P. 1
Tayammum

Tayammum

|Views: 8|Likes:
Published by mahfud_asyari

More info:

Published by: mahfud_asyari on Jan 06, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/01/2013

pdf

text

original

Tayammum

Pengertian Tayammum adalah pengganti wudhu` dan mandi janabah sekaligus. Yaitu pada saat air tidak ditemukan atau pada kondisi-kondisi lainnya yang akan kami sebutkan. Maka bila ada seseorang yang terkena janabah, tidak perlu bergulingan di atas tanah, melainkan cukup baginya untuk bertayammum saja. Karena tayammum bisa menggantikan dua hal sekaligus, yaitu hadats kecil dan hadats besar. Pensyariatan Syariat Tayammum dilandasi oleh dalil - dalil syar`i baik dari Al-Quran, Sunnah dan Ijma`. 1. Dalil Al-Quran Allah SWT telah berfirman di dalam Al-Quran Al-Kariem tentang kebolehan bertayammum pada kondisi tertentu bagi umat Islam.

َ َ َ ُ ُ َ َ ْ ُ َْ َ َ ّ َ َ َ ُ ْ ُ ََ َ َ ّ ْ ُ َ ْ َ َ ْ ُ َ َ ِ ّ َ ّ َ َ ‫يا أيها الذين آمنوا ل تقربوا الصلة وأنتم سكارى حتى تعلموا ما تقولون ول‬ ‫جنبا إل عابري سبيل حتى تغتسلوا وإن كنتم مرضى أو على سفر أو جاء‬ َ ْ َ ٍ َ َ ََ ْ َ َ ْ ّ ُ ُ َِ ْ ُِ َ ْ َ َ ّ َ ٍ ِ َ ِ ِ َ ّ ِ ً ُ ُ ‫أحد منكم من الغآئط أو لمستم النساء فلم تجدوا ماء فتيمموا صعيدا َيبا‬ ً ّ ‫َ َ ٌ ّ ُ ّ ْ َ ِ ِ َ ْ َ َ ْ ُ ُ ّ َ ََ ْ َ ِ ُ ْ َ َ َ َ ّ ُ ْ َ ِ ً ط‬ ‫فامسحوا بوجوهكم وأيديكم إن ال كان عفوا غفورا‬ ً ُ َ ّ ُ َ َ َ ّ ّ ِ ْ ُ ِ ْ ََ ْ ُ ِ ُ ُ ِ ْ ُ َ ْ َ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu shalat, sedang kamu dalam keadaan mabuk, sehingga kamu mengerti apa yang kamu ucapkan, sedang kamu dalam keadaan junub , terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kamu mandi. Dan jika kamu sakit atau sedang dalam musafir atau datang dari tempat buang air atau kamu telah menyentuh perempuan, kemudian kamu tidak mendapat air, maka bertayamumlah kamu dengan tanah yang baik ; sapulah mukamu dan tanganmu. Sesungguhnya Allah Maha Pema`af lagi Maha Pengampun.(QS. AnNisa : 43) 2. Dalil Sunnah Selain dari Al-Quran Al-Kariem, ada juga landasan syariah berdasarkan sunnah Rasulullah SAW yang menjelaskan tentang pensyariatan tayammum ini.

‫وعن أبي أمامة أن رسول ال صلى ال عليه وسلم قال جعلت الرض كلها‬ ‫لي ولمتي مسجدا وطهورا ، فأينما أدركت رجل من أمتي الصلة فعنده‬ ‫مسجده وعنده طهوره رواهما أحمد‬
Dari Abi Umamah ra bahwa Rasulullah SAW bersabda,"Telah dijadikan tanah seluruhnya untukkku dan ummatku sebagai masjid dan pensuci. Dimanapun shalat menemukan seseorang dari umatku, maka dia punya masjid dan media untuk bersci. (HR. Ahmad 5 : 248)

air laut.3. barulah tayammum dengan tanah dibolehkan."Telah diberikan kepadaku hal-hal yang tidak diberikan kepada para nabi lain. Dan sebagaimana yang telah dibahas pada bab air. aku diberi nama Ahmad. tayammum juga dikuatkan dengan landasan ijma` para ulama muslimin yang seluruhnya bersepakat atas adanya masyru`iyah tayammum sebagai pengganti wudhu`. Aku dimenangkan dengan dibuat takut (par musuh). Kekhususan Tayammum Salah satu kekhususan umat Nabi Muhammad SAW dibandingkan dengan umat lainnya adalah disyariatkannya tayammum sebagai pengganti wudhu` dalam kondisi tidak ada air atau tidak mungkin bersentuhan dengan air. Baik dengan cara mencarinya atau membelinya. Bila sudah diusahakan dengan berbagai cara untuk mendapatkan semua jenis air itu namun tetap tidak berhasil. ‫عن علي كرم ال وجهه قال : قال رسول ال صلى ال عليه وسلم أعطيت‬ ، ‫ما لم يعط أحد من النبياء : نصرت بالرعب ، وأعطيت مفاتيح الرض‬ ‫وسميت أحمد، وجعل لي التراب طهورا ، وجعلت أمتي خير المم رواه‬ ‫أحمد‬ Dari Ali karramahullahu wajhahu berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda. Ahmad) Hal-hal Yang Membolehkan Tayammum 1. serta dijadikan umatku sebagai umat terbaik. Namun ketiadaan air itu harus dipastikan terlebih dahulu dengan cara mengusahakannya. es. Ijma` Selain Al-Quran dan Sunnah. ada banyak air kemasan dalam botol yang dijual di pinggir jalan. semua itu membuat ketiadaan air menjadi gugur. mata air. diberikan padaku kunci-kunci bumi. ada banyak jenis air yang bisa digunakan untuk bersuci termasuk air hujan. embun. tidak pernah Allah SWT mensyariatkan tayammum. Di dalam agama samawi lainnya.متفق عليه‬ . seseorang bisa melakukan tayammum dengan tanah. Tidak Adanya Air Dalam kondisi tidak ada air untuk berwudhu` atau mandi. (HR. disucikan tanah untukku. Jadi tayammum adalah salah satu ciri agama Islam yang unik dan tidak ditemukan bandingannya di dalam Nasrani atau Yahudi. Dan di zaman sekarang ini. air sungai dan lain-lainnya. Dalil yang menyebutkan bahwa ketiadaan air itu membolehkan tayammum adalah hadits Rasulullah SAW berikut ini : ‫عن عمران بن حصين قال كنا مع رسول ال صلى ال عليه وسلم في سفر‬ : ‫فصلى بالناس ، فإذا هو برجل معتزل فقال : ما منعك أن تصلي ؟ قال‬ ‫أصابتني جنابة ول ماء ، قال : عليك بالصعيد فإنه يكفيك.

"Kami dalam perjalanan. Baik sakit dalam bentuk luka atau pun jenis penyakit lainnya. Sebab kamu bisa mendapatkan air". Belaiu bertanya. Abu Daud. Ahmad). Tirmizi. Ketika kami sampai . Sakit Kondisi yang lainnya yang membolehkan seseorang bertayammum sebagai penggati wudhu` adalah bila seseorang terkena penyakit yang membuatnya tidak boleh terkena air. Dalilnya adalah hadits Rasulullah SAW berikut ini : ‫عن جابر قال : خرجنا في سفر فأصاب رجل منا حجر فشجه في رأسه ثم‬ ‫احتلم ، فسأل أصحابه هل تجدون لي رخصة في التيمم ؟ فقالوا : ما نجد لك‬ ‫رخصة وأنت تقدر على الماء ، فاغتسل فمات ، فلما قدمنا على رسول ال‬ ‫صلى ال عليه وسلم أخبر بذلك ، فقال : قتلوه قتلهم ال ، أل سألوا إذ لم‬ ‫يعلموا ؟ فإنما شفاء العي السؤال ، إنما كان يكفيه أن يتيمم ويعصر ، أو‬ ‫يعصب عن جرحه ثم يمسح عليه ويغسل سائر جسده رواه أبو داود‬ ‫والدارقطني‬ Dari Jabir ra berkata. ‫أبي ذر قال : اجتويت المدينة فأمر لي رسول ال صلى ال عليه وسلم بإبل‬ ‫فكنت فيها ، فأتيت النبي صلى ال عليه وسلم فقلت : هلك أبو ذر ، قال : ما‬ ‫حالك ؟ قال : كنت أتعرض للجنابة وليس قربي ماء ، فقال : إن الصعيد‬ ‫طهور لمن لم يجد الماء عشر سنين رواه أحمد وأبو داود والثرم وهذا‬ ‫لفظه‬ Dari Abi Dzar ra bahwa Rasulullah SAW bersabda. Lalu dia bertanya kepada temannya. Belaiu lalu shalat bersama orang-orang.Dari Imran bin Hushain ra berkata bahwa kami pernah bersama Rasulullah SAW dalam sebuah perjalanan."Kami tidak menemukan keringanan bagimu untuk bertayammum. meskipun dalam jangka waktu yang lama dan terus menerus. (HR. tiba-tiba salah seorang dari kami tertimpa batu dan pecah kepalanya. Maka pada saat itu boleh baginya untuk bertayammum. Namun (ketika tidur) dia mimpi basah. maka selama itu pula dia boleh tetap bertayammum. Teman-temannya menjawab."Aku terkena janabah". Nasa`i. Orang itu menjawab. 2. (HR. Bukhari 344 Muslim 682) Bahkan ada sebuah hadits yang menyatakan bahwa selama seseorang tidak mendapatkan air."Apa yang menghalangimu shalat ?". Tidak boleh terkena air itu karena ditakutnya akan semakin parah sakitnya atau terlambat kesembuhannya oleh sebab air itu. Baik atas dasar pengalaman pribadi maupun atas advis dari dokter atau ahli dalam masalah penyakit itu. Beliau menjawab."Tanah itu mensucikan bagi orang yang tidak mendapatkan air meski selama 10 tahun". Tiba-tiba ada seorang yang memencilkan diri (tidak ikut shalat)."Apakah kalian membolehkan aku bertayammum ?". Lalu mandilah orang itu dan kemudian mati (akibat mandi)."Gunakanlah tanah untuk tayammum dan itu sudah cukup".

(Mendengar itu) Rasulullah SAW tertawa dan tidak berkata apa-apa. Selebihnya mereka yang kekurangan dan tinggal di desa atau di wilayah yang kekurangan. Aku yakin sekali bila mandi pastilah celaka. bersabdalah beliau. Dan kondisi ini bisa berlangsung beberapa bulan selama musim dingin. . Ahmad. terkadang musim dingin bisa menjadi masalah tersendiri untuk berwudhu`.. dia dibolehkan untuk bertayammum. Bahkan bisa menimbulkan madharat yang tidak kecil."Mereka telah membunuhnya. Ad-Daruquthuny 719). Air ada tapi tidak bisa dijangkau. Tentu saja tidak semua orang bisa memiliki alat pemasan air di rumahnya.(HR. maka aku tayammum dan shalat". Abu Daud 336. sebab jangankan menyentuh air. Lalu beliau bertanya. maka menyentuh air untuk berwudhu adalah sebuah siksaan tersendiri. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih kepadamu]. Di beberapa tempat di muka bumi. Air Tidak Terjangkau Kondisi ini sebenarnya bukan tidak ada air. akan mendapatkan masalah besar dalam berwudhu` di musim dingin. Maka pada saat itu bertayammum menjadi boleh baginya.. Ketika kami tiba kepada Rasulullah SAW. Meskipun ada air. Hanya kalangan tertentu yang mampu memilikinya. mereka menanyakan hal itu kepada beliau. sekadar tersentuh benda-benda di sekeliling pun rasanya amat dingin. Al-hakim. 4. Dalilnya adalah iqrar Rasulullah SAW yaitu peristiwa dimana beliau melihat suatu hal dan mendiamkan. Apakah kamu mengimami shalat dalam keadaan junub ?". Ibnu Hibban dan Ad-Daruquthuny). semoga Allah memerangi mereka. tidak menyalahkannya. Maka aku bertayammum dan shalat shubuh mengimami teman-temanku.kepada Rasulullah SAW dan menceritakan hal itu."Wahai Amr."Aku mimpi basah pada malam yang sangat dingin. 3. Mengapa tidak bertanya bila tidak tahu ? Sesungguhnya obat kebodohan itu adalah bertanya. (HR. ‫عن عمرو بن العاص أنه لما بعث في غزوة ذات السلسل قال : احتلمت‬ ‫في ليلة باردة شديدة البرد ، فأشفقت إن اغتسلت أن أهلك فتيممت ثم صليت‬ ‫بأصحابي صلة الصبح ، فلما قدمنا على رسول ال صلى ال عليه وسلم‬ : ‫ذكروا ذلك له ، فقال : يا عمرو صليت بأصحابك وأنت جنب ، فقلت‬ ‫ذكرت قول ال تعالى : ول تقتلوا أنفسكم إن ال كان بكم رحيما فتيممت ثم‬ ‫صليت ، فضحك رسول ال صلى ال عليه وسلم ولم يقل شيئا رواه أحمد‬ ‫وأبو داود والدارقطني‬ Dari Amru bin Al-`Ash ra bahwa ketika beliau diutus pada perang Dzatus Salasil berakta. Aku menjawab. Suhu Yang Sangat Dingin Dalam kondisi yang teramat dingin dan menusuk tulang. Cukuplah baginya untuk tayammum ."Aku ingat firman Allah [Janganlah kamu membunuh dirimu sendiri. namun bila untuk mendapatkannya ada resiko lain yang menghalangi. Maka bila seseorang tidak mampu untuk memanaskan air menjadi hangat walaupun dengan mengeluarkan uang. maka itupun termasuk yang membolehkan tayammum.

Bila diusahakan untuk mendaptkan air. takut barang-barangnya hilang. Selesailah rangkaian tayammum. yang artinya disepakati ulama sebagai apapun yang menjadi permukaan bumi. Lalu diusapkan ke wajah dan kedua tangan sampai batas pergelangan. baik tanah atau sejenisnya. وفي لفظ : إنما كان يكفيك أن تضرب بكفيك في‬ . Bahkan para ulama mengatakan meski untuk memberi minum seekorr anjing yang kehausan. Tanah Yang Bisa Digunakan Untuk Tayammum Dibloehkan betayammum dengan menggunakan tanah yang suci dari najis. Sebab cukup dengan niat. atau beresiko nyawa bila mendapatkannya. ، ‫وعن عمار قال : أجنبت فلم أصب الماء ، فتمعكت في الصعيد وصليت‬ ‫فذكرت ذلك للنبي صلى ال عليه وسلم ، فقال : إنما يكفيك هكذا ، وضرب‬ ‫النبي صلى ال عليه وسلم بكفيه الرض ونفخ فيهما ثم مسح بهما وجهه‬ ‫وكفيه . Namun masalahnya adalah waktu shalat sudah hampir habis. Seperti air di dalam jurang yang dalam yang untuk mendapatkannya harus turun tebing yang terjal dan beresiko pada nyawanya. 6. Maka saat itu demi mengejar waktu shalat. pasir atau kerikil. baik musuh itu dalam bentuk manusia atau pun hewan buas.متفق عليه . Misalnya untuk menyambung hidup dari kehausan yang sangat. bolehlah bertayammum dengan tanah. lalu menepukkan kedua tapak tangan ke tanah yang suci dari najis. Sebab ada kepentingan lain yang jauh lebih harus didahulukan ketimbang untuk wudhu`. Karena Takut Habisnya Waktu Dalam kondisi ini. Air Tidak Cukup Kondisi ini juga tidak mutlak ketiadaan air. Sebagai gantinya. Tata Cara Bertayammum Cara tayammum amat sederhana dan simple. Dan semua yang sejenis dengan tanah seperti batu. maka harus didahulukan memberi minum anjing dan tidak perlu berwudhu` dengan air. Sebab di dalam Al-Quran disebutkan dengan istilah Sha`idan Thayyiba. Atau bila seseorang menjadi tawanan yang tidak diberi air kecuali hanya untuk minum.Misalnya takut bila dia pergi mendapatkan air. Sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Rasulullah SAW ketika Ammar bertanya tentang itu. bisa melakukan tayammum dengan tanah. 5. Atau juga bila ada musuh yang menghalangi antara dirinya dengan air. Air sebenarnya ada namun jumlahnya tidak mencukupi. Atau bila air ada di dalam sumur namun dia tidak punya alat untuk menaikkan air. air ada dalam jumlah yang cukup dan bisa terjangkau. diperkirakan akan kehilangan waktu shalat.

Segala yang membatalkan wudhu` sudah tentu membatalkan tayammum. Sebab tayammumnya pada saat itu memang benar. Maka Rasulullah SAW berkata kepada yang tidak mengulangi shalat. kewajibannya untuk shalat sudah gugur. Maka aku bergulingan di tanah dan shalat. Sehingga bertayammumnya syah. Sebab tidak ada larangan untuk melakukannya. Bukhari dan Muslim) Dalam lafadz lainnya disebutkan : Cukup bagimu untuk menepuk tanah lalu kamu tiup dan usapkan keduanya ke wajah dan kedua tapak tanganmu hingga pergelangan. ‫عن عطاء بن يسار عن أبي سعيد الخدري قال : خرج رجلن في سفر‬ ‫فحضرت الصلة وليس معهما ماء فتيمما صعيدا طيبا فصليا ، ثم وجدا‬ ‫الماء في الوقت فأعاد أحدهما الوضوء والصلة ، ولم يعد الخر ، ثم أتيا‬ ‫رسول ال صلى ال عليه وسلم فذكرا ذلك له ، فقال للذي لم يعد : أصبت‬ ‫السنة وأجزأتك صلتك ؛ وقال للذي توضأ وأعاد : لك الجر مرتين‬ Dari Atha` bin Yasar dari Abi Said Al-Khudhri ra berkata bahwa ada dua orang bepergian dan mendapatkan waktu shalat tapi tidak mendapatkan air. sedangkan yang satunya tidak. Apapun bahwa setelah itu dia menemukan air. maka tayammum secara otomatis menjadi gugur. Dan shalatnya pun syah karena dengan bersuci tayammum. tibatiba dia mendapatkan air dan waktu shalat masih ada. Dan kedua kasus itu pernah terjadi bersamaan pada masa Rasulullah SAW.‫التراب ، ثم تنفخ فيهما ، ثم تمسح بهما وجهك وكفيك إلى الرصغين رواه‬ ‫الدارقطني‬ Dari Ammar ra berkata. dibenarkan juga. maka batallah tayammum."Aku mendapat janabah dan tidak menemukan air. Selesai shalat keduanya menemukan air. Bila seseorang bertayammum lalu shalat dan telah selesai dari shalatnya. Maka seorang diantaranya berwudhu dan mengulangi shalat. Demikian juga bila halangan untuk mendapatkan air sudah tidak ada. Namun bila dia tetap ingin mengulangi shalatnya. Maka keduanya bertayammum dengan tanah yang suci dan shalat."Kamu sudah sesuai dengan . Aku ceritakan hal itu kepada Nabi SAW dan beliau bersabda. Ad-Daruquthuny) Yang Membatalkan Tayammum 1. Sebab tayammum adalah pengganti dari wudhu`. (HR. Selain itu bila ditemukan air."Cukup bagimu seperti ini : lalu beliau menepuk tanah dengan kedua tapak tangannya lalu meniupnya lalu diusapkan ke wajah dan kedua tapak tangannya. Kemudian keduanya datang kepada Rasulullah SAW dan menceritakan masalah mereka. Apa yang harus dilakukannya ? Para ulama mengatakan bahwa tayammum dan shalatnya itu sudah syah dan tidak perlu untuk mengulangi shalat yang telah dilaksanakan. 3. (HR. lantaran memang saat itu dia tidak menemukan air. 2.

(HR. Dan kepada yang mengulangi shalat.kampussyariah.sunnah dan shalatmu telah memberimu pahala".com ."Untukmu dua pahala". www. Abu Daud 338 dan An-Nasa`i 431).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->