MAKALAH POLITIK

Disusun oleh : 1. Supriyadi 2. Danang Firmanto 3. Cholid Faizal 4. Rafid Saifudin 5. Prayogi Muhamad 10408141012 10408141015 10408141017 10408141032 10408141045

MANAJEMEN FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN EKONOMI

Setiap sistem masing-masing mempunyai fungsi tertentu untuk menjaga kelangsungan hidup dan mencapai tujuan dari masyarakat tersebut. kekuasaan. dll. Namun walaupun ilmuilmu tsb saling berdampingan dan berhubungan erat. Perumusan Masalah Untuk lebih sistematis. metode. Dalam hal ini. pembangunan politik. Ilmu-ilmu tsb mempelajari kelakuan manusia serta cara-cara manusia hidup serta bekerja sama. Dengan demikian maka ilmu politik berhubungan erat dengan ilmu-ilmu sosial tsb yang objeknya adalah manusia sebagai anggota kelompok (group). dan teknik ilmu politik ? . Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas. maka kami merumuskan masalah-masalah pokok yang akan dibahas dalam makalah ini sebagai berikut: 1. hak dan lain. seperti sistem ekonomi. kelas sosial. Maksudnya. sistem politik berfungsi merumuskan tujuantujuan masyarakat dan selanjutnya dilaksanakan oleh keputusan-keputusan kebijaksanaan untuk kepentingan masyarakat. kewajiban.perlu kiranya suatu masyarakat mengetahui dan memahami ilmu politik.UNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA 2010/2011 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Ilmu politik adalah salah satu cabang dari ilmu sosial. Apa pengertian dari Ilmu politik ? Bagaimana pendekatan. sistem teknik. 2. Mulaidari lingkup kecil hingga besar. yang berdampingan dengan cabang ilmu sosial lainnya yakni sosiologi. kemerdekaan. yakni membuat keputusan-keputusan kebijaksanaan yang mengikat mengenai alokasi dari nilai-nilai (baik yang bersifat materiil maupun non materiil). perubahan sosial. kedaulatan. maka sistem politik menyelenggarakan fungsi-fungsi tertentu untuk masyarakat. Karena itu. masyarakat. Sistem politik hanya merupakan salah satu dari bermacam-macam sistem yang terjadi dalam masyarakat. dan lain sebagainya. tetapi tentu ada batasan-batasan antara ilmu politik dengan ilmu sosial lainnya dengan melihat kepada sifat-sifat dan ruang lingkup ilmu politik itu sendiri. antropologi. lembaga-lembaga negara. maka disini kami ingin membahas tentang “ILMU POLITIK”. modernisasi. sistem komunikasi dll. Konsep-konsep yang dibahas dalam teori politik mencakup antara negara.

Untuk mengetahui pengertian dari ilmu politik. yaitu: 1.3. Untuk mengetahui apa saja toeri-teori dalam ilmu politik. Untuk mengetahui apa saja bidang kajian ilmu politik. . 5. 3. Untuk mengetahui apa saja ruang lingkup dalam ilmu politik. Untuk mengetahui bagaimana pendekatan. maka beberapa tujuan dari makalah ini. dan teknik ilmu politik. 6. 4. Apa saja tujuan dan fungsi ilmu politik ? Apa saja teori-teori dalam ilmu politik ? Apa saja bidang kajian ilmu politik ? Apa saja ruang lingkup dalam ilmu politik ? Tujuan Penulisan Berdasarkan perumusan masalah di atas. Untuk mengetahui apa saja tujuan dan fungsi ilmu politik. 5. 6. 2. metode. 4.

dan lembaga-lembaga Negara serta hubungan Negara dengan warga nwgaranya dan hubungan antar Negara. Ilmu politik mempelajari beberapa aspek. Konsep-konsep pokok yang dipelajari dalam ilmu politik : a. dan hsil dari kekuasaan itu. pengunaan kekuasaan tersebut dan juga bagaiman menghambat pengunan kekuasaan.BAB II PEMBAHASAN A. hakikat. Pengertian Ilmu Politik Ilmu politik merupakan ilmu yang mempelajari suatu segi khusus dari kehidupan masyarakat yang menyangkut soal kekuasaan. Ilmu politik dilihat dari aspek kekuasaan adalah ilmu yang mempelajari ilmu kekuasaan dalam masyarakat. b. c. Secara umum ilmu politik ialah ilmu yang mengkaji tentang hubungan kekuasaan. Kekuasaan adalah kemampuan seseorang atau suatu kelompok untuk mempengaruhi tingkah laku orang atau kelompok lain sesuai dengan keinginan dari pelakunya. dasar. kekuasaan. b. Pengambilan keputusan adalah membuat pilihan diantara beberapa alternative sedangkan istilah pngambilan keputusan menunjukkan pada proses yang terjadi sampai keputusan itu tercapai. seperti : a. kepentingan dan kebijakan. Ilmu politik dilihat dari aspek kelakuan politik yaitu ilmu yang mempelajari kelakuan politik dalam system politik yang meliputi budaya politik. proses. Ilmu politik dilihat dari aspek kenegaran adalah ilmu yang memperlajari Negara. Kebijakan umum adalah kumpulan keputusan yang diambil oleh seseorang pelaku atau kelompok . maupun hubungan sesama Negara. baik sesama warga Negara. Negara adalah suatu organisasi dalam suatu wilayah yang mempeunyai kekuasaan tertinggi yang sah dan ditaati oleh rakyatnya. ruang lingkup. d. yaitu sifat. antar warga Negara dan Negara. tujuan Negara. c. Yang menjadi pusat kajiannya adalah upaya untuk memperoleh kekuasaan.usaha mempertahankan kekuasaan.

. menekankan proses. yaitu pendekatan kualitatif dan pendekatan kuantitatif. bersifat induktif. Metode perbandingan merupakan metode kajian politik yang menitikberatkan pada studi persamaan dan perbedaan atas dua objek. b... Kualitatif merupakan pendekatan yang menggunakan lingkungan alamiah sebagai sumber data langsung. seperti metodedeskriptif. metode evaluatif. Metode evaluatif merupakan serangkaian usaha penelaahan fenomena politik yang bersifat menentukan terhadap fakta yang dikumpulkan dengan dasar pada norma-norma. e. yang ditekankan bahwa pembagian selalu tidak merata sehingga timbul konflik. metode analisis.Menurut Iswara. d. Metode deskriptif adalah sebagai prosedur pengkajian masalah politik untuk memberikan gambaran terhadap kenyataan yang ada secara akurat. dan Teknik Kajian ilmu politik dapat menggunakan dua pendekatan. Menggunakan metode statistik untuk meneliti data dan meyimpulkan hasil sebagai penelitian. a. Sedangkan pendekatan kuantitatif untuk memelihara diri mereka dari pengaruh koleksi data. Metode. e. metode klasifikasi. Metode klasifikasi adalah metode yang melandaskan pada pengelompokkan objek secara teratur yang masing-masing menunjukkan hubungan timbal balik. bersifat deskriptif analitik.politik dalam usaha memilih tujuan-tujuan dan cara-cara untuk mencapai tujuan-tujuan itu. ada beberapa metode yang termasuk dalam metode induksi. Pembagian adalah pembagian dan penjatahan dari nilai-nilai dalam masyarakat. dan metode perbandingan.\ c. Metode analisis menekankan pada penelaahan secara mendalam terhadap masalah politis yang disusun secara sistematis dengan memperlihatkan hubungan fakta satu dengan yang lainnya. B. Metode induksi adalah serangkaian strategi ataupun prosedur penarikan simpulan umum yang diperoleh berdasarkan proses pemikiran setelah mengkaji peristiwa yang khusus atas dasar fakta teoritis. Metode ini mencoba ke hal-hal objektif. Pendekatan Pendekatan.. Metode Seperti ilmu sosial pada umumnya yang digunakan dalam ilmu poltik pun menyangkut metode induksi dan deduksi.

kaum intelektual memandang politik sebagai perluasan pusat moral dari diri. Agar dapat bertindak dengan baik secaea politik. hukum. sampling. D. C. schedule. b.Teknik Teknik yang banyak digunakan dalam ilmu politik banyak ragamnya. Tujuan dan Fungsi Ilmu Politik Perspektif Intelektual Tujuan politik adalah untuk tindakan politik. yaitu: a. interview. questionare. Jadi. Teori Politik Empiris Digunakan untuk mengacu kepada bagian-bagian teoritis ilmu politik. keabsahan. perticipant observer. case study. Teori Politik Formal . dan keragaman. Jika politisi bersifat segera. Pendirian ini memandang pada kebutuhab kedepan. Dengan demikian. Perspektif Politik Bahwa pandangan intelektual mengenai politk tidak banyak berbeda dengan pandangan politisi. Ia menilai dari sisi intelektual dengan pertimbangan kritis serta memiliki kriteria yang sistematis. direct observation. dan action research. orang perlu mempelajari asas dan seni poltik dan nilai-nilai yang dianggap penting. Perspektif Ilmu Politik Dalam hal ini. Teori – teori Ilmu Politik Terdapat tiga penteorian dalam ilmu politik. Jika tujuan pertama politisi adalah memperoleh kekuasaan. untuk meramalkan akibat tindakan politik maupun kebijaksanaan para politisi. sedangkan intelektual dapat menjadi politisi jika ia mampu memasukkan masalah politik dalam pelayanan suatu kepentingan atau tujuan. percobaan. investigation. maka tujuan yang kedua adalah mempertahankan kekuasaan. dan individu tersebut yang memperbaikinya. Para politisi memandang politik sebagai pusat kekuasaan publik. poltik dipandang sebagai ilmu. seperti: field work. Sebab perspektif itu bertolak dan dibangun berdasarkan apa yang dianggap salah oleh individu itu. opnionnaire. perspektif intelektual dalam politik adalah perspektif yang mempergunakan diri sendiri sebagai titik tolak. politik sebagai ilmu menaruh perhatian pada dalil-dalil.

karena ilmu sosiologi mempelajari latar belakang. Hubungan Internasional yamg meliputi poltik internasional. pendapat umum. Maka dapat dipahami dengan menguraikan hubungan ilmu politik dengan ilmu ilmutersebut. pemerintahan nasional. organisasi kemasyarakatan. Tidak ada aturan keputusan yang secara simultan dapat memenuhi sejumlah kondisi yang sangat masuk akal. Ilmu politik berhubungan erat sekali dengan ilmu sosiologi. Tugas teori politik menurut pandangan ini adalah 1) Menjelajah apa makna kebebasan dan kemudian menerapkannya pada masalah-masalah praktis.Merupakan teori politik yang kadang-kadang dirasakan tumpang tindihnya dengan teori sosial maupun teori publik. 2) Untuk menemukan landasan tujuan dalam mendukung prinsip-prinsip politik yang mendasar. mengkhususkan pada tatanan sosial. b. organisasi dan administrasi internasional dan hukum internasional. Hubungan ilmu politik dengan ilmu sosiologi Semua ilmu sosial pada dasarnya mempelajari kelakuan manusia serta cara-cara manusia hidup serta bekerja sama. Ruang Lingkup Ilmu Politik Ruang lingkup ilmu politik adalah batasan batasannya dengan ilmu-ilmu sosial lainnya. a. untuk memenuhi prinsip-prinsip tersebut. Teori Politik Normatif Merupakan teori poltik yang paling dekat dengan enterprise tradisional. pemerintahan daerah dan lokal. F. E. kebebasan dan keadilan. fungsi ekonomi dan social dari pemerintah dan perbandingan lembaga-lembaga Partai Politik. c. Tujuannya adalah meletakkan prinsip-prinsip otoritas. Bidang Kajian Ilmu Politik Teori ilmu politik yang meliputi teori poltik dan sejarah perkembangan ide-ide politik Lembaga-lembaga politik yang meliputi UUD. partisipasi warga negara dalm pemerintahan dan administrasi. Kemudian. Baik . Sejauh ia berkenaan dengan kebijakan politik. c. politik. d. susunan dan pola kehidupan sosial dari berbagai golongan dan kelompok dalam masyarakat yang nantinya akan mempengaruhi keputusan kebijaksanaan dalam ilmu politik.

Namun bagi ilmu politik negara merupakan obyek penelitian pokok. khususnya dalam menunjukkan perbedaan struktur sosial serta pola-pola kebudayaan yang berbeda-beda pada tiap-tiap masyarakat. semangat. Sedangkan ilmu politik lebih memusatkan pada kekuasaan dan kebijakan dengan memahami struktur sosial pada masyarakat. dapat meminta bantuan sarjana ekonomi tentang syarat-syarat ekonomis yang harus dipenuhi guna memperoleh tujuan-tujuan politis tertentu. gerakan-gerakan massa) maupun dari segi intern (kesehatan fisik perorangan. Psikologi sosial mengamati kegiatan manusia dari segi-segi ekstern (lingkungan sosial. dan emosi). fisik. khususnya faktor-faktor yang mendorong manusia untuk berperan dalam ikatan kelompok ataui golongan. Hubungan ilmu politik dengan ilmu psikologi Psikologi sosial adalah pengkhususan psikologi yang mempelajari hubungan timbal balik antara manusia dan masyarakat. sedangkan dalam sosiologi negara hanya merupakan salah satu dari banyak asosiasi dan lembaga pengendalian masyarakat. Hubungan ilmu politik dengan ilmu ekonomi Politik juga berhubungan erat dengan ilmu ekonomi. dimana prinsip yang tercakup dalam ilmu ekonomi akan diadopsi oleh ilmu politik yakni pengambilan kebijakan dalam sistem politik yakni bertujuan untuk kemakmuran ekonomi dalam pembangunan suatu masyarakat. Hubungan ilmu politik dengan ilmu antropologi Antropologi mempelajari pengertian-pengertian dan teori-teori tentang kedudukan serta peranan satuan-satuan sosial budaya yang lebih kecil dan sederhana dalam masyarakat. khususnya yang menyangkut pembinaan kehidupan demokrasi. peristiwa-peristiwa. Dengan keputusan demikian psikologi sosial mempengaruhi suatu hasil dalam kebijaksanaan politik dan kenegaraan dengan memperhatikan sikap dan tindakan- tindakan sosial masyarakat yang melahirkan tuntutan-tuntutan terhadap kebijakan politik suatu pemerintahan. . Seorang sarjana politik misalnya.ilmu sosiologi maupun ilmu politik mempelajari negara.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful