P. 1
Agama Di Indonesia

Agama Di Indonesia

|Views: 1,466|Likes:

More info:

Published by: Doyox Mencoba Tidak Pusing on Jan 14, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/01/2013

pdf

text

original

AGAMA DI INDONESIA

Makalah Diajukan Untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah ”Sosiologi Agama”

OLEH : Evrilliana Hardianti Zumrotul Adawiyah B05208037 B05208034

DOSEN PEMBIMBING : Dewi Masyitha, MSi.

PROGRAM STUDI SOSIOLOGI F2-5 FAKULTAS DAKWAH INSTITUT AGAMA ISLAM NEGERI (IAIN) SUNAN AMPEL SURABAYA 2010

KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah atas limpahan rahmat-Nya sehingga makalah yang berjudul “AGAMA DI INDONESIA” ini dapat terselesaikan tepat waktu. Dimana makalah ini dimaksudkan untuk membantu kelancaran kegiatan dan juga untuk memenuhi SKS. Kepada Ibu Masyitha selaku dosen pengampu dan juga kepada teman-teman yang telah memberi saran maupun masih kritikannya, penulis ucapan banyak terima kasih. Penulis menyadari bahwa dalam makalah ini terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu kepada dosen dan para pembaca, penulis mengharapkan saran dan kritiknya demi kesempurnaan makalah ini berikutnya. Akhir kata, semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi penulis khususnya dan bagi para pembaca pada umumnya.

Surabaya, 02 November 2010 Penulis

1

DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR.................................................................... DAFTAR ISI............................................................................... BAB I Pendahuluan.................................................................. A. Latar Belakang.......................................................... B. Rumusan masalah..................................................... C. Tujuan........................................................................ BAB II Pembahasan.................................................................. A. Pengertian agama............................................ B. Macam-macam Agama di Indonesia................ Daftar Pustaka 3 4 9 i ii 1 1 2 2 3

BAB III Kesimpulan...................................................................

1

1

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang “Dan bagi tiap-tiap umat ada kiblatnya (sendiri) yang ia menghadap kepadanya. Maka berlomba-lombalah kamu (dalam berbuat) kebaikan, dimana saja kamu berada. Allah pasti akan mengumpulkan kamu sekalian (pada hari kiamat). Sesungguhnya Allah maha kuasa atas segala sesuatu.” (Q.S. 2 : 148) Ayat Al-Qur'an diatas merupakan pertanda bahwa di dalam dunia ini banyak sekali umat manusia yang mempunyai aturan sendiri-sendiri atas menurut keyakinannya masingmasing dan ayat diatas juga merupakan solusi tentang adanya pluralitas atau pluralisme bersama terutama di Indonesia. Masyarakat pada dasarnya atau dalam dirinya sendiri terbagi kedalam berbagai macam kelompok dan komunitas makanya negara Indonesia dijuluki negara yang kaya akan perbedaan baik dari segi kultural maupun agama. Dari masing-masing itu memiliki orientasi kehidupannya sendiri dan memberikannya arah petunjuk. Komunitas-komunitas tersebut diharapkan dapat menerima kenyataan tentang adanya keragaman sosio-kultural, dan saling toleran dalam memberikan kebebasan dan kesempatan kepada setiap orang untuk menjalani kehidupan sesuai dengan sistem kepercayaan mereka masing-masing (agama). Pada makalah ini akan dibahas apa itu agama, dan macam-macam agama di Indonesia yang kesemuanya itu diharapkan dapat bermanfaat bagi pembaca.

1

3

B. Rumusan Masalah Pada makalah ini yang menjadi rumusan masalah adalah sebagai berikut: 1. Apa makna dari agama ? 2. Macam-macam agama di Indonesia ? A. Tujuan 1. Untuk mengetahui dan memahami arti atau makna dari agama 2. Untuk mengetahui dan memahami adanya keberagaman (macam-macam) agama di Indonesia.

1

BAB II PEMBAHASAN
A. Pengertian Agama Agama berasal dari bahasa sansekerta yang berarti haluan, peraturan, jalan atau kebaktian kepada Tuhan. Pendapat lain mengatakan bahwa kata agama itu sebenarnya terdiri dari dua belah perkataan yakni “A” berarti tidak, dan “GAMA” berarti kacau balau, tidak teratur. Jadi agama berarti tidak kacau balau yang terarti teratur. Dari kedua pengertian tersebut dapat kita simpulkan bahwa hidup beragama itu adalah hidup yang teratur, sesuai dengan haluan atau jalan yang telah diumpatkan Tuhan dan dijiwai oleh semangat kebaktian kepada Tuhan. Agama merupakan jawaban terhadap kebutuhan akan rasa aman, terutama pada hati manusia. Banyak umat manusia hidupnya yang telah merasa menemukan agama/jalan sesuai dengan keyakinannya sendiri-sendiri,

sedangkan yang sebenarnya hanya agama islamlah yang akan benar-benar memberikan rasa aman dan memberikan harapan-harapan yang nyata, baik untuk kehidupan di dunia maupun di akhirat. Jadi apabila kita dihadapkan pertanyaan “Perlukah kita beragama?” Maka bagi orang-orang yang sudah mempunyai keyakinan yang kuat terhadap agama sudah tentu mereka akan menjawab “Ya, Manusia perlu agama”. Manusia tidak dapat dipisahkan dari agama, dan agama tidak boleh dijauhkan oleh mereka.

1

Manusia yang berakal sehat pasti akan memerlukan agama, karena salah satu fungsi dari orang beragama adalah untuk mengendalikan akal dan hawa nafsunya. Jadi beragama itu penting dan perlu guna untuk menciptakan kehidupan yang aman, tentram, rukun, damai, serta adil dan makmur. Agama bagi kehidupan umat manusia adalah merupakan Undang-undang Dasar dan pedoman hidup. Maka dari itu jelaslah bahwa agama sangat berfaedah bagi manusia terutama bagi pemeluk-pemeluknya karena agama dapat mendidik jiwa manusia menjadi tentram, sabar, tawakal. Agama dapat mendidik manusia berani menegakkan kebenaran dan takut melakukan kesalahan. B. Macam-macam Agama di Indonesia Di Indonesia banyak di kenal bermacam-macam kepercayaan atau Agama, akan tetapi Agama yang diakui di Indonesia hanya ada lima, antara lain Islam, Kristen Protestan dan Katolik, Hindu, Buddha dan Kong Hu Cu. 1. Islam Islam adalah Agama yang mengimani satu tuhan, Islam secara bahasa (secara lafaz) memiliki beberapa makna. Islam terdiri dari huruf dasar (dalam bahasa Arab): "Sin", "Lam", dan "Mim". Beberapa kata dalam bahasa Arab yang memiliki huruf dasar yang sama dengan "Islam", memiliki kaitan makna dengan Islam. Islam secara bahasa adalah : Islamul wajh (menundukkan wajah), Al istislam (berserah diri), As salamah (suci bersih), As Salam (selamat dan sejahtera), As Silmu (perdamaian), dan Sullam (tangga, bertahap, atau taddaruj). Secara istilah, Islam berarti wahyu Allah, diin para nabi dan rasul, pedoman hidup manusia, hukum-hukum Allah yang ada di dalam Al Qur'an dan As Sunnah, dan dia merupakan jalan yang lurus, untuk keselamatan dunia dan akhirat.

3

Pokok-pokok ajaran islam tersimpul dalam kalimat syahadat. Syahadat berarti persausian atau pengakuan adanya Tuhan YME dan mengakui Muhammad sebagai Rasul-Nya. Pada garis besarnya pokok ajaran Islam itu dapat dibagi menjadi tiga: a. Akidah (kepercayaan) b. Syari’at (peraturan agama yang harus dilakukan) c. Akhlak (moral)

3

a. Nama kitab suci Agama Islam: Al-Qur'an. b. Nama pembawa Ajarannya : Nabi Muhammad SAW c. Permulaan: Kurang/lebih 1400 tahun lalu. d. Nama tempat peribadatan: Masjid. e. Hari besar keagamaan: Muharram, Asyura, Maulud Nabi, Isra' Mi'raj, Nuzulul Qur' an, Idul Fitri, 1. Kristen Protestan dan Katolik Kristen adalah sebuah kepercayaan yang berdasarkan pada ajaran, hidup, sengsara, wafat dan kebangkitan Yesus Kristus atau Isa Almasih. Agama kristen ini meyakini Yesus Kristus adalah Tuhan dan Mesias, juru selamat bagi seluruh umat manusia, yang menebus manusia dari dosa. Mereka beribadah di gereja dan Kitab Suci mereka adalah Alkitab. Muridmurid Yesus Kristus pertama kali dipanggil Kristen di Antiokia Protestan adalah sebuah mazhab dalam agama Kristen. Mazhab atau denominasi ini muncul setelah protes Martin Luther pada tahun 1517 dengan 95 dalil nya. Kata Protestan sendiri diaplikasikan kepada umat Kristen yang menolak ajaran maupun otoritas Gereja Katolik. Kata Katolik sebenarnya bermakna "universal" atau "keseluruhan" atau "umum" (dari ajektiva Bahasa Yunani (katholikos) yang menggambarkan sifat gereja yang didirikan oleh Yesus Kristus. a. Nama kitab suci Kristen Protestan dan Katolik : Injil. b. Nama pembawa Ajaranya : Isa / Yesus Kristus. c. Permulaan : Kurang/lebih 2.000 tahun lalu. d. Nama tempat peribadatan : Gereja. e. Hari besar keagamaan : Natal, Jumat Agung, Paskah, Kenaikan Isa Almasih, dan Pantekosta. 1. Hindu Agama Hindu Adalah agama tertua di dunia yang masih bertahan hingga kini, Hindu dalam Bahasa Sanskerta artinya : Sanatana Dharma 1 Idul Adha, dan Tahun Baru Hijriah.

"Kebenaran Abadi", dan Vaidika-Dharma (Pengetahuan Kebenaran). Hindu adalah sebuah agama yang berasal dari anak benua India. Agama ini merupakan lanjutan dari agama Weda (Brahmanisme) yang merupakan kepercayaan bangsa Indo-Iran (Arya). Agama ini diperkirakan muncul antara tahun 3102 SM sampai 1300 SM. a. Nama kitab suci Hindu : Weda b. Nama pembawa Ajaran: c. Permulaan : Masaprasejarah. d. Nama tempat peribadatan : Pura. e. Hari besar keagamaan : Nyepi, Saraswati, Pagerwesi, Galungan, dan Kuningan. 1. Buddha Buddha dalam Bahasa Sansekerta adalah : Mereka yang Sadar, Yang mencapai pencerahan sejati. dari perkataan Sansekerta: "Budh", untuk mengetahui, Buddha merupakan gelar kepada individu yang menyadari potensi penuh untuk memajukan diri dan yang berkembang kesadarannya. Dalam penggunaan kontemporer, sering digunakan untuk merujuk Siddharta Gautama, guru agama dan pendiri Agama Buddha dianggap "Buddha bagi waktu ini". Dalam penggunaan lain, ia merupakan tarikan dan contoh bagi manusia yang telah sadar. Budha mempunyai beberapa sebutan dan sebutan itu bertahan erat dengan riwayat hidupnya, yaitu: a. Budha Gautama: orang yang menerima ilham b. Sidharta: orang yang tercapai tujuannya c. Cakyamuni: orang yang bijaksana dari keturunan Cahya d. Tathagata: orang yang telah mencapai kenyataan e. Yita: orang yang mencapai kemenangan Penganut Buddha tidak menganggap Siddharta Gautama sebagai sang hyang Buddha pertama atau terakhir. Secara teknis, Buddha, seseorang yang menemukan Dharma atau Dhamma (yang bermaksud: Kebenaran; perkara yang sebenarnya, akal budi, kesulitan keadaan

2

manusia, dan jalan benar kepada kebebasan melalui Kesadaran, datang selepas karma yang bagus (tujuan) dikekalkan seimbang dan semua tindakan buruk tidak mahir ditinggalkan). a. Nama kitab suci Buddha : Tri Pitaka. b. Nama pembawa Ajarannya : Sidharta Gautama. c. Permulaan : Kurang/lebih 2.500 tahun lalu. d. Nama tempat peribadatan : Vihara. e. Hari besar keagamaan : Waisak dan Katina. 1. Kong Hu Cu Kong Hu Cu atau Konfusius, adalah seorang guru atau orang bijak yang terkenal dan juga filsuf sosial Tiongkok, terkadang sering hanya disebut Kongcu (Hanzi, hanyu pinyin: Kongfuzi?Kongzi) (551 SM - 479 SM). Filsafahnya mementingkan moralitas pribadi dan pemerintahan, dan menjadi populer karena asasnya yang kuat pada sifat-sifat tradisonal Tionghoa. Oleh para pemeluk agama Kong Hu Cu, ia diakui sebagai nabi. Adanya tingkatan dari keagamaan Tiong Hoa terdiri atas tiga bagian, yaitu: a. Pemuja Alam; Sejak dulu kala bangsa Tionghoa merupakan bangsa petani. Maka mereka sangat erat hubungannya dengan tanah dan kekuatan-kekuatan kedewataan, yang terdapat dalam alam. Setiap tahun diadakan perayaan dengan berbagai rite-rite dan pestapesta untuk menambah hasil-hasil pertaniannya. b. Hormat kepada leluruh; Hormat kepada leluhur adalah juga penting. Kuburan-kuburan leluhur tidak jarang dijumpai di tanah milik keluarga. Arwah mereka meminta pemujaan. Karena itu merupakan bagian penting dari upacara pemujaan. c. Pemujaan langit; Hormat yang paling penting adalah pemujaan terhadap langit. Ahli-ahli agama tertentu

2

menyatakan bahwa dewa langitlah dewa yang paling tua. a. Nama Kitab suci Kong Hu Cu : b. Nama Pembawa Ajarannya : Kong Hu Cu c. Permulaan : d. Nama Tempat Ibadahnya : Klenteng/Vihara e. Hari besar Keagamaannya : Sembayang kepada arwah leluhur, Tahun Baru Imlek, Ca Go Mek, Twan Yang, Twan Yang, Hari Tangcik / Sembayang Ronde dll

2

BAB III KESIMPULAN
Agama merupakan jawaban terhadap kebutuhan akan rasa aman, terutama pada hati manusia. Agama bagi kehidupan umat manusia adalah merupakan Undang-undang Dasar dan pedoman hidup. Agama dapat mendidik jiwa manusia menjadi tentram, sabar, tawakal. Agama dapat mendidik manusia berani menegakkan kebenaran dan takut melakukan kesalahan. Macam-macam agama di Indonesia ada Agama 1. Khomg Hu Cu (Keagamaan Tiong Hoa) 2. Hindu 3. Budha 4. Yahudi 5. Nasrani 6. Islam

1

DAFTAR PUSTAKA
Ahmadi, Abu. 1991. Perbandingan Agama. Jakarta: PT. Rineka Cipta. Zamharir, Muhammad Hari. 2004. Agama dan Negara. Jakarta: PT. Raja Grafindo Pustaka.

1

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->