.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Najis Mutawasitoh atau lebih dikenal dengan najis sedang. ataupun bersentuhan dengan kotoran manusia atau binatang yang kering. Najis ini terjadi apabila kita bersentuhan dengan anjing maupun babi yang mana kita atau salah satu dari hewan tersebut basah. Cara menghilangkan najis ini dengan membersihkan anggota badan yang kena najis dengan air sebanyak 7 kali. dan salah satu tahapannya harus memakai debu atau lumpur. dibagi menjadi 2 yaitu najis mutawasitoh hukmi(karena hukumnya) dan najis mutawasitoh 'aini (karena sifatnya). Najis mutawasitoh hukmi diantaranya adalah apabila kita bersentuhan dengan babi atau anjing yang mana kita dan kedua binatang tersebut sama-sama kering.Najis Mugholadoh atau lebih dikenal dengan najis besar. . Cara mensucikannya adalah hanya memercikan atau mengelap anggota badan yang kena najis dengan air hingga bersih.

dan rupa. sedangkan bayi perempuan dari mulai lahir sudah mengandung najis mutawasitoh. Najis Mukhofafah atau najis ringan. darah ataupun nanah yang mengalir. rasa. kotoran manusia atau hewan yang masih basah.Sedangkan najis mutawasitoh 'aini diantaranya apabila kita bersentuhan dengan arak atau minuman yang memabukkan. . Cara menghilangkannya dengan membersihkan anggota badan yang kena najis dari tiga sifat najis tersebut yaitu bau. Wadi(keluar lendir putih sehabis kencing atau berhubungan badan). dan bagian dari binatang yang masih hidup yang terpisah dari binatangnya seperti tanduk rusa yang mana rusanya masih hidup. kencing manusia dewasa. najis ini terjadi apabila kita bersentuhan dengan kencing anak bayi laki-laki yang belum makan atau minum kecuali ASI dari ibunya. Madi(keluar mani karena sebab suatu hal). Cara menghilangkan najis ini yaitu cukup dengan memercikan air pada anggota badan yang terkena najis hingga bersih. semua bangkai kecuali ikan atau balang kayu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful