P. 1
Teknologi, Adaptasi, Dan Dunia yang berubah (revisi)

Teknologi, Adaptasi, Dan Dunia yang berubah (revisi)

|Views: 163|Likes:
Published by Bayu S Hari
e-book berisi kumpulan tulisan dan artikel tentang teknologi, sains, manajemen, dan sepak bola. ukuran 17,6 x 25 cm
e-book berisi kumpulan tulisan dan artikel tentang teknologi, sains, manajemen, dan sepak bola. ukuran 17,6 x 25 cm

More info:

Published by: Bayu S Hari on Jan 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/16/2011

pdf

text

original

TEKNOLOGI, ADAPTASI, DAN DUNIA YANG BERUBAH

BAYU SAPTA HARI

2

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

DAFTAR ISI
Berbisnis Informasi Digital Melalui Internet Mengenal Teknologi ADSL Efektivitas Ponsel Untuk Streaming Multimedia Mengapa Kita Harus Punya Ponsel QWERTY? (Bag. 1) Mengapa Kita Harus Punya Ponsel QWERTY? (bag. 2) Smartphone = Ponsel Pintar (Katanya?) Cerdas Menggunakan Ponsel Cerdas Menjadi Kreatif Dengan Internet Teknologi Komunikasi Dan Perubahan Gaya Hidup Manusia Benarkah 93% Pemirsa Tv Indonesia Menonton RCTI? Cerdas Dalam Membaca Informasi Bimbingan Belajar Dan Bisnis Pendidikan Efektivitas Belajar Di Bimbingan Belajar Mengapa Fisika Sulit? Adalah Hebat Menjadi Orang Tua Yang Baik Energi Nuklir, Siapa Takut? Sistem Kelistrikan Dan Permasalahannya Kampanye Hemat Listrik Dan Tanggung Jawab Operator Oh Panasnya, Bener Ga Sih? Melihat Sisi Lain Dari Sepak Bola Ironi Sepak Bola Nasional Menggugat Profesionalisme Sepak Bola Nasional The People Company

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

3

Berbisnis Informasi Digital Melalui Internet*

Pernahkan Anda membayangkan dapat melakukan aktivitas bisnis tanpa harus beranjak dari tempat duduk Anda? Atau mungkin Anda punya keinginan melakukan aktivitas bisnis tetapi tidak memiliki banyak waktu karena sibuk dengan kegiatan di kantor maupun dengan keluarga di rumah? Atau Anda ingin sekali berbisnis tetapi tidak memiliki modal yang cukup untuk

mewujudkannya karena biasanya bisnis membutuhkan modal yang besar? Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin pernah terlintas dalam pikiran kita tanpa kita melihat ada jalan keluar yang dapat kita lakukan.
*

Tulisan ini menjadi juara harapan 1 dalam lomba karya tulis inovatif yang diselenggarakan

oleh TELKOM bekerja sama dengan FT UI tahun 2004

4

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Jawaban untuk semua pertanyaan di atas ada pada internet. Dengan kemajuan yang dicapai oleh teknologi informasi khususnya internet, anda dapat mewujudkan impian anda seperti yang tersebut di atas. Dengan internet anda dapat melakukan aktivitas bisnis tanpa perlu meninggalkan pekerjaan anda di kantor, dapat dilakukan sambil duduk bahkan sambil tidur di rumah, dan tidak memerlukan modal yang besar. Modal besar yang anda butuhkan hanyalah kemauan dan gagasan yang kreatif. Anda pasti sangat tertarik dengan bisnis yang satu ini bukan?

Peranan Informasi Dalam Kehidupan
Setiap orang sangat membutuhkan informasi. Setiap aktivitas yang kita jalankan selalu berpedoman pada informasi yang kita peroleh. Misalnya, bila kita mendapatkan informasi bahwa jalan A sangat macet maka kita tidak akan pergi melewati jalan tersebut. Contoh lainnya, apabila kita ingin membeli suatu barang dengan harga yang murah dan kita mendapat informasi bahwa di toko B barang tersebut dijual dengan harga murah dibandingkan toko yang lain, maka kita akan membeli barang ke toko tersebut. Dari uraian di atas tampak informasi memegang peranan penting dalam kehidupan seseorang. Sedemikian pentingnya informasi itu telah membuat setiap orang berusaha mencari sebanyak-banyaknya informasi yang dibutuhkannya. Informasi penting yang berkualitas dapat meningkatkan pula kualitas kehidupan seseorang.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

5

Informasi tersebar di seluruh dunia dan kita memerlukan cara bagaimana memperoleh informasi tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan akan informasi maka orang menciptakan internet. Dengan adanya internet setiap orang mendapatkan kesempatan memperoleh informasi dari tempat-tempat yang jauh tanpa harus mendatang tempat tersebut. Informasi bisnis sampai ilmu

pengetahuan yang tersebar di seluruh dunia dapat kita cari melalui internet. Internet telah memberikan jalan bagi kita untuk memperoleh informasi dengan mudah dan cepat. Sesungguhnya dibalik peranan penting informasi dan

perkembangan teknologi informasi belakangan ini ada suatu peluang bisnis yang bisa dimanfaatkan oleh setiap orang. Peluang ini masih sangat terbuka dan akan semakin besar kebutuhannya di tahun-tahun yang akan datang. Hal ini dapat terjadi ditunjang oleh kemudahan orang untuk dapat mengakses internet dengan cepat. Perkembangan yang cepat dari teknologi informasi khususnya internet telah membuka suatu peluang bisnis baru yaitu layanan penyediaan informasi digital melalui internet, seperti yang nanti akan dijelaskan. Peluang ini bertambah besar dengan telah dikembangkannya teknologi ADSL yang memungkinkan setiap orang dapat mengakses internet dengan kecepatan tinggi dan dapat dilakukan dari rumah. Tulisan ini dibuat sebagai suatu wacana tentang peluang bisnis informasi digital melalui internet tersebut.

6

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Peluang Bisnis Melalui Internet
Penggunaan internet belakangan ini semakin banyak diminati oleh banyak orang karena dirasakan semakin banyak manfaatnya dalam meningkatkan kinerja dan efektifitas kerja. Internet digunakan oleh perusahaan-perusahaan untuk meningkatkan pelayanan kepada pelanggan sekaligus meningkatkan keuntungan mereka. Lembagalembaga pendidikan berlomba-lomba mempromosikan

keunggulan lembaganya melalui internet. Hampar semua bidang usaha berusaha memanfaatkan internet untuk meningkatkan daya saingnya di mata konsumen. Sebaliknya konsumen pun telah memanfaatkan internet dalam memilih produk-produk yang mereka inginkan. Dewasa ini penggunaan internet tidak terbatas hanya untuk mencari informasi saja, tetapi juga digunakan untuk keperluan lainnya. dengan internet orang yang berada di tempat yang berbeda dan sangat jauh dapat saling berkomunikasi bahkan dapat saling bertemu dan berbicara seolah-olah mereka berada di satu tempat yang sama. Proses semacam ini dapat terselenggara melalui teknik yang disebut dengan video streaming. teknologi ini dapat dimanfaatkan misalnya oleh para TKI yang bekerja di luar negeri. Bagi para TKI yang meninggalkan keluarganya untuk bekerja di luar negeri keberadaan internet untuk berkomunikasi menjadikan mereka dapat selalu dekat dengan keluarganya

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

7

walaupun secara fisik mereka terpisah jauh. Jadi, Anda tidak perlu heran apabila melihat seorang TKI memanfaatkan internet untuk bertemu dan berkomunikasi dengan keluarganya untuk melepas rindu. Dengan menggunakan teknik streaming dimungkinkan juga seorang ibu yang sedang berada di luar negeri karena mendapat tugas belajar misalnya dapat memantau perkembangan anaknya yang sedang bersekolah di dalam negeri. Internet telah menjadikan dunia terasa dekat dan dapat dijangkau oleh semua orang. Selain itu, internet juga sering dimanfaatkan oleh perusahaan atau perorangan untuk mempromosikan produknya. Dengan

mempromosikan produknya melalui internet diharapkan dapat memperluas pasar, sehingga bisa mencapai seluruh tempat di dunia, sekaligus juga meningkatkan keuntungan bisnisnya.

Meskipun pengguna internet masih terbatas tetapi ini akan terus meningkat di tahun-tahun yang akan datang. Memanfaatkan internet untuk mendapatkan informasi sudah sangat banyak dijumpai di sekitar kita, tetapi memanfaatkan internet untuk mendapatkan penghasilan mungkin belum banyak yang melakukannya walaupun wacana tentang ini sudah banyak dibicarakan. Salah satu peluang bisnis yang dijalankan melalui internet adalah layanan penyediaan informasi digital. Ini

merupakan suatu bisnis yang sangat menarik dan menantang dan memiliki prospek yang bagus di masa yang akan datang. Bisnis ini tidak membutuhkan modal yang besar ataupun proses produksi

8

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

yang panjang dan rumit yang membutuhkan banyak orang untuk menjalankannya. Modal yang dibutuhkan untuk menjalankan bisnis ini adalah kemauan dan ide yang kreatif. Selain itu bisnis ini bisa dijalankan seorang diri dan dikerjakan dari rumah. Bayangkanlah suatu bisnis yang dapat dijalankan selama 24 jam sehari dan tujuh hari seminggu. Bayangkan keuntungan yang akan kita peroleh ketika kita menjalankan bisnis semacam itu. Bahkan bisnis yang dapat terus berjalan walaupun kita sedang terlelap tidur. Tentu Anda sepakat bahwa bisnis semacam ini sangat menarik dan menguntungkan, bukan? Ini bisa kita dapatkan jika kita menggunakan internet untuk menjalankan bisnis kita tersebut. Bandingkan dengan pekerjaan yang kita jalankan selama ini biasanya hanya berkisar antara 8 – 10 jam sehari dan lima hari seminggu. Bisnis ini menjadi semakin besar peluangnya untuk

dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi ADSL. Teknologi ADSL dapat menyediakan akses internet kecepatan tinggi melalui jaringan telepon yang sudah ada dan telah tersambung ke rumahrumah dan kantor-kantor. Dengan jaringan yang sudah ada setiap orang dapat mengakses internet dari rumah dan dapat

menjalankan bisnis melalui internet dari rumah. Jika setiap orang dapat mengakses internet dari rumah maka peluang untuk berbisnis melalui internet menjadi semakin besar dan keuntungan yang bisa didapat dari bisnis ini menjadi terbuka untuk diraih.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

9

Bisnis Layanan Penyediaan Informasi Digital
Selama ini produk yang ditawarkan melalui internet dapat dikategorikan sebagai barang dan jasa. Penjualan produk berupa barang dan jasa memerlukan pengiriman barang dan jasa tersebut dari penjual ke pembeli. Dalam hal ini internet dijadikan sebagai media promosi yang memerlukan proses pengiriman barang dan jasa tersebut secara offline. Berbeda dengan proses di atas, apabila produk yang ditawarkan melalui internet berupa informasi digital maka pembeli dapat langsung mengakses produk tersebut secara online tanpa harus menunggu barang atau jasa dikirimkan, tentunya setelah proses pembayaran dilakukan. Ini adalah salah satu kelebihan dari bisnis informasi digital. Informasi digital dapat berbentuk sebuah perangkat lunak (software), sebuah buku elektronik (e-book) atau sebuah video tutorial. Produk berupa informasi digital ini merupakan suatu file dalam bentuk digital yang disimpan di dalam suatu server. File ini kemudian dimasukkan dalam website internet sehingga dapat dilihat oleh semua orang. Orang yang tertarik ingin membeli produk ini setelah melihat penawarannya di internet dapat mengaksesnya setelah mengirimkan konfirmasi pembayaran dan menerima password untuk membukanya.

10

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Peluang yang ditawarkan oleh bisnis ini adalah bahwa setiap orang mempunyai kesempatan untuk melakukan bisnis informasi digital ini. Dengan kemudahan akses internet yang bisa

menjangkau sampai ke rumah-rumah semakin membuka peluang ini. Setiap orang dapat melakukan bisnis ini dan pasar yang dituju sudah ada. Apalagi di tahun-tahun yang akan datang semakin banyak orang yang menggunakan internet. Pasar yang ada bisa mencakup dalam negeri bahkan luar negeri. Bayangkan produk yang kita tawarkan bisa dilihat oleh orang-orang di seluruh dunia.

Keunggulan Bisnis Informasi Digital
Bisnis informasi digital memiliki keunggulan sebagai berikut:

 

Tidak membutuhkan modal yang besar Tidak memerlukan proses produksi, karena kita cukup membuat satu file digital dan file tersebut tinggal dicopy (didownload) oleh pembeli. Satu file digital yang kita buat dapat diakses oleh ribuan pembeli/pelanggan. Ini artinya dengan satu file dapat melayani permintaan ribuan pembeli/pelanggan tanpa harus memproduksi secara masal

Tidak membutuhkan kantor dan gudang untuk menyimpan barang. Dan dapat dikerjakan di rumah sehingga memperkecil biaya produksi

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

11

Tidak memerlukan kurir untuk mengantarkan produk kepada pembeli/pelanggan

Dapat diselanggarakan secara online yang sangat menghemat waktu, tenaga dan biaya

Bisnis ini merupakan pilihan bisnis yang cerdas karena sistem yang bekerja untuk kita. Sekali kita membuat suatu produk maka kita tinggal menunggu permintaan/pesanan datang kepada kita. Dalam keadaan tidur pun pendapatan mengalir kepada kita. Inilah yang disebut dengan passive income.

Menjalankan Bisnis Informasi Digital
Pada dasarnya tidak terlalu sulit untuk menjalankan bisnis informasi digital ini. Langkah pertama untuk menjalankan bisnis ini adalah membuat produk informasi digital yang akan kita tawarkan melalui internet. Produk tersebut dapat berupa audio file, tutorial (pengajaran suatu mata pelajaran/mata kuliah) ataupun buku elektronik (e-book). Informasi berupa audio file dapat dibuat dalam bentuk ceramah, pidato, maupun musik dan lagu. Bentuk audio file dapat digabung dengan file yang lain sehingga dapat berbentuk format multimedia. Ini sangat cocok untuk penyediaan suatu tutorial tentang suatu pelajaran dengan memuat gambar, teks dan suara dalam bentuk presentasi multimedia. Apabila kita merasa menguasai suata pelajaran tertentu dan ingin menginformasikan-

12

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

nya kepada orang lain maka ini adalah peluang untuk anda untuk dapat menjual pengetahuan anda tersebut. Informasi atau pengetahuan yang dapat kita jadikan informasi digital untuk dijual melalui internet dapat kita temukan di sekitar kita. Informasi tersebut biasa berupa hobi, profesi, dan lain-lain. Misalnya profesi kita dalam bidang komputer maka keterampilan dalam bidang komputer yang kita kuasai dapat kita jadikan sebagai informasi digital yang akan kita jual. Setiap informasi yang kita punya dan mungkin diperlukan oleh orang lain adalah sesuatu yang dapat kita jadikan sebagai informasi digital. Oleh karena setiap orang memiliki kemampuan dan

pengetahuan yang paling menonjol dan paling dikuasai, maka setiap orang dapat menghasilkan suatu produk informasi digital. Ini adalah modal dasar untuk terjun ke dalam bisnis informasi digital. Dan semua orang memilikinya. Siapapun dan dengan profesi apapun dapat melakukan bisnis ini asalkan memiliki kemauan dan gagasan yang kreatif. Selanjutnya produk informasi digital yang telah kita buat perlu ditawarkan kepada orang lain. Dalam hal ini kita memerlukan suatu website di internet tempat semua produk kita ditawarkan. Memiliki website adalah hal yang mutlak diperlukan buat kita di era internet ini. Website ini dapat berisi informasi tentang produk-produk informasi digital kita yang dapat diakses oleh siapapun di seluruh dunia. Pengetahuan tentang pembuatan website dan bagaimana

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

13

meletakkan website di internet diperlukan. Pengetahuan ini bisa dipelajari dan banyak tulisan-tulisan yang membahas tentang hal ini. Selain itu, kita bisa juga meminta bantuan kepada teman-

teman kita yang sudah terbiasa melakukannya. Setelah kita memiliki website yang sudah berada di internet, maka produk kita sudah bisa dilihat oleh orang lain dan kita tinggal menunggu pesanan dari orang yang memerlukan produk yang kita buat tersebut. Selain itu kita juga perlu membuat produk-produk yang lain untuk meningkatkan keuntungan dari bisnis kita. Karena semakin banyak produk yang ditawarkan semakin banyak

kemungkinan orang untuk membeli produk kita dan sekaligus memperbesar keuntungan yang bisa didapat. Dari uraian di atas kebutuhan akan akses internet yang mudah dan cepat sangat diperlukan untuk menjalankan bisnis ini. Salah satu alternatif untuk mengakses internet kecepatan tinggi adalah dengan menggunakan teknologi ADSL yang ditawarkan oleh PT Telkom. Sesungguhnya semenjak teknologi internet ini mulai

berkembang secara luas penggunaannya, pengetahuan tentang internet menjadi sangat penting untuk diketahui dan pelajari. Pengetahuan ini penting mengingat di tahun-tahun mendatang internet mungkin akan digunakan oleh setiap orang untuk melakukan berbagai aktivitasnya. Internet akan menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Hal ini telah tampak hari ini dimana internet telah digunakan secara luas. Jadi,mulailah belajar apa-apa

14

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

yang perlu diketahui tentang internet dan selanjutnya mulailah memanfaatkan internet untuk mendapatkan penghasilan. Memiliki website sendiri merupakan suatu kebutuhan yang penting belakangan ini. Melalui website yang kita miliki kita dapat melakukan banyak hal dan bermanfaat untuk orang banyak. Jika ilmu yang kita miliki kita tulis dan kita taruh di website kita, maka ilmu tersebut akan dibaca oleh orang banyak. Ini merupakan suatu amalan yang sangat baik buat kita sebagai umat beragama. Apabila kita menganggap apa yang kita tampilkan di website sangat penting dan pantas mendapatkan bayaran maka kita dapat menjual informasi (ilmu) tersebut. Inilah yang kita sebut berbisnis informasi digital. Jadi, tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memiliki website pribadi. Mari kita sambut datangnya era teknologi informasi dengan memiliki website pribadi.

Penutup
Perkembangan yang pesat dalam teknologi informasi telah membuka suatu peluang bisnis baru yang memiliki prospek bagus di masa depan. Bisnis ini adalah bisnis penyediaan informasi digital. Bisnis ini tidak memerlukan modal yang besar, tidak membutuhkan duplikasi produk (proses manufaktur), dijalankan secara online dan mudah dijalankan. Keuntungan yang dijanjikan oleh bisnis ini sangat besar dan dapat dijalankan selama 24 jam. Prospek bisnis informasi digital ini semakin menjanjikan dengan ditunjang oleh

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

15

adanya teknologi ADSL yang dapat menyediakan akses internet berkecepatan tinggi dan dapat menjangkau rumah-rumah dan kantor-kantor. Teknologi ADSL memungkinkan orang dapat mengakses internet dengan mudah dan cepat.

16

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Mengenal Teknologi ADSL*

Di bawah ini akan diberikan penjelaskan singkat tentang teknologi ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) dan mengapa teknologi ini begitu penting sehingga teknologi ADSL ini digunakan sebagai solusi untuk penyediaan akses internet kecepatan tinggi. Teknologi ini telah digunakan oleh PT Telkom sebagai salah satu produk unggulan dalam penyediaan akses internet kecepatan tinggi dan menjadi alternatif dari metode dial-up yang selama ini telah digunakan. ADSL Subscriber merupakan Line singkatan dari Asymmetric yang dipakai Digital untuk

merupakan

teknologi

menyelenggarakan akses internet dengan cepat, dengan kecepatan
*

Dipublikasikan di wikimu.com

http://www.wikimu.com/News/DisplayNews.aspx?id=9161

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

17

pengiriman data bisa mencapai 8 Mbps untuk uplink dan 1 Mbps untuk downlink. Ini merupakan suatu terobosan baru dimana jaringan yang dibutuhkan untuk menyelenggarakan teknologi ini adalah jaringan telepon yang sudah tersambung ke rumah-rumah dan kantor-kantor sehingga tidak diperlukan penyediaan jaringan komunikasi baru yang memerlukan biaya yang sangat besar. Dengan teknologi ADSL ini dimungkinkan setiap orang untuk dapat mengakses internet secara cepat karena sebagian besar jaringan telepon telah tersambung ke rumah-rumah. Media transmisi yang digunakan dalam ADSL adalah kabel tembaga (UTP) yang juga merupakan kabel telepon. Sinyal yang ditransmisikan melalui kabel ini dipisahkan menjadi sinyal data berupa sinyal digital untuk keperluan komunikasi data, dan sinyal suara berupa sinyal analog untuk komunikasi suara. Prosedur semacam ini dapat terjadi karena pada dasarnya komunikasi suara hanya berlangsung sebentar dan banyak kosongnya. Kekosongan ini dapat dimanfaatkan untuk menyelenggarakan komunikasi data untuk akses internet. Komunikasi suara merupakan suatu circuit switch yang artinya berbasis sambungan dimana sambungan dengan lebar bandwidth tertentu harus tetap dipertahankan walaupun tidak ada komunikasi yang dilakukan. Pada komunikasi suara hal ini tidak menimbulkan masalah karena sambungan/komunikasi berupa waktu bicara biasanya hanya memerlukan waktu yang sebentar. Jika cara yang

18

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

sama dilakukan untuk komunikasi data maka ini menimbulkan masalah karena komunikasi data pada umumnya digunakan dalam waktu lama yang akan membebani jaringan yang digunakan. Oleh karena itu komunikasi data menggunakan teknik basis data paket yang memungkinkan penggunaan bandwidth yang optimum, karena bisa dimanfaatkan untuk lebih dari satu sambungan secara efisien dan ekonomis. Sesungguhnya ADSL merupakan salah satu varian dari teknologi yang lebih umum yaitu teknologi DSL. Disebut ADSL karena menggunakan kecepatan data yang berbeda untuk mengirim (uplink) dan menerima (downlink). Hal ini didasarkan pada kenyataan bahwa sasaran dari teknologi ini adalah pelanggan pribadi yang ada di rumah-rumah yang lebih banyak menerima data dibandingkan dengan mengirim data. Dibandingkan teknik DSL yang lain, ADSL memiliki kelebihan yaitu kecepatan yang tertinggi dengan jarak yang memadai dan bisa mendukung layanan komunikasi suara. Kedua layanan komunikasi data dan suara diselenggarakan melalui dua kanal yang terpisah tetapi tetap dalam satu kabel yang sama. Sementara pada teknik DSL yang lain menggunakan dua kabel yang terpisah untuk bisa memberikan kedua layanan komunikasi tersebut. Pengiriman data melalui ADSL dilakukan dengan beberapa tahap. Modem memodulasi dan mengkodekan (encode) data digital dari komputer dan kemudian digabungkan dengan sinyal

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

19

telepon untuk dikirimkan ke kantor telepon. Di kantor telepon sinyal telepon dipisahkan dari sinyal digital untuk kemudian dimodulasikan dan dienkodekan. Melalui jaringan komunikasi data sinyal ini dikirimkan ke pihak yang dituju seperti ISP atau kantor yang lain. Jaringan data yang digunakan dapat berupa frame relay atau ATM (Asynchronous Transfer Mode). Sementara sinyal digital dari ISP dimodulasi dan dienkodekan menjadi sinyal ADSL di kantor telepon. Kemudian modem menggabungkannya dengan sinyal telepon sebelum dikirimkan ke pelanggan, perangkat pemisah (splitter) memisahkan sinyal telepon dari sinyal digital. Sinyal digital dimodulasi dan didekodekan, kemudian dikirimkan ke komputer. Sinyal telepon yang digabungkan dengan sinyal ADSL dalam satu kabel tetap diberi daya oleh perusahaan telepon. Meskipun jalur ADSL tidak berfungsi atau komputer tidak dihidupkan, jalur telepon tetap dapat berfungsi seperti biasa. Jadi, kabel telepon dapat digunakan untuk sambungan telepon sekaligus juga untuk saluran akses internet. Tidak diperlukan suatu sambungan/jaringan baru sebagai saluran internet sehingga sangat menghemat biaya khususnya bagi PT Telkom sebagai penyedia layanan

telekomunikasi di Indonesia. Ini adalah salah satu keunggulan teknologi ADSL. Dengan menggunakan teknologi ADSL ini diharapkan dapat memberikan solusi layanan internet berkecepatan tinggi

dibandingkan metode yang selama ini sudah ada berupa dial-up.

20

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Teknologi ADSL memungkinkan orang untuk menyusuri internet dengan nyaman dan lancar baik untuk mencari informasi, download informasi, berbisnis maupun untuk keperluan lainnya. Dengan diterapkannya teknologi ADSL ini membuktikan komitmen PT Telkom dalam memberikan pelayanan yang terbaik buat pelanggannya dan menjadikannya sebagai yang terdepan dalam penyediaan jasa telekomunikasi di Indonesia.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

21

Efektivitas Ponsel Untuk Streaming Multimedia*
Menonton konser musik secara langsung, atau menyaksikan pertandingan sepak bola dari tim kesayangan kita tanpa harus meninggalkan kesibukan kita. Tentu saja mungkin. Itulah keandalan teknologi streaming. Teknologi ini memungkinkan suatu kejadian direkam dan disiarkan langsung melalui jaringan komunikasi data yang tersedia dan disaksikan menggunakan perangkat komunikasi.

Unduh vs Streaming
Pada prinsipnya ada dua metode penyampaian konten multimedia ke klien, yaitu streaming dan unduh. Setiap metode memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing. Pemilihannya

bergantung pada bandwidth jaringan yang digunakan, karakteristik konten dan bagaimana konten dipresentasikan.
*

Dipublikasikan di netsains.com

http://netsains.com/2008/03/efektivitas-ponsel-untuk-streaming-konten-multimedia/

22

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Keuntungan metode ini adalah konten disimpan pada harddisk lokal, sehingga dapat dimainkan kapan pun tanpa harus koneksi ke jaringan. Selain itu, kualitas konten tidak bergantung pada kondisi jaringan. Sedangkan kerugiannya adalah unduh memerlukan waktu dan tempat penyimpanan pada harddisk lokal. Ini akan sangat menyulitkan apabila konten yang diunduh memiliki kapasitas besar yang memakan tempat yang besar pada harddisk. Berbeda dengan metode unduh, pada metode streaming klien mempresentasikan konten yang datang dari jaringan secara langsung tanpa menunduh seluruh konten terlebih dahulu. Konten streaming pada dasarnya tidak pernah diunduh, paket-paket konten dipresentasikan ketika datang kemudian dibuang. Metode ini sangat cocok untuk memainkan presentasi yang memiliki durasi konten yang tidak terbatas waktunya misalnya untuk acara yang sifatnya live seperti radio dan TV on demand. Video streaming adalah salah satu aplikasi yang dapat

diimplementasikan dengan cara ini. Pada metode ini, klien tidak memiliki salinan dari konten tersebut. Kerugian metode ini adalah kualitas presentasinya sangat bergantung pada kondisi bandwidth jaringan. Kondisi jaringan yang buruk dan fluktuasi bandwidth akan menghasilkan gangguan yang sangat berarti pada kualitas presentasi. Namun, kerugian ini telah diatasi dengan hadirnya teknologi 3G yang mampu menyalurkan data berkapasitas besar dengan cepat.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

23

Streaming Menggunakan Ponsel
Dari dua macam metode penyampaian konten di atas, maka yang paling cocok untuk diterapkan pada ponsel adalah metode streaming. Pada metode unduh, diperlukan kapasitas penyimpanan yang besar. Hal ini sulit dipenuhi oleh ponsel. Walaupun saat ini tersedia berbagai kartu memori dengan kapasitas beberapa GB, tetap saja tidak praktis untuk menyimpan konten-konten hasil unduh berkapasitas besar untuk dimainkan di ponsel. Oleh karena itu, metode streaming adalah metode yang sangat tepat untuk dijalankan menggunakan ponsel. Ponsel, sebagai perangkat komunikasi yang sangat umum dan mobile, sangat tepat untuk menjalankan streaming dan akan banyak manfaat yang bisa diperoleh. Ponsel yang dapat melakukan streaming dapat kita gunakan untuk melakukan hobi maupun keinginan kita tanpa perlu meninggalkan aktivitas yang sedang kita jalankan. Ini menjadi sangat mungkin karena sifat ponsel yang fleksibel dan mobile yang dapat selalu kita bawa ke mana pun kita pergi.

Komponen-komponen Dalam Streaming Media
Streaming media merupakan suatu sistem yang terdiri dari komponen-komponen yang saling mendukung. Komponen-

24

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

komponen yang diperlukan untuk melakukan streaming media adalah sebagai berikut: Media source, yaitu sumber yang akan menampilkan suatu konten presentasi. Media source dapat berupa sumber yang sifatnya live, seperti kamera video atau microphone. Encoder, adalah program yang digunakan untuk mengubah media source ke format yang sesuai untuk streaming. Biasanya memiliki kompresi yang cukup tinggi untuk mengatasi

keterbatasan bandwidth jaringan. Media server. digunakan untuk mendistribusikan on-demand atau webcast suatu konten ke klien. Juga bertanggung jawab untuk mencatat semua aktivitas streaming, yang nantinya digunakan untuk billing dan statistik. Player, dibutuhkan untuk menampilkan atau mempresentasikan konten multimedia (data stream) yang diterima dari media server. File-file khusus yang disebut metafile digunakan untuk mengaktifkan player dari halaman web. Metafile berisi keterangan dari konten multimedia. Browser web menunduh dan meneruskan ke player yang tepat untuk mempresentasikannya. Selain itu, juga berfungsi untuk melakukan dekompresi.

Masalah Streaming Multimedia
Dalam melakukan streaming multimedia, untuk menghasilkan presentasi yang baik seringkali timbul kendala. Kendala-kendala

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

25

yang dapat terjadi dalam melakukan streaming multimedia adalah sebagai berikut:

1. Bandwidth Bandwidth sangat berpengaruh terhadap kualitas presentasi suatu data stream. Di samping kondisi jaringan juga

mempengaruhi bandwidth, hal yang perlu diperhatikan adalah ukuran data stream harus sesuai dengan kapasitas bandwidth jaringan. Untuk mengatasinya digunakan kompresi data dan penggunaan buffer.

2. Sinkronisasi dan delay Agar media yang berbeda sampai dan dipresentasikan pada user seperti aslinya, maka media tersebut harus tersinkronisasikan sesuai dengan timeline presentasi tersebut dan delay seminimal mungkin. disebabkan Adanya oleh kerugian kondisi sinkronisasi jaringan yang dan delay dapat

buruk,

sehingga

mengakibatkan timeline presentasi menjadi kacau.

3. Interoperability Idealnya adalah presentasi yang kita buat harus dapat dimainkan oleh semua jenis klien, CPU yang berbeda, sistem operasi yang berbeda, dan media player lainnya.

26

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Khusus untuk masalah yang berhubungan dengan kondisi bandwidth jaringan dapat diatasi dengan menerapkan teknologi 3G. Teknologi ini dapat menyediakan lintasan data dengan kecepatan transfer yang tinggi. Dengan menerapkan teknologi 3G diharapkan mampu menyelenggarakan video streaming dengan kualitas yang baik sekaligus menjadi alternatif untuk melakukan berbagai macam aplikasi seperti TV on demand, live TV, maupun belajar jarak jauh (e-learning).

Tantangan Buat Operator Telekomunikasi
Melihat potensi yang besar dari penggunaan streaming di ponsel, sayang jika potensi ini tidak dimanfaatkan secara maksimal. Dengan digunakannya teknologi 3G dalam rangka meningkatkan layanan kepada pelanggan, streaming menjadi salah satu fasilitas yang dapat dijadikan daya tarik untuk menarik pelanggan sekaligus meningkatkan kepuasan pelanggan. Operator telekomunikasi dituntut untuk menyediakan layanan yang diharapkan oleh para pemakai jasa telekomunikasi, seperti TV on demand, Live TV, maupun konten-konten yang dapat menunjang pendidikan. Karena secanggih apapun suatu teknologi jika tidak digunakan secara maksimal, tidak akan ada artinya (sia-sia). Pada tulisan ini telah dipaparkan teknologi streaming dan penerapannya pada ponsel. Dalam hal ini, teknologi 3G menjadi sarana yang sangat diharapkan mampu mengimplementasikan

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

27

teknologi streaming ini. Sesuatu yang dahulu belum terbayangkan, seperti menonton TV lewat ponsel menjadi mungkin dilakukan. Jadi, ketika jarak, waktu, dan kesibukan menghalangi Anda untuk menyalurkan hobi Anda, mainkanlah ponsel Anda.

28

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Mengapa Kita Harus Punya Ponsel QWERTY? (bag. 1)*

Ketika orang sedang ramai-ramainya membicarakan blackberry, saya termasuk salah satu yang tidak begitu peduli. Saat itu saya tidak melihat sesuatu yang berbeda dan spesial dalam sebuah gadget bernama blackberry itu. Saya bahkan menganggap bahwa blackberry hanyalah sebuah trend dan menganggap bahwa orang yang tertarik dengan blackberry hanyalah orang-orang iseng yang hanya sekedar mengikuti mode saja. Saya pun tidak begitu peduli dan tidak mencoba untuk lebih memahami seluk beluk blackberry. Dalam benak saya blackberry tidak beda dengan ponsel lainnya.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2010/01/04/mengapa-kita-harus-punya-ponselqwerty/

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

29

Kemudahan akses internet yang disediakan oleh blackberry tidak menarik hati saya, meskipun pada saat yang sama saya sedang membutuhkan perangkat yang dapat mempermudah akses internet. Saya belum melihat blackberry sebagai solusi akses internet yang saya butuhkan. Belum lama blackberry dirilis, ponsel-ponsel dengan rasa blackberry pun mulai bermunculan. Ponsel-ponsel ini mempunyai wujud fisik yang mirip dengan blackberry namun dengan fungsi yang tidak jauh berbeda dengan ponsel biasa. Ponsel-ponsel ini mencoba memanfaatkan trend dan mode yang ditumbuhkan oleh hadirnya blackberry. Dengan harga yang lebih murah ponselponsel rasa blackberry ini tentu saja menarik bagi mereka yang menginginkan blackberry namun tidak dapat menjangkau

blackberry yang harganya lumayan mahal. Jadilah kini blackberry dan ponsel bercita rasa blackberry membanjiri pasaran ponsel di indonesia. Tentu saja ada perbedaan yang nyata antara blackberry dan ponsel bercita rasa blackberry. Meskipun secara tampilan mungkin tidak bisa dibedakan antara blackberry dan ponsel rasa blackberry. Perbedaannya tentu saja dalam segi fungsionalitasnya. Mengingat harga yang memang relatif jauh berbeda, tentu banyak orang akan lebih memilih ponsel rasa blackberry ini. Namun, segi

fungsionalitas ini yang semestinya menjadi pertimbangan, bukan sekedar mengikuti trend atau mode.

30

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Harga murah yang ditawarkan oleh ponsel rasa blackberry ini ternyata membuat saya agak tergoda juga. Saya yang awalnya tidak begitu peduli menjadi tergiur juga untuk mencoba ponsel rasa blackberry ini. faktor kemudahan untuk akses internet memang menjadi kunci utama yang membuat saya mulai melirik ponsel rasa blackberry ini. Ponsel rasa blackberry ini dalam pandangan saya memiliki dua sisi strategis. sebagai ponsel yang berusaha menyaingi bb, ponsel ini mempunyai wujud mirip dengan blackberry. Ini diwujudkan dengan tombol berupa QWERTY dimana mirip dengan susunan keyboard komputer. Bentuk tombol seperti ini memang bukan tanpa maksud. Fungsi ponsel yang lebih dari sekedar komunikasi suara menjadi alasan utama dari bentuk tombol semacam ini. Sisi strategis lainnya adalah ponsel ini tetap saja merupakan perangkat komunikasi yang tidak bisa meninggalkan fungsi itu. Ponsel ini tetap harus berguna untuk mempermudah komunikasi dengan biaya yang terjangkau. Biaya yang sesuai dan terjangkau inilah yang menjadi alasan kuat bagi ketertarikan orang atas ponsel ini. Selain itu, harga perangkat yang relatif lebih murah dibanding blackberry membuat ponsel rasa blackberry atau ponsel QWERTY ini menjadi amat menarik hati. Ponsel rasa blackberry ini bisa menghadirkan kemudahan dan sensasi blackberry dengan biaya

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

31

terjangkau sebagaimana ponsel biasa. Perpaduan dua kepentingan yang sangat strategis. Saya pun tanpa ragu akan mulai memburu ponsel QWERTY ini dengan alasan fungsinalitas, meski banyak orang memilih ponsel rasa blackberry ini sebagai bagian dari mode belaka.

32

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Mengapa Kita Harus Punya Ponsel QWERTY? (bag. 2)*
Sebelumnya saya tidak tertarik dengan segala hal yang berbau blackberry. Saya merasa memiliki blackberry adalah sebuah pemborosan dan tidak ada manfaatnya sama sekali. Wajarlah buat saya, karena sejauh ini saya belum pernah menyentuh blackberry atau tidak mendapat banyak info tentang blackberry. Ketidaksukaan saya kepada blackberry ternyata

mempengaruhi penilaian saya terhadap semua ponsel yang serupa dengan blackberry. Saya merasa tidak suka saat ada teman atau keluarganya yang tertarik dengan ponsel berbentuk QWERTY. Sambil mencemooh mereka dan menganggap mereka hanya sekedar ikut-ikutan saja.
*

Dipublikasikan di kompasiana

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2010/01/04/mengapa-kita-harus-punya-ponselqwerty-bag-2/

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

33

Bagi saya blackberry atau ponsel yang serupa dengan bb, bukanlah sebuah prioritas untuk dibeli saat ini. Ponsel biasa yang memiliki fitur yang lengkap lebih layak dibeli dibanding ponsel QWERTY. Hingga pada akhirnya saya seolah dipaksa untuk menjilat ludah saya sendiri. Pada satu kesempatan saya pun bisa menjajal sebuah ponsel QWERTY. Saya menggunakan ponsel ini untuk mengakses internet, dan kebetulan dengan mudah dapat

memposting tulisan di kompasiana. Bagi saya pengalaman ini begitu berkesan. sebuah

pengalaman yang menurut saya tidak pernah saya bayangkan sebelumnya. Saat saya mampu mempublikasikan sebuah artikel atau tulisan di internet secara mobile menggunakan hape, ini adalah sebuah terobosan baru. Bisa jadi saya mewakili orang-orang yang punya keinginan berupa kemudahan mempublikasikan sebuah ide via internet secara mobile. Saat saya dapat dengan mudah selalu terhubung ke internet dan selalu dapat menuliskan ide yang ada di kepala kemudian berbagi dengan orang lain secara online, adalah sebuah kemajuan dan terobosan baru buat saya dan orang-orang seperti saya. Di mana pun dan kapan pun saya dapat dengan mudah dan cepat menuliskan ide yang muncul di kepala dan dapat segera membaginya via internet.

34

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Ini dapat saya lakukan hanya dengan sebuah perangkat sederhana bernama ponsel. Dan ponsel QWERTY membuat proses ini menjadi lebih mudah. Ini karena mengetik sesuatu yang lebih panjang di hape menjadi lebih mudah dan cepat menggunakan ponsel QWERTY. Kali ini saya tidak ragu untuk bilang bahwa sekarang saya butuh ponsel QWERTY dan akan berusaha memilikinya dengan dengan segenap kemampuan yang saya miliki.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

35

Smartphone = Ponsel Pintar (Katanya?)*

Salah satu kebutuhan primer manusia masa kini adalah handphone atau ponsel alias telepon seluler. Setiap orang merasa wajib memiliki ponsel. Dari yang hanya menggunakan ponsel untuk berbicara dan sms, sampai ponsel untuk bisa koneksi dengan internet. oleh karena itu, fungsi ponsel pun semakin beragam sesuai dengan keinginan dan kebutuhan penggunanya.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2010/01/09/smartphone-ponsel-pintar-katanya/

36 Ponsel pun saat

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

ini

cenderung

untuk

berkembang

kegunaannya, bukan hanya perangkat untuk berkomunikasi secara lisan saja. ponsel juga digunakan untuk koneksi internet,

mengambil gambar alias foto, mendengarkan musik, dan bahkan untuk mengetik selayaknya sebuah komputer. Dari fungsi ponsel yang makin berkembang ini muncullah satu lini produk ponsel baru yang disebut smartphone atau ponsel pintar. Smartphone seakan menjawab kebutuhan orang akan

perangkat yang simpel dan dapat dengan mudah dibawa kemana saja tetapi memiliki fungsi yang beragam. Perangkat ini seolah-olah ingin dibuat untuk menggantikan fungsi komputer dalam bentuk yang lebih kecil, dapat digenggam, dan mudah dibawa kemana saja. Sebagai sebuah telepon, smartphone memang harus tetap berfungsi sebagai alat komunikas lisan atau untuk berbicara satu sama lain. Fungsi standar lain dari ponsel berupa pesan singkat atau sms pun tetap harus dimiliki dan bahkan diperluas dengan kapasitas karakter yang lebih besar. Namun, di samping dua fungsi standar dari sebuah ponsel tersebut, sebuah smartphone juga memiliki sejumlah fungsi lain yang sangat bermanfaat khususnya buat mereka yang memiliki mobilitas tinggi dan membutuhkan akses internet yang cepat dan mudah. Ciri utama dari sebuah smartphone adalah sudah dilengkapi dengan sistem operasi layaknya sebuah komputer. Namun, sistem

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

37

operasi di perangkat ponsel tentu saja berbeda dan hanya dapat berjalan di ponsel saja. Sistem operasi (operating system/OS) yang biasa digunakan dalam smartphone adalah symbian. Di atas sistem operasi inilah sebuah smartphone bekerja. Program-progam atau software mobile pun diinstal di atas sistem operasi ini. Orang pun bisa mengembangkan software khusus untuk meningkatkan fungsi dari smartphone ini. Dari mulai game atau permainan sampai aplikasi semacam office untuk membuat dokumen tersedia untuk smartphone. Tidak heran bila jenis ponsel ini dinamakan

smartphone atau ponsel pintar, karena banyak fungsi yang bisa dijalankan oleh ponsel ini. Dengan adanya aplikasi atau software yang bisa dijalankan melalui smartphone, orang dapat menggunakan smartphone untuk melakukan berbagai macam keperluan. Dari mulai bermain game baik secara ofline maupun online sampai membuat dokumen dan presentasi, semua dapat dilakukan menggunakan smartphone ini. Bagi sebagian orang fungsi-fungsi ini amat penting dan

bermanfaat. Orang yang biasa bepergian ke luar kota bahkan ke luar negeri dapat membuat laporan dan presentasi dengan

menggunakan smartphone ini saat di perjalanan. Ini bisa mengefektifkan waktu dan memudahkan proses kerja yang sedang dikerjakannya. Atau, bisa juga digunakan sebagai hiburan dengan

38

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

bermain game atau mendengarkan musik saat di perjalanan. Dalam hal ini, sisi mobilitas dapat terpenuhi oleh smartphone. Dengan berkembangnya penggunaan internet, smartphone pun tidak ketinggalan dengan telah dilengkapi dengan berbagai mode akses internet dan data. Dari mulai jaringan 3G yang menyediakan akses internet yang lebih cepat sampai perangkat wireless berupa wifi telah tertanam dalam perangkat smartphone. Bagi mereka yang sangat membutuhkan akses internet, kedua mode akses ini amat berguna. Akses yang mudah ke situs jejaring sosial semacam facebook atau twitter menjadi lebih mudah dan dengan tarif yang sesuai. Adapun perangkat wifi menjadi alternatif akses internet saat smartphone sedang berada di area yang tercover oleh hotspot. Smartphone mampu mendeteksi keberadaan area hotspot dan memberikan pilihan akses. Jika mampu masuk dalam jaringan wireless yang ada, smartphone akan menggunakan akses wireless ini sebagai jaringan yang terhubung ke internet. Internet pun bisa diakses secara gratis melalui jaringan wireless ini. Kemudahan dan variasi pilihan dalam mengakses internet menjadi salah satu keunggulan smartphone dibanding ponsel biasa. Dengan Smartphone fitur yang beragam dan bisa digunakan untuk berbagai kegunaan, harga ponsel ini tentu saja menjadi lebih mahal dibanding ponsel biasa. Namun, segi fungsionalitas tentu saja membuat harga mahal menjadi wajar. Namun demikian,

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

39 nokia atau samsung

beberapa

vendor

ponsel

semacam

mengeluarkan berbagai pilihan produk smartphone dengan fitur yang sesuai dengan harganya. Bagi yang memiliki bujet terbatas tersedia pula produk dengan harga terjangkau namun dengan fitur yang cukup lengkap. Jadi, pantaskah smartphone disebut ponsel pintar dan perlukah kita memilikinya?

40

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Cerdas Menggunakan Ponsel Cerdas*
Ponsel boleh jadi telah menjadi salah satu kebutuhan pokok (kebutuhan primer) manusia di era informasi ini. dari orang dewasa sampai anak-anak, dari pekerja sampai pelajar, dari orang yang hidupnya pas-pasan sampai orang yang hidup berkecukupan, hampir semuanya memiliki ponsel. Dari yang menggunakan ponsel untuk sms dan menelpon sampai yang menggunakan ponsel untuk chatting dan browsing di internet. Ponsel menjadi sebuah perangkat yang harus ada di sakunya, di dalam tasnya, ataupun selalu menghiasi penampilannya.
*

Dipublikasikan di blog pribadi

http://bayureason.blogspot.com/2010/12/cerdas-menggunakan-ponsel-cerdas.html

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

41

Kebutuhan setiap orang terhadap ponsel pun berbeda-beda. Masing-masing orang mempunyai alasan yang mengharuskan mereka memiliki ponsel ponsel. Sebagian alat besar memang utama masih yang

menjadikan

sebagai

komunikasi

memungkinkan mereka tetap bisa kontak dengan orang-orang dekat dalam hidupnya. orang-orang ini melakukan telepon dan sms sebagai aktivitas utama dalam berkomunikasi. Untuk

melakukan fungsi ini, ponsel dengan fitur standar tentu sudah cukup buat mereka. Namun seiring dengan perkembangan teknologi informasi, ponsel juga telah berkembang dan bertambah fungsinya. Dalam hal ini, Ponsel juga telah digunakan sebagai perangkat hiburan, pengambilan gambar atau foto, perangkat pembuat dokumen, dan perangkat untuk koneksi ke internet. Fitur-fitur tambahan telah banyak dibenamkan dalam sebuah ponsel seperti pemutar musik, radio, kamera, kartu memori eksternal untuk menyimpan data, dan perangkat koneksi serta transfer data semacam bluetooth dan juga wifi. Berbagai aplikasi juga dibuat baik oleh produsen maupun oleh pengembang aplikasi independen yang bisa dibenamkan di dalam sebuah ponsel. Aplikasi office untuk membuat dokumen sebagaimana layaknya di pc ataupun aplikasi browser untuk membuka halaman internet, adalah beberapa contoh aplikasi yang ada di ponsel. Aplikasi game juga menjadi salah satu daya tarik

42

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

orang dalam memilih sebuah ponsel. Fungsi ponsel pun telah berkembang sebagai sebuah perangkat yang multifungsi tidak hanya perangkat untuk melakukan komunikasi saja. Perkembangan fungsi ponsel menjadi sebuah perangkat yang multifungsi telah menciptakan sebuah istilah baru, yaitu

smartphone atau ponsel pintar. Sesuai dengan namanya, ponsel ini memang sengaja dirancang bukan semata-mata untuk keperluan komunikasi standar saja melainkan ponsel yang bersifat

multifungsi. Bahkan boleh dibilang ponsel pintar dibuat untuk bisa menggantikan peran dari sebuah komputer dalam bentuk yang kompak, ringan, dan mudah dibawa kemana pun. Sebuah perangkat yang multifungsi dengan bentuk yang ringkas dan dapat digunakan dalam genggaman tangan tentu saja sangat bermanfaat. Seolah-olah semua aktivitas, dari mulai hiburan, komunikasi, sampai pembuatan dokumen, sudah berada dalam genggaman dan dapat digunakan atau dibagi-pakai dengan mudah dan cepat. Dari semua fungsi yang dimiliki oleh sebuah smartphone, fungsi konektivitas tentu menjadi salah satu yang banyak digunakan. Koneksi ke internet adalah salah satu kebutuhan hidup dan gaya hidup baru yang sudah menjadi bagian tak terpisahkan dalam kehidupan manusia. informasi yang begitu cepat menyebar melalui internet membuat orang harus selalu terhubung dengan internet dimana pun dan kapan pun saja. Informasi dapat tersebar

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

43

dengan cepat melalui internet, dimana suatu kejadian yang terjadi di tempat yang jauh dapat diketahui dengan cepat dan mudah oleh orang lain dalam waktu beberapa menit saja. Melalui ponselnya, yang memiliki fitur untuk koneksi internet, orang dapat mengakses internet dan mencari informasi yang dibutuhkannya. Keputusan-keputusan penting pun terkadang dibuat berdasarkan informasi yang diperolehnya dari internet melalui ponselnya. Berkembangnya berbagai media sosial dan jejaring sosial juga ikut memicu lonjakan kebutuhan manusia terhadap internet. Interaksi secara maya dengan banyak orang melalui media sosial menjadi salah satu gaya hidup manusia masa kini sekaligus kebutuhan yang mesti mendapatkan tempatnya. Hal ini bisa dilihat sebagai sesuatu yang wajar dimana manusia memang selalu ingin bersosialisasi dengan orang lain. Sosialisasi merupakan fitrah manusia dan seolah mendapat tempatnya melalui berbagai situs jejaring sosial. Melalui ponselnya orang juga dapat mengakses berbagai media sosial ini dan sebuah fungsi tambahan pun melekat dengan baik dalam sebuah ponsel. Berbagai ponsel baru mengusung akses terhadap media sosial ini sebagai salah satu keunggulan dan daya tariknya. Koneksi yang cepat adalah salah satu alasan banyak orang menggunakan ponsel untuk koneksi ke internet. Semakin banyak ponsel yang telah dirancang untuk bisa berjalan dalam jaringan 3G dan bahkan 3,5G semakin menambah penetrasi ke internet dengan

44

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

mudah dan cepat. Jaringan 3G dan 3,5G memang dirancang untuk koneksi internet yang cepat. Browsing dengan menggunakan ponsel yang telah memiliki fasilitas jaringan 3G dan 3,5G menjadi semakin mudah. Semakin banyak juga orang yang terhubung dengan internet dengan adanya kemudahan ini. Keunggulan ponsel dengan kemampuannya untuk bisa terkoneksi ke internet dengan cepat dan mudah merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan buat para operator seluler. Semakin banyak orang yang mengakses internet melalui ponselnya tentu merupakan keuntungan buat operator seluler. Sebuah paket tarif yang sesuai tentu sangat dibutuhkan oleh konsumen pengguna ponsel untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhannya yang dapat diperoleh melalui internet yang diakses dari ponselnya. Dan sebuah kerugian bagi konsumen dan operator, jika konsumen terhalang oleh tarif yg mahal.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

45

Menjadi Kreatif Dengan Internet*
Pernahkah anda membayangkan jawaban apa yang akan keluar saat sebuah pertanyaan tentang internet diajukan kepada ibu-ibu rumah tangga? Jangan lagi anda bertanya tentang apa itu internet kepada mereka karena sebagian besar dari mereka telah amat mengenal internet dengan baik dan bahkan telah mengambil manfaat darinya. Bahkan sebagian lagi juga telah menjadi pelanggan tetap internet yang setia dan telah menjadikan internet menjadi bagian tak terpisahkan dalam hidupnya. Jadi, anda tak perlu terkejut jika ada dari sebagian wanita ini yang bahkan bisa menghasilkan uang melalui bantuan internet.

*

Tulisan ini diposting dalam tiga tulisan

http://bayureason.blogspot.com/2010/12/menjadi-kreatif-dengan-internetbagian_3578.html http://bayureason.blogspot.com/2010/12/menjadi-kreatif-dengan-internet-bagian_31.html http://bayureason.blogspot.com/2010/12/menjadi-kreatif-dengan-internet-bagian.html

46

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Tulisan ini mencoba menyorot kiprah wanita dan lebih khusus lagi para ibu rumah tangga dalam memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi terutama internet dalam mengembangkan minat dan kreativitasnya di samping peran utamanya mendidik anak dan mengurus keluarga. Semoga saja tulisan ini juga masih relevan dikemukakan dalam rangka hari ibu yang telah lewat kemarin.

Perubahan Paradigma tentang Peran Ibu Rumah Tangga di Era Teknologi Informasi
Selama ini berkembang anggapan bahwa ibu rumah tangga hanyalah bekerja mengurus rumah tangga, semisal mengurus anak dan memasak untuk keluarga. Intinya ibu rumah tangga hanya berkutat di rumah, dapur, dan sekolah anak. Atau, jika keluar pun mereka hanya berkumpul dengan koleganya dalam arisan atau komunitas dalam jangkauan yang terbatas. Anggapan ini bisa jadi sudah tidak relevan lagi untuk saat ini. Hanya membatasi istri atau wanita untuk mengurus keluarga dan membelenggunya di sekitar rumah, sekolah anak, dan dapur sudah tidak relevan dengan perkembangan teknologi yang ada. Setiap orang tentu memiliki potensi, begitu juga dengan wanita yang pasti juga memiliki potensi. Statusnya sebagai istri atau ibu rumah tangga semestinya tidak menutup potensi yang sudah ada.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

47

Potensinya harus tetap berkembang yang bisa disesuaikan dengan kondisi masing-masing. Mengembangkan potensi tidak bisa juga diartikan secara sempit dengan bekerja dan meniti karir dalam pekerjaan yang permanen yang menghabiskan waktu 10 jam per hari selama 5 hari per minggu. Bekerja penuh dan mengembangkan potensi diri bagi wanita sesungguhnya dua hal yang berbeda. wanita tidak memiliki beban untuk memberi nafkah untuk keluarga. kewajiban itu telah dipikul sepenuhnya oleh suami sebagai kepala keluarga. Jadi, seyogianya wanita yang memang terpanggil untuk bekerja penuh waktu harus menyadari dan meniatkan dalam hatinya bahwa apa yang dilakukannya semata-mata bukan sekedar mencari nafkah. namun, lebih kepada menyalurkan kemampuan yang dimilikinya agar bermanfaat untuk orang lain. biarkanlah tugas mencari nafkah menjadi tugas sekaligus ibadah dari suami. Tidak pantas bagi kita untuk melarang wanita yang memang memiliki kemampuan kepemimpinan dan manajerial untuk aktif berorganisasi. tidak bijak untuk melarang wanita yang memiliki kemampuan mengajar anak untuk menjadi pengajar di sekolahsekolah. namun sekali lagi, semua dilakukan dalam rangka mengembangkan potensi yang ada dan bukan hanya mengejar keuntungan finansial. Mengembangkan potensi diri bisa jadi merupakan ibadah buat seorang wanita yang sekaligus juga seorang ibu rumah

48

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

tangga jika semua dilakukan tanpa meninggalkan kodratnya sebagai wanita dan tetap melakukan tugasnya mendidik anak dan menjaga amanah yang dititipkan oleh sang suami. membuat prioritas dan mengelola waktu adalah kata kunci buat ibu rumah tangga yang telah bertekad melakukan hal ini. membagi waktu buat anak, keluarga, dan untuk menyalurkan hobinya sendiri merupakan sebuah seni tersendiri dan akan sangat menentukan keberhasilannya. Dan, salah satu alternatif yang bisa membantu mempermudah tugas itu adalah internet. adanya internet bisa digunakan oleh ibu rumah tangga sebagai sarana untuk tetap terus mengembangkan potensi yang dimilikinya. Karakteristik tugas ibu rumah tangga sangat cocok dengan karakter internet yang online. Dapat menghubungkan banyak pihak tanpa perlu bertemu langsung dengan pihak-pihak itu. Itulah karakter internet yang tercakup dalam kata online. Dengan internet, ibu rumah tangga dapat berinteraksi dengan banyak orang tanpa perlu meninggalkan tugasnya di rumah. Mereka juga bisa saling berbagi pengalaman dan informasi melalui tulisan-tulisan yang diposting di blog. Juga mereka dapat berbagi resep masakan, mencari bahan tulisan tanpa perlu meninggalkan rumah mereka. Mereka dapat melakukan semua itu sambil, misalnya, memasak di rumah. Artinya, tugas di rumah bisa diselesaikan sekaligus dapat tetap menyalurkan hobi dan

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

49

mengembangkan potensi yang mereka miliki. Ini semua bisa dilakukan dengan perantaraan internet. Mereka, para ibu rumah tangga, juga dapat saling berbagi tentang pendidikan anak dan keluarga. pengetahuan tentang pendidikan tentu sangat bermanfaat buat para ibu rumah tangga. dan, mereka bisa saling berbagi tips dengan koleganya secara online. Dengan adanya internet juga bisa meminimalkan potensi percampuran antara pria dan wanita secara nyata (ikhtilath) yang masih tabu di sebagian kalangan agamis (khususnya islam). walaupun secara maya, pria dan wanita tidak bisa dibatasi tetapi efek yang ditimbulkan tidak begitu besar. Justru ide-ide bisa dishare dengan lebih mudah kepada banyak orang. Tampaknya memang paradigma tentang peran ibu rumah tangga sedikit demi sedikit akan bergeser. namun, tentu tanpa meninggalkan fitrah dan tugas utama menjadi pendidik di rumah dan pendamping setia suami. pemahaman tentang skala prioritas dan manajemen waktu amat diperlukan untuk dapat melakukan tugas yang tidak mudah ini dengan berhasil. menjadi ibu rumah tangga seutuhnya, itulah idaman setiap wanita

Menjadi Kreatif dengan Internet
Tidak salah jika dikatakan bahwa para ibu rumah tangga yang kreatif adalah salah satu pihak yang paling diuntungkan dengan

50

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

perkembangan teknologi informasi saat ini. Sesuatu yang dahulu begitu rumit dan memakan waktu yang lama, kini dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Misalnya, dalam urusan perbankan yang saat ini dapat dilakukan secara online dan bahkan secara mobile via perangkat ponsel. Waktu luang pun bisa dimanfaatkan untuk melakukan hal kreatif yang lain. Hobi dan minat yang dimiliki dapat disalurkan dengan lebih mudah karena banyak hal lain dapat dengan mudah dilakukan secara online dan mobile. Kreativitas akan lebih mudah digali dan dikembangkan tanpa harus meninggalkan fungsi dan tugas utamanya sebagai ibu rumah tangga. Bekerja atau mencari tambahan penghasilan pun dapat dilakukan tanpa harus menjadi pekerja fulltime di kantor. Melalui internetlah semua hal ini bisa dilakukan. Dari awalnya yang hanya sekedar iseng saja, hobi yang dilakukan oleh ibu rumah tangga ini juga bisa menjadi tambahan penghasilan buat mereka. Dan bahkan ada juga dari hobi ini yang berkembang menjadi sebuah industri. Sebagian dari produk home industry awalnya hanyalah berupa kegiatan menyalurkan hobi saja. Melalui blog atau media sosial mereka biasa mempublikasikan karya-karya mereka. Dari publikasi ini yang dibaca oleh banyak orang melalui internet, ada yang tertarik dan memesan untuk dibuatkan. Dari awalnya hanya beberapa orang pemesan saja, semakin lama semakin bertambah banyak dan pada dasarnya

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

51

secara alamiah telah terbentuk pasar dari produk yang awalnya hanya sebuah hasil karya non-komersil. Dari pasar yang ada, proses produksi pun mesti dilakukan untuk memenuhi permintaan pasar. Ini adalah sebuah proses alami bagaimana dari sebuah hobi berkembang menjadi sebuah industri. Dan proses ini terbantu dengan adanya internet. Produk seperti makanan yang bisa berupa kue-kue dengan bentuk dan cita rasa yang bervariasi, produk konveksi, ataupun asesoris merupakan produk-produk yang awalnya bisa jadi hanya berupa karya kreatif non-komersial belaka. Dan, produk semacam ini boleh jadi merupakan bidang atau keahlian dari wanita dan para ibu rumah tangga. Selain untuk melakukan promosi seperti yang telah dijelaskan di atas, ibu rumah tangga ini juga bisa menggunakan internet untuk mencari dan menggali ide. Ide-ide yang kreatif juga bisa muncul dari informasi yang mereka dapat dari internet atau bisa juga dari hasil interaksi dengan koleganya juga melalui internet. Fungsi jejaring sosial menemukan tempatnya di sini. Buat ibu rumah tangga yang punya bakat berdagang, mereka bisa memanfaatkan internet untuk menyalurkan kemampuan berdagang mereka. Mereka bisa jadi tidak memproduksi suatu produk namun punya kemampuan untuk memasarkan suatu produk melalui jaringan yang mereka punya. Apalagi dengan

52

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

adanya berbagai social media, yang ikut andil dalam memperluas jaringan dan mempermudah interaksi dengan para kolega. Membuka toko pun sekarang tidak harus berupa toko nyata yang bisa jadi membutuhkan tempat dan modal yang tidak sedikit. Toko online yang dijalankan melalui internet bisa menjadi alternatif buat mereka yang ingin berdagang tanpa harus memiliki kios nyata. Dan modal serta biaya yang mesti dikeluarkan pun bisa lebih ditekan dengan berusaha mendapatkan keuntungan yang lebih besar. Ibu rumah tangga yang juga harus mengurus anak dan keluarga, tentu sesuai untuk menjalankan bisnis toko online ini. Kreativitas dan ide yang baik tentu juga diperlukan untuk dapat menjalankan toko online ini agar menghasilkan keuntungan yang diharapkan. Selain produk industri, salah satu profesi lain yang bisa dilakukan dengan amat baik oleh ibu rumah tangga yang kreatif adalah dengan menjadi penulis. saya berani mengatakan bahwa kebanyakan penulis sukses yang bisa menghasilkan buku (karya) yang best seller adalah wanita dan ibu rumah tangga. berbeda dengan pria yang kebanyakan waktunya dihabiskan untuk melakukan pekerjaan secara penuh, ibu rumah tangga punya waktu luang di sela-sela mengurus anak dan keluarga. Waktu luang dan tidak ada beban untuk mencari nafkah boleh jadi menjadi alasan kuat mengapa banyak penulis sukses adalah wanita dan/atau juga

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

53

ibu rumah tangga. Mereka dapat fokus dalam menulis dan menghasilkan karya yang baik. Industri kreatif bisa jadi merupakan salah satu industri yang sangat cocok bagi wanita dan ibu rumah tangga. Industri kreatif yang bertumpu pada kreativitas dari individu adalah salah satu wahana bagi para wanita untuk berprestasi. Wanita-wanita kreatif ini telah banyak menghasilkan karya mereka dalam berbagai bidang seperti musik, film, seni, dan buku sebagaimana yang telah dibahas di atas. Mereka tetap bisa mengeksplorasi kreativitas mereka tanpa meninggalkan peran mereka sebagai istri dan ibu dari anak-anak mereka. Mereka sudah pasti menggunakan teknologi informasi untuk mempermudah pekerjaan mereka. Penjelasan di atas bisa jadi hanya sebagian kecil dari begitu banyak ide kreatif yang bisa dijalankan oleh wanita atau ibu rumah tangga dengan perantaraan internet. Memberikan tutorial secara online dan mengajar atau memberikan kursus secara online juga merupakan aktivitas kreatif lain yang bisa dijalankan. Kemampuan mengajar kadang tidak bisa dilakukan dengan efektif dengan beban tanggung jawab rumah tangga yang ada. Dengan melakukan aktivitas mengajar secara online bisa menjadi alternatif untuk menyalurkan hobi dan kemampuan itu tanpa harus meninggalkan tanggung jawab terhadap keluarga.

Sebuah Pasar yang Potensial

54

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Fenomena sebagaimana yang dijelaskan di atas sesungguhnya bisa juga dilihat sebagai sebuah peluang bagi operator internet. Potensi pasar untuk memperluas pasaran produk layanan internet sangat terbuka dengan adanya fenomena ini. Bayangkan jika semakin banyak ibu rumah tangga yang menyadari peran internet ini, pasar juga akan semakin besar. akan semakin banyak ibu rumah tangga yang membutuhkan layanan internet. Operator seluler yang telah memiliki infrastruktur jaringan 3G dan 3,5G, bisa memanfaatkan peluang ini dengan membuat layanan internet yang akan terus terbuka dan tumbuh. Generasi sekarang yang sudah melek teknologi dan internet terutama kaum wanitanya nantinya akan menjadi ibu-ibu rumah tangga. Ibu-ibu rumah tangga yang melek internet inilah yang akan menjadi konsumen internet dari rumah-rumah mereka. Ini tentu saja sebuah pasar yang besar dan potensial. Dengan semakin ketatnya persaingan antaroperator tentu memerlukan strategi yang jitu untuk dapat menyasar pasar ini. tarif yang murah dengan ketersediaan jaringan yang baik tentu akan menjadi daya tarik yang kuat. Akses internet yang cepat dan stabil dengan harga terjangkau tentu akan menarik minat mereka untuk memilih suatu layanan internet tertentu. Hanya operator yang menawarkan akses cepat dengan harga terjangkau saja yang akan dilirik oleh pasar yang besar ini. Ini tentu saja menjadi tantangan

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

55

sekaligus peluang bagi operator telekomunikasi yang juga menyelenggarakan layanan internet.

56

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Teknologi Komunikasi Dan Perubahan Gaya Hidup Manusia*

Teknologi informasi sudah menjadi bagian yang terpisahkan dari kehidupan manusia di era modern ini. tidak terlalu berlebihan jika dikatakan bahwa kehidupan manusia sangat bergantung pada perangkat teknologi informasi dan komunikasi terutama telepon seluler. Kegunaan ponsel pun saat ini tidak terbatas hanya untuk menelpon dan mengirim pesan singkat (sms) sebagaimana tujuan awal diciptakannya ponsel, namun sudah jauh lebih luas. Sedikit demi sedikit fungsi ponsel bertambah seiring dengan

perkembangan teknologi yang semakin maju.
*

Dipublikasikan di blog pribadi

http://bayureason.blogspot.com/2010/12/teknologi-komunikasi-dan-perubahan-gaya.html

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

57

Kemajuan teknologi ini disadari atau tidak lambat laun juga mempengaruhi kualitas hidup manusia. tentu saja amat berbeda kehidupan manusia saat ini dengan kehidupan manusia sepuluh tahun yang lalu. Kehadiran teknologi komunikasi membawa pengaruh yang amat besar dalam kehidupan manusia. apa yang dahulu sangat sulit dilakukan dan membutuhkan waktu lama, saat ini akan begitu mudah dilakukan dan cepat dengan bantuan perangkat teknologi yang ada. Kata kunci yang tercakup dalam teknologi komunikasi adalah praktis, mudah, dan cepat. Tulisan ini akan sedikit mengulas tentang peran teknologi komunikasi terutama ponsel dalam mengubah gaya hidup sekaligus meningkatkan kualitas hidup manusia.

Perkembangan Teknologi Komunikasi Seluler
Perkembangan teknologi saat ini dirasakan begitu cepat. Teknologi baru terus bermunculan untuk menambahkan fungsi yang sudah ada atau bahkan menggantikan fungsi teknologi yang sudah ada. Manusia semakin dimanjakan dengan adanya teknologi-teknologi tersebut. Sesuatu yang dulunya sulit dilakukan, saat ini menjadi semakin mudah dilakukan dengan adanya teknologi-teknologi tersebut. Sesuatu yang dulunya dilakukan dalam waktu yang lama, sekarang dapat dilakukan dengan cepat. Bentuk perangkatnya pun menjadi semakin kompak dan praktis.

58

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Salah satu perangkat teknologi yang begitu penting dalam kehidupan manusia dan membawa pengaruh yang signifikan dalam mmemperbaiki kualitas hidup manusia adalah telepon seluler. Teknologi telepon seluler, yang bisa disingkat menjadi ponsel, telah berkembang dengan sangat cepat terutama dalam sepuluh tahun terakhir. Dalam kurun waktu ini ponsel juga mengalami pergeseran fungsi dan kedudukan dalam kehidupan manusia. saat pertama kali ponsel ini muncul, fungsi utamanya adalah untuk melakukan komunikasi suara dan pesan singkat. Ponsel saat itu bisa jadi menggabungkan dua fungsi yang saat itu sudah ada yang dilakukan secara terpisah dengan dua perangkat yang berbeda. Komunikasi suara yang telah diperankan melalui

teknologi telepon pada dasarnya sudah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan manusia saat itu. namun, perangkat yang ada tidak dapat dibawa kemana-mana dan harus diletakkan secara tetap di satu tempat. Telepon ini disambungkan melalui kabel-kabel dari satu tempat ke tempat lain. Telepon biasanya terpasang secara tetap di rumah-rumah dan di kantor-kantor. Ini yang membuat telepon tidak memiliki mobilitas. Namun demikian, telepon masih dibutuhkan sampai saat ini walaupun lambat laun bisa digantikan fungsinya oleh perangkat lain yang lebih fleksibel dan mobile.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

59

Fungsi mobilitas ini kemudian coba dibawa oleh perangkat lain yang disebut pager. Perangkat ini dibuat untuk dapat menerima pesan di saat orang sedang berada di jalan atau di tempat yang tidak ada telepon. Seseorang yang sedang di jalan dapat segera menerima pesan yang boleh jadi amat penting. Perangkat ini bisa jadi memberikan fitur tambahan kepada fungsi telepon yang sudah ada namun belum bisa menyediakan fungsi komunikasi yang maksimal dan sesuai dengan kebutuhan manusia. Keterbatasan kedua perangkat ini dalam memberikan fungsi komunikasi yang cepat dan juga mobile, melahirkan teknologi komunikasi baru berupa teknologi seluler. Mobilitas dan

fleksibilitas adalah dua kata kunci yang mengiringi teknologi seluler ini. Teknologi seluler dibawa dalam satu perangkat yang disebut telepon seluler. Telepon seluler dapat menyelenggarakan

komunikasi suara dan teks berupa pesan singkat (sms) dalam satu perangkat yang kompak dan fleksibel. Ponsel dapat dibawa kemana pun orang pergi. Hal ini dimungkinkan melalui sambungan tanpa kabel (wireless) bukan sambungan kabel seperti telepon biasa. Fungsi mobilitas tentu dapat disediakan dengan sangat baik oleh teknologi seluler ini. Dengan teknologi seluler ini pesan penting dapat cepat disampaikan dan diterima seseorang tanpa harus orang itu sampai ke rumah dan tersambung dengan telepon. Komunikasi pun dapat dengan mudah dilakukan dimana pun orang itu berada. Saat masih

60

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

berada di atas kendaraan, di tempat umum dan terbuka, dan tempat lain yang tidak tersambung telepon. Orang juga dapat mengirim pesan singkat dengan biaya yang terjangkau, dan dapat segera dibaca oleh orang lain. Dalam perkembangannya, teknologi seluler pun mengalami perkembangan yang amat pesat. Perkembangan ini bisa dilihat dari bentuk perangkatnya atau ponselnya yang semakin kecil dan kompak, fungsi tambahan yang semakin banyak yang membuat ponsel tidak hanya berfungsi untuk komunikasi suara dan teks saja, dan juga fungsi jaringan wireless dari teknologi seluler untuk menyelenggarakan koneksi yang lebih luas mencakup koneksi data atau internet. Dari segi bentuk, ponsel telah mengalami perkembangan yang begitu cepat dan revolusioner. Ponsel yang awalnya ditampilkan dalam perangkat yang cukup besar dan berbobot, kini telah diwakili oleh perangkat yang kompak, simpel, dan ringan. Ponsel dengan mudah dapat dibawa dan dimasukkan ke dalam kantong celana atau tas bahkan dompet. Susutnya ukuran ponsel ini juga diikuti dengan murahnya harga ponsel. Ponsel yang awalnya hanya dapat dimiliki oleh kalangan elit dan berkantong tebal telah berubah menjadi perangkat yang dapat dimiliki oleh semua kalangan. Bahkan bisa jadi saat ini telah menjadi salah satu kebutuhan primer di luar sandang, pangan, dan papan.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

61

Semakin kompaknya bentuk dan ukuran ponsel juga diikuti oleh semakin banyaknya fitur tambahan yang dibenamkan dalam sebuah ponsel. Kamera, pemutar musik dan video, perekam suara (recording), serta pembaca dokumen adalah beberapa fitur tambahan yang seolah-olah wajib dimiliki oleh sebuah ponsel. Fungsi ponsel pun lambat laun semakin bertambah tidak hanya sekedar perangkat untuk berkomunikasi. Ponsel juga dapat digunakan sebagai perangkat hiburan dan fotografi. Fungsi fotografi di ponsel seolah-olah ingin membuat dan meningkatkan fleksibilitas dari sebuah perangkat ponsel yang bisa melakukan banyak hal dan bisa diwakili oleh satu perangkat saja. Biaya yang dikeluarkan pun semakin berkurang dengan adanya satu perangkat yang bisa melakukan banyak fungsi. Karena orang tidak perlu membeli banyak perangkat untuk tiap fungsi tetapi hanya dengan membeli satu perangkat saja yang multifungsi dan dengan harga yang sesuai. Perkembangan fungsi ponsel yang lain dan tak kalah pentingnya komunikasi adalah data. penggunaan Jaringan ponsel untuk melakukan dalam

komunikasi

wireless

perkembangannya telah mengalami penambahan fungsi, dari yang awalnya hanya dapat menyelenggarakan komunikasi suara dan teks menjadi komunikasi data dengan volume yang lebih besar. Teknologi seluler telah berkembang dari teknologi generasi pertama atau 1G (berupa suara dan teks), menjadi 2,5G (GPRS yang

62

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

bisa mengirim gambar via mms dan transfer data melalui internet), 3G (pembicaraan dengan video atau video call dan internet), sampai 3,5G HSDPA yang bisa melakukan banyak fungsi seperti video call, streaming video, dan internet yang lebih cepat. Semakin baru teknologinya, semakin cepat transfer data yang bisa dilakukan. Koneksi internet pun menjadi lebih mudah dan cepat dengan teknologi yang lebih baru (3G dan 3,5G). Fungsi ponsel pun semakin bertambah dengan digunakannya ponsel untuk melakukan koneksi internet. Terhubung ke internet pun dapat dilakukan melalui ponsel atau bisa juga ponsel berfungsi sebagai modem untuk dihubungkan ke komputer. Membaca berita dan informasi singkat di internet pun dapat dilakukan dengan menggunakan ponsel. Informasi yang perlu diketahui dengan cepat dapat diambil atau dibaca di internet dimana pun berada melalui ponsel tanpa harus menggunakan komputer. Satu fungsi tambahan patut disematkan kepada teknologi seluler yang memungkinkannya terhubung ke internet, yaitu konektivitas. Belakangan ini fungsi konektivitas ini menjadi semakin penting dengan adanya berbagai social media yang membuat orang saling terhubung satu sama lain. Uraian di atas sedikit menggambarkan perkembangan fungsi ponsel dan perkembangan teknologi komunikasi khususnya teknologi seluler. Kemajuan teknologi ini secara sadar ataupun tidak dan baik langsung maupun tidak langsung mempengaruhi

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

63

kehidupan manusia. meski ada dampak negatifnya sebagaimana teknologi-teknologi yang lain, harus diakui bahwa telah banyak dampak positif yang telah dibawa dan dirasakan dengan adanya teknologi selular ini.

Teknologi Manusia

Seluler

Dan

Peningkatan

Kualitas

Hidup

Sebagaimana telah diuraikan di atas, kita dapat membagi fungsi ponsel dalam tiga kata, mobilitas, fleksibilitas, dan konektivitas. Ketiga fungsi ini secara dinamis telah mengubah kehidupan manusia dan mengubah wajah dunia. Pandangan manusia telah semakin berkembang menjadi semakin baik dari hari ke hari. Kemudahan-kemudahan telah dihadirkan oleh adanya teknologi seluler ini. fungsi sosial manusia yang secara fitrah dimiliki oleh manusia untuk dapat saling mengenal dan saling berbagi telah disediakan dengan sangat baik oleh kehadiran dan perkembangan teknologi seluler ini. secara sederhana, peningkatan kualitas manusia dengan kehadiran teknologi komunikasi ini hadir dalam bentuk kemudahan, kecepatan, dan praktis. Hal ini juga membuat manusia menjadi dapat melakukan lebih banyak hal positif dalam kehidupannya, dan melakukannya secara efektif dan efisien. Semua ini mungkin menjadi sesuatu yang sangat sulit dilakukan pada masa lalu sebelum adanya teknologi seluler.

64

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Dalam dunia bisnis dan perdagangan, orang biasa melakukan pemesanan barang. Dahulu pemesanan atau penawaran barang dilakukan menggunakan surat. Ini tentu saja memerlukan waktu yang lama dan sedikit biaya pos. Dengan teknologi komunikasi pemesanan atau penawaran barang dapat dilakukan dengan lebih cepat dan murah. Surat dapat dikirim via email untuk surat yang panjang atau dengan pesan singkat (sms) untuk surat yang berupa pesan pendek. Pergerakan bisnis pun bisa dilakukan dengan lebih cepat. Order barang dan pengiriman yang biasanya dilakukan berharihari, sekarang dapat dilakukan dengan lebih cepat. Biaya produksi pun dapat ditekan menjadi lebih murah dan keuntungan pun menjadi lebih besar tentunya. Penjual bisa mendapatkan order barang dengan mudah via sms dan dengan cepat pula mengirimkan barang ke pemesan atau pembeli. Penjual pun memiliki kesempatan lebih besar untuk mendapatkan lebih banyak pelanggan. Kesempatan penjual atau pedagang untuk mendapat keuntungan pun menjadi lebih besar. Tak heran, ponsel merupakan salah satu perangkat wajib buat pedagang, tidak peduli seberapa besar skala keuntungan

pedagang itu. tentu saja, pedagang dengan skala usaha yang besar dapat memiliki ponsel yang lebih bagus dengan fitur-fitur yang lebih lengkap sesuai dengan kebutuhannya, dibanding pedagang dengan skala usaha yang lebih kecil.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

65

Salah satu aktivitas manusia modern adalah melakukan transaksi perbankan. Pergerakan uang begitu cepat seiring dengan meningkatnya kebutuhan manusia dan transaksi keuangan.

Semakin banyak aktivitas membuat transaksi perbankan secara nyata yang dilakukan di bank menjadi sesuatu yang agak merepotkan. Layanan mobile banking (perbankan mobile) pun dibuat agar berbagai transaksi perbankan dapat dilakukan menggunakan ponsel. Buat mereka yang selalu berhubungan dengan bank dengan berbagai kepentingannya seperti transfer uang, menerima uang, ataupun mengecek saldo tabungan dapat mengaktifkan layanan mobile banking di ponselnya. Mereka pun dapat melakukan berbagai transaksi perbankan melalui ponselnya. Tentu ini merupakan sebuah keuntungan besar yang memberikan kemudahan dan efektivitas dalam kehidupan manusia. Bagi pekerja kantor layanan mobile banking dapat

mempermudah urusannya. Berbagai transaksi perbankan dapat dilakukan kantornya. tanpa Bagi perlu meninggalkan atau tugas dan pekerjaan dapat

pengusaha

pebisnis,

mereka

mengefektifkan waktu mereka untuk lebih fokus dalam hal lainnya seperti memperluas pemasaran dan pelayanan kepada pelanggan tanpa disibukkan oleh urusan perbankan yang agak rumit. Ibu rumah tangga juga dipermudah dengan adanya layanan mobile banking ini. urusan rumah tangga di rumah dapat diselesaikan tanpa perlu direpotkan bolak-balik ke bank untuk melakukan

66

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

transaksi. Mobile banking adalah salah satu layanan teknologi seluler yang mempermudah kehidupan manusia.

Teknologi Komunikasi Dan Fungsi Sosial Manusia
Seperti yang telah disebutkan di atas, salah satu fungsi ponsel yang belakangan ini menjadi semakin berkembang adalah

memungkinkan orang terhubung ke internet. Konektivitas adalah salah satu kata yang semakin populer yang dihubungkan dengan internet. Ponsel pun harus bisa memerankan fungsi ini dengan baik. Artinya, ponsel harus bisa melakukan koneksi ke internet agar bisa terhubung dengan dunia maya yang amat luas. Manusia selalu haus akan informasi-informasi dan biasa menggantungkan keputusan-keputusannya berdasarkan informasi yang diterimanya. Dengan ponsel, orang dapat dengan mudah mencari informasi yang berguna dan cepat di internet. Tentu saja, mereka harus menggunakan ponsel yang memiliki fitur untuk bisa tersambung ke internet. Minimal ponsel dapat bekerja dalam jaringan GPRS (2,5G) atau yang lebih besar (3G dan 3,5G). informasi banjir dan kemacetan lalu lintas dapat diperoleh secara mobile sehingga orang bisa melakukan langkah antisipasi, misalnya dengan mencari jalur alternatif yang bisa dilewati. Fungsi sosial manusia yang selalu ingin berinteraksi dengan manusia lainnya dan saling berbagi, membuat manusia

mengembangkan teknologi media sosial (social media) dan jejaring

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

67

sosial (social networking). Melalui jejaring sosial ini, orang dapat berinteraksi dengan banyak orang tanpa dibatasi oleh ruang. Banyak orang dari tempat-tempat yang berjauhan dapat saling mengenal dan berinteraksi. Mereka dapat saling berbagi informasi yang berguna satu sama lain. Mereka dapat saling mengisi kekurangan dan kelebihan masing-masing. Ini tentu saja sangat sesuai dengan fitrah manusia. manusia akan selalu ingin

berinteraksi,

berkomunikasi, dan berbagi.

Semua ini dapat

diselenggarakan dengan sangat baik oleh teknologi media sosial. Beberapa situs jejaring sosial yang banyak digunakan diantaranya adalah facebook dan twitter. Dan, media sosial ini dapat diakses secara mobile dengan menggunakan ponsel. Mereka yang aktif di berbagai jejaring pertemanan (social media) pun bisa melakukan aktivitasnya melalui ponsel. Mereka berinteraksi dengan saling berbagi komentar, berbagi foto, dan berbagi catatan melalui ponsel. Mereka melakukannya dari berbagai tempat, dari tempat makan, dari dalam mobil, bus, atau kereta saat melakukan satu perjalanan, dan juga dalam keadaan apa pun misalnya sedang mengikuti seminar. Berbagai informasi singkat bisa saling disharing dengan cepat dan mudah. bahkan terkadang bisa terjadi sebuah diskusi yang panjang dengan banyak orang yang saling memberikan komentar dari sebuah status yang singkat.

68

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Selain melalui media sosial berupa facebook, orang juga dapat berbagi tulisan dan terhubung satu sama lain melalui blog. Dan, ada sebagian blog yang dapat diakses via ponsel. Artinya, orang dapat memposting catatan di blog dengan menggunakan ponselnya. Sekali lagi, Mobilitas dan konektivitas telah dijalankan dengan sangat baik dengan menggunakan perangkat komunikasi seluler.

Penutup
Berbagai aktivitas sosial yang dilakukan manusia baik secara nyata maupun secara maya dan secara online dengan menggunakan ponsel telah mengubah gaya hidup manusia dan secara tidak langsung pula meningkatkan kualitas hidup manusia. Ini juga menggambarkan dengan jelas betapa dekat dan pentingnya perangkat teknologi komunikasi khususnya teknologi seluler dalam kehidupan manusia modern. Dan, salah satu pihak yang memiliki peran dalam proses ini adalah operator seluler. Mereka inilah yang dengan segala daya upaya menyediakan jaringan dan layanan yang sesuai yang memungkinkan teknologi seluler dapat berjalan sebagaimana mestinya. Tarif yang lebih murah dengan tingkat konektivitas yang semakin berkualitas, tentu menjadi harapan bagi seluruh pengguna seluler. Semoga harapan pelanggan ini dapat dipenuhi oleh operator seluler.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

69

Benarkah 93% Pemirsa TV Indonesia Menonton RCTI?*

93% PEMIRSA TELEVISI INDONESIA NONTON RCTI

Itulah sebuah judul besar dari salah satu iklan di harian kompas hari ini, minggu 2 januari 2011 (yang tentu saja dengan sebuah catatan kaki yang sangat kecil di bagian bawah iklan). Iklan RCTI itu sendiri juga cukup besar dan mentereng yang kira-kira mencakup sepertiga halaman di bagian dalam koran kompas itu. Sebagai sebuah iklan ini boleh dibilang suatu cara yang cukup cerdas dan menemukan momen yang pas.
*

Dipublikasikan di kompasiana

http://hiburan.kompasiana.com/televisi/2011/01/02/benarkah-93-pemirsa-tv-indonesiamenonton-rcti/

70

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Secara keseluruhan iklan ini ingin mencoba menggambarkan posisi RCTI sebagai stasiun TV terdepan yang banyak ditonton oleh pemirsa TV di Indonesia selama 2010. Berbagai program TV spesial dalam bentuk ikon coba dimunculkan dalam iklan ini. Tentu saja program yang dimunculkan adalah program atau acara TV unggulan yang dianggap memiliki rating tinggi. Terlihat ada acara piala dunia, piala AFF, box office movies (bom), indonesian idol, idola cilik, beberapa sinetron, dan program berita serta

infotainment. Iklan ini tentu ingin mengambil momen tahun baru dan mencoba menegaskan bahwa pada tahun sebelumnya, yaitu 2010, mereka adalah stasiun TV yang paling banyak ditonton oleh orang Indonesia. posisi sebagai stasiun TV yang paling banyak ditonton memang sangat penting buat sebuah stasiun TV. Karena ini akan menjadi pertimbangan buat pengiklan untuk terus beriklan di stasiun TV tersebut yang berarti terus menghasilkan keuntungan buat stasiun TV. Stasiun TV yang banyak mengharapkan

pemasukan dari iklan tentu sangat mengharapkan keadaan seperti ini. Untuk mencapai tujuan itu, Iklan ini boleh saja cukup mewakili dan cukup berhasil. Yang ingin saya tekankan adalah cara pembuat iklan ini menampilkan data untuk mencapai tujuan itu. Secara sekilas bisa saja iklan ini benar-benar menunjukkan bahwa RCTI sebagai stasiun TV dengan jumlah penonton terbanyak. Apalagi dengan

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

71

melihat angka 93% yang merupakan persentase yang sangat meyakinkan. Angka 93% memang ditampilkan dengan sangat mencolok dengan sebuah tanda yang merujuk pada sebuah catatan kecil di bagian bawah iklan. Nah, catatan kecil inilah yang mesti dicermati lebih mendalam sebelum mempercayai dan memahami arti angka tersebut. Saya sendiri tidak langsung percaya dengan besar angka ini yang menurut saya tidak mungkin mewakili data untuk persentase jumlah pemirsa TV yang benar-benar menonton RCTI ini. Sebelum membaca catatan kecil itu, saya mencoba mencermati data lain yang coba ditampilkan dalam iklan ini. Terdapat data-data dalam tulisan lebih kecil yang menunjukkan RCTI menempati peringkat satu stasiun TV berdasarkan peringkat kepemirsaan 2010 dengan persentase 17,2%, sebuah angka yang terasa lebih masuk akal. Dan, dugaan saya tidak terlalu salah setelah saya membaca catatan kaki di bagian bawah iklan. Bahwa angka 93% adalah sebuah data survei penonton RCTI yang diambil pada 29 desember 2010 yang bertepatan dengan siaran langsung pertandingan piala AFF (partai final INA vs Malaysia). yah, wajar saja angka 93% itu muncul karena sudah pasti sebagian besar orang pasti sedang menonton pertandingan maha penting dan sangat menentukan itu melalui RCTI. data-data ini berdasarkan survei yang dilakukan Nielsen yang biasa dipakai melakukan survei terhadap media dan

72

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

banyak digunakan oleh media-media untuk mengukur tingkat penerimaan pemirsanya. Menggunakan data dari satu momen saja dengan rating yang sangat tinggi seperti siaran langsung sepak bola bisa jadi sebuah strategi yang cerdas. Namun, strategi ini bisa saja jatuh kepada sebuah bentuk pembodohan publik karena hanya mengambil sebuah sampel yang sangat jauh dari keadaan yang sebenarnya. Angka 93% boleh jadi sebuah angka yang bukan hasil rekayasa dan bisa mewakili sebuah keadaan khusus atau tertentu, namun angka ini juga tidak bisa diambil untuk menggambarkan keadaan umum yang bisa menunjukkan keadaan yang sebenarnya. Dengan menampilkan angka 93% sebagai judul besar, mereka seolah-olah ingin menampilkan bahwa ini adalah mewakili keadaan yang sebenarnya. Padahal tidak sepenuhnya demikian. Inilah yang bisa jatuh kepada pembohongan publik. Sebagai sebuah iklan yang berusaha menarik perhatian, ini tidak terlalu salah. Dan, memang tidak ada data yang tidak benar, angka 93% benar didapat dari sebuah survei. ketika menampilkan data khusus untuk menggambarkan sebagai sebuah keadaan umum yang seolah-olah menggambarkan keadaan sebenarnya bisa dilihat sebuah strategi. Strategi semacam ini bisa dibilang cukup cerdas dan berhasil menarik orang untuk membaca dan percaya sekaligus kagum. Namun, ini tidak cukup buat mereka

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

73

yang bisa melihat dengan teliti dan mencoba membaca sesuatu yang di balik tampilan itu.

74

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Cerdas dalam Membaca Informasi*
Informasi dapat begitu mudah kita dapatkan. Informasi bisa diperoleh melalui koran, majalah, buku, papan pengumuman, televisi, papan reklame di pinggir jalan, pengumuman dan siaran radio, dan informasi di situs-situs internet. Informasi itu dapat berupa berita dan iklan. Berita mencoba memberikan informasi berupa keadaan atau kejadian yang sudah atau sedang terjadi. Adapun iklan berisi informasi yang berusaha menarik minat atau mengajak kepada suatu produk tertentu.

*

Dipublikasikan di blog pribadi

http://bayureason.blogspot.com/2011/01/cerdas-dalam-membaca-informasi.html

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

75

Terkadang informasi ditampilkan secara aktual dan apa adanya untuk mengabarkan suatu peristiwa supaya diketahui oleh orang banyak. Ada juga informasi yang ditampilkan secara tersirat. Ada informasi lain yang terkandung di balik berita atau pengumuman yang ada. Demikian juga dengan iklan, yang terkadang digambarkan tidak secara langsung tetapi ada makna yang tersirat di baliknya. Saat ini, membaca dan memahami sesuatu informasi tertentu harus dilakukan dengan cerdas. Cerdas untuk dapat mengetahui makna lain yang tersirat di balik informasi yang disampaikan. Terkadang sebuah berita disampaikan dengan membawa satu kepentingan tersembunyi. Berita itu secara apik dikemas dan ditambah dengan penyamaran informasi untuk menutupi

kepentingan di baliknya. Untuk membaca informasi semacam inilah yang perlu dilakukan dengan cerdas. Begitu juga dengan iklan, terkadang ada informasi lain yang ditampilkan dengan kecil dan kurang nampak. sehingga terkesan menutupi keadaan yang ada dan dengan mudah dicap menyesatkan. Padahal kesan ini hanya timbul dari cara membaca yang kurang teliti dan cermat. Istilah membaca informasi pun mesti dipahami dengan lebih luas, tidak hanya membaca kalimat atau kata dalam tulisan. Karena informasi tidak hanya didapat berupa tulisan saja, banyak informasi juga didapat secara audiovisual atau juga berupa gambar, tabel, dan diagram (grafik). Membaca harus dipahami dengan mencoba

76

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

menggali keseluruhan informasi secara utuh dengan teliti baik yang tampak maupun yang tersirat di baliknya. Ketika membaca berita yang disampaikan melalui sebuah stasiun TV tertentu, terkadang kita perlu melihat apa dan siapa yang ada di balik berita itu. Karena bisa jadi ada kepentingan tertentu yang bisa saja mendistorsi informasi tersebut. Misalnya, berita tentang kejadian lumpur lapindo bisa saja disampaikan dengan membawa kepentingan dari pihak tertentu secara halus dan terselubung. Juga berita-berita yang lain dalam semua bidang mencakup politik, olahraga, dan bahkan dalam bidang iptek. Terkadang informasi juga dibawakan dengan maksud untuk mendiskreditkan salah satu pihak atau golongan tertentu. Dalam politik dimana persaingan begitu kuat dan ketat, salah satu pihak dapat mendiskreditkan pihak lain sebagai lawan politiknya secara terselubung melalui informasi yang menyesatkan. Hal semacam ini sering disebut black campaign atau kampanye hitam yang berupaya menjatuhkan pihak lawan melalui informasi yang menjatuhkan secara halus dan terselubung (hidden). Dalam bentuk lain dan dengan cara yang lebih mudah ditebak, iklan pun dapat ditampilkan dengan mengandung informasi terselubung. Meski data yang ditampilkan benar dan nyata, namun terkadang digunakan secara berlebihan dan tidak pada tempatnya. Ini mungkin masih bisa ditolerir mengingat iklan memang berusaha menarik perhatian secara mencolok. Dan, justru

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

77

strategi semacam ini terkadang efektif dalam menarik perhatian konsumen. Sebagai contoh, iklan televisi dari simpati dan kartu as yang secara tidak langsung menyindir operator lain sebagai pesaingnya. Kata-kata Sule dalam iklan kartu As, "saya ngga mau diboongin sama anak kecil" tentu dengan mudah bisa ditebak kepada siapa ditujukan. Ini bisa jadi contoh black campaign terhadap pesaing. Iklan lain yang memerlukan kecerdasan dalam membacanya adalah iklan terbaru dari RCTI yang mengatakan 93% pemirsa TV Indonesia nonton RCTI. Judul dengan ukuran besar dan mencolok ini ditandai dengan sebuah tanda bintang yang merujuk ke sebuah catatan kaki dengan ukuran sangat kecil di bawah iklan. Ternyata angka 93% adalah hasil survei penonton saat siaran langsung final AFF cup. Tentu saja saat itu sebagian besar pemirsa sedang nonton RCTI yang menyiarkannya. Dan didapatlah angka 93% itu dan digunakan sebagai head iklan. Jika tidak teliti tentu kita akan menganggap bahwa secara umum jumlah pemirsa RCTI mencakup 93%, padahal tidak demikian. Kejelian dan kecerdasan membaca informasi sangat

diperlukan saat ini. Berusaha membaca informasi secara utuh dan juga mencoba melihat di balik informasi itu bisa sedikit membantu memahami informasi dan menggalinya. dengan membaca dengan benar, memanfaatkannya dalam membuat keputusan juga bisa menjadi lebih baik. Membaca informasi secara benar dapat

78

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

menentukan dibuatnya keputusan yang lebih baik. Baik keputusan dalam mendukung salah satu pihak dalam politik, maupun menentukan produk yang ingin dibeli.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

79

Bimbingan Belajar Dan Bisnis Pendidikan*
Tumbuhnya berbagai bimbingan belajar menjadi satu fenomena menarik dan menjadi catatan tersendiri bagi dunia pendidikan di Indonesia. Ketidakpuasan terhadap kondisi pembelajaran di sekolah diyakini sebagai salah satu penyebab tumbuh suburnya berbagai bimbingan belajar tersebut. Sekolah yang memiliki otoritas sebagai tempat untuk menyelenggarakan pendidikan sering dipertanyakan perannya. Hal ini adalah salah satu masalah yang ada dalam dunia pendidikan di Indonesia.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://edukasi.kompasiana.com/2009/11/09/bimbingan-belajar-dan-bisnis-pendidikan/

80

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Sebagai alternatif belajar di luar sekolah banyak siswa yang menggantungkan harapannya pada bimbingan belajar untuk mendapatkan materi yang tidak diajarkan di sekolah. Dengan adanya proses penerimaan di PTN melalui ujian tertulis semakin menambah daya tarik siswa terhadap bimbingan belajar. Seiring dengan itu banyak bermunculan bimbingan belajar untuk merespon tantangan ini. Namun, kenyataannya kondisi ini tidak diiringi dengan kesungguhan penyelenggara bimbingan belajar dalam melaksanakan proses pembelajaran.

Bimbingan Belajar sebagai Alternatif Belajar di Luar Sekolah
Dalam upaya untuk ikut mendukung program pemerintah yaitu ikut mencerdaskan kehidupan bangsa ada sebagian orang mewujudkannya dengan mendirikan bimbingan belajar. Banyak siswa dengan antusias mengikuti bimbingan belajar terutama bagi mereka yang ingin mempersiapkan diri menghadapi ujian masuk perguruan tinggi negeri. Pada kenyataannya belajar di bimbingan belajar tidak sekedar berupa materi pelajaran semata. Tetapi, juga disampaikan tentang kiat-kiat belajar yang efektif, kiat-kiat belajar di perguruan tinggi, maupun informasi seputar perguruan tinggi. Pada awalnya bimbingan belajar dibentuk untuk membantu siswa SMA yang baru lulus dalam menghadapi ujian masuk

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

81

Perguruan Tinggi Negeri. Persaingan ketat untuk mendapatkan tempat di perguruan tinggi negeri memaksa para siswa untuk mempersiapkan diri secara ekstra. Pada masa itu perguruan tinggi negeri menjadi pilihan terbaik untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi karena belum banyak pilihan perguruan tinggi lain dan biaya pendidikan yang relatif lebih terjangkau. Keterbatasan sistem yang berlaku di sekolah juga ikut memicu tumbuhnya berbagai bimbingan belajar. Kemampuan guru yang terbatas, kurangnya fasilitas belajar yang memadai, serta tuntutan kurikulum yang tidak realistis menyebabkan siswa mencari alternatif lain untuk belajar di luar sekolah. Sekolah juga dianggap tidak mampu menyediakan semua kebutuhan yang diperlukan siswa terlebih lagi kesiapan untuk berebut kursi di PTN yang diidam-idamkan. Peluang ini yang dilihat oleh pengelola bimbel yang kemudian direspon dengan mendirikan Bimbingan Belajar. Dari segi bisnis hal ini memang terlihat sangat menjanjikan dan menggiurkan. Selain itu segi bisnis ada pula bimbel yang didirikan dengan faktor ideologis dengan keinginan untuk mendekatkan dakwah dengan pelajar. Salah satu tolok ukur keberhasilan suatu bimbingan belajar adalah jumlah siswa yang berhasil lulus ke perguruan tinggi negeri. Namun, hasil yang telah dicapai ini masih menyisakan pertanyaan.

82

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Seberapa besar peran bimbel membantu siswa lulus dalam SPMB. Ini bisa dilihat dari jumlah siswa yang telah ikut mulai dari program reguler yang lulus dibanding siswa yang hanya ikut di program intensif. Menjadikan banyaknya siswa yang lolos ke PTN sebagai tolok ukur keberhasilan suatu bimbingan belajar adalah sesuatu masih perlu dipertanyakan. Bimbingan belajar tidak sepenuhnya berhak mengklaim sebagai pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kelulusan siswa ke PTN. Hal ini tampak dari kehadiran siswa di kelas bimbingan belajar yang tidak menentu. Selain itu perlu dilihat juga apakah mereka yang lulus merupakan siswa yang ikut semenjak program regular atau hanya ikut di program intensif saja. Kalau tolok ukur keberhasilan dilihat dari banyaknya siswa yang lolos ke PTN saja mengapa bimbingan belajar tidak fokus dengan menyelenggarakan program persiapan masuk PTN

(program intensif) saja sehingga lebih kelihatan hasilnya. Jadi, penyelenggara bimbingan belajar tidak dapat menggunakan keberhasilan siswa masuk ke PTN sebagai ukuran efektivitas belajar di bimbingan belajar tersebut. Dalam hal bimbel yang berlatar belakang ideologi tidak dapat dipungkir bahwa faktor ideologi menjadi salah satu faktor penting dalam pertumbuhan dan perkembangan bimbel tersebut. Jaringan

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

83

yang terbangun melalui rohis sangat penting khususnya di masa awal berdirinya bimbel tersebut untuk memperkuat posisinya. Namun, pada akhirnya kekuatan jaringan itu tidak cukup memadai untuk menopang bimbel tanpa adanya profesionalisme dan pembinaan sumber daya manusia yang kuat di bimbel. Selain itu, kekuatan jaringan justru dapat menjadi bumerang buat bimbel karena bimbel tidak dapat melihat secara riil posisi bimbel yang sebenarnya di mata konsumen dalam hal ini siswa. Konsumen yang terbentuk melalui jaringan tidak dapat menilai secara objektif terhadap bimbel. Jadi, apakah bimbel tersebut memang benarbenar bimbingan belajar yang layak diikuti (dan perlu) masih menjadi pertanyaan besar. Merupakan suatu hal yang menggembirakan bila melihat perkembangan bimbel yang amat pesat dan menjelma menjadi bisnis yang berkembang di Indonesia. Namun, pencapaian ini akan menjadi sia-sia apabila tidak disertai dengan evaluasi dan cara pandang yang baru yang sesuai dengan perkembangan zaman.

84

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Efektivitas Belajar di Bimbingan Belajar*
Ini sedikit pengalaman dan sharing tentang pembelajaran di bimbingan belajar di mana penulis pernah menjadi pengajar di salah satu bimbingan belajar. Semoga dari pengalaman ini bisa diambil pelajaran dan perbaikan-perbaikan yang perlu dilakukan di masa datang. Pada prinsipnya, pembelajaran di kelas-kelas Bimbingan belajar dilakukan dengan tujuan untuk mempersiapkan siswa terampil dalam mengerjakan soal-soal ujian. Pembelajaran

dilakukan dengan fokus bagaimana siswa dapat mengerjakan soal dengan mudah dan cepat.
*

Dipublikasikan di kompasiana

http://edukasi.kompasiana.com/2009/11/11/efektivitas-belajar-di-bimbingan-belajar/

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

85

Materi pelajaran diberikan secara singkat dan padat. Dalam mencapai target materi yang sangat padat biasanya kelas-kelas di bimbingan belajar tersedia proyektor sebagai alat Bantu.

Pembelajaran semacam ini mungkin sesuai untuk program intensif dalam menghadapi ujian masuk PTN maupun untuk kelas yang dirancang khusus untuk mempersiapkan siswa mengikuti ujian masuk PTN. Akan tetapi pembelajaran yang berbeda harus dilakukan untuk kelas regular di mana pemahaman terhadap materi pelajaran tidak dapat diabaikan. Oleh karena itu diperlukan pendekatan yang berbeda antara pembelajaran program regular dan program intensif. Pemisahan semacam inilah yang belum disadari dalam penyelenggaraan bimbingan belajar yang ada. Jika dilihat dari sudut pandang metode belajar modern yang berkembang saat ini maka pembelajaran yang berlangsung di bimbingan belajar (khususnya pada program regular), meskipun telah dirancang sedemikian rupa agar tidak membosankan, pada dasarnya dapat digolongkan sebagai berikut.

* Pembelajaran berpusat pada guru/pengajar (teacher centered learning) bukan pembelajaran berpusat aktivitas (activity driven learning). Menurut penelitian pembelajaran lebih efektif melalui pengalaman dan dengan siswa langsung berinteraksi dengan bahan yang sedang dipelajari.

86

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Pembelajaran di bimbingan belajar masih menempatkan guru sebagai pemberi materi dan siswa dianggap sebagai wadah yang harus diisi dengan ilmu.

* Pembelajaran berbasis media tunggal (single-media based learning) bukan pembelajaran berbasis multimedia

(multimedia based learning). Multimedia di sini bukan berarti komputer yang dilengkapi multimedia. Tetapi, multimedia adalah penggunaan berbagai macam media yang dapat memudahkan siswa memahami materi pelajaran. Selama ini dianggap dengan menggunakan alat Bantu proyektor seorang pengajar merasa telah menggunakan media belajar. Padahal penggunaan proyektor hanya memanfaatkan media tunggal yang efektivitasnya lebih rendah dibanding multimedia.

* Pembelajaran berbasis pada isi (content based learning) bukan pembelajaran berbasis konteks (context based

learning). Materi pelajaran yang akan di kelas bimbingan belajar biasanya telah terjadwal dan tiap materi harus selesai pada tiap pertemuan. Setiap siswa dianggap sama dalam menyerap pelajaran sehingga materi akan diselesaikan sesuai jadwal sehingga selesainya materi dianggap juga dengan pahamnya siswa terhadap materi yang sudah disampaikan. Padahal setiap siswa berbeda dalam menyerap pelajaran dan

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

87

merupakan tindakan yang tidak bertanggung jawab apabila kita menganggap selesainya materi juga berarti seluruh siswa memahami materi yang diberikan.

Pelaksanaan pembelajaran seperti yang disebutkan di atas dilakukan pada dasarnya juga tidak diharapkan dan bukan merupakan suatu kesengajaan. Keterbatasan-keterbatasan yang menyertai kegiatan bimbingan belajar menjadi alasan timbulnya kesan seperti di atas. Penyelenggara bimbingan belajar harus berani mengakui bahwa bimbingan belajar bukanlah tempat untuk belajar yang sesungguhnya. Kebanyakan siswa masih menganggap bimbingan belajar hanya sebagai selingan pengisi kegiatan di luar sekolah. Waktu belajar di bimbingan belajar bukanlah waktu utama siswa untuk belajar. Dengan kondisi demikian metode belajar secanggih apa pun tidak akan efektif diterapkan di kelas-kelas bimbingan belajar. Keadaan yang tidak kondusif ini diperparah dengan kapasitas siswa per kelas yang tidak mendukung terciptanya suasana belajar yang efektif. Rata-rata jumlah siswa per kelas (menurut

pengamatan penulis) tidak kurang dari 35 orang. Jika dibandingkan dengan di sekolah saja jumlah ini terlalu besar. Jumlah siswa sebesar ini bukanlah jumlah yang diharapkan bagi sebuah kelas yang ingin melaksanakan proses pembelajaran yang efektif. Sebuah kelas bimbingan belajar tidak selayaknya diisi

88

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

oleh begitu banyak siswa dengan berbagai macam watak dan karakter dan dalam kondisi tidak begitu siap untuk belajar. Seperti yang telah disebutkan di atas bahwa metode belajar secanggih apa pun tidak akan bisa diterapkan dalam kondisi semacam ini. Selain itu kapasitas kelas yang demikian besar tidak mencerminkan keinginan penyelenggara bimbingan belajar untuk memberikan pelayanan yang memuaskan buat konsumen. Kondisi kelas di bimbingan belajar seperti yang disebutkan di atas akhir-nya dapat membawa efek negatif yang tidak diharapkan. Dilihat dari sudut pandang siswa kelas-kelas di bimbingan belajar menjadi tidak kondusif untuk melakukan kegiatan belajar.

Akibatnya belajar menjadi tidak efektif. Hal ini juga menyebabkan kegiatan belajar dalam kondisi ini membuang-buang waktu dan tenaga karena tidak ada hasilnya sama sekali. Kenyataan ini membuat kita bertanya-tanya jadi apa yang telah kita lakukan selama ini? Apa yang telah kita berikan kepada siswa kita? Apa peran kita terhadap prestasi belajar siswa? Selanjutnya apabila dilihat dari sudut pandang pengajar kondisi belajar yang tidak kondusif membuat pengajar tidak berkembang kapasitasnya dan menimbulkan keterpaksaan dalam menyampaikan materi. Pengajar menjadi tidak bersungguhsungguh mengajar atau tidak ikhlas dan bahkan bisa sampai pada tingkat mengajar hanya untuk mengejar honor saja (naudzubillah min dzalik).

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

89 hambatan yang menyertai

Tanpa

menafikan

berbagai

penyelenggaran bimbingan belajar tidak

ada alasan untuk

membiarkan begitu saja sistem pembelajaran di bimbingan belajar terus berlangsung dalam keadaan seperti ini. Penyelenggara bimbingan belajar tidak boleh berdiam diri dan menutup mata terhadap kenyataan yang ada bila tidak mau menciptakan ironi dalam pendidikan, yaitu keinginan untuk mencerdaskan siswa berubah menjadi membodohi siswa.

90

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Mengapa Fisika Sulit?*

Sebelum kita sampai ke pertanyaan ini, mari kita bayangkan apa jawaban siswa SMA saat ada yang bertanya: Apa pelajaran yang paling dibenci di sekolah? Ya, sebagian besar dari siswa tersebut pasti akan menjawab secara spontan dan serempak: Fisika! Kalau Anda tidak percaya coba kita ingat-ingat kembali bagaimana kita dulu ketika sekolah menghadapi pelajaran fisika, pasti yang kita alami adalah kisah sedih di hari minggu (eh salah!) maksudnya tidak menyenangkan. Ingatan kita tentang fisika selalu dipenuhi dengan duka dan sedih (nggak ada senangnya sama sekali!). Ada yang gurunya galak, ada yang gurunya cuek, sering bolos, dihukum guru karena nggak ngerjain PR, dan lain-lain. Begitu bukan (hayo ngaku aja deh!).
*

Dipublikasikan di detik

http://suarapembaca.detik.com/read/2008/08/20/082305/991245/471/mengapa-fisikasulit

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

91

Jadi, pertanyaan di atas: “Mengapa mereka tidak suka (benci) pelajaran fisika?” memang pantas dikemukakan dan dianalisis. Tidak bisa dipungkiri bahwa pelajaran fisika adalah salah satu pelajaran yang paling dihindari di sekolah khususnya tingkat SMA. Banyak kisah-kisah yang tidak menyenangkan yang terjadi saat menjalani pelajaran fisika di sekolah sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Keadaan ini sungguh ironis mengingat ilmu fisika adalah salah satu ilmu yang harus dikuasai bagi mereka yang ingin kuliah di perguruan tinggi dalam bidang eksakta (bidang MIPA, kedokteran, teknik, dan ilmu komputer). Coba kita bayangkan bagaimana sulitnya mahasiswa yang mengambil kuliah di bidang eksakta di mana mereka sangat tidak menguasai pelajaran fisika di bangku SMA hanya karena hal-hal yang tidak menyenangkan saat belajar fisika di SMA. Bukankah ini sesuatu yang sangat merugikan? Selama ini kita juga tidak pernah mau mengakui bahwa pelajaran fisika di SMA adalah sulit. Kita selalu mengatakan tidak ada pelajaran yang sulit kalau pelajaran tersebut dipelajari dengan rajin dan sungguh-sungguh tanpa pernah mau melihat bagaimana sulitnya siswa SMA mempelajari dan memahami pelajaran fisika di sekolah. Bisa jadi karena sulitnya memahami fisika itulah yang menyebabkan mereka membenci pelajaran fisika. Sekarang, coba kita tengok buku pelajaran fisika yang dipakai oleh anak SMA sebagai sarana memahami pelajaran fisika.

92

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Walaupun penampilan fisik buku pelajaran itu sangat menarik tetapi tidak demikian halnya dengan isinya. Apabila kita terkagumkagum dengan penampilan buku itu jangan kaget kalau Anda tidak akan mampu berlama-lama membaca buku fisika itu karena susahnya dan tidak ada sangkut pautnya sama sekali dengan kehidupan sehari-hari. Tanpa kita sadari kita telah membiarkan siswa SMA mempelajari pelajaran fisika yang sulit itu. Di sini kita juga perlu pahami juga bahwa mereka tidak hanya belajar pelajaran fisika saja tetapi mereka juga harus belajar pelajaran lain yang tingkat kesulitannya tidak kalah dengan pelajaran fisika seperti

matematika. Pernahkah kita bayangkan bagaimana sulitnya hal ini? Bukankah ini sama halnya dengan membiarkan mereka atau bahkan memaksa mereka menelan sesuatu yang keras dan pahit yang mereka sulit untuk menelannya? Berdasarkan pengalaman penulis yang selama ini menggeluti pendidikan fisika, ada dua faktor yang bisa dikemukakan berkaitan dengan pertanyaan sebagai judul tulisan ini, yaitu guru dan kurikulum fisika di sekolah.

Guru sebagai ujung tombak
Kita harus berani mengakui bahwa guru berperan besar dalam menjadikan pelajaran fisika sulit dan tidak menarik minat siswa untuk mempelajarinya. Fakta ini didukung oleh pendapat banyak

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

93

siswa sekolah yang pernah penulis temui. Dari pengalaman siswa tersebut, penulis mendapati banyak guru fisika yang tidak punya motivasi dan semangat untuk mengajar pelajaran fisika. Entah karena malas atau kurang menguasai materi pelajaran, sering guru tidak hadir di kelas dan kalaupun hadir tidak memberikan pelajaran sesuai dengan waktu yang tersedia. Sering waktu pelajaran di kelas diisi dengan mencatat ataupun mengerjakan tugas tanpa siswa diberi wawasan secukupnya tentang materi tersebut. (Ini bisa jadi terjadi pada semua pelajaran bukan hanya pelajaran fisika saja.) Ada juga guru yang untuk menutupi kemalasannya dan ketidakmampuannya menguasai materi memberikan tugas kepada siswa untuk merangkum materi pelajaran atau membuat makalah dengan topik materi pelajaran yang akan diajarkan. Dengan siswa telah membuat rangkuman atau makalah guru menganggap siswa sudah mempelajari materi tersebut dan menganggap siswa sudah mampu menjawab semua pertanyaan yang berkaitan dengan materi tersebut. Wow, hebat sekali ya! (Jadi, ngapain aja tuh guru?) Guru yang lainnya, untuk menutupi kemalasannya dan kekurangannya, ada yang memanfaatkan otoritasnya dengan bersikap galak kepada siswa. Ini diharapkan dapat menarik perhatian siswa terhadap pelajaran yang diajarkannya sehingga guru akan lebih leluasa mengajarkan materi pelajaran. Tetapi, sikap ini malah menambah kebencian siswa kepada guru sekaligus juga terhadap pelajarannya. Menurut pengamatan penulis kebanyakan

94

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

guru yang mengajar fisika dianggap sebagai guru killer karena galak dan memanfaatkan otoritasnya untuk mendapatkan

perhatian siswa. Ini adalah salah satu alasan kenapa pelajaran fisika tidak disukai. Apakah seperti ini sikap guru yang sesungguhnya? Wajar saja kalau pelajaran fisika dianggap sulit lha wong gurunya saja tidak pernah memberikan pelajaran sama sekali dan lebih suka marah-marah ketimbang mengajar. Dari mana siswa mendapat tambahan pengetahuan kalau bukan dari guru? Padahal guru bertanggung jawab untuk mengantarkan siswa memahami pelajaran dan membimbing siswa untuk menerapkan pelajaran yang diajarkannya. Berdasarkan pengalaman penulis, sebenarnya banyak cara, metode, dan sarana yang bisa dijadikan bahan dalam mengajarkan materi fisika sehingga dapat menjadi lebih mudah. Sebagai contoh ketika mengajarkan materi termodinamika seorang guru dapat menganalogikan hukum termodinamika I dengan krupuk yang sedang digoreng. Krupuk yang digoreng (diberi panas) akan mengalami perubahan volume (membesar) dan kenaikan suhu. Ini sesuai dengan hukum termodinamika I bahwa Q = ΔU + PΔV (panas Q mengakibatkan kenaikan suhu (energi dalam) ΔU dan pertambahan volume PΔV). Bukankah cara ini lebih efektif? Dan banyak lagi contoh yang bisa dipakai. Tidak pantas bagi seorang guru yang membiarkan siswanya tidak mendapat tambahan pengetahuan. Dan, kebanggaan bagi

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

95

guru yang mampu menanamkan pengetahuan kepada siswanya dan pengetahuan itu bermanfaat bagi kehidupan di masa yang akan datang. Jadi, kepada guru fisika marilah kita perbaiki sikap dan metode pengajaran yang selama ini kita jalankan dalam mengajarkan fisika. Dengan memperbaiki sikap dan metode pengajaran kita adalah salah satu jalan untuk membuat pelajaran fisika itu lebih disenangi dan mudah bagi siswa.

Kurikulum sebagai pedoman (kitab suci)
Tidak salah lagi, kurikulum adalah salah satu penyebab pelajaran fisika menjadi sangat sulit dan karenanya kurang disukai siswa. Kurikulum fisika yang ada tidak seharusnya diberikan pada tingkatan sekolah menengah. Karena menurut kurikulum ini materi pelajaran yang harus diberikan sangat banyak dan terlalu sulit jika dilihat bahwa jam pelajaran yang tersedia sangat terbatas dan siswa pun tidak hanya belajar fisika. Siswa juga harus belajar matematika, biologi, kimia, agama, ekonomi, sejarah dan lain-lain. Jadi, sangat tidak bijak apabila siswa dipaksakan (dijejali) untuk memahami semua materi yang ada di kurikulum. Materi yang harus dipelajari oleh siswa tentang fisika begitu banyak dan mendetail yang masih perlu dipertanyakan haruskah materi ini diajarkan pada tingkat sekolah menengah. Perubahan kurikulum pada dasarnya tidak banyak mengubah materi pelajaran fisika ini karena hanya mengubah susunan atau struktur materi

96 pelajaran. Perubahan

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

kurikulum

tidak

pernah

sama

sekali

menyentuh hal apakah materi ini layak dan harus diajarkan pada tingkat sekolah menengah. Pelajaran fisika yang selama ini kita pelajari di tingkat sekolah menengah seharusnya dipelajari di tingkat yang lebih tinggi (apa karena ini siswa kita banyak yang menggondol medali emas olimpiade fisika?). Kurikulum yang ada selama ini hanya mampu diikuti oleh segelintir siswa saja yang mampu sedangkan sebagian besar siswa tidak dapat mengikuti apa yang ada di kurikulum. Seharusnya kurikulum dibuat untuk dapat diikuti oleh semua siswa, tidak hanya oleh segelintir siswa yang pintar saja. Berdasarkan pengalaman penulis untuk menjelaskan satu bagian (misalnya, hukum

termodinamika I) saja dibutuhkan waktu yang cukup lama. Dan belum tentu bisa dipahami oleh semua siswa karena kemampuan masing-masing siswa berbeda-beda. Akibatnya, tidak cukup waktu yang tersedia untuk menyelesaikan seluruh materi yang ada dalam kurikulum. Akan tetapi, karena kurikulum telah dijadikan pedoman dan bahkan seolah-olah bagaikan kitab suci yang wajib digunakan, kekurangan-kekurangan yang ada dalam kurikulum tidak bisa diganggu gugat. Ini menjadi beban tersendiri buat guru dan siswa. Menurut pandangan penulis pelajaran fisika seharusnya diarahkan untuk dapat membantu memecahkan masalah yang sering timbul dalam kehidupan sehari-hari. Pelajaran fisika bukan

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

97

sekedar membahas seluruh aspek dari hukum-hukum fisika secara detil sekaligus menyelesaikan semua perhitungan yang berkaitan dengan hukum tersebut tanpa siswa mengetahui apa manfaat yang nyata dari hukum-hukum tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Bisa dikatakan kurikulum yang ada kurang membumi yang membuat siswa kurang berminat mempelajarinya. Kurikulum yang terlalu padat dan kurang membumi

diperparah oleh ketersedian buku sebagai pegangan guru dan siswa dalam pengajaran fisika di sekolah. Ya, harus diakui bahwa buku pelajaran adalah salah satu elemen penting dalam proses pendidikan di sekolah tak terkecuali dalam pelajaran fisika. Di atas telah disebutkan bahwa buku fisika sebagai pengantar memahami pelajaran fisika yang ada tidak representatif. Ini bukan berarti penulisnya yang salah ataupun penerbit yang tidak bertanggung jawab. Penulis maupun penerbit merasa mereka telah membuat buku sesuai dengan kurikulum yang terbaru (kurikulumnya aja ngga jelas!). Dan mereka beralasan buku yang tidak sesuai kurikulum (walaupun lebih membumi dan lebih bisa dibaca (ada ngga ya!)) tidak akan laku dijual. Buku yang sedianya menjadi salah satu elemen penting dalam pendidikan telah terperangkap dalam bisnis semata dan seolah-olah mengabaikan aspek pendidikan. Praktik bisnis ini membuat tidak ada penerbit yang berani membuat buku yang lepas dari pakem dan belenggu kurikulum sehingga buku tersebut bisa lebih membumi dan mudah dipahami.

98

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Salah satu ganjalan lain berkaitan dengan kurikulum yang membuat pelajaran fisika menjadi terlihat sulit adalah adanya ujian nasional (UN) sebagai standar kelulusan. Pelajaran fisika (atau sains pada umumnya) yang sedianya dapat dieksplorasi menjadi lebih menarik terbentur oleh batasan-batasan standar ujian nasional. Dengan adanya batasan-batasan ini guru menjadi terbelenggu dan membatasi pengajarannya hanya pada materi yang diprediksi akan keluar dalam UN. Pengajaran fisika yang dapat diarahkan agar lebih menarik digantikan oleh pembahasan soal-soal untuk menghadapi UN. Keindahan ilmu dan penerapan fisika serta merta akan tertutup oleh kekhawatiran bagaimana menyelesaikan soal UN dengan benar. Tentu saja siswa akan merasa bosan dengan metode pengajaran seperti ini tapi apa boleh buat daripada tidak lulus UN bisa berabe. (Mau ditaruh di mana muka gue kalo ngga lulus UN!) Dengan argumen yang telah dipaparkan di atas, akankah kita diam saja membiarkan praktik semacam ini berlangsung terus? Penulis yakin apabila pelajaran fisika bisa diarahkan agar lebih membumi dan dapat diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari akan lebih mudah untuk memahami pelajaran fisika. Dengan demikian, guru juga lebih mudah untuk mengajarkan pelajaran fisika kepada siswa. Dan, pada saat itu tidak akan ada lagi ungkapan bahwa fisika itu sulit.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

99

Dan, karena ilmu fisika merupakan ilmu dasar yang menjadi landasan bagi pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi usaha untuk menjadikan fisika lebih familiar dan akrab buat siswa adalah langkah strategis. Diperlukan usaha yang terpadu dan sungguh-sungguh dalam langkah strategis ini yang meliputi pembenahan guru dan kurikulum.

100

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Adalah Hebat Menjadi Orang Tua yang Baik*
Sebagai orang tua yang memiliki anak-anak kecil, saya harus cermat menerapkan cara yang tepat dalam mendidik anak-anak kita. Masa kanak-kanak adalah masa pembentukan karakter seorang anak yang akan mempengaruhi perkembangan mental anak. Cara yang salah dalam mendidik anak akan berakibat fatal dalam pembentukan kepribadian ini. Tingkah laku yang

menyimpang yang sering terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari yang sering kita temui dewasa ini adalah salah satu contoh ketidakpedulian atau metode yang keliru dalam mendidik anak saat masih kecil.

*

Dipublikasikan di netsains.com

http://netsains.com/2008/09/adalah-hebat-menjadi-orang-tua-yang-baik/

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

101

Seni Mendidik
Bagi saya mendidik anak adalah sebuah seni. Mendidik anak seolah-olah mendesain anak kita sesuai dengan keinginan kita di masa depan. Sebagai orang tua kita tentu menginginkan anak kita mandiri, cerdas, bertanggung jawab, dan siap menghadapi kerasnya kehidupan. Jadi, kita perlu membuat desain bagaimana anak kita bisa memiliki sikap dan sifat yang baik sebagaimana tersebut di atas. Usia 1 s/d 5 tahun disebut-sebut sebagai golden age atau masa emas dalam kehidupan seseorang. Artinya, baik tidaknya anak-anak kita ketika tumbuh dewasa nanti sangat ditentukan dari bagaimana mereka mendapatkan perlakuan dan pendidikan yang sesuai saat masih kecil. Jadi, saya sangat memperhatikan dan serius mengikuti perkembangan anak-anak saya yang saat ini sedang memasuki fase tersebut. Sekecil apapun sikap kita kepada mereka akan memberikan pengaruh besar buat perkembangan kepribadiannya. Saya bukan tipe orang tua yang selalu memperhatikan kemana saja anak saya pergi sambil terus berteriak-teriak memperingatkannya saat ingin melakukan sesuatu tetapi saya juga tidak membiarkan anak-anak saya bertindak seenaknya tanpa menegurnya. Membiarkan mereka bebas bermain membuat mereka kreatif dan berinisiatif, tetapi teguran dan peringatan kecil saat mereka mulai melakukan

102

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

tindakan di luar batas tetap diperlukan untuk mengingatkan mana yang benar dan mana yang salah. Salah satu sikap yang menurut saya kurang baik yang sering dilakukan oleh orang tua kepada anak-anaknya yang masih kecil adalah selalu mengikuti kemauan anak-anak kita saat mereka merengek meminta segala kemauannya. Anak kecil sering

merengek untuk dibelikan sesuatu atau meminta sesuatu yang diinginkannya. Dan, dengan alasan sayang orang tua selalu mengikuti semua kemauan anaknya. Menurut saya cara ini hanya menjadikan anak kita pemalas, boros, tidak kreatif, dan terlalu manja. Meskipun kita memiliki banyak uang untuk membeli dan mencukupi segala kemauan anak kita, tidak sepantasnya kita sebagai orang tua untuk selalu mengikuti kemauan anak kita. Rasa sayang dan cinta kepada anak-anak kita semestinya diwujudkan dengan sikap dan interaksi yang mendalam dengan anak-anak dan tidak dengan memberikan mereka segala materi (harta dan uang). Memang materi diperlukan tetapi dalam mendidik kepribadian dan mental diperlukan prinsip, sikap, dan perhatian yang memadai, tidak sekedar harta yang berkecukupan.

Disiplin
Contoh kecil yang sangat sering saya hadapi adalah saat saya mendengar rengekan anak-anak saya meminta jajan. Anak-anak

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

103

saya memang anak-anak yang menurut saya agak over dan salah satunya ditandai dengan seringnya mereka merengek meminta jajan. Bagi saya sikap dan prinsip perlu secara disiplin diterapkan bukan semata-mata untuk menghemat pengeluaran tetapi lebih kepada pembentukan karakter. Saya tidak ingin anak-anak saya mempunyai mental selalu meminta-minta. Maka berbagai cara perlu dilakukan untuk mengatasi rengekan anak-anak saya. Kita harus memberikan pengertian kepada anak-anak kita bahwa mereka tidak harus selalu meminta jajan setiap saat. Ini juga terkadang disertai dengan mengalihkan perhatian mereka kepada bentuk yang lain, misalnya dengan mengajak mereka berjalan-jalan atau memberikan mereka bentuk permainan yang menghibur. Dengan selalu mengajak mereka bermain atau memberikan mereka permainan dapat melupakan keinginan mereka untuk jajan. Di sini diperlukan kesabaran dan ketegasan sikap dari orang tua karena terkadang anak kita merengek sampai menangis untuk mendapatkan apa yang mereka inginkan. Orang tua kadang merasa kasihan kepada mereka dan akhirnya menuruti kemauan anaknya. kita harus tegas demi kebaikan anak-anak kita juga, bahkan tetap membiarkannya menangis. Sekali lagi saya katakan rasa sayang tidak harus diwujudkan dengan menuruti kemauannya. Justru karena sayang itulah saya bersikeras tidak menuruti kemauan mereka untuk jajan.

104

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Tidak menuruti kemauan anak kita jajan bukan berarti saya sama sekali tidak menyiapkan makanan atau jajanan di lemari kita. Saya terkadang sudah menyiapkan setumpuk makanan yang bisa diberikan kepada anak-anak saat mereka meminta jajan. Tapi kita juga harus tegas dengan hanya memberikannya satu macam yang boleh dimakan saat itu dan menyimpan makanan yang lain untuk waktu yang lain. Ini juga salah satu bentuk latihan kedisiplinan buat saya dan istri sebagai orang tua dan bagi anak-anak saya. Contoh kecil yang lain, orang tua yang selalu membawakan tas anaknya yang sekolah tk atau sd. Kita sering melihat ada orang tua yang membawakan tas anaknya yang sekolah. Sikap orang tua ini menurut saya keliru dalam mewujudkan rasa kasih sayangnya kepada anaknya. Sikap disiplin dan tanggung jawab mesti dilatih semenjak dini. Dengan membiarkan anak membawa perlengkapan sekolahnya sendiri, kita melatih anak untuk bertanggung jawab dan mandiri dalam menjalankan tugasnya. Kita perlu menanamkan kepada anak bahwa dia yang sekolah dan dia pula yang bertanggung jawab atas segala yang berhubungan dengan sekolah termasuk membawa tas sendiri. Sikap tegas dan disiplin terkadang juga keras menurut saya perlu dilakukan dalam berinteraksi dengan anak-anak kita. Ini diperlukan untuk melatih mereka berdisiplin dalam kehidupan mereka sehari-hari. Kita tidak ingin anak-anak kita malas, bukan?

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

105

Tapi, tentu saja perhatian dan kasih sayang adalah landasan yang harus selalu diterapkan dalam setiap interaksi. Dan, sepertinya saya dan istri sudah menuai hasilnya. Itu bisa saya rasakan dari sikap anak saya yang pertama, Firdaus. Sebagai anak usia lima tahun yang ditinggal oleh kedua orang tuanya bekerja, Firdaus boleh dikatakan mandiri dan disiplin. Dia tidak pernah bangun tidur kesiangan, kadang tidak lupa untuk salat Subuh, sesuatu yang tidak buruk untuk anak usia lima tahun. Sejak pertama masuk sekolah, dia tidak pernah mau ditemani atau ditunggui oleh orang tuanya atau pengantarnya. Dia cepat bergaul dan berinteraksi dengan orang atau anak yang baru dikenalnya. Memang, Firdaus tidak bisa diam, dia selalu bergerak untuk melakukan apa saja. Firdaus bisa memanfaatkan barang apapun untuk dijadikan mainannya. Saya perhatikan dia banyak mengumpulkan bungkus kotak bekas susu. Dia bisa mengkhayalkan benda apapun dengan barang bekas yang dia dapatkan. Tentu saja kami sangat bersyukur memiliki anak yang mandiri dan kreatif. Kami sadar anak adalah amanah dari sang Pencipta buat kita sehingga kami harus menjaga dan mendidiknya dengan cermat. It’s great to be a good parent.

106

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Energi Nuklir, Siapa Takut?*

Masalah energi merupakan salah satu isu penting yang sedang hangat dibicarakan. Semakin berkurangnya sumber energi,

penemuan sumber energi baru, pengembangan energi-energi alternatif, dan dampak penggunaan energi minyak bumi terhadap lingkungan hidup menjadi tema-tema yang menarik dan banyak didiskusikan. Pemanasan global yang diyakini sedang terjadi dan akan memasuki tahap yang mengkhawatirkan disebut-sebut juga merupakan dampak penggunaan energi minyak bumi yang merupakan sumber energi utama saat ini.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://umum.kompasiana.com/2009/07/13/energi-nuklir-siapa-takut/

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

107

Dampak lingkungan dan semakin berkurangnya sumber energi minyak bumi memaksa kita untuk mencari dan

mengembangkan sumber energi baru. Salah satu alternatif sumber energi baru yang potensial datang dari energi nuklir. Meski dampak dan bahaya yang ditimbulkan amat besar, tidak dapat dipungkiri bahwa energi nuklir adalah salah satu alternatif sumber energi yang layak diperhitungkan. Isu energi nuklir yang berkembang saat ini lebih banyak berkisar tentang penggunaan energi nuklir dalam bentuk bom nuklir dan bayangan buruk tentang musibah hancurnya reaktor nuklir di Chernobyl. Isu-isu ini telah membentuk bayangan buruk dan menakutkan tentang nuklir dan pengembangannya. Padahal, pemanfaatan yang bijaksana, bertanggung jawab, dan terkendali atas energi nuklir dapat meningkatkan taraf hidup sekaligus memberikan solusi atas masalah kelangkaan energi.

Sekilas tentang Energi Nuklir
Secara umum, energi nuklir dapat dihasilkan melalui dua macam mekanisme, yaitu pembelahan inti atau reaksi fisi dan

penggabungan beberapa inti melalui reaksi fusi. Di sini akan dibahas salah satu mekanisme produksi energi nuklir, yaitu reaksi fisi nuklir. Sebuah inti berat (misalnya uranium) yang ditumbuk oleh partikel (misalnya neutron) dapat membelah menjadi dua inti yang

108

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

lebih ringan dan beberapa partikel lain dengan menghasilkan energi. Mekanisme semacam ini disebut pembelahan inti atau fisi nuklir. Reaksi fisi uranium seperti di atas menghasilkan neutron selain dua buah inti atom yang lebih ringan. Neutron ini dapat menumbuk (diserap) kembali oleh inti uranium untuk membentuk reaksi fisi berikutnya. Mekanisme ini terus terjadi dalam waktu yang sangat cepat membentuk reaksi berantai tak terkendali. Akibatnya, terjadi pelepasan energi yang besar dalam waktu singkat. Mekanisme ini yang terjadi di dalam bom nuklir yang

menghasilkan ledakan yang dahsyat. Jadi, reaksi fisi dapat membentuk reaksi berantai tak terkendali yang memiliki potensi daya ledak yang dahsyat dan dapat dibuat dalam bentuk bom nuklir. Dibandingkan dibentuk dalam bentuk bom nuklir, pelepasan energi yang dihasilkan melalui reaksi fisi dapat dimanfaatkan untuk hal-hal yang lebih berguna. Untuk itu, reaksi berantai yang terjadi dalam reaksi fisi harus dibuat lebih terkendali. Usaha ini bisa dilakukan di dalam sebuah reaktor nuklir. Reaksi berantai terkendali dapat diusahakan berlangsung di dalam reaktor yang terjamin keamanannya dan energi yang dihasilkan dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang lebih berguna, misalnya untuk penelitian dan untuk membangkitkan listrik.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

109

Di dalam reaksi fisi yang terkendali, jumlah neutron dibatasi sehingga hanya satu neutron saja yang akan diserap untuk pembelahan inti berikutnya. Dengan mekanisme ini, diperoleh reaksi berantai terkendali yang energi yang dihasilkannya dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang berguna.

Reaktor Nuklir
Energi yang dihasilkan dalam reaksi fisi nuklir dapat dimanfaatkan untuk keperluan yang berguna. Untuk itu, reaksi fisi harus berlangsung secara terkendali di dalam sebuah reaktor nuklir. Sebuah reaktor nuklir paling tidak memiliki empat komponen dasar, yaitu elemen bahan bakar, moderator neutron, batang kendali, dan perisai beton. Elemen bahan bakar menyediakan sumber inti atom yang akan mengalami fusi nuklir. Bahan yang biasa digunakan sebagai bahan bakar adalah uranium (rumus kimianya U). elemen bahan bakar dapat berbentuk batang yang ditempatkan di dalam teras reaktor. Untuk memungkinkan terjadinya fisi nuklir adalah neutron lambat sehingga diperlukan material yang dapat memperlambat kelajuan neutron ini. Fungsi ini dijalankan oleh moderator neutron yang umumnya berupa air. Jadi, di dalam teras reaktor terdapat air sebagai moderator yang berfungsi memperlambat kelajuan

110

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

neutron dimana neutron akan kehilangan sebagian energinya saat bertumbukan dengan molekul-molekul air. Fungsi pengendalian jumlah neutron yang dapat

menghasilkan fisi nuklir dalam reaksi berantai dilakukan oleh batang-batang kendali. Agar reaksi berantai yang terjadi terkendali dimana hanya satu neutron saja yang diserap untuk memicu fisi nuklir berikutnya, digunakan bahan yang dapat menyerap neutronneutron di dalam teras reaktor. Bahan seperti boron atau kadmium sering digunakan sebagai batang kendali karena efektif dalam menyerap neutron. Batang kendali didesain sedemikian rupa agar secara otomatis dapat keluar-masuk teras reaktor. Jika jumlah neutron di dalam teras reaktor melebihi jumlah yang diizinkan (kondisi kritis), maka batang kendali dimasukkan ke dalam teras reaktor untuk menyerap sebagian neutron agar tercapai kondisi kritis. Batang kendali akan dikeluarkan dari teras reaktor jika jumlah neutron di bawah kondisi kritis (kekurangan neutron), untuk mengembalikan kondisi ke kondisi kritis yang diizinkan. Radiasi yang dihasilkan dalam proses pembelahan inti atom atau fisi nuklir dapat membahayakan lingkungan di sekitar reaktor. Diperlukan sebuah pelindung di sekeliling reaktor nuklir agar radiasi dari zat radioaktif di dalam reaktor tidak menyebar ke lingkungan di sekitar reaktor. Fungsi ini dilakukan oleh perisai beton yang dibuat mengelilingi teras reaktor. Beton diketahui

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

111

sangat efektif menyerap sinar hasil radiasi zat radioaktif sehingga digunakan sebagai bahan perisai.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir
Energi yang dihasilkan dari reaksi fisi nuklir terkendali di dalam reaktor nuklir dapat dimanfaatkan untuk membangkitkan listrik. Instalasi pembangkitan energi listrik semacam ini dikenal sebagai pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN). Salah satu bentuk reaktor nuklir adalah reaktor air bertekanan (pressurized water reactor/PWR). Energi yang dihasilkan di dalam reaktor nuklir berupa kalor atau panas yang dihasilkan oleh batang-batang bahan bakar. Kalor atau panas dialirkan keluar dari teras reaktor bersama air menuju alat penukar panas (heat exchanger). Di sini uap panas dipisahkan dari air dan dialirkan menuju turbin untuk menggerakkan turbin menghasilkan listrik, sedangkan air didinginkan dan dipompa kembali menuju reaktor. Uap air dingin yang mengalir keluar setelah melewati turbin dipompa kembali ke dalam reaktor. Untuk menjaga agar air di dalam reaktor (yang berada pada suhu 300oC) tidak mendidih (air mendidih pada suhu 100oC dan tekanan 1 atm), air dijaga dalam tekanan tinggi sebesar 160 atm. Tidak heran jika reaktor ini dinamakan reaktor air bertekanan.

Siapa Takut?

112

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Dengan adanya mekanisme pengendalian sebagaimana yang telah dijelaskan di atas, tidak ada alasan untuk takut kepada energi nuklir. Bahkan, energi nuklir dapat menjadi salah satu alternatif penyediaan energi di tengah krisis energi yang terjadi belakangan ini. energi nuklir yang dapat dikonversi menjadi energi listrik di dalam sebuah PLTN dapat menjadi salah satu penyuplai energi listrik di masa depan.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

113

Sistem Kelistrikan dan Permasalahannya*

Masalah

kelistrikan

menjadi

salah

satu

isu

yang

banyak

diperbincangkan dewasa ini. Terjadinya pemadaman listrik secara bergilir, naiknya harga berlangganan listrik, dan usaha untuk mencari sumber listrik baru adalah isu sentral yang menjadi pusat perhatian banyak pihak. Namun, masalah mendasar dari

pengelolaan kelistrikan seolah tertutup oleh isu hangat yang belakangan muncul sebagaimana disebutkan di atas. Sudah bukan rahasia lagi bahwa perusahaan yang mengelola kelistrikan selalu mengalami kerugian. Melalui tulisan ini, penulis mengajak untuk memperhatikan masalah mendasar ini.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://umum.kompasiana.com/2009/07/14/sistem-kelistrikan-dan-permasalahannya/

114

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Tinjauan Umum Sistem Kelistrikan Sebagai pembuka untuk membahas masalah pengelolaan

kelistrikan, mari kita tinjau kembali struktur umum pengelolaan kelistrikan. Dalam sistem kelistrikan paling tidak terdapat tiga fungsi umum atau subsistem, yaitu subsistem pembangkitan, transmisi, dan distribusi. Tiap-tiap subsistem ini memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda tapi saling burhubungan. Selanjutnya akan dibahas masing-masing subsistem tersebut. Subsistem pembangkitan memiliki fungsi memproduksi

(membuat) atau membangkitkan listrik. Subsistem ini pada dasarnya adalah sebuah pabrik yang memproduksi listrik tetapi karena listrik bukanlah suatu benda yang dapat dilihat maka istilah memproduksi lebih tepat dinyatakan dengan membangkitkan listrik. Listrik dapat dihasilkan dari berbagai macam cara,

menggunakan air disebut PLTA (pembangkit listrik tenaga air), menggunakan uap air disebut PLTU (pembangkit listrik tenaga uap), dan lain-lain. Subsistem pembangkitan biasanya terletak di tempat-tempat listrik itu dihasilkan. PLTA terletak di bendungan atau waduk, PLTU terletak di dekat sumber panas bumi penghasil uap, dan seterusnya. Listrik yang dihasilkan tidak bisa disimpan atau ditampung dulu, tetapi harus langsung dialirkan ke tempat dimana listrik itu akan dipakai. Jadi, tidak ada gudang

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

115

penyimpanan listrik atau tandon penyimpanan listrik. Inilah salah satu karakteristik dari listrik dipandang dari segi produksi. Karena listrik tidak dapat disimpan, maka listrik itu harus terus dialirkan dari subsistem pembangkitan ke tempat listrik itu akan dipakai. Di sinilah peran subsistem transmisi. Subsistem ini berfungsi mengalirkan listrik ke tempat-tempat di mana listrik akan digunakan. Lagi pula tempat pembangkitan listrik biasanya jauh sehingga diperlukan cara agar listrik bisa dialirkan ke tempat lain. Maka, kita sering melihat kabel-kabel listrik membentuk saluran listrik tegangan tinggi yang membentang dari satu tempat ke tempat lain, itulah yang digolongkan sebagai subsistem transmisi. Sebelum listrik sampai ke pemakai, saluran listrik tegangan tinggi yang dialirkan dari subsistem pembangkit perlu dibagi ke beberapa pemakai. Subsistem yang menjalankan fungsi ini disebut subsistem distribusi. Pada tahap ini listrik dibagi-bagi dengan tegangan tertentu ke sejumlah pemakai, baik pemakai rumah tangga maupun pemakai industri. Kita sering melihat gardu-gardu listrik yang tersebar di beberapa tempat, di sinilah listrik itu didistribusikan. Pada gardu-gardu ini terdapat trafo yang berfungsi menaikkan atau menurunkan tegangan ke tegangan yang sesuai. Kita juga sering mendengar pemadaman listrik di suatu daerah dihubungkan dengan kejadian di suatu gardu, karena memang di gardu inilah pusat penyaluran listrik di daerah tersebut.

116

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Proses perhitungan biaya listrik yang dipakai oleh pemakai, kerugian akibat pencurian listrik, dan segala macam masalah yang berkaitan langsung dengan pemakai listrik termasuk ke dalam subsistem distribusi. Pengelolaan sistem kelistrikan di Indonesia yang meliputi tiga fungsi sebagaimana dijelaskan di atas dilakukan oleh operator tunggal sekaligus sebuah badan usaha milik negara (BUMN), yaitu PLN. Demikianlah penjelasan umum dan ringkas dari suatu sistem kelistrikan.

Permasalahan Kelistrikan Yang Ada
Dari penjelasan tentang sistem kelistrikan di atas dan

membandingkan dengan sistem kelistrikan yang ada saat ini yang dikelola oleh PLN, menurut saya ada hal-hal yang perlu mendapat perhatian.

1.

pernahkah pengelola sistem kelistrikan memperhitungkan jumlah listrik yang dihasilkan dalam subsistem pembangkitan, kemudian dialirkan melalui subsistem transmisi, sampai ke subsistem distribusi, dan terakhir sampai ke pemakai

langsung? Apakah ada sejumlah listrik yang terbuang sia-sia dalam keseluruhan proses ini? jika kita meninjau listrik sebagai produk yang akan dijual maka kehilangan listrik berarti

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

117

kehilangan sejumlah produk. Ini berarti ada harga produk yang tidak terjual, dan bisa berarti kerugian. Suatu sistem kelistrikan terpadu yang baik tentu saja akan memperkecil sejumlah kerugian ini dengan memperhitungkan jumlah listrik yang dihasilkan dan berapa jumlah yang dipakai dan dibayar oleh pemakai atau konsumen.

2.

Pemanfaatan sumber daya alam yang ada yang dapat digunakan sebagai sumber listrik alternatif.

3.

bagaimana memperhitungkan dan mengelola distribusi listrik? Dalam pandangan bisnis, listrik yang dijual dan terbayarkan oleh pemakai semestinya sesuai dengan listrik yang diterima dari subsistem pembangkitan dan transmisi. Memang ada sejumlah listrik yang hilang saat transmisi yang biasanya sudah diperhitungkan saat merancang subsistem transmisi, tetapi sejumlah listrik yang hilang akibat desain di gardu, pemakaian tidak sah, atau pencurian listrik semestinya perlu diperhitungkan juga. Sudahkah ini dilakukan oleh pengelola sistem kelistrikan?

Dari sudut pandang efektivitas dan profit, permasalahan di atas bisa dijadikan landasan dalam mengevaluasi kinerja

pengelolaan kelistrikan yang ada saat ini. hal di atas tentu hanya

118

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

sebagian kecil dari permasalahan yang ada, tetapi dari sini kita bisa menganalisis sistem yang ada untuk mencari sedikit solusi yang bisa diajukan.

Mungkinkah Listrik dikelola oleh Swasta?
Dari sejumlah permasalahan di atas, diperlukan suatu langkah maju dalam pengelolaan listrik yang dapat mengembalikan efektivitas dan profit perusahaan pengelola kelistrikan. Dari penjelasan di atas, tampak bahwa permasalahan dalam pengelolaan listrik terletak pada distribusi listrik dan pengelolaan dana hasil distribusi listrik. Selama ini pengelolaan sistem kelistrikan yang meliputi subsistem pembangkitan, transmisi, dan distribusi dilakukan oleh satu institusi pemerintah, yaitu PLN. Dalam hal ini PLN membangun pembangkit listrik sekaligus maintenance-nya (pemeliharaan), membangun sistem transmisi beserta maintenance-nya, dan melakukan pelayanan kepada pemakai listrik sebagai pihak yang berhadapan langsung dengan konsumen. Untuk alasan efektivitas dan profit, penulis mengusulkan suatu alternatif berupa pemisahan dalam pengelolaan kelistrikan. Di sini sistem kelistrikan dibagi menjadi dua sistem yang terpisah dalam pengelolaannya yang masing-masing menjalankan

fungsinya secara mandiri. Sistem pembangkitan dan transmisi

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

119

berada di satu sisi dengan satu manajemen tersendiri dan di sisi yang lain sistem distribusi dengan satu manajemen tersendiri pula. Dalam sistem kelistrikan ini, pihak pembangkit dan transmisi memproduksi listrik dan menjualnya kepada pihak lain, yaitu sistem distribusi. Sistem distribusi membeli listrik dari sistem pembangkit dan transmisi untuk dijual kepada pemakai listrik sebagai konsumen. Di sini baik sistem pembangkitan dan transmisi maupun sistem distribusi menjalankan usahanya sebagai institusi bisnis yang berusaha meraih keuntungan. Sebagai institusi bisnis yang bertujuan menghasilkan

keuntungan, masing-masing pihak melakukan transaksi jual beli. Dengan demikian, baik sistem pembangkitan dan transmisi maupun sistem distribusi semestinya tidak mengharapkan

timbulnya kerugian di pihak masing-masing. Ini membuat semua pihak berusaha menjalankan fungsi dan usahanya secara efektif agar tercapai usaha meraih keuntungan. Sistem distribusi di sini dapat dikelola oleh sebuah institusi bisnis yang murni. Dalam hal ini swasta dapat melakukan pengelolaan distribusi listrik. Karena bertujuan menghasilkan profit, pengelolaan distribusi listrik harus dijalankan secara profesional. Modal yang dikeluarkan harus dikelola dengan baik agar dapat menghasilkan keuntungan. Sistem kelistrikan melalui pemisahan pengelolaan antara sistem pembangkitan dan transmisi dengan sistem distribusi

120

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

merupakan suatu alternatif dalam pengelolaan sistem kelistrikan. Sistem alternatif ini dalam kerangka meningkatkan efektivitas, efisiensi, dan perolehan profit yang diharapkan dari suatu pengelolaan suatu sistem kelistrikan.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

121

Kampanye Hemat Listrik Dan Tanggung Jawab Operator*

Masalah

energi

adalah

salah

satu

masalah

yang

sering

diperbincangkan belakangan ini. kebutuhan energi yang semakin besar namun tidak diimbangi oleh ketersediaan energi yang melimpah adalah salah satu problem yang mengemuka. Terkait dengan masalah energi, kelistrikan pun menjadi perhatian dari banyak kalangan. Listrik telah menjadi kebutuhan primer di jaman modern ini. Oleh karenanya, ketersediaan listrik menjadi suatu tugas yang amat urgen.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://ekonomi.kompasiana.com/manajemen/2010/12/11/kampanye-hemat-listrik-dantanggung-jawab-operator/

122

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Namun demikian, seiring dengan kebutuhan listrik yang semakin besar dan terus bertambah, sepertinya penyediaan listrik menjadi amat sulit. ini terlihat dari ketidakmampuan operator untuk memberikan pasokan listrik yang memadai kepada

konsumen. Tulisan ini ingin mengingatkan kembali tugas dan tanggung jawab operator dalam menyediakan pasokan listrik yang sustainable. Di jaman modern ini, dimana segala macam perangkatnya menggunakan listrik sebagai sumber energinya, kebutuhan atas pasokan listrik yang memadai begitu penting dan mendesak. Hal ini semestinya dilihat oleh operator penyedia listrik sebagai sebuah peluang bisnis. Sebuah peluang untuk mendapatkan banyak pelanggan dan menjual banyak produknya kepada pelanggan dalam bentuk sambungan listrik. Dalam bisnis tentu saja hal ini merupakan peluang untuk mendapatkan keuntungan. Makin banyak produk yang terjual, makin besar pula pendapatan yang akan peroleh. Namun tampaknya tidak semudah yang dibayangkan, jika yang melakukan itu adalah operator listrik. Penyediaan listrik memerlukan suatu mekanisme yang

lumayan panjang. Mula-mula listrik harus dibangkitkan dalam sebuah pembangkit listrik. Investasi yang besar diperlukan untuk membuat sebuah pembangkit listrik. Bayangkan, sebuah PLTA yang dibangun di sebuah waduk yang sangat besar. Tentu saja ini

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

123

sebuah pekerjaan yang amat besar dengan biaya yang juga sangat besar. Bisa jadi biaya investasi ini adalah salah satu kendala dalam penyediaan listrik. Setelah listrik dibuat, listrik itu perlu dialirkan ke konsumen. Biasanya konsumen berada di tempat yang jauh dari pembangkit listrik. Diperlukan jalur transmisi untuk mengalirkan listrik ke konsumen. Interkoneksi juga diperlukan untuk menyatukan

transmisi dari pembangkit-pembangkit listrik yang berbeda. Boleh jadi, kerumitan sistem kelistrikan seperti yang

disebutkan di atas menjadi alasan yang digunakan operator atas banyaknya layanan yang kurang memadai. Masih banyaknya pemadaman bergilir adalah salah satu masalah yang sering dikeluhkan konsumen. Kampanye hemat listrik pun diluncurkan oleh operator. Tapi tentu saja ini bukan solusi yang diharapkan oleh konsumen. Sebagai pengguna listrik, konsumen punya hak untuk

menggunakan layanan yang sudah menjadi haknya dan akan dibayarkan. Konsumen tentu merasa tidak nyaman jika hak yang semestinya diterima tapi harus dibatasi. Tentu tidak akan nyaman jika penerangan yang harusnya bisa dipakai pada malam hari, harus dikurangi? Bahkan, seharusnya operator diuntungkan jika konsumen banyak menggunakan listrik karena pasti akan membayar lebih banyak. Bukankah ini sebuah ironi?

124

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Oleh karena itu, sudah semestinya operator memikirkan solusi yang lebih baik agar pasokan listrik tetap bisa diterima oleh konsumen. Investasi mau tidak mau harus dilakukan. Dan, jika mengingat bahwa listrik merupakan kebutuhan primer dari tiap orang, sepertinya investasi itu tidak akan sia-sia. Bayangkan saja kebutuhan listrik yang pasti akan semakin meningkat di masa depan dimana akan ada lebih banyak perangkat yang

menggunakan listrik sebagai sumber energinya. Kreativitas dan inovasi tentu saja sangat diperlukan dalam mencari sumber pembangkitan energi listrik yang sustainable dan dapat diperbarui. Selain juga efektivitas dan kebijakan yang tepat dalam mengelola biaya dan investasi, agar dana besar yang telah diinvestasikan dapat kembali (balik modal) dengan cepat dan menjadi keuntungan yang bisa dinikmati sebagai sumber

pemasukan buat negara.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

125

Oh Panasnya, Bener Ga Sih?*

Saya ngga tau apakah ada yg merasakan hal yg sama dengan yg saya rasakan. Tapi saya yakin apa yang saya rasakan ini tidak jauh berbeda dengan yang anda rasakan. Sebenarnya ini bukan sesuatu yg sangat penting tapi bagi saya agak sedikit mengganggu. Ya .. tidak salah lagi, ini adalah masalah hawa panas yang belakangan ini begitu saya rasakan dan begitu mengganggu. Begitu mengganggunya sampai-sampai membuat saya selalu menyalakan kipas angin. Padahal saya tidak begitu suka

menyalakan kipas angin sebelumnya.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://teknologi.kompasiana.com/internet/2010/05/03/oh-panasnya-bener-ga-sih/

126

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Hawa panas ini membuat saya tidak betah berlama-lama di dalam kamar tanpa menyalakan kipas angin. Begitu gerahnya udara di dalam kamar memaksa saya melakukan banyak aktivitas di teras rumah yang terasa lebih sejuk dan segar. Saat menulis tulisan ini pun saya melakukannya di teras. Saya pun berusaha mencari alasan untuk keadaan ini. Dan, saya menemukan setidaknya ada tiga alasan yang paling masuk akal atas keadaan ini. Pertama, hawa panas ini berkaitan dengan perubahan cuaca yang sedang terjadi. Hal ini bisa jadi ada kaitannya dengan pemanasan global yang belakangan sering disebut-sebut yang membuat suhu udara di Bumi menjadi lebih panas. Banyak orang menuding maraknya penggunaan bahan-bahan kimia yang

berbahaya sebagai penyebab meningkatnya suhu udara di Bumi. Penggunaan teknologi yang menghasilkan limbah kimia berbahaya juga disebut sebagai salah satu penyebab pemanasan global. Zat-zat kimia ini terlepas ke atmosfer Bumi dan bereaksi dengan lapisan udara di atmosfer sehingga lapisan udara atau ozon yang ada di atmosfer menjadi terurai. Hal ini yang disebut sebagai terjadinya lubang ozon di udara. Lapisan ozon yang semestinya mampu melindungi Bumi dari radiasi sinar Matahari menjadi berlubang. Hal ini mengakibatkan lebih banyak radiasi sinar matahari yang menembus atmosfer dan sampai ke

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

127

permukaan Bumi. Jadi, tidak heran kalau suhu udara menjadi lebih panas. Tadinya saya berpikir bahwa panas ini disebabkan oleh posisi Bumi terhadap Matahari. Saya mengira bahwa saat ini Bumi sedang berada pada jarak paling dekat dengan Matahari. Sebagaimana diketahui bahwa lintasan atau orbit Bumi mengelilingi Matahari menyerupai bentuk elips. Bentuk elips ini membuat posisi Bumi terhadap Matahari tidak selalu sama melainkan ada posisi dimana Bumi dekat dengan Matahari (disebut perihelion) dan ada posisi dimana Bumi jauh dengan Matahari (aphelion). Nah, tadinya saya mengira bahwa saat ini Bumi berada pada titik perihelion sehingga suhu terasa lebih panas. Namun, ternyata saat ini Bumi tidak berada pada posisi ini. Bumi berada pada titik perihelion sekitar bulan Oktober. Alasan kedua atas keadaan yang panas ini menurut saya terkait dengan posisi rumah saya relatif terhadap Matahari. Posisi rumah ini menurut saya berpengaruh terhadap panas dan tidaknya suhu di dalam rumah. Posisi rumah saya menghadap ke arah Timur atau membelakangi kiblat. Posisi ini boleh jadi sangat tidak menguntungkan karena pada posisi ini rumah saya berhadapan dengan Matahari langsung selama pagi sampai siang hari. Dan kebetulan kamar saya langsung terkena sinar Matahari selama pagi dan siang.

128

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Dugaan saya, sinar Matahari yang mengenai kamar saya selama pagi dan siang diserap oleh tembok rumah saya selama waktu penyinaran ini. Akumulasi panas yang terserap ini

selanjutnya dipancarkan atau diemisikan kembali pada waktu malam hari. Hal ini terjadi karena pada malam hari suhu udara di sekitar lebih dingin. Jadi, tembok rumah yang saat siang hari menyerap panas memiliki suhu yang lebih tinggi dibanding suhu di sekitar dan berperan sebagai pemancar panas. Bisa jadi ini adalah alasan mengapa pada malam hari suhu di dalam rumah atau kamar terasa lebih panas dan gerah. Adapun alasan yang ketiga boleh jadi berkaitan dengan keadaan di sekeliling rumah saya. Rumah saya kebetulan berada di pinggir tanah kosong. Di sekitar rumah saya tidak tumbuh pohonpohon besar. Sebenarnya tanah yang saya buat rumah ini awalnya adalah berupa pohon-pohon bambu. Kemudian pohon-pohon bambu ini ditebang dan tanah kosong tersebut dibangun rumah. Keadaan sekeliling rumah saya yang kosong dan tidak ditumbuhi pepohonan ini membuat sinar Matahari dapat langsung mengenai rumah saya. Selain itu, udara sejuk yang seharusnya bisa disumbang oleh adanya pepohonan tidak bisa dirasakan. Yah .. jadi begitulah beberapa dugaan dan alasan yang boleh jadi merupakan latar belakang mengapa beberapa waktu

belakangan ini udara terasa menjadi lebih panas. Saya hanya bisa

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

129

berharap semoga keadaan ini terjadi hanya sementara saja dan tidak berkembang menjadi lebih buruk lagi.

130

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Melihat Sisi Lain dari Sepak Bola*
Kompetisi sepak bola senantiasa bergulir dari waktu ke waktu. Setiap tahun selalu muncul juara di setiap kompetisi sepak bola di berbagai belahan dunia. Kiblat sepak bola dunia saat ini tentu saja adalah benua biru Eropa. Di sini terkumpul semua bakat-bakat pemain handal yang datang dari seluruh penjuru dunia. Selain permainan sepak bola yang atraktif dan indah, perhatian orang juga tertuju pada bagaimana sepak bola telah menjadi bisnis yang menggiurkan. Selain itu, proses transfer pemain dan bagaimana sebuah klub sepak bola dapat terus menjaga performa permainan dan pemainnya juga perlu mendapat perhatian.
*

Tulisan ini diposting dalam tiga tulisan

http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/01/04/sepak-bola-dan-manajemen/ http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/01/05/melihat-sisi-lain-dari-sepak-bola-bag-2/ http://hiburan.kompasiana.com/gosip/2010/01/08/mengenal-sisi-lain-dari-sepak-bola-bag3/

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

131

Saat musim transfer pemain mulai dibuka, sebagaimana saat ini pemerhati sepak bola akan mengikuti perkembangan

perpindahan pemain dari satu tim ke tim yang lain. Selain juga tetap mengikuti hasil-hasil pertandingan dari tiap kompetisi. Transfer pemain diyakini dapat mempengaruhi hasil akhir yang dicapai oleh tiap tim. Tim yang mampu memanfaatkan bursa transfer untuk mendapatkan pemain yang dibutuhkannya

diramalkan akan mampu mencapai hasil yang maksimal. Tak dapat dipungkiri bahwa mengelola sebuah klub sepak bola profesional membutuhkan kemampuan manajemen yang baik. Membina pemain, meracik sistem pelatihan yang baik, merancang skema permainan di lapangan untuk dapat menang sampai kepada aspek bisnis dari sepak bola perlu dikelola dengan baik dan terencana. Memiliki pemain bagus bukan jaminan sebuah klub akan mampu memenangkan sebuah gelar juara. Keberhasilan sebuah klub dalam mencapai suatu gelar juara juga ditentukan oleh faktor nonteknis di luar lapangan. Sebagai contoh, klub inggris chelsea baru mampu menggapai gelar juara setelah diambil alih kepemilikannya oleh roman abramovich yang dengan kekuasaan dan dolarnya kemudian mampu mendatangkan manajer cerdas seperti Mourinho. Perpaduan antara faktor teknis di lapangan dan faktor nonteknis di luar lapangan juga akan menentukan kesuksesan sebuah klub sepak bola.

132

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Saya memandang keberhasilan sebuah klub sepak bola tidak semata-mata dilihat dari banyaknya gelar juara yang diperolehnya. Sebuah tim yang mampu tampil konsisten selama beberapa tahun dengan membina pemain-pemainnya yang konstan walaupun tidak banyak mendapat gelar juara perlu diberi apresiasi. Dan konsistensi ini juga perlu dimasukkan dalam kriteria keberhasilan sebuah klub.

Manajemen Sebuah Klub
Ketika hasil dijadikan patokan dalam menentukan keberhasilan sebuah klub, ini bukanlah penilaian yang baik walaupun tidak terlalu salah. Hasil akhir suatu pertandingan sepak bola ditentukan oleh banyak faktor dan bukan semata-mata ditentukan oleh kehebatan permainan sebuah tim. Terkadang tim yang bermain baik tidak bisa memenangkan pertandingan, hanya karena tidak beruntung. Seringkali tim yang mampu bermain sepak bola dengan cantik dan atraktif sudah bisa disebut sebagai tim yang berhasil. Berhasil dalam hal membuat penonton terhibur dan mendapat tontonan yang menarik. Tim yang mampu terus tampil konsisten dengan

menggunakan sumber daya yang ada meski terbatas, juga bisa masuk dalam golongan klub yang berhasil. Klub ini mampu menampilkan permainan dengan kualitas yang sama meski dengan susunan pemain yang berbeda. Dalam jadwal yang padat sebuah

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

133

tim juga perlu melakukan rotasi pemain agar setiap pemain mempunyai kesempatan bermain yang sama. Jadi, sebuah tim yang baik akan tetap menampilkan kualitas permainan yang sama meski dalam susunan pemain yang berbeda. konsekuensi dari sepak bola modern. Dalam hal menjaga konsistensi permainan, saya mengambil contoh klub liga Inggris Arsenal. Beberapa waktu lalu manajer arsenal mengatakan bahwa klubnya saat ini sedang berada dalam periode terbaik dalam perjalanannya. Padahal semua orang tau bahwa arsenal belum meraih gelar apapun selama 4 tahun terakhir. Periode terbaik di sini tentu dinilai bukan sekedar raihan gelar juara melainkan dalam spektrum yang lebih luas. Arsenal dikenal sebagai klub yang menghasilkan pemainpemain muda berbakat. Bahkan saat ini arsenal tercatat sebagai klub dengan rata-rata pemain paling muda. Keberhasilan klub ini menjaring dan membina pemain muda berbakat telah diakui oleh klub-klub lain. Arsenal dikenal tidak royal dalam belanja pemainpemain top melainkan lebih fokus mencari bakat-bakat baru untuk dibina menjadi pemain hebat. Tidak heran banyak pemain arsenal yang diminati oleh klub lain dan tentu saja memiliki harga yang mahal. Seorang pemain yang awalnya tidak terkenal sebelumnya bisa menjadi oemain yang menonjol beberapa tahun kemudian. Dari sisi bisnis, klub semacam arsenal mampu menghasilkan pemain dengan nilai jual tinggi padahal pemain tersebut awalnya Ini adalah sebuah

134

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

dibeli dengan harga relatif murah. Arsenal adalah salah satu contoh klub yang mampu menyeimbangkan budget klub antara

pengeluaran pembelian pemain dengan hasil dari penjualan pemain dengan nilai yang lebih tinggi. Faktor teknis di lapangan diimbangi dengan manajemen yang baik dalam keuangan ditambah pembinaan pemain membuat klub ini menjelma menjadi klub yang konsisten performanya. Tidak heran, klub ini mampu membangun stadion baru yang diberi nama emirates stadium. Stadion baru ini memiliki daya tampung yang lebih besar dibanding stadion sebelumnya. Daya tampung yang lebih besar tentu saja dapat menghasilkan pendapatan dari tiket yang lebih banyak pula. Ini merupakan contoh yang nyata bagaimana sepak bola dapat dikelola dengan baik dan dapat menjadi penghasil uang yang tidak bisa diabaikan. Uraian di atas menunjukkan bahwa sepak bola tidak semata dipandang sebagai sebuah permainan yang melulu hanya perlu ditonton. Ada banyak faktor yang bisa mempengaruhi sepak bola tersebut. Dan bisnis adalah salah satu faktor penting tersebut. Sepak bola benar-benar tumbuh dan berkembang dari hasil perputaran uang secara komersial. Manajemen dan bisnis

memegang peranan penting di sini. Tiap klub dikelola oleh swasta tanpa subsidi dari pemerintah. Klub mampu menjaga keuangannya secara mandiri. Sambil tetap menjaga penampilannya di lapangan agar tetap mendapat dukungan dari fansnya yang fanatik.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

135

Bagaimana Menilai Keberhasilan Klub
Tidak dapat dipungkiri bahwa sepak bola merupakan olah raga yang paling digemari di seluruh dunia. Baik tua maupun muda, anak-anak, remaja, dan orang dewasa sangat menggemari sepak bola. Tidak terkecuali kaum hawa, banyak juga yang menyenangi sepak bola. Pembicaraan tentang sepak bola seakan tidak ada habisnya. Orang akan betah berbicara tentang sepak bola seharian penuh karena banyak hal yang bisa dibahas dari sepak bola. Peluang sebuah tim menjadi juara, pemain bola yang menjadi favorit, adalah tema yang bisa dibahas selama berjam-jam. Buat orang yang memahami hakikat dari permainan sepak bola, hasil akhir dari pertandingan atau apakah tim kesayangannya memenangkan pertandingan bukanlah segalanya. Jalannya

pertandingan, taktik dan strategi yang digunakan oleh setiap tim, atau bagaimana setiap tim mampu memanfaatkan peluang adalah hal-hal yang lebih penting untuk disimak dan diamati. Mereka akan mampu menilai pertandingan secara objektif terlepas dari siapapun yang memenangkan pertandingan. Ada banyak hal yang bisa ditangkap maknanya dari sebuah

pertandingan sepak bola dibanding hanya sekedar mendapatkan hasil akhir belaka.

136

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Sekali lagi saya mengatakan hasil akhir terkadang tidaklah mencerminkan proses yang terjadi selama pertandingan. Ada banyak faktor yang dapat mempengaruhi hasil akhir, yang membuat tim terbaik tidak dapat keluar sebagai pemenang. Kita akan kecewa jika tim yang kita dukung tidak dapat menang. Namun, kita seharusnya lebih kecewa jika tim yang bermain lebih baik tidak bisa memenangkan pertandingan. Banyak orang mengatakan bahwa bola itu bundar, apapun dapat terjadi. Orang pun boleh berpendapat bahwa sebuah tim yang menjadi juara belum tentu merupakan tim terbaik. Perlu parameter lain dalam menilai keberhasilan sebuah tim atau klub sepak bola. jadi, wajar jika banyak orang sangat fanatik dan menjadi fans berat sebuah klub meskipun klub tersebut tidak menjadi juara. Sebagai contoh, belakangan ini telah dirilis klub-klub mana yang untung dan rugi. Di sana tercatat bahwa arsenal adalah klub yang paling banyak mengeruk untung sampai dengan pertengahan tahun 2009. Parameter yang diambil di sini bisa jadi dari sisi komersial, yaitu perbandingan antara pendapatan selama periode tersebut dengan pengeluarannya. Klub yang untung berarti pendapatannya lebih besar daripada pengeluarannya. arsenal menjadi klub yang untung bisa jadi karena

pendapatannya besar. Wajar saja karena stadion baru memiliki daya tampung yang besar. Tentu pendapatan dari penjualan tiket menjadi besar juga. Selain itu dari sisi pengeluaran, arsenal juga

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

137

terbilang sangat efisien. Pembelian dilakukan terhadap pemain muda berbakat yang akan melalui tahap pembinaan. Arsenal juga hanya membeli pemain yang bagus dengan harga yang sesuai. Namun demikian, dengan kondisi pemain seperti ini, arsenal tetap mampu tampil konsisten dan selalu mengisi empat besar klasemen liga inggris. Secara permainan, Arsenal juga memiliki ciri khas yang membuat orang ingin selalu menonton setiap pertandingannya. Permainan menyerang yang cantik dan dinamis selalu mengiringi setiap pertandingan yang dijalani. Meskipun permainan cantik ini tidak selalu berujung pada sebuah kemenangan, tetapi ini sudah menjadi hiburan tersendiri bagi penonton yang tidak hanya sekedar melihat hasil akhir saja. Permainan menyerang yang dinamis membuat setiap pemain dari setiap lini punya peluang yang sama untuk mencetak gol. Dan, ini terbukti dengan statistik yang menunjukkan bahwa pencetak gol Arsenal tidak hanya oleh penyerang saja melainkan juga dihasilkan oleh pemain belakang. Perpaduan faktor teknis dengan nonteknis sangat

mempengaruhi performa dan kinerja sebuah klub. klub arsenal telah berhasil memadukan kedua faktor ini. Menjadi klub yang berhasil memperoleh keuntungan terbesar sekaligus mampu menjadi tim yang memiliki permainan yang menghibur di lapangan. Dengan permainan yang menarik, penonton tidak akan ragu untuk selalu datang ke stadion. Ini berarti pendapatan dari

138

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

tiket menjadi lebih besar, dan begitu seterusnya. Siklus inilah yang menghidupi sebuah klub sehingga klub tersebut dapat tetap eksis dan berusaha meraih setiap peluang. walau bagaimana pun sebuah gelar juara merupakan tujuan akhir dari setiap kompetisi.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

139

Ironi Sepak Bola Nasional*

Sejenak kita alihkan perhatian kita dari hiruk pikuk perhelatan piala dunia untuk sedikit menengok ke negeri sendiri. Sebagaimana kita tahu bahwa telah lahir juara baru dalam kancah kompetisi liga super Indonesia. Sang juara baru itu adalah Arema Indonesia. Tim sepak bola dari kota Malang ini memastikan gelar juara saat kompetisi belum selesai dan tinggal menyisakan satu pertandingan lagi. Kita patut memberikan selamat kepada sang juara baru, Arema Indonesia, atas prestasinya menjuarai liga super Indonesia.

*

dipublikasikan di kompasiana

http://olahraga.kompasiana.com/bola/2010/05/29/wajah-sepak-bola/

140

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Keberhasilan Arema Indonesia menjuarai liga super boleh jadi hanyalah bagian kecil dari episode dan kisah suram dari perjalanan sepak bola Indonesia. Prestasi Arema boleh jadi hanyalah satu dari sedikit saja berita gembira dibalik carut marut dan kisah kelam wajah sepak bola Indonesia secara keseluruhan. Selama ini kita selalu saja disuguhi berita yang kurang menggembirakan terkait dengan persepakbolaan nasional. Mulai dari prestasi suram yang dimiliki oleh timnas, seringnya terjadi kericuhan dalam

pertandingan sepak bola nasional, sampai PSSI yang kurang greget dan tegas dalam memutuskan perkara yang terkait sepak bola nasional. Di balik carut marut sepak bola nasional sebenarnya ada lagi ironi yang menyertai penyelenggaraan kompetisi liga secara umum. Bukan suatu rahasia bahwa pendapatan pemain sepak bola dan pembiayaan operasional suatu klub sangatlah besar. Sebagai contoh, ada pemain lokal yang memiliki gaji ratusan juta per bulan. Apalagi pemain asingnya, sudah pasti mendapat gaji yang sangat besar (kalo ngga gede mana mau maen bola disini). Ironisnya, pembiayaan dan operasional klub-klub sepak bola nasional ditopang oleh anggaran pemerintah daerah. Ini artinya klub dibiayai oleh pemerintah daerah yang notabene merupakan uang rakyat. Jadi, selama ini rakyatlah (baca: kitalah) yang membiayai dan membayar para pemain bola yang bergaji sangat besar itu. Bukankah ini sebuah ironi!

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

141

Ironi ini nampak begitu nyata ketika pemain bola nasional yang hidup dari uang rakyat bertindak seenaknya dan tidak sportif. Sungguh jauh dari sikap seorang profesional yang hidup dari profesi bermain bola. Mereka seolah menutup mata dan telinga bahwa keberlangsungan hidup dan profesi mereka sangat bergantung dan ditopang oleh keuangan pemerintah daerah. Prestasi dan sportivitas yang semestinya menjadi tujuan dan kebanggaan tertutup oleh gaya hidup mewah dan segala fasilitas kelas satu yang selalu mereka dapatkan. Prestasi seolah menjadi kata-kata kosong di balik glamor dan hidup yang mewah. Dengan gaji besar yang didapatkan tidak sulit buat pemain bola ini mendapatkan dan memenuhi segala keinginannya. Ini tentu saja suatu kondisi yang amat tidak pantas. Tentu saja ini adalah sebuah ironi saat gelontoran dana yang melimpah tidak bisa menghasilkan sebuah prestasi yang

membanggakan. Dan lebih ironis lagi dana yang dikucurkan merupakan uang rakyat melalui pemerintah daerah. Padahal kita tahu dana untuk pendidikan saja begitu sulit didapat. Dan dana melimpah ini hanya dinikmati oleh segelintir pemain bola yang kenyataannya tidak bisa menampilkan permainan sepak bola secara profesional dan sportif. Semua rakyat berharap ada kemajuan yang berarti dalam perjalanan persepakbolaan nasional yang sangat kita cintai ini. Saat setiap perhelatan piala dunia, kita hanya bisa mengagumi para

142

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

pemain dan tim dari negara lain sambil menelan ludah atas kondisi sepak bola nasional. Hanya keputusasaan yang muncul saat tim lain telah begitu jauh melangkah dalam piala dunia sebagaimana korea selatan yang mampu mencapai semifinal piala dunia 2002. Entah kapan prestasi yang membanggakan bisa diraih oleh tim nasional kita. Namun demikian rasa optimis harus selalu

ditanamkan dalam hati bahwa suatu saat nanti Indonesia tidak hanya bisa sebagai penonton saja melainkan bisa menjadi salah satu kontestan piala dunia.

Semoga …

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

143

Menggugat Profesionalisme Sepak Bola Nasional*

Pekan ini adalah pekan terakhir dari penyelenggaraan kompetisi liga super Indonesia. Tahun ini Arema Indonesia telah memastikan diri menjadi juara kompetisi liga super indonesia. Meski telah mengakhiri kompetisi dan menghasilkan juara, masih banyak tanda tanya yang menyertai penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://olahraga.kompasiana.com/bola/2010/05/30/menggugat-profesionalisme-sepak-bolanasional/

144

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Rakyat patut mempertanyakan penyelenggaraan kompetisi sepak bola di Indonesia. Selama ini penyelenggaraan kompetisi jauh dari harapan masyarakat. Padahal semua orang tahu bahwa operasional klub peserta kompetisi dibiayai oleh anggaran pemerintah daerah. Ini sama saja menggunakan uang rakyat melalui pemerintah daerah. Alih-alih bisa menampilkan prestasi dan sikap profesional serta sportivitas tinggi, penyelenggaraan kompetisi justru lebih banyak diwarnai oleh kericuhan dan kontroversi. Sangat ironis dan amat jauh dari harapan seluruh masyarakat sepak bola Indonesia. Sebenarnya otoritas sepak bola nasional, yaitu PSSI, sudah membuat aturan yang mewajibkan klub sepak bola untuk membuat anggaran secara mandiri tanpa sokongan dana

pemerintah daerah. Namun, banyak klub yang keberatan dengan aturan ini dan tetap bergantung pada anggaran pemerintah daerah. Caranya adalah dengan mengundang sponsor yang bersedia ikut membantu pendanaan klub. Memang ada sebagian kecil klub yang secara mandiri bisa membiayai operasional klub tanpa bantuan pemerintah, namun sebagian besar klub tidak demikian. Salah satu klub yang membiayai opesional secara mandiri adalah Arema Indonesia, sang kampiun tahun ini. Melalui bantuan sponsor Arema mampu menjalani kompetisi dan akhirnya menjadi juara.

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

145

Pembiayaan mandiri klub mestinya adalah sesuatu yang niscaya dan suatu keharusan dari sebuah kompetisi sepak bola profesional. Tidak sepantasnya sebuah klub profesional

menggantungkan pembiayaan klub kepada pemerintah. Sudah selayaknya sepak bola menegakkan profesionalismenya dengan menjalankan aktivitasnya secara profesional dan mandiri. Di negara lain pun sebuah klub profesional peserta kompetisi nasional berusaha membiayai kegiatannya secara mandiri dan bantuan sponsor. Secara profesional, klub sepak bola mesti berperan sebagai sebuah institusi bisnis. Ada perhitungan pengeluaran dan

pendapatan secara cermat dan jitu. Ada perhitungan untung dan rugi. Dan tujuan akhirnya tentu saja ingin meraup keuntungan, di samping juga sebuah gelar juara. Pengeluaran klub tentu saja meliputi gaji pemain dan seluruh pengurus klub, biaya operasional penyelenggaraan pertandingan, biaya rumah tangga klub, dan lainlain. Adapun pemasukan klub bisa didapat dari sponsor, penjualan karcis stadion, hadiah dari kejuaraan, hasil penjualan pemain, dan lain-lain. Pendapatan klub inilah yang perlu dimaksimalkan oleh setiap klub sepak bola profesional. Sebagai sebuah bisnis, segala aktivitas klub perlu

dipertimbangkan secara ekonomis. Tidak ada salahnya klub mengajukan kredit kepada institusi keuangan untuk mendapatkan

146

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

bantuan finansial. platform semacam ini banyak dijalani oleh klubklub profesional di Eropa. Kerangka profesionalisme semacam inilah yang perlu dimiliki oleh setiap klub sepak bola nasional. Hanya prestasi dan sikap sportif serta profesional yang diharapkan dari para peserta dan pelaku sepak bola nasional. Dan melalui profesionalisme klub semuanya bisa dimulai. Kita semua harus yakin jika ada kemauan dan tekad, sesungguhnya selalu ada jalan untuk meningkatkan

profesionalisme sepak bola nasional. Dan pada akhirnya prestasi yang membanggakan dapat diraih. Mampukah pelaku sepak bola kita melakukannya?

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

147

The People Company*

The people company

Istilah ini begitu berkesan dan melekat erat di dalam pikiran saya. Istilah itu sebenarnya adalah tulisan yang selalu saya baca saat berangkat dan pulang kerja. Ini karena saya selalu lewat di depan sebuah kantor yang memajang tulisan tersebut di bagian atas bangunannya. Tulisannya begitu mencolok dan memudahkan orang melihat dan membacanya.

*

Dipublikasikan di kompasiana

http://ekonomi.kompasiana.com/bisnis/2010/01/10/the-people-company/

148

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Saya menduga tulisan ini adalah sebuah moto dan sebuah nilai yang coba ditetapkan oleh perusahaan yang memasang tulisan itu di atas gedungnya. Dan, moto itu menggambarkan sebuah nilai positif yang perlu diterapkan oleh setiap perusahaan di Indonesia bahkan di dunia. The people company bisa diartikan sebagai perusahaan yang berbasis pada orang-orang atau para pekerjanya. Ini bisa berarti orang-orang yang berada dalam perusahaan itu menjadi fokus utama dan subjek. Karenanya orang-orang ini perlu mendapat perhatian dan perlakuan yang layak agar dapat menunjukkan kemampuan terbaiknya. Dan, tentu saja hasil yang maksimal akan bisa dicapai sehingga perusahaan bisa mencapai tujuannya dan keuntungan dapat diraih. Banyak perusahaan yang hanya fokus mencari laba sebesarbesarnya dengan cara menggunakan (baca: menguras habis) sumber daya manusianya tanpa pernah memperhatikan orangorang yang melakukan pekerjaannya. Perusahaan-perusahaan ini menganggap para pekerjanya sebagai buruh yang telah dibayar untuk bekerja tanpa melihat sisi kemanusiaannya. Para pekerja ini diasumsikan bagai robot yang hanya boleh bekerja dan bertindak atas instruksi yang telah ditetapkan. Terkadang hak-hak yang mestinya diperoleh oleh para pekerja ini tidak dipenuhi oleh perusahaan padahal perusahaan telah memberikan beban yang seringkali lebih besar kepada pekerjanya. Ini adalah sebuah kondisi

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

149

yang membuat pekerja tidak nyaman. Perusahaan semacam ini bukanlah sebuah people company. Sebuah people company akan membuat para pekerjanya nyaman bekerja dalam posisinya masing-masing. Para pekerja ini mendapatkan hak-haknya sesuai dengan posisi dan tugasnya di perusahaan itu. Perusahaan yang sadar akan makna people company menyadari akan pentingnya kenyamanan para

pekerjanya. Kondisi kerja yang nyaman akan membuat setiap pekerja dapat mengeluarkan kemampuan maksimalnya dan dapat berkontribusi secara nyata terhadap pencapaian tujuan. Sebuah prinsip yang selalu dipakai oleh sebuah people company adalah bahwa pekerja merupakan aset dan investasi yang bisa meningkatkan nilai sekaligus dapat meningkatkan laba dalam jangka panjang. Para pekerja bukanlah beban yang hanya akan menambah beban biaya dari perusahaan melainkan sebuah investasi yang dapat berguna dalam jangka panjang. Sebuah people company tidak akan ragu mengeluarkan biaya besar untuk meningkatkan kemampuan para pekerjanya. Karena perusahaan yakin hanya dengan meningkatkan kemampuan pekerjanya, perusahaan akan tetap dapat survive dan bisa menghadapi tantangan yang senantiasa meningkat dari waktu ke waktu.

150

Teknologi, Adaptasi, dan Dunia yang Berubah

Rumusan sederhana dari people company

kondisi kerja nyaman > pekerja mengeluarkan kemampuan maksimal > kinerja perusahaan baik > laba

People company semestinya perlu dijadikan sebagai pola pikir yang seharusnya dimiliki oleh setiap perusahaan. Para pekerja perlu diberikan kenyamanan yang memungkinkannya mengeluarkan segenap kemampuan-nya. Fokus terhadap para pekerjanya akan menjaga dan bahkan meningkatkan performa perusahaan tersebut. Ini akan bermuara pada pencapaian tujuan dari perusahaan itu yang tak lain adalah laba. People company adalah sebuah keniscayaan dan bisa digunakan sebagai strategi dalam meraih keuntungan. Hanya people company sajalah yang mampu mempertahankan kinerjanya dari waktu ke waktu. Sebuah syarat penting bagi kelangsungan hidup sebuah perusahaan sebagai sebuah entitas bisnis.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->