P. 1
Makalah Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia Recovered)

Makalah Sistem Ketatanegaraan Republik Indonesia Recovered)

|Views: 4,874|Likes:

More info:

Published by: Awynsilent Solitaryshell on Jan 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/11/2014

pdf

text

original

1

BAB I
PENDAHULUAN
A. latar Belakang
Salah satu tuntutan reIormasi yang digulirkan seiak tahun 1998 adalah
dibangunnya suatu sistem ketatanegaraan Indonesia yang berbasis secara murni
dan konsekuen pada paham kedaulatan rakyat yang mampu membawa rakyat
Indonesia mencapai tuiuan bernegara yang dicita-citakan, maka perubahan atau
amandemen UUD 1945 merupakan langkah strategis yang harus dilakukan
dengan seksama oleh Bangsa Indonesia.Dapat kita ketahui bahwa Pancasila
dalam konteks ketatanegaraan RI beberapa tahun ini mengalami perubahan yang
sangat mendasar mengenai system ketatanegaraan. Perubahan mendasar setelah
empat kali amandemen UUD 1945 ialah komposisi dari UUD tersebut, yang
semula terdiri atas Pembukaan, Batang Tubuh dan penielasannya, berubah
meniadi hanya terdiri atas Pembukaan dan pasal-pasal. Penielasan UUD 1945,
yang semula ada dan kedudukannya mengandung kontroversi karena tidak turut
disahkan oleh PPKI tanggal 18 Agustus 1945, dihapuskan. Materi yang
dikandungnyasebagian dimasukkan, diubah dan ada pula yang dirumuskan
kembali ke dalam pasal-pasal amandemen. Perubahan mendasar UUD 1945
setelah empat kali amandemen, iuga berkaitan dengan pelaksana kedaulatan
rakyat, dan penielmaannya ke dalam lembaga-lembaga negara.
B. #:2:8an 2a8alah
1. Apakah yang dimaksud dengan negara?
2. Bagaimanakah sistem ketatanegaraan Republik Indonesia berdasarkan
Pancasila dan UUD 1945?
3. Bagaimanakah sistem ketatanegaraan Republik Indonesia sebelum
amandemen?
4. Bagaimanakah sistem ketatanegaraan Republik Indonesia setelah
amandemen?
5. Bagaimanakah pembagian kekuasaan di negara Indonesia?

2


BAB II
PEMBAHASAN
SISTEM KETATANEGA#AAN #EPUBLIK INDONESIA
A.NEGA#A
Sebelum kita membahas tentang sistem ketatanegaraan, terlebih dahulu kita
harus tahu apa itu negara. Menurut Max Weber, negara merupakan masyarakat yang
terintegrasi dan memiliki wewenang memaksa pada individu atau kelompok yang
merupakan bagian dari masyarakat. Sedangkan menurut Logemann, negara
merupakan organisasi kemasyarakatan yang bertuiuan dengan kekuasaannya
mengatur/mengurus satu masyarakat tertentu. Dan menurut International
Encyclopaedia, negara merupakan sekumpulan rakyat (bangsa) yang mendiami suatu
wilayah tertentu dan diorganisir dibawah satu pemerintahan yang biasanya berdaulat
kedalam dan keluar.
1. Sifat / karakteri8tik negara
1. SiIat memaksa
O egara menetapkan peraturan yang bersiIat memaksa mengenai tingkah laku
orang yang berada dalam wilayah kekuasaannya dan harus dipatuhi.
O egara mempunyai kekuasaan untuk melaksanakan agar orang tunduk pada
peraturan negara, apabila perlu dengan paksaan Iisik.
O ak negara ini bersiIat legal. agar tercipta tata tertib dan menghindari
tindakan anarki.
O Paksaan Iisik dapat pula berlaku terhadap hak milik (penyitaan, pemusnahan).
2. SiIat monopoli
O egara menetapkan tuiuan bersama dari masyarakat.

3


O Dalam batas tertentu dan berdasarkan aturan tertentu, negara dapat
menyatakan suatu aliran kepercayaan / aliran politik dilarang karena
bertentangan dengan pandangan hidup bangsa.
O egara mengatasi paham perseorangan dan paham golongan.
O egara menetapkan mata uang, penetapan paiak, kewarganegaraan, dan
sebagainya.
3. SiIat mencakup semua
O Kekuasaan mengatur yang dimiliki negara berlaku untuk semua orang / warga
negara, sehingga tidak ada yang mendapatkan perlakuan khusus atau
istimewa.

2. Un8:r dari 8eb:ah negara
a) Penduduk
Penduduk adalah semua orang yang pada suatu waktu bertempat tinggal
mendiami (menetap dalam) wilayah negara tertentu.

b)Wilayah
Wilayah adalah daerah teritorial tertentu sebagai tempat kedudukan suatu
negara, dalam mana kekuasaan negara berlaku atas seluruh penduduk yang
bertempat tinggal menetap didalam daerah teritorial tersebut.

c) Pemerintah
Pemerintah adalah organisasi yang mengatur, menyelenggarakan dan
melaksanakan kekuasaan negara.
Indonesia merupakan sebuah negara kesatuan dilihat dari segi susunannya
yaitu negara yang bersusun tunggal, baik dilihat dari segi penduduknya, wilayahnya,
maupun pemerintahan dan kekuasaannya.Sedangkan berdasarkan
penuniukkan/pengangkatan kepala negaranya, Indonesia merupakan egara

4


Republik yaitu negara yang Kepala egaranya dituniuk dan atau diangkat
berdasarkan pemilihan.
3. T::an Negara:
O Melaksanakan ketertiban (law and order)
O Menegakkan keadilan
O Menyelenggarakan pertahanan
O Mengusahakan keseiahteraan dan kemakmuran rakyatnya.

4. T::an Negara Indone8ia:
O Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.
O Memaiukan keseiahteraan umum.
O Mencerdaskan kehidupan bangsa.
O Ikut melaksanakan ketertiban dunia.
O Atau terciptanya masyarakat yang adil, makmur, merata materiil spritual.

5. :ng8i Negara
O KonsitutiI yaitu menyelenggarakan kedaulatan rakyat, menetapkan UUD dan
GB (dilaksanakan MPR).
O EksekutiI yaitu menyelenggarkan kekuasaan negara (dilaksanakan Presiden)
O LegislatiI yaitu membentuk undang-undang (dilaksanakan Presiden dengan
persetuiuan DPR )
O Kontrol yaitu mengawasi tindakan Presiden (dilaksanakan DPR)
O udikatiI yaitu menyelenggarakan kekuasaan Kehakiman (dilaksanakan MA)
O AuditiI / inspektiI yaitu menyelenggarakan pemeriksaan atas tanggungiawab
keuangan negara (dilaksanakan BPR)
O KonsultatiI yaitu memberi iawaban atas pertanyaan Presiden dan mengaiukan
saran / pertimbangan kepada pemerintah (dilaksanakan DPA).


3


B.Si8te2 ketatanegaraan berda8arkan Panca8iladanUndang-Undang Da8ar
1945
1. Berda8arkanPanca8ila
Kata pancasila berasal dari bahasa India, yakni bahasa sansakerta Pancasila
mempunyai 2 arti Panca yang berartu lima, dan Sila yang berarati sandi, alas, atau
dasar atau bisa iuga berarti peraturan, tingkah laku yang penting,baik, dan senonoh.
Dengan kata lain, Pancasila adalah lima nilai luhur yang ada dan berkembang
bersama bangsa Indonesia sekaligus penggerak periuangan bangsa pada masa
kolonialisme. al ini sekaligus meniadi warna dan sikap pandangan hidup bangsa
Indonesia hingga secara Iormal pada tanggal 18 Agustus 1945 disahkan meniadi
Dasar egara Republik Indonesia. Pancasila merupakan iiwa seluruh rakyat
Indonesia, kepribadian bangsa Indonesia, dasar egara dan sebagai sistem IilsaIat.
Disamping itu, pancasila merupakan tuiuan hidup bangsa Indonesia. Pancasila iuga
merupakan pandangan hidup, kesadaran, cita-cita moral yang meliputi keiiwaan dan
watak yang berberurat akar didalam kebudayaan bangsa Indonesia. Pancasila sudah
merupakan pandangan hidup dan sebagai dasar egara yang berakar dalam
kepribadian bangsa maka dia diterima sebagai dasar egara yang mengatur
ketatanegaraan. al ini tampak pada seiarah meskipun dituangkan dalam rumusan
yang agak berbeda, namun dalm tiga buah UUD yang pernah kita miliki Pancasila
selalu dikukuhkan dalam kehidupan konstitusional. Pancasila selalu meniadi
pegangan bersama pada saat-saat teriadi krisis nasional dan ancaman eksistensi
bangsa kita yang merupakan seiarah bahwa pancasila memang selalu dikehendaki
oleh bangsa Indonesia.

2. Berda8arkanUndang-UndangDa8ar

a. Pengertian. ked:d:kan. 8ifat dan f:ng8i UUD 1945
Undang-Undang Dasar egara Republik Indonesia Tahun 1945, atau UUD
45 adalah konstitusi negara Republik Indonesia saat ini. UUD 1945 disahkan sebagai

6


Undang-Undang Dasar egara oleh PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945. Seiak
tanggal 27 Desember 1949, di Indonesia berlaku konstitusi RIS, dan seiak tanggal 17
Agustus 1950 di Indonesia berlaku UUDS 1950. Dekrit Presiden 5 Juli 1959 kembali
memberlakukan UUD 1945, denagn dikukuhkan secara aklamasi oleh DPR pada
tanggal 22 Juli 1959. Pada kurun waktu tahun 1999-2002. UUD 1945 mengalami 4
kali perubahan (amandemen), yang mengubah susunan lembaga-lembaga dalam
sistem ketatanegaraan Republik Indonesia.
Sebelum dilakukan perubahan, UUD 1945 terdiri atas Pembukaan, Batang
tubuh (16 bab, 37 pasal, 65 ayat(16 ayat berasal dari 16 pasal yang hanya terdiri dari
1 ayat dan 49 ayat berasal dari 21 pasal yang terdiri dari 2 ayat atau lebih), 4 pasal
Aturan Peralihan, dan 2 ayat Aturan Tambahan), serta penielasan. Setelah dilakukan
4 kali perubahan, UUD 1945 memilki 20 bab, 73 pasal, 194 ayat, 3 pasal Aturan
Peralihan, dan 2 pasalAturanTambahan.
Dalam kurun waktu 1945-1950, UUD 1945 tidak dapat dilaksanakan
sepenuhnya karena Indonesia sedang disibukkan dengan periuangan
mempertahankan kemerdekaan. Maklumat Wakil Presiden omor X pada tanggal 16
Oktober1945 memutuskan bahwa KIP diserahi kekuasaan legislatiI, karena MPR
dan DPR belum terbentuk. Tanggal 14 ovember1945 dibentuk Kabinet Semi-
Presidensiel (Semi-Parlementer) yang pertama, sehingga peristiwa ini merupakan
perubahan sistem pemerintahan agar dianggap lebih demokratis.
Pada masa Orde Baru (1966-1998), Pemerintah menyatakan akan
menialankan UUD 1945 dan Pancasila secara murni dan konsekuen. amun
pelaksanaannya ternyata menyimpang dari Pancasila dan UUD 1945 yang
murni,terutama pelanggaran pasal 23 (hutang Konglomerat/private debt diiadikan
beban rakyat Indonesia/public debt) dan 33 UUD 1945 yang memberi kekuasaan
pada pihak swasta untuk menghancurkan hutan dan sumber alam kita.

7


Pada masa Orde Baru, UUD 1945 iuga meniadi konstitusi yang sangat
"sakral", diantara melalui seiumlah peraturan
O Ketetapan MPR omor I/MPR/1983 yang menyatakan bahwa MPR
berketetapan untuk mempertahankan UUD 1945, tidak berkehendak akan
melakukan perubahan terhadapnya
O Ketetapan MPR omor IV/MPR/1983 tentang ReIerendum yang antara lain
menyatakan bahwa bila MPR berkehendak mengubah UUD 1945, terlebih
dahulu harus minta pendapat rakyat melalui reIerendum.
O Undang-Undang omor 5 Tahun 1985 tentang ReIerendum, yang merupakan
pelaksanaan TAP MPR omor IV/MPR/1983.
Dalam kurun waktu 1999-2002, UUD 1945 mengalami 4 kali perubahan yang
ditetapkan dalam Sidang Umum dan Sidang Tahunan MPR
O Sidang Umum MPR 1999, tanggal 14-21 Oktober1999 ÷ Perubahan Pertama
UUD 1945
O Sidang Tahunan MPR 2000, tanggal 7-18 Agustus2000 ÷ Perubahan Kedua
UUD 1945
O Sidang Tahunan MPR 2001, tanggal 1-9 ovember2001 ÷ Perubahan
Ketiga UUD 1945
O Sidang Tahunan MPR 2002, tanggal 1-11 Agustus2002 ÷ Perubahan
Keempat UUD 1945.
Pasal-pasal UUD 1945 yang diamandemen



8


PERTAMA
(19-10-1999)
KEDUA
(18-08-2000)
KETIGA
(10-11-2001)
KEEMPAT
(10-08-2002)
Pasal 5 ayat 1 Pasal 18 Pasal 1 ayat 2 dan 3 Pasal 2 ayat 1
Pasal 7 Pasal 18 A Pasal 3 ayat 1,3,4 Pasal 8 ayat 3
Pasal 9 Pasal 18 B Pasal 6 ayat 1 dan 2 Pasal 23 B
Pasal 13 ayat 2,3 Pasal 19 Pasal 6 ayat 1,2,3
dan 5
Pasal 23 D
Pasal 14 Pasal 20 ayat 5 Pasal 7A Pasal 24 ayat 3
Pasal 15 Pasal 20 A Pasal 7B ayat
1,2,3,4,5,6, dan 7
Pasal 31 ayat 1, 2,
3, 4, dan 5
Pasal 17 ayat 2 Pasal 22 A Pasal 7 C Pasal 32 ayat 1
dan 2
Pasal 17 ayat 3 Pasal 22 B Pasal 8 ayat 1, 2 Pasal 33 ayat 4
dan 5
Pasal 20 Bab IX A Pasal 25E Pasal 11 ayat 2, 3 Pasal 34 ayat 1, 2,
3, dan 4
Pasal 21 Pasal 26 ayat 2 dan 3 Pasal 17 ayat 4 Pasal 37 ayat 1, 2,
3, 4, dan 5
Pasal 27 ayat 3 Bab IV A pasal 22C
ayat 1,2,3, dan 4
Aturan peralihan
pasal I. II. III
Bab X a pasal 28 A,
28 B, 28 C, 28 D, 28
F, 28 G, 28 , 28 I, 28
J
Pasal 22 D ayat 1,2,
dan 3
Aturan Tambahan
pasal I dan II
Bab XII Pasal 30 Pasal 23 A
Bab XV Pasal 36 A Pasal 23 C
Bab XV Pasal 36 B,
26 C
Bab VII A pasal 23
B ayat 1,2, dan 3

Pasal 23 F ayat 1, 2

9


Pasal 23 G ayat 1, 2
Pasal 24 ayat 1, 2
Pasal 24 ayat 1, 2,
3, 4, dan 5

Pasal 24 B ayat 1, 2,
3, dan 4

Pasal 24 B ayat 1, 2,
3, 4, 5, dan 6



b. Pe2b:kaan Undang-Undang Da8ar 1945
Apabila UUD merupakan sumber hukum tertinggi yang berlaku di Indonesia,
maka pembukaan UUD 1945 merupakan sumber dari motivasi dan aspirasi
periuangan dan tekad bangsa Indonesia, yang merupakan sumber dari cita hukum
dan cita moral yang ingin ditegakan baik dalam lingkungan nasional, maupun dalam
hubungan bangsa-bangsa di Dunia. Pembukaan yang telah dirumuskan secara
khidmat dalam (4) alenia itu, setiap alenia dan kata-katanya mengandung arti dan
makna yang sangat dalam, mempunyai nilai-nilai yang universal dan lestari.
Universal karena mengandung nilai-nilai yang diiuniung tinggi oleh bangsa-bangsa
yang berada dimuka bumi. Lestari, karena mengandung dinamika masyarakat dan
akan tetap meniadi landasan periuangan bangsa dan egara selama bangsa Indonesia
tetap setia terhadap egara proklamasi 17 Agustus 1945.
c. Batang T:b:h UUD 1945
UUD 1945 yang terdiri dari 37 pasal, 4 pasal aturan peralihan dan 2 ayat aturan
tambahan, yang mengandung semangat dan merupakan perwuiudan dari pokok-
pokok pikiran yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945, iuga merupakan

10


rangkaian kesatuan pasal-pasal yang bulat dan terpadu. Didalamnya berisi materi
yang dibedakan meniadi dua, yaitu
Pasal-pasal yang berisi materi sistem pmerintahan egara, didalamnya
termasuk pengaturan kedudukan, tugas, wewenang dan
berkesinambungan dengan kelembagaan egara.

Pasal-pasal yang berisi materi hubungan egara dengan warga egara
dan penduduknya serta dengan dipertegas dalam pembukaan UUD 1945,
yang berisi konsepsi egara diberbagai bidang PolEkSosanKam dan
lain-lain.
Sistem pemerintahan egara Indonesia di ielaskan dengan terang dan sisematis
dalam penielasan UUD 1945, didalampenielasanitudikenal 7 buah kunci pokok
1. ndonesia adalah Negara vang berdasarkan atas hukum
(Rechtsstaan).egaraIndonesia berdasarkan atas hukum tidak berdasarkan
atas kekuatan belaka (Machtsstaan).
2. Sistem konstitusional.Pemerintah berdasarkan atas sistem konstitusi,tidak
bersiIat absolutism.
3. ekuasaan egara yang tertinggi,ditangan MPR (ie
gezamtestaatgewaltlieghtelleimbeir der maielis). Kedaulatan rakyat di
pegang oleh suatu badan yang bernama MPR,sebagai penielmaan seluruh
rakyat Indonesia. Tugas dan wewenang MPR yang menentukan ialanya
bangsa dan negara yaitu berupa
O enetapkan UUD
O enetapkan GB
O engangkat Presiden dan Wakil Presiden.

11


4. Presiden adalahpenyelenggara Pemerintah egara yang tertinggi di bawah
MPR,penielasan UUD 1945 menyatakan dibawah MPR, Presiden ialah
penyelenggara kekuasaan tertinggi.
5. Presidentidakbertanggungiawab kepada DPR, iuga diielaskandalam UUD
1945.
6. Menteri egara adalahpembantu presiden. Mentri egara tidak
bertanggungiawab kepada DPR.Penielasan UUD 1945 menyatakan
Presidenmengangkatdanmemberhentikanmenteri-menteri egara.¨
7. KekuasaanKepala egara tidak terbatas. Penielasan UUD 1945
menyatakan meskipun kepala egara tidak bertanggung iawab kepada
DPR, ia bukan diktator artinya kekuasaannya tidak terbatas.
Undang-Undang Dasar 1945 telah mengalami perubahan-perubahan mendasar
seiak dari perubahan pertama pada tahun 1999 sampai perubahan keempat pada
tahun 2002. Perubahan-perubahan itu iuga meliputimateri yang sangat banyak,
sehingga mencakup lebih dari 3 kali lipat iumlahmateri muatan asli UUD 1945. Jika
naskah asli UUD 1945 berisi 71 butirketentuan, maka setelah empat kali mengalami
perubahan, kini iumlah materimuatan UUD 1945 seluruhnya mencakup 199 butir
ketentuan. Dengandemikian, dapat dikatakan bahwa meskipun namanya tetap
merupakan UUD1945, tetapi dari sudut isinya UUD 1945 pasca Perubahan Keempat
tahun 2002sekarang ini sudah dapat dikatakan merupakan Konstitusi baru sama
sekalidengan nama resmi 'Undang-Undang Dasar egara Republik Indonesia
Tahun1945.¨

Sehubungan dengan itu penting disadari bahwa sistem ketatanegaraan Indonesia
setelah Perubahan Keempat UUD 1945 itu telah mengalamiperubahan-perubahan
yang sangat mendasar. Perubahan-perubahan itu iugamempengaruhi struktur dan
mekanisme struktural organ-organ negara RepublikIndonesia yang tidak dapat lagi
diielaskan menurut cara berpikir lama. Banyakpokok-pokok pikiran baru yang
diadopsikan ke dalam kerangka UUD 1945 itu.Empat diantaranya adalah

12



I. Penegasan dianutnya citademokrasi dan nomokrasi secara sekaligus dan saling
melengkapi secara komplamenter;
II. Pemisahan kekuasaan dan prinsip 'checks and balances
III. Pemurnian system Pemerintah Presidensial; dan
IV. Penguatan cita persatuan dan keragamandalam wadah egara Kesatuan
Republik Indonesia.


. PEMISAHAN KEKUASAAN DAN P#INSIP ~HEKS AND
BALANES¨
Prinsip kedaulatan yang berasal dari rakyat tersebut di atas selama inihanya
diwuiudkan dalam Maielis Permusyawaratan Rakyat yang merupakanpenielmaan
seluruh rakyat, pelaku sepenuhnya kedaulatan rakyat, dan yangdiakui sebagai
lembaga tertinggi negara dengan kekuasaan yang tidak terbatas.Dari Maielis inilah,
kekuasaan rakyat itu dibagi-bagikan secara vertikal ke dalamlembaga-lembaga tinggi
negara yang berada dibawahnya. Karena itu, prinsipyang dianut disebut sebagai
prinsip pembagian kekuasaan (distribution ofpower). Akan tetapi, dalam Undan-
Undang dasar hasil perubahan, prinsipkedaulatan rakyat tersebut ditentukan
dibagikan secara horizontal dengan caramemisahkannya (separation of power)
meniadi kekuasaan-kekuasaan yangdinisbatkan sebagai Iungsi lembaga-lembaga
negara yang sederaiat dan salingmengendalikan satu sama lain berdasarkan prinsip
checks and balaces. Cabang kekuasaan legislatiI tetap berada di Maielis
Permusyawaratan Rakyat,tetapi maielis ini terdiri dari dua lembaga perwakilan yang
sederaiat denganlembaga negara lainnya. Untuk melengkapi pelaksanaan tugas-
tugaspengawasan, disamping lembaga legislatiI dibentuk pula Badan
PemeriksaKeuangan. Cabang kekuasaan eksekutiI berada ditangan Presiden dan
WakilPresiden. Untuk memberikan nasehat dan saran kepada Presiden dan
WakilPresiden, dibentuk pula Dewan Pertimbangan Agung. Sedangkan

13


cabangkekuasaan kehakiman dipegang oleh Mahkamah Agung dan
MahkamahKonstitusi.Maielis Permusyawaratan Rakyat tetap merupakan rumah
penielmaan seluruh rakyat yang strukturnya dikembangkan dalam dua kamar, yaitu
DewanPerwakilan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah. Oleh karena
itu,prinsip perwakilan daerah dalam Dewan Perwakilan Rakyat Daerah
harusdibedakan hakikatnya dari prinsip perwakilan rakyat dalam Dewan
PerwakilanRakyat.Maksudnya ialah agar seluruh aspirasi rakyat benar-benar
dapatdiielmakan ke dalam Maielis Permusyawaratan Rakyat yang terdiri dari dua
pintu.

Kedudukan Maielis Permusyawaratan Rakyat yang terdiri dari dua lembaga
perwakilan itu adalah sederaiat dengan Presiden dan Mahkamah Agung dan
Mahkamah Konstitusi. Ketiga cabang kekuasaan legislatiI, eksekutiI, danyudikatiI
itu sama-sama sederaiat dan saling mengontrol satu sama lain sesuaidengan prinsip
heck and balances.` Dengan adanya prinsip heck and balances`ini, maka
kekuasaan negara dapat diatur, dibatasi dan bahkandikontrol dengan sesebaik-
baiknya, sehingga penyalahgunaan kekuasaan olehaparat penyelenggara negara
ataupun pribadi-pribadi yang kebetulan sedangmenduduki iabatan dalam lembaga-
lembaga negara yang bersangkutan dapatdicegah dan ditanggulangi dengan sebaik-
baiknya. Pasal-pasal yang dapat dianggap mencerminkan perubahan tersebutantara
lain adalah perubahan ketentuan pasal 5, terutama ayat (1) iuncto pasal20 ayat (1)
sampai dengan ayat (5) yang secara ielas menentukan bahwa IungsilegislatiI ada
pada Dewan Perwakilan Rakyat, sedangkan Presiden adalahkepala eksekutiI.
Disamping itu, ada pula ketentuan mengenai kewenangan MPR yang tidak lagi
diiadikan tempat kemana presiden harusbertanggungiawab atau menyampaikan
pertanggung-iawaban iabatannya.Selain itu, ketentuan mengenai Mahkamah
Konstitusi yang diberi kewenanganuntuk melakukan penguiian atas Undang-Undang
terhadap Undang-UndangDasar seperti ditentukan dalam pasal 24 ayat (1) iuga
mencerminkan dianutnyaasas pemisahan kekuasaan dan prinsip check and

14


balances antara cabangkekuasaan legislatiI dan yudikatiI. Ketiga ketentuan itu
memastikan taIsirberkenaan dengan teriadinya pergeseran MPR dari kedudukannya
sebagailembaga tertinggi meniadi lembaga yang sederaiat dengan
Presidenberdasarkan pemisahan kekuasaan dan prinsip check and balances.



D. SISTEM PEME#INTAHAN P#ESIDENSIL
Dalam sistem ini terdapat lima prinsip penting, yaitu
1) Presiden dan Wakil Presiden merupakan satu institusi penyelenggarakekuasaan
eksekutiI negara yang tertinggi di bawah Undang-UndangDasar. Dalam sistem
ini tidak dikenal dan tidak perlu dibedakan adanyakepala negara dan kepala
pemerintahan. Keduanya adalah Presiden danWakil Presiden. Dalam
menialankan pemerintahan negara, kekuasaan dantanggungiawab politik berada
ditangan Presiden (concentration of powerand responsibilitv upon the
President).
2) Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh rakyat secara langsung dankarena itu
secara politik tidak bertanggungiawab kepada Maielis Permusyawaratan Rakyat
atau lembaga parlemen, melainkanbertanggungiawab langsung kepada rakyat
yang memilihnya.
3) Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat dimintakan
pertanggungiawabannyasecara hukum apabila Presiden dan/atau Wakil
Presidenmelakukan pelanggaran hukum konstitusi. Dalam hal demikian,
Presidendan/atau Wakil Presiden dapat dituntut pertanggungiawaban oleh
DewanPerwakilan Rakyat untuk disidangkan dalam Maielis
PermusyawaratanRakyat, yaitu sidang gabungan antara Dewan Perwakilan
Rakyat danDewan Perwakilan Daerah. amun, sebelum diberhentikan, tuntutan
pemberhentian Presidendan/atau Wakil Presiden yang didasarkan atastuduhan
pelanggaran atau kesalahan, terlebih dulu harus dibuktikan secarahukum melalui

13


proses peradilan di Mahkamah Konstitusi. Jika tuduhanbersalah itu dapat
dibuktikan secara hukum oleh Mahkamah Konstitusi, barulah atas dasar itu MPR
bersidang dan secara resmi mengambilputusan pemberhentian.
4) Para Menteri adalah pembantu Presiden, Menteri diangkat dandiberhentikan oleh
Presiden dan karena bertanggungiawab kepada Presiden, bukan dan tidak
bertanggungiawab kepada parlemen.Kedudukannya tidak tergantung kepada
parlemen. Disamping itu, paraMenteri itulah yang pada hakikatnya merupakan
para pemimpinpemerintahan dalam bidang masing-masing. Karena itu,
kedudukannyasangat penting dalam menialankan roda pemerintahan.
5) Untuk membatasi kekuasaan Presiden yang kedudukannya dalam system
Presidensialsangat kuat sesuai dengan kebutuhan untuk meniamin
stabilitaspemerintahan, ditentukan pula bahwa masa iabatan Presiden lima
tahunan tidak boleh diiabat oleh orang yang sama lebih dari dua masa iabatan.
Di samping itu, beberapa badan atau lembaga negara dalam lingkungancabang
kekuasaan eksekutiI ditentukan pula independensinya dalam menialankan tugas
utamanya. Lembaga-lembaga eksekutiI yang dimaksud adalah Bank Indonesia
sebagai bank sentral, Kepolisian egara dan Keiaksaan Agung sebagai aparatur
penegakan hukum, dan Tentaraasional Indonesia sebagai aparatur pertahanan
negara. Meskipunkeempat lembaga tersebut berada dalam ranah eksekutiI, tetapi
dalammenialankan tugas utamanya tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan
politik pribadi Presiden. Untuk meniamin hal itu, maka pengangkatan
danpemberhentian Gubernur dan Wakil Gubernur Bank Indonesia,
KepalaKepolisian egara, Jaksa Agung, danPanglimaTentaraasionalndonesia
hanyadapatdilakukan oleh Presiden setelah mendapatpersetuiuan dari Dewan
Perwakilan Rakyat. Pemberhentian para peiabattinggi pemerintahan tersebut
tanpa didahului dengan persetuiuan DewanPerwakilan Rakyat hanya dapat
dilakukan oleh Presiden apabila yangbersangkutan terbukti bersalah dan karena
itu dihukum berdasarkan vonispengadilan yang bersiIat tetap karena melakukan
tindak pidana menuruttata cara yang diaturdenganUndang-Undang.

16


BAB III
PENUTUP

A. Ke8i25:lan
egara pada hakikatnya adalah suatu sistem, yang terdiri dariberbagai sub
sistem yang merupakan prasyarat bagi keberIungsian dan keberlangsungan negara.
Dengan demikian dapat dikatakan bahwa konsepnegara adalah sistem yang statis
(dalam pengertian tidak berubah-ubahatau tidak akan dirubah) ; sementara sub sistem
dalam negara tersebutkonsep yang dinamis, berkembang dan berubah-
ubah.Mengingat hal tersebut, maka keberadaan pemerintah (organisasimaupun
produk hukum yang dihasilkan), harus selalu disempurnakan sesuaidengan
perkembangan masyarakat (dalam dan luar negeri). Sebab, sistem pemerintahan dan
ketatanegaraan yang statis akan membawa dampakkepada keseiahteraan masyarakat
dan sistem lainnya.Sehubungan dengan hal tersebut, maka uraian mengenai
SistemKetatanegaraa RI seharusnya dapat dianalisa dengan baik sehingga dapat
diterima dan sekaligus mencerminkan kepentingan masyarakatseluruhnya.
B. Saran
Dengan adanya makalah ini diharapkan agar pengetahuan kita tentang sistem
ketatanegaraan Republik Indonesia dapat bertambah. Dan apabila teriadi perubahan
pada manaiemen reIormasi, penegakkan hukum serta yang menyakut masyarakat
luas sebaiknya dpikirkan dan dipersiapkan secara matang agar tidak teriadi sesuatu
yang tidak diharapkan oleh rakyat.









17


DATA# PUSTAKA

Kusnardi, Moh, S dan amaily Ibrahim. S. ukum Tata Negara ndonesia.Cet.
ke-7 CV Sinar Bakti, Jakarta. 1988.

http//Cwebaskets Blog.htm

Utomo, Tri Widodo W, S. Sistem etatanegaraan R, Jawa Barat. 1998.
http//panmohamadIaiz.com/2007/03/18/sistem-ketatanegaraan-indonesia-pasca-
amandemen/
http//panmohamadIaiz.blogspot.com
http//wisnu wardhana ac.id/th








18



KATA PENGANTA#


Puii dan syukur kita haturkan atas kehadirat Tuhan ang Maha Esa, karena
berkat limpahan rahmat dan karunia-yalah sehingga kami dapat menyelesaikan
makalah 'SISTEM KETATAEGARAA REPUBLIK IDOESIA¨ ini.
Sistem ketatanegaraan Republik Indonesia adalah suatu susunan pemerintahan
yang disusun berdasarkan persetuiuan bersama atas nama rakyat Indonesia. Sistem
ini mengalami beberapa perubahan berkaitan dengan adanya amandemen UUD 1945.
Kami berharap semoga dengan adanya makalah ini dapat membantu kita untuk lebih
mengetahui tentang Sistem Ketatanegaraan Repiblik Indonesia.
Kami sadar bahwa dalam menyusun makalah ini terdapat banyak kekurangan.
Oleh karena itu, kritik dan saran sangat kami harapkan demi kesempurnaan makalah
ini. Akhirnya kami sebagai penyusun mengucapkan banyak terimakasih.

Makassar, Desember 2010


Penyusun





19


DATA# ISI

KATA PEGATAR .................................................................................. i
DAFTAR ISI ............................................................................................... ii
BAB I PEDAULUA ............................................................................. 1
A. Latar Belakang ................................................................................. 1
B. Rumusan Masalah ............................................................................ 1

BAB II PEMBAASA ............................................................................. 2
A. egara ............................................................................................ 2
B. Sistem ketatanegaraan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila
dan Undang-Undang Dasar 1945 ..................................................... 5
C. Pemisahan Kekuasaan dan Prinsip 'CECKS AD BALACES¨ 12
D. System Pemerintahan Presidensil .................................................. 19
BAB III PEUTUP ...................................................................................... 20
A. Kesimpulan ....................................................................................... 20
B. Saran ................................................................................................ 20

DAFTAR PUSTAKA ................................................................................... 21

207:5.3 /03.7. 03:7:9.7.:.3 9073907.9.  !$ $$%%%##!& $  # $0-0:2 9.3 .3 47.33.0-07 30.7 2. 207:5.7..8 /...9.30./: .9.8 02.:: 9...8.9:7.9:30.8.9  $0/.: 04254 .5.3 202. 202-.38..9. .8.3.3 207:5.7. 203.3 /..3 0:.8.32.7.3  9070- /.3 -079::.8.33  30.7.8 9039.3 -.. 5.3 202 003./. 3/.3 88902 09..7.7:89.3 203:7:9 402..

7.380:25:.38..37..9: .8. 3..387/-.9 9079039:  ..9:5020739.3.9.45.30:.8.9: 2.3203/.3 203:7:9 39073...7.:.28:.9 0/.-07/.3/47..203:7:8 8.207:5.9079039:/. 30.3.3-.8.2/.7    $1..943.9 -.0/. .

7.33..5...8.9202.7.9079-/.8.3 502:83.2 5039..9202.9..90..3:39:20.8.20309.3    $1.7 93/.9078930.7.8.8. ...330.9:7././.20303.3-078.7.39:3/:5.3.3.5.0:.   $1../..2.39::.2.59.9     .9243454 O 0.30.7  O !.7.0:.8././.7.7..3.3-07..9:  O 0.32033/..3.2025:3.8.3.9.7907. O 0. 507.3.507:/03.: 47.747.35.3-0781.95:.-.8..-07. .3-0781.5.:907.318/.3.5.3507.7.7:8/5.318  O .93.9:7./.5.20309..72.

5.9 203. /.9.3 8:.. O ..8..3 .7..3 0507..2 -.3 9079039:  30.9:7.9: .7.3 -07/.3 .7.9.8 9079039: /.

3/.3/:5-.  O 0.47.3/230.5.9203. -079039.3  /.3203.5.:5802:.7.703..7.9:7.. O 0:.3.3  50309.9. .38.30.203.7.9. :.7.7.3 549 /..3.3/03.3 80-..25078047.3...::39:802:.3.3/.  0.85.7.3  O 0.3 2.-07.7.35.35.3 5.3 ..3.2443.    $1.8. 20309.

.../..3 8:.9 /. 47.3 203.30.8 80:7: 503/:/: .9079039:   ..3-078:8:39:3. 802:.7.  3/4308..9: -079025.907947.:5:3 5020739. -07.. 30..9.2 .9.:.07.3 . .33../.3 20... 9/..2 2. . 907947.780-:. 9079039: 80-./.20309.. 30.  !020739.  803.3 203/..3 30.3 /. 8:.2 20309.7.9 93.7. 47.38.3 507./.3.3 503:3:.8.7.     &38:7/.3 -079025.9 0/:/:. 0:. .3 5.8. -.  /.  !03/:/: !03/:/: .3 /.8. 08.3. 203/. .7. /.9.9: .2/.3 /.7 80 8:8:3.33.8.9:30..3 80-:.90780-:9   .. 207:5.7. !020739.7..9: 30.7..5.3 0:.30. 9025./.: 8920.. .07.3.8 .: .780503/:/:3.8.7.3..3.3 :8:8 .7..5//.5/.993.9/./. .9:7  203003.3 -07/.330. . .9:.30:.  2.7. $0/.

 207:5..7.    . 30.9.7..3.  3/4308.3 05.3.3 0.503.

.3  O :/91 .. O 0...3!708/03 /.3.07/.3 05.2:7 207. O 4389:91 .9.3!#  O :/.330.91.8.  O 02.93.7.7..3/.8.3 && /.3 .3 507809::. /.7.3.7.3.3/4308.:907.9:203003.309079-./ 2.3!#  O 43974.9.5.. #05:- .30.9 -07/...3/47/07  O 030.3.7.8. /9:3: /..3 /.7..2. O 03/:38003.3 !708/03 /03.3 7.30:.7.30.3:2:2  O 03.3 :3/.8..2.3. 0..30:./.8.309079-.:.8.9:203.3  /.3.37.3.5-.3 /.9.38.3-.3 O 03:8.3/4308.907.8.     %::.7.91 .9: 202-039: :3/.3!708/03  O 08.9: 203003..     :380.8.9078579:..3 ..30.: /.  O :920.7.3.7.3 0/..7..3..3..30.7..  O 9.3080.380:7:9:25.9.907.35079.3    %::.:.9: 30.7..8.2:7./.8.3.59..8.8.38.2.3502.3. .../.9:203003.3/:3.3 O 03003.3080.302.893/.3!#  O 80:91.30/:5..9  20309.

9..3 .3...3 !708/03 /.:.9: 202-07 .7..3:3.3.-.7.91 .8..- 0:.3 .3!#  O 438:9.8 5079..8 9.3.9.330.7.9: 203003.3 203.3 8.3. /. 385091 .3 502078.

50792-.3.5020739..3!      .3.8. /.305./.

 2085:3 /9:.8.8.8.. !.3!...38.38../. .30. 3.9:7 09.:. .7 0.3 . 3 80.3/:5 08.7. #05:- 3/4308. 80. /.7 -.38. 2 !..3. .8.7.9.38. -. 80. 5.79!./ 50.7.9/.7 /.3&3/..8.2..  3.43899:830././.3 -07.: && .. /.9 907.7  .3.3 &3/.. 3/4308.3 80. 202.9 .3 /:5 /.3 -078.38.25.. 8.2 0-:/.8..350393 -.8.3 .    .38..7.7.9.  .3 $. .3 &3/.: /.. :.3 ..820  . 2.3 .7 0.  $890209. /9072.8.3 -.380-. 3/4308./.8./ .3 -07-07:7. 3/4308.. 40-.9 3/4308.3 /:5 -.3.. 5.3. 3/. 507:.35. -07-0/.7. 1472. /..3.9  8./ 788 3.3/.9. .7 0.3 -078..3.:8 203.. 207:5.8. 5.3 80-.3.3.7.38.7    07/..9.30.3 8. 80.3/.3  .8.  !.8. -07.3./.8.5 5.3 -07.3..3  !.. 8.2:3 /.38.#05:-3/4308. 443.79:2.8 .:3   ..3205:90.  /.. 3/4308..38.3 ..  :89:8  /8. ..31:38&& &3/.7 //. 2.3 -. #05:- 3/4308.2 7:2:8. 207:5./.3.3 5073.3.3 /.3 &3/.38..: /003/..8./.3-07/.3/4308.3. 5..73. 2.3 -07.3 93.2 057-.3 207:5. /..9 8./.8.7. 80.2.. /..9.3 81. 88902 18. .7 0. .3. 207:5.8.7.     07/.8..... 3 9.3.3. /.3 80-.  !03079. -. 2025:3.8. 9. :.. ::7 .843.9.3 43899:843.3.: 203. 80-.8. /.2 0/:5.:-8.3/.247.3 .3.3. -:..9. 9. 80.7.3 -.7.8.: /::. /.3 /.79507.2 9. -07.3!.3..3 -.3/. .3 9::.8.3 -0702-.9:7.8.253 9:  5.8. /. 3.3 203./ .3 0889038 -. .3&3/. %.8.3 5. 80:7: 7. 5...3 /:5 -.7.  !. /..7.9.8.3/  .8.2.3. 9.  057-..3803434  03.7. 5.9.7.7.7.:8 50307.3 .3 -.7 0.3 0/:/:.3.  !./. 3/4308.. ..079.3 ./..93 &&/8...1.9 8. 8:/..9. && .3 203.  !./.3.3 .3 80..8.8. 207:5.

2.3 2:73 907:9..2 . . 2.8.:7:3.8.3.8. /.2 :7:3 ..99:7./. 02-. 3 207:5.3 !# -0:2 907-039:  %.7 .98  !.9.3 /.5./..9.9..2-.8.:.2 8890209.3 507:-. :89:8 /3/4308.3  &&  907/7 ..3.3 9:-: -.:0- 5.3 8079.3. &3/.9.3889025020739.8. 20325.3 . 203. ..-07.9 /.7.3 80./.8. 9073. 9.8.  5.3!07.3 .3 .9 .9.5.3 2025079. 507:-.7.3/0203  . ./.2.3.  :9.3 -.3 !...5030.8.3  ..50-/0247.7.8.3 /..: !.3.8./. 7/0 ..3 507:.8.35.70203907  .3 08.3 203.8.9.3. 507:-..2:3 50.7:    !020739.8.   .3.3  .8.....3.2.3907/7/.3..02-07 /-039: ..:2.8.2..  $0-0:2 /.9...8. 3/4308.3#05:-3/4308..703.-07.9:7. .3.30..2-..7 0.30207/0.3 &&  /.3%./.3 /8-:.:&&$ 079!708/03:02-.9:9.  803..3.3 4380:03  . 0:./. 50.9-07. 50789.. 202-07.:.3 5079.  4.8 40 !# 5.3. 2:73 /.7/.9.7 !.3 $090..91  .:43899:8#$ /.3.3 5... 9. /.7.3 203:-..3 02-. 9:7.3 /::.. 80.75.9:    &&  9/.3 434207.3%..3 /03.3.9   5.8./.3...:3   &&203.3. 40 !! 5...9.!708/0342475.3.3  . 80/..-309 $02 !708/0380 $02 !. ! /807.8 !02-:.3 !07..3 .907/7/.0802-07 /3/4308.3 &&   /03.:. 8:8:3..3 &&  .380.8.9.7.3. 94-07 202:9:8.3.9-07.33.3. !# /. /.703.7.3 /..3 507:-. 9.75.3 80503:3.3  &&  202   -.  :89:8   $0.3 &3/.9.9/.. 9:7..

3 7./.90 /0-9 /..3 -0-.9 3/4308..57.

    .3:9.3 5. /0-9  /.8.5:-.8.3  &&  .29.3/.3..:7.5.3 202-07 0:..:39:203.38:2-07.89./.

 /.9 8./.7:  &&  :. !.7.5.507. 2.3 8.3 O 0909.3 !# 4247 .39. 203. 7/0 ./ 43899:8 .20.8.:80:2.9:7.3.7.

!#.

 !# -070909.3 203.3 20. -07003/... .3. O 0909..3507:-.3 :39: 2025079. .3907.9..3 !# 4247'.3 -.:.53.5.3 &&   9/./.5..

!#.

 !# -07003/.34247%.3%!!#4247'..503/.920. .:39039.3 #010703/:2 .97.3 50.5. -.8.::.39.9039.3 &3/.3.3 203.9.7.3207:5... &&   9070- /.3 -..7:8239.3 . 203:-.3#010703/:2 .:7010703/:2  O &3/..

!#.

3/.&& O $/. && O $/..3%.3/0203      .3 !#    9...3$/.02-07   !07:-. :89:8  !07:-.3.. 507:-.3&2:2/.3 09.3.3 !#    9.9&&  !.2.3.  .3!# O $/.3 %.3.3!079. 5.   4.3 /909.:3.:3.30/:.3 %.2 :7:3 .  94-07 !07:-.   :89:8   !07:-.5.2  .9:     &&  203.:3.8..2..3 0025.8.2$/.3/.3%.3 .:3..3&2:2!# 9..&&.3!# 9. && O $/.

-  .3 %.  .9   9:7.-'5.8.8.8.9 !..-!.8..8.    !.8.8.9  /.8..8.9  !.8. !.8.9/. !.9 !.9 !. !. !...3    . !#%     !....8.8.8..9     /.9 .3 !..    ..- ' !./.  !..9  /.8.8..3 !.8..8.. &     !.. !... !.8..8.8. 9:7.9  !.8.. !.8..9  !.. !.3 !.8.    ..8.9 !.  !. /.9 !.8.8...  .   ..8..8.8.9        .3  !.8.3 !.3 !..9   !..8.9/.8.3 !.  .8. %      !%      !. !.8.8.-!.. !. !.8. !. 5.8. !.8.8.3 !.3 !.9    /. !..3       /..8.9 !.8.3           /..2-.8.8.8.. ..8...8..3 .8.8.9 .9/.9    !..  .3       5..9 !.    ....9     /.9  /.3 5. !.8.- '  5.-'!.3 507..  .3 !.8..8....9   /.9 !..8.

/..8.3/4308.3 8:2-07 /. 5...7. -.8.3    .3    -  !02-:.7 5.8.574..50.33.3 /.3907/7/..3 8..2   .2-.3 :3.3.3      !.3 . 203. 2. ..38.9  !. 3.03.-.30.247.2...  .3.3.23:3.  .078./.8. 2.38.8:89:8  .703.3 2.3507:. /7:2:8.3 &&  207:5./ -. 9:  809.38.5203.2 502-:. .. 502-:.7.2.3/:3 3.9.75.2.703.2  2025:3.3 089..333/90..9       /. -:2  089./.7 249.3 90.3.9  !.3  . 203.3 -.38.9.078.3 80. -. 203.7 .3 /:3:3 93 40 -.3 907.3 &3/.8.5 .8.3507.9      /..3...3 . 3.3/:3 .3 8:2-07 /.5809. ::2 /. 3.3/:3 /.  .38.03.8.8.: / 3/4308.3909.7..3%:-:&& &&.7  &3..80.7.3 507::/.-.3 .  2.857.3-.8 507:.3 -07.       !.2 :-:3. .3.  !02-:. 3/4308.9.9 /.3 . /.7 544 544 57.3/:3 802.9    /.9 /.3/.8.3/..3 .3-.3 /.9.38.3    !./..3&3/.3.3.9:7. 909..3 -07.9. ..3 207:5.9./.38.3.. / :3..3/:3 /3.3 &&   :.. ..843.3 9. 207:5... /2..:5:3/.9:7.9 /.3 8:2-07 ::2 90793 ...9 /. /.8 /..907.3 90.3 207:5. /2:.. .79 /.3 203.8. && 207:5.7  ...

 -. 5..330.5./. 0.3 -07/.907 . !020739.3.3 . -07/.3 .08  0/. -07/. .9..7..7.3 0.3 .8 ::2 #0..2 502-:..8079. -07/. -078 2.  %:.3 /.3 /.90.3 90793 /9.3 -078 438058 0./.9. !# 80-.8: 503.3 !# .3 -078 2.3/4308. /-07-.9:7.3 O 03.3..2-:3./.25030.-84:982    0:.3.7.38...80:.9!708/03/.3 5..8.3503/:/:3.9:.. -/..3 907.3203.3 .9. 7. 50302. 5. .3&&  .3/50790.3 .909002-07 /07 2... .8  003. .8.3 /03.907 :-:3. 0.9.3&& //.3 -07083. ..8.3 08./03. /03.3 0. 9072..3 .23..7..7.9 3/4308.    !.8.3 203039:.7.9889.5.:..8 88902 43899:8 9/.3 .8.7.3 0/:/:.8. / 0.8.8.3  $8902 5020739.3-0.3 8802.3 0.3002-.3 !4$48..8.7.7.3 40 8:.3/03. .7..9.3 0. .8/.3 . -0781.39:/03.3 !# 0 0.8.30.2 /.9:-07:5.!708/03     ..:3.3 7.3 -078 2. .3  9:.3 9075..  //. O 0309.3 .544   3/4308.3 -:.3 0.25030.23..8 ::2 9/.9 / 50.7.907 88902 520739.7.3 003. /.9.9889.29089.3./:  /.8 /.7.-:.8.7.9..9: -.3.//:.9 /.3...8.98 /.8. 3/4308.3    $8902 43899:843.8.9:  !.3 -073.7.3/-0/. 5.2.3&& O 0309.3 80:7: 7.

 #05:- 3/4308..39.3.3203907 2039070.8  &3/.3/02..30..8. !# ...3.544 544 57.2.33/4308. !020739. 203.9.7: . 9/.7  !07:-.2.30/.3 507:-.7.3 -. 0.3 .9072:.3 203/..3 9/.3 203:7:9 . -0757 .3 &&  203.3 8..3 8.3  /.    0:.8.502-.3  3 :2.3&& 909..9.8. 909.9 &&  9: 90.907-.3 0025.- 05.3.  803.0:.7./. 8090.7.!07:-. 3. 907-..:3    !07:-.907 ..:5  -:97 09039:. 0.7  90.202503.3 -..8&& .7.-079.3 /.- 05.. /0.7.9/.7 507:-. 2. !07:-.3 0025.2 507:-.8.9/.3 5079./.0:.3 20.7.&&5. /.3 3.390793    !708/039/...3 47.025...9..33.9.:3   $0:-:3.3 /-.3. ..9.2 &&     03907 0.  .3 &&  80:7:3.    ..9.3. 203..203.9 ..7: 8.3 207:5.3.2..3 9: :.78:/:983.9.7: 897:9:7 /.3.8.3 2.793.7 0.3 30.5.503003.. !#  :../458.5.9.3:3.25.7-.. /.. /0./03. 2085:3 3.   !708/03 .. 205:92.9 /.. -079. 507:-.5..305./.8  !030..3 &3/.3 2085:3 05.3 &&  203. -079.8..3/9.3  !708/03203. 9/.8.2.9/.8././.3 507:-. 7082 &3/.3 507:-.9 /.9 -../.3:3 .7.5..7 80.. 80.9 203/.9. .947..8090.. /. 503003.7.7. 5. !#  !708/03 .9.7. %.3  03.3 3 8:/./.9. 0.2507:-.207.5/.8.. !# !030.3.:50-/.3 90793 / -./. 203.. 47...7. 9/.3/03.3:3.8890209.3 &&  203./..39:50393/8.. #05:-3/4308...-:.- 05. 9.5 207:5..39: 5708/03  0397 0.&&9: 25.9072:...7.8.7.3 507:-.9:2.3 .9 5.3. 9.2 507:-.3/.9 9.2.3 9: :.7.:3  80.8.30025.3202-07039.8.8. .:3  8..203.8&&-078-:9709039:. !# 5030..7.3 &3/.3820 897:9:7.2.3 .8.3 43899:8 -.

5  /. /-.7.2 .3 .33..7. .203907   !028.8.9 90780-:9 /9039:.3 .302-..3 7.334247.3 3..8. 30.3 0:..9.3:9 /80-:9 80-.8.3 #.7 7..08    !02:73..3 #05:-3/4308..3 .08 !072:8. 805.8/. 90793 30.9  /.2.3 08./.3 -07/.3 80/07.08 !072:8.3    .3 9:.9. 3.8 ./.3. 02-..7 ..425.-.079../ 0:.8.3 .507.3 909.:. 1:38 02-.3 80/07.7.3 80:7: 7.3 2003..9.02-.33.8503. 08. /::/.9.8 80..3/ -.. 0/./.9:. 9:  57385.0:. 02-..7.3. 47439. 5078.0.7 ..7.9.7.3 0:.3 8..3 80-.3 /897-:943 415407  .3/.. .7.3/38-.    !030..2 .9.8. 0.9 90780-:9 / .80.....2028.  .9.3/.703. 02-.!708/03  /-039: 5:.9:..3/.2 &3/.3/-.3 207:5.3 8.3  ./0247...2.9.. -.3 -07.083907/7/.91 /-039: 5:.3 &3/./..8.5 50.8.5 -07.3 /-.7..3/.9 /03.3 !708/03 /..357385 . 57385 502-.202-.3.8.3..8.8.3....8 .7/:.3 0:.: 80-.9 .3 07.9 /.3 080:91 -07..52..9.3./....3 /.      !$&$!#$! $ $  !7385 0/.!708/03  &39: 202-07.2.3 8. 30.3 .350302.388902!020739..  &39: 2003.08 3. /03.30:.:../.7.  0:.3  /8... .38.:.8.3 80.91 909. /.943 41 5407  203.7.3 05..8.9  50.. / .3 0:.8.3 7.3 /. .3 :3  $0/.8.:8/..7.3 ..9 /..580.320303/.. /9.7.3 0:.3 .9: 8.80. 08. .3.08  . /03.3#.8 507:-..37. !708/03 /.3 -07.39/.3 /.3 !0792-..3 !02078..9.9 909.9.0.380.93 30..99:/-.3  573850/.: 80503:3.3 /.3 '  !03:.7.8.8 9:..3.880.253 02-..0/...3:93. 0.3./.3 .3 57385 . 907-..-..7.!708/038.7.

.- .7.3 80-.0. 02-..3!07.:3. ..3 8. 5708/03 .0. :3 /.3 9/.3:9.:5:3 57-.3 /.5 207:5../.3:/.3.3 . /02-.8:/3.3/-07003.3 !07..7.0723.9  80/.3 57385    . 507. 43899:8.9. 203.3.3 57385 0.3 -.8&3/.2. .. .9 /./../.9   :.. 080:91  8...3.3 -..0723.3.30:.2.9/. .5.2..   907:9.9 02../.8...3 /.91  080:91  /.9 /.3 .43899:8 .8. 0:.3 /..  !.9.2.3 !708/03 /.7 80:7: .3 /.3 &3/. 50302.2..3 #.3 #..3.3 !# .3 /.5 203.9..9 .7 805079 /9039:.... . 003.3 /50.2.3:93.8.93./.857. .3.3 20303..91 9: 8.5.7.7. ..7. 9: 57385 507. 5..05..3#.9: 8.. . $0.3 40 .08 !072:8.-...3 808:./ 57-.9.9..3503:.3:39:20.7 /.9/02.2 0.9   .3 /..-..  . -./ .8...3 -078...9.2 0.33. 43899:8  09.7 /:. /.253 9:  .3/ .7. 02-.  ..5.25. 1:3808... .3 !07...8 203039:.9: 0..9 /.8. 30.3 !708/03 .3 20303.-.91 ..9 ..3 0:./. .3 80. .3 /03. /.7..3 907/7 /..: 203.3 8080-.3..3 507:-. .3 40.7:8-079.9.3 90780-:9.3 80:7: 7. 5:.3..3 0:./.94 5.3 .7.9. :3 /.9 /03.3203/:/: .. 80/07. .2. 539:   0/:/:.9. .9 503003.8 /...3 . .3 !07.-. 30.3/ -.7:8/-0/..2 /:. /.. 8....3 09039:.3 5079. 0. /.. .5.07.3 0-09:. /03.2 02-.3:3.3 #.3 0.7 -03.3 .9   8. -.3 .9 909.39..9 /.3 30.  803..2.3.7 57385 507.3:.3 7.3 .2 .8..3 #.8.9 /.5 &3/.7  ..8.  0 ./.3 7:2..8 7... 5.8.3 0 /.8.2.3 20343974 8.3 ./03.9 .7.. .. 80/07.3 5.3 #.9 .08 !072:8.3/43974 /03..3 #. 503.07..3 ...9 .25.3.8.8 5028..9   :3.703. 57385 0.3 80/.3 897:9:73.8.3.07.-.3/ -..08 !072:8.5.3 9: .2.08 3  2.3 #..3 9:  09039:.3.9 -03.3 /.3 &3/.2 5.3 907/7 /.9:7  /-..3 !07.2.9 .3 0.3 0:. /.3 08.3 9025.3 907./.3.08  03. 09039:.7 /:..3:3 . 507:-. 0.7.3 /9.:.3 /.

3 080:91 30. ..187-0703.7.39.3 !# /.. .9..91  09. !708/03 207:5. . /03. !708/03 /5 40 7./..3 /03.38:3 /. 80-.-549 -07.3 .9:   !708/03 /./ 02-./.3/. -.0.7.02-. .-079.7.8. 30.33.3 &3/..7 0/:/:..9 .43.- ..943 41 5407.3.    !708/03 /.3.3  0/:.3.3 907..3:3.9 /03. !708/03  .3/.30:.3 80/07.-.3#.3..38:3 05...3.3 9./.91 /.32023..7.3.3 05.35020739.3 !708/03 ...8. /../.-05. /9..3/-./..30:.3 . 9: 80.3:3.3.7..5499/.. 09039:.5738550393 .08!072:8..9 80.. 5070807.3 08.0397.9.89..3/ 7085438-9 :543 90 !708/039    !708/03 /.. /..2 88902 3 9/..39.3.3. 0:.92. 507: /-0/..3:3.8.3 90793 / -.3 8.05..9: 3899:8 503003... 5.08  .7.. 7.3./3.70203  20.5..8.3 :/.3..7.35028. &3/.8.703.8..: 02-.3 .2 203.357385 .3-079.3 9: 202. 5020739. !708/03 /. ...3 30.3 !708/03-07/. 90793 203...3 9/.7  .7.9 .2889023907/.08       $$%!#%!#$$ .7.0:.

.3 5079..3:3. !708/03 /.80. !708/03 /.-.-.: ..9 /239.5..33.5.9.7.3. ::2 .

2 .3 ::2 43899:8  ..3 50.7..: .3. !708/0320.9.:.3.3  !708/03/. /02.

08 !072:8.9  .9: 8/.3 /.3 #.9/.39.9. ..07.3 9:39:9.3 .-:3.3.2 . !708/03 /..3 #.3 ...9 :39: /8/.3 502-07039.3 !708/03/.3.3..3#..: .9.9 /9:39:9 5079.3:3.5.30..3 40 0.7.. 0.2:3 80-0:2/-07039..3!07.-.7.3!07..3 !07.

7..9.3 //.89:/:.3 .3..9.:    .3.8..::220..7:8/-:9.:08.3 50.7.380.9.7.: .3 9070-/::. !708/03 .

 9:/:. .3.7.3.3&3/. 2.8.3 8.703.3 3/4308. .. .. 43899:8  ..8:/ . -079.5/..3/. /.23 89.3-0781.703.2.5.:.9909.9 808:..3.7. .:: /03.3:9..0548./..3 5:./..9.:3.70203 0/:/:.3 2..2. 02-.3.8 :9. 9/.438503./. 080:91 ...3 90780-:9 9.080:91 909.3 &3/..8. 9/.2 -/..3 0:.39:3 05..-.703. 80-.3!07..33..35:.3-078.-.- 05. :-073:7 ./. /03.9. 503.3 5.3:3.: 02-.5.3 / .3 9/.2203..3 30.7.. 9:/::2-07/.90780-:9-07.85020739.3-078.8.30.03907.3    &39: 202-.9.3 93/.380.253 9:  -0-07.9507809::.-.3/. 574808 507..3 #..3.3502-07039.9.7:.2 3:3.253 9:  5.5.8.8./.-.5.2.-. 0548.3 0. 50.3 :39: 203..3 !07. . 207:5.7: 40 050393..7.7.3 3/4308.3 0/:/:.3   8.3..3 9/.902-.8.3 5. 9.3:3.843.340!708/03.3.32.9.9 :.93.:.39:!708/03 03907/.5.3.374/. 9:  0/:/:.. :3  /.3 .3.2 88902 !708/038.993 5020739./ !708/03  &39: 203.23 .83  .7.5020739.. 203/.380.9 /-:9.20./.7. -079.3 %039.340 !708/03 /.3 0.9:7 5079.5./.3  /9039:.30. 5.9  !02-07039.-.3!. -./..3     ..5.7.7 0.%039.::240.9 /.7.3 9:.43899:8 -.  .-9. 9:  2../..380397.3/4308.3 /.3 #.3 .70203  8.3 !708/03 2.5.3 40 !708/03 8090./..3 /2.2 203. 80-.3 549 57-. 9: /./.7.7..3080:91/9039:.. 5022535020739.  05.83 2.3 0-:9:.7082203..8. 3/0503/0383. 30.27. 2..2.3    !.5.3.3 /.03907 9:../.3 .8/.35.8 0:.7.79:!# -078/.. ..3:380-.703.3 .9/.3502-07039.7 /:. 085:30025....3..3.3 /.502-./.39:. /.843. 5.- 05.3/-07039.8.9:7 5030... -./.5 /. 3/4308.9.2-5:9:8..203:7:99.940 47...3..33.3 :-073:7 /. -40 /.3...:.3 !708/03 . 907.9 .8.950393/.2. ..3.7.9:7/03.3 ::2  /.-.9.7.3. /.3 5.3907-:9 -078.2203.33.8. 0- /. //..3..  02-..7.9/. -40 /503.8 :9./. !708/03  -:. .7.3 /.3.3 507809::.

3.9             . :-.3 /. 803. 47./..3 89.0203 701472.  03.3 808:.7.8.3 -..9 /.3 /.7. :7.8.889025020739.32.3 207:5.39/....9 :.. # 80.9 /.3:.389.380..:5:3 574/: ::2 ..7.5... 2.3 . .3/7:-..98.3 -.9: .3 .3 30.93.3050393.8..-07:-./.. 2. 907.8.:8203.3 .. 3 /.3 -07:-... 033. /03.3 57.73007 $0-. :-.8.8 80-.7.9.7. $890209. $0:-:3..3..7..5.:. 90780-:9  2.9 /9072.:9/./.5.3 88902 ..9.9 /.7.38.3..8:-88902 /.980:7:3..7:83. 802039.2503079.3 20303.9: 88902  ..3 ::2 8079.7 50309.. /.32./. 2. /57.3 /.3 09.3 /02. .7.907. 9039..33.7./507:-.9-079.9..3 /3./.28  -0702-.3 907/7 /./.3 5.8.5.9.3 0-07.3 03.3 5020739.7.7. .3 /.3  .5.  !&%&!    0825:. 88902 .3 88902 09.3.9 /..8.080.. . 5.3 /.5..7.32.3202-.39/..2/.9.3 203.9. 0-071:38..-.25.7:8 80.. 0-07..3 9.7.7.3 50702-.7-07-.7. 8:.7./ 808:.. 8:- 88902 ./.3 0.: /8025:73.0723.3.3407../.30.98 /./03.3 80.3 . .38:3. 90780-:943805 .30.3/.30.9 -.82.8  5030.3.    $. /.. 4380530.2-./.:9 2.7 9/.2 30.5..05.7./.3 /5078.3 /03.3. 90780-:9  2.3#05:-3/4308.907..9 ./.5.

7/ 4 $/.7.3/4308.0.79.3.2 $ ::2%.9.    995.-7.7.2. %#!&$%  :83. 09  0 '$3.9 ..

.

9...0-.30..7.3# .809 84 92  &9424 %7/4/4 $ $890209.7.9   995.

.

 ./1.5.324.2.42.

 .

.

.

.3/0203. 5. .2.7.88902 09.30.3 3/4308.9..8.

 995.

.

/1.324. -48549 .2.42 995.5.

.

83:..3. /.7/..

9           .

 .703.3. 803.. ..9: 79/.30. 8:./.9202-.2./.3 .7:3.3. $$%%%##!& $ 3  $8902 09.9.3..9 25.3/03.5..  %!%#   !: /.8./03.2 203:8:3 2.39:9.2 8.3.3 8::7 9.2.8   .7 0802-07     !03:8:3        .2-0-07.38.7. .2.3 /8:8:3 -07/....7 -.280-..32.3 5020739. 7.  .9.2.9072.:39:0- 20309.8 0.9.3 ...38.9 3/4308.3-.5.9 203008../7.507:-. 3 73.3  0.:9039.3/.2-07.3-07.. /.5.5.3.7.9 %:. 3 907/.88. .3 7.7..7. -07.2 /.8 3.3.....9 /././.9. 0:7..3/0203&&  ....5...7.9.3 507809::.9.3 . .3.58024.2. .3.30.  $8902 3203. 8.9 -.703.9:7.3 2.3#05-3/4308.3 -078..3 #05:- 3/4308.5.3$890209.503:8:3203:.3 ...2.7..9: 8:8:3.3/0208025:73..3 .

3!.3    #:2:8..3&3/.    $890209.3!7385 $$     $8902!020739..8..7. /..7    !028.8.3 &3/.3/. %#$  %!%#  %#$  !&&    ..3   %#!&$%                       .9.3#05:-3/4308.9.3    $.-07/.7.30.3.8.8.70.3.3!708/038  !&%&!    0825:.   !$    0.7.3.7...30:.8.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->