REVISI

HAKEKAT MATERI PENDIDIKAN ISLAM

Makalah
Dibuat untuk Memenuhi Tugas Semester Genap Mata Kuliah: Filsafat Pendidikan Islam Dosen: Dr. H. A. Janan Asifuddin, M.A

Oleh: Nor Rahman Khasani, S. Ag NIM: 08.223.1016

KONSENTRASI MKPI PROGRAM STUDI PENDIDIKAN ISLAM PROGRAM PASCASARJANA UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

35. Berbagai faktor yang mempengaruhi manusia baik faktor alamiah maupun faktor ilmiah. akan menentukan keberadaan kepribadian manusia. PENDAHULUAN Pendidikan adalah suatu proses untuk menghasilkan suatu out put yang mengarah kepada pengembangan sumber daya manusia yang berkualitas tinggi dan berdisiplin tinggi.2009 HAKEKAT MATERI PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (Tinjauan Filosofis dan Paedagogis) Oleh: Nor Rahman Khasani. Konsep tentang pendidikan yang baik adalah yang mampu menjawab tantangan zaman. Crisis Muslim Education". Rahmani Astuti. hlm. Manusia sebagai subjek pendidikan memiliki potensi berubah dan mengubah. Terj. Bagaimanakah dengan konsep pendidikan Islam. 2 Syed Sajjad Husain dan Syed Ali Ashraf. dan pendekatan mereka terhadap segala jenis pengetahuan. mereka dipengaruhi sekali oleh nilai spritual dan sangat sadar akan nilai etis Islam. S. pendidikan Islam adalah suatu pendidikan yang melatih perasaan murid-murid dengan cara begitu rupa. sehingga dalam sikap hidup. 1986). 2. Menurut Sajjad Husain. Marasudin Siregar. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Ag A. 1999). keputusan. tindakan.1 Pada intinya pendidikan proses rekayasa membangun kepribadian. 1 2 . yaitu sudut pandang yang berprinsip pada al-Quran dengan pola menurut yang dicontohkan Rasul Allah. Konsepsi Pendidikan Ibnu Khaldun: Suatu Analisa Fenomenologi.2 Perumusan tentang konsep materi pendidikan Islam ini tidak lepas dari konsep dasar dan tujuan dalam pendidikan Islam yang berlandaskan kepada pola pikir atau sudut pandang yang islami. secara disengaja atau tidak. Krisis Pendidikan Islam. hlm. (Bandung: Risalah.

sehingga antara satu dengan lainnya berjalan secara teratur mengikuti sunnatullah. yaitu patuh mengikui hukum Allah. Dengan akal manusia mampu mengembangkan potensi yang ada pada dirinya. baik potensi alamiah maupun potensi ilmiah. Pengetahuan manusia yang hanya berdasarkan pada pengamatan indrawi yang bersudut pandang empiris. begitu pula planet-planet lain seperti bumi. dan pengamatan batin yang bersudut pandang intuitif akan melahirkan manusia yang pragmatis. Untuk memberikan arahan yang benar kepada manusia dalam menentukan pilihannya. baik lingkungan manusia maupun lingkungan alam. Hukum Allah tentang al kaun. Dengan fitrah yang dibawa sejak lahir itu pula manusia berpotensi untuk menerima berbagai pengaruh yang akan membentuk kepribadian manusia. yaitu wahyu-Nya atau ajaran yang disampaikan melalui para Rasulullah. manusia itu putih bersih yang dibekali potensi. di samping sebagai Khaliq . Peredaran matahari pada mustaqarnya. Allah memberikan pedoman.Pemahaman tentang eksistensi alam dan manusia merupakan dasar dalam memahami wawasan tentang konsep materi pendidikan Islam. Falsafah tentang alam dan manusia di dalam Islam yang didasarkan atas asas ketuhanan juga termasuk acuan dalam konsep pendidikan Islam. 3 . Potensi dasar yang dibawa sejak lahir berupa pendengaran. penglihatan. Berdasarkan fitrahnya. merupakan landasan konsepsional bagi manusia dalam beradaptasi dengan lingkungan sekitar. dalam arti bahwa Allah adalah Tuhan. yaitu pengatur alam. alam semesta yang terhampar luas selalu tunduk pada sunatullah. Manusia juga dilengkapi dengan akal. bulan dan bintang. semua beredar pada orbit yang telah ditetapkan oleh Allah penciptanya. Al-Quran adalah wahyu yang disampaikan melalui Rasulullah. perasaan dan alat-alat indra lainnya adalah sarana untuk menerima pengetahuan. Ia berperan sebagai Rab. Maka keberadaan alam merupakan eksistensi Allah berdasarkan hukum-hukum-Nya.

secara filosofis materi pendidikan agama Islam sangat terkait dengan pedoman hidup manusia.Mengikuti kehendak Allah berarti mengikuti hukum-hukum dan tata aturanNya yang terdapat di dalam al-Quran. Al-Hujurat : 13. PEMBAHASAN 1. 133. 1995). (Bandung: Pustaka Setia. Al-Anfal: 20. Pengertian Salah satu komponen pendidikan sebagai suatu sistem adalah materi. hlm. Dengan demikian secara filosofis rumusan tetang materi pendidikan Islam adalah seperangkat bahan yang dijadikan sajian dalam upaya mengembangkan kepribadian yang selaras dengan al-Quran.4 Maka materi pendidikan merupakan seperangkat bahan yang dijadikan sajian dalam aktivitas pendidikan. Hal ini sejalan dengan an-Nahlawi bahwa Pendidikan Islam mengantarkan manusia pada perilaku dan perbuatan manusia yang berpedoman pada syariat Allah. (Jakarta: Gema Insani Press. Filsafat Pendidikan Islam. AlSyura: 25. hlm. Perumusan tentang materi pendidikan didasarkan atas konsep dasar dan tujuan pendidikan.5 Hal ini sesuai dengan QS. Sekolah dan Masyarakat. Materi pendidikan ialah semua bahan pelajaran yang disampaikan kepada peserta didik dalam suatu sistem institusional pendidikan. Dengan demikian maka seseorang dikatakan bertuhan Allah manakala ia menggunakan al-Quran sebagai pedoman dalam kehidupannya. yaitu manusia yang bertakwa dalam arti patuh terhadap Allah dan Rasulullah. Pendidikan Islam di Rumah. Shihabuddin. tujuan hidup manusia dan tujuan pendidikan secara universal. Terbentuknya kepribadian yang Qurani sebagai mana dikemukakan di atas adalah tujuan dalam pendidikan Islam. Abdurrahman an-Nahlawi. 3 4 . Terj. Dari penjelasan di atas. Ushulut Tarbiyah Islamiyah wa Asalabih fi Baiti wa Madrasati wal Mujtama'. 2007). Konsep dasar inilah yang dijadikan pedoman tujuan pendidikan agama Islam dan sekaligus sebagai landasan untuk menyusun materi pendidikan agama Islam.3 B. 4 Hamdani Ihsan dkk. 26.

2) Sumber daya alami.files. yang mengacu kepada benda alam sekitar. artinya memenuhi kebutuhan manusia kapan dan dimanapun. universal dan eternal (abadi). Dengan dasar tauhid seluruh kegiatan pendidikan agama Islam dijiwai oleh norma-norma ilahiyah yang sekaligus dimotivasi sebagai ibadah.com/2007/09/pendidikanislam-kontemporer.pdf. http://fahdamjad. keimanan. 81.7 Tauhid merupakan nilai fundamental. Chudlori Umar. Dengan ibadah pekerjaan pendidikan lebih bermakna.17 6 Ibid. 3) Sumber daya insani. Menurut Achmadi teologi Islam al-Quran diyakini memiliki kebenaran mutlak yang bersifat transendental. 7 Achmadi.2. 5 April 2009. dan bermuamalah yang benar. tidak hanya makna material tetapi juga makna spiritual. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar.6 a) Landasan Konsepsional Al-Quran berisi tuntunan yang sarat dengan nilai-nilai pendidikan. Allah telah mengajarkan kepada manusia tentang ketauhidan. yaitu 1) Sumber daya ilahiyah (wahyu) yang mengacu kepada al-Quran sebagai landasan konsepsional dan Sunnah Rasul sebagai landasan operasional. minggu. yang mengacu kepada manusia. Hal ini ditegaskan oleh Ruslan sebagaimana dikutip Abudin Nata. sehingga secara aqidah diyakini oleh pemeluknya akan selalu sesuai dengan fitrah manusia. Ideologi Pendidikan Islam Paradigma Humanisme Teosentris. Kalam ilahi mengajarkan manusia secara bijaksana melalui ibrah para umat terdahulu. akses pukul 20. cara berakhlak. bahwa tauhid di sini harus dipahami dalam kerangka yang Moh. hlm. Konsep Materi Pendidikan Islam Untuk mengembangkan atau membangun kepribadian tersebut maka konsep pokok materi pendidikan dalam Islam.wordpress. 5 5 . 2005). beribadah. secara garis besar dikelompokkan menjadi tiga bidang.

dalam arti sikap dan tingah lakunya adalah pola kongkret dalam operasionalisasi misi ilahiah yang tepat. tetapi sebaliknya justru untuk kepentingan mausia. Karena itu dalam upaya menumbuhkembangkan sumber daya ilahiah di muka bumi. demikian pula perintah beribadah dan beramal saleh sebagaimana yang dinyatakan dalam (QS. tujuannya bukan untuk memenuhi kebutuhan Allah. Ali Imran: 97. an Naml: 40. Perlu disadari bahwa pemusatan pada Tuhan pada hakekatnya bukan untuk kepentingan Tuhan. (QS. Al Baqarah: 263 dan 267. dan Muhammad: 36). dan telah terbukti dalam perjalanan sejarah. Al Ankabut: 6. namun sebenarnya hanya merupakan penjabaran dari prinsip-prinsip tauhid tersebut. Sunnah para Rasul 8 Abudin Nata. dan sikap seseorang yang meyakininya. namun dalam prakteknya berimplikasi ke dalam pola pikir. Ibrahim: 8. karena pada dasarnya seluruh nilai dalam Islam berpusat pada tauhid (teosentrisme). Dengan demikian materi pendidikan agama Islam.terpadu antara yang bercorak theocentris da anthropocentris. al Fathir: 15. Al-An’am: 133. (Jakarta: Gaya Media Pratama. sebagai pedoman pokok awal adalah penanaman tauhid dan keimanan kepada Allah SWT. b) Sunnah Rasul Sebagai Landasan Operasional Para rasul adalah figur objektif dalam mengembangkan konsepsi ilahiah. Filsafat Pendidikan Islam. Sunnah mereka. Yakni tauhid yang di dalam fokusnya hanya tertuju pada mengesakan Allah semata. 2005). namun semua kebaikannya untuk manusia sendiri. Luqman: 40). melainkan untuk memenuhi kebutuhan manusia. 61.8 Dalam hubungan ini di samping dasar tauhid tersebut masih terdapat dasar-dasar lainnya. Allah memerintahkan manusia agar berjihad dan bersyukur. 6 . hlm. tutur kata.

c) Sumber Daya Alami Manusia dalam hidupnya tidak terlepas dari alam sekitar.sampai kapanpun merupakan landasan operasional dalam melakukan segala aktivitasnya. Telah diutarakan di muka bahwa keberadaan alam selain manusia. cair maupun gas yang terdapat di perut bumi sebagai barang tambang. baik yang berkaitan dengan pembinaan pandangan maupun pembinaan penataan sikap. yang hidup di darat maupun di laut.17 10 Ibid. http://fahdamjad. Sunnah para Rasul sebelum Nabi Muhammad datanya dikemukakan oleh Allah dalam wahyu-Nya. yang kini datanya telah dibukukan dalam kitab-kitab hadis. kepedulian manusia terhadap alam akan membawa manfaat bagi kepentingan kehidupan manusia. Dengan hukum kauniah tersebut obejektivitas tentang alam akan diketahui oleh manusia melalui pendekatan empiris. benda-benda alam.10 Moh. Jika tidak maka eksistensi akurasi nilai-nilai ilahiah akan mandul. Bumi dengan seluruh isinya. akses pukul 20.9 Hadis Rasul pada dasarnya adalah catatan atau data tentang Sunnah Rasul yang kini telah diabadikan. Sedangkan hadis tetang Sunnah Rasulullah Muhammad sebagai oeperasionalisasi al-Quran diketahui melalui periwayatan para sahabatnya. diciptakan oleh Allah untuk manusia.wordpress. Chudlori Umar. fauna.com/2007/09/pendidikanislam-kontemporer. Dengan demikian hadis Rasul sebagai landasan operasional akan lebih memperjelas implementasi materi pendidikan Islam. dalam bentuk padat. minggu. 9 7 . flora. 5 April 2009.pdf. yang bersifat pasti. dan ini sangat penting dipelajari untuk memudahkan memahami al Quran.files. diatur berdasarkan hukum kauniah. yaitu melalui pengamatan langsung.

padat. kemudian dibekali potensi dasar berupa panca indera. Pengetahuan tentang benda-benda padat dengan struktur atomnya. merupakan sumber yang bermanfaat bagi manusia jika manusia mau memanfaatkannya. cair. maupun gas merupakan sumber daya alam fisik yang tidak terhitung nilainya bagi manusia. Al Mulk: 15. Semua yang terhampar di persada dunia dan di angkasa menuntut perhatian manusia yang mau memanfaatkannya. Kata insan bentuk jamaknya al-nas asal kata anasa yang mempunyai arti melihat. d) Sumber Daya Insani Telah diinformasikan oleh Allah dalam al-Quran bahwa manusia dicipta dalam keadaan fitrah. baik secara langsung. Benda-benda alam. dengan akal manusia dapat berfikir ketika mengamati. Studi tentang alam yang selama ini dikembangkan. dengan hati manusia dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. air dengan berbagai unsurnya. akal dan hati. dan lain-lain. Ragam alam yang terhampar di persada dunia demikian banyak. Sebaliknya ketidak pedulian terhadap semuanya itu akan menimbulkan berbagai malapetaka bagi manusia. telah diinformasikan oleh Allah melalui ayat-ayat al Quran antara lain: QS. Luqman: 20. Atas dasar ini kata tersebut mengandung kata petunjuk adanya kaitan substansial antara manusia dengan kaitan penalarannya itu manusia dapat mengambil 8 . benda gas dengan kandungannya.Prinsip pokok pendidikan tentang alam. tidak mungkin setiap orang mempunyai kemampuan untuk menjangkau secara menyeluruh . maupun tidak langsung. meneliti benda-benda alam sekitar. mengetahui dan minta izin. Dengan panca indera manusia dapat beraktivitas untuk bekerja. bahwa setiap yang diperlukan oleh manusia akan habis jika manusia tidak merawat atau memeliharanya. al Baqarah: 29 dan 60.

. 9 .. dan lain-lain. yaitu syaithan (Yusuf: 5). bahwa manusia mempunyai musuh yang nyata. al-Nur: 27. 1992).ari. 86. manusia hanya mendapatkan bagian yang dikerjakan (al-Najm: 39). 19. tentang ibadah (al-Baqarah: 21). Kata al-insan dalam al-Quran juga digunakan dalam hubungan kegiatan yang amat luas. Semua kegitan manusia didasari dan berkaitan dengan kapasitas akalnya dan aktualitas dalam kehidupan konkret. Selanjutnya tentang kegitan bidang peternakan (alQashash: 8). hal ini senada apa yang disampaikan Abudin Nata bahwa manusia adalah makhluk berpikir dan berbudaya. tantangan menembus ruang angkasa (al-Rahman: 33). (Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam. bidang perubahan sosial (Ali Imran: 140). Filsafat . bidang pelayaran (al-Naqarah: 164). Thaha:10. bidang kepemimpinan (al-Baqarah: 124). 12 Abudin Nata. tindakan dan akibat-akibat. hlm. ia dapat pula mengetahui yang benar dan yang salah. Keterangan di atas menunjukkan manusia adalah makhluk yang dibekali potensi lengkap. Menurut at Thoumy 11 Musa Asy. bahwa manusia mempunyai keterikatan dengan moral atau sopan santun (alAnkabut: 8). bahwa manusia agar pandai menggunakan waktu (al-ashr: 1-3). dan terdorong untuk minta izin menggunakan sesuatu yang bukan miliknya.. bidang pengolahan besi (al-Hadid: 25). hlm.pelajaran dari apa yang dilihatnya. Misalnya unutk menerima pelajaran dari Tuhan tentang apa yang tidak diketahuinya (al-Alaq: 1-5). atau perolehan perolehan yang ditimbulkan oleh perbuatan tersebut. Manusia Pembentuk Kebudayaan dalam al-Quran. yaitu perencanaan. 12 Dari penelasan di atas secara filsofis materi pendidikan agama telah mengandung asas-asas umum yang menjadi landasan pembentukan kurikulum dalam pendidikan Islam. alNisa: 6.11 Hal ini dapat dilihat dalam QS.

13 10 .14 Demikian pula materi pendidikan Islam juga terkait dengan kurikulum. 17 Kusmana. sedangkan kurikulum menunjuk pada materi yang sebelumnya disusun secara sistematis untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. (Jakarta: Bulan Bintang.17 Omar Muhammad al-Toumy al-Syaibany. mempersiapkan mereka untuk kehidupan yang suci seluruhnya ikhlas dan jujur. 1979) hlm.. hlm. 15. Bustami A. (Jakarta: Bulan Bintang. Muslimin mengatakan bahwa isi (materi) merupakan bagian dari batang tubuh kurikulum.. Hasan Langgulung.asas-asas tersebut adalah: asas agama.. Muslimin (ed).13 3. Project [IISEP]. terj. Athiyah al Abrasyi. asas falsafah. 157. 134. Kurikulum tersebut disusun sedemikian rupa agar dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan. Falsafah Pendidikan Islam. isi (materi). 523. 2008). asas psikologis. (Jakarta: IAIN Indonesia Social Equity. proses dan evaluasi. pendidikan agama adalah untuk mendidik akhlak dan jiwa mereka. hlm.. hlm. JM. Paradigma baru Pendidikan Restrospeksi dan Proyeksi Mordenisasi Pendidikan Islam di Indonesia. Secara tradisional kurikulum berarti mata pelajaran yang diberikan kepada anak didik untuk menanamkan sejumlah pengetahuan agar mampu beradaptasi dengan lingkungan. 15 Abudin Nata. 1980). dan asa sosial. 216. hlm. karena anatomi tubuh kurikulum terdiri dari: tujuan. menanamkan rasa fadillah (keutamaan). 14 Hamdani Ihsan dkk.. Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam Terj. Materi Pendidikan Islam (Filosofis dan Paedagogis) Materi pendidikan juga lebih dikenal dengan istilah kurikulum. 16 Moh.15 Sejalan dengan itu JM. menyatakan.16 Athiyah A. membiasakan mereka dengan kesopanan yang tinggi. Ghoni & Djohar Bahri LIS.. Filsafat . karena materi pendidikan Islam merupakan bagian dari kurikulum. Filsafat .

(QS. 138. hlm.. d.Urutan prioritas pendidikan Islam dalam upaya pembentukan kepribadian muslim. (QS. Pendidikan Akhlakul Karimah. hlm. Pendidikan Keimanan kepada Allah SWT. al Baqarah: 21) Selanjutnya menurut Dr. (Jakarta: Bumi Aksara & Depag. Materi atau mata pelajaran harus berfungsi sebagai alat atau media untuk mempelajari ilmu lain (bahasa) 18 Zuhairini dkk. Materi atau mata pelajaran harus mengandung nasehat untuk mengikuti jalan hidup yang baik dan utama (akhlak). dan 18-19) c. (QS. c. Luqman: 17.. menurut Zuhairini adalah:18 a. Materi atau mata pelajaran harus memfungsikan otak untuk senang (membudayakan) kepada bermacam-macam jenis ilmu pengetahuan. e. Pendidikan Ibadah. Abudin Nata. Materi atau mata pelajaran harus memiliki pengaruh dalam mencapai kesempurnaan jiwa dengan cara mengenal Tuhan Yang Maha Esa (Tauhid).19 prinsip-prinsip kurikulum (materi) ada 6 macam. 19 11 . Luqman: 13) b. Materi atau mata pelajaran harus berfungsi mempersiapkan seseorang guna memperoleh pekerjaan untuk penghidupan (keterampilan). Filsafat Pendidikan Islam. Materi atau mata pelajaran harus memiliki pengaruh membentuk kebiasaan melatih akal (penalaran).. b. Luqman: 14. yaitu: a. 155. f. 2008). Filsafat . Asma Hasan yang dikutip Hamdani Ihsan.

Materi-materi yang perlu didikkan kepada anak adalah: 23 a. (Jakarta. 47.22 Materi pendidikan Islam dalam keluarga dapat disesuaikan dengan landasan dasar. ilmu tata bahasa. Menurut Widodo S. Falsafah …. 497. Teoritis dan Praktis. Paradigma Pendidikan Islam. Nurul Huda. ukhrawi. hlm. memperindah akhlak. sebab meresapnya al-Quran di dalam hati akan memperkuat iman.20 Sejalan dengan itu materi kandungannya adalah merupakan ilmu pengetahuan. Falsafah …. syair-syair Arab asli. 495. Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis. Isinya sangat bermanfaat bagi kehidupan. Materi akhlak yang mulia. 90. hal. sedikit tentang sharaf. Utamanya kepada anak dibekalkan pendidikan keimanan terlebih dahulu. 22 Omar Muhammad al-Toumy al-Syaibany. Materi Pedidikan Islam di Keluarga Materi Pendidikan Islam pada masa kanak-kanak menurut Ibnu Khaldun mengajarkan al-Quran. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. Oleh karena al-Quran menjadi dasar pengajaran pendidikan yang al patut Ghazali didahulukan menekankan sebelum pada mengembangkan. serta pengetahuan tentang kehidupan Omar Muhammad al-Toumy al-Syaibany. yang termasuk di dalamnya budi pekerti. b. Samsul Nizar. 2001). isi materinya jika anak sudah berakal agar diajarkan iman. eksplisit sikap ketuhanan. hal. membersihkan jiwa. 23 Ismail SM. dan mendekatkan diri kepada Allah. dan hafalan al-Quran. 2002).4. (Yogyakarta: Pustaka Pelajar dengan Fak. Abdul Kholiq (ed). fungsi dan tujuan yang termaktub dalam ilmu pendidikan teoritis. 21 20 12 . menulis dan hitung. dan sikap sosial. ataupun pendidikan rohanispiritual. hal. al-Quran beserta kemampuan-kemampuan yang lain.21 Berbeda dengan Ibn al-Araby. Ciputat Pers.

seperti olahraga. Akhlak Mulia.c. atau lainnya. Puskur Balitbang memberikan definisi. Sejarah Kebudayaan Islam. al-Quran. Tafsir. 24 13 . dengan penyajian materi seluruhnya pendidikan agama Islam. Tauhid. Akhlak. Tarikh. Naskah Akademik Kajian Kebijakan Kurikulun Mata Pelajaran Pendidikan Agama.24 Materi pendidikan agama di Madrasah diatur dalam Silabus yang disusun sepenuhnya oleh Depatemen Agama. terdiri dari aspek: Al Quran. peradaban. Ruang lingkup materi Pendidikan Agama Islam. dan Tarikh Islam. Materi pendidikan keterampilan. serta sejarah d. dan Bahasa Arab. Materi Pedidikan Islam di Sekolah Materi pendidikan agama Islam pada sekolah umum telah diatur dalam Silabus PAI. Materi pendidikan jasmaniah. Fiqih Ibadah/Muamalah. dan Aliyah. 5. Fiqih. e. (Jakarta: Balitbang Depdiknas. muatan volume materinya berbeda-beda. dan lain-lain. Mustalah Hadis. 3. yang menyangkut juga kebudayaan. Secara umum materinya adalah: alQuran. Masing-masing tingkatan madrasah mulai dari Ibtidaiyah. berenang. Keimanan/Aqidah. yang berupa keterampilan praktis profesional. dan lain-lain Di Madrasah diniyah memiliki spesifikasi khusus. pendidikan intelektual. Ushul Fiqh. Hadis. kemudian dijabarkan lagi ada Tajwid. Tujuan yang akan Puskur Balitbang Depdiknas. hal. hadis. serta berakhlak mulia/budi pekerti luhur dan menghormati penganut agama lain. berkuda. Tsanawiyah. Materi kenabian. hakekat Pendidikan Agama merupakan rumpun mata pelajaran yang mengembangkan kemampuan peserta didik untuk memperteguh iman dan takwa kepada Tuhan Yang maha Esa. sains. 2007).

supaya mempunai semangat untuk mengamalkan segala tuntunan dan pengetahuan tentang Islam. paedagogis. 5. Materi pendidikan Islam pada dasarnya tersusun mengacu kepada dasar dan tujuan pendidikan Islam 2. hlm. karena menganggap dapat memenuhi harapan orangtua yaitu pendidikan umum dan pendidikan agama secara baik..25 Dewasa ini di sekolah-sekolah umum Islam terpadu telah mengemas materi pendidikan agama Islam sedemikian rupa yang disesuaikan dengan visi dan misi sekolah. psikologis dan Hamdani Ihsan dkk.. bertakwa kepada Allah dan Rasulullah. dan berakhlakul karimah. C. hadis. setingkat lebih tinggi dari pada yang diberikan di sekolah umum. Namun pada dasarnya volume materi PAI nya lebih banyak dari sekolah umum dan terimplementasi dengan baik meskipun dilaksanakan di celah-celah padatnya kegiatan sekolah. 3. filosofis. Filsafat . 4. KESIMPULAN 1. manusia dan alam sekitar. 14 . Tujuan Pendidikan Islam membentuk manusia yang berkepribadian Islami. 279. serta dititik beratkan kepada kecakapan membaca al Quran. Hakekat materi pendidikan Islam adalah ilmu-ilmu dalam al-Quran.dicapai sebagaimana Madarasah Diniyah Muhammadiyah adalah memberi bekal kepada anak-anak. Materi sosilogis.. Sehingga banyak diminati oleh masyarakat. yang tersusun di dalam silabus PAI di sekolah atau madrasah. Dasar Pendidikan Islam adalah al Quran dan hadis. Secara paedagogis materi pendidikan Islam. 25 pendidikan Islam di sekolah dan madrasah harus mempertimbangkan aspek. hukum alam (sunnatullah).

Ihsan. Jakarta: IAIN Indonesia Social Equity. Bandung: Pustaka Setia. Al-Syaibany. Shihabuddin. Syed Sajjad dan Syed Ali Ashraf. Al Abrasyi. 1980. Balitbang Depdiknas. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. 2007. dkk. Athiyah. Nurul Huda. Abudin. Pendidikan Islam di Rumah. Yogyakarta: Lembaga Studi Filsafat Islam. 2007. Hasan Langgulung. Falsafah Pendidikan Islam. An-Nahlawi. Filsafat Pendidikan Islam. Rahmani Astuti. Omar Muhammad al-Toumy. Jakarta: Gaya Media Pratama.DAFTAR PUSTAKA Achmadi. Filsafat Pendidikan Islam. Krisis Pendidikan Islam. Kholiq. 2005. Ismail SM. Project [IISEP]. Ghoni & Djohar Bahri LIS. 1992. Terj. Asy’ari. Terj. JM. 1979. Jakarta: Bulan Bintang. 1995. Ushulut Tarbiyah Islamiyah wa Asalabih fi Baiti wa Madrasati wal Mujtama'. 2001. Jakarta: Gema Insani Press. Paradigma baru Pendidikan Restrospeksi dan Proyeksi Mordenisasi Pendidikan Islam di Indonesia. 2008. Abdurrahman. Jakarta: Balitbang Depdiknas. 15 . Moh. Dasar-dasar Pokok Pendidikan Islam Terj. Musa. Puskur. Paradigma Pendidikan Islam. Hamdani. Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang. (ed). 1986. Muslimin (ed). Ideologi Pendidikan Islam Paradigma Humanisme Teosentris. Manusia Pembentuk Kebudayaan dalam al-Quran. Nata. Kusmana. Naskah Akademik Kajian Kebijakan Kurikulun Mata Pelajaran Pendidikan Agama. Crisis Muslim Education. Bandung: Risalah. terj. Sekolah dan Masyarakat. Husain. Bustami A. 2005. Abdul. Jakarta: Bulan Bintang. Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan Fak.

Moh. Konsepsi Pendidikan Ibnu Khaldun: Suatu Analisa Fenomenologi. Filsafat Pendidikan Islam. Zuhairini dkk.wordpress. Yogyakarta: Pustaka Pelajar. Ciputat Pers. 5 April 2009. Filsafat Pendidikan Islam: Pendekatan Historis. http://fahdamjad. Umar. Siregar. Teoritis dan Praktis. akses pukul 20.Nizar. Samsul. minggu. Jakarta. Chudlori. 2002.com/2007/09/pendidi kan-islam-kontemporer.17. Jakarta: Bumi Aksara & Depag. Marasudin. 1999. 16 .files.pdf. 2008.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful