P. 1
mekban

mekban

|Views: 247|Likes:
Published by Fall-d' Azran

More info:

Published by: Fall-d' Azran on Jan 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/09/2014

pdf

text

original

[Gaya Geser Dan Momen Lentur

]


17











II. GAYA GESER DAN MOMEN LENTUR

2.1. Pengertian Balok

Balok (beam) adalah suatu batang struktural yang didesain untuk menahan
gaya-gaya yang bekerja dalam arah transversal terhadap sumbunya. Jadi,
berdasarkan pada arah bekerjanya beban yang diberikan, maka balok berbeda dari
batang yang mengalami tarik dan batang yang mengalami puntiran. Pada batang
yang mengalami tarik, maka bebannya diarahkan sepanjang sumbunya, dan pada
batang yang mengalami puntiran maka vektor momen putarannya mengarah
sepanjang sumbu batang. Sebaliknya, beban-beban pada sebuah balok diarahkan
tegak lurus terhadap sumbunya.


[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


18
2.2. Jenis-Jenis Balok
1. Balok berdasarkan tumpuan yang digunakan

Gambar 2.1. Jenis-jenis Balok
2. Balok berdasarkan keseimbangan statis
 Statis Tertentu (Statically Determinate)
Gaya – gaya reaksi dianalisa dengan persamaan keseimbangan statis.
ΣF = 0 ΣM = 0

 Statis Tidak Tentu (Statically Indeterminate)
Gaya-gaya reaksi dianalisa dengan persamaan keseimbangan statis
dan persamaan-persamaan tambahan yang berhubungan dengan
perpindahan-perpindahan struktur.



[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


19
2.3. Tipe-Tipe Beban

Gambar 2. Tipe Beban pada Balok


1. Beban Terpusat (Concentrated Loads)
Contoh: Gaya P1 dan P2
2. Beban Terdistribusi (Distributed Loads)
Contoh: Beban q
3. Beban merata (Uniform load)
Contoh: Beban q pada gambar (a)
4. Beban yang berubah secara linier (Linearly varying load)
Contoh: Beban q pada gambar (b)
5. Kopel (Couple)
Contoh: Momen M
1


2.4. Gaya Geser dan Momen Lentur
Apabila sebuah balok dibebani oleh beberapa buah gaya atau kopel maka
akan tercipta sejumlah tegangan dan regangan internal. Untuk menentukan
berbagai tegangan dan regangan tersebut, harus dicari terlebih dahulu gaya internal
[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


20
(internal forces) dan kopel internal yang bekerja pada penampang balok. Gaya
internal yang bekerja pada penampang-penampang balok diantaranya gaya geser V
dan momen lentur M.

A. Gaya Geser (Shearing Force)
Gaya geser secara numerik adalah jumlah aljabar dari semua komponen
vertikal gaya – gaya luar yang bekerja pada segmen yang terisolasi, tetapi
dengan arah yang berlawanan, dinotasikan dengan V. Penentuan gaya geser
pada sebuah irisan balok memenuhi syarat keseimbangan statis pada arah
vertikal.
ΣFv = R
1
- P
1
– P
2
– V = 0 atau V = R
1
– P
1
– P
2


B. Momen Lentur (Bending Momen)
Momen lentur adalah jumlah aljabar dari semua komponen momen gaya
luar yang bekerja pada segmen yang terisolasi, dinotasikan dengan M. Besar
M dapat ditentukan dengan persamaan keseimbangan statis
ΣM =0
ΣMo = M - R
1
x + P
1
(x-a) + P
2
(x-b) = 0
atau M = R
1
x – P
1
(x-a) – P
2
(x-b)




2.5. Hubungan Antara Beban, Gaya Geser Dan Momen Lentur
Hubungan ini bermanfaat untuk:
Mencari gaya geser dan momen lentur di seluruh arah panjang
sebuah balok
Menyusun diagram – diagram gaya geser dan momen lentur

A. Beban Terdistribusi
dx
dV
w =
dx
dM
V =

[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


21

B. Beban Terpusat
V
1
= - P M
1
= P ) (
2
dx
+ Vdx + V
1
dx

C. Beban Kopel
V
1
= 0 M
1
= - M
o


2.6. Diagram Gaya Geser dan Momen Lentur
Gaya geser V dan momen lentur M dalam balok merupakan fungsi-fungsi dari
jarak x yang diukur sepanjang sumbu longitudinal. Salah satu cara untuk
mengetahui harga V dan M pada semua penampang balok adalah dengan
menggambar sebuah grafik yang memperlihatkan bagaimana V dan M berubah
terhadap x. Grafik ini disebut diagram gaya geser dan momen lentur.


















[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


22
Contoh-Contoh Soal Dan Pembahasannya


1. Gambarkan diagram gaya geser dan momen lenturnya!




Jawab:

Dengan menggunakan persamaan keseimbangan statis diperoleh R
1
= 1200
kN dan R
2
= 2400 kN

w/x = 600/12 w = (x/12)600 kNm
2
25 1200 600
12 2
1
1200 x x
x
V ÷ =
|
.
|

\
|
÷ =
3
3
25
1200
3
600
12 2
1
1200 x x
x
x
x
x M ÷ =
|
.
|

\
|
|
.
|

\
|
÷ =
V
x=0
= 1200 kN dan V
x=12
= -2400 kN
V = 0
1200 – 25x
2
= 0
x = 6.94 m
( ) ( ) 5520 94 . 6
3
25
94 . 6 1200
3
94 . 6
= ÷ =
=
x M
X

M = 5x(x/2) kN m untuk 0 m<x<4 m
M
x=0
= 0 kN m M
x=4
= 40 kNm
M = -5x(x/2) kN m untuk 0 m<x<4 m
M
x=0
= 0 kN m M
x=4
= -40 kNm
M = -10(x - 2) kN m untuk 2 m<x<4 m
[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


23
M
x=2
= 0 kN m M
x=4
= -20 kNm
M = 20(x - 3) kN m untuk 3 m<x<4 m
M
x=3
= 0 kN m M
x=4
= 20 kNm



Gaya geser

Momen lentur



2. Gambarkan diagram gaya geser dan momen lentur dari balok yang
mendapatkan pembebanan seperti berikut.


Jawab:
EM
B
= 4R
D
- 8 - 4(6)(2) = 0 R
D
= 14 kN
[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


24
EFv = R
B
+ 14 - 4(6) = 0 R
B
= 10 Kn

V = -4x kN untuk 0 m<x<1 m
V
x=0
= 0 kN dan V
x=1
= -4 kN
V = -4x + 10 kN untuk 1 m<x<5 m
V
x=1
= 6 kN dan V
x=5
= -10 kN
V = -4x + 10 +14 kN untuk 5 m<x<6 m
V
x=5
= 4 kN dan V
x=6
= 0 kN

M = 4x(x/2) =2x
2
kN m untuk 0 m<x<6 m
M
x=0
= 0 kN m dan M
x=6
= -72 kN m
M = 10(x - 1) kN m untuk 1 m<x<6 m
M
x=1
= 0 kN m dan M
x=6
= 50 kN m
M = 8 kN m untuk 3 m<x<6 m
M = 14(x - 5) kN m untuk 3 m<x<6 m
M
x=5
= 0 kN m dan M
x=6
= 14 kN m



Gaya geser


[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


25
Momen lentur



3. Tentukan persamaan gaya geser dan momen lentur balok di atas menggunakan
fungsi singularitas dan gambarkan diagram gaya geser dan momen lenturnya.





Jawab:
w(x) = R
1
(x)
-1
– 15(x - 0.5)
-1
+ R
2
(x – 1.5)
-1
kN………………(1)
V(x) = R
1
(x)
0
– 15(x - 0.5)
0
+ R
2
(x – 1.5)
0
kN…………………(2)
M(x) = R
1
(x)
1
– 15(x - 0.5)
1
+ R
2
(x – 1.5)
1
kN m………………(3)
Dari persamaan (2)
R
1
– 15 + R
2
= 0
Dari persamaan (3)
R
1
(1.5) – 15(1.5 - 0.5) + 0 = 0 R
1
=10 kN, R
2
= 5 kN


[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


26
Momen lentur


4. Tentukan persamaan gaya geser dan momen lentur balok di bawah ini
menggunakan fungsi singularitas dan gambarkan diagram gaya geser dan
momen lenturnya.



Jawab:
w(x) = -0.25(x - 2)
-2
+ V
1
(x - 3)
-1
+ M
1
(x – 3)
-2
kN……………(1)
V(x) = -0.25(x - 2)
-1
+ V
1
(x - 3)
-0
+ M
1
(x – 3)
-1
kN ……………(2)
V
1
= 0
Sedangkan V(x) = -0.25(x - 2)
1
+ M
1
(x – 3)
-1


M(x) = -0.25(x - 2)
0
+ M
1
(x – 3)
0
M
1
= 0.25



Gaya geser
[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


27
Momen lentur


5. Tentukan persamaan gaya geser dan momen lentur balok di atas menggunakan
fungsi singularitas dan gambarkan diagram gaya geser dan momen lenturnya.




Jawab:
EM
o
= 3.5R
2
- 15 - 22.5(2.75) = 0 R
2
= 22.0 kN
EFv = R
1
- 15 - 22.5 + 22.0 = 0 R
1
= 15.5 Kn

w(x) = 15.5(x)
-1
- 15(x - 1)
-1
- 15(x - 2)
0
+ 22(x - 3.5)
-1
kN...………(1)
V(x) = 15.5(x)
0
- 15(x - 1)
0
- 15(x - 2)
1
+ 22(x - 3.5)
0
kN...………..(2)
M(x) = 15.5(x)
1
- 15(x - 1)
1
- 7.5(x - 2)
2
+ 22(x - 3.5)
1
kN m...……..(3)

Dari persamaan (2)
V
x=1
= 15.5 kN V
x=2
= 0.5 kN V
x=3.5
= -2216 kN
15.5 - 15 - 15(x - 2) = 0 x = 2.033 m

Dari persamaan (3)

M
x=0
= 0 kN m M
x=1
= 15.5 kN m M
x=2
= 16 kN m
M
x=2.033
= 15.5(2.033) - 15(1.033) - 7.5(0.033)
2
= 16.008 kN m
Gaya geser
[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


28



Gaya geser

Momen lentur



6. Tentukanlah gaya-gaya raksi yang bekerja pada struktur yang dibebani seperti
pada gambar berikut ini.




[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


29
Jawab:


( )( ) ( )
( ) ( )( )
÷ = ÷ = ÷ ÷ ÷ =
| = ÷ = ÷ ÷ =
|= = ÷ = ÷ ÷ =
¯
¯
¯
kN R R F
kN R R M
R kN R R M
Ax Ax x
Ay Ay B
Bx By By A
16 0 4 12 0
12 0 3 16 4 0
4 0 4 1 16 0


kN R
kN R
B
A
2 4 4 4
20 12 16
2 2
2 2
= + =
= + =


7. Tentukan diagram gaya geser dan momen lentur untuk sebuah balok sederhana
dengan beban merata yang berintensitas q yang bekerja pada sebagian dari
bentangan balok.

Jawab:
Reaksi-reaksi untuk balok:
|
.
|

\
|
+ =
2
b
c
L
qb
R
a

|
.
|

\
|
+ =
2
b
a
L
qb
R
b


Bagian balok sebelah kiri (0 < x < a)

a
R V = x R M
a
=
Penampang dalam bagian balok yang dibebani
( ) a x q R V
a
÷ ÷ =
( )
2
2
a x q
x R M
a
÷
÷ =
Bagian balok yang tak terbebani pada ujung sebelah kanan

b
R V ÷ = ( ) x L R M
b
÷ =


[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


30



8. Sebuah balok ABC dengan sebuah emper menyangga sebuah beban merata
dengan intnsitas q = 6 kN/m dan sebuah beban terpusat P = 28 kN. Hitunglah
gaya geser V dan momen lentur M pada penampang D yang terletak 5 m dari
penyangga sebelah kiri.

Jawab:
( ) ( )( ) ( )( )( ) kN R R
a a
40 0 3 10 6 5 28 8 = ÷ = + + ÷
kN R M
b a
48 0 = ÷ =
¯


( )( )
( )( ) ( )( ) ( )( )( ) kNm M M M
kN V V F
y
69 0 5 . 2 5 6 2 28 5 40 0
18 0 5 6 28 40 0
= ÷ = + + + ÷ ÷ =
÷ = ÷ = ÷ ÷ ÷ ÷ =
¯
¯


Tanda minus untuk V berarti bahwa gaya geser ini bekerja dalam arah
negatif (berlawanan arah yang diperlihatkan dalam gambar.


9. Susunlah diagram gaya geser dan momen lentur untuk balok konsol yang
diperlihatkan dalam gambar.

[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


31


Jawab:
Bagian balok sebelah kiri (0 < x < a)

1
P V ÷ = x P M
1
÷ =

Bagian balok sebelah kanan (a < x < L)

2 1
P P V ÷ ÷ = ( ) a x P x P M ÷ ÷ ÷ =
2 1





10. Hitunglah reaksi pada tumpuan untuk balok sederhana berbeban seperti yang
terlihat dalam gambar. Abaikan berat dari balok.



Jawab:

( )( ) ( )( ) ( )
( ) ( )( ) ( )( ) | ÷ = ÷ = ÷ ÷ + ÷ =
| = ÷ = + + + ÷ =
= ÷ =
¯
¯
¯
N R R M
N R R M
R F
Ay Ay B
B B A
Ax x
410 0 1 . 0 160 2 . 0 100 200 4 . 0 0
670 0 4 . 0 3 . 0 160 2 . 0 100 200 0
0 0


[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


32
Latihan Soal


1. Gambarkan diagram gaya geser dan momen lenturnya!



Dengan menggunakan persamaan keseimbangan statis diperoleh R
1
= 1500 kN
dan R
2
= 2800 kN.


2. Hitunglah gaya geser V dan momen M pada penampang, berturut-turut 3 dan 5
m dari ujung kiri balok seperti terlihat pada Gambar berikut.




3. Tentukan gaya geser maksimum V dan momen M pada balok yang terlihat pada
Gambar berikut.

[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


33

4. Hitunglah reaksi tumpuan R
A
dan R
B
pada Gambar berikut.





5. Hitunglah reaksi pada tumpuan dari balok berikut.






[Gaya Geser Dan Momen Lentur]


34








































Pada saat orang rata-rata bermimpi dalam
tidurnya, orang sukses sepenuhnya terjaga dan
hidup di dalam impian mereka.
(Anonim)

ΣF = 0 ΣM = 0  Statis Tidak Tentu (Statically Indeterminate) Gaya-gaya reaksi dianalisa dengan persamaan keseimbangan statis dan persamaan-persamaan tambahan yang berhubungan dengan perpindahan-perpindahan struktur.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] 2.2.1. Balok berdasarkan tumpuan yang digunakan Gambar 2. Jenis-Jenis Balok 1. 18 . Balok berdasarkan keseimbangan statis  Statis Tertentu (Statically Determinate) Gaya – gaya reaksi dianalisa dengan persamaan keseimbangan statis. Jenis-jenis Balok 2.

Beban yang berubah secara linier (Linearly varying load) Contoh: Beban q pada gambar (b) 5. Beban Terpusat (Concentrated Loads) Contoh: Gaya P1 dan P2 2. Untuk menentukan berbagai tegangan dan regangan tersebut.3. Beban Terdistribusi (Distributed Loads) Contoh: Beban q 3.4. Kopel (Couple) Contoh: Momen M1 2.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] 2. Tipe-Tipe Beban Gambar 2. Tipe Beban pada Balok 1. Beban merata (Uniform load) Contoh: Beban q pada gambar (a) 4. harus dicari terlebih dahulu gaya internal 19 . Gaya Geser dan Momen Lentur Apabila sebuah balok dibebani oleh beberapa buah gaya atau kopel maka akan tercipta sejumlah tegangan dan regangan internal.

Beban Terdistribusi w 20 dV dx V  dM dx . Gaya Geser (Shearing Force) Gaya geser secara numerik adalah jumlah aljabar dari semua komponen vertikal gaya – gaya luar yang bekerja pada segmen yang terisolasi. Hubungan Antara Beban. tetapi dengan arah yang berlawanan.5. Momen Lentur (Bending Momen) Momen lentur adalah jumlah aljabar dari semua komponen momen gaya luar yang bekerja pada segmen yang terisolasi.P1 – P2 – V = 0 atau V = R1 – P1 – P2 B. Gaya Geser Dan Momen Lentur Hubungan ini bermanfaat untuk: Mencari gaya geser dan momen lentur di seluruh arah panjang sebuah balok Menyusun diagram – diagram gaya geser dan momen lentur A.R1x + P1 (x-a) + P2 (x-b) = 0 atau M = R1x – P1(x-a) – P2(x-b) 2. Besar M dapat ditentukan dengan persamaan keseimbangan statis ΣM =0 ΣMo = M . Gaya internal yang bekerja pada penampang-penampang balok diantaranya gaya geser V dan momen lentur M.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] (internal forces) dan kopel internal yang bekerja pada penampang balok. ΣFv = R1 . dinotasikan dengan M. dinotasikan dengan V. Penentuan gaya geser pada sebuah irisan balok memenuhi syarat keseimbangan statis pada arah vertikal. A.

Beban Terpusat V1 = .6. Diagram Gaya Geser dan Momen Lentur Gaya geser V dan momen lentur M dalam balok merupakan fungsi-fungsi dari jarak x yang diukur sepanjang sumbu longitudinal.P M1 = P ( dx ) + Vdx + V1dx 2 C. Beban Kopel V1 = 0 M1 = . Salah satu cara untuk mengetahui harga V dan M pada semua penampang balok adalah dengan menggambar sebuah grafik yang memperlihatkan bagaimana V dan M berubah terhadap x.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] B. 21 . Grafik ini disebut diagram gaya geser dan momen lentur.Mo 2.

94x3  5520 3 Mx=4 = 40 kNm Mx=4 = -40 kNm M = 5x(x/2) kN m untuk 0 m<x<4 m Mx=0 = 0 kN m Mx=0 = 0 kN m M = -5x(x/2) kN m untuk 0 m<x<4 m M = -10(x .94  25 6.2) kN m untuk 2 m<x<4 m 22 .[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Contoh-Contoh Soal Dan Pembahasannya 1. Gambarkan diagram gaya geser dan momen lenturnya! Jawab: Dengan menggunakan persamaan keseimbangan statis diperoleh R1 = 1200 kN dan R2 = 2400 kN w/x = 600/12 w = (x/12)600 kNm 1 x  V  1200   600  x  1200  25 x 2 2  12  1 x 25   x M  1200 x   600  x   1200 x  x3 2  12 3  3 Vx=0 = 1200 kN dan Vx=12 = -2400 kN V=0 1200 – 25x2 = 0 x = 6.94  12006.94 m M X 6.

8 .3) kN m untuk 3 m<x<4 m Gaya geser Momen lentur 2. Jawab: MB = 4RD .[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Mx=2 = 0 kN m Mx=3 = 0 kN m Mx=4 = -20 kNm Mx=4 = 20 kNm M = 20(x . Gambarkan diagram gaya geser dan momen lentur dari balok yang mendapatkan pembebanan seperti berikut.4(6)(2) = 0 RD = 14 kN 23 .

5) kN m untuk 3 m<x<6 m Mx=5 = 0 kN m dan Mx=6 = 14 kN m RB = 10 Kn Gaya geser 24 .[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Fv = RB + 14 .1) kN m untuk 1 m<x<6 m Mx=1 = 0 kN m dan Mx=6 = 50 kN m M = 8 kN m untuk 3 m<x<6 m M = 14(x .4(6) = 0 V = -4x kN untuk 0 m<x<1 m Vx=0 = 0 kN dan Vx=1 = -4 kN V = -4x + 10 kN untuk 1 m<x<5 m Vx=1 = 6 kN dan Vx=5 = -10 kN V = -4x + 10 +14 kN untuk 5 m<x<6 m Vx=5 = 4 kN dan Vx=6 = 0 kN M = 4x(x/2) =2x2 kN m untuk 0 m<x<6 m Mx=0 = 0 kN m dan Mx=6 = -72 kN m M = 10(x .

Jawab: w(x) = R1(x)-1 – 15(x .5)-1 + R2(x – 1.5)1 kN m………………(3) Dari persamaan (2) R1 – 15 + R2 = 0 Dari persamaan (3) R1(1.0. Tentukan persamaan gaya geser dan momen lentur balok di atas menggunakan fungsi singularitas dan gambarkan diagram gaya geser dan momen lenturnya.5 .0.0.5)0 kN…………………(2) M(x) = R1(x)1 – 15(x .5)1 + R2(x – 1.5) + 0 = 0 R1 =10 kN.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Momen lentur 3.0.5) – 15(1. R2 = 5 kN 25 .5)0 + R2(x – 1.5)-1 kN………………(1) V(x) = R1(x)0 – 15(x .

3)-0 + M1(x – 3)-1 kN ……………(2) V1 = 0 Sedangkan V(x) = -0.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Gaya geser Momen lentur 4.25 26 .25(x .2)-1 + V1(x . Tentukan persamaan gaya geser dan momen lentur balok di bawah ini menggunakan fungsi momen lenturnya.25(x .25(x .2)0 + M1(x – 3)0 M1 = 0.2)1 + M1(x – 3)-1 M(x) = -0.25(x .3)-1 + M1(x – 3)-2 kN……………(1) V(x) = -0. singularitas dan gambarkan diagram gaya geser dan Jawab: w(x) = -0.2)-2 + V1(x .

2)2 + 22(x .15 ..15(x ..15(x .0 = 0 R2 = 22.3..3.5(x)0 .2) = 0 Dari persamaan (3) Mx=0 = 0 kN m Mx=1 = 15.5 kN Vx=3.22...5(x)-1 .5 Kn w(x) = 15.……….7.5 kN m Mx=2 = 16 kN m Mx=2.75) = 0 Fv = R1 .5)0 kN.15(x .1)0 .…….5 + 22.033) .033)2 = 16.5(2.3..5(x .5(2.2)0 + 22(x .(3) Dari persamaan (2) Vx=1 = 15.033 m 15...15 .1)1 . Tentukan persamaan gaya geser dan momen lentur balok di atas menggunakan fungsi singularitas dan gambarkan diagram gaya geser dan momen lenturnya.5)1 kN m. Jawab: Mo = 3.033 = 15.5R2 .5(0.2)1 + 22(x .15(1.15(x .7.1)-1 .5)-1 kN.033) .5(x)1 .5 kN Vx=2 = 0.0 kN R1 = 15.22.5 .15 .15(x .15(x .008 kN m 27 .………(1) V(x) = 15.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Gaya geser Momen lentur 5.5 = -2216 kN x = 2.(2) M(x) = 15.

28 .[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Gaya geser Momen lentur 6. Tentukanlah gaya-gaya raksi yang bekerja pada struktur yang dibebani seperti pada gambar berikut ini.

[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Jawab:  M  0  161  R 4  0 R  4kN  R  M  0  R 4  163  0 R  12kN   F  0 R  12  4  0  R  16kN  A By By B Ay Ay x Ax Ax Bx R A  16 2  12 2  20kN RB  4 2  4 2  4 2kN 7. Tentukan diagram gaya geser dan momen lentur untuk sebuah balok sederhana dengan beban merata yang berintensitas q yang bekerja pada sebagian dari bentangan balok. Jawab: Reaksi-reaksi untuk balok: Ra  qb  b c   L 2 Rb  qb  b a   L 2 Bagian balok sebelah kiri (0 < x < a) V  Ra M  Ra x qx  a  2 2 Penampang dalam bagian balok yang dibebani V  Ra  qx  a  M  Ra x  Bagian balok yang tak terbebani pada ujung sebelah kanan V   Rb M  Rb L  x  29 .

9.5  M  0  M  69kNm y Tanda minus untuk V berarti bahwa gaya geser ini bekerja dalam arah negatif (berlawanan arah yang diperlihatkan dalam gambar. Jawab: M  Ra 8  285  6103  0  Ra  40kN a  0 Rb  48kN  F  0  40  28  65  V  0  V  18kN  M  0  405  282  652.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] 8. 30 . Susunlah diagram gaya geser dan momen lentur untuk balok konsol yang diperlihatkan dalam gambar. Hitunglah gaya geser V dan momen lentur M pada penampang D yang terletak 5 m dari penyangga sebelah kiri. Sebuah balok ABC dengan sebuah emper menyangga sebuah beban merata dengan intnsitas q = 6 kN/m dan sebuah beban terpusat P = 28 kN.

2  1600.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Jawab: Bagian balok sebelah kiri (0 < x < a) V   P1 V   P  P2 1 M   P1 x M   P x  P2 x  a  1 Bagian balok sebelah kanan (a < x < L) 10. Abaikan berat dari balok.2  1600. Hitunglah reaksi pada tumpuan untuk balok sederhana berbeban seperti yang terlihat dalam gambar.1  0  R x Ax A B B Ay B  670 N   410 N  Ay 31 .3  R 0.4  0  R  M  0  R 0.4  200  1000. Jawab:  F  0 R  0  M  0  200  1000.

3. Gambarkan diagram gaya geser dan momen lenturnya! Dengan menggunakan persamaan keseimbangan statis diperoleh R1 = 1500 kN dan R2 = 2800 kN. 32 .[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Latihan Soal 1. Tentukan gaya geser maksimum V dan momen M pada balok yang terlihat pada Gambar berikut. 2. Hitunglah gaya geser V dan momen M pada penampang. berturut-turut 3 dan 5 m dari ujung kiri balok seperti terlihat pada Gambar berikut.

Hitunglah reaksi tumpuan RA dan RB pada Gambar berikut.[Gaya Geser Dan Momen Lentur] 4. Hitunglah reaksi pada tumpuan dari balok berikut. 5. 33 .

[Gaya Geser Dan Momen Lentur] Pada saat orang rata-rata bermimpi dalam tidurnya. (Anonim) 34 . orang sukses sepenuhnya terjaga dan hidup di dalam impian mereka.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->