakaian sumberdaya dimasa depan, tetapi juga dapat menjadi petunjuk bagi proses pengelolaan dimasa depan.

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

31

Outline Rencana Strategis

Isi Rencana Substantif

9. Indikator Kinerja
kriteria pengukuran untuk menilai efektivitas aktivitas/kegiatan dalam pencapaian tujuan dan sasaran rencana. Cth: areal hutan bakau dalam
hektar.

10. Target Kinerja
mengindikasikan tingkat keberhasilan yang diharapkan dan dapat tercapai dalam suatu indikator tertentu. Cth: areal hutan bakau pada awal
masa Renstra adalah 60.000 Ha dalam kondisi baik, dan pada akhir masa Renstra akan tetap sama.

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

32

Contoh Daftar Isi Renstra Contoh: DAFTAR

ISI RENSTRA

Kata Pengantar Ringkasan Eksekutif Daftar Isi Daftar Singkatan

1. PENDAHULUAN
1.1 1.2 1.3 1.4 1.5 Latar Belakang dan Tujuan Cakupan Geografis Proses Perencanaan Partisipasi Kaitan dengan rencana-rencana lain

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

33

Contoh Daftar Isi Renstra

2. KONDISI WILAYAH
2.1 2.2 2.3 2.4 2.5 3.1 3.2 Penjelasan Umum tentang Wilayah Profil Sosio-ekonomi Wilayah Pola Pemakaian Spasial Lahan Sumberdaya, Potensi dan Nilainya Permasalahan/Isu Perencanaan Visi Tujuan-tujuan
Sasaran-sasaran Strategi-strategi Indikator-indikator Kinerja Target Kinerja

3. RENCANA STRATEGIS

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

34

Contoh Daftar Isi Renstra

4. PELAKSANAAN dan PENGAWASAN 5. AMANDEMEN dan PENINJAUAN RENCANA 6. ALAMAT KONTAK (untuk pertanyaan) 7. DAFTAR PUSTAKA. LAMPIRAN2

24/10/03

Pengembangan Rencana Strategis

35

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->