P. 1
Pembuatan Kompos Dari Sampah Rumah Tangga

Pembuatan Kompos Dari Sampah Rumah Tangga

|Views: 523|Likes:
Published by ariez07

More info:

Published by: ariez07 on Jan 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2013

pdf

text

original

PEMBUATAN KOMPOS DARI SAMPAH RUMAH TANGGA

Sampah Rumah Tangga terdiri dari sampah organik dan anorganik. Sampah organik dibagi dua yaitu : 1. Sampah Organik Hijau (sisa sayur mayur dari dapur) Contohnya : tangkai/daun singkong, papaya, kangkung, bayam, kulit terong, wortel, labuh siam, ubi, singkong, kulit buah-buahan, nanas, pisang, nangka, daun pisang, semangka, ampas kelapa, sisa sayur / lauk pauk, dan sampah dari kebum (rumput, daun-daun kering/basah) . 2. Sampah Organik Hewan yang dimakan seperti ikan, udang, ayam, daging, telur dan sejenisnya. Sampah anorganik yaitu berupa bahan-bahan seperti kertas, karton, besek, kaleng, bermacammacam jenis plastik, styrofoam, dll. Sampah organik hijau dipisahkan dari sampah organik hewan agar kedua bahan ini bisa diproses tersendiri untuk dijadikan kompos. Sedangkan sampah anorganik berupa plastik dikurangi pemakaiannya, memakai ulang barang-barang yang diperlukan, didaur ulang, yang masih bersih dikumpulkan dan diberikan kepada pemulung. Sampah anorganik yang dapat didaur ulang misalnya : - kemasan-kemasan plastik untuk dijadikan tas. - Botol plastik bekas dapat dibuat menjadi tutup gelas. - Gelas plastik bekas dapat dibuat pot-pot tanaman Sampah yang bersih dapat dijual/diberikan pada pemulung. Misalnya karton, kardus, styrofoam, besek, botol, plastik-plastik kemasan makanan, kantong-kantong plastik, koran, majalah, kertaskertas, dan sebagainya. Jenis-jenis yang bersih ini pisahkan dalam satu kantong, langsung saja diberikan pada pemulung tanpa dibuang ke bak sampah terlebih dahulu. Sampah yang benar-benar kotor dan kita tidak bisa mendaur ulang, tidak layak diberikan pada pemulung. Inilah yang dibuang dalam bak sampah. Dengan demikian kita dapat membantu mengurangi volume sampah yang dibuang di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). Mendaur Ulang Sampah Dapur Rumah Tangga Alternatif 1 : Siapkan : 1. 2. 3. 4. Kardus Bantalan yang dibuat dari sabut kelapa yang dibungkus dengan kasa nyamuk plastik 5-6 kg kompos yang dibuat dari tumbuh-tumbuhan Sampah yang telah dipotong-potong ukuran 2 - -4 cm

1

Wadah diberi lubang didasarnya untuk pertukaran udara 3. Catatan : Pengaturan suhu merupakan faktor penting dalam pengomposan. Setiap 3-4 hari dibuka dan diaduk-aduk. Disiram dengan air secara merata 4. ember plastik atau gentong 2. Lakukan lapis demi lapis sampai kardus penuh. Starbio. media dapat diaduk-aduk. lakukan terus sampai seluruh sampah menjadi hitam. hancur. Salah satu faktor yang sangat menentukan suhu adalah tingginya tumpukan. Letakkan bantalan sabut kelapa diatas adukan kompos + sampah 2. kemudian ditambahkan kompos atau mikroorganisma pengurai 2. Tumpukan lahan yang terlalu rendah akan berakibat cepatnya kehilangan panas. buatlah kardus kedua. Bahan sampah dimasukkan didalam wadah selapis. Pengadukan diulang setiap lima hari dan dihentikan sampai sampah menjadi hitam dan hancur. Bahanbahan ini bisa diganti dengan kompos dari tumbuh-tumbuhan. Alat pengaduk 6. abu dapur atau abu kayu. Contohnya EM-4. akan terjadi kepadatan bahan organic yang diakibatkan oleh berat bahan sehingga suhu menjadi sangat tinggi dan tidak ada udara di dalam timbunan.0 meter dan suhu ideal selama proses pengomposan adalah 40 derajat-50 derajat C. pH timbunan yang rendah dapat dicegah dengan pemberian kapur. Letakkan ditempat yang tidak terkena hujan dan terik matahari. Pada hari ke 5 -7.2 – 2. Sampah telah berubah menjadi kompos. Karung plastik yang berpori-pori (untuk membungkus kardus) atau keranjang tempat cucian baju kotor (takakura). Tinggi timbunan yang memenuhi syarat adalah 1. Namun. Bahan sampah yang dipotong 2 – 4 cm 4. Mikroorganisma pengurai sebagai aktivator. Lakukan terus menerus selapis demi selapis sampai wadah penuh 3. Alternatif 2 : 1. 5. Temban. Cara membuat : 1. (untuk dijual. Jika kardus pertama penuh. Air 6. Cara membuat : 1. Sampah telah berubah menjadi kompos siap pakai/dijual. Untuk mempercepat terjadinya proses pengomposan. maka pH timbunan harus diusahakan tidak terlalu rendah.5. Wadah drum. 5. Alat pengaduk. Kardus disimpan di dalam keranjang (takakura) atau bungkus dengan karung plastik yang berpori. Ini disebabkan tidak adanya cukup material untuk menahan panas yang dilepaskan sehingga mikroorganisma tidak akan berkembang secara wajar. diayak terlebih dahulu). Sebaliknya bila timbunan terlalu tinggi. 3. dst. 2 .

aduk dan tutup kembali ini dilakukan 4 x selang waktu 4 haru=i. Pada saat pengomposan akan timbul asap dari panas yang dikeluarkan. tutup dan buka serta kacau . Sayuran bisa jadi kompos.com Cara bikin Effective Micro-organisms 4 (EM-4) Sediakan ember yang mempunyai tutup. lalu aduk hingga rata. http://www. adonan justru dapat membunuh bakteri yang akan dibiakkan). dinginkan sampai betul-betul dingin! (karena kalau tidak betul-betul dingin.Bahan mentah yang baik untuk penguraian atau perombakan berkadar air 50 – 70 %. sehingga kebutuhan pupuk organik untuk luas lahan yang ada dapat dipenuhi. Perlakuan buka. Kelembaban timbunan secara menyeluruh diusahakan sekitar 40 – 60 %. Ok Dengan cara memperbanyak dari benih bakteri yang ada: Cara Pembiakan Bakteri Untuk menghemat biaya. Agar hal ini dapat diketahui sedini mungkin.kebonkembang. pas di hari ke 17 em-4 dah jadi. Campurkan 5 liter air pencuci beras + 5 liter air kelapa ( cari di tukang jual kelapa di pasar ) = cincangan sayur. klu bisa dtambah kulit jeruk + 1 butur ragi + 1 kg gula jawa yang sudah dicairkan. bekatul dan tetes tebu/gula (jika memakai gula merah harus dihancurkan dulu). Bahan dari hijauan biasanya tidak memerlukan tambahan air. Setelah campuran rata. Masukkan bakteri dan aduk sampai rata. Pada hari ketiga dan selanjutnya tutup jangan terlalu rapat dan diaduk setiap hari kurang 3 . Kemudian ditutup rapat selama 2 hari. ke dalam timbunan perlu ditancapkan bambu panjang. Hal ini akan mengakibatkan timbunan bahan menjadi kering. Aduh jadi satu dalam ember. bibit bakteri EM4 yang dibeli di toko atau koperasi Saprotan dapat dikembangbiakkan sendiri. sedangkan cabang tanaman yang kering atau rumput-rumputan harus diberi air saat dilakukan penimbunan. Masukkan terasi. Adapun prosedur pembiakan bakteri EM4 adalah sebagai berikut: Bahan dan Komposisi: 1 liter bakteri 3 kg bekatul (minimal) ¼ kg gula merah/gula pasir/tetes tebu (pilih salah satu) ¼ kg terasi 5 liter air Alat dan Sarana: Ember Pengaduk Panci pemasak air Botol penyimpan Saringan (dari kain atau kawat kasa) Cara Pembiakan: Panaskan 5 liter air sampai mendidih.

Untuk penyemprotan gunakan EM-4 sebanyak 3-10 ml per liter air dilakukan setiap satu minggu sekali. larutkan EM-4 dan Molas ke dalam air dengan perbandingan 1:1:100 kemudian disimpan dalam tempat yang tertutup rapat selama 1-2 hari kemudian dipergunakan untuk menyemprot kandang dan pada badan ternak dengan dosis 10 cc larutan dalamn 1 liter air.lebih 10 menit. 7. disemprotkan secara merata ke tanah dan tubuh tanaman. Larutkan 1 cc EM-4 per satu liter air minum setiap hari. botol-botol bakteri tersebut siap digunakan untuk membuat kompos. sekitarnya. bunga dan tanaman setahun lainnya. Mengurangi stres pada ternak Menyehatkan ternak Menyeimbangkan mikroorganisme di dalam perut ternak Meningkatkan nafsu makan ternak Menekan penyakit pada ternak Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi ternak Cara Pemakaian : • • Sebagai air minum ternak. 4 . gunakan BOKASHI sebanyak 3-5 ton per Ha. 3. Selanjutnya. APLIKASI EM-4 DI BIDANG PERTANIAN Tanaman Padi. 6. Larutkan 1 cc EM-4 per satu liter air. Palawija. Mengurangi polusi bau khususnya pada kandang ternak dan lingkungan 2. 4. APLIKASI EM-4 DI BIDANG PETERNAKAN Manfaat : 1. kemudian disemprotkan ke dalam pakan ternak. Setelah 3-4 hari bakteri sudah dapat diambil dengan disaring. Untuk mencegah bau kotoran dan kandang ternak. Sayuran. Dosis dan Perlakuan Sebagai pupuk dasar. Catatan: Ampas hasil saringan dapat untuk membiakkan lagi dengan menyiapkan air kurang lebih 1 liter dan menambahkan air matang dingin dan gula saja. 5. pupuk cair maupun pupuk hijau dengan komposisi campuran seperti yang akan diuraikan dibawah ini. kemudian disimpan dalam botol yang terbuka atau ditutup jangan terlalu rapat (agar bakteri tetap mendapatkan oksigend dari udara).

pupuk hijau. 4. karbohidrat. EM-4 pertanian berada dalam kondisi istirahat (dorman). Menekan hama dan penyakit Cara Pemakaian : • • • Pada saat pengolahan dasar tambak diberikan Bokashi sebanyak 5 ton/ha. pupuk kandang. Dengan EM-4 Pertanian hife mikoriza dapat meluas dari misellium dan memindahkan fosfat secara langsung kepada inang dan mikroorganisme yang bersifat antagonis terhadap tanaman. misalnya bakteri pengikat nitrogen. Sewaktu diinokulasikan dengan cara mnyemprotkannya ke dalam bahan organic dan tanah atau pada tubuh tanaman. 3. Pemberian bahan organic ke dalam tanah tanpa inokulasi EM-4 Pertanian akan menyebabkan pembusukan bahan organic yang terkadang akan menghasilkan unsur anorganic sehiingga akan menghasilkan panas dan gas beracun yang dapat mengganggu pertumbuhan tanaman.org/category/em-indonesia/em-4-pertanian/ EM-4 untuk Pertanian Produk EM-4 Pertanian merupakan kultur EM dalam medium cair berwarna coklat kekuningkuningan. Interval waktu pemberian EM-4 adalah 1 bulan sekali atau tergantung pada kondisi air tambak. 2. alcohol. berbau asam . bakteri pelarut fosfat dan mikoriza. selanjutnya disiram larutan EM-4 sebanyak 4 liter/ha dan dibiarkan selama 2 minggu. vitamin dan senyawa organic lainnya. dll) yang terdapat dalam tanah. Pada saat masa pertumbuhan diberikan EM-4 sebanyak 16 liter per hektar. Memperbaiki mutu air tambak. EM-4 Pertanian juga merangsang perkembangan mikroorganisme lainnya yang menguntungkan untuk pertumbuhan tanaman. EM-4 Pertanian juga melindungi tanaman dari serangan 5 . Menekan serangan mikroorganisme patogen.APLIKASI EM-4 DI BIDANG PERIKANAN Manfaat : 1. Hasil fermentasi bahan organic tersebut adalah berupa senyawa organic yang mudah diserap langsung oleh perakaran tanaman misalnya gula. kotoran udang / ikan menjadi senyawa organik yang bermanfaat. Lihat web: http://em-indonesia. Mikoriza membantu tumbuhan menyerap fosfat di sekilingnya. EM-4 pertanian akan aktif memfermentasi memfermentasi bahan organic (sisa-sisa tanaman. Didalam medium cair. Meningkatkan kualitas dan kuantitas produksi tambak. 5. protein. asam amino. Selain mendekomposisi bahan organic di dalam tanah. Ion fosfat dalam tanah yang sulit bergerak menyebabkan tanah kekurangan fosfat. Menguraikan bahan-bahan sisa makanan.

Ketika proses pembusukan selesai. maka musibah longsor dan korban jiwa dapat dihindarkan. Tentang Pembuatan Kompos Pembuatan kompos (composting) dapat dijadikan jalan keluar dalam mengelola limbah. seorang ahli holtikultura dari University of Missouri menjelaskan. sampah yang dihasilkan manusia akan terus bertambah dengan meningkatnya kebutuhan hidup manusia tersebut. Seiring dengan berjalannya waktu. Kompos sangat berguna dalam memanfaatkan sampah organik (berasal dari benda hidup) menjadi material yang dapat menyuburkan tanah (pupuk kompos). Mempercepat proses fermentasi pada pembuatan Kompos Meningkatkan ketersediaan nutrisi tanaman. Prinsip pengomposan Christopher J. yaitu seperti penguraian pada jaringan tumbuhan oleh organisme yang ada dalam tanah (soil). Dalam kondisi alami. Kompos dibuat melalui proses biologi. hewan dan tumbuhan akan mati di atas tanah.penyakit karena sifat antagonisnya terhadap pathogen yang dapat menekan jumlah pathogen di dalam tanah atau pada tubuh tanaman. Starbuck. Manfaat EM-4 Pertanian • • • • Memperbaiki sifat fisik. kemudian membentuk suatu material yang dapat menghidupkan dan menyuburkan tanaman. kompos akan berwarna coklat kehitaman dan menjadi material bubuk bernama humus. Kompos dapat dibuat untuk meminimalisasi efek negatif yang ditimbulkan sampah dengan membuatnya menjadi lebih bermanfaat secara ekologis maupun finansial. 6 . Selain itu. pembuatan kompos sering dianggap sebagai seni dalam merubah kematian menjadi kehidupan (the art of turning death into life). Proses yang terjadi dalam pembuatan kompos ini tidak jauh berbeda dengan proses pada penguraian tersebut. Jika saja sebelumnya sampah tersebut dapat diolah menjadi kompos. Oleh karena itu. bahkan sampah telah menjadi masalah serius di perkotaan. pembuatan kompos secara komersil dapat dijadikan sebuah peluang usaha yang menggiurkan. Sampah yang tidak dikelola dengan baik dapat menimbulkan pencemaran lingkungan. Meningkatkan dan menjaga kestabilan produksi tanaman dan menjaga kestabilan produksi. kompos merupakan bahan organik yang telah membusuk beberapa bagian (partially decomposed) sehingga berwarna gelap. kimia dan biologi tanah. Pemanfaatan sampah organik pada pembuatan kompos ini dapat dijadikan jalan keluar dalam mencegah timbulnya kembali tumpukan sampah seberat ribuan ton yang telah menyebabkan longsor dan korban jiwa. dan memiliki aroma seperti tanah (earthy). Makhluk hidup yang telah mati tersebut akan diuraikan bakteri pembusuk. mudah hancur (crumbled). serta menekan aktivitas serangga hama dan mikroorganisme patogen.

jamur (fungi) akan mencerna kembali substansi organik untuk cacing tanah dan actinomycetes agar mulai bekerja. potongan-potongan rumput. dalam proses pengomposan perlu ditambahkan material yang mengandung nitrogen agar berlangsung proses pengomposan secara sempurna. Selama fase awal pengomposan. orgadec. Oleh karena itu. 7 . nitrogen akan dilepaskan kembali sebagai salah satu komponen yang terkandung dalam kompos. bakteri berfilamen (actinomycetes).”Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Bahan yang diperlukan dalam pembuatan kompos adalah substansi organik. Organisme yang bertugas dalam menghancurkan material organik membutuhkan nitrogen (N) dalam jumlah yang besar. sampah sisa sayuran. kalsium. amonium. pembuatan kompos pada dasarnya adalah membuat suatu kondisi yang mendukung (favourable condition) bagi pertumbuhan populasi mikroorganisme dalam proses pembusukan untuk membuat material humus yang sangat penting bagi tanah. Ali imron: 27) National Organic Gardening Centre yang berada di Kota Coventry. ketela. bahan-bahan tersebut harus memiliki rasio karbon dan nitrogen yang memenuhi syarat agar berlangsung pengomposan secara sempurna. Material tersebut salah satunya dapat diperoleh dari kotoran ternak (manure). Dalam tahap ini. Mikroorganisme tersebut berfungsi dalam menjaga keseimbangan karbon (C) dan nitrogen (N) yang merupakan faktor penentu keberhasilan pembuatan kompos. dan organisme lainnya melanjutkan proses pengomposan (Starbuck. Kemudian. (Q. seperti kotoran ternak (manure) atau bakteri inokulan (bakterial inoculant) berupa Effective Microorganisms (EM4). Mikroorganisme tersebut dapat diperoleh dari berbagai sumber. rantai karbon yang telah terpolimerisasi (polymerized) akan tersusun kembali pada pembentukan humus dengan menyerap berbagai kation seperti sodium. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab ". Bahan tersebut dapat berupa dedaunan. milipedes. Sampah organik dapat diubah menjadi kompos dengan suksesi berbagai macam organisme. dan stardec. centipedes. Pada fase berikutnya. Pembusukan dalam pembuatan kompos akan lebih cepat (speeded up) dibandingkan dengan pembusukan yang terjadi pada proses alami. melon. dan protozoa mulai bekerja. Setelah proses pembusukan selesai. Setelah sejumlah besar karbon (C) dalam kompos dimanfaatkan (utilized) dan temperatur mulai turun. kutu. jamur. Inggris dalam publikasinya menjelaskan.S. dan magnesium. Prinsip pembuatan kompos merupakan pencampuran bahan organik dengan mikroorganisme sebagai aktivator. dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup . Nitrogen akan bersatu dengan mikroba selama proses penghancuran material organik. dan bahan lain yang berasal dari makhluk hidup. Cacing tanah akan bertugas dalam mencampurkan substansi organik yang telah dicerna kembali oleh jamur dengan sejumlah kecil tanah lempung (clay) dan kalsium yang terkandung dalam tubuh cacing tanah. kompos sudah bisa digunakan sebagai pupuk pada tumbuhan penghasil jagung. Pada fase terakhir. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati. organisme mengoksidasi substansi nitrogen menjadi nitrat (nitrates) yang dibutuhkan akar tanaman dan tumbuhan bertunas (sprouting plants) seperti rebung dan tauge. labu. 2004). Selama proses tersebut. bakteri meningkat dengan cepat. Berikutnya. dan kubis. cacing tanah.

tentunya dengan dukungan para penentu kebijakan. Pengomposan secara aerob membutuhkan udara. Pengerasan (crusting) tanah di permukaan dapat dicegah dengan pemberian kompos. Dalam proses pengomposan. para ahli lingkungan. Bahan organik yang terkandung dalam kompos dapat mengikat partikel tanah. Banjir yang terjadi akibat tumpukan sampah di sungai harus dijadikan dasar pertimbangan untuk melakukan pengomposan sampah secara profesional.*** 8 . dan dalam waktu yang sangat singkat. Peluang ekonomis sampah ini harus dapat dimanfaatkan dengan baik. Fase ini disebut juga sebagai fase kematangan (ripeness) karena kompos sudah dapat digunakan. sehingga dapat mendukung pertumbuhan tanaman. wangi. Keasaman kompos akan meningkat. Kelembaban antara 50-60% merupakan angka yang cukup optimal pada pembuatan kompos.Kompos dapat menambah kandungan bahan organik dalam tanah yang dibutuhkan tanaman. Setelah itu. Hal tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan Bio Reaktor Mini (BRM) dalam proses pengomposan. Mikroorganisme tersebut berfungsi dalam mengeluarkan zat gizi dan material lainnya ke dalam tanah. menambah bahan organik dalam tanah. Keberhasilan dalam pembuatan kompos sangat dipengaruhi beberapa faktor. Pengelolaan tersebut dapat dilakukan dengan mengumpulkan sampah rumah tangga yang jumlahnya sangat banyak. Kompos dapat meningkatkan aktivitas mikroorganisme yang terdapat dalam tanah. Kompos dapat mendukung berjalannya gerakan pertanian organik (organic farming) yang tidak menggunakan bahan kimia dan pestisida dalam pertanian. dan memperbaiki kondisi fisik tanah tersebut. Penggunaan BRM sangat cocok diterapkan masyarakat di tingkat RT/RW dalam mengelola sampah. dan mudah hancur. Ikatan partikel tanah ini dapat meningkatkan penyerapan akar tanaman terhadap air. Aplikasi Pembuatan kompos di tingkat masyarakat dapat dibuat dengan lebih praktis. namun temperatur tersebut akan berangsur-angsur turun mencapai suhu kamar pada tahap akhir. kompos yang dihasilkan masyarakat tersebut bisa digunakan kembali untuk kepentingan masyarakat atau dijual untuk memperoleh keuntungan ekonomis. Bio Reaktor Mini (BRM) ini dapat membuat kompos dengan kapasitas sekira 200 liter.Kompos akan berubah menjadi gelap. 2004). remah. sehingga perlu dilakukan pembalikan (turning) pada kompos agar tercipta pergerakan udara.Kompos yang dicampurkan ke dalam tanah dapat meningkatkan kesuburan (fertility) tanah. temperatur. harus dilakukan pengontrolan terhadap kelembaban. dan derajat keasaman (pH). maka kompos tersebut akan bermanfaat sebagai bagian dari media pertumbuhan untuk tanaman dan akan mengawali tumbuhnya buah dari tanaman tersebut (Starbuck. Jika kompos mengandung sejumlah kecil tanah. aerasi (tata udara). mempermudah penetrasi akar (root penetration) pada tanah. karena bahan yang dirombak menghasilkan asam-asam organik yang sederhana dan keasaman ini akan kembali normal ketika kompos telah matang. Temperatur akan naik pada tahap awal pengomposan. lebih sederhana. dan masyarakat secara umum. dan memperbaiki pertukaran udara (aeration) dalam tanah. Pengelolaan sampah (waste management) dengan pembuatan kompos secara nyata telah menjadikan sampah sebagai sebuah aset yang memiliki nilai ekonomis tinggi. Semoga.

Menekan pertumbuhan/serangan penyakit tanaman 8. Kompos akan meningkatkan kesuburan tanah dan merangsang perakaran yang sehat Kompos memperbaiki struktur tanah dengan meningkatkan kandungan bahan organik tanah dan akan meningkatkan kemampuan tanah untuk mempertahankan kandungan air tanah. lebih berat. Mengurangi polusi udara karena pembakaran limbah 2. Bahan organik yang sulit untuk dikomposkan antara lain: tulang. sampah-sampah organik pasar/kota. Meningkatkan aktivitas mikroba tanah 5. lebih segar. dan jumlah panen) 6. Meningkatkan kesuburan tanah 2. limbah-limbah agroindustri. kertas. dll. dan rambut. limbah-limbah pertaniah. 9 . Tanaman yang dipupuk dengan kompos juga cenderung lebih baik kualitasnya daripada tanaman yang dipupuk dengan pupuk kimia. Mengurangi kebutuhan lahan untuk penimbunan Aspek bagi tanah/tanaman: 1. Menyediakan hormon dan vitamin bagi tanaman 7. limbah pabrik kelapa sawit. Kompos memiliki banyak manfaat yang ditinjau dari beberapa aspek: Aspek Ekonomi : 1. Aktivitas mikroba ini membantu tanaman untuk menyerap unsur hara dari tanah dan menghasilkan senyawa yang dapat merangsang pertumbuhan tanaman. Meningkatkan kapasitas jerap air tanah 4. Aktivitas mikroba tanah juga diketahui dapat membantu tanaman menghadapi serangan penyakit. limbah pabrik gula. Meningkatkan kualitas hasil panen (rasa. kotoran/limbah peternakan. Memiliki nilai jual yang lebih tinggi dari pada bahan asalnya Aspek Lingkungan : 1. nilai gizi.com/journal/item/10 Manfaat Kompos Manfaat Kompos Kompos ibarat multi-vitamin untuk tanah pertanian. Meningkatkan retensi/ketersediaan hara di dalam tanah Bahan-bahan yang Dapat Dikomposkan Pada dasarnya semua bahan-bahan organik padat dapat dikomposkan. limbah pabrik kertas. Memperbaiki struktur dan karakteristik tanah 3. Menghemat biaya untuk transportasi dan penimbunan limbah 2. tanduk.multiply. Mengurangi volume/ukuran limbah 3. misalnya: limbah organik rumah tangga. dan lebih enak.Dari: http://kandaga15. Aktivitas mikroba tanah yang bermanfaat bagi tanaman akan meningkat dengan penambahan kompos. misal: hasil panen lebih tahan disimpan.

molase (atau gula) dan air dengan perbandingan 4. dengan kapasitas produksi aktual sebesar 0. NPV Rp. Masih terbatasnya partisipasi atau keterlibatan masyarakat dalam penanganan dan pengelolaan sampah. Dengan reaktor kompos ini dapat dihasilkan kompos secara kontinyu setiap hari setelah proses dekomposisi berlangsung selama 21 hari. Prinsip sistem ini adalah pemilahan sampah organik dan anorganik. Sampah non organik 10 . Untuk mengatasi permasalahan tersebut telah dilakukan penelitian rancang bangun reaktor kompos skala rumah tangga sistem kontinyu dengan menggunakan bioaktivator kompos untuk mempercepat proses dekomposisi.Rancang Bangun dan Uji Kinerja Reaktor Kompos Skala Rumah Tangga Posted on Desember 19. Penyelenggara sistem ini terutama adalah pemerintah yang dalam hal ini dilakukan oleh Dinas Kebersihan Kota (PD Kebersihan) dengan hanya sedikit keterlibatan masyarakat. rute transportasi truk sampah. Sistem ini menitikberatkan pada komunitas terkecil penghasil sampah yaitu rumah tangga. dekomposisi sampah organik menjadi kompos. 2009 by moechah| Tinggalkan komentar Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya masalah dalam penanganan sampah perkotaan.80. terutama yang berbasis masyarakat. terdiri atas 20 lapisan/layer yang menunjukkan lamanya hari pengomposan. Bioaktivator terdiri atas campuran formula mikroba MINOSE ditambah serbuk gergaji. 737.100 dengan IRR 32 %. daur ulang sampah non-organik. dan dengan efisiensi 79 %. yang mempunyai andil dalam meningkatkan volume sampah Kota Bandung sebesar 65 %. Masih terbatasnya pengembangan potensi ekonomi dari sampah. Salah satu alternatif untuk meningkatkan peran masyarakat sebagai produsen sampah dalam pengelolaan sampah adalah Sistem Pengelolaan Sampah Terpadu. membutuhkan sejumlah gerobak/truk pengangkut. serta sejumlah insinerator untuk pembakaran sampah. (Kramadibrata dan Kastaman.75 ml : 79 ml. BC ratio 2. Biaya produksi sebesar Rp 218. yaitu : 1. tinggi 86 cm.56 kg kompos per hari. Gambar 1. Reaktor kompos yang dirancang berupa tabung menyerupai drum dari bahan plat besi.212. 2003).2 dan BEP 0. 2. menampung kompos.72 tahun. Jatinangor. proses kerja yang ditampilkan oleh sistem ini memiliki beberapa kelemahan pokok . sertifikasi kompos dan distribusi kompos ke pengguna. Masih terbatasnya penataan dan pemanfaatan sampah. konvensional ini. Setiap hari tabung reaktor diisi dengan sampah organik rumah tangga 3 kg ditambah bahan bioaktivator untuk mempercepat proses dekomposisi setiap kali sampah dimasukkan.94 ml : 2500 cc : 19. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli 2004 – Januari 2005 di Laboratorium Alat dan Mesin Pertanian dan pengujian kualitas kompos dilakukan di Laboratorium UPT SDA Hayati Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran. lebar 50 cm. Sistem Pengelolaan Sampah Konvensional Namun menurut Kramadibrata & Kastaman (2003). 3. dan lahan penampung sampah yang lokasinya jauh dari pemukiman domestik. tingginya harga pupuk non organik. Penelitian mengunakan metode rekayasa rancang bangun yang terdiri dari analisis teknis dan analisis ekonomi dalam tahapan prosesnya. Hasil rancangan diperoleh sebuah reactor kompos dengan panjang 60 cm. dari fakta di lapangan yang selama ini terjadi.

dan selanjutnya bisa dijual. BAHAN DAN METODE Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian rekayasa. Alat yang digunakan dalam perancangan reaktor adalah : alat tulis. penggaris siku. air dan udara. mengurangi biaya pengelolaan sampah. baik terhadap tanah. 2000) yaitu kegiatan penelitian perancangan yang tidak rutin sehingga di dalamnya terdapat kontribusi baru. Mulai Observasi Kebutuhan Kriteria Perancangan Rancangan Fungsional Rancangan Struktural Analisis Teknik Pembuatan Reaktor Selesai Pengujian 11 . Sampah organik bisa didekomposisi menjadi kompos sebagai pupuk atau silage untuk pakan. Sampah TPS Rumah Insinerator TPA 3 Berdasarkan uraian di atas diperlukan adanya rancang bangun reaktor kompos skala rumah tangga untuk memproduksi kompos dalam waktu yang singkat. baik dalam bentuk proses maupun produk. seperangkat perkakas (palu. Tahapan Peneltian ini adalah seperti yang disajikan pada Gambar 2. gergaji besi. Tujuan penelitian ini adalah merancang bangun reaktor kompos skala rumah tangga. gunting pemotong plat. serta mengurangi pencemaran lingkungan. jangka. Diharapkan dengan adanya reaktor ini dapat lebih meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengelola kebersihan kota.dapat didaur ulang dan diolah kembali. satu unit komputer. gerinda tangan. mempunyai kualitas yang baik dan murah sehingga mendukung sistem pengelolaan sampah yang menunjang pertanian ramah lingkungan. mesin bor. rivet. yang dapat mengolah sampah organik menjadi kompos dalam waktu yang lebih singkat (21 hari) dan dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk non organik (buatan). las listrik. (Herwanto. menghasilkan nilai tambah dari pemanfaatan pupuk organik (kompos) yang menunjang pertanian ramah lingkungan. Hanya sekira 30 % atau 6 % dari total sampah yang tidak bisa diolah kembali. Alat yang digunakan dalam pembuatan reaktor kompos terdiri dari : Perlengkapan las asetilen. mesin bubut. mesin pemotong plat. Jatinangor. Penelitian dilaksanakan dari bulan Juli 2004 hingga Januari 2005 bertempat di Laboratorium Alat dan Mesin Teknik Pertanian Universitas Padjadjaran. tang. kunci pas). sedangkan pengujian kualitas kompos dilakukan di Laboratorium Tanah UPP SDA Hayati Jatinangor. gerinda.

Keasaman (pH) 3. ukuran partikel. 4. rangka 5 12 . Tahapan Penelitian 4 Alat ukur yang digunakan dalam pengujian reaktor kompos adalah : timbangan. Simpan di tempat yang sejuk. Mur dan baut diameter 6. Bahan yang digunakan dalam penelitian ini di antaranya : 1. Sampah organik dipilah antara yang mudah didekomposisi dengan yang sukar didekomposisi 2. Waktu Pengomposan 4. saluran udara. warna kompos.6 mm 5. Plat besi tebal 2 mm 4. poros. Besi poros diameter 20 mm 7. pemisah antar lapisan. Komponen Struktural Reaktor Kompos Komponen struktural raktor terdiri dari : ruang pengomposan. Sampah organik untuk pengomposan dikecilkan ukurannya sampai dengan ukuran 1 – 5 cm. dan Light Moisture Tester Tanah.Reaktor Pengujian tidak Kompos layak layak tidak layak Analsisis Ekonomi tidak Gambar 2. Kompos yang telah diangkat dikeringkan dengan cara diangin-anginkan 9. Thermometer digital merk Kern. HASIL DAN PEMBAHASAN Analisis Teknik dan Rancangan Struktural a. Bio aktivator Biofresh Sedangkan variabel yang diamati antara lain : 1. tutup reaktor.69 kemudian ditambah air sampai dengan kandungan air sekira 50 %. Sampah organik rumah tangga 8. Sampah organik rumah tangga dicampur dengan serbuk gergaji dengan perbandingan 1 : 0. Kompos yang telah diayak dimasukkan ke dalam kemasan plastik 11. Karakteristik Fisik Kompos (kadar air. Setelah 20 hari campuran yang sudah menjadi kompos bisa di angkat 8. Bioaktivator dicampur dengan molasses atau larutan gula merah kental dan air 5. pH meter tanah. Laju Suhu Pengomposan 2. Bantalan FYH P 204 diameter 20 mm 6. Campuran bioaktivator disemprotkan ke dalam campuran bahan 6. Karakteristik Kimia Kompos Prosedur pembuatan kompos yang dilakukan adalah sebagai berikut : 1. Silinder Besi diameter 40 cm tebal 2 mm 2. Kompos yang telah diangin-anginkan diayak dengan pengayak kawat 10. Campuran bahan dimasukkan ke dalam reaktor 7. bau) 5. pegangan tutup reaktor (handgrip). Besi siku 36 mm x 36 mm x 2 mm 3. 3. bantalan.

thermophilic dan tahap pendinginan. lebar 50 cm.b. dalam penelitian ini suhu maksimal yang dapat dicapai adalah 53 oC. Waktu pengomposan selama 20 hari.4 oC dimana mikroorganisme akan digantikan oleh bakteri thermopilic. Selama proses dan dalam tumpukan umumnya kondisi pH bervariasi dan akan terkontrol dengan sendirinya c. proses penguapan air dari material yang telah dikomposkan akan masih terus berlangsung. Gambar Rancangan Reaktor Kompos Gambar 3. ukuran dan bentuk tumpukan. Tingkat Keasaman (pH) Tingkat keasaman (pH) kompos hasil pengujian yang dilakukan dengan analisis potensiometri dengan H2O adalah 7.2000). Pada tahap awal mesophilic suhu proses akan naik dari suhu lingkungan ke 40 oC dengan adanya fungi & bakteri pembentuk asam. 6 Gambar 4. tahap ini terjadi pada hari 1 – 3 seperti yang ditunjukkan pada Gambar 4. Hasil Pengujian Reaktor a. Reaktor Kompos Hasil Rancang Bangun c. Tahap pendinginan ditandai dengan penurunan aktivitas mikroba dan penggantian dari mikroorganisme thermophilic dengan bakteri & fungi mesophilic fase ini terjadi pada hari ketujuh sampai hari ke empat belas. Suhu Proses pengomposan mengalami 3 tahapan berbeda dalam kaitannya dengan suhu. kondisi lingkungan sekitar dan kandungan nutrisi sangat mempengaruhi suhu dalam tumpukan kompos.80 – 7. yaitu : mesophilic. Selama tahap pendinginan ini. actinomycetes dan fungi. suplai udara.5 kg. dan kapasitas efektif 79 %.99. Dimensi Reaktor Model Reaktor kompos ini berukuran panjang 60 cm.49.3 sedangkan dengan menggunakan alat pengukur pH tanah rata-rata adalah 6.3 dengan KCL 1 N 7. Aktivitas ini ditandai dengan penurunan suhu pengomposan sampai sama dengan suhu lingkungan. Berat kosong reaktor sebelum diisi bahan kompos adalah sebesar 12. walaupun rata-rata suhu maksimal adalah 46. tinggi 86 cm dengan kapasitas 0.9875 kg sampah/hari. demikian pula stabilisasi pH dan penyempurnaan pembentukan humus. Kapasitas produksi 0. Kadar air. 1992 dalam Darius. Grafik Rata-rata Perubahan Suhu Pengomposan b. Kecenderungan suhu akan lebih rendah jika kondisi kadar air berlebih karena panas yang dihasilkan akan digunakan untuk proses penguapan. Standar nasional untuk tingkat keasaman kompos dari sampah rumah tangga adalah antara 6. namun suhu tersebut masih dalam kisaran suhu ideal minimum proses pengomposan (CPIS. Suhu proses akan terus meningkat ke tahap thermophilic antara 55 – 65 oC selama 3 – 4 hari.565 kg kompos/hari. Nisbah C/N 13 . Kondisi suhu tersebut juga diperlukan untuk proses inaktivasi bila ada bakteri pathogen. Sebaliknya kondisi kadar air yang rendah akan menurunkan aktivitas mikroba dan menurunkan kecepatan pembentukan panas.

Kadar air akhir kompos menjadi berkurang karena selama proses pengomposan ada pelepasan kandungan air. membunuh biji gulma. parasit dan telur-telurnya.25 %. Ukuran partikel sampah yang akan dibuat kompos optimum berkisar antara 10-50 mm untuk memudahkan proses dekomposisi oleh mikroba pengurai. maka penumpukan sampah yang akan dikomposkan tidak melebihi 90 cm dan pada tiap lapisan reaktor diberi rongga untuk sirkulasi udara agar kandungan oksigen mencukupi. Suhu yang terjadi selama proses dekomposisi berkisar 60 – 70 oC. Menurut hasil penelitian Kramadibrata & Kastaman (2003). 7 2. Pada kompos hasil pengomposan bau yang timbul sama dengan bau tanah. Warna Kompos Warna kompos hasil pengujian berwarna hitam kecoklatan menyerupai warna tanah. Sedangkan menurut pengujian di laboratorium kadar air sampel kompos 66 %.19-7030-2004) No Nilai . e.55 – 25 mm. sehingga suplai oksigen pada timbunan kompos harus cukup. jadi rata-rata kompos yang dihasilkan adalah kompos halus. 4. luas permukaan bahan yang akan didekomposisi akan makin besar. mengingat makin kecil ukuran.4 %. Parameter Satuan SNI Hasil pengukuran Keterangan 14 . h. Pada penelitian ini yang lolos pengayakan menggunakan kawat dengan ukuran lubang 6 x 6 mm dan yang lolos adalah sebesar 93. beberapa faktor yang harus diperhatikan dalam proses pengomposan antara lain : 1. g. Aerasi atau sirkulasi udara dalam reaktor. Bau yang ditimbulkan pada proses pengomposan disebabkan oleh nisbah C/N yang rendah yang menyebabkan terbentuknya amoniak sehingga nitrogen akan hilang ke udara dalam bentuk amoniak yang menyebakan bau tidak sedap. Kadar air optimum untuk proses pengomposan yang efisien berkisar antara (50-60)%. Unsur Karbon dan Nitrogen keduanya dibutuhkan sebagai sumber energi untuk pertumbuhan mikroorganisme. Bau (odor) Pada pengujian tidak timbul bau yang menyengat yang biasanya timbul pada proses dekomposisi sampah. bakteri pathogen. Ukuran Kompos Ukuran kompos untuk kompos dari sampah organik rumah tangga adalah antara 0. Kadar air Kadar air diukur menggunakan alat pengukur kadar air dan pH tanah diperoleh rata-rata kadar air adalah 37. Suhu sangat penting untuk menurunkan nisbah C/N.Nisbah C/N kompos yang dihasilkan pada pengujian mencapai 19. Sehingga untuk reaktor dengan tidak menggunakan proses pembalikan sampah. Perbandingan kualitas kompos hasil pengujian dengan kualitas kompos dari sampah organik domestik (SNI No. Pada reaktor berlangsung proses dekomposisi secara aerob. ini merupakan indikator kompos matang. 3. d. Hasil Pengujian Kualitas Kompos Hasil pengujian kualitas kompos adalah sebagai berikut : Tabel 1. terutama setelah diangin-anginkan.

55 – 25 Lolos ayakan 6 mm 93. Nitrogen % 0.06 186.1.25% Sesuai 6. Cadmium(Cd) Mg/kg < 3 Tidak diukur Logam berat 17. C/N Ratio 9.05 Unsur mikro Bakteri 30. Timbal (Pb) Mg/kg < 150 Tidak diukur Logam berat 23.8 Tidak diukur Logam berat 21.4 3. Nikel (Ni) Mg/kg < 62 Tidak diukur Logam berat 22. Cobal (Co) Mg/kg < 34 Tidak diukur Logam berat 18.03 113.57 Unsur mikro 28. Tembaga (Cu) Mg/kg < 100 Tidak diukur Unsur mikro 8 20.6 Sesuai 3. Arsen Mg/kg < 0.4 Sesuai 2. Fecal Coli MPN/gr < 1000 Tidak diukur 31. Ukuran Partikel Mm 0. Kalium (K2O) % 0. Mercuri (Hg) Mg/kg < 0. Besi (Fe) % < 2. Salmonella sp. Kadar Air % < 50 37. Selenium(Se) Mg/kg < 2 Tidak diukur Logam berat 24.62 Sesuai 11.20 Tidak diukur Unsur mikro 29.81– 32.49 7.72 Tidak diukur 7.31 Unsur mikro 27.39 Tidak ada standar 13.83 Sesuai 26. Magnesium (Mg) % < 0. Karbon % 9. Seng (Sn) Mg/kg < 500 Tidak diukur Unsur mikro Unsur Lain 25.28 67.50 Tidak diukur Logam berat 16.80 – 7.38-20 18.57 Sesuai 14. Bau Tidak bau Tidak berbau Sesuai 5.1 -7.3 Sesuai 8. MPN/4 gr < 3 Tidak diukur 15 . Kemampuan Ikat Air % 58. Chromium (Cr) Mg/kg < 210 Tidak diukur Logam berat 19. Phosphor(P2O5) % 0.59 Tidak ada standar Unsur Mikro 15. Warna Kehitama n Kehitaman Sesuai 4. Mangan (Mn) % < 0.63 7. Bahan Organik % 27 – 58 115. Calsium % < 25. Alumunium (Al) % < 2. Bahan Asing % 0 0 Sesuai Unsur Makro 9.49 6. Ph 6. Temperatur 0C Suhu udara 25.23 Lebih besar 12.9 Lebih besar 10.

2 % dan BEP 0. Dilihat dari kelayakan investasi. sehingga dengan konstruksi tersebut akumulasi air yang tertampung di bagian bawah reaktor semakin banyak.000.212. alat ini mampu memberikan tingkat pengembalian invetasi (IRR) sebesar 32 %. 2. kemudian Net Present Value Rp. Kelemahan-kelemahan tersebut antara lain : 1. 737. alat ini layak secara ekonomi. 3. kemudian Net Present Value Rp.80. Kualitas kompos yang dihasilkan secara umum sesuai dengan standar nasional yang telah ditetapkan. yakni : dapat diisi secara kontinyu. 3. Saat kompos dari lapisan pertama reaktor diperoleh di hari ke 21.100. SIMPULAN 1.100 sedangkan bila seluruhnya bahan baru sebesar Rp 276. Untuk itu diperlukan perbaikan konstruksi tutup tangki reaktor bagian bawah dengan membuat lubang dan pengarah keluaran air gravitasi dari tumpukan sampah yang ada dalam reaktor. dengan beberapa kelebihan yang dimiliki. Secara ekonomi penggunaan reaktor ini layak untuk diaplikasikan mengingat dengan biaya produksi sebesar Rp 218. sehingga baik untuk diaplikasikan untuk bidang pertanian. Sedangkan B/C Ratio nya adalah sebesar 2.9 Tidak ada standar Hasil Analisis Ekonomi Biaya konstruksi atau biaya produksi model reaktor ini apabila bahan konstruksi sebagian menggunakan bahan bekas adalah sebesar Rp 218. Kondisi ini akan berdampak pada tingkat kadar air untuk kompos di lapisan paling bawah akan makin besar mengingat sampah yang diisikan tiap hari ke dalam reaktor masih mengandung air. Pembahasan Berdasarkan hasil pengujian masih dijumpai beberapa kelemahan pada reaktor kompos yang dirancang. 9 Walapun demikian secara umum kinerja reaktor kompos ini sudah memenuhi kriteria yang diinginkan.212. Alternatif lain dengan menggunakan bahan tangki reaktor yang lebih tahan lama seperti plastik. Hasil perhitungan kelayakan ekonomi menunjukkan bahwa nilai Internal Rate of Return (IRR) pengoperasian reaktor ini adalah sebesar 32 %. dapat mereduksi bau sampah karena adanya aktivitas mikroba dari bioaktivator.Organisme pathogen 32. KTK C mol kg -1 – 47. Aplikasi model reaktor kompos skala rumah tangga ini akan memberi manfaat yang besar disamping penggunaan komposnya untuk pertanian juga sebagai alternatif solusi masalah sampah kota yang hingga saat masih mengandalkan pada pembuangan sampah ke tempat pembuangan 16 . Oleh karena itu diperlukan perbaikan pada prosedur pemilahan sampah yang akan dimasukan ke dalam reaktor. Konstruksi tutup tangki reaktor di bagian bawah tidak berlubang. Kompos yang diperoleh masih bercampur dengan bahan yang sukar terdekomposisi seperti tulang. mempercepat proses dekomposisi. 737. biji-bijan atau kulit buah keras. Reaktor sesuai untuk diterapkan untuk mengatasi permasalahan sampah khususnya pada skala rumah tangga. yaitu tidak berbeda jauh dengan standar yang ditetapkan melalui SNI. Untuk itu diperlukan perbaikan pada dinding reaktor dengan terlebih dahulu diberi lapisan cat atau ter untuk menghindari korosi.72 tahun.72 tahun untuk umur reaktor selama 5 tahun. 2. pada lapisan dinding reaktor terdapat tanda-tanda korosif pada bahan (warna kuning pada tangki besi dari reaktor). 4.80 dengan nilai B/C Ratio sebesar 2. kompos dapat dihasilkan untuk lapisan pertama pada hari ke 21.2 % dan BEP 0.

dan Roni Kastaman. DAFTAR PUSTAKA Darius. Kerjasama LPM Unpad dengan Litbang Kota Bandung. Pusat Penelitian dan Pengembangan Permukiman. mengingat dalam penelitian ini hal tersebut belum dilakukan. Disamping itu juga dapat diketahui komposisi aplikasi kompos yang tepat untuk jenis tanaman yang akan dipupuk dengan menggunakan kompos ini. Untuk mengetahui hasil kinerja aktual reaktor ini perlu dilakukan pengujian adaptasi di lingkungan rumah tangga. Kebersihan Kota Bandung. Modul rancang bangun mesin dan peralatan pasca panen kacang tanah pada produksi dan pengolahan kacang tanah sebagai kegiatan usaha agribisnis. Rata-rata produksi sampah per hari di kota Bandung tahun 2001/2002. 2000. 2003. Jatinangor. 2001. Perancangan reaktor kompos skala rumah tangga. Bandung. Introduksi teknis sistem pengelolaan sampah terpadu (SILARSATU). Kramadibrata.id. A.19-7030-2004. (tidak dipublikasikan) Herwanto. 2. Kompos yang dihasilkan dari reaktor ini disarankan untuk diujicobakan pada tanaman sehingga dapat dibuktikan kelebihan dan kekurangan kompos yang diperoleh terhadap tanaman. Laporan Kajian Riset Terapan. yang sarananya semakin terbatas dan sulit.. Diperlukan adanya pengujian kadar kandungan unsur-unsur mikro pada kompos hasil pengujian.bappeda-bandung.sampah akhir. LPM Unpad. Skripsi. (tidak dipublikasi) PD. Saran 1. Bandung. T. 17 . Fakultas Pertanian Universiatas Padjadjaran.go. 2003. 3. SNI no. Spesifikasi kompos dari sampah organik domestik. Available at : http://www. Jurusan Teknologi Pertanian. 7 November 2003.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->