MODUL 1 : ENTITY RELATIONSHIP DIAGRAM (ERD

)
Info: Friday, October 5, 2007 Posted by: Dyah Chantique 97 comments
Posted under Course Materials >> Database Laboratory Work

Apa yang dimaksud dengan model data? Sebutkan dua jenis data model yang Anda ketahui! Model data adalah sekumpulan cara / peralatan / tool untuk mendeskripsikan data-data, hubungannya satu sama lain, semantiknya, serta batasan konsistensi. Ada dua model data, yaitu : Entity Relationship Diagram (ERD) dan model relasional. Keduanya menyediakan cara untuk mendeskripsikan perancangan basis data pada peringkat logika.

y y

Model ERD atau Conceptual Data Model (CDM) : model yang dibuat berdasarkan anggapan bahwa dunia nyata terdiri dari koleksi obyek-obyek dasar yang dinamakan entitas (entity) serta hubungan (relationship) antara entitas-entitas itu. Model Relasional atau Physical Data Model (PDM) : model yang menggunakan sejumlah tabel untuk menggambarkan data serta hubungan antara data-data tersebut. Setiap tabel mempunyai sejumlah kolom di mana setiap kolom memiliki nama yang unik.

Bangun sebuah ER-Diagram untuk perusahaan asuransi mobil yang costumer²costumernya masing-masing memiliki satu atau lebih mobil. Setiap mobil memiliki 0 sampai banyak catatan kecelakaan. Serta bangun tabel-tabel untuk ER-diagram! ERD :

Tabel untuk ERD :

Jelaskan perbedaan antara weak entity dan strong entity!

y

Strong entity (entitas kuat) : entitas yang mandiri, yang keberadaannya tidak bergantung pada keberadaan entitas yang lainnya. Instansiasi entitas kuat selalu memiliki karakteristik yang unik disebut identifier (sebuah atribut

Weak entity (entitas lemah) : entitas yang keberadaannya sangat bergantung pada keberadaan entitas yang lainnya. . Jelaskan konsep dari agregasi dan berikan contoh yang memakai konsep ini! Agregasi adalah suatu keadaan di mana suatu relasi hanya dapat direalisasikan setelah relasi yang lain ada terlebih dahulu. Entitas lemah tidak memiliki arti apa-apa dan tidak dikehendaki kehadirannya dalam diagram ER tanpa kehadiran entitas di mana mereka bergantung. dalam diagram ER entitas lemah memiliki atribut yang berperan sebagaipartial identifier (identifier yang berfungsi secara sebagian). Contoh agregasi : Sesungguhnya agregasi dapat dipandang sebagaimana relasi pada umumnya (yang menghubungkan 2 entitas). van. Entitas di mana entitas lemah bergantung dinamakan identifying owner.y tunggal atau gabungan atribut-atribut yang secara unik dapat digunakan untuk membedakannya dari entitas kuat yang lain). Bagaimana jika terdapat set entitas yang sama muncul beberapa kali dalam satu set ER-Diagram? Mengapa hal ini harus dihindari? Jelaskan! y y y y Untuk menghindari redundancy Menghemat penyimpanan (storage) data Mengurangi efektifitas dan kecepatan akses Untuk menghindari terjadinya asinkronisasi data pada saat diupdate Desain sebuah generalisasi ² spesialisasi hirarki untuk sebuah perusahaan kendaraan bermotor. Selanjutnya kita tinggal meninjau derajat relasi dari relasi agregasinya. Perusahaan menjual sepeda motor. passenger car. maka pengimplementasiannya juga harus dilakukan setelah relasi prasyarat tersebut terimplementasikan. Entitas lemah tidak memilikiidentifier sendiri. Tentukan penempatan atribut Anda pada setiap level hirarki. dan bis. Secara umum. Karena relasi ini dibentuk dari relasi lain (relasi prasyarat) yang secara kronologis lebih dulu terbentuk. Relasi yang bertipe agregasi tidak dimungkinkan ada jika relasi yang menjadi prasyaratnya tidak terealisasi.

Constraint partial adalah constraint yang mana data dalam entitas yang memiliki constraint tersebut terhubung ke dalam entitas dari relasinya. Dependensi : entitas 1 dan entitas 2 tidak saling ketergantungan. maksimal hanya ada satu orang pembeli. Entity 2 to entity 1 : kardinalitas : many to one dengan detail minimal 1 dan maksimalnya 1. Pembeli boleh tidak membeli mobil. tetapi juga boleh membeli banyak mobil. . Contoh kasus : Keterangan : tabel Pembeli dan Mobil dengan relasi membeli. Dependensi : entitas 1 dan entitas 2 tidak saling ketergantungan. Satu mobil boleh tidak ada yang membeli. tapi seandainya ada yang membeli.Jelaskan perbedaan antara total constraint dan partial constraint! y y Total constraint adalah constraint yang mana data dalam entitas yang memiliki constraint tersebut terhubung secara penuh ke dalam entitas dari relasinya. Apa yang Anda ketahui dari relasi-relasi berikut? Serta buatlah contoh kasus dari relasi-relasi di atas! Relasi satu : y y Entity 1 to entity 2 : kardinalitas : one to many dengan detail minimal 0 dan maksimalnya banyak.

Dependensi : entitas 7 dan entitas 8 tidak saling ketergantungan. Relasi empat y Entity 7 to entity 8 : kardinalitas : one to one dengan detail minimal 0 maksimalnya 1. Contoh kasus : Keterangan : tabel Cowok dan Cewek dengan relasi menikah. tapi boleh menikah hanya dengan satu cewek. Satu mahasiswa harus mempunyai satu dosen wali. Satu dosen bisa mempunyai banyak mahasiswa wali. . Dependensi : entitas 4 dan entitas 3 tidak saling ketergantungan. Dependensi : entitas 5 dan entitas 6 tidak saling ketergantungan.Relasi dua : y y Entity 3 to entity 4 : kardinalitas : one to many dengan detail minimal 0 maksimalnya banyak. Cewek boleh tidak menikah. tapi boleh menikah hanya dengan satu cowok. Diasumsikan tidak diperbolehkan adanya poligami. Entity 4 ke entity 3 : kardinalitas : many to one dengan detail minimal 1 maksimal 1. bisa pula tidak punya. Relasi tiga y Entity 5 to entity 6 dan Entity 6 to entity 5 : kardinalitas : one to one dengan detail minimal 0 maksimalnya 1. Contoh kasus : Keterangan : tabel Dosen dan Mahasiswa dengan relasi perwalian. Cowok tidak harus menikah. Dependensi : entitas 3 dan entitas 4 tidak saling ketergantungan.

Relasi tujuh y y Entity 13 to entity 14 : kardinalitas : one to many dengan detail minimal 0 maksimalnya banyak. Contoh kasus : Keterangan : tabel Pegawai dan Departemen dengan relasi mengepalai. Dependensi : entitas 9 dan entitas 10 tidak saling ketergantungan. Masing-masing departemen harus mempunyai satu orang atasan. Entity14 ke entity 13 : kardinalitas : many to one dengan detail minimal 1 maksimal 1. Satu mahasiswa minimal mengambil satu mata kuliah dan boleh mengambil banyak mata kuliah. Relasi lima y y Entity 9 to entity 10 : kardinalitas : many to many dengan detail minimal 0 maksimalnya banyak. Dependensi : entitas 13 menjadi parent dari entitas 14.y Entity 8 ke entity 7 : kardinalitas : one to one dengan detail minimal 1 maksimal 1. Entity 10 ke entity 9 : kardinalitas : many to many dengan detail minimal 1 maksimal banyak. tapi boleh diambil oleh banyak mahasiswa. tetapi hanya boleh mengepalai satu departemen saja. Dependensi : entitas 8 dan entitas 7 tidak saling ketergantungan. Contoh kasus : . Dependensi : entitas 14 tergantung kepada entitas 13. Dependensi : entitas 10 dan entitas 9 tidak saling ketergantungan. Mata kuliah tidak harus diambil oleh mahasiswa. Pegawai tidak harus mengepalai departemen. relasi many to many akan dijadikan sebuah tabel baru. Contoh kasus : Keterangan : tabel Mata Kuliah dan Mahasiswa dengan relasi diambil. Namun pada kenyataannya.

Satu asuransi harus dimiliki oleh satu orang customer. yang mana masih belum sampai pada tingkat efektifitas maksimal. Perbedaan antara tahap 1NF dengan tahap BCNF : y y 1NF : tahap normalisasi dasar. Third Normal Form (3NF) : tidak boleh ada atribut bukan kunci yang bergantung pada atribut selain primary key. . Customer boleh tidak mempunyai asuransi. y y y y First Normal Form (1NF) : tidak boleh ada kelompok yang berulang pada tabel. Boyce-Codd Normal Form (BCNF) : atribut yang ditentukan bukan bagian dari key attribute. yang mana efektifitas telah mencapai maksimal. dan boleh mempunyai banyak asuransi. BCNF : tahap normalisasi setelah 3NF . kemungkinan terjadinya redundancy data dan duplikasi data lebih kecil daripada 1NF.Keterangan : tabel Customer dan Asuransi dengan relasi mempunyai. penguraian atribut multivalued dan composit. Second Normal Form (2NF) : atribut bukan kunci tidak boleh bergantung pada sebagian primary key. artinya atribut bukan kunci harus bergantung pada semua atribut yang termasuk primary key ²>functional dependency pada primary key. masih banyak kemungkinan terjadinya redundancy data atau duplikasi data. Sebutkan tahapan²tahapan normalisasi serta penjelasannya! Dan apa perbedaan antara 1 NF dan BCNF? Normalisasi adalah proses penyusunan data untuk mengurangi terjadinya duplikasi dan inkonsistensi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful