SENAM KETANGKASAN 1. SALTO Salto = gerakan atau bentuk latihan dengan “guling di udara”, ke depan maupun ke belakang .

Teknik gerakan : a. Awalan lari beberapa langkah saja b. Selanjutnya menolak dengan dua kaki ke atas kuat, bersamaan dengan kedua lengan diayunkan kuat ke atas c. Setelah mencapai titik tertinggi tangan, digerakkan memeluk lutut, kepala tunduk d. Sesaat akan mendarat kaki dilepaskan, lutut lurus sesaat kemudian mendarat dalam posisi berdiri. Berdasarkan sikap badan, dibedakan jadi dua : a. Salto berjongkok b. Salto dengan badan direntangakan Langkah-langkah latihan : Latihan 1 : Awalan, melompat dengan tolakan atas kedua kaki, melakukan guling di atas peti lompat yang tingginya 30-40 panggul anak anak Latihan 2: Sama seperti latihan 1, namun dilakukan dengan tangan tanta menumpu pada peti lompat. Lakukan lompatan cukup tinggi lalu badan membusur. Latihan 3: Mengulang latihan 2, latihan ini menggunakan peti lompat yang direndahkan dengan diberi alas yang lunak. Usahakan lompatan tetap tinggi, sehingga pada saat di udara dapat melakukan guling depan Latihan 4 : Dengan menggunakan pengikat pinggang dan dibantu oleh dua orang, siswa melakukan salto ke depan dari atas peti (tinggi peti± 30 – 40 cm) Latihan 5 : Melakukan latihan 4 di lantai (dengan beralas yang lunak). Latihan 5 dilakukan dengan awalan 3 atau 4 langkah. Lompatan siswa tetap tinggi ke atasdepan. Dibantu oleh 2 orang dengan memakai tali pengikat. Latihan 6 :

Latihan 2 : Dengan bantuan dua orang. siswa melakukan loncat-loncatan di tempat atas dua kaki. sehingga mengganggu keseimbangan saat mendarat 2. Arah loncatan terlalu ke depan. Latihan 4 : Melakukan latihan 4 sama seperti latihan 3. Badan siswa tidak membungkuk. siswa memakai tali pengikat melakukan flikflak dari atas peti lompat (berdiri di ujung peti dengan tolakan kedua lutut yang agak dibengkokkan dan ayunan kedua tangan ke atas belakang) . Langkah-langkah latihan : Latihan 1 : Dengan bantuan dua orang. sehingga loncatan kurang tinggi akibatnya dapat jatuh duduk c. Siswa mwloncat tinggi dan ”mengguling” ke belakang dengan penuh. Secara umum latihan flik-flak sama dengan latihan gerakan salto ke depan. Melakukan latihan sama seperti latihan 2. Waktu mendarat lengan tidak direntangkan ke atas. tetapi diayunkan ke depan. Latihan dilakukan berulangulang sampai guru merasa ”ringan atas badan siswa”. FLIK – FLAK Flik – flak = gerakan salto ke belakang. namun kedua lutut yang merapat ke dada. Guru ”menangkap” pada tengkuk siswa dan membantu ”menggulingkan” badannya Latihan 7 Melakukan latihan 6 di atas lantai (yang diberi alas yang lunak) Kesalahan – kesalahan : a. Guru menahan/mengangkat siswa di udara agak lama dan mendaratkannya di lantai Latihan 3 . Badan kurang bulat karena lutut tidak dilipat ke dada atau lengan tidak memeluk lutut dan kepala tidak tunduk d. namun tanpa tali mengikat dan hanya dibantu oleh satu orang. Tolakan kaki kurang kuat dan lengan tidak mengayun kuat ke atas b.Melakukan salto dari atas peti (tinggi peti± 30 – 40 cm) dengan bantuan satu orang. Guru hanya mengangkat dan menolak panggul siswa ke belakang pada saat siswa di udara . diselingim satu loncatan tinggi ke atas dengan menarik kedua lutut rapat ke dada dengan kedua tangan memeluknya.

Tinggi peti lompat ± 20 cm Latihan 6: Melakukan latihan 5 tanpa bantuan. Bentuk B. Tetapi gerakannya didahului dengan gerakan meloncat ke atas depan. LONCAT HARIMAU Pada dasarnya gerakan loncat harimau sama dengan berguling ke depan. Kedua tangan dengan siku dibengkokkan di depan badan. Teknik gerakan : a. tetapi dari bahan yang sama. maka jarak bola di jauhkan 50 -60 cm dari ujung kaki. terbuat dari bahan khusus yang tidak keras dengan gelanggelang besi tempat pengikat tali yang dipegang oleh pembantu B. siswa harus menguasai gerakan guling depan dahulu. dengan kedua tangan lurus ke depan hingga badan melayang di udara dengan posisi badan dan kaki dalam keadaan lurus d. Langhah – langkah gerakan : Latihan 1 : Sikap jongkok. Latihan 2 : . tumit diangkat b. Bersamaan dengan menolakkan kedua kaki. Saat telapak tangan menyentuh matras. Sfatnya agak lunak (tidak keras). lipatkan kepala di antara kedua tangan sehingga pundak menyentuh matras e. kedua tangan sejajar kemuka setinggi bahu. Untuk dapat melakukan derakan loncat harimau. Bentuk A. lebar ± 15 cm. Jarak bola dengan ujung kaki 30-40 cm. Mula – mula sikap jongkok. kedua telapak tangan dan pandangan menghadap ke depan c. ditugaskan melompati bola tersebut dengan guling depan. Demikian selanjutnya dapat dilakukan di atas lantai Tali pengikat sebagai alat bantu flik – flak : A. kedua kaki diangkat kaki rapat. Simpul di sisi tempat pegangan pembantu tidak dibuat khusus. Lakukan latihan ini berulangulang sampai siswa merasakan teknik dasar latihan loncat harimau dengan baik. melompat ke atas depan.Latihan 5 : Bagi siswa yang melakukan ”loncatan ke atas” kurang tinggi dapat melakukan latihan 2 (dari atas peti lompat) tanpa tali pengikat dan dibantu oleh satu orang. Tali pengikat ini tidak tebal 3. kedua tangan lurus ke depan ke arah atas. Kalau siswa sudah menguasai latihan di atas. Tempatkan satu bola di depan siswa. terbuat dari bahan ”kain kasur” yang dijahit berlapis – lapis (± 6 lapis). Kemudian dilanjutkan dengan gerakan berguling ke depan secara bulat dan sikap akhir jongkok.

Kemudian latihan dilanjutkan dengan mengurangi tinggi peti/matras serendah mungkin. mendarat dengan guling depan di atas matras (tanpa diberi rintangan) Cara memberi bantuan latihan loncat harimau Guru berada di sisi matras dan siap untuk membantu. Latihan 3 Dengan awalan melompati tongkat/siswa yang membungkuk (ketinggian 75 m) deakhiori dengan guling ke depan di atas peti lompat atau matras yang tingginya ± 50 cm. melompat tinggi dan jauh ke muka.Dengan awalan. Cara membantu seperti ini dilakukan setiap kali melakukan bantuan dalam latihan loncat harimau . Guru dengan cepat mendekati tempat ”mendarat” siswa di matras dengan menempatkan tangan di tengkuk siswa dan membantunya dengan agak mengangkat/mengungkitnya. disyaratkan daya tolak lompatan yang tinggi dengan sikap kedua lengan direntangkan lurus ke depan pada saat melompat. guling dapan atas peti lompat/matras yang disusun tinggi (tinggi ± 40 cm). jarak batas tolak lompat dan peti ±60 cm. Akan tetapi. Kemudian dilanjutkan dengan menambah ketinggian rintangan (siswa yang membungkuk) dan menjauhkan/memperbesar batas yolak lompat Latihan 4 Dengan awalan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful