P. 1
konsep dasar imunitas dan keradangan di rongga mulut

konsep dasar imunitas dan keradangan di rongga mulut

|Views: 1,079|Likes:
Published by DrgDondy

More info:

Published by: DrgDondy on Jan 11, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2014

pdf

text

original

Disusun oleh : Dondy,drg Program Pendidikan Dokter gigi Spesialis (PPDGS) Periodonsia UNAIR 2010

`

`

`

Penyakit periodontal yang umum ditemukan pada manusia adalah : gingivitis dan periodontitis Dipicu oleh mikroorganisme yang terdapat didalam plak kerusakan jaringan, hilangnya tulang, dan hilangnya gigi Sistem imune adalah suatu sistem jaringan yang didesain untuk tujuan hemostasis bagi molekul yangbesar ( oligomer) dan sel yang berdasar pada proses pengenalan spesifik.

` `

`

Sistem imune innate dan Adaptive Innate immune respon mampu beradaptasi terhadap paparan patogen yang sama dan kemudian melemah begitu patogen bisa ditanggulangi, contoh sel phagosit : monosit, macrophage, neutropil membunuh banyak patogen Spesifik immune respon meningkat setelah paparan terhadap patogen dan bertahan pada level yang tinggi segera setelah beberapa tahun

` `

contoh lymphocites ( T cell, B cell ) Inflamasi adalah perubahan permeabilitas kapiler dan terjadi dilatasi,infiltrasi dari leukosit cardinal symptom (TRKDF)

`

`

Sel yang berperan penting : mast cell,histiosit,dendrit,netropil,macrophage,sel T,B dan NK. Sel mempunyai reseptor mempu berinteraksi dengan molekul atau sel yang lain CD ( cluster of differentiation )

`

`

`

Merupakan sel yang penting dalam immadiate inflamasi Mempunyai toll like receptor innate sistem mampu beradaptasi ( contoh MHC) Mampu mengaktifasi dan men sekresi bahan2 vasoaktif anaphilaksis

`

Mengeluarkan MMPs (matrix metalloproteinase) sebagai respon terhadap bakteri yang merusak jaringan periodontali

`

Menangkap antigen secara lokal dan membawa ke lymp node terdekat melalui limphatic afferent

` ` `

Neutro dan monocyt merupakan leukosit pagosit Neutrofil disebut juga dengan PMN Monosit disebut macrophage bila keluar dari PD

`

` `

` `

3 bentuk limposit dibedakan berdasarkan reseptornya terhadap antigen Terdiri dari Limposit T,B dan NK ( natural killer ) B dan T cell dalam darah inaktive dan berukuran kecil (8-10 um),NK cell berukuran besar ( 15um) T cell mengenal semua antigen B cell mengontrol ekstra seluler antigen seperti bakteri, jamur.

` `

Natural killer ( NK cell ) Mempunyai beberapa klas reseptor antigen yaitu killing inhibitory receptor dan killing activating receptor

`

`

`

Adalah interaksi selektif antara leukosit dan endotelium leuko akan didorong dari endotel keluar ke darah dan memasuki jaringan Adalah migrasi yang penting pada proses penyakit periodontal Kelainan pada migrasi ini agresive periodontitits

Fungsi leukosit

`

`

`

Kemotaksis kemampuan keukosit untuk menuju ketempat yang membutuhkan/keradangan Kemampuan ini dipengaruhi oleh kemampuan leukosit untuk merasakan suatu ingredient dengan konsentrasi yang meningkat ( chemotaxin) Chemotaxin yang berasal dari bakteri peptida formyl methionil

Kemampuan leuko untuk menelan partikel ` Neutopil dan macrofage profesional fagosit melakukannya dengan efisien ` Mempunyai dua proses 1. Oxidative menghilangkan oksigen 2. Potensial reduksi oksidasi 160mV
`

`

`

Major histocaompatibility complex (MHC) adalah suatu tempat pada lengan pendek kromoson yang memberikan kode sejumlah molekul Mengatur uptage antigen, processing dan presentasi

Keradangan kronis adaptasi respone imune spesifik ` Membutuhkan lymposit ` Lympositi mempunyai dua tipe reseptor 1. B-cell antigen receptor ( BCR ) 2. T cell antigen receptor ( TCR )
`

Fase memunculkan respon imune spesifik 1. Clonal selection seleksi limposit terhadap resptor ( BCR atau TCR ) pengenalan antigen spesifik 2. Ekspansi klonal proliferasi dari limposit 3. Kontraksi klonal kematian limposit 4. Memory pengenalan terhadap sel bila terjadi proses tersebut diatas

Bila tubuh telah mempunyai sistem tersebut diatas dengan pengenalan terhadap antigen dan tercukupinya limfosit untuk melawan antigen yang masuk maka organisme tersebut dikatakan telah memiliki IMUNITAS

`

`

Untuk mendapatkan respon imune T cell harus berinteraksi dengan APC Pengenalan T cell terhadap reseptor pada APC co-stimulasi, aktivasi pertumbuhan reseptor cytokin menghasilkan cytokin proliferasi dan differensiasi T cell maturasi T-cell.

` `

` `

B cell immunoglobulin Imunoglobulin yang berikatan dengan antigen yang dikenal antibody Imunoglobulin 20-25% dari serum total Actinobacillus actinomycetemcomitant hanya bisa dikontrol oleh neutropil bila diopsonin oleh Ab dengan IgG isotype karena proses b cell yang mengalami isotype switching Respon imune sekunder dalam differensiasi pathway

Selesai

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->