CONTOH KARYA TULIS ILMIAH

KARYA TULIS ILMIAH

BORAKS DAN FORMALIN PADA MAKANAN

KATA PENGANTAR Pertama-tama kami ingin mengucapkan puji dan syukur kepada Tuhan yang Maha Esa yang telah memberkati kami sehingga karya tulis ini dapat diselesaikan. Kami juga ingin mengucapkan terima kasih bagi seluruh pihak yang telah membantu kami dalam pembuatan karya tulis ini dan berbagai sumber yang telah kami pakai sebagai data dan fakta pada karya tulis ini. Kami mengakui bahwa kami adalah manusia yang mempunyai keterbatasan dalam berbagai hal. Oleh karena itu tidak ada hal yang dapat diselesaikan dengan sangat sempurna. Begitu pula dengan karya tulis ini yang telah kami selesaikan. Tidak semua hal dapat kami deskripsikan dengan sempurna dalam karya tulis ini. Kami melakukannya semaksimal mungkin dengan kemampuan yang kami miliki. Di mana kami juga memiliki keterbatasan kemampuan. Maka dari itu seperti yang telah dijelaskan bahwa kami memiliki keterbatasan dan juga kekurangan, kami bersedia menerima kritik dan saran dari pembaca yang budiman. Kami akan menerima semua kritik dan saran tersebut sebagai batu loncatan yang dapat memperbaiki karya tulis kami di masa datang. Sehingga semoga karya tulis berikutnya dan karya tulis lain dapat diselesaikan dengan hasil yang lebih baik. Dengan menyelesaikan karya tulis ini kami mengharapkan banyak manfaat yang dapat dipetik dan diambil dari karya ini. Semoga dengan adanya karya tulis ini dapat mengurangi bahkan menghilangkan penggunaan boraks dan formalin sebagai pengawet pada makanan. Dengan begitu maka kesehatan akan lebih terjamin dan tidak ada lagi muncul berbagai penyakit baru yang diakibatkan penggunaan bahan-bahan terlarang sebagai bahan baku makanan. Kami juga mengharapkan kinerja yang lebih baik dan tegas serta efektif dari pihak pengawas makanan yang merupakan bagian dari kepemerintahan, sehingga makanan yang dihasilkan dari Indonesia dapat lebih terjamin dan sehat. Penulis

………………….9 4.6 Hipotesa…………………….…. DAFTAR ISI Halaman Pengesahan…………………………………………………………….……. Di mana kedua bahan tersebut sangat dilarang digunakan sebagai bahan baku makanan.6 BAB III METODE PENELITIAN 3.……………………….14 ABSTRAKSI Karya tulis ini menjelaskan tentang bagaimana sekarang ini banyak kejadian penggunaan boraks dan formalin sebagai bahan pengawet makanan.3 Daftar Isi……………………………………………………………………………….……….1 Latar Belakang Masalah…………………………………………………………. Dan jika penggunaannya terus dilakukan dan dikonsumsi dapat menyebabkan berbagai penyakit terutama kanker dan bahkan kematian untuk tingkat yang lebih lanjut..3 Teknik Pengumpulan Data…………………………………………… ………….5 1.1 Jenis Penelitian…………….………………………………………………………………6 BAB II LANDASAN TEORI………………………………………………… ……. …….……………………………………………… …….2 Pembatasan Masalah……………………………………….….HALAMAN PERSEMBAHAN Karya ilmiah ini kami persembahkan untuk : Seluruh pembaca dan masyarakat Indonesia yang menginginkan kemajuan bangsa dan kecerdasan bangsa. Hal ini telah menjadi hal yang cukup serius dan menjadi suatu masalah yang berusaha diselesaikan dengan baik oleh berbagai pihak terutama pemerintah.2 Halaman Persembahan………………………………………………………….10 4.3 Makanan yang Biasanya Mengandung Formalin atau Boraks ………………….5 Metode Penelitian………….3 Abstraksi………………………………………………………………………………….4 Tujuan Penulisan……………………………………………. .……………………..1 Pengertian Boraks dan Formalin…………………………………… . ………….2 Dampak Penggunaan Boraks dan Formalin Pada Makanan………………………9 4..……..5 1.……………………………………………………… 5 1.4 Peran pemerintah dalam memberantas boraks dan formalin di Indonesia………………………………………………………………12 BAB V PENUTUP…………………………………………….13 BAB VI DAFTAR PUSTAKA……………………… ………………………… ….………………………………………………….. Sebagai pusat utama kelangsungan negara.2 Sumber Data…………………………………………………………… ….4 1..1 Kata Pengantar………………………………………………………………………….. pemerintah harus dapat dengan bijak memutuskan .7 Manfaat…………….4 Teknik Analisis Data…………………………………………………… .4 1.4 BAB I PENDAHULUAN 1.3 Perumusan Masalah………………………………………………….8 3.8 3. ……….8 3. …..8 BAB IV PEMBAHASAN 4.5 1..

pembasmi serangga dan dalam industri tekstil serta kayu lapis. perumusan masalah. Fenomena ini merupakan salah satu masalah dan kebobrokan bangsa yang harus diperbaiki. Oleh karena itu. hipotesa dan manfaat. BAB I PENDAHULUAN Pada bab I ini akan dijelaskan mengenai latar belakang masalah. 1. Terutama kasus pada pembuatan bakso dengan bahan pengawet boraks dan berbagai makanan seperti ikan asin serta tahu yang diawetkan dengan menggunakan formalin. Hal ini sangat penting dan juga memprihatinkan. Janganlah sampai membiarkan hal ini terus berlarut dan akhirnya akibat menumpuk di masa depan.2 Pembatasan Masalah Boraks adalah bahan kimia yang digunakan sebagai pengawet kayu. Di mana bahan kimia tersebut tidak boleh dipergunakan dalam pembuatan makanan dan dapat berakibat fatal. dari kanker hingga menyebabkan kematian.1 Latar Belakang Masalah Sekarang ini banyak sekali bahan kimia dan berbagai campuran-campuran lain dibuat dan diciptakan untuk membuat pekerjaan manusia dalam membuat makanan lebih efektif dan efisien. tujuan penulisan. 1. Berbagai solusi kami tuliskan di sini. kami berusaha merangkum sedemikian rupa dan mencoba membedah apa saja yang seharusnya dilakukan dan mengapa hal ini menjadi hal yang sangat penting. antiseptik kayu dan pengontrol kecoa. Tetapi di samping untuk makanan dibuat juga bahan kimia untuk pembuatan kebutuhan lain. pembatasan masalah. Karena masalah ini harus kembali lagi kepada masyarakatnya yang terlibat langsung.dan bertindak bagaimana penanganan kasus tersebut. tetapi menjadi sangat berbahaya bila digunakan dalam pembuatan pangan. metode penelitian. Begitu pula dengan berbagai akibat dari penggunaan boraks dan formalin pada pangan tersebut serta bagaimana solusi yang harus dilakukan demi membasmi hal ini dan mencegah terjadi lagi. Dalam karya tulis ini kami akan berusaha membahas pendeskripsian sedetail mungkin dari boraks dan formalin itu sendiri serta bagaimana kedua bahan kimia tersebut dapat digunakan sebagai salah satu bahan baku pembuatan pangan. Dan akibat dari penggunaan bahan-bahan kimia tersebut bisa jadi sangatlah fatal.3 Perumusan Masalah . Sedangkan formalin adalah bahan kimia yang digunakan sebagai desinfektan. Di mana pangan itu merupakan segala sesuatu yang menjadi bahan makanan manusia. Kedua bahan kimia tersebut memang berguna jika digunakan sesuai fungsinya. 1. Tetapi solusi tersebut tidaklah semuanya dapat dijalankan dengan hasil yang cepat dan ada kemungkinan banyak faktor yang menyebabkan penyelesaian masalah ini tidak dapat diselesaikan dengan baik.

4 Sebenarnya pemerintah telah berperan dalam pemberantasan penggunaan boraks dan formalin pada produk makanan. 2 Jenis pangan yang menjadi sasaran penggunaan boraks atau formalin pada proses pembuatannya adalah tahu. 1. Mengetahui peranan pemerintah dalam memberantas penggunaan formalin dan boraks pada makanan. Di mana angket akan kami sebarkan dengan jumlah 40 lembar. Mengetahui jenis-jenis pangan yang menjadi sasaran penggunaan boraks dan formalin pada proses pembuatannya. .7 Manfaat Dapat mengetahui cirri-ciri makanan dengan bahan baku boraks atau formalin sebagai pengawet sehingga dapat menghindarinya. Mengetahui dampak negatif dari penggunaan boraks dan formalin pada produk pangan. dsb. 1. Dapat juga digunakan sebagai pembasmi serangga dan hal-hal lain yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan makanan.6 Hipotesa 1 Boraks dan formalin merupakan bahan pengawet yang umumnya digunakan untuk industri tekstil. Tetapi tindakan-tindakan yang dilakukan pemerintah kurang tegas dan tidak tepat mengenai sasaran.5 Metode Penulisan Pada penulisan karya tulis ini kami menggunakan satu metode. hati. kayu. saraf. Sehingga hingga sekarang kita masih sering melihat orang-orang yang keracunan atau terkena penyakit lainnya. otak. serta pada organ-organ yang berselaput yang terkena secara langsung.4 Tujuan Penulisan Mengetahui pengertian boraks dan formalin. Dan bila terjadi secara terus menerus dapat menyebabkan kanker bahkan kematian. bakso dan ikan asin. tempe.1 Apa faktor yang mendorong pihak-pihak tertentu untuk menggunakan boraks atau formalin pada pangan yang diproduksinya? 2 Jenis pangan apa saja yang menjadi sasaran penggunaan boraks atau formalin pada proses pembuatannya? 3 Bagaimana mengetahui suatu pangan dibuat dengan bahan pengawet dari boraks atau formalin? 4 Apa akibat dari penggunaan boraks atau formalin pada produk pangan? 5 Bagaimana penanganan penggunaan boraks dan formalin pada produk pangan ini supaya dapat dibasmi secara tuntas? 1. Di mana angket itu berisi pertanyaanpertanyaan mengenai boraks dan formalin pada makanan mengacu pada tujuan yang telah ada. 1. 3 Akibat dari penggunaan boraks atau formalin pada produk pangan adalah berbagai gangguan pada saluran pencernaan. yaitu dengan angket. disebabkan memakan makanan yang mengandung boraks atau formalin.

pembasmi serangga. tetapi boraks tidak dapat larut dalam alkohol. banyak produsen makanan yang tetap menggunakan kedua bahan ini dan tidak memperhitungkan . Daya pengawet yang kuat dari boraks berasal dari kandungan asam borat didalamnya. perut terasa perih. Jika tertelan akan menyebabkan mual. Dapat membantu pencegahan dan pemberantasan penggunaan boraks dan formalin dengan berbagai solusi yang telah dipikirkan. diare. dan salep luka kecil. Formalin memiliki bau yang sangat menyengat. gatal. bahkan koma dan kematian.Anemia. Tanda dan gejala kronis . Asam borat juga digunakan sebagai obat kumur. seperti telah diuraikan diatas pengaruhnya terhadap kesehatan. karena beracun ketika terserap masuk dalam tubuh. sukar bernafas. rambut rontok dan kanker. kerusakan hati. Jika terhirup akan menyebabkan rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan . dan dapat menyebabkan kanker paru-paru. pusing. nafas pendek. BAB II LANDASAN TEORI Boraks merupakan garam natrium yang banyak digunakan di berbagai industri nonpangan.Nafsu makan menurun . semprot hidung. sakit kepala. kerusakan saraf. diare. berair. Boraks biasa berupa serbuk kristal putih. khususnya industri kertas. Beberapa pengaruh formalin terhadap kesehatan adalah sebagai berikut. bahan ini tidak boleh diminum atau digunakan pada luka luas. Berikut beberapa pengaruh boraks pada kesehatan. gelas. Misalnya. gangguan jantung. Asam borat sering digunakan dalam dunia pengobatan dan kosmetika. mudah larut dalam air. Boraks dan formalin akan berguna dengan positif bila memang digunakan sesuai dengan seharusnya. Tanda dan gejala akut : Muntah-muntah.Dapat menghindari secara langsung penggunaan boraks dan formalik pada produk pangan. kulit membiru. pengawet kayu. Jika terkena kulit akan menyebabkan kemerahan pada kulit. Boraks biasa digunakan sebagai pengawet dan antiseptic kayu. sakit kepala. bahkan kebutaan d. Dapat menambah wawasan dengan mengetahui dampak yang diakibatkan dari penggunaan boraks dan formalin pada produk pangan.Gangguan pencernaan . dan keramik. dan mudah larut dalam air maupun alkohol. karena ingin mencari keuntungan sebanyak-banyaknya. tetapi kedua bahan itu tidak boleh dijadikan sebagai pengawet makanan karena bahan-bahan tersebut sangat berbahaya. gatal. Walaupun begitu. kerusakan mata. muntah-muntah. Jika terkena mata akan menyebabkan mata memerah. kejang. a. konvulsi dan depresi SSP(Susunan Syaraf Pusat) b. dan pengawet yang digunakan dalam industri tekstil dan kayu. tidak berbau. pandangan kabur. larutan asam borat dalam air digunakan sebagai obat cuci mata dan dikenal sebagai boorwater. a. Sedangkan formalin merupakan cairan tidak berwarna yang digunakan sebagai desinfektan. b. hilangnya pandangan. dan kulit terbakar c.Gangguan SSP : bingung dan bodoh . Namun.

bahkan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es. Formalin dan boraks merupakan bahan tambahan yang sangat berbahaya bagi manusia karena merupakan racun. kerupuk. kenyal. boraks dan formalin merupakan senyawa yang bisa memperbaiki tekstur makanan sehingga menghasilkan rupa yang bagus. BAB III METODE PENELITIAN Pada bab 3 ini akan dijelaskan mengenai jenis penelitian. mie. .1 Jenis Penelitian Jenis penelitian yang kami gunakan adalah penelitian korelatif. alasan para produsen menggunakan formalin dan boraks sebagai bahan pengawet makanan adalah karena kedua bahan ini mudah digunakan dan mudah didapat. awet hingga lebih dari 3 hari. Secara awam kita tidak dapat mengetahui seberapa besar kadar konsentrat formalin dan boraks yang digunakan dalam suatu makanan. Selain itu. Sesuai dengan pengertian tersebut kami menghubungkan data-data yang kami dapat antara yang satu dengan yang lain. Pada umumnya. Dengan angket kami dapat menyimpulkan. ikan. Oleh karena itu lebih baik hindari makanan yang mengandung formalin dan boraks. teksturnya bagus dan renyah. tidak lengket dan agak mengkilap . berbau -menyengat. kenyal. . Bila terkonsumsi dalam konsentrasi tinggi racunnya akan mempengaruhi kerja syaraf. Sehingga diharapkan penelitian kami bisa menjadi penelitian yang benar dan tepat.Mie basah biasanya lebih awet sampai 2 hari pada suhu kamar (25 derajat celcius). Yang di maksud dengan penelitian korelatif adalah penelitian yang menghubungkan data-data yang ada. .Bakso yang menggunakan boraks memiliki kekenyalan khas yang berbeda dari kekenyalan bakso yang menggunakan banyak daging.3 Teknik Pengumpulan Data Adapun teknik pengumpulan data yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah dengan angket. . 3. tidak mudah hancur. .2 Sumber data Sumber data kami adalah beberapa siswa SMA Kanisius.Tahu yang berbentuk bagus. Berikut adalah beberapa cara mengidentifikasi makanan yang menggunakan formalin dan boraks. insang berwarna merah tua dan tidak cemerlang. tahu.bahayanya. misalnya bakso dan kerupuk. karena harga nya relatif murah dibanding bahan pengawet lain yang tidak berpengaruh buruk pada kesehatan. 3. dan berbau menyengat khas formalin. sumber data. Selain itu kami juga menghubungkan data-data yang ada dengan landasan teori yang kami gunakan. teknik pengumpulan data dan teknik analisa data. Beberapa contoh makanan yang dalam pembuatannya sering menggunakan boraks dan formalin adalah bakso. dan juga daging ayam. yang kira-kira kami ambil sampel adalah 40 siswa . dan memiliki bau menyengat khas formalin. melalui jumlah koresponden yang menjawab pertanyaan tertentu dan membandingkan jumlah koresponden yang menjawab dengan jawaban .Ikan basah yang tidak rusak sampai 3 hari pada suhu kamar. 3.Kerupuk yang mengandung boraks kalau digoreng akan mengembang dan empuk.

Jawaban C :50% .2 Dampak Penggunaan Boraks dan Formalin Pada Makanan Melalui hasil angket yang telah kami sebarkan sebelumnya. Lalu kami mulai menghitung jumlah data. didapatkan bahwa yang mengetahui secara pasti apa itu boraks dan formalin adalah 29 orang dan yang tidak mengetahui begitu pasti apa itu boraks dan formalin adalah 11 orang. BAB IV PEMBAHASAN Pada bab ini akan dijelaskan mengenai apa itu boraks dan formalin.4 Teknik Analisis Data Cara kami dalam menganalisis data yang kami dapat yaitu dengan pertama-tama memastikan bahwa semua data dan landasan teori yang diperlukan telah diperoleh dengan baik. sedangkan 27. 4. Langkah berikutnya. sesuai dengan fungsinya. agar diharapkan kita semua mengetahui secara pasti apa itu boraks dan formalin. Maka diharapkan juga dengan pengetahuan akan boraks dan formalin tersebut. 3.yang berbeda pada pertanyaan yang sama. Adapun jumlah responden yang tahu dampak boraks dan formalin pada makanan adalah 18 orang dan yang tidak begitu tahu sebanyak 20 orang sedangkan yang sama sekali tidak tahu ada 2 orang. setelah itu kami mengklasifikasikan jawaban-jawaban dari tiap pertanyaan pada angket berdasarkan jumlah responden yang memilih. Jika dimasukkan dalam persen maka 72. sehingga dapat menggunakannya secara benar. sesuai dengan jenis penelitian kami. Hal itu menunjukkan bahwa responden yang mengetahui secara persis apa itu boraks dan formalin lebih banyak daripada yang tidak mengetahui secara pasti. kami menghubungkan data-data yang satu dengan yang lain dan juga dengan landasan teori yang ada. Hasil ini menunjukkan bahwa penyuluhan dan pengetahuan akan boraks dan formalin harus lebih sering disosialisasikan. kasus penggunaan boraks dan formalin pada bahan makanan dapat dikurangi bahkan menghilang dari masyarakat. dampak penggunaan boraks dan formalin pada makanan dan jenis-jenis makanan yang mengandung boraks dan formalin yang kesemuanya itu dilengkapi dengan hasil angket sebelumnya. . Langkah terakhir. 4. kami menuangkannya dalam karya tulis ini.5 % responden menyatakan mengetahui boraks dan formalin. Dan setiap dari pertanyaan itu akan saling berkaitan.5 % lainnya tidak begitu mengetahui tentang boraks dan formalin.1 Pengetahuan akan Boraks dan Formalin Menurut hasil angket kami. Jawaban A : 45% 2. Jika dituangkan dalam presentasi adalah sebagai berikut : 1. Jawaban B : 5% 3. didapat hasil bahwa jumlah responden yang mengerti akan dampak angket hamper sama dengan responden yang tidak begitu tahu tentang dampak boraks dan formalin pada makanan. dari total 40 angket yang dibagikan.

mata berair. rambut rontok dan kanker. • Jika terkena kulit Kemerahan. Formalin dan boraks merupakan bahan tambahan yang sangat berbahaya bagi manusia karena merupakan racun.Anemia. perut perih. gangguan jantung.serta gejala lainnya. sukar bernafas. kulit membiru. Lalu apa sebenarnya dampak boraks dan formalin dalam makanan bila dikonsumsi tubuh kita? a. Pengaruh terhadap kesehatan : • Tanda dan gejala akut : Muntah. kerusakan saraf. merah dilendir. Formalin Formalin tidak boleh digunakan sebagai bahan pengawet untuk pangan. sedangkan yang memilih ikan sebanyak 6 orang. 10 orang memilih ikan dan 2 orang memilih kerupuk. pandangan kabur. kejang. b. jumlah responden yang menganggap bahwa tahu dan bakso adalah makanan yang paling sering diberi formalin sebanyak 33 orang. Data ini menunjukkan bahwa kebanyakan siswa SMA Kanisius beranggapan bahwa tahu dan . nafas pendek. kanker paru-paru. Pengaruh Formalin Terhadap Kesehatan : • Jika terhirup Rasa terbakar pada hidung dan tenggorokan . muntah.Gangguan pencernaan . Bila terkonsumsi dalam konsentrasi tinggi racunnya akan mempengaruhi kerja syaraf. diare. pusing. Boraks Efek toksiknya akan terasa bila boraks dikonsumsi secara kumulatif dan penggunaannya berulang-ulang.Dari hasil tersebut dapat ditarik kesimpulan bahwa sebagian besar responden masih rancu atau bingung tentang apa dampak boraks dan formalin bagi tubuh tersebut. koma dan kematian. hilangnya pandangan. 4. Oleh karena ada baiknya kita hindari makanan yang mengandung formalin dan boraks. kulit terbakar • Jika terkena mata Kemerahan. konvulsi dan depresi SSP (Susunan Syaraf Pusat) • Tanda dan gejala kronis . kebutaan • Jika tertelan Mual.Gangguan SSP : bingung dan bodoh . sakit kepala. Formalin dan boraks tidak boleh digunakan dalam makanan. Sedangkan menurut makanan-makanan yang biasa mengandung boraks dan formalin yang biasanya mereka konsumsi. Secara awam kita tidak tahu seberapa besar kadar konsentrat formalin dan boraks yang dianggap membahayakan. gatal. kerusakan hati.3 Makanan yang Biasanya Mengandung Formalin atau Boraks Berdasarkan hasil penelitian melalui angket yang telah kami sebarkan. kerusakan mata. Akibatnya jika digunakan pada pangan dan dikonsumsi oleh manusia akan menyebabkan beberapa gejala diantaranya adalah tenggorokan terasa panas dan kanker yang pada akhirnya akan mempengaruhi organ tubuh lainnya. gatal.Nafsu makan menurun . diare. sakit kepala. jumlah responden yang memilih tahu dan bakso sebanyak 28 orang. Jauhkan anak-anak dari makanan yang mengandung boraks dan formalin. dan 1 orang memilih kerupuk.

Berdasarkan penelitian Badan Pengawas Obat dan Makanan Indonesia tahun 2005. Tahu dan bakso memang cukup dikenal sering diberi formalin maupun boraks. bau formalin. Penggunaan boraks pada pembuatan mi akan menghasilkan tekstur yang lebih kenyal. maka mereka tidak takut untuk mengonsumsinya. tahu yang diberi formalin tidak akan rusak sampai tiga hari pada suhu kamar (25 derajat Celsius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es ( 10 derajat Celsius). C. Bau agak mengengat. D. Dan dari pertanyaan nomor tiga pada angket ternyata responden banyak menjawab bahwa mereka paling sering mengkonsumsi tahu dan bakso. di bawah ini kami paparkan mengenai ciri-ciri dari beberapa makanan yang diberi boraks maupun formalin: A. penggunaan boraks formalin pada ikan dan hasil laut menempati peringkat teratas. namun jumlah 16 persen dan 15 persen tetap merupakan jumlah yang besar. Namun dibalik kelezatannya kita perlu waspada karena bisa saja tahu tersebut mengandung bahan berbahaya. Yakni. bau formalin . bisa formalin maupun boraks. boraks dan formalin sangatlah berbahaya bila termakan. 66 persen dari total 786 sampel. Kita harus berhati-hati dalam memilih makanan yang akan kita makan. Selain itu. Namun tetap saja. Baunya agak menyengat. namun tidak padat. Tidak lengket dan mie lebih mengkilap dibandingkan mie normal. Perhatikan secara cermat apabila menemukan tahu yang tidak mudah hancur atau lebih keras dan kenyal dari tahu biasa. Ikan segar . Teksturnya juga sangat kenyal .bakso merupakan makanan yang biasanya diberi formalin atau boraks. Oleh karena itu. Tahu dan bakso berada di urutan berikutnya yakni 16 persen dan 15 persen. kemungkinan besar tahu tersebut mengandung bahan berbahaya. namun bukan mereka makanan yang paling sering diberi formalin maupun boraks. terutama makanan-makanan yang sedang marak diberi boraks maupun formalin. Mi basah Penggunaan formalin pada mi basah akan menyebabkan mi tidak rusak sampai dua hari pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius) dan bertahan lebih dari 15 hari pada suhu lemari es ( 10 derajat Celsius). Bakso Bakso tidak rusak sampai lima hari pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius). Sementara mi basah menempati posisi kedua dengan 57 persen. Walaupun berdasarkan hasil penelitian Badan Pengawasan Obat dan Makanan Indonesia tahun 2005 penggunaan boraks dan formalin paling banyak adalah pada ikan dan hasil laut. Mengapa mereka masih tetap sering mengonsumsinya meskipun menganggap bahwa tahu dan boraks yang paling sering mengandung formalin dan boraks? Mungkin hal ini disebabkan karena siswa SMA Kanisius percaya bahwa para pedagang di Kanisius pasti tidak memberikan formalin maupun boraks pada dagangannya. Padahal. Tahu juga akan terlampau keras. Tahu Tahu merupakan makanan yang banyak digemari masyarakat. karena rasa dan kandungan gizinya yang tinggi. menurut kebanyakan dari mereka tahu dan bakso adalah makanan yang biasanya mengandung boraks atau formalin. B.

karena Badan POM hanya mengeluarkan undang-undang dan aturan. padahal ini adalah masalah yang serius. Ia tidak rusak sampai tiga hari pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius). Karena masih mengandung air. pemerintah sudah berusaha mengambil tindakan. E. Sebagian besar dari kita telah mengetahui tentang boraks dan formalin secara pasti.Ikan segar yang diberi formalin tekstur tubuhnya akan menjadi kaku dan sulit dipotong. dan terakhir 19 orang menjawab upaya pemerintah tidak ada sama sekali. hanya dianggap gertakan oleh para pedagang. pemerintah masih tidak mengambil langkah yang tegas dalam menangani hal ini. Ikan asin Ikan asin yang mengandung formalin akan terasa kaku dan keras.4 Peran pemerintah dalam memberantas boraks dan formalin di Indonesia Walaupun penyebaran boraks dan formalin di Indonesia sudah luas sekali dan sudah menjadi umum. sebanyak 4 orang menjawab upaya pemerintah sudah banyak. yaitu dengan melalui Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM). dan melakukan sosialisasi penggunaan bahan tambahan makanan yang diizinkan dalam proses produksi makanan & minuman sesuai UU No. dan manisan plum. tetapi ada . Dari data angket yang kami sebarkan ke beberapa responden. Tubuh ikan bersih. sebanyak 17 orang menjawab upaya pemerintah sudah lumayan. Tidak rusak sampai lebih dari 1 bulan pada suhu kamar ( 25 derajat Celsius). karena lebih banyak orang yang beranggapan bahwa upaya pemerintah masih sangat kurang. & UU No. Buktinya bisa didapat. 5. black currant. Tetapi Badan POM tidak melakukan tindakan tegas seperti memberi sanksi tegas bagi pedagang yang masih menggunakan boraks dan formalin. terdapat pertanyaan : “Menurut anda apakah peran pemerintah sudah ada dalam pemberantasan formalin? “ Dan dari pertanyaan itu. mengeluarkan permenkes no. Ini mungkin disebabkan karena memang pemerintah kurang serius / tegas dalam menangani masalah ini. BAB V PENUTUP Dalam bab ini akan dijelaskan mengenai kesimpulan dan saran. 23/1992 untuk aspek keamanan pangan. Tetapi upaya yang dilakukan Badan POM tersebut. Pemerintah seharusnya lebih gencar dalam menangani masalah ini. classic cream. 71/1996. bukan merah segar dan warna daging ikan putih bersih.1 Kesimpulan Berdasarkan uraian pada bab IV dapat disimpulkan bahwa: a. bagian luar kering tetapi bagian dalam agak basah karena daging bagian dalam masih mengandung air. 722/1998 tentang bahan tambahan yang dilarang digunakan dalam pangan. cerah. bahwa ternyata penggunaan formalin dan boraks sebagai bahan pengawet makanan masih merajalela. 4. dapat disimpulkan bahwa upaya pemerintah masih kurang. Warna insang merah tua dan tidak cemerlang. seperti : melarang panganan permen merek white rabbit creamy. kiamboy. Beberapa langkah sudah diambil oleh BPOM. karena dapat membahayakan kesehatan manusia. Dari hasil angket diatas. bahkan badan ini masih kurang gencar dalam melakukan razia. ikan akan menjadi lebih berat daripada ikan asin yang tidak mengandung formalin. Sebenarnya.

BAB VI DAFTAR PUSTAKA http://www.juga sebagian kecil lainnya yang belum begitu mengetahui apa itu boraks dan formalin. d. fungsinya. dan juga tidak secara sembarangan menjual boraks dan formalin. walaupun sebagian ada yang mengetahui secara pasti. Ø Pengawasan yang lebih ketat oleh pemerintah dan pengambilan tindakan tegas. c. Ø Masyarakat harus lebih jeli dalam memilih makanan dan tidak membelinya bila sepertinya mengandung bahan formalin maupun boraks.gizi.disnakkeswan-lampung. ikan adalah bahan makanan yang paling sering menjadi sasaran boraks dan formalin.2 Saran Berdasarkan kesimpulan dan keseluruhan makalah ini kami ingin memberikan beberapa saran sebagai berikut: Ø Berikan penyuluhan lebih lanjut kepada masyarakat mengenai boraks dan formalin. seperti mengirimkan pengawas-pengawas pemerintah ke daerah-daerah tertentu dan membuat undangundang mengenai boraks dan formalin. Ø Kesadaran dari masyarakat untuk membantu pemberantasan dan pencegahan penggunaan boraks dan formalin pada bahan makanan.wikipedia. Tetapi menurut penelitian BPOM pada tahun 2005.go. Menurut responden tahu dan bakso adalah makanan yang paling sering menjadi sasaran penggunaan boraks dan formalin.net .id http://www. Masih ada sebagian dari kita yang belum mengetahui secara pasti dampak penggunaan boraks dan formalin pada produk makanan. tanpa mengetahui latar belakang pembeliannya. pengertian. sehingga masih banyak kasus mengenai hal ini terjadi.go. b.depkes. Seperti melaporkan kepada yang berwajib jika melihat ada orang lain yang sengaja menggunakan boraks dan formalin pada makanan yang dijualnya. serta dampaknya apabila tidak digunakan sesuai fungsinya.idh ttp://id.org http://www. 5. Pemerintah masih sangat kurang dan tidak tegas dalam mengatasi masalah penggunaan boraks dan formalin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful