Pendahuluan

Makalah ini merupakan tugas wajib yang harus dilakukan oleh para siswa-siswi SMAN 3 Bandung. Tujuan dari makalah tugas ini adalah untuk memenuhi nilai KKM serta mendorong sisiwa untuk lebih mendalami Sistem Periodik sehingga mempermudah pembelajarannya dan menambah wawasan masing-masing siwa/sisiwi. Puji Syukur kepada hadirat Allah SWT, yang telah memberi rahmat dan karunianya sehingga saya dapat menyelesaikan tugas ini dengan tepat waktu. Tidak lupa pada teman-teman saya yang memberi dorongan, dan nasihat sumber referensi. Saya berharap tulisan saya ini tidak hanya menuntaskan nilai namun memberi manfaat kepada para pembaca, serta mendorong hasrat membaca bangsa Indonesia dan menambah ilmu pengetahuan pula, bila ada kata yang salah atau tidak mengerti mohon dimaafkan. Semoga di masa yang akan datang kesalahan itu tak akan terulang lagi.

1

Daftar isi Pendahuluan 1 Daftar isi 2 Isi 3 Daftar Pustaka 9 2 .

dan hidrogen. Mendeleev hingga Henry Moseley. 1.perak. raksa. tembaga. Yaitu gas. Pengelompokan ini masih terlalu umum karena ternyata dalam kelompok unsur logam masih terdapat berbagai unsur yang memiliki sifat berbeda. karbon. Adapun yang tergolong unsur tanah adalah kapur. Pengelompokan unsur tersebut berdasarka sifat kimianya. logam dan non logam. asam flourida. Kobalt. J. timah. Unsur gas yang di kelompokan oleh Lavoisier adalah cahaya. azote ( nitrogen ).Sejarah Perkembangan Sistem Periodik Unsur Sejarah Perkembangan Sistem Periodik Unsur Penyusunan sistem periodik unsur telah mengalami banyak penyempurnaan. nesi. oksigen. aluminium oksida. Unsur-unsur kimia di bagi menjadi empat kelompok. dan asam borak. Kelemahan dari teori Lavoisior : Penglompokan masih terlalu umum kelebihan dari teori Lavoisior : Sudah mengelompokan 33 unsur yang ada berdasarka sifat kimia sehingga bisa di jadikan referensi bagi ilmuan-ilmuan setelahnya. bismuth. tanah. 3 . emas. Adapun unsur-unsur logam adalah antimon. barium oksida. fosfor. Newslands. molibdenum. Mulai dari Antoine Lavosier. platina. mangan. nikel. Antoine Lavoiser mengelompokan 33 unsur kimia. magnesium oksida. Unsur-unsur yang etrgolong logam adalah sulfur. kalor. arsenik. Pengelompokan Unsur Menurut Lavoisier Pada 1789. dan silikon oksida. dan seng. tobel. asam klorida. tungsten. O.

dsn I = 127. 4 . Dobereiner mengambil kesimpulan bahwa unsur-unsur dapat di kelompokan ke dalam kelompok-kelompok tiga unsur yang di sebut triade. Unsur pembentuk garam dan massa atomnya. Setiap tiga unsur yang sifatnya mirip massa atom ( A r ) unsur yang kedua (tengah) merupakan massa atom ratarata dari massa atom unsur pertama dan ketiga. Kelebihan dari teori ini adalah adanya keteraturan setiap unsure yang sifatnya mirip massaAtom (Ar) unsure yang kedua (tengah) merupakan massa atom rata-rata di massa atom unsure pertama dan ketiga.5 Br = 80. Yaitu Li = 7. Dari pengelompokan unsur-unsur tersebut. terdapat suatu keteraturan. Dobereiner seorang profesor kimia dari Jerman mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kemiripan sifat-sifatnya. Pengelompokan unsur menurut J. J. Triade Kalsium Stronsium Bariuim Ar 40 (40 + 137) = 88.W. yaitu c1 = 35. Oleh karena itu.2. Dobereiner juga mengemukakan beberapa kelompok unsur lain seperti itu. Na = 23dan K = 39.W. Ia mengemukakan bahwa massa atom relatif strontium sangat dekat dengan masa ratarata dari dua unsur lain yang mirip dengan strantium. yaitu kalsiium dan barium. unsur pembentuk alkali dan massa atomnya. Dobereiner Pada tahun 1829. 88 2 137 Rata-Rata A r unsur pertama dan ketiga Kelemahan dari teori ini adalah pengelompokan unsur ini kurang efisian dengan adanya beberapa unsur lain dan tidak termasuk dalam kelompok triad padahal sifatnya sama dengan unsur dalam kelompok triefd tersebut.

Y 32. Ia menyatakan bahwa sifat-sifat unsur berubah secara teratur. unsur kedua mirip dengan unsur kesembilan. Hukum Oktaf Newlands J. H 8. As 34. N 13. Cl 22. Kelemahan dari teori ini adalah dalam kenyataanya mesih di ketemukan beberapa oktaf yang isinya lebih dari delapan unsur. Na 16. Si 19. C 12. Se 35. Co&Nl 29. F 15. Al 18. Ca 24.1 Daftar oktaf Newlands 1. 5 . Dan penggolonganya ini tidak cocok untuk unsur yang massa atomnya sangat besar.. Cu 30.1 Di sebut hokum Oktaf karena beliau mendapati bahwa sifat-sifat yang sama berulang pada setiap unsure ke delapan dalam susunan selanjutnya dan pola ini menyurapi oktaf music. dan seterusnya. Ti 25. Sr 5. Newlands mengumumkan penemuanya yang di sebut hukum oktaf. Zr 6. Fe 28.3. Tabel 1. Mn 27. ln 33. Br 2. Cr 26. Daftar unsur yang disusun oleh Newlands berdasarkan hukum oktaf diberikan pada tabel 1. Be 10. Po & Hukum oktaf newlands ternyata hanya berlaku untuk unsur-unsur ringan. Jika diteruskan. Cu 3. MG 17. Sr 4. Li 9. Misalnya. Bi & Mo 7. O 14. Zn 31. Unsur pertama mirip dengan unsur kedelapan. K 23. P 20. Newlands merupakan orang pertama yang mengelompokan unsur-unsur berdasarkan kenaikanmassa atom relatif. teryata kemiripan sifat terlalu dipaksakan. Ti mempunya sifat yang cukup berbeda dengan Al maupun B. S 21. B 11.

Lajur-lajur horizontal. Sebagai contoh. berdasarkan pengamata terhadap 63 unsur yang sudah dikenal ketika itu. yang letaknya berdampingan baik secara mendatar maupun secara tegak. teryata sifatnya sangat sesuai dengan ramalan mendeleev. Mendelev menempatkan Ti (Ar = 48 ) pada golongan IV dan membiarkan golongan III kosong karena Ti lebih mirip dengan C dan Si. Mendeleev meramalkan dari sifat unsur yang belum di kenal itu. Mendeleev menempatkan unsur-unsur yang mempunyai kemiripan sifat dalam satu lajur vertikal yang disebut golongan. Artinya. Mendeleev mengkosongkan beberapa tempat. menyimpulkan bahwa sifat-sifat unsur adalah fungsi periodik dari massa atom relatifnya. jika unsur-unsur disusunmenurut kenaikan massa atom relatifnya. Gambar Tabel daftar periodik Mendeleyev Sebagaimana dapat dilihat pada gambar di atas. Ketika unsur yang diramalkan itu ditemukan. disebut priode daftar periodik Mendeleev yang dipublikasikan tahun 1872. Perkiraan tersebut didasarkan pada sifat unsurlain yang sudah dikenal. maka sifat tertentu akan berulang secara periodik. Sistem periodik Mendeleev Pada tahun 1869 seorang sarjana asal rusia bernama Dmitri Ivanovich mendeleev. 6 . Hal itu dilakukan untuk menetapkan kemiripan sifat dalam golongan. yaitu lajur unsur-unsur berdasarkan kenaikan massa atom relatifnya.4. dari pada dengan B dan Al.

Sebelumnya massa atom. hal ini dikarenakan unsur yang mempunyai kemirpan sifat diletakkan dalam satu golongan. selain itu Be. yang oleh Mendeleev dinamai ekasilikon. Moseley 7 . Kelemahan dari teori ini adalah masih terdapat unsur-unsur yang massanya lebih besar letaknya di depan unsur yang massanya lebih kecil.5 menjadi 9. U dari 120 menjadi 240 . selain itu kelebihannya adalah peramalan unsur baru yakni meramalkan unsur beseerta sifat-sifatnya. Sebelumnya massa atom In = 76 menjadi 113. Sistem Periodik Modern dari Henry G. dari 13. Kelemahan dari teori ini adalah pemebetulanmassa atom. 5. Co : Telurium (te) = 128 di kiriIodin (I)= 127.Salah satu contoh adalah germanium ( Ge ) yang ditemukan pada tahun 1886.

tetapi memiliki jumlah proton sama atau disebut isotop. Setiap golongan dibagi lagi menjadi 8 golongan A( IA-VIIIA ) dan 8 golongan B (IB ± VIIIB). Golongan-golongan juga dapat ditandai dengn bilangan 1 sampai dengan 18 secara berurutan dari kiri ke kanan. elektron. sehingga daftr tidak terlalu panjang. Sistem periodik modern disusun berdasarkan kebaikan nomor atom dan kemiripan sifat. Pada periode 6 dan 7 terdapat masing-masing 14 unsur yang disebut unsur-unsur transisi dalam. yaitu unsur-unsur antanida dan aktinida. melainkan berdasarkan kenaikan jumlah proton. Sistem periodik modern terdriri atas 7 periode dan 8 golongan. Ha tersebut diakibatkan adanya unsur-unsur yang memiliki massa atom berbeda. Pengelompokan unsur-unsur sisitem periodik modern merupakan penyempurnaan hukum periodik Mendeleev. sedangkan lajur-lajur vertikal. Jumlah proton dalam satu atom ini disebut nomor atom. Unsur-unsur lantanida pada periode 6 golongan IIIB. Kini atom di yakini terdiri atas tiga jenis partikeldasar yaitu proton. yang disebut golongan. Dengan cara ini maka unsur transisi terletak pada golongan 3 sampai golongan 12. Jumlah proton merupakan sifat khas dari unsur. artinya setiap unsur mempunyai jumlah proton tertentu yang berbeda dari unsur lainya. disusun berdasarkan kemiripan sifat. Lajur-lajur horizontal.Pada awal abad 20. seorang kimiawan inggris bernama Henry Moseley melakukan eksperimen pengukuran panjang gelombang unsur menggunakan sinar-X. sedangkan golongan B disebut golongan transisi. yang di sebut juga sistem periodik bentuk panjang. diperolehkesimpulan bahwasifat dasar atom bukan didasari oleh massa atom relative.Para ahli menemukan bahwa atom bukanlah suatu partikel yang tak terbagi melainkan terdiri dari partikel yang lebih kecil yang di sebut partikel dasar atau partikel subatom. dan unsur-unsur aktinida pada periode 7 golongan IIIB. Penempatan unsur-unsur tersebut di bagian bawah tabel periodik adalah untuk alasan teknis. Berdasarkan hasil eksperimenya tersebut. pengetahuan kita terhadap atom mengalami perkembangan yang sangat mendasar. Kenaikan jumlah proton ini mencerminkan kenaikan nonor atom unsur tersebut. dan neuron. Unsur-unsur golongan A disebut golongan utama. yang disebut periode disusun berdasarkan kenaikan nomor atom . Unsur-unsur transisi dalam semua termasuk golongan IIIB. 8 . pada 1913.

upi/edu www.kimiadahsyat.kimia.com 9 .com www.wordpress.scribd.kimiamifkho.Daftar Pustaka www.com www.blogspot.

10 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful