Khotbah

Tema: Mengambil Hikmah Hijrah

.‫ألحمد ل. ألحمد ل الذي جزى العاملين. وأحب الطائعين. وأبغض العاصين. أشهد أن ل اله الال‬ ُ ِ َ ِ َ ْ ُ َ ْ َ ْ ِ َ َ َ ْ َ َ ْ ِ ِ ّ ّ َ َ ْ ِِ َ َ َ ِ ِ ُ ْ َ ِ ُ ْ َ ّ ّ ‫وأشهد أن محمدا رسول ال. اللهم صل وسلم وبارك على محمد الهادي الى صراطك المستقيم. وعلى‬ ََ َ ِ ْ ِ َ ْ ُ َ ِ َ َِ ِ َ ّ َ ُ ََ ْ ِ َ َ ْ َّ َ ّ َ ّ ّ َ ِ ُ ْ ُ َ ّ َ ُ ّ ُ َ ْ َ ّ ُ َْ َ ُ َ ِ َ ِ ‫آله وصحبه والمجاهدين في سبيلك القويم. أما بعد. فيا عبادال اتقوال الذي ل اله سواه واعلموا أن‬ ّ َ ْ ُ ّ ِ َ َ ِ َ َ ُ ْ َ ّ ِ ْ ِ َ ْ َ ِْ ِ َ ِ َ ْ ِ ِ َ ُ َ ِ ِ ْ َ َ ِ ِ َ ّ ِ ََ ْ ُ ِ َ َ ْ ُ ِ َ ْ ُ ِ ّ ِ َ ِ ُ ْ ُ َ َ ِ َ ِ ْ َ ْ َ ِ ْ ّ ِ ْ ُ َ َ َ ِ َ َ ِ ْ ِ َ ّ ِ ْ ُ َ َ َ ‫ال أمركم بالطاعة والعبادة. ونهاكم بالظلم والمعصية. فل يكون ذلك ال لخسرانكم وهللكم. ولكن ال‬ ‫يرحمكم وأنزل نعمه عليكم. فأطيعوه واعملوا الصالحات واجتنبوا عن السيئات. لن ال َزى‬ َ ‫ّ ِ َ ِ َ ْ َ ُِ َ ِ ّّ َ ِ ِ ّ َ ج‬ َ َُ ْ َ ُ ْ ُ ْ ِ ََ ْ ُ ْ ََ ُ َ َ ِ َ َ ْ َ ْ ُ ُ َ ْ َ ْ ُ ِ َ ْ َ ّ َ ِ ْ ُ َّ َ َ ْ ُ ِ َ ْ َ ِ ِ َ ِ ْ ُ َ ََ ْ ُ َ َ ْ َ ‫.أعمالكم. أثابكم بصالح أعمالكم. وعذبكم بسيء أفعالكم‬ ‫قال ال تعالى :أعوذباال من الشيطان الرجيم، بسم ال الرحمن الرحيم، فالذين هاجروا وأخرجوا من‬ ِ ْ ُ ِ ْ َُ ْ ُ َ َ َ ِ ّ َ ِ ْ ِ ّ ِ َ ْ ّ ّ ِ ْ ِ ِ ْ ِ ّ ِ َ ْ ّ َ ِ ّ ِ ُ ْ ُ َ َ َ َ ّ َ َ ِ ِ ُ ‫ديارهم وأوذوا في سبيلي وقاتلوا وقتلوا لكفرن عنهم َيئاتهم ولدخلنهم جنات تجري من تحتها‬ َ ِ ْ َ ِ ِ ْ َ ٍ ّ َ ْ ُ ّ َِ ْ ُ َ ْ ِ ِ َ ّ‫ِ َ ِ ِ ْ َُ ُ ْ ِ َ ِ ِ َ َ َُ ْ َ ُ ُِ ْ ُ َ ّ َ ّ َ ْ ُ ْ س‬ ِ َ ّ ُ ُ َُ ِ ّ َ ّ ِ ِ ّ ً َ َ ُ َ َْ ‫النهار ثوابا من عند ال وال عنده حسْن الثواب‬
Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah, Melalui mimbar khutbah ini, saya berwasiat kepada diri saya sendiri dan kepada para jama’ah sekalian, marilah kita bersama-sama senantiasa meningkatkan kadar ketaqwaan kepada Allah SWT. Taqwa dalam arti yang sebenarnya. Yaitu dengan menjalankan perintah-perintah Allah dan meninggalkan semua laranganNya. Bahwasannya tidak ada perbedaan antara seseorang dengan seorang yang lainnya. Maka alangkah bahagia dan beruntungnya orang yang termasuk dalam golongan muttaqin. Karena kelak akan mendapat tempat dan maqam yang mulia di sisi Ilahi. Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah, Masih di bulan Muharram ini memanjatkan rasa syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan nikmatnya kepada kita semua. Yaitu dengan menggunakan nikmat itu ke jalan yang di ridloi-Nya. Bersyukur atas nikmatnya, maka Allah pun akan menambah nikmat itu. Sebagaimana dalam surat Ibrahim ayat 7 Allah SWT berfirman:

ٌ ِ َ َ ِ َ َ ّ ِ ْ ُ ْ َ َ ِ ََ ْ ُ ّ َ ِ ‫َِ ْ َ َ ّ َ َ ّ ُ ْ َ ِ َ َ ْ ُ ْ ل‬ ‫وإذ تأذن ربكم لئن شكرتم َزيدنكم ولئن كفرتم إن عذابي لشديد‬
Artinya: “Dan (ingatlah juga), tatkala tuhanmu memaklumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), Maka sesungguhnya azab–Ku sangat pedih.” Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah, Sebagai upaya meningkatkan iman dan taqwa kepadanya, maka melalui datangnya Tahun Baru Hijriyah ini kita menengok sejarah masa silam, masa perjuangan Nabi SAW. Dan para sahabat-sahabat beliau menegakkan agama Allah. Sebagaimana di ketahui dalam catatan sejarah, bahwa Nabi Muhammad SAW, dan para sahabat beliau mengembangkan risalah Islam di Mekkah banyak menemui

timbul pengakuan sebagaimana tersebut dalam surah Ali imran ayat 191: ‫ربنا ما خلقت هذا باطل‬ ِ َ َ َ ْ ََ َ َ ّ َ Artinya: “Ya Tuhan kami tiada sia-sia Engkau menciptakan ini. Mereka melakukan penganiayaan terhadap sahabat-sahabat beliau dengan tujuan agar Nabi SAW menghentikan dakwahnya. Jika akal yang menguasai dirinya maka . Peristiwa hijrah akan tetap relevan atau cocok dikaitkan dengan konteks ruang dan waktu sekarang ataupun yang akan datang.tantangan dan hambatan yang tidak ringan. Banyak sekali hikmah yang dapat dipetik dari peristiwa tersebut. Kita memang butuh ilmu pengetahuan dan teknologi yang diimbangi dengan keimanan akan membuat manusia semakin sadar akan hakikat dirinaya. Para jamaah. Dalam keadaan genting itulah. Rasulullah mendapat perintah hijrah ke madinah. hijrah merupakn perjalanan mempertahankan keimanan. dan kemudian mencapai puncaknya. Orang-orang Quraisy menentangnya. Sedangkan manusia di beri kedua-duanya akal sekaligus nafsu. Tidak satupun orang yang begitu masuk Islam lalu sudi keluar atau menjadi murtad. namun sungguh suatu keajaiban. masihlah kita tanamkan keimanan dalam diri kita sebagaimana imannya para sahabat. tapi juga hati. sehingga wajar kalau tiap hari berbuat salah. Itulah mengapa sebabnya para sahabat mau berjalan di gurun pasir yang panas. islam pun semakin berkembang. maka bagaimanapun pedihnya penderitaan dzahir yang mereka alami tidak akan terasa. meninggalkan harta benda mereka. Nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa hijrah itu akan tetap cocok dijadikan rujukan kehidupan. Mereka melakukan perjalanan dari mekkah menuju madinah dengan bekal iman. yang sekarang menjadi kota madinah. Allah tidak hanya menganugerahkan akal pada amnesia.” Iman juga berfungsi untuk mengendalikan nafsu. Oleh karena itu. Peristiwa hijrah ini terjadi tonggak perjuangan umat Islam untuk selanjutnmya mereka tidak hanya dikagumi oleh kawan tapi juga disegani oleh lawan. Karena iman mereka rela berpisah dengan orang yang dicintainya yang berbeda akidah. Dan diwujudkan dalam bentuk amal-amal saleh dalam kehidupan ini. Allah tidak harus ada imbangannya. Iman yang mereka pertahankan melahirkan ketenangan dan ketentraman batin. kalau batin sudah merasa tentram dan terasa bahagia. Maka berhijrahlah beliau bersama para sahabat menuju kota yatsrib. Karena iman para sahabat sudi meniggalakn kampong halaman. Diantaranya: Pertama. semakin keras penindasan dan semakin keras penganiayaan. Makhluk yang bernama Malaikat cuma dianugerahakan akal saja tanpa nafsu. bagaimanapun kerasnya kekejaman dan penganiayaan yang mereka lakukan. Mereka sepakat untuk menangkap dan membunuh Nabi SAW. iman akan membuat hidup seseorang jadi terarah. Makin hari kekejaman itu semakin menjadi-jadi. Kekuasaan dan kebebasan berfikir harus ada imbangannya. Semakin hari kekejaman dan penganiayaan semakin keras. dalam memperingati tahun baru hijriyah ini. karena itu tidak ada malaikat yang mendurhakai allah.

Kemudian hikmah ketiga adalah bahwa hijrah adalah perjalanan ukhuwah. dorongan sahabat untuk ikut tidak sama. Namun kalau nafsu yang mengendalikan dirinya maka sifat-sifat binatang yang menghiasi perilakunya. Itulah kemenangan yang besar. Sebagaimana dalam surah At-taubah ayat 100 Allah Swt berfirman : ُ ْ َ ْ ُ َ َ ْ ُ ْ َ ّ َ ِ ّ ٍ َ ْ ِِ ُ ُ َ ّ َ ِ ّ َ ِ َ َ َ َ ِ ِ َ ُ ْ َ ِ َ ُّ َ َ ُ ِ ّ َ ‫والسابقون الولون من المهاجرين والنصار والذين اتبعوهم بإحسان رضي ال عنهم ورضوا عنه‬ ُ ِ َ ْ ُ ْ َ ْ َ َِ ً َ َ َ ِ َ ِ ِ َ ُ َ ْ َ َ َ ْ َ ِ ْ َ ٍ ّ َ ْ ُ َ ّ َ ََ ‫وأعد لهم جنات تجري تحتها النهار خالدين فيها أبدا ذلك الفوز العظيم‬ Artinya: “Dan orang-orang yang terdahulu yang pertama-tama (masuk i ‫س‬lam) di antara orang-orang Muhajirin dan Anshar dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik. Allah ridla kepada mereka dan mereka pun rida kepada Allah dan Allah menyediakan bagi mereka surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya. Maka bersatulah orang-orang muhajirin dan orang anshar sebagai saudara yang diikat oleh akidah. Para jamaah. Sehingga ia turun derajat ke tataran binatang. kita bisa menyimak bersama bagaimana penduduk Madinah menyambut orang-orang mekkah sebagai saudara. semangat ibadah inilah yang harus menjiwai peringatan hijrah dan langkah memasuki tahun baru hijriah. ثم رددناه أسفل سافلين‬ Artinya: “Sesungguhnya kami telah menciptakan manusia dalam bentuk yang sebaikbaiknya kemudian kami kembalikan dia ke tempat yang serendah-rendahnya. Oleh karena itu. Pada waktu hijrah. Dalam surah Al-Hujarat ayat 10 Allah Swt berfirman : ٌ َ ْ ِ َ ُِ ْ ُ ْ َ ِّ ‫إنما المؤمنون إخوة‬ Artinya: ”Sesungguhnya orang-orang mukmin itu bersaudara.kebenaran akan menang dan meningkat ke derajat malaikat. Oleh karena itu Rasulullah SAW sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori bahwa menyatakan bahwa amal-amal perbuatan itu tergantung pada niatnya dan bagi tiap orang apa yang diniatkannya.” .” Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah. Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah. Kemudian mereka bergaul dalam suasana ukhuwah yang berlandaskan satu keyakinan bahwa semua manusia berasal dari Nabi Adam dan beliau diciptakan dari tanah. mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Hal ini seperti yang difirmankan oleh Allah dalam surh At-Tin ayat 4 dan 5 yang berbunyi: َ ِِ َ َ َ ْ َ ُ َ ْ َ َ ّ ُ ٍ ِ ْ َ ِ َ ْ َ ِ َ َ ِْ َ ْ ََ ْ َ َ ‫لقد خلقنا النسان في أحسن تقويم.” Dan kaum muhajirin dan anshar ini mendapat jaminan dari Allah akan masuk surga. Hikmah kedua adalah bahwasanya hijrah merupakan perjalanan ibadah.

ketika kepada Sahabat yang menuntun onta Abu Bakar. Dalam perjalanan itu. air kencing hewan itu pun sudah tidak ada. baru kemudian Nabi meminumnya. bahwa seorang pemimpin tidak mudah menerima sesuatu dari orang lain karena kepemimpinannya. dan itu terjadi sampai tiga kali. . Nabi diikuti oleh pembunuh bayaran dari Makkah bernama Suroqoh bin Malik yang mengendarai kuda pilihan. Namun ketika hendak mendekati Nabi. Namun kemudian Nabi mendekati hewan itu. Dia mendapatkan iming-iming hadiah seratus unta dan wanita cantik untuk bisa membunuh Nabi. "Jangankan susu Tuan. kedua kepada Sahabat yang menuntun onta Nabi. Betapa Nabi sangat menaruh belas kasih kepada sesama mahluk Allah. sekitar 416 kilometer. hendak membeli perbekalan." Suroqoh tertegun." kata Umi Ma'bad kepada Nabi. kuda Suroqoh mendadak terpeleset dan jatuh. Ada seekor hewan perahan tapi dalam keadaan kurus kerontang. minimal bisa menggagalkan perjalanan ke Madinah. Riwayat lain menyebutkan. Nabi mengistirahatkan onta pada saat matahari hampir tepat di atas kepala dan baru melanjutkan perjalanan sore harinya. Bahkan kemudian dia menawarkan barang-barang perbekalannya untuk keperluan perjalanan Nabi. Perjalanan Nabi dari Makkah ke Madinah. tidak bisa berkata apapun. Pertama-tama Nabi memberikan gelas berisi susu kepada Abu Bakar. memeras kantong susunya dan dengan izin Allah hewan itu keluar air susunya. Peristiwa selanjutnya adalah ketika Nabi kehabisan perbekalan. Nabi bersama Sahabat Abu Bakar dan dua orang pengawal singgah di sebuah perkemahan. namun beliau menolak. Perkemahan itu dihuni oleh seorang perempuan bernama Umi Ma'bad yang ternyata dalam keadaan serba berkekurangan. Lalu turunlah ayat Al-Quran surat Al-Ihlas. kuda Suroqoh terperosok masuk kedalam tanah. Nabi yang mengetahui hal itu lalu mendekati Suroqoh dan menolongnya. Terjadilah dialog. Inilah pelajaran pertama. ditempuh selama 16 hari dengan mengendarai onta. Sebegai penutup saya ingin menyampaikan dua kisah penting yang dapat kita petik dalam menyikapi kondisi bangsa Indonesia saat ini. Pada ayat pertama berbunyi.Hadirin Jama’ah Shalat Jum’at yang dimuliakan Allah Demikianlah sekelumit tentang hikmah hijrah Nabi SAW yang dapat saya sampaikan dalam khutbah ini. Suroqoh yang penasaran dengan perilaku Nabi itu lantas menanyakan sesuatu perihal Tuhan Muhammad. ٌَ َ ّ َ ُ ْ ُ ‫قل هو ال أحد‬ ُ “Kakanlah Dialah Allah Yang Maha Esa.

namun dari peristiwa yang barusan kita diajarkan bahwa semestinya pemimpin mendahulukan kepentingan rakyatnya. pelayan umat itu semestinya minumnya belakangan. mendahulukan kepentingan umat dari pada kepentingan pribadi. ونفعني واياكم بما فيه م َ اليات والذكر الحكيم‬ ْ ُ ّ َِ ِ َ َ َ َ ِ ْ ِ َ ْ ِ ْ ُ ْ ِ ْ ُ ََ ِ ُ َ َ َ .Banyak perintiwa penting dalam hijrah. "Kenapa Anda tidak minum terlebih dahulu?" Nabi menjawab: ً ْ ُ ْ ُ ُ ِ َِ ُ ْ ُِ َ ‫خادم المم آخرهم شربا‬ Nabi mengajarkan bahwa. ِ ْ ِ َ ْ ِ ْ ّ َ ِ َ ‫ِن‬ ‫بارك ال لي ولكم في القرآن العظيم. Umi Ma'bad yang keheranan lalu bertanya kepada Nabi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful