Proses Terbentuknya Bumi««««««««««««««««««««... .DAFTAR ISI Kata Pengantar««««««««««««««««««««««««« Daftar Isi«««««««««««««««««««««««««««. Struktur Lapisan Bumi«««««««««««««««««««««« Data-Data Tentang Bumi«««««««««««««««««««««. Kesimpulan««««««««««««««««««««««««««...

Berdasarkan penelitian para ilmuwan. Kemudian pada proses selanjutnya. Selain pembekuan kerak bumi. Uap air yang terkumpul di atmosfer dalam waktu jutaan tahun tersebut. Proses penguapan ini terjadi dalam waktu jutaan tahun. Menurut hasil penelitian para ahli astronomi dan geologi. Sebagaimana dikemukakan di atas. Pada saat terlahir (sekitar 4500 juta tahun yang lalu) bumi kita pada awalnya masih merupakan bola pijar yang sangat panas. sedangkan bagian dalam planet bumi sampai sekarang masih dalam keadaan panas dan berpijar. sehingga terjadi akumulasi uap dan gas yang sangat banyak. Proses Terbentuknya Bumi Bumi terbentuk miliaran tahun lalu. tetapi permukaan Bumi telah banyak mengalami proses perkembangan dan perubahan sepanjang masa. Akibat proses pendinginan. suhu permukaannya mencapai 4. bumi kita sendiri terbentuk atau terlepas dari tubuh matahari sekitar 4500 juta tahun yang lalu. Akresi (accretion) yaitu naiknya suhu bumi akibat tumbukan bendabenda angkasa atau meteor yang menghujani bumi. Pada saat inilah mulai terbentuk atmosfer bumi.A. seluruh bagian planet bumi relatif dingin. secara berangsurangsur bumi kita mendingin. Dalam jangka waktu jutaan tahun. Perkiraan terbentuknya bumi ini didasarkan atas penelaahan palentologi (ilmu yang mempelajari fosil-fosil sisa mahluk hidup purba pada masa lampau) dan stratigrafi (ilmu yang mempelajari struktur lapisan-lapisan batuan pembentuk muka bumi). Energi dari bendabenda . yaitu sebagai berikut: 1.0000 C. pada akhirnya dijatuhkan kembali sebagai hujan untuk pertama kalinya di bumi. suhu bumi semakin meningkat hingga mencapai suhu seperti saat ini. Titik-titik air hujan yang jatuh selanjutnya mengisi cekungan-cekungan muka bumi membentuk bentang perairan laut dan samudera. pendinginan massa bumi ini mengakibatkan terjadinya proses penguapan gas secara besar-besaran ke angkasa. Penyebab perubahan tersebut adalah gaya dari dalam bumi (Endogen) dan tenaga dari luar Bumi (eksogen). Perubahan tersebut bersifat cepat maupun lambat. dengan intensitas tinggi dan dalam waktu yang sangat lama. bahwa pada awal pembentukannya. bagian luar bumi membeku membentuk lapisan kerak bumi atau kulit bumi yang disebut litosfer. dijelaskan adanya tiga faktor yang menyebabkan naiknya suhu bumi tersebut.

dan potasium. Daerah sekitar tumbukan tersebut meninggalkan lubang-lubang yang sangat besar (kawah) di permukaan bumi. kemudian menghantam bumi dengan kecepatan 30 km per detik. 3. Karena itu. Adanya disintegrasi atau penguraian unsur-unsur radioaktif seperti uranium.tersebut berubah menjadi panas. 5 ton berat benda angkasa. Pada saat bersamaan. Jumlah unsur-unsur tersebut sebenarnya relatif kecil tetapi dapat meningkatkan suhu bumi. Bagian dalam bumi menerima tekanan yang lebih besar dibandingkan bagian luarnya. bulan juga ditabrak oleh benda angkasa tersebut. Atom-atom dari unsurunsur tersebut secara spontan terurai dan mengeluarkan partikel-partikel atom yang berubah menjadi unsur lain dan diserap oleh batuan di sekitarnya. Bayangkan saja. 2. diperkirakan memberikan energi yang sama dengan ledakan nuklir sebesar 1000 ton. apabila kamu melihat bulan dengan menggunakan teropong maka kamu bisa menyaksikan kawah yang terbentuk pada masa lampau. sehingga inti bumi merupakan cairan. sehingga pada bagian dalam bumi suhunya lebih panas. Kompresi yaitu semakin memadatnya bumi karena adanya gaya gravitasi. thorium. . Tingginya suhu di bagian dalam bumi (inti bumi) mengakibatkan unsur besi pada bumi menjadi cair.

Proses zonafikasi. sedangkan material yang lebih ringan bergerak ke permukaan.Itulah proses pembentukan bumi. . mantel bagianbawah. melainkan terdiri atas material yang lebih berat (besi) di pusatbumi dan material yang lebih ringan di bagian yang lebih luar atau kerak bumi. yaitu ketika material besi yang lebih berat tenggelam menuju pusat bumi. 2. inti besi cair. Dengan demikian. proses pembentukan bumi hingga terjadinya perlapisan tersebut terbagi menjadi tiga tahap. perubahan suhu yang dimulai dari bahan pembentuk bumi hingga terbentuk bumi. 3. bumi tidak lagi dalam keadaan homogen. yaitu inti besi yang padat. seperti yang dijelaskan di atas. zona transisi. Lalu bagaimana dengan proses terjadinya perlapisan di bumi? Secara ringkas. Dengan demikian. astenosfer yang cair. tempat kita tinggal dan hidup di dalamnya. Proses zonafikasi pada bumi telah membaginya ke dalam beberapa lapisan. yaitu tahap ketika bumi terbagi menjadi beberapa zona atau lapisan. Tahap pada saat bumi merupakan planet yang homogen atau belum terjadi diferensiasi dan zonafikasi. yaitu sebagai berikut: 1. mengakibatkan bumi sebagai planet yang memiliki lapisan-lapisan. kemudian mengalami pendinginan dan terjadinya kenaikan suhu kembali. Proses diferensiasi atau pemilahan. dan litosfer yang terdiri atas kerak benua dan kerak samudera.

massa jenisnya 3. 12.6-4. Lapisan Chalkosfera Lapisan ini memiliki tebal 1. -pada khatulistiwa. Selubung bumi Selubung bumi atau yang biasa disebut sisik silikat tebalnya 2. (jari-jari bumi.378) . Struktur Lapisan Bumi 1.6 terdiri dari besi dan nikel. Kerak bumi Kerak bumi ini memiliki tebal 30-70 Km yang terdiri dari batuan basal dan acid. Data-Data Tentang Bumi Data-data bumi Garis tengah : -pada kutub.200 Km. 6.700 Km. 3.714 km.757km. Selubung bumi sam kerak bumi disebut Lithosfera. 4.500 Km massa jenisnya 9. 12.B. Inti bumi Inti bumi merupakan bola dengan jari-jari 3. C. 2.4 yang terdiri dari oksida besi dan sulfide besi. massa jenisnya 6.

Bintik-bintik 4.109 atm. .Keliling khatulistiwa : 40. Jarak dari matahari : terjauh.0000 k.0000 k. akan tetapi memiliki beberapa lapisan. Tekanan : 400.0000 k. Lapisan lapisan tersebut memiliki kedalaman yang berbeda-beda dan massa jenisnya. dan terdekat. Kecepatan berputar mengelilingi matahari : 6. Bersamaan dalam proses pembentukannya bumi ini teryata tidaklah homogen. Kesimpulan Dari uraian diatas dapat disimpulkan bahwa bumi yang menjadi tempat tinggal kita semua mempunyai proses yang sangat panjang dalam kejadiannya.000 km. 147 juta km. inti 15. Bumi D. 152 juta km. Lapisan-lapisan bumi dapat terdeteksi secara tidak langsung dengan alat pengukur gempa yaitu seismograf.000.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful