P. 1
materi kwirausahaan burita

materi kwirausahaan burita

|Views: 718|Likes:

More info:

Published by: Matius Apry Prastowo on Jan 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/03/2013

pdf

text

original

KEUANGAN

NILAI WAKTU UANG

Setiap perusahaan, baik besar maupun kecil, memerlukan biaya untuk

beroperasi. Untuk mendapatkan uang perusahaan harus terlebih dahulu

mengeluarkan uang untuk membeli persediaan dan mendapat pasokan,

perlengkapan dan fasiitas, dan untuk menggaji karyawan.

Manajemen keuangan berhubung erat dengan akuntansi. Dalam perusahaan

pada umumnya kedua bidang tersebut merupakan tanggung jawab wakil

direktur keuangan. Tetapi peran utama akuntan adalah mengumpulkan dan

menyajikan data keuangan.

Manajemen keuangan seni dan ilmu tentang pengelolaan uang perusahaan

untuk mencapai tujuan.

Manajer keuangan menetappkan penggunaan biaya yang tersedia dan

jumlah uang yang diperlukan, dan sumber yang merupakan pendapatan

keuangan.

Nilai waktu uang dimaksudkan nilai uang akan berbeda nilai bila waktunya

berbeda. Misalnya uang sebesar Rp 10.000,- di tahun 1990 berbeda nilainya

dengan uang sebesar Rp 10.000,- di tahun 2010, dengan kata lain di tahun

1990 uang sebesar itu bisa untuk membeli 2 porsi paket makan, di tahun

2010 hanya bisa mendapat 1 porsi paket makan. Inilah yang dimaksud

dengan nilai waktu uang.

CASH FLOW

Laporan arus / cash flow, menyajikan secara sistematis informasi tentang

penerimaan dan pengeluaran kas selama jangka waktu tertentu, pada

umumnya satu tahun. Setiap perusahaan yang menyelenggarakan

perdagangan harus menyertakan laporan arus kas dalam laporan keuangan

kepada para pemegang saham. Laporan arus kas melacak penerimaan dan

pengeluaran kas perusahaan. Dengan demikian laporan arus kas dapat

memberikan cara untuk merespon dan melokalisir permasalahan arus kas.

Dengan menggunakan laporan pendapatan dan data neraca, laporan arus

kas membagi arus kas perusahaan menjadi tiga kelompok. Pertama ,

kegiatan operasi yang meliputi transakasi-transaksi yang berakibat pada kas,,

yang menjadi penentu rugi-laba, misalnya penerimaan kas pada pemasok

(karyawan) untuk memperoleh sediaan (tenaga kerja). Kedua, kegiatan

Page | 38

pembelanjaan yang berhubungan dengan pembeliaan dan penjualan aktiva

tetap. Ketiga, kegiatan investasi , yang meliputi kegiatan membeli aktiva

tetap untuk fasilitas produksi, menjualnya kembali pada saat sudah tidak

terpakai. Berikut disajikan contoh laporan arus kas :

PT. ABCD

Laporan Arus Kas

Untuk periode yang berakhir pada 31 Januari 2003

(1) Kegiatan Operasi

- Dari penjualan jasa pada pelanggan

- Untuk membayar bahan habis pakai

- Untuk membayar sewa

- Untuk membayar upah karyawan

- Untuk membayar macam-macam biaya

- Untuk membayar bunga pinjaman

(2) Kegiatan Pembelanjaan

- Dari pinjaman bank

- Untuk mengangsur pinjaman bank

- Untuk kepentingan pribadi pemilik

(3) Kegiatan Investasi

- Dari pelepasan peralatan kantor

- Untuk membangung kantor pemasaran

Penerimaan kas bersih (1) +(2) + (3)

Saldo awal

Saldo kas akhir

Rp 9.000,00

(500,00)

(4.100,00)

(3.000,00)

(900,00)

(60,00)

Rp 440,00

Rp 5.000,00

(1.000,00)

(300,00)

Rp 3.700,00

Rp 360,00

(1.500,00)

Rp (1.140,00)

Rp 3.000,00

Rp 6.000,00

Rp 9.000,00

ANGGARAN

Untuk merencanakan dan mengendalikan aktivittas keuangan di masa

mendatang, perusahaan menyiapkan anggaran yang berupa ramalan

pendapatan dan pengeluaran formal tertulis. Anggaran merupakan cara

untuk mengendalikan pengeluaran dan membandingkan dengan pelaksanaan

nyata peramalan.

Page | 39

Proses penganggaran melibatkan banyak karyawan. Setiap bagian

berpartisipasi. Kerumitan prosesnya tergantung pada jajaran bisnis

perusahaan.

Perusahaan menerapkan beberapa jenis anggaran. Pada umumnya berlaku

selama satu tahun. Anggaran kas meramalkan arus kas masuk dan keluarnya

uang perusahaan. Karena mempunyai kas cukup pentting bagi kesehatan

keuangan, banyak perusahaan menyajikan anggaran kas yang diperlukan

dalam bulan atau minggu. Kemudian memproyeksikan jumlah kas yang

diperlukan pada setiap jangka waktu pendek. Anggaran kas membantu

rencana perusahaan untuk modal/asset tetap (pabrik dan kelengkapannya).

Anggaran kas biasanya meliputi periode beberapa tahun. Anggaran kas

menjamin bahwa perusahaan akan memiliki dana cukup untuk membeli

peralatan dan gedung yang diperlukan. Anggaran operasi memadukan

peramalan penjualan dengan perkiraan biaya produksi dan pengeluaran

operasi untuk peramalan laba. Anggaran ini didasarkan pada anggaran

individu untuk penjualan, produksi, pembelian bahan, overhead pabrik, dan

pembiayaan operasi. Anggaran operasi selanjutnya digunakan untuk

merencanakan operasi : biaya penjuaalan, unit produksi, jumlah bahan

mentah, upah, dan sebagainya.

Setiap anggaran bermula dengan peramalan. Pada saat pengeluaran berbeda

dengan anggaran yang dikehendaki, manajemen harus bertindak. Anggaran

secara rutin digunakan untuk memantau dan mengendalikan

penyelenggaraan fungsi bagian/departemen, divisi, atau manajer

perorangan. Anggaran perlu direvisi ketika pelaksanaannya tidak sesuai

dengan yang diharapkan.

LAPORAN KEUANGAN R/L, NERACA, PERUBAHAN

MODAL

- Laporan Rugi-Laba

Laporan rugi-laba adalah laporan keuangan yang secara sistematis

menyajikan hasil usaha perusahaan dalam jangka waktu tertentu.

Sebagai ilustrasi, berikut disajikan bentuk laporan rugi-laba :

Page | 40

Perusahaan transportasi PT.ABCD

Laporan Rugi-Laba

Untuk tahun yang berakhir pada 1 Desember 2002

Pendapatan usaha

Jasa angkutan

Biaya usaha

Sewa garasi

Sewa kantor

Gaji sopir dan kondektur

Bahan bakar

Pemeliharaan dan reparasi

Retribusi parkir

Penyusutan gedung

Premi asuransi

Laba usaha

Untung dan Pendapatan di Luar usaha

Pendapatan bunga

Untung pelepasan surat berharga

Rugi dan Biaya di Luar Usaha

Biaya bunga

Rugi pelepasan peralatan kantor

Rugi Bersih di Luar Usaha

Laba Bersih

Rp3.000,00

2.000,00

8.000,00

9.000,00

1.000,00

200,00

1.200,00

450,00

50,00

25,00

75,00

75,00

15,00

90,00

Rp 34.000,00

24.850,00

9.150,00

15,00

9.135,00

- Neraca

Neraca ialah laporan keuangan yang berupa ringkasan posisi

keuangan sebuah perusahaan pada suatu waktu tertentu. Neraca

menyajikan rincian persamaan akuntansi asset, utang dan modal

pemilik.

Pada neraca, asset disusun secara runtut berdasar likuiditas, yakni

asset yang paling cepat dapat dicairkan menjadi uang atau kas. Asset

yang paling likuid dicantumkan paling dahulu dalam neraca, dan

yang paling lambat untuk dapat dicairkan dicantumksn paling akhir

dalam neraca.

Setiap neraca harus mencantumkan (1) nama perusahaan, (2)

neraca, sebagai judul laporan, (3) Tanggal neraca, dan (4) isi Neraca:

Aktiva, Utang, dan Modal pemilik.

Page | 41

Aktiva lancar meliputi kas dan sumber-sumber ekonomik lainnya

yang dapat dicairkan menjadi kas, dijual atau dikonsumsi dalam

jangka waktu satu tahun. Piutang usaha, surat berharga, dan gaji

yang dibayar di muka termasuk dalam aktiva lancar.

Utang jumlah pinjaman yang diterima perusahaan dari kreditor yang

dicatat dalam neraca. Utang diklasifikasikan dalam utang lancar

(pelunasan dibawah waktu satu tahun) dan utang jangka panjang

/tidak lancar (pelunasan diatas satu tahun).

- Perubahaan Modal

Suatu perusahaan wirausaha pada umumnya bermula dari sebuah

usaha kecil dengan modal dana pribadi. Ketika usaha berkembang,

seorang wirausahaawan kemudian mencari akses untuk mendapatkan

modal yang lebih besar dengan cara meminta bantuan kepada

kelluarga dan teman. Selanjutnya wirausahawan yang berhasil

mengembangkan usaha akan mencari lebih banyak saluran untuk

mencari modal, seperti berhubungan dengan bank dan investor

perorangan di luar perusahaan. Wirausahawan yang berpandangan

prospektif memanfaatkan tiga sumber pendanaan awal : (1) tabungan

pribadi, (2) teman dan keluarga, dan (3) investor perorangan.

Page | 42

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->