Cara Mengatasi Anak Pendiam/ Pemalu

Salam hangat kawan-kawan, kali ini kita akan membahas mengenai cara menghadapi jika kawankawan sekalian menemukan anak yang pemalu atau pendiam.

Kita harus memberikan :

1. Perhatian, 2. Motivasi, 3. Pujian,

1. PERHATIAN

Dengan memberikan perhatian kita akan membuat si anak merasa ada di lingkungannya berada. Seperti memberikan kesempatan dia untuk tampil ke depan kelas agar dia memperoleh kepercyaan diri saat berada di depan kelas dan di sana dia kemudian terpancing untuk mencoba kembali tampil di depan.

2. MOTIVASI

Dengan memberikan motivasi maka kita akan memberikan suatu acuan atau dorongan agar dia terpacu untuk tampil dan berkreasi. Seperti memberikan suatu percontohan yang baik untuk melakukan suatu kegiatan dan tugas.

3. PUJIAN

Tidak lupa memberikan suatu pujian saat dia telah berhasil melakukan suatu pekerjaan atau tugas yang dia kerjakan,karena dengan memberikan suatu pujian itu dapat memberikan suatu rasa kepercayaan diri .Tetapi jangan terlalu berlebihan karena itu dapat membuat si anak merasa terlalu bisa melakukan segalanya dan akhirnya lupa akan posisi sebenarnya.

kapan ia senang. 1. kapan ia marah. pemalu atau penakut karena ada area tertentu yang terhambat dalam perkembangannya. maka Anda akan tahu bahasa tubuhnya. Sekali Anda tahu sifatnya. sedih. dalam perjalanan bisa jadi anak menjadi pendiam. Rabu. jangan biarkan.Bagai mana mengatasi anak yang pendiam? Jawaban Terbaik . Jika anak berkarakter pendiam. Data dari wali kelas : Nama wali kelas : Sri Mastuti (nama samara) . atasi segera agar tak mengikis rasa pedenya. 13 Januari 2010 Penelitian masalah yang terjadi pada anak Masalah yang Terjadi pada Anak (Perceraian Kedua Orang Tua Anak) Sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Psikologi Pendidikan Oleh : Wahyu Lumaksono (084284026) UNIVERSITAS NEGERI SURABAYA FAKULTAS ILMU SOSIAL JURUSAN PENDIDIKAN SEJARAH 2009 A. penakut atau pemalu sebagai orang tua harus sigap menyelidikinya. Bila demikian. dan sebagainya. Identifikasi Masalah : Biodata anak yang dijadikan objek penelitian kasus permasalahan pada anak adalah sebagai berikut : Nama : Handoko TTL : Bojonegoro 14 April 1995 Alamat : Jalan Ahmad Yani No : 21 RT/RW 15/05 Sukodadi Bojonegoro Orang tua : Darjan dan Kustanti Sekolah : Di salah satu SMA Bojonegoro Nb : sebagian data di atas telah disamarkan. Ketiga katagori tersebut memang ciri-ciri anak kurang percaya diri.Dipilih oleh Suara Terbanyak Anda harus aktif bertanya dan peka pada keadaan dirinya. Meski sudah terpenuhi tugas perkembangan psiko sosialnya.

dikarenakan nilai di dalam raportnya kebanyakan terdapat nilai cukup pada semua mata pelajaran terlebih lagi yang akan digunakan dalam Ujian Nasional nanti. Tanpa alasan 4 kali. 2. . Nama teman sekolah : Iwan Dwi Santoso • Handoko adalah anak yang suka bermain sepak bola. bahkan dengan anak diluar sekolah. • Handoko juga dikenal anak yang mepunyai sifat tempramen. Nama teman sepermainan : Eko Heriyanto • Handoko adalah anak yang mempunyai kesetiawanan tinggi. • Handoko juga mempunyai kebiasaan sering mampir ke warung kopi saat pulang sekolah. • Handoko juga sering bermain handphone saat pelajaran dimulai. • Handoko termasuk anak yang suka merokok disekolah bahkan tidak jarang dia ditegur oleh banyak guru. tidak memakai topi saat upacara rutin hari senin. bahkan dia sangat malas untuk mengerjakan tugas atau PR yang diberikan guru. ketahuan merokok di kamar mandi sekolah. • Handoko juga pernah mendapatkan skorsing dikarenakan berbagai masalah yang dibuatnya. tanya jawab dan berpendapat. • Dalam semester pertama kelas IX. • Handoko termasuk anak yang kurang mematuhi peraturan yang ada disekolah. • Handoko termasuk anak yang pemalas dikelas.misalkan .saat Ujian Semester pun dia bahkan tidak jarang membuka buku. sering tidak memakai sepatu hitam . Handoko telah tidak mengikuti kegiatan belajar mengajar di kelas selama 7 kali yang terdriri atas : Izin 1 kali. menggunakan baju dengan tidak rapi.Pengajar Studi : Fisika Data kepribadian Handoko dalam kelas : • Muhammad Handoko adalah siswa dari SMAN yang ada di Bojonegoro Tahun Ajaran 2007/2008. • Handoko juga sering tidak mengumpulkan tugas yang di berikan guru seperti contoh mengerjakan PR LKS dan tugas-tugas yang lain. Sakit 2 kali.dia sering bermain bersama saya baik disekolah ataupun dilapangan dekat rumah. Data dari teman sekolah : Nama teman sekolah : Imam Maulana • Handoko adalah anak yang pendiam dikelas. dia juga sering bermain Playstation di waktu sore dengan saya. • Dalam kesehariannya di sekolah Handoko mempunyai kebiasaan sering datang terlambat di sekolah. • Sekarang telah menginjak kelas IX semester II. • Saat pelajaran kelas sedang dimulai Handoko tidak jarang sering ketiduran sehingga membuat banyak guru kesal akan sikapnya dikelas. • Mengenai nilai ulangan harian Handoko bisa dikatakan cukup dan kurang berperan aktif dalam kegiatan belajar mengajar dikelas seperti diskusi. tidak jarang dia bertengkar dengan teman sekelasnya. dia juga termasuk anak yang berlangganan akan sangsi-sangsi yang ada di peraturan sekolah. tetapi Handoko termasuk anak yang dikenal baik oleh temantemannya. • Handoko juga mempunyai kebiasaan yang buruk yaitu menyontek kepada teman-temannya. • Handoko adalah anak yang suka bergurau dengan saya dikarenakan dia teman sebangku saya. tidak memakai dasi disekolah yang mana sudah menjadi peraturan.jarang berkumpul dengan temannya dan lebih suka menyendiri di mushola saat istirahat. • Handoko juga anak yang hobi merokok. • Pada tingkat prestasi belajar Handoko bisa dikatakan kurang menonjol.

orang tua Handoko berkali-kali dipanggil ke BP/BK sehubungan dengan buruknya nilai Hndoko ketika penerimaan raport. bahkan ia sering keluar hingga larut malam. dan mempunyai watak tidak mau mengalah kepada saudaranya. Data dari Guru BK/BP : Nama Guru BP/BK : Mashadi • Handoko termasuk anak yang dikategorikan nakal disekolah.• Handoko sering merokok ketika bermain dengan teman-teman di rumah. teman sekampung. 4. guru BK. B. dia hanya menyibukkan dirinya dengan bermain dilapangan dengan teman-temannya. 3. • Handoko jarang mengikuti kegiatan ekstra di sekolah termasuk ekstra yang diwajibkan. sikap Handoko seperti anak yang kurang mendapatkan perhatian dan arahan dari orang tua. dia anak yang dimanja dikarenakan anak bungsu. orang tua. 5. • Handoko juga jarang belajar dirumah. . dan masih banyak hal lainnya. • Semenjak kedua orang tuanya berpisah. • Handoko termasuk anak yang suka menraktir teman-temannya saat makan jajan. Analisis Berdasarkan identifikasi data dari wali kelas. Data dari siswa sendiri : • Saya memang anak yang suka merokok. • Saya juga menjadi anak yang malas untuk beribadah dan mengurusi sekolah saya. • Saya termasuk anak yang tidak suka berlama-lama dirumah dikarenakan tiap saya dirumah maka akan terjadi perdebatan yang tidak ada hentinya antara saya dan kedua orang tua saya. • Handoko sering pulang malam ketika akhir pekan dikarenakan sering nongkrong dengan temantemannya diwarung. • Sejak semester 3. itu saya lakukan ketika menjelang masuk kelas 2 SMP dan itu adalah cara saya untuk menghilangkan stress yang saya alami sehari-hari. • Saya termasuk anak yang tidak suka orang lain menggangu kehidupan pribadi saya mengenai apa yang terjadi pada keluarga saya. • Handoko anak yang susah diatur. nongkrong. • Handoko termasuk anak yang malas untuk diajak beribadah semenjak keluarga kami banyak mendapat masalah. sehingga tidak jarang saya bertengkar dengan teman saya. kecuali sholat jum’at. • Saya pernah mendapatinya sedang merokok dengan teman-temannya sehingga waktu itu saya menempeleng Handoko karena kelakuannya tersebut. • Saya selaku orang tuanya juga tidak habis-habishya menegur dan memberikan nasihat kepadanya tetapi selalu ia abaikan. Data dari orang tua : Nama orang tua : Supardi • Handoko adalah anak terakhir dari tiga bersaudara. memancing. Saya lebih memilih untuk bermain dengan teman-teman saya seperti bermain playstation. • Handoko sering bertengkar dengan kedua kakaknya hanya karena sebab-sebab yabg sepele. • Handoko jarang sekali pergi ke masjid untuk beribadah. sepak bola. teman sekolah.

emosional serta bertindak diluar norma dan moral. anak tersebut kurang mendapat bimbingan/ teguran/ nasehat secara layak. • Faktor dari lingkungan tempat tinggal. maka akan lebih cepat membawa pengaruh kepada anak yang bersangkutan. • Merupakan type anak malas menjalakan ibadah terbukti dengan perkataan temannya bahwa dia jarang beribadah. dimana dia sering merokok saat pulang sekolah maupun saat di lingkungan rumahnya bahkan dia tak tanggung-tanggung pula untuk merokok di sekolahan. Prognosis . • Handoko adalah type anak yang mudah emosi. • Merupakan type anak yang kurang disiplin waktu. yaitu meskipun lingkungan keluarga telah mendidik anak secara optimal namun apabila lingkungan sekitar mengajarkan hal-hal yang buruk maka secara otomatis si anak akan terpengaruh juga. terbukti dengan seringnya dia melanggar peraturan tata tertib dari sekolah. • Merupakan type anak yang kurang menaati peraturan. • Merupakan type anak yang malas belajar. Apalagi saat teman sebaya yang mengajarkan hal-hal tersebut. • Faktor utama yang menyebabkan perilaku Handoko sebenarnya adalah tentang perceraian antara kedua orang tuannya yang telah terjadi ketika dia sudah menginjak kelas 2. dan tak jarang pula nilai-nilainya yang jeblok. terbukti di sekolah Handoko selalu tidur dan diam bahkan dia juga sering bermain handphone di kelas saat proses belajar mengajar. • Merupakan type anak yang kurang patuh terhadap orang tua • Handoko adalah perokok aktif. Diagnosis Hal-hal yang menyebabkan perilaku Handoko menjadi seperti diatas dapat dikarenakan faktor-faktor sebagai berikut: • Faktor dari lingkungan keluarga. Sehingga apabila diri sendiri kurang menyaring hal-hal yang ada di lingkungan sekitar maka secara otomatis hal-hal buruk yang tidak sesuai norma dan moral dapat masuk dan mempengaruhi perilaku. • Faktor dari diri sendiri.serta anak yang bersangkutan maka dapat disimpulkan bahwa hal-hal yang nampak dalam perilaku Agus sehari-hari baik dalam lingkungan sekolah maupun dalam lingkungan rumah adalah sebagai berikut: • Merupakan type anak yang tidak suka mencari perhatian orang lain. Selain itu nilai sekolahnya juga standart. terbukti dengan seringnya dia terlambat ke sekolah maupun sering pulang hingga larut malam. serta tidak adanya pengayom hidupnnya pada saat ini. C. • Kurangnya mendapat perhatian dari orang tua secara intensif. D. sifat dan watak seseorang. apakah itu baik atau buruk dampaknya. terbukti dengan kata ayahnya yang katanya Handoko malas belajar saat dirumah. • Merupakan type anak yang kurang bergaul dengan temannya sekelas tetapi dia mudah bergaul dengan teman-temannya dikampung bahkan di sering menraktir teman-temannya. serta anak yang pemalas. maksudnya adalah diri sendiri sebagai penyaring utama dari segala macam hal yang terdapat di lingkungan sekitar. sehingga anak lebih condong bersikap egois. yaitu keluarga kurang dalam memberi didikan moral dan norma secara berkesinambungan sehingga ketika anak mulai keluar dari jalur lurus norma dan moral. terbukti dia pernah bertengkar dengan teman sekelasnya bahkan dengan teman bermainnya di lingkungan rumahnya.

dalam arti disini siswa yang bermasalah dibimbing dan dibina secara kooperatif oleh wali kelas. 3. Orang tua memberitahukan secara baik-baik tentang bahaya rokok bagi tubuh si perokok. 2. Penanaman nilai dan norma secara bertahap dari orang tua kepada anak. kurang disiplin dan suka berkelahi dapat berdampak buruk terhadap perkembangan psikologi anak terutama untuk masa depannya. dsb. Pemberian perhatian kepada siswa yang bermasalah. Pemberian tindakan tegas. Sehingga anak yang bersangkutan dapat berfikir. • Konseling dengan individu. Orang tua dari anak yang bermasalah. Dari masalah perilaku Handoko tersebut treatment yang dapat dilakukan untuk menyelesaikan masalah perilaku Handoko adalah sebagai berikut: • Konsultasi dengan orang tua. Treatment Treatment adalah penerapan secara realita dari solusi prognosis atau pemecahan masalah. mengawasi proses belajar. E. Pengawasan secara konsisten dan konsekuen terhadap anak didik yang bermasalah. disini dapat dilakukan dengan cara pemberitahuan kepada individu yang bersangkutan akan bahaya dan dampak dari kenakalan remaja seperti merokok. disini wali kelas harus mengerti bagaimana mengatasi perilaku anak di sekolah dengan cara musyawarah dengan anak yang bersangkutan. dapat dengan cara pemberitahuan melalui kata-kata maupun praktek langsung dari orang tua sehari-hari. tidak memberi uang saku. • Konsultasi dengan orang tua. minuman keras maupun tawuran dsb. 4. Pemberian sanksi yang tegas sehingga sang anak tidak akan lagi melakukan hal-hal yang melanggar norma maupun moral. 2. Peringatan kepada anak jika terjadi penyimpangan awal perilaku yang tidak sesuai norma dan moral.00 dan apabila dilanggar. sehingga anak yang perokok dapat berfikir akan dampak rokok terhadap kesehatan tubuhnya. menimbang. 2. Selain itu orang tua harus memberi semangat belajar. baik melalui skorsing siswa. Dimana disini penerapan secara langsungnya adalah sebagai berikut: 1. keluar malam. yaitu maksimal bermain sampai jam 21.Langkah ke depan dari kebiasaan buruk anak seperti merokok. Hal yang dapat dilakukan antara lain: 1. maka orang tua harus memberi sanksi yang tegas seperti mengunci rumah. dan selalu melaporkan hasil belajar/ prestasi anak . apakah halhal tersebut berdampak baik terhadap kelangsungan masa depannya. • Konsultasi dengan wali kelas. dalam hal ini Handoko harus melakukan bimbingan kepada anaknya dengan melalui kata-kata nasehat tentang mana yang baik dan mana yang buruk sesuai dengan norma moral yang berlaku. 3. Hal-hal yang dapat dilakukan antara lain: 1. seperti apa yang terjadi pada perilaku Handoko tersebut dapat dilakukan dengan cara konsultasi dengan orang tua. narkoba. Sehingga perlu dicarikan solusi pemecahannya. Orang tua harus memberi jam malam kepada anaknya. sehingga anak terdorong untuk belajar. Orang tua harus memberi pengertian tentang manfaat pendidikan bagi masa depan secara baik-baik dan mudah dipahami anak. disini orang tua harus mengerti bagaimana cara mengatasi permasalahan pada anaknya dengan cara musyawarah antara anak dengan orang tua. maupun hukuman lain jika memang anak sudah diluar batas. Pemberian peringatan bila anak mulai menyimpang dari aturan sekolah 4. 3. konsultasi dengan guru/wali kelas maupun dengan anaknya sendiri.

terutama terhadap siswa seperti Handoko. Selain itu orang tua juga bisa memberikan sebuah hadiah agar semangat belajar anak lebih optimal. Guru BK harus bertemu empat mata dengan siswa yang bersangkutan kemudian dilakukan pembicaraan mengenai permasalahan siswa secara kooperatif. 4. 7. 2. Dimana peneerapan secara langsungnya adalah sebagai berikut: 1. Faktor diluar diri siswa Dalam kasus Handoko ini faktor yang mempengaruhi sifat. Hal ini dapat dilakukan saat pertemuan dengan wali kelas saat acara penerimaan raport ataupan dengan layanan via telephon sekolah. Dalam hal ini sebaiknya kedua orang tuanya yang mana selaku orang tua yang telah merawat dan mendidiknya sejak kecil untuk selalu memperhatikan Handoko dengan rasa kasih sayang serta diharapkan untuk kembali rukun selayaknya keluarga yang harmonis sehingga suasana rumah sangat nyaman untuk dijadikan tempat tinggal. sehingga siswa lebih merasa diperhatikan. 3. Orang tua harus mengawasi anaknya agar tidak salah memilih teman dan lingkungan pergaulan. Wali kelas harus memberi peringatan tegas tetapi secara kooperatif apabila siswa yang bersangkutan mulai keluar dari garis lurus peraturan dan tata tertib sekolah. Wali kelas harus mengerti kondisi dan perilaku tiap siswa. 2. Selain itu orang tua dapat memberikan gambaran perbandingan kehidupan anak yang pergaulannya buruk dengan anak yang pergaulannya baik. 6. narkoba. Kemudian wali kelas harus mampu berbicara empat mata kepada siswa. Orang tua harus menanamkan nilai agama pada anak secara konsisten dan konsekuen. Kemudian Guru BK dapat memberikan solusi permasalahan kepada siswa yang bersangkutan secara langsung.kepada guru BK dengan melalui via telephone. disini dapat dilakukan dengan cara antara lain sebagai berikut: 1. . Faktor lingkungan Disini kebiasaan Agus untuk merokok. serta minuman keras. caranya adalah selalu mengawasi pergaulan anak setiap hari tetapi disini tidak berarti mengekang anak. Hal ini dilakukan sebagai penyeimbang kehidupan anak. • Konseling. berkelahi dan lain-lainnya secara garis besar disebabkan pengaruh pergaulan teman sebaya dalam lingkungan rumah dan sekolahnya. Guru BK dapat memberikan arahan-arahan kepada siswa yang bermasalah tentang dampak dari halhal yang melanggar ketentuan norma dan moral. Misalnya tentang bahaya rokok. Dalam kasus Handoko orang tua dapat memanfaatkan media mushola yang berada di dekat rumah untuk meningkatkan ilmu agama pada anak. Misalnya dengan menyuruh siswa mengungkapkan permasalahnnya dalam belajar dan berperilaku. perilaku dan kepribadian Handoko antara lain adalah sebagai berikut: 1. sehingga anak dapat berfikir sendiri mana yang baik untuk dirinya. hal ini dilakukan agar siswa lebih merasa diperhatikan sehingga siswa akan merasa lebih semangat untuk belajar. Namun apabila siswa yang bersangkutan mulai keluar jauh dari peraturan yang ada dan sering melanggar aturan. F. 5. Wali kelas harus dapat memberi semangat belajar dengan cara pemberian kata-kata motivasi yang dapat membuat siswa terpacu. Guru BK dapat melakukan pembicaraan kepada orang tua siswa yang bersangkutan tentang perkembangan kondisi siswa disekolah. maka wali kelas harus bertindak tegas dengan cara penerapan skor siswa dan pemberian hukuman. • Konsultasi dengan wali kelas. 3.

Untuk itu kedua orang tua handoko lah yang menjadi penyebab utama dari semua masalah Handoko. Diposkan oleh YUYU KANGKANG di 04. sehingga perilaku sang ayah mungkin saja ditiru oleh anaknya. Bisa dikatakan perilaku yang sedang terjadi pada Handoko saat ini merupakan luapan amarah mengenai semua masalah yang melandanya saat itu.2. perilaku dan kepribadian Handoko adalah faktor perceraian kedua orang tuanya yang mana sangat mempengaruhi kondisi psikis si anak untuk menatap ke depannya. Mungkin Handoko tidak siap menghadapi kenyataan yang mana kedua orang tuanya telah berpisah. Pengalaman tentang berpisahnya kedua orang tua Handoko tersebut merupakan kejadian yang sangat pahit dan menyedihkan baginya. Tidak ada satu pun seorang anak yang mengharapkan kedua orang tuanya berpisah layaknya Handoko. Faktor Keluarga Kebiasaan Agus dalam hal merokok mungkin saja karena dia melihat ayahnya yang memang perokok aktif.11 . Sebenarnya faktor yang sangat berpengaruh terhadap sifat.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful