P. 1
Makalah Hakekat Materi Pendidikan Agama Islam

Makalah Hakekat Materi Pendidikan Agama Islam

|Views: 2,958|Likes:
Published by Nor Rahman Khasani

More info:

Published by: Nor Rahman Khasani on Jan 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/30/2013

pdf

text

original

REVISI

HAKEKAT MATERI PENDIDIKAN ISLAM

Makalah
Dibuat untuk Memenuhi Tugas Semester Genap Mata Kuliah: Filsafat Pendidikan Islam Dosen: Dr. H. A. Janan Asifuddin, M.A

Oleh: Nor Rahman Khasani, S. Ag NIM: 08.223.1016

KONSENTRASI MKPI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

hlm. Manusia sebagai subjek pendidikan memiliki potensi berubah dan mengubah. Marasudin Siregar. Menurut Sajjad Husain.2009 HAKEKAT MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Tinjauan Filosofis dan Paedagogis) Oleh: Nor Rahman Khasani. Krisis Pendidikan Islam. 2. Bagaimanakah dengan konsep pendidikan Islam. dan pendekatan mereka terhadap segala jenis pengetahuan. 2 Syed Sajjad Husain dan Syed Ali Ashraf. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar. (Bandung: Risalah. pendidikan Islam adalah suatu pendidikan yang melatih perasaan murid-murid dengan cara begitu rupa. PENDAHULUAN Pendidikan adalah suatu proses untuk menghasilkan suatu out put yang mengarah kepada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan berdisiplin tinggi.2 Perumusan tentang konsep materi pendidikan Islam ini tidak lepas dari konsep dasar dan tujuan dalam pendidikan Islam yang berlandaskan kepada pola pikir atau sudut pandang yang islami. Rahmani Astuti. Crisis Muslim Education". sehingga dalam sikap hidup. Konsep tentang pendidikan yang baik adalah yang mampu menjawab tantangan zaman.1 Pada intinya pendidikan proses rekayasa membangun kepribadian. akan menentukan keberadaan kepribadian manusia. Konsepsi Pendidikan Ibnu Khaldun: Suatu Analisa Fenomenologi. mereka dipengaruhi sekali oleh nilai spritual dan sangat sadar akan nilai etis Islam. 1986). tindakan. S. 35. Berbagai faktor yang mempengaruhi manusia baik faktor alamiah maupun faktor ilmiah. 1999). secara disengaja atau tidak. hlm. Ag A. 1 2 . keputusan. yaitu sudut pandang yang berprinsip pada al-Quran dengan pola menurut yang dicontohkan Rasul Allah. Terj.

perasaan dan alat-alat indra lainnya adalah sarana untuk menerima pengetahuan. baik potensi alamiah maupun potensi ilmiah. bulan dan bintang. di samping sebagai Khaliq . Hukum Allah tentang al kaun. Al-Quran adalah wahyu yang disampaikan melalui Rasulullah. yaitu patuh mengikui hukum Allah. Potensi dasar yang dibawa sejak lahir berupa pendengaran. begitu pula planet-planet lain seperti bumi. Manusia juga dilengkapi dengan akal. Dengan akal manusia mampu mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. 3 . merupakan landasan konsepsional bagi manusia dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar. semua beredar pada orbit yang telah ditetapkan oleh Allah penciptanya. Peredaran matahari pada mustaqarnya. yaitu wahyu-Nya atau ajaran yang disampaikan melalui para Rasulullah. penglihatan. Maka keberadaan alam merupakan eksistensi Allah berdasarkan hukum-hukum-Nya. Berdasarkan fitrahnya. manusia itu putih bersih yang dibekali potensi. dalam arti bahwa Allah adalah Tuhan. Allah memberikan pedoman. alam semesta yang terhampar luas selalu tunduk pada sunatullah. Ia berperan sebagai Rab. Pengetahuan manusia yang hanya berdasarkan pada pengamatan indrawi yang bersudut pandang empiris. baik lingkungan manusia maupun lingkungan alam. Dengan fitrah yang dibawa sejak lahir itu pula manusia berpotensi untuk menerima berbagai pengaruh yang akan membentuk kepribadian manusia. sehingga antara satu dengan lainnya berjalan secara teratur mengikuti sunnatullah. Falsafah tentang alam dan manusia di dalam Islam yang didasarkan atas asas ketuhanan juga termasuk acuan dalam konsep pendidikan Islam. Untuk memberikan arahan yang benar kepada manusia dalam menentukan pilihannya. dan pengamatan batin yang bersudut pandang intuitif akan melahirkan manusia yang pragmatis.Pemahaman tentang eksistensi alam dan manusia merupakan dasar dalam memahami wawasan tentang konsep materi pendidikan Islam. yaitu pengatur alam.

yaitu manusia yang bertakwa dalam arti patuh terhadap Allah dan Rasulullah. Filsafat Pendidikan Islam. 133. Terbentuknya kepribadian yang Qurani sebagai mana dikemukakan di atas adalah tujuan dalam pendidikan Islam. PEMBAHASAN 1. Dari penjelasan di atas. 4 Hamdani Ihsan dkk. AlSyura: 25. Materi pendidikan ialah semua bahan pelajaran yang disampaikan kepada peserta didik dalam suatu sistem institusional pendidikan. (Jakarta: Gema Insani Press. secara filosofis materi pendidikan agama Islam sangat terkait dengan pedoman hidup manusia. Al-Anfal: 20. Konsep dasar inilah yang dijadikan pedoman tujuan pendidikan agama Islam dan sekaligus sebagai landasan untuk menyusun materi pendidikan agama Islam. Abdurrahman an-Nahlawi. hlm.5 Hal ini sesuai dengan QS. Dengan demikian maka seseorang dikatakan bertuhan Allah manakala ia menggunakan al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupannya. Dengan demikian secara filosofis rumusan tetang materi pendidikan Islam adalah seperangkat bahan yang dijadikan sajian dalam upaya mengembangkan kepribadian yang selaras dengan al-Quran. (Bandung: Pustaka Setia. Al-Hujurat : 13. Terj.Mengikuti kehendak Allah berarti mengikuti hukum-hukum dan tata aturanNya yang terdapat di dalam al-Quran. Ushulut Tarbiyah Islamiyah wa Asalabih fi Baiti wa Madrasati wal Mujtama'. tujuan hidup manusia dan tujuan pendidikan secara universal. 2007). Pendidikan Islam di Rumah. 3 4 . hlm. Hal ini sejalan dengan an-Nahlawi bahwa Pendidikan Islam mengantarkan manusia pada perilaku dan perbuatan manusia yang berpedoman pada syariat Allah. Sekolah dan Masyarakat.3 B. 1995). Shihabuddin. Perumusan tentang materi pendidikan didasarkan atas konsep dasar dan tujuan pendidikan. 26. Pengertian Salah satu komponen pendidikan sebagai suatu sistem adalah materi.4 Maka materi pendidikan merupakan seperangkat bahan yang dijadikan sajian dalam aktivitas pendidikan.

81. universal dan eternal (abadi). http://fahdamjad. Dengan ibadah pekerjaan pendidikan lebih bermakna. artinya memenuhi kebutuhan manusia kapan dan dimanapun. 5 5 . Allah telah mengajarkan kepada manusia tentang ketauhidan. 3) Sumber daya insani. yang mengacu kepada benda alam sekitar. Menurut Achmadi teologi Islam al-Quran diyakini memiliki kebenaran mutlak yang bersifat transendental. yang mengacu kepada manusia.com/2007/09/pendidikanislam-kontemporer. 2005). 2) Sumber daya alami.pdf.6 a) Landasan Konsepsional Al-Quran berisi tuntunan yang sarat dengan nilai-nilai pendidikan. yaitu 1) Sumber daya ilahiyah (wahyu) yang mengacu kepada al-Quran sebagai landasan konsepsional dan Sunnah Rasul sebagai landasan operasional. secara garis besar dikelompokkan menjadi tiga bidang. Hal ini ditegaskan oleh Ruslan sebagaimana dikutip Abudin Nata.2. hlm. tidak hanya makna material tetapi juga makna spiritual. bahwa tauhid di sini harus dipahami dalam kerangka yang Moh. sehingga secara aqidah diyakini oleh pemeluknya akan selalu sesuai dengan fitrah manusia. Dengan dasar tauhid seluruh kegiatan pendidikan agama Islam dijiwai oleh norma-norma ilahiyah yang sekaligus dimotivasi sebagai ibadah. Ideologi Pendidikan Islam Paradigma Humanisme Teosentris.wordpress. minggu. Konsep Materi Pendidikan Islam Untuk mengembangkan atau membangun kepribadian tersebut maka konsep pokok materi pendidikan dalam Islam.files.7 Tauhid merupakan nilai fundamental. 7 Achmadi. Kalam ilahi mengajarkan manusia secara bijaksana melalui ibrah para umat terdahulu.17 6 Ibid. dan bermuamalah yang benar. Chudlori Umar. keimanan. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar. akses pukul 20. beribadah. cara berakhlak. 5 April 2009.

karena pada dasarnya seluruh nilai dalam Islam berpusat pada tauhid (teosentrisme). dan telah terbukti dalam perjalanan sejarah. dan sikap seseorang yang meyakininya. Al Ankabut: 6. hlm. tutur kata. Karena itu dalam upaya menumbuhkembangkan sumber daya ilahiah di muka bumi. 61. Dengan demikian materi pendidikan agama Islam. Perlu disadari bahwa pemusatan pada Tuhan pada hakekatnya bukan untuk kepentingan Tuhan. namun semua kebaikannya untuk manusia sendiri.terpadu antara yang bercorak theocentris da anthropocentris. demikian pula perintah beribadah dan beramal saleh sebagaimana yang dinyatakan dalam (QS. Ali Imran: 97. Al Baqarah: 263 dan 267. dan Muhammad: 36). dalam arti sikap dan tingah lakunya adalah pola kongkret dalam operasionalisasi misi ilahiah yang tepat. 6 . (Jakarta: Gaya Media Pratama. tetapi sebaliknya justru untuk kepentingan mausia. an Naml: 40. Luqman: 40). Yakni tauhid yang di dalam fokusnya hanya tertuju pada mengesakan Allah semata. namun dalam prakteknya berimplikasi ke dalam pola pikir. Filsafat Pendidikan Islam.8 Dalam hubungan ini di samping dasar tauhid tersebut masih terdapat dasar-dasar lainnya. namun sebenarnya hanya merupakan penjabaran dari prinsip-prinsip tauhid tersebut. (QS. b) Sunnah Rasul Sebagai Landasan Operasional Para rasul adalah figur objektif dalam mengembangkan konsepsi ilahiah. Sunnah para Rasul 8 Abudin Nata. Al-An’am: 133. tujuannya bukan untuk memenuhi kebutuhan Allah. sebagai pedoman pokok awal adalah penanaman tauhid dan keimanan kepada Allah SWT. Sunnah mereka. Allah memerintahkan manusia agar berjihad dan bersyukur. 2005). al Fathir: 15. Ibrahim: 8. melainkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.

kepedulian manusia terhadap alam akan membawa manfaat bagi kepentingan kehidupan manusia. diciptakan oleh Allah untuk manusia. Bumi dengan seluruh isinya.sampai kapanpun merupakan landasan operasional dalam melakukan segala aktivitasnya. baik yang berkaitan dengan pembinaan pandangan maupun pembinaan penataan sikap. yaitu melalui pengamatan langsung. Chudlori Umar. cair maupun gas yang terdapat di perut bumi sebagai barang tambang. yang hidup di darat maupun di laut. Dengan demikian hadis Rasul sebagai landasan operasional akan lebih memperjelas implementasi materi pendidikan Islam.com/2007/09/pendidikanislam-kontemporer. yang bersifat pasti. http://fahdamjad. yang kini datanya telah dibukukan dalam kitab-kitab hadis. Dengan hukum kauniah tersebut obejektivitas tentang alam akan diketahui oleh manusia melalui pendekatan empiris.wordpress. akses pukul 20.9 Hadis Rasul pada dasarnya adalah catatan atau data tentang Sunnah Rasul yang kini telah diabadikan. 9 7 . Sedangkan hadis tetang Sunnah Rasulullah Muhammad sebagai oeperasionalisasi al-Quran diketahui melalui periwayatan para sahabatnya. 5 April 2009. Jika tidak maka eksistensi akurasi nilai-nilai ilahiah akan mandul. fauna. c) Sumber Daya Alami Manusia dalam hidupnya tidak terlepas dari alam sekitar. benda-benda alam. minggu.10 Moh. Telah diutarakan di muka bahwa keberadaan alam selain manusia. Sunnah para Rasul sebelum Nabi Muhammad datanya dikemukakan oleh Allah dalam wahyu-Nya.pdf.17 10 Ibid. flora. diatur berdasarkan hukum kauniah. dan ini sangat penting dipelajari untuk memudahkan memahami al Quran.files. dalam bentuk padat.

merupakan sumber yang bermanfaat bagi manusia jika manusia mau memanfaatkannya. Al Mulk: 15. kemudian dibekali potensi dasar berupa panca indera. tidak mungkin setiap orang mempunyai kemampuan untuk menjangkau secara menyeluruh . Atas dasar ini kata tersebut mengandung kata petunjuk adanya kaitan substansial antara manusia dengan kaitan penalarannya itu manusia dapat mengambil 8 . Luqman: 20. d) Sumber Daya Insani Telah diinformasikan oleh Allah dalam al-Quran bahwa manusia dicipta dalam keadaan fitrah. dan lain-lain. Semua yang terhampar di persada dunia dan di angkasa menuntut perhatian manusia yang mau memanfaatkannya. mengetahui dan minta izin. Sebaliknya ketidak pedulian terhadap semuanya itu akan menimbulkan berbagai malapetaka bagi manusia. cair. dengan akal manusia dapat berfikir ketika mengamati. baik secara langsung.Prinsip pokok pendidikan tentang alam. Benda-benda alam. benda gas dengan kandungannya. dengan hati manusia dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. telah diinformasikan oleh Allah melalui ayat-ayat al Quran antara lain: QS. akal dan hati. padat. Pengetahuan tentang benda-benda padat dengan struktur atomnya. air dengan berbagai unsurnya. maupun gas merupakan sumber daya alam fisik yang tidak terhitung nilainya bagi manusia. Kata insan bentuk jamaknya al-nas asal kata anasa yang mempunyai arti melihat. bahwa setiap yang diperlukan oleh manusia akan habis jika manusia tidak merawat atau memeliharanya. meneliti benda-benda alam sekitar. maupun tidak langsung. Dengan panca indera manusia dapat beraktivitas untuk bekerja. al Baqarah: 29 dan 60. Studi tentang alam yang selama ini dikembangkan. Ragam alam yang terhampar di persada dunia demikian banyak.

Semua kegitan manusia didasari dan berkaitan dengan kapasitas akalnya dan aktualitas dalam kehidupan konkret. dan terdorong untuk minta izin menggunakan sesuatu yang bukan miliknya. alNisa: 6. bidang perubahan sosial (Ali Imran: 140). Keterangan di atas menunjukkan manusia adalah makhluk yang dibekali potensi lengkap.. hal ini senada apa yang disampaikan Abudin Nata bahwa manusia adalah makhluk berpikir dan berbudaya. (Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam. atau perolehan perolehan yang ditimbulkan oleh perbuatan tersebut. bidang kepemimpinan (al-Baqarah: 124). tantangan menembus ruang angkasa (al-Rahman: 33). Manusia Pembentuk Kebudayaan dalam al-Quran. 12 Dari penelasan di atas secara filsofis materi pendidikan agama telah mengandung asas-asas umum yang menjadi landasan pembentukan kurikulum dalam pendidikan Islam. bahwa manusia mempunyai keterikatan dengan moral atau sopan santun (alAnkabut: 8). ia dapat pula mengetahui yang benar dan yang salah. 9 . Misalnya unutk menerima pelajaran dari Tuhan tentang apa yang tidak diketahuinya (al-Alaq: 1-5). Kata al-insan dalam al-Quran juga digunakan dalam hubungan kegiatan yang amat luas. dan lain-lain. yaitu perencanaan. al-Nur: 27. Selanjutnya tentang kegitan bidang peternakan (alQashash: 8). tindakan dan akibat-akibat. manusia hanya mendapatkan bagian yang dikerjakan (al-Najm: 39). bahwa manusia mempunyai musuh yang nyata. 12 Abudin Nata.ari.. yaitu syaithan (Yusuf: 5). bahwa manusia agar pandai menggunakan waktu (al-ashr: 1-3). 19. tentang ibadah (al-Baqarah: 21).pelajaran dari apa yang dilihatnya. bidang pelayaran (al-Naqarah: 164). 1992). Filsafat . Thaha:10. Menurut at Thoumy 11 Musa Asy.. hlm. bidang pengolahan besi (al-Hadid: 25). 86.11 Hal ini dapat dilihat dalam QS. hlm.

dan asa sosial. karena materi pendidikan Islam merupakan bagian dari kurikulum. Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam Terj. Paradigma baru Pendidikan Restrospeksi dan Proyeksi Mordenisasi Pendidikan Islam di Indonesia. hlm. asas psikologis. JM. (Jakarta: IAIN Indonesia Social Equity.13 3. menyatakan. Muslimin mengatakan bahwa isi (materi) merupakan bagian dari batang tubuh kurikulum. isi (materi). 1980). terj. menanamkan rasa fadillah (keutamaan). Ghoni & Djohar Bahri LIS. Kurikulum tersebut disusun sedemikian rupa agar dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan. proses dan evaluasi. Filsafat . (Jakarta: Bulan Bintang..16 Athiyah A. 216. 15 Abudin Nata. 14 Hamdani Ihsan dkk. sedangkan kurikulum menunjuk pada materi yang sebelumnya disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. 16 Moh. hlm. Athiyah al Abrasyi. 17 Kusmana. 1979) hlm. 15.14 Demikian pula materi pendidikan Islam juga terkait dengan kurikulum. hlm. 157. Secara tradisional kurikulum berarti mata pelajaran yang diberikan kepada anak didik untuk menanamkan sejumlah pengetahuan agar mampu beradaptasi dengan lingkungan. pendidikan agama adalah untuk mendidik akhlak dan jiwa mereka. 2008). Materi Pendidikan Islam (Filosofis dan Paedagogis) Materi pendidikan juga lebih dikenal dengan istilah kurikulum. hlm... karena anatomi tubuh kurikulum terdiri dari: tujuan.asas-asas tersebut adalah: asas agama. Hasan Langgulung.. (Jakarta: Bulan Bintang.15 Sejalan dengan itu JM. Muslimin (ed).. 134.17 Omar Muhammad al-Toumy al-Syaibany. 523. 13 10 . asas falsafah. Filsafat . Falsafah Pendidikan Islam.. membiasakan mereka dengan kesopanan yang tinggi. Bustami A. Project [IISEP]. mempersiapkan mereka untuk kehidupan yang suci seluruhnya ikhlas dan jujur.

Filsafat . c. d. Filsafat Pendidikan Islam. dan 18-19) c. 155..Urutan prioritas pendidikan Islam dalam upaya pembentukan kepribadian muslim. (Jakarta: Bumi Aksara & Depag. hlm. Luqman: 13) b.19 prinsip-prinsip kurikulum (materi) ada 6 macam. Pendidikan Ibadah. Abudin Nata. e. f. Materi atau mata pelajaran harus memiliki pengaruh dalam mencapai kesempurnaan jiwa dengan cara mengenal Tuhan Yang Maha Esa (Tauhid). 138. (QS.. Pendidikan Akhlakul Karimah. b. Luqman: 14. (QS. menurut Zuhairini adalah:18 a. Materi atau mata pelajaran harus mengandung nasehat untuk mengikuti jalan hidup yang baik dan utama (akhlak). Materi atau mata pelajaran harus berfungsi sebagai alat atau media untuk mempelajari ilmu lain (bahasa) 18 Zuhairini dkk. (QS. 2008).. yaitu: a. Luqman: 17. Materi atau mata pelajaran harus berfungsi mempersiapkan seseorang guna memperoleh pekerjaan untuk penghidupan (keterampilan). al Baqarah: 21) Selanjutnya menurut Dr. Materi atau mata pelajaran harus memiliki pengaruh membentuk kebiasaan melatih akal (penalaran). Pendidikan Keimanan kepada Allah SWT. Asma Hasan yang dikutip Hamdani Ihsan. 19 11 . Materi atau mata pelajaran harus memfungsikan otak untuk senang (membudayakan) kepada bermacam-macam jenis ilmu pengetahuan. hlm.

Materi Pedidikan Islam di Keluarga Materi Pendidikan Islam pada masa kanak-kanak menurut Ibnu Khaldun mengajarkan al-Quran. Materi-materi yang perlu didikkan kepada anak adalah: 23 a. hal. Nurul Huda. 495. ataupun pendidikan rohanispiritual. ukhrawi. Oleh karena al-Quran menjadi dasar pengajaran pendidikan yang al patut Ghazali didahulukan menekankan sebelum pada mengembangkan. al-Quran beserta kemampuan-kemampuan yang lain. Ciputat Pers. Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis. fungsi dan tujuan yang termaktub dalam ilmu pendidikan teoritis. syair-syair Arab asli. 497. Teoritis dan Praktis. 22 Omar Muhammad al-Toumy al-Syaibany. Utamanya kepada anak dibekalkan pendidikan keimanan terlebih dahulu. ilmu tata bahasa.20 Sejalan dengan itu materi kandungannya adalah merupakan ilmu pengetahuan. serta pengetahuan tentang kehidupan Omar Muhammad al-Toumy al-Syaibany. b. eksplisit sikap ketuhanan. 2001). Falsafah ….22 Materi pendidikan Islam dalam keluarga dapat disesuaikan dengan landasan dasar. Abdul Kholiq (ed). Paradigma Pendidikan Islam. dan sikap sosial. Samsul Nizar. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar dengan Fak.4. isi materinya jika anak sudah berakal agar diajarkan iman. dan mendekatkan diri kepada Allah. Menurut Widodo S. yang termasuk di dalamnya budi pekerti. membersihkan jiwa. sebab meresapnya al-Quran di dalam hati akan memperkuat iman. hal. memperindah akhlak. 2002). 23 Ismail SM. dan hafalan al-Quran. (Jakarta. hlm. Isinya sangat bermanfaat bagi kehidupan. 21 20 12 . Materi akhlak yang mulia. sedikit tentang sharaf. hal.21 Berbeda dengan Ibn al-Araby. Falsafah …. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. 90. menulis dan hitung. 47.

atau lainnya. sains. Puskur Balitbang memberikan definisi. Masing-masing tingkatan madrasah mulai dari Ibtidaiyah. Materi Pedidikan Islam di Sekolah Materi pendidikan agama Islam pada sekolah umum telah diatur dalam Silabus PAI. Materi kenabian. muatan volume materinya berbeda-beda. 3. pendidikan intelektual. serta sejarah d. 24 13 . Akhlak. yang menyangkut juga kebudayaan. 5. dan lain-lain. al-Quran. dan Aliyah. dan lain-lain Di Madrasah diniyah memiliki spesifikasi khusus. dengan penyajian materi seluruhnya pendidikan agama Islam. e. Tujuan yang akan Puskur Balitbang Depdiknas. seperti olahraga. hakekat Pendidikan Agama merupakan rumpun mata pelajaran yang mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memperteguh iman dan takwa kepada Tuhan Yang maha Esa. peradaban. 2007). Naskah Akademik Kajian Kebijakan Kurikulun Mata Pelajaran Pendidikan Agama. Sejarah Kebudayaan Islam. Materi pendidikan jasmaniah.c. kemudian dijabarkan lagi ada Tajwid. Tsanawiyah. serta berakhlak mulia/budi pekerti luhur dan menghormati penganut agama lain. Secara umum materinya adalah: alQuran. Ruang lingkup materi Pendidikan Agama Islam. hal. Tafsir. terdiri dari aspek: Al Quran. dan Bahasa Arab. Hadis. Tauhid. Akhlak Mulia. Ushul Fiqh. dan Tarikh Islam. Fiqih Ibadah/Muamalah. Materi pendidikan keterampilan. (Jakarta: Balitbang Depdiknas. yang berupa keterampilan praktis profesional. Fiqih. berkuda. berenang. Mustalah Hadis. Keimanan/Aqidah.24 Materi pendidikan agama di Madrasah diatur dalam Silabus yang disusun sepenuhnya oleh Depatemen Agama. hadis. Tarikh.

279. supaya mempunai semangat untuk mengamalkan segala tuntunan dan pengetahuan tentang Islam. KESIMPULAN 1. paedagogis. karena menganggap dapat memenuhi harapan orangtua yaitu pendidikan umum dan pendidikan agama secara baik. Hakekat materi pendidikan Islam adalah ilmu-ilmu dalam al-Quran. serta dititik beratkan kepada kecakapan membaca al Quran.. 25 pendidikan Islam di sekolah dan madrasah harus mempertimbangkan aspek. setingkat lebih tinggi dari pada yang diberikan di sekolah umum. hukum alam (sunnatullah). 3. filosofis.dicapai sebagaimana Madarasah Diniyah Muhammadiyah adalah memberi bekal kepada anak-anak. C.25 Dewasa ini di sekolah-sekolah umum Islam terpadu telah mengemas materi pendidikan agama Islam sedemikian rupa yang disesuaikan dengan visi dan misi sekolah. 14 . Tujuan Pendidikan Islam membentuk manusia yang berkepribadian Islami. Filsafat . hadis. Sehingga banyak diminati oleh masyarakat. hlm. dan berakhlakul karimah. Materi sosilogis. 4. Materi pendidikan Islam pada dasarnya tersusun mengacu kepada dasar dan tujuan pendidikan Islam 2. bertakwa kepada Allah dan Rasulullah.. Dasar Pendidikan Islam adalah al Quran dan hadis. yang tersusun di dalam silabus PAI di sekolah atau madrasah. Secara paedagogis materi pendidikan Islam. psikologis dan Hamdani Ihsan dkk. Namun pada dasarnya volume materi PAI nya lebih banyak dari sekolah umum dan terimplementasi dengan baik meskipun dilaksanakan di celah-celah padatnya kegiatan sekolah. 5.. manusia dan alam sekitar.

Ghoni & Djohar Bahri LIS. Omar Muhammad al-Toumy. Nata. Jakarta: Bulan Bintang. Ideologi Pendidikan Islam Paradigma Humanisme Teosentris. 2005. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. Muslimin (ed). Ushulut Tarbiyah Islamiyah wa Asalabih fi Baiti wa Madrasati wal Mujtama'. JM. Jakarta: Balitbang Depdiknas. Rahmani Astuti. Musa. Falsafah Pendidikan Islam. 1979. Shihabuddin. Husain. 2005. 2001. Kholiq. 1995. Bandung: Pustaka Setia. Manusia Pembentuk Kebudayaan dalam al-Quran. dkk. Al-Syaibany. Puskur. Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam Terj. Terj. Al Abrasyi. Project [IISEP]. 2007. Filsafat Pendidikan Islam. Ismail SM. Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan Fak. Abdul. Pendidikan Islam di Rumah. 2007. Nurul Huda. Asy’ari. Bandung: Risalah. Naskah Akademik Kajian Kebijakan Kurikulun Mata Pelajaran Pendidikan Agama. Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam. 1980. Jakarta: Bulan Bintang. Abudin. Balitbang Depdiknas. Athiyah. Krisis Pendidikan Islam. Jakarta: Gema Insani Press. Crisis Muslim Education. An-Nahlawi. Terj. Paradigma Pendidikan Islam. 1986. Sekolah dan Masyarakat. 2008. Bustami A.DAFTAR PUSTAKA Achmadi. terj. Paradigma baru Pendidikan Restrospeksi dan Proyeksi Mordenisasi Pendidikan Islam di Indonesia. Jakarta: IAIN Indonesia Social Equity. 1992. Hamdani. Hasan Langgulung. Jakarta: Gaya Media Pratama. Filsafat Pendidikan Islam. (ed). Kusmana. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Moh. Ihsan. Abdurrahman. 15 . Syed Sajjad dan Syed Ali Ashraf.

Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis. Chudlori. http://fahdamjad.wordpress. 1999.files. Moh. Ciputat Pers. Samsul. 2002. Konsepsi Pendidikan Ibnu Khaldun: Suatu Analisa Fenomenologi. Siregar.com/2007/09/pendidi kan-islam-kontemporer. Marasudin. Teoritis dan Praktis. 16 . 2008. minggu. Zuhairini dkk. akses pukul 20.Nizar. Jakarta: Bumi Aksara & Depag. Jakarta. Filsafat Pendidikan Islam. 5 April 2009.pdf. Umar.17.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->