Potensi Zeolit untuk Mengolah Limbah Industri dan Radioaktif

Mineral alam zeolit yang merupakan senyawa alumino-silikat dengan struktur sangkar terdapat di Indonesia dalam jumlah besar dengan bentuk hampir murni dan harga murah. Mineral zeolit mempunyai struktur "framework" tiga dimensi dan menunjukkan sifat penukar ion, sorpsi, "molecular sieving" dan katalis sehingga memungkinkan digunakan dalam pengolahan limbah industri dan limbah nuklir. Di Indonesia, zeolit ditemukan pada tahun 1985 oleh PPTM Bandung dalam jumlah besar, diantaranya tersebar di beberapa daerah pulau Sumatera dan Jawa. Namun dari 46 lokasi zeolit, baru beberapa lokasi yang ditambang secara intensif antara lain di Bayah, Banten, Cikalong, Tasikmalaya, Cikembar, Sukabumi, Nanggung, Bogor dan Lampung. Abstrak Mineral alam zeolit yang merupakan senyawa alumino-silikat dengan struktur sangkar terdapat di Indonesia dalam jumlah besar dengan bentuk hampir murni dan harga murah. Mineral zeolit mempunyai struktur "framework" tiga dimensi dan menunjukkan sifat penukar ion, sorpsi, "molecular sieving" dan katalis sehingga memungkinkan digunakan dalam pengolahan limbah industri dan limbah nuklir. Pendahuluan Mineral alam zeolit biasanya masih tercampur dengan mineral lainnya seperti kalsit, gipsum, feldspar dan kuarsa dan ditemukan di daerah sekitar gunung berapi atau mengendap pada daerah sumber air panas (hot spring). Zeolit juga ditemukan sebagai batuan endapan pada bagian tanah jenis basalt dan komposisi kimianya tergantung pada kondisi hidrotermal lingkungan lokal, seperti suhu, tekanan uap air setempat dan komposisi air tanah lokasi kejadiannya. Hal itu menjadikan zeolit dengan warna dan tekstur yang sama mungkin berbeda komposisi kimianya bila diambil dari lokasi yang berbeda, disebabkan karena kombinasi mineral yang berupa partikel halus dengan impuritis lainnya. Deposit mineral alam zeolit yang cukup besar ditemukan di beberapa negara seperti Amerika Serikat, Uni Soviet, Jepang, Australia, Kuba dan beberapa negara Eropa bagian timur seperti Ceko dan Hunggaria. Di Indonesia, zeolit ditemukan pada tahun 1985 oleh PPTM Bandung dalam jumlah besar, diantaranya tersebar dibeberapa daerah pulau Sumatera dan Jawa. Namun dari 46 lokasi zeolit, baru beberapa lokasi yang

ditambang secara intensif antara lain di Bayah, Banten, Cikalong, Tasikmalaya, Cikembar, Sukabumi, Nanggung, Bogor dan Lampung. Pemanfaatan zeolit masih belum banyak diketahui secara luas, yang pada saat ini zeolit di Indonesia dipasarkan masih dalam bentuk alam terutama pada pemupukan bidang pertanian. Berikut ini akan dibahas potensi zeolit dalam pengolahan limbah. Pengertian, Struktur dan Sifat Zeolit Mineral zeolit telah dikenal sejak tahun 1756 oleh Cronstedt ketika menemukan Stilbit yang bila dipanaskan seperti batuan mendidih (boiling stone) karena dehidrasi molekul air yang dikandungnya. Pada tahun 1954 zeolit diklasifikasi sebagai golongan mineral tersendiri, yang saat itu dikenal sebagai molecular sieve materials. Pada tahun 1984 Professor Joseph V. Smith ahli kristalografi Amerika Serikat mendefinisikan zeolit sebagai : "A zeolite is an aluminosilicate with a framework structure enclosing cavities occupied by large ions and water molecules, both of which have considerable freedom of movement, permitting ion-exchange and reversible dehydration". Dengan demikian, zeolit merupakan mineral yang terdiri dari kristal alumino silikat terhidrasi yang mengandung kation alkali atau alkali tanah dalam kerangka tiga dimensi. Ion-ion logam tersebut dapat diganti oleh kation lain tanpa merusak struktur zeolit dan dapat menyerap air secara reversibel. Zeolit biasanya ditulis dengan rumus kimia oksida atau berdasarkan satuan sel kristal M2/nO Al2O3 a SiO2 b H2O atau Mc/n {(AlO2)c(SiO2)d} b H2O. Dimana n adalah valensi logam, a dan b adalah molekul silikat dan air, c dan d adalah jumlah tetrahedra alumina dan silika. Rasio d/c atau SiO2/Al2O bervariasi dari 1-5. Zeolit tidak dapat diidentifikasi hanya berdasarkan analisa komposisi kimianya saja, melainkan harus dianalisa strukturnya. Struktur kristal zeolit dimana semua atom Si dan Al dalam bentuk tetrahedra (TO4) disebut Unit Bangun Primer, zeolit hanya dapat diidentifikasi berdasarkan Unit Bangun Sekunder (UBS) sebagaimana terlihat pada Gambar 1-2.

Gambar 1. Tetrahedra alumina dan silika (TO4) pada struktur zeolit

double 8-ring (D8R) 7. complex 4-1 (T5O10) 8. X. Zeolit sintetik dihasilkan dari beberapa perusahaan seperti Union Carbide. complex 5-1 (T8O16) 9. filipsit. kabasit dan erionit. single 8-ring (S8R) 4. ICI dan Mobil Oil dan lebih dari 100 jenis telah dikenal strukturnya antara lain zeolit A. Unit Bangun Sekunder Struktur Zeolit . yaitu material seperti zeolit tetapi bukan senyawa alumino-silikat. Y. diantaranya klinoptilolit.Pada saat ini dikenal sekitar 40 jenis zeolit alam. complex 4-4-1 (T10O20) Gambar 2. double 4-ring (D4R) 5. single 6-ring (S6R) 3. single 4-ring (S4R) 2. Berdasarkan UBS semua zeolit baik dalam bentuk alami atau sintetik dapat dibagi atas 9 grup yaitu: 1. mordernit. meskipun yang mempunyai nilai komersial ada sekitar 12 jenis. double 6-ring (D4R) 6. grup ZSM/AlPO4 (Zeolite Sieving Marerials/Aluminium Phosphate) dan bahkan akhir-akhir ini dikenal grup Zeotip.

S6R Nan[AlnSi96O192] 16 H2O 5-1 Ca4[Al8Si16O46] 16H2O S4R.D6R D4R.S6R. D6R Ca2[Al4Si8O24] 13H2O K6Na3[Al9Si27O72] 21H2O D4R.5Mg2[Al6Si30O72]24 H2O T8O16 (5-1) T8O16 K2Ca1.D6R S6R Na8[Al8Si40O96]24 H2O NaCa0.Tabel 1. semua atom Al dalam bentuk tertahedra sehingga atom Al akan bermuatan negatif karena berkoordinasi dengan 4 atom oksigen dan selalu dinetralkan oleh .S8R Na12Ca12Mg11[Al58Si134O384]235H2O Na12[Al12Si12O48] 27 H2O D4R.5[Al6Si10O32]12H2O Na8[Al31SiO16] 16H2O S4R S4R Ca4[Al8Si28O72] 24H2O Na6[Al6Si30O72]24 H2O T10O20 (4-4-1) T10O20 Na16[Al16Si24O80]6 H2O Na16Ca8[Al20Si20O80]24 H2O T5O10 (4-1) T5O10 Na16[Al16Si31O96]6H2O Ca8[Al16Si31O96] 6H2O S4R S4R Rumus kimia UBS Pada struktur zeolit. Klasifikasi zeolit Zeolit Grup Analsim Analsim Wairakit Grup Natrolit Natrolit Thomsonit Grup Heulandit Heulandit Klinoptilolit Grup Filipsit Filipsit Zeolit Na-P-1 Grup Mordernit Mordernit Ferrierit Grup Kabazit Kabazit Zeolit L Grup Faujasit Faujasit Zeolit A Grup Laumontit Laumontit Grup Pentasil ZSM-5 Grup Zeotype ALPO4-5 [Al12 P12O48] (C3H7)4 NOH q H2O S4R.

seperti kaolinit (0. Kemampuan pertukaran ion (adakalanya dengan istilah kemampuan penyerapan ion atau sorpsi) zeolit merupakan parameter utama dalam menentukan kualitas zeolit yang akan digunakan. Struktur stereotip klinoptilolit Tabel 2. Gambar 3. Nilai KTK zeolit ini banyak tergantung pada jumlah atom Al dalam struktur zeolit. biasanya dikenal sebagai KTK (kemampuan tukar kation). yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan KTK batuan lempung.80-1. bentonit (0. dimana sifat pertukaran ionnya disebabkan oleh 1) brokend bonds yaitu makin kecil partikel penyerapan makin besar. KTK adalah jumlah meq ion logam yang dapat diserap maksimum oleh 1 g zeolit dalam kondisi kesetimbangan.5 sampai 6 meq/g.kation alkali atau alkali tanah untuk mencapai senyawa yang stabil.50 meq/g) dan vermikulit (1-1. Perbedaan Zeolit dengan Tanah Lempung Sifat Zeolit Batuan Lempung . Struktur stereotip mordernit Gambar 4. Lain halnya dengan batuan lempung (clay materials) dengan struktur lapisan. Kemampuan tukar kation (KTK) dari zeolit bervariasi dari 1. 2) gugus hidroksid yang mana atom hidrogen dapat digantikan dengan kation lain atau 3) substitusi isomorf Al pada tertrahedra Si menyebabkan ikatan Al-Si cukup kuat dan mengurangi swelling.03015 meq/g).50 meq/g).

400 Ca-mordernit Peranan Zeolit dalam pengolahan limbah industri dan nuklir . Zeolit Na-mordernit dengan pori 0. C2H6.400 . C2H6 gas Ar.489 nm dapat memisahkan gas N2. O2. CH4.588 nm dan dapat digunakan untuk memisahkan senyawa parafin seperti CH4 dan C2H6. Klasifikasi "ion/ molecular sieve material" Diameter (nm) Jenis Penyaring CH4. C2H6 dengan n-parafin. CH4.0.489-0. O2. nparaffins N2. Begitu pula Ca dan Ba-Mordernite yang mempunyai pori 0. Zeolit dengan struktur "framework" mempunyai luas permukaan yang besar dan mempunyai saluran yang dapat menyaring ion/molekul (molecular sieving). Layer kecil besar rendah sedang tinggi tinggi rendah rendah sedang 2 dim.400-0.489 . N2 Tak disaring iso-parafin n-parafin. zeolit dapat berfungsi sebagai katalis yang banyak digunakan pada reaksi-reaksi petrokimia.0. Tabel 4 memperlihatkan klasifikasi zeolit berdasarkan kemampuan terhadap penyaringan molekul organik. Tabel 3.400 dapat memisahkan hidrokarbon. n-parafin dan iso-parafin dan aromatis. CH4 0.384-0. CH4 dengan gas Ar dan N2. iso-parafin dan aromatis.558 Khabazit 0.384 . Bila atom Al dinetralisir dengan ion polivalen.0. misalnya logam Pt. Sifat katalitis zeolit disebabkan uni kation pada atom Al zeolit yang dapat dipertukarkan dengan ion H dan aktif sebagai katalisis reaksi.Struktur Swelling Kestabilan Kestabilan Sorpsi Penukar Penyaring Katalis Kristal framework sangat Panas tinggi Radiasi sedang tinggi kation sedang Molekul tinggi tinggi tinggi 3 dim.aromatik hidro karbon.489 Mordenit 0. Zeolit khabazit yang mempunyai pori 0. Cu dsb.

Clinoptilolit dapat memisahkan 99% ammoniak/ ammonium dari limbah industri. Hasilnya menunjukan penyerapan terhadap nulkida umumnya rendah kecuali mineral apatit yang menunjukkan penyerapan tinggi terhadap Pu. Co dan Ru. Ni dan Hg) baik dalam limbah industri ataupun dalam tanah pertanian untuk "soil conditioning". Ames dari tahun 1959-1962 telah peneliti penggunaan clinoptilolite untuk pemisahan zat radioaktif. Sellafield. Manfaat Zeolit di Bidang Lain Bidang Proses Industri Berdasarkan sifat sorpsinya terhadap gas dan hidrasi molekul air. Cd. zeolit digunakan untuk pengeringan pada berbagai produk industri. Cu.Untuk pemisahan ammonia/ammonium ion dari air limbah industri. Am dan Ce. Zeolit dari deposit California digunakan untuk pemisahan radionuklida hasil fisi dalam air kolam penyimpanan bahan bakar nuklir di SIXEP (Site Ion-Exchange Plant) British Nuclear Fuel Limited. untuk pemisahan hasil fisi dari limbah radioaktif dan penggunaan dibidang limbah pertanian. [7. Terakhir clinoptilolite juga telah dipakai untuk dekontaminasi air pendingin reaktor pada kecelakaan reaktor Three Mile Island di Amerika pada tahun 1979 (10). para peneliti banyak mempelajari prospek zeolit dalam pengelolaan limbah industri. Am dan Ce dalam simulasi limbah dengan keasaman dan kandungan garam tinggi. Co. Cu. Dalam pengolahan limbah nuklir. Akhir-akhir ini. Molekul uap air dapat diserap sebanyak 8-10 g . Cd. Tsitsisvii (1980) dan Blanchard (1984) menemukan clinoptilolite juga dapat memisahkan logam berat (Pb. limbah sementasi tidak menggunakan pasir dengan pertimbangan pasir akan meningkatkan volume limbah yang bertentangan dengan prinsip "minimisized waste" atau reduksi volume. oksida. Ni dan Hg) baik dalam limbah industri. Zeolit juga digunakan untuk dekontaminasi air pendingin reaktor Three Mile Island Unit II dan pada tahun 1987 untuk penyerapan gas radioaktif reaktor Chernobiel yang terbakar. Zeolit yang sama juga digunakan untuk menyerap gas RuO4 pada suhu 50oC dan suhu kamar. Di Inggris dan Korea. Co. Zn.12] Beberapa mineral anorganik banyak diteliti di Cina seperti jenis mineral fosfat. Zn. fly ash dan slug pada proses sementasi limbah. Balek dari Ceko. mengunakannya untuk penyerapan Cs. Inggris disamping untuk pengganti pasir digunakan campuran zeolit. Tsitsisvii (1980) dan Blanchard (1984) menemukan klinoptilolit yang dapat memisahkan logam berat (Pb. Untuk penyerapan Cs dan Sr. Klinoptilolit dan mordernit dapat memisahkan 99% ammoniak/ammonium dari limbah industri. magnetit yang dilakukan tidak hanya untuk penyerapan nuklida hasil fisi tetapi juga untuk penyerapan Pu.

karet dan polimer untuk memperoleh material "low density".5]. termasuk pirogas dan fraksi etana/etilen.dengan 100 g klinoptilolit dibandingkan 3 g dan 1. Dengan adanya kekawatiran pencemaran lingkungan oleh polifosfat yang biasa digunakan dalam deterjen sebagai "builder" untuk meningkatkan efisiensi ditergen pada air yeng mengandung Ca dan Mg tinggi. zeolit klinoptilolit juga digunakan sebagai pengganti polifosfat. campuran filter pada rokok. bromin dan fluorin menurunkan humiditas ruangan. CH3OH. o o o Zeolit digunakan dalam proses penyerapan gas seperti : o o o o o o o gas mulia antara lain Ar. cracking parafin.2 g oleh Al 2O3 dan gel silika dengan berat yang sama pada kondisi 1. CH3CN.350 oC selama 2-3 jam . dehidrogenasi dan de-alkilasi. klinoptilolit digunakan untuk filler kertas. sorben Al2O3 biasanya digunakan tetapi akhir-akhir ini juga digunakan zeolit A dalam industri petrokimia pada proses isomerisasi. sedangkan zeolit sintetik terutama digunakan jenis ZSM 5 dan zeolit A. penyerapan gas dan penghilangan warna dari cairan gula pada pabrik gula. SO3 dan NOx ). LPG dan LNG pada industri petro. zeolit berlaku seperti partikel padat dan tidak bersifat toksik terhadap kehidupan di air [4. Di Amerika Serikat. benzen. Sebagai "drying agent" dari senyawa organik. Di Jepang.kimia untuk hidrokarbon propellents-fillers aerosol untuk pengganti freons penyerap klorin. Dalam bidang katalis. Kr dan gas He. dehidrasi. Saat sekarang. zeolit digunakan antara lain : o o pada proses pemurnian metil khlorida dalam industri karet pemurnian fraksi alkohol. reforming. SO2. hidrogenasi. metanol. disportion toluen/benzen dan xylen.33 atm dan 25oC. zeolit alam juga digunakan untuk campuran pada . Zeolit klinoptilolit yang diaktivasi pada suhu 300 . Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan zeolit A pada deterjen ternyata tidak menyebabkan akumulasi pada sistim air buangan. penyerapan gas N2 dari udara sehingga meningkatkan kemurnian O2 diudara. hidro sulforisasi. xylene. Zeolit mordenite klinoptilolit sering digunakan. gas rumah kaca ( NH3. hidrocracking. pemurnian udara bersih mengandung O2. CH4. CO2. gas organik CS2.

5 . Bidang Pertanian dan Lingkungan Makin meningkatnya kebutuhan pupuk kimia seperti urea. Zeolit juga pernah ditaburkan dari pesawat terbang diatas reaktor Chernobil untuk maksud menyerap hasil fisi yang terdapat dalam jatuhan debu radioaktif (fall out) akibat kebakaran reaktor Sovyet tahun 1985 (1. S dan P. Penambahan zeolit pada pupuk kandang ternyata juga akan meningkatkan proses nitrifikasi. Bi dan As.6). Dalam bidang peternakan. Pada saat ini bidang pertanian merupakan pemakai zeolit terbesar di Indonesia. . laju pertumbuhan serta memperbaiki kondisi lingkungan kandang dari bau yang tidak sedap. Zeolit digunakan sebagai "soil conditioning" yang dapat mengontrol dan menaikkan pH tanah serta kelembaban tanah. Disamping untuk "slow release fertilizer". Untuk tanah arid dan semi desert penggunaan zeolit sebagai campuran pupuk mungkin perlu dikurangi. zeolit juga digunakan untuk sebagai carrier pestisida/herbisida dan fungisida. Fe.dan H2S. Hg. permukaan. Jumlah penambahan zeolit ini akan tergantung pada jenis tanah setempat. KCl dan SP-36 yang pada saat ini yang sulit terbeli oleh masyarakat untuk digunakan dalam peningkatan hasil pertaniannya. Namun ada keraguan penambahan zeolit pada pupuk akan terjadi akumulasi zeolit pada lahan pertanian. Selektivitas penyerapan ion sangat penting ditentukan mengingat kompleksnya komposisi kimia air (air tanah. daging dan telur. oksigen dan perbaikan lahan dasar tambak melalui penyerapan logam berat Pb. air limbah) yang diperlakukan terhadap zeolit baik dalam penggunaannya pada bidang pertanian dan lingkungan. zeolit berperan sebagai pengontol pH air dan penyerap NH 3NO3. pada hal dalam pelaksanaan pemupukan hanya sekitar 50% pupuk yang dapat diserap oleh tanaman. zeolit juga digunakan sebagai "food supplement" pada ternak ruminansia dan non-ruminansia masing-masing dengan dosis 2. Dalam hal fauna laut. pengontrol kandungan alkali. Sn. sedangkan sebagian lainnya mengalami degradasi atau terbawa hanyut oleh air tanah sehingga pemupukan tidak efisien yang juga akan mencemari lingkungan dengan kandungan N. penambahan zeolit pada pupuk tanaman bervariasi dari 15-63% terutama untuk tanaman apel dan gandum. Dalam pengalaman petani di Jepang.semen dan Tchernev telah mendemonstrasikan penggunaan zeolit yang sama untuk "solar heating/cooling" pada panel energi cahaya matahari berdasarkan adsorpsi/desorpsi molekul air diwaktu siang dan malam hari.5% dari rasio pakan perhari yang dapat mneningkatkan produktivitas baik susu. filter air masuk ke tambak.

teknik kolom penyerapan limbah B3.76 (SiO2)}29. ZL dan ZB mempunyai kemampuan penyerapan terhadap Cs-137 dan Sr-90. NH4+. . PO43. komposit sorben antara lain zeolit PAN. 4. Zeolit telah diteliti oleh IPB dalam dalam bidang pertanian sebagai "slow release fertilizer". Tasikmalaya.44 Ca2.15 K1. pestisida dan fungisida yang dilakukan di PAIR.Bahasan Sebelum membahas berbagai penggunaan zeolit dalam iptek secara umum. Cd2+.05 8. akan diuraikan beberapa hasil penelitian yang telah dilakukan di lingkungan BATAN terutama di P2PLR yaitu : 1. Zeolit Bayah dan Lampung secara kemurnian dan sifat penukar ionnya lebih baik dari zeolit Tasikmalaya dan Sukabumi.95 (SiO2)} 29.dan SO42-. sedangkan zeolit Lampung mengandung jenis klinoptilolit saja dengan rumus kimia oksida untuk zeolit Bayah dan Lampung adalah : ZB : Na0. penyerapan Flour dari limbah "Fuel Element Production".28 Ca1.32 6.44 {(AlO2)6. pengganti pasir dalam proses sementasi konsentrat limbah radioaktif. dan Sukabumi. zeolit-PVA. 6. Berdasarkan potensi zeolit tersebut diatas beberapa kegiatan yang dapat dikembangkan pada kegiatan penelitian di BATAN antara lain : Pengolahan limbah Hasil penelitian di P2PLR kiranya telah dapat diaplikasikan dan ditindak lanjuti untk skala semi pilot untuk pengolahan limbah nuklir dan limbah B3 antara lain untuk : 1. 5. teknik kolom penyerapan limbah mengandung hasil fisi.87 Mn0.02 Fe0. 2. 7.02 Fe0. 7. Zeolit yang diteliti adalah zeolit Bayah.86 H2O.15 Mg0. Cu2+. campuran bahan "backfill" pada sistim penyimpanan limbah. Ni2+. 5. Mn2+. Zeolit Bayah merupanan zeolit campuran jenis klinoptilolit dan mordernit. 6.17 K1. Zeolit Lampung juga telah diteliti untuk "slow release herbisida.46 {( AlO2)6. Mn2+ dan Fe2+. 3. Modifikasi kedua zeolit dalam bentuk ASP disamping menyerap ion logam berat diatas. 2. 4. F-. Pb2+. Lampung.04 Mg0. proses dekontaminasi air industri pengganti resin organik.57 H2O ZL : Na0. 3.70 Mn0. juga mempunyai kemampuan menyerap anion sperti Cl-.

62 0.80 1.71 2.67 0. sedangkan zeolit berfungsi menahan pelindihan radionuklida oleh zeolit.93 0.16 2. lembaran.86 2.93 0.07 0.15 0.77 2.97 .81 1.10 2.62 0.64 1.44 CaZL 1. pelet.31 1.23 1.53 0.63 0.19 1.46 0.98 0.81 0.08 1.68 NH4ZL 2.82 0.83 0.31 0. "hollow" dan sebagainya.08 0.95 2.58 0.28 1.50 0.27 0.48 1. Oleh karena itu untuk mencapai penyerapan yang optimal diperlukan pemurnian mineral alam sebelum digunakan atau dimodifikasi strukturnya dan dibuat dalam ukuran butiran tertentu dengan menggunakan binder polimer misalnya poly akrilo nitril dan poli vinil alkohol sehingga komposit zeolit dapat dibuat dalam berbagai bentuk misalnya granula.80 1.22 2.75 5:1 0.58 HZL 2.11 0.62 HZB 2. Kapasitas Tukar Ion ASP terhadap Logam Berat dan Anion Ion Cd2+ Co2+ Cu2+ Fe3+ Ni2+ ASPB 1:1 0.85 0.67 0.45 0.82 0.21 0.11 0.80 0.90 1.25 0.24 0.63 0.17 0.57 0.83 0.35 2.77 2.16 0.32 0.65 Tabel 5.98 0.23 ZL 2. Kapasitas Tukar Ion Logam Berat dan Anion (meq/g) Ion NH4+ Cs+ Sr2+ Cd2+ Cu2+ Mn2+ Ni2+ Pb2+ Zn2+ Fe2+ ZB 2.95 1:5 0. Keuntungan campuran zeolit-bentonit sebagai "backfill".93 0.91 ASPL 1:1 0.77 0.70 0. Tabel 4.31 1.45 0.49 0.92 0.65 2.42 2.83 0.90 0.51 0.94 NH4ZB 2.20 Mn2+ 0.48 0.92 0.15 1:5 0.81 0.41 1.90 0.16 0.12 0.32 0.30 1.98 0.02 0.44 0.43 1.31 1.12 5:1 0.13 2.88 0.16 0.83 0.05 0.59 2.48 2.54 0.60 0.92 0.82 0.10 0.10 CaZB 1.19 0.Kelemahan penggunaan zeolit pada teknik kolom adalah 'clogging" (aliran influen terhambat).49 1.35 1.32 1.44 1. dimana bentonit berfungsi menahan rembesan air.93 0.60 1.

25 0.60 SO42. membuat zeolit sintetis ini dapat dikembangkan untuk keperluan industri. Mineral zeolit adalah suatu kelompok mineral alumunium silikat terhidrasi dari logam alkali dan alkali tanah (terutama Ca.06 1.08 1. .54 0. dan Na). seperti yang akan dibahas dalam tulisan ini yaitu zeolit sintetis sebagai bahan alternatif pengolah limbah.08 1.71 23.Pb2+ Zn2+ ClF- 0.79 1. menukar ion. Zeolit sintetis adalah suatu senyawa kimia yang mempunyai sifat _sik dan kimia yang sama dengan zeolit yang ada di alam.80 23. dan menjadi katalis.68 1.59 0.33 23.30 PO43. Karena secara umum.36 PEMANFAATAN ZEOLIT SINTETIS SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI Intisari.33 0.49 1.89 0.11 1. zeolit mempunyai kemampuan untuk menyerap.28 1. yang dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai zeolit yang ada di alam. dengan rumus umum LmAlxSiyOz _ nH2O dimana L adalah logam.65 23.37 1.86 1. zeolit sintetis ini dibuat dari bahan lain dengan proses sintetis.78 23.31 0.31 0.96 0.74 23.64 0.47 0.37 0.15 0.03 0.0.06 1.17 0.1.02 0.55 0.

Karena sifat-sifat yang dimiliki oleh zeolit. Pendahuluan Zeolit merupakan suatu kelompok mineral yang dihasilkan dari proses hidrotermal pada batuan beku basa. Sr atau Ba dalam jumlah kecil dapat menggantikan M+ atau M2+. Sifat-sifat kimia dan _sika zeolit. membuat zeolit sintetis ini dapat dikembangkan untuk keperluan alternatif pengolah limbah. dari logam alkali dan alkali tanah (terutama Ca. Li . dari penggunaan dalam industri kecil hingga dalam industri berskala besar. dan z merupakan bilangan 2 hingga 10. y. atau Fe. zeolit sudah benar-benar dimanfaatkan dalam industri. dan Na). Zeolit sintetis adalah suatu senyawa kimia yang mempunyai sifat _sik dan kimia yang sama dengan zeolit alam. sehingga banyak dilakukan usaha-usaha untuk mengatasi pencemaran limbah ini. g dan z bilangan koe_sien. Karakteristik dan genesa zeolit Karakteristik zeolit. baik itu dengan mengurangi volume limbah yang terbuang ataupun dengan mendaur ulang kembali limbah tersebut. maka mineral ini dapat dimanfaatkan dalam berbagai bidang. Pada saat ini penggunaan mineral zeolit semakin meningkat.1. seperti dalam bidang industri yaitu sebagai bahan yang dapat digunakan untuk membantu pengolahan limbah pabrik. menukar ion dan menjadi katalis. M2+)Al2O3gSiO2 _ zH2O. x. Mineral ini biasanya dijumpai mengisi celah-celah ataupun rekahan dari batuan tersebut. Mineral zeolit adalah kelompok mineral alumunium silikat terhidrasi LmAlxSiyOz _ nH2O. Karena secara umum zeolit mampu menyerap. Selain itu zeolit juga merupakan endapan dari aktivitas volkanik yang banyak mengandung unsur silika. Masalah limbah industri semakin meresahkan masyarakat. n koe_sien dari H2O. Di negara maju seperti Amerika Serikat. Zeolit ini dibuat dari bahan lain dengan proses sintetis. serta L adalah logam. Zeolit secara empiris ditulis (M+ 2 . Beberapa specimen zeolit PEMANFAATAN ZEOLIT SINTETIS SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI 2 . M+ berupa Na atau K dan M2+ berupa Mg. m. Ca. 2.

1. contoh: heulandit.Berwarna putih. Struktur zeolit dapat dibedakan dalam tiga komponen yaitu rangka aluminosilikat. Zeolit mempunyai kerangka terbuka. contoh: natrolit. kemerahan. 1981 dalam Harben & Kuzvart. dimana kristal yang ada memiliki dimensi yang hampir sama.K)Si. ruang kosong saling berhubungan yang berisi kation logam. Morfologi dan sistem kristal zeolit. dll.1). Zeolit berbentuk kristal aluminosilikat terhidrasi yang mengandung muatan positif dari ion-ion logam alkali dan alkali tanah dalam kerangka kristal tiga dimensi (Hay. dan molekul air dalam fase occluded (Flanigen. karena hadirnya oksida besi atau logam lainnya. Densitas zeolit antara 2. dengan bentuk halus dan lunak. Rangka zeolit yang terbentuk dari ikatan 4 atom O dengan 1 atom Si (Bell. dengan bentuk kristal acicular dan prismatic.0 { 2. coklat. 1966). Morfologi ini terbentuk dari unit dasar pembangunan dasar primer yang membentuk unit dasar pembangunan sekunder dan begitu seterusnya. dengan bentuk kristal platy atau tabular biasanya dengan basal cleavage baik. sehingga memungkinkan untuk melakukan adsorpsi Ca bertukar dengan 2(Na. dengan setiap oksigen membatasi antara dua tetrahedral (Gambar 2. Kilap yang dimiliki bermacam-macam. 2001) Zeolit pada dasarnya memiliki tiga variasi struktur yang berbeda yaitu: a) struktur seperti rantai (chain-like structure). contoh: kabasit. Morfologi dan struktur kristal yang terdiri dari rongga-rongga yang berhubungan ke segala arah menyebabkan permukaan zeolit menjadi luas. Gambar 2.K) atau CaAl dengan (Na. 1996).3 g/cm3. b) struktur seperti lembaran (sheet-like structure). .. c) struktur rangka. kebiruan.

mempunyai nilai ekonomi tinggi karena efektif untuk pemisahan dengan kapasitas besar.1963 dalam Hay. Contoh zeolit sintetis jenis ini adalah zeolit omega. 1963 dalam Hay. 1966) Tabel 2. dengan komposisi yang berbeda.Macam-macam zeolit. Komposisi dan formula dari zeolit yang bertipe kalsik (Deer.5 cm3 tiap cm3 volume zeolit. Zeolit sintetis dengan kadar Si rendah Zeolit jenis ini banyak mengandung Al. berikut komposisi dan formula dari zeolit. PEMANFAATAN ZEOLIT SINTETIS SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI 3 Tabel 1. sehingga ada 3 kelompok zeolit sintetis: 1. 2. Komposisi dan formula zeolit yang bertipe alkalik (Deer. Selain jenis zeolit alam. Zeolit sintetis dengan kadar Si sedang Jenis zeolit modernit mempunyai perbandingan Si/Al = 5 sangat stabil. 1966) . Volume porinya dapat mencapai 0. Zeolit secara umum dibedakan dalam tipe yang calcic dan alkali^ arich. ada zeolit jenis lain yaitu zeolit sintetis. berpori. Zeolit sintetis dibuat dengan rekayasa yang sedemikian rupa sehingga mendapatkan karakter yang sama dengan zeolit alam. Zeolit sintetis sangat bergantung pada jumlah Al dan Si. maka diusahakan membuat zeolit Y dengan perbandingan Si/Al = 1-3.

Bentukan zeolit mengandung perbandingan yang besar dari M2+ dan H+ pada Na+. zeolit dibentuk oleh reaksi dari air pori dengan berbagai material seperti gelas. dalam dunia perdagangan muncul nama zeolit sintetis seperti zeolit A. tekanan parsial dari air. Zeolit alam. Berdasarkan pada asalnya zeolit dapat dibedakan menjadi dua macam yaitu zeolit alam dan zeolit sintetis.3. Pembentukan zeolit alam ini tergantung pada komposisi dari batuan induk. zeolit K-C dll. ataupun silika. Genesa zeolit. pH dan akti_tas dari ion-ion tertentu. temperatur. ZSM-11. 1983). Pada umumnya. Beberapa ahli menamakan zeolit sintetis sama dengan nama mineral zeolit alam dengan menambahkan kata sintetis di belakangnya. plagioklas. Zeolit sintetis terbentuk ketika gel yang ada terkristalisasi pada temperatur dari temperatur kamar sampai dengan 200 _C pada tekanan atmosferik PEMANFAATAN ZEOLIT SINTETIS SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI 4 . poorly cristalline clay. walaupun zeolit sintetis mempunyai sifat _sis yang jauh lebih baik. 1974 dalam Lefond. Zeolit sintetis. ZSM-21. K+ dan Ca2+. karena apabila dipanaskan membuih dan mengeluarkan air (Breck. ZSM-24. Zeolit sintetis dengan kadar Si tinggi Zeolit jenis ini sangat higroskopis dan menyerap molekul non polar sehingga baik untuk digunakan sebagai katalisator asam untuk hidrokarbon. Mineral zeolit sintetis yang dibuat tidak dapat persis sama dengan mineral zeolit alam. Zeolit jenis ini misalnya zeolit ZSM-5. tekanan. Nama zeolit ini berasal dari bahasa Yunani yaitu \Zeni" dan \Lithos" yang berarti batu yang mendidih.

2) Penambahan pereaksi kimia. sifat _sik dan kimia reaktan. serta jenis kation dan kondisi kristalisasi sangat menentukan struktur yang diperoleh. Breck & Flanigen. Komposisi dan struktur gel hidrat ini ditentukan oleh ukuran dan struktur dari jenis polimerisasi. Aktivasi zeolit dapat dilakukan dengan cara pemanasan atau penambahan pereaksi kimia baik asam maupun basa: 1) Aktivasi pemanasan. 1974. dilakukan zeolit dalam pengering putar menggunakan bahan umpan yang mempunyai kadar air sekitar 40%. 1983). Komposisi gel. Pengolahan zeolit secara garis besar dapat dibagi dalam dua tahap. Struktur gel terbentuk karena polimerisasi anion aluminat dan silikat. Tahap ini berupa pengecilan ukuran dan pengayakan. Metode ini sangat baik diterapkan pada logam alkali untuk menyiapkan campuran gel yang reaktif dan homogen (Breck. diuraikan dalam suhu tertentu dan . 3. pengeringan ini dapat dilakukan dengan cara menjemurnya di bawah sinar matahari. dilakukan di dalam bak pengaktifan dengan NaOH dan H2SO4. 1968 dalam Lefond. yaitu preparasi dan aktivasi: Tahapan preparasi zeolit diperlakukan sedemikian rupa agar mendapatkan zeolit yang siap olah. dengan suhu tetap 230 _C dan waktu pemanasan selama tiga jam. dimaksudkan untuk memperoleh temperatur yang dibutuhkan dalam aktivasi. bahan utama pembentuknya adalah aluminat silikat (gel) dan berbagai logam sebagai kation. 1983).Ataupun autogenous. Salah satu pembuatan zeolit sintetis adalah dengan proses hidrogel (Lefond. Tahapan ini dapat menggunakan mesin secara keseluruhan atau dengan cara sedikit konvensional. Pembuatan dan penggunaan zeolit sintetis Proses pembuatan. 4. Proses pengolahan zeolit Proses komersial yang pertama dilakukan berdasar atas sintesis laboratorium yang asli menggunakan hidrogel yang amorf. Zeolit yang telah diaktivasi perlu dikeringkan terlebih dahulu. Zeolit dibentuk dalam kondisi hidrothermal. Alumina trihidrat Al2O3_3H2O.

semakin parah ketika para pengusaha 'berdasi' dari kalangan industri itu dengan seenaknya membuang limbah beracun yang dihasilkan industrinya ke saluran-saluran yang kerap digunakan petani untuk mengairi lahan pertaniannya. Zeolit sintetis mampu sebagai bahan pengolah limbah yang efektif. Namun di sisi lain keberadaannya justru semakin menggusur lahan pertanian. Zeolit sintetis juga dapat dibuat dengan proses clay conversion. Perbedaan terbesar antara zeolit sinteis dengan zeolit alam adalah: 1) 2) 3) Zeolit sintetis dibuat dari bahan kima dan bahan-bahan alam yang kemudian diproses dari tubuh bijih alam. 1983). lahan pertanian pun terkena dampak pencemaran air limbah industri. Keterpurukan sektor pertanian yang sebenarnya mampu bertahan dari badai krisis ekonomi saat ini dan sebagai penyumbang tenaga kerja terbesar. pada akhirnya dapat menjaga lingkungan dan kesehatan masyarakat.dicampur dengan sodium silikat dalam suatu tangki pembuat gel hingga terbentuk suatu gel yang homogen. proses ini menghasilkan bubuk yang memiliki tingkat kemurnian rendah { tinggi yang tidak saling terikat yang kemudian menghasilkan zeolit dalam matriks lempung. sesudah itu dikristalisasikan setelah beberapa jam pada suhu 200 _F diikuti dengan difraksi oleh sinar X (Lefond. Zeolit sintetis memiliki perbandingan silika dan alumina yaitu 1:1 dan sedangkan pada zeolit alam hingga 5:1. Akibatnya. Yang dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai zeolit yang ada di alam. Gel ini kemudian dipompakan pada suatu tangki yang lain. • Zeolit Membebaskan Tanaman dari Racun dan Logam Berat. Penggunaan. Zeolit sintetis memiliki sifat yang lebih baik dibanding dengan zeolit alam. Dan dampak lanjutnya bagi sektor . karena sifat yang dimiliki jauh lebih baik dari zeolit alam. Bermunculannya industri-industri di satu sisi memang mampu mendongkrak tingkat perekonomian nasional. meski ada kebijakan pemerintah yang melarang penggunaan lahan pertanian bagi kepentingan industri. sebagai contoh zeolit sintetis tipe YHNa mampu menyerap SO2 dari gas residu dari limbah pabrik. Zeolit alam tidak terpisah dalam lingkungan asam seperti halnya zeolit sintetis.

2 ton/ha.pertanian--khususnya tanaman padi. terutama petani yang mempunyai tingkat pendidikan rendah. Harga yang relatif mahal untuk ukuran petani Indonesia serta kualitas mutu zeolit yang diperdagangkan memiliki perbedaan fisik akibat perbedaan lingkungan pembentukannya mempunyai pengaruh terhadap potensi penggunaannya. Ca. karena kurangnya informasi mengenai manfaat zeolit kepada pengguna yang memerlukan. sudah dilakukan oleh Pusat Penelitan Tanah Bogor bekerja sama dengan Departemen Pertambangan dan Energi. produktifitas per satuan luas tanaman padi sejak tahun 1992 mengalami stagnasi. Berbagai penelitian dilakukan untuk mengembalikan kondisi tanah agar bisa meningkatkan produktifitas pertanian per satuan luas. Menurutnya. tak terkecuali dinas Pertanian Tanaman Pangan Jabar sendiri. Beruntung ahli-ahli pertanian tak putus asa menyikapi kondisi seperti itu. Hambatan itu yakni. palawija dan hortikultura--mengalami penurunan produktifitas persatuan luas karena tanaman mudah terkena berbagai penyakit maupun serangan hama. Si dan K oleh tanaman. Itu setidaknya tecermin dari pemanfaatannya yang diperkirakan baru sekitar 5. teknologi di bidang pemupukan dengan mineral zeloit ini bukan barang baru.'' ungkap Kepala PPS Tanah dan Pemupukan/Penyuluhan Dinas Pertanian Tanaman pangan Jabar Ir Sabri S Ahmad kepada Republika akhir pekan ini. ''Meningkatnya produktifitas tanaman padi sawah setelah menggunakan zeolit. Bahkan pada tahun 1998/1999 mengalami penurunan menjadi 4. penggunaan zeolit ini mengalami hambatan. Sebenarnya. penggunaan zeolit (M2/n O Al2O3 y SiO2 w H2O) ini tidak perlu dikombinasikan dengan kaptan karena ada hubungannya dengan penyerapan unsur hara N. Karena . Hasilnya menunjukan bahwa penggunaan zeolit berperan positif dalam peningkatan produktifitas dan penggunaannya di lahan kering (darat). Sedangkan untuk penggunaan yang lebih luas (tanaman pangan-red) juga sudah dilakukan oleh Fakultas Pertanian IPB dan Fakultas Pertanian Unpad. Di Jabar sendiri. Penelitian yang mengarah kepada pemanfaatannya dalam usahatani padi. secara tidak langsung akibat dari pengaruh meningkatnya kesehatan tanaman. Hasil penelitian itu antara lain penggunaan mineral zeloit pada lahan pertanian. Namun dalam aplikasinya di Indonesia.000 hingga 6. di lahan sawah.000 ton per tahunnya. Penggunaan zeolit ini dianjurkan pula dikombinasikan dengan pupuk organik dan atau kaptan (kapur pertanian).8 ton/ha dari tahun sebelumnya 5. Sedangkan penggunaan zeolit di lahan sawah tidak perlu dikombinasikan dengan kaptan.

Dengan pemberian zeolit 231 kg/ha. Sedangkan yang tanpa zeolit akan diperoleh hasil 5.'' ungkapnya. ''Sementara di lain pihak telah dibuktikan bahwa pengapuran dapat menurunkan serapan Si oleh tanaman. Menurutnya. batang padi dengan kandungan 7. Silikat itu sendiri bisa diendapkan pada permukaan tanaman. Bila harga gabah diasumsikan sebesar Rp 1. di samping mampu meningkatkan hasil gabah sebesar 23%.342. sehingga endapan Si diperkirakan berfungsi sebagai perisai. bahwa tanaman yang memiliki kandungan Si dan Kalium yang cukup tinggi. dalam keadaan langka pupuk (dari jenis pupuk SP-36 maupun KCl) zeolit juga bisa menggantikan unsur hara tertentu karena dalam jumlah kecil zeolit mengandung unsur hara P dan K.000/ha.700/ha. digunakan pupuk Si yang berasal dari Calsium Silicate Slag.253 kg/ha GKP (gabah kering pungut). peranan zeolit dengan kandungan Si-nya ditengarai bisa mengendalikan wereng coklat (serangan penghisap cairan batang padi).7% berturut-turut menderita serangan ringan.'' ujar Sabri seraya menambahkan.0-7. lanjut Sabri. yang secara tidak langsung bias meningkatkan kesehatan tanaman.0-6.272. penggunaan zeolit 231 kg/ha. serangan wereng coklat ini intensitasnya bertalian dengan kandungan Si dalam tanaman (batang padi). 6. alat penghisapnya menjadi bengkok. akan mampu menahan kerebahan tanaman. ''Tanaman padi yang cukup silikat tidak mudah mengalami gangguan hama. Dikatakan Sabri. maka keuntungan yang masih bisa didapatkan sebesar Rp 1. Calcium Silicate dan atau Sodium Metasilicate. ''Ini artinya terdapat perbedaan hasil sebesar 1342 kg/ha bila kita menggunakan zeolit. Yaitu. kata Sabri. ''Semua perlakuan demplot dipupuk sesuai dengan anjuran setempat. Dan hasilnya memberikan bukti yang nyata. kata dia.6%. Jumlah itu bila dikurangi dengan pembelian zeolit sebanyak 231 kg/ha (@ Rp 300/kg). ''Mandible hama pemakan/penggerek menjadi aus bila hama itu memakan daun kaya silikat. Zeolit juga bisa dimanfaatkan untuk . mengandung unsur hara Si. akan diperoleh hasih gabah 7. Sedangkan dalam jumlah besar.80%.'' katanya. Dan untuk mengkoreksinya.272. juga memberikan peluang peningkatan tambahan keuntungan usahatani sebesar Rp 1. Di samping itu. Dia pun mencontohkan perhitungannya berdasarkan hasil analisis ekonomi penggunaan zeolit dalam usahatani padi sawah di Jabar.'' katanya.'' Dibandingkan dengan perlakuan tanpa zeolit. Bahkan.'' ujar Sabri.1-5.000/kg. Begitu juga dengan hama penghisap daun. salah satu efek buruk dari pemberian N yang berlebihan adalah tanaman menjadi peka terhadap penyakit cendawan.pemberian Kalium (K) dapat menangkal efek buruk nitrogen.2% dan 5. maka akan terdapat perbedaan keuntungan sebesar Rp 1. sedang dan berat. ''Karena kerebahan ini pun dapat menyebabkan rendahnya tingkat produktifitas padi sawah antara 60% .700/ha.911 kg/ha GKP.

1983) Tabel 4. Sebagai imbuhan zeolit ditambahkan sebanyak kurang lebih 3 persen dari berat pakan. Karena senyawa-senyawa penghambat pertumbuhan nitrit.bahan tambahan pakan ternak. Contoh penggunaan zeolit sintetis 5. Proses-proses dalam pembuatan zeolit sintetis (Lefond. PEMANFAATAN ZEOLIT SINTETIS SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI 5 Tabel 3. Ini fungsinya untuk memperlancar metabolisme pencernaan. Sifat-sifat zeolit sebagai bahan alternatif pengolahan limbah . amoniak dapat diserap dengan baik oleh zeolit.

Medan elektrostatik yang kuat yang ada di dalam rongga-rongga zeolit menghasilkan interaksi yang sangat kuat dengan molekul polar seperti air. . hal ini kemudian digunakan sebagai separasi molekul berdasarkan atas ukuran dan bentuk. A_nitas dari masing-masing jenis molekul yang dapat tertangkap dalam ronga-rongga yang ada dalam zeolit bergantung pada lingkup elektroniknya. Tipe pertukaran ion dilakukan dalam kondisi isotermis. Operasi pertukaran ion dapat dilakukan dalam kondisi setimbang. Sehingga separasi dapat dilakukan oleh zeolit. Li+. serta dapat digunakan dalam katalis oksida. Zeolit mampu menjadi katalis asam dan dapat digunakan sebagai pendukung logam aktif atau sebagai reagen. untuk ion seperti K+. Zeolit dapat menjadi katalis yang shape-selective dengan tingkat transisi selekti_tas atau dengan pengeluaran reaktan pada dasar diameter molekul. Dalam kasus lain seperti Ca2+. Katalis berpori dengan pori-pori yang sangat kecil akan memuat molekul-molekul kecil tetapi mencegah molekul besar masuk. Unsur-unsur kimia yang memiliki diameter kinetik yang terlalu besar membuat unsur-unsur kimia ini tidak dapat melewati pori-pori zeolit. menunjukkan variasi dalam kisaran selekti_tas yaitu dari selekti_tas tinggi untuk Ag+ hingga ke rendah untuk Li+. nilainya berkisar dari negatif hingga positif. sehingga secara efektif unsur-unsur ini tersaring.Prinsip operasi katalis. dan Ca2+. PEMANFAATAN ZEOLIT SINTETIS SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI 6 Prinsip operasi penyerapan dan penyaringan ion. Keseimbangan antara larutan dengan zeolit dinyatakan ZaB (Z)zb + ZbA (S)zb = ZaB (S)zb + ZbA (Z)za. Prinsip operasi penukaran ion. isotermis tidaklah menghilangkan batas teoritis dari substitusi yang lengkap pada tingkat yang paling rendah. Molekul nonpolar juga dapat diserap dengan kuat berkaitan dengan tenaga polarisasi dari medan listrik yang ada. Tipe isotermis ini dijumpai pada zeolit Y untuk kation yang jarang. K+. Kondisi isotermis dari empat ion univalen yaitu Ag+. Zeolit sebagai katalis hanya mempengaruhi laju reaksi tanpa mempengaruhi kesetimbangan reaksi karena mampu menaikkan perbedaan lintasan molekuler dari reaksi yang terjadi.

Limbah adalah segala sesuatu yang merupakan sisa hasil buangan dari suatu kegiatan/produksi yang sudah tidak terpakai lagi. clean up program. penandatanganan surat pernyataan bagi industri penghasil limbah. Zeolit sintetis sebagai bahan pengolahan limbah. digunakan zeolit. yang biasanya dihasilkan oleh daerah pemukiman. ada tahapan yang harus dilakukan yaitu penyiapan fasilitas pengelolaan dan pembuangan limbah beracun. dapat berupa sampah padat yang terdiri dari daun-daun kering. Contoh lain adalah penggunaan mineral klinoptilolit. Zeolit juga dapat digunakan untuk mendapatkan gas methan yang murni dari limbah yang berupa sampah yang membusuk ataupun limbah dari suatu peternakan. Komposisi limbah organik. ekspor limbah beracun dan pencegahan impor ilegal limbah beracun. Sedangkan yang anorganik seperti gelas. plastik dan lain-lain untuk daerah pemukiman lebih sedikit dijumpai. 1987). air buangan yang berasal dari reaktor atom dialirkan melalui tabung-tabung yang berisi bubuk mineral zeolit. ke dalam tabung tersebut gas CO2 akan terserap dan terikat oleh zeolit sehingga akan dihasilkan gas methan yang murni (Harjanto. sampah rumah tangga. Gas methan yang kering tersebut kemudian dialirkan melalui tabung-tabung yang berisi bubuk mineral zeolit kering. emergency response. Pengolah. Pengumpul. cair dan gas. Metode pengolahan limbah dengan zeolit. Sedangkan pada pengolahan limbah padat hanya limbah padat tertentu saja yang dapat . Pemanfaatan zeolit sintetis dalam pengolahan limbah Limbah. dan Pemanfaat. Komposisi limbah pada umumnya terdiri dari dua komponen utama yaitu anorganik dan organik. Penimbun. apabila ion-ion radioaktif yang terperangkap tersebut tidak akan dipergunakan lagi maka tabung-tabungnya dibuang atau ditanam di suatu tempat yang aman (Harjanto. Berdasarkan PP. 18/1999. kategori pengelolaan limbah adalah Penghasil. Limbah menurut jenisnya dapat digolongkan menjadi 3 macam yaitu limbah padat.6. 1987). Hasil produksi industri berupa gas berbahaya seperti gas yang mengandung logam berat. Untuk pengelolaan limbah yang berbahaya. Pengawas. Pengangkut. H2S. karena dapat menyerap molekul polar baik dalam fase cair maupun fase gas. biasanya yang dipakai adalah zeolit jenis kabasit ataupun erionit. mineral ini digunakan untuk menyerap ion radioaktif dari suatu reaktor atom misalnya 90Sr dan 137Cs. juga gas methan. pertama-tama klinoptilolit digerus hingga mencapai ukuran butir 20-59 mesh.

Penyerapan SO2 berlangsung dalam suatu reaktor yang menggunakan zeolit sintetis sekitar 2-3 gr (dengan diameter ukuran butir >5cm). Temperatur adsorpsi yang berlangsung berkisar antara 20 { 200 _C. yang memiliki akti_tas yang paling tinggi tenyata zeolit sintetis. bentukan dalam kondisi ini menjadi dominan. Metode yang digunakan adalah dengan mencampur zeolit sintetis dengan alumina atau bentonit yang kemudian digunakan sebagai adsorben. Salah satu contoh penggunaan zeolit sintetis yang akan dibahas adalah penggunaan zeolit sintetis yang digunakan memindahkan sulfur dioksida dari gas sisa. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan materi penyerap dengan kemampuan kapasitas adsorpsi SO2 yang tinggi. Sehingga perlu diperhatikan penurunan adsorpsi dari zeolit yang digunakan. kemudian dalam proses ini digunakan zeolit sintetis. Kapasitas adsorpsi terhadap PEMANFAATAN ZEOLIT SINTETIS SEBAGAI ALTERNATIF PENGOLAHAN LIMBAH INDUSTRI 7 Sulfur dioksida (SO2) zeolit sintetis jenis zeolit Y berlaku pada suhu 25 hingga 200 _C dan kandungan sulfur dioksida dengan konsentrasi terkandung 0. Sebelumnya zeolit sintetis diaktivasi dengan pemanasan. Proses adsorpsi muncul dalam tingkat perpindahan yang tinggi tapi proses ini membutuhkan volume yang besar dari adsorben dan pemakaian energi yang tinggi untuk regenerasi dari proses ini. sebelumnya telah diuji kemampuan adsorpsi yang tinggi dari zeolit alam maupun zeolit sintetis. Dalam proses adsorpsi SO2. Gas pengisi mensintesis campuran dari nitrogen dan sulfur diokasida (SO2).04 %. Zeolit sintetis Y yang digunakan adalah zeolit sintetis YHNa dan zeolit sintetis YH. Pengolahan oleh zeolit ini hanya mengurangi volume bahan berbahaya yang terdapat pada limbah padat.92 hingga 5. . Zeolit menjaga nilai kapasitas adsorpsi dalam kisaran temperature 75{100 _C tetapi apabila temperaturnya naik maka nilai kapasitas adsorpsinya menjadi nol. Desorpsi SO2 berlangsung dalam kondisi termal (400 _C) dalam arus nitrogen dan kuantitas adsorben dari sulfur diokasida berlangsung dalam titrasi iodometrik. kemudian setelah itu selama satu jam pada suhu 400 _C dalam arus nitrogen. selama satu jam pada suhu 120 _C. Nilai kapasitas adsorpsi yang tinggi pada temperatur yang rendah merupakan hasil dari physicaladsorption dan chemisorption.diolah oleh zeolit. Gas residu suatu industri yang mengandung SO2 memiliki temperatur yang relative lebih tinggi dengan lingkungan. Regenerasi adsorben berlangsung pada suhu 400 _C selama 30 menit. tidak menghilangkan limbah padat tersebut.

bahan puzolan dan semen portland-puzolan. hal ini mengingat dari mineral zeolit ini jika diolah lebih lanjut akan dapat dimanfaatkan secara optimum.82 SO2 dalam N2. 2. Dyer . menukar ion. zeolit ZK.. Jadi zeolit sintetis jenis YHNa memiliki sifat yang baik dalam menyerap SO2. Dyer. zeolit K-C.Kandungan sulfur dioksida dalam gas residu nilainya uktuatif bergantung ada sumber emisinya. Zeolit YH dan zeolit YHNa tidak teralterasi secara signi_kan. Kesimpulan Zeolit sangat bermanfaat dalam bidang industri. 241. Daftar Pustaka: 1. Nilai ekonomis dari zeolit sintetis. zeolit sintetis ini dibuat dari bahan lain dengan proses sintetis. Seperti halnya zeolit alam. 309. dll. bahan penambal gigi. dan semen portland-puzolan. bahan agregat ringan. Zeolit sintetis adalah suatu senyawa kimia yang mempunyai sifat _sik dan kimia yang sama dengan zeolit yang ada di alam. J. setelah 20 kali siklus adsorpsi-desorpsi-regenerasi berlangsung pada kondisi eksperimen yang identik yaitu pada suhu 25 _C. "Chemistry and Industry ".. Zeolit jenis ini dapat digunakan antara lain: sebagai bahan semen puzolan. 7. Contoh penggunaan mineral zeolit secara umum adalah sebagai berikut: bahan bangunan dan ornamen.V. dan menjadi katalis. aliran gas 131 ml/min. John Willey and Sons. Secara umum zeolit baik itu zeolit alam maupun zeolit sintetis memiliki nilai ekonomi yang bisa dikatakan tinggi. zeolite _. 1. dll. A. juga dapat dioptimalkan penggunaannya. "Introduction to Zeolite Molecular Sieves". zeolit _. Hal ini adalah karena sifat-sifat yang dimiliki oleh zeolit itu seniri yaitu kemampuan untuk menyerap molekul. bahan pembuat tapal gigi. bahan pengembang dan pengisi. 4. Chichester. (1984) . (1988) 3. Zeolite. October 1984 2. sebagai bahan alternatif pengolahan limbah industri. Smitt. bahan pengembang dan pengisi. bahan agregat ringan. zeolit sintetis seperti zeolit A.

J et al. " Prospek Zeolit Bayah". Mineral.. Jakarta. " Use of Natural Zeolite for Nuclear Waste Treatment"..L. Shellafield. Sutakarya H. F. Pergamon Press. UK (1994) 15. " Use of Inorganic Sorbents for Liquid Waste Treatment and Backfill for Underground Repositories". New York. (1991).. in "Natural zeolite. hal 58-63. Las. Sand. L. Las. T.. Pergamon Press. Breck. 18. Nurokhim. occurence. Serpong. University of Salford. Las T. "Zeolite Molecular Sieves".W. in "Natural Zeolite. (1986) 9.. ACS Series 293.C. (1989) 11. Siemmen. properties and uses". (1979) 12.. 1120.4.. M.B. PhD Thesis. (1974) 5. Amer. TechnicalReport. G. Serpong (10-11 Desember 1997) . T. occurence.properties and uses". in "Natural Zeolite. (Eds Sand. (19 Februari1996) 19. Las T. T. Pergamon Press. Tsitsishvili. P. "Zeolit Untuk Industri". Jozsf. D. New York. properties and uses". Water Res.B and Mumpton. Las. D. Institut Teknologi Indonesia . IAEA-RC No 7215/R1/RB. JSPS-BPPT. Proceed Seminar Zeo-Agro. in "The Three Mile Island Accident". Budapest. England (1989) 13.V. Las. 45. Potensi Zeolit Untuk Pengolahan Limbah Industri" UNAND Limau Manis Padang (1996) 18. Blanchard.. G.A. L. Dept. Oxford. occurence. L.W. Las.B and Mumpton. Oxford. Washington D. F. 14. Imobilisasi Cs-137 dengan Zeolit dalam Matriks Semen ".. China (1995) 16. Techical Report. Applied Chemistry. T. properties and uses". (1985) 8. Proceed Seminar/ Kolokium Lembaga Ilmu Dasar ITI. et al. (1974) 10. Ames. IPB Bogor (1992) 17. Sutoto. L. " Use of zeolite for radioactive Waste treatmen and Disposal". "A mineral of the future". F.. "Pratomo Budiman S.Prosiding Pertemuan Ilmiah Teknologi Pengolahan Limbah I".. 1501. (1961) 7.. (1978) 6. occurence.G. " Zeolite for Radioactive Waste Treatment. John Willey Interscience.) Pergamon Press. Beijing. London. in "Natural Zeolite.A. Las T. T. IAEA-RC No 7215/R2/RB.. T. Oxford. (1978) Breck. Voilleque. HAL 223-237. Sofyan Yatim. John Willey Interscience. 45. Mineralimpex. (1978) . Mumpton. "Zeolite Molecular Sieves".A and Sand.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful