Definisi Asam-Basa Arrhenius

Jan 26, 2009 by indigoMorie

Svante August Arrhenius (19 Februari 1859-2 Oktober 1927) seorang ilmuwan Swedia mendefinisikan teori asam-basa sebagai berikut: Asam adalah suatu spesies yang akan meningkatkan konsentrasi ion H+ di dalam air dan basa adalah suatu spesies yang akan meningkatkan konsentrasi ion OH- di dalam air. Atau dengan pernytaan lain Asam adalah suatu spesies yang apabila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ dan basa adalah suatu spesies yang bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion OH-. Sebagai contoh gas HCl ketika dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion H+ dan Clsehingga menurut konsep ini HCl dalam larutan air adalah asam. HCl(g) -> H+(aq) + Cl-(aq) Contoh asam yang lain adalah HF, HBr, HNO3, H2SO4, H3PO4, CH3COOH, H2C2O4, dan sebagainya. Sedangkan KOH bila dilarutkan dalam air akan menghasilkan ion K+ dan OH- oleh sebab itu KOH menurut teori Arrhenius adalah basa. KOH(s) -> K+(aq) + OH-(aq) Contoh yang lain adalah NaOH, Ca(OH)2, NH4OH, Ba(OH)2 dan lainnya. Teori asam basa menurut Arrhenius adalah teori yang amat sempit mengingat teori ini hanya terbatas pada spesies yang memiliki H+ atau OH- dan spesies tersebut ada dalam pelarut air artinya apabila spesies tersebut tidak memiliki H+ atau OH- dan reaksinya dijalankan dengan pelarut non-air maka teori ini tidak berlaku.

. Hal ini bisa dijelaskan dengan menggunakan teori asam Bronsted-Lowry dan Lewis. Apabila reaksi diatas dilakukan dalam medium air maka yang terlibah adalah larutan NH4OH dan larutan HCl dengan reaksi berikut. lalu bagaimanakah kita dapat menentukan kekuatan asam atau kekuatan basa suatu zat? Yang menjadi penentu kekuatan asam atau basa adalah adalah posisi kesetimbangan reaksi disosiasi asam atau basa dalam air.Sebagai contoh gas ammonia (NH3) dapat bereaksi dengan gas HCl membentuk ammonium klorida padat dengan reaksi sebagai berikut: NH3(g) + HCl(g) -> NH4Cl(s) Reaksi diatas adalah salah satu contoh reaksi asam basa yang tidak bisa dijelaskan dengan teori Arrhenius disebabkan reaksi diatas tidak melibatkan adanya H+ dan OH-. akibatnya pada keadaan setimbang hampir seluruh asam HA terdisosiasi menjadi H3O+ dan A-. asam lemah atau basa kuat. jadi sangat sedikit sekali HA yang akan terdisosiasi menjadi H3O+ dan A-. NH4OH(aq) + HCl(aq) -> NH4Cl(aq) + H2O(l) Nah sudah terlihat kan mengapa teori Arrhenius hanya terbatas pada reaksi yang dijalankan pada medium air yang melibatkan ion H+ dan OH-. Soal-soal asam dan basa Tahukah Kau Apa Yang Menentukan Kekuatan Asam dan Basa? Feb 16. Apakah suatu zat bersifat sebagai asam kuat. 2009 by indigoMorie Dalam mempelajari asam-basa maka kita tidak luput dihadapkan pada seberapa kuat suatu asam dan basa. Sebagai contoh suatau HA dalam air akan mengalami reaksi disosiasi sebagai berikut: HA + H2O <-> H3O+ + AAsam kuat adalah zat dimana reaksi kesetimbangan disosiasinya mengarah jauh ke arah kanan. Sedngakan asam lemah berkebalikan dengan asam kuat yaitu reaksi kesetimbangan disosiasinya mengarah jauh ke arah kiri..

Seperti halnya harga tetapan kesetimbangan yang lain maka nilai Ka dan Kb sangat dipengaruhi oleh temperatur. Bagaimana dengan basa? Untuk basa hal yang sama seperti diatas dapat diterapkan. Ka adalah tetapan kesetimbangan asam oleh karena itu nilainya sangat dipengaruhi oleh temperatur. akan tetapi nilai Ka asam kuat sangat sulit diukur secara tepat disebabkan kita tidak bisa menghitung secara pasti konsentrasi HA pada kondisi setimbang.Untuk menentukan besarnya kekuatan asam yang satu dengan yang lainnya maka kita bisa mengukur harga Ka-nya (Konstanta disosiasi asam) yang dihitung dengan menggunakan rumus sebagai berikut: HA + H2O <-> H3O+ + AKa = [H3O+][A-] / [HA][H2O] Rumus diatas dapat disederhanakan menjadi: Ka = [H+][A-] / [HA] Yang perlu diperhatikan bahwa H+ diatas mewakili H3O+. Sekali lagi Ka dan Kb adalah tetapan kesetimbangan khusus yang menunjukan reaksi disosiasi asam dan basa dalam larutan air. . Ingat bahwa asam kuat kesetimbangannya jauh ke arah kanan sehingga besarnya konsentrasi HA yang tidak terdisosiasi sukar untuk ditentukan. Lalu mengapa dibuku-buku pelajaran kimia hanya asam lemah saja yang memiliki nilai Ka sedangakan asam kuat tidak memiliki nilai Ka? Sebenarnya asam kuat juga memiliki nilai Ka. missal suatau basa BOH akan terdisosiasi dalam air sebagai berikut: BOH <-> B+ + OHDan tetapan disosiasi basanya adalah sebagai berikut: Kb = [B+][OH-] / [BOH] Berbeda dengan asam tetapan disosiasi basa dilambangan dengan Kb (huruf a dan b pada lambang tetapan disosiasi asam dan basa menyatakan a untuk acid yaitu asam dan b untuk base atau basa). Semakin kecil nilai Ka mengindikasikan bahwa asam tersebut adalah asam lemah begitu juga sebaliknya.

NH3(g) + H2O(l) -> NH4+(aq) + OH-(aq) OH-(aq) + H+(aq) -> H2O(l) Salah satu keunngulan teori asam-basa Bronsted-Lowry adalah konsep ini bisa menjelaskan mengenai sifat asam basa reaksi yang reversible. 2009 by indigoMorie Johannes Nicolaus Bronsted dan Thomas Martin Lowry pada tahun 1923 secara terpisah mendefinisikan asam-basa sebagai berikut: Asam adalah donor proton dan sebaliknya basa disebut sebagai aseptor proton Kemudian teori ini lebih dikenal sebagai teori asam basa Bronsted-Lowry sebagai penghargaan bagi mereka berdua. Ion hidroksida dalam konsep Arrhenius tetap menjadi basa dalam konsep BronstedLowry disebabkan ion hidroksida dapat menerima H+ (aseptor proton) untuk membentuk H2O. Konsep asam basa Bronsted-Lowry tidak menentang konsep asam-basa Arrhenius akan tetapi bisa dikatakan sebagai perluasan dari konsep tersebut. NH3 dapat bereaksi dengan air untuk membentuk NH4+ dan OHdapat bereaksi dengan H+ membentuk air. CH3COOH(aq) + H2O H3O+(aq) + CH3COO-(aq) Sekarang perhatikan reaksi yang hanya berjalan ke kanan CH3COOH(aq) + H2O(l) -> H3O+(aq) + CH3COO-(aq) • • CH3COOH adalah asam sebab spesies ini mendonorkan proton pada H2O H2O adalah basa sebab spesies ini menerima proton dari CH3COOH . Contoh: HCl dan HNO3 adalah asam Bronsted-Lowry disebabkan kedua spesies ini mampu memberikan ion H+ (proton H+) kepada air dengan reaksi sebagai berikut: HCl(aq) + H2O(l) -> H3O+(aq) + Cl-(aq) HNO3(aq) + H2O ->H3O+(aq) + NO3-(aq) NH3 dan ion OH.Definisi Asam Basa Bronsted-Lowry Jan 26. Contoh jenis reaksi ini adalah reaksi disosiasi asam lemah CH3COOH.adalah basa menurut Bronsted-Lowry disebabkan kedua spesies ini adalah aseptor proton.

adalah basa konjugasi dari CH3COOH.asam konjugasinya (tinggal tambah 1 H+) HCl Oh ya teorivasam-basa Bronsted-Lowry ini ada kelemahannya juga yaitu dia tidak bisa menjelaskan reaksi asam basa yang tidak melibatkan transfer proton (H+) seperti reaksi berikut. Keduanya berpasangan sehingga dinamakan asam basa konjugasi Bronsted-Lowry.Sedangkan untuk reaksi kebalikkannya H3O+(aq) + CH3COO-(aq) -> CH3COOH(aq) + H2O(l) • • H3O+ adalah asam sebab spesies ini mendonorkan proton pada CH3COOCH3COO.atau CH3COO. . Fe2+(aq) + 6H2O(l) -> Fe(H2O)62+(aq) AgCl(s) + NH3(aq) -> Ag(NH3)Cl(aq) Dua reaksi diatas adalah contoh sebagian kecil reaksi asam basa yang tidak bisa dijelaskan lewat konsep asam basa Bronsted-Lowry akan tetapi dapat dijelaskan dengan menggunakan teori asam-basa Lewis. • • • • H2SO4 basa konjugasinya (tinggal ambil 1 H+) adalah HSO4HNO3 basa konjugasinya (tinggal ambil 1 H+) adalah NO3PO43. Artinya CH3COOH adalah asam konjugasi dari CH3COO.asam konjugasinya (tinggal tambah 1 H+) adalah HPO42Cl. sedangkan untuk membuat basa konjugasi dari Bronsted-Lowry maka tinggal ambil satu H+ dari spesies yang ditanyakan.adalah basa sebab spesies ini menerima proton pada H3O+ Artinya reaksi reversible dari asam lemah diatas memiliki 2 asam dan 2 basa yang saling berpasangan yang kita sebut sebagai pasangan asam basa konjugasi Bronsted-Lowry. Cara mudah mengingat asam basa konjugasi Bronsted-Lowry adalah sebagai berikut: Untuk membuat asam konjugasi Bronsted-Lowry maka tabahkan satu H+ pada spesies yang ditanyakan.

B2H6. Cu2+.Definisi Asam Basa Lewis Jan 26. BF3. AlF3. dan sebagainya. Lewis pada tahun 1923 mempublikasikan definisi asam basa berdasarkan teori ikatan kimia dimana definisi asam basa Lewis adalah sebagai berikut. senyawa yang mengandung N. spesies berupa molekul atau ion yang memiliki tendensi untuk mendonorkan pasangan elektron bebasnya maka digolongkan dalam basa Lewis. ketone. senyawa golongan eter. molekul air. F-. Br.dan I-). Contoh basa Lewis adalah ion halide ( Cl-. Basa Lewis Perlu diingat bahwa basa Lewis adalah donor pasangan elektron bebas. Asam adalah aseptor pasangan elektron bebas sedangkan basa adalah donor pasangan elektron bebas. molekul CO2 dan lain-lain. Contoh asam lewis adalah H+. ammonia. ion logam transisi yang bisa mebentuk ion kompleks seperti Fe2+. Asam Lewis Asam Lewis adalah aseptor pasangan elektron bebas. akan tetapi asam Lewis belum tentu menjadi asam Bronsted-Lowry disebabkan asam Bronsted-Lowry adalah donor proton sedangkan asam Lewis adalah acceptor elektron. 2009 by indigoMorie Gilbert N. Gambar dibawah menunjukkan basa Lewis dengan pasangan elektron bebasnya. Spesies apapun yang dapat menjadi aseptor pasangan elektron bebas bisa disebut sebagai asam lewis. Konsep asam basa Bronsted-Lowry dengan Lewis adalah berbeda akan tetapi kedua konsep ini saling melengkapi. Oh ya mungkin kamu berfikir bahwa untuk menjadi asam Lewis akan selalu diperlukan orbital kosong untuk menampung pasangan elektron yang . Zn2+. ion hidroksida. Basa Lewis adalah basa Bronsted-Lowry juga disebabkan dapat mendonorkan pasangan elektron bebasnya. O. Teori asam basa Lewis mencakup pengertian yang lebih luas dibandingkan definisi asam basa Arrhenius dan Bronsted-Lowry. atau S.

Bila kamu belum tahu tentang pengertian asam Lewis maka baca pembahasan disini tentang asam basa Lewis. 2009 by indigoMorie Berikut saya kasih list daftar senyawa/ion yang bertindak sebagai basa Lewis. Reaksi asam Lewis dan basa lewis dapat dicontohkan sebagai berikut: Berbagai Contoh Basa Lewis Jan 27.didonorkan oleh basa Lewis tapi hal ini tidaklah mutlak sebab untuk menjadi asam Lewis tidak selalu suatu spesies menyediakan orbital kosong. Oh ya dari contoh-contoh berikut yang berperan sebagai pendonor elektron didepan atomya di beri tanda titik dua (:) H2 HHe CH4 SiH4 GeH4 SnH4 BrBrIH2Se: H2Te: HF: HCl: H2NH2PH2AsH2SBOHHSH3Sn- .

wikipedia.html Berbagai Contoh Asam Lewis Jan 27. Oh ya perlu diingat bahwa untuk menjadi asam lewis suatu spesies tidak harus menyediakan orbital kosong ya… H+ B2H6 Cs+ Be2+ [OH3]+ [SH3]+ .:NH3 H3 :AsH3 :SbH3 H2O: H2S: FCl- HBr: HI: He Ne Ar Kr Xe H3CH3SiH3Ge- HSeHTeBH4AlH4GaH4InH4[Cr2O7]2[FeBr4][SbF6]anion bensil senyawa alkuna senyawa elkena referensi: • • http://en. Bila kamu belum tahu tentang pengertian asam Lewis maka baca pembahasan disini tentang asam basa Lewis.com/webbook/12_lab/lab.org/wiki/Lewis_Acid http://www. 2009 by indigoMorie Berikut saya kasih list daftar senyawa/ion yang bertindak sebagai asam Lewis.meta-synthesis.

referensi: . Zn2+ dan banyak ion logam golongan transisi lainnya. Ag+.Mg2+ BF3 Ca2+ Al2Cl6 Sr2+ AlF3 Ba2+ SiF4 [CH5]+ PCl5 [SiH5]+ SF4 [GeH5]+ [Mg(H2O)6]2+ [SnH5]+ [Al(H2O)6]3+ [NH4]+ [H3]+ [PH4]+ Li+ [AsH4]+ Na+ [SbH4]+ K+ Rb+ [SeH3]+ [TeH3]+ [FH2]+ [ClH2]+ [BrH2]+ [IH2]+ [HeH]+ [NeH]+ [ArH]+ [NKrH]+ [XeH]+ Ion logam transisi seperti Cr3+. Mn2+.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful