KONSEP KELUARGA 1.PENGERTIAN a.

Spradley dan Allender (1996) Satu atau lebih individu yang tinggal bersama, sehingga mempunyai ikatan emosional, dan mengembangkan dalam interelasi sosial, peran dan tugas. b.BKKBN (1992) Keluarga adalah unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari suami istri, atau suami istri dan anaknya, atau ayah dengan anaknya, atau ibu dengan anaknya. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa keluarga merupakan satu kesatuan yang terbentuk atas dasar ikatan pernikahan dan mereka hidup dalam suatu rumah tangga, saling berinteraksi dan berperan masing-masing sebagai pribadinya. 2.STRUKTUR KELUARGA Menurut Friedman (1988) struktur keluarga terdiri atas: a. Pola dan Proses Komunikasi Komunikasi dalam keluarga ada yang berfungsi dan ada yang tidak, hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor yang ada dalam komponen komunikasi seperti : sender, chanel-media, massage, environtment dan reciever. Komunikasi dalam keluarga yang berfungsi adalah: 1). Karakteristik pengirim yang berfungsi Yakin ketika menyampaikan pendapat Jelas dan berkualitas Meminta feedback Menerima feedback 2). Pengirim yang tidak berfungsi Lebih menonjolkan asumsi (perkiraan tanpa menggunakan dasar/data yang obyektif) Ekspresi yang tidak jelas (contoh: marah yang tidak diikuti ekspresi wajahnya) Jugmental exspressions, yaitu ucapan yang memutuskan/menyatakan sesuatu yang tidak didasari pertimbangan yang matang. Contoh ucapan salah benar, baik/buruk, normal/tidak normal, misal: ´kamu ini bandel...´, ´kamu harus...´ Tidak mampu mengemukakan kebutuhan Komunikasi yang tidak sesuai 3). Karakteristik penerima yang berfungsi

Mendengar Feedback (klarifikasi, menghubungkan dengan pengalaman) Memvalidasi 4). Penerima yang tidak berfungsi Tidak bisa mendengar dengan jelas/gagal mendengar Diskualifikasi, contoh : ´iya dech.....tapi....´ Offensive (menyerang bersifat negatif) Kurang mengeksplorasi (miskomunikasi) Kurang memvalidasi 5). Pola komunikasi di dalam keluarga yang berfungsi Menggunakan emosional : marah, tersinggung, sedih, gembira Komunikasi terbuka dan jujur Hirarki kekuatan dan peraturan keluarga Konflik keluarga dan penyelesaiannya 6). Pola komunikasi di dalam keluarga yang tidak berfungsi Fokus pembicaraan hanya pada sesorang (tertentu) Semua menyetujui (total agreement) tanpa adanya diskusi Kurang empati Selalu mengulang isu dan pendapat sendiri Tidak mampu memfokuskan pada satu isu Komunikasi tertutup Bersifat negatif Mengembangkan gosip b. Struktur Keluarga Struktur keluarga menyatakan bagaimana keluarga disusun, yaitu cara-cara yang digunakan untuk menata unit-unit tersebut saling terkait satu sama lain, dimensi / unit-unit tersebut adalah struktur peran, sistem nilai, proses komunikasi dan struktur kekuasaan. 1.Peran Keluarga Peran diartikan dengan apa yang individu-individu harus lakukan dalam situasi tertentu agar dapat memenuhi harapan-harapan mereka sendiri atau harapan orang lain menyangkut peranperan tersebut (Ruge, 1976 dikutip oleh Friedman, 1998). Sehingga fungsi-fungsi keluarga dapat dicapai dengan maksimal (Turner, 1976 dikutip oleh Fridman, 1998) dengan kriteria masingmasing indivu menekankan pentingnya kemplementaritas peran. Kapabilitas peran-peran dan norma-norma keluarga dengan norma-norma kemasyarakatan, kehadiran peran dalam keluarga yang memenuhi kebutuhan-kebutuhan anggota keluarga dan kemampuan keluarga untuk memberikan respon terhadap perubahan melalui fleksibilitas peran (Glasser dan Glasser 1970 Messer, 1970 dikutip oleh Friedman, 1998) serta alokasi peran bersifat masuk akal dan tidak membebani satu anggota atau lebih peran formal.

Pembagian peran dalam keluarga dilakukan secara merata kepada setiap anggotanya disesuaikan dengan peran yang membutuhkan keterampilan dan kemampuan tertentu, tetapi ada juga peran lain yang tidak terlalu komplek dan dapat didelegasikan kepada anggota keluarga yang kurang terampil atau kepada mereka yang kurang memiliki kekuasaan. Peran formal yang biasanya ada dalam keluarga yaitu peran sebagai pencari nafkah, ibu rumah tangga, pengasuh anak, tukang masak, manager keuangan, sopir, dan lain-lain. Jika dalam keluarga hanya terdapat sedikit atau bahkan tidak ada anggota keluarga yang memenuhi perannya maka tuntutan dan kesempatan untuk menggantikan peran yang lain lebih tinggi sehingga peran dalam keluarga tetap berfungsi (Murray dan Zentner, 1985 dikutip oleh Friedman, 1998) Disamping contoh peran formal diatas, menurut (Gesas, 1976 dikutip oleh Friedman, 1998) juga mengidentifikasi enam peran dasar sebagai suami (ayah), istri (ibu), peran-peran tersebut adalah peran sebagai providen (penyedia) sebagai pengatur rumah tangga, perawat anak, sosialisasi anak, rekreasi, persaudaraan (memelihara hubunga keluarga paternal dan maternal), peran terapeutik memenuhi kebutuhan afektif dari pasangan dan peran seksual. Peran Informal Peran informal bersifat implicit atau tidak tampak hanya untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan emosional individual (Satir, 1976 dikutip oleh Friedman, 1998) menurut Friedman (1998) peranperan informal tersebut ada yang bersifat adaptif dan maladaptif yaitu sebagai pendorong, pengikut, pencari pengakuan, martir, keras hati, sahabat, kambing hitam, keluarga, penghibur, perawat keluarga, pioner, keluarga distributor, dan orang yang tidak relevan, kordinator keluarga, penghubung keluarga dan saksi. 2.Struktur Nilai Nilai adalah sebuah keyakinan abadi yang berfungsi sebagai pedoman bagi tindakan (Rokeach,1973 dikutip oleh Friedman,1998). Sedangkan nilai-nilai keluarga didefinisikan sebagai suatu sistem ide sikap dan kepercayaan tentang nilai suatu keseluruan atau konsep yang sadar maupun yang tidak sadar mengikat bersama-sama seluruh anggota keluarga dalam suatu budaya (Darat dan Caplan,1965 dikutip oleh Friedman,1998). Kebudayaan keluarga merupakan suatu sumber sistem nilai dan norma-norma yang menentukan pemahaman individu sifat serta makna kehidupan. Nilai-nilai bersifat dinamis serta berfungsi sebagai pedoman umum bagi perilaku dalam keluarga sebagai nilai-nilai tersebut membimbing perkembangan aturan-aturan dari keluarga (Friedman,1998) Norma-norma merupakan pola-pola perilaku yang dianggap menjadi hak dari sebuah masyarakat tertentu,dan pola-pola perilaku semacam itu disarankan pada sistem nilai dari keluarga berbeda dengan aturan-aturan keluarga yang merupkan suatu refleksi keluarga menunjuk pola pangaturan khusus yang keluarga pertahankan yaitu tentang apa yang dapat diterima dan tidak dapat diterima serta diatur keluarga diatur oleh nilai-nilai yang lebih abstrak (Friedman,1988). 3.Struktur Proses dan Pola Konsumsi Struktur keluarga, khususnya struktur komunikasi berfungsi memudahkan pencapaian fungsi keluarga secara umum,misalnya komunikasi yang akurat memungkinkan kelurga mensosialisasikan anak-anak dan fungsi dasar dari keluarga. Komunikasi keluarga juga dipandang baik sebagai damensi struktural maupun proses sistem. Dengan kata lain, komunikasi keluarga dapat dianggap sebagai isi yang tercipta dan digambarkan sebagai suatu komponen

struktural.(Friedman,1998) Komunikasi fungsional dipandang sebagai kunci bagi sebuah keluarga yang berhasil dan sehat yaitu komunikasi yang sesuai antar tingkat perintah atau intruksi dan isi (Satir, 1983 dikutip oleh Friedman, 1988). Friedman juga menjelaskan komunikasi yang efektif adalah mencocokan arti,mencapai konsisten dan mencapai kesesuaian antara pesan yang diterima dan diharapkan. 1.Pengirim fungsional Satir (1907) dikutip oleh Friedman (1988) menyatakan bahwa pengirim yang berkomunikasi dalam suatu cara fungsional dapat : pada saat yang sama ia menjelaskan dan mengubah apa yang ia katakana meminta umpan balik dan bersikap menerima umpan balik ketika ia mendapatkannya. 2.Penerima fungsional Penerima fungsionl dapat melakukan:mendengar secara aktif, memberikan umpan balik, menerima pengirim menjelaskan dan mengubah pernyataan ini mendorong pengirim untuk menggali secara penuh, menegosiasi, dimana dalam menegosisai penerima menciptakan suatu hubungan antar pengalaman, pengalaman sebelumnya (Gottman et,al,1977) dikutip oleh Friedman, 19880. Menyatakan kembali dan meriksa persepsi dan yang terakhir validasi. Komunikasi Disfunsional Komunikasi yang tidak sehat pada pengirim dibahas dalam 5 kategori yaitu: a. Asumsi-asumsi Dibawah ini merupakan contoh pemakaian asumsi, yaitu berbicara untuk orang lain, apa yang dirasakan atau dievaluasi terdapat diubah, peran yang tidak komplit berasumsi orang lain mengungkapkan persepsi, pikiran dan perasaan yang sama, generasi satu contoh mewakili semua. b. Ekspresi perasaan tak jelas contoh pengungkapan tak jelas yaitu : sarkasme, kemarahan, terpendam, ungkapan sakit hati sebagai marah. c. Ekspresi menghakimi d. Ketidakmampuan mengungkapan kebutuhan e. Komunikasi yang kongruen 3.Penerima Disfungsional Penerima disfungsional meliputi : gagal mendengar, disfungsional, dan kurang ekspresi d.Struktur kekuatan keluarga Menurut MC Donald (1980) dikutip oleh Friedman (1988), kekuasaan didefinisikan dengan kemampuan, baik kemampuan potensial maupun aktual dari seorang individu untuk mengontrol mempengaruhi dan merubah tingkah laku seseorang. Dasar-dasar kekuasan keluarga 1. Kekuasaan / wewenang yang sah

Hal ini merupakan wewenag yang berdasar atas tradisi disini suami sebagai kepala keluarga mengontrol seluruh anggota keluarga. serta biasanya orang tua merupakan orang yang menjadi model peran (Friedman. Kekuasaan referen Kekuasaan referen mempunyai arti senacam kekuasaan yang dimulai oleh orang-orang tertentu terhadap orang lain karena identitas positif terhadap seperti identifikasi positif dari seorang anak terhadap orang tua. Kekuasaan yang tidak berdaya mungkin sangat efektif dalam keluarga dimana salah satu anggotanya kronis. maka baik suami maupun istri sama-sama menerima peran dominant. lansia. contohnya adalah kontrol dominasi orang tua terhadap anak-anak. suasana. 1988) mereka juga menerangkan bahwa korban memperoleh banyak kekuasaan palsu dalam keluarga. pemilikan dipandang sebagai determinan utama kemampuan ini (Osmond.Kekuasaan penghargaan Kekuasaan penghargaan berasal dari adanya harapan bahwa orang yang berpengaruh dan dominan akan melakukan sesuatu yang positif terhadap ketaatan seseorang (Friedman. Seorang suami / istri / anggota keluarga yang cacat dapat mengontrol anggota keluarga atas dasar ketidakberdayaan (Friedman. Jika kekuasaan sah ada. 1988) 5.Kekuasaan dominasi atau paksaan Penggunaan yang efektif dari sumber-sumber ker\kuasaan ini berdasarkan persepsi dan kepercayaan bahwa orang yang memiliki kekuasaan mungkin akan menghukum dengan ancaman. 1988) 4. 1988) 2. 1988) 6. Jika kekuasaan didefinisikan sebagai kemampuan untuk menekan atau mempengaruhi sumber-sumber atau atribut-atribut tertentu. Kekuasaan yang berdaya atau putus asa Tipe kekuasaan ini merupakan suatu bentuk penting dari kekuasaan sah yang didasarkan pada pihak yang diterima secara umum dari mereka yang tidak berdaya (Week dan Gacson. 1982 dikutip oleh Friedman.Kekuasaan informasional . cacat. 1988) 3. 1978) dikutip oleh Friedman. paksaan atau kekerasan yang bersifat memaksa digunakan dengan pengambilan keputusan paksa pula (Friedman.Kekuasaan yang sah kadang disebut juga wewenang primer dimana satu orang mempunyai hak untuk mengontrol tingkah laku dari satu anggota keluarga lain. artimya sama-sanma menunjukkan penerimaan terhadap peran (Friedman. 1988 Misalnya suami dominant karena ia mengontrol uang belanja / istri dominan karena istri lebih praktis dan lebih terarah pada tujuan suami 4. Kekuasaan ahli dan sumber Kekuasaan sumber adalah tipe dasar kekuasaan yang datangnya dari sumber-sumber berharga dalam jumlah yang lebih banyak dalam suatu hubungan.

mencabit dan ketidak pastian dalam memasukkan.Dasar kekuasaan ini berasal dari pesan persuasif. contoh kekuasaan manajemen ketegangan (Friedman. perawat harus memahami tipe keluarga yang ada. 1988). The childless family Keluarga tanpa anak karena terlambat menikah dan untuk mendapatkan anak terlambat waktunya yang disebabkan karena mengejar karier/pendidikan yang terjadi pada wanita. Seorang anak individu diyakinkan oleh kebenaran dari pesan karena penjelasannya tentang pentingnya perubahan yang dilakukan secara gemilang dan hati-hati (Roven. 1975 dikutip oleh Friedman. tante. seperti nuclear family disertai: paman. istri dan anak The dyad family Keluarga yang terdiri dari suami dan istri (tanpa anak) yang hidup bersama dalam satu rumah. Kin-network family . hal ini terjadi biasanya melalui proses perceraian. Tipe kekuasaan ini sama dengan kekuasaan ahli tapi ruang lingkupnya sempit. i. oleh karena itu supaya perawat bisa memberikan asuhan keperawatan dengan tepat. et.Kekuasaan manajemen ketegangan Tipe dasar kekuasaan ini diturunkan dari control dimana dicapai oleh pasangan dengan mengoreksi ketegangan dan konflik yang ada dalam keluarga dengan menggunakan perdebatan penuh air mata. orang tua (kakek-nenek). kematian dan ditinggalkan (menyalahi hokum pernikahan) Commuter family Kedua orang tua bekerja di kota yang berbeda. The extended family Keluarga yang terdiri dari dari tiga generasi yang hidup bersama dalam satu rumah.Tradisional The Nuclear family (keluarga inti) Keluarga yang terdiri dari suami. tetapi salah satu kota tersebut sebagai tempat tinggal dan orang tua yang bekerja di luar kota bisa berkumpul pada anggota keluarga pad saat ´weekend´ Multigenerational family Keluarga dengan beberapa generasi atau kelompok umur yang tinggal bersama dalam satu rumah. al. 7. TIPE KELUARGA Tipe/Bentuk Keluarga Keluarga merupakan salah satu bagian dari bidang garap dunia keperawatan. 1988) 3. keponakan The single parent family Keluarga yang terdiri dari satu orang tua (ayah atau ibu) dengan anak.. Keluarga usila Keluarga yang terdiri dari suami dan istri yang sudah tua dengan anak yang sudah memisahkan diri.

Group network family Keluarga inti yang dibatasi oleh set aturan/nilai-nilai. dan bertanggung jawab membesarkan anaknya Foster family Keluarga menerima anak yang tidak ada hubungan keluarga/saudara di dalam waktu sementara. Homeless family Keluarga yang terbentuk dan tidak mempunyai perlindungan yang permanen karena krisis personal yang dihubungkan dengan keadaan ekonomi dan atau problem kesehatan mental. pengalaman yang sama. kamar mandi. 4. The single adult living alone/single adult family Keluarga yang terdiri dari orang dewasa yang hidup sendiri karena pilihannya atau perpisahan (perceraian atau ditinggal mati) ii. televisi. sosialisasi anak dengan melalui aktivitas kelompok/membesarkan anak bersama.dll) Blended family Duda atau janda (karena perceraian) yang menikah kembali dan membesarkan anak dari perkawinan sebelumnya. pada saat orang tua anak tersebut perlu mendapatkan bantuan untuk menyatukan kembali keluarga yang aslinya. sumber dan fasilitas yang sama. pelayanan. Gang Sebuah bentuk keluarga yang destruktif dari orang-orang muda yang mencari ikatan emosional dan keluarga yang mempunyai perhatian tetapi berkembang dalam kekerasan dan kriminal dalam kehidupannya. The nonmarital heterosexsual cohabiting family Keluarga yan ghidup bersamaberganti-ganti pasangan tanpa melalui pernikahan Gay and lesbian families Seseorang yang mempunyai persamaan sex hidup bersama sebagaimana ´marital pathners´ Cohabitating couple Orang dewasa yang hidup bersama diluar ikatan pernikahan karena beberapa alasan tertentu Group-marriage family Beberapa orang dewasa yang menggunakan alat-alat rumah tangga bersama. telepon. berbagi sesuatu termasuk sexsual dan membesarkan anak. yang saling merasa telah saling menikah satu dengan yang lainnya.Non-Tradisional The unmarried teenage mother Keluarga yang terdiri dari orang tua (terutama ibu) dengan anak dari hubungan tanpa nikah The stepparent family Keluarga dengan orang tua tiri Commune family Beberapa pasangan keluarga (dengan anaknya) yang tidak ada hubungan saudara yang hidup bersama dalam satu rumah.Beberapa keluarga inti yang tinggal dalam satu rumah atau saling berdekatan dan saling menggunakan barang-barang dan pelayanan yang sama (contoh: dapur. hidup berdekatan satu sama lain dan saling menggunakan barang-barang rumah tangga bersama. TAHAP DAN TUGAS PERKEMBANGAN KELUARGA .

ketakutan.Konsiliasi tugas-tugas perkembangan yang bertentangan dan anggota keluarga 3.Tahap II : Keluarga yang sedang mengasuh anak Dimulai dengan kelahiran anak pertama keluarga mempunyai tugas perkembangan yang penting. konseling perkembangan anak keluarga berencana. keluarga informasi sering mengakibatkan masalah-masalah emosional dan seksual. pengenalan dan pegangan masalah-masalah kesehatan fisik secara dini. peran perawat memberikan konseling dan demonstrasi pada keluarga tentang kebutuhan nutrisi anak.Membangun perkawinan yang saling memuaskan 2.Membangun jaringan persaudaraan yang harmonis 3. memformulasikan tahap-tahap perkembangan keluarga menjadi 8 tahap yaitu : a. kehamilan yang tidak direncanakan dan penyakit kelamin baik sebelum maupun sesudah perkawinan. Keluarga mungkin terdiri 3 hingga 5 orang dengan pasti suami / ayah. penyuluhan dan konseling. 1.Menurut Duval dan Miller (1985) dikutip oleh Friedman (1988). c. imunisasi.Mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan 4.Tahap III : Keluarga dengan anak pra sekolah Tahap ini dimulai ketika anak pertama berusia 2. istri / ibu. rasa bersalah. interaksi keluarga dan bidang-bidang peningkatan kesehatan umum (gaya hidup) Pada tahap kedua ini. kakek dan nenek Masalah Kesehatan Masalah kesehatan utma keluarga dalam tahap ini adalah pendidikan maternasi yang berpust pada keluarga. perawat bayi yang baik. anak perempuan saudari. b.Keluarga berencana Masalah kesehatan utama adalah penyelesaian seksual dan peran perkawinan. anak laki-laki saudara.Membentuk keluarga muda sebagai sebuah unit yang mantap (mengintegrasikan bayi baru kedalam keluarga) 2.Memperluas persahabatan dengan keluarga besar dengan menambahkan peran orang tua. pre natal dan komunikasi. Tugas perkembangan Menurut Duval Miller (1985) dikutip oleh Friedman (1988) tugas perkembangan keluarga pada tahap ini adalah : .5 tahun dan berakhir ketika anak berusia 5 tahun.Tahap I : Keluarga pemula atau keluarga pasangan baru Tugas perkembangannya meliputi : 1.

Mengintegrasikan anak yang baru sementara tetap memenuhi kebutuhan anak-anak yang lain. keamanan. dimana nilai-nilai orang tua.Mempertahankan hubungan yang sehat dalam keluarga (hubungan perkawinan. pengaruh keluarga berubah. skate . tahu segalanya.Mensosialisasikan anak 3.Tahap IV : Keluarga dengan anak usia sekolah Tahap ini dimulai ketika anak pertama telah berusia 6 tahun dan mulai masuk sekolah dasar dan berakhir pada usia 13 tahun Tugas Perkembangan 1. kebutuhan pertumbuhan dan perkembangan. Meskipun terjadi konfrontasi bagaimanapun anak masih membutuhkan kasih sayang dan dorongan orang tua. anak-anak pra sekolah sering menderita sakit dengan satu penyakit infeksi primer secara bergantian. penganiayaan dan menelantarkan anak keamanan dirumah dan masalah komunikasi keluarga (Friedman.Kecelakaan dan injury Penyebab utama kematian pada anak usia sekolah yaitu : kecelakaan kendaraan bermotor. ide-ide dan harapan-harapan akan membantu remaja membentuk diri mereka sendiri (Friedman 1998) Masalah Kesehatan Menurut Stanhope dan Lancaster (1998) dikutip oleh Friedman (1998) penyebab angka kematian anak sekolah : 1. luka baker.Mensosialisasikan anak-anak. serta kecelakaan-kecelakaan lain yang penting adalah persaingan diantara kakak dan adik. keluarga berencana. Masalah pengasuh anak seperti pembatasan lingkungan (disiplin). 4. 1988). serta konflik lebih tinggi antara anak dengan orang tua.Mempertahankan hubungan perkawinan yang memuaskan 3. Masalah kesehatan fisik yang utama adalah penyakit-penyakit menular yang umum pada anak dan jatuh. termasuk meningkatkan prestasi sekolah dan mengembangkan hubungan dengan teman sebaya yang sehat. 2. belajar bahwa orang tua adalah manusia biasa yang kadang nilai orang tua dan ide-idenya dipertanyakan. 2.Memenuhi kebutuhan kesehatan fisik anggota keluarga Akibat perkembangan anak meluas.Memenuhi kebutuhan anggota keluarga seperti rumah. Jadi kontak anak dengan penyakit infeksi dan menular serta kerentanan umum merreka terhadap penyakit merupakan masalah-masalah utama.1. orang tua tidak lagi dipandang sebagai hal pokok. keracunan. hubungan orang tua dan anak) dan diluar keluarga (keluarga besar dan komunikasi) Karena daya tahan spesifik terhadap banyaknya bakteri dan penyakit virus. ruang bermain privasi. d. Tugas perawat dalam tahap ini adalah memberikan pengetahuan pada keluarga terhadap anak usia pra sekolah. serta paparan yang mengikat. Anak dan khususnya remaja. memberikan penyuluhan tentang tumbuha kembang anak dan memotifasi keluarga agar memperhatikan kesehatan anak.

serta gangguan psikiatrik.Tahap VI : Keluarga yang melepas anak usia dewasa muda Permulaan dari fase khidupan keluarga ini ditandai dengan anak pertama meninggalkan rumah orang tua dan berakhir dengan ³rumah kosong´ ketika anak terakhir meninggalkan rumah.Kanker Anak usi 1-4 tahun terkena sering kanker terutama leukemia. e. 1998) Tugas Perkembangan Menurut Friedman (1998 : 126) tugas perkembangan keluarga dengan anak remaja yaitu : 1. sepeda 2.Melanjutkan untuk mempengaruhi dan menyesuaikan kembali 3.Melakukan komunikasi terbuka antara orang tua dan remaja 4. Tahap ini agak singkat atau panjang. 1998) 3. Tugas Perkembangan 1. tindakan yang dilakukan adalah pemeriksaan dini riwayat kesehatan dan pemeriksaan fisik 3.board. meskipun tahap ini dapat lebih singkat jika anak meninggalkan keluarga lebih awal atau jika anak masih tinggal dirumah sampai berusia 19 atau 20 tahun (Duval. 1998 dikutip oleh Friedman.Memfokuskan kembali hubungan perkawinan (Wilson. tahap ini akan berlangsung 6 himgga 7 tahun. Peran perawat dalam tahap ini adalah memotivasi keluarga untuk selalu memperhatikan kegiatan anak baik didalam maupun diluar rumah.Tahap V : Keluarga dengan anak remaja Tahap keluarga dengan anak remaja diawali pada saat anak pertama berusia 13 tahun.Mengimbangi kebebasan remaja dengan tanggung jawab sejalan dengan maturitas remaja 2.1 977 dikutp oleh Friedman.Bunuh diri Anak yang bunuh diri biasanya berada dalam lingkungan social yang buruk dan mempunyai masalah dalam keluarga.Membantu orang tua lanjut usia yang sakit-sakitan dari suami maupun istri Masalah Kesehatan Masalah utama kesehatan utama meliputi masalah komunikasi kaum dewasa muda dengan orang .Mempertahankan standar etik dan moral keluarga f. tergantung pada berapa banyak anak yang ada dalam rumah atau berapa banyak anak yang belum menikah yang masih tinggal setelah tamat sekolah.Memperluas siklus keluarga dengan memasukkan anggota keluarga baru 2.

Tahap VII : Orang tua usia pertengahan Orang tua usia pertengahan dimulai ketika anak terakhir meninggalkan rumah dan berakhir pada saat pensiun atau kematian salah satu pasangan. masalah transisi peran bagi suami istri. masalah orang yang memberikan perawatan (bagi orang tua usia lanjut) dan munculnya kondisi kesehatan kronis atau faktor-faktor yang berpengaruh seperti tingkat kolesterol tinggi. . Tahap ini biasanya dimulai ketika orang tua memasuki usia 45-55 tahun sampai kurang lebih 16-18 tahun kemudian. pengurangan berat badan hingga berat badan yang optimum. berhenti merokok.Tahap VIII : Keluarga dalam usia pension dan lansia Tugas keluarga 1. program olah raga yang teratur. Tugas Perkembangan 1. ipar.tua mereka.Menyesuaikan terhadap penghasilan yang menurun 3. istirahat yang cukup.Masalah yang berhubungan dengan perawatan : membantu perawatan orang tua yang lanjut usia yang tidak mampu merawat diri h. cucu.Kebutuhan promosi kesehatan. 1997 dikutip oleh Friedman 1998). oleh karena itu terdapat masalah-masalah kesehatan yang bersifat multiple. pemeriksaan skrinning kesehatan preventiv 2.Memperkokoh hubungan perkawinan Masalah Kesehatan 1.Mempertahankan hubungan perkawinan 4. dan banyak kehilangan lainnya yang dialami lansia menunjukkan ketentraman psikologi (Kelley et al. dan orang tua yang berusia lanjut 4. berhenti / menghentikan penggunaan alcohol. kegiatan waktu luang dan tidur.Masalah-masalah hubungan perkawinan 3. isolasi sosial.Komunikasi dan hubungan anak-anak.Meneruskan untuk memahami eksistensi mereka (Penelaahan dan integrasi hidup) Masalah Kesehatan Faktor-faktor seperti munculnya fungsi dan kekuatan fisik sumber-sumber financial yang tidak memadai.Menyesuaikan diri terhadap kehilangan pasangan 5.Mempertahankan pengaturan hidup yang memuaskan 2.Mempertahankan ikatan keluarga antar generasi 6. obesitas dan hipertensi.Mempertahankan hubungan-hubungan yang memuaskan dan penuh arti dengan para orang tua lansia dan anak-anak 3. g. nutreisi yang baik.Menyediakan lingkungan yang meningkatkan kesehatan 2.

Narkotika golongan III : Narkotika yang berkhasiat untuk pengobatan dan banyak digunakan . Tuntunan Praktis Asuhan Keperawatan Keluarga. NAPZA terdiri atas bahan-bahan yang bersifat alamiah (natural) maupun yang sintetik (buatan).Narkotika Pengertian umum NARKOTIKA: zat-zat alamiah maupun buatan (sintetik) dari bahan candu/kokaina atau turunannya dan padanannya . Adapun pengertian dari NAPZA adalah zat-zat kimiawi yang dimasukkan ke dalam tubuh manusia. Entjang. hilangnya rasa nyeri. (2004). I. Ilmu Kesehatan Masyarakat. Narkotika golongan II : Narkotika yang berkhasiat untuk pengobatan. (1998). Narkotika dibedakan dalam 3 golongan sebagai berikut : Narkotika golongan I : Narkotika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi. EGC Suprajitno.Peran perawat pada tahap ini diantaranyan memberikan konseling pada keluarga tentang persiapan pelepasan orang yang dicintai. M. Contoh : morfin. Keperawatan Keluarga Teori dan Praktek. (1998). digunakan dalam terapi dan/atau untuk tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi tinggi mengakibatkan ketergantungan. serta mempunyai potensi sangat tinggi mengakibatkan ketergantungan. Dan Zat Adiktif lainnya. kokain dan ganja. Bandung : Rizqi Press Effendy. Dasar-Dasar Perawatan Masyarakat (Edisi 2). 2002. 22/1997 tentang narkotika. Penggunaan NAPZA berlanjut akan mengakibatkan ketergantungan secara fisik dan/atau psikologis serta kerusakan pada sistem syaraf dan organ-organ otonom. Bandung : PT Citra Aditya Bakti Friedman. Jakarta . N. turunan/garam dalam golongan tersebut. baik secara oral (melalui mulut). EGC Diposkan oleh nUrse L4L4 di 20:47 0 komentar Reaksi: A. Pengertian menurut UU Menurut Undang-undang RI No. Psikotropika. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran. Alkohol.NAPZA NAPZA adalah singkatan dari Narkotika.yang mempunyai efek psikoaktif.Agus. EGC. petidin. Jakarta . Jakarta .digunakan secara medis atau disalahgunakan . dihirup (melalui hidung) Ada banyak istilah yang dipakai untuk menunjukkan penyalahgunaan zatzat berbahaya. M. DAFTAR PUSTAKA Citra D . dan dapat menimbulkan ketergantungan. Contoh : heroin. Alih Bahasa . Bahan alamiah terdiri atas tumbuh-tumbuhan dan tanaman. 2000. sedangkan yang buatan berasal dari bahan-bahan kimiawi. Indan. Ina Debora dan Yakim Asy. Asuhan Keperawatan Keluarga Aplikasi Dalam Praktek.

shabushabu. LSD. sekobarbital. kesadaran. Sementara PSIKOAKTIVA adalah istilah yang secara umum digunakan untuk menyebut semua zat yang mempunyai komposisi kimiawi berpengaruh pada otak sehingga menimbulkan perubahan perilaku.DUM.MG) IV. perasaan. klonazepam.Jenis ± jenis NAPZA . Menurut UU no. ST Psikotropika golongan II : Psikotropika yang berkhasiat untuk pengobatan dan dapat digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi kuat mengakibatkan sindrom ketergantungan.Psikotropika Pengertian umum PSIKOTROPIKA: adalah zat-zat dalam berbagai bentuk pil dan obat yang mempengaruhi kesadaran karena sasaran obat tersebut adalah pusat-pusat tertentu di sistem syaraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang). metakualon. khlordiazepoxide. garam-garam narkotika dalam golongan tersebut II. obat penenang/tidur.5/1997 Psikotropik meliputi : Ecxtacy. LSD. flunitrazepam. Contoh : amfetamin. Zat adiktif juga termasuk nikotin (tembakau) dan kafein (kopi). Psikotropika dibedakan dalam 4 golongan sebagai berikut : Psikotropika golongan I : Psikotropika yang hanya dapat digunakan untuk tujuan ilmu pengetahuan dan tidak digunakan dalam terapi.dalam terapi dan atau tujuan pengembangan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan ketergantungan Contoh : kodein. mengandung etanol yang berfungsi menekan syaraf pusat III. yang berkhasiat psikoaktif melalui pengaruh selektif pada susunan saraf pusat yang menyebabkan perubahan khas pada aktivitas mental dan perilaku.Zat Adiktif ZAT ADIKTIF lainnya yaitu zat-zat yang mengakibatkan ketergantungan seperti zat-zat solvent termasuk inhalansia (aseton.Alkohol ALKOHOL : zat aktif dalam berbagai minuman keras. Zat-zat tersebut sangat berbahaya karena bisa mematikan sel-sel otak. Pengertian menurut UU Menurut Undang-undang RI No. baik alamiah maupun sintetis bukan narkotika. metilfenidat (ritalin). lem). ekstasi. nitrazepam (BK. Psikotropika golongan IV : Psikotropika yang berkhasiat untuk pengobatan dan sangat luas digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi ringan mengakibatkan sindrom ketergantungan. thinner cat. bromazepam. fensiklidin. serta mempunyai potensi amat kuat mengakibatkan sindrom ketergantungan Contoh : MDMA. persepsi. B. obat anti depresi dan anti psikosis. Contoh: diazepam. Contoh : fenobarbital. klobazam. Psikotropika golongan III : Psikotropika yang berkhasiat untuk pengobatan dan banyak digunakan dalam terapi dan atau untuk tujuan ilmu pengetahuan serta mempunyai potensi sedang mengakibatkan sindrom ketergantungan. 5/1997 tentang Psikotropika : psikotropika adalah zat atau obat. pikiran.

Merangsang yaitu jenis Napza yang mampu memacu kerja jantung. memompa paru-paru dengan lebih giat dan mengaktifkan berbagai hormon transmitter di dalam otak sehingga menyebabkan rasa segar dan bersemangat. Jadi semi sintetik. kodein.a. Dalam dunia kedokteran. Menekan yaitu jenis Napza yang mampu memperlambat jantung dan denyut nadi. Natural diambil dari tanaman seperti ganja. semi sintetik maupun sintetik yang diambil dari pohon poppy (papaver somniferum). Sintesis dibuat dari bahan kimia farmasi atau dicampur dengan bahan alamiah seperti: amphetamin. Berdasarkan bahan pembentuknya 1. 2. 2. jamur. kaktus. kopi. Otak dan Tulang Belakang sehingga mampu menyebabkan halusinasi.Opium yang diambil dari getah pohon poppy yang dikeringkan dan ditumbuk menjadi serbuk /bubuk berwarna putih b. Mengacaukan yaitu jenis Napza yang mampu mempengaruhi kinerja Susunan Saraf Pusat. zat ini dipakai untuk mengurangi rasa sakit. dll. b. tembakau. Turunan Opioda/opiat adalah: a. yaitu zat baik yang alamiah. memperlambat kerja paru-paru dan mengurangi transmitter pada otak sehingga menyebabkan rasa mengantuk atau rasa tenang 3. Opiat (narkotika) merupakan kelompok obat yang bersifat menenangkan saraf dan mengurangi rasa sakit. lem dll.Morfin dibuat dari hasil percampuran antara getah pohon poppy (opium) dengan bahan kimia lain. Berdasarkan efek kerja 1. melihat dan merasakan realitas palsu.Opioda/Opiat. pinang. . sirih. berdasarkan cara penggunaan dimasukan dalam mulut (Oral) disuntikan ke dalam tubuh (Injeksi) diletakan di dalam luka dihisap (sniffed)/hirup (inhaled) dimasukan melalui anus (Insersi anal) d. c. candu. kokaina. berdasarkan bentuk Cairan Pasta Pil/kapsul Kristal/blok Bubuk Gas Lapisan kertas (impregnated paper) Contoh NAPZA berdasarkan bentuk 1.

Alkohol. menenangkan. dapat menurunkan tekanan darah. sehingga metadon digunakan dalam pengobatan pecandu morfin. dan sulit berkonsentrasi.Tetapi karena efeknya yang negatif. Jenis heroin ini dikenal dengan berbagai nama : putauw. Seperti opiat lainnya. mengurangi kecemasan . ketergantungan fisik dan ketergantungan psikologis. mental. Apabila ketergantungan sudah terjadi. heroin. heroin menimbulkan toleransi. Hal ini ada benarnya juga. tetapi gejala putus obat tidak sehebat morfin. atau cairan. PT. c. mengubah suasana hati dan perasaan. Morfin digunakan dalam pengobatan medis karena dapat menawarkan rasa nyeri. Morfin juga menghilangkan rasa cemas dan takut. putih. gatal-gatal pada muka dan hidung. mempengaruhi fungsi tubuh maupun perilaku seseorang. dan kehilangan cairan tubuh Salah satu jenis heroin yang popular adalah "putauw" yaitu heroin dengan kadar lebih rendah (heroin kelas lima atau enam) yang berwarna putih. dan menurunnya suhu badan. menggigil dan muntah-muntah. baik secara fisik maupun mental. tidak ada nafsu makan. sehingga usaha mengurangi pemakaiannya menimbulkan rasa sakit dan kejang-kejang luar biasa Gejala-gejala yang muncul dalam usaha berhenti memakai heroin berupa rasa sakit disertai kejang-kejang. Pengaruh fisik morfin adalah mual. Alkohol mempengaruhi sistem syaraf pusat sedemikian rupa sehingga kontrol perilaku berkurang. menghilangkan rasa sakit. alkohol merupakan zat psikoaktif yang . mengecilnya pupil mata. bedak. maka penggunaannya diganti dengan obat-obatan sintetik. tepung. membuat gembira. Heroin tidak dipakai di dunia kedokteran karena menimbulkan efek ketergantungan yang sangat berat. berkurangnya nafsu makan dan seks. white. menenangkan dan memberikan rasa aman. Alkohol digolongkan sebagai NAPZA karena mempunyai sifat menenangkan sistem syaraf pusat. Heroin biasanya digunakan dengan cara menyuntik melalui pembuluh darah (berbeda dengan morfin) karena efeknya jauh lebih cepat terasa dan lebih lama tertahan. Alkohol bersifat menenangkan. membius. berkeringat. Efek psikologis yang terasa adalah mengantuk. Jumlah yang sedikit saja sudah menimbulkan efek. karena dibandingkan obat-obatan lain alkohol mempunyai sifat sebagai berikut: merangsang. dan kekuatannya jauh lebih besar daripada morfin. Efek alcohol tidak sama pada semua orang. melainkan sangat dipengaruhi oleh faktor fisik. Heroin "menjerat" pemakainya dengan cepat. terganggunya fungsi mental. mata berair. apatis. dll 2. Karena efeknya bisa mengakibatkan ketergantungan maka penggunaan obat-obatan ini masih diawasi oleh lembaga-lembaga kesehatan. jenis opiat sintetika. etep.Heroin diambil dari morfin melalui suatu proses kimiawi. walaupun juga dapat merangsang. keadaan ini secara lebih khusus disebut alkoholisme Menurut beberapa ahli. kram di perut disertai rasa seperti akan pingsan. Banyak pendapat yang mengatakan bahwa bahaya alkohol jauh lebih besar daripada obat lainnya. berkurangnya pernafasan. Heroin / Putauw adalah obat yang sangat keras dengan zat adiktif yang tinggi berbentuk serbuk. heroin dapat mengurangi rasa sakit. beratnya rasa kaki. Ada pula yang menggunakannya dengan cara menghirup lewat hidung. dapat menimbulkan efek tidur. merinding.Kodein dan berbagai turunan morfin. keluar ingus. seringnya menguap. Turunan heroin yang sekarang banyak dipakai adalah Putaw yang mengakibatkan ketergantungan sangat berat bagi pemakainya. dan lingkungan. Heroin biasa berbentuk bubuk berwarna agak kecoklatan. Adalah cairan yang mengandung zat Ethylalkohol. Metadon. dengan kekuatan seperti morfin. dan opiat lainnya 3. Seperti morfin. Kodein banyak dipakai dalam dunia kedokteran antara lain untuk menekan batuk (antitusif) dan penghilang rasa sakit (analgetik). panas pada perut. 5.

Dibandingkan sedativa. Karena toleransi dan ketergantungan fisik. nafsu makan berkurang. akan sangat berbahaya. teh. 5. contohnya Methaqualone yang berbentuk pil putih (misalnya Mandrax/MX). coklat dan minuman soda (seperti coca cola). akan sangat tergantung pada jumlah pemakaian dan individunya. Secara farmokologi sedativa dapat dibedakan antara barbiturat dan bukan barbiturat. . 6. Sedatin. Mentalium. Zatzat ini juga mudah membuat ketergantungan psikologis. seperti juga pada obat-obatan lainnya. Trankuiliser Minor digunakan untuk mengurangi kecemasan dan memberikan ketenangan pada orang yang menderita stress.paling berbahaya. Rohypnol.Sedativa Adalah zat yang dapat mengurangi fungsi sistem syaraf pusat. mual. dan mengontrol kekejangan. serenal. Secara farmakologi. Sedatin (BK).Trankuiliser Merupakan obat penenang mula-mula dibuat untuk menenangkan orang tanpa membuat orang tidur. Barbiturat adalah jenis obat sintetik yang digunakan untuk membuat orang tidur. laponex. kokaina merupakan stimulan/merangsang sistem saraf pusat sehingga pengguna merasa enak dan bergelora. dan waham atau halusinasi ringan. sebagai pengganti berbiturat yang dianggap menimbulkan efek samping. orang akan menggunakannya lagi untuk menghilangkan rasa tidak enak. Sedativa bias mengakibatkan koma bahkan kematian bila dipakai melebihi takaran. Dalam dosis rendah kafein tidak berbahaya melainkan dapat menyegarkan. 4. Seperti juga amphetamin. Frisium. Efek kafein. gangguan neurosa atau gangguan psikosomatis. tetapi bila dicampur dengan alkohol. bahkan bisa keracunan. adalah zat perangsang berupa bubuk kristal putih yang disuling dari daun coca (Erythroxylon coca) yang tumbuh di pegunungan Amerika Tengah dan Selatan. Kokain adalah obat yang sangat berbahaya dan menimbulkan ketergantungan psikologis yang besar. Diazepin. yaitu benzodiazepin. gemetar. trankuiliser dianggap kurang berbahaya. dan antihistamin. Trankuiliser Mayor antara lain digunakan untuk mengobati orang sakit jiwa agar dapat menenangkan (contoh : largactil. Luminal. Karena efek yang timbul relatif singkat. stelazine) . naiknya kadar gula dalam darah. Lexotan. Bila kokaina disedot lewat hidung. Valium). Nonnarbiturat. Beberapa jenis barbiturat yang sering disalahgunakan adalah: Dumolid. berkurangnya berat badan. juga timbul kerusakan pada tulang hidung. hilangnya nafsu makan. mengurangi rasa cemas. sulit tidur. 7. meprobamate. mengurangi tekanan darah tinggi. maka gejala putus obat bias jauh lebih hebat daripada putus obat dengan opiat. tidak dapat tidur. ada 3 kelompok trankuiliser mayor. Sedativa dapat menimbulkan rasa santai dan menyebabkan ngantuk (sering disebut obat tidur). Magadon. Veronal.Kafein. Penggunaan secara kronis dapat menimbulkan gangguan pencernaan. Biasanya sedativa digunakan untuk mengurangi stress atau sulit tidur. koordinasi hilang. Golongan benzodiazepin termasuk golongan yang paling banyak disalahgunakan (contoh : Activan. Merupakan zat yang dapat ditemukan pada kopi. Dalam bahasa sehari-hari obat ini disebut sebagai obat penenang untuk menghilangkan kecemasan tanpa menimbulkan rasa ingin tidur. kafein dapat menyebabkan gugup.Kokain. dan setelah perasaan bergelora hilang. Tetapi dalam dosis tinggi.

10. Dampak penyalahgunaan MDMA sangat berat. Karena penggunaan MDMA seringkali dihubungkan dengan kegiatan fisik yang tinggi dan lama (dansa misalnya). adalah zat turunan amphetamine yang memiliki sifat merangsang SSP (stimulant) maupun mengupah persepsi (hallucinogen). 11. Penelitian membuktikan bahwa MDMA juga berdampak sangat buruk terhadap system kerja jantung (cardiovascular sistim) dan kemampuan tubuh untuk mengatur suhu. Amphetamin adalah zat perangsang yang digunakan untuk mengubah suasana hati. dan pernafasan. atau jantung lemah. efeknya adalah memperoleh energi serta semangat tinggi serta pada saat sedang intoksikasi. Penelitian di Amerika menemukan bahwa obat ini sangat berbahaya karena merusak sistem kerja otak dan jantung. Obat ini berbentuk tablet dan digunakan melalui cara ditelan. adalah zat sintetik yang menyerupai kokain. sedangkan ketergantungan fisik tidak terlampau hebat. Amphetamin. berbentuk pil. sakit kepala dan pusing. Obat ini dikelompokkan sebagai psycho-stimulan seperti amphetamin dan kokain yang sering disalahgunakan. Jenis-jenis amphetamin antara lain: Dexedrine. Obat ini . Reactivan. mitos sudah berkembang bahwa obat ini aman. tidak bisa tidur. dll. maka dampaknya paling besar terhadap sistem kerja jantung. Bagi orang yang menyalahgunakan obat ini. kehilangan koordinasi. rasa haus berlebihan. and cocaine. Suntikan amphetamin dapat menyebabkan naiknya tekanan darah secara mendadak sehingga mengakibatkan stroke. mengurangi kelelahan dan rasa ngantuk. Serupa dengan amphetamines lainnya. adalah stimulan yang sangat kuat mempengaruhi sistem syaraf pusat. Berbagai tablet yang disebut Ecstasy seringkali tidak hanya mengandung zat MDMA. tekanan darah.8. dan gangguan daya ingat. Efek yang ditimbulkan oleh penggunaan ecstacy : diare. 9. kapsul atau tepung. hiperaktif. maka obat ini tidak dipakai lagi dalam program diet. kancing. demam tinggi. Sayangnya. gemetar. meningkatkan rasa percaya diri. tetapi campuran dari berbagai zat lain seperti methamphetamine. caffeine. hilang nafsu makan.Methamphetamine. Tetapi karena dosis pemakaian akan terus bertambah. detak jantung yang cepat dan sering mual disertai muntah-muntah. mulutnya kering.Ecstacy (MDMA) Zat psikotropika dan biasanya diproduksi secara illegal di dalam laboratorium dan dibuat dalam bentuk tablet atau kapsul. MDMA meningkatkan aktifitas di otak yang justru menghambat fungsi-fungsi otak yang seharusnya. dan cemas. menggigil tidak terkontrol. I. mengantuk. MDMA (Methylene Dioxy Meth Amphetamine) MDMA terkenal dengan sebutan Ecstasy sangat popular di kalangan anak muda. MDMA. paranoid. gangguan jiwa (psychiatric) seperti : gelisah. meningkatkan semangat. Banyak orang merasa tergantung kepada amphetamin secara psikologis. Ecstacy mendorong tubuh bekerja di luar batas kemampuan fisik sehingga tubuh bisa kehilangan cairan tubuh. serta mengurangi nafsu makan. pucat. dan pingsan. Amphetamin meningkatkan detak jantung. Ecstacy dikenal dengan istilah : inex. Akibat jangka panjang penyalahgunaan MDMA adalah kerusakan otak. dextromethorphan. MDMA bekerja di otak. Pengguna bisa meninggal karena kekurangan cairan tubuh atau terlalu banyak minum karena kehausan. Si pemakai dapat berkeringat. padahal tidaklah demikian kenyataannya. Dosis tinggi menyebabkan seseorang merinding. dan mengurangi berat badan. Laroxyl. ephedrine.

berdebar. bening dan tak berbau yang dihirup dan disuntikan. sawan yang parah. dan tidak berasa. impotensi. berkeringat.Jamur Psilosibina dan psilosuna Jamur Psilosibina dan psilosuna reaksinya hampir sama seperti LSD. LSD (Lysergie Diethylamide Acid) yaitu obat yang sifatnya tidak berwarna. gelisah. gangguan koordinasi motorik. 15. LSD seperti juga halusinogen lainnya tidak menimbulkan ketergantungan fisik. yakni timbulnya warnawarni. Pada saat tembakau diisap. Pemakaian yang lama dapat menyebabkan peradangan pada otot hati. tidak berbau. kerusakan hati dan ginjal. tetapi psikologis. dll. kaki dan perut dingin.Tembakau Berasal dari tanaman Nicotania tabacum. tingginya suhu badan. sulit tidur. Ice adalah julukan untuk methamphetamine. gemetar. tidak berbau dan tidak berwarna. Penyalahgunaannya dilakukan karena obat ini merangsang kegairahan dan kegembiraan (euphoria). Mecin. pupil melebar. Ice memiliki efek yang sangat kuat pada jaringan syaraf. stroke. 14. bentuk. dan juga kematian pada kasus over-dosis. Nikotin bersifat merangsang jantung dan sistem saraf. stroke. 16. Sedangkan zat lainnya adalah karbon monoksida dalam asap yang sangat berbahaya. Pengaruh jangka panjang adalah gangguan pada paru-paru dan jantung.Shabu-shabu (salah satu jenis Methamphetamine) Berbentuk kristal. apalagi bila dosisnya besar. cemas. Gejala intoksikasi yang timbul antara lain: perubahan panca indera. LSD dijual dalam bentuk pil. kerusakan jantung. detak jantung bertambah dan tekanan darah naik akibat nikotin itu. denyut jantung cepat. kristal. Gejala ketagihan berupa pusing. Zat lain adalah tar yang mengandung unsur penyebab kanker dan gangguan pernafasan. Efek fisik : santai pada tubuh. Tetapi bagi para perokok berat. Efek yang ditimbulkan pada pengguna Ice : penurunan berat badan. Pengguna ice akan menjadi tergantung secara mental pada obat ini. Zat ini mengurangi kemampuan badan membawa oksigen menuju jaringan tubuh dan dapat menimbulkan arterioklerosis (mengerasnya pembuluh). 13. 12. halusinasi. walaupun tidak sehebat zat psikoaktif lainnya. bahkan kematian. merokok dapat bersifat menenangkan. Karena bentuknya yang bening maka ia disebut Ice atau kristal. bahkan kematian.dibuat dari berbagai zat sintetis dalam bentuk serbuk putih. atau cairan. pandangan kabur. serta gangguan daya penilaian realita.Meskalina . kecemasan. dan halusinasi. Penyalahgunaan methamphetamin dapat mengakibatkan ketergantungan yang selanjutnya menyebabkan berbagai gangguan pada jantung. kapsul. Ada yang berpendapat bahwa jamur mempunyai efek yang lebih hebat secara visual dibandingkan halusinogen lainnya. ubas. Ice dikenal dengan istilah : shabu-shabu. Karena itu diberi nama "Ïce" . pupil mata mengecil. ss. gemetar atau lelah. dan digunakan dengan cara dimakan/diminum maupun disuntikkan. Methamphetamin merupakan turunan amphetamin dan karenanya dalam hal kandungan zat dan efek terhadap pengguna hampir sama yaitu menyebabkan aktivitas tinggi dan mengurangi nafsu makan. Toleransi dapat muncul dan rokok dapat menimbulkan ketergantungan fisik maupun psikologis.

minyak cat. Ada yang tidak merasakan reaksi apa-apa. pewangi ruangan. tetapi ada pula yang mendapatkan perasaan aneh atau takut. sikap bermusuhan.Ganja / Cannabis Ganja atau Cannabis sativa.yaitu zat psikoaktif yang terdapat dalam kaktus peyota dan berefek halusinasi. Inhalansia merupakan zat yang berbahaya sekali karena dapat menimbulkan kelemahan jantung. Bila seseorang terus-menerus mengisap ganja.THC) atau lebih sering dikenal sebagai THC yaitu zat psikoaktif yang mempengaruhi perasaan dan penglihatan serta pendengaran. tetapi lebih kuat ketergantungan psikologis. maka lama-kelamaan timbul kerusakan seperti bronchitis. Ketergantungan fisik bisa timbul. 12 April 2010 LANJUT USIA 1.9 . rasa gelisah dan panik. Efek-efek yang ditimbulkan adalah antara lain hilangnya konsentrasi. Pemakaiannya dengan dihirup atau disedot melalui hidung agar timbul efek melayang. depresi. Saat pertama kali orang mengisap ganja. menurunnya prestasi sekolah dan prestasi olahraga. bersin. hilangnya koordinasi. perasaan tertekan. ginjal. spidol. peningkatan denyut jantung. sumsum tulang. kehilangan keseimbangan dan koordinasi tubuh. labang. kangkung. bensin. dan sikap curiga (waham). sinusitis. Gejala psikologis: hilang semangat.(4) UU No. dll. dan kematian mendadak. kebingungan atau halusinasi . bang. Diposkan oleh nUrse L4L4 di 20:33 0 komentar Reaksi: Senin. batuk. emphysema. darah. hilangnya nafsu makan. Secara psikologis menyebabkan : lupa. merusak otak. Lanjut usia dikatakan sebagai tahap akhir perkembangan pada dasar kehidupan manusia( Keliat. cat. 18.13 tahun1998 tentang kesehatan disebutkan bahwa lansia adalah seseorang yang telah berusia lebih dari 60 tahun. hilang ingatan jangka pendek. 17. gele. sukar berpikir. antara lain : Bahan cair/pelarut (lem sejenis uhu. penghilang cat kuku . Ganja atau cannabis juga dikenal dengan istilah : Marijuana. reaksi juga akan berbeda-beda tergantung kekuatan THC serta dosis yang dipakai. cimeng. hash. Pengaruh langsung dari inhalansia adalah pusing-pusing. cepat berubahnya suasana hati. gas korek api. Obat bius (eter. Inhalansia menimbulkan toleransi tinggi. sehingga orang perlu menghirup lebih banyak untuk mendapatkan efek yang sama. Inhalansia yaitu zat kimiawi yang ada dalam pelarut yang mudah menguap.(3). Pengaruh lainnya adalah gangguan penglihatan. dan pharingitis. oyen. mata berair. bicara cadel.1999)Sedangkan menurut Pasal 1 ayat (2). rumput atau grass. sulit berkonsentrasi. hairspray). Ganja menimbulkan ketergantungan mental yang diikuti oleh kecanduan fisik dalam jangka waktu yang lama. Pengertian. merasa lelah. hidung berdarah. adalah tanaman sejenis rumput yang antara lain mengandung zat kimia 9 tetrahidrocannabinol (delta . chloroform). Menjadi tua . Kematian bahkan bisa timbul pada waktu pertama kali mencoba inhalant. Penggunaan inhalansia secara terus-menerus dapat merusak liver. ikat. detak jantung dan pernafasan berkurang. Bahan semprot (pembasmi nyamuk.

3) Teori ³immunology slow virus´ Sistem imune menjadi efektif dengan bertambahnya usia dan masuknya virus kedalam tubuh dapat menyebabkan kerusakan organ tubuh.yaitu sebagai berikut: a. seseorang yang berusia 70 tahun atau lebih dengan masalah kesehatan. sehingga hidupnya bergantung pada orang lain. orientasi. Sebagai contoh yang khas adalah mutasi dari sel-sel kelamin ( terjadi penurunan kemampuan fungsional sel).ditandai dengan adanya kemunduran fisik. kekacauan dan hilangnya fungsi. 2008 yaitu: a. 4) Teori stres Menua terjadi akibat hilangnya sel-sel yang biasa digunakan tubuh. b. Lansia dapat diklasifikasikan menjadi lima dalam Maryam. lansia yang masih mampu melakukan pekerjaan dan dapat menghasilkan barang atau jasa. 6) Teori rantai silang Sel-sel yang tua atau usang . fisiologis. Ada jaringan tubuh tertentu yang tidak tahan terhadap zat tersebut sehingga jaringan tubuh menjadi lemah dan sakit. sesorang yang berusi antara 45 ± 59 tahun. seseorang yang berusia 60 tahun atau lebih. Lansia potensial. khususnya jaringan kolagen. e. Lansia resiko tinggi. 5) Teori radikal bebas Radikal bebas dapat terbentuk di alam bebas.spesies tertentu. tidak stabilnya radikal bebas (kelompok atom) mengakibatkan oksidasi oksigen bahan-bahan organik seperti karbohidrat dan protein.et all ( 2008). reaksi kimianya menyebabkan ikatan yang kuat. Penuaan menurut Depkes.RI ( dalam Maryam. suatu saat diproduksi suatu zat khusus. Pralansia. 2) Reaksi dari kekebalan sendiri (auto immune theory) Di dalam proses metabolisme tubuh. 2. kognitif. Pada Teori ini terkenal dengan pemakaian dan rusak yang terjadi karena kelebihan usaha dan stres sehingga menyebabkan sel-sel tubuh lelah (rusak). Regenerasi jaringan tidak dapat mempertahankan kestabilan lingkungan internal. d. Radikal bebas ini dapat menyebabkan sel-sel tidak dapat regenerasi. Lansia. lansia yang tidak berdaya mencari nafkah. 7) Teori program . kelebihan usaha dan stres menyebabkan sel-sel tubuh lelah terpakai. Lansia tidak potensial. et all. serta tidak mudah menerima hal baru.. Ikatan ini menyebabkan kurangnya elastis. c. Teori ± teori biologi 1) Teori genetik dan mutasi (somatic mutatie theory) Menurut teori ini menua telah terprogram secara genetik untuk spesies. dan berkesinambungan yang menyebabkan perubahan anatomis. Teori penuaan Ada beberapa teori yang berkaitan dengan penuaan dalam Maryam.et all. 2008 ) adalah suatu proses alami yang tidak dapat dihindari berjalan secara terus menerus. dan biokimia pada tubuh sehingga akan mempengaruhi fungsi dan kemampuan tubuh secara keseluruhan. Menua terjadi sebagai akibat dari perubahan biokimia yang diprogram oleh molekul-molekul atau DNA dan setiap sel pada saatnya akan mengalami mutasi.

(2002).jsp?id=769199&lokasi=lokal . Jakarta: EGC. berkurangnya kontak komitmen. 5) Teori Stratifikasi Usia. Teori ini menekankan pentingnya mempelajari apa yang dialami lansia pada saat muda hingga dewasa dan teori ini menjelaskan bagaimana proses menjadi tua merupakan suatu tantangan dan bagaimana jawaban lansia terhadap berbagai tantangan tersebut yang dapat bernilai positif atau negatif. Ada beberapa pokok-pokok teori aktifitas yaitu. (2008). 3) Teori pembebasan (disengagement theory) Teori ini menyatakan bahwa dengan bertambahnya usia. (2008). terdapatnya mekanisme pengalokasian peran diantara penduduk.Kemampuan organisme untuk menetapkan jumlah sel yang membelah setelah sel-sel tersebut mati. Jakarta: Salemba Medika.ui. 6) Teori Spiritual. Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://www. (1995). Nursasi. Lansia masa kini dan masa mendatang. moral dan kepuasan berkaitan dengan interaksi sosial dan keterlibatan sepenuhnya dari lansia di masyarakat.Y.go. Perawatan Lanjut Usia.W. Mengenal usia lanjut dan perawatannya. Pada teori ini menyatakan bahwa perubahan yang terjadi pada seseorang yang lanjut usia sangat dipengaruhi oleh tipe personality yang dimiliki. Komponen spiritual dan tumbuh kembang merujuk pada pengertian hubungan individu dengan alam semesta dan persepsi individu tentang arti kehidupan. seseorang secara berangsur-angsur mulai melepaskan diri dari kehidupan sosialnya.id/content/view/2933/98/ . Nugroho. DAFTAR PUSTAKA Kementerian Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat. Keadaan ini mengakibatkan interaksi sosial lanjut usia menurun. Maryam.edu/opac/themes/libriz/abstrak. 2) Kepribadian berlanjut (continuity theory) Dasar kepribadian atau tingkah laku tidak berubah pada lanjut usia.et all. Pokok dari teori ini adalah arti usia dan posisi dalam kelompok usia bagi masyarakat. baik secara kualitas maupun kuantitas sehingga sering terjadi kehilangan ganda (triple loss). terdapat transisi yang dialami kelommpok. hambatan kontak social.A. Diakses tanggal 16 November 2008 dari http://. Teori kejiwaan sosial 1) Aktivitas atau kegiatan (activity theory) Ketentuan akan meningkatnya pada penurunan jumlah kegiatan secara langsung.menkokesra. Hubungan antara koping lansia terhadap penurunan fungsi gerak di Kelurahan Cipinang Muara Kecamatan Jatinegara Jakata Timur. Diposkan oleh nUrse L4L4 di 21:57 0 komentar Label: kEPERAWATAN GERONTIK Reaksi: . kehilangan peran akan menghilangkan kepuasan seseorang lansia. 4) Teori perkembangan. Teori ini menyatakan bahwa usia lanjut yang sukses adalah mereka yang aktif dan ikut banyak dalam kegiatan sosial. yakni : kehilangan peran.digilib. b.

koping adalah respon individu terhadap situasi yang mengancam dirinya baik fisik maupun psikologi.1997). artinya seberapa besar ancaman yang dirasakan individu tersebut terhadap stressor yang diterimanya. mengemukakan bahwa terdapat dua kategori koping yang dapat digunakan untuk mengatasi stres dan kecemasan. Sedangkan menurut Rasmun (2004). Koping merupakan suatu proses pengolahan tuntutan eksternal dan internal yang dinilai sebagai beban atau melebihi sumber yang dimiliki seseorang. 3) Kompromi Kompromi merupakan tindakan konstruktif yang dilakukan oleh individu untuk menyelesaikan masalah yang dilakukan dengan bermusyawarah atau negoisasi. 2. serta respon terhadap situasi yang mengancam ( Mustikasari. artinya dalam menghadapi stresor jika strategi yang digunakan efektif maka menghasilkan adaptasi yang baik dan menjadi suatu pola baru dalam kehidupan. Keliat. rasa takut. Pengertian Koping adalah cara yang dilakukan individu dalam menyelesaikan masalah. Koping adalah respon terhadap ketegangan eksternal yang berfungsi mencegah menghindari tekanan emosional. Jenis Koping Menurut Rasmun. .1998). jadi secara fisik dan psikologik meninggalkan lingkungan yang menjadi sumber stressor. 1997 ). 1) Perilaku menyerang ( Fight ) Individu menggunakan energinya untuk melakukan perlawanan dalam rangka mempertahankan integritas pribadinya dan perilaku yang ditunjukkan dapat berupa konstruktif maupun destruktif.1983 dalam Hamid. ( 2004 ) dan Mustikasari. a. Koping psikososial Adalah reaksi psiko-sosial terhadap adanya stimulus stres yang dihadapi oleh klien. Koping Psikologis Pada umumnya gejala yang ditimbulkan akibat stres psikologi tergantung pada dua faktor yaitu: a.KOPING 1. Dalam hal ini koping merupakan proses penyelesaian masalah menurut Lazarus & Folkman 1984 (dalam Hamid. keefektifan strategi koping yang digunakan oleh individu.1997 ). ( 2008 ) jenis koping ada dua yaitu: 1. cara ini digunakan untuk menyelesaikan masalah konflik dan memenuhi kebutuhan dasar. menurut Stuart dan Sundeen (1991).( Pearlin & Schooler 1978 dalam Hamid. Koping merujuk pada pengatasan suatu situasi yang menimbulkan ancaman terhadap individu sehingga mengatasi perasaan tidak nyaman seperti ansietas. bagaimana persepsi atau penerimaan individu terhadap stresor. tetapi jika sebaliknya dapat mengakibatkan gangguan kesehatan fisik maupun psikologis. menyesuaikan diri dengan perubahan. berduka dan bersedih (Millern. 2008. b. Terdapat 3 macam reaksi yang berorientasi pada tugas yaitu. 2. 2) Perilaku Menarik Diri ( Withdrawl ) Individu menunjukan perilaku pengasingan diri dari lingkungan dan orang lain. Reaksi yang berorientasi pada tugas.

9) Proyeksi Keinginan yang tidak dapat ditoleransi. 10) Rasionalisasi Mengemukakan penjelasan yang tampak logis dan dapat diterima masyarakat untuk membenarkan kesalahannya. Adapun mekanisme pertahanan diri yang bersumber dari ego yaitu. kegagalan . 7) Introjeksi (introjection) Perilaku dimana individu menyatukan nilai orang lain atau kelompok kedalam dirinya. 5) Identifikasi (identification) Proses dimana seseorang untuk menjadi seseorang yang dia kagumi berupaya dengan mengambil atau menirukan pikiran-pikiran. 6) Intelektualisasi (intelectualization) Penggunaan logika dan alasan yang berlebihan untuk menghindari pengalaman yang tidak menyenangkan. 11) Reaksi formasi Pembentukan sikap dan pola perilaku yang bertentangan dengan apa yang sebenarnya. Reaksi ini digunakan oleh individu dalam menghadapi stres atau kecemasan sehingga dapat mengurangi kecemasan. perilaku dan selera orang tersebut. 14) Pemisahan (splitting) Sikap mengelompokkan orang atau keadaan semuanya baik atau semuanya buruk. tetapi jika digunakan dalam waktu yang lama akan mengakibatkan gangguan orientasi realita dengan memburuknya hubungan interpersonal dan produktifitas kerja. 13) Represi Menekan perasaan atau pengalaman yang menyakitkan dari kesadaran yang cenderung memperkuat mekanisme ego lainnya. 3) Mengalihkan (displacement) Pengalihan emosi yang semula ditujukan pada seseorang atau benda lain yang biasanya netral atau lebih sedikit mengancam dirinya. 2) Penyangkalan (denial) Menyatakan ketidak setujuan terhadap realitas dengan berusaha mengatakan tidak terjadi apa-apa pada dirinya. 12) Regresi Kemunduran akibat stres terhadap perilaku dan merupakan ciri khas dari suatu taraf perkembangan yang lebih dini. mencurahkan emosi kepada orang lain karena kesalahan yang dilakukannya sendiri. 8) Isolasi Pemisahan unsur emosional dari suatu pikiran yang mengganggu dapat bersifat sementara atau berjangka lama. Reaksi yang berorientasi pada Ego.b. 1) Kompensasi Proses dimana seseorang memperbaiki penurunan citra diri dengan secara tegas menonjolkan keistimewaan atau kelebihan yang dimilikinya. 4) Disosiasi Kehilangan kemampuan mengingat peristiwa yang terjadi pada dirinya. Mekanisme pertahanan ini adalah paling sederhana dan primitif.

kemudian mempertimbangkan alternatif tersebut sehubungan dengan hasil yang ingin dicapai. mengidentifikasi masalah dengan tujuan untuk menghasilkan alternatif tindakan. Keterampilan ini meliputi kemampuan untuk berkomunikasi dan bertingkah laku dengan caracara yang sesuai dengan nilai-nilai sosial yang berlaku di masyarakat. Keyakinan menjadi sumber daya psikologis yang sangat penting. Keterampilan Memecahkan masalah. E. Keyakinan atau pandangan positif. Analisa konsep koping suatu pengantar. Psikologi perkembangan suatu pendekatan sepanjang rentang kehidupan (Edisi ke-5). (1997). Daftar pustaka Anonim 2.S & Soemarmono W. (1997). karena selama dalam usaha mengatasi stres individu dituntut untuk mengerahkan tenaga yang cukup besar. Indonesia: Erlangga. c. Hamid. 17) Undoing Tindakan atau perilaku atau komunikasi yang menghapuskan sebagian dari tindakan atau perilaku atau komunikasi sebelumnya merupakan mekanisme pertahanan primitif.edu/file?file=digital/89929-JJKI-I-1-Jan1997-1. Keterampilan ini meliputi kemampuan untuk mencari informasi. Keterampilan sosial. Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://drakbar.I. d. (2008). Kesehatan merupakan hal yang penting. Konsep koping. Yogyakarta: Labolatorium RSUP.ui.S. menganalisa situasi.wordpress. Hubungan Antara Perilaku Koping Dengan Depresi Pada Lanjut Usia di Panti Wredha Di Yogyakarta. Faktor yang Mempengaruhi Strategi Koping a. 16) Supresi Menekan perasaan yang menyakitkan ke alam tak sadar sampai dia melupakan peristiwa yang menyakitkan itu. DR. Kesehatan Fisik.digilib. b.untuk memadukan nilai-nilai positif dan negatif di dalam diri sendiri.com/2008/01/31/hemodialisis/. (1980). Hurlock. seperti keyakinan akan nasib (eksternal locus of control) yang mengerahkan individu pada penilaian ketidakberdayaan (helplessness) yang akan menurunkan kemampuan strategi koping tipe : problem-solving focused coping. Henry. . Diakses tanggal 17 Desember 2008 dari www.B. 15) Sublimasi Penerimaan suatu sasaran pengganti yang mulia artinya di mata masyarakat untuk suatu dorongan yang mengalami halangan dalam penyalurannya secara normal. dan pada akhirnya melaksanakan rencana dengan melakukan suatu tindakan yang tepat. 3.

Stres. H. (2006). Roan. S. Mustikasari. Diakses tanggal 24 Oktober 2008. Stres. Modifikasi Perilaku.id/modules. Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://www.Sagung Seto Syamsudin. Jakarta: Widya Medika Sugiono. M.ST. Rini. Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://mustikanurse. Mekanisme koping.php?name=News&file=article&sid= . (2006). Ilmu kedokteran jiwa darurat. St.depsos.S. Principles and practice of psychiatric nursing sixth edition.WM. koping dan adaptasi.com/2007_02_18_archive. (2008).html>. Rasmun. Diakses tanggal 23 Januari 2009 dari http://saptorini. (2007).com/2008/11/modifikasi-perilaku.html.com/2006/12/mekanisme-koping. Ikramal.blogspot. (1998). Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://mustikanurse. Jakarta: CV.Kep. Depresi Pada Lansia. (1998). Stuart & Sunden. (2004). Koping dan Adaptasi teori dan pohon masalah keperawatan.html.go.Louis Missouri: West Line Industrial Drive. Skp.Sardjito.blogspot.blogspot.

Pengetian Depresi merupakan suatu perasanan sedih yang disertai dengan perlambatan gerak dan fungsi tubuh ( Hadi.C. Priest.N. 2004 ). Depresi adalah kecemasan pada banyak cara dan berkesinambungan( Priest. yang bisa terjadi setelah kehilangan seseorang atau peristiwa menyedihkan lainnya. 1994 ) menyebutkan bahwa ada 3 jenis depresi yaitu : a. kimia dalam otak atau susunan syaraf yang datang secara bertahap. Depresi ini merupakan respon terhadap stress dan kecemasan yang telah ditimbun dalam waktu yang lama.1998). Depresi adalah masa terganggunya fungsi manusia yang berkaitan dengan alam perasaan yang sedih dan gejala penyertanya. Depresi adalah penyakit mental dan emosional umum yang bisa terjadi pada siapa saja ( Bambang.Laksana Wahyu C.Kep 13 April 2010 1. Teori Depresi . psikomotor. Bisa karena gangguan hormon. c. Depresi adalah suatu perasaan sedih yang sangat mendalam. b. 2. 3.Kep13 april 2010 Diposkan oleh nUrse L4L4 di 21:55 0 komentar Label: Keperawatan jiwa Reaksi: Depresi Laksana Wahyu.S. Neurotic Depresion Depresi ini terjadi jika depresi reaktif tidak terselesaikan secara baik dan tuntas. anhedonia. Jenis Depresi Menurut Martin ( dalam Hadi. tetapi tidak sebanding dengan peristiwa tersebut dan terus menerus dirasakan melebihi waktu yang normal (Anonim. 2004 ). konsentrasi. Terjadi karena faktor dari luar dirinya yang merupakan bentuk dari reaksi kehilangan sesuatu atau seseorang. 2004. Normal Grief Reaction.N. Endogenous Depresion Penyebab datang dari dalam tetapi belum jelas. 1992. rasa putus asa dan tidak berdaya. Budiyanto.S. serta gagasan bunuh diri (Roan.1994 ).1997). termasuk perubahan pada pola tidur dan nafsu makan. kelelahan.

Penyebab Depresi Penyebab depresi belum sepenuhnya dimengerti. misalnya berduka kehilangan orang yang dicintai. c. Faktor biologik. Teori humanistic menekankan perbedaan self seseorang dengan keadaan yang nyata sebagai sumber depresi dan kecemasan. Penelitian jiwa menyebutkan bahwa wanita cenderung memberikan respon . Freud dalam bukunya ³Mourning and Melancholia´ menggambarkan bahwa rasa sedih yang normal dan depresi sebagai respon dari kehilangan seseorang atau sesuatu yang dicintainya (Davidson dan Neale. Teori Biologi Teori biologi ini mempunyai asumsi bahwa penyebab depresi terletak pada gen atau mal fungsi beberapa faktor fisiologik yang memungkinkan faktor tersebut. dan penyakit kelemahan fisik. dan perubahan situasi. Salah satu teori kognitif adalah teori depresi beck (Atkinson. 1997). d. vaskular risk factors. Depresi bisa terjadi atau semakin memburuk tanpa disertai stres kehidupan yang nyata ataupun berarti. perubahan neuro transmitter atau neuroendokrin. Pada orang yang mengalami depresi terjadi pengurangan harga diri secara luar biasa dan mengalami kemiskinan ego pada skala yang besar (dalam Sarason dan Sarason.Ada beberapa teori yang dapat digunakan untuk menjelaskan munculnya gangguan depresi ( dalam Anonim 3). misal kehilangan kekuasaan. 4. Pandangan psikodinamika Studi psikologik tentang depresi dimulai oleh Sighmund Freud dan Karl Abraham. b. Teori eksistensial memfokuskan kehilangan harga diri sebagai penyebab depresi utama. 1997). Teori belajar berasumsi bahwa antara depresi dan penguat yang kurang ( Lack of Reinforcment ) saling berhubungan satu sama lain. misalnya faktor genetik. perubahan struktur otak. status sosial atau uang. 1991). Pandangan Behavioral. yaitu: a. meskipun alasannya belum diketahui dengan jelas.1989). Menurut pandangan ini depresi terjadi jika perbedaan antara ideal self dan kenyataan terlalu besar. e. Wanita dua kali lebih mudah terkena depresi. Teori tersebut menyatakan bahwa seseorang yang mudah terkena depresi telah mengembangkan sikap umum untuk menilai peristiwa dari segi negatif dan kritik diri. Peristiwa kehidupan. Teori ini menyatakan bahwa seseorang yang berpikiran negatif tentang dirinya akan menelusuri lebih lanjut bahwa mereka melakukan interpretasi yang salah dan menyimpang dari realita. b. Sejumlah faktor dapat menyebabkan seseorang cenderung menderita depresi diantaranya: a. Teori depresi berdasarkan kognitif ini merupakan teori yang paling sering digunakan dalam penelitian tentang depresi (dalam Susanty. kesulitan ekonomi. Pandangan Kognitif. yaitu tipe kepribadian dan relasi interpersonal. c. Faktor psikologik. Kehilangan harga diri dapat nyata atau simbolik. Penggunaan obat-obatan tertentu. Hal ini disebabkan karena teori kognitif selama ini sangat efektif digunakan untuk terapi terhadap depresi. Pandangan humanistik ± eksistansial. Pandangan Behavioral menjelaskan bahwa orang yang mengalami depresi kurang menerima penghargaan (rewards) atau dengan kata lain lebih mengalami hukuman (punishment) dari pada orang yang tidak mengalami depresi. Keduanya menggambarkan bahwa depresi merupakan reaksi kompleks terhadap kehilangan (loss).

termasuk menilai diri sendiri. Jelas saja. psikis dan sosial. orang yang mengalami depresi menunjukkan perilaku yang pasif. pria cenderung menolak atau mengalihkannya kedalam berbagai kegiatan. Sehingga. gejala depresi yang kelihatan ini mempunyai rentangan dan variasi yang luas sesuai dengan berat ringannya depresi yang dialami. beruntung. Orang lain dinilai lebih sukses. berkurangnya energi yang menuju meningkatnya keadaan mudah lelah dan menurunnya aktifitas. Gejala Psikis Gejala-gejala psikis yang sering muncul adalah sebagai berikut: 1) Kehilangan rasa percaya diri. Gejala itu seperti: gangguan pola tidur (sulit tidur. Orang yang mengalami depresi senang sekali mengkaitkan segala sesuatu dengan dirinya. pusing. capai padahal belum melakukan aktivitas yang berarti. b. makan tidur. konstipasi. orang yang mengalami depresi cenderung memandang segala sesuatu dari sisi negatif. 2008) 5. menurunnya efisiensi kerja. Akibatnya. kehilangan minat dan kegembiraan. mudah sedih. Perasaannya sensitif sekali. bahkan disalah artikan. Misalnya. mereka juga akan sulit memfokuskan energi pada halhal prioritas. menyukai kegiatan yang tidak melibatkan orang lain seperti nonton TV. Tanda Dan Gejala Depresi. Mereka mudah sekali lelah. dan lebih suka menyendiri. Oleh karena itu. perasa. Pada umumnya. Namun gejala-gejala depresi dapat dilihat dari tiga segi. sehingga sering peristiwa yang netral jadi dipandang dari sudut pandang yang berbeda oleh mereka. 2) Sensitif. Pasti mereka senang sekali membandingkan antara dirinya dengan orang lain. mudah merasa letih dan sakit. seorang manajer mengalami . perubahan berat badan. yang memungkinkan suatu peristiwa atau perilaku dihadapi secara berbeda dan memunculkan reaksi yang berbeda antara satu orang dengan yang lain. terlalu banyak atau terlalu sedikit). depresi itu sendiri adalah perasaan negatif. lebih berpengalaman. mudah marah. mereka mudah tersinggung. dan pikiran negative lainnya. pandai. 3) Merasa diri tidak berguna. perubahan haid. lebih berpendidikan. Perasaan tidak berguna ini muncul karena mereka merasa menjadi orang yang gagal terutama di bidang atau lingkungan yang seharusnya mereka kuasai. Gejala depresi adalah kumpulan dari perilaku dan perasaan yang secara spesifik dapat dikelompokkan sebagai depresi. Gejala utama depresi yaitu efek depresif. murung. Namun setiap orang mempunyai perbedaan yang mendasar. Sebaliknya. akan diuraikan sebagi berikut : a. Gejala Fisik Menurut beberapa ahli. kaya. Secara lebih jelasnya. Jika seseorang menyimpan perasaan negatif maka jelas akan membuat letih karena membebani pikiran dan perasaan dan orang tersebut harus memikulnya dimana saja dan kapan saja.terhadap kesengsaraan dengan cara menarik diri dan menyalahkan dirinya sendiri. suka tidak suka. makan berlebih. Penyebabnya jelas. Penyebabnya. curiga akan maksud orang lain (yang sebenarnya tidak ada apa-apa). (Dharmono. yaitu gejala dilihat dari segi fisik. lebih diperhatikan oleh atasan. atau pekerjaan. keharusan untuk tetap beraktivitas membuatnya semakin kehilangan energi karena energi yang ada sudah banyak terpakai untuk mempertahankan diri agar tetap dapat berfungsi seperti biasanya. Namun secara garis besar ada beberapa gejala fisik umum yang relatif mudah dideteksi. orang yang terkena depresi akan sulit memfokuskan perhatian atau pikiran pada suatu hal.

mudah letih. proyek. Banyak orang yang menyalahkan orang lain atas kesusahan yang dialaminya. Mereka memandang suatu kejadian yang menimpa dirinya sebagai suatu hukuman atau akibat dari kegagalan mereka melaksanakan tanggung jawab yang seharusnya dikerjakan. Mereka merasa tidak mampu untuk bersikap terbuka dan secara aktif menjalin hubungan dengan lingkungan sekalipun ada kesempatan. lingkungan tentu akan bereaksi terhadap perilaku orang yang depresi tersebut yang pada umumnya negatif (mudah marah. tersinggung. 2008. Mereka merasa terbebani berat karena merasa terlalu dibebani tanggung jawab yang berat. namun masalah lainnya juga seperti perasaan minder. Bagaimana tidak. Gejala Sosial Jangan heran jika masalah depresi yang berawal dari diri sendiri pada akhirnya mempengaruhi lingkungan dan pekerjaan (atau aktifitas rutin lainnya). 1994 ) 6. et all. menyendiri. Perasaan bersalah terkadang timbul dalam pemikiran orang yang mengalami depresi. atasan atau bawahan. Banyak pula yang merasa dirinya menjadi beban bagi orang lain dan menyalahkan diri mereka atas situasi tersebut. Masalah ini tidak hanya berbentuk konflik. 6) Secara umum tidak pernah merasa senang dalam hidup. hobi. Depresi sedang. 2008. b. atau rekreasi tidak memberikan kesenangan. cemas jika berada di antara kelompok dan merasa tidak nyaman untuk berkomunikasi secara normal. Syamsudin. yaitu: 1) Depresi berat tanpa gejala psikotik. ( Maryam. Hadi. mudah sakit). malu. sensitif. ciri ± cirinya : (a) semua 3 gejala depresi harus ada. Depresi Ringan. c. Tantangan yang ada.ciri : 1) sekurang ± kurangnya harus ada 2 atau 3 gejala utama depresi seperti pada depresi ringan 2) ditambah sekurang ± kurangnya 3 (dan sebaiknya 4) dari gejala lainya 3) lamanya seluruh episode berlangsung minimal sekitar 2 minggu 4) menghadapi kesulitan nyata untuk meneruskan kegiatan sosial pekerjaan dan urusan rumah tangga c. dengan ciri ± ciri : 1) sekurang ± kurangnya harus ada 2 atau 3 gejala utama depresi 2) ditambah sekurang ± kurangnya 2 dari gejala lainya 3) tidak boleh ada gejala berat diantaranya 4) lamanya seluruh episode berlangsung sekurang ± kurangnya sekitar 2 minggu 5) hanya sedikit kesulitan dalam pekerjaan dan kegiatan social yang biasa dilakukan. Idris. Problem sosial yang terjadi biasanya berkisar pada masalah interaksi dengan rekan kerja. Rentang Depresi Rentang depresi dapat digolongkan menjadi 3 menurut PPGDJ-III yaitu a. 2004 dan Priest. 4) Perasaan bersalah.depresi karena ia dimutasikan ke bagian lain. pemutasian itu disebabkan ketidak mampuannya dalam bekerja dan pimpinan menilai dirinya tidak cukup memberikan kontribusi sesuai dengan yang diharapkan. 5) Perasaan terbebani. 2008. . dengan cirri . Dalam persepsinya. Depresi berat dibagi menjadi 2 jenis.

pada tahap yang lebih parah. sulit berkonsentrasi. kognitif. akan tetapi jika gejala amat berat dan beronset sangat cepat. Kondisi berkenaan dengan gejala emosional itu adalah suasana hati sedih. tetapi yang cenderung mengarah pada diri sendiri. Retardasi psikomotorik yang berat dapat menuju pada stupor. Intensitas deviasi perasaan harus diperhatikan pula sehingga penggunaan kata yang mewakili durasi harus dipertimbangkan. ciri ± cirinya: (a) episode depresi berat yang memenuhi kriteria menurut depresi berat tanpa gejala psikotic. Kehilangan kebahagiaan atau kepuasan merupakan suatu proses yang terus berkembang. Beck sendiri membuat simptom-simptom itu menjadi simptom . waham biasanya melibatkan ide tentang dosa. motivasional dan vegetatif fisik. Penderita juga lebih sering menangis. menyalahkan diri sendiri. pasien justru tidak dapat menangis lagi meskipun ia menginginkannya. stimulus yang pada keadaan sebelumnya tidak membuatnya menangis pada saat ini justru menimbulkan tangisan. Hilangnya respon yang menggembirakan dalam arti hilangnya kemampuan . 2) Depresi berat dengan gejala psikotik. Kehilangan keterlibatan emosi kasih sayang diwujudkan dengan menurunnya derajat ketertarikan pada aktivitas tertentu atau menurunnya perhatian terhadap orang lain. atau bau kotoran atau daging membusuk. Penderita juga mempunyai perasaan yang negatif terhadap diri. Maka dari itu peneliti harus mengetahui deskripsi dan konotasi dari kata yang digunakan oleh penderita. Dalam mengukur manifestasi emosi. kemiskinan atau malapetaka yang mengancam dan pasien merasa bertanggung jawab atas hal itu. pesimisme tentang masa depan. lamban dalam berpikir serta serangkaian tanda vegetatif seperti gangguan dalam nafsu makan maupun gangguan dalam hal tidur. 7. Penelusuran literatur yang dilakukan oleh Beck menemukan konsistensi yang menarik perhatian mengenai depresi. Suasana hati didefinisikan secara berbeda oleh setiap penderita. maka pasien mungkin tidak mau atau mampu untuk melaporkan banyak gejala secara rinci. (c) bila ada gejala penting (misalnya agitasi atau retardasi psikomotor) yang mencolok. Beck memandang individu yang mengalami depresi perasaan dan perilakunya diakibatkan oleh persepsi negatif mereka dan verbalisme-mereka. Jika diperlukan. Tetapi. waham atau halusinasi dapat ditentukan sebagai serasi atau tidak serasi dengan efek (mood congruent). Kondisi ini muncul berawal pada aktivitas tertentu dan seiring dengan perkembangan depresi.(b) ditambah sekurang-kurangnya 4 dari gejala lainya dan beberapa diantaranya harus berintensitas berat.simptom emosional. adalah penting untuk menghitung tingkat mood dan tingkah laku individu. maka masih dibenarkan untuk menegakan diagnosis dalam kurun waktu kurang dari 2 minggu. Halusinasi audiotorik (suara) atau olfaktorik (penciuman) biasanya berupa suara yang menghina atau menuduh. Simptom Emosional Merupakan perubahan perasaan atau tingkah laku yang merupakan akibat langsung dari keadaan perasaannya. yang secara rinci sebagai berikut : a. halusinasi atau stupor depresif. (e) sangat tidak mungkin pasien akan mampu meneruskan kegiatan social. pekerjaan atau urusan rumah tangga. kemudian meluas pada berbagai aktivitas lainnya termasuk pelaksanaan peran yang menjadi tanggung jawabnya. (d) episode depresif biasanya harus berlangsung sekurang ± kurangnya 2 minggu. Skala Depresi Lansia menurut Beck & Beck. (b) disertai waham. seperti adanya penurunan mood. Hal ini mungkin berhubungan dengan perasaan disphoria. kesedihan. retardasi dan agitasi. kecuali pada taraf yang sangat terbatas.

dengan derajat tanggung jawab atau dengan banyaknya energi yang akan digunakan. Untuk melakukan tugas utama. Kehilangan motivasi positif. hal tersebut sering dirasakan sebagai fenomena fisik murni dan sebagian menganggap sebagai kelelahan akibat kehilangan energi. Istilah regresif dikaitkan dengan aktivitas yang dilakukan. menyalahkan dan mengkritik diri sendiri. antara lain adanya penilaian diri yang rendah. tidak berarti atau memberatkan. Rutinitas dinilai membosankan. Penderita depresi mempunyai harapan negatif yang ditandai dengan munculnya pesimisme yang berhubungan erat dengan rasa ketidak berhargaan. Gejala kehilangan nafsu makan untuk beberapa penderita bisa merupakan tanda awal dan kembalinya nafsu makan mungkin menjadi tanda pula bahwa kehidupannya telah kembali. Penderita juga mengalami kesulitan dalam membuat keputusan. semua dilihat secara serius bahkan dapat menimbulkan respon tersinggung. atau sebagai pikiran yang berulang. harapan-harapan yang negatif. mereka juga kehilangan minat seksual. tanpa kualitas kemauan melakukan aktivitas seperti melamun. pertama penderita mengantisipasi membuat keputusan yang salah. 1957). Simptom Gejala Fisik ± Vegetatif Perwujudan gejala vegetatif dan fisik benar-benar dipertimbangkan peneliti sebagai bukti untuk melihat gangguan otonom atau hypothalamic yang bertanggung jawab terhadap keadaan depresi (Cambell. b. obsesif. Adanya penilaian diri yang rendah muncul dengan adanya harga diri yang rendah. Bahkan pada kasus yang lebih parah. Kraines. Simptom Kognitif Beck menyatakan manifestasi kognitif yang muncul. Simptom Motivasional Berkaitan dengan hasrat dan ketergugahan penderita yang cenderung regresif. penderita mungkin menyalahkan dirinya untuk hal-hal yang sebenarnya tidak berkaitan dengan dirinya. Mereka cenderung menghindar dan ingin mengelakkan diri dari pola yang biasa atau rutin dalam hidupnya. Segala hal yang merugikan dianggap berasal dari kekurangannya. Harapan ini kadang-kadang menetap. Penderita melarikan diri dari aktivitas yang menuntut peran dewasa dan memilih aktivitas yang lebih memiliki karakteristik peran anak-anak. Ia menilai dirinya sebagai seorang yang berkekurangan meskipun mempunyai hal-hal spesifik yang penting. 1953. sebagai harapan aktif (³Saya ingin bunuh diri ³). saya orang mati ³). Gejala fisik yang muncul adalah kondisi mudah lelah. Gejala lainnya adalah penyalahan terhadap diri atau memikul tanggung jawab pada diri sebagai penyebab kesulitan atau masalah yang terjadi. Mereka sangat ingin mendapat bantuan.menangkap humor. Hal ini dialami sebagai harapan yang pasif (³Saya harap. kelumpuhan kemauan. tidak dapat memutuskan dan adanya distorsi body image. bimbang memilih alternatif yang ada atau keputusannya sering berubah. seperti makan. Model kognitif depresi berkembang dari observasi-observasi klinis yang sistematis dan pengujian-pengujian . perawatan diri atau mencari pengobatan merupakan hal yang berat bagi mereka. adalah ciri yang menyolok. c. baik pada diri sendiri maupun terhadap lawan jenis. d. Lebih parah lagi mereka dapat berkeinginan bunuh diri yang muncul dalam berbagai bentuk. Humor tidak lagi memberikan kepuasan. Pada beberapa kasus. Mereka berkeyakinan bahwa kondisi kekurangannya akan berlangsung terus atau akan menjadi semakin buruk. Mereka mempunyai bayangan buruk dan penolakkan terhadap kemungkinan berbagai perubahan. bimbingan atau arahan dari orang lain. Penderita juga tidur lebih sedikit daripada orang normal dan terdapat derajat kegelisahan yang menyolok selama semalam. Keadaan tersebut terjadi disebabkan. tapi ada juga yang timbul dan menghilang. kedua karena adanya kehilangan kemauan dan kecenderungan menghindar atau meningkatkan ketergantungan pada lingkungannya.

masa depannya dan pengalamannya secara ideosinkretik. situasi yang menghambat tujuan penting atau dilemma yang harus dipecahkan. yaitu stimulasinya berlebihan atau berkepanjangan periodenya. penyakit. Kondisi-kondisi yang dapat menimbulkan stres yang spesifik dikemukakan Beck antara lain situasi yang dapat menurunkan harga diri (ditolak cinta. di luar dua faktor di atas. tergantung pada kondisi yang mampu mengaktifkan gabungan sifat dari konsep tersebut. yaitu didominasi oleh polapola kognitif yang negatif. c) Faktor-Faktor Lain Merupakan faktor yang mampu mengembangkan depresi.com/med/detail_pyk. kadang-kadang depresi tercetus tidak melalui peristiwa tunggal yang berlebihan melainkan dari serangkaian peristiwa yang dialami. gangguan fisik atau abnormalitas. Konsep ini digunakan untuk menjelaskan mengapa penderita depresi mempertahankan penyebab rasa sakit dan sikap menyalahkan diri walaupun terdapat bukti objektif dari faktor-faktor positif dalam hidupnya. Misalnya : bencana yang tidak terduga.124. Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://medicastore.php?id=&iddtl=260&idktg=5&idobat=&UID=20081019 111423222. kemunduran fisik atau kematian. 2) Schemas Unsur utama yang kedua dari Model Kognitif berisi konsep skema. gabungan sifat dari konsep depresi tersebut dapat menjadi depresi. Beck menyebut salah satu faktor itu sebagai ketegangan psikologis. rangkaian situasi stres yang berulang sehingga mematahkan toleransi stresnya terhadap situasi tersebut. yaitu : 1) Concept of Cognitive Triad Cognitive Triad berisi 3 (tiga) pola kognitif utama yang menyebabkan penderita memandang dirinya. . 3) Cognitive Error Pada individu depresi ditemui karakteristik pemikiran yang mencerminkan berbagai penyimpangan dari kenyataan. (2004). kegagalan dalam studi. 1967). Diantaranya adalah : a) Stres Yang Spesifik Kondisi atau peristiwa yang memiliki persamaan dengan pengalaman traumatic pada masa lalu dapat menjadi stres kelompok ini. memiliki predisposisi untuk mengembangkan depresi klinis pada kehidupan selanjutnya. mendapat PHK. Model kognitif mendalilkan 3 (tiga) konsep spesifik. Individu yang mempunyai gabungan sifat dari konsep yang telah dijabarkan diatas.2. Kesalahan sistematik dalam pemikiran penderita menambah kepercayaan terhadap keakuratan konsep negatifnya walaupun bukti yang sebenarnya sangat berlawanan (Beck. 1979).206. b) Stres Yang Non Spesifik Individu akan dapat mengembangkan bentuk gangguan psikologis bila dihadapkan pada stres yang berlebihan. Saptorini 2008 ) Referensi Anonim 1. (Iskandarsyah 2006. diasingkan keluarga).eksperimental yang berulang kali (Beck. Depresi. Tetapi.

M.com/lofiversion/index. Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://www. Depresi dan kualitas hidup pada lanjut usia. 05 April 2010 DRESSING INFUS Terapi Infus adalah tindakan yang dilakukan dengan cara memasukkan cairan. Tujuan Terapi Infus .web.Kj. 2007) 1. peralatan dan prosedur yang dibutuhkan serta mengatur dan mempertahankan sistem.id/articles/agar-depresi-tidak-menghampiri. yaitu tujuan dan lamanya terapi.pro-vclinic. Hadi. (1997). Tindakan ini sering merupakan tindakan life saving seperti pada kehilangan cairan yang banyak.php?id=121&iddtl=&idktg=&idobat. Tindakan ini merupakan metode efektif dan efisien dalam memberikan suplai cairan ke dalam kompartemen intravaskuler. diagnosa pasien.Sagung Seto Diposkan oleh nUrse L4L4 di 21:43 0 komentar Label: Keperawatan jiwa Reaksi: Senin. Jakarta : EGC Maslim. Skp. rujukan ringkas PPDGJ-II Jakarta: PT.MS. Jakarta. maka perawat harus mengidentifikasi larutan yang benar. Gramedia Pustaka Utama. Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://www. (1998).comBambang Y. Jakarta: CV.P. Apabila pemberian terapi intravena dibutuhkan dan diprogramkan oleh dokter. obat intravena dan nutrisi parenteral ke dalam tubuh melalui intravena.blogspot. Idris. Rasmun.Sp. Penatalaksanaan stress. Mengatasi depresi. Dharmono. Teori depresi. F. S. Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://www. Jakarta: Arcan. Stres.php/t38903. Budiyanto. (2001). (1990). Diakses tanggal 24 Oktober 2008 dari http://bowothea. Diagnosis gangguan jiwa. riwayat kesehatan dan kondisi vena pasien. R. Psikologi populer menghadapi depresi & elasi (Edisi ke-3).html Keliat.medicastore. Terapi intravena dilakukan berdasarkan order dokter dan perawat bertanggung jawab dalam pemeliharaan terapi yang dilakukan. Agar depresi tidak menghampiri. dehidrasi dan syok. karena itu keberhasilan terapi dan cara pemberian yang aman diperlukan pengetahuan dasar tentang keseimbangan cairan dan elektrolit serta asam basa.html.(2008). BA. Masyarakat Indonesia mengidap depresi. (2008). Depresi & Solusinya. usia. Pemilihan pemasangan terapi intravena didasarkan pada beberapa faktor. Yogyakata: Tugu.( Darmawan. (2004).Anonim 3. (2004).com/med/berita. (2008).X. Nuh Jaya.F.Kep.bluefame. (2007). Koping dan Adaptasi teori dan pohon masalah keperawatan. elektrolit. K. Erwin.

et.al. Memperbaiki keseimbangan asam basa d. Lengan pada sisi yang mengalami mastektomi (aliran balik vena terganggu) h. Mengoreksi dan mencegah gangguan cairan dan elektrolit c. Lengan dengan pirai arteriovena atau fistula f. Mempertahankan atau mengganti cairan tubuh yang mengandung air. yang memungkinkan pemberian obat langsung ke dalam IV b. protein. Klien yang mendapat terapi obat yang tidak bisa diberikan melalui oral atau intramuskuler e. infiltrasi atau trombosis b. Indikasi pemberian infus a. Klien yang membutuhkan koreksi/pencegahan gangguan cairan dan elektrolit f. Vena yang sklerotik atau bertrombus e. Keadaan emergency (misal pada tindakan RJP). elektrolit. vitamin. Klien yang sakit akut atau kronis yang membutuhkan terapi cairan g. Menyediakan medium untuk pemberian obat intravena f.Tujuan terapi infus adalah: a. yakni bersamaan dengan penggantian daerah pemasangan IV (Roca. Memberikan tranfusi darah e. Pencegahan/meminimalkan timbulnya infeksi d. Klien yang mendapat terapi obat dalam dosis besar secara terus-menerus melalui IV d. Membantu pemberian nutrisi parenteral 2. juga untuk memudahkan pemberian obat) i. Keadaan ingin mendapatkan respon yang cepat terhadap pemberian obat c. lemak dan kalori yang tidak dapat dipertahankan melalui oral. Kontraindikasi pemberian infus Infus dikontraindikasikan pada daerah: a. Mempertahankan tehnik steril b. sebelum pembuluh darah kolaps (tidak teraba). atau kerusakan kulit g. Klien yang mendapatkan tranfusi darah h. Lengan yang mengalami luka baker Dresing infus merupakan tindakan yang dilakukan dengan mengganti balutan/plester pada area insersi infus. Vena di bawah infiltrasi vena sebelumnya atau di bawah area flebitis d. Upaya profilaksis (tindakan pencegahan) sebelum prosedur (misalnya pada operasi besar dengan risiko perdarahan. bekuan darah. Frekuensi penggantian balutan ditentukan oleh kebijakan institusi. Daerah yang memiliki tanda-tanda infeksi. sehingga tidak dapat dipasang jalur infuse. 3. Daerah yang berwarna merah. misalnya risiko dehidrasi (kekurangan cairan) dan syok (mengancam nyawa). tapi saat ini telah dikurangi menjadi setiap 48 sampai 72 jam sekali. Tujuan dressing infuse a. Balutan infus basah atau kotor Diposkan oleh nUrse L4L4 di 20:56 0 komentar . Indikasi a. infeksi. kenyal. Upaya profilaksis pada pasien-pasien yang tidak stabil. Dulu penggantian balutan dilakukan setiap hari. Pasien yang dipasang infus lebih dari satu hari b. Mencegah masuknya bakteri ke dalam aliran darah c. b. bengkak dan hangat saat disentuh c. Memantau area insersi 5. dipasang jalur infus intravena untuk persiapan jika terjadi syok. 1998) 4. Lengan yang mengalami edema.

es cream kali.Reaksi: Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda Langgan: Entri (Atom) Pengikut nature Mengenai Saya nUrse L4L4 Q adalah seseorang yang simple. Yang membuatku tetap semangat menjalani hidup karena Q selalu mengingat kata-kata ini nieh: Jalani hidup. buat semua impianmu menjadi nyata dan jadikan yang terbaik ««««« Hal yang paling ingin Q lakukan saat ini dan selanjutnya adalah menjadi pribadi yang jauh lebih baik . ceriaaa dan selalu bisa menikmati hidup. cita cinta.E «««« Lihat profil lengkapku . raih cita ± cita.M.hehe«. raih impianmu.tidak lupa mensyukuri tiap karunia Allah Y. dingin.

.

.

.

o April (8)  21 April 2010 KONSEP KELUARGA 1......  TEKNIK ± TEKNIK RELAKSASI UNTUK IBU HAMIL Sejalan.Arsip Blog y 2010 (10) Mei (2) o  INFLAMASI / RADANG Jaringan cedera karena infeksi..  Ditulis 12 September 2009 Alat kontrasepsi peremp. Alk..NAPZA NAPZA adalah singkatan dari Narkotika..  LANJUT USIA  KOPING  Depresi  DRESSING INFUS Terapi Infus adalah tindakan yang d.Sp.. ...  A.PENGERTIAN a..