P. 1
Standart Operating Prosedur

Standart Operating Prosedur

|Views: 175|Likes:
Published by Fahrudin Udin

More info:

Published by: Fahrudin Udin on Jan 17, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/09/2011

pdf

text

original

STANDART OPERATING PROSEDUR

PELAYANAN KESEHATAN GIGI DAN MULUT DI PUSKESMAS

I. ANAMNESA
1. Menanyakan dan mencatat identitas penderita meliputi
· Nama :
· Umur :
· Alamat :
· Pekeriaan :
2. Menanyakan dan mencatat riwayat kesehatan
Jantung
Kencing manis
Darah tinggi
Kehamilan (pada wanita)
Kebiasaan individu
Alergi
Komplikasi yang pernah dialami pada riwayat pengobatan lalu
Asma
TBC(paru)
HIV/AIDS
3. Keluhan utama
· Kapan dirasakan
· SiIat (sedang,akut,kronis )
· Tempat (lokal,menyebar )
· Sudah diobati/belum
II. PEMERIKSAAN
E.O : Pipi : dilihat, diraba ada kelainan/tidak
Bibir : dilihat,diraba ada kelainan/tidak
Kel.Lymphe di leher : dilihat,diraba ada kelainan/tidak
I.O : Gigi geligi warna,posisi,karies,bentuk/ukuran,kelainan mukosa pipi (ulcus,lesi,radang )
Langit-langit keras (Kista,celah langit,tumor tonus,eksostosis)
Dasar mulut (bengkak,kista,ranula)
III. DIAGNOSA
IV. RENCANA PERAWATAN
PROSEDUR TUMPATAN GIGI PERMANEN
I. MENYAPA PASIEN DENGAN RAMAH
II. ANAMNESA
1. Menanyakan dan mencatat identitas penderita (idem No I)
2. Keluhan utama :
Menanyakan lokasi gigi yang sakit
Mulai kapan dirasakan
· SiIat sakit : terus menerus
· Kadang-kadang ( bila kemasukan makanan)
· Timbulnya rasa sakit
- Spontan(tanpa rangsangan)
- Adanya rangsangan(dingin,panas)
III. PEMERIKSAAN
L.O: Pemeriksaan pada gigi yang sakit
· Perkusi dengan pinset
Caranya : ketuk-ketuk gigi yang dikeluhkan dengan pangkal pinset
· Druk/tekan dengan pinset
Caranya : tekan bagian oklusi gigi yang dikeluhkan dengan pinset atau letakkan
pangkal pinset diatas gigi yang dikeluhkan kemudian penderita disuruh
mengatupkan gigi atas dan gigi bawah
· Mengukur kedalaman kavitas dengan sonde
Caranya : masukkan uiung sonde kedalam kavitas
IV. DIAGNOSA
Ditegakkan berdasarkan:
· Anamnesa
· Keluhan Utama
· Pemeriksaan I.O
V. RENCANA PERAWATAN
1. TUMPATAN SEMENTARA
1. Pembuangan iaringan karies dengan excavator
2 . Preparasi kavitas dengan bur sesuai dengan klasiIikasi tumpatan (amalgam)
3. Sterilisasi kavitas
4. Pemberian obat(eugenol) sebagai relieI oI pain ( Powder ¹ Liquid)
5. Penambalan sementara dengan Iletcher (Powder ¹Liquid)
6. Instruksi pasca tumpatan
o Tidak boleh untuk makan sebelum 1 iam setelah ditumpat
o Hati-hati bila menyikat gigi terutama gigi yang di tumpat sementara
B. TUMPATAN GIGI TETAP
1. Alat yang diperlukan
2. Bahan kelengkapan
3. Bahan tumpatan
4. Persiapan alat
- Dekontaminasi alat
- Sterilisasi alat
5. Preparasi kavitas
6. TAHAP : - Pembersihan iaringan dalam kavitas dengan excavator
- Preparasi kavitas
- Pemblokiran
- Penderita diberitahu untuk tidak menutup mulut sampai selesai ditumpat
termasuk tidak boleh menggerakkan lidah
- Mengeringkan kavitas dengan CHIP
BLOWER/THREE WAY SYRING
- Sterilkan kavitas dengan aquades
* Bila kavitas dalam dan tidak mungkin dilakukan tumpatan permanent maka dilakukan
tumpatan sementara, kemudian penderita dipesan datang 3 hari lagi untuk dilakukan
tumpatan permanent.Kemudian dilakukan penembalan dengan Iletcher.
* Bila cavitas tidak dalam dan bisadilakukan tumpatan tetap dengan
amalgam
1. Lakukan penambalan basis dengan cara.....
2. Lakukan penambalan amalgam
3. Penielasan setelah penambalan.

PROSEDUR PERAWATAN PULPA
DEFINISI : Perawatan pulpa adalah Perawatan yang dilakukakan pada gigi vital dan yang
meliputi :
1. Pulp Capping
2. MummiIikasi
3. Pulpotomi
4. Pulpektomi
TUJUAN : Mempertahankan pulpa agar tidak teriadi keradangan lebih laniut
sehingga
1. Persiapan alat dan bahan
a. Alat : Alat diagnosa dasar(sonde,pinset,kaca mulut)
Alat tumpatan(plastik Iilling,semen spatel,glass plate)
Masker
Rubber dam
Sarung tangan
Bur
b. Bahan : Kapas,cotton roll
Arsen,Eugenol,CHKM,TKF,H2O2,Aquades,Alkohol,
Zn PhosIat,Fletcher
2. Persiapan Pasien
a. Anamnesa : Keluhan utama : Nyeri spontan
b. Pemeriksaan E.O: TAA
I.O : Karies media dan proIunda
c. Diagnosa : Pulpitis kronis
3. Tindakan : Perawatan MummiIikasi
1. Pembuangan iaringan karies yang nekrosa dengan
2. Preparasi kavitas dengan bur sesuai dengan klas
3. Lakukakan isolasi denagn cotton roll dengan meletakkan
4. Keringkan kavitas dengan three way syring
5. Pemberian obat(arsen),untuk pulpa tutup dengan
6. Pasien diberi obat analgesik untuk menahan rasa sakit
7. Pasien diberitahu untuk kembali setelah 3 hari di
8. Kuniungan berikutnya Iletcher dibongkar,arsen
9. Setelah pulpa/gigi mati dlm keadaan aseptic
10. Aplikasi dengan desinIektan (CHKM) tutup dengan
11. Pasien kembali 1 minggu
12. Fletcher dibongkar obat desinIektan dikeluarkan
13.Aplikasi obat mumiIikasi (putri Dumor,putrek)
14.Aplikasi Zinc Phospat cement diatasnya,tutup
15.Kuniungan setelah 1 minggu,apabila tidak ada

PROSEDUR PENCABUTAN GIGI SULUNG
1. SASARAN
Anak yang mengalami permasalahan pada Iase gigi pergantian
Semua pasien yang gigi sulungnya perlu dicabut
2. TUJUAN
a.Meningkatkan mutu pelayanan gigi dan mulut di Puskesmas khususnya dalam hal
pencabutan gigi sulung
b.Mencegah mal-oklusi
c.Mencegah teriadinya inIeksi berulang
d.Meningkatkan pengetahuan penderita tentang kesehatan gilut
3. TENAGA
a. Dokter gigi puskesmas
b. Perawat gigi puskesmas

KEGIATAN
PERSIAPAN ALAT
Mempersiapkan alat-alat yang sudah disterilkan pada meia instrumen,meliputi kaca
mulut,pinset,excavator,dental unit pada posisi siap pakai termasuk air kumur Menyiapkan 2
baskom desinIektan,1 waaskom berisi larutan klorin,dan 1 waskom berisi air sabun. Larutan
klorin dengan menambahkan 1 bagian klorin dengan 9 bagian air
II. ANAMNESA
1. Menanyakan dan mencatat identitas penderita (idem No I)
2. Keluhan utama
Menanyakan lokasi gigi yang sakit
Mulai kapan dirasakan
· SiIat sakit : terus menerus
- Kadang-kadang ( bila kemasukan makanan)
- Timbulnya rasa sakit
- Spontan(tanpa rangsangan)
- Adanya rangsangan(dingin,panas)
III. PEMERIKSAAN
Menielaskan kepada pasien dan pengantar bahwa akan dilakukan pemeriksaan
Ronnga mulut gengan tuiuan untuk mengetahui kelainan gigi
Minta iiin penderita/pengantar untuk dilakukan pemeriksaan
Meniaga privasi pasien dengan menutup korden dan tidak ada rang lain dalam
ruangan kecuali paramedis yang membantu.
r MenginIormasikan pada pasien/pengantar bahwa akn memakai
masker
Dengan benar yang menutupi hidung dan mulut.
Mencuci tangan dengan sabun sebelum melakukan pemeriksaan dan
memakai sarung tangan .
Mempersilahkan penderita duduk pada kursi gigi kemudian mengatur
posisi kursi gigi senyaman mungkin bagi penderita maupun
pemeriksa.
Menanyakan kepada penderita apakah posisi sudah nyaman, bila
belum mengatur kembali posisi sampai penderita merasa nyaman.
Mempersilahkan penderita untuk berkumur 2 kali.
PEMERIKSAAN EKSTRA ORAL.
Melihat pipi dan bibir apakah ada pembengkaan bentuknya
simetris atau tidak, apakah ada celah bibir.
Bila ada pembengkaan pipi, meraba pipi memakai empat iari
dengan menekan pipi secara lembut untuk merasakan adanya beniolan/ pembengkaan dan
menilai apakah keras, lunak, ada Iluktuasi atau tidak.
Bila ada pembengkaan bibir, memeriksa bibir bawah dengan
menarik bibir bawah kearah bawah dan memeriksa bibir atas
dengan menariknya ke atas untuk melihat apakah ada
perubahan warna, beniolan, pembengkaan. Menekan dengan
lembut bibir untuk merasakan apakah keras, lunak atau ada
Iluktuasi.
Memeriksa keleniar getah bening di bawah rahang bawah
dengan cara meraba menggunakan iari teluniuk dan iari tengah
menekan dengan lembut menyusuri dari belakang telinga ke
submandibula sampai arah depan/dagu untuk menemukan
adanya pembesaran keleniar getah bening.
PEMERIKSAAN INTRA ORAL.
Inspeksi.
o
Meminta pasien membuka mulut selebar mungkin.
o
Melihat menggunakan kaca mulut yang dipegang
dengan tangan kiri/kanan ke seluruh permukaan gigi
apakah keadaannya bersih / kotor, adakah gigi lubang
(karies), warna, bentuk, gigi permanen sudah tumbuh
atau belum dan letak gigi.
o
Melihat apakah ada gusi bengkak, gusi bernanah,
kemerahan dan berdarah.
o
Melihat apakah ada kelainan pada mukosa pipi dan
lidah, bercak putih, bercak merah, warna merah
kebiruan, radang dan ulcus.
o
Melihat apakah ada kelainan celah pada
palatum/langit-langit mulut, tumor eksostosis.
o
Melihat dasar mulut apakah ada bengkak, lesi , ulcus
o
Melihat adanya perubahan warna gigi meniadi
kehitaman.
Palpasi.
o
Merasakan apakah ada gigi goyang dengan cara
meniepitkan pinset pada bagian mahkota gigi
kemudian menggoyangkan gigi kearah luar dan dalam
2 kali, bila gigi bergerak seiauh ~ 2mm berarti gigi
tersebut goyang.
o
Meraba gigi dengan cara meniepit cotton pellet
menggunakan pinset kemudian menekan gusi dengan
lembut dan melihat apakah mudah berdarah atau
keluar nanah.
o
Meraba gusi dengan uiung iari teluniuk tangan kanan
dan menekannya apakah gusi bengkak, keras, lunak,
Iluktuasi, keluar nanah, nyeri ( dengan melihat
ekskresi pasien ).
Soundage.
o
Memeriksa karies dan kedalamannya dengan cara
memasukan uiung sonde kedalam lubang gigi untuk
menentukan kedalaman lubang gigi dan mengelilingi
lubang gigi untuk menentukan kedalaman karies
sampai ke iaringan mana (sampai dentin atau pulpa).
Test vitalitas dengan cara
o
Test dingin ( menggunakan kapas yang telah di
semprot clorethile dan di letakan di kavitas )
o
Test open buur ( di lakukan bila tes dingin dn sonde
negatiI dengan cara membuka atap pulpa sampai
positiI ).
Perkusi.
o
Mengetuk mahkota gigi dengan menggunakan
pangkal kaca mulut untuk mengetahui nyeri dengan
melihat ekspresi penderita.
Druk.
o
Mengetahui penialanan keradangan dengan cara
meletakan pangkal kaca mulut di atas mahkota gigi
kemudian penderita di minta menggigit perlahan-
lahan untuk mengetahui nyeri dengan melihat
ekspresi penderita ( Bila gigi lawan tidak cukup di
tekan dengan pangkal kaca mulut )
Melepas sarung tangan dan mencuci tangan dengan sabun.
Mencatat hasil pemeriksaan dan menginIormasikan kepada
penderita.
Menanyakan pada penderita apakah ada yang ingin di
tanyakan tentang hasil pengukuran.
Memberikan iawaban sampai pasien mengerti dengan ielas.
d. PEMERIKSAAN PENUNJANG
·
Melakukan ruiukan pemeriksaan Ioto rontgen bila ada kelainan
benih gigi, kekurangan tempat, umurnya sudah sesuai.
e. DIAGNOSA.
fŦ8LnCAnA ÞL8AWA1An
·
Memberitahukan kepada pasien pengantar hasil pemeriksaan dan
rencana tindakan atau perawatan selaniutnya
·
Menanyakan kembali kepada pasien/pengantar apakah ada yang
belum ielas. Kemudian meniawab pertanyaan pasien sampai
mengerti dengan ielas
·
Meminta pasien/pengantar untuk melakukan persetuiuan tindakan
medik dengan menandatangani inIorm content
g. PENCABUTAN GIGI SULUNG
·
Persiapan penderita
o
Menielaskan kepada penderita bahwa akan dilakukan
tindakan pencabutan gigi sulungnya dengan tuiuan untuk
memberi kesempatan gigi permanen tumbuh dengan baik
o
Menielaskan kepada penderita bahwa sebelumnya
pencabutan akan dilakukan pembiusan dan setelah itu
penderita akan merasakan dingin (bila menggunakan Chlor
Ethyl) atau merasa tebal (bila menggunakan suntikan
lidocaine)
o
Minta iiin penderita/pengantar untuk dilakukan tindakan
(bolehkah saya mulai sekarang ?)
·
Mempersiapkan alat dan obat anastesi dan alat tindakan
pencabutan gigi sulung yang sudah disteril di media instrumen
sesuai dengan gigi yang akan dicabut dengan cara mengambil alat
dari kotak instrumen memakai korentang dan meletakkan di meia
instrumen.
·
Mencuci tangan dengan sabun dan memakai sarung tangan steril
·
Tindakan anastesi, bila sudah goyang menggonakan Chlor Ethyl,
dan belum goyang menggunakan lidocain
o
Bila menggunakan Chlor Ethyl :
Mengambil kapas steril menggunakan pinset dan
menetesinya dengan betadine di atas cucing
Mengolesi gusi pada daerah gigi yang akan dicabut
dengan gerakan searah 1 kali
Mengambil kapas 2 buah gulungan dengan pinset,
kemudian kapas dipegang dengan tangan kiri
Memegang Tabung Chlor Ethyl dengan tangan kanan
kemudian uiungnya didekatkan pada kapas dengan iarak
1 cm kemudian menyemprot kapas dengan Chlor Ethyl,
tunggu sampai kapas berbuih
Meminta pasien membuka mulut kemudian meletakkan
kapas sambil di tekan pada bagian bukal dan
lingual/palatinal gigi yang akan dicabut
o
Bila menggunakan anastesi lidokain komp 2 ° :
Mempersiapkan lidokain ampul dan mematahkan uiung
ampul menggunakan gergaii ampul pada leher ampul kemudian melapisinya dengan kasa dan
mematahkan menggunakan tangan.
Mempersiapkan spuit 3 cc, membuka tutup spuit dan
memindahkan lidokain ke dalam spuit dengan cara
menghisap isi ampul sampai habis dan menutup kembali
spuit. Membuang botol ke tempat sampah medis
Membuang udara dalam spuit dengan cara memposisikan
spuit dengan uiung iarum menghadap ke atas, kemudian
ketuk perlahan syringe. Kemudian dorong pompa perlahan-
lahan sampai udara tidak tampak lagi dan cairan keluar
sedikit di uiung iarum.
Mengambil kapas steril menggunakan pinset dan
menetesinya dengan betadine di atas cucing.
Mengolesi gusi yang akan dilakukan inieksi dengan
gerakan searah 1 kali
Gusi bagian bukal menyuntikan lidokaine ke gusi sekitar
apeks pada gigi yang akan dicabut dan melakukan
aspirasi, apabila keluar darah menggeser posisi iarum ke
titik lain dan memasukkan iarum sampai menyentuh
tulang. Menyuntikkan lidokain 1-1,5 cc. Mencabut kembali
iarum
Gusi bagian lingual/palatal : Menyuntikan lidokain ke gusi
sekitar apeks pada gigi yang akan dicabut dan melakukan
aspirasi apabila keluar darah menggeser posisi iarum
ketitik lain dan memasukkan iarum sampai menyentuh
tulang. Menyuntikan lidokain 0,5-1 cc. Mencabut kembali
iarum
Membuang spuit pada saIety box dengan cara uiung iarum
masuk lebih dulu
Menunggu sampai obat bereaksi dan menimbulkan rasa
tebal dengan menanyakan pada pasien apakah sudah
terasa tebal dan bagaimana perasaan pasien apakah
terasa mata berkunang-kunang atau pusing. Bila sudah
terasa tebal maka langsung dilakukan pencabutan
·
PENCABUTAN
o
Bila anastesi menggunakan Chlor Ethyl
Meletakkan uiung tang pada bagian bukal dan
lingual/palatinal gigi sampai dengan cervical gigi /
biIurcasi gigi
Pada gigi yang mempunyai 1 akar (gigi anterior)
memutar gigi searah sambil ditarik keluar
Pada gigi yang mempunyai lebih 1 akar menggerak-
gerakkan gigi ke arah bukal dan lingual/palatinal
supaya gigi terlepas dan menarik gigi keluar
o
Bila anastesi menggunakan lidokain
Melakukan pemisahan gigi dan gusi dengan memakai
bein dengan posisi bein mesio bukal / disto bucal gigi
yang bersangkutan, dengan gerakan bein apikal ke
coronal (dari bawah ke atas) sampai gigi goyang.
Meletakkan uiung tang pada bagian bukal dan
lingual/palatinal gigi sampai engan cervical gigi /
biIurcasi gigi
Pada gigi yang mempunyai 1 akar (gigi anterior)
memutar gigi searah sambil ditarik keluar
Pada gigi yang mempunyai lebih akar menggerak-
gerakkan gigi ke arah bukal dan lingual/palatinal
supaya gigi terlepas dan menarik gigi keluar
o
Mengambil tampon menggunakan pinset kemudian
menetesi tampon dengan betadine di atas cucing,
meletakkan tampon pada luka bekas pencabutan dan
meminta pasien untuk menggigit tampon kuat-kuat
o
Membuang sampah medis kapas betadine, tampon yang
digunakan selama tindakan gigi, dan gigi yang sudah
dicabut ke dalam tempat sampah medis
o
Melepaskan sarung tangan dan dimasukkan dalam tempat
sampah medis kemudian mencuci tangan memakai sabun
o
Menyampaikan pada pasien/pengantar bahwa gigi sudah
dicabut dan apakah ada yang perlu ditanyakan oleh
penderita/pengantar
o
Mencatat hasil tindakan pada kartu status penderita
7. PENGOBATAN
o
Mencatat pengobatan pada kartu status penderita
8. KONSELING
·
Menielaskan kepada pasien/pengantar setelah pencabutan
untuk:
·
Menggigit tampon¹ 1 iam, boleh meludah tapi tampon
tidak dibuang/tetap digigit.
·
Tidak menyentuh bekas pencabutan dengan lidah karena
bisa menyebabkan inIeksi
·
Tidak menghisap-hisap karena bisa menyebabkan inIeksi
·
Tidak berkumur-kumur terlalu keras selama ¹ 24 iam,
menghindari perdarahan dan inIeksi
·
Mengaiukan kepada pasien/pengantar untuk meniaga kebersihan
mulut dengan cara menyikat gigi sesudah makan dan sebelum
tidur dengan memperagakan cara menyikat gigi yang benar
·
Menganiurkan pasien menyikat gigi setelah makan makanan
manis dan asam, dan makanan yang lengket di gigi
·
Membiasakan memakan makanan yang berserat masalnya sayur
dan buah
·
Menganiurkan pada pasien/pengantar untuk segera kontrol bila
ada keluhan atau bila ada lagi gigi yang berlubang
·
Menganiurkan pada pasien/pengantar untuk memeriksakan gigi
secara rutin setiap 6 bulan sekali
·
Memberi kesempatan pada pasien/pengantar untuk menanyakan
hal yang kurang ielas dan meniawab pertanyaan sampai
pasien/penderita ielas
·
Mengecek pemahaman pasien/pengantar dengan memberikan
pertanyaan terbuka atas inIormasi yang sudah disampaikan
·
Mencatat hasil konseling pada kartu status penderita
·
Mengucapkan terima kasih sudah datang dan semoga lekas
sembuh
9. PASCA PELAYANAN
a. Dekontaminasi
·
Memakai sarung tangan rumah tangga
·
Memasukkan alat-alat yang sudah terpakai ke dalam bak
dekontaminasi selama 10 menit
·
Memindahkan alat dari bak dekontaminasi ke dalam bak
air sabun
·
Membersihkan alat-alat dengansikat dan air sabun
·
Membilas alat-alat yang sudah bersih dengan air mengalir
·
Mengeringkan alat-alat dengan handuk bersih. Lalu ditaruh
ke dalam bak instrumen tertutup sesuai dengan ienis alat
b. Sterilisasi
Memasukkan alat-alat bak instrumen tertutup ke dalam
sterilisator
Menyalakan sterilisator, mengatur suhu pada 170 deraiat
selama 30 menit
Mematikan sterilisator, menunggu hingga dingin baru
kemidian diambil
Menyimpan alat yang telah disteril di lemari alat steril
PROSEDUR PENCABUTAN GIGI PERMANEN
I.DIAGNOSA
·
Bila masih inIeksi akut,maka pencabutan ditunda,dan menielaskan kepada
pasien tentang bahaya, bila pencabutan dilakukan pada gigi yang masih
dalam keadaan inIeksi akut.
·
Memberi pengobatan dan meniadwal rencana pencabutan.
Diagnosa ditegakkan berdasarkan:
Anamnesa
Keluahan Utama
Pemerikasaan I.O
TAHAP YANG DILAKUKAN
Memberitahu pasien bahwa giginya harus dicabut dan
memberitahu setiap tahap yang akan dilakukan,serta
menanyakan apakah pasien sudah makan atau belum
Memberitahu pasien tentang lokasi atau tempat yang akan di
anastesi ( di suntik)
Asepsis daerah yang akan dilakukan penyuntikan dengan
menggunakan antiseptik
Setelah iarum di suntikkan,aspirasi untuk memastikan tidak
teriadi inieksi ekstra vaskuler
Deponir bahan Anestesi lakukan massage di tempat yang di
anestesi.
Observasi pasien sambil menunggu eIek anestesi ( dengan
pertanyaan,apakah pasien sudah merasa tebal atau ada eIek
gringgingan pada uiung separo lidah/satu sisi,serta dilakukan
observasi dengan memakai lat,sonde pada gigi melingkar
servikal dan lakukan drug pada gigi untuk memastikan apakah
anestesi sudah benar-benar ialan
Jika anestesi sudah bereaksi ,baru dilakukan ekstraksi
Apabila gigi sudah tercabut,perikasa socket untuk memastikan
tidak ada sisa gigi/Iragmen tulang
Kompresi socket lalu gigit tampon kurang lebih 30 menit s/d 1
iam.
1. Alat yang akan digunakan disterilkan terlebih dahulu dengan
·
Boiling Water
·
Alkohol
2. Beritahu penderita setiap tahap pelayanan yang akan dilakukan
3.Mengolesi sekitar gusi/mucosa yang akn disuntik dengan larutan
betadine(tiap ml mengandung povidone Iodine 100 mg)
4. Penyuntikan dengan bahan bahan anaesthesi yaitu Lidocaine comp.2
°RA : InIiltrasi
RB : Blok Anaesthesi/MA
5. Lakukan pemisahan gigi dan gusi dengan memakai bein
6. Lakukan pencabutan gigi
Pemilihan tang sesuai dengan gigi yang akan dicabut.
7. Beri obat anti perdarahan dalam socket bekas pencabutan dengan
marbalet,alveologil dll)
8. Pemberian tampon
9. Pemberian obat analgetik,antibiotik,bila perlu anti inIlamasi
10.Instruksi pasca pencabutan
Gigit tampon 1 iam
Socket bekas pencabutan iangan dipegang/disentuh lidah
Jangan disedot
Jangan kumur terlalu keras selama 2 hari
11.Menanyakan lokasi gigi yang sakit
12.Mulai kapan dirasakan
SiIat sakit : terus menerus
Kadang-kadang(bila kemasukan makanan)
Timbulnya rasa sakit
Spontan(tanpa rangsangan)
Adanya rangsangan(dingin,panas)
II.PEMERIKSAAN
I.O : Pemeriksaan pada gigi yang sakit
Perkusi dengan pinset
Caranya : ketuk-ketuk gigi yang dikeluhkan dengan pangkal
pinset
Druk/tekan dengan pinset
Caranya: tekan bagian oklusi gigi yang dikeluhkan dengan
pinset
atau letakkan pangkal pinset diatas gigi yng
dikeluhkan
kemudian penderita disuruh mengatupkan gigi atas
dan gigi
bawah
Mengukur kedalaman kavitas dengan sonde
Caranya : masukkan uiung sonde kedalam kavitas
III.RENCANA PERAWATAN
L.O: Pemeriksaan pada gigi yang sakit
·
Perkusi dengan pinset
PROSEDUR PENCABUTAN GIGI PERMANEN
1. Alat yang digunakan disterilkan lebih dahulu dengan
- Boiling water
- Alkohol
2. Diberitahu penderita tahap pelayanan yang akan dilakukan
3. Mengolesi sekitar gusi / mucosa yang akan disuntik dengan larutan
betadin ( tiap ml. Mengandung povidone iodine 100 mg )
4. Penyuntikan dengan bahan-bahan anastesi yaitu lidocaine comp 2°
RA : InIlltrasi pada gingiva sesuai regio
RB : Anterior : inIiltrasi pada gingiva sesuai regio
Posterir : Blok anaesthesi pada Ioramen mandibula ( Mmasukan
iarum dari arah P1 yang berlawanan pada mokosa mandibula setinggi
0,5 1 cm diatas permukaan oclusal gigi posterior , iarum menelusuri
tulang seiauh 1 cm dan masukkan lidokain )
5. Lakukan pemisahan gigi dan gusi dengan memakai bein.
Pemilihan tang sesuai dengan gigi yang akan dicabut
6. Lakukan pencabutan gigi dengan gerakakan luksasi ( posterior ) dan rotasi ( anterior ), dengan
posisi operator sesuai dengan gigi yang akan dicabut.
7. Beri obat anti pendarahan dalam soket bekas pencabutan dengan
marbalet, alveogil dll .
8. Pemberian tampon betadin pada bekas pencabutan .
9. Pemberian obat analgesik, antibiotik, bila perlu anti inIlamasi
10.Instruksi /asuhan pasca pencabutan
Gigit tampon 1 iam
Soket bekas pencabutan iangan dipegang/disentuh lidah
Jangan disedot
Jangan kumur terlalu keras ¹ selama 2 hari
KONSERVASI /PENAMBALAN
A. PENAMBALAN SEMENTARA
1. Pembuangan iaringan karies dengan excavator.
2. Preparasi kavitas dengan bor sesuai dengan klasiIikasi tumpatan.
3. Sterilitas kavitas.
4. Pemberian obat (eugenol) untuk mengurangi rasa sakit
5. Penambalan sementara dengan Iletcher ( Powder ¹ liquid )
6. Instruksi pasca tumpatan.
Tidak boleh untuk makan sebelum satu iam setelah di tumpat.
r Hati-hati bila menyikat gigi terutama gigi yang di tumpat sementara.
III. DIAGNOSA
Petugas menentukan diagnosa banding
Petugas menentukan diagnosa klinis
Petugas mencatat hasil diagnosa
IV. PERSIAPAN TINDAKAN
Petugas melakukan sterilisasi instrumen.
Petugas melakukan rencana perawatan.
Petugas melakukan surat persetuiuan tindakan ( inIormed concent )
V. TINDAKAN
JENIS TINDAKAN YANG DILAKUKAN :
Pencabutan gigi sulung.
Pencabutan gigi permanen.
Tumpatan sementara.
Tumpatan tetap.
Permbersihan karang gigi/scalling.
Perawatan pulpa.
PENCABUTAN
2. PROSEDUR PENCABUTAN GIGI SULUNG
1.Alat yang di gunakan di sterilkan terlebih dahulu dengan
Boiling water.
Alkohol.
2.Beritahu penderita setiap tahap pelayanan yang akan dilakukan
3.Mengolesi sekitar gusi/mucosa yang akan disuntik dengan desinIektor (larutan
betadine)
4.Lakukan anasthesi
Chlor ethyl
Penyuntikan dengan bahan anasthesi
Lidocain comp 2° SK
5. Dilakukan pencabutan gigi sesuai regio dengan menggunakan tang gigi sulung
6. Pemberian tampon betadine pada bekas pencabutan
7. Pemberian obat Analgetik dan antibiotik bila perlu.
8. Instruksi/asuhan pasca pencabutan
Tampon digigit 1 iam
r Luka bekas pencabutan iangan di pegang/dihisap
PROTAP PEMBERSIHAN KARANG GIGI
1. Pasien dipersilahkan masuk dan duduk dikursi depan meia dokter.
2. Dilakukan anamnesa dan dicatat di kartu status.
3. Persiapan alat-alat.
4. Pasien dipersilahkan duduk di dental chair.
5. Posisi mulut pasien setinggi siku operator.
6. Sandaran kursi dalam posisi 45°
7. Pasien diinstruksikan kumur terlebih dahulu.
8. Operator memakai sarung tangan dan maskes, lampu dinyalakan lalu pasien diinstruksikan
untuk buka mulut.
9. Pemberitahuan kepada pasien tentang keadaan rongga mulutnya.
10. Pembersihan karang gigi pada tiap regio, posisi operator disesuaikan.
11. Pasien diinstruksikan kumur dipulas dengan brush, pumise ¹ pasta, diolesi povidone
yodine.
12. Instruksi Px.
13. Kursi diturunkan.
14. Pemberian resep apabila diperlukan.
15. Menyelesaikan administrasi.

$   0:,3:9,2, W ,5,3/7,8,,3 W $1,9 80/,3 ,:9 7438  W %025,9 4, 2030-,7  W $:/,/4-,9

-.0./.9 /7..-0:2   !#$  !5/.3.3.

9 /7./.3.-.0..3. -7/.9/.

0.3. 0 250/007/.-.9 /7..9/.3./.

 .9/.

5488 .73.708 -039:. 0.

..38..     $ '  #!#% !# $&#%&!%!#   !!$#   $   03.9/0399.8 89.3.3 0.8.3/./.0.8:.3.3..35.38.7. 89.02.8503/079. 03.9907:820307:8 .32.3.39 .3:.3  %2-:3..3 -.3:9.38./.3 9.53809 W 7:.9.8    !#$   !02078.32:48.8.39 9:247943:8 08489488  .34. .2....38.35.7.9  $5439.::7.3 /33 5.3  /.3907.3 ./.3.55 :.3..8.3.:8 08 7.3/03.3.3/7.8.3  .9 W !07:8/03.7.98. 7.35.3 W W W  $1.09: 09:./.7.5.8.3/0:.353809 .3.3203.3. /024    0:.72::9 -03.9 :.

9.3/03.3-.3.8/..2308.3::3843/00/..3.2.9..7.2.3.2..3-. .34:8.3 5. W 0:..53809/.9.8.3/0:.7.8 '   $ 90.3/03.302:/.9:5.353809 . W 03::70/.3843/0 ./8:7: 203.3...3503/079.9.:09.90.3/0:.3&9..9.7.3 W 3.3-07/.8:.90.8.3.353809.8/03.2.

9..3/.3.3.9.28090.3802039..3.9.8008.7..7.9  $9078.  8...73..39:25.3..2.9.9.-40:39:2..8 !02-47.8.30.30.7001415..81.8/03.7.3   .8.8.3/9:25.3   ..3./-079.9 4.3   !078.9:25..5.3.9802039..7./03.73.9.8.9.-40 20307.3.::39:9/..708/03..9-.8.8   !02-07.8/03..34-.5.9 0:034 80-.2.23.9 .2.3-:7808:.380-0:2.3  '  #!#%   %&!%$%#   !02-:.2-./03.9.8/03...203.203:9:52::9 9072.....8.3 !03/079.9 03073.   %&!%%%!   ..9.3109.2    $9078.947 !705./9:25.3003.3 4%/.3/.9 0439.9  !705.W !02078.9./9:25..3 !4/07 6:/    !03.3 .3!  #..25..89:25.9907:9.8.947   !705..8  %! !02-078.07 !4/07 6:/    3897:85.3/507:.8:9/.7.

2/.3039 02:/.9.8/.3..3/03.:./08  .9.3..2:33/.9.39/.3/.35072..9.3503/079.7..3 9:25.8/03.39:25.3 9:25.30392././508.3109.:..350302-.3802039.9.:. 02:/.3.35072.6:..:39:/.%#$# $907.07  .:.7.3/.9.

/.9.3:9.88/03.30-../08 44  3!481./.2 $.503...803 .4994374 7803 :034  %   6:.9..3 -  !02078..2-..8.:.9.07   !078.807 #:--07/.3:9 803.79/.2::9  .:.9/.8 ././.70820/.3 5..35:5.3 %  .35741:3/.!:5987438 .3 :7 -  .3909.3-.2.907.553   :221..!07.3..3.3!.   .8   !:54942   !:50942 %&&025079.3..99:25.3   !# $&#!#%!&! $!07.348.2-.3-8./07.5..3503./.9/../.7:39..   !078..  .5/03..9./.2308.:.3.3 .2/.35.2  !030.3.9..  3....2.3 .38090.3503.9.3.3.8..0:.5.90  ..0785439.3/.7.2  .348.:.9.  .3 205:9   !:5..7 843/0 53809 . .8913 8020385.3.9 09....2.39:25.3-.885.35:5.90 .2-./.5..3.89/.

109.7.  %3/.3.8.3.4994374/03.708.873  !02-07.73.9  !.384.9.5:5.9.8.8  !02-:.3  !705.7803 :39:5:5.3-07:93..9 ..::39:02-.3..34-.39700.32009.8/03.3  073.9.:.8  .803/-079...9.7803  $090.3!07.8090./03.8.07/-43.8/03.08:39:203../03..3.7 .803/-074-.3:221.3.37.3.9:9:5/03.3.7/  :3:3.330748.8/03.3  !..3-:7808:.

.3  !./..9. 033.80507.9.32:9:50.9.!485.8.23: .8:8:83.3203.3.7.38::33.507:/.-.350309.2..3503/079.5.3/0:.35.23:  09../.80302-.3108-07:..-:9.74-.38::3 - 03.3 $02:.1.../.8 - !07./3.907. 03.32::9/!:8082.3.803.8 5:97:247 5:970   5.8/03.8059.3 / 033.02039/..2.39. 4:8 .83.3080.92:21.-:9   %&& .9/.83.9039.3  5. 9:9:5  :3:3.38090.  5.3/083109..2.0.25072.  !# $&#!&%$&&   $$# 3.3/.0.:.8  .84-. 503.95:8082. 49075:8082.9./..9.07/-43..3  9:9:5/03.9/20.9/083109.3:9   % .5.

 03..2.3:39:20309.3.78.8    !#$ 030.9907:820307:8 .20.3503/079..3..3 W$1.9  $5439.8503/079.3473 /.842-078.3/.9 :.:.842-078.3..02.3-.7:9.% !#$!% 025078.9072.8.9../8907..842/083109.3.98.3.803/.5.3 473/03./.2::903..9/0399./.5.8./.-:3 ..:0.38.3.3 39.7:9. 2::9 53809 0.3  %2-:3.35..7-...3.8.39.7.3 .3 .3 -.5.3 -.3.947 /039.3/7..3 #433./.3.3897:203 205:9.8:.2-.3 /33 5..38.32.3473/03.39::..55.3:9.3 9.3503.7   $   03..7.7:2:703.8...38.3203.3.34.. /024    0:..3  /.7.305.3203.:395.3-.38:/.8..8:.35.9 .9.3/.5..54888.3./.

3  .5.:.3502078.3 03..7:39:/.3/..7.803/03.85...3 7:.3203:9:547/03/.39/.30.3202-.3./.39:  0331472.8.35.39.803.5.503..7.:./.57.2 502078..20/8.

7-.2.32:33-.9.     .7:39.5.503/079..503.3202./.:5:3 502078..3502078. 2..3 202..3-03./.3.-:380-0:220.38.503/079.9:7 5488:78803.305.3203:9:5/:3/.3 -.3/03.3.32::9  03.39.3/..3203.3.3  025078.:.:.7./:/:5.3503/079..2.807 03.2.:7802:/..3.8...  03.54888:/.

9.955/..7    /03.35580.3  025078...--7  .25.7.8.3..502-03...32030.-.:39:-07:2:7.02-:9:39:207.-034.0.:9/./.  !#$$%# #  0.55202.2..9. .8.207.3-039:3.3.-0:2203.3--7./..3..025.54888..5..502-03./.9:702-. 820978.3503/079.355 207./.503/079..5.3.

3/-:../. 2030./03.203:3./.8:39:20.7903.502-03.25...0 8:-2.502-03.7..8 :3. /03...3.--7-.302-:9203:8:7/.. .3202078.8 :3./05.3 502-03.7--7-.5.3203...8.3 02-:9--7:39:207.-.8  02078.9.3.3.0.3.3-.:.-.3/03... -034.07.8.3--7 202078.3/.9.7.3.790:3:/.8.9.-033/-.3 030.7.003.0...  ./.5.73..207.3 203..8 /03.73.9./.7.709.:9/.5. 1:9:..--7...3903.07..1:9:..3/03. 507:-.7-0.9.3.3 203../..

39.502-08.803202-:.-033  !#$%# #  38508  4 0239./.2::9.3/50.3 /03.../.37..3.7.9203:3.3.5.72:33  4 0.3003.3 .3.::39:20302:.2::9800-.709.

..33./.3080:7:5072:.5...3 .-078.0.3.

3.5.4947 . -039: 5072.:-. :8-073.73.  4 0.:-0:2/.309.:8-03.9.9.708 .3 .9:2-: .     .3038:/./.../..

/.3 7.  4 0.5. -07.. .207.3.207.:8  4 0.5.2:48./.3:.9.5:9 -07.35./.3.3/.55/.0.3 /.7.3/./.3-07/..3... 5.73.0.5. 0-7:.0.9:2..9../..0207..

8.3.3. 08 :.   .499435009 203:3.-.790:3:9..392::9 9:24708489488  4 0.32030.3.203059.49..:22-07.32030.3.5.5.:8-03. -./..79 90780-:94.8  4 07.73.3/.5.:8 4 0..9..3:8/03.3538095.2.203...507:-.39 .-.30.  4 07.3..33.-0707..7./.4.3  4 07..35380902:/.5.9.7..-03.80.:8/03.320.3  !.5.9/.: 0:.3../.7./.3 /.9../03.3 02-:9/.8 :3.3::3.3.3/03..3.:..7.72::9./ 09.2:/.32034.3.73.8. 07. 02:/.7/. 203059.-.32.2 .-07/..3.

9.3-.:.3/.3.32.3/09..3.8.9.2:-..8:.3.3.35.307.3..3::3843/00/.3 5.. 8.2.2.47090/.9.7.803  $4:3/.:503.33.202-:.9 087085./.  %089..30/.7.3:39: 203039:./ 8025749..1:9:.49.82..320. 2009.3:-..3203:3.3/03.8 0:. 307 /03.5.  7:  4 0309.3:39:203039:.3/.2::9/.0  4 02078. 54891  !07:8  4 0309:2../03.25.3. 202..49.9085708503/079..3...3.8.7...:307/03..0.3.3 20../03.3.:5:5.3.2::9:39:20309.3.25.8/03.320303 :-..9...390.     .7..73..25.708 8.9.708/.8  4 %0894503-::7 /.55:5./0393.91/03.30/.73.30/.2.9. 4 %089/33 203:3.908/33/3843/0 30.

/.-:3  03..3  .3.39025.  0  $  € -.31494743903-.02:/./.9.3203..30..8503::7.9 085708503/079.3  02-07.3/.39/..88.3/03..3502078. .305.3.8:/..3 -03 0:7.:307/03.503/079.3503/079.9..5..320331472.8502078.2039507.37::.3.25..38..320....39039.9 :2:73.2::9  005./.::5/ 90.3.:.8  / !#$!& W 0.8.. 503/079...3/03.7:39.9.3..:.3/.5.35.3:39:20309.3..3.333/ 9.0.  03.-./239.35.808:.3./..3.38.803203079/03.

-9J@- W 02-079./.3..803503.305...39.05.8502078.3/.9.3.9../.3 703. W 03..7.:.3.803.5.:507.302-.380.93/.3:93.5.

30.803...8 02:/.8038.. 203079/03.3 -0:20..3./..8 W 0239.-5079.5.5.39.7.25.35.503.3203.

3-.439039  !&%$&& W !078.39::.5.3503/079./.3/..9./03.3039:2-:/03.3507809::.-.393/..:.305.3203.. 4 030.7:39:20.3 93/.39.3..3 20//03.3:39: 202-0708025.     .-:9.38::33.503/079.35072.331472.503.8.3/.3503..9..:.

3/.3503/079.9.305.-:9.:.3 /4.3./.8.. -.8.4 030..90-. 503..30  4 39..347 9 .3/..38090.503/079.203:3.38:39.9: 503/079.:207..3207...3/33 -.8.3502-:8.203:3..80-0:23.-.

/..:.749.3..803202-:.3.8:/.35.38907 W %3/.3.38:/.5.3202.3%..3.3 ....203....3.3  W 025078.5.3-09.-:9/03.8/50.8/03.3/4.3 503.320343.38::3.3897:203 808:.8-07-: 0239.37 020.2::902:/.3  20309083..993/.5.3./30/...80. 03.3 03408:85..3.2-.9..8/03./.88..7.9./.3/20.-:9  /03.-:3479/03.3  02:/.34-.3/03.3479  /..3.3.-:9.2-/90. .8908 -.5.380.5.2-.9.3-0:24.47039./03..:.38.9.3 -40.202:/.203:3.35..39.7.88907203:3.:. 3897:203  W 03.-.07.8..3/03.-:3/.353809   02:/.3::33.8-:...8908/.3.3479  9:3:8.3./03./8907/20/.3/.3/.3.3.3203025749.39.3 4 ..393/.3-:..32009.8.3.7:39:/.25.2-./.4.3.//0.32009.9 /.3479 03..503..5.5.3.3203:3.307.9/.3 3:..2:..3/03.5.5.353809/.8.7:39.3897:203202./.3/.3.7.::3.39..7..

203:3.25:/.3.-:9 4 ..3/4.3.3...3.3425 025078.5.3/.5..9.8908/4..93..3::3   .3202.

.7.25.3/47435425.3 03:39.38730 02:/.50.8 02:/.3203:3.3203:9:502-..5.3  03408:8.3/4.-.9/.3.7..39..285:9/03.385:9.507.3-49409025.:...3-09.3202. 202-:.3  07..3.3::3..2025488.9:9:585:9/.. .007. 03.7/.3/4.7:20 99..7:2  03..7:28..3.3 202..7.3  .25:8.3/.203039: 9:.7.30:.8 ..9./.3. 2038.3..20308075488.320.3 09:507.9./30/.583.33:.25.7..9.25. 85:9 02-:.3.88907203:3.25:203:3../03..2-.20/8 02-:.307.5.3/4.3/.353809/.203:39.:.3  .0:.380.3 85:9/03.:/./03.7:2 :8-..9./.7 80/9/::3..320.25.8:.58.3-:.5.8.5085.7.3  025078..98.25:02:/.3  20309083.-:902-.25:5.-8/.857.3/.3 2023/.3308/03.30/.3. :8-.3 .3:/..-:9/././.3..25.7 .285:9/03.:..7.7:2203....38./..300:8809..8./.

37.-.8.3503..8.5085.25...507..03:39.3./03.7:2  2... . 03.20308075488./.-:9/.3/.7.3/4.8./.90-.8.3/.2.3 03:39.:5:83 .803.3.3 :3.35..3. 907.8:.3202.38:3/.0:.3.857.8:0-/:: 03:3:8.8.90-.2.8/.203039: 9:.2.-07:3.  90-.320.9.-:9.109-4/03.5.3 .7:2 02-:.7.3.5./.3203.9.3/4.5.8:/.9.25.::3.4-.7/..7.35.7:28..5.8.3-.30:8 809.3./...:.5.32032-:..8:/.3 W     .8. 907. 907.803.-:902-....3  .9-070.385:95.:.7:2 099.

/.3-:.35...3.3::39.3  3:../.-.3479 009.!&% 4 ...8908203:3.

07./03..93.5....8.25.3.

..  07..30.32025:3.32025:3..7 !.8 !.70:..390747   202:9.2-/9.780..7./. -1:7..0-./.8.33:.7..-:./.7 .720307.

3203.35028.8908203:3.3:8/03.3202.3/.:.3/4..3 0.35488-032084-:. -03/03..70:.5..90705.3..8/. 8:5.93...7 4 ..

25.. /.0..35.3  009.8 8.7-.3::39.3  3:.9.3:9. ../894-:.3-078.3-03.4.0 ./...307./.5.4743.3-:..-.3 /03.

5.25.03..8..3.07...93.

 -1:7.780.   07.32025:3.720307...7.33:.-:.8 !....8.0-.30.7 !./.390747   202:9.32025:3...70:./.7 .7..2-/9./.

.3 20309089..8.3.20/8.3/2.20/8 4 005.-:9.:.2543:.29025.3-09./30 9.98.-:90/.803:39:20399.25.2-9.5.8.2543/03.38.35380902:/.20/802:/.29025. 8:5.:..3/.90705.3/.5.93/.9.8/.9.-:3 4   ./.3 /:3..9 :.9 4 02-:.7 4 03.7:39.9 8.3 20239.3.38..8503.8-09...2543203:3.380.3  2009..3/.3203.2543.2.3202.3203..3./30/.25435.:.39.-0..8:.25.25.8.3 /. /.93.5..70:.38:/.

803.03..25./.5.35.

.3.....3./. /.340 503/079..7-.503.5.8:/.3507:/9.39.-:9/.

/.305.9.79:89.9.9:8503/079.9.79:89.803...893/.95034-.39./.5..  ! % 4 03..   $ W 030.9:8503/079.503.9.7 4 03..35.8./.35.

78090.503.3.59./-:.2543 *.9.503.-:9.39.3 :39: W 0399..2 -4020:/.2543 9/.

33108 W %/.:.703.8503.-.2.7507/.5/9  W %/.3/.305.7.880..-8..909.2030-.-.2030-.5 8.3/.33108 W 03.803.33108 W %/.203039:-0.2  2033/.. *./.3/03.5.:07.-07:2:7 :2:7907. -8.5.2038.-:9.703.

98090..38/.203.35.39..3.0-078.2 /.8.3.3.3 2.203.9.5.3-03.7..2./.3 2::9/03.32..3:7...3.3:7.9808:/.92..:7 /.8. W 03.35.803.3..380-0:2 9/:7/03.3202507.3-:.7:39:203.2.30309/ W 02-.32.503..3.3.3/.3202..8.3..7 W 03.3.803203.8.32.3-07807..7.

803..3:7.3.3-07:-.3 W 03..9./.35./.:-. .503.39..5.7:39:8007.43974-./.0:.

5-:.7:93809.3 80..39.7:39:202078.503.7.380.. W .

35.5.803.02-0708025.9./.

.38.3:7. 5.-5079..803.7:39:203.3.39.503..3 .3203..3.30.25.8/.

0502.35.803.0.2..8 W 030.503/079.

.8 W 02.9-.8 /.9.23..98907  !# $&#!&%!#   $ W .9..3/9:3/.. W 02.3/.3..3038.8.8:.38:/.3.-:3 W 02-.390.8:.3.:9  W ...83108..20..-:9./.9.3.9 .88:/..0/.9.8 802-:  !$! .:9 2.80/.2-..3.3.39072.2...7:  02/.7-..3 5079./..503.8438035.3897:2039079:9:5808:.25.2..3 W 03.9:8503/079.9/.9  80.8 02.9..../33-.3202-07. 5.3.3.9 ..2-.9 ..947 203:3:3.7.880.3907-:... 0439.78.. /0439.9 .0.32.3897:2039079:9:50/.947 203.:/9.9 .-078/03.-:9.3..947 03.. 2039 02.9.3-..9:78::5.9./8.32030.9/. /...39...78./8907/02.38.:.23. W 03:.503.2..3..79:89.8.3/.7: 0/./.9/03..831472./.8039039.305.5./0439.3/.7/03.9.3.35.389078./03..2  89078.33108.23.37:2.8.38:/.2- 0325.. -.2-. 2039 W 023/.7203.38024.503...-:3 W 02-078. .7 W 03073./..3/:-078 .389078.9.38:/.3.7:39./.9/03.9075.8. /07.9 - $9078.

9.3..:5..59.803-.8908 /8:39  80588/.2.:9025..35.3..308908 /03.398059 $090..857.:.3  203:3.2308.:809.5.90-....07..85..:5..9..88.8038.3 .3  5079.3308908.8:07 05437-..5.3/.5.3/.3&9.308908  -807.::3805..3.3.3/03.8././3080897..3  .3.9.8039039./90...7:8/.9.:.3/  .348.3.207.:.0/9025.5.74/...39/.3.9.8038:/. 0:..3503:39.9.8.8038:/.2-203:3:010.3203..3.010 733.3. 203.3 3./.-:9.3 .  907.-:9/.:..3  %!& 02-079.3 8079.8:39:202.7.3-07/...02-075034-.34.3/  .3/.3  202-079..:-0:2 02-079.32.89./.3.703.503.8.. !0207.2.8.7:2/8:39.5.3.

89.8.8.7:/.:39:202.3/7:5./.30897.3 .203.-:9 507.8/03.3089088:/..8 -.88..-070.8:/.7 -03.5.3 4-807..3202./..89.-03.3.3089088:/.7 807.8  5.9 843/05.3.:.907.7. ../.09:39:202..-../.9:88 8079.84....:.3  9/.:./.

3 42570884.30- 20398.17.09.:99.2543:7.2039:.

59..3.39070-/.:503/079.:.3.::/03..809.2   .3/:3.907 W 44  079.3/.3.3  03408809.9.3 W 43..3/8907..3.7:8.550../  .

3.3.425  #3197.3-./4304/30 2   !03:39.3/:354..8 .3/03..9:/4..3/8:39/03.2:.3..08908.52203.48.30./30 9.3 -09.7:9.3.3-.

08908.#43.

09 .:.2 $4./03.39.3..7-.-:9.284.3.2543.3.09-0.3:8/03.8.3 99.3 !02.-:9   074-.39507/..-:9..9.3.  .2..34-..3503.7.507:.8  3897:85.09-0.3/.09 ...:.-:9.2543  !02-07.3.9.39.044/   !02-07.503...8503.3/03.3202.3/.3....3808:.3931.3 2.39-49 -.35028.-03  .-:9.8503.3/.3/50.

7.8.353809  .7.9 !07:8/03..3/7.2.880./8039:/.3.3/03..9907:820307:8 ./.02.:07.9 $5439.3 9.38.34. .35.3.3.98.35.3.3..09: 09:.3.8./.32.3.7.35.3 $1.5.8    !#$  !02078.38.3  %2-:3.7  03.3/0:.7.38.8:.3   /.8.3.3 .3..9  :..3../.38.3 -.8.3/80/49 .3 /33 5. 53809 7:..3:2:7907.

3..353809  ./.2.3.8 /.34:8.3/03./8:7:203.3.8  #!#%   !02078.8:.3.2..38.83 /0:.7.3/03.9:5.53809/.3.35..8/03.3503/079.2.90.9. 03::70/.9.3 53809 ...3 -.:09.9 .9.3 02:/.3-.3/0:.90.3843/0  .9..3::3843/00/..9.35..7..

9.30-/.::/03.3/.550.3/8907.W !07:8/03..3..9.:503/079.3.353809 !# $&#!&%!#  .7:8.3  03408809.3/:3..3 43.:.907  44   -079..3.

3/.9:/4..3.8093  .9.54890747 .3/-:.3/..3808:.3./.9.3 -.3931.-:9./03..:.7.3.3.3.28409-0.3   ..947808:..3/./03.8503./3 9./..3-.-:9   074-.089085..8503.2..3/8:39/03./4304/30 2   !03:39.39503/...7:9..507:.7.3503.35028.8 54890747 /.39.3/:354.08 .3./.34-.3.380./.3/4.3 -09...3..8 .7.52 03.-0.:8.3/..3:8.147.425 #3197.704 !4890774.9.7-.8908.8  3897:8.32.3.3/-:.34.3..3 54884507.85072:.3202.7:22030:8:7 9:.:./.3-07.3:8/03..2.307.-:9  .:.808:.704 #3907473197.3/03.8:.3 2.390747 /03.3/03.2032..3.2/..09 ..7:2/.2448.30.-:9.3..85.3 .39-49 -..!.2/. 2.-03  !02.3.808:.35.3749.8:.04/   !02-07.2543-09.3/03.-:9./35.2:.3   !02-07..39.85.48.

3/50.2 $409-0.3 99.-:9.8.8:...3.2543.503..3.3.-:9..35.8503.

/8039:/. .

2.:07.3/80/49 .7  $#'$.3:2:7907.3.8 *80...3.

8203039:.37..3703.7.28090.9  !03..-40:39:2.2.81.3   $9079.2-.8.3/.947   !705.3.348...9.348..3.-.8203039:.203.039  ' % $%&  .8/03.348.:.8   !02-07.3 314720/.3802039./03.3-47808:.. ' !#$!% !09:.9 0:034 :39:203:7.3.9:25.9.43.38:7.83897:203  !09:.389078.8./03.820.8.89:25...    $ !09:.9.820.393/.8.380-0:28.9.3/.73.9907:9.8203.3.07 !4/07 6:/   3897:85.9:.3109.820.38 !09:.8/./9:25.9802039.507.708/03.3/9:25.3.3  !09:.30.9..9..9 .7.7.34-.9507809::.3  %/.3/3 !09:...:..9   .9-.:.8.9.!  !$%#  !02-:.

!03.-:9.  %:25.38::3  !03..3909.3.-:9.7..3.9.3802039.9.35072.7.303  %:25.5  !072-078.

.9.3.3/:3..907   44    079.3/.7:8.39070-/.3.9.3.3/8907.:503/079.550.59.8..3 43.35:5.3  03408809.809.::/03.3  !07.:.  !&%  !# $&#!&%$&&  ....

/..-:9..3.38::3  !02-07.3  !02-07.3./30   .704/03.7:9.-:9.3.48.93.39.3.-0.3.8908 /4.:.39-49-.39...3/8:39/03.3503.2543-09./305.3/08310947 .3203:3.425$  ..3/03.507:   3897:8.3.3-.2:..09/.8908 4709 !03:39.3808:..3 -09.34-.3.:.8503.

-:9.3 %.3/50.3.-0.-:9.8503...3.2  :.35..503.3.8.8:..2543/9.

3/../8.803/5078.9:8   !078./.3/:/:/:78/05.32.5  !# %!!#$#  !.3.5.3..9  ..79:89.3.9.9/./4907   .:.2308.320..8:/.9 .

305.2::9   !02-079.25488S  !.8.803/3897:8.947   $.89.3743.   !02-078../..3/:/://039.803/3897:8.3   03008.803/3897:8.-.5704 54884507./.8   .3/.3/.3.3:78/.3   !..25:/3. !.:./430 4/30   3897:8!   :78/9:7:3./507:.32./23897.947202.35.:5.947/808:.7.30.3-7:8 5:280 5.808 .3..3:2:79070-/.2::93.5.::    507.3:2:7/5:..9.3   !02-07..7   !4882::95. /40854.7:39.3.7.5..8/03.8039039..803/5078.3 :39:-:./.80380938:4507.3...370805.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->