Untuk Sekolah Menengah Atas Kelas X Materi Semester 1 dan 2 (PKN) Pendidikan Kewarganegaraan

Daftar Isi Semester 1 Bab 1Hakikat bangsa dan negara A. 1. 2. 3. 4. 5. Makna manusia, bangsa dan negara 1 Manusia Sebagai Makhluk Individu Dan Makhluk Sosial 1 Makna Bangsa 1 Negara 2 Unsur-Unsur Terbentuknya Negara 4 Fungsi Dan Tujuan Negara 8

B. Sikap semangat kebangsaan (Nasionalisme dan patriotisme) Dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara 10 1. Nasionalisme 10 2. Patriotisme 11 Bab 2 Sistem Hukum Dan Peradilan Nasional A. 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. B. C. D. 1. 2. 3. 4. E. 1. 2. 3. 4. 5. Sistem Hukum 13 Pengertian Sistem 13 Pengertian Hukum 13 Tujuan Hukum 13 Sumber Hukum 14 Penggolongan Hukum 15 Sanksi Hukum 15 Perbedaan Hukum Pidana dan Hukum Perdata 15 Peradilan Nasional 16 Menunjukkan sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku 18 Upaya Pemberantasan Korupsi Di Indonesia 18 Pengertian Korupsi 18 Sebab-Sebab Terjadinya KKN 18 Akibat Terjadinya KKN 18 Fenomena Korupsi di Indonesia 19 Peran Serta Dalam Upaya Pemberantasan Korupsi Di Indonesia 19 Upaya Pencegahan (Perventif) 19 Upaya Penindakan (Kuratif/Refresif) 19 Upaya Edukasi Masyarakat/Mahasiswa 20 Upaya Edukasi LSM 20 Peran Seta Masyarakat Dalam Pemberantasan Korupsi Di Indonesia 20

Bab 3 Pemajuan, Penghormatan, dan Perlindungan HAM A. Pengertian Dan Macam-Macam HAM 22 1. Pengertian HAM 22 2. Macam-Macam HAM 22 3. Sejaran HAM 23 B. Peran Serta Dalam Upaya Pemajuan, Penghormatan, Dan Penegakan HAM di Indonesi a 24 1. Perkembangan HAM di Indonesia 24 2. HAM dalam UUD 1945 25 3. UU RI No. 39 Tahun 1999 Tentang HAM 26

3. berbangsa dan bernegara 1. 2. 2. 3. 3. 3. Dan Penegakan HAM di Indonesia 27 1. 2.4. 4. B. Hambatan Penegakan HAM 27 Tantangan Penegakan HAM 28 Rencana Aksi Nasional HAM Indonesia 28 Instrumen Hukum dan Peradilan Internasional HAM Instrumen Hukum Internasional HAM 29 Peradilan Internasional HAM 29 Pelanggaran dan Proses Peradilan HAM Internasional 30 Semester 2 Bab 4Hubungan Dasar Negara Dengan Konstitusi A. 2. 1. 2. Peran Seta dalam Upaya Penegakan HAM di Indonesia 26 5. 4. Makna Persamaan 47 . Penghormatan. 5. 1. 1. 3. Hambatan Dan Tantangan Dalam Upaya Pemajuan. Konstitusi Negara Republik Indonesia 38 Konstitusi Pada Negara Liberal 39 Konstitusi pada Negara Komunis 40 Sikap Positif terhadap Konsitusi Negara 41 Bab 5 Persamaan Kududukan Warga Negara A. 2. Hubungan dasar negara dengan konstitusi Pengertian Dasar Negara 33 Pengertian Konstitusi 33 Substansi Konstitusi Negara 33 Kedudukan Pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan RI Tahun 1945 Kedudukan Pembukaan UUD 1945 35 Makna yang Terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 36 Makna Pembukaan UUD 1945 Bagi Perjuangan Bnagsa Indonesia 36 Pokok-Pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 37 Hubungan Pembukaan dengan Batang Tubuh UUD 1945 37 Tata Urutan Peraturan Perundangan-Undangan yang Berlaku di Indonesia 38 Pebandingan Konstitusi pada Negara Republik Indonesia dengan Negara Liberal dan Negara Komunis 1. 6. 2. 1. D. C. C. 1. 4. 3. D. Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia 27 C. B. 3. Kewarganegaraan Republik Indonesia 43 Rakyat dalam Suatu Negara 43 Asas Kewarganegaraan 44 Penduduk dan Warga Indonesia 44 Undang-Undang Kewarganegaraan Indonesia 45 Kedudukan Warga Negara dan Pewarganegaraan Kedudukan warga negara 45 Hak dan kewajiban dasar warga negara 45 Pewarganegaraan di Indonesia 46 Kehilangan kewarganegaraan republik Indonesia 47 Persamaan kedudukan warga negara dalam kehidupan bermasyarakat.

2. Jaminan Persamaan Hidup (Pendekatan Kultural) 47 .

2. 6. 4. 3. agama.3. 2. 1. 4. 1. Menghargai persamaan kedudukan warga negara tanpa membedakan Ras. C. budaya dan suku 49 Bab 6 Sistem Politik Indonesia A. golongan. Jaminan Persamaan Hidup dalam Konstitusi Negara 48 D. 5. 3. B. 1. 2. Sistem Politik 50 Pengertian Sistem Politik 50 Ciri-ciri umum sistem politik 50 Macam-macam sistem politik 51 Demokrasi sebagai sistem politik 51 Insfrakstuktur dan Suprastruktur Politik di Indonesia Infrastruktur Politik 51 Suprastruktur Politik 55 Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara Pendekatan Sistem Politik Negara 55 Perbedaan Sistem Politik 56 Model-model sistem politik 59 Sistem kepartaian dunia 59 Dinamika politik indonesia 60 Peran serta dalam sistem politik di indonesia 62 . gend er.

dapat memberi petunjuk tentang hakikat manusia. pikiran. pikiran. atau Homo yang berarti seorang yang dilahirkan dari tanah. Kebutuhan akan aktual isasi diri 2. Kebutuhan rasa aman 4. Dengan peras aan dan keyakinan. atau mens ( Latin ) yang ber arti berpikir. dapat digunakan untuk menaklukkan alam dan makhluk lain serta sekaligus dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. manusia mampu berhubungan dengan dimensi moral dan spiritual. antara lain sebagai beri kut : 1. Kebutuhan akan penghargan diri . dilain pihak manusia melampui cakrawala bumi dan mencita-citakan dunia yang luhur. Manusia sebagai makhluk individu. Contoh. Kebutuhan kasih sayang 5. Pengertian etimo logis tentang manusia . dsb. merupakan anugrah Tuhan yang tidak di berikan kepada makhluk lainnya sehingga manusia dapat membedakan yang baik dan buruk. sering disebut zoon politicon. Setiap manusia. b. sapi atau kuda untuk mengangkut barang. BANGSA DAN NEGARA 1. a. Akal dan pikiran manusia. yaitu makhluk yan g pada dasarnya ingin bergaul dengan sesama manusia lainnya ( Aristoteles. humus = tanah. teknologi informasi. perasaan dan keyakinan) sehingga sanggup berdiri sendiri dan bertanggung jawab atas dirinya. terdiri dari unsur jasmani ( raga) dan rohani ( jiwa ) yang merupakan satu kesatuan.BAB 1 HAKIKAT BANGSA DAN NEGARA A. Hal prinsip yang membedakan manusia dengan makhluk lainnya adalah bahwa manusia secara kodrati telah dilengkapi deng an akal. Manusia sebagai makhluk sosial. Kebutuhan hidup fisiologis 3. Manusia sebagai Makhluk Individu dan Makhluk Sosial Kata manusia berasal dari kata manu ( Sansekerta ). Tingkat kebutuhan hidup manusia menurut Abraham Maslow. MAKNA MANUSIA. perasaan dan keyakinan untuk mempertinggi kualitas hidupnya di bumi. manusia dapat melakukan inovasi dalam bidang ilmu pengetahuan. Manusia adalah makhluk c iptaan Tuhan Yang Maha Esa dengan derajat paling tinggi diantara ciptaan yang lain. yang benar dan salah. 384-322 M ). senantiasa akan berusaha mengembangkan kemampuan pribadinya guna memenuhi semua kebutuhan dan me mpertahankan hidupnya ( survival ). manusia dapat menggunaka n tenaga kerbau. Disatu pihak manusia adalah makhluk bu mi seperti manusia lainnya . yakni Tuhan Yang Maha Esa sebagai perwujudan nalar ( akal dan pikiran ) manusia dalam menemukan titik/pusat keTuhanan ( God Spot ) sa ng pencipta. berakal budi. Jiwa dan raga membentuk individu. komunkasi. telah dibekali potensi atau kemampua n (akal. Perasaan dan keyakinan manusia.

Otto Bauer Bangsa adalah kelompok manusia yang mempunyai kesamaan karakter. mitos leluhur bersama. bangsa termasuk kelompok paguyuban yang secara kodrat i ditakdirkan untuk hidup bersama dan senasib sepenanggungan dalam suatu Negara. Jacobsen dan Lipman Bangsa adalah kesatuan budaya ( cultural unity ) dan kesatuan politik ( politica l unity ).2. Suatu bangsa merupakan g olongan yang beraneka ragam dan tidak bisa dirumuskan secara eksak b. Ernest Renan Bangsa adalah suatu akal yang terjadi dari dua hal. Stalin Bangsa bukanlah suatu ras dan bukan pula karena kesatuan suku bangsa melainkan u mat yang terbentuk secara historis. Hans Kohn Bangsa adalah hasil tenaga hidup manusia dalam sejarah. yaitu rakyat yang harus bers ama-sama menjalankan satu riwayat. satu atau beberapa budaya yang sama dan solidaritas tertentu Dalam pengertian sosiologis. Bangsa adalah suatu komunitas etnik yang ciri-cirinya adalah : memiliki nama wilayah tertentu. . e. dan rakyat kemudian harus mempunyai kemampuan atau keinginan hidup untuk menjadi sat u. c. Makna Bangsa Sebagian ahli berpendapat bahwa bangsa itu mirip dengan komunitas etnik. Hasrat itu timbul karena adanya r asa kesatuan antara menusia dan tempat tinggalnya (paham geopolitik). F. kenangan bersama. d. Ratzel Bangsa terbentuk karena adanya hasrat bersatu. Berikut ini pendapat beberapa ahli kenegaraan ternama dalam mendefinisikan sebua h bangsa : a. meskipu n tidak sama. Karakteristik t umbuh karena adanya kesamaan nasib. f.

ia menyatakan bahwa setiap bangsa mempunyai unsur aspirasi : 1. adat-istiadat. b. komunikasi dan solidaritas 2. individualitas. pera saan dan agama. maksud bebas dar i dominasi dan campur tangan bangsa asing terhadap urusan dalam negerinya.W. Unsur-Unsur Terbentuknya Bangsa a.g. Soekarno Bangsa adalah pengertian politis dan historis. dan Memiliki persamaan cita-cita dan tujuan. Memiliki ikatan persatuan yang kuat.Hegel . 3. Frederich Hertz Dalam bukunya Nationally in History and Politic . unsur-unsur terbentuknya bangsa : Memiliki persamaan nasib atau sej arah. 3. misalnya menjungjung tinggi bahasa nasional 4. agama. keasliaan atau kekhasan. dan prestise.F. Hans Kohn Kebanyakan bangsa terbentuk karena adanya factor-faktor objektif tertentu yang m embedakannya dari bangsa lain. yakni kesamaan keturunan. kesamaan politik. George Jellinek Negara adalah organisasi kekuasaaan dari sekelompok manusia yang mendiami wilaya h tertentu 2. factor objektif terpenting bagi terbentunya suatu bangsa ialah adanya kehendak a tau kemauan bersama atau nasionalisme . Secara umum. Memiliki tanah air yang sama. Makna Negara NO NAMA TOKOH PENDAPAT YANG DIKEMUKAKAN 1. Keinginan mencapai kesatuan national. Keinginan untuk mencapai kemerdekaan dan kebebasan nasional. politik. G. Memiliki persaman karakter. kebudayaan. Keinginan untuk menonjol (unggul) di antara bangsa-bangsa dalam mengejar keho rmatan. NEGARA a. Keinginan dan kemandirian. yaitu kesatuan di bidang sosial ekonomi . wilayah. bahasa. Dengan demikian. pengaruh.

Negara adalah organisasi kesusilaan yang muncul sebagai sintesis dari kemerdekaa n individual dan kemerdekaan universal 3. Logeman Negara adalah organisasi kemasyarakatan (ikatan kerja) yang mempunyai tujuan unt uk mengatur dan memelihara masyarakat tertentu dengan kekuasaannya. Kranenburg Negara adalah suatu organisasi yang timbul karena adanya kehendak dari suatu gol ongan atau bangsa 4. Harold J. Organisasi itu adalah ik atan-ikatan fungsi atau lapangan-lapangan kerja tetap 6. Mr. H. Dr. J. Roger F. Laski Negara adalah suatu masyarakat yang diintegrasikan karena mempunyai wewenang yan g bersifat memaksa dan yang secara sah lebih agung daripada individu atau kelompok yang .A. Karl Marx Negara adalah alat kelas yang berkuasa (kaum borjuis/kapitalis) untuk menindas a tau mengeksploitasi kelas yang lain (proletariat/butuh) 5. Prof. Soltau Negara adalah alat (agency) atau wewenang (authority) yang mengatur atau mengend alikan persoalan bersama atas nama rakyat 7.

Pertumbuhan Primer Suku / Persekutuan Masyarakat (genootschaft) Negara Demokrasi Negara Nasional Kerajaan (Rijk) . peraturan perundang-undangan berlaku untuk se mua orang tanpa kecuali. Sifat Hakikat Negara 1. menetapkan tujuan bersama masyarakat. 2. Mencakup semua (All embracing). 3. Terjadinya Negara 1). Monopoli. dalam arti mempunyai kekuatan fisik secara legal. Aristoteles Negara dalah persekutuan dari keluarga dan desa untuk mencapai kehidupan yang se baikbaiknya. b. c.merupakan bagian dari masyarakat 8. Pertumbuhan Primer dan Skunder a). Memaksa.

b). (g). Austria adalah salah satu Negara yang kalah pada Perang Dunia I. Ada kein ginan rakyat untuk mengendalikan dan memilih pemimpinnya sendiri yang dianggap dapat mewujudkan aspirasi mereka. Kemudian di wilayah Negara terse but muncul Negara baru. (f). * Fase Negara demokrasi Rakyat semakin sadar dan tidak ingin diperintah oleh raja yang absolut. Fusi (Peleburan) Contoh : Terbentuknya Federasi Kerajaan Jerman pada tahun 1871. Fase ini lebih dikenal kedaulatan rakyat . Suriah. Proclamation (Proklamasi) Contoh : NKRI yang merdeka pada tanggal 17 Agustus 1945 dari penjajahan Belanda dan Jepang. Negara Israel banyak mencaplok daerah Palestina. kemudian menjadi seor ang raja dengan cakupan wilayah lebih luas. Wilayah Sleewijk diserahkan oleh Austria kepada Prussia (Jerman) karena adanya perjanjian bahwa Negara yang kalah perang harus memberikan Negara yang dikuasainya kepada negara yang me nang. * Fase Negara nasional Pada awalnya dipimpin oleh raja yang absolut dan tersentraslisasi. 2). . Occopatie (Pendudukan) Contoh : Liberia yang didiami oleh budak-budak Negro kemudian menjadi Negara mer deka pada tahun 1847. yaitu Venezuela dan Kolumbia Baru. Mesir. Anexatie (Pencapolokan / Penguasaan) Contoh : Ketika dibentuk pada tahun 1948. Hanya ada sat u identitas kebangsaan. Yordania. (e). (c). Cessie (Penyerahan) Contoh . (b). Pendekatan Faktual (a).* Fase Genootschaft(Persekutuan Masyarakat) Kehidupan manusia diawali dari sebuah keluarga. Innovation (Pembentukan Negara Baru) Contoh : Negara Kolumbia yang pecah dan lenyap. (d). Accesie (Penaikan) Contoh : Negara Mesir yang terbentuk dari delta sungai Nil. Berdasarkan pandanga n ini maka suatu Negara dianggap sah sebagai Negara jika telah diakui oleh Negara lain. kemudian suku dengan dipimpin ke pala suku (primus interpares) * Fase Kerajaan (Rijk) Primus interpares (orang pertama diantara yang sederajat). Pertumbuhan Sekunder Selalu dihubungkan dengan Negara yang telah ada sebelumnya.

Ke-Tuhanan .J. Pada Negara modern. . Separatisme (Pemisahan) Contoh : Pada tahun 1939 Belgia memisahkan diri dari Belanda dan menyatakan keme rdekaan. Agustinus F. . dapat diketahui melalui Konstitusinya dengan mencantumkan kalimat by the grace of God (Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha ESa) . Raja memerintah atas nama Tuhan. yang kemudian menjadi raja. utusan Tuhan. Dewa bahkan Tuhan itu sendiri. Contoh : Kaisar Tenno Heika Jepang dianggap sebagai keturunan Dewa Matahari dan Raja Fir aun di Mesir Kumo mengaku dirinya sebagai Tuhan.(h). hal ini didasarkan pada kepercayaan bahwa segala sesuatu terjadi karena kehendak Tuhan b. Terbagi dalam : * Teori KeTuhanan Langsung Bahwa suatu Negara pada awalnya ada karena sudah kehendak Tuhan yang langsung sehingga raja dianggap sebagai penjelmanTuhan. . Pendekatan Teoritis No Teori Tokoh Ajaran yang Dikemukakan 1. 3). .Stahl Haller Kranenburg Jean Bodin a. Negara ada karena kehendak Tuhan. namun tidak secara langsung melainkan melalui penciptaan manusia terlebih dahulu. * Teori KeTuhanan Tidak Langsung Bahwa Negara memang ada karena jehendak Tuhan.

. G. Rousseau. Masyarakat mengadakkan perjanjian untuk membentuk Negara dan menyerahkan sebagian kedaulatannya kepada Negara untuk menyelenggarakan kepentingan masyarakat b.2. yaitu kaum kapitalis. menghendaki monarki absolute d. Rousseau Montesquieu a. 3. . Kedau-latan . John Locke. Negara yang dikehendaki monarki konstitusinal c. L. Karl Marx.J. . Negara dibentuk untuk mengabdi dan melindungi kepentingan kelas yang berkuasa. dan kekuasan adalah ciptaan mereka yang paling kuat dan berkuasa b. Thomas Hobbes John Locke J. bukan pada kelompok orang yang menguasai kehidupan Negara. pAda tahap II. J. . ekonomi maupun agama dapat memaksakan kehendaknya kepada orang lain c. seseorang karena kelebihannya atau keistimewaannya baik karena fisik. . Paul Laband . 4.J. Ke-kua-saan . dan engaralah yang menciptakan hukum untuk mengatur kepentingan rakyat . Kedaulatan Negara : Kekuasan tertinggi ada pada Negara. Negara terbentuk atas dasar kekuasaan. Laski Leon Duguit Karl Marx Oppenheimer Kallikles a. Thomas Hobbes. Duguit. . Per-janji-an Ma-syarakat . Vonthering . Negara terjadi karena adanya kontrak sosial (perjanjian masyarakat). Horald J. kecerdasan. bahwa pada tahap I perjanjian antarindividu diadakan untuk membentuk Negara (pactum unionis). Jellinek a. perjanjian diadakan dengan penguasa (pactum subjectionis). . (disebut Bapak Kedaulatan Rakyat) menghendaki bahwa raja hanyalah mandataris rakyat dan karena itu dapat diganti.

Negara harus mempunyai empat unsur konsititutif. Plato. melainkan kekuasan alam yang berlaku setiap waktu dan tempat. Negara merupakan lembaga alamiah yang diperlukan manusia untuk menyelenggarakan kepentingan umum 4. . Kesanggupan berhubungan dengan Negara-negara lain. c. yaitu : a. . suatu Negara harus memenuhi syarat-syarat : a. penduduk. terjadinya Negara secara evolusi e. . Hukum alam bukan buatan Negara. Aristoteles. dan d.. d. a. dibedakan atas dua jenis yaitu : . Plato Aristoteles Agustinus Thomas Aquinas a. Dari hakikat manusia seperti ini. b. Negara terjadi karena adanya keharusan untuk menebus dosa orang-orang yang ada di dalamnya. Agustinus. yang merupakan Konvensi Hukum Internasio nal. Harus ada penghuni (rakyat. serta bersifat universal dan tidak berubah b. manusia dalah zoon politicon. Thomas Aquinas. UNSUR-UNSUR TERBENTUKNYA NEGARA Menurut Oppenheimer dan Lauterpacht. Rakyat yang bersatu Daerah atau wilayah Pemerintahan yang berdaulat Pengakuan dari negara lain Menurut Konvensi Montevideo tahun 1933. terbentuklah berturut-turut Keluarga Masyarakat Negara c. Hukum Alam . warga Negara) atau bangsa (staatvolk) b. Negara yang baik mewujudkan citacita agama. Kedaulatan Hukum : Hukum memegang peranan dalam Negara. Harus ada wilayah atau lingkungan kekuasaan c. Harus ada kekuasaan tertinggi (penguasa yang berdaulat) atau pemerintahan yan g berdaulat. yakni keadilan d. hukum lebih tinggi dari Negara yang berdaulat 5. Rakyat Berdasarkan hubungannya dengan daerah tertentu. Krabbe b.

2.1. Bukan Penduduk Mereka yang bearada di dalam suatu wilayah Negara hanya untuk sementara waktu (t idak menetap). Penduduk Mereka yang bertempat tinggal atau berdomisili di dalam suatu wilayah Negara (me netap) untuk jangka waktu yang lama. .

Dewasa ini. telah mengeluarkan Deklarasi tentan g Landas Kontinen dengan kebiasaan praktik Negara dan dibenarkan pula oleh Hukum Internasional bahwa suat u Negara pantai mempunyai penguasaan dan yurisdiksi yang ekslusif atau kekayaan mineral dan kekayaan lainn ya dalam dasar laut dan tanah di dalamnya di landas kontinen. rakyat dapat dibedakan menjadi : 1. Contoh hasil perjanjian landasa kontinen : (a).Berdasarkan hubungannya dengan pemerintah. Zona Bersebelahan (ZB) 3). Wilayah Daratan Batas wilayah suatu negaradengan Negara lain di darat . Bukan Warga Negara Mereka yang berada di suatu Negara tetapi secara hukum tidak menjadi anggota Neg ara yang bersangkutan. batas buatan. Landas Kontinen (LK) Pemerintah RI pada tanggal 17 Februari 1969. Sedangkan Negara yang mem iliki wilayah lautan dengan pulau-pulau di dalamnya disebut archipelagic state. Perjanjian RI Malaysia tetang Penetapan garis Batas Landas Kontinen Kedua N egara (di Selat Malaka dan Laut Cina Selatan) ditandatangani 27 Oktober 1969 dan mulai berlaku 7 November 1 969. Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE) 4). dapat berupa : Batas ala miah. namun tunduk pada Pemerintah dimana mereka berada. Warga Negara Mereka yang berdasarkan hukum tertentu merupakan anggota dari suatu Negara. ditandatangani . Perjanjian RI Thailand tentang Landas Kontinen Selat Malaka Bagian Utara da n Laut Andaman. Wilayah Lautan Negara yang tidak memiliki lautan disebut land locked. Secara umum dapat dibeda kan menjadi : 1. b. yaitu UNCLOS (United Nations Conference on The Law of the Sea). deng an status kewarganegaraan warga Negara asli atau warga Negara keturunan asing. batas secara geografis. Batas Lautan : 1). 2. Laut Teritorial (LT) 2). (b). 2. yang dijadikan dasar hukum masalah wilayah kelautan suatu Negara ada lah Hasil Konferensi Hukum laut nternasional III tahun 1982 di Montigo Bay (Jamaika) yang diselenggarakan o leh PBB. Wilayah Merupakan landasan material atau landasan fisik Negara.

Persetujuan RI Australia tentang Penetapan Atas Batas-Batas Dasar Laut Tert entu di daerah Laut Timor dan laut Arafuru sebagai tambahan pada persetujuan tanggal 18 Mei 1971.stationer adalah setinggi 35. yang mengacu pada hasil Reglemen dalam Kongres Wina (1815) dan Kongres Aachen (1818).17 Desember 1971 dan mulai berlaku 7 April 1972. Landas Benua (LB) 3.671km. Menurut Hukum Inter nasional. batas wilayah kedaulatan dirgantara yang termasuk orbit geo. 5). dan berlaku mulai 9 Oktober 1972. dan penerbangan . misalnya untuk kepentingan radio. 4. perwakilan di plomatik suatu Negara di Negara lain merupakan daerah ekstrateritorial . Wilayah Ekstrateritorial Wilayah suatu Negara yang berada di luar wilayah Negara itu. Wilayah Udara Pasal 1 Konvensi Paris 1919 : Negara-negara merdeka dan berdaulat berhak mengada kan eksplorasi dan eksploitasi dii wilayah udaranya. Daerah Ekstrateritorial. Konvensi Chicago 1944 (Pasal 1) : Setiap Negara mempunyai kedaulatan yang utuh dan ekslusif di ruang udara di atas wilayahnya UU RI No. (c). mencakup : (1) Daerah perwakilan diplomatik suatu Negara dan (2) Kapal yang berlayar di baw ah bendera suatu Negara . satelit. 20 tahun 1982.

Menurut Jean Bodin (1500-1596) kedaulatan adalah kekuasaan tertinggi untuk menen tukan hukum dalam suatu Negara. Marsilius.J.Stahl * Berkembang pada abad V XV * Dilatarbelakangi oleh perkembangan agama Kristen dan maraknya Pantheisme. PERKEMBANGAN DAN LATAR BELAKANG POKOK-POKOK AJARAN KETERANGAN 1. maka kekuasaan tertinggi yang dimilikinya akan lenyap. TOKOH. F. mereka dianggap sebagai utusan Tuhan/dewa (1). Kedaulatan mempunyai sifat-sifat pokok sebagai berikut : 1. Tidak terbatas (absolute) : kekuasaan itu tidak dibatasi oleh kekuasaan lain.c. Thomas Aquinas. Ethipia. masa Raja Haile Selassi (Ia merasa diri dipilh oleh Tuhan) (2). TEORI KEDAULATAN NO TEORI. Permanen : kekuasaan itu tetap ada selama Negara itu berdiri sekalipun pemega ng kedaulatan berganti-berganti 3. 4. Pemerintah yang berdaulat Kata kedaulatan atau daulat berasal dari kata daulah (Arab). souvereignty (Inggris ). 2. supremus (Latin). Souvereiniteit (Perancis). Bila ada kekuasaan lain yang membatasinya. Kekuasaan yang dimiliki pemerintah memp unyai kekuatan yang berlaku kedalam (interne-souvereiniteit) dan keluar (extrene-souvereiniteit). Teori Kedaulatan Tuhan * Agustinus. Asli : Kekuasaan itu tidak berasal dari kekuasaan lain yang lebih tinggi. Belanda dengan raja-raja . Tunggal (Bulat) : Kekuasaan itu merupakan satu-kesatuan tertinggi dalam Negar a yang tidak diserahkan atau dibagibagikan kepada badan lain. yang berarti kekuasaan tertinggi . yaitu (paham yang menyatakan bahwa Tuhan bukan seorang * (1) Teori ini beranggapan bahwa raja atau penguasa memperoleh kekuasaan tertinggi dari Tuhan (2) Kehendak Tuhan menjelma ke dalam diri raja atau penguasa (Paus). Oleh Sebab itu.

Oleh sebab itu. Thomas Hobbes. kekuatan.Machiavelli. Teori Kedaulatan Raja * N. Rakyat harus rela menyerahkan hakhak asasi dan kekuasaannya secara . raja harus berkuasa mutlak dan tidak terbatas (N. TOKOH. melainkan bahwa semua hukum. rakyat harus patuh dan tunduk kepada perintah penguasa. NO TEORI.yang menganggap diri sebagai wakil Tuhan. Jepang pada masa Kaisar Tenno Heika yang dianggap sebagai titisan Dewa Matahari 2. Jean Bodin. By the grace of God (Atas Rahmat Tuhan) (3). Hegel * Berkembang sekitar abad XV * Dilatarbelakangi oleh perkembangan kekuasaan yang sudah bergeser dari Gereja (Paus) ke Raja * (1) Kedaulatan Negara terletak di tangan raja sebagai penjelmaan kehendak Tuhan (2) Raja juga merupakan bayangan dari Tuhan (Jean Bodin) (3) Agar Negara kuat. manifestasi yang ada di dunia ini adalah Tuhan (menyatarakan alam dengan Tuhan) (3) Segala peraturan yang dijalankan oleh penguasa bersumber dari Tuhan. PERKEMBANGAN DAN LATAR BELAKANG POKOK-POKOK AJARAN KETERANGAN pribadi. Machiavelli) (4) Raja berada di atas undang-undang.

Teori Kedaulatan Hukum (Nomokrasi) * Krabbe.mutlak kepada raja (Thomas Hobbes) (1). Oleh sebab itu. Negara Eropa dan Amerika pada umumnya menganut teori hukum murni . Paul Laband * Berkembang antara abad XV-XIX * Diilhami oleh gerakan Renaissance dan ajaran Niccolo Machiavelli tentang Negara sebagai pusat kekuasaan * (1) Kekuasaan pemerintah bersumber dari kedaulatan Negara (staats souvereiniteit). Negara adalah saya 3. Immanuel Kant. Kekuasaan Negara bersumber pada (1). (2) Jerman semasa Hitler. Kranenburg * Berkembang setelah Revolusi Perancis * Diilhami oleh semboyan Revolusi * (1). Perancis pada masa Loius XIV (1643-1715) dengan ucapannya L Etat Cest moi yang berarti. Negara tidak wajib kepada hukum. (2) Negara dianggap sebagai sumber kedaulatan yang memiliki kekuasaan tidak terbatas (3) Karena Negara itu abstrak. 4. (1) Tsar di rusia yang totaliter. Bahwa kekuasaan hukum (rechtssouvereinteit) merupakan kekuasaan tertinggi di dalam Negara (2). Mussolini merasa sebagai pusat kekuatan Negara dan memerintah secara totaliter sentralistik. kekuasaannya diserahkan kepada raja atas nama negara (4) Negaralah yang menciptakan hukum. Teori Kedaulatan Negara * George Jellinek. dan digulingkan pada tahun 1917 melalui Revolusi Bolshevik 9Oktober) dengan pahan Komunis. dan Italia masa B.

(2). Indonesia menganut teori Negara .

tetapi juga sebagai subjek dalam Negara (demokrasi). ideology.Rakyat merupakan kesatuan yang dibentuk oleh individu-individu melalui perjanjian masyarakat (sosial contract) (2). Rousseau * Berkembang mulai abad XVII XIX hingga sekarang * Banyak dipengaruhi oleh teori kedaulatan hukum yang menempatkan rakyat tidak hanya sebagai objek. Montesquoeu.J. sedangkan hukum bersumber dari rasa keadilan dan kesadaran hukum (3). Egalite dan Fraternite hukum. Rakyat sebagai pemegang kekuasaan tertinggi memberikan sebagian haknya kepada penguasa untuk kepentingan bersama (3). J. Penguasa dipilih dan ditentukan atas dasar kehendak rakyat/umum (volonte generale) melalui perwakilan yang duduk di dalam pemerintahan (4).Peramcis : Liberti. dan kebudayaan masing-masing Negara. * (1). Diterapkan hampir semua Negara. namun pelaksanaannya sangat tergantung pada rezim yang berkuasa. Negara berfungsi dan berkewajiban mewujudkan kesejahteraan rakyat (welfare state. Negara seharusnya menjadi Negara hukum. .Kranenburg) hukum modern 5. Selain sebagai penjaga malam. Pemerintah (Negara) hanya berperan sebagai penjaga malam yang melindungi hak asasi manusia dan tidak boleh mencampuri urusan sosial-ekonomi masyarakat (negara hukum murni. Teori Kedaulatan Rakyat * Solon. Krabbe) (5). John Locke. Immanuel Kant) (4). Artinya setiap tindakan Negara harus didasarkan hukum (H. Pemerintah yang berkuasa harus mengembalikan hak-hak sipil kepada warganya (civil rights) (1).

Negara Kesatuan . Mandat. Negara Serikat . b. Pengakuan secara de facto Diberikan kalau suatu Negara baru sudah memenuhi unsur konstitutif dan juga tela h menunjukkan diri sebagai pemerintahan yang stabil. Wilayah jajahan dari Negara-negara yang kalah dalam Per ang Dunia II dan berada di bawah naungan Dewan Perwalian PBB e. Protektorat. suatu Negara yang berasal dari daerah jajahan dari Negara-negara yang kalah dalam Perang Dunia I dan di bawah perlindungan dari Dewan Mandat Liga Bangsa-Bangsa. dan diplomatic. BENTUK-BENTUK KENEGARAAN a. ekonomi. Pengakuan de jure secara penuh * Terjadinya hubungan antara Negara yang mengakui dan diakui meliputi hubungan dag ang. Pengakuan dari Negara lain 1). suatu Negara yang menjadi jajahan dari Negara lain d. Sedangkan dalam hubungan untuk tingkat Duta belum dapat di laksanakan. Negara merdeka dan berdaulat yang pemerintahannya diatur ol eh pemerintah pusat. Negara yang berada di bawah lindungan Negara lain yang lebih kua t . f. Pengakuan de facto adalah pengakuan tentang kenyataan (fakta) adanya suatu Negara. Pengakuan secara de jure Pengakuan de jure bersifat tetap * Pengakuan dari Negara lain berlaku untuk selama-lamanya setelah melihat adanya j aminan bahwa pemerintahan Negara baru tersebut akan stabil dalam jangka waktu yang cukup lama.d. Negara yang terdiri atas gabungan beberapa Negara bagian c.Kalau Negara baru tersebut kemudian jatuh atau hancur. * Pengakuan de facto bersifat sementara Pengakuan yang diberikan oleh suatu Negara tanpa melihat bertahan tidaknya Negar a tersebut di masa depan. Koloni . Perwalian (Trustee) . 2). Negara yang mengakui berhak menempatkan Konsuler atau Kedutaan. * Pengakuan de facto bersifat tetap Pengakuan dari Negara lain terhadap suatu Negara hanya bisa menimbulkan hubungan di bidang ekonomi dan perdagangan (konsul). Negara itu akan men arik kembali pengakuannya.

.

mengawasi agar semua peraturan ditaati (fungsi mengadili) Goodnow. Tokoh. Policy making . Fungsi eksekutif. sosial maupun ekonomi. ketertiban dan ketentraman serta melindungi hak milik setiap orang) dan tugas eksternal (mempertahankan kemerdekaan Negara). 2. fungsi-fungsi Negara mencakup hal-hal berikut : Sebagai stabilisator yaitu sebagai menjaga ketertiban (law and order) * Mengusahakan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat * Mengusahakan pertahanan untuk menangkal kemungkinan serangan dari luar * Menegakkan keadilan yang dilaksanakan melalui badan-badan peradilan * (a). Menjamin ketertiban (law and order) 2. membagi tugas Negara menjadi dua bagian : * 1. Fungsi Yudikatif. B. Di bawah ini ada beberapa teori tentang tujuan Negara : No Nama Teori. Tugas esensial (Tugas asli) . sebagai berikut : Montesquieu. Dominion. mempertahanakan Negara sebagai organisasi polit ik yang berdaulat. membuat Undang-Undang 2. Mewujudkan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat (b) Fungsi atau rugas negara secara umum : 1. tujuan Negara untuk menciptakan kesejahteraan. Para ahli hukum kenegaraan memiliki pandangan yang khas tentang fungsi negara. baik moral. Fungsi Negara menurut para ahli : . Tugas fakultatif . menyatakan bahwa fungsi Negara mencakup tiga tugas pokok (teori Tr ias Politika) : * 1.g. FUNGSI DAN TUJUAN NEGARA A. Fungsi Negara Menurut para ahli kenegaraan. ketertiban dan kete ntraman semua rakyat yang menjadi bagiannya. intelektual. dan . Tujuan Negara Pada umumnya. 5. Fungsi legislative. gabungan dua atau lebih Negara merdeka dan berdaulat dengan satu kepala Negara yang sama. melaksanakan kebijakan yang sudah ditentukan Muhammad Kusnardi. membagi fungsi menjadi dua tugas pokok : * 1. Uni. meningkatkan kesejahteraan umum. suatu Negara bekas jajahan Inggris yang mengakui Raja Inggris sebag ai rajanya sebagai lambang persatuan negara h. Tugas ini meliputi tugas internal (memelihara perdamaian. Policy Executing . melaksanakan Undang-Undang 3.H. membuat kebijakan Negara pada waktu tertentu untuk seluruh ma syarakat 2. S..

musik. yaitu agar dapat cerdik seperti kancil dan menakut-nakuti rakyatnya seperti singa * Pemerintah / penguasa boleh berbuat apa saja. hormat pada orang tua. asal untuk kepentingan Negara dalam mencapai kekuasaan Negara yang sebesar-besarnya. Menitikberatkan pada sifat pribadi raja. Kekuasaan Negara (Lord Shang Yang. seorang Negarawan Tiongkok/Cina Kuno) Dilatarbelakangi oleh keadaan negeri Cina saat itu yang banyak mengalami pemberontakan dan perang saudara. kekerabatan. Alasannya. d. b. disiplin dan loyal untuk mengahadapi bahaya-bahaya dari luar * Keselamatan dan kemakmuran tidak diperlukan.Latar Belakangnya Pokok Pokok Pendapat yang Dikemukakan Penguasa yang Menerapkan 1. nyanyian. Atilla Jenghis Khan Timur Lenk Kubhilai Khan Kekuasaan Negara (N. kejujuran. Machiavelli. semua itu dapat melemahkan jiwa seseorang (rakyat/prajurit) * a. 2. c. seorang pemikir dan politikus dari Italia) Dilaterbelakangi oleh keadaan negaranya saat itu yang banyak mengalami pergolakkan dan perpecahan. bila negara ingin kuat maka rakyat harus lemah dan sebaliknya * Negara harus berusaha mengumpulkan kekuasaan / kekuatan yang sebesar-besarnya. Rakyat dan Negara harus berbanding terbalik. * Siapapun yang melawan pemerintah/raja harus ditindak tanpa kompromi * Pemerintah menghalalkan segala cara. dan sofisme (the ten evis). meskipun harus melanggar sendi-sendi kesusilaan dan kebenaran * Seorang penguasa yang cermat bertahan pada keyakinan/kepercayaan . yang penting Negara aman sentosa * Rakyat harus dijauhkan dari kebudayaan adat. 1469-1527. kesusilaan. Negara menyiapkan militer yang kuat. hikayat. kebaikan.

Seorang pemikir besar dari Prussia Jerman) Dilatarbelakangi oleh adanya Keamanan dan ketentraman manusia dalam negara dapat di capai apabila ada perdamaian dunia. b. * Memberikan inspiransi bagi terbentuknya (liga bangsa-bangsa atau LBB)dan selanjutnya Fredderick Agung Louis XIV Adolf Hitler B. Perdamaian Dunia (Dante Alighieri 1265-1321. Mussolini . 3. perlu dibentuk satu negara dibawah satu imperium (raja atau kaisar). c. d. * Dalam mencapai perdamaian dunia.yang berlawanan dengan kepentingannya * a. yang tidak terletak pada masing-masing penguasa atau raja.

Tokoh.pertentangan antara kaisar dengan Paus mengenai siapa yang paling berhak dalam kekuasaan negara Pembentukan imperium bertujuan untuk kepentingan kemanusiaan. * Negara tidak boleh turut campur dalam urusan pribadi dan ekonomi warganya. * Pembentukan masing-masing Negara merdeka hanya akan menimbulkan peperangan. Negara harus membentuk dan mempertahankan hukum supaya hak dan kemerdekaan warga Negara terpelihara. Banyak diterapkan di Negaranegara Eropa dan Amerika * . * Adanya hukum yang dirumuskan dalam perundangundangan. * Peranan Negara : menjaga ketertiban hukum dan melindungi hak serta kebebasan warganya.dan hukum itu merupakan penjelmaan kehendak umum (volunte generale) * Perlunya pemisahan kekuasaan antara eksekutif dan legislatif. Jaminan atas hak dan kewajiban (Immanuel kant 1724 1804. * diganti menjadi perserikatanBangsaBangsa (PBB) No Nama Teori. seorang ahli hukum dari Jerman) di latar belakangi oleh keadaan negara Eropa dalam suasana pencerahan ( enlightenment) yang mengagung-agungkan otonomi dan kebebasan individu. dan Latar Belakangnya Pokok Pokok Pendapat yang Dikemukakan Penguasa yang Menerapkan 4.

Teori individualisme Muncul sebagai antiklimaks kekuasaan Monarki absolut (abad XVII dan XVIII).Kranenburg. Teori fasisme Fasisme berasal dari kata fascio (kelompok politik). Secara umum. Penindasan terhadap oposisi 6. Pel . 5.Banyak di terapkan di NegaraNegara Eropa dan Amerika pada umumnya setelah abad XVIII Diterapkan dihampir semua Negara modern yang menjunjung tinggi demokrasi dan menjamin keseimbangan antara kepentingan individu dan masyarakat. Moralitas sering diabaikan demi mencapai tujuan Negara fasis 2. * Teori tentang tujuan negara menjelma menjadi paham-paham atau ideology : a. tetapi secara aktif mengupayakan kesejahteraan warga negaranya. Tujuan negara fais adalah Imperium Dunia 4. Negara fasis memiliki ciri-ciri sebagai berikut: 1. Adanya kediktatoran satu partai yang kaku. * Negara hukum bukan hanya untuk penguasa atau golongan tertentu saja. Negara bukan sekedar memelihara ketertiban hukum belaka. Menganut paham nasionalisme yang sempit 7. 5. Fasisme adalah system kediktatoran yang menempatkan Negara di tangan satu orang dan melarang setiap oposisi atau perlawanan. Dari kata tersebut timbul i stilah Fascio de Cambattimento (barisan tempur) yang dipraktekkan di Italia oleh Mussolini (1883-1945) yang mem erintah dari 1922-1943. Pengaturan ekonomi sangat sentarlistis 3. dan sikendalikan seca ra ketat oleh pemerintah fasis yang sentralistis b. * Negara harus benar-benar bertindak adil terhadap seluruh warga negaranya. tetapi untuk kesejahteraan rakyat di dalam Negara. Latar belakangnya hampir sama dengan teori jaminan atas hak dan kebebasan). Seluruh aspek kehidupan warga Negara diatur. Negara kesejahteraan atau welfare State (R. dikontrol.seorang ahli hukum Jerman) .

Karl Marx (Ekonom dan Filsuf dari Prussia Jerman). Teori sosialisme Sosialisme berkembang secara luas di daratan Eropa ( terutama Eropa Timur). .opor paham individualisme (liberalisme) dalam politik. Menurut paham liberalisme Negara hanya berfungsi sebagai penjaga malam ( nachwakerstaat). antara lain ialah John Locke. Dalam bidang ekonomi paham ini di pelopori oleh Adam Smith (Bapak Kapitalisme). Hasil dari revolusi itu adalah terciptanya sosialisme. Rousseau dan Immanuel Kant.J. Ia menyebut sosislaisme adalah tahap transisi menuju komunisme. individualisme adalah paham yang mengajarkan bahwa Negara ada un tuk individu bukan individu untuk Negara. c. dimana hak milik pribadi dan Negara dihapus. yaitu sekedar menjaga keamanan dan ketertiban serta menjamin kebebsan individu yang se luas-luasnya dalam meperjuangkan kehidupannya.Voltaire. Secara politik. Mereka juga mengembang kan penikiran rasionalisme dan humanisme sebagai buah dari Revolusi Perancis dan Revolusi Indrusti . Individualisme dalam arti luas dapat dikatakan sebagai perjuangan menuju kebebasan. men yusul maraknya Revolusi Industri sekaligus penghisapan ekonomi oleh kaum kapitalis / borjuis terhadap kaum buruh / proletariat. terispirasi untuk mengembangkan dan memberi tan da revolusioner pada sosialisme. Para tokoh ini selalu menyuarakan liberte. egalite fraternite. sarana-sarana produksi dan distribusi dimiliki secara bersama-sama dan Negara tanpa kelas terc ipta. Montesquieu. J.

Menurut Ensiklopedi Indonesia. yang berhasil pada bulan Oktober sehingga disebut Revolusi Oktober/Revolusi Bolshevik -Lenin(yang kemudian dilanjutkan oleh pengikutnya Stalin). Hal ini merupakan bentuk keterikatan kepada tanah air. Pelopornya adalah Benedictus De Spinozoa. d. merasakan adanya kesetiaan menda lam terhadap kelompok bangsa itu. nasionalisme di art ikan sebagai sikap politik dan sosial dari kelompok-kelompok suatu bangsa yang mempunyai kesamaan kebudayaan. kita diharapka n mampu melahirkan jiwa nasionalisme (cinta tanah air) dan patriotisme (rela berkorban). Dengan mengerti dan memahami pentingnya semangat kebangsaan bagi setiap warga Negara. Teori Integralistik Paham ini melihat Negara dan warga Negara sebagai suatu keluarga besar. yang anggota-anggotanya saling terkait sehingga membentuk satu kesatuan yang organis. memelihara kehormatan bangsa. akan mampu melahirkan sikap rela berkorban untuk memperoleh dan mempertahankan kemerdekaan serta kedaulatan Negara. dengan demikian. Marx tidak pernah menggeraklkan revolusi.Selama hidupnya. adat-istiadat leluhur. memiliki rasa kebanggaa n sebagai bangsa. Mr. Menurut paham ini. serta penguasa setempat yang menghiasi rakyat/warga setempat sejak lama atau dis ebut dengan semangat kebangsaan Semangat kebangsaan bagi setiap warga Negara. menjaga keutuhan serta persaudaraan antar sesama. Negara merupakan susuna masyarakat yang integral. sudah barang tentu memiliki keterikatan e mosional dengan Negara yang bersangkutan sebagau perwujudan rasa bangga dan memiliki bangsa dan negaranya. Tetapi pengikutnya y aitu Lenin dan Stalin. Pada pe rmulaan sidang BPUPKI (badan penyelidik usaha persiapan kemerdekaan Indonesia) pada tahun 1945. DAN BERNEGARA Setiap warga Negara dari suatu Negara. B. SIKAP SEMANGAT KEBANGSAAN (NASIONALISME DAN PATRIOTISME) DALAM KEHIDUPAN BERMASYARAKAT. paham ini pertama kali dikemukakan oleh Prof. Soepomo. Nasionalisme Kata nasionalisme secara etimologis berasal dari kata nasional dan isme yaitu paham k bangsaan yang mengandung makna kesadaran dan semangat cinta tanah air. P erasaan bangga dan memiliki terhadap bangsanya. Menurut Soepomo. harus dapat di jadikan motivasi sp iritual dan horizontal dalam mencapai kemajuan dan kejayaan bangsa. Teman seperjuangan Karl Marx adalah Friedrich Engels. 1. BERBANGSA. b ahasa dan wilayah serta kesamaan cita-cita dan tujuan. Adam Muller dan Hegel. Nasionalisme juga dapat diartikan sebagai suatu ikatan antar manusia yang didasarkan atas ikatan . Di Indonesia.

sehingga memandang bangsa lain lebih rendah (Chauvinisme). ser ta pemulihan harga diri dengan pemerintahan militer yang bersatu Ein Reich. Ein Volk. kepemimpinan seseorang yang disegani f. dan kekuasaan. Nasionaisme dalam arti luas Adalah perasan cinta dan bangga terhadap tanah air dan bangsanya dengan tetap me nghormati bangsa lain karena merasa sebagai bagian dari bangsa lain di dunia. Faktor primordial. Jepang (masa Tenno Haika) dan Jerman (masa Hitler. asal usul daerah d. yang mencanangkan Program Par tai naziyang berdasarkan nasionalisme sempit. satu bangsa dan satu pimpinan ) b. dan kesatuan. persatuan. ada nya lembaga Negara (pengatur) [Strategi pembinaan nasionalisme Indonesia Mempersatukan potensi perbedaan bangsa Indonesia * Menghormati bendera kebangsaan * Menghormati dan menghayati isi dan makna lagu kebangsaan * Menghormati makna Lambang Negara RI * . Faktor sejarah. Dengan prinsip : ke bersamaan. demokrasi atau demokratis. Ein Fuhr er Satu Negara. ikatan kekerabatan. as al usul dan pengalaman masa lalu b. Faktor pembentuk identitas nasional : a. Misalnya di Italia (m asa Benito Mussolini). klan. bersatu dalam perbedaan c. Faktor kelembagaan. Gerakan ini bertujuan untuk merebut ruang hidup lebensraum bagi ras leluhur herrenrasse . Faktor tokoh. autoriterisme da n militerisme. rasisme (terutama antiYahudi). Faktor Bhineka Tunggal Ika. Faktor sakral. Nasionalisme dalam arti sempit Diartikan sebagai perasaan kebangsaan atau cinta terhadap bangsanya ynag tinggi atau berlebh-lebihan.kekeluargaan. kesamaan agama e. a.

yang dipertagas dalam alinea IV : Melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia * Memajukan kesejahteraan umum * Mencerdaskan kehidupan bangsa * Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. bersatu. FUNGSI DAN TUJUAN NKRI Kata Indonesia berasal dari bahasa Yunani yaitu Indos (India) dan nesos (pulau). Tujuan NKRI terdapat dalam Pembukaan UUD 1945 yaitu menjadi Negara yang merdeka. perdamaian abad i. dan keadilan sosial * . Patriotisme Berasal dari kata patriot dan isme . dan rela berkorban (harta. pantang menyera h. adil dan makmur. Jadi kata Indonesia berarti kepulauan India atau kepulauan yang berada di wilayah India. adalah sikap yang gagah berani. jiwa/raga) demi bangsa dan Negara.2. PENGERTIAN . merupakan sifat kepahlawanan atau jiwa pahlawan (Indonesia) atau heroism dan patriotsm (Inggris). berdaulat.

Menurut F. 7. Fase pertumbuhan Negara yang dipimpin oleh Primus Inter Pares adalah 4. Tujuan Negara Indonesia tercantum di dalam pembukaan alinea 14. Contoh Negara yang terbetuk karena Anexatie 11.MARI BERLATIH !!! Pussy laba2 gbr. Ratzel. Tokoh paham Fasisme adalah . Peran serta warga Negara dalam pembelaan Negara tertuang dalam Batang Tubuh U UD 1945 pasal . 3. Kata Indonesia berasal dari bahasa Yunani yaitu . . 12. Bangsa adalah pengertian politis dan historis adalah pengertian bangsa yang dikemukakan oleh .jpg Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat! * 1. yang dimaksud bangsa adalah . Istilah lain dari nasionalisme secara sempit adalah . Yang dijuluki sebagai Bapak Kedaulatan Rakyat yaitu 13. dan . Istilah Negara berasal dari bahasa Latin yaitu . 6. . Koloni adalah . Pengertian Negara No Tokoh Pendapat 1 Aristoteles 2 George Jellineck 3 Max Weber 4 . 2. Yang dimaksud dengan zoon politicon adalah . . 9. 10. . Fungsi Negara yang dikenal dengan istilah trias politica dikemukakan oleh Lengkapilah tabel berikut ! * 1. 5. 8. .

Terjadinya Negara berdasarkan pendekatan teoritis No Teori Penjelasan 1 KeTuhanan 2 Perjanjian Masyarakat 3 Kekuasaan 4 Hukum ALam . A. Logemann 2. Soltau 5 J.Roger F. H.

Dalam KBBI Sistem mengandung arti susunan kesatuan-kesatuan yang masing-masing tidak berdir i sendiri. S. Drs. yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud.Meyers Hukum adalah semua aturan yang mengandung pertimbangan kesusilaan. Musanef Sistem adalah suatu sarana yang menguasai keadaan dan pekerjaan agar dalam menja lankan tugas dapat teratur. Prof. Drs. elemen.M. d.H. dan menjadi pedoman bagi penguasa Negara dalam melaksanakan tu gasnya. b. ditujukan kep ada tingkah laku manusia dalam masyarakat. Pengertian Sistem a. Prof. c. c. Pengertian Hukum a.E. Poerwadarminta Sistem adalah sekelompok bagian (alat dan sebagainya). Saling berkaitan dan tergantung .E. tetapi berfungsi membentuk kesatuan secara keselurahan.S.BAB 2 SISTEM HUKUM DAN PERADILAN NASIONAL A. Van Apeldoorn Definisi hukum sangat sulit dibuat karena tidak mungkin mengadakan yangs esuai d engan kenyataan. Sumantri Sistem adalah sekelompok bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan suatu maksud. . b. J. SISTEM HUKUM 1. atau suatu tatanan dari hal-hal yang saling berkaitan dan berhubungan sehingga m embentuk suatu kesatuan dan satu keseluruhan. Unsur-unsur dalam sistem mencakup: . Kesatuan yang terintegrasi . Seperangkat komponene. W. Interaksi antarsistem membentuk system lain yang lebih besar 2.Utrecht. Prof. bagian . Mr. Memiliki peranan dan tujuan tertentu .

dan yan g pelanggaran terhadapnya mengakibatkan diambilnya tindakan. Hukum adalah peraturan-peraturan yang bersifat memaksa. J. yang menentukan tingkah laku manusia dalam lingkungan masyarakat. f. yaitu hukuman tertentu. Notoamidjojo Keseluruhan aturan yang tertulis dan tidak tertulis yang bersifat memaksa. Simorangkir. sebagai berikut : No TOKOH/PAKAR PENDAPAT YANG DIKEMUKAKAN 1. Leon Duguit Hukum adalah aturan tingkah laku anggota masyarakat yang harus diindahkan sebaga i jaminan kepentingan bersama dan apabila dilanggar menimbulkan reaksi bersama.Hukum adalah himpunan peraturan (perintah dan larangan) yang mengurus tata terti b suatu masyarakat dank arena itu harus ditaati oleh masyarakat itu. yang dibuat oleh badan-badan resmi yang berwajib.C. O. Adapun tujuan dibuatnya hukum menuru t para ahli. Subekti. g. Hukum merupakan kumpulan peraturan yang terdiri dari norma dan sanksi. d. S. Van Apeeldoorn Mengatur pergaulan oleh hukum dengan melindungi kepentingan-kepentingan hukum . Hukum itu mengabdi pada tujuan Negara. S. dengan tu juan mewujudkan ketertiban dan pergaulan manusia.S.H.S. Tujuan Hukum Hukum mempunyai sifat mengatur dan memaksa. yang mendapatkan atau ingin mencapai kemakmuran dan kebahagian pada rakyatnya 2. e. S. untuk kelakuan manusia dalam berjenis pergaulan hidup dan masyarakat Negara. Amin. Prof. dan Woerjono Sastropranoto.H. 3.H.M.T.H.

.

lembaga-l embaga tinggi Negara. harta benda) dari pihak yang mer ugikan 3. Oeny Hukum bertujuan semata-mata untuk mencapai keadilan sedangkan unsur-unsur keadil an ialah : kepentingan daya guna dan kemanfaatannya 5. Tujuan Hukum Nasional Indonesia Ingin mengatur secara pasti hak dan kewajiban lembaga tertingi Negara. agar semuanya dapat melaksanakan kebijaksanaan-kebijaksanaan dan tindakan-tindakan demi terwujudnya tujuan nasional bangsa Indonesia. Teori Etis Hukum itu semata-mata menghendaki keadilan . Sebagai unsure keadilan. terampil. Isi hukum semata-mata harus ditentukan oleh kesadaran etis kita mengenai apa yang adil dan apa yang tidak asil 4. yaitu terciptanya masyarakat yang terlindungi oleh hu kum. Bentham (Teori Utilitarianisme) Tujuan hukum adalah semata-mata untuk mewujudkan apa yang berfaedah bagi banyak orang. ad a kepentingan daya guna dan kemanfaatan 8.Van Kant Tujuan hukum adalah untuk menjaga agar kepentingan tiap-tiap manusia tidak digan ggu 7. Geny Hukum bertujuan semata-mata untuk mencapai keadilan. cerdas. setiap warga Indonesia. Menjamin kebahagian sebesar-besarnya bagi sebanyak mungk in orang 6. Dengan kata lain. semua pejabat Negara.manusia tertentu (kehormatan. Prof. cinta dan bangga bertanah air Indonesia dalam suasana kehidupa n makmur . Y. kemerdekaan jiwa.

Peraturan Daerah Peraturan Pemerintah Pengganti UU (Perpu). perjanjian yang dibuat oleh dua Negara atau lebih mengenai persoala n-persoalan tertentu yang menjadi kepentingan Negara yang bersangkutan. yakni atu ran-aturan yang pelanggarannya dikenai sanksi yang tegas dan nyata. Yurisprudensi. III/MPR/2003) 1. 3). peraturan yang dikeluarkan oleh pemerintah yang isinya m engikat secara umum. (UUD. perbuatan yang diulang-ulang terhadap hal yang sama dan kemudian diterima serta diakui oleh masyarakat. pendapat para ahli hukum terkemuka yang dijadikan dasar atau asas-a sas penting dalam hukum dan penerapannya. 7. (Pasal 5 ayat (1)) 2). 4. Ketetapan MPR RI. Tata Urutan Peraturan Perundang-undangan (TAP MPR No. UUD 1945. dan UU. Sumber hukum Formal (Kenborn) : perwujudan bentuk dari isi hukum material yan g menentukan berlakunya hukum itu sendiri. b. . Traktat. Macam-macam sumber hukum formal : 1). Kebiasaan (hukum tidak tertulis). Doktrin. hukum tidak tertuli s disebut konvensi. setiap peraturan yang karena bentuknya dapat disebut Undan g-undang. TAP MPR. Keputusan Presiden.dan adil berdasarkan falsapah Pancasila. Dalam praktik pnyelenggaraan Negara. Peraturan Pemerintah. 4). 5). Sumber hukum Material (Welborn) : keyakinan dan perasaan (kesadaran) hukum in dividu dan pendapat umum yang menentukan isi atau meteri (jiwa) hukum. 3. Undang-Undang * UU dalam arti material. 2. 5. keputusan hakim terdahulu terhadap suatu perkara yang tidak d iatur oleh UU dan dijadikan pedoman oleh hakim lainnya dalam memutuskan perkara yang serupa.UU) * UU dalam arti formal. Sumber hukum dibedakan menjadi dua yaitu : a. 6. Sumber Hukum Adalah segala yang menimbulkan aturan yang mempunyai kekuatan memaksa. 4.

5. Penggolongan Hukum TERTULIS WUJUD TIDAK TERTULIS P E M B A G I A N H U K U M LOKAL RUANG NASIONAL .

INTERNASIONAL IUS CONSTITUTUM WAKTU IUS CONSTITUENDUM HUKUM ANTAR WAKTU CARA MEMPERTAHANKAN MATERIIL HUKUM TATA NEGARA PUBLIK HUKUM PIDANA HUKUM ACARA ISI HUKUM PERSEORANGAN PRIVAT HUKUM KELUARGA HUKUM KEKAYAAN HUKUM WARIS FORMIL HUKUM ADMINISTRASI NEGARA .

hukuman sementara waktu). 7. Tindakan pidana (deli k) yang sengaja disebut delik doloes. Perbedaan Hukum Pidana dan Hukum Perdata a.MEMAKSA SIFAT MENGATUR 6. macam-macam sanksi pidana : (1) Hukuman Pokok. sedangkan tindak pidana yang tidak disengaja disebut delik coelpa. ada pihak yang mengadu (penggugat) dan pihak yan g diadukan (tergugat). terdiri dari : hukuman mati. Hukum Perdata Pelanggaran tehadap norma hukum perdata baru dapat disikapi oleh pengadilan sete lah ada pengaduan dari pihak yang merasa dirugikan. yang terdiri dari : pencabutan hak-hak tertentu. dan (2) Hukum tambahan. perampasan (penyitaan) barang-barang tertentu. Di sini. b. Pelaksanaan Inisiatif datang dari pihak yang dirugikan (penggugat) Inisiatif datang dari pihak penuntut umum (jaksa) . pengumuman keputusan hakim. Sanksi Hukum Berdasarkan Pasal 10 KUHP. hukuman penjara (hukuman seumur hidup. No Titik Perhatian Perbedaaan Hukum Acara Hukum Acara Perdata Hukum Acara Pidana 1. hukuman kurungan. Hukum Pidana Pelanggaran terhadap norma hukum pidana pada umumnya segera disikapi oleh pengad ilan setelah menerima berkas polisi yang mengadakan penyelidikan dan penyidikan.

.

denda dan hukuman tambahan Tulisan Saksi Persangkaan Pengakuan Sumpah Tulisan Saksi Persangkaan Pengakuan B. 4. PERADILAN NASIONAL Ketentuan umum undang-undang nomor 4 tahun 2004 tentang kekuasaan kehakiman mene . 2. 3. Macam hukuman Hukum dapat berupa denda. 5. 5. Kedudukan para pihak Semua pihak mempunyai kedudukan yang sama. Hakim aktif. 1. 4. Alat-alat bukti 1. 4.2. penjara. kurungan. penuntutan Penuntut adalah pihak yang dirugikan (penggugat). dan hakim bertindak sebagai wasit dan bersifat pasif Jaksa mempunyai kedudukan yang lebih tinggi dari para terdakwa. atau hukuman kurungan sebagai pengganti hukuman denda Hukum berupa hukuman mati. 3. dan berhadapan dengan tergugat Jaksa sebagai penuntut umum yang memiliki wewenang atas nama Negara dan berhadapan dengan pihak terdakwa 3. 2.

. Memutus d. yang memegang kewenangan melakukan penyelidikan dan penyidikan kasus pidana. yang berwenang mengusulkan pengangkatan hakim agung dan mempuny ai kewenangan lain dalam rangka menjaga dan menegakkan kehormatan. adil. Memutus 945 c. serta tidak merangkap sebagai pekabat Negara. . Menguji b. * Kepolisian.dan Mahkamah Konstitusi Merupakan salah satu lembaga Negara yang melakukan kekuasan kehakiman yang merde ka untuk menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Peradilan umum. keluhuran martab ar serta perilaku hakim. demi terselanggaranya Negara hukum republik Indo nesia. MK memiliki Sembi lan hakim konstitusi (3 oleh MA. * Kejaksaan. Peradilan agama. Fungsi MK. adalah sebagai berikut * Pengawal Konstitusi * Menafsir Konstitusi * Pengawal Demokrasi * Pelindung hak konstitusional Warga Negara .gaskan bahwa kekuasaan kehakiman adalah kekuasaan negara yang merdeka untuk menyelanggarakan peradilan guna menegakan hukum dan keadilan berdasarkan pancasila. Badan lain yang fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman Komisi Yudisial. Peradilan tata usaha Negara. 3 oleh DPR dan 3 oleh Presiden) yang ditetapkan oleh Pres iden. negarawan yan g menguasi konstitusi dan ketatanegaraan. Memutus Undang-undang terhadap UUD 1945 sengketa kewenangan Lembaga Negara yang kewenangannya diberikan UUD 1 perselisihan tentang hasil Pemilu pembubaran Partai Politik Kewajiban MK adalah memberikan putusan atas pendapat DPR mengenai dugaan pelangg aran oleh Presiden dan atau Wakil Presiden menurut UUD 1945 sebelum pendapat tersebut dapa t diusulkan untuk memberhentikannya oleh MPR. dan disyaratkan harus memiliki interitas dan kepribadian yang tidak tercela. Berdasarkan pasal 1 undang-undang nomor 4 tahun 2004. kekuasaan kehakiman dilaku kan oleh mahkamah agung dan badan peradilan di bawahnya dalam lingkungan sebagai berikut : . Peradilan milliliter. . yang memiliki kewenangan penyidikan dan penuntutan * . MK RI memiliki empat kewenangan. Sebagai berikut : a. . Anggota Komisis Yudisial diangkat dan diberhenyikan oleh Preside n dengan persetujuan DPR.

yang memiliki kewenangan penyidikan dan penuntutan khusus untuk kasu s pelanggaran HAM * KPK. memiliki kewenangan penyidikan dan penuntutan khusus untuk kasus korupsi.Komnas HAM. * .

8 tahun 2004 tentang Perubahan atas UU RI No. Menguji peraturan perundangan di bawah Undang-Undang c. yaitu : . Tetapi yang dinilai adalah penerapan hukum yang dilakukan oleh Pengadilan negeri. Pengadilan Umum Adalah salah satu pelaku kekuasaan kehakiman bagi rakyat pencari keadilan pada u mumnya. badan peradilan dapat diklasifikasikan berdasarkan ti gkatannya. 2 tahun 1986 tentang Peradilan Umum) . (dalam UU RI No. Wewenang lain yang diberikan Undang-Undang. Hakim disini. Pengadilan Sipil.Berikut adalah susunan badan atau lembaga peradilan yang ada di Indonesia. Pengadilan Tinggi (Berkedudukan di Provinsi) * Pengadilan Tinggi adalah pengadilan yang mengadili perkara pada tingkat banding. sebagai berikut: MAHKAMAH AGUNG Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Pengadilan Tinggi Militer Pengadilan Tinggi Pengadilan Tinggi Umum/Sipil Pengadilan Tata Usaha Negara Pengadilan Militer Pengadilan Negeri Pengadilan Negeri Umum/Sipil a. Mengadili Tingkat Kasasi b. memeriksa fakta dan menetapkan hukumannya. hakim sudah tidak lagi memeriksa fakta. yang pertama kali mengadaka n sidang perkara dalam lingkungan peradilan umum di wilayah hukum masing-masing (Kabupaten/Kota). terdiri dari : 1). Berdasarkan bagan di atas. Pengadilan Negeri (Berkedudukan di Kabupaten/Kota) * Pengadilan negeri adalah pengadilan tingkat pertama. Mahkamah Agung * Tugas Mahkamah Agung berdasarkan Pasal 24 ayat (1) adalah : a.

3). (gugatan yang berkaitan dengan pencabutan hak mili k seseorang serta penangkapan dan penahaan yang tidak sesuai dengan prosedur hukum. dan wasiat. 2). wakaf. Pengadilan Khusus Pengadilan Agama * Adalah pengadilan khusus bagi umat Islam untuk memeriksa dan memutuskan perkara nikah. untuk perkara pidan a yang dilakukan oleh terdakwa yang berpangkat kapten kebawah 2). dsb) (3) Bidang Function Publique. Lembaga yang termasuk dalam peradilan agama ada lah : Pegadilan agama (tingkat Permata) dan Pengadilan Tinggi Agama (tingkat banding) Pengadilan Adat * Pengadilan Tata Usaha Negara (Administrasi Negara) * Adalah peradilan yang memiliki kewenangan mengadili perkara yaya usaha Negara. Masalah-masalah yang menjadi jangkauan PTUN. talak. waris. terdiri dari : Adalah peradilan yang khusus mengadili perkara pidana dan tata usaha negara angg ota militer Indonesia 1). merupakan peradilan tingkat pertama.Memeriksa dan memutus (1) sengketa kewenangan mengadili baik berdasarkan daerah maupun jenis peradilannya (2) permohonan peninjauan kembali (PK) putusan yang telah memperole h kekuatan hukum tetap. (gugatan yang berhubungan dengan status atau kedud ukan seseorang) (4) Bidang Hak Asasi Manusia. juga merupakan pengadilan tingkat pertama untuk perkara pidana yang dil akukan oleh terdakwa yang berpangkat Mayor ke atas dan gugatan sengketa tata usaha Negara militer. y aitu perkara gugatan seseorang terhadap putusan pehabat tata usaha Negara yang merugikan dan tidak se suai dengan hukum yang berlaku. merupakan pengadilan tingkat banding untuk perkara pidana dan sengketa tata usaha militer yang diputus pada tingkat pertama oleh pengadilan Militer tinggi. . Pengadilan Militer Utama. Pengadilan Militer Tinggi. merupakan pengadilan tingkat banding untuk perkar a yang diputus pada tingkat pertama. Pengadilan Militer.) b. Pengadilan Militer. Adalah sebagai berikut: (1) Bid. social (gugatan atau permohonan terhadap keputusan administrasi tentang penolakan permohonan suatu izin) (2) Bidang Ekonomi (gugatan atau permohonan yang berkaitan dengan perpajakan. hibah. agrarian. rujuk. me rk.

Oleh sebab itu. disebutkan bahwa korupsi adalah tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam ketentuan peraturan perundang-undangan yang mengatur tentang tindak pidana korupsi. C. berarti penyelewengan atau penggel apan (Uang negara atau perusahaan) dan sebagainya untuk keuntungan pribadi atau orang lain. Sedangkan sesuai UndangUndang Nomor 28 Tahun 1999 tentang penyelenggaraan Negara yang bersih dan bebas dari korupsi. kolusi dan Nepotisme. Friedman (Amerika Serikat). Pengadilan Militer Pertempuran. Sebab-sebab Terjadi KKN Faktor Manusia * Mentalitas aparat yang buruk * Kemampuan kerja aparat yang kurang memadai * Pendapatan aparat yang rendah * Kemiskinan keluarga Faktor Lingkungan * Kehidupan politik yang berlandaskan pada sistem jaringan dan loyalitas politik d engan imbalan . D. dan sikap mengutamakan kepentingan umum. perbuatan korupsi sesungguhnya selalu mengandung unsur penyelewengan atau dishonest (ketidakjujur). Adapun sikap yang sesuai dengan ketentuan hukum diantaranya ad alah : 1. MENUNJUKKAN SIKAP YANG SESUAI DENGAN KETENTUAN HUKUM YANG BERLAKU Sikap yang mendukung ketentuan hukum antara lain adalah sikap terbuka.4). 3. Memperkuat Budaya Hukum Neburut L. 2. Budaya hukum ini seperti oli pada sebuah mesin. merupakan pengadilan tingkat pertama dan te rakhir dalam mengadili perkara pidana yang dilakukan oleh perajurit di daerah pertempuran. 1. 2. Peningkatan Kesadaran Hukum Peningkatan Pelayanan dan Penegakan Hukum UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA Pengertian Korupsi Kata Korupsi dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia. sikap obj ektif.

Kreativitas semakin berkurang . Kepercayaan investor baik dalam negeri maupun luar negeri kepada pemerintah se makin berkurang . Rusaknya moral masyarakat . Uang Negara ada yang hilang . Pertumbuhan ekonomi terganggu . Akibat terjadinya KKN Ekonomi * . Investasi yang dilakukan oleh pemerintah tidak efektif . Kondisi ekonomi makro tidak stabil Sosial Politik * . Kekerasan politik semakin merajalela . Sulit melakukan rekrutmen pejabat yang bersih Budaya * . Mekanosme pemerintahan semakin rusak . Kewibawaan pemerintah semakin berkurang . Anggaran Negara membengkak . Keridakmampuan berbagai kebijakan menjawab permasalahan . Profesionalisme kurang dihargai .* Ada kecenderungan penguasa menuntut upeti dari rakyat * Kekuasaan yang memberikan kesempatan untuk mengembangkan praktik KKN 3. Pola hidup konsumtif dan suka menempuh jalan pintas . Kebutuhan masyarakat semakin terabaikan . Maraknya kekerasan yang terorganisir . Norma-norma dalam masyarakat semakin hilang . Munculnya kebijakan yang justru akan membebani masyarakat .

artinya apa yang diperjuangkan dan menjadi misinya sering berubahubah (pendirian dan ideology) dan mudah dibeli sesuai dengan kepentingan politik s aat itu. kejujuran serta pengabdian pada bangsa dan negara melalui sistem pendidikan form al. c. Pada kehidupan masyarakat yang mengalami proses perubahan. mereka sebagai kelompok Orang-orang Kaya Baru (OKB .semangat . berlomba-lomba u ntuk mencapai objek politik dalam bentuk keuntungan material dengan mengabaikan kebutuhan rakyat bany ak sehingga terjadi kehampaan motivasi perjuangan.4. Upaya Pencegahan (Preventif) a. Melakukan sistem penerimaan pegawai berdasarkan perinsip achievement atau ket erampilan teknis dan tidak lagi berdasarkan norma ascription yang dapat membuka peluang berkembangnya nepotisme. namun sesungguhnya banyak diantara me reka yang tidak mampu. Para pemimpin dan pejabat selalu dihimbau untuk memberikan keteladanan. d. kedaerahan. dan memiliki rasa tanggung jawab sosial yang tinggi. dan profesi serta kekuatan-kekuatan asing terte ntu. c. terjad ilah runtunan peristiwa sebagai berikut: a. proses modernisasi belum ditunjang oleh kemampuan sumber daya manusia pada lembaga-lembaga politik yang a da. Menanamkan aspirasi. Sementara di sisi lain. selalu muncul kelompo k-kelompok sosial baru yang ingin berpartisipasi dalam bidang politik. Fenomena Korupsi di Indonesia Fenomena umum yang biasanya terjadi di Negara berkembang termasuk Indonesia iala h. institusi-institusi politik yang ada juga masih lemah. kesukuan. Di masyarakat. denga n mematuhi pola hidup sederhana. Di lembaga-lembaga politik. karena lebih menonjolkan dorongan pemupukan harta kekayaan dan kekuasaan. Terjadilah erosi loyalitas kepada Bangsa dan Negara. Partai-partai politik sering inkonsisten. e. Sebagai akibatnya. sehingga kesejahteraan umum mudah dikorbankan. Lemahnya lembaga-lembaga politik tersebut banyak disebabkan oleh mudahnya oknum lembaga tersebut dipengaruhi oleh kekuatan-kekuatan kelompok b isnis/ekonomi.dan spirit nasional yang positif dengan menguta makan kepentingan nasional. nouveauxr iches) E. keagamaan. Oleh sebab itu. tidak jarang diant ara mereka sering terjebak pada ambisi pribadi dan kepentingan kelompok tertentu. non-formal. (Pengawasan dari atasan terkait semakin ditingkatkan) . (Rekruitmen pejabat secara adil dan terbuka). Munculnya oknum pemimpin yang lebih mengedepankan kepentingan pribadi dari pada kepentingan pribadi dari pada kepentingan umum. partisipan dan kelompoknya. Sebagian oknum pemimpin politik. Sosial. mereka (politikus instan) sering hanya ingin memuaskan ambisi dan kepentingan kepribadiannya dengan dalih kepentingan rakyat . dan pendidikan agama. PERAN SERTA DALAM UPAYA PEMBERANTASAN KORUPSI DI INDONESIA 1. b. b.

pem ecatan tidak hormat. Dugaan korupsi pada penyalahgunaan fasilitas preshipment dan placement deposi to dari BI kepada PT Texmaco Group melalui Bank BNI (2004) Adapun upaya penindakan yang dapat dilakukan adalah sebagai berikut : . i. e. melalui penyederhanaan jumlah departemen beserta jawatan dibawahnya. Kekuasaan herregistrasi (pencatatan ulang) terhadap kekayaan perorangan pejaba t yang mencolok. Dugaan korupsi dalam pengadaan Helikopter jenis MI-2 Merk Ple Rostov Rusia mi lik Pemda NAD (2004) b. EM. dibarengi sistem kontrol yang efisien. Menahan konsul jenderal RI di Johor Baru. Memiliki kelancaran layanan administrasi pemerintah. g.d. Dugaan penyalahgunaan jabatan dalam pembelian tanah yang merigiksn keuangan N egara Rp. dan dihukum pidana. Bebrapa contoh penanganan kasus : a. Dugaan korupsi dalam proyek program pengadaan BUsway pada pemda DKI Jakarta ( 2004) d. Upaya Penindakan (Kuratif/Refresif): Dilakukan kepada mereka yang terbukti melanggar dengan diberikan peringatan. Berusaha untuk melakukan reorganisasi dan rasionalisasi organisasi pemerintah an. Malaysia. untuk para pegawai selal u diusahakan kesejahteraan yang memadai dan ada jaminan masa tua. Pembentukan UU dan lembaga yang mempersempit terjadinya KKN 2. Menciptakan aparatur pemerintahan yang jujur dan disiplin kerja yang tinggi. Keterlibatan media massa dalam upaya mengurangi terjadinya KKN j. Sistem budget dikelola oleh pejabat-pejabat yang mempunyai tanggung jawab eti s tinggi. (Peningkatan kualitas kerja) f. 10 Miliyar lebih (2004) e. h. Ia diduga melakukan p ubngutan liar dalam pengurusan dokumen keimigrasian c.

4. 9. Menekankan kepada pemerintah dan lembaga penegak hukum untuk segera memproses secara hukum terhadap pelaku KKN 3. Kontrol sosial oleh lembaga Negara . . 8. . merupakan j angkauan PTUN yaitu dalam bidang . Kasasi diselesaikan oleh . Yang memegang kekuasaan legislative adalah . . dan . . 3. . 5. . . 13. Kontrol sosial oleh masyarakat bersama media massa . . . . . Kontrol sosial oleh media massa MARI BERLATIH !!! Pussy laba2 gbr. . . Gugatan yang berhubungan dengan status atau kedudukan seseorang. . b. Upaya Edukasi Masyarakat/Mahasiswa a. . . 10. . Melakukan kontrol sosial d. Upaya Edukasi LSM a. Doktrin adalah . Mampu memposisikan diri sebagai subjek pembangunan 4. . dan . Ketua Mahkamah Konstitusi yang pertama adalah . . Masalah perceraian dan waris dapat diputuskan di pengadilan . Membuka wawasan seluas-luasnya e. Lengkapilah tabel berikut ! * 1. . 6. . Transparancy International (TI) adalah sebuah organisasi internasional yang b ertujuan memerangi korupsi politik. Tidak bersikap apatis dan acuh tak acuh c. Hal itu diungkapkan oleh . Tindakan pidana yang disengaja disebut juga dengan . Peradilan sipil terdiri dari .1. 12. . Memiliki rasa tanggung jawab b. . Peran serta masyarakat dalam pemberantasan korupsi di Indonesia . . Sistem adalah sekelompok bagian yang bekerja bersama-sama untuk melakukan sua tu maksud. . 11. . . Tokoh yang terkenal dengan trias politica adalah . . Kontrol sosial oleh lembaga masyarakat . Hukuman mati termasuk hukuman . . 2. . . Welborn adalah istilah lain dari sumber hukum . .jpg Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat! * 1. Berdasarkan isinya hukum dibagi menjadi dua yaitu . . Lembaga Peradilan di Indonesia No . 7. . 5. . . Pemberian hukuman sosial kepada pelaku KKN 3. Pelaku KKN ditindaj tegas dan adil 2. . . . . Indonesia Corruption Watch (ICW) adalah sebuah organisasi non pemerintah yang mempunyai misi untuk mengawasi dan melaporkan kepada public mengenai aksi korupsi di Indonesia. . . Korupsi adalah . 14. .

Lembaga Peradilan Berkedudukan di 1 Peradilan Umum

2 Peradilan Tinggi

3 Mahkamah Agung

4 Mahkamah Konstitusi

2. Akibat terjadinya KKN No Bidang Akibat Terjadinya KKN 1. Ekonomi

2. Sosial

3. Politik

4. Budaya

3. Upaya Pemberantasan KKN No Preventif Represif 1.

2.

3.

4.

Perancis ( Droits de L ho mme). Belanda (Menselijeke Rechten) dan Spanyol (Derechos del Hombre) . Koentjoro Poerbapranoto * Hak asasi adalah hak yang bersifat asasi. hukum. dapat dipelajari sebagai berikut: Secara harfiah * HAM ialah hak yang dimiliki oleh seseorang karena orang itu manusia. dan sosial budaya. Jan Materson (Anggota Komisi HAM PBB) * Human rights could be generally defines as those rights which are inherent in ou . Hak asasi harus dikorbankan untuk kepentingan masyarakat. hak hak itu akan berhadapan dengan hak orange lain. dan dilindungi oleh Negara. antara lain hak di bidang politik. Artinya. 39 tahun 1999 tentang HAM * Hak asasi manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat dan keberadaa n manusia sebagai makhluk Tuhan Yang maha Esa dan merupakan anugaerah-Nya yang wajib dihormati. . Istilah HAM dalam beberapa bahasa . pemerintah. oleh sebab itu . Hak asasi semakin berkembanga meliputi berbagai bidang kebutuhan. dijunjung tinggi. dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan h arkat dan martabt manusia. PENGHORMATAN. Karena manusia adalah makhluk social. ekonomi. John Locke ( Two Treaties on Civil Government ) * HAM adalah hak yang dibawa sejak lahir yang secara kodrati melekat pada setiap m anusia dan tidak dapat diganggu gugat (bersifat mutlak). Adapun pengert ian HAM dari beberapa tokoh atau dokumen. sehingga lahir kewaj iban . HAM adalah hak-hak dasar yang dimiliki manusia sejak lahir. UU RI No. DAN PERLINDUNGAN HAM A.BAB 3 PEMAJUAN. Pengertian HAM MACAM HAM HAM merupakan hak dasar yang dimiliki oleh setiap manusia sebagai anugerah Tuhan yang melekat pada setiap diri manusia sejak lahir. Inggris ( Human Right). hak-hak yang dimiliki manusia menurut kodratnya yang tidak dapat dipisahkan dari hakikatnya sehingga sifatnya suci. PENGERTIAN DAN MACAM 1.

memeperoleh manfat dari perlindungan atas kepentingan moral.r nature and without which we can not live as human being. social dan budaya * Hak atas pekerjaan * Hak jaminan social * Hak atas standar kehidupan yang layak * Hak bebas dari kelaparan * Hak menikmati standar tertinggi keshatan fisik dan mental * Hak atas pendidikan * Hak untuk ambil bagian dalam kebudayaan. 2. a. dan budaya meliputi . hak asasi dapat dibagi menjadi dua. Hak sipil dan Politik. dan material dari karya ilmu pengetahuan. atau seni yang diciptakan. Hak bidang ekonomi. Macam Macam HAM Berdasarkan Deklarasi Universal HAM (Universal Declaration of Human Rights). berserikat * Hak untuk ikut serta dalam pemerintahan * Hak untuk memilih dan di[ilih dalam Pemilu * Hak untuk mendapat pelayanan atas dasar persamaan * b. Hak hidup * Hak untuk bebas dari penyiksaan * Hak kebebasan dan keamanan pribadi * Hak diperlakukan secara manusiawi * Hak kebebasan bergerak dan memilih tempat tinggal * Hak mempunyai kedudukan yang sama di hadapan hukum * Hak atas kebebasan berfikir * Hak untuk berpendapat. berkumpul secara damai. sosial. Hak untuk menentukan nasibnya sendiri * Hak persamaan bagi laki-laki dan perempuan untuk menikmati hak-hak ekonomi. yaitu . * . sastra. yang meliputi . meikmati manfaat dari kemajuan ilmu pengetahuan dan penerapannya.

5). Sejarah HAM Secara konseptual bermila dari pemikir Inggris yaitu John Locke (1632-1704). seperti hak memiliki pendidikan di SMA atau SMK. dan sebagainya. hak milik dan hak kebebasan yang harus dilindungi oleh penguasa dalam bentuk perlindungan konstitusinya. 3). dan memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan. seperti hak untuk memilih agama dan menjalankan ibadah. adalah hak asasi untuk memiliki sesuatu . adalah hak untuk memili h pendidikan dan mengembangkan budaya. hak untuk menyatakan pendapat. yan g mengemukakan dalam teori perjanjian masyarakat bahwa setelah Negara terbentuk maka terjadilah kesepakatan antara peguasa dengan masyarakat pembentuk Negara. dan hak kebebasan u ntuk bergerak . Hak asasi mendapatkan perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (righ ts of legal equality). diantaranya : No Tahun Nama Dokumen Isi Keterangan 1. Berikut sejarah HAM dalam berbagai sumber atau dokumen. hak untuk dipilih dalam Pemilu dan hak untuk berorganisasi. Dalam perkembangan selanjutnya. seperti hak untuk mendapatkan perlindungan dan jaminan hukum. 2500 s. 1000 SM Hukum Hammurabi . Hak asasi social budaya (social and culture rights). hak untuk merdeka. Hak asasi dalam tata cara peradilan (procedural rights). Hak asasi politik (political rights). Hak asasi ekonomi (property rights). seperti hak untuk memebli atau menjual sesuatu dan hak untuk menyewakan sesuatu. adalah hak asasi yang dimilki manusia s ecara pribadi. bahwa semua hak rakyat diserahkan kepada penguasa k ecuali tiga hak yang diberikan alam kepadanya yaitu hak hidup. 4). 3. 5). 2). seperti hak untuk memilih dalam Pemilu.Dari beberapa pendapat para ahli. terdapa t macam-macam hak asasi yang dapat dikelompokkan sebagai berikut .d. dan hak untuk memiliki sesuatu. Hak asasi pribadi (personal rights). dapat dikataka bahwa pada dasarnya HAM meliput i hak untuk hidup. seperti hak untuk mendapatkan perlakuan yang benar d alam penangkapan dan penggeledahan. adalah hak untuk me meperoleh perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan. 1). adalah hak untuk ikut serta dalam peme rintahan.

banyak mengajar tentang toleransi.d. dan sebagainya. Solon telah menyusun undang-undang yang menjamin keadilan dan persamaan bagi setiap warganya.d. memberikan rahmat kepada seluruh alam semesta. bijaksana. Nabi Musa memerdekakan bangsa Yahudi dari perbudakan Raja Fir aun (Mesir) agar terbebas dari kesewenangan raja yang merasa dirinya sebagai Tuhan 2. menerapkan kasih saying. 600 SM ___ Di Athena (Yunani). Kitab Suci Al-Qur an Diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW. Karena gagasannya inilah Solon dianggap sebagai pengajar Demokrasi. 6. 15 Juni 1215 Magna Charta . yaitu Mahkamah Keadilan untuk melindungi orang-orang miskin dan Majelis Rakyat atau Ecdesia. 5. tidak boleh memaksa. didukung oleh Pericles (tokoh negarawan Athena). 322 SM Corpus Luris Kaisar Romawi pada masa Flavius Anacius Justinianus menciptakan peraturan hukum modern yang terkodifikasi dalam Corpus Luris sebagai jaminan atas keadilan dan hak asasi manusia. 632 M Kitab Suci Injil Dibawa oleh Nabi Isa Almasih sebagai peletak dasar etika Kristiani dan ide pokok tingkah laku manusia agar senantiasa hidup dalam cinta kasih kepada Tuhan maupun sesama manusia.Perjuangan Nabi Ibrahim melawan kelaliman Raja Namrud yang memaksakan harus menyembahpatung (berhala). berbuat adil. 3. 30 SM s. 4. 527 s. Pada masa kebangkitan Romawi telah banyak lahir filsuf terkenal dengan visi tentang hak asasi seperti : Socrates dan Plato yang banyak dikenal sebagai peletak dasar diakuinya hak-hak asasi manusia. serta Aristoteles yang mengajarkan tentang pemerintahan berdasarkan kemauan dan cita-cita mayoritas warga. Untuk itu dia membentuk Heliaie. Perjuangan Solon.

disiksa atau disita miliknya tanpa cukup alasan menurut hukum negara. 1629 Petition of Rights Pajak dan hak-hak istimewa harus dengan izin parlemen * . dipenjara. Raja tidak boleh memungut pajak kalau tidak dengan izin dari Great Council * Orang tidak boleh ditangkap.(Masa Pemerintahan Lockland di Inggris) Pembatasan kekuasaan raja dan hak asasi manusia. * 7. antara lain mencakup .

liberty. hakim harus dapat menunjukkan orang yang ditangkapnya lengkap dengan alasana penangkapan itu. 1679 Hobeas Corpus Act (Masa Pemerintahan Chaarles II di Inggris) Jika diminta.(Masa Pemerintahan Charles I di Inggris) Tentara tidak boleh diberi penginapan di rumah-rumah penduduk (warganegara tidak boleh dipaksakan menerima tentara di rumahnya) * Dalam keadaan damai. Mereka dikaruniai oleh Tuhan. 04 Juli 1776 Declaration of Indefendence ( AS) Bahwa semua orang diciptakan sama. hak hidup. hakhak yang tidak dapat dicabut dari dirinya ialah . tentara tidak boleh menjalankan hukum perang * Orang tidak boleh ditangkap tanpa tuduhan yang sah * 8. and pursuit of happiness/ property). * Amerika Serikat dianggap sebagai Negara pertama yang mencantumkan hak asasi dalam konstitusi (dimuat secara resmi dalam Constitution of USA . * 9. (Alasan penahanan seseorang harus disertai bukti yang sah menurut hukum) * Orang yang ditangkap harus diperiksa selambat-lambatnya dua hari setelah ditangkap. ha kebebasan. dan ha mengejar kebahagian/ milik (life. 1689 Bill of Rights (Masa Pemerintahan Willian III di Inggris Kebebasan dalam pemilihan anggota parlemen * Kebebasan berbicara dan mengeluarkan pendapat * Pajak. Undang-undang dan pembentukan tentara tetap harus seizing parlemen * Hak warga negara untuk memeluk agama menurut kepercayaan masingmasing * Parlemen berhak untuk mengubah keputusan raja * 10.

1941 Atlantic Charter (dipelopori oleh Franklin D. pencantuman HAM dalam konstitusi diikuti oleh Belgia (1831). kemudian disneutkan empat kebebasan (the four Freedoms) antara lain . Kebebasan berbicara. 1918 Rights of Self Determination Tahun-tahun berikutnya. 13. Uni Soviet (1936). berkumpul. mengeluarkan pendapat. 14 Juli 1789 Declaration des Droits de L homme et du Citoyen (Perancis) Pernyataan HAM dan warga Negara sebagai hasil Revolusi Perancis di bawah pimpinan Jenderal Laffayete. Indonesia (1945). dan berorganisasi (Freedom of Speech) * Kebebasan untuk beragama dan beribadah (Freedom of Religion) * Kebebasan dari kemiskinan dan kekurangan (Freedom of Want) * Kebebasan seseorang dari rasa takut (Freedom of Fear) * 14. Januari. kesamaan (Egalite) dan persaudaraan atau kesetiakawanan (fraternite).tahun 1787) atas jasa Presiden Thomas Jefferson. dsb. anatara lain menyebutkan : Manusia dilahirkan bebas dan mempunyai hak-hak yang sama * Hak-hak itu adalah hak kebebasan (Iiberte). 10 Desember 1948 . Roosevelt) Muncul pada saat berkobarnya Perang Dunia II. 11. * 12. Naskah yang diusulkan oleh Presiden Theodore Woodrow Wilson memuat 14 pasal dasar untuk mencapai perdamaian yang adil.

tidak bisa dilep askan dari konstitusi yang ada dan pernah berlaku di Indonesia. namun karena keterbatasan waktu dalam penyusunan UUD 19 45. DAN PENEGAKAN HAM DI INDONESIA 1. . Jika kita meneliti UUD 1945. B. PENGHORMATAN. Perkembangan HAM di Indonesia Berbicara mengenai perkembangan hak asasi manusia di Indonesia.Universal Declaration of Human Rights Pernyataan sedunia tentang hak-hak asasi manusia yang terdiri dari 30 pasal. Piagam tersebut menyerukan kepad semua anggota dan bangsa di dunia untuk menjamin dan mengakui hak-hak asasi manusia dimuat di dalam konstitusi Negara masing-masing. Pada waktu penyusunan Undang-Undan g Dasar 1945 sudah ada perdebatan tentang hak asasi manusia harus masuk atau tidak dalam UUD 1945. maka sesungguhnya telah banyak memuat pasal tentang hak asasi manusia. maka uraian rinci tentang hak asasi manusia tidak mungkin dengan mengingat UUD 1945 bersifat singk at. supel dan fleksibel. PERAN SERTA DALAM UPAYA PEMAJUAN. Artinya para penyusun UUD 1945 telah menyadari betapa pentingnya hak asasi manus ia dalam kehidupan berbangsa dan berNegara. karena legalitas hak asasi manusia sangat t ergantung pada kebijakan Negara ada atau tidaknya mengatur hak asasi manusia.

Untuk mencapai tujuan te rsebut. antara lain : . Keputusan presiden No. UU No. XIV/MPRS/1966 dibentuk panitia ad hoc yang k emudian berhasil menyusun Rancangan Piagam HAM dan Hak serta Kewajiban Warga Negara. antara lain : . UU No. 36 Tahun 1990 tentang hak anak. hak-hak asasi manusia juga dimasukan dalam konstitusi. hak asasi manusia juga dimuat dalam UUD Sement ara 1950. Presiden Habibie meluncurkan Rencana Aksi Nasional HAM yang bertujuan untuk memberikan jaminan bagi peningkatan pemajuan dan perlindungan HAM di Indon esia dengan mempertimbangkan nilai adat istiadat. ada 3 hal yang dilakukan. Disamping itu ada beberapa konvensi tentang hak asasi manusia yang disahkan. Namun setelah Dektrit Persiden 5 Juli 1959. UU No. Pada rezim Soeharto ada beberapa konvensi dan kebijaka n yang diambil sebagai wujud penegakan dan penghormatan hak asasi manusia. UU No. Keputusan Presiden No. yaitu : . Presiden Soekarno kembali memberlakukan UUD 1945. budaya dan agama. UU No.Dalam sejarah politik dan ketatanegaraan Republik Indonesia. konvensi mengenai hak asasi manusia yang telah disyahkan adalah : . 18 . 39 Tahun1999 tentang Hak Asasi Manusia . 7 Tahun 1984 tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi terhadap pe rempuan . UU No. 26 Tahun 2000 tentang Pengadilan HAM Pada tanggal 15 Agustus 1998. 43 Tahun 1993 yang menentang apartheid dalam olahraga . Pada era Presiden Soekarno. penghormatan dan pemajuan hak asasi manusia telah menemu kan momentumnya dimana MPR telah merumuskan dengan ketetapan MPR No. XVII/MPR/1998 tentang Hak A sasi Manusia. pada waktu Indones ia memberlakukan Konstitusi RIS 1949. UU RI No. melalui Ketetapan MPRS No. UU No. 83 Tahun 1998 tentang kebebasan berserikat dan perlindu ngan hak untuk berorganisasi . 68 . Tetapi panitia ad hoc tersebut tidak membahas dalam sidang Umum MPRS tahun 1968 karena lebih mementingkan pembahasan berkaitan dengan peristiwa pemberontakan G 30 S/PKI. Demi kian pula. 19 Tahun 1999 tentang penghapusan kerja paksa . waktu Indonesia memberlakukan UUD Sementara 1950. Keputusan presiden No. UU No. 5 Tahun 1999 yang menentang penyikasaan dan perlukan kejam lainnya . 80 erjaan yang Tahun 1958 tentang Hak Politik Wanita Tahun 1956 tentang Organisasi Buruh Tahun 1957 tentang Pengupahan bagi laki-laki dan perempuan untuk pek sama nilainya Bergantinya rezim Soekarno ke Soeharto ada upaya penegakan dan penghormatan ter hadap hak asasi manusia. 29 Tahun 1999 tentang penghapusan segala bentuk diskriminasi rasial . Pada era rezim Habibie. 8 Tahun 1999 tentang kebebasan menyatakan pendapat . UU No.

UU No. 27 Tahun 2004 tentang Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi 2. penyiaran. yang meniputi pasal 28A sampai dengan pasal 28 J. Dibentuk peraturan perundangan tentang perlindungan anak. Pembentukan lembaga baru yaitu Mentri Negara Urusan HAM . Hal ini dapat dilihat dari adanya : . yaitu bab X tentang Warga Negara dan Penduduk pada pasal 27 sampai deng an 32. 11 Tahun 2005 tentang Ratifikasi Konvensi Internasional Hak ekonomi. yaitu penuangan bab khusus tentang hak asasi manusia dan penuangan pada bab atau pasal -pasal lainnya Hak asasi manusia yang di tuangkan secar khusus pada bab XA tentang HAk Asasi Ma nusia. yaitu hak asasi manusia yang berkaitan dengan: . Di bentuk lembaga Komnas HAM Pada masa pemerintahan Megawati. UU No. So sial dan Budaya. Deseminasi informasi dan pendidikan di bidang HAM . UU No. Dibentuk peraturan perundangan tentang pemberantasan tindak pidana terorisme . Di samping itu terdapat ketentuan hak asasi manusi a di luar Bab tentang Hak Asasi Manusia.. Dibentuk pengadilan Hak Asasi Manusia . Upaya penyempurnaan Rencana Aksi Nasional HAM . Penentuan skala prioritas pelaksanaan HAM Pada Masa Gus Dur. 12 Tahun 2005 tentang Ratifikasi Internasional Hak Sipil dan Politik . upaya pemajuan HAM lebih ditingkatkan dan mendapat perhatian cukup serius. HAM dalam UUD 1945 Pernyataan hak asasi manusia yang dituangkan kedalam pasal-pasal UUD 1945 terbag i menjadi 2. ada beberapa peraturan perundangan yang mengatu r tentang HAM. . Rumusan Hak Asasi Manusia yang termasuk dalam UUD 1945 tersebut dapat di bagi da lam beberapa aspek. yaitu : . Persiapan pengesahan perangkat internasional di bidang HAM . Dibentuk badan perlindungan Swadaya masyarakat . ketanagak erjaan .

Hak wanita atas kenenasan pribadi 10). Hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan huku m 3) Hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani 7). berpendapat dan berserikat 11). melindungi. Rasa aman dan perlindungan dari perlakuan yang merendahkan 3) Pendidikan. 39 tahun 1999 tentang HAM Bila ketentuan dalam pasal-pasal UU No. seper ti : hak anak atas kelangsungan hidup. Hak anak Disisi lain. setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang di tetapkan undag-undang dengan maksud untik menja min pengakuan serta penghormatan atas hak dan kebebasan. dalam UUD 1945 juga memuat hak-hak khusus.1) Hidup dan kehidupan 7). yai tu : 1) Hak hidup 5). Hak untuk tidak berbudak 2) Hak untuk tudak di siksa 6). 39 tahun 1999 dikaji secara mendalam. Hak untuk tidak dituntut atas das ar hukum yang berlaku surut 4) Hak Bergama 3. Kewajiban menghargai hak orang lain Selain hak-hak tersebut di ats. Bahkan. ilmu pengetahuan dan teknologi derajat dan martabat manusia 4) Pekerjaan 9). dicantumkan hak-hak yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. Kesejahteraan Sosial 5) Beragama dan menjalankan ajaran agama 10). Persamaan dan keadilan 6) Bersikap. dan berkembang dan hak anak atas perlindungan dari k ekerasan dan diskriminasi. Hak turut serta dalam pemerintahan memperoleh keadilan 9). menegakkan. Hak atas kesejahteraan mengembnagkan diri 8). 4. Peran serta dalam Upaya Penegakan HAM di Indonesia Beberapa faktor yang mempengaruhi upaya penegakan hak asasi manusia di Indonesia adalah: . ma ka dapat ditemukan macam-macam hak asasi manusia sebagai berikut : 1) 2) 3) 4) 5) Hak Hak Hak Hak Hak untuk hidup 6). Dalam menjalankan hak dan kebebasannya . Hak atas rasa aman keluarga dan melanjutka keturunan 7). dan memajukannya. timbuh. UU RI No. setiap hak assasi manusia seseorang menimbulakn kewajiban dasar dan tanggung jawab untuk menghormati hak asasi orang lain secara timbale balik serta menjadi tugas pemeri ntah untuk menghormati. Informasi dan komunikasi 2) Keluarga 8).

seti ap orang. 2. . Sosialisasi hak asasi manusia Pendidikan public harus dijalankan. Efektifitas penegasan hak asasi manusia Penegakan hukum sebagai operator di lapangan harus memiliki komitmen moral yang jelas. pendidikan. Fungsi Fungsi Fungsi Fungsi pemantau mediasi pendidikan dan penyuluhan pengkajian dan penelitian Berdasarkan UU No.. organisasi masyarakat. 4. kelompok. masyarakat harus diberikan peyuluhan sehing ga pemahaman tentang hak asasi manusia itu benar. Bersama dengan lembaga atau pemerintah melakukan sosialisasi . Melakukan penelitian. Fungsi lembaga pengontrol Komnas HAM dan LSM adalah suatu lembaga pengontrol penegakan hak asasi manusia y ang independen yang memiliki eempat fungsi yaitu 1. . Menyampaikan laporan atas terjadinya pelanggaran hak asasi manusia kepada kom nas HAM b. dan penyebarluasan informasi mengenai hak a sasi manusia d. organisasi politik. Partisipasi tersebut dapat dilakukan dalam bentuk: a.khususnya terkait dengan hak asasi manusia. lembaga swadaya masyarakat. Mengajukan usulan mengenai perumusan dan kebijakan yang berkaitan dengan HAM kepada komnas HAM c. atau lemb aga kemasyarakatan lainnya berhak berpartiaipasi dalam prlindungan. segala pelanggaran jangan dikaitkan dengan hak asasi manusia harus dipisahkan dengan pelanggaran kriminal murni. 3.39 Tahun 1999 tentang hak asasi manusia dijelaskan bahwa. Dalam menjalankan tugasnya harus bersifat obyektif dan hanya berpihak pada kebenaran. penegakan dan pemajuan hak asasi manusi a.

Contoh Kasus Pelanggaran HAM di Indonesia Kasus yang sudah diajukan ke sidang pengadilan * No Nama Kasus Tahun Korban Peristiwa Penyelesaian 1. Penculikan Aktivis 1998 19841998 23 Pnghilangan secara paksa oleh Militer terhadap para aktivis pro-demokrasi Pengadilan Militer untuk anggota tim mawar 3. Kasus 27 Juli 1996 1.678 Penyerbuan kantor PDI Pengadilan Koneksitas 2002 .5. Peristiwa Tanjung Priok 1984 74 Penyerangan terhadap massa yang berunjuk rasa Pengadilan HAM ad hoc Jakarta tahun 2003-2004 2.

Penembakan Mahasiswa Trisakti 1998 31 Penembakan aparat terhadap mahasiswa yang sedang berunjuk rasa Pengadilan Militer bagi pelaku lapangan 5.4. Kerusuhan TimorTimur Pasca Jajak Pendapat 1999 97 Agresi Militer Pengadilan HAM ad Hoc Jakarta tahun 2002-2003 6. Papua 2000 63 Penyisiran membabi buta terhadap pelaku yang diduga menyerang Mapolsek Abepura Pengadilan HAM di Makasar Kasus yang belum tersentuh proses hukum * No Nama Kasus Tahun Korban . Peristiwa Abepura.

Peristiwa 1. Pembantaian massal 1965 19651970 1.5 jt Lorban sebagian besar adalah anggota PKI atau ormas yang berafiliasi dengan PKI, sebagian besar dilakukan di luar proses hukum yang sah 2. Kasus-kasus di Papua 1966 Ribuan Operasi instensif dilakukan TNI untuk menghadapi OPM. Sebagian lagi berkaitan dengan masalah penguasaan sumber daya alam antara perusahaan tambang internasional, aparat pemerintah menghadapi penduduk lokal

No Nama Kasus Tahun Korban Peristiwa 3. Kasus Timor-Timur Pasca Referendum 19741999 Ratusan Ribu Dimulai dari agresi militer TNI (Operasi Seroja) terhadap pemerintahan Fretelin yang sah di Timor-Timur. Sejak saat itu Timor-Timur selalu menjadi daerah operasi militer rutin yang rawan terhadap tindak kekerasan aparat RI 4.

Kasus-kasus di Aceh pra DOM 19761989 Ribuan Semenjak dideklarasikannya GAM Hasan Di Tiro, Aceh selalu menjadi daerah operasi militer dengan intensitas kekrasan yang tinggi 5. Penembakan Misterius (Petrus) 19821985 1.678 Korban sebagian besar tokoh criminal, residivis, atau mantan criminal. Operasi ini bersifat illegal dan dilakukan tanpa identitas institusi yang jelas 6. Kasus Marsinah 1995 1 Pelaku utamanya tidak tersentuh, sementara orang lain dijadikan kambing hitam. BUkti keterlibatan militer dibidang perburuhan 7. Kasus dukun santet di Banyuwangi 1998 Puluhan Adanya pembantaian terhadap tokoh masyarakat yang dianggap dan ditusuh dukun santet 8. Kasus Bulukumba 2003 2 tewas, puluhan luka-luka

Insiden ini terjadi karena keinginan PT. London Sumatera untuk melakukan perluasan area perkebunan mereka, namun masyarakat menilak upaya tersebut.

C. HAMBATAN DAN TANTANGAN DALAM UPAYA PEMAJUAN, PENGHORMATAN, DAN PENEGAKAN HAM DI INDONESIA 1. Hambatan Penegakan HAM a. Faktor kondisi social-budaya 1) Strfikasi dan status social; yaitu tingkat pendidikan, usia, pekerjaan, ketur unan, dan ekonomi masyarakat Indonesia yang multi kompleks (heterogen) 2) Norma adat atau budaya local kadang bertentangan dengan HAM, terutama jika su dah bersinggungan dengan kedudukan seseorang, upacara-upacara sacral, pergaulan, dan sebagainya 3) Masih adanya konflik horizontal di kalangan masyarakat yang hanya disebabkan oleh hal-hal sepele

kolusi. yaitu penolakan terhadap pendekatan/ penilaian terhadap . * Prinsip Pembangunan nasionalm. yaitu bahwa adanya hak-hak asasi manusia bersifat fundam ental dan memiliki keberlakuan universal. hak masyarakat/ban gsa secara keseluruhan merupakan satu kesatuan. Faktor aparat dan penindakannya (Law Enforcement) 1) Masih adanya oknum aparat yang secara intitusi atau pribadi mengabaikan prose dur kerja yang sesuai dengan hak asasi manusia 2) Tingkat pendidikan dan kesejahteraan sebagian aparat yang dinilai masih belum layak sering membuka peluang `jalan pintas` untuk memperkaya diri 3) Pelaksanaan tindakan pelanggaran oleh oknum aparat masih diskriminatif. tidak konsekuen. social. * Prinsip objektivitas atau Non-Selektivitas. Tantangan Penegakan HAM Tentang penegakan hak asasi manusia di Indonesia untuk masa-masa yang akan datan g telah di gagas oleh pemerintah Indonesia ( presiden Soeharto) pada saat akan menyampaikan pidatonya di PBB dalam Konferensi Dunia ke-2 (Juni 1992) Dengan judul deklarasi Indonesia tentang Hak Asasi Manusia . hutan. yaitu berbagai jenis atau kategori HAM. sungai. hak perseorangan. dan Nepotisme) 2. persoalan hak asasi manusia sering diabaikan 3) Peran pengawasan legislative dan control social oleh masyarakat terhadap peme rintah sering diartikan oleh penguasa sebagai tindakan pembangkangan` d. Faktor komunikasi dan informasi 1) Letak geografis Indonesia yang luas dengan luas. * Prinsip Kesatuan HAM (Indivisibility). Faktor perangkat perundangan 1) Pemerintah tidak segera meratifikasikan hasil-hasil konvensi internasional te ntang hak asasi manusia 2) Kalaupun ada. peraturan perundang-undangan masih sulit untuk diimplementasika n e. hak ekonomi. dan tindakan peyimpangan berupa KKN (korupsi. y ang meliputi hak-hak sipil dan politik. yaitu bahwa kemajuan ekonomi dan social melalui k eberhasilan pembangunan nasional dapat membantu tercapainya tujuan meningkatkan demokrasi da n perlindungan HAM. dan cultural. dan gunung ya ng membatasi komunikasi antardaerah 2) Sarana dan prasarana komunikasi dan informasi yang belum terbangun secara bai k yang mencakup seluruh wilayah Indanesia 3) Sistem informasi untuk kepentingan sosialisasi yang masih sangat terbatas bai k sumberdaya manusianya maupun perangkat (software dan hardware) c. dalam pidato itu dita ndaskan beberapa prinsip. yaitu: Prinsip universalitas. Faktor kebijakan pemerintah 1) Tidak semua penguasa memiliki kebijakan yang sama tentang pentingnya jaminan hak asasi manusia 2) Ada kalanya demi kepentingan stabilitas nasional.b.

* 3. yaitu keseimbangan anatara hak perseorangan dan masyarakat dan bangsa. Pemantuan. Persiaapan harmonisasi peraturan perundang-undangan. * Prinsip Negara hukum. Penerapan norma dan standar Hak Asasi Manusia. Pembentukan dan penguatan institusi pelaksanaan RANHAM 2). mengabaikan HAM lainnya. 4). Diseminasi dan pendidikan Hak Asasi Manusia.dan pelaporan. yaitu bahwa penerapan dan perlindungan HAM merupaka n kompetensi dan tanggung jawab nasional. Rencana Aksi Nasional HAM Indonesia (2004-2009) Mengacu pada 6 (enam) program utama : 1). yang hanya menonjol kan satu jenis HAM saja. 3). Persiaapan instrumen Hak Asasi Manusia Internasional. evaluasi. dan 6). baik hukum tertulis maupun hukum tidak tertulis. * Prinsip Kompetensi Nasional. sesuai dengan kodrat manusia sebagai makhluk individual dan makhluk social sekaligus. . * Prinsip keseimbangan. 5).pelaksanaan hak-hak asasi pada suatu Negara oleh pihak luar. yaitu bahwa jaminan terhadap HAM dalam suatu negara dituan gkan dalam aturanaturan hukum.

3.Optional protocol.D. 1976 Konvensi internasional tentang Hak-hak Khusus. 1958 Lahirnya konvensi tentang hak-hak politik perempuan 2. . Beberapa instruman hukum tentang HAM internasional pasca-Universal Declaration o f human rights tahun 1948. yang isinya mencakup: . Keprihatiaan terseb ut kemudian mendorong kesadaran umat manusia untuk mengedepankan pengakuan dan perlindungan terhadap h ak asasi manusia.The international covenant of oconomi. The international on civil and political rights. yaitu NO Tahun Uraian/keterangan 1. INSTRUMEN HUKUM DAN PERADILAN INTERNASIONAL HAM 1. yaitu adanya kemungkinan seorang warga Negara mengdukan pela nggaran HAM kepada the human rights commite PBB setelah melalui upaya pengadilan di negarany a. yaitu memuat hak-hakdan hak-h ak politik (persamaan hak antara pria dan wanita) . . Intrumen Hukum Internasional HAM Perhatian dunia internasional terhadap Hak Asasi Manusia tampak meningkat setela h perang dunia II ( 1939-1945). 4.tonggak sejarah bagi diakuinya prinsip-prinsip kebebasaan sipil dan hak asasi dalam konteks internasional tampak nyata dibentuknya perserikatan bangsa-bangsa yang kemudian melahirkan deklarasi universal Hak Asasi Manusia (Universal Declaration of human rights) tahun 1948.sosial.yaitu berisi s yarat-syarat dan nilainilai bagi system demokrasi ekonomi. Selanjutnya. 1966 Covenants of Human Rights telah diratifikasi oleh Negara-negara PBB. Besarnya jumlah korban diberbagai belahan dunia melahirkan perhatian yang mendal am terhadap peristiwa penistaan terhadap nilai kemanusiaan dalam perang besar itu. dan budaya.social and cartular rights.

seorang penguasa yang otoriter biasanya dapat melakukan kejahatan kemanusiaan dengan leluasa tanpa ter sentuh oleh lembaga peradilan. Artinya persoalan hak asasi manusia tidak hanya merupakan persoalan suatu Negara secara tersendiri.pengakuan dan perlindungan ter hadap hak asasi manusia merupakan tanggung jawab bersama yang bersifat lintas negara. Sementara. Oleh karena itu. 1999 Konvensi tentang penghasupan segala bentuk Diskrimansi Rasial. 1990 Konvensi tentang Hak-hak anak 6. Karena itu. 2. 8. Bamyak kejahatan kemanusiaan yang merupakan pelanggaran HAM dilakukan oleh rezim otoriter di sebuah negara. Perlindungan terhadap hak asasi manusia internasional yang menggunakan instrumen t hukum adalah mahkamah kejahatan internasional atau yang dikenal dengan International Criminal . pelaku kejahatan kemanusiaan tidak dapat berdalih bahwa karena dia adalah warga negaranya tertentu dan melakukan kejahatan di wilayah ne gara sendiri.dan merendahkan martabat manusia. Biasanya pemerintah otoriter tidak hanya menguasai lembaga.tidak manusiawi.1984 Konvensi tentang penghasupan segala bentuk Diskrimansi terhadap perempuan. 7. 5. Peradilan INternasional HAM Sebagai suatu nilai yang diakui secara universal. 1993 Konvensi anti-aperheid Olahraga. dunia internasional tidak berhak menuntutnya. 1998 Konvensi menentang penyiksaan dan pengakuan atau hukuman lain yang kejam. melainkan menjadi pers oalan bersama yang mendapat perhatian internasional. lembaga negara lainnya dan juga masyarakat tidak memiliki kekuatan yang menandai untuk melakukan kontrol terhadap kekuasaannya.

Wewenang ICC terbatas pada kejahatan-kejahatan yang paling serius dan menyangkut masyarakat internasional. antara lain: .berkedudukan di Den Haag.Belanda. ICC dibentuk pada tanggal 1 juli 2002 berdasarkan pada aroma statute of the crim inal (1998). dan dapat mengadakan sidang di Negara lain bila diperlukan.Court (ICC).

. ras. .a. Membunuh anggota kelompok Mengakibatkan penderitaan fisik dan mental yang berat pada kelompok Menciptakan kondisi kehidupan kelompok yang mengakibatkan kemusnahan Mencegah kelahiran dalam kelompok Memaksa anak-anak untuk pindah kekelompok lain b. Genosida yaitu tindakan atau perbuatan yang bertujuan untuk menghancurkan atau memusnahka n seluruh atau sebagian bangsa . Pelanggaran dan Proses Peradilan HAM Internasional . antara lain sebagai berikut : Pembunuhan * Penyiksaan * Perkosaan * Penganiayaan kepada keiompok * Pemusnahan * Penghilangan orang dengan paksa * Perbudakan * Kejahatan apartheid * Penggusuran * Tindakan lain yang tidak berperikemanusiaan * Perampasan kemerdekaan * 3. Kejahatan terhadap kemanusiaan yaitu perbuatan yang dilakukan sebagai bagian dari serangan yang sistematik kepa da penduduk sipil. . etnis atau agama dengan cara: . .

dikenal dakwaan kejahatan perang dan genosida. pada awal tahun ini dia menyatakan kesiapannya untuk menghadapi pengad ilan. dia adalah war ga belanda pertama yang diadili dalam kasus ini. Meski demikian. Dia akan diajuka n kepengadilan genosida yang mendapat dukungan PBB. Di penjara itulah diperkirakan telah terjadi penyiksaan secara brutal lebih dari 17 . PBB mencurigai pengusaha itu adalah pemasok utama bahan-bahan kimia bagi rejim i rak. . Pengadilan akan dimulai pada tahun depan. Pena hanan telah dilakukan atas Kang Kek leu alias Duch pada juli lalu. dan eksekusi .a.000perempuan. Banyak yan g menilai. Kasus Genosida. namun dalam sebuah wawancara yang dilakuk an tahun 2003. Mengadili Jiang Zemin Secara hukum. . Penahannannya adalah bagia n dari tindak lanjut penyelidikan kasus Genosida dikamboja beberapa tahun yang lalu. Jaksa penuntut mengatakan PBB menggambarkan van Anraat seagai salah satu peranta ra penting dalam pembelian bahan-bahan kimia oleh irak. Duch dituduh menjadi kerala penjara S21 di Phnom Penh. Warga Negara diadili kasus Genosida irak Frans van Anraat. tersangka yang ditetapkan baru satu orang. ditahan. dengan mengirim 26 kali ke Negara itu. Pelanggaran hak asasi manusia Beberapa kasus yang pernah terjadi tentang pelanggaran hak asasi manusia di dun ia adalah sebagai berikut: . tokoh Khmer merah paling senior. van Anraat menyangkal tahu menahu soal serangan itu. dia kembali ke Belanda dan ditangkap pada bulan Desember 2004 di Amsterdam. Terkait kasus genosida tersebut. tokoh Khmer merah paling senior ditahan Nuon Chea. namun ternyata malah menimbu lkan kematian lebih dari satu juta orang karena kelaparan. pria. penyakit. Setelah irak diinvasi pada bulan Maret 2003. untuk pertama kalinya praktisi Falun Gong menuntut jiang zemin di . Laporan-laporan menyatakan saat itu dia member informasi kepada dinas rahasia Be landa mengenai program senjata Saddam Hussein. Rezim itu bermaksud menciptakan masyarakat agraria. yang dituduh menjual bahan kimia dari amarika seri kat dan jepang kepada irak yang digunakan untuk membuat gas syaraf dan gas mustard yang digunakan dalam per ang melawan iran tahun 1980-1988 dan terhadap warga kurdi irak. dan anak-anak. kerja paksa. Noun Chea memiliki peran penting sebagai pembuat keputusan dalam rezim tersebut. Noun Chea pun telah berulang kali membantah ikut bertanggung jawab atas kematian ribuan warga Negara tersebut.

dan juga telah . Ia telah dituntut dibawah hukum HAM atas penganiayaan dan kejahatan genosida (kejahatan pemunahan bangsa atau ras) yang dilakukannya. kajahatan kemanusiaan dan kejahatan genosida. Tiga alasan utama dalam tuntutannya terhadap Jiang Zemin adalah : penyiksaan ke jam. Amerika pada 22 oktober 2002. Philip Grand menyataka n jian zemin dengan kepentingannya sendiri telah melakukan penindasan terhadap pengikut Falun Gong.pengadilan pederal Chicago. Ketua organisasi itu.

dengan jelas menerangkan rincian dan kejadian sebagian pratiksi selama ditahan yang disiksa d an dipukul hingga meninggal. Proses peradilan hak asasi manusia internasional Prose paradilan HAM internasionai meliputi beberapa tahapan. setelah adanya laporan atau pengaduan dari salah satu Negara pese rta mengenai suatu kejahatan. Dalam proses pemeriksaan tersangka diperbolehkan: . da n saksi .mendirikan lembaga yang khusus menangani kasus Falun Gong yakni kantor 610 yang mi rip gestaponya Adolf Hitler.Membantah bukti yang di ajukan oleh penuntut umum . Para praktisi Falun Gong juga bergantung dengan pemerintah berbagai Negara mende sak mahkamah internasional PBB untuk mengadili Jiang Zemin. Pada waktu pemeriksaan. Meminta kehadiran dan bertanya kepada orang yang sedang diselidiki. Dalam melakukan penyelidikan. dan sebuah daftar nama almarhum yang paling jelas yang terakhir ini diketahui. antara lain: 1) Pemeriksaan pendahuluan Penuntut umum. tugas dan wewenang penuntut umum adalah: . penuntut umum boleh melanjutkan penyidikan dan dapat mengub ah atau mencabut setiap dakwaan. saat ini sedang mengumpulkan dan menata serangkaian bukti penindasan. kemudian melakukan evaluasi atas laporan tersebut. Membuat persiapan atau kesepakatan yang tidak bertentangan dengan undang-undan g untuk mempermudah kerjasama dengan Negara. Mengumpulkan dan memeriksa bukti-bukti . meliputi kesaksian dari sa ksi mata.Mengajukan bukti . organisasi antar pemerintah atau orang . b. Dalam pimpinan mengangkat majelis pemeriksayang bertanggung jawab terhadap pel . Mengadakan kerjasama dengan setiap Negara atau organisasi antar pemerintah yan g sesuai kewenangan . Praktisi yang tersebar diseluruh dunia. foto-foto almarhum.Menolak dakwaan . korban. penuntut umum harus mendukung setiap dakwaan dengan bu kti yang cukup . Sebelum pemeriksa. Karena itu ia harus bertanggung jawab atas kematian lebih dari 800 praktisi. Menjaga kerahasiaan dokumen dan informasi yang diperoleh . Apalagi penuntut u mum menyimpulkan bahwa ada dasar yang beralasan untuk menindak lanjuti dengan penyidikan kepada m ajelis pra-peradilan dengan dilengkapi bahan-bahan yang telah dikumpulkan. 2) Pemeriksaan pengadilan Dalam pasal 61 International Criminal Court (ICC) ditentukan sebagai berikut: .

.Mengambil suatu tindakan yang perlu untuk menjaga ketertiban selama berlangsun gnya pemeriksaan . Majelis pemeriksa dapat mengeluarkan terdakwa dan membuat penetapan baginya untuk mematuhi persidangan dan memberikan intruksi kepada pengacaranya dari luar sidan g dengan teknologi komunikasi . Bila majelis pemeriksa berpendapat bahwa diperlukan adanya fakta-fakta yang le bih lengkap untuk kepentingan keadilan. maka dapat: . . Hakim ketua memberi petunjuk pelaksanaan persidangan termasuk menjamin bahwa p ersidangan dilaksanakan secara adil dan tidak memihak .Memerintahkan agar pemeriksaan dilanjutkan . Majelis pemeriksa memberi kese mpatan kepada terdakwa untuk menyatakan pernyataan bersalah atau tidak bersalah. Majelis pemeriksa memiliki wewenang untuk: . terutama korban.Mengatur mengenai diterimanya suatu bukti . putusan pengadilan dapa t diajukan banding oleh penuntut umum atau orang yang dihukum dengan alasan-alasan sebagai berikut: .Menuntut penuntut umum mengajukan bukti tambahan termasuk keterangan saksi-sak si . . Putusan majelis pemeriksa harus berdasarkan evaluasi bukti dari seluruh persid angan 3) Upaya Banding Berdasarkan pasal 74 International Criminal Court (ICC). Kesalahan prosedur Kesalahan fakta Kesalahan hukum Alasan lain yang mempengaruhi keadilan . majelis pemeriksa membacakan kepada terdakwa dakwaan yang sebelumnya telah dikonfirmasikan oleh majelis pra-peradilan. . Dalam mulai persidangan. Terdakwa harus hadir selama pemeriksaan.aksana setiap persidangan berikutnya .bila terdakwa hadir dipengadilan terus -menerus menunggu persidangan.

Mendapat pekerjaan 2. Hak untuk mendapatkan dan memilih jenis pendidikan termasuk dalam . . e. . Yang menjadi tonggak perkembangan HAM adalah . . International Criminal Court didirkan pada tanggal . Magna Charta d. Declaration of Independent d L home et Du Citoyen 3. . a.Berilah tanda silang (x) di depan huruf a. . Rights of legal equality b. . . untuk memperoleh perlindungan b. Hak asasi manusia yang paling pokok yang harus terpenuhi dahulu untuk dapat melaksanakan hak asasi manusia yang lain adalah hak . . XI c. a. b. c. . kebebasan dari rasa takut c. Social and Culture Rights e. . Declaration des Droit c. d atau e pada jawaban yang ben ar ! MARI BERLATIH !!! Pussy laba2 gbr. . b. XII d. . d. Bill of Right b. a. . . c. XIII e. Property Rights d. Piagam HAM sedunia e.jpg 1. XIV 6. a. . . 1 Juli 2000 1 Juni 2001 I Juni 2002 1 Juli 2002 1 Juni 2004 5. X b. a. Procuderal Rights c. Hidup e. Beragama d. Hak Asasi Manusia diatur dalam UUD 1945 Bab . . Personal Rights 4. . . Di bawah ini tidak termasuk The Four Freedom .

. Kemanusiaan c. Kebebasan beragama d. . 10 Desember 1948 8. Penjelasan UUD 1945 c. Kebebasan dari rasa takut b. 24 Oktober 1945 c. . a. . Negara d. Kejahatan Apartheid termasuk kejahatan . Pembukaan UUD 1945 b. PERPU e. 24 Oktober 1945 d. . Biasa 10. Magna Charta b. Universal Declaration of Human Rights 9. Pengakuan HAM Sedunia disetujui oleh PBB pada tanggal . a. Proklamasi Kemerdekan RI dan UUD 1945 d. a.a. Piagam HAM Sedunia dikenal dengan . . . Ketetapan MPR . Declaration des Droit d L home et Du Citoyen e. Genosida b. . . 17 Agustus 1945 b. a. . . 10 November 1948 e. Declaration of Independence d. kebebasan berpendapat c. Kebebasan berpolitik e. Sikap bangsa Indonesia sebagai bangsa yang anti imprealisme dan kolonialisme ditegaskan dalam . . Hobeas Corpus Act c. Kebebasan dari kekurangan dan kelaparan 7. Barat e.

kata dasar (filsafat) berarti asal yang pertama. Pran cis (constituer). XVIII/MPR/19 98. hukum dasar atau susunan badan. Ada yang berpendapat sama. Setiap Negara yang merdeka dan berdaulat sudah barang tentu memiliki dasar Negar a yang berbeda. dasar Negara yang dianut adalah Pancasila. MPR No. 2. ada pula yang bersumber dari peraturan yang tidak tertulis seperti norma. istilah konstitusi mempunyai dua pengertian yaitu : a. Suatu konstitusi menggambarkan seluruh sistem ketatanegaraan suatu Negara. Perbedaan dasar Negara yang diterapkan didalam suatu Negara sangat dipengaruhi o leh nilai-nilai social-budaya. istil ah konstirusi mengandung arti undang-undang dasar. Pengertian Luas. Is tilah ini juga sering dipakai dalam arti: Pengertian yang menjadi pokok dari pikiran-pikiran lain. Dalam perkembangan politik dan ketatanegaraan. dan Jerman (Konstitution). Kata konsti tusi secara etimologis berasal dari bahasa Latin (constitutio). MPRS No. Bagi bangsa Indonesia. MPR No. berarti pedoman dalam mengatur kehidupan penyelenggaraan ketatane garaan Negara yang mencakup berbagai bidang kehidupan. IX/mpr/1978 . Penegasan kembali Pancasila sebagai dasar Negara tercantum dalam TAP. dan konvensi di dalam masyarakat. TAP. yaitu berupa kumpulan peraturan yang membentuk. serta sebagai sumber segala sumber hukum sebagaimana ter tuang di dalam TAP. jo. Peraturan-per aturan tersebut ada yang berbentuk tertulis sebagai keputusan badan yang berwenang.BAB 4 HUBUNGAN DASAR NEGARA DENGAN KONSTITUSI A. Belanda (constitutie). Konstitusi berarti keseluruhan dari ketentuan ketentuan dasar . Hubungan Dasar Negara dengan Konstitusi 1. Dalam pengertian ketatanegaraan. Pengertian Konstitusi Para ahli memiliki pandangan yang bervariasi mengenai konstitusi dan Undang-Undang Dasar . Dalam tinjauan yudiris konstitusional. kebiasaan adat istia dat. tetapi ada juga yang berpendapat berbeda. patriotism dan nasionalisme yang telah terkritalisasi dalam perju angan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan Negara yang hendak dicapainya. mengatur dan memerintah Negara. MPR No. Pancasila sebagai dasar Negara berkedudukan sebagai norma objekt if dan norma tertinggi dalam Negara. V/MPR/1973. XX/MPRS/1996. jo. Pengertian Dasar Negara Dalam Ensiklopedi Indonesia. Inggris (constitution). Kat a dasar bila dihubungkan dengan Negara.

Substansi Konstitusi Negara Konstitusi dapat dibedakan antara konstitusi tertulis dan konstitusi tidak tertu lis. bila pembuat konstitusi menetapkan cara mengubahnya tidak berat. Contoh. dapat pula dibedakan antara Hukum Dasar Tertulis. yaitu konvensi. Konstitusi atau hukum dasar. b. yaitu suatu dokumen lengkap mengenai peraturan peraturan dasar n egara. Konstitusi berarti piagam dasar atau Undang Undang Dasar ( Loi constitunelle). Suatu konstitusi disebut tertulis bila merupakan satu naskah.atau hukum dasar (droit constitunelle). Konstitusi be rsifat rigid apabila . Negara Inggris yang konstitusi hanya merupakan kumpulan-kumpulan dokumen. Salah satu contoh k onvensi di Indonesia adalah pelaksanaan Pidato Kenegaraan Presiden menjelang oeringatan Pro klamasi 17 Agustus. memp ertimbangkan perkembangan masyarakat sehingga mudah mengikuti perkembangan masyarakat sehingg a mudah mengikuti perkembangan zaman ( contoh Inggris dan Selandia Baru ). a. Konstitu si dikatakan fleksibel. sedangkan konstitusi tidak tertulis tidak merupakan satu naskah dan banyak dipengaruhi oleh tradisi dan konvensi. 3. y aitu UndangUndang Dasar dan Hukum Dasar Tidak Tertulis. Sifat dan fungsi konstitusi Negara Sifat pokok konstitusi Negara adalah flexible (luwes) dan rigid (kaku). Pengertian Sempit.

pembuatan suatu UUD dilakukan setelah negara itu didirikan. Setiap UUD memuat ketentuan ketentuan sebagai berikut : a. Jadi. konstitusionalisme merupakan gagasan di mana pemerint ah dipasang sebagai suatu kumpulan kegiatan yang diselenggarakan oleh dan atas nama rakyat. Raja memberikan kepada warganya suatu UUD. Menurut Carl J. Dengan Cara Keterangan 1 Pemberian . Hak Asasi Manusia d. Kanada. dibentuk UUD. Undang-Undang Dasar mutlak adanya. . setelah suatu Negara didirikan. tetapi dalam perkembangan zama n modern dewasa ini. Larangan untuk mengubah sifat tertentu dari UUD b. UUD itu timbul.pembuat konstitusi menetapkan cara perubahan yang sulit dengan maksud agar tidak mudah di ubah hukum dasarnya ( contoh Amerika. Cara Pembentukan dan mengubah konstitusi (undang-undang dasar) 1. maka kekuasaan raja dibatasi . kemudian ia berjanji akan mempergunakan kekuasaannya itu berdasarkan asas-asas tertentu dan kekuasaan itu akan dijalankan oleh suatu badan tertentu pula. 2 Sengaja Dibentuk . Prosedur mengubah UUD b. . Jerman dan Indonesia). Kedudukan Konstitusi (Undang-Undang Dasar) Meskipun Undang-Undang Dasar bukan merupakan salah satu syarat untuk berdirinya suatu Negara beserta dengan penyelenggaranya yang baik. Dalam hal ini. Sebab dengan adanya Undang-Undang Dasar baik penguasa Negara maupun masyarakat dapat mengetahui aturan atau ketentuan po kok atau dasar-dasar mengenai ketatanegaraannya. Friedrich. c. Dengan adnya UUD ini. Cara Pembentukan No. Organisasi negara c. biasanya karena raja merasa ada tekanan yang hebat dari sekitarnya dan takut akan timbul revolusi. Fungsi pokok konstitusi dan Undang-Undang Dasar adalah untuk membatasi kekuasaan pemerintah sedemikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sew enang-wenang.

2. Perubahan-perubahan secara berangsur-angsur dapat menimbulkan suatu UUD. Cara Mengubah No Degan Cara Keterangan 1 Oleh Badan Legislatif/Perundangan biasa .3 Cara Revolusi . diatur di dalam UU No. 2 Referendum . 5 Tahun 1958). 3 Oleh Badan Khusus . kadang-kadang membuat suatu UUD yang kemudian mendapat persetujuan rakyatnya atau pemerintah tersebut dapat pula mengambil cara lain. hanya harus dengan syarat yang lebih berat dari pada jika Badan Legislatif ini membuat undang-undang biasa (bukan Undang-Undang Dasar). Referendum. Yaitu dengan jalan pemungutan suara diantara rakyat yang mempunyai hak suara (pada masa Orde Baru. 4 Cara Evolusi . Dilakukan oleh badan legislative. dan secara otomatis UUD yang lama tidak berlaku lagi. Pemerintah baru yang terbentuk sebagai hasil revolusi ini. yaitu dengan mengambil suatu permusyawaratan yang akan menetapkan UUD itu.

Harus diadakan oleh suatu badan khusus yang pekerjaannya hany untuk mengubah Undang-Undang Dasar saja.. Perubahan UUD itu baru dapat terjadi jika mayoritas Negaranegara bagian dari federasi itu menyetujui perubahan itu. . 4 Khusus di Negara Federasi .

Tujuan umum ini berhubungan dengan masalah hubungan antara bang sa (hubungan luar negri) atau politik luar negri Indonesia yang bebas aktif. tercakup dalam kaimat melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah . Dasar tujuan Negara (tujuan umum dan tujuan khusus). Tujuan umum. Adanya kesatuan objek (penguasa) yang mengadakan peraturan-peraturan hukum. karena tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan . Adanya kesatuan asas kerohanian yang menjadi dasar keseluruhan peraturan huku m. Hal itu terpenuhi oleh penyebutan disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu UUD Negara Indonesia yang berlangsung saat sejak timbulnya Negara Indonesia sampai seterusny a selama Negara Indonesia ada. A dapun syarat-syarat yang dimaksudkan mencakup hal-hal berikut : a.B. Adanya kesatuan waktu dimana keseluruhan peraturan hukum itu berlaku. H al ini terpenuhi dengan adanya suatu Pemerintah Republik Indonesia b. da n keadilan social. Tujuan khusus. tercakup dalam kalimat untuk memajukan kesejahteraan umumdan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Adanya kesatuan daerah dimana keseluruhan peraturan hukum itu berlaku. Pokok kaidah negera yang fundamental menurut ilmu hukm tata Negara mempunyai beb erapa unsur mutlak antara lain : a. Dari segi isinya. perdamaian abadi. Hal ini terpenuhi oleh adanya dasar Filsafat Negara Pancasila c. Kedudukan Pembukaan UUD 1945 Negara Kesatuan RI Tahun 1945 Pembukaan UUD mengandung nilai-nilai yang dijunjung tinggi oleh bangsa-bangsa ya ng beradab diseluruh muka bumi. terpen uhi oleh penyebutan seluruh tumpah darah Indonesia d. Kalimat di dalam Pembukaan UUD tersebut antara lain Bahwa se sungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. 1. Dari segi terjadinya. ditentukan oleh pembentuk Negara dan terjelma dalam sua tu bentuk pernyataan lahir sebagai penjelmaan kehendak pembentuk Negara untuk menjadikan h al-hal tetentu sebagai dasar Negara yang dibentuknya b. Kedudukan Pembukaan UUD 1945 Di dalam alinea keempat Pembukaan UUD 1945 termuat unsur-unsur seperti yang diis yaratkan bagi adanya suatu tertib hukum yaitu kebulatan dari keseluruhan peraturan hukum . maka penjajahan di a tas dunia harus dihapuskan. memuat dasar-dasar pokok Negara yang dibentuk sebagai berik ut : 1.

mencerdaskan ehidupan bangsa serta mewujudkan suatu keadilan social b agi seluruh rajyat Indonesia. pembukaan UUD 1945 telah memenuhi syarat sebagai pokok kaidah Negara yang fundamental (fundamental norm). b. UUD 1945 merupakan hukum posit if yang mengikat pemerintah sebagai penyelenggara negara. 3. . Pe rsatuan Indonesia. Maka disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia . Kemanusian yang adil dan beradab. Dalam hubungannya dengan pasal-pasal UUD 1945 (Batang Tubuh UUD 1945). serta dengan mewujudkan suatu keadilan social bagi se luruh rakyat Indonesia . Ketentuan diadakannya Undang-Undang Dasar yang tersimpul dalam kalimat. Dasar filsafat Negara (asas kerohaian) pancasila yang tercakup dalam kalimat . Membuat norma norma. Tujuan ini bersifat khusus dalam kerangka tujuan bersa m. dan juga mengikat setiap warga negara . adalah Republik yang berkedaulatan Rakyat 4. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyaaratan/perwakilan. 2.darah Indonesia. UUD memiliki sifat-sifat sebagai berikut : a. yaitu menuju masyarakat adil dan makmur. aturan aturan serta ketentuan ketentuan yang dapat dan ha rus dilaksanakan secara konstitusional.d engan berdasar kepada : Ke-Tuhanan yang MAha Esa. Dengan demikian. Karena sifatnya tertulis dan rumusannya jelas. Bentuk Negara.

tetapi harus diisi dengan mewujudkan negara Indonesia yang merdeka.bersatu . Bahwa kemerdekaan bukanlah akhir perjuangan. Pernyataan objektif bangsa Indonesia bahwa penjajasan tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. menjadi alat kontrol norma norma hukum yang lebih rendah dalam hirarki tertib hukum Indonesia.c. . berdaulat. Makna yang Terkandung dalam pembukaan UUD 1945 Makna yang terkandung di dalam pembukaan UUD 1945 dapat dilihat pada matriks dib awah ini. Ketiga . Pernyataan subjektif bangsa Indonesia untuk menentang dan menghapus penjajahan diatas dunia. Kedua Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah pada saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengagtarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia . Pemerintah Indonesia mendukung kemerdekaan bagi setiap bangsa Indonesia untuk berdiri sendiri. Kemerdekaan yang dicapai oleh bangsa Indonesia merupakan hasil perjuangan pergerakan melawan penjajah. .maka penjajahan di atas dunia harus di hapuskan. .adil dan makmur. . termasuk pembukaan UUD 1945 yang dalam tertib hukum Indonesia merup akan undang undang yang tertinggi. Alinea Isi/keterangan makna yang terkandung Pertama Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu . karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. . Keteguhan bangsa Indonesia dalam membela kemerdekaan melawan penjajah dalam segala bentuk. . Adanya momentum yang harus dimanfaatkan untuk menyatakan kemerdekaan. UUD 1945. 2.

Memajukab kesejahteraan umum. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Keinginan yang didambakan oleh segenap bangsa Indonesia terhadap suatu kehidupan yang berkesinambungan antara kehidupan material dan spiritual. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. C. Adanya fungsi dan sekaligus tujuan Negara Indonesia. Sistem pemerintahan Negara. yaitu : A. . Pengukuhan pernyataan Proklamasi Kemerdekan. . mencerdaskan kehidupan bangsa. dan kehidupan dunia maupun akhirat.Atas berkat rahmat Allah yang Maha Kuasa dan dengan gigorong oleh keinginan luhur. ikut melaksanakan ketertiban dubia yang berdasarkan kemerdekaan. Kemerdekaan bangsa Indonesia yang disusun dalam suatu Undang-Undang Dasar 1945 . Dasar Negara Pancasila 3. Kemanusiaan yang adil dan beradab. Susunan/bentuk Negara Republik Indonesia . maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsan Indonesia itu dalam suayu Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Melindungi segenap bangsa Indonesia dan sekuruh tumpah garaj Indonesia B. Persatuan Indonesia. perdamaian abadi dan keadilan social. Motivasi spiritual yang luhur bahwa kemerdekaan kita adalah berkat rahmat Alllah Yang Maha Kuasa . dalam suatu susunan Negear Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat degan berdasar kepada: Ketuhanan Yang Maha Esa. yaitu berdasarkan kedaulatan rakyat (demikrasi) . dan keadilan social . Mencerdaskan kehidupan bangsa. Makna Pembukaan UUD 1945 bagi Perjuangan Bangsa Indonesia . . yang berbentuk Undang Dasar. dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebujaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan. perdamaian abadi. Keempat Kemudian daripada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. serta dengan mewujudkan suatu keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pembukaan juga merupakan sumber dari c ita hukum dan .Undang-Undang Dasar merupakan sumber hukum tertinggi dari hukum yang berlaku di Indonesia. sedangkan Pembukaan UUD 1945 merupakan sumber dari motivasi dan aspirasi perjuan gan serta tekad bangsa Indonesia untuk mencapai tujuannya.

Pokok pikiran Kedua : Negara hendak mewujudkan keadilan social bagi social bag i seluruh rakyat Hal ini merupakan poko pikiran keadilan social. Mem ang aliran ini sesuai dengan sifat nasyarakat Indonesia . Negara menurut pengertian Pembukaan itu mengh endaki persatuan menghendaki persatuan yang meliputi segenap bangsa Indonesia.begitu bunyinya melindungi segenap bangsa Indon esia dan seluruh tumpah darah Indonesia untuk berdasar atas persatuan mewujudkan keadilan bagi seluruh rajyat Indonesia . Negara yang melindungi dan meliputi segenap bangsa seluuhnya. apanila kita memperhatikan keempat pokok pikiran tersebut tampa l bahwa pokok-pokok pikiran ini tidak lain adalah pancaran dari dasar falsafat Negara Pa ncasila. Oleh karena iti. sisten begara yang terbentuk dalam UU D 1945 harus berdasar atas kedaulatab rakyat dan berdasar atas permusyawaratn/perwakilan. Pokok-pokok pikiran ini dijelmakan kedalam pasal demi pasal Batang Tubuh Undang-Undang Dasar 1945.cita moral yang ingin ditegakan baik dalam lingkungan nasional maupun dalam hubung an pergaulan bangsa-bangsa di dunia. Inilah s uatu dasar Negara yang tidak boleh dilupakan. Pokok pikran Keempat : Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa menurut da sar kemanusiaan yang adil dan beradab . mengatasi segala paham perseorangan. Hal ini menegaskan pokok pikiran Ketuhanan Yang Maha Esa dan Kemanusiaan yang adil dan beradab. Pokok pikiran Ketiga : Negara yang berkedaulatan rajyat berdasar atas kerakyat an dan permisyawaratn/perwakilan . . Pokok-pokok Pikiran dalam Pembukaan UUD 1945 Pokok-pokok pikiran yang terkandung di dalam Pembukaan UUD 1945 adalah sebagai b erikut: a. Dalam Pembukaan ini. Pokok pikiran yang hendak diwuju dkan oleh Negara bagi seluruh rakyat ini didasarkan pada kesadaran bahwa manusia Indonesia mempun yai hak dan kewajiban yang sama untuk menciptakan keadilan social dalam kehidupan masyarakat . b. Negara mengatasi segala paham golongan. Jadi. d. c. Dengan demikian. yang menyatakan bahwa kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat. Ini adalah pokok pikiran kedaulatan raky at. UUD 1945 harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara Negara untuk memelihara budi p ekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur. diterima aliran pengertian Negara persatua n. Oleh karena itu. Pokok pikiran Pertama: Negara. 4.

Oleh karena itu. Semangat (Pembuk aan) pada hakikatnya merupakan suatu rangkaian lesatuan yang tak dapat dipisahkan. karena Pembukaan UUD 1945 mengandung pokok-pokok pi kiran yang dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal di Batang Tubuh UUD 1945 tersebut. Batang Tubuh UUD 1945 terdiri dari rangkaian pasal-pasal merupakan perwujudan po kok-pokok pikiran yang terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. dan pokok-pokok pikrab tersebut dijelmakan dalam pasal UU D 1945. b aik yang tertulis maupun tidak tertulis. Hubungan Pembukaan dengan Batang Tubuh UUD 1945 Pokok-pokok pikiran pembukaan UUD 1945. Pokok-pokok pikiran tersebut tidak laib adalah pancaran dari Pancasila yang tela h nanpu nenberikan emangat dan terpancang dengan khidmay dalam perangkat UUD 1945. Pem bukaan UUD 1945 yang merupakan kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. yang tidak lain adalah pokok p ikiran : Persatuan Indonesia. dipahami bahwa suasana kebatinan UUD 1945 serta cita hukum UUD 1945 bersumb er atau dijiwai oleh dasar falsafat Pancasila. Kesatua n serta semangat yang demikian itulah yang harus diketahui. Dengan demikian. dipahami. Inilah yang dimaksud dengan arti dan fungsi Panca sila sebagai Dasar Negara. jelaslah bahwa Pembukaan UUD 1945 mempunyai fungsi atau hubunga n langsung degan Batang Tubuh UUD 1945. dan Ketuhanan Yang Maha Esa menurut dasar Kemanusiaa n yang adil dan beradab. . Keadilan social. bahkan hal ini menjadi rang kaian kesatuan nilai dan norma yang terpadu. dan dihayati oleh setiap in san warga Negara Indonesia.5. Kedaulatan Rakyat berdasar atas kerakyatan dan permusyawaratan/perwakilan. merupakan suasana kebatinan Undang-Undan g Dasar Negara Indonesia serta mewujudkan cita hukum yang menguasai hkum dasar Negara.

6. Tata Urutan Peraturan Perundangan-Undangan yang Berlaku di Indonesia TAP MPRS NO. XX/MPRS/ 1966 Tentang Sumber Tertib Hukum RI TAP MPR NO. III / MPR / 2000 Tentang Tata Urutan PerudangUndangan Nasional UU RI No. 10 Tahun 2004 pasal 7 ayat 1, Tata Urutan PerudangUndangan Nasional UUD 1945 UUD 1945 UUD 1945 TAP MPR TAP MPR UU / PERPU UU / PERPU UU Peraturan Pemerintah Peraturan Pemerintah PERPU Peraturan Presiden Keputusan Presiden Peraturan Pemerintah Peraturan Daerah Peraturan Pelaksana lainnya Keputusan Presiden

Peraturan Daerah

C. Perbandingan Konstitusi pada Negara Republik Indonesia dengan Negara Liberal dan Negara Komunis 1. Konstitusi Negara Republik Indonesia

Konsepsi Konstitusi Negara Indonesia bersumber pada Undang-Undang Dasar 1945. a. Mekenisme konstitusional Demokrasi Pancasila Mekanisme pelaksanaan demokrasi Pancasila bersumber pada konstitusi atau Undang -Undang Dasar 1945.Perihal mekanisme demokrasi pancasila telah tercantum di dalam penjel asan UUD 1945, dan dijabarkan lebih lanjut dalam system pemerintahan Negara sebagai berikut : 1. Indonesia ialah Negara berdasar atas hukum ( rechstaat ) 2. Indonesia menggunakan sistem konstitusional 3. Kekuasaan Negara yang tertinggi ditangan MPR 4. Presiden ialah penyelenggara pemerintahan Negara tertinggi dibawah majelis 5. Presiden tidak bertanggung jawab kepada Dewan Perwakilan Rakyat 6. Menteri Negara adalah pembantu Presiden ; Menteri Negara tidak bertanggung ja wab kepada Dewan Perwakilan Rakyat 7. Kekuasaan kepala Negara tidak terbatas b. Lembaga-lembaga Kenegaraan Lembaga-lembaga kenegaraan sesuai dengan UUD 1945 (amandemen) adalah Majlis Permusyawaratan Rakyat (pasal 2-3), Presiden (Pasal 4-16), Dewan Perwakilan Raky at (Pasal 19-22 B), Cadan Pemeriksa Keuangan (Pasal 23 E dan 23 F) dan Mahkamah Agung (Pasal 24 A) Gambaran umum mengenal lemnaga-lembaga kemegaraan berdasarkan UUD 1945 (amandeme n) dapat dilihat dalam uraian dibawah ini. a. Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Tugas Pokok : Pemegang kekuasaan Konstitutif, yang mencakup antara lain : 1. Mengubah dan menetapkan UUD (pasal 3 ayat 1) 2. Melantik Presiden dan/atau wakil Presiden (pasal 3 ayat 2) 3. Memberhentikan Presiden dan /atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya menuru t UUD (pasal 3 ayat 3) b. Presiden Presiden adalah penyelenggara kekuasaan pemerintahan Negara tertinggi dibawah MP R, yang

dalam melakukan kewajibannya dibantu oleh satu orang Wakil Presiden (pasal 4 aya t 2 UUD 1945)

maupun jangka pendek dan mengendalikan pelaksanaanya. dan fungsi pengawasan (pasal 20 A ayat 1) d. b. Menetapkan kebijakan tugas penunjangnya. Memutus permohonan kasasi terhadap putusan Pengadilan Tingkat Banding atau Ti ngkat Terakhir dari semua Lingkungan Peradilan. Memeriksa dan memutus : . dan c. Melakukan perbendaharaan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlak u c. e. Memiliki fungsi legilasi. Permohonan kasasi . Dalam pasal UU No.Tugas pokok : Pemegang kekuasaan Eksekutif (pelaksana undang-undang) yang mencakup : a. Mahkamah Agung (MA) Tugas Pokok: Pemegang kekuasaan yudikatif (mengadili pelanggar Undang-Undang). baik jangka panjang. jangka menengah . b. Permohonan peninjau kembali putusan pengadilan yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap. Sengketa tentang kewenangan mengadili . Menetapkan kebijakan atas tanggung jawab keuangan Negara. 2. c. Kepala Pemerintah Kepala Negara Panglima tetinggi Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Tugas Pokok : Pemegang kekuasaan Legislatif (Pembuat UU) yang mencakup : a. Fungsi DPR dari sudut pandang ketatanegaraan. fungsi anggaran. c. Membahasa dan menyetujui bersama rancangan undang-undang yang diajukan oleh Presiden. b. antara lain disebutkan : a. mencakup antara lain : . Memegang kekuasaan membentuk Undang-Undang (pasal 20 ayat 1) b. Fungsi kontrol . Fungsi Legilasi atau pembuatan UU . baik jangka panjang . 14/1985. Konstitusi pada Negara Liberal Konsepsi pemikiran liberal (liberalism) di Negara-negara barat muncul sebagai a . maupun jangka pendek. jangka menengah. Badan Pemeriksa Keuangan Tugas Pokok : Pemegang kekuasaan eksaminatif/inspektif yang mencakup : a. Fungsi perwakilan d.

b. a. dianggap me mudahkan pemerintah untuk menyesuaikan tindakan-tindakan dan lembaga-lembaganya sesuai de ngan tuntunan zaman tanpa mengalami kesulitan dalam prosedurnya. Mereka gandrung menyuarakan liberte. dan fra ternite.ntiklimaks dari penguasa monarki absolute. Bila cabinet melakukan penyimpangan terhadap program-program k ebijakan . egalite. Mentri-mentri (cabinet) harus mempertanggung jawabkan semua tindakannya kepada DPR. Konstitusi di Negara Inggris Negara Inggris tidak mempunyai konstitusi tertulis . Ini berarti cabinet harus mendapat kepercayaan (mosi) dari parlemen. oleh sebab itu. Mekanisme Konstitusional Demokrasi Parlementer Ciri-ciri pemerintahan parlementer adalah sebagai berikut : . . Kekuasaan legislative (DPR/Parlemen) lebih kuat daripada kekuasaan eksekutif ( Pemerintah = Perdana Menteri) . Dalam arti luas Liberalisme adalah usaha perjuangan menuju kebebasan . Program-program kebijakan cabinet harus disesuaikan dengan tujuan politik seba giab besar anggota parlemen.

yaitu : House of Commons (Majelis R endah) dan House of Lord (Majelis Tinggi) Tugas Pokok : Parlemen pada system pemerintahan di inggris memiliki peran sebagai berikut : . Kedudukan kepala Negara (raja. Badan eksekutif Terdiri dari raja/ratu yang tak dapat diganggu gugat (sinbolis). Konstitusi pada Negara Komunis Komunis tudak hanya merupakan system politik yang menjadi dasar bagi konstitusi di Republik Rakyat Cina. a. Lembaga-lembaga Kenegaraan Raja atau ratu sebagai pemegang tahta kerajaan hanya berfungsi dalam segi-segi pemerintah yang bersufat seromonial (keupacaraan). Mempersiapkan di bidang legislasi atas dasar kebijakan menteri . memimpin partai mayoritas b. Badan Legislatif Parlemen terdiri dari dua kamar (bicameral). Mengawasi pelaksanaan undang-undang . Memimpin cabinet yang para anggotanya telah dipilihnya sendiri . Menilai secara kontinu reekan-rekan seperti yang duduk di cabinet . Raja/ratu secara otomatis menduduki jaba tan warisan dalam Majelis tinggi. antara lain : . . Memaparkan argumentasi-argumentasi politik kepada para pemilih 3. pangeran atau kaisar) hanya sebagai lambi ng atau symbol yang tidak dapat di ganggu gugat. Tugas Pokok : Pemegangkekuasaan eksekutif ada pada perdana menteri yang mencakup antara lain: . dan kekuasaan s esungguhnya ada pada Perdaba Menteri. Mentyatakan gagasan-gagasan politik . ratu. tetapi juga mencerminkan suatu gaya hidup yang berdasarkan nilai-ni lai tertentu. anggota parlemen dapat menjatuhkan cabinet dengan memberikan mosi t idak percaya kepada pemerintah.yang dibuat. Membimbing Majelis rendah . c. Menjadi penghubung dengan raja/ratu .

tentara. Pertama. seperti polisi. diimdoktrinasi secara luas. kejaksaan dipakai untuk diabadikan ke pada pencapaian komunisme (mobilization system). Negara merupakan alat untuk mencapai komunisme Alat kenegaraan. persatuan harus dipaksakan dan oposisi ditindas. ba gi pengikutnya sendiri yang kurang insaf. dan budaya. Khusus di Repub lik Rakyat Cina. tidak dipandang sebagai a good in itself akan tetapi sebagai alat revolusi untuk mencapai masyarakat komunis. social. ekonomi. Campur tangan Negara sangat luas dan mendalam d ibidang politik. Di bidang hukum. a. Gagasan monoisme (sebagai lawan dari pluralism) Gagasan ini menolak adanya golongan-golongan di dalam masyarakat sebab dianggap bahwa setiap golongan yang berlainan aliran pemikirannya merupakan perpecahan. . Kekerasan di pandang sebagai alat yang sah guna mencapai komunsme Pelaksanaan pemaksaan dipakai dalm dua tahap.. Kedua. demokrasi rakyat adalah bentuk khusus demokrasi yang mem enuhi fungsi diktatur proletar . terutma ditujukan kepada angkatan muda. Bentuk khusus ini tumbuh dan berkembang di Negara-negara Eropa Timur (sebelim runtuhnya Uni soviet tahun 1991) dan di Tiongkok (RRC). sebagai hasil perkembangan politik yang amat kaku dan penuh ketegangan antara go longan komunis dan golongan antikomunis. Mekanisme konstitusional demokrasi rakyat (ala komunis) Menurut istilah komunis. . terhadap musuh diselengg arakan suatu diktatur yang kejam dimana oposisi dimusnahkan sampai ke akar-akarnya. . pada akhirnya hany diakui adanya satu partai dalam mas yarakat (golongan-golongan lain disingkirkan dengan paksa). Oleh sebab itu .

Mengatur mengendalikan seluuh struktur administrative dan bersama-sama degan badan-badan tertinggi PKC menyelenggarakan pemerintahan Cina. Melambangkan dukungan rakyat dan menghormati wakil-wakil terpilih yang secara politik disukai. dan pengawasan secara umum terhadap semua organ Negara. penuntuan. Forum untuk mempelajari. mendukung. Tugas Pokok : a. dan keala-kepala dari semua lementerian dan komisi. 3. Ketua PKC dan Sekjen PKC Organ administartif utama (Dewan Negara) yang terdiri dari Perdana Menteri (PM). D.b. wakil-wakil PM. dan mengesahkan tindakan-tindakan pimpina n pusat b. Kejaksaan mempunyai kekuasaan yang bebas. secara mapan Konstitusi Cina ditetapkan dalam Kongres Rakyat Nasiona l yang menyebutkan antara lain bahwa demokrasi rakyat dipimpin oleh kelas pekerja dalam hal ini dike lola oleh partai Komunis Cina sebagai inti kepemimpinan pemerintahan 1. Sikap Positif terhadap Konsitusi Negara . Pengadilan Rakyat bertanggung jawab kepada kongres rakyat disetiap tingkatan. Mahkamah Rakyat Tertinggi dan Kejaksaan Rakyat Tertinggi Bagian terakhir kerangka kerja pemerintah pusat. demokrasi masih sulit terwujud. Tugas pokok : Pemegang Kekuasaan Eksekutif yang mencakup : a. b. yang mencakup antara lain : a. 2. Tugas Pokok : Pemegang kekuasaan Yudikatif. Berperansebagai penerjamah keputusan-keputusan partai kedalam tindakan-tindak an Negara menjaikannya sebagai lembaga yang dibentuk oleh konstitusi. termasuk pengadilan-pengadilan. kendatipun usaha kea rah perubahan dilakukan terus menerus dalam rangka reformas i besarbesaran yang dirancangkan mahasiswa dalam rangka mebghadapi era globalisasi dewa sa ini. Kekuasaan Yudikatif dijalankan secara bertingkat kaku oleh pengadilan rakyat c. tetapi baru pada tahun 1954. Namun karena perwakilan rakyat tersebut didominasi oleh Partai Komunis Cina. b. Konggres Rakyat Cina (KRC) Disebut organ wewenang Negara tertinggi dan pemegang wewenang legislative satu-s atunya dalam Negara. Lembaga-Lembaga kenegaraan Republik Rakyat Cina berdiri pada tahun 1949 dengan menumbangkan Dinasti Ching. termasuk penyidikan.

apa yang seharusnya dilakukan terhadap konstitusi Negara y ang berlaku? Tentu saja kita harus taat asas dan taat hukum .Sebagai warga Negara. berbangsa dan bernegara. dan dilakukan. didengar. pengkritik atau menya lahkan orang lain. Mampu mengatasi masalah Setiap warga Negara harus memiliki kemampuan untuk mengatasi berbagai permasala han yang dihadapi. Bersikap Terbuka Sikap terbuka atau transparan merupakan sikap apa adanya berdasarkan apa yang d ilihat. sekarang menjadi orang yang mampu member solusi ( jalan keluar ). kita belajar untuk memahami keberadaan sebagai warga Negara yang akan me laksanakan ketentuan-ketentuan penyelenggara negra dengan seoptimal mungkin. sehingga kalau sebelumnya hanya menjadi penonton. dirasakan. Agar Konstitusi Negara dapat dilaksanakan dengan baik sesuai dengan dasar-dasar pemahaman taat asas dan taat hukum. b. Dengan sikap terbuka terhadap k onstitusi Negara. sikap ini penting untuk di kembangkan karena akan membentuk kebiasaan menghadapi masalah. maka sangat diperlukan sikap positif dari setiap warga Nega ra sebagai berikut : a. kemampua n untuk mengatasi masalah konstitusi negara akan memberikan iklim dan suasana yang semak in baik dalam menata kehidupan bermasyarakat. Sikap terbuka sangat penting dilakukan sebagai upaya m enghilangkan rasa curiga dan salah paham sehingga dapat dipupuk rasa saling percaya dan kerja sama guna menumbuhkan sikap toleransi dan kerukunan hidup. Fungsi pokok Konstitusi atau Undang-Undang Dasar adlah untuk membatasi kekuasaan pemerintah sedeikian rupa sehingga penyelenggaraan kekuasaan tidak bersifat sewenang-wenang . .

Dalam penyelenggara k ehidupan Negara. suku bangsa. Memiliki harapan Realistis Negara Indonesia dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk terbesar keempat didunia memiliki permasalahan yang lebih kompleks dalam nernagai kehidupan. sangat penting bagi warga Negara untuk mampu memahami situasi dan kondis i Negara dalam kebijakan yang diambil. Menyadari adanya perbedaan Bangsa Indonesia merupakan salah satu bangsa yang masyarakat sangat beragam seh ingga tertanam istilah bhineka tunggala ika ( berbeda beda namun tetap satu ). Penghargaan terhadap karya bangsa sendiri Bangsa Indonesia harus bangga terhadap hasil karya bangsa sendiri.c. Salah satu k arya bangsa untuk kelangsungan kehidupan bangsa Indonesia adalah kemerdekaan dan kedaulatan bangsa dalam penyelenggaraan Negara. e. SISTEMATIKA UUD 1945 NO UUD 1945 BAB PASAL AYAT ATURAN PERALIHAN ATURAN TAMBAHAN 1 . dan budayanya. d. adat istiadat. Mau menerima dan memberi umpan balik Kesadaran untuk tunduk dan patuh terhadap konstitusi Negara sangat diperlukan d alam rangka menghormati produk-produk konstitusi yang dihasilkan oleh para penyelenggara Neg ara. f. perbedaan harus diterima sebagai suatu kenyataan atau realitas masyarakat di sekitar kita baik agama.

Sebelum Amamdemen 16 37 49 4 Pasal 2 Ayat 2 Sesudah Amandemen 21 73 170 3 Pasal 2 Pasal STRUKTUR PEMERINTAHAN INDONESIA SEBELUM AMANDEMEN PANCASILA PEMBUKAAN UUD 1945 UUD 1945 MPR DPA BPK MA DPR PRESIDEN .

Keadilan hukum : perlaukan yang sama terhadap hal hal yang sama dan yang sesu ai dengan itu. Kewarganegaraan Republik Indonesia 1.MA PRESIDEN WAPRES MPR DPR-DPD 1. banyak pula pendatang yang berasal dari nenek moyang berbeda. BAB 5 Persamaan Kedudukan Warga Negara A. serta perlakuan yang tidak sama tehdap hal hal yang berbeda termasuk orang dan hubunga nnya. Rakyat dalam Suatu Negara Rakyat di dalam suatu Negara meliputi semua orang yang bertempat tinggal di dal am wilayah kekuasaan Negara dan tunduk pada kekuasaan Negara itu. Kegunaan hukum : fungsi dan manfaat hukum adalah untuk mengatur ketertiban hi dup di dalam masyarakat 3. 2. Awalnya rakyat di dalam suatu Negar a hanya terdiri dari orang-orang dari satu keturunan yang berasal dari satu nenek moyang yang masih m emiliki hubungan pertalian darah. Namun dalam perkembangan berikutnya. factor tempat tinggal bersama ikut menentukan apa kah seseorang .SESUDAH AMANDEMEN Menurut Gustav Redbruch. dalam perkembangan dewasa ini. Kepastian hukum : hukum menjadi berlaku dan mengikat seluruh warga negara tan pa kecuali dalam rangka menegakkan kebenaran dan supremasi hukum. ada tiga nilai dasar hukum : UUD 1945 BPK KEHAKIMAN MK KY .

Adadpun rakyat di dalam suatu Neg ara dapat dibedakan sebagai berikut : a. Biasanya. Warga Negara adalah mereka yang berdasarkan hukum tertentu merupakan anggota dar i suatu Negara. Contoh : para turis mancanegara atau tamu-tamu instansi tertentu didalam suatu Negara. dengan status kewarganegaraan warga Negara asli atau warga Negara keturu nan asing. penduduk adalah mereka yang lahir secara turun-temurun dan besar didalam suatu Negara.termasuk dalam pengertian rakyat suatu Negara. rakyat dibedakan menjadi wa rga Negara dan bukan warga Negara. * b. Berdasarkan hubungan dengan pemerintah negaranya. rakyat dapat dibedakan menjadi penduduk dan bukan penduduk. penduduk adalah semua orang yang pada suatu waktu mendiami wolayah Negara. Warga Negara juga dapat diperoleh berdasarkan suatu undang-undang atau perjanjia n yang diakui sebagai warga Negara (melalui proses naturalisasi) * . Penduduk adalah mereka yang bertempat tinggal atatu berdomisili didalam suatu wi layah Negara (menetap) untuk jangka waktu yang lama. Berdasarkan hubungannya dengan daerah tertentu di dalam suatu Negara. * Bukan Penduduk adalah mereka yang berada didalam suatu wilayah Negara hanya untu k sementara waktu (tidak menetap). Secara sosiologis.

3. suatu hak yang tidak dimiliki oleh o rang yang bukan warga Negara. Contoh : w arga Negara dapat memiliki tanah atau mengikuti pemilu. b. dan sebagaiya. Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-o rang bangsa lain yang disahkan dengan Undang-Undang sebagai warga Negara. * Warga Negara dan bukan yang memiliki hak dan kewajiban yang berbeda.Bukan Warga Negara (orang asing) adalah mereka yang berada pada suatu Negara te tapi secara hukum tidak menjadi anggota Negara yang bersangkutan. Menurut setsel aktif. 2. Contoh : Duta besar. men gelola dan mewujudkan tujuan negara. Adanya perbedaan dalam menentukan kewarganegaraan di beberapa Negara. . namun tunduk pada pemerint ah di mana mereka berada. Sedangkan menurut setsel pasif. Jadi. b. Ius soli adalah asas yang menentukan kewarganegaraan seseorang menurut daerah atau Negara tempat dimana ia dilahirkan. Keberadaan rakyat yang menjadi penduduk maupun warga n egara secara konstitusional tercantum dalam pasal 26 Undang-undang Dasar 1945 perihal warga n egara dan Penduduk. seseorang akan menjadi warga Negara suatu Negara de ngan melakukan tindakan-tindakan hukum tertentu secara aktif. Asas Kewarganegaraan Dalam menentukan status kewarganegaraan. baik yang menerapkan asas ius soli dan ius sanguinis. a. konsuler. yang menentukan kewarganegaraan se seorang ialah kewarganegaraan orang tuanya. dengan tidak mengidahkan dimana ia sendiri dan ora ng tuanya berada dan dilahirkan. Penduduk dan Warga Negara Indonesia Rakyat sebagai penghuni negara mempunyai peranan penting dalam merencanakan. s eseorang dengan sendirinya menjadi warga Negara tanpa harus melakukan tindakan hukum tertentu. Ius sanguinis adalah asas yang menetukan kewarganegaraan seseorang menurut pe rtalian darah atau keturunan dari orang yang bersangkutan. a. system yang lazim digunakan adalah sets el aktif dan pasif. a. bisa menimbulkan dua kemungkinan. kontraktor asing. Bipatride adalah adanya seseorang penduduk yang mempunyai dua macam kewargane garaan sekaligus. yaitu apatrid e dan bipatride. Sedangkan penentuan Kewarganegaraan dapat dibedakan menurut asas ius sanguinis d an asas ius soli. Apatride adalah adanya seorang penduduk yang sama sekali tidak mempunyai kewa rganegaran.

Orang Indonesia. jika mereka lahir di luar Kerajaan Belanda. Berikut ini adalah yang menjadi warga negara Indonesia berdasarkan peraturan per undangan yang pernah berlaku di Indonesia. Hasil konferensi Meja Bundar (KMB) tahun 1949 a. Penduduk ialah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertenpat tinggal di Indonesia. yang mempunyai kew argangaraan Indonesia.mereka berhak memiliki kewarganegaraan Belanda dalam waktu dua tahun setelah tanggal 27 Desember 1949. Keturunan dari seorang warga negara yang kawin dengan wanita warga negara asi ng d. Masuk menjadi warga negara Indonesia dengan jalan pewarganegaraan (naturalisa si). b.b. f. Penduduk asli dalam daerah RI. Penduduk asli Indonesia. Hal-hal mengenai warga negara dan penduduk diatur dengan Undang-Undang. Akan tetapi. 1. apabila mereka lahir di kuar Indonesia dan bertempat t inggal di negeri Belanda atau di luar daerah peserta Uni (Indonesia-Belanda) maka mereka berhak m emilih Kewarganegaraan Belanda dalam waktu dua tahun setelah tanggal 27 Desember 1949. meninggal. yaitu mereka yang dahulu termasuk golongan bumiputer a dan kedududkan di wilayah RI. 2. Anak yang lahir dalam daerah RI yang oleh orang tuanya tudak diketahui dengan cara yang sah e. kawula negara Nelanda. yang bertempat tinggal di Suriname at au Antilen (koloni Belanda). termasuk anak-anak dari penduduk asli itu. . Anak-anak yang lahir dalam waktu 300 hari setelah ayahnya. Istri seorang warga negara c. c. b. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 3 tahun 1946 : a.

Undang-Undang Kewarganegaraan Indonesia Setelah Proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia tanggal 17 Agustus 1945. undan g-undang tentang kewarganegaraandi negara Republik Indonesia adalah sebagai berikut: a. 62 tahun 1958 tentang Kewarganegaraan Indonesia sebagai Penyempurnaan Undang-Undang No. B. 3 tahun 1976 tentang Perubahan Pasal 18 UU No. Orang Belanda yang dilahirkan di wilayah RI atau sedikitnya bertempattinggal enam bulan di wilayah RI dan yang dalam waktu dua tahun sesudah tanggal 27 Desember 1949 menya takan memilih warga negara Indonesia.c. Kedudukan Warga Negara Kedudukan Warga negara dalam suatu negara sangat pentung statusnya terkait denga n hak dan kewajiban yang dimiliki sebagai warga negara. Undang-Undang No. Mereka yang memenuhi syarat-syarat tertentu yang diterapkan dalam UU No. yakni seperti berikut : Pada waktu lahirnya mempunyai hubungan kekeluargaan dengan seorang warga negara Indonesia (misalnya. Karena perbedaan status/kedudukan sebagai warga negara sangat berpengaruh terhadap hak dan kewajiban yang dimiliki baik yang men cakup bidang politik. 62 tahun 195 8. ekonomi. 3. Undang-Undang No. Kedudukan Warga Negara dan Pewarganegaraan 1. dan f. 2 tahun 1958 tentang penyelesaian Dwi Kewarganegaraan anta ra Indonesia dan RRC c. 62 tahun 1958 * 4. ayahnya WNI) * Lahir dalm waktu 300 hari. 62 t ahun 1958. Undang. setelah ayahnya meninggal dunia dan ayah itu pada wak tu meninggal dunia adalah warga negara RI.Undang No. d. * Lahir dalam wilayah RI selama orang tuanya tidak diketahui * Memperoleh kewarganegaraan RI menurut UU No. Undang-Undang No. . e. 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia. 2 tahun 1958 dan din yatakan tidak berlaku lagi e. Undang-Undang No. Orang Cinadan Arab yang lahir di Indonesia atau sedikitnya bertempat tinggal enam bulan di wilayah RI dan dalam waktu dua tahun sesudah tanggal 27 Desenber 1949 menyatakan memilih menjadi warga negara Indonesia. 3 tahun 1946 tentang kewargangaraan Indonesia b. Orang Asing (Kawula negara Belanda) bukan orang belanda yang lahir di Indones ia dan bertempat tinggal di RI. Mereka telah menjadi warga negara berdasarkan UU/Pertauran?Perjanjian yang be rlaku surut b. 3 tahun 1946 d. 4 tahun 1969 tentang pencabutan UU No. dan yang dalam waktu dua tahun sesudah tanggal 27 Desember 1949 t idak menolak kewarganegaraan Indonesia. Undang-Undang No. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 62 tahun 1958 a. sosial-budaya maupun hankam.

Saling mendukung dalam usaha pembelaan negara g. Melaksanakn GBHN dan ketetapan-ketetapan MPR lainnya e. Sebagai salah satu perwujudan pelaksanaan hak dan kewajiban warga negara dalam berdemokrasi. Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan Republik Indonesia c. setiap warga negara dituntut untuk menunjukan sikap postif dalam pengembangan nilai-nilai Demokrasi Pancasila yang mencakup : a. Hak dan Kewajiban Dasar Warga Negara Hak-hak dan kewajiban dasar sebagai warga negara penting untuk dipahami dalam pe laksanaan demokrasi yang berdampak pada penyelenggara negara dan stabilitas politik negara . Menyukseskan pemilihan umum yang jujur dan adil d. Saling menghormati kebebasan dalam kehidupan beragama . Bermusyawarah untuk mufakat dalam mengambil keputusan yang menyangkut kepenti ngan bersama f.2. Melaksanakan hak pilih dan dipilih dalam pemilihan umum b.

kesehatan. dan mengisi kemerdekaan Indonesia 3. Anak-anak yang belum berumur 18 tahun / belum kawin mengikuti ayah atau ibuny a (asa ius sanguinis). penerangan. dan ikut s erta menangani pendidikan c. Pewarganegaraan (naturalisasi). hak untuk mengemba ngkan bahasa. hak dibidang sosial budaya. umum. hak dibidang politik. bebas. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab emokrasi pancasila b. mendi rikan dan memasuki suatu organisasi sosial politik. dan rahasia serta jujur dan c. Adopsi melalui pengadilan negeri (menyangkut orang asing dibawah umur 5 tahun ). Mereka yang menjadi warga negara menurut undang-undang / peraturan / perjanji an yang terlebih dahulu telah berlaku (berlaku surut). misalnya setiap narga negara Indonesia mempunyai hak untuk mendapat pelayanan sosial. b. Kelahiran (asa ius soli). mempertahankan. Anak orang asing dan tidak mempunyai hubungan hukum dengan ayah atau ibunya y . d. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab merintah RI d. pendidikan. Setiap orang asing kawin dengan seorang laki-laki Indonesia. c. dan hak untuk mendirikan lembaga sosial-budaya Tanggung jawab warga negara dalam pelaksanaan demokrasi Pancasila antara lain se bagai berikut: a. h. adat-istiadat. Anak-anak diluar perkawinan dari seorng wanita Indonesia. dan budaya daerah masing-masing. dan ikut serta dalam pemerintahan b. mendirikan lembaga pendidikan swasta. misalnya mempunyai hak untuk memperoleh pekerjaan. misalnya mempunyai hak untuk memilih dan dipilih. hak dibidang pendidikan. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab i manusia. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab e. f. mengembangkan karir pendidikan. e. hak dibidang ekonomi. dan hak untuk berusaha d. hak memiliki barang. memp eroleh kehidupan yang layak. Pewarganegaraan di Indonesia terhadap pelaksanaan sistem d terhadap pelaksanaan pemiliha adil atas pelaksanaan hukum dan pe atas usaha pembelaan negara atas pelaksanaan hak-hak asas Menurut Undang-Undang No. setiap warga negara Indonesia bertanggung jawab n umum secara langsung.Berikut ini contoh hak dan kewajiban warga negara Indonesia dalam pelaksanaan d emokrasi di Indonesia. a. 62 tahun 1958 yang dapat memperoleh kewarga negaraan R epublik Indonesia adalah sebagai berikut: a. misalnya mempunyai hak untuk memperoleh pendidikan. g.

yaitu suatu perkawinan antara warga asing dengan pria WNI. ia harus mengajukan permohonan kepada Menteri kehakiman melalui kantor pengadilan n egeri setempat dimana ia tinggal atau Kantor Kedutaan Besar RI bila ia ada di luar negeri. Selain di penuhi melalui cara naturalisasi. . Kelahiran. yaitu pada dasarnya siapa saja yang lahir di Indonesia adalah warg a negara RI (asas ius soli) b. d. yaitu pengangkatan anak berusia lima taun kebawah secara sah (a dopsi) oleh orang tua angkatnya maka anak tersebut dapat memperoleh kewarganegaraan RI c. Dalam hal ini si isteri akan memperoleh kewarganegaraan Indonesia. Apabila ada orang asing yang ingin menjadi warga negara Indonesia melalui prose s naturalisasi.ang orang asing itu dapat menjadi warga negara RI setelah berumur 21 tahun atau sudah kawin mela lui pernyataan. Akibat perkawinan. kewarganegaraan dapat juga diproleh dengan cara berikut : a. yaitu permohonan yang dikabulkan oleh Menteri Kehak iman seperti orang asing yang lahir dan bertempat tinggal di wilayah RI tetapi tidak mempunya i hubungan hukum kekeluargaan dengan ayahnya. Prmo honan ini harus ditulis di atas meterai dengan menggunakan bahasa Indonesi. Dikabulkan permohonannya. Pengengkatan.

Namun di kota-kota besar pada umumnya dengan masyarakatnya yang sudah sangat . Mempunyai paspor atau surat yang bersifat paspor dari negara asing atau surat yang dapat diartikan sebagai tanda kewarganegaraan yang masih berlaku dari negara lain atas namanya. Berbangsa dan Bernegara 1. Secara sujarela mengangkat sumpah atau menyatakan janji setia kepada negara a sung atau bagian dari negara asing tersebut f.4. dan dengan dinyatakan hilang Kewarganegaraan Republik Indonesia tidak menjadi tanpa kewarganegaraan d. sedangkan orang yan g bersangkutan mendapat kesempatan untuk itu c. Di negara-negara berkembang padaumunya (termasuk Indonesia). bertempat tinggal di luar n egeri. Tidak diwajibkan tetapi turut serta dalam penilihan sesuatu yang bersifat ket atanegaraan untuk suatu negara asing g. Tidak menolak atau tidak melepaskan kewarganegaraan lain. Persamaan Kedudukan Warga Negara dalam Kehidupan Bermasyarakat. Bagi warga negara Indonesia di luar negeri yang kehilangan kewarganegaraannya bu kan karena kemauan sendiri.agama. karena adanya segelintir orang yang mempunyai keinginan/kpentingan tertentu denngan cara-cara yang tidak beradab. mereka masih diberi kesempatan untuk tetap menjadiwarga negara Indonesia dengan persyaratan tertentu. Penghormatan dan penghargaan yang tulus masih terasa cukup kuat terutama pada ma syarakat pedesaan. Masuk dalam dinas tentara asing tanpa izin terlebih dahulu dari Presiden e. memakai persamaan hi dup lebih bersifat kultural karena faktor adat-istiadat dan budaya yang diterapkan s ecar turun temurun. yang bersangkutan sudah berusia 18 (delapan belas) tahun. Dinyatakan hilang kewarganegaraannya oleh Presiden atas permohonannya sendiri . Timbulnya berbagai suasana tidak nyaman dan ketakutan bagi setiap manusi a (masyarakat) di suatu tempat. C. Kehilangan Kewarganegaraan Republik Indonesia Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 a. dan anta r golongan (SARA). ras. Makna Persamaan Persamaan merupakan perwujudan kehidupan di dalam masyarakat yang saling mengho rmati dan menghargai orang lain dengan tanpa membeda-bedakan suku. Memperoleh kewarganegaraan lain atas kemauannya sendiri b.

nilai-nilai gotong royong masih sangat kuat dipertahankan sebagai wujud kepedulian dan mau membantu sesama.meskipun disadari bahwa tata cara ritual dan bentuk-bentuk ya ng disembah berbeda. 2. Jaminan Persamaan Hidup (Pendekatan Kultural) Dalam kehidupan berbangsa Indonesia secarakultural. antara lain : a. dan bernegara. Nilai ramah tanah Kebiasaan dalam pergaulan hidup yang mengembangkan sopan santun dan ramah tamah merupakan salah satu ciri khas bangsa Indonesia yang membedakan dengan bangsa-ba ngsa lain di dunia. Nilai gotong royong Pada sebagian masyarakat Indonesia.kompleks (heterogen) dan multikultural. jaminan terhadap persamaan hidup telah tertanam melalui adat dan budaya daerah yang relatif memiliki nilai-nilai yang h ampir sama. c. tentu tidak banyak yang diharapkan. b. Nilai religius Realitas kehidupan bangsa Indonesia sejak zaman nenek moyang hingga sekarang in i sarat dengan nilai nilai regius. berbangsa. Beberapa nilai kulural bangsa Indonesia yang patut kita letarikan dalm upaya mem berikan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasyarakat. .

dan bernegara. Oleh sebab itu. Jaminan Persamaan Hidup dalam Konstitusi Negara Masa penjajahan yang berlangsung sejak zaman Belanda (lk.3. Nilai kerelaan berkorban dan cinta tanah air Rela berkorban dan cinta tanah air merupakan wujud ketulusan pengorbanan seseor ang dalm bentuk harta benda maupun nyawa untuk kepentingan harga diri. Mengingat konstruksi yang dibangun oleh bangsa Indonesia dalam wadah Negara Kesa tuan Republik Indonesia bersumber dari keberagaman suku. agama. harkat nartabat ba ngsa dan negara. ma ka sudah menjadi kewajiban Negara untuk memberikan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasya rakat. berbangsa. ras dan golongan dari Sabang sampai Merauke. 350 tahun) dan zaman (lk. dinyatakan: . dan keadilan social. Dalam alinea ke-4 Pembukaan UUD 1945. Para pendiri negara sangat menyadari bahwa setelah bangsaIndonesia merdeka. berbangsa. dan ikut melaksanakn ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 3. perdamaian abadi. karena tidak sesuai dengan prikemanusian dan prikeadilan. Nega ra yang akan di bangun adalah Negara yang berisi masyarakat Indonesia yang Bhineka Tungg al Ika dengan keberagaman suku. dan bern egara harus mampu mewadahi kepentingan-kepentingan masyarakat dan bangsa secara keseluruhan. agama. Kalimat melindungi segenap ban gsa dan . Pembukaan UUD 1945 Pada alinea pembukaan UUD1945 disebutkan bawa sesungguhnya kemerdekaan itu iala h hak segala bangsa dan oleh sebab itu. maka penjajahan diatas dunia harus dihapuskan.d. Kalimat tersebut mengandung makna a danya pengakuan jaminan persamaan hidup bagi bangsa beradab mana pun di dunia. Jaminan persamaan hidup wrga Negara di dalam konstitus i Negara.5 tahun) telah membuka mata seluruh masyarakat dan pemimpin bangsa Indonesia agar mampu m enata kehidupan bangsa yang merdeka dan berdaulat serta sejajar dengan bangsa-bangsa l ain yang beradab. ras. dapat disebutkan antara lain : a..Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. karena tak satu pun bangsa yang mau di jajah oleh bangsa lain. dasar Negara yang menjadi pedoman penyelengaraan kehidupan bermasyarakat. dan golongan. mencerdaskan kehidupan bangsa.

makna utama dalam sila pertama ini yaitu adanya pengakuan persamaan jaminan hidup bagi warga Negara Indonesia untuk beragama dan melaksanakan ajaran agamanya sesuai dengan keyakinan mesingmasing. jelaslah bahwa perial jaminan persamaan hi dup di Indonesia secara konstitusional termaktub di dalam pembukaan UUD 1945.seluruh tumpah darah Indonesia . berdasrkan moralitas yang adil dan beradab. 2 Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab Menunjukan ekspresi bangsa Indonesia yang mempunyai keinginan kuat bahwa dalam aspek-aspek hubungan antar manusia adanya jaminan persamaan hidup dalam bermasyarakat. 4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan Merupakan keinginan hidup berbangsa dan bernegara yang demokratis baik dalam arti formal maupun material berdasarkan . Jadi. berbangsa. 3 Persatuan Indonesia Dengan dasar persatuan dan kesatuan Indonesia. b. Oleh sebab itu. Sila-sila Pancasila Pengakuan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasyarakat. Jaminan persamaan k ehidupan telah secara eksplisit inyatakan untuk selanjutnya diimplementasikan kedalam per aturan perundang0undangan yang berlaku. berbangsa dan bernegara. maka setiap bangsa Indonesia mampu meletakan kepentingan diri sendiri dan golongan. dan bernegara di Indonesia juga telah diumuskan secara fisolofis dalam dasar Negara Pancasila melalui sila-sila Pancasila sebagai berikut : No Sila-Sila Pancasil Uraian/Keterangan 1 Ketuhanan Yang Maha Esa Bahwa segala agama dan kepercayaan yang beradab di Indonesia terpusat pada Ketuhanan Yang Maha Esa.

.

D. Sangat riskan bagi bangsa Indonesia yang di huni oleh masyarakat multietnis dan budaya apabila ada bagian masyarakat yang tidak menghargai perbedaan apapun alasannya.dalam pernusyawaratn/perwakilan Ketuhanan Yang Maha Esa dan moralitas kemanusiaan yang adil dan beradab dengan senantiasa menjunjung tinggi persatuam dam kesatuan bangsa. sehingga menghasilkan peraturan dan kebijakan yang tidak diskriminatif yang dira sakan oleh sebagian warga negara / masyarakat. Agama. goglongan. karena cepat atau lambat akan menjadi bom waktu perpecahan dan sangat berpotensi untuk melahirkan baik konflik vertikal ( dengan penguasa ) maupun kon flik horizontal ( dengan sesama masyarakat ). agama. berbangsa. Regulasi yang dilakukan oleh lembaga eksekutif maupun legislatif. sebelum disa hkan sudah seharusnya dibuat dalam kajian akademis yang memadai dan analisis analisis psikologi social yang mendalam. sangatlah kecil kemungkinan bagi setiap wrga Negara Indonesia untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak menghargai persama an kedudukan warga Negara karena factor ras. diskriminasi merupakan sikap dan perbuatan yang harus dihindari. Implementasi suatu kebijakan atau aturan. UUD 1945 dan Peraturan Perundangan Lainnya Bila memperhatikan komitmen bangsa Indonesia dalam penyelenggaraan Negara yang ingin mewujudkan jaminan persamaan hidup dalam kehidupan bermasyarakn. material maupun spiritual. agar pelksanaanya dilakukan oleh apa . dan bernegara. Menghargai Persamaan Kedudukan Warga Negara tanpa Membedakan Ras. Gender. . 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Dimaksudkan dalam rangka pengaturan hubungan manusia dalam kehidupan bermasyarakat. dalam rangka menghargai persamaan kedudukan bagi setiap war ga negara. perlu dilakukan langkah langkah sebagai berikut: . sudah sangat jelas bahwa hal tersebut ingin segera diwujudkan dalam k ehidupan seharihari. c. Golongan. Budaya dan Suku Berdasarkan Pendekatan cultural dan konstitusional. dan bernegara untuk mencapai masyarakat adil dan makmur. berbangsa. gender. budaya dan suku bangsa.

rat atau yang betul-betul memahami, proporsional. Hal ini penting untuk dipahami, agar pada saat terjadi p enindakan pelanggaran mampu berlau adil dan sesuai ketentuan berlaku. . Sosialisasi suatu peraturan atau kebijakan diperluas jangkauan dan publikasiny a agar warga masyarakat yang berkepentingan merasa berperan aktif untuk memahami. Jika sosialisasi tlah terpahami dengan baik, warga masyarakat akan semakin cerdas untuk melaksanakannya tanpa ada rasa curiga atau salah paham. . Masyarakat harus dilatih dan diberikan pembeljaran pentingnya taat asas dan taat aturan sehingga dalam menyelesaikan suatu masalah atau urusan administrasi tertentu betul-betul mematuhi ramburambu yang teah ditentukan.

Penjelasan Istilah : Ras : Perbedaan manusia didasarkan pada perbedaan fisik Agama : ajaran yang terutama didasarkan antara hubungan manusia dengan Tuhan Yan g Maha Esa, dengan sesamanya, dan dengan alam sekitarnya berdasarkan kitab suci. Gender : Perbedaan manusia berdasrakan pada jenis kelamin Golongan : kelompok kelompok yang ada di dalm masyarakat yang didasarkan pada ke samaan kepentingan maupun tujuan Budaya : merupakan hasil karya dari akal dan pikiran manusia Suku : kelompok manusia yang terikat oleh kesadaran dan jati diri mereka akan ke satuan kebudayaan mereka, sehingga kesatuan budaya tidak ditentukan oleh orang melainka n oleh warga kebudayaan yang bersangkutan.

BAB 6 Sistem Politik Indonesia A. Sistem Politik 1. Pengertian Sistem Politik Suatu system politik terdiri dari interaksi peranan para warga Negara. Orang yan g sama dalam system politik dapat sekaligus memainkan peranan lain seperti dalam system ekono mi, social, keagamaan, dan lain-lain. Nerikut ini adalah batasan system politik menurut para ahli politik. a. Rusandi Simuntapura Sistem politik ialah mekanisme seperangkat ungsi atau peranan dalam struktur po litik dalam hubungan satu sama lain yang menunjukan suatu proses yang langgeng. b. David Easton Sistem politik dapat diprkenalkan sebagai interaksi yang diabstrasikan dari sel uruh tingkah laku soial sehingga nila-nilai dialokasikan secara otoritatif kepada masyarakat. c. Robert Dahl Sistem politik merupakan pola yang tetap dari hubungan antar manusia serta meli abatkan sesuatu yang luas dan berarti tentang kekuasaan, aturan-aturan, dan kewenangan. Berdasarkan pengertian tersebut diatas dapat disimpulkan bahwa dalam system poli tik tercakup hal-hal sebagai berikut : . Fungsi integrasi dan adaptasi terhadap masyarajat, baik kedalam maupun keluar . Penerapan nilai-nilai dalam masyarakat berdasarkan kewenangan . Penggunaan kewenangan atau kekuasaan, baik secara sah ataupun tidak, 2. Ciri-Ciri Umum Sistem Politik Sistem politik baik modern maupun primitive memiliki ciri-ciri tertentu almond d alam the politics of developing areas,mengatakan ada 4 (empat ) ciri dalam sistem politik, yaitu: a. Semua sistem politik termasuk yang paling sederhana mempunyai kedudukan polit ik. dalam pengertian bahwa masyarakat yng paling sederhana pun mempunyai tipe struktur pol itik yang tedapat dalam masyarakat yang paling kompleks sekali pun. tipe tipe tersebut dap at diperbandingkan satu sama lain sesuai dengan tingkatan dan bentuk pembandingan k erja yang teratur. b. Semua system politik menjalankan fungsi fungsi yang sama walaupun tingkatanny

a berbeda beda yang ditimbulkan karena perbedaan stuktur. hal ini dapat diperbandingkan, y aitu bagaimana fungsi-fungsi tadi sering dilaksanakan atau tidak dan bagaimana gaya pelaksanaan nya. c. Semua struktur politik, walaupun dispesifikasikan dengan berbagai unsure baik itu pada masyarakat primitif maupun pada masyarakat modern, melaksanakan banyak fungsi. oleh karena itu, sistem politik dapat dibandingkan sesuai dengan tingkat kekhususan tugas. d. Semua sistem politik adalah sistem campuran dalam pengertian kebudayaan. seca ra rasionala tidak ada struktur dan kebudayaan yang semuanya modern atau semuanya primitif melainka n dalam pengertian tradisional, semuanya adalah campuran antara unsure modern dan tradis ional.

Dalam memahami cara kerja sistem politik pada umumnya, peran input dan output me mpunyai pengaruh besar terhadap kebijakan publik. Hoogerwerf berpendapat bahwa input bisa berasal dari sistem lain, misalnya sistem ekonomi.sistem ekonomi yang terkena dampak keb ijakan pemerintah akan memberikan reaksi tertentu, mungkin memperkuat atau bertentangan . reaksi ini merupakan input bagi sistem politik untuk diperoses lebih lanjut. disamping itu, input juga berasal dari perilaku politik berupa unjuk rasa / demontrasi atau tindakan maker sebagai dampak dari output sistempolitik.

Legitimasi pemerintah didasarkan pada klaim bahwa pemerintah tersebut mewakil i keinginan rakyatnya. a. Demokrasi sebagai Sistem Politik Kata demokrasi dalam sistem politik memiliki makna umum. d. Sistem-sistem primitif yang intermittent (bekerja dengan sebentar-bentar istir ahat). Sebagian besar orang dewasa dapat ikut serta dalam proses pemilihan. Sistem-sistem tradisional dengan struktur-struktur bersifat pemerintahan polit ik yang berbedabeda dan suatu kebudayaan subjek . yaitu adanya prlindunga n hak asasi manusia. dan media massa) berkembang dan mencerminkan akti vitas budaya politik participant b. baik seb agai pemilih maupun sebagai calon untuk menduduki jabatan penting. Untuk itu. Sistem politik demokrasi . yakni : . Penduduk memilih secara rahasia dan tanpa dipaksa. Almond dan Powell membagi 3 (tiga) kategori sistem politik yakni : . menjunjung tinggi hukum. b. .3. demokrasi selalu berkaitan dengan persoalan perwakilan kehen dak rakyat. menurut Bingham Powel. Sebuah sistem politik demok rasi akan bertahan apabila bersumber pada kehendak rakyat dan bertujuan untuk mencapai kebaikan atau kemaslahatan bersama. Jr. a tau model yang didasarkan pada sudut kesejarahan dan perkembangan sistem politik dari berbagai Negara yang disesuaikan dengan perkembangan kultur dan struktur masyarakatnya. Sistem politik otoriter/totaliter . Macam-Macam Sistem Politik Macam-macam sistem politik yang hendak diuraikan. Sistem politik demokrasi. Pengaturan yang mengorganisasikan perudingan (bargaining) untuk memperoleh le gitimasi dilaksanakan melalui pemilihan umum yang kompetitif. Alfian mengklasiikasikan sistem politik menjadi 4 (empat) tipe. tunduk terhadap kemauan orang banyak. artinya klaim pemerintah untuk patuh pada aturan hukum didasarkan pad a penekan bahwa apa yang dilakukan merupakan kehendak rakyat. Sistem-sistenm modern dimana struktur-struktur politik yang berbeda-beda (part ai politik. ditandai dengan ciri-ciri s ebagai berikut : a. Sistem politik demokrasi dalam transisi 4. Sistem politik anarki . kelompok-kelompok kepentingan. Pemilihan dipilih dengan in terval yang teratur dan pemilih dapat memilih di antar beberapa alternative calon. . . tanpa me ngabaikan hak golongan kecil agar tidak timbul diktator mayoritas. c. sesungguhnya merupakan tipe.

B. Struktur politik di dalam suatu negara adalah pelembagaan hubungan organisasi antara komp onen-komponen yang membentuk bangunan politik. yakni. infrastrukur politik dan suprastruktur politik. berorganisasi. dapat dikaji melalui berbagai pendekatan. disebut infrastruktur politik . pemikiran dan kebudayaan politik. infrastruktur . berkumpul. Berdasakan teori p olitik. Sistem politik yang pada umumnya berlaku disetiap negara meliputi dua struktur k ehidupan politik. Permasalahan politik menurut Alfian. akan selal u ada keterkaitan atau keterhubungan dengan kelompok-kelompok lain ke dalam berbagai macam golongan yan g biasanya disebut kekuatan sosial politik masyarakat . yaitu yang dipengar uhi oleh distribusi serta penggunaan kekuasaan.e. seperti kebebasan berbicara. akan selalu dijumpai adanya str uktur politik. konstitusi. 1.komunikasi politik. dan kebebasan pers. struktur politik. Kelompok masyarakat tersebut yang meru pakan kekuatan politik riil didalam masyarakat. Insfrastruktur dan Suprastruktur Politik di Indonesia Pada setiap sistem politik Negara-negara dunia. y aitu didekati dari sudut kekuasaan. pendidikan dan sosia lisasi politik. stuktur politik sebagai bagian dari struktur yang pa da umumnya selalu berkenaan dengan alokasi nilai-nilai yang bersifat otoratif. Masyarakat dan pimpinan menikmati hak-hak dasar. Infrastrukur politik Didalam suatu kehidupan politik rakyat (the sosial political sphere).

maka semangat kebebasan selalu dikaitkan orang ketika berbi cara tentang partai politik sebagai pengendali kekuasaan. Masa pasca kemerdekaan (tahun 1945-1965) Tumbuh suburnya partai-partai politik pasca kemerdekaan. . Hatta yang an tara lain memuat keinginan pemerintah akan kehadiran partai politik agar masyarakat dapat menyalurkan aspirasi (aliran pahamnya) secara teratur.. Dasar Ketuhanan : a) Partai Masjumi. a. organisasi ini berkembang di kalangan pelajar dalam bentuk studieclub dan organi sasi pendidikan. Perjalanan sejarah kehidupan partai poliik di Indonesia secara garis besarnya da pat dijelaskan sebagai berikut : . m edia komunikasi politik (political communication media) dan e. e) Nahdlatul Ulama (NU ). Kalau kelahiran partai politik dilihat sebagai pengewajantahan da ri kedaulatan rakyat dalam poltik formal. kelompok penekan (pressure group). didasarkan pada Maklum at Pemerintah tertanggal 3 November 1945 yang ditandantangani Wakil Presden Moh. dan f) Partai Katolik 2). kelompok kepentingan (interst group).politik mencakup 5 (lima) unsur atau komponen sebagai berikut : a. Hubungan ini banyak dipengaruhi oleh kebudayaan masyara kat yang melahirkannya. . ia menjadi partaipolitik yang didukung kaum terpelajar dan massa buruh tani. Partai politi k (political party). b. Dasar Kebangsaan : . b) Partai Sjarikat Indonesia. tokoh politik (political figure). Partai Nasional Indonesia (PNI) Partai Indonesia Raya (Parindra) Persatuan Indonesia Raya (PIR) Partai Rakyat Indonesia (PRI) . Sejak dikeluarkannya Maklumat Pemerin tah tersebut. Masa pra kemerdekaan Organisasi modern pertama di Indonesia yang melakukan perlawanan terhadap penja jah (tidak secara fisik) adalah Budi Utomo yang didirikan di Jakarta pada tanggal 20 Mei 19 08. d) Partai Kristen Indonesia (Parkindo). . c) Perger akan Tarbiyan Islamiah (Perti). d. . Pada awalnya. c. Namun dalam perkembangan berikutnya. dapat diklasifikasi sejumlah partai politik yang ada sebagai nerikut : 1). Partai politik (political party) di Indonesia Partai politik sebagai institusi mempunyai hubungan yang sangat erat dengan mas yarakat dalam mengendalikan kekuasaan.

. Partai Demokrasi Rakyat (Banteng) Partai Rakyat Nasional (PRN) Partai Wanita Rakyat (PWR) Partai Kebangsaan Indonesia (Parki) Partai Kedaulatan Rakyat (PKR) Serikat Kerakyatan Indonesia (SKI) Ikatan Nasional Indonesia (INI) Partai Rakyat Jelata (PRJ) Partai Tani Indonesia (PTI) Wanita Demokrasi Indonesia (PTI) 3). . . Partai Demokrat Tionghoa (PTDI) Partai Indonesia Nasional (PIN) Partai Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI) Masa Orde baru (tahun 1966-1998) . . . .. . Dasar Nasionalisme : . . . . Partai Komunis Indonesia (PKI) Partai Sosialis Indonesia Partai Murba Partai Buruh Persatuan Rakyat Marhaen Indonesia (Permai) 4). . . . Dasar Marxisme : . . . .

1%) dan pada tahun 1997 (70. NU. dalam gerak langkahnya akan sangat terga ntung pada sistem kepartaian yang diterapkan dalam suatu negara. 3). Partai-partai politik diberikan kesempatan untuk hidup kembali dan mengikuti pem ilu dengan multipartai yang terselenggarakan pada tahun 1999 berdasarkan undang-undang No. PNI. b.tahun 1997 (62. gol kar selalu dominan. Masa/Era Repormasi (tahun 1999 s. nepotisme (KKN) yang melibatka n pejabat birokrasi dan pengusaha. PPP dengan ciri ke-islaman dan ideologi islam.1%). 03 tahun 1957. Parkindo.d. tahun 1982 (64.3%).Awal kebangkitan orde baru (!966) dalam melakukan pembelahan institusi politik. Partai Katolik. Parmusi. Murba.2%)tahun 1992 (68. yaitu Pancasila dengan tujuan agar setiap kontestan pemilu lebih berorientasi padaprogram kerja masing-masing. NU da n PNI. kebangsaan (nasionalisme). Selanjutnya dengan diberlakukannya UU RI no. 3 tahun 1999 . PSII.sekarang) Era reformasi benar-benar merupakan arus angin perubahan menuju demokratisasi da n asas keadilan. Usa ha pertama disamping memulihkan partai-partai yang tidak secara resmi dilarang. fakta memperlihatkan bahwa selama pemilu orde baru. Pemilu tahun 1977 da n 1982 hanya diikuti oleh 3 ( tiga) peserta : 1). 2). Dan pemilu yang di rencanakan dilaksanakan dalam waktu dekat. Aktivitas kelompok kepentingan um umnya menyangkut . penerapan atas tersebut lang sung sampai dengan pelaksanaan pemilu 1997.8%). dan IPKI) Hasil Pemilu 1971 menunjukkan kemenangan Golkar yang diikuti oleh Parmusi. kolusi. sangat mengejutkan bagi semua manusia elemen masyarakat Indonesia ternyata paska-orde baru pemilu d iikuti sebanyak 48 partai politik.2%). ( Golkar. 3 tahun 1985. . PDI dengan ciri demokrasi.tahun 1 987 (73. adalah menyusun undan g-undang tentang pemilu yang dianggap sesuai dengan perkembangan masyarakat saat itu. Era orde baru mengalami antiklimaks kekuasaan setelah pada akhir tahun 1997 nega ra Indonesia mengalami krisis moneter yang selanjutnya berkembang menjadi krisis multidimensi karena te rperangkap hutang luar negeri yang besar dan banyaknya praktik korupsi. Partai Islam. ternyata baru terlaksana tahun 1971 dengan peserta sebanyak 1 0 partai politik. dalam pemilu 1971 golkar meraih (62. part ai politik dan Golkar ditetapkan hanya mempergunakan satu-satunya asas. dan kedilan Pada pemilu tahun 1987 dan 1992 dengan diberlakukannya UU NO. Kelompok kepentingan (interest group) Kelompok kepentingan (interest group). tetap berpandang bahwa jumlah partai politik yang terlalu banyak tidak menjamin stabilitas politik. Golkar dengan ciri kekayaan dan keadilan sosial.

. memakai tenaga professional dan memiliki prosedur yang teratur untuk merumuskan kepentingan dan tuntutan. David Lane. Kelompok-kelompok pembangkang setia. seperti anggota-anggota politburo b. RRC. seperti petani dan tukang . status dan kelas yang menyatakan kepentingannya berdasarkan situasi. agama. regional. Kelompok non-asosiasional : Kelompok yang berasal dari unsur keluarga dan ketu runan atau etnik. Korea Utara. (seorang an alisis politik) mengidentifikasi 5 (lima) kategori kelompok kepentingan di Uni Soviet (Rusia). yaitu: a. politik. dsb. Almond. Kelompok kepentingan pada negara totaliter (partai tunggal) pada umumnya dianut oleh negara komunis (Rusia. seperti para dokter dan guru d. dengan sasaran-sasaran yang monolitis dan int ensitas usaha yang tidak berlebihan.tujuan-tujuan yang lebih terbatas. . Elite politik. Kelompok insitusional : kelompok yang bersifat formal dan memiliki fungsi fung si politik atau sosial. kelompok kepentingan dapat diidentifikasikan ke dalam jenis-jenis kelompok sebagai berikut : . sepsrti serikat-serikat dating c. Vietnam. Pengelompokan-pengelompokan sosial yang tidak terorganisir dalam satu kesetia n. Kelompok-kelompok institusional. dan lain-lain). Kelompok asosiasional : Kelompok yang menyatakan kepentinganya secara khusus. Kuba. Menurut Gabriel A. . Kelompok Anomik : kelompok yang terbentuk dari unsur unsur masyarakat secara s pontan dan seketika akibat isu kebijakan pemerintah.

c. Kelompok penekan dapat terhimpun dalam beberapa asosiasi yang mempunyai kepentingan sama. terutama dari kalangan akademisi. masyarakat berperan aktif dalam menumbuhkan sangkar partisipasi politik demokratisasi setelah selama 32 tahu n dikekang dengan berbagai instrument politik dan peraturan perundangan. Kelompok-kelompok yang tidak terorganisir dalam satu kesatuan. lembaga swadaya masyarakat. seperti kelompok intelektual yang menentang rezim atau anggota sekte-sekte keagamaan tertentu Pada negara yang menerapkan sistem dua partai. Masyarakat masih dibatasi realita politiknya (terutama masa orde baru) oleh para pemegang kekuasaan negara/pemerintah. Tampak bahwa pada masa itu pemegang kekuasaan negara/pemerintah cukup tangguh mengendalikan kehidupan politik supaya terdapat keleluasaan bagi proses pembangunan bidang kehidupan lainnya. yang bukan mer upakan bagian dari aparat Soviet (Rusia). Kelompok Penekan (pressure group) Kelompok penekan merupakan salah satu institusi politik yang dapat dipergunakan oleh rakyat untuk menyalurkan aspirasi dan kebutuhannya dengan sasaran akhir adalah untuk mempenga ruhi atau bahkan membentuk kebijakan pemerintah. f.e. dan khususnya di Indonesia masyarakat yang te rgabung dalam kelompok kepentingan biasanya sensitive terhadap isu politik dalam lingkup kelom pok politik yang sempit. Di negara berkembang pada umumnya. e. Namun pasca Orde Baru (tahun 1998) yang disebut dengan era reformasi. d. . disiplin partai baik dalam parlem en maupun kabinet relatif lebih ketat dan hal ini merupakan kendala tersendiri terutama untuk mend ukung sepenuhnya program-program kelompok-kelompok tertentu. antara lain : a. c. politikus. Dengan asumsi demi stabilitas politik. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Organisasi-organisasi sosial keagamaan Organisasi kepemudaan Organisasi Lingkungan Kehidupan Organisasi pembela Hukum dan HAM Yayasan atau Badan hukum lainnya. Berkembangnya sistem poli tik di Indonesia dewasa ini tidak lepas dari peran kelompok kepentingan yang selama Orde Baru berkuasa b ersebrangan. Mereka pada umumnya dapat menjadi kelompok penekan dengan cara mengatur orienta si tujuantujuannya yang secara operasional (melakukan negosiasi) sehingga dapat mempengar uhi kebijaksanaan umum. atau yang mempunyai jarak dengan rezim penguasa. b. pengusaha. dan s ebagainya.

film.Dalam realitas kehidupan politik. telepon. Tokoh Politik (political/figure) Pengangkatan tokoh-tokoh merupakan proses transformasi seleksi terhadap anggota -anggota masyarakat dari berbagai sub-kluktur. e. Transformasi dari peranan-peranan non-politis kepada suatusituasi di mana mere ka menjadi cukup berbobot memainkan peranan-peranan politik yang bersifat khusus. fax. Tujuan dan target mereka biasanya bagaimana agar keputusan poli tik berupa undangundang atau kebijakan yang dikeluarkan oleh pemerintah lebih menguntungkan kelom poknya (sekurangkurangnya tidak merugikan). televi se. Kondisi inilah yang mendorong kelompok penekan tampil ke depan sebagai alternati ve terkemuka. kelas.radio. Kelompok penekan. d. kita mengenal berbagai kelompok penekan baik y ang sifatnya sektoral maupun regional. Media komunikasi politik (political communication media) Media komunikasi politik merupakan salah satu instrument politik yang dapat ber fungsi untuk menyampaikan informasi dan persuasi mengenai politik baik dari pemerintah kepada masyarakat maupun sebaliknya. manakala partai politik peranannya tidak bisa lagi diharapkan untuk mengangkat isu sentra l yang mereka perjuangkan. yang kemudian memperkenalkan mereka pada peran-peran khusus dalam sist em politik. status sosial. . kadang-kadang muncul lebih dominan dibanding dengan partai pol itik. dan atas dasarisme-i sme kesukuan dan kualifikasi tertentu. internet. yaitu : . pengangkatan diri mereka selalu melalui proses. Bagi actor-aktor politik itu sendiri. keagamaan. Media komunikasi seperti surat kabar. dan sebagainya dapat memainkan peran penting terhadap penyampaian informasi serta pembentukan/m engubah pendapat umum dan sikap politik publik.

dengan sistem pembagian kekuasaaan atau pe misahan kekuasaan. diktator atau otoriter. Suasana ini pada umumnya dapat diketahui di dalam konstitusi atau Undang-Undang Dasar dan peraturan perundang-undangan suatu negara. Proses pengangkatan itu melibatkan baik persyaratan status maupun penyerahan posisi khu sus pada mereka. Kehidupan politik pemerintah bersifat kompleks karena akan bersi nggungan dengan lembagalembaga negara yang ada. Untuk terciptanya dan mantapnya kondisi politik negara. suprastruktur politik ha rus memperoleh dukungan dari infrastruktur politik yang mantap pula. Suprastruktur Politik Suprastruktur politik (elit pemerintah) merupakan mesin politik resmi di suatu n egara sebagai penggerak politik formal. Rakyat. walaupun mereka telah cukup mampu untuk mengemban tugas seperti itu. Di negara-negara demokrasi pada umunya. pada umunya elit politik pemerintah di bagi dalam kekuasaan eksekutif (pelaksana undang-undang). Seligman. baik secara berkel ompok berupa partai politik atau organisasi kemasyarakatan. yakni : a. dan wewenang/kekuasaan antara lembaga yang satu dengan yang lainnya. legislative (pembuat undang-undan g). asosiasi-asosiasi. organisasi. fungsi. c. Pengangkatan tokoh-tokoh politik akan berakibat terjadinya pergeseran di sector infrastruktur politik. Menurut Lester G. dan yudikatif (yang mengadili pelanggaran undang-undang). maupun secara individual dapat ikut berpartisipa si dalam pemerintahan . 2. pengangkatan tokoh-tokoh politik dilakuk an melalui pemilihan umum. d.. b. kelompok-kelompok kepentingan serta derajat polit isasi dan partisipasi masyarakat. Hal ini akan berbeda jika dilaksanakan di negara-negara totalite r. Pengangkatan dan penugasan untuk menjalankan tugas-tugas politik yang selama i ni belum pernah mereka kerjakan. Dalam perkembangan ketatanegaraan modern. Leditimasi elit politik Masalah kekuasaan Representativitasi elit politik Hubungan antara pengangkatan tokoh-tokoh politik dengan perubahan politik. Di dalam benak masyarakat sering timbul pertanyaan apakah pengangkatan tokoh-tok oh politik akan pengaruh besar terhadap pembangunan dan perubahan? Pada umumnya pengangkatan tok oh-tokoh politik akan memberikan angin segar dalam memaprkan beberapa komponen perubahan dalam se gala untuk dan menifestasinya. proses pengangkatan tokoh-tokoh politik akan berkait an dengan beberapa aspek .

Perbedaan Sistem Politik di Berbagai Negara 1. pendidikan. Rekrutmen politik . Era reformasi disebut juga sebagai Era kebangkitan Demokrasi . b.melalui wakil-wakilnya. terlebih da hulu perlu dipahami fungsi dari sistem politik tersebut. Sosial Politik . mencalonkan diri untuk jabatan tertentu. Setiap sistem politik memiliki fungsi pengembangan dan mempe rkuat sikap-siakp politik dikalangan penduduk umum. Amandemen pertama disahkan (19 Oktober 1999). dan keempat (10 Agus tus 2002). ketiga (10 November 2001). dan ujian. yaitu dilaksanakannya aman demen UndangUndang Dasar 1945 selama 4 (empat kali) dari tahun 1999-2002. Rekrutmen merupakan fungsi penyeleksian rakyat untuk kegi atan politik dan masa jabatan pemerintahan melalui penampilan dalam media komunikasi. menjadi ang gota organisasi. dan yudisial tertentu. bagian-bagian dari penduduk. kedua ( 18 Agustus 2000). Pendekatan Sistem Politik Negara Untuk mengetahui adanya perbedaan sistem politik di berbagai negara. Amandemen UUD 1945 tersebut telah mengubah struktur suprapolitik di Indonesia. Terdapat tiga fungsi politik yang tidak sec aralangsung ter. Ketiga fungsi itu adalah : a. Reformasi di bidang politik dan hukum ketatanegaraan. . tetapi sangat penting dalam menentukan c ara bekerjanya sistem politik. C.ibat dalam pembuatan dan pelaksanaan pemerintahan. Suprastruktur politik di negara Indonesia sejak bergulirnya gerakan reformasi ta hun 1998 sampai dengan tahun 2006 telah membawa perubahan besar di dalam sistem politik dan keta tanegaraan Republik Indonesia. administrative. atau melatih raky at untuk menjalankan peranan-pranan politik.

3 Pendekatan Kultural/Budaya Pendekatan ini dilihat daripendidikan dan budaya masyarakatnya. dan masa yang akan dating (the future) 2 Pendekatan Sosiologis Untuk mempelajari sistem politik suatu negara perlu mempelajari sistem sosial/sistem kemasyarakatan yang ada di suatu negara. Komunikasi politik. Ada tiga factor yang mempengaruhi pendekatan ini. Perbedaan-perbedaan sistem sosial akan mempengaruhi terhadap sistem politik uatu negara. dalam m mpelajari proses politik suatu negara diperlukan beberapa pendekatan sebagao berikut : No Pendekatan Uraian/Keterangan 1 Pendekatan Sejarah Sistem politik dipelajari dari sejarah bangsa. 4 Pendekatan Psikologi Sosial/Kejiwaan Masyarakat Dalam pendekatan dilihat dari sikap-sikap masyarakat yang akan berpengaruh terhadap sikap-skap politik. masa sekarang (the present). 5 Pendekatan Filsafat Dalam pendekatan ini dibicarakan tentang filsafat yang menjadi way of life dari masyarakat atau bangsa itu. Setiap negara memiliki sistem politik yang berbeda-beda. Oleh sebab itu. yakni masa silam (the past).c. 6 Pendekatan Ideologi . Komunikasi politik merupakan jalan mengalirnya informasi melalui masyarkat dan melalui berbagai struktur yang ada dalam sistem politik.

mulai mengubah bentuk ekonominya dari ekonominya pertanian dan kerajinan tangan menjadi masyarakat industri modern. Perlu wajtu untuk mengadakan studi mendalam tentang apa dan bagaimana suatu negara dij alankan dengan sistem politik yang dianutnya.Didalam pendekatab ini. suatu sistem politik dilihat dan dipelajari dari ideology bangsa/negara yang berlaku didalam negara itu. suatu sistem politik ilihat dari konstitusi dan undang-undang serta hukum yang berlaku dedalam negara itu. 2 Kondisi Sosiologis Kondisi masyarakat Inggris yang semula agraris feodal. Mereka dikenal sebagai masyarakat yang disiplin dan taat pada aturan. 3 Kondisi Kultural/Budaya Sebagian masyarakat Inggris memiliki tingkat pendidikan dan kesejahteraan yang baik. Perbedaan Sistem Politik Memahami perbedaan sitem politik yang ada pada setiap negara bukanlah sesuatu ya ng mudah. dengan cepat menyesuaikan diri menjadi masyarakt industry modern. 4 . 7 Pendekatan Konstitusi dan Hukum Didalam pendekatan ini. 2. Sistem politik negara Inggris No Faktor Yang Mempengaruhi Uraian/Keterangan 1 Latar Belakang Sejarah Masyarakat Inggris sejak abad 19. a.

mana kala para penguasa juga mentaati undang-undang politik asasi. lembaga pemerintah. dan lain-lain. seperti ratu atau raja. 5 Pedoman Filsafat Masyarakat Inggris akan sangat mendukung rezim yang berkuasa. 6 Paham atau Ideologi yang Diterapkan Penerapan Ideologi negara Inggris yang juga pada umunya dianut oleh negara-negara Erofa (Barat) adalah ideology liberal.Kondisi Psiko-Sosial/Kejiwaan Masyarakat Mayoritas masyarakat Inggris sangat menghormati simbol-simbol kekuasaan negara. Dan jika dilanggar maka akan menghadapi perlawanan. .

7 Pedoman Konstitusi dan Hukum Kekuasaan pemerintah Inggris lebih banyak dibatasi oleh konvensi (hukum tidak tertulis) dari pada hukum formal. ras dan antar golongan telah dipersatukan dalam kesatuan politik dngan . pemegang peran politik pusat digolong kan dalam 3 (tiga) bagian. dan par a pegawai tidak tetap lainnya. 3. karena cara kerjanya diawasi oleh kabi net. Bangsa Indonesia harus menghadapi Kolonial Belanda selama lk. Latar Belakang Sejarah Terjadinya Negara Konstitusi Republik Indonesia telah melalui perjalanan politik yang panjang. Kondisi Sosiologis Kondisi bangsa Indonesia yang pernah mengalami penjajahan. yaitu : para menteri kabinet. Penyelenggaraan pemerintah dilaksanakan oleh kabinet (perdana menteri dan dewan menteri) serta parlemen yang terdiri dari Majelis Rendah dan Majeis Tinggi. dan bala tentara Jepang selama lk. Peranan parle men dalam merumuskan kebijakan pemerintah dibatasi. Masyarakat Indonesia yang multibangsa. Sedangkan perdana menteri dapat memastikan bahwa setiap usul yang diajukan oleh pemerintah nya akan diputuskan dalam parlemen tepat pada waktu yang telah ditetapkan. pengalaman/senioritas sangat dihar gai. 350 tahun. sangat merasakan penderitaan dan keterbelakangan dalam berbagai bidang kehidupan.5 tahun untuk mewujudkan Proklamasi Kemerdekaan yang akhirnya terwujud pada tanggal 17 Agustus 1945. Para pemegang peranan politik pusat. 2. b. Sistem politik negara Republik Indonesia No Faktor Yang Mempengaruhi Uraian/Keterangan 1. agama. dan disetujui dalam bentuk yang dikehendaki oleh parlemen. para pegawai negeri senior. Dalam struktur politik pemerintah Inggris.

tingkah laku dan perbuatan dalam hidup.semboyan Bhineka Tunggal Ika. Pedoman Filsafat Pancasila dalam sistem politik Indonesia. agama. 4. Kondisi PsikoSosial/Kejiwaan Masyarakat Bangsa sebelum menjadikan Pancasila sebagai dasar negara selalu dapat dipecah belah oleh bangsa lain. Semangat menjenjeng tinggi persatuan dan kesatuan. ras dan antar golongan. Paham atau Ideologi yang diterapkan Ideologi Indonesia yang berdasarkan Pancasila (Sumber dari segala sumber hukum) 7. Kondisi Kultural/Budaya Negara Kesatuan Republik Indonesia dibangun atas dasar sendi-sendi multicultural. Sistem politik negara Republik Rakyat Cina (RRC) No Faktor Yang Mempengaruhi Uraian/Keterangan 1 Latar Belakang Sejarah . berbeda-beda suku. telah dijadikan sebagai dasar dan motivasi dalam segala sikap. Pedoman Konstitusi dan Hukum Berdasarkan konstitusi UUD 1945 ( amandemen) c. 5. 6. Hal ini menyebabkan negara pernah mengalami penjajahan dari Kolonial Belanda maupun Jepang. 3. serta rela berkorban untuk kepentingan bangsa dan negara telah tertanam di dada setiap warga negara .

d. Revolusi ketiga ( 1949 ) menjadikan partai Komunis China (PKC) sebagai penguasa dan membentuk pemerintah komunis sampai dengan sekarang. Revolusi kedua ( 1928 ) membentuk pemerintah pusat yang baru di bawah Kuomintang dngan dominasi satu partai yang lebih bersemangat.Proses kehidupan sistem politik di China merupakan produk revolusi antara tahun 1911 s. Revolusi pertama ( 1911 ) menggantikan sistem kerajaan yang telah bertahan berabad abad. terorganisir. 1949. dan terpusat. .

pada tingkat apapun. Kesetiaan harus diarahkan pada kepentingan kolektif dan bukan pada ikatan ikatan pribadi. Mereka memiliki keyakinan bahwa mobilisasi dan perjuangan adalah inti dari politik. Sifat sifat seperti antusiasme. Pemerintah berkepentingan dengan pendidikan . 6 Paham atau Ideologi yang Diterapkan Sistem komunis timbul secara langsung dari periode revolusioner yang bukan diciptakan oleh kaum komunis. Pemerintah menyadari bahwa beban penduduk yang besar dengan corak agraris. lembaga lembaga sosial yang domunan adalah keluarga. karena dapat mempermudah melakukan mekanisme kontrol dalam mengendalikan warga negara yang mencapai usia sekolah. Mereka mengakui wewenang kekuasaan para pemimpinnya atas tingkah laku sosial mereka. kepahlawanan. dengan kepercayaan diri yang tinggi telah mampu berada dalam suatu posisi menguasai pengaruh atas suatu ilayah yang sangat luas dan penting. 3 Kondisi Kultural/Budaya Pemerintah China sejak tahun 1949 telah mengupayakan pendidikan sebagai salah satu alat yang paling efektif untuk mengubah sikap politik orang orang China. Hal ini menyebabkan negara menjadi lemah dan banyak mengalami penyerbuan bangsa asing. adalah lebih tinggi daripada tuntutan unsure unsure dalam masyarakat. dan usaha bersama mendapatkan nilai yang tinggi. masyarakat ikut menanggung beban sosialisasi dan menciptkan masyarakat yang melek huruf sebagai syarat pendidikan politik dan keterlibata politik. pengorbanan. setiap individu harus menyesuaikan tidakan tindakan mereka demi pemeliharaan dan kemakmuran unit itu.2 Kondisi Sosiologis Pada masyarakat China tradisional. Wewenang kekuasaan politik. perlu kerja keras dalam memajukan warga negaranya. Melalui pendidikan. sebelum Partai Komunis China berkuasa selalu dilanda perang saudara. Asas percaya diri sendiri mempunyai implikasi nasional maupun internasional. 5 Pedoman Filsafat Mayoritas masyarakat Cina memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi. 4 Kondisi PsikoSosial/Kejiwaan Masyarakat Negara China yang memiliki wilayah dan penduduk terbesar di dunia. Namun dewasa ini. Revolusi Cina telah berlangsung . Mereka juga bangga telah memiliki kekayaan budaya yang tinggi negara China yang telah diwariskan oleh para pendahulunya.

organ wewenang negara tertinggi dan pemegang wewenang legislative satu satunya dalam sistem politik negara adalah Kongres Rakyat Nasional (KRN). organ adminsitratif utama dalam struktur politik negara adalah Dewan Negara yang terdiri dari Perdana Menteri. KRN merupakan forum proses politik untuk mempelajari. 7 Pedoman Konstitusi dan Hukum Berdasarkan konstitusi tahun 1954. Sedangkan Mahkamah Rakyat Tertinggi dan Kejaksaaan Rakyat Tertinggi. Wakil wakil Perdana Menteri. dan orang orang Cina perantauan. mereka merupakan pusat kekuasaan negara yang sesungguhnya. berdasarkan konstitusi merupakan organ organ pengadilan yang menyelidiki masalah masalah dan memberikan putusan . dan Kepala kepala dari semua kementrian dan komisi. mendukung. Antiimperialisme merupakan unsure paling kuat dalam pembentukan ideology komunis. KRN merupakan badan perwakilan yang terdiri dari wakil wakil yang dipilih oleh kongres tingkat provinsi. selain KRN. dan mengesahkan tindakan tindakan pimpinan pusat yang melambangkan dukunganrakyat. angkatan bersenjata.selama berpuluh puluh tahun sebelum partai komunis menjadi kekuatan yang besar dalam politik Cina dan mulai menguasai pemerintahannya. Tidak dapat disangkal bahwa Uni Soviet mempunyai pengaruh kuat melalui penyebaran Marxisme dan Leninisme.

nu ta huruf. dan pengawasan secara umum terhadap semua organ negara. Sistem politik Otokrasi Tradisional Sistem politik menekankan pada nilai-nilai moral dari kebutuhan materil. hal ini dipengaruhi oleh sejarah. menekanakan ikatan primordial seperti ikatan keturunan . dimulai Otokrasi Tradisisonal ke Totaliter dan sampai ke Demokrasi (Ramlan Surba kti) 1. seperti kaum bangsawan. berada di sekitar otokrat tersebut. terikat tradisi dan dikuasai tuan tanah sedangkan tuan tanah sebagai kaki tangan otokrat . tuan tanah & alim ulama. termasuk pengadilan pengadilan. raja atau kaisar yang dijadikan identitas bersama d alam sistem ini. Kejaksaan mempunyai kekuasaan yang bebas. 3. Namun untuk mencapai itu semua bukan hanya dengan I ndoktrinasi Ideologi tetapi juga dengan cara paksaan yang luas dan mendalam.pengadilan. partai politik medi massa belum berkembang. termasuk penyelidikan. kelompok sosial modern seperti kelompok kepentingan. Beberapa model-model sistem politik ditinjau dari sudut historis dan perkembanga n sistem politik. penuntutan. menekan kan kekerabatan dari pada individualisme. Sistem politik Totaliter Sistem ini sangat menekankan konsessus total di dalam masyarakat dan menimbulkan konflik di dalam maupun di luar negeri. contoh pemimpinmya biasanya sultan. 2. ikatan suku bangsa atau agama yang terwujud dalam diri seorang pemimpin yang dominan ( Otokr at ). Sistem ini terd apat dalam Sistem Politik Komunisme dan Sistem politik Fasisme. Kekuasaanya lebih bersifat pribadi. Sistem Politik Demokrasi . Model-model Sistem politik Setiap Negara mempunyai sistem politik yang berbeda-beda antara Negara satu deng an yang lainnya. Kewenangan otokrat bersumber dan berdasarkan tradisi atau warisan orang tuanya yang mungkin pernah memegang otokrat atau kerabat otokrat. lingkungan dan atau kultur serta Ideologi yang digunakan oleh negara tersebut. 3. para petani tidak ikut kegiatan politik karena mskin.

Sistem Kepartaian Dunia Masing-masing negara mempunyai sistem politik yang berbeda-beda. Sistem satu Partai ( One Party Sistem ) Suatu negara yang menerapkan sistem ini hanya terdapat stu partai saja yang berk uasa dalam negara itu bersifat dictator. Sistem Multi Partai ( Multy Party Sistem ) . 4. persaingan dan pertentang an diantara individu dan kelompok. RRC serta Korea Utara atau dinegara-negara komunis. didasarkan pada hasil pemilu.Sistem ini sistem politik yang menghendaki keseimbangan antara konflik dan konse ssus artinya demokrasi yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. individu dan pemerintah. Sistem kpartaian yang ada di dunia ini terdapat tiga macam sistem yai tu : a. Negarayang menerapkan sistem ini adalah beberapa negara Afrika. Sis tem ini sangat cocok diterapkan di masyarakat yang sifatnya homogin. Fungsi partai dalam sistm kepartaian ini sebagai pembimbi ng dan penggerak masyarakat serta menekan perpaduan anatara kepentingan partai dengan kepentingan rakyat. sedangkan partai yang menang dalam pemilu duduk dalam pemerintahan. terutama inegara-negara liberal. termasuk sistem kpartaian yang digunakan. Dalam sistem ini partai yang kalah dalam pemilu berperan sebagai pengecam utama terhadapa kebijakan partai yang duduk dalam peme rintahan. Inggris. kelompok dan pemerintah selama t idak menganggu sistem. c. Kedudukan pa rtai yang berkuasa sewaktu-waktu dapat berpimdah tangan. Negara yang menerapkan sis tem ini adalah Amerika serikat. Sistem Dua Partai ( Two Party Sistem ) Suatu negara yangmenerapkan sistem ini terdapat dua partai atau beberapa partai tetapi peranan dominan tetap pada dua partai yaitu partai yang berkuasa ( karena menang dalam p emilu ) dan partai oposisi ( karenakalah dalam pemilu ). b. Erofa Timur.

timbul usaha-usaha untuk membangun corak . Filipina. Kaum muda menghendaki agar sistem pemrintahan yang akan dibentuk adalah sistem parlementer bukan presidensial. Biasa nya didalam sistem ini susah itemukan adanya suatu partai yang memperolh suara terbanyak. dan DPA sebelum lembaga-lembaga tersebut ter bentuk sebagai mana mestinya. Dinamika Politik Indonesia Setelah bangsa Indonesia menyatakan kemerdekaanya padatanggal 17 Agustus 1945. c. DPR. 5. g agasan Demokrasi dalam kehidupan politik mendapat tempat yang sangat menonjol. Nederland. Pada awal perjalanan politik di Indonesia presiden di beri kekuasaan sementara untuk kekuasaan MPR. Adanya keinginan untuk menghalau kegiatan politik Subardjo untuk menjadi part ai persatuan nasional sebagai partai tunggal. Belgia. b. Indonesia dll. Negara y ang menerapkan sistem ini antara lain Perancis.Suatu ngara yang menerapkan sistem ini terdapat banyak partai politik yang diper bolehkan hdup dan berkembang. yang berarti negara terlalu kuat dan tidak mencerminkan demokrasi. Beberapa alasan yang dikemukakan antara lain : a. Secara umum dinamika politik Indonesia dapat di bagi dalam empat periode 1. Adanya pandangan bahwa sistem presidensial memungkinkan dibuatnya produk daru rat legislasi. Masing-masing partai politik mempunyai asas yang berbeda-beda. Demikian juga dengan sistem pemerintahan yang dibentuknya juga pemerintahan kual isi. Adanya ketidak setujuan terhadap peletakan kekuasaan ditangan Soekarno yang p emerintahannya didominasi oleh orang-orang pada zaman pendudukan Jepang menduduki jabatan penti ng. Periode Demokrasi liberal ( 1945-1959 ) Pada periode ini dinamika politik negara Indonesia dapat dilihat berdasarkan akt ifitas politik kenegaraan sebagai berikut: a. Untuk menghindari kekuasaan presiden yang terpusat. ol eh karena itu dilakukan kualisi diantara beberapa partai agar suara yang diperoleh dapat menja di suara terbanyak. Pada awal kemerdkaan presiden untuk sementara memegang jabatan rangkap dan se gera membentuk serta melantik Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) b. Sistem ini biasanya diterapkan dalam masyarakat yang bersifat majemuk (heterogin). d. Pemerintahan yang ada hanya untuk memberikan kesan kepada dunia internasional bahwa negara ini adalah negara demokrasi yang bukan boneka jepang. Sehingga hal ini dinyatakan dalam UUD 1945.

yaitu parlementer. Dalam demokrasi terpimpin yang diterapkan pada masa orde lama ini telah banyak t erjadi penyimpangan terhadap Pancasila maupun UUD 1945. X tahun 1945 yang menyataka n bahwa Komite Nasional Pusat sebelum terbentuk MPR dan DPR diserahi kekuasaan legislative dan ikut menetapkan GBHN. c. Keluarnya dekrit presiden 5 juli 1959 telah mengakhiri sistem politik liberal yang kemudian berganti dengan sistem demokrasi terpimpin dan brlakunya kembali UUD 1945. d. Dekrit presiden selain didukung oleh anggota Angkatan Darat dan MA. Dengan dikeluarkannya maklumat wakil presiden No. Agama. c. Demokrasi terpimpin mengandung ketentuan tentang mekanisme pengambilan keputu san dengan muayawarah dan mufakat. antara lain : a. juga bany ak didukung oleh rakyat karena kegagalan dewan konstituante dalam melaksanakan tugasnya yaitu membuat UU D yang baru. Penyimpangan ideology yaitu konsepsi pancasila berubah menjadi konsepsi NASAK OM ( Nasionalis. Pilar-pilar demokrasi dan kehidupan kepartaian serta legislatif menjadi sanng at lemah. Komunis ) . Periode Demokrasi Terpimpin ( 1959-1966 ) Pada periode ini dinamika politik negara Indonesia dapat dilihat berdasarkan akt ifitas politik kenegaraan sebagai berikut : a. Jika musyawarah mufakat tidak dapat tercapai maka keoutu san tentang masalah yang dimusyawarahkan tersebut diserahkan kepada presiden untuk diambil k eputusan.pemerintahan yang lebih demokratis. b. 2. sebaliknya presiden sebagai kepala eksekutif menjadi sangat kuat.

meng iring masyarkat Indonesia kearah otoritarian. Pada tahun 1960 DPR hasil pemilu tahun 1955 dibubarkan oleh presiden karena R APBN yang diajukan pemerintah tidak disetujui DPR. Soekarno sebagai p residen seumur hidup. bangsa dan negara yang diletakan kembali kepada kemurnian Panc asila dan UUD 1945. PKI. d. Selamjutnya pemerintah Soeharto yang tampil menggantika n Soekarno sejak 1967 menamakan dirinya pemerintahan orde baru ( ORBA ). c. c. Upaya untuk membangun stab ilitas tersebut dilakukan dengan mengekang hak-hak politik rakyat atau demokrasi. Pada awal pemerintahan orde baru parpol dan media masa diberi kebebasan untuk melancarkan kritik dan mengingkapkan realita di dalama masyarakat. Namun sejak dinebtuknya format p olitik baru yang dtuangkan dalam UU No. MPRS melalui ketetaan MPRS No. karena Golkar sangat dominan sementara partai lain dibawah pengawasan pemerintah . Periode Orde Baru ( 1966-1998 ) Tarik menarik kekuatan antara Soekarno. Dinamika politik pada masa ini dapat dilihat berdasarkan aktifitas politik keneg araan sebagai berikut : a. Dalam UU tersebut dinyatakan bahwa pengi sian 1/3 kursi anggota MPR dan 1/5 kursi anggota DPR dilakukan melalui pengangkatan secara lang sung tanpa melalui pemilu.III/MPRS/!(^# mengangkat Ir. 3. PDI ya . Kemenangan Golkar pada pemilu tahun 1971 mengurai oposisi terhadap pemerintah dikalangan sipil. b. e. dan bersihkan cabinet dwi kora dari unsur0unsur PKI.b. SUPERSEMAR tersebut menjadi jalan bagi tampilnya angkatan dara t sebagai peran utama dalam politik Indonesia. Soeharto mendapat mandate dari Soekarno untuk memulihkan keamanan melalui surat perintah 11Maret 1966 ( SUPERSEMAR ) yang antara lain berisi pelimphan kekuasaan kepadasoeharto un tuk mengambil segala tindakan yang diperlukan untuk menjamin keamanan dan stailitas pemerintah an serta kelamatan pribadi presiden. pelajar dan ormas-ormas yang hidup dalam tekanan selama erademokrasi terpimpin sehingga mela hirkan tuntutan rakyat ( TRI TURA ) yaitu : Bubarkan PKI. Pada tahun 1973 pemerintah melaksanakan penggabungan Sembilan partai politik peserta pemilu tahun 1971 kedalam dua parpol yaitu PPP yang menggabungkan partai-partai islam. Turunkan Harga/perbaikan ekonomi. Terjadinya krisis politik yang luar biasa yaitu banyaknya demonstrasi oleh ma hasiswa. Pemerintah orde baru lebih memprioritaskan pembangunan ekonomi dan pada sisil ain rezim ini berupaya menciptakan stabilitas politik dan keamanan. Kemudian dibentuklah DPR-GR tanpa melalui pemilu . 15tahun 1969 tentang pemilu dan susduk MPR/DPR/DPRD. dan angkatan darat akhirnya menangk an oleh angkatan darat. Orde Baru adalah suatu tatana n seluruh peri kehidupan rakyat.

Periode Reformasi Akibat langsung yang disarankan oleh masyarakat menjelang runtuhnya orde baru ad alah praktek korupsi. dasar-dasar demokrasi dan sendi-sendi agama. f.J. . juga telah menghancurkan nilai-nilai kejujuran dan keadilan. kolusi dan nepotisme yang semakin marak dalam berbagai bidang kehidupan. dosen. pelajar. Lembaga eksekutif sangat kuat sehingga partisipasi politik dari kekuatan-keku atan diluar birokrasi sangat lemah. Kehidupan pers selalu dibayangi-bayangi oleh percabutan Surat Ijin Usaha Penerbitan Pers (SIUP) 4. moral hukum.ng merupakan gabungan partai nasionalis dan Kristen. g. LSM. hal ini selain men gakibatkan terjadinya krisis kepercayaan.Habibie . khusus dibidang politik krisis kepercayaan ters ebut diserpon oleh masyarakat melalui kelompok penekan (Pressure group) dengan mengadakan berbagai macam unjuk rasa/de monstrasi yang dipelopori oleh mahasiswa. Gelombang demonstrasi ya ng menyuarakan reformasi begitu deras mengalir dengan dukungan dari berbagai kalangan. praktisi. Selama orde baru berkuasa pilar-pilar demokrasi seperti parpol dan lembaga pe rwakilan rakyat dalam kondisi lemah dan selalu dibayangi kontrol dan penetrasi birokrasi yang kuat. etika politik. Penggabungan ini mengakibatkan merosostn ya perolhan suara kedua partai tersebut. dan politisi. Akhirnya pada tanggal 21 Mei 1998 presiden Soeharto menyatakan mengundurkan diri dan digantikan oleh wakil presiden B.

Peran Serta dalam Sistem Politik di Indonesia Manusia memiliki naluri untuk hidup berkawan dan hidup bersama dengan sesamanyaa tau bertentangan satu sama lain. Dengan sadar dan sukarela menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. 2). Bersifat kritis terhadap kebijakan yang dibuat oleh pemerintah dengan bersik ap: a) Menerima sebagai apa adanya. Budaya politik. Perilaku politik. Tugas negara bersifat menyeluruh dan kompleks . tugas-tugas negara akan banya k yang terbengkelai. maupun aktif dalam kegiatan organisasi-or ganisasi kemasyarakatan. 4). maka sikap perila ku politiknya antara lain : 1) Radikal Adalah sikap perilaku warga negara tidak puas terhadap keadaan yang ada serta me nginginkan perubahan yang . tetapi demokrasi juga harus menghormati harkat dan martabat hidup manusia dan membangun masyarakat politik. Sedangkan orang yang tidak puas dengan kenyataan yang ada memiliki s ikap politik yang negatif terhadap apa saja yang dilakukan oleh pemerintah. terutama ha k pilih aktif. b) Menolak dengan alasan tertentu. Masyarakat politik adalah masyarakat yang sadar berpolitik atau masyarakat yang keikutsertaan hidup berneg ara menjadi penting dalam kehidupannya sebagai warga negara. 3). Misalnya untuk mengejar kepentingan dibidang politik akan terbentuk masyarakat p olitik. Perilaku yang mengnginkan atau menolak perubahan Orang yang sudah puas dengan kenyataan yang ada umumnya memiliki sikap perilaku politik yang positif terhadap pemerintah. Berdasarkan dua penggolongan sikap perilaku yang ada tersebut. 2). sehingga tanpa dukungan positif dari seluruh warga negara atau masyarakat. Ciri-ciri masyarakat politik adalah: 1). Perilaku politik warga negara pada umumnya terhadap dua hal yaitu: 1). Kelompok kepentingan. Masyarakat politik yang berdiri dari elit politik dan massa politik serta menjad i peserta rutin dalam kompetisi politik harus dibangun sebagai komponen masyarakat yang mempunyai etika politik dalam de mokrasi yang baik. Adapun bentuk-bentuk aktifitas yang dapat dilakukan oleh warga negara sebagai ma syarakat politik antara lain: 1). Dalam penyelesaian suatu masalah lebih suka dilakukan melalui dialog atau mu syawarah. Kelo mpok penekan Banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat dalam berpolitik antara lain menjadi anggota partai politik. dan sosial yang baik. Memiliki komitmen kuat terhadap partai politik yang menjadi pilihannya. atau c) Adanya yang suka diam tanpa memberikan reaksi apa-apa. ekonomi.6. menggunakan hak pilihnya dalam pemilu. Mereka harus disadarkan bahwa demokrasi bukan hanya kompetisi bebas dengan menggunakan partai -partai untuk merebut jabatan pemerintahan. dan 4). Dengan demikian timbullah kelompok-kelompok masyarakat yang didasarkan pada kepe ntingan-kepentingan tertentu. Perasaan puas atau tidak puas dengan kenyataan yang ada 2). 3).

bersifat berlawanan dengan kebijakan pemerintah yang sah. 6) Reaksioner Adalah sikap perilaku politik masyarakat yang bersifat menentang kemajuan atau p erubahan.Biasanya dilakukan dengan konfrontasi. tindak kekerasan terhad ap manusia dan sebagainya. inovatif dan konstruktif 3. Orang yang bersifat radial biasanya tidak mengenal kompromi yang tidak mengindahkan orang lain serta cenderung maunya menang sendiri. Perubahan yang diinginkan berdasarkan hukum atau kekuatan legal untuk men capai tujuan. tetapi tidak menerima sepenuhnya perubahan apalagi perubahan yang serba cepat seperti kelompo k radial. pemogokan masal. 5) Liberal Adalah sikap perilaku politik masyarakat yang berpikir bebas dan ingin maju teru s dengan perubahan progresif dan cepat. 2) Moderat Adalah sikap perilaku politik masyarakat yang telah cukup puas dengan keadaan da n bersedia maju. Bagi bangsa Indonesia yang memiliki pandangan hidup pancasila semestinya kita da lam berpolitik sesuai dengan budaya dan nilai-nilai pancasila antara lain: 1. 3) Status Quo Adalah sikap perilaku politik dari warga negara yang sudah puas dengan keadaan y ang ada/berlaku dan keadaan tersebut berusaha tetap dipertahankan. 4) Konservatif Adalah sikap perilaku politik masyarakat yang sudah puas dengan keadaan yang sud ah ada dan cenderung bertahan dari perubahan (perubahan tahap demi tahap). Kritis. Kemandirian dan kompetitif .cepat dan mendasar. tindak kekerasan terhadap harta benda dan fasilitas umm. Menghargai perbedaan dan kemajemukan serta keanekaragaman 2. prot es keras.

4. Dalam menyalurkan aspirasi sesuai dengan peraturan yang ada Ikut mengsukseskan pemilu Selalu menjaga kondisi yang tetap kondusif Mau menerima hasil pemilu dengan lapang dada. 6. 5.dan lain-lain. 7. Komitmen yang kuat dan tanggung jawab atas pilihannya Santun dan anti kekerasan serta mampu mengendalikan diri Lapang dada dan mau kompromi demi kepentingan dan keutuhan bangsa dan negara Terbuka dan toleransi Saling menghargai dan bekerja sama Mengedepankan musyawarah dalam menyelesaikan masalah Beberapa contoh peran serta warga negara dalam sistem politik di Indonesia: a. c. b. 8. 9. d. .