P. 1
BAB 123 Print Lg2

BAB 123 Print Lg2

|Views: 3,312|Likes:
Published by 3mk4

More info:

Published by: 3mk4 on Jan 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2013

pdf

text

original

Sections

  • 1.1. Latar Belakang Masalah
  • 1.2.1 Rumusan Masalah
  • 1.3.1 Tujuan Umum
  • 1.3.2 Tujuan Khusus
  • 1.4 Manfaat Magang Report
  • 2.1.1 Pengertian Talangan
  • 2.1.2 Manfaat Talangan
  • 2.2.1 Pengertian Qardh
  • 2.2.2 Rukun dan Syarat Qardh
  • 2.2.3 Manfaat Qardh
  • 2.2.4 Ketentuan Umum Qardh
  • 2.3.1 Pengertian Ijarah
  • 2.3.2 Rukun dan Syarat Ijarah
  • 2.3.3 Manfaat Ijarah
  • 2.3.4 Ketentuan Umum Ijarah
  • 2.4.1 Manfaat dana talangan
  • 2.4.2 Biaya Pembiayaan Talangan Haji
  • 2.4.3 Mekanisme Pembiayaan Talangan Haji
  • 2.4.4 Syarat – syarat yang harus dipenuhi
  • 2.5 Metode Pelaksanaan
  • 2.6.1 Sejarah Berdirinya Bank Syariah Mandiri Cabang Malang
  • 2.6.2 Visi dan Misi Bank Syariah Mandiri
  • 2.6.3 Struktur Organisasi
  • 3) Menetapkan dan melaksanakan strategi pemasaran produk bank guna
  • 4) Memastikan realisasi target operasional Cabang serta menetapkan
  • 5) Melakukan pemuatan terhadap Kualitas Aktiva Produktif dan
  • 6) Mengkoordinir pelaksanaan administrasi pembiayaan dan
  • 7. Administrasi Pembiayaan
  • 8. SDI dan Umum
  • 9) Membuat rencana pendidikan dan pelatihan pegawai telah terlaksana
  • 10) Melaksanakan rotasi/mutasi pegawai sesuai dengan keperluan atasan
  • 11) Membuat Laporan Personalia Cabang ke Kantor Pusat
  • 12) Membuat procfing atas tiket-tiket KKR yang berada dalam
  • 13) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri secara
  • 14) Memberikan masukan kepada atasan untuk perbaikan ketentuan-
  • 15) Melaksanakan tugas-tugaslain yang diberikan oleh atasan

BAB I PENDAHULUAN

1.1.

Latar Belakang Masalah Dalam dunia modern sekarang ini, peranan perbankan dalam memajukan

peranan suatu negara sangatlah besar. Dan hampir semua sektor yang berhubungan dengan berbagai kegiatan keuangan selalu membutuhkan jasa perbankan. Oleh karena itu, saat ini dan masa datang kita tidak akan lepas dari dunia perbankan, jika hendak menjalankan aktifitas keuangan, baik perorangan ataupun suatu perusahaan. Bagi masyarakat yang hidup di Negara-negara maju, seperti Negaranegara Eropa, Amerika dan Jepang, mendengar kata bank sudah bukan merupakan barang asing. Bank sudah merupakan mitra dalam rangka memenuhi semua kebutuhan keuangan mereka. Bank dijadikan tempat untuk melakukan berbagai transaksi yang berhubungan dengan keuangan seperti tempat mengamankan uang, melakukan pembayaran, pengiriman uang, melakukan penagihan. Sementara itu, mengenai sejarah perbankan di Indonesia tidak terlepas dari zaman penjajahan Hindia Belanda. Pada saat itu terdapat beberapa bank yang memegang peranan penting di Hindia Belanda antara lain: De Javasche NV, De Post Paar Bank, De Algemenevolks Crediet Bank, Nederland Handles Maatscappij (NHM), Nationale Handles Bank (NHB), dan De Escompto Bank NV. Di samping itu, terdapat pula bank-bank milik pribumi, Cina, Jepang, dan Eropa lainnya. Bank-Bank tersebut antara lain: Bank Nasional Indonesia, Bank

1

2

Abuah Saudagar, NV Bank Boemi, The matsui Bank, The Bank of China, dan Batavia Bank. Di masa kemerdekaan perbankan di Indonesia bertambah maju dan berkembang lagi. Beberapa bank Belanda dinasionalisir oleh pemerintah Indonesia. Bank-bank yang ada di zaman awal kemerdekaan, antara lain: 1. Bank Negara Indonesia yang didirikan tanggal 5 Juli 1946 kemudian menjadi BNI 1946. 2. Bank Rakyat Indonesia yang didirikan tanggal 22 Februari 1946. Bank ini berasal dari DE ALGEMENE VOLKCREDIET bank atau Syomin Ginko. 3. 4. 5. Bank Surakarta MAI (Maskapai Adil Makmur) tahun 1945 di Solo. Bank Indonesia di Palembang tahun 1946. Bank Dagang Nasional Indonesia tahun 1946 di Medan.

Dengan berjalannya waktu, pertumbuhan bank di Indonesia meningkat. Hingga pada sampai tahun 1990 berdirilah Bank Syariah. Bank Syariah adalah bank yang menganut sistem Syariah. Pendirian bank syariah di Indonesia baru pada tahun 1990. Itupun juga masih sebatas lokakarya yang membahas khusus “bunga bank dan perbankan,” di mana MUI sebagai pemerkasanya. Baru pada tahun 1991, berdirilah Bank Muamalat Indonesia (BMI), kemudian pada 1992 BMI mulai beroprasi. Berdirinya BMI merupakan cita-cita masyarakat muslim Indonesia untuk merealisasikan terbentuknya satu bank yang terbebas dari sistem bunga sebagaimana yang dipraktekkan oleh bank konvensional. Selain itu ada beberapa faktor kenapa bank syariah merasa perlu diwujudkan, yang intinya

3

terdapat perbedaan yang mencolok antara bank konvensional yang selama itu berlaku di Indonesia dengan bank syariah. (http://aliciakomputer.blogspot.com) Secara umum kedua bank ini memiliki persamaan, terutama dalam sisi teknis penerimaan uang, mekanisme transfer, teknologi komputer yang digunakan, syarat-syarat umum untuk memperoleh pembiayaan, seperti KTP, NPWP, proposal, laporan keuangan. Namun terdapat banyak perbedaan yang cukup esensial di antara keduanya. Dalam bank syariah ada akad yang harus dilakukan, dan akad ini memiliki konsekuensi duniawi dan ukhrowi, sebab akad yang dilakukan berdasarkan hukum Islam. Akad di sini dibagi menjadi dua yaitu rukun dan syarat. Bisa saja bank syariah memiliki struktur organisasi sama dengan bank konvensional, misalnya dalam hal komisaris dan Direksi. Tetapi unsur yang amat membedakan adalah keharusan adanya Dewan Pengawas Syariah yang bertugas mengawasi operasional bank dan produk-produknya agar sesuai dengan garis-garis syariah. Dalam Bank Syariah, bisnis dan usaha yang dilaksanakan tidak terlepas dari saringan syariah. Karena itu bank syariah tidak akan mungkin membiayai usaha yang terkandung di dalamnya hal-hal yang diharamkan. Saat ini banyak Bank syariah berdiri di Indonesia, semua bank syariah saling bersaing dalam membuat produk, dan juga memberikan layanan kepada masyarakat. Banyak produk-produk yang telah diciptakan Bank syariah antara lain produk pembiayaan, penghimpun dana, ataupun produk jasa. Semua produk tersebut ditujukan untuk melayani masyarakat. Produk perbankan syariah yang sangat populer dan banyak diminati adalah produk pembiayaan. produk pembiayaan ini banyak macamnya antara lain:

Pembiayaan konsumtif diperlukan oleh pengguna dana untuk memenuhi kebutuhan yang langsung dikonsumsi. juga membantu nasabah dalam hal administrasi pendaftaran haji. makanan. minuman. maupun berupa jasa. hiburan. ada juga yang menyebutnya Tabungan Arafah atau Tabungan Mabrur.4 produk pembiayaan konsumtif. seperti pendidikan dasar atau pengobatan.id) Perbankan Syariah memiliki sebuah produk yang dikhususkan untuk nasabahnya yang akan segera berangkat ke tanah suci. Ada sebagian bank yang menamakannya Tabungan Haji Indonesia. yang secara kuantitatif maupun kualitatif lebih tinggi atau lebih mewah dari kebutuhan primer baik berupa barang ataupun jasa.co. Adapun kebutuhan sekunder adalah kebutuhan tambahan. Kebutuhan konsumtif dapat dibedakan atas kebutuhan primer (pokok atau dasar) dan kebutuhan sekunder. Tabungan ini selain berfungsi sebagai sarana menyimpan uang. ini adalah produk tabungan yang bersifat khusus yang diselenggarakan oleh bank. Indonesia merupakan Negara berpenduduk muslim terbesar didunia hampir 85% yang tersebar dari sabang sampai merauke. Kebutuhan primer misalnya. rumah tinggal. (www. Produk seperti ini bisa bermacam-macam namanya. Apapun namanya produknya. dan sebagainya. oleh karena itu merupakan salah satu modal utama kenapa banyak bank-bank konvensional membuka unit usaha syariah ataupun membuka bank syariah yang terlepas dari induk usahanya. pakaian. Karena tabungan ini khusus dirancang untuk membantu nasabah mempersiapkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) dengan cara .syariahmandiri. seperti pendidikan. pariwisata.

Produk pembiayaan ini merupakan produk yang prospeknya bagus karena banyak orang muslim ingin sekali menunaikan ibadah haji. bank akan mendaftarkan nasabahnya sebagai calon jamaah haji hingga mendapatkan kepastian untuk berangkat pada musim haji berikutnya. tentu saja jika bisa dipastikan bahwa nasabah itu mampu untuk mengembalikan dana talangan tersebut sebelum berangkat. akan tetapi selalu terbentur masalah biaya yang sangat mahal. Kelebihan lain dari tabungan haji ini adalah. Jika waktu pendaftaran haji sudah dibuka. Bank bisa menyediakan dana talangan pelunasan BPIH sebelum tanggal akhir pelunasan. Pada saat ini banyak nasabah yang ingin menunaikan ibadah haji menggunakan jasa dari bank.5 mendaftarkan nasabah langsung ke Departemen Agama secara on-line melalui SISKOHAT (Sistem Komputerisasi Haji Terpadu). pemerintah hanya menerima pendaftaran haji melalui tabungan haji di bank agar bisa serentak dan membatasi kuota. Bank bukan hanya sebagai tempat untuk mencari keuntungan ataupun berinvestasi untuk kehidupan dunia saja akan tetapi sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah SWT. Bahkan sekarang ini. oleh karena itu peranan perbankan syariah sangat besar disini. . bank juga dapat memberikan dana talangan pada nasabah yang ingin naik haji tahun itu tapi memiliki kendala arus kas.

3 Tujuan Magang Adapun tujuan pelaksanaan magang pada Bank Mandiri Syariah Cabang Malang adalah sebagai berikut: 1.2 Tujuan Khusus Secara khusus Magang Report ini dilakukan dengan tujuan mendeskripsikan dan menjelaskan tentang produk perbankan syariah yang memberikan fasilitas kepada masyarakat untuk melakukan kegiatan naik haji pada Bank Mandiri Syariah yang meliputi prosedur pemberiaan fasilitas dan mekanisme perolehan fasilitas untuk nasabah pada Bank Mandiri Syariah cabang Malang.2.3.1 Tujuan Umum Secara umum Magang Report ini mempunyai tujuan untuk memperoleh gambaran kegiatan kerja dan sistem pemberian produk perbankan yang ada pada Bank mandiri Syariah Cabang Malang.1 Rumusan Masalah Dari latar belakang yang ada maka penulis merasa tertarik untuk mengetahui bagaimana cara mengajukan pembiayaan talangan haji di Bank Syariah Mandiri cabang Malang. 1.6 1. 1.2 Masalah 1.3. .

7 1. Adapun manfaat teoritis yang diperoleh dari hasil Magang Report ini adalah memberikan sumbangan pengetahuan perbankan baik kepada lembaga formal Pendidikan maupun kepada Masyarakat.4 Manfaat Magang Report Manfaat secara praktis yang diperoleh dari hasil Magang Report ini adalah memberikan pengetahuan tentang kinerja perbankan syariah dan Produkproduk yang di sediakan pada Bank Mandiri Syariah cabang Malang. .

BAB II PEMBAHASAN

2.1.

Talangan 2.1.1 Pengertian Talangan Talangan adalah Perantara dalam jual beli, sedangkan menalangi adalah memberi pinjaman uang untuk membayar sesuatu atau membelikan barang dengan membayar kemudian. Sedangkan menurut Ensiklopedia Ekonomi Talangan sama dengan Bail yaitu seseorang yang menerima harta milik orang lain dibawah suatu bailment contract, dan bertanggung jawab atas kontrak tersebut, untuk memelihara harta tersebut dan mengembalikannya dalam keadaan baik ketika kontrak itu berakhir.
(Ensiklopedia Ekonomi, Keuangan dan Perdagangan, 1982, h. 75-76)

Pengertian Talangan bisa diartikan Lend dalam bahasa Inggris yaitu, memberikan sesuatu yang berharga kepada orang lain, selama jangka waktu tertentu, tanpa memberikan atau melepaskan hak miliknya, dan tetap mempunyai hak untuk memintanya kembali barang tersebut. Orang yang Lends atau meminjamkan mesin atau tanah, misalnya dapat mengharapkan kembalinya harta milik yang semula itu, akan tetapi orang yang meminjamkan uang atau barang-barang yang dapat dijual/belikan, mengharapkan akan mendapatkan kembali sejumlah uang yang sepadan.
(Ensiklopedia Ekonomi, Keuangan dan Perdagangan, 1982, h. 606-607)

Istilah Talangan hampir sama dengan kafalah (perwalian) letak kesamaanyan adalah sama-sama sebagai pemberi dana kepada nasabah yang diwakili oleh bank kepada lembaga yang ditunjuk nasabah. 8

9

Sedangkan menurut penulis setelah membaca pengertian talangan diatas maka penulis mengambil kesimpulan bahwa talangan adalah memberikan harta milik kepada orang lain (nasabah) sebagai alat untuk membayar sesuatu yang diperlukan nasabah karena kebutuhan yang sangat mendesak nasabah tidak dapat mencairkan dananya karena berbentuk deposito. 2.1.2 Manfaat Talangan 1. Sebagai pencairan dana yang sangat mendesak untuk nasabah. 2. Merupakan produk perbankan syariah yang sangat diminati kepada nasabah yang ingin melaksanakan ibadah haji karena terganjal masalah biaya. 3. Merupakan sebagai modal bagi Pengusaha kecil yang memerlukan dana mendesak untuk membeli barang-barang modal.
(Sumber : http://aliciakomputer.blogspot.com)

2.2

Qardh 2.2.1 Pengertian Qardh Dalam Ensiklopedi Ekonomi dan Perbankan Syariah Qardh adalah simpanan. (Ensiklopedi dan Bank Syariah,h.480) Sedangkan menurut bahasa Al-Qardh berasal dari kata yang berarti Al-qit’u yaitu cabang atau potongan. (Sayid Sabiq, h.139) Secara Syar’i, Qardh menurut Hanafiyah, adalah harta yang memiliki kesepadanan yang diberikan untuk ditagih kembali. Atau dengan kata lain, suatu transaksi yang dimaksudkan untuk memberikan harta yang

10

memiliki kesepadanan kepada orang lain untuk dikembalikan yang sepadan dengan itu. Menurut Ijma ulama, Qardh hukumnya termasuk Jaiz (diperbolehkan). ( Wahbah Zuhaili, h.2) Kata Qardh ini kemudian diadopsi menjadi Credo (Romawi), Credit (Inggris) dan kredit (Indonesia). Objek dari pinjaman Qardh biasanya adalah uang atau alat tukar lainnya, yang merupakan transaksi pinjaman murni tanpa bunga ketika peminjam mendapatkan uang tunai dari pemilik dana (dalam hal ini Bank) dan hanya wajib mengembalikan pokok utang pada waktu tertentu dimasa yang akan datang. Peminjam dapat mengembalikan lebih besar sebagai ucapan terima kasih. (Ensiklopedi
dan Bank Syariah,h.483)

Sedangkan ulama-ulama tertentu membolehkan pemberi pinjaman untuk membebani biaya jasa pengadaan pinjaman. Biaya jasa ini bukan merupakan keuntungan, melainkan merupakan biaya aktual yang dikeluarkan oleh pemberi pinjaman, seperti biaya sewa gedung, gaji pegawai dan peralatan kantor. Menurut istilah, Qardh adalah Harta yang diberikan oleh seseorang (Muqridh) kepada yang membutuhkan (Muqtaridh), yang kemudian si peminjam akan mengembalikannya setelah mampu. Sedangkan menurut mazhab Maliki, Syafii, dan Hambali berpendapat, diperbolehkan melakukan Qardh atas semua harta yang bisa dijualbelikan obyek salam, baik itu ditakar atau ditimbang, seperti emas, perak dan makanan atau dari harta yang bernilai, seperti barang-barang dagangan, binatang dan sebagainya. (Ensiklopedi dan Bank Syariah,h.485)

Nasabah hanya berkewajiban membayar pokoknya saja.11 Hak kepemilikan dalam Qardh meurut Abu Hanifah dan Muhammad berlaku melalui qabdh (penyerahan). pemberi pinjaman (kreditur) memberikan pinjaman kepada pihak lain dengan ketentuan penerima pinjaman akan mengembalikan pinjaman tersebut pada waktu yang telah diperjanjikan dengan jumlah yang sama ketika pinjaman itu diberikan. (Wahbah Zuhaili. Ijab Qabul ( serah terima) . Bank terbatas hanya dapat memungut biaya administrasi dari nasabah. jika seseorang berutang satu karung gandum dan sudah terjadi qabdh. (Sutan Remy Syahdeini.100) 2. Dalam perjanjian Qardh. Qardh memiliki rukun-rukun utama antara lain: 1.2. maka ia berhak menggunakan dan mengembalikan dengan yang semisalnya meskipun muqridh meminta pengembalian gandum itu sendiri. Muqridh ( pemilik Barang ) 2.2 Rukun dan Syarat Qardh Seperti halnya akad-akad yang lain.75) Qardh termasuk produk pembiayaan yang disediakan oleh bank. h. dengan ketentuan bank tidak boleh mengambil keuntungan berapapun darinya dan hanya diberikan pada saat kedaan emergency. Muqtaridh ( yang mendapat barang atau peminjam ) 3.6-7) Perjanjian Qardh adalah Perjanjian pinjaman. h. Yang menjadi tanggung jawab muqtaridh adalah gandum yang semisalnya dan bukan gandum yang telah diutangnya. (Abdul Ghofur Anshori. h. meskipun Qardh itu berlangsung. karena gandum itu bukan lagi milik muqridh.

Qardh ( barang yang dipinjamkan ) (Sumber : http://aliciakomputer. 2. (Sumber : http://aliciakomputer. .12 4. 2. seperti halnya dengan jual beli. Syarat sahnya Qardh 1. 2. Memungkinkan nasabah yang sedang dalam kesulitan mendesak untuk mendapat talangan jangka pendek. Akad Qardh tidak bisa dilaksanakan kecuali dengan ijab dan qabul. akad Qardh juga merupakan perpindahan hak dalam pemakaian barang oleh karena itu rukun Qardh diatas sudah sesuai dengan rukun Qardh itu sendiri.com) Setiap akad dalam perpindahan hak guna pakai/hak milik harus merupakan barang yang bermanfaat. Qardh mempunyai beberapa manfaat antara lain: 1.3 Manfaat Qardh Seperti halnya dengan produk-produk bank syariah yang lain.blogspot.com) Seperti semua jenis akad jual beli.2. tidak ada gunanya jika barang yang itu tidak dipergunakan semestinya. Qardh atau barang yang dipinjamkan harus barang yang memiliki manfaat. Merupakan salah satu ciri pembeda antara bank syariah dengan bank konvensional yang didalamnya terkandung misi sosial di samping misi komersial.blogspot. tidak sah jika tidak ada kemungkinan pemanfaatan. dan juga harus ada ijab qabul antara peminjam dengan yang meminjamkan. karena Qardh adalah akad terhadap harta.

Qardh ini sangat membantu nasabah dalam memerlukan dana secara singkat karena urusan yang mendesak dalam hal ini pergi haji. maka bank syariah . (Sumber : Adiwarman Karim.121) Dalam setiap akad dalam produk bank syariah pasti ada manfaatnya. 6. Nasabah Qardh wajib mengembalikan jumlah pokok yang diterima pada waktu yang telah disepakati bersama.2. karena kalau ingin mendapatkan satu kursi perjalanan haji. Biaya administrasi dibebankan kepada nasabah.4 Ketentuan Umum Qardh Ketentuan Umum Qardh adalah seperti yag ada di bawah ini : 1. 5. Jika nasabah tidak dapat mengembalikan sebagian atau seluruh kewajibannya pada saat yang telah disepakati dan Bank Syariah telah memastikan ketidakmampuannya. Qardh adalah pinjaman yang diberikan kepada nasabah (muqtaridh) yang memerlukan 2. Nasabah Qardh dapat memberikan tambahan (sumbangan) dengan sukarela kepada Bank Syariah selama tidak diperjanjikan dalam akad. Bank Syariah dapat meminta jaminan kepada nasabah bilamana dipandang perlu. 2. Adanya misi sosial kemasyarakatan ini akan meningkatkan citra baik dan meningkatkan loyalitas masyarakat terhadap bank syariah. 4. jamaah harus menyetorkan uang.13 3. h. 3.

2.12) Sedangkan menurut istilah. Jika orang yang menyewa tersebut tidak mengosongkan rumah. h.id) Pada ketentuan umum dalam Qardh. Menurut Hanafiyah bahwa Ijarah adalah akad untuk membolehkan kepemilikan yang diketahui dan disengaja dari suatu zat yang disewa dengan imbalan. pemilik rumah berhak meminta agar rumah itu dikosongkan. (Suhendi.1 Pengertian Ijarah Secara etimologi Al-Ijarah berasal dari kata Al-Ajru yang berarti Al-Iwadhu (ganti). nasabah boleh memberi tambahan dalam pengembalian akan tetapi tidak ada dalam akad awal antara peminjam dengan yang meminjamkan (bank).14 dapat memperpanjang jangka waktu pengembalian.BI. atau menghapus (write off) sebagian atau seluruh kewajibannya. 2002) . antara lain adalah sebagai berikut: 1.3. maka baginya setiap harinya ada perongkosannya. h. (Sumber : www. maka setelah masanya telah habis.12) Ijarah (sewa-menyewa) adalah akad atas manfaat benda yang diketahui dan tukaran (prestasi dari manfaat benda itu). (Ibrahim Lubis. (Sayid Sabiq.co. Masalah itu seperti ketika seseorang menyewa rumah dari orang lain untuk masa setahun. Hanafiyah menjelaskan bahwa “akad (perjanjian)” maksudnya adalah ijab dan qabul. para ulama berbeda-beda mendefinisikan Ijarah. Dan hal ini tidak wajib diucapkan.3 Ijarah 2. akad Qardh merupakan salah satu akad tabaru yaitu akad yang berdasarkan tolong-menolong tanpa ada imbalan apapun dalam pengembalian uang pokok pinjaman.

yaitu seperti perahu dan binatang secara khusus dengan istilah “kira”. Ijarah adalah akad-akad yang penggunaan manfaatnya bersifat manusiawi yang merupakan kebutuhan primer dalam kehidupan sehari-hari. Malikiyah menjelaskan Ijarah dan Kira adalah kata yang semakna atau searti. menjadi imam sholat dan menjadi muadzin. meskipun keduanya termasuk barang yang bisa dipindah. Boleh dibatalkan penyewaan karena sesuatu peristiwa yang terjadi walaupun dari pihak yang menyewa. Menanamkan perjanjian persewaan atas sebagian barang yang lain. 2. Menurut Syaikh Syihab al-Din dan Syaikh Umairah bahwa yang dimaksud dengan Ijarah adalah akad atas manfaat yang diketahui dan disengaja untuk memberi dan membolehkan dengan imbalan yang diketahui ketika itu. Hanya saja mereka mengatur dalam pemberian nama dari perjanjian atas manfaat manusia dan sebagian barang dipindahkan seperti perkakas rumah tangga. seperti mengerjakan haji. Syaikh Syihab alDin dan Syaikh Umairah menjelaskan Ijarah sama dengan Hanafiyah. Menurut Ahmad Menjelaskan Ijarah adalah upah artinya mengambil manfaat tenaga orang lain dengan jalan memberi ganti menurut syarat-syarat tertentu. Idris Ahmad menjelaskan mengambil manfaat dari tenaga orang lain itu dibolehkan Karena sah mengambil upah untuk mengerjakan taat. (Ash Shiddieqy. umpamanya ia menyewa suatu kedai untuk berniaga. pakaian dan bejan-bejana. 4. Menurut Malikiyah bahwa Ijarah adalah nama bagi akad-akad untuk kemanfaatan yang bersifat manusiawi dan untuk sebagian yang dapat dipindahkan. 1997) . 3. (Ash Shiddieqy.15 Maksud dari mazhab Hanafiyah ini adalah yang menyewakan berhak mendapatkan uang ganti rugi/denda apabila si penyewa mangkir dalam pembayaran sewa tersebut. mengajarkan Al-Qur’an. lalu terbakar atau dirampas maka bolehlah dia membatalkan penyewaan. 1997) Maksud dari pendpat ulama diatas adalah dalam perjanjian akad ijarah disepakati kedua pihak lalu terjadi musibah atas barang yang disewakan maka si penyewa boleh membatalkannya. 2002) Maksudnya adalah. (Suhendi.

h.34) .128) Menurut Undang-Undang Sipil Islam kerajaan Jordan dan Uni Emirat Arab (UAE) mendefinisikan Ijarah adalah memberi penyewa kesempatan untuk mengambil pemanfaatan dari barangsewaan untuk jangka waktu tertentu dengan imbalan yang besarnya telah disepakati bersama. (Sistem dan Prosedur Operasional Bank Syari’ah. 5. Sayid Sabiq menjelaskan dimana akad tersebut untuk mengambil manfaat dengan jalan penggantian. tanpa diikuti dengan pemindahan kepemilikan barang itu sendiri. Adapun menurut Fatwa Dewan Pengawas Syariah Nasional bahwa Ijarah adalah akad pemindahan hak guna (manfaat) atas suatu barang atau jasa dalam waktu tertentu melalui pembayaran sewa atau upah. Dengan demikian akad Ijarah tidak ada perubahan kepemilikan. penyewaan rumah. tetapi hanya perpindahan hak guna saja dari yang menyewakan kepada penyewa. diterjemahkan dalam bahasa Indonesia berarti sewa menyewa artinya “menjual manfaat” sedangkan upah mengupah artinya “menjual tenaga atau kekuatan”. dapat dipahami bahwa ijarah adalah menukar sesuatu dengan ada imbalannya. (Sayid Sabiq) Berdasarkan definisi diatas.16 Maksud Ijarah ini adalah memakai jasa seseorang untuk dimanfaatkan keahliannya itu kemudian setelah selesai segera diberikan upahnya. Menurut Sayid Sabiq Ijarah adalah suatu jenis akad untuk mengambil manfaat dengan jalan penggantian. Apabila terjadi kerusakan atas rumah tersebut maka salah satu dari kedua belah pihak tersebut dapat melakukan pengambilan manfaat dengan jalan penggantian. Seperti halnya. h. (Adiwarman Karim.

pakaian dan semisalnya. Sedangkan kemanfaatan yang diakibatkan oleh pekerjaan mereka adalah perkara lain diluar perjanjian. seperti menyewa orang-orang yang mempunyai pekerjaan untuk bekerja melaksanakan perdagangan. (Abdulrahman Al-Jaziri. Karena tujuan menyewakan tanah adalah menggunakan manfaatnya untuk ditanami. melakukan pencelupan dan semisalnya. h. rumah. Persewaan yang terselenggara pada kemanfaatan benda-benda. (Konsep Produk dan Implementasi Operasional Bank Syariah. Persewaan yang terselenggara pada keadaan pekerja. binatang. menukang besi.17 Didalam teknis perbankan Ijarah adalah akad atau perjanjian antara bank dengan nasabah untuk menyewa suatu barang atau cek milik bank. Perjanjian sewa pada bagian ini adalah terselenggara pada pekerjaan yang mereka lakukan. 2. hanya semata-mata untuk memudahkan bank dalam pemeliharaan asset itu sendiri baik sebelum dan sesudah berakhir masa sewa. dan diakhiri periode nasabah membeli barang atau obyek yang disewakan. dimana bank mendapatkan imbalan atas barang yang disewakannya. Pengalihan kepemilikan yang diakadkan diawal.166. h. Persewaan pada barang-barang tersebut adalah terselenggara pada manfaat-manfaatnya.141) Sedangkan macam-macam Ijarah itu ada dua bagian yaitu: 1.170) . seperti penyewaan tanah. Tujuan menyewa rumah adalah mengambil manfaat untuk menempatinya.

mu’jir adalah orang yang memberikan upah dan yang menyewakan. yaitu orang yang melakukan akad sewa-menyewa atau upah mengupah.117-118) Syarat Ijarah 1.18 2. Barang yang disewakan atau sesuatu yang dikerjakan dalam upah mengupah. musta’jir adalah orang yang menerima upah untuk melakukan sesuatu dan yang menyewa sesuatu. h. Shighat Ijab Qabul antara mu’jir dan musta’jir. 4. seperti dalam akad lainnya dalam perbankan Syariah barang tersebut tidak boleh mengandung unsur yang diharamkan atau kategori barang yang haram yang dapat memberikan kemudharatan kepada manusia.119) Syarat diatas ini merupakan syarat yang mutlak dalam Ijarah. 2. Pada akhir penyewaan barang akan dibeli oleh penyewa. Barang yang disewa tidak termasuk kategori haram. 2. Kesepakatan kedua pihak untuk melakukan penyewaan. 3. 4. h. (Hendi Suhendi. 3. disyaratkan diketahui jumlahnya oleh kedua belah pihak baik dalam sewa-menyewa maupun dalam upah mengupah. Mu’jir dan Musta’jir. Harga sewa harus terukur.2 Rukun dan Syarat Ijarah Ijarah memiliki rukun-rukun utama antara lain: 1. . Ujrah. (Hendi Suhendi.3. Barang yang disewakan atau sesuatu yang dikerjakan dalam upah mengupah.

income dimana bank berpeluang untuk mendapatkan Maksudnya adalah salah satu pendapatan bank diluar operasional bank.3. 2. 3.4 Ketentuan Umum Ijarah Akad dalam Ijarah ini mempunyai beberapa ketentuan antara lain: 1.3 Manfaat Ijarah Ijarah mempunyai beberapa manfaat antara lain sebagai berikut: 1. Bagi Nasabah: Sebagai sumber pembiayaan dan layanan perbankan bagi nasabah baik untuk tujuan pembelian barang modal (investasi) maupun pengadaan rumah. Manfaat barang harus bisa dinilai dan dapat dilaksanakan dalam kontrak. . (Sumber : www. Bagi Bank: Merupakan salah satu bentuk pembiayaan atau diversifikasi portofolio asset bank serta sarana fee based fee. 2.BI. Maksudnya adalah pembiayaan untuk barang-barang modal contohnya untuk mendirikan sebuah pabrik memerlukan mesin. Kesanggupan memenuhi manfaat harus nyata dan sesuai dengan syari’ah.co. 4. Obyek ijarah adalah manfaat dari penggunaan barang dan jasa.id) 2. Pemenuhan manfaat harus yang bersifat dibolehkan.19 2. mesin inilah dalam pembeliannya sesuai dengan akad Ijarah.3. kendaraan dan barang jasa lainnya.

co. Manfaat harus dikenali secara spesifik sedemikian rupa untuk menghilangkan jahala (ketidaktahuan) yang akan mengakibatkan sengketa.20 5.id) Dari ketentuan–ketentuan Ijarah diatas dapat diambil kesimpulan bahwa ijarah adalah penggunaan manfaat yang berbentuk jasa maupun barang yang semuanya itu diakhiri dengan kepemilikan barang dari yang menyewakan kepada penyewa dengan syarat penewa sudah melunasi pembayaran tanpa ada tunggakan. Kelenturan (flexibility) dalam menentukan sewa dapat diwujudkan dalam ukuran waktu. Dari definisi akad maka pengertian Qardh wal Ijarah adalah kombinasi dua akad antara Qardh dan Ijarah yang dilakukan untuk menalangi suatu pendanaan dan memberikan fasilitas sewa atas penggunaan dari manfaat tersebut. tempat dan jarak. 8. Sesuatu yang dapat dijadikan harga dalam jual beli dapat pula dijadikan sewa dalam ijarah. . (Sumber : www. 6. 7. Sewa adalah sesuatu yang dijanjikan dan dibayar nasabah kepada LKS (Lembaga Keuangan Syariah) sebagai pembayaran manfaat.BI. Pembayaran sewa boleh berbentuk jasa (manfaat lain) dari jenis yang sama dengan obyek kontrak.

Peruntukkan: Perorangan Muslim . 5. Tanpa disurvei ke rumah. Tidak ada pungutan lagi selain biaya fee ujroh 1 tahun sekali. Tanpa agunan/jaminan. 3.4. Memudahkan dalam hal pembayaran cicilan dana talangan. 6. 2. Tidak ada tempo pembayaran cicilan bulanan. 4.1 Manfaat dana talangan 1. karena tidak ditentukan waktu dan besaran uang pembayaran cicilan.21 2. Memberikan kepastian keberangkatan Ibadah Haji tanpa dibayang–bayangi kekhawatiran kehabisan quota porsi Haji.4 Pembiayaan Talangan Haji BSM (Bank Mandiri Syariah) Pembiayaan Talangan Haji BSM merupakan pinjaman dana talangan dari bank kepada nasabah khusus untuk menutupi kekurangan dana untuk memperoleh kursi/seat haji dan pada saat pelunasan BPIH. Dan sebagai gantinya nasabah hanya membayar ujroh atau sering disebut dengan fee (biaya) kepada pihak bank. 2.

2 Biaya Pembiayaan Talangan Haji.JUMLAH : Rp.Fee Ujroh : Rp.000. Program 1 tahun • • • Dana Nasabah : Rp. Dana Talangan 18. 2.300. 500. Berikut ini adalah rincian biaya dan dana yang harus dipenuhi oleh nasabah untuk mendapatkan talangan haji dari BSM (Bank Syariah Mandiri) : 1.200.000.JUMLAH : Rp. 1.200.- .000.800.2. 4. Program 1 tahun • • • Dana Nasabah : Rp.000. Dana Talangan 15.A.000.Saldo Minimal : Rp. Program 2 tahun • • • Dana Nasabah : Rp.Saldo Minimal : Rp.000.B.JUMLAH : Rp. 5. 2.000.Fee Ujroh : Rp.000. 1.700.000.4.000.000.000.A.000.000. 500.700. 2. 5.000. 500. 7.000.Saldo Minimal : Rp.22 2.Fee Ujroh : Rp.000.000.000.

B. Karena besarnya dana talangan mempengaruhi ujroh dan besar dana . Dana Talangan : adalah besarnya dana yang akan diberikan oleh bank kepada nasabah yang mendapat fasilitas talangan haji. 1. 10.000. 5.000.Saldo Minimal : Rp.JUMLAH : Rp.500.JUMLAH : Rp.400.000. 500.A.JUMLAH : Rp.000.23 B.000.000.000.000. 10.800.Fee Ujroh : Rp. 2.300.000. 500.000.000.000.3.Fee Ujroh : Rp.900.Fee Ujroh : Rp.000. Keterangan dari data diatas adalah sebagai berikut : 1. 500.Saldo Minimal : Rp. Dana Talangan 10. 11.000. Program 2 tahun • • • Dana Nasabah : Rp.000. 8. 1. Program 1 tahun • • • Dana Nasabah : Rp.000.Saldo Minimal : Rp. Besarnya talangan di tentukan oleh nasabah sendiri. Program 2 tahun • • • Dana Nasabah : Rp. 11.-.000.000.

Maka perhitungannya adalah sebagai berikut : . Fee Ujroh : adalah suatu biaya yang dikenakan kepada nasabah oleh bank yang berfungsi sebagai pengganti keuntungan. Contoh perhitungan pembiayaan talangan haji adalah sebagai berikut : Contoh (1) : Seorang nasabah ingin berangkat haji dengan fasilitas talangan haji di Bank Syariah Mandiri (BSM). 2. Besarnya Ujroh berbeda tergantung dari besarnya talangan haji yang dipilih oleh nasabah. Dengan jangka waktu 2 tahun.24 nasabah wajib yang harus dipenuhi oleh nasabah. 3. Dalam bank konvensional disebut juga sebagai biaya dan bunga dalam pembiayaan yang sejenis. Dana Nasabah : adalah Dana yang harus di miliki nasabah pada tabungan mabrur yang harus dipenuhi oleh nasabah sebagai syarat nasabah dalam untuk pemenuhan kewajiban memperoleh fasilitas talangan haji ini.00. Nasabah tersebut mengambil fasilitas talangan haji dengan option talangan sebesar Rp.0000.000. 10.

10. Maka perhitungannya adalah sebagai berikut : • Nasabah melakukan setoran awal/dana tabungan mabrur sebesar Rp.25 • Nasabah melakukan setoran awal/dana tabungan mabrur sebesar Rp. • Perhitungan total biaya yang harus di tanggung nasabah untuk talangan haji Rp.0000.00 Contoh (2) : Seorang nasabah ingin berangkat haji dengan fasilitas talangan haji di Bank Syariah Mandiri (BSM).000. 10. 1.000. 10.000.00 (saldo minimal) = Rp. 15.400.00. .00.000. (Sesuai talangan yang dipilih nasabah). 5.000.000. 11.00 adalah : Rp.900.000. Dengan jangka waktu 1 tahun.000.000.400.000.00 + Rp.00 (Sesuai talangan yang dipilih nasabah).000.00 + Rp. 1. Nasabah tersebut mengambil fasilitas talangan haji dengan option talangan sebesar Rp.000. • Membayar biaya bank / Fee Ujroh sebesar Rp.000. 500.00 (Sesuai talangan yang dipilih nasabah).

000. 1.700.000.00 + Rp.00. 15.00 + Rp.000. • Perhitungan total biaya yang harus di tanggung nasabah untuk talangan haji Rp.000. (Sesuai talangan yang dipilih nasabah). 5. 1.000.00 adalah : Rp.00 .000.000.700. 7. 500.200.000.26 • Membayar biaya bank / Fee Ujroh sebesar Rp.00 (saldo minimal) = Rp.

27 2.4.3 Mekanisme Pembiayaan Talangan Haji. Berikut ini adalah mekanisme pembiayaan Talangan Haji pada Bank Mandiri Syariah.1 Prosedur Pembiayaan Talangan Haji Permohonan Pembuatan SPPH (DEPAG) Penginputan SISKOHAT (Back Office) SPPH START (Nasabah) SPPH Permohonan Nasabah (Customer Services) PORSI Pembuatan Customer Facility (Marketing) Pengecekan Dokumen persyaratan pembiayaan dan Pencairan Dana (Admin) (Sumber : Bank Syariah Mandiri) Untuk memudahkan memahami gambar diatas. Tahap pengajuan fasilitas talangan haji. maka mekanisme talangan haji dibagi menjadi 3 tahapan. Gambar 2. Gambar 2. yaitu : 1.2 Nasabah Customer Service Marketing Admin Bank .

Di sini bagian admin bertugas untuk mengecek dan melihat persyaratan dari nasabah. maka marketing akan membuatkan customer facility bagi nasabah. Kelengkapan syarat-syarat akan diperiksa disini. Customer Services bertugas memberikan informasi tentang syarat dan prasyarat yang di butuhkan untuk proses pemberian pembiayaan talangan haji. Permohonan Nasabah akan di layani oleh pihak bank melalui bagian Customer Services (CS). Bagian Marketing bank mempunyai tugas untuk pembuatan customer facility. Pemberitahuan informasi kepada nasabah mengenai pembiayaan talangan haji akan di lakukan oleh bagian marketing. maka belum dapat melakukan pencairan. Apabila dokumen-dokumen yang diterima oleh pihak bank masih kurang atau belum lengkap. maka proses pencairan akan di lakukan. Apabila Syarat dan prasyarat Nasabah telah lengkap. Dari dokumen nasabah.28 Di tahap ini nasabah melakukan permohonan pembiayaan talangan haji pada bank syariah mandiri (BSM). Setelah customer facility selesai. maka customer facility beserta dokumen persyaratan dari nasabah akan diberikan kepada bagian admin bank untuk dilakukan pengecekan. Baik pencairan maupun pemberitahuan lebih lanjut tentang syarat-syarat yang di butuhkan. Permohonan pembiayaan nasabah beserta dokumen persyaratan yang diterima oleh Customer Service akan diteruskan ke bagian marketing untuk diperiksa. Apabila Permohonan .

Back office bertugas menginput data SISKOHAT untuk nasabah. Gambar 2.29 pembiayaan talangan haji disetujui maka dana yang dicairkan akan di tempatkan pada tabungan haji mabrur milik nasabah. Tahap Permohonan SPPH Nasabah ke DEPAG. Porsi ini akan di berikan kepada nasabah. akan di berikan kepada bagian Back Office oleh Customer Services. 3.4 Nasabah Customer Services Back Office Bank SPPH dari DEPAG diserahkan kepada Bank oleh nasabah. Gambar 2. Tahap penginputan SISKOHAT Nasabah. 2. Untuk SPPH dari nasabah.3 Nasabah DEPAG Nasabah yang telah mendapat Dana Talangan Haji pergi ke DEPAG untuk melakukan permohonan pembuatan SPPH. . Dan jika nasabah mendapat informasi bahwa syarat-syarat nasabah belum lengkap. maka nasabah harus melengkapi syarat-syarat tersebut. Hasil yang diperoleh adalah Porsi bagi nasabah.

. Berikut ini akan dijelaskan lebih detail lagi tentang persyaratan yang harus dipenuhi oleh masyarakat dan nasabah dalam pemenuhan persyaratan untuk mendapatkan fasilitas Talangan Haji. Pas photo Close up. ukuran 3 x 4 = 45 lembar dan ukuran 4 x 6 = 15 lembar. latar belakang putih. Foto copy Surat Nikah 1 Lembar. • Calon jama'ah haji berhak berangkat berdasarkan nomor urut porsi. 3.4 Syarat – syarat yang harus dipenuhi. 5. 2. Foto copy Kartu Keluarga 1 lembar. 4. berwarna. maka belum mendapatkan alokasi porsi.30 Diatas adalah Mekanisme pemberian fasilitas pembiayaan talangan haji. 80 % wajah. Foto copy KTP yang masih berlaku 15 lembar. Mekanisme tersebut menjelaskan bagaimana dan cara masyarakat atau nasabah untuk melakukan pendaftaran diri untuk mendapatkan fasilitas pembiayaan talangan haji guna mendapatkan porsi Haji. 2. Syarat-syarat : 1.4. Sanggup melunasi dana talangan paling lambat satu tahun sejak disetujuinya dana talangan (bagi jamaah yang mengambil program dana talangan 1 tahun) dan dua tahun sejak disetujuinya dana talangan (bagi jamaah yang mengambil program dana talangan 2 tahun) Keterangan Tambahan • Apabila salah satu persyaratan tidak dipenuhi.

atau disekaliguskan pada akhir waktu dengan besaran cicilan tidak ditentukan.31 • • Dalam pendaftaran haji tidak ada yang namanya jual beli porsi. jama’ah tidak sanggup melunasi dana talangan. tidak dapat digantikan. Calon jama'ah haji yang mengundurkan diri atau membatalkan. • Bila pada akhir waktu yang telah ditentukan diatas. setiap bulan. maka secara otomatis jama’ah tersebut akan dimasukan dalam calon Haji musim keberangkatan tahun berikutnya. . dengan membayar kembali ujroh tahun kedua (bagi jamaah yang mengambil program dana talangan 1 tahun) atau tahun ketiga (bagi jamaah yang mengambil program dana talangan 2 tahun) dengan besaran belum ditentukan. • Pembayaran cicilan bisa dilakukan setiap minggu.

. SE. Waktu dan Tempat Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2010 s/d 25 Februari 2010 yang bertempat di Bank Syariah Mandiri cabang Malang.5 Metode Pelaksanaan Pelaksanaan kegiatan magang ini dilakukan dengan cara ikut serta dalam kegiatan rutin yang berjalan di BSM ( Bank Syariah Mandiri ) cabang Malang.30318 ) ( K. Di samping itu penulis di sela-sela waktu bekerja juga mencari data-data yang diperlukan untuk melengkapi laporan dengan bertanya kepada staff bank dan analis officer.1. ST.1. MM dan Pembina dari Bank Syariah Mandiri yaitu Faris Baya’sud.1.2006. Arif Setiawan 3.30389 ) pembimbing dosen dari STIE Malangkuçeçwara yaitu Irawan Budi Prasetyo. Deby Yusianto 2.32 2.30289 ) ( K.2006. Febrian Pradana Putra Kegiatan ini dibimbing oleh ( K.2006. Pelaksana Kegiatan dan Pembimbing Pelaksana kegiatan adalah mahasiswa STIE Malangkuçeçwara angkatan tahun 2006/2007 sebanyak 3 orang yaitu : 1.

Interface 2. Mengupdate pembiayaan baki mudharabah debet dan berkas dan pembiayaan murabahah pada form 3-c 2. Di Bagian Admin Pembiayaan: a. Form 4-c 2 8 Februari 2010 s/d 12 Di bagian admin Pembiayaan: Februari 2010 1. Training menginput data nasabah dengan program SID (Sistem Informasi Debitur) yang terdiri dari: 1. Menginput data-data nasabah talangan haji dengan program SID. Form 3-c 4. 2. Menginput data-data nasabah talangan haji dengan program SID .2 Daftar Kegiatan Magang di Lapangan No 1 Hari Tanggal 1 Februari 2010 s/d 5 Februari 2010 Kegiatan Yang Dilakukan 1. Mengecek kelengkapan dokumen pembiayaan mudharabah murabahah dan berdasarkan ketentuan yang telah ditentukan. Briefing dengan Supervisor Bank Syariah Mandiri 2.33 Tabel 2. 3 15 Februari 2010 s/d 19 Februari 2010 1. Mengarsipkan dokumen mudharabah dan haji. Form 1-a 3. 3.

Form 4-c 4 22 Februari 2010 s/d 25 Februari 2010 1. Form 4-c 2. Form 1-a 3. Form 3-c 4. Menginput data nasabah dengan program SID (Sistem Informasi Debitur) yang terdiri dari: 1. Menginput data nasabah dengan program SID (Sistem Informasi Debitur) yang terdiri dari: 1. Form 3-c 4. Interface 2. Interface 2. Menginput data perpanjangan talangan haji pada form 3-c 5 1 Maret 2010 s/d 5 Maret Mencari data untuk mengerjakan laporan 2010 dan melengkapi data-data yang diperlukan untuk laporan . Mengarsipkan dokumen berkas dan pembiayaan mudharabah dan haji 4. Form 1-a 3.34 3.

8 Malang.35 2. manager Marketing bapak Gazali Hasan (mutasi dari Bank Syariah mandiri Cabang Surabaya) dan Manajer Operasi bapak Arie Darma Permana.6. Dibukanya Syariah mandiri Cabang Malang yang berlokasi di Jl. Dalam perjalanan waktu pada bulan juni 2004 terjadi pergantian kepemimpinan dari Bapak Lutfianto digantikan Bapak Zulfikar dan pada bulan Juli 2005 kantor Bank Syariah Mandiri Cabang Malang pindah lokasi dengan alamat Jl. Pada tahun 2008 tepatnya bulan Juli Bapak Ramelan digantikan oleh Bapak Dwi Pudji Widodo yang menjabat Kepala Cabang Malang sampai sekarang. Brigjen Slamet Riadi No 8 yang merupakan upaya untuk mengembangkan jaringan Bank Syariah mandiri. Kemudian ada bulan Mei 2006 Bapak Sunardi digantikan oleh Bapak Ramelan untuk menduduki jabatan Kepala Cabang. Basuki Rahmat No. .1 Sejarah Berdirinya Bank Syariah Mandiri Cabang Malang Berdirinya Bank Syariah Mandiri Cabang Malang terhitung jumat 1 Agustus 2002 yang pada saat itu diresmikan oleh salah satu Direksi Bank Syariah Mandiri Bapak Akmal Aziz. Terjadi pergantian Kepala Cabang dari Bapak Zulfikar digantikan Bapak Didi Sunardi (dari Cabang Pontianak) dua minggu sebelum ditempati kantor baru.6 Hasil yang dicapai 2. Jabatan Kepala cabang saat itu di amanahkan dari personel kantor pusat Bapak Lutfianto.

d. (Bank Syariah Mandiri) Mengutamakan mobilisasi pendanaan dari golongan masyarakat menengah dan ritel.36 2. b.6. memperbesar portofolio pembiayaan untuk skala menengah kecil serta . c. 1. Misi a. Mencapai petumbuhan dan keuntungan yang berkesinambungan melalui sinergi dengan mitra strategis agar menjadi bank syariah terkemuka di Indonesia yang mampu meningkatkan nilai bagi para pemegang saham dan memberikan kemaslahatan bagi masyarakat luas.2 Visi dan Misi Bank Syariah Mandiri Pada umumnya Bank Syariah Mandiri mempunyai visi dan misi dalam melaksanakan fungsinya sebagai bank syariah yaitu . Menciptakan suasana pasar perbankan syariah agar dapat berkembang dengan mendorong terciptanya syarikat dagang yang terkondisi dengan baik. Visi PT Bank Syariah Mandiri mempunyai visi yaitu menjadi : bank syariah terpercaya pilihan mitra usaha 2. Menunjukkan komitmen terhadap standart kinerja operasional perbankan dengan pemanfaatan teknologi mutakhir serta memegang teguh prinsip keadilan. keterbukaan dan kehati-hatian. Memperkerjakan pegawai yang profesional dan sepenuhnya mengerti operasional perbankan syariah.

Berikut ini adalah Gambar struktur organisasi Bank Syariah Mandiri Cabang Malang. . 2) Mengkoordinir pembuatan rencana kerja (RKAP) tahunan Cabang.6. infaq dan shadaqah yang lebih efektif sebagai cerminan kepedulian sosial. Kepala Cabang 1) Mengelola secara optimal sumber daya Cabang agar dapat mendukung kelancaran operasional Bank. Gambar 2.3 Struktur Organisasi. Probolinggo Account Officer Funding Officer Custumer Service Head Teller Bank Office Offifer Teller Customer Service BO D&C SDI/UMUM Admin Pembiaya an BO Accounting Messenge Securit Driver Office (Sumber : Bank Syariah Mandiri) Adapun tugas masing-masing bagian adalah sebagai berikut : 1.5 Struktur Organisasi Kepala Cabang DKP PKP Marketing Manager Operating Manager KCP Pasuruan . Kepanjen.37 mendorong terwujudnya manajemen zakat. 2.

11) Memonitor pelaksanaan penagihan tunggakan kewajiban nasabah. 4) Memastikan realisasi target operasional Cabang serta menetapkan upaya-upaya pencapaiannya. dana. 9) Melakukan pembinaan. maupun jasa. pemasaran pembiayaan. baik terhadap nasabah maupun investor. 8) Memutuskan pencairan pembiayaan sesuai dengan wewenangnya. 5) Melakukan kegiatan penghimpunan dana. 6) Melakukan review terhadap ketajaman dan kedalaman analisis pembiayaan guna antisipasi risiko dengan penekanan kepada: a) Kesalahan pemohon pembiayaan b) Aspek legalitas nasabah c) Kewajaran dan limit pembiayaan d) Perhitungan nisbah/margin e) Aspek pengamanan. 10) Memantau kualitas aktiva produktif dan mengupayakan kolektibilitas lancar minimal sama dengan target yang telah ditetapkam direksi.38 3) Menetapkan dan melaksanakan strategi pemasaran produk bank guna mencapai tingkat volume/sasaran yang telah ditetapkan baik pembiayaan. . 7) Bersama dengan anggota komite lainnya memutuskan pembiayaan sesuai dengan batas wewenangnya atau dimintakan persetujuan dari Kantor Pusat. pemasaran jasa-jasa dan mencapai target yang telah ditetapkan. termasuk penetapan prasyarat dan syarat pembiayaan.

16) Melakukan pengawasan langsung maupun tidak langsung terhadap kondisi lingkungan serta keamanan Cabang. 18) Melakukan pemantuan terhadap ketepatan dan kebenaran pengiriman laporan ke Kantor Pusat dan Bank Indonesia setempat. 15) Mengarahkan para pejabat/petugas yang diberikan wewenang pengoperasian AS-400 untuk selalu memelihara dan menjaga kerahasiaan password dan sandi masing-masing termasuk password yang menjadi tanggung jawabnya. 13) Mensosialisasikan pedoman/ketentuan-ketentuan/kebijakan Direksi kepada pegawai terkait. 20) Menandatangani surat-surat keluar atas nama Cabang. 14) Member persetujuan pengeluaran biaya untuk kepentingan Cabang sesuai dengan batas wewenangnya. 21) Mewakili direksi untuk tugas-tugas intern maupun ekstern yang berhubungan dengan kegiatan Cabang. .39 12) Mengambil keputusan atas semua kegiatan-kegiatan dibidang pemasaran dan operasi sampai batas wewenangnya. 19) Memastikan bahwa prinsip kepatuhan telah dilaksanakan oleh seluruh jajaran Cabang. 22) Secara berkala (minimal sebulan sekali) dan dadakan melakukan cash opname. 17) Memastikan bahwa seluruh transaksi Cabang telah dicatat secara benar pada laporan keuangan Cabang.

pembangunan dan dunia setempat untuk dijadikan indikator pengembangan usaha Cabang. fungsi. penghargaan/penegakan hukuman pegawai Cabang sesuai dengan peraturan yang berlaku. . 28) Melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas dan kuantitas sumber daya yang tersedia guna menetapkan langkah-langkah/strategi yang akan dilakukan. 26) Mengimplementasikan bagan struktur organisasi. 24) Mengarahkan dan mendorong seluruh pegawai Cabang untuk selalu memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh nasabah dan meningkatkan produktifitas individu. mengusulkan kenaikan gaji/ pangkat. 32) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri kepada seluruh Cabang. 31) Menegakkan disiplin dan meningkatkan dedikasi pegawai dengan memberi contoh yang baik dalam segala bidang. 27) Merencanakan pendidikan pegawai dan mengusulkan ke kantor pusat. 25) Meningkatkan bantuan sepenuhnya terhadap pelaksanaan audit intern/ekstern.40 23) Menyelenggarakan pengumpulan data/informasi mengenai perkembangan ekonomi. 30) Melakukan penilaian pegawai. dan tugas setiap unit kerja Cabang sesuai dengan pedoman organisasi Cabang. 29) Menetapkan/mengesahkan dan merotasi pegawai serta meberikan job descripsion kepada masing-masing pegawai Cabang. promosi jabatan.

pendanaan maupun jasa-jasa. 5) Melaksanakan peninjauan atas proses pembangunan pembiayaan dan penekanan kepada upaya antisipasi risiko pembiayaan meliputi: a) Peninjauan kelengkapan dan keabsahan dokumen permohonan pembiayaan. 3) Memonitor realisasi target operasional Cabang serta menetapkan upaya-upaya pencapaiannya. e) Peninjauan kelengkapan persyaratan/syarat pembiayaan yang ditetapkan sehingga pembiayaan aman ditinjau dari segala bidang. 2) Membuat rencana kerja (RKSP) tahunan bidang pemasaran agar dapat mendukung kelancaran operasional Cabang. Manajer Pemasaran 1) Mengelola secara optimal sumber daya agar dapat mendukung kelancaran operasional Cabang. d) Peninjauan kewajaran limit pembiayaan dan nisbah bagi hasil/margin. 4) Melaksanakan strategi pemasaran guna mencapai tingkat volume/sasaran yang telah ditetapkan. baik pembiayaan. . c) Peninjauan ketajaman dan kedalaman analisis pembiayaan. b) Peninjauan kecukupan hasil invetigasi.41 2. 6) Bersama-sama dengan anggota komite pembiayaan lainnya memutuskan pembiayaan sesuai dengan batas wewenangnya.

11) Mengawasi ketertiban penyelengaraan dokumen pembiayaan yang telah dilakukan bawahannya. 13) Mengkoordinir/melaksanakan penagihan kewajiban nasabah yang telah jatuh tempo/menunggak. 14) Melakukan pembianaan terhadap nasabah maupun investor. 15) Mengkoordinir pelaksanaan penilaian ulang atas pembiayaan yang telah diberikan Cabang. 10) Meyakini bahwa pengikatan jaminan dan penutupan asuransi telah dilaksanakan pada kesempatan pertama setelah akad pembiayaan ditandatangani dan biayanya telah dibebankan kepada nasabah. minimal sama dengan target yang ditetapkan direksi. .42 7) Peninjauan prasayarat/syarat dalam surat penegasan persetujuan pemiayaan (SP3) telah sesuai dengan yang diputuskan Komite Pembiayaan Cabang/Kantor Pusat. 8) Peninjauan akad pembiayaan dan surat sanggup telah sesuai dengan yang dipersyaratkan dalam SP3 9) Meyakini bahwa kelengkapan-kelengkapan dokumen sbagai prasyarat/syarat pencairan fasilitas pembiayaan telah dipenuhi nasabah. 12) Melakukan pemantauan terhadap kualitas aktiva produksi dan mengupayakan pencapaian kolektifbilitas lancar. 16) Mengkoordinasikan dengan bagian lain dalam memecahkan/menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

22) Merencanakan dan mengusulkan pendidikan dan pelatihan yang diperlukan bagi pegawai dalam bidang pemasaran. dan disiplin kerja dalam rangka meningkatkan profesionalisme. 23) Melakukan evaluasi berkala terhadap kualitas dan kuantitas sumber daya yang tersedia guna menetapkan langkah-langkah/strategi yang akan dilakukan. dan mengarahkan pegawai agar mampu mengembangkan kemampuan. motivasi. 18) Memberikan bantuan terhadap pelaksanaan Audit Intern/Ekstern khususnya yang berkaitan dengan bidang pemasaran dan melaksanakan pelurusan atas penyimpangan yang ditemukan leh auditor. 21) Menegakkan disiplin dan meningkatkan dedikasi pegawai bidang pemasaran dengan memberi contoh yang baik dalam segala bidang. melatih.43 17) Melaksanakan pengumpulan data/informasi mengenai perkembangan ekonomi. 24) Menjaga kebersihan dan keserasian lingkungan kerjanya. 25) Mengusulkan penempurnaan pedoman/ketentuan pembiayaan yang dapat/telah kepada pimpinan Cabang. pembangunan dan dunia usaha setempat untuk dijadikan pengembangan usaha Cabang. 19) Melakukan pembinaan akhlak pegawai secara rutin agar diperoleh banker-bankir yang islami dan member nasihat terhadap pegawai yang mengalami masalah pribadi/ keluarga menganggu kelancaran tugas-tugasnya. . 20) Membina.

logistic. 6) Mengkoordinir pelaporannya. kearsipan. kebersihan. dan pengoperasian computer Cabang dengan baik dan benar. pengamanan. 3) Melakukan pengecekan pemenuhan prasyarat/syarat pembiayaan berdasarkan Surat Penegasan Persetujuan Pembiayaan (SP3) dan akad pembiayaan. pelaksanaan administrasi pembiayaan dan . 8) Mengkoordinir dan memastikan terselenggaranya filing dokumen pembiayaan (legal file) secara tertib dan aman.44 26) Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang diberikn oleh Cabang. 2) Membuat rencana dan sasaran kerja tahunan Cabang di bidang operasi. sumber daya insane. pelaporan pelayanan bidang kas. 4) Memberikan rekomendasi disetujui/ditundanya pencairan pembiayaan berdasarkan hasil pengecekan persyaratan pembiayaan yang telah dilakukan. 3. 7) Mengkoordinir dan memastikan terselenggaranya kegiatan akutansi. 5) Melakukan pemuatan terhadap Kualitas Aktiva Produktif dan menginformasikan hasilnya kepada Pimpinan Cabang serta Manajer Pemasaran. 27) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri kepada seluruh pegawai di bidang pemasaran. Manajer Operasional 1) Mengelola secara optimal sumber daya bidang operasi agar dapat mendukung kelancaran operasional Cabang.

13) Melakukan pembinaan akhlak pegawai secara rutin agar diperleh banker-bankir yang islami dan member nasihat terhadap pegawai yang mengalami masalah pribadi/keluarga yang dapat/ telah mengganggu kelancaran tugas-tugasnya. 16) Mengarahkan dan mendorong pegawai di bidang operasi untuk bekerja sama secara optimal dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah.45 9) Memastikan pencapaian target operasional Cabang. 15) Melakukan evaluasi berkala terhadap kecukupan kualitas dan kuantitas sumber daya bidang operasi guna menetapkan strategi yang akan dilakukan. Pengawas Internal dan Kepatuhan . 19) Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh Kepala Cabang. 12) Menjaga kebersihan dan kerapian di lingkungan kerjanya. 4. 17) Mengembangkan dan meningkatkan kemampuan bawahan yang menjadi binaannya. 14) Merencanakan dan mengusulkan pendidikan dan pelatihan yang diperlukan bagi pegawai di bidang operasi. 11) Mengusulkan penyempurnaan Pedoman Operasional Bank atau ketentuan lainnya kepada Pimpinan Cabang. 18) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri kepada seluruh karyawan di bidang operasi. 10) Berkoordinasi dengan bagian lain dalam memecahkan/menyelesaikan permasalahan yang dihadapi.

. Menilai kesesuaian pelaksanaan tugas masing-masing pegawai dengan job description. prosedur operasional atau peraturan lainnya yang telah tersedia di Cabang Malang. Memastikan bahwa pembuatan laporan unit kerja. e. maupun rekomendasi dari unit kerja Kantor Pusat lainnya. Memastikan kebenaran posting transaksi pada AS-400. Surat Edaran. Memastikan kebenaran pelaksanaan kegiata operasional telah sesuai dengan Pedoman Operasional Bank (BOP). b) Memastikan bahwa kebijakan/ketentuan Kantor Pusat telah disosialisasikan. Melakukan pemantauan atas tindak lanjut rekomendasi Auditor (baik SKAI-DPI atau auditor eksternal).46 1) Kebijakan/Peraturan a) Memastikan kebijakan intern. 2) Operasional a. baik laporan kepada Kantor Pusat maupun pihak eksternal (BI atau pihak ketiga lainnya) telah dilakukan dengan benar dan tepat waktu. atau ketentuan lainnya bak dari kantor pusat maupun pihak eksternal (BI atau pihak ketiga lainnya). Memeriksa ulang terhadap keabsahan dan kebenaran proses transaksi harian serta keabsahan bukti-bukti pendukungnya (dengan proofshet) b. d. c. f.

Memastikan pengalokasian arsip Cabang talah berjalan sesuai dengan ketentuan. da bertanggung jawab atas bukti/file pembukuan yang telah dilakukan pemeriksaan. Memastikan bahwa hak pegawai telah terpenuhi/dibayar sesuai ketentuan. 3) Pembiayaan a. c. e. Memastikan bahwa proses pemberian pembiayaan telah sesuai dengan kebijakan/ketentuan internal bank. b. Mengawasi absensi pegawai. Memastikan kelengkapan dan keabsahan legal dokumen. 4) Umum a. Menyimpan. d. c. b. Memastikan kecukupan sarana logistic dan sumber daya insane serta serta pemanfaatanya telah diakukan secara efektif dan efisien. Memastikan bahwa keamanan dan kebersihan ruang kerja komputer telah memadari. h. e. membuat daftar file. d. Memastikan bahwa fisik jaminan telah dikuasai oleh bank dengan aman dan sesuai dengan nilai dan lokasinya. Memastikan bahwa semua pembiayaan telah mendapatkan persetujuan pejabat berwenang.47 g. . Memastikan kebenaran administrasi pembiayaan yang diberikan. Melakukan bahwa keamanan dan kebersihan ruang komputer telah memadai.

baik pembiayaan. b) Melaksanaan strategi pembiayaan produksi bank guna mencapai volume/sasaran yang telah ditetapkan. Marketing Officer dan Assistant Marketing a) Membantu manajemen pemasaran dalam menetapkan rencana kerja (RKAP) tahunan bidang pemasaran. f) Melayani permohonan pembiayaan nasabah. e) Melasanakan sosilitasi nasabah maupun investor sesuai dengan rencana yang telah ditetapkan.48 5) Pelaporan a. pendanaan. 5. c. . maupun jasa-jasa bank. baik baru maupun perpanjangan. Membuat laporan isidentil apabila terjadi hal-hal khusus yang perlu dilaporkan (kasus). d) Membuat perencanaan solistiasi nasabah maupun investor untuk memperoleh nasabah / investor yang baik. c) Melakukan survey/pengamatan secara langsung terhadap kondisi/potensi bisnis daerah. b. Secara mingguan membuat laporan kepada Cabang atas temuan/penyimpangan yang terjadi. Setiap bulan membuat laporan kepada unit kepatuhan atas temuan yang bersifat prinsipil. g) Memberikan informasi terhadap nasabah mengenai persyaratan pembiayaan yang harus dipenuhi sehubungan dengan permohonan pembiayaan nasabah.

l) Melaksanakan penagihan rutin atas kewajiban nasabah yang jatuh tempo. bank checking. q) Secara terus-menerus berupaya meningkatkan/ pemahaman produk-produk Bank Syariah Mandiri dan tata cara pelayanannya. tread and market cheking. pemeriksaan setempat. n) Melakukan pemantauan terhadap kualitas aktiva produktif dan mengupayakan pencapian kolektabilitas lancar minimal sama dengan target yang ditetapkan direksi. k) Melakukan pengawasan dan membantu nasabah sehubngan dengan fasilitas pembiayaan yang sedang dinikmati. r) Melaksanakan pendidikan yang ditugaskan oleh atasan. p) Memonitor realisasi pengajuan permohonan pembiayaan dan penyimpangan dana atas nasabah-nasabah/investor yang telah disolitasi dan kesuksesan dalam pemberian pinjaman. termasuk syarat-syarat di masng-masing jeni produk.49 h) Menerima dan memeriksa kebenaran dan kelengkapan berkas permohonan pembiayaan nasabah. m) Menyelesaikan fasilitas pembiayaan nasabah yang tergolong kolektibilitas kurang lancar. diragukan dan macet. o) Melakukan koordinasi kerja dengan analis. . i) Melaksanakan investigasi melalui wawancara. j) Membuat surat penolakan atas pemohonan pembiayaan nasabah yang ditolak.

t) Mengimplementasikan budaya SIFAT. g) Melayani investor yang butuh invormasi tentang saldo dan mutasi rekeningnya. i) Melayani investor yang menginginkan pindah ke cabang lain. h) Melayani investor dalam permintaan ‘standing order’ atau instruksi pembayaran berjangka lainnya. c) Melayani percetakan cek atau bilyet giro. u) Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang ditunjuk oleh atasan. j) Melayani nasabah dalam hal ada permintaan advice / tembusan rekening giro. e) Melayani penutupan rekening giro atas permintan investor sendiri karena ketentuan bank (yang telah disepakati investor) maupun karena peraturan Bank Indonesia.50 s) Menjaga kebersihan dan keserasian lingkungan kerja. f) Melayani prmohonan penerbitan dan pencairan deposito berjangka dari investor. Customer Service a) Memberikan penjelasan nasabah/calon nasabah atau investor mengenai produk-produk Bank Syariah Mandiri berikut syaratsyaratnya maupun tata cara prosedurnya. baik rekening giro maupun tabungan. d) Melayani permintaan nasabah untuk melakukan memblokiran. . b) Melayani pembukaan rekening giro dan tabungan sesuai dengan permohonan investor. 6.

o) Mengiplementasikan budaya SIFAT p) Input data customer facility.51 k) Melayani nasabah dalam hal pelayanan jasa-jasa bank saperti transfer. pemindah-bukuan antar rekening nasabah. m) Memberikan usulan-usulan kepada manager pemasaran untuk perbaikan pedoman/ketentuan tentang pelayanan kepada nasabah/investor. Administrasi Pembiayaan 1) Melakukan pengecekan kelengkapan pemenuhan dokumen pembiayaan senelum fasilitas dicairkan berdasarkan prasyarat/syarat yang telah disepakati. . q) Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang ditunjuk atasan. n) Menyelenggarakan administrasi kartu-kartu yang diperlukan untuk pelayanan kepada nasabah/investor. dan sebagainya. 7. inkaso. auto save. l) Melayani transaksi transfer masuk berikut melakukan pemeriksaan kebutuhan tanda bukti dari nasabah dengan datadata yang ada pada Surat Pembritahuan Kiriman Uang (SPUK) dan membubuhkan paraf pada SPUK. surat refrensi bank. 2) Monitoring ketertiban pelaksanaan pembayaran kewajiban nasabah (angsuran/bagi hasil) 3) Melakukan administrasi jaminan pembiayaan.

Pemeriksaan surat permintaan informasi bank dari bank lain serta mencocokkan dengan data nasabah yang ada. 8) Menerima surat permintaan informasi bank lain dengan melakukan: a. b. 5) Mentatausahakan pembayaran gaji pegawai. baik kepada Kantor Pusat maupun kepada Bank Indonesia secara benar dan tepat waktu. 8. 6) Melakukan monitoring atas kualitas aktiva produktif dan menginformasikan hasilnya kepada manajer Operasi. SDI dan Umum 1) Mentatausahakan absensi harian pegawai (pagi dan sore hari) 2) Mentatausahakan dan membayar uang lembur pegawai.52 4) Monitoring kewajiban nasabah yang telah jatuh tempo (menunggak) untuk diinformasikan kepada manajer Operasi dan diteruskan kepada Manajer Pemasaran untuk ditindak lanjuti. 6) Mentatausahakan pemberian pinjaman pegawai. 5) Membuat dan menyampaikan laporan dibidang pembiayaan. 7) Melakukan pengelolaan filing dokumen pembiayaan (legal dokumen) secara aman dan tertib. 10) Melaksanakan pekerjaan lain yang ditugaskan oleh manajer operasi maupun kepala cabang. 4) Mentatausahakan cuti tahunan pegawai. 3) Mentatausahakan dan membayar penggantian uang kesehatan pegawai. . Meneruskan jawaban informasi bank kepada yang membutuhkan. 9) Mengikuti pendidikan sesuai yang ditugaskan oleh atasan.

Membuka dan menutup brangkas. Melaksanakan pengawasan brangkas. 10) Melaksanakan rotasi/mutasi pegawai sesuai dengan keperluan atasan. Mengambil/menyimpan uang tunai dari/ke dalam brangkas kas/teller. seperti tiket KKR pajak. 14) Memberikan masukan kepada atasan untuk perbaikan ketentuanketentuan yang berkaitan dengan personalia. 12) Membuat procfing atas tiket-tiket KKR yang berada dalam pengelolaannya. b. Teller a) Bersama-sama dengan manajer operasional: a. 15) Melaksanakan tugas-tugaslain yang diberikan oleh atasan. 8) Membuat analisis kebutuhan pegawai seluruh unit kerja dikaitkan dengan kondisi usaha yang telah dibuat akurat. d. 11) Membuat Laporan Personalia Cabang ke Kantor Pusat. 9. KKR Tunjangan Hari Raya. 13) Mengimplementasikan corporate culture Bank Syariah Mandiri secara optimal. dan berbagai bentuk kontijensi lain yang berhubungan dengan personalia setiap akhir bulan atau akhir periode. Menghitung uang yang akan disimpan ke dalam brangkas. 9) Membuat rencana pendidikan dan pelatihan pegawai telah terlaksana dengan baik. c.53 7) Mensosialisasikan peraturan perusahaan dan ketentuan-ketentuan bidang ketenagakerjaan kepada seluruh pegawai cabang. . BCD Persekot Gaji (jika ada).

slip penarikan kepada manajer operasional untuk diperiksa. f) Membuka terminalnya.54 b) Pada awal/akhir hari mengambil/menyimpan box teller dari/ke dalam brangkas. d) Melayani penyetoran tunai maupun non tunai dengan benar dan cepat. j) Menjumlahkan nominal dan lembar warkat kliring dan mencocokannya dengan rekapitulasi kliring penyerahan. i) Mengkompilasi daftar penerimaan dan pengiriman kas. k) Melaksanakan sign-on dan sign-off secara tertib pada pagi hari dan setiap akan mengakhiri pekerjaan pada terminal (work station) . h) Memilah dan mempersiapkan uang tunai yang akan dilabel (diikat dengan kertas vigget Bank Syariah Mandiri. g) Menyerahkan cek/bilyet giro. e) Melayani penarikan tunai maupun non tunai dengan benar dan cepat dengan memperlihatkan batas wewenang yang dimilikinya. Pada awal/akhir membuka / menutup brangkas teller. Menghitung persediaan uang yang ada di brangkas teller. (posting) mutasi kas secara benar melalui menghitung saldo kas akhir hari ini dan mencocokkan dengan jumlah fisik saldo uang tunai yang ada dalam box-nya sendiri. c) Bersama-sama manajer operasional: a. b.

55 l) Mencetak mutasi kas pada sore hari melalui AS-400 dan mencocokannya dengan tiket-tiketnya. o) Memberika usaha perbaikan pedoman/ketentuan yang berkaitan dengan pelayanan kas pada manajer operasional. n) Menampung usul/saran nasabah/investor dan diteruskan kepada manajer operasional untuk ditindaklanjuti. f) Menerima penyerahan kliring penerimaan dari Bank Indonesia. c) Mem-file berkas-berkas transfer. s) Mengimplemetasikan budaya SIFAT. . nota kredit/nota debit dar petugas terkait. p) Menjaga kerahasiaan password yang menjadi wewenangnya. m) Bersama-sama manajer operasional melaksanakan cash opname setiap akhir bulan. b) Memeriksa kebenaran/kecocokan antara fisik blanko nota kredit/nota debit dengan kartu persediaan. Back Office a) Melaksanakan pemeriksaan ulang atas semua transaksi transfer keluar/masuk maupun nota debit keluar/masuk setap akhir hari. t) Melaksanakan tugas-tugas lainnya yang ditunjuk atasan. 10. q) Menjaga ketertiban dan keamanan sistem komputerisasi secara fisik maupun administrasi. r) Menjaga kebersihan lingkungan kerjannya. e) Melakukan penyerahan kliring warkat ke Bank Indonesia. d) Menerima warkat kliring berupa cek/bilyet giro bank lain.

lahirlah nilai-nilai perusahaan yang baru yang disepakati bersama untuk di-shared oleh seluruh pegawai Bank Syariah Mandiri yang disebut Shared Values Bank Syariah Mandiri. m) Melaksanakan tugas-tugas lainya yang ditunjuk atasan.56 g) Meyakinkan bahwa rekening pelantara yang digunakan untuk transaksi kliring telah bersaldo nihil pada akhir hari kerja. 2.4 Budaya Bank Syariah Mandiri Setelah melalui proses yang melibatkan seluruh jajaran pegawai sejak pertengahan 2005. i) Melayani dan menata usahakan transaksi inkaso keluar dan masuk. • Teamwork Mengembangkan lingkungan kerja yang saling bersinergi. . Shared Values Bank Syariah Mandiri disingkat “ETHIC”. h) Mengusulkan penyempurnaan pedoman/ketentuan yang berhubungan dengan kliring kepada manajer operasional/kepala cabang. • Excellence Berupaya mencapai kesempurnaan melalui perbaikan yang terpadu dan berkesinambungan. k) Membuat daftar inkaso yang masih outstanding setiap akhir bulan. j) Melayani dan menatausahakan hasil inkaso.6. l) Mengimplementasikan budaya SIFAT.

57 • Humanity Menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan dan religius. • Customer Focus Memahami dan memenuhi kebutuhan pelanggan untuk menjadikan Bank Syariah Mandiri sebagai mitra yang terpercaya dan menguntungkan. diakronimkan menjadi “ETHIC”. Agar nilai-nilai bersama yang telah dirumuskan dan disepakati dapat dipaham. Kelima nilai tersebut. Kata ETHIC sendiri berarti “set of moral principal (himpunan prinsip-prinsip moral) sebagai tatanan perilaku mulia yang membentuk keunggulan insan BSM. • Integrity Menaati kode etik profesi dan berpikir serta berperilaku terpuji. dan dilaksanakan oleh seluruh insan Bank Syariah Mandiri dalam kehidupan berorganisasi maka shared values Bank Syariah Mandiri diterjemahkan ke dalam perilaku-perilaku utama sebagai berikut: . dihayati.

• Effective Communication: mewujudkan iklim lalu lintas yang lancar dan sehat. serta menghindari kegagalan dengan selalu . • Respect: menghargai pendapat dan Berkomtmen kepada kontribusi orang lain. • Prudence : menjaga amanah secara hati-hat dengan selalu memperhitungkan risiko atas keputusan yang diambil dan tindakan yang dilakukan. Teamwork (‘Amal Jamma’iy) • • Trust: mengembangkan sikap saling percaya yang didasari pikiran dan perilaku positif.6.3 Nilai-Nilai Organisasi pada Bank Syariah Mandiri Nilai Excellence (Imtiyazz) • • Perilaku Utama (Core Behavior) Perfection: kesempurnaan Ounership : mengembangkan sikap rasa saling memiliki yang positif. Result: memiliki orientasi pada hasil dan nilai tambah bagi stakeholders.58 2. • Competence: meningkatkan keahlian sesuai tugas yang diberikan dan tuntutan profesi banker.5 Nilai-Nilai Organisasi Tabel 2.

.• • Good Corporate: melaksanakan tata kelola organisasi yang sehat. • Social Responsibility: memiliki kepedulian terrhadap lingkungan dan sosial tanpa mengabaikan tujuan perusahaan. Humanity (Insaniyah) • • Sincerity: meluruskan niat untuk mendapatkan ridho Allah Universality: mengembangkan nilai-nilai kebaikan yang secara umum diterima seluruh umat manusia. Integrity (Shiddiq) • • Honesty: menjunjung tinggi kejujuran dan nilai setiap perlaku. • Responcibility: menerima tugas sebagai amanah dan menjalankannya dengan penuh tanggung jawab. Innovation: proaktif menggali ide-ide dan untuk mengimplementasikan memberikan layanan yang lebih baik dan lebih cepat dibandingkan dengan competitor. Customer Fokus (Tafdhilu ‘Umalaa) Al.59 meningkatkan keterampilan berkomunikasi. Diciplin: melaksanakan tugas dan kewajiban sesuai dengan dengan ketentuan dan tuntutan perusahaan serta nilai-nilai syariah.

60 • Customer Satisfying: mengutamakan pelayanan dan kepuasan pelanggan. dimana bank syariah mandiri benar-benar berfungsi sebagai intermediary institution lewat skim-skim pembiayaan yang dimilikinya. • Keterbukaan Melalui laporan keuangan bank yang terbuka secara berkesinambungan. transfer prestasi dari mitra usaha dalam porsi yanga dil sesuai dengan fitrah alam. nasabah dapat mngetahui tingkat keamanan dana dan kualitas manajemen bank. (Sumber : Bank Syariah Mandiri) 2.6 Prinsip-Prinsip Operasional • Keadilan Bank Syariah Mandiri memberikan bagi hasil. pengguna dana bank berada dalam hubungan sejajar sebagai mitra usaha yang saling menguntungkan dan bertanggung jawab. agama. .6. • Universalitas Bank Syariah Mandiri dalam mendukung operasionalnya tidak membedabedakan suku. • Kemitraan Posisi nasabah investor. ras dan golongan dalam masyarakat dengan prinsip Islam sbagai rahmatan lil alamin.

Terdapat banyak produk yang disediakan oleh Bank Syariah termasuk Bank Syariah Mandiri (BSM). Fasilitas Talangan Haji ini juga dipunyai oleh beberapa bank umum. Dengan adanya bunga pada bank umum tersebut maka terjadi perbedaan antara jasa bank umum dan bank syariah dalam pemberian jasa 61 . Di bank umum fasilitas ini termasuk dalam jenis pembiayaan yang terdapat bunga pinjaman per tahun. Produk tersebut adalah pembiayaan Talangan Haji. Pembiayaan Talangan Haji BSM merupakan pinjaman dana talangan dari bank kepada nasabah khusus untuk menutupi kekurangan dana untuk memperoleh kursi/seat haji dan pada saat pelunasan BPIH. cara perolehan keuntungan/laba bank.BAB III KESIMPULAN Berdasarkan data yang telah diperoleh dan keterangan-keterangan dan teori yang telah ada maka dapat disimpulkan bahwa Kegiatan atau operasi dari Bank Syariah tidak jauh beda dengan Kegiatan atau operasi dari Bank-bank konvensional. dan memberikan jasa bank lainnya. Produk tersebut diminati karena mempunyai manfaat yang sangat besar bagi nasabah dan kemudahan dalam memperoleh fasilitas tersebut. adanya dewan pengawas pada bank syariah. Dari kegiatan utama bank. menyalurkan dana. prinsip dalam pengelolaan dana. Kegiatan utamanya adalah menghimpun dana. penulis menemukan perbedaan didalamnya. Yaitu terdapat pada Bidang Investasi. Salah satunya adalah produk yang sangat diminati oleh nasabah yang beragama Islam. dan tujuan utama bank.

Perbedaannya. . Sehingga nasabah bisa mendapat kepastian keberangkatan Haji. mempercepat dan memudahkan nasabah dalam melaksanakan Haji. tidak diperbolehkan adanya bunga dalam kegiatannya. biaya naik haji akan semakin mahal apabila nasabah dari bank umum tidak bisa melunasi kewajiban mereka. Hal ini lebih baik dibandingkan apabila nasabah melakukan tanpa melalui fasilitas ini. Oleh karena itu keuntungan bagi pihak Bank Syariah Mandiri (BSM) diperoleh dari ujroh atau biaya yang dikenakan dalam pemberian fasilitas pembiayaan Talangan Haji. Akan tetapi di bank syariah. Karena kebarangkatan Haji nasabah baru akan ditentukan setelah pelunasan biaya naik haji. Ujroh dibayar oleh nasabah di awal. Fasilitas pembiayaan Talangan Haji memberikan kepastian keberangkatan Haji para nasabah. walaupun dalam bentuk pembiayaan. Dengan kata lain.62 pembiayaan nasabah dalam naik haji.

Karena pada Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Malang masih belum mempunyai unit yang khusus dalam pelayanan produk ini. 4. 5. Karena nasabah masih harus melakukan pengajuan SPPH sendiri. Bagaimana apabila pihak bank 63 . 1. Karena fasilitas tersebut mempunyai potensi yang sangat besar dilihat dari segi masyarakat Indonesia yang sebagian penduduknya mayoritas beragama Islam. Hal ini diharapkan agar kinerja Bank Syariah Mandiri (BSM) Cabang Malang lebih optimal. khususnya fasilitas pembiayaan talangan haji. Agar pelayanan kepada nasabah lebih optimal. Berkenaan dengan jangkauan Bank. Bank Syariah mandiri (BSM) harus terus membuka cabang-cabang baru untuk meluaskan pasar. 2. Penambahan divisi atau bagian kerja yang menangani khusus dalam produk talangan haji. Unit ini berfungsi seperti Customer Service yang khusus melayani nasabah via telpon. Meningkatkan tingkat keberadaan produk fasilitas yang telah ada.BAB IV SARAN Pada bagian akhir laporan ini. Dan juga jumlah nasabah pada produk ini sangat banyak. penulis ingin memberikan saran kepada pihak Bank Syariah Mandiri (BSM) yang berkaitan dengan pembahasan yang telah ada. 3. Menambah pelayanan pada produk talangan haji. Perlu adanya unit baru yaitu Desk Call di setiap cabang Bank Syariah Mandiri (BSM).

Laporan magang ini dibatasi pada permasalahan pembiayaan talangan haji yaitu bagaimanna cara dan prosedur Pembiayaan talangan haji di Bank Syariah Mandiri cabang Malang.64 melakukan permohonan SPPH bagi nsabah. . sehinggga nasabah akan merasa lebih mudah dan terbantu dengan produk talangan haji dari Bank Syariah Mandiri (BSM).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->