TEORI PERTUMBUHAN EKONOMI April 7, 2010

Diarsipkan di bawah: ekonomi,pendidikan ² olga260991 @ 4:16 am

TEORI-TEORI PERTUMBUHAN 1. Teori Adam Smith ‡ Ahli ekonomi Klasik yang paling terkemuka. ‡ Bukunya yang terkenal: ³An Inquiry into the Nature and Cause of the Wealth of Nations´ (1776). ‡ Meyakini doktrin hukum alam dalam persoalan ekonomi à orang dibiarkan mengembangkan kepentingan pribadinya à setiap individu akan dibimbing oleh suatu ³kekuatan yang tidak terlihat´ atau invisible hand, yaitu pasar persaingan sempurna. Jadi, jika semua orang dibiarkan bebas akan memaksimalkan kesejahteraan mereka secara agregat. ‡ Teori pertumbuhan ekonomi: (1) pembagian kerja, (2) proses pemupukan modal, (3) agen pertumbuhan ekonomi, (4) proses pertumbuhan. 2. Teori Ricardian ‡ Buku David Ricardo: ³The Principles of Political Economy and Taxation´ (1917). ‡ Teori distribusi, dengan asumsi: (1) seluruh tanah digunakan untuk produksi gandum dan angkatan kerja dalam pertanian membantu menentukan distribusi industri, (2) berlaku ³law of diminishing return´ bagi tanah, (3) persediaan tanah tetap, (4) permintaan akan gandum inelastis, (5) buruh dan modal merupakan input variables, (6) keadaan pengetahuan teknis adalah tertentu atau given, (7) upah buruh cukup untuk hidup minimal, (8) harga penawaran buruh tertentu dan tetap, (9) permintaan akan buruh tergantung pada pemupukan modal, (10) terdapat persaingan yang sempurna, (11) pemupukan modal dihasilkan dari keuntungan. 3. Teori Keynes ‡ Tidak menganalisa masalah-masalah negara terbelakang, tetapi berkaitan dengan negara kapitalis maju. ‡ Bukunya yang terkenal The General Theory of Employment, Interest and Money. ‡ Pendapatan total merupakan fungsi dari pekerjaan total dalam suatu negara. ‡ D Y = K D I, K = multiplier, hubungan antara kenaikan investasi dan pendapatan, yaitu

(7) peralatan teori ekonomi Barat dipakai di masyarakat Timur. namun berdampingan. (2) buruh lepas bukan tidak terorganisasi. (3) mobilitas penduduk. (6) bukan suatu teori tetapi deskripsi. ‡ Higgins membangun teorinya di sekitar dua barang. secara sepenuhnya. Teori Dualistik Dualisme: keadaan bersifat ganda. dua faktor produksi dan dua sektor dengan kekayaan faktor dan fungsi produksinya. (5) dapat diterapkan pada masyarakat Barat. Teori Schumpeter ‡ Joseph Alois Schumpeter pertama kali mengemukakan teori pertumbuhan ekonominya dalam buku ³Theory of Economic Development´ (1911). (8) tidak memberikan pemecahan terhadaap masalah pengangguran. tidak ada suku bunga. ‡ Dua sistem sosial yang sangat berbeda. dan teknik yang mendominasinya. ‡ Kritik atas teori Boeke: (1) keinginan tidak terbatas. tidak seragam. ‡ Tiga ciri manusia: semangat sosial. tidak ada pengangguran terpaksa). ‡ Kritik atas teori Higgins: (1) koefisien tidak tetap di sektor industri. Sistem sosial yang satu tidak dapat menguasai yang lainnya. 5. bentuk organisasi. Keseimbangan ini ditandai ³arus sirkuler´. Teori dualistik masyarakat dari J. ‡ Asumsi: perekonomian persaingan sempurna yang berada dalam keseimbangan mantap (tak ada laba. . ‡ Sektor industri vs non industri. (4) dualisme bukan khas ekonomi terbelakang.H. 4.kenaikan tertentu pada investasi menyebabkan kenaikan yang berlipat pada pendapatan melalui kecenderungan berkonsumsi. (2) harga faktor tidak tergantung pada kekayaan faktor. Teori dualistik teknologi dari Benyamin Higgins: ‡ Dualisme teknologi berarti penggunaan berbagai fungsi produksi pada sektor maju dan sektor tradisional dalam perekonomian terbelakang. Boeke: ‡ Teorinya tentang ³dualisme masyarakat´ merupakan teori umum pembangunan masyarakat dan pembangunan ekonomi negara terbelakang yang terutama didasarkan pada hasil kajiannya terhadap perekonomian Indonesia. tidak ada investasi. (2) penggunaan penggetahuan. perbedaan produktivitas disebabkan oleh: (1) modal. (3) organisasi. tidak ada tabungan.

6. (3) tinggal landas. sistem ijon. (5) besarnya dan sifat pengangguran tersembunyi tidak jelas. Dampak balik (backwash effects) cenderung membesar dan dampak sebar (spread effects) cenderung mengecil. Secara kumulatif kecenderungan ini semakin memperburuk ketimpangan internasional dan menyebabkan ketimpangan regional diantara negara-negara . ‡ Setiap ekonomi tunduk pada ³goncangan´ (yang menurunkan Y/cpt) dan ³rangsangan´ (yang meningkatkan Y/cpt). Teori dualistik finansial dari Mynt: ‡ Pasar uang terorganisir vs non terorganisir ‡ Sektor industri dan pertanian ‡ Bunga tinggi. ‡ Laju pertumbuhan penduduk merupakan fungsi dari pendapatan per kapita. ‡ Ketidakseimbangan antara pusat dan daerah. 7. tuan tanah. 8. ‡ Tesis: negara terbelakang dicekam oleh lingkaran setan kemiskinan yang membuat mereka tetap berada di sekitar tingkat keseimbangan pendapatan per kapita yang rendah. pedagang perantara. dan mereka yang tertinggal di belakang menjadi semakin terhambat. ‡ Ketidakseimbangan antar kota. rentenir. (2) prasyarat untuk tinggal landas. (4) mengabaikan penggunaan teknik penyerap buruh. Dualisme Regional: ‡ Ketidakseimbangan tingkat pembangunan antara region atau daerah karena penggunaan modal. (5) masa konsumsi massal. Teori Rostow Lima tahap pertumbuhan ekonomi: (1) masyarakat tradisional.(3) mengabaikan faktor kelembagaan. Teori Myrdal ‡ Teori Myrdal mengenai Dampak Balik (backwash effects) ‡ Gunar Myrdal: Economic Theory and Underdeveloped Regions (1957) ‡ Pembangunan ekonomi menghasilkan suatu proses sebab-menyebab sirkuler yang membuat si kaya mendapat keuntungan semakin banyak.Teori Leibenstein ‡ Terkenal dengan teori Upaya Minimum Kritis Leibenstein. dsb. (4) dewasa (maturity). ‡ Untuk mengatasinya dengan ³upaya minimum kritis´ tertentu yang akan menaikkan pendapatan per kapita pada tingkat di mana pembangunan yang berkesinambungan dapat dipertahankan.

(8) pertumbuhan penduduk sebagai fenomena eksogen.terbelakang. Mereka umumnya (sekitar 66%) bekerja di sektor pertanian. 10. (6) produktivitas marginal buruh nol. Ekonomi pertaniannya mandeg. sebagian besar penduduk bergerak disektor pertanian di tengah pengangguran yang hebat dan tingkat pertumbuhan penduduk yang tinggi. ‡ Teori Fei-Ranis: Suatu negara yang kelebihan buruh dan perekonomiannya miskin sumberdaya. (2) output sektor pertanian adalah fungsi dari tanah dan buruh saja. kecuali reklamasi. ‡ Di negara berkembang. teknologi pertaniannya primitif. ‡ Tesis Myrdal: membangun teori keterbelakangan dan pembangunan ekonominya di sekitar ide ketimpangan regional pada taraf nasional dan internasional. Komoditi pokok ini merupakan ekspor yang penting ke negara lain. terbatasnya input modal fisik dan tenaga kerja yang terdidik/terampil. ‡ Ketimpangan regional: berkaitan erat dengan sistem kapitalis yang dikendalikan oleh motif laba. (7) output sektor industri merupakan fungsi dari modal dan buruh saja. Padahal sumbangan sektor pertanian terhadap produk nasional kotor (GDP) hanya 32%. ‡ Umumnya perekonomian di negara-negara yang sedang berkembang berorientasi pada produksi bahan-bahan pokok sebagai saingan dari kegiatan-kegiatan produk sekunder (industri) dan tersier (jasa). ‡ Ketimpangan internasional: perdagangan internasional mungkin mempunyai dampak surut yang kuat pada negara terbelakang. (4) penawaran tanah bersifat tetap. ke industri dimana mereka menjadi produktif dengan upah yang sama. . ‡ Asumsi yang digunakan: (1) ekonomi dua-muka yang terbagi dalam sektor pertanian tradisional yang mandeg dan sektor industri yang aktif. ‡ Merupakan penyempurnaan dari teori Lewis mengenai persediaan buruh yang tidak terbatas. 9. Pembangunan terdiri dari pengalokasian kembali surplus tenaga kerja pertanian yang sumbangannya terhadap output nol. (10) pekerja di masing-masing sektor hanya mengkonsumsikan produk-produk pertanian.Teori Pembangunan Ekonomi Fei-Ranis ‡ John Fei dan Gustav Ranis dalam ³A Theory of Economic Development´ menelaah proses peralihan yang diharapkan akan dilewati suatu negara terbelakang untuk beranjak dari keadaan stagnasi ke arah pertumbuhan swadaya. (3) di sektor pertanian tidak ada akumulasi modal. Di sana terdapat sektor industri yang aktif dan dinamis. (9) upah nyata di sektor pertanian dianggap tetap dan sama dengan tingkat pendapatan nyata sektor pertanian. (5) kegiatan pertanian ditandai dengan hasil (return to scale) yang tetap dengan buruh sebagai faktor variabel. Teori Ketergantungan ‡ Sebagian terbesar (sekitar 80%) penduduk di negara-negara dunia ketiga tinggal di daerah perdesaan.. organisasinya tidak baik. sektor pertanian memiliki produktivitas yang rendah.

Ciri pemikiran ini adalah eksistensi dan memelihara keterbelakangan dunia ketiga. struktur teoritikal yang baik dan model-model ekonometrik yang kompleks mengenai pembangunan yang seringkali menimbulkan kekurangsesuaian atau menimbulkan kebijakan-kebijakan yang keliru karena faktor-faktor institusional dan struktural (pemilikan tanah tak adil. ‡ Model dependensi neo-kolonial merupakan sisa-sisa pertumbuhan dari pemikiran Marxis. ‡ Model paradigma tiruan/palsu yaitu atribut keterbelakangan dunia ketiga mengenai kesalahan dan ketidaksesuaian nasehat yang diperoleh dengan baik tetapi negara maju/donor seringkali kurang jelas atau kekurangan bahan mengenai kondisi atau latar belakang masing-masing negara yang sedang berkembang. sumber : google . Terdapat dua jalur dalam model strukturalis internasional ini yaitu model dependensi µneo-kolonial¶ dan model µparadigma tiruan/palsu¶. terutama sekali terhadap evolusi historis mengenai sistem kapitalis internasional yang betul-betul tidak sama dalam hubungan negara-negara kaya dan negara-negara miskin. Negara maju/donor memberikan konnsep-konsep yang besar.‡ Teori ketergantungan merupakan bagian dari ³model-model strukturalis internasional´. dsb). pembagian kredit yang timpang. pengendalian finansial yang tidak tepat. yang secara esensial memandang negara-negara dunia ketiga sebagai benda yang diatur oleh kekakuan struktur ekonomi dan institusional serta terperangkap dalam suasana µketergantungan¶ dan µdominasi¶ terhadap negara-negara kaya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful