P. 1
MAKALAH

MAKALAH

|Views: 1,041|Likes:
Published by interfreak

More info:

Published by: interfreak on Jan 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/13/2013

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Hukum di Indonesia merupakan campuran dari sistem hukum Eropa,

hukum Agama dan hukum Adat. Sebagian besar sistem yang dianut, baik perdata maupun pidana, berbasis pada hukum Eropa kontinental, khususnya dari Belanda karena aspek sejarah masa lalu Indonesia yang merupakan wilayah jajahan dengan sebutan Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie). Hukum Agama, karena sebagian besar masyarakat Indonesia menganut Islam, maka dominasi hukum atau Syari'at Islam lebih banyak terutama di bidang perkawinan, kekeluargaan dan warisan. Selain itu, di Indonesia juga berlaku sistem hukum Adat, yang merupakan penerusan dari aturan-aturan setempat dari masyarakat dan budayabudaya yang ada di wilayah Nusantara. Sejalan dengan berkembangnya pertumbuhan ekonomi maka

berkembang pula kehidupan di bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi terutama pada sektor industri dan perdagangan. Dimana dari sektor industri itulah berbagai produk yang beranekaragam dihasilkan dengan menggunakan teknologi-teknologi yang cangggih dan modern. Yang mana hal tersebut dipersiapkan untuk menghadapi persaingan yang lebih berkompeten dalam era globalisasi. Dalam menghadapi persaingan tersebut sekarang ini diharapkan pertumbuhan ekonomi sangat memerlukan atau tidak mengesampingkan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. Karena Ilmu Pengetahuan dan Teknologi adalah satu faktor yang dominan dalam memenangkan persaingan dengan

menggunakan keunggulan berupa kemampuan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, yang sangat berkaitan dengan bidang kekayaan intelektual. Dengan itu Hak Atas Kekayaaan Intelektual menjadi sangat penting, dikarenakan Hak Atas Kekayaaan Intelektual merupakan sesuatu Undang-undang yang dibuat untuk melindungi mengenai bidang-bidang yang bersangkutan

1

Penggunaan dibidang industri inilah yang merupakan aspek terpenting dari Hak Atas Kekayaan Industri. 2 . Di dalam bidang milik intelektual (Intelektual Property). dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu. Yang utama adalah hasil penemuan atau karya-karya yang dapat digunakan untuk dieksploitasi dalam industri. Dalam perkembangan perindustrian untuk menciptakan produk industri memerlukan rancangan model sebuah produk yang sering disebut desain industri dalam mengeluarkan produk tersebut dipasaran. Dan untuk melindungi desain industri ini maka diperlukan pengaturan tersendiri dalam Undang-Undang yang bersangkutan dengan desain industri tersebut yaitu dalam Undang-Undang Nomer.dengan kekayaan intelektual serta untuk menghindari kemungkinan pemalsuan atau persaingan yang curang. Sehingga dengan hasil karya yang diciptakan itu akan mempunyai peranan penting bagi ekonomi serta Ilmu Pengetahuan dan Teknologi. dimana pengetahuan dibidang ini sering disebut sebagai Hak Atas Kekayaan Industri. 31 tahun 2000. Disebabkan Hak Atas Kekayaan Intelektual merupakan hak yang berasal dari hasil kegiatan kreatif suatu kemampuan daya pikir manusia yang di ekspresikan dalam berbagai bentuk yang memiliki atau mempunyai manfaat dan berguna dalam kehidupan manusia. Merk. ada bidang yang di khususkan berkenaan dengan Ilmu Pengetahuan dan diterapkan dalam industri. Desain Industri. yang artinya bahwa Hak Atas Kekayaaan Intelektual adalah suatu bentuk kekayaan bagi pemiliknya dan dari kepemilikannya itulah seorang mendapat keuntungan.Dengan adanya persaingan tersebut maka Hak Atas Kekayaaan Intelektual mempunyai peranan yang sangat penting untuk melindungi agar pemalsuan itu tidak terjadi dan Hak Atas Kekayaan Intelektual mempunyai kaitan yang sangat erat terhadap Ilmu Pengetahuan dan Teknologi maupun Ekonomi. Hak Atas Kekayaan Industri dibagi menjadi lima bagian yaitu Paten. Rahasia Dagang.

Batasan Masalah Dari latar belakang di atas disebutkan bahwa di dalam bidang milik intelektual (Intelektual Property).3 Tujuan dan Manfaat Adapun tujuan yang hendak dicapai dari pembuatan makalah ini yaitu untuk mengetahui lebih lengkap tentang desain industri dan sejauh mana perkembangan desain industri yang ada di Indonesia. Untuk mengetahui bagaimana cara mendaftarkan desain industri. 3 . Rahasia Dagang. Untuk mengetahui apa yang menjadi dasar hukum hak desain industri. 1.2. 3. Untuk mengetahui sanksi atas pelanggaran desain industri. Penulis merasa terlalu luas jika harus membahas secara keseluruhan tentang Hak Atas Kekayaan Industri ( HAKI). Desain Industri. 2. Manfaat yang dapat diperoleh dari pembuatan makalah ini berdasarkan tujuan diatas adalah : 1. dan Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu. yang khusus berkenaan d engan Ilmu Pengetahuan dan diterapkan dalam industri. Merk. Dimana pengetahuan dibidang ini sering disebut sebagai Hak Atas Kekayaan Industri (HAKI) yang dibagi menjadi lima bagian yaitu Paten.1. Oleh karena itu penulis hanya akan membahas Hak Atas Kekayaan Industri tentang Hak Desain Industri.

Kriteria yang dimaksudkan meliputi pada: Pertama. bahwa desain industri yang dihasilkan oleh pengrajin sebenarnya masuk dalam cakupan desain industri sebagaimana yang dirumuskan dalam UU Desain Industri. desain industri tersebut baru. Ketika desain industri yang dihasilkan oleh pengrajin. tidak sama dengan pengungkapan yang telah ada sebelumnya. komoditas industri. maka patutlah untuk diberikan perlindungan hukum. desain industri yang didaftarkan tidak ditarik kembali permohonannya. 31 Tahun 2000 BAB I Ketentuan Umum Pasal 1 ayat (1) yang menyatakan: Desain industri adalah suatu kreasi tentang bentuk. Definisi Desain Industri Hak Desain Industri a. Ketiga. kerajinan tangan. barang. Perlindungan hukum diberikan agar desain industri yang dihasilkan pengrajin tidak ditiru atau dimanfaatkan oleh pihak lain yang tidak berhak. merupakan satu desain industri/beberapa desain indus tri yang merupakan satu kesatuan desain industri yang memiliki kelas yang sama dan. atau gabungan daripadanya yang berbentuk tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis dan dapat diwujudkan dalam pola tiga dimensi atau dua dimensi yang memberikan kesan estetis serta dapat dipakai untuk menghasilkan suatu produk. Tidak bertentangan dengan moralitas/kesusilaan. Desain Industri Menurut Undang-Undang Desain Industri No. atau garis dan warna. konfigurasi dan komposisi garis atau warna yang memberikan kesan estetis dan dapat dipakai untuk menghasilkan kerajinan tangan.1. Untuk desain industri yang dapat dilindungi hendaknya desain industri tersebut memenuhi beberapa kriteria. Keempat.BAB II ISI 2. 4 . konfigurasi atau komposisi garis atau warna. Artinya. Jelaslah. Kedua. Dari pengertian ini tampak bahwa salah satu yang disebut dengan desain industri itu adalah suatu kreasi bentuk.

atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakan hak tersebut.3.2. meskipun terdapat kemiripan. Ruang Lingkup Desain Industri yang mendapat perlindungan adalah : 1. Pengungkapan sebelumnya sebagaimana dimaksud adalah pengungkapan Desain Industri yang sebelum : y tanggal penerimaan. Jangka waktu perlindungan yang diberikan oleh UU Desain Industri adalah untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun. maka desain industri dapat didaftarkan.Apabila keempat kriteria ini telah dipenuhi. Hak Desain Industri Apabila Pendesain/pengrajin mengajukan permohonan pendaftaran ia akan mendapatkan hak desain industri sekaligus sebagai pemegang hak desain industri. atau 5 . Perlindungan hukum atas desain industri diberikan terhit ung sejak tanggal penerimaan. Desain Industri 1. Konsekuensi dari pendaftaran desain industri. Hak desain industri adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara Republik Indonesia kepada pendesain (pengrajin) atas hasil kreasinya untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri. 2. 2. Desain industri dianggap baru apabila pada Tanggal Penerimaan. Dasar Hukum Dasar hukum desain industri yaitu Undang-undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri 2. maka desain industri diharapkan akan mendapatkan perlindungan hukum. b. Desain Industri tersebut tidak sama atau berbeda dengan pengungkapan yang telah ada sebelumnya.

agama atau kesusilaan. Hak Desain Industri tidak dapat diberikan apabila Desain Industri tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. agama. menjual. 2.y tanggal prioritas apabila Permohonan diajukan dengan Hak Prioritas. ketertiban umum. 2. pelaksanaan hal-hal di atas tidak dianggap pelanggaran. untuk kepentingan pendidikan sepanjang tidak merugikan kepentingan yang wajar dari pemegang Hak Desain Industrinya. Telah dipertunjukkan dalam suatu pameran nasional atau di luar negeri yang resmi atau diakui sebagai resmi. Tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 6 . atau kesusilaan. dan/atau mengedarkan barang yang telah diberikan Hak Desain Industrinya. atau pengembangan. Suatu Desain Industri tidak dianggap telah diumumkan apabila dalam jangka waktu paling lama 6 (enam) bulan sebelum Tanggal Penerimaannya. Perlindungan terhadap Hak Desain Industri diberikan untuk jangka waktu 10 (sepuluh) tahun terhitung sejak tanggal penerimaan. mengimpor.4. memakai. y telah diumumkan atau digunakan di Indonesia atau di luar Indonesia. penelitian. Bentuk dan lama Perlindungan Bentuk perlindungan yang diberikan kepada Pemegang Hak Desain Industri adalah hak eksklusif untuk melaksanakan Hak Desain Industri yang dimilikinya dan berhak melarang pihak lain tanpa persetujuannya untuk membuat. Desain Industri tersebut : 1. mengekspor. Sebagai pengecualian. ketertiban umum. atau telah digunakan di Indonesia oleh Pendesain dalam rangka pencobaan dengan tujuan pendidikan.

5. alamat lengkap dan kewarganegaraan pendesaian. b. alamat lengkap dan kewarganegaraan pendesain . Permohonan ditandatangani oleh pemohon atau kuasanya 3. e. nama. d. nama. a. nama negara dan tanggal penerimaan permohonan pertama kali dalam hal permohonan permohonan diajukan dengan hak prioritas. Cara Pendaftaran Direktorat Jendral tidak akan memberikan hak desain industri apabila tidak ada permohonan atau pendaftaran dari pengrajian atau pendesain. karena sesuai denga pasal 10 UU Desain Industri yang mengatakan : Hak Desain Industri diberikan atas dasar Permohonan . Permohonan harus diajukan secara tertulis dalam bahasa Indonesia ke Direktorat Jenderal. dan kewarganegaraan pemohon. alamat lengkap. Adapun cara untuk mendapatkan Hak Desain Industri pemohon dapat mengajukan permohonan ke DJHKI secara tertulis dengan mnggunakan bahasa indonesia dengan cara : 1. Dalam hal permohonan diajukan oleh bukan pendesain. nama.dan tahun surat permohonan. pengajuan keberatan atas 7 . c.2. mengisi formulir permohonan yang memuat. permohonan tersebut ditandatangani oleh satu pemohon dengan dilampiri surat persetujuan secara tertulis dari pemohon lainnya 4. permohonan harus dilengkapi dengan bukti yang cukup bahwa pemohon berhk atas desain industri yang bersangkutan yaitu membawa contoh fisik atau gambar atau foto dan uraian dari Desain Industri yang dimohonkan pendaftarannya. tanggal.5. 2. Dalam hal permohonan diajukan secara bersama-sama oleh lebih dari satu pemohon. Membayar biaya permohonan Berdasarkan undang-undang Desain Industri pasal 45 yang mengatur tentang biaya untuk setiap pengajuan Permohonan.

Meskipun sudah dialihkan hak desainnya. Dalam PP Nomor 50 Tahun 2001. b. 2. permintaan petikan Daftar Umum Desain Industri . pewarisan.Permohonan. Segala bentuk pengalihan Hak Desain Industri akan dicatat dalam Daftar Umum Desain Industri pada Direktorat Jenderal dengan membayar biaya sebagaimana diatur dalam Undang-undang ini. d. ada biaya khusus yang diberikan untuk UKM. permintaan salinan Sertifikat Desain Industri. atau e. pencatatan pengalihan hak. permintaan dokumen prioritas Desain Industri. Pengalihan Hak Desain Industri harus disertai dengan dokumen tentang pengalihan hak.000 setiap kali pendaftaran. serta permintaan lain yang ditentukan dalam Undang-undang ini dikenai biaya yang jumlahnya ditetapkan dengan Peraturan Pemerintah. Pengalihan Hak Desain Industri yang tidak dicatatkan dalam Daftar Umum Desain Industri tidak berakibat hukum pada pihak ketiga. pencatatan surat perjanjian Lisensi. perjanjian tertulis. pelajar atau mahasiswa dalam mendaftarkan desainnya. Pengalihan Hak Desain Industri akan diumumkan dalam Berita Resmi Desain Industri. tapi menurut UU Desain Industri pasal 32 dijelaskan bahwa Pengalihan Hak Desain Industri tidak menghilangkan hak Pendesain untuk 8 .6. wasiat. Kelompok ini mendapat keringanan 50 persen dari Rp 600. hibah. c. sebab-sebab lain yang dibenarkan oleh peraturan perundangundangan. Pengalihan Hak Desain Industri Menurut UU Desain Industri Pasal 31. hak desain industri dapat dialihkan dengan cara: a.

Berita Resmi Desain Industri. Sanksi Atas Pelanggaran Sanksi atas pelanggaran Hak desain industri di atur dala UU Desain Industri pasal 54 yang menerangkan bahwa : Barangsiapa dengan sengaja dan tanpa hak melakukan perbuatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 dipidana dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. 300. yaitu: bentuk. baik dalam Sertifikat Desain Industri.00 (tiga ratus juta rupiah).8. maupun dalam Daftar Umum Desain Industri. Artikel berita terlampir. (Lampiran 2) 2. Contoh Contoh desain industri dengan 3 bagian yang dimintakan perlindungan.000. konfigurasi.7. 9 .9. ( Lampiran 1) 2 Motor Viar yang meniru Desain Motor Yamaha Artikel berita terlampir. 2. dan komposisi garis/warna : 2. Kasus yang Terjadi 1 Ponsel Cina yang meniru Desain Nokia.tetap dicantumkan nama dan identitasnya.000.

Pembatalan Hak Desain Industri tidak dapat dilakukan apabila penerima Lisensi Hak Desain Industri yang tercatat dalam Daftar Umum Desain Industri tidak memberikan persetujuan secara tertulis. karena keterbatasan sumber yang kami peroleh. yang dilampirkan pada permohonan pembatalan pendaftaran tersebut. atau kesusilaan.0 0 (tiga ratus juta rupiah).2 Saran Pembuatan makalah ini sangat jauh dari kesempurnaan.1 Kesimpulan Hak desain industri adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara Republik Indonesia kepada pendesain (pengrajin) atas hasil kreasinya untuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri. 10 . Sehingga isi dari makalah ini masih bersifat umum. Hak Desain Industri tidak dapat diberikan apabila Hak Desain Industri tersebut bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.BAB III KESIMPULAN DAN SARAN 3. guna mengoreksi bila terjadi kelasahan dalam pembuatan makalah ini. oleh karena itu kami harapkan agar pembaca bisa mecari sumber yang lain guna membandingkan dengan pembahasan yang kami buat.000. Dasar hukum desain industri yaitu Undang-undang Nomor 31 Tahun 2000 tentang Desain Industri. agama. 3. Desain Industri terdaftar dapat dibatalkan oleh Direktorat Jenderal atas permintaan tertulis yang diajukan oleh pemegang Hak Desain Industri. Sanksi atas pelanggaran Hak desain industri di atur dalam UU Desain Industri pasal 54 yang menyebutkan bahwa dikenakan sanksi dengan pidana penjara paling lama 4 (empat) tahun dan/atau denda paling banyak Rp. atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakan hak tersebut.000. 300. ketertiban umum.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->