EMPAT PILAR PENDIDIKAN

A.Belajar Untuk Mengetahui Pembelajaran yang berlangsung di sekolah umumnya dimaksudkan mendorong siswa memperoleh pengetahuan secara terstruktur, di samping penguasaan alat belajar. Dengan demikian, pembelajaran merupan sarana sekaligus sebagai upaya mencapai tujuan akhir eksistensi manusia. Pemosisian belajar sebagai alat mengandung makna bahwa orang harus belajar memahami dunia di sekitar mereka, setidaknya sebanyak yang ia perlukan untuk menjalani kehidupan yang bermartabat, mengembangkan keterampilan kerja, dan berkomunikasi dengan orang lain. Pembelajaran dianggap sebagai upaya mencapai tujuan akhir eksitensi manusia didukung oleh kemumpunian yang dapat di peroleh dari pemahaman, pengetahuan, dan penemuan. Pengembangan pembelajaran biasanya dinikmati oleh peneliti, tetapi mengajar yang baik dapat membantu setiap orang untuk menikmatinya. Bahkan jika studi untuk kepentingan diri sendiri adalah mengajar tujuan akhir dengan banyak penekanan, sekarang ia akan diletakkan pada perolehan keterampilan yang berharga,yang membangkitkan orng meninggalkan usia sekolah dan menjadikan waktu luang sebagai kesempatan untuk studi berbgai aspek dari lingkungan.Studi lebih besar secara pribadi setelah yang dan dewasa.semakin luas pengetahuan seseorang,semakin baik ia dapat memahami tersebut mendorong rasa ingin tahu ke mampuan kritis intelektual,mempertajam

memungkinkan orang mengembangkan penilaian mereka secara independen pada diri sendiri dan pada dunia di sekitar mereka. Namun, karena pengetahuan dan aneka perkembangan teknologi hamper tanpa terbatas, setiap usaha untuk mengetahui segala sesuatu menjadi lebih dan berguna. Bahkan, setelah tahap pendidikan dasar, gagasan bahkan individu menjadi multispesialis bidang ilmu hanya la ilusi. Spesialisasi tersebut tidak harus menyisihkan pendidikan umum, kecuali bagipara peneliti masa depan yang akan bekerja sekaligus di laboratorium khusus. Pendidikan saaat ini akan benar-benar harus kesempatan mempelajari sejumah kecil mata pelajaran secara mampu melayani orang-orang yang membutuhkan pendidikanumum yang luas,

baik pendidikan . Belajar yang produktif untuk mengetahui berarti belajar cara belajar dengan mengembangkan dua sisi konsentrasi. orang orang muda harus belajar bagaimana berkonsentrasi pada objek dan pada orng lain. yaitu kemampuan memori dan kemampuan untuk berpikir. adda banyak contoh memori manusia sebagai bekal kemampuan mengungguli computer ketika tampil untuk membangaun hubungan antara fakta dan menghafal yang tampak sudah sangat sedidkit hubungannya dengan satu sama lain. Tentu akan berbahaya untuk meyimpulkan bahwa tidak ada gunanya orng meninkatkan keterampilan memori karena jumlah besar kapasitas penyimpanan informasi dan distribusi yang tersedia sementara selektivitas tidak diragukan lagi di perlukan pada saat memilih fakta yang harus dipelajari oleh “hati”.dan ilmuan politik semakin membutuhkan dasar-dasar ekonomi. Beberapa terobosan dalam kemajuan pengetahuan manusia terjadi pada kaitan erat antara spesialisasi yang berbeda. ahli sejarah pun belajar dan bahkan menulis sejarah ilmu pengetahuan. Berfikir bermakna bahwa anak-anak pertama kali belajar sesuatu dari orang tua dan kemudian dari guru-guru. Keduanya merupakan pendekatan yang harus diterapkan benar melalui pendidikan. Proses peningkatan kemampuan konsentrasi dapat mengambil bentuk yang berada dandapat di bantu oleh berbagai kesempatan belajarbanyak yang muncul dalam kehidupan orng it. Karenanya. melainkan harus hati-hati dibudidayakan. Selanjutnya. program pengalaman bekerja. perjalanan. Di sisi lain. Pengembangan keterampilan memori adalah alat yang sangat baik untuk melawan arus informasi instansi yang sangat kuat yang dikeluarkan oleh media. dan lain-lain. pengacara. spesialis dalam bidang ini setuju bahwa keterampilan memori harus dikembangkan dari masa kanak-kanak dan bahwa adalah berbahaya untuk menghentikan berbagai latian tradisional di sekolah-sekolah hanya karena mereka dianggap membosankan. Kemampuan manuusia secara khusus menghafal asosiatif bukanlah suatu yang dapat dikurangi menjadi proses otomatis. Sejak bay. Proses tersebut harus mencakup berfikir pemecahan masalah dan berfikr abstrak praktis. kegiatan ikmu pengetahuan praktis. seperti permaina. Dengan cara yang sama.mendalam. sosiolog. perolehan pendidikan umum akan membuat siswa atau siapa saja yang lebih muda menerima cabang lain dari pengetahuan. Tidak aneh.

yang sering diklim sebagai proses yang bertentangan. yang telah berkembang sepanjang abad keduapuluh berdasarkan model industry. serta pentingnya jasa dalam perekonomian. di mana kebanyakan orng menerima upah dan ekonomi lain dimana orang berwirausah atau melakukan aktivitas ekonomi secara mandiri. otomatisasi yang membuat model ini semakin “berwujud”. sebagai pekerjaan orang menjadi kurang rutin. Dari sertifikat Keterampilan Ke Kompetensi Pribadi . Hal ini menekankan pada komponen pengetahuan tentang tugas bahakan dalam industri. Dalam hal ini. Proses belajar untuk berfikir adalah satu seumur hidup dan dapat ditingkatkan dengan segala macam pengalaman manuasia.Belajar Untuk Bekerja Pertanyaannya yang erat terkait dengan masalah pelatihan pekerjaan: bagaimana pendidikan kita beradaptasi sehingga dapat memperlengkapi orang untuk melakukan jenis pekerjaan yang di butuhkan di masah depan ? di sini kita harus menari perbedaan antara ekonomi industri. mereka akan menemukan bahwa bahwa keterampilan berfikir mereka ditentang di tempat kerja.maupun penelitian harus menggabungkanpenalaran induktif deduktif. Dalam masyarakat di mana kebanyakan orng dibayar dalam pekerjaan. biasanya tidak mungkin untuk mengajar kereta pemikiran logis tanpa menggabungkan keduanya. Sementara salah satu bentuk penalaran yang diajarkan. Masa kepana ekonomiini tergantung pada kemampuan mereka untuk mengubah kemajuan pengetahuan ke dalam inovasi yang kan menghasilkan bisnis dan pekerjaan baru. “Belajar Untuk Melakukan” bias tidak lagi berarrti apa-apa itu saat orang dilatih untuk melakukan tugas fisik tertentu dalam proses manufaktur. Pelatihan keterampilan harus berkembang dan menjadi lebih dari sekitar alat menyampaikan pengetahun yang diperlakukan untuk melakukan pekerjaan rutin. B.

desain. Sekarang. gagasan personalisasi tugas antara lain dilakukan melalui mutasi karyawan. Tugas fisik murni digantikan dengan tugas intelektual atau konten otak yang lebih besar seperti operasi. “keterampilan dikombinasikan orang-orang” dengan atau “keahlian dan interpersonal” pengetahuan keterampilan pekerjaan lain. dan kemauan untuk mengambil resiko. Kompetensi pribadi ini dinilai dengan melihat keterampilan dan bakat. terdapat pergeseran pekerjaan dari fisik ke jasa. Implikasi dari kecendrungan bagi pendidikan bahkan lebih jelas jika. Sebagian besar penduduuk aktif (60-80 persen) dari . menggabungkan keahlian bersertifikat yang diperoleh melalui pelatihan tenis dan kejuruan. inisiatif pribadi. Selain itu. Pergeseran Dari Pekerjaan Fisik Ke Industri Jasa Pada system perekonomian yang makin maju. dan tugas organisas. Ada tren yang sedang berkembang di kalangan pengusaha untu lebih mengutamakan evaluasi atas potensi karyawan dalam hal kompentensi pribadi daripada sertifikat keterampilan yang mereka lihat sebagai hanya menunjukkan kemampuan untuk melakukan tugas-tugas fisik tertentu. kelompok proyek pada model jepang. Kemajuan teknoligi pasi merubah keterampilan kerja yang di butuhkan oleh proses produksi baru. komunikasi. Dalam perinsip-perinsip menejemen ilmiah.Hal utama dimainkan oleh pengtahuan dan informasi dalam industry manufaktur telah usung menyusul tutunan akan ketrampilan khusus bagi tenaga kerja. Ada beberapa alasan untuk peningkatan persyaratan keterampilan disemua tingkat. konsep utama adalah “kompetensi Pribadi”. dimana kita melihat perkembangan industry jasa dalam termonologi kuantitatif dan kuantitatif. Jika kita menambahkan permintaan untuk komitmen pribadi pada pihak karyawan dalam peran mereka sebagai agen perubahan.pemeliharaan. serta sebagai mesin sendiri menjadi lebih cerdas. dan keterampilan tim pemecahan masalah yang lebih penting adalah asumsi. jelas bahwa jenis kompetensi pribadi melibatkan bawaan sangat supyektif atau diperoleh kualitas yang sering disebut oleh sebagai majikan. perilaku sosial. Pedekatan ini berangkat dari ide membagi pekerjaan menjadi tugas-tugas fisik yang sama. pemantauan mesin. pekerjaan manu faktur sering dibagi menjadi beberapa team kerja. Dari kualitas. yang pada dasarnya belajar dengan pengulangan.

Manuusia harus tumbuh menjadi dirinya sendiri. dan di sector public tradisonal . sebagian pesat pelayanan melibatkan hubungan interpersonal. keuangan. Karakteristik utama pekerjaan ini adalah tidak melibatkan peroduk nyata. kepekaan. dimulai saat lahir hingga sepanjang hidupnya. Adalah sebuah proses dialektika . Belajar Untuk Menjadi Pendidikan harus berkontribusi untuk menyelesaikan pengembangan setiap orang – rohani dan jasmani. Sektorjasa membutuhkan kebutuhan masyarakat akan keterampilan sosial dan komunikasi keterampilan yang baik yang belum tentu diajarkan di sekolah atau universitas. seperti pelayanan kesehatan. Sektor masa yang dimaksud antara lain jasa keamanan atau jas konsultasi teknologi tinggi. dan jasa manajemen. informasi dan komunikasi memainkan peran penting. Perkembangan manusia. hubungan pekerja dengan material dan proses yang mereka gunakan adalah skunder. cara berfikir kritis. Aspek kunci disini adalah akuisisi pribadi dan pengelahan data yang spesifik untuk proyek yang didefinisikan dengan jelas. Ini pekerjaan baru tentang hubungan interpersonal. dan penilaian. kecerdasan. orang tidak bisa lagi dilatih bekerja dengan cara yang sama seperti mereka belajar bangaimana membajak tanah atau membuat lembar baja. sehingga mereka dapat mengambilkeputusan sendiri untuk memilih kursus terbaik dalam hidup mereka. dan lain-lain. spiritualitas. C. dan apresiasi. estetika. Di dalam industry jasa.Negara-negara industry memiliki pekerjaan dalam sector jasa. Jelas. Hanya sebagian kecil dari penduduk bekerja pada sector pekerjaan yang menerima bayaran. layanan sosial. Di banyak Negara –sub sahara Afrika dan beberapa Negara Asia dan Amerika Latin. Dalam kedua kasus ini. pendidikan. Bekerja Di Ekonomi Informal Sifat pekerjaan sangat berbeda dalam perekonomian Negara-negara berkembang dimana kebanyakan orng bekerja tidak menerima upah. akuntansi. Semua orang di masa kecil dan remaja harus meneriima pendidikan yang melengkapi mereka untuk mengembangkan independensinya sendiri.

Sampai sekarang pendidikan belum mampu berbuat banyak untuk mengatasi situasi ini. pendidikan harus menjadi proses yang sangat individual dan pada saat yang sama pengalaman interaksi sosial. Pengalaman menunjukkan bahwa apayang bisa muncul hanya sebagai mekanisme pertahanan pribadi terhadap system yang mengasingkan atau bermusuhan. mereka mungkin terancam oleh pembentukan keseragaman tertentu dalam prilaku individu. dan keberbakatan individu sama-sama penting dalam masyarakat mana pun. Hal ini mensyaratkan pengalaman pribadi yang sukses. Sebagai sarana pelatiahan kepribadian. Efektivitas mereka dalam mengurangi berbagai masalah sosial secara luas telah diakui. perlu pemastian bahwa setiap orang selalu memiliki sumber daya pribadi dan alat-alat intelekual yang dibutuhkan untuk memahami dunia dan berprilaku sebagai berpikir adil. D. Sejarah manusia terus-menerus terluka oleh konflik dan resikonya sangat tinggi. imajinasi. kekerasan atau memerangi bertentangan secara kontras dengan harapan beberapa orng yang telah mampu menempatkan diri dalam kemajuan manusia. dan inisiatif pribadi atau bahkan tugas untuk mengacaukan tatanan yang mapan adalah jaminan terbaik kreativitas dan inivasi. juga menawarkan kesempatan terbaik untuk membuat kemajuan sosial. Ketika dunia seakan-akan makin melahirkan dehumanisasi. inivasi ekonomi dan sosial. Dengan demikian. Sebagai eksprisi paling jelas tentang kebebasan manusia. makin kuat tuntutan agar oang dapat memecahkan masalah sendiri. serta mewarisi nilai budaya lisan dan pengetahuan yang diambil dari pengalaman anak-anak atau orang dewasa. membuat keputusan sendiri dan bertanggung jawab dengan diri sendiri. kpribadian. Belajar Untuk Hidup Bersama Kejahatan terlalu sering mendominasi kehidupan didunia kontenporer.dalm pendidikan anak. Pada abad ini perlu berbagai variasi talenta. Merekan pun harus diberi kesempatan mengembangkan imajinasi dan kreativitas. kemandirian. dan kreativitas dari individu harus diberikkan pada temapat khusus.yang didasarkan pada pengetahuan dan hubungan pribadi dengan orang lain. Bisakah kita . bertanggung jawab manusia sebagai manusia. Perbeadaan kepribadian.

. dari anak usia dini.melakukannya lebih baik ? bisakah kita mendidik diri kita untuk menghindari konflik atau mengatasi dengan damai ? Gagasan pengajaran non-kekerasan di sekolh patut dipuji. Pertama.. antar-sekolah. daya saing ini kini diterjemahkan ke dalam perang ekonomi buruk.di sisi lain.proyek public. dalam kerangka pendidikan seumur hidup. Bahkan. atau bahkan persahabatan. jika kontak semacam ini diselenggarakan dalam suasana egaliter dan kesemaan pandangan atas tujuan-tujuan proyek public kemanusiaan.kontak tersebut mungkin memiliki efek yang berlawanan dengan yang diinginkan-mungkin membawa ketegangan tersembunyi dan berubah menjadi kesempatan untuk konflik. antar]keagamaan dan lain-lain. karena ornang memiliki kecendrungan alami untuk melebih-lebihkan kemampuannya sendiri atau menumbuhkan prasangka bagi orang lain. Pengalaman menunjukkan bahwa tidak cukup membuat kontak dan tanpa henti dan ketegangan antara kaya dan miskin yang menghancurkan bangsa dan dunia menjadi terpisah dalam persaingan sejarah yang kominikasi antara orang-orang yang bertanggungjawab untuk dating ke dalam konfik dalam rangka mengurangi resiko ini (misalnya.pendidik padaan harus mengadopsi dua pendekatan yang saling melengkapi. Menang hal ini seringnya terjebak pada kesulitan.jika kelompokyang berbeda adalahsaingan atau jika mereka tidak mempunyaistatus yang sama diwilayah geografis yang sama. Kedua. pendidikan harus mendorong individu terlibat dalam proyek. prasangka dan permusuhan laten berpotensi berubah menjadi kerjasama yang lebih santai. harus focus pada bagaimana menemukan penghargaan indentitas diri orang lain pada tahap pertama pendidikan. antar-ras.Dalam kerangka ini. karena memang cukup memadai jika kita melihat apa yang benar-benar dilakukan. Hal ini tampaknya menjadi cara yang efektif untuk menghindari konflik atau menyelesaikan konflik laten.

Namun dengan penuh kesabaran dan terutama pertolongan dari Tuhan akhirnya makalah ini dapat terselesaikan. Terima kasih. Bengkulu. Baik itu yang datang dari diri penyusun maupun yang datang dari luar. Walaupun makalah ini memiliki kelebihan dan kekurangan. Makalah ini memuat tentang “Empat Pilar Pendidikan” yang sangat berbahaya bagi kesehatan seseorang. Penyusun juga mengucapkan terima kasih kepada guru bahasa Indonesia sang Penyusun yaitu Bapak Santoso yang telah membimbing penyusun agar dapat mengerti tentang bagaimana cara kami menyusun karya tulis ilmiah. Walaupun makalah ini mungkin kurang sempurna tapi juga memiliki detail yang cukup jelas bagi pembaca.Empat Pilar Pendidikan yang kami sajikan berdasarkan pengamatan dari berbagai sumber. Makalah ini disusun agar pembaca dapat memperluas ilmu tentang.KATA PENGANTAR Segala puji bagi Tuhan yang telah menolong hamba-Nya menyelesaikan makalah ini dengan penuh kemudahan. Penyusun mohon untuk saran dan kritiknya. 27 Desember 2010 Penyusun . Makalah ini di susun oleh penyusun dengan berbagai rintangan. Semoga makalah ini dapat memberikan wawasan yang lebih luas kepada pembaca. Tanpa pertolongan Dia mungkin penyusun tidak akan sanggup menyelesaikan dengan baik.

EMPAT PILAR PENDIDIKAN Disusun Oleh : Agung Gamala Putra Zazuli Rahman Aziz Dwi Saputra A1H010048 A1H010046 A1H010044 UNIVERSITAS NEGERI BENGKULU .

S1 PENJASKES .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful