Visual Basic 6.

0

DATABASE
Database dibedakan menjadi dua kelompok, yaitu back-end dan front-end. Back-end adalah yang menyusun, menyimpan dan mengamankan database. Sedangkan Front-end adalah aplikasi yang berhubungan langsung dengan para pemakai program. Pada bagian ini dapat diatur tatanan tampilan, mulai dari ListBox, ComboBox ataupun Navigator. Kontrol-kontrol untuk database tersebut memiliki ciri khusus, yaitu kemampuan databound atau kemampuan mengakses database. Prosesnya sama dengan proses perancangan form.

Visual Data Manager
Untuk menyusun back-end digunakan Visual Data Manager, yaitu fasilitas yang disediakan VB6 untuk menghasilkan tabel-tabel. Untuk mengaktifkan fasilitas ini dari menu Add-Ins, klik perintah Visual Data Manager.

Halaman: 1

Halaman: 2 . 2. Langkah pemakaiannya adalah sebagai berikut : 1.Visual Basic 6.0 Setelah itu akan tampil window Visual Data Manager seperti di bawah ini : Membuat Tabel Tabel adalah unsur utama di dalam suatu database. Aktifkan perintah File New… Microsoft Access Version 7. Aktifkan Visual Data Manager dari menu Add-Ins.0 MDB. Untuk membuat tabel dapat menggunakan Visual Data Manager.

maka akan tampil kotak dialog Select Microsoft Access Database to Create. Terakhir klik tombol Save untuk menyimpan file yang baru di buat tersebut. Selanjutnya isi file database dengan unsur utamanya. aktifkan perintah File Open database… Microsoft Access. maka akan dilayar akan tampil : 4.0 3.Visual Basic 6. Setelah di klik. Setelah tombol Save di klik. yaitu tabel. Pada kotak File Name isikan dengan nama file database yang diinginkan. Kemudian tentukan letak folder penyimpanannya. misalnya DT_MHS. Halaman: 3 . Langkah pertama adalah membuka file database.

Klik file database yang diinginkan. yaitu DT_MHS. misalnya file yang baru di susun.mdb. Halaman: 4 .Visual Basic 6.0 5. Tampil kotak dialog Open Microsoft Access Database.

Klik perintah New-Table Halaman: 5 . Pada Database Window klik kanan Properties.Visual Basic 6. Maka tampilannya adalah : 6.0 Kemudian klik Open. tampil Pop-up Menu.

kemudian klik OK.0 Setelah di klik akan tampil Table Structure yang dapat di gunakan untuk membuat tabel baru. Isikan nama tabel pada kotak Table Name.Visual Basic 6. yaitu NPM. isikan nama field pertama. Alamat. Pada kotak Name. Berikutnya harus dibuat field-field pada tabel tersebut. Halaman: 6 . Nama field baru tersebut dikirimkan ke kotal dialog Table Structure dan kotak dialog Add Field siap menerima nama baru lagi. Misalkan “Biodata” 7. maka akan tampil kotak dialog Add Field sebagai berikut : 8. Caranya dengan mengklik tombol Add Field. misalnya NPM. Nama.

Halaman: 7 . Tutuplah kotak dialog Add Field.0 9. 8 untuk nama field : Nama dan Alamat 10.Visual Basic 6. klik Close. Hasil pengisian field pada table Structure adalah seperti dibawah ini : 11. Ulangi langkah No. Terbentuklah sebuah tabel bernama Biodata. ditunjukkan pada Database Window di Visual Data Manager. Langkah selanjutnya adalah mengklik tombol Build the Table.

kotak dialog Dynaset siap disi record baru lagi. Tampil kotak dialog Dynaset untuk pengisian data. Untuk menutup Dynaset. Halaman: 8 . klik ganda nama tabel. 3. yaitu : NPM : 12293876 Nama : Riandhika Alamat : Bekasi Kemudian klik tombol Update.Visual Basic 6. klik tombol Close. 2. Pada Database Window. Klik tombol Add lalu isikan data record pertama pada kotak isian yang bersesuaian. langkahnya adalah sebagai berikut : 1. Ulangi langkah ke 2 untuk data-data di bawah ini : NPM : 31199098 Nama : Riani Alamat : Jakarta NPM : 21200123 Nama : Fajar Alamat : Bogor 4. record-record data yang telah kita masukkan tersebut dapat ditampilkan dengan mengklik tombol kiri kanan slider. Lihat gambar 5. dan kemudian untuk menambah data baru klik tombol Add.0 Mengisi Data Untuk mengisi data pada tabel yang baru dibuat. yaitu Biodata.

Regular. Regular 14 Access C:\My Documents\DT_MHS. Lihat gambar : 3. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : 1. 14 Nama Tahoma.Visual Basic 6. 2. Pada form1 buatlah tampilan form berikut ini. Regular. Tutuplah Visual Data Manager.mdb Biodata <kosongkan> Data1 NPM <kosongkan> Data1 Nama <kosongkan> Data1 Alamat E&xit Halaman: 9 Text1 Text2 Text3 Command1 . selanjutnya kita mulai menyusun Front-end.0 Membuat Interface Front-End Secara Manual Setelah Back-end selesai dikerjakan. 14 Alamat Tahoma. Atur properti sebagai berikut : Objek Form1 Label1 Label2 Label3 Data1 Properti Caption Caption Font Caption Font Caption Font Connect DatabaseName RecordSource Text DataSource DataField Text DataSource DataField Text DataSource DataField Caption Pengaturan Data Mahasiswa NPM Tahoma.

0 4. klik tombol kiri kanan Data1. Kemudian buat program berikut pada window code : Private Sub Command1_Click() End End Sub 5. Halaman: 10 .Visual Basic 6. Jalankan aplikasi dengan menekan tombol F5 Hasil : Untuk menampilkan record lainnya.

mdb.Visual Basic 6. - Pada kotak dialog tersebut klik VB6 Data Form Wizard. sebaiknya aktifkan pilihan Load on Startup di pojok kanan bawah.mdb yang disertakan sebagai contoh VB6. sekarang kita akan belajar menggunakan Data Form Wizard. Membuat Database menggunakan Wizard Kita telah pelajari cara pembuatan interface menggunakan cara manual. Klik OK. Database yang akan kita gunakan adalah NWIND. Tampil kotak dialog AddIns Manager.Dari menu Add-Ins.0 Memakai Tabel MS Access Jika database yang kita ingin akses adalah database yang berasal dari MS Access. Database tersebut memiliki format Access. Halaman: 11 . Caranya : . Kalau kita ingin sering menggunakannya. klik perintah Add-Ins Manager. Langkah selengkapnya : 1. Misalnya database NWIND. hasilnya adalah munculnya perintah data Form Wizard pada menu Add-Ins. Aktifkan lebih dahulu Data Form Wizard pada menu Add-Ins. kita bisa ubah properti DatabaseName (kontrol data) sesuai dengan nama dan path file database tersebut. yaitu database MS Access yang disertakan sebagai contoh pada MS Access maupun pada VB6.

Halaman: 12 . Jika sudah aktif. klik perintah tersebut.0 2.Visual Basic 6. Akan muncul tampilan pertama wizard berikut ini.

tampil kotak dialog Browse untuk menentukan file database. Klik Access. Dalam contoh ini pilihlah Database Nwind. 4.mdb yang secara default ada pada folder : C:\Program Files\Microsoft Visual Studio\VB98 Halaman: 13 . lalu klik Next. Klik Browse. Klik Next.0 3. 5.Visual Basic 6. Tampil kotak dialog ketoga untuk penentuan nama database. tampil kotak dialog kedua untuk pemilihan jenis database.

Visual Basic 6.0 Lihat gambar berikut : 6. form layout dan binding type. Halaman: 14 . Klik Next. tampilan kembali ke kotak dialog ketiga. Klik Open. tampil kotak dialog keempat untuk penentuan nama form.

pada kotak Column to Sort By. misalnya FirstName. misalnya Address. FirstName dan LastName. 8. misalnya FormDatabase. Pilihlah field yang kita perlukan pada kotak Available field. Kemudian klik OK. Pilihlah tabel yang kita inginkan pada kotak Record Source. pilihlah field yang dipakai sebagai dasar pengurutan record. Berilah nama form tersebut. misalnya Employee. Terakhir.0 7. Halaman: 15 . tampil kotak dialog kelima.Visual Basic 6.

Halaman: 16 . tampil kotak dialog keenam untuk penentuan kontrol 10.Visual Basic 6.0 9. Klik Next. Tampil kotak dialog ketujuh (terakhir). Pilihlah kontrol yang akan dipasangkan pada form. lalu klik Next.

Selesai sudah pembuatan form database menggunakan wizard. Klik Finish.Visual Basic 6. Sekarang kita memiliki dua form. jalankan program dan klik tombol Database pada Form1. Halaman: 17 . FormDatabase akan diaktifkan.Show End Sub Private Sub Command2_Click() End End Sub 14. Untuk mencobanya. pasangkan 2 buah command button . dan ubah Captionnya menjadi : Database dan Keluar 13.0 11. Tampilannya sebagai berikut : Kita bisa membuka record lain dengan menggunakan tombol kiri kanan kontrol data. hasilnya seperti gambar berikut : 12. Lalu tuliskan kode berikut : Private Sub Command1_Click() FormDatabase. Pada Form1. yaitu Form1 dan FormDatabase.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful