Bahan Bakar Nabati

Diajukan untuk memenuhi tugas mata kuliah Energi dan Konversi Dosen : Hasbullah, S.PD.,MT

Agi Hutama P (0706929) Deky Noparianto (0707012) Gita Ambar Dini (1003189) Hasan Nur Arifin (1002853) Satria Nugraha (0707270)

JURUSAN PENDIDIKAN TEKNIK ELEKTRO FAKULTAS PENDIDIKAN TEKNOLOGI DAN KEJURUAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA 2010

LATAR BELAKANG Krisis energi yang terjadi di dunia khususnya dari bahan bakar fosil yang bersifat non renewabel disebabkan dari semakin menipisnya cadangan minyak bumi. Hal tersebut mengakibatkan meningkatnya harga bahan bakar minyak (BBM). Kondisi ini memicu kenaikan biaya hidup dan naiknya biaya produksi. Oleh karena itu perlu dicari sumber-sumber bahan bakar alternatif yang bersifat renewable (terbaharukan). Dunia sedang dilanda demam penggunaan bahan bakar nabati sebagai pengganti bahan bakar minyak Bahan bakar nabati adalah minyak yang dapat diekstrak dari produk tumbuh-tumbuhan dan limbah biomassa. Ada beberapa tananaman yang bisa digunakan sebagai bahan bakar nabati misal : tebu, jagung, dan ketela yang mampu menghasilkan bahan bakar sekelas premium, sedangkan minyak buah jarak sebagai pengganti minyak tanah dan solar.

Khusus untuk minyak tanah, masyarakat secara umum selalu memahami bahwa penggunaannya pasti lebih banyak oleh masyarakat berpendapatan rendah, dan oleh karenanya perlu terus disubsidi. Hal ini tidak sepenuhnya benar. Minyak tanah umumnya dikonsumsi oleh rumah tangga untuk memasak dan untuk penerangan, terutama di daerah yang belum tersedia listrik.

Di antara masalah yang berkenaan dengan energy nasional antara lain adanya kecenderungan konsumsi energi fosil yang semakin besar, energi mix yang masih timpang, dan harga minyak dunia yang tidak menentu. Energi mix mencerminkan proporsi berbagai jenis energi yang digunakan secara nasional. Oleh karena itu, adanya ketimpangan energi mix berarti juga terjadinya penggunaan salah satu jenis energi yang terlalu dominan. Contohnya penggunaan energi secara nasional pada tahun 2003 yang berasal dari minyak bumi masih sekitar 54,4%, sedangkan porsi sisanya menggunakan lebih dari empat jenis energy lainnya, yaitu gas bumi, batubara dan lainnya. Secara lebih rinci, proporsi penggunaan gas bumi adalah 26,5%, batubara 14,1%, tenaga air 3,4%, panas bumi 1,4 %, sedangkan penggunaan energy lainnya termasuk bahan bakar nabati atau biofuel hanya sekitar 0,2 % (Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, 2006). Hal ini juga berarti bahwa Indonesia sangat tergantung terutama pada ketersediaan minyak bumi. Selain itu, penggunaan energi nasional juga masih sangat boros. Hal ini ditunjukkan dengan masih tingginya perbandingan antara tingkat pertumbuhan konsumsi energi dibandingkan dengan tingkat pertumbuhan ekonomi nasional atau biasa disebut elastisitas energi. Dibandingkan dengan negaranegara lain seperti Jepang dan Amerika Serikat yang elastisitas energinya hanya 0,10 dan 0,26, elastisitas

yaitu sekitar 1. Seperti juga saat Indonesia mengalami krisis moneter. Agenda nasional mengenai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam jangka pendek 5 tahun ke depan juga telah menyinggung masalah energi . Jika disinggung masalah energy terbarukan.energy nasional Indonesia masih tinggi. Ketimpangan energi mix dan masih tingginya elstisitas energi secara nasional ini mengakibatkan beban nasional semakin berat. surya. maka selain sumber energi alternative seperti angin. Dunia usaha diharapkan bisa bersaing di pasar dalam dan luar negeri. . sehingga memerlukan langkah-langkah strategis untuk mengatasinya.84. maka pertanian masih menjadi andalan dalam mengatasi masalah energi secara nasional. gelombang dan lainnya. Pemanfaatan bahan bakar nabati atau bahan bakar dari tanaman ini sebagai energi alternatif yang terbarukan. tentu juga akan mengarah kepada sumber alternatif lainnya yaitu Bahan Bakar Nabati (BBN).langkah strategis untuk mengatasi masalah energi nasional. Pada tahun 2006 Pemerintah Indonesia melalui Perpres No 5 Tahun 2006 perihal Kebijakan Energi Nasional yang bertujuan mengembangkan energi yang bisa memenuhi kebutuhan masyarakat secara murah dan terjangkau. khususnya komoditas asal tanaman perkebunan. Hal ini tentu sejalan dengan langkah . terutama adalah pengembangan energi terbarukan.

Selain nilai bakar minyak tersebut. Berdasarkan hal ini maka BBN asal jarak pagar memiliki beberapa kelebihan. Bioetanol merupakan anhydrous alkohol yang berasal dari fermentasi jagung. biodiesel dapat menggantikan solar. sorgum. Minyak kasar murni umumnya dapat digunakan untuk pengganti minyak tanah dan sejenisnya. Bahan bakar nabati (BBN) yang berasal dari tanaman penghasil lemak. memiliki fungsi lain yang sangat penting. Pembeda dalam memilih tanaman penghasil BBN antara lain nilai-nilai bakar hasil minyaknya. tanpa adanya perubahan kimia. sagu atau nira tebu (tetes) dan sejenisnya. BBN dapat berupa biodiesel. yang dapat dimanfaatkan untuk bahan bakar. Oleh karena itu. Keuntungan yang dimiliki jarak pagar dibandingkan dengan tanaman lainnya karena tanaman ini hanya memiliki sedikit fungsi lain dan terbatas. baik yang belum maupun sudah dimurnikan atau disaring. sedangkan bio-oil dapat menggantikan minyak tanah. sedangkan biodiesel digunakan sebagai bahan bakar langsung maupun campuran untuk otomotif. kekentalan. ubikayu. baik dalam bentuk esternya (biodiesel) atau anhydrous alkoholnya (bioetanol) maupun minyak nabati murninya (Pure Plant Oil atau PPO). yaitu minyak kasar tersebut yang sudah melalui proses transesterifikasi menggunakan metanol. Oleh karena itu. Bio-oil dapat disebut juga minyak murni. jarak pagar. atau dapat juga berupa biodiesel. kelapa sawit. bioetanol dapat menggantikan premium. bioetanol. Cukup banyak tanaman perkebunan penghasill minyak lemak nabati di Indonesia. antara lain pilihan antara untuk pangan atau pakan dan lainnya. nilai kalori dan lainnya. Berbeda dengan tanaman lainnya seperti kelapa sawit. pemilihan jenis tanaman penghasil BBN juga atas pertimbangan penggunaan sehari-hari hasil tanaman tersebut. Biodiesel merupakan bentuk ester dari minyak nabati setelah adanya perubahan suifat kimia karena proses transesterifikasi yang memerlukan tambahan metanol. Ketersediaan energi fosil yang semakin langka juga menyebabkan prioritas mengarah kepada penggunaan energi asal tanaman atau bahan bakar nabati. Bio-oil merupakan minyak nabati murni atau dapat disebut minyak murni. Yang dapat dimanfaatkan dari minyak hasil tanaman-tanaman tersebut dapat berupa minyak asli atau minyak kasarnya (crude oil). bunga matahari dan lainnya. bio-oil (minyak nabati murni). misalnya kelapa. melalui peralatan atau kompor khusus. sorgum dan kelapa.LANDASAN TEORI Bahan bakar nabati (BBN) adalah semua bahan bakar yang berasal dari minyak nabati. . bahan bakar nabati adalah semua bentuk minyak nabati. sehingga persaingan penggunaanya juga terbatas. Dengan beberapa persyaratan tertentu. dan dapat disebut juga ´pure plant oil´ atau ´straight plant oil´. yang parameternya dapat berupa : titik bakar.

Sumbawa. Harga BBM semakin meningkat dan persediaannya di dalam negeri terus menurun.6 97. Indonesia mengenal jarak sebagai sumber energi sejak dari jaman penjajahan Jepang. .56 39.0 - BIODIESEL Biodiesel berasal dari biji tanaman jarak.1 174. juga sebagai pelumas.54 40.50 45.65 37.Tabel 1. 3.8 2.7 65. Pemerintah daerah setempat disana telah mencanangkan program penanaman jarak secara besar-besaran.81 43. lahan tidur.0 10.4 54.54 39. lahan marginal. Indonesia memiliki potensi lahan yang sangat luas berupa lahan kritis.2 98. dan lahan milik yang belum dimanfaatkan. dan NTB.2 2-8 Angka Iodine * Saponification Value * Nilai Kalori (MJ/Kg) * 39.0 268. Program penanaman jarak sebagai bagian dari upaya pemerintah Indonesia mencari sumber energi alternatif. Daya adaptasi tanaman jarak sangat tinggi terhadap jenis tanah dan kondisi iklim yang ekstrim.0 - 198. 2. Beberapa alasan mengapa Indonesia sudah harus mulai mengembangkan biodiesel atau bahan bakart nabati diantaranya sebagai berikut : 1.7 51.00 Jarak Pagar Kelapa Kelapa Sawit Rapeseed Bunga Matahari Minyak Tanah Minyak Solar 103.9 88. Sifat fisik beberapa minyak nabati dan minyak fosil Jenis Minyak Titik Bakar (oC) Kekentalan (10 -6 m2/s) 340 270-300 314 317 316 50-55 55 75. Jarak pada masa itu diambil minyaknya sebagai bahan bakar lampu minyak.7 190. Sementara konsumsi tiap tahun terus meningkat sehingga dampak negatifnya terasa di berbagai bidang kehidupan.0 199. Tanaman jarak banyak berasal dari daerah NTT.6 132.

Proses biji jarak menjadi biodiesel adalah sebagai berikut : Biji jarak yang akan diproses dikukus terlebih dulu. Kulit dan isi biji jarak lalu dipisahkan. teknologinya sederhana. setelah itu serpihan kecil tadi dipres untuk diambil minyaknya. Pertamina. antara lain masyarakat luas pemakai minyak tanah. pemerataan pembangunan ekonomi. Pengembangan biodiesel jarak pagar akan memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat sekitarnya sekaligus mengurangi kemiskinan dan membangun tumbuhnya ekonomi pedesaan 7. seperti PLN. ramah lingkungan. dan industri dalam jumlah yang sangat besar. Pasar biodiesel secara potensial cukup besar. Pengembangan tanaman jarak pagar untuk biodiesel akan memperkuat ekonomi pedesaan karena masyarakat bisa menanam dan memanfaatkannya sendiri. Penambahan bahan kimia dan proses kimia tertentu dapat mengubah minyak jarak menjadi biodiesel Selama ini masyarakat awam belum mengerti tentang pengolahan biji jarak. 8.4. tanaman sudah dikenal sejak lama. meningkatkan daya saing industri di dalam negeri. 6. Produksi biodiesel dari tanaman jarak lebih menguntungkan karena harganya murah. 5. Minyak jarak yang telah diperoleh difilter agar bersih dari kotoran. dan memperkuat ketahanan sosial. jadi tidak harus bergantung pada BBM. Dampak yang bersifat makro pada pembangunan Negara adalah menghemat devisa. Salah satu contoh penggunaan minyak jarak adalah sebagai pelumas . serta potensi bahan baku dan pangsa pasar cukup besar. Padahal dengan hanya mengolahnya sampai pada tingkat minyak jarak saja sudah dapat memberikan manfaat dan nilai ekonomis yang lumayan. Isi/daging biji jarak kemudian dirajang/dihancurkan menjadi kecil-kecil. minyak residu. melibatkan rakyat banyak. dan solar. kemudian biji jarak dipecahkan kulitnya menggunakan mesin/tenaga manusia.

dan gas-gas lain rendah (19-25%) (Indartono. Hampir 93% produksi etanol di dunia diproduksi secara fermentasi. 2005). BIOETANOL Etanol merupakan salah satu bahan bakar alternatif yang mempunyai kelebihan dibandingkan BBM. di mesin ini kulit jarak dipecah. Hasil gilingan daging biji kemudian dikempa menggunakan sistem screw atau hidrolik. nitrogen oksida. Pada waktu bersamaan daging biji itu dipanaskan hingga suhu 60 derajat. sering juga disebut etil alkohol (C2 H5OH) adalah alkohol yang paling sering digunakan dalam kehidupan seharihari.substitusi minyak tanah. Minyak Jarak Berikut adalah penjelasan cara pemrosesan biji jarak menjadi minyak jarak. Lama pengukusan 1 jam dan menjadikan biji tampak kusam. Etanol dapat juga meningkatkan efisiensi pembakaran karena mengandung 35 % oksigen dan ramah lingkungan karena emisi gas buangnya seperti kadar karbon monoksida. Selanjutnya tanaman tersebut digunakan sebagai bahan baku pembuatan bahan bakar mesin. Etanol dapat diproduksi secara fermentasi dari bahan baku yang mengandung gula atau secara sintetis dapat juga diproduksi dari turunan minyak bumi. Pemakaian mesin mutlak diperlukan untuk peningkatan efisiensi dan peningkatan hasil produksi. Berdasarkan siklus karbon. Sebelum diolah biji jarak dikukus secara manual. Keunggulan lainnya adalah etanol mempunyai angka oktan tinggi (118) dan digunakan sebagai pengganti Metil Tersier-Butil Eter (MTBE). Biji jarak yang siap kupas dimasukkan ke mesin pemecah kulit jarak. Kulit dan daging biji jarak akan keluar melalui jalur yang berbeda. Sebelum dikukus biji jarak lebih mengkilap. etanol dianggap lebih ramah lingkungan karena CO2 yang dihasilkan oleh hasil buangan mesin akan diserap oleh tanaman. Etanol. Penggunaan molase dan bahan berpati sebagai bahan baku pembuatan etanol akan berkompetisi dengan bahan baku pembuatan MSG (monosodium glutamate) dan berkompetisi . Selama ini etanol diproduksi dari molase (limbah proses produksi gula) ataupun bahan berpati (singkong atau jagung). Daging biji jarak kemudian dimasukkan mesin penghancur untuk dirajang menjadi serpihan kecil agar lebih mudah dipres. minyak bakar. dan seterusnya sehingga tidak terjadi akumulasi karbon di atmosfer seperti yang ditimbulkan oleh penggunaan minyak bumi sebagai bahan bakar.

Canada memproduksi bio oil menggunakan proses ³piroisis cepat´ yang telah dikembangkan dan berhasil didemonstrasikan dalam basis yang terus-menerus. Limbah ini merupakan salah satu sumber energy yang cukup potensial dan pada umumnya merupakan bahan berselulosa yang dapat dikonversi menjadi etanol. Pabrik ini dibangun dengan kapasitas 10 ton/hari yang akan dipersiapkan akhir tahun ini. sehingga potensi bagas nasional yang dapat tersedia dari total luas tanaman tebu mencapai 39. Salah satu bahan yang mengandung rantai polisakarida adalah selulosa. yang tersebar di Pulau Sumatera.44 ha. Menurut data statistik Indonesia tahun 2002. kertas atau biomassa lainnya melalui teknologi pirolisa atau pirolisa cepat. Pabrik ini memiliki kapasitas 2 ton/hari. BIO-OIL Bio Oil adalah bahan bakar cair berwarna gelap beraroma seperti asap dan diproduksi dari biomassa seperti kayu. Limbah bagas yang begitu melimpah di Indonesia dan kandungan selulosa yang tinggi pada bagas mendorong para peneliti untuk memanfaatkan bagas sebagai bahan baku alternatif pembuatan etanol. Jawa. luas tanaman tebu di Indonesia 395. Selulosa banyak terdapat dalam limbah pertanian atau kehutanan dan belum banyak dimanfaatkan. dan kapasitas desainnya 25 ton/hari yang telah dibangun tahun 2001 lalu. Diperkirakan setiap ha tanaman tebu mampu menghasilkan 100 ton bagas.399. Salah satu limbah pertanian yang dapat digunakan sebagai bahan baku etanol adalah bagas (ampas tebu). kulit kayu. Pabrik bio oil Dyna Motive Technologies Corporation yang terdapat di Vancouver. Potensi di Indonesia cukup besar. biodiesel dan biogas. Kalimantan.944 ton per tahun. Padahal jika ditinjau dari ketersediaan bahan baku dan nilai jual bio oil. Pabrik bio oil DynaMotive telah menggunakan teknologi bubbling fluidized bed dikombinasikan dengan sistem recovery bio oil yang telah dipatenkan oleh Resource . Dalam skala besar pabrik ini mampu menghasilkan 100-200 ton/hari bio oil. 2008). Bagas merupakan limbah padat industri gula tebu yang mengandung serat selulosa yang biasanya digunakan sebagai bahan baku industri kertas dan sering digunakan sebagai bahan bakar (Kuo dan Lee. Di Indonesia sendiri pengembangan bio oil sangat minim sekali. dan Sulawesi. Bio oil adalah oxygenated molecule dan bersifat water soluble.539. maka perlu ditemukan sumber bahan baku lain yang mengandung polisakarida dan tidak dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Untuk mengatasi hal tersebut. bioenergi ini tidak kalah bagusnya dibanding dengan tiga bioenergi alternative tang telah disebutkan sebelumnya. Hal ini dikerenakan kebanyakan untuk bioenergi modern yang lebih dikenal dan sudah berkembang adalah bioetanol.dengan kebutuhan sumber pangan di Indonesia. Dengan kata lain bio oil kalah populer dibandingkan dengan ketiga bioenergi modern tersebut.

Tahap persiapan termasuk pengeringan feedstock dan penghancuran feed menjadi partikel-parikel yang lebih kecil. . tingginya nilai produk. Feedstock untuk proses pirolisis cepat dapat menggunakan berbagai macam limbah bahan biomassa termasuk sisa pengolahan kayu dan limbah agricultural.Transforms International Ltd. tingginya kuaitas bio oil dan proses yang fleksibel untuk bermacam-macam variasi dari feedstock. Secara keseluruhan proses bio oil DynaMotive memberikan keuntungan yang kompetitif dengan menggunakan teknologi pirolisis termasuk kecilnya modal dan biaya operasi.

Dengan begitu biofuel lebih bersifat carbon neutral dan sedikit meningkatkan konsentrasi gas-gas rumah kaca di atmosfir (meski timbul keraguan . biofuel biasanya dicampur dengan bahan bakar fosil. energi hewan atau manusia adalah nabati. BIOFUEL Bahan bakar hayati atau biofuel adalah setiap bahan bakar baik padatan. domestik atau pertanian. atau fermentasi tebu atau jagung untuk menghasilkan alkohol dan ester. limbah industri dan pertanian). Secara filosofis. Uni Eropa merencanakan 5. komersial.PENGGUNAAN TEKNOLOGI Energi nabati dihasilkan dari fotosintesis yang kemudian melalui rantai makanan dibawa ke energi akhir. Bahan-bahan ini secara teori dapat digunakan untuk menggantikan bahan bakar fosil tetapi karena kadang-kadang diperlukan perubahan besar pada mesin. Biofuel yang didesain untuk mesin diesel disebut biodiesel. Biofuel dapat dihasilkan secara langsung dari tanaman atau secara tidak langsung dari limbah industri.75 persen etanol yang dihasilkan dari gandum. Sekitar seperempat bahan bakar transportasi di Brazil tahun 2002 adalah etanol. dan energi dari hutan (menghasilkan kayu dari tanaman yang cepat tumbuh sebagai bahan bakar). Biofuel menawarkan kemungkinan memproduksi energi tanpa meningkatkan kadar karbon di atmosfir karena berbagai tanaman yang digunakan untuk memproduksi biofuel mengurangi kadar karbondioksida di atmosfir. fermentasi limbah basah (seperti kotoran hewan) tanpa oksigen untuk menghasilkan biogas (mengandung hingga 60 persen metana). Ada tiga cara untuk pembuatan biofuel: pembakaran limbah organik kering (seperti buangan rumah tangga. bit. bahan nabati yang dibuat bahan bakar cair (biofuel) atau gas methan hasil pembusukan limbah organik (biogas). tidak seperti bahan bakar fosil yang mengembalikan karbon yang tersimpan di bawah permukaan tanah selama jutaan tahun ke udara. Dan biodiesel yang dicampur solar olahan minyak bumi disebut biosolar. Bahan bakar fossil (minyak dan batubara) pun adalah energi nabati yang terpendam jutaan tahun. cairan ataupun gas yang dihasilkan dari bahan-bahan organik. umumnya yang dimaksud adalah kayu bakar. kentang atau jagung ditambahkan pada bahan bakar fosil pada tahun 2010 dan 20 persen pada 2020. Proses fermentasi menghasilkan dua tipe biofuel: alkohol dan ester. Namun kalau orang bicara bioenergy.

Strategi kedua adalah menanam berbagai tanaman yang kadar minyak sayur/nabatinya tinggi seperti kelapa sawit. atau minyak nabati bisa diproses secara kimia untuk menghasilkan bahan bakar seperti biodiesel. bit gula. Kayu dan produk-produk sampingannya bisa dikonversi menjadi biofuel seperti gas kayu. Ada dua strategi umum untuk memproduksi biofuel. atau jathropa. metanol atau bahan bakar etanol. alga. Strategi pertama adalah menanam tanaman yang mengandung gula (tebu. dan sorgum manis [2] ) atau tanaman yang mengandung pati/polisakarida (jagung).apakah keuntungan ini bisa dicapai di dalam prakteknya). . kedelai. maka keviskositasan minyak nabati akan berkurang dan bisa langsung dibakar di dalam mesin diesel. Penggunaan biofuel mengurangi pula ketergantungan pada minyak bumi serta meningkatkan keamanan energi. lalu menggunakan fermentasi ragi untuk memproduksi etil alkohol. Saat dipanaskan.

. Biodiesel merupakan kandidat yang paling dekat untuk menggantikan bahan bakar fosil sebagai sumber energi transportasi utama dunia. Namun. dia lebih sering digunakan sebagai penambah untuk diesel petroleum. Biodiesel diproduksi dari minyak atau lemak menggunakan transesterifikasi dan merupakan cairan yang komposisinya mirip dengan diesel mineral. meningkatkan bahan bakar diesel petrol murni ultra rendah belerang yang rendah pelumas. tidak seperti minyak sayur langsung. Pada akhir 2006. karena ia merupakan bahan bakar terbaharui yang dapat menggantikan diesel petrol di mesin sekarang ini dan dapat diangkut dan dijual dengan menggunakan infrastruktur sekarang ini. produksi biodiesel diperkirakan meningkat empat kali lipat menjadi 1 milyar galon. dan dapat menggantikannya dalam banyak kasus. Biodiesel dapat digunakan di setiap mesin diesel kalau dicampur dengan diesel mineral. Biodiesel merupakan bahan bakar yang terdiri dari campuran mono--alkyl ester dari rantai panjang asam lemak. Setelah melewati proses ini. Nama kimianya adalah methyl asam lemak (atau ethyl) ester (FAME).Biodiesel Biodiesel merupakan biofuel yang paling umum di Eropa. yang dipakai sebagai alternatif bagi bahan bakar dari mesin diesel dan terbuat dari sumber terbaharui seperti minyak sayur atau lemak hewan. Sebuah proses dari transesterifikasi lipid digunakan untuk mengubah minyak dasar menjadi ester yang diinginkan dan membuang asam lemak bebas. lebih dari 80% truk komersial dan bis kota beroperasi menggunakan diesel. biodiesel memiliki sifat pembakaran yang mirip dengan diesel (solar) dari minyak bumi. 1 bagian glycerol dihasilkan untuk setiap 10 bagian biodiesel. Oleh karena itu penggunaan biodiesel AS bertumbuh cepat dari sekitar 25 juta galon per tahun pada 2004 menjadi 78 juta galon pada awal 2005. Di beberapa negara produsen memberikan garansi untuk penggunaan 100% biodiesel. Kebanyakan produsen kendaraan membatasi rekomendasi mereka untuk penggunaan biodiesel sebanyak 15% yang dicampur dengan diesel mineral. Minyak dicampur dengan sodium hidroksida dan methanol (atau ethanol_ dan reaksi kimia menghasilkan biodiesel (FAME) dan glycerol. campuran biodiesel 5% banyak digunakan luas dan tersedia di banyak stasiun bahan bakar. Di kebanyakan negara Eropa. Di AS.

jika minyak bekas diperlukan 4. meskipun dalam pasar masih sebagian kecil saja dari penjualan bahan bakar. Methanol sebanyak 200 ml atau 0. Amerika Serikat.2 liter. terutama di Eropa. dan Asia. Kelebihan ini diperlukan untuk menetralkan asam lemak bebas atau FFA yang banyak pada minyak goreng bekas.5 gram atau mungkin lebih.4 kali lebih banyak dari soda. . Untuk skala besar produk bagian bawah dapat dimurnikan untuk memperoleh gliserin yang berharga mahal. Dapat pula mempergunakan KOH namun mempunyai harga lebih mahal dan diperlukan 1. Membuat biodiesel dari minyak sayur Pada skala kecil dapat dilakukan dengan bahan minyak goreng 1 liter yang baru atau bekas. diaduk dengan cepat selama 15-20 menit kemudian dibiarkan dalam keadaan dingin semalam. Maka akan diperoleh biodiesel pada bagian atas dengan warna jernih kekuningan dan sedikit bagian bawah campuran antara sabun dari FFA. Proses pembuatan. Soda api atau NaOH 3. juga sabun dan sisa methanol yang tidak bereaksi.5 gram untuk minyak goreng bersih. Soda api dilarutkan dalam Methanol dan kemudian dimasukan kedalam minyak dipanaskan sekitar 55 oC. Biodiesel yang merupakan cairan kekuningan pada bagian atas dipisahkan dengan mudah dengan menuang dan menyingkirkan bagian bawah dari cairan. sisa methanol yang tidak bereaksi dan glyserin sekitar 79 ml.Penggunaan dan produksi biodiesel meningkat dengan cepat. Pertumbuhan SPBU membuat semakin banyaknya penyediaan biodiesel kepada konsumen dan juga pertumbuhan kendaraan yang menggunakan biodiesel sebagai bahan bakar.

.

Buahnya tidak bisa dikonsumsi karena bisa menyebabkan keracunan. produktif penuh saatberumur lima tahun. Masyarakat di daerah pedesaan sering memanfaatkan tanaman ini untuk mengobati susah buang air besarpada anak bawah lima tahun (balita) atau menghilangkan sakit gigi dengan meneteskan getahpohon jarak ke gigi yang berlubang. dan usia produktifnya mencapai 50 tahun. .Membuat biodisel dari biji jarak (Jathropa curcas) Tanaman jarak (Jatropha curcas L) yang merupakan tanaman semak keluarga Euphorbiaceae. Banyak di jumpai di Indonesia sebagai tanaman pagar. Dalam waktu lima bulan tumbuhan yang tahan kekeringan ini mulai berbuah.

Jepang) : "Minyak jarak bisa menggantikan minyak diesel untuk menggerakkan generator pembangkit listrik. Selain itu. Lalu. y Dengan penekanan dongkrak hidrolik. . yaitu kental.5 liter minyak jarak sebagaipengganti solar. ampas diperas hingga menghasilkan minyak. masih ada potensi besar yang ditunjukan oleh minyak jarak pagar (Jathropa Curcas) dan lebih dari 40 alternatif bahan baku lainnya di Indonesia. proses penciptaan minyak jarak juga tidak terlalu rumit dan bisa dilakukanoleh siapa saja dengan peralatan seadanya. Setiap 10 kilogram biji jarak yang sudah dihancurkan akan menghasilkan 3. caranya : y y y kukus buah jarak selama satu jam. Sedangkan bahan baku yang digunakan di Indonesia adalah crude palm oil (CPO). Minyak rapeseed adalah bahan baku untuk biodiesel di Jerman dan kedelai di Amerika. Minyak ini berwujud seperti minyak goreng. dan baunya tidak mencolok. maka minyak jarak sangat membantumembangkitkan energi listrik daerah terpencil dan minyak ini bisa diproduksi sendiri oleh komunitas yang membutuhkan listrik. pengajar diJurusan Kimia Industri Institut Teknologi Bandung (ITB).Dari hasil penelitian yang dilakukan Dr Ir Robert Manurung MEng. daging buah dan biji yang sudahdihancurkan dimasukkan ke dalam mesin tempa minyak. Potensi Pengembangan Biodiesel di Indonesia Pemilihan biodiesel sebagai bahan bakar alternatif berbasis pada ketersediaan bahan baku. Karena pohon jarak bisa ditanam dihampir semua wilayah Indonesia. daging dihancurkan dengan mesin blender. Setelah itu. licin. bersama timnya ( Eiichi Nagayama dan Masanori Kobayashi dari NewEnergy and Industrial Technology Development Organization (NEDO. Indonesia adalah penghasil minyak sawit terbesar kedua setelah Malaysia dengan produksi CPO sebesar 8 juta ton pada tahun 2002 dan akan menjadi penghasil CPO terbesar di dunia pada tahun 2012." Menurut Manurung.

. biodiesel (B-5) sudah dipasarkan di 201 pom bensin di Jakarta dan 12 pom bensin di Surabaya. Bukan hanya karena peluangnya untuk menggantikan solar. peluang besar biodiesel juga disebabkan kondisi alam Indonesia. bio-premium. mengingat saat ini penggunaan minyak solar mencapai sekitar 40 % penggunaan BBM untuk transportasi. dan bio-pertamax dengan level yang sama dengan bahan bakar fosil. teknologi pembuatan. Walaupun pemerintah Indonesia menunjukkan ketertarikan yang besar terhadap pengembangan biodiesel. 5/2006 tentang Kebijaksanaan Energi Nasional 2. padahal biaya produksi biodiesel melebihi biaya produksi bahan bakar fosil. Pada saat ini. Sampai saat ini.Dengan mempertimbangkan aspek kelimpahan bahan baku. 10/2006 tentang Pembentukan team nasional untuk Pengembangan Biofuel Peluang untuk mengembangkan potensi pengembangan biodiesel di Indonesia cukup besar. Instruksi Presiden No. Dektrit Presiden No. payung hukum yang sudah disediakan oleh pemerintah untuk industri biofuel. dalam bentuk Keputusan Presiden ataupun Peraturan Perundang-undangan lainny. Pemerintah memberikan subsidi bagi biodiesel. Peraturan Presiden No. Hal ini menyebabkan Pertamina harus menutup sendiri sisa biaya yang dibutuhkan. dan independensi Indonesia terhadap energi diesel. pemerintah tetap bergerak pelan dan juga berhati-hati dalam mengimplementasikan hukum pendukung bagi produksi biodiesel. Indonesia memiliki beranekaragam tanaman yang dapat dijadikan sumber bahan bakar biodiesel seperti kelapa sawit dan jarak pagar. Sedang penggunaan solar pada industri dan PLTD adalah sebesar 74% dari total penggunaan BBM pada kedua sektor tersebut. adalah sebagai berikuti: 1. maka selayaknya potensi pengembangan biodiesel merupakan potensi pengembangan biodiesel sebagai suatu alternatif yang dapat dengan cepat diimplementasikan. 1/2006 tentang Pengadaaan dan Penggunaan Biofuel sebagai Energi Alternatif 3.

molasses dan gula atau starch yang dapat dibuat minuman beralkohol (seperti kentang dan sisa buah. atau selulosa. terutama bahan bakar ethanol di Brazil. tumbuh secara eksponensial.Bioalkohol Alkohol yang diproduksi secarai biologi. karena dapat digunakan langsung dalam mesin bensin. jagung. fermentasi gula. banyak proses eksperimental sedang dilakukan untuk melakukan hal yang sama. distilasi dan pengeringan. dan menggunakan cara tersebut untuk membuat bahan bakar ethanol. Proses ini membutuhkan banyak energi untuk pemanasan (seringkali menggunakan gas alam). Butanol dapat menghasilkan energi yang lebih banyak dan dapat terbakar "langsung" dalam mesin bensin yang sudah ada (tanpa modifikasi mesin). yang tidak mengakibatkan dampak pada siklus makanan. Ternak yang memakan rumput dan menggunakan proses digestif yang lamban untuk memecahnya menjadi glukosa (gula). Bahan bakar alkohol diproduksi dengan cara fermentasi gula yang dihasilkan dari gandum. dan pada akhirnya menyebabkan kerusakan struktur seluruh tanaman. yang dapat mengakhiri produksi oksigen yang dilepaskan oleh proses fotosintesis tumbuhan. Produksi ethanol menggunakan digesti enzyme untuk menghasilkan gula dari starch. Produksi ethanol selulosik menggunakan tanaman nonpangan atau produk sisa yang tak bisa dikonsumsi. Dalam laboratorium ethanol selulosik. diproduksi dengan aksi mikroorganisme dan enzym melalui fermentasi gula atau starch. Dan lebih tidak menyebabkan korosi dan kurang dapat tercampur dengan air dibanding ethanol. Memproduksi ethanol dari selulosa merupakan langkah-tambahan yang sulit dan mahal dan masih menunggu penyelesaian masalah teknis. dan yang kurang umum adalah propanol dan butanol. Biobutanol seringkali dianggap sebagai pengganti langsung bensin. . disebarkan oleh angin. sugar cane. ethanol) dan eksperimen modifikasi dari proses tersebut memperlihatkan potensi yang menghasilkan energi yang tinggi dengan butanol sebagai produk cair. butanol. dll). yang umum adalah ethanol. Beberapa ilmuwan telah mengemukakan rasa prihatin terhadap percobaan teknik genetika DNA rekombinan yang mencoba untuk mengembangkan enzym yang dapat memecah kayu lebih cepat dari alam. Dupont dan BP bekerja sama untuk menghasilkan butanol. makhluk mikroskopik tersebut dapat tidak sengaja terlepas ke alam. dan dapat didistribusi melalui infrastruktur yang telah ada. Bahan bakar ethanol merupakan biofuel paling umum di dunia. sugar beet. Butanol terbentuk dari ABE fermentation (acetone.

Banyak produsen kendaraan sekarang ini memproduksi kendaraan bahan bakar fleksibel. aluminum. Alkohol dapat bercampur dengan bensin dan air. yang berarti memerlukan lebih banyak bahan bakar untuk melakukan perjalan dengan jarak yang sama.Ethanol dapat digunakan dalam mesin bensin sebagai pengganti bensin. Air dalam bahan bakar ethanol dapat mengurangi efisiensi. ethanol dapat dicampur dengan bensin dengan persentase tertentu. Kebanyakan mesin bensin dapat beroperasi menggunakan campuran ethanol sampai 15% dengan bensin. meningkatkan konsumsi biaya dan energi yang dibutuhkan untuk mengantar ethanol ke konsumen. Bensin dengan ethanol memiliki angka oktan yang lebih tinggi. menyebabkan gangguan operasi. sampai dengan 100% bioethanol. . mesin perlu dimodifikasi. Bahan bakar ethanol memiliki BTU yang lebih rendah. oleh karena itu diperlukan truk tangki stainless-steel yang lebih mahal. Ethanol sangat korosif terhadap sistem pembakaran. Ethanol yang meyebabkan korosif tidak dapat disalurkan melalui pipa bensin. dan ruang pembakaran. dan mengoksidasi aluminum (karat pada karburator dan komponen dari besi). Dalam mesin kompresi-tinggi. Untuk campuran ethanol konsentrasi tinggi atau 100%. yang dapat beroperasi dengan kombinasi bioethanol dan bensin. jadi bahan bakar ethanol dapat tercampur setelah proses pembersihan dengan menyerap kelembaban dari atmosfer. yang berarti mesin dapat terbakar lebih panas dan lebih efisien. Oleh karena itu penggunaan bahan bakar yang mengandung alkohol ilegal bila digunakan pesawat. menyebabkan mesin susah dihidupkan. dibutuhkan bahan bakar dengan sedikit ethanol dan pembakaran lambat untuk mencegah pra-ignisi yang merusak (knocking). selang dan gasket karet.

contohnya adalah tetes tebu atau molases. Air . NPK 4.Membuat Bioethanol Cara paling mudah membuat bioetanol adalah dengan bahan yang banyak mengandung gula. urea 3. Tahapan utama pembuatan bioetanol dari tetes tebu Bahan-bahan Bahan-bahan yang diperlukan untuk pembuatan bioetanol dari tetes/molasses antara lain adalah: 1. Fermipan (ragi roti) 5. tetes tebu/molasses (kadar gula 50%) 2. Pembuatan bioetanol dari tetes tebu hanya melewati dua tahap utama saja. Tetes tebu merupakan produk samping dari pabrik tebu yang memiliki kadar gula sangat tinggi (>50%).

2% dari kadar gula dalam larutan molasses. kemudian ditambahkan ke dalam larutan molasses dan diaduk. Volume airnya kurang lebih 94. Ragi roti diberi air hangat-hangat kuku secukupnya. penambahan air harus disesuaikan dengan kadar gula awalnya. Kebutuhan ragi roti adalah sebanyak 0. Fermentor ditutup rapat. Ragi roti mudah dibeli di toko-toko bahan-bahan kue atau di supermarket. Penambahan Urea dan NPK Urea dan NPK berfungsi sebagai nutrisi ragi. Pengenceran Tetes Tebu Kadar gula dalam tetes tebu terlalu tinggi untuk proses fermentasi. Sebaiknya tidak menggunakan ragi tape.5 L. Untuk contoh di atas. b. NPK sebanyak 0. 2. Kadar gula yang diinginkan kurang lebih adalah 14 %.1% dari kadar gula dalam larutan fermentasi.5 liter) molasses dengan 72 liter air. Catatan: jika kandungan gula dalam tetes kurang dari 50%. oleh karena itu perlu diencerkan terlebih dahulu. Kemudian diaduk-aduk perlahan hingga tempak sedikit berbusa. Penambahan Ragi Bahan aktif ragi roti adalah khamir Saccharomyces cereviseae yang dapat memfermentasi gula menjadi etanol. Setelah itu baru dimasukkan ke dalam fermentor. Untuk contoh di atas kebutuhan raginya adalah sebanyak 28 gr. 3. Urea sebanyak 0. Kebutuhan hara tersebut adalah sebagai berikut: a.Langkah-langkah pembuatan bioetanol 1. Gerus urea dan NPK ini sampai halus. karena ragi tape terdiri dari beberapa mikroba.5% dari kadar gula dalam larutan fermentasi. Masukkan ke dalam fermentor. Aduk hingga tercampur merata. kebutuhan urea adalah sebanyak 70 gr dan NPK sebanyak 14 gr. Misal: larutkan 28 kg (atau 22. . Yang penting adalah kadar gula akhirnya kurang lebih 14%.

Kadang-kadang terdengar suara gemuruh selama proses fermentasi ini. Uap etanol dialirkan ke distilator. masukkan cairan fermentasi ke dalam evaporator atau boiler. Untuk menghilangkan air bisa menggunakan kapur tohor atau zeolit sintetis. Apabila kadar etanolnya sudah 95% dilakukan dehidrasi atau penghilangan air. Apabila kadar etanol masih di bawah 95%. Salah satu tanda bahwa fermentasi sudah selesai adalah tidak terlihat lagi adanya gelembunggelembung udara. biasanya kadar etanol masih di bawah 95%. Kadar etanol di dalam cairan fermentasi kurang lebih 7% ± 10 %. Distilasi dan Dehidrasi Setelah proses fermentasi selesai. Tambahkan kapur tohor pada etanol. Biarkan semalam.4. Pada suhu ini etanol sudah menguap.5 ± 5. Bioetanol akan keluar dari pipa pengeluaran distilator. Distilasi pertama. Selama proses fermentasi ini usahakan agar suhu tidak melebihi 36oC dan pH nya dipertahankan 4. Fermentasi Proses fermentasi akan berjalan beberapa jam setelah semua bahan dimasukkan ke dalam fermentor. Gelembung-gelembung udara ini adalah gas CO2 yang dihasilkan selama proses fermentasi. Panaskan evaporator dan suhunya dipertahankan antara 79 ± 81oC. maka akan tampak gelembung-gelembung udara kecil-kecil dari dalam fermentor. Kalau anda menggunakan fermentor yang tembus padang (dari kaca misalnya). 5. distilasi perlu diulangi lagi (reflux) hingga kadar etanolnya 95%.5 hari. tetapi air tidak menguap. Setelah itu didistilasi lagi hingga kadar airnya kurang lebih 99. . Proses fermentasi berjalan kurang lebih selama 66 jam atau kira-kira 2.5%.

5%.Bioetanol dari Gula Pasir Jika anda kesulitasn mendapatkan tetes/molasses. Prosedur umumnya sama seperti yang sudah dijelaskan di atas. bioetanol dapat juga dibuat dengan menggunakan gula pasir. Yang perlu diperhatikan adalah kadar gulanya kurang lebih 14%. Pencampuran Bioetanol dengan Bensin Bioetanol yang bisa digunakan sebagai bahan bakar adalah bioetanol dengan kadar air 99.1 liter air. hanya mengganti tetes dengan gula pasir. . Jadi untuk setiap 1 kg gula pasir dapat ditambahkan kurang lebih 7. Bioetanol ini bisa dicampurkan dengan bensin dengan perbandingan bietanol : bensin sebesar 1 : 9 atau 2 : 8.

dibawa dan ditransportasikan secara efisien serta aman. Hal ini memang menjadi salah satu kendala jika ingin mengembangkan biodiesel asal kelapa sawit. yang berwujud fasa cair adalah yang paling bernilai ekonomi tinggi.6 juta ton. sehingga berperan dominan dalam sektor transportasi dan pembangkitan listrik dengan motor-motor bakar portabel. harga CPO di luar negeri yang bagus menyebabkan produsen enggan mengubah CPO menjadi biodiesel. dengan total produksi CPO sekitar 13. mudah ditangani. Dalam hal ini perlu dicatat bahwa dua bentuk final utama dari energy komersial adalah bahan bakar dan listrik (kalor atau ´heat´ juga dapat merupakan bentuk final. Oleh karena itu. Masalahnya. Jatropha curcas Simmondsia california Carya pecan Ricinus communis Olea europea Brassica napus Papaver somniferum Luas areal tanaman kelapa sawit adalah sekitar 5.5 juta ha. pengembangan areal khusus atau . tetapi juga oleh bentuk final perniagaannya (penyerahannya) kepada konsumen akhir. Berdasarkan pengertian seperti ini. maka komoditas pertanian khususnya perkebunan memiliki banyak jenis yang dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif atau sebagai sumber bahan bakar nabati. Beberapa jenis tanaman sumber minyak-lemak Nabati Indonesia Sawit Kelapa Alpukat Kacang Brazil Kacang Jarak Pagar Jojoba Kacang Pekan Jarak Kaliki Zaitun Kanola Opium Inggris Oil Palm Coconut Avocado Brazil nut Makadam Physic nut Jojoba Pecan nut Castor Olive Rapeseed Poppy Latin Elaeis guineensis Cocos nucifera Persea americana Bertholletia excelsa Macadamia nut Macadamia ternif. 2006) . Saat ini diperkirakan ada sisa sekitar 1-2 juta ton CPO yang dapat dikonversi menjadi biodiesel. karena berenergi spesifik (energi/satuan volume) besar. Komoditas tersebut terutama adalah tanaman yang dapat menghasilkan minyak lemak nabati.PEMBAHASAN Nilai ekonomi suatu sumber energi tidak hanya ditentukan oleh besarnya energi yang dapat diperoleh dari sumber itu. Di antara aneka bahan bakar. yang secara mudah dapat diubah menjadi biodiesel maupun digunakan langsung. tetapi biasanya hanya dimanfaatkan (ditransaksikan) di lokasi pembangkitan. Konsumsi CPO di dalam negeri hanya sekitar 3.5 juta ton dan lainnya sekitar 8-10 juta diekspor (Ditjenbun. Tabel 2.

Jenis tanaman perkebunan lainnya tidak diketahui secara pasti luasnya. Proses transesterifikasi . Luasan tersebut tentu saja harus dikoreksi lagi dengan lahan yang sudah digunakan untuk keperluan lain. Proses transesterifikasi untuk pembuatan biodiesel sangat mudah dilakukan. harganya murah dan reaktifitasnya paling tinggi. Di beberapa tempat bahkan ada yang sudah memanfaatkan tanaman perkebunan untuk menghasilkan biodiesel maupun produk kesehatan. asalkan minyak. biodiesel praktis identik dengan ester metil asam-asam lemak (fatty acids methyl ester.lemaknya merupakan minyak (lemak) mulus (refined fatty oil. kecuali kacang brazil.2 juta ha. Jadi. karena selama ini benar. Luas tanaman kelapa di Indonesia adalah sekitar 3. karena khusus menghasilkan bahan bakar nabati. termasuk sebagai sumber BBN. Luas tanaman jarak pagar di Indonesia secara tepat tidak diketahui. khususnya pengganti minyak tanah untuk keperluan rumah tangga. adalah metanol (metil alkohol) karena paling umum digunakan. yang tersebar di seluruh wilayah nusantara. Namun. kadar air < 0. Gencarnya wacana dan keinginan masyarakat untuk menanam jarak pagar dimulai sekitar tahun 2005 dan diperkirakan luas pertanaman jarak pagar di lapangan sudah mencapai ribuan ha tanaman muda yang belum berproduksi. jika etanol (kering) lebih mudah diperoleh (tersedia). FAME).3 %-berat.875 juta ha. Penggunaan Minyak Murni Sebagai Alternatif Pengganti Minyak Tanah untuk Rumah Tangga Penggunaan langsung minyak murni maksudnya adalah penggunaan minyak hasil tanaman (pure plant oil atau crude oil) tanpa perlu proses transesterifikasi. tetapi secara umum beberapa jenis tanaman pada Tabel 2 mudah dijumpai di banyak tempat di Indonesia. angka asam ” 1 mg-KOH/gram). seperti misalnya di Brazil karena sudah sangat kuat dan majunya industri bioetanol di sana.benar hanya sebagai tanaman pagar. zaitun. Luas lahan yang berpotensi sangat cocok untuk pertanaman jarak pagar di Indonesia adalah sekitar 14. kacang pekan.´dedicated area´ akan menjadi lebih baik. Cara pembuatan biodiesel yang paling umum adalah reaksi transesterifikasi antara minyak-lemak dengan suatu alkohol monohidrik dengan bantuan katalis yang bersifat basa seperti kalium (natrium) metoksida atau hidroksida. Pengertian ilmiah paling umum dari istilah µbiodiesel¶ mencakup sembarang (dan semua) bahan bakar mesin diesel yang terbuat dari sumber daya hayati atau biomassa. jojoba dan makadamia. biodiesel dapat juga dibuat dari alkohol. Kurang berkembangnya harga kopra yang menguntungkan petani kelapa menambah besarnya kesempatan pemanfaatan kelapa terutama minyak murninya atau minyak kelapanya untuk keperluan lain. Di antara alkohol-alkohol monohidrik yang menjadi kandidat sumber (pemasok) gugus alkil.

Jadi minyak harus mendapat tekanan yang cukup sebelum pembakaran. yang sebenarnya tidak terlalu sulit untuk dibuat dan dicoba-coba. Kompor semacam ini sudah banyak digunakan oleh para penjual jajanan atau kaki lima. maka minyak murni menjadi pilihan. Hal ini memerlukan kompor yang memiliki tabung bertekanan cukup (sekitar 2 ± 3 bar). termasuk masyarakat kelas menengah ke atas penggunan kendaraan bermotor. Titik bakar yang cukup tinggi dari minyak murni. penggunaan minyak murni memerlukan peralatan atau kompor khusus. penggunaan minyak murni belum dikenal secara luas oleh masyarakat. Semakin banyaknya produksi biodiesel dan mahalnya metanol akan menjadi kendala tersendiri. Menurut sifatnya. Jika tujuannya adalah membantu masyarakat kelas rendah pengguna minyak tanah.memerlukan biaya tambahan dibandingkan jika hanya menggunakan minyak murni. Kedua pilihan di atas masing-masing memiliki kendala dan persyaratan. Secara nasional memang penggunaan bahan bakar minyak asal fosil (BBM) adalah sektor transportasi. Pembuatan biodiesel melalui proses transesterifikasi memerlukan metanol sebagai katalisator. Oleh karena itu. Untuk menggantikan minyak tanah. kemudian disemprotkan bersamaan dengan proses pemanasan awalnya sehingga kabut atau uap minyak dapat terbakar secara baik. yang dapat menyebabkan spuyer atau nozzle buntu. . Minyak murni terutama asal jarak pagar masih mengandung ´gum´ yang biasanya menghasilkan kerak sisa pembakaran yang cukup nyata. memerlukan proses pembakaran tertentu untuk menghasilkan penyalaan yang baik. maka minyak murni harus dalam bentuk kabut atau uap agar dapat terbakar secara baik. karena pengguna utama biodiesel adalah sector transportasi. Jadi juga tidak salah jika pemerintah ingin mengatasi hal ini. tetapi biasanya menggunakan minyak tanah. Sifat fisikokimia yang berbeda menyebabkan kompor semacam ini harus dimodifikasi agar dapat digunakan untuk BBN dalam bentuk minyak murni.

Proses produksi minyak nabati murni atau minyak murni lebih murah dibandingkan biodiesel sehingga akan sangat bermanfaat bagi daerah-daerah pedesaan dan masyarakat kelas bawah. Fabrikasi kompor tersebut di daerah-daerah dengan menggunakan bahan lokal akan membuka kesempatan kerja serta kesempatan berusaha bagi masyarakat di daerah. potensi minyak murni sebagai pengganti minyak tanah untuk rumah tangga cukup tinggi. . khususnya minyak tanah untuk rumah tangga. 5. 3. Bahan bakar nabati asal tanaman perkebunan tersedia cukup beragam. potensinya lebih baik dibandingkan jenis tanaman perkebunan lainnya.KESIMPULAN 1. Khususnya bagi masyarakat di pedesaan. Uji coba awal kompor bertekanan di Indonesia maupun di beberapa negara lain terbukti berhasil baik sehingga risetnya perlu segera dituntaskan dan diformulasikan. 4. walaupun untuk itu memerlukan peralatan atau kompor khusus atau kompor bertekanan. 6. 2. Tanaman kelapa dan jarak pagar sebagai tanaman penghasil bahan bakar nabati. terutama penggunaan minyak murninya sebagai pengganti minyak tanah dengan memanfaatkan kompor bertekanan yang sesuai. sehingga potensinya sangat besar untuk dimanfaatkan oleh masyarakat luas sebagai alternatif pengganti bahan bakar minyak. agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

id http://id.umy. Puslitbangbun Bogor.). Ketut Ardana dan Susilowati (Ed..deptan.DAFTAR PUSTAKA Peluang Kelapa Untuk Pengembangan Produk Kesehatan dan Biodiesel.blogspot.php/1/arsip/Arsip%20Konsultasi%20TA/BAB_II_anyar_bgt.wordpress.ac.id/public/ITS http://www. Perspektif Tekno-logi untuk Energi Alternatif.org/wiki/Biofuel http://majarimagazine. Achmad. 2006.wordpress.wikipedia.com/2008/12/18/membuat-bioethanol-sendiri-di-rumah/ http://isroi. Kadiman. Iis NM. Manggabarani.doc.net/index.wikipedia. 2006.gif http://akhitochan. http://perkebunan. Departemen Pertanian. Gorontralo.com/images/MakingBiodiesel2.id/file. http://digilib.litbang.org/wiki/Biodiesel http://utahbiodieselsupply. Dalam Elna K. Jakarta.com/2008/09/cara-membuat-biodiesel-dari-biji-jarak. Kusmayanto.php?Itemid=43&id=27&option=com_content&task=view http://comes.com/2010/01/biofuel2.com/2009/06/potensi-pengembangan-biodiesel-di-indonesia/ http://belajarmengajar.gif http://id.go.its. Henky TL.wordpress. Kementerian Riset dan Teknologi.com/2008/12/15/membuat-bioetanol-dari-tetes/ .ac.energiterbarukan. Konferensi Nasional Kelapa VI 2006. Jakarta.files.html http://isroi.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful