P. 1
MANAJEMEN HUMAS

MANAJEMEN HUMAS

|Views: 2,134|Likes:
Published by Aprilia Santofani

More info:

Published by: Aprilia Santofani on Jan 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/13/2013

pdf

text

original

MANAJEMEN HUMAS

Makalah ini disusun guna memenuhi tugas mata kuliah PROFESI KEPENDIDIKAN .Dosen pengampu: Suciati, Dr., M.Pd

DISUSUN OLEH:
Farida Ardiyanti Dita Suryawati Nurul Umi Hanik Aprilia Santofani Anisah Maesaroh (07690003) (07690008) (07690014) (07690016) (07690044)

PENDIDIKAN FISIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA 2010

I. Harus ada pemahaman terlebih dahulu bahwa kerja persekolahan tidak bersifat parsial artinya bahwa dalam menyelenggarakan roda sekolah tidak mungkin masing-masing komponen berdiri sendiri. . Mengikutsertakan masyarakat dalam pengelolaan sekolah dipandang sebagai upaya meringankan beban pemerintah ketika semakin tidak mencukupi dalam pendanaan pendidikan. memerlukan pengaturan dalam pelaksanaan sehingga antara satu komponen dengan komponen lainnya bekerja secara sistemik. Manajemen pendidikan yang dikembangkan lebih bertumpu pada masyarakat atau sekolah. Persoalan pendidikan sekarang ini sudah menjadi keprihatinan bersama sehingga berbagai upaya untuk memecahkannya sudah banyak dilakukan dengan menerapkan berbagai formulasi teorisasi. PENDAHULUAN Sekolah sebagai unit operasional. Manajemen pendidikan yang sekarang sedang dikembangkan berkecenderungan memberikan otonomi yang lebih besar sehingga diharapkan sebagai sarana peningkatan efisiensi pendidikan.tetapi satu dengan lainnya adalah komplementer.

dan lain-lain). goodwill. Menurut Oemi Abdurrachman M. Menurut Glennand Denny Griswold (1966) fungsi manajemen yang diadakan untuk menilai dan Humas merupakan menyimpulkan sikap-sikap publik. Menurut Ibnoe Syamsi (1967) . langganan.II. menyesuaikan policy dan prosedur instansi atau organisasi dengan kepentingan umum. A. (1971) Humas ialah kegiatan untuk menanamkan dan memperoleh pengertian. kepercayaan. keluar dengan jalan menggunakan segala bentuk pernyataan 3. penghargaan dari publik sesuatu badan khususnya dan masyarakat umumnya. Berikut pengertian tentang Humas dari beberapa para ahli : 1. Oemi merumuskan bahwa public relations adalah proses yang berjalan terus-menerus dengan mana manajemen berusaha untuk memperoleh goodwill dan pengertian dari public dalam arti luas (para pegawai. PEMBAHASAN Tinjauan Umum tentang Humas Istilah Hubungan Masyarakat (Humas) dikemukakan pertama kali oleh Presiden Amerika Serikat ialah Thomas Jefferson tahun 1807.A. Akan tetapi apa yang dimaksudkan pada waktu itu dengan istilah Public Relations adalah dihubungkan dengan Foreign Relations. menjalankan suatu program untuk mendapatkan pengertian dan dukungan masyarakat 2. ke dalam dengan jalan pengawasan diri (analisis) dan koreksi.

Humas adalah kegiatan organisasi untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat agar mereka mendukungnya dengan sadar dan sukarela. Hadari Nawawi (1981) menyebutkan bahwa beban tugas humas adalah melakukan publisitas tentang kegiatan organisasi kerja yang patut diketahui oleh pihak luar secara luas. Kegiatannya dilakukan dengan menyebarluaskan informasi dan memberikan peneranganpenerangan untuk menciptakan pemahaman yang sebaik-baiknya di kalangan masyarakat luas mengenai tugas-tugas dan fungsi yang diemban organisasi kerja tersebut. Selain dari itu pendapat-pendapat dan saran-saran dari publik mengenai kebijaksanaan badan itu harus diperhatikan dan dihargai. Menurut Drs. dan akan dikerjakan berdasarkan volume dan beban kerjanya. 1. . Berdasarkan uraian-uraian diatas maka humas di lingkungan organisasi kerja / instansi pemerintah termasuk juga di bidang pendidikan harus diartikan sebagai “rangkaian kegiatan organisasi / instansi untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat atau pihak-pihak tertentu di luar organisasi tersebut. Hubungan yang harmonis sebagai hasil kerja Humas tampak sebagai berikut. Humas pada dasarnya usaha-usaha kegiatan mencari keterangan-keterangan tentang apa yang disukai oleh masyarakat (orang lain) dan juga keterangan-keterangan tentang apa yang tidak disukai oleh masyarakat (orang lain) untuk dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam melaksanakan kegiatan selanjutnya. publik harus diberi penerangan-penerangan yang lengkap dan obyektif mengenai kegiatankegiatan yang menyangkut kepentingan mereka. SK. agar mendapatkan dukungan terhadap efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kerja secara sadar dan sukarela. Ibnoe Syamsi menyadur pendapat Hooftman makna kegiatan Humas diterangkan sebagai berikut: Untuk mengembangkan opini publik yang positif terhadap sesuatu badan.R. 4. Apabila kegiatan public relations (Humas) ini ditinjau dari segi beban tugasnya. sehingga dengan demikian akan timbul pengertian darinya. D. sedang. Bonar (1977) Hubungan masyarakat menjalankan usahanya untuk mencapai hubungan yang harmonis antara sesuatu badan organisasi dengan masyarakat sekelilingnya. termasuk juga mengenai kegiatan-kegiatan yang sudah. Adanya saling pengertian antara organisasi / instansi dengan pihak luar.

B. Menyebarluaskan informasi dan gagasan-gagasan itu agar diketahui maksud atau tujuannya serta kegiatan-kegiatannya termasuk kemungkinan dipetik manfaatnya oleh pihak-pihak diluar organisasi. 4. Membantu pemimpin dalam mengembangkan rencana dan kegiatan-kegiatan lanjutan yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat (public service) sebagai akibat dari komunikasi timbal balik dengan pihak luar. Memberikan informasi dan menyampaikan ide (gagasan) kepada masyarakat atau pihak-pihak lain yang membutuhkannya. 3. Tugas-tugas Pokok atau Beban Kerja Humas Yang menjadi tugas atau beban kerja Humas suatu organisasi / lembaga adalah: 1. yang ternyata menumbuhkan harapan untuk penyempurnaan policy atau kegiatan yang telah dilakukan oleh organisasi.2. a. Adanya kegiatan yang membantu karena mengetahui manfaat. 3. Adanya kerja sama yang erat dengan masing-masing pihak dan merasa ikut bertanggung jawab atas suksesnya usaha pihak yang lain. 2. Keadaan seperti disebutkan merupakan manifestasi dari dukungan masyarakat terahad efisiensi dan efektivitas pelaksana kerja yang diberikan secara sadar dan sukarela. Obyektif dan resmi . Dengan demikian pemimpin selalu siap dalam memberikan bahan-bahan informasi yang terbaru. Membantu pemimpin yang karena tugas-tugasnya tidak dapat langsung memberikan informasi kepada masyarakat atau pihak-pihak yang memerlukannya. Membantu pemimpin mempersiapkan bahan-bahan tentang permasalahan dan informasi yang akan disampaikan atau yang menarik perhatian masyarakat pada saat tertentu. arti dan pentingnya peranan masing-masing. Menurut Ibnoe Syamsi (1969) untuk melaksanakan tugas-tugas tersebut. Humas yang efisien harus memperhatikan asas-asas tertentu sebagai berikut. Dukungan seperti itu timbul sebagai hasil kerja Humas yang telah memberikan informasi sehingga pihak luar memahami pentingnya eksistensi organisasi / lembaga tersebut bagi masyarakat.

Karena itu. semua respons itu harus disaring agar dapat dipergunakan untuk memperbaiki kegiatankegiatan dalam rangka memenuhi harapan masyarakat. informasi yang dikeluarkan tidak boleh bertentangan dengan kebijaksanaan yang dijalankan. d. Karena itu informasi atau pemberitaan tidak sekedar dilihat dari kepentingan organisasi. tetapi juga dari pihak penerima informasi. Respons masyarakat dapat berbentuk saran-saran. C.Semua informasi atau pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat harus merupakan suara resmi dari instansi / lembaga yang bersangkutan. Humas di Lingkungan Sekolah . Berdasar respons masyarakat inilah seorang pemimpin organisasi / lembaga dapat memperoleh pengalaman-pengalaman baru yang mungkin semula belum terpikirkan. Kontinuitas informasi Humas harus berusaha agar masyarakat memperoleh informasi secara kontinu sesuai dengan kebutuhan. Seorang pemimpin tidak boleh takut atau menghindar dari respons masyarakat. Dengan demikian pihak masyarakat akan memiliki gambaran yang lengkap dan menyeluruh tentang keadaan dan masalah-masalah yang dihadapi organisasi / lembaga. kritik-kritik. pendapat-pendapat. kegiatan public relations harus diarahkan ke dalam dan ke luar. Untuk itu informasi lisan dan tertulis dapat dilakuakan secara berkala dan pada waktu-waktu tertentu. Ketelitian dan kontrol dari atasan / pemimpin dalam hal ini memegang peranan yang sangat penting guna menghindari informasi / pemberitaan yang tidak tepat dan dapat merugikan b. Kegiatan ke dalam ini disebut internal public relations sedang kegiatan ke luar disebut external public relations. Organisasi yang tertib dan berdisiplin humas hanya akan berfungsi bilamana tugas-tugas organisasi / lembaga berjalan secara lancar dan efektif serta memiliki hubungan kerja ke dalam dan ke luar organisasi yang efektif pula. c. keluhan-keluhan dan pernyataan-pernyataan. Respons yang timbul di kalangan masyarakat umpan balik dari informasi yang disampaikan harus mendapat perhatian sepenuhnya. terutama yang bersifat kritik-kritik. e. Selanjutnya perlu ditegaskan bahwa untuk mencapai kerja sama berdasarkan hubungan yang harmonis dengan berbagai publik. Jelaslah bahwa dalam public relations terdapat sesuatu usaha untuk mewujudkan suatu hubungan yang harmonis antara sesuatu badan (lembaga) dengan publiknya sehingga akan timbul opini publik yang menguntungkan bagi kehidupan badan tersebut. Situasi itu memungkinkan informasi atau pemberitaan yang keluar tidak akan berbeda dengan kenyataan dalam jangka waktu yang relatif singkat Informasi harus bersifat mendorong timbulnya keinginan untuk berpartisipasi atau ikut memberikan dukungan secara wajar dari masyarakat.

dan sekolah dengan masyarakat pada umumnya. (1975) hubungan sekolah dengan masyarakat mencakup hubungan sekolah dengan dengan sekolah lain. swasta. 2. Kadang-kadang hubungan itu berupa melayani kunjungan pejabat pendidikan dalam rangka kegiatan supervisi. Untuk itu kepala sekolah memegang peranan penting dan menetukan Tinjauan yang lain (Drs. Hubungan dengan BP 3 Kerja sama dengan sekolah-sekolah lain . Selanjutnya diuraikan bahwa hendaknya semua hubungan itu merupakan hubungan kerja sama yang bersifat pedagogis. mendatangkan sumber). dan organisasi sosial. Karena itu sekolah mau tidak mau harus berhubungan dengan masyarakat. 1. 2. Menurut Drs. 4. Ngalim purwanto dkk. Hubungan ke luar ini dapat ditinjau dari dua segi yakni: 1. sekolah dengan instansi dan jawatan lain. 2. Memelihara dan mengembangkan hubungan sekolah dengan lembaga-lembaga pemerintah. sosiologis dan produktif yang dapat mendatangkan keuntungan dan perbaikan serta kemajuan bagi kedua belah pihak. 1976) menekankan bahwa sekolah itu mesti berada di tengah-tengah masyarakat. Mengatur hubungan sekolah dengan orang tua murid Memelihara hubungan baik dengan Badan Pembantu Penyelenggaraan Pendidikan (BP 3) 3.Menurut kurikulum tahun 1975 kegiatan mengatur hubungan sekolah dengan masyarakat meliputi beberapa hal sebagai berikut. Memberi pengertian kepada masyarakat tentang fungsi sekolah. melalui bermacam-macam teknik komunikasi (majalh. surat kabar. Selanjutnya ditambahkan bahwa berbagai hubungan dan kerja sama dengan pihak lain meliputi: 1. Ismed Syarief dkk. Hubungan dinas (dengan instansi atasan) Hubungan dan kerja sama dengan pihak lain di luar ketentuan atasan Hubungan kedinasan antara lain tampak dalam hal penyampaian laporan tertulis mengenai bermacam-macam data dan kegiatan sekolah itu. sekolah dengan pemerintah setempat.

Menyusun rencana bagaimana cara-cara memperoleh bantuan 4. guruguru. Hubungan dengan organisasi guru. oleh karenanya di sekolah dikenal adanya kegiatan publisitas ke luar dan publisitas ke dalam. Kegiatan ini selalu berhubungan atau ditujukan kepada publik atau masyarakat di luar warga sekolah.Melaporkan tentang pikiran-pikiran yang berkembang dalam masyarakat tentang masalah pendidikan 2. Ada dua kemungkinan yang bisa dilakukan yakni secara langsung (tatap muka) dan tidak langsung. pegawai dan siswa. yakni organisasi profesional yang ada ialah Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI). rapat . Selanjutnya di bawah ini akan diuraikan secara terperinci sebagai jenis kegiaatan humas yang dipandang perlu dilaksanakan oleh sekolah baik yang eksternal maupun internal. Kegiatan eksternal tidak langsung adalah kegiatan berhubungan dengan masyarakat melalui perantara media tertentu.Menunjukan pergantian keadaan pendapat umum Kegiatan humas di sekolah disebutkan sebagai komunikasi intern dana komunikasi ekstern. Sedangkan komunikasi ekstern mengutamakan hubungan sekolah dengan orang tua murid yang tergabung dalam organisasi BP 3 (Badan Pembantu Penyelenggaraan Pendidikan) dan komunikasi dengan masyarakat pada umumnya.3. Kegiatan Eksternal. Penggolongan Sekolah Jenis-Jenis Kegiatan Humas di Menurut Don Begin (1984) public relations dapat dibedakan menjadi external public relations (humas ke luar) dan internal public relations (humas ke dalam). Dalam komunikasi intern terjadi hubungan antara unsur-unsur: kepala sekolah. Pada dasarnya kegiatan Humas di sekolah tidak cukup hanya menginformasikan fakta-fakta tertentu dari sekolah itu. D. melainkan juga : 1. Kegiatan tatap muka misalnya.Membantu kepala sekolah bagaimana usaha untuk memperoleh bantuan dan kerja sama 3.

Dengan demikian orang tua dan masyarakat mau mendukung. tingkat pembicara dilihat oleh publik. pakaian serasi. Pada umumnya orang tua dan masyarakat tidak tahu tentang kegiatan apa saja yang telah dilakukan oleh sekolah. Informasi lewat TV dapat dilakukan dengan cara : (1) (2) (3) (4) (5) (6) Ceramah biasa Wawancara Ceramah dengan alat-alat peraga Diskusi Sandiwara Acara cerdas cermat . Sedangkan kegiatan eksternal yang melalui media dapat diperinci sebagai berikut. Maka melalui program TV diharapkan semua program kegiatan sekolah dapat dimengerti oleh orang tua murid dan masyarakat. sebab appearance. ikut berpartisipasi aktif baik dukungan moril maupun materiil. Dengan program kegiatan yang menarik merupakan sugesti yang sangat potensial untuk menimbulkan minat publik. agar selalu mengikuti kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh sekolah yang bersangkutan.bersama dengan pengurus BP 3 setempat. serta gerak dan sikap yang sopan. 1. berkonsultasi dengan tokoh-tokoh masyarakat. Penyebaran informasi lewat TV ini memperoleh beberapa keuntungan antara lain sebagaimana dikemukakan oleh Umar Hamalik (1976) sebagai berikut. Maka dari itu informasi lewat TV memerlukan persiapan yang lebih cermat daripada informasi lewat radio. dan sebagainya. tergantung pada program yang telah disiapkan sebelumnya di dalam program itu disusun hal-hal atau pokok-pokok yang akan disajikan kepada penonton (publik)nya.Informasi lewat TV Berhasil tidaknya menggunakan TV sebagai alat media publisitas sekolah. melayani kunjungan tamu. sehingga perlu diperhatikan nada dan cara berbicara.

Kadang-kadang semuanya ini disebut pers dalam arti sempit.Penyebaran informasi melalui radio Radio merupakan media massa yang penting yang mampu menjangkau publik yang luas. kegiatan pendidikan dan data sekolah dapat diinformasikan ke luar melalui radio. Karena itu. seperti sikap dan appearance Dapat dibantu latar belakang musik Dapat melalui batas ruang dan waktu serta jangkauan yang luas c) d) 3. majalah. Dapat mengharapkan umpan balik dari publik yang lebih banyak Menurut Onong Effendi (1982) informasi lewat pers selain mempunyai keuntungan seperti yang disebutkan pers juga mempunyai fungsi yang sangat luas. dan sebagainya. Fungsi itu adalah sebagai berikut.Penyebaran informasi melalui media cetak Yang dimaksud media cetak adalah surat kabar. Beberapa keuntungan penyiaran informasi melalui radio ini antara lain : a) b) Teks yang diperlukan dapat disiapkan sebaik-baiknya sebelum disiarkan.(7) Kegiatan kesenian. Keuntungan informasi lewat pers antara lain: a) b) c) Dapai dicapai publik yang sangat luas Dapat secara mendadak dipelajari oleh publik yang bersangkutan. a. buletin. dan sebagainya 2. sekolah dapat mengambil manfaat yang sebesar-besarnya dari radio ini untuk kepentingan publisitas.Fungsi menyiarkan informasi . Tidak dipengaruhi faktor komunikator. Dalam hubungannya dengan kegiatan humas atau publisistas pers dapat dikatakan sebagai penyalur informasi yang menguntungkan. Beberapa hal yang penting seperti kapan pendaftaran siswa baru.

Daya guna pers ini dapat ditingkatkan sebagai media komunikasi antara sekolah dengan masyarakat melalui lima bentuk kegiatan yakni: a.Pameran sekolah Pameran sekolah dimaksud untuk menunjukan hasil pekerjaan para siswa serta masyarakat pada umumnya. berita bergambar.Mengirimkan “pikiran pembaca” atas nama sekolah e.Mengirimkan berita pendidikan c.Fungsi menghibur Fungsi menghibur ini juga sangat penting sebagai represing. Persiapan yang perlu dilakukan dalam mengadakan pameran sekolah antara lain: . untuk melemaskan ketegangan pikiran. Dengan demikian berarti sekolah ikut pula memegang fungsi informasi. edukasi.Fungsi mendidik Fungsi mendidik dalam surat kabar bisa implisit dalam bentuk berita. rekreasi dan persuasi bagi publik atau masyarakat umumnya. c.Menulis artikel pendidikan d. dan sebagainya. karena pada hakikatnya orang membeli.Fungsi mempengaruhi Fungsi mempengaruhi dalam surat kabar secara implisit terdapat pada tajuk rencana dan artikel. d. teka-teki. cerbar. artikel atau tajuk rencana. 4. dan sebagainya.Menyusun pers-release b. memerlukan surat kabar karena merasa butuh informasi berbagai hal atau peristiwa b. karikatur. Isi surat kabar yang bersifat menghibur dapat berbentuk:cerpen.Menyiarkan informasi merupakan fungsi surat kabar yang utama.Memasang pengumuman / iklan sekolah. untuk mengimbangi berita-berita yang berat.

Kegiatan Internal Kegiatan ini merupakan publisitas ke dalam sasarannya tidak lain adalah warga sekolah yang bersangkutan. f.Pembuatan poster-poster.Menampung sarana-sarana dan pendapat-pendapat dan warga sekolah dalam hubungannya dengan pembinaan dan pengembangan sekolah.Pembelian barang/bahan-bahan yang diperlukan untuk penyelenggaraan kegiatan e. petugas. 5. 3. atau .Rapat dewan guru 2. dan memelihara bahan-bahan pameran. gambar-gambar. Pada prinsipnya kegiatan internal bertujuan untuk: 1.Pembuatan brosur-brosur.Dapat memelihara hubungan yang harmonis dan terciptanya kerja sama antara warga sekolah sendiri Kegiatan internal dapat dibedakan atas kegiatan langsung (tatap muka) dan tidak langsung (melalui media tertentu). dan penjaga pameran. c.Mengadakan latihan-latihan yang cukup bagi murid-murid. Kegiatan langsung ini dapat berupa antara lain: 1. Berusaha sendiri penerbitan majalah atau buletin sekolah dengan maksud ditunjukan kepada publik diluar sekolah. 2.Upacara sekolah 3. situasi dan perkembangannya. d.Memberi penjelasan tentang kebijaksanaan penyelenggaraan sekolah.Pembuatan rencana tertulis secara seksama dan terperinci.Karyawisata/rekreasi bersama. mengatur. Majalah / buletin ini dapat diisi berita-berita sekolah dan artikel-artikel karangan warga sekolah yang bersangkutan. tenaga tata usaha dan seluruh siswa.Menyeleksi. b.a. yakni para guru.

Penggunaan papan pengumuman di sekolah 3. . Sedangkan mengenai kegiatan yang tidak langsung dapat disebutkan antara lain: 1.Kegiatan tatap muka lain yang tidak bersifat rutin seperti pentas seni. syawalan. Pemasangan iklan/pemberitahuan khusus melalui mass media pada kesempatan- kesempatan tertentu 6.Menerbitkan buletin sekolah untuk dibagikan warganya 5.Tersedia basis dokumentasi yang lengkap 3.4.Penjelasan lisan pada berbagai kesempatan yang ada misalnya pada pertemuan arisan. alat sarana dan dana yang memadai 4.Tersedia tenaga terampil. kedua-duanya meminta perhatian istimewa dari kepala sekolah.Kondisi organisasi sekolah yang memungkinkan untuk meningkatkan kegiatan kehumasan ini. dan sebagainya. Tanpa didukung faktor-faktor tersebut pastilah berbagai jenis kegiatan humas disekolah tidak mungkin dapat dilaksanakan seluruhnya.Adanya program dan perencanaan yang sistematis 2.Penyelenggaraan majalah dinding 4.Penyampaian informasi melalui surat edaran 2. Kegiatan humas demikian bisa berjalan baik apabila didukung oleh beberapa faktor yakni: 1. dan sebagainya Berdasar uraian-uraian tersebut maka kegiatan humas di sekolah baik yang bersifat eksternal maupun internal. acara tutup tahun.

Yang menjadi tugas atau beban kerja Humas suatu organisasi / lembaga adalah: .III. agar mendapatkan dukungan terhadap efisiensi dan efektivitas pelaksanaan kerja secara sadar dan sukarela. KESIMPULAN Humas pada dasarnya usaha-usaha kegiatan mencari keterangan-keterangan tentang apa yang disukai oleh masyarakat (orang lain) dan juga keterangan-keterangan tentang apa yang tidak disukai oleh masyarakat (orang lain) untuk dipergunakan sebagai bahan pertimbangan dalam melaksanakan kegiatan selanjutnya. Humas di lingkungan organisasi kerja / instansi pemerintah termasuk juga di bidang pendidikan diartikan sebagai “rangkaian kegiatan organisasi / instansi untuk menciptakan hubungan yang harmonis dengan masyarakat atau pihak-pihak tertentu di luar organisasi tersebut.

IV. Prof. Yogyakarta : Aditya Media Suryosubroto.. 2004.1. 2. yang ternyata menumbuhkan harapan untuk penyempurnaan policy atau kegiatan yang telah dilakukan oleh organisasi. Dengan demikian pemimpin selalu siap dalam memberikan bahan-bahan informasi yang terbaru.. 3. 4. Membantu pemimpin dalam mengembangkan rencana dan kegiatan-kegiatan lanjutan yang berhubungan dengan pelayanan kepada masyarakat (public service) sebagai akibat dari komunikasi timbal balik dengan pihak luar. Dr.Suharsimi. Manajemen Pendidikan di Sekolah edisi : 1.. DAFTAR PUSTAKA Arikunto. Jakarta : Rineka Citra . Drs. Membantu pemimpin yang karena tugas-tugasnya tidak dapat langsung memberikan informasi kepada masyarakat atau pihak-pihak yang memerlukannya.. Manajemen Pendidikan Cetakan ke-5. Pd. M. 2004. Menyebarluaskan informasi dan gagasan-gagasan itu agar diketahui maksud atau tujuannya serta kegiatan-kegiatannya termasuk kemungkinan dipetik manfaatnya oleh pihak-pihak diluar organisasi. B. dan Lia Yuliana. Memberikan informasi dan menyampaikan ide (gagasan) kepada masyarakat atau pihak-pihak lain yang membutuhkannya. Membantu pemimpin mempersiapkan bahan-bahan tentang permasalahan dan informasi yang akan disampaikan atau yang menarik perhatian masyarakat pada saat tertentu.

html pada tanggal 30 April 2010 yang diakses .id/new/elearning/..http:// id.mercubuana.mobi/id/Manajemen_humas.org/wiki/Manajemen_humas.html yang diakses pada tanggal 30 April 2010 http:// pksm.wikipedia.doc yang diakses pada tanggal 30 April 2010 http:// wapedia./99006-3- 311864661618.ac..

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->