1.

Surat Berharga yang diperjual belikan di Pasar MODAL
1.1 SAHAM Saham adalah tanda penyertaan modal pada suatu PerseroanTerbatas (PT). Manfaat yang diperoleh dari pemilikan saham adalah sebagai berikut : 1. Deviden : bagian dari keuntungan yang dibagikan kepada pemilik saham. 2. Capital gain : keuntungan yang diperoleh dari selisih positif harga beli dan harga jual saham. 3. Manfaat nonfinansial, yaitu mempunyai hak suara dalam aktivitas perusahaan. Saham yang diterbitkan emiten ada 2 macam, yaitu saham biasa (common stock) dan saham istimewa (preffered stock). Perbedaan saham ini berdasarkan pada hak yang melekat pada saham tersebut. Hak ini meliputi hak atas menerima deviden, memperoleh bagian kekayaan jika perusahaan dilikuidasi setelah dikurangi semua kewajiban-kewajiban perusahaan. Pada suatu saham terdapat 3 (tiga) macam nilai : • Nilai nominal adalah nilai yang tercantum pada saham tersebut. • Nilai efektif adalah nilai yang tercantum pada kurs resmi kalau saham tersebut diperdagangkan di bursa, sedangkan • Nilai instrinsik adalah nilai saham pada saat diperdagangkan.

1. 1. Contoh Gambar : SURAT OBLIGASI 1.3 OPTION Option adalah surat pernyataan yang dikeluarkan oleh seseorang/lembaga (tetapi bukan emiten) untuk memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham (call option) dan menjual saham (put option) pada harga yang telah ditentukan sebelumnya.4RIGHT Right adalah surat yang diterbitkan oleh perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya (pemilik saham biasa) untuk membeli tambahan saham pada penerbitan saham baru.2 OBLIGASI Obligasi adalah surat pengakuan hutang suatu perusahaan yang akan dibayar pada waktu jatuh tempo sebesar nilai nominalnya. Penghasilan yang diperoleh dari obligasi berupa tingkat bunga yang akan dibayarkan oleh perusahaan penerbit obligasi tersebut pada saat jatuh tempo.Contoh Gambar : SURAT SAHAM BIASA 1.5WARRANT Warrant adalah surat berharga yang dikeluarkan oleh perusahaan yang memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli saham perusahaan dengan persyaratan yang telah .

(satu juta rupiah).ditentukan sebelumnya.1.000.  Diterbitkan tanpa warkat. Karakteristik SBI:  Satuan unit sebesar Rp.  Dapat dipindah tangankan  Penerbitan dan perdagangan dilakukan dengan sistem diskonto. Surat Berharga yang diperjual belikan di Pasar Uang 2.1 SERTIFIKAT BANK INDONESIA (SBI) SBI adalah surat berharga yang diterbitkan oleh BI sebagai pengakuan hutang yang berjangka waktu pendek dan diperjual belikan dengan diskonto.000. 2.  Berjangka waktu sekurang-kurangnya 1 (satu) bulan dan paling lama 12 (dua belas) bulan.. artinya SBI diterbitkan tanpa adanya fisik SBI itu sendiri dan bukti kepemilikan bagi pemegang hanya berupa pencatatan elektronis. . dan masa berlakunya warrant tersebut. Persyaratan tersebut biasanya mengenai harga. jumlah.

Surat sanggup yang diterbitkan oleh bank dalam rangka pinjaman antar bank. terutama oleh lembaga-lembaga keuangan untuk dijadikan sebagai cadangan likuiditas sekuner yg memberikan hasil.Contoh Gambar : SERTIFIKAT BANK INDONESIA atau T-Bills 2. Surat Sanggup (aksep/promes). Ditinjau dari jenis transaksi dan warkatnya. Contohnya : Promissory Notes adalah surat sanggup bayar yang membuktikan adanya utang piutang jangka pendek antara kreditur dan debitur. SBPU sama halnya dengan SBI merupakan instrumen operasi pasar terbuka dalam rangka ekspansi moneter oleh BI dengan menetapkan tingkat diskonto SBPU.2 TREASURY BILLS (T-BILLS) T-Bills merupakan instrument utang yang diterbitkan oleh pemerintah atau Bank Sentral atas unjuk dengan jumlah tertentu yang akan dibayarkan kepada pemegang pada tanggal yang telah ditetapkan. 2. Oleh karena itu instrumen ini sangat mudah diperjualbelikan dan disukai oleh perusahaan-perusahaan. dapat berupa: • • Surat sanggup yang diterbitkan oleh nasabah dalam rangka penerimaan kredit dari bank untuk membiayai kegiatan tertentu. T-Bills (istilah umum digunakan di dunia internasional) kalau di Indonesia adalah SBI (Sertifikat Bank Indonesia). SBPU dapat dibedakan sbb: a. . Instrumen ini berjangka waktu jatuh tempo satu tahun atau kurang.Instrumen yg sangat aman karena diterbitkan oleh pemerintah atau biasanya oleh Bank Sentral.3 SERTIFIKAT BERHARGA PASAR UANG (SBPU) SBPU adalah surat berharga yang diperjualbelikan secara diskonto dengan BI atau lembaga lainnya yang ditunjuk sebagai pelaksanannya.

Surat wesel.Contoh Gambar : PROMISSORY NOTES b. Surat wesel yang ditarik oleh nasabah bank dan diaksep oleh bank dalam rangka pemberian kredit untuk membiayai kegiatan tertentu. . dapat berupa: • • Surat wesel yang ditarik oleh suatu pihak dan diaksep oleh pihak lain dalam rangka transaksi tertentu. Penarik dan atau tertarik adalah nasabah bank.

CP dan T-bills Contoh Gambar : REPO TRANSACTION . CD. Di Indonesia.5 REPURCHASE AGREEMENT (REPO) Repurchase Agreement adalah penjualan suatu surat berharga disertai komitmen dari penjual bahwa penjual akan membeli kembali surat berharga tersebut pada waktu dan harga tertentu. Surat-surat berharga yang biasanya dijadikan sebagai instrumen dalam transaksi Repo adalah surat-surat berharga yang dapat diperjualbelikan secara diskonto. misalnya SBI.Contoh Gambar : SURAT WESEL 2. CD diterbitkan oleh bank-bank umum atas dasar diskonto.4 SERTIFIKAT DEPOSITO ATAU CERTIFICATE OF DEPOSITE Deposito berjangka yang bukti simpanannya dapat diperdagangkan. SBPU. Contoh Gambar : DEPOSITO 2. Perhitungan diskonto CD tersebut sesuai dengan ketentuan Bank Indonesia. Jadi mempunyai ciri pokok dapat dipindahtangankan atau diperjualbelikan sebelum jangka waktu jatuh temponya.

Call Money merupakan instrument bank dalam mengatasi kekurangan atau kelebihan dana jangka pendek yang bersifat sementara. diterbitkan oleh perusahaan untuk memperoleh dana .7 CALL MONEY Call Money adalah pinjaman singkat antar bank yang sewaktu-waktu dapat ditarik dengan jangka waktu berkisar antara 1 hari s/d 1 minggu. 2.6 BANKER’S ACCEPTANCE BA adalah time draft (wesel berjangka) yang ditarik oleh seorang eksportir atau importir atas suatu bank untuk membayar sejumlah barang atau untuk membeli valuta asing. Jangka waktu akseptasi biasanya berkisar 30 sampai 270 hari. 3. Ketiga pihak dalam transaksi tersebut yaitu eksportir. Dengan demikian bank yang menerima dan memproses tersebut memiliki suatu janji atau jaminan tak bersyarat untuk membayar sebesar nilai nominal aksep tersebut pada saat jatuh tempo. namun umumnya 90 hari. Importir dapat menunda pembayarannya sesuai dengan jangka waktu credit line yang disepakati dengan bank. mendapatkan keuntungan dari metode pembiayaan perdagangan internasional ini sebagai berikut: 1. importir dan bank penerbit. Eksportir dapat menerima uangnya segera tanpa penundaan. Hal tersebut berarti bank yang bersangkutan menjamin eksportir dan investor dalam pasar uang internasional dari kemungkinan adanya gagal bayar (default). Apabila bank menyetujui wesel tersebut. Bank penerbit yang memegang Banker’s Acceptance (didiskonto dari eksportir) merupakan instrumen keuangan yang sangat likuid yang dapat dijual sebelum jatuh tempo melalui dealer bila membutuhkan likuiditas. 2. bank akan menstempel dengan kata ”accepted” di atas wesel tersebut dan memprosesnya. 2.2.8 Commercial PAPER Commercial Paper (CP) pada dasarnya merupakan promes yang tidak disertai dengan jaminan (unsequred promissory notes).

sehingga biaya dana akan menjadi lebih murah. Tingkat bunga CP lebih rendah daripada prime rate. Treasury Bills. yaitu tingkat bunga kredit yang dikenakan perbankan kepada nasabah utamanya. . namun beberapa diantaranya menggunakan bunga sebagaimana halnya dengan kredit. Bahkan perkembangan terakhir CP diterbitkan dengan bank garansi atau jaminan dari perusahaan induknya. Tingkat keamanannya relatif tinggi karena penerbit CP umumnya perusahaan dengan rating yang tinggi. dsb. Penerbitan CP dapat dilakukan secara langsung kepada investor maupun secara tidak langsung dengan menggunakan jasa perantara. CP diterbitkan dengan dukungan aset perusahaan lainnya. Penerbit berjanji akan membayar sejumlah tertentu uang pada saat jatuh tempo. Penjualan CP dilakukan umumnya dengan sistem diskonto. Jangka waktu jatuh tempo CP ini berkisar mulai dari beberapa hari sampai 270 hari. CP menawarkan penghasilan yang lebih tinggi dibandingkan misalnya Sertifikat Deposito. Namun kasus ini terjadi bila investor tertentu meminta jaminan dari nilai CP yang dibeli dalam jumlah besar. b.jangka pendek dan dijual kepada investor dalam pasar uang. c. Tidak perlu menyediakan jaminan. Bagi Investor: a. Penerbitannya relatif lebih mudah karena pada prinsipnya hanya melibatkan penerbit dan investor. c. b. Dapat dijual kembali (didiskontokan) tanpa perlu menunggu jatuh temponya. Dalam pelaksanaannya seringkali CP diterbitkan dengan backup fasilitas credit line dari bank yang jumlahnya mendekati atau sama dengan nilai CP yang diterbitkan. Penerbit CP adalah perusahaan yang mempunyai kredibilitas tinggi. Dalam perkembangannya di beberapa negara. Kelebihan CP bagi penerbit dan investor antara lain sbb: Bagi Penerbit: a. dapat diperpanjang atas persetujuan investor. Jangka waktu jatuh temponya lebih fleksibel. misalnya piutang. d.

Kemungkinan penerbit melakukan rekayasa laporan keuangan untuk memperlihatkan keadaan likuiditas dan kemampuan perolehan labanya. Bagi perusahaan penerbit. CP merupakan sumber dana jangka pendek sehingga perusahaan kurang leluasa untuk dijadikan sebagai modal investasi. 2. Bagi investor.Kelemahan CP dilihat dari kepentingan investor dan penerbit antara lain: 1. Contoh Gambar : COMMERCIAL PAPER . CP merupakan instrumen yang tidak disertai dengan jaminan.