P. 1
Fisika - Getaran dan Gelombang

Fisika - Getaran dan Gelombang

|Views: 1,729|Likes:
Published by Aris Oneto Asyraf

More info:

Published by: Aris Oneto Asyraf on Jan 10, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/27/2013

pdf

text

original

GETARAN DAN GELOMBANG

A. Garis Besar Pembelajaran

8.1 Gerak harmonis sederhana 8.2 Sebuah sistem pegas 8.3 Enerji pada getaran harmonis sederhana 8.4 Bandul 8.5 Getaran teredam

B. Tujuan Instruksional Umum Pembelajaran

Setelah mempelajari Modul Pembelajaran mahasiswa akan faham dan mampu menjelaskan dengan baik tentang konsep getaran dan gelombang mencakup sifat-sifatnya dan enerji yang terkandung didalam gerak getaran dan gelombang.

C. Tujuan Instruksional Khusus Pembelajaran
Setelah mengikuti dan mempelajari modul pembelajaran 8 ini maka mahasiswa faham dan mampu menjelaskan: 1. konsep gerak, getaran, oscilasi harmonis sederhana 2. konsep getaran pada pegas 3. enerji yang ada pada osilasi harmonis sederhana 4. konsep gerak bandul sederhana 5. perbandingan antara gerak harmonis sederhana dan gerak melingkar 6. pengertian getaran teredam 7. gaya osilasi

8.1 GERAK HARMONIS SEDERHANA

Satu hal yang khas pada gerak benda adalah gerakan dari satu benda maju-mundur dari posisi setimbangnya. Gerak demikian disebut dengan gerak harmonis, gerak periodik, getaran atau osilasi.

Gambar 8.1 Pola beberapa tipe GHS

8.2 Beberapa besaran dalam GHS
Simpangan(x) : posisi benda terhadap titik setimbang Amplitudo(A): simpanganmaksimum Periode(T) : waktu yang diperlukan untuk menempuh satu getaran penuh

Frekuensi(f) : banyak getaran yang dilakukan tiap satuan waktu

8.3 Enerji pada GHS

Gambar 8.2 OHS ETotal= ½mv2 + ½kx2
Gambar 8.3 Profil enerji gelombang harmonis sederhana.

Energi total benda pada gerak Pada x = A →ETotal= ½kA2 harmonik sederhana sebanding dengan amplitudo kuadrat x = O →ETotal= ½mv2max

Contoh Soal
Sebuah balok bermassa 0,25 kg berada pada permukaan yang licin terhubungkan dengan pegas (k= 180 N/m). Jika pegas ditarik sejauh 15 cm dari posisi kestimbangan dan kemudian kemudian dilepaskan. a tentukan energi total sistem. b tentukan kecepatan balok ketika berada di titik kesetimbangan. a. Energi Total = ½kA 2 = ½(180 N/m) (0.15 m) 2= 2.0 J b. Di titik kesetimbangan energi kinetik maksimum sehingga Gambar 8.4 Sistem pegas

8.4 Persamaan GHS

8.5 Pendulum (Bandul)
Didalam laboratorium,secara eksperimental kita akan mengembangkanpersamaan oscilasi dari sebuah bandl. Dalam kasus ini, kita akan mendapatkan sudut geometri yang sebenarnya dan kita uga akan mendapati sudut fasa. Sudut geometri ( sudut yang dibentuk oleh bandul dengan bidang vertikal) oscilasi, Karena itu kita peroleh: θbandul = θmax sin(ωt+θo) . f = 1/T, w = 2πf Apakah yang menentukan frekwensi sudut ω pada sistem pendulum?

Gambar 8.5 Sistem bandul

Pendulum (lanjutan…)
Untuk bandul pada Gambar 8.5, pemberian simpangan sudut θ < 10o, maka sistem bandul bersifat seperti gerak harmonis sederhana. Gayagaya yang bekerja pada bandul adalah tegangan tali T dan gaya grafitasi mg. Komponen tangensial dari gaya grafitasi adalah mgsin θ, yang arahnya selalu menuju titik kesetimbangan θ=0, berlawanan denagan arah simpangan. Karena itu gaya tangensial adala sebuah gaya restore, sehinggadengan hukum Newton kedua untuk gerak dalam arah tangensial

d2 s ∑ Ft = −mgsinθ = m dt 2

Dimana s adalah jarak perpindahan posisi bandul diukur terhadap sumbu kesetimbangan sepanjang lintasan lenkung busur lingkaran. Karena s = L θ, dan L konstan maka persaman 8.8 mejadi lebih sederhana yaitu: 2

g d θ = − sinθ 2 L dt

Pendulum (lanjutan…)
Bagian kanan persamaan 8.9 bergantung kepada nilai sin θ dari pada θ. Sehingga persamaan 8.9 tidak bersifat sebagai gerak harmonis sederhana.Karena itu agar 8.9 dapat menjadi bersifat harmonis sederhana, maka sudut θ harus kecil(<10o) dengan demikian sin θ ≈ θ. Perlakuan ini memungkinkan kita untuk menyatakan persamaan 8.9 menjadi:

g d2 θ =− θ L dt 2
Persamaan 8.10 adalah persamaan diferensial sepertihalnya persamaan 8.4, dengan kesimpulan bahwa dengan memberi simpangan θ < 10o atau kecil maka ascilasi gerak bandul adalah gerak harmonis sederhana, dengan demikian diperoleh : θ = θ cos(ωt + Φ)
max

Dan frekuensi angularnya:

ω=

g L

Perioda dari bandul sederhana menjadi :

T=

2π L = 2π ω g

8.6 Getaran Teredam
Peristiwa oscilasi, gerak harmonis, getaran pada pegas, sistem ayunan pada bandul, semuanya dalam bentuk sistem yang ideal dibawah pengaruh gaya-gaya linear. Padahal sebenarnya dalam kejadian yang umum ditemukan dalam keseharian adalah tidak ideal. Gaya-gaya disipatif, gaya gesekan menahan dan menghambat gerak. Akibatnya enerji mekanik berkurang, atau berangsur lenyap terhadap waktu, kondisi seperti dikatakan gerak getaran mengalami redaman, atau gerak teredam.
Gambar 8.6 (a) sistem pegas, benda bermasa m dicelupkan dalam zat cair yang berfungsi meredam getaran dari oscilasi pegas. (b) pola getaran teredam dari getaran pegas pada sistem (a).

(a)

(b)

Getaran Teredam (lanjutan..)
Silinderoli

Batangpiston

piston

Oli

Gambar 8.7 Pola redaman dari sistem suspensi kendaraan Bentuk yang umum tentang peristiwa redaman dapat dilihat pada sistem peredam guncangan kendaraan, dan pada jembatan.

Getaran Teredam (lanjutan..)
Gambar 8.7 di atas memperlihatkan bagaimana zat cair meredam oscilasi pegas sehingga getaran menurun trhadap waktu. Jika konstanta redaman R=-bv, dan Gaya restoring F = -kx, maka kita dapat menuliskan persaman untuk hukum Newton kedua sebagai berikut.

∑F

x

= −kx − bv = max

dx d2 x − kx − b =m 2 dt dt d2 x b dx k − − x=0 dt 2 m dt m

Persamaan 8.14 adalah persamaan diferensial dengan solusinya adalah : k

x = Ae

2m

t

cos(ωt + φ)

Getaran Teredam (lanjutan..)
Dimana frekwensi angular oscilasi nya adalah :
ω= k  b  −  m  2m 
2

atau

 b  ω = ωo 2 −    2m 

2

k ωo = m

ωo disebut dengan frekuensi natural.

Ketika gaya peredam maksimum Rmax=bvmax ‹ kA sistem disebut dengan under damped (teredam lamban (a)), Bika nilai konstanta redaman b/2m= ωo, sistem disebut teredam kritis ( critical damped, grafik b), Bila Rmax=bvmax>kA maka sistem disebut terlalu teredam (over damped, grafik g).

Gambar 8.8 profil redaman

GETARAN PAKSA
Pada getaran yang dipaksakan, amplitudo getaran bergantung pada perbedaan frekuensi alami benda(fo) dan frekuensi eksternal(f) dan mencapai maksimum ketika f = fo. Yakni efek Resonansi

Contoh resonansi •Runtuhnya jembatan Tacoma Narrows • Hancurnya kristal karena bunyi.

Gambar 8.9 Gelas kristal hancur karena getaran bunyi

Jembatan Tacoma Narrows runtuh karena peristiwa resonansi

8.7 Gelombang
Hingga saat ini di alam semesta ditemukan tiga macam gelombang, yaitu : 1. Gelombang mekanik 2. Gelombang elektromagnetik 3. Gelombang partikel

Gambar 8.10. Gelombang air

Gambar 8.11 Gelombang EM

Gelombang (lanjutan…)
Gelombang adalah Getaran/ gangguan/ / energi yang menjalar.

Beberapa karakteristik khusus gelombang •Jika melewati batas antara dua medium akan mengalami pemantulan dan pembiasan •Jika dua gelombang bertemu dia mengalami interferensi. •Jika melewati suatu halangan (misalnya celah sempit) ) dia akan mengalami difraksi difraksi (lenturan)

Gelombang (lanjutan…)
Persamaan penjalaran gelombang

Soal Sebuah gelombang transversal memiliki periode 4 detik. Jika jarak antara dua buah titik yang berurutan dan sama fasenya adalah 8 cm, Tentukan cepat rambat gelombang tersebut

Type Gelombang
1.Gelombang transversal : arah gerak medium tegak lurus arah gerak gelombang. Contoh : gelombang tali

2. Gelombang longitudinal : Arah gerak medium // arah gerak gelombang. Contoh : gelombang bunyi, gelombang pada pegas.

8.8 Bunyi
Salah satu contoh gelombang mekanik longitudinal adalah gelombang bunyi. Bunyi dihasilkan benda yang bergetar atau bervibrasi. Infrasonic : < 20 hertz •Audiosonic : 20 ––20.000 hertz •Ultrasonic : > 20.000 hertz Intensitas bunyi yang dapat didengar : 10-12 - 1 W/m2 Tingkat intensitas bunyi dinyatakan dalam satuan decible (dB) dinyatakan oleh persamaan :

I = Intensitas Sumber Io= Intensitasambang = 10-12 W/m2

8.9 Atenuasi intensitas bunyi

Efek Doppler

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->